Tag: elon musk

  • Penyebab Harga Kripto Hari Ini Bisa Naik atau Turun dan Alasannya

    Pasar kripto terkenal dengan pergerakan harganya yang sangat cepat dan tidak terduga. Tapi ternyata, perubahan harga ini bukan semata-mata kebetulan dan hanya berdasarkan pada spekulasi, namun banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor baik makroekonomi,mikroekonomi, opini KOL, hingga fundamental dari aset kripto itu sendiri.

    Untuk membantu kamu memahami dinamika ini, berikut adalah faktor-faktor yang menentukan harga kripto hari ini naik atau turun — lengkap dengan penjelasan dan contoh konkretnya.

    Perubahan Suku Bunga AS

    Apa Itu Suku Bunga AS?

    Suku bunga adalah tingkat biaya pinjaman uang yang ditetapkan oleh bank sentral. Salah satu faktor yang bisa menentukan pergerakan harga aset kripto adalah penetapan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat yakni, The Fed.

    Bagaimana Perubahan Suku Bunga AS Memengaruhi Harga Aset Kripto?

    Karena dolar AS adalah mata uang utama dalam perdagangan global dan digunakan sebagai pasangan utama di hampir semua exchange besar, keputusan suku bunga The Fed memiliki dampak signifikan terhadap pasar kripto.

    Ketika suku bunga naik, biaya pinjaman dalam dolar AS menjadi tinggi, hal ini membuat para investor atau pelaku usaha menjadi lebih enggan untuk mengambil pinjaman karena biaya utangnya menjadi lebih mahal, dan cenderung memilih instrumen berisiko rendah seperti, obligasi pemerintah AS yang bunganya naik.

    Sebaliknya, suku bunga rendah membuat biaya pinjaman menjadi lebih murah, mendorong bank untuk memberikan lebih banyak kredit dan meningkatkan likuiditas. Selain itu, imbal hasil dari deposito atau obligasi pemerintah juga menjadi kurang menarik, kondisi inilah yang mendorong pergerakan arus dana ke aset berisiko seperti kripto.

    Contoh Kasus

    Pada tahun 2022, The Fed secara agresif menaikkan suku bunga acuan hingga 11x untuk menekan laju inflasi Amerika Serikat yang mencapai rekor tertinggi 9.1% di bulan Juni 2022.

    Kebijakan ini menyebabkan biaya pinjaman meningkat dan likuiditas di pasar keuangan menurun, sehingga investor cenderung menarik dana dari aset berisiko seperti Bitcoin dan altcoin

    Akibatnya, harga Bitcoin dan sebagian besar altcoin mengalami tekanan jual yang besar dan memasuki fase bearish sepanjang tahun tersebut.

    Baca juga: 5 Dampak Pemangkasan Suku Bunga The Fed AS terhadap Pasar Kripto

    Sentimen Pasar

    Apa itu sentimen pasar?

    Sentimen pasar adalah kondisi psikologis kolektif para investor terhadap pasar kripto secara umum, yang biasanya dipicu oleh berita, isu sosial, atau tren di media sosial.

    Bagaimana Sentimen Pasar Memengaruhi Harga Aset Kripto?

    Sentimen pasar memainkan peran penting dalam pergerakan harga aset kripto. Ketika terdapat berita positif, seperti karena adanya pengumuman kerja sama strategis, adopsi dari institusi besar, atau bahkan dukungan dari influencer ternama, biasanya menimbulkan antusiasme dan harapan besar di kalangan investor. 

    Hasilnya, aksi beli yang masif pun terjadi, mendorong harga naik secara signifikan. Publikasi positif ini biasanya bisa berkembang semakin cepat melalui media sosial dan forum-forum komunitas, sehingga membangun gelombang optimisme yang sering kali menciptakan momentum pasar bullish.

    Sebaliknya, berita negatif dapat membuat rasa takut mulai menyelimuti para investor dan memancing investor untuk melakukan panic selling untuk meminimalisir kerugian, yang dapat menyebabkan penurunan harga secara drastis.

    Contoh Kasus

    Sentimen pasar terhadap Dogecoin (DOGE) semakin positif ketika Elon Musk secara terang-terangan mendukung Dogecoin bahkan mengintegrasikan pembayaran Dogecoin dalam website Tesla. 

    Lonjakan harga juga sering terjadi ketika sentimen positif muncul setelah tweet-tweet dukungan Musk, harga DOGE sempat naik hingga mencapai sekitar $0.40 dalam hitungan minggu dan kemudian mencapai all-time high sekitar $0.73 pada Mei 2021.

    Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Sentimen Pasar Kripto? – Tokocrypto News

    Pengaruh Tokoh Publik dan Media Sosial

    Siapa yang dimaksud?

    Tokoh publik seperti CZ, Elon Musk, Vitalik Buterin, atau akun besar di Crypto Twitter (CT) bisa sangat memengaruhi arus informasi dan keputusan investasi investor ritel.

    Mengapa Pengaruh Tokoh Publik dan Media Sosial Memengaruhi Harga Aset Kripto?

    Tokoh publik memiliki basis pengikut yang besar dan dipercaya sebagai sumber informasi. Ketika figur terkenal memberikan opini positif atau dukungan terhadap aset kripto melalui cuitan atau pernyataan singkat, hal itu sering dianggap sebagai validasi dari potensi keuntungan. 

    Opini tersebut dengan cepat menular ke komunitas online, sehingga menciptakan aksi beli massal yang mendorong harga naik secara cepat.

    Contoh Kasus

    Koin dengan kapitalisasi pasar kecil biasanya menjadi sasaran. Seperti pada token SPX6900 (SPX), yang dilakukan oleh trader, analis meme coin, sekaligus tokoh Crypto Tweeter, Murad Mahmudov yang kerap memberikan opini tentang SPX melalui media sosial sehingga memicu kenaikan harga tinggi yang mencapai kapitalisasi pasar tertinggi di $1,4 miliar.

    Baca juga: Altseason Selanjutnya Akan Didominasi oleh Memecoin – Tokocrypto News

    Narasi dan Tren Investasi di Komunitas Kripto

    Apa itu narasi pasar kripto?

    Narasi dalam dunia investasi kripto merupakan cerita yang membentuk persepsi dan kepercayaan tentang sektor mana dalam investasi kripto yang akan dominan, seperti sektor AI, RWA, DeFI, DePIN dan lain sebagainya. Biasanya narasi ini juga dipengaruhi oleh teknologi yang sedang berkembang.

    Mengapa Narasi Bisa Memengaruhi Harga Aset Kripto?

    Ketika komunitas mempercayai bahwa sektor tertentu adalah “masa depan,” terbentuklah sebuah narasi yang memberi keyakinan bahwa inovasi di sektor itu akan membawa perubahan besar. 

    Keyakinan ini mendorong mereka untuk mengakumulasi token atau aset yang berkaitan dengan sektor tersebut, dengan harapan bahwa adopsi massal di masa mendatang akan membuat nilai investasi tersebut melonjak.

    Kenaikan permintaan yang tiba-tiba ini, yang seringkali melebihi pasokan yang tersedia, kemudian menyebabkan harga aset kripto terkait naik dengan cepat.

    Contoh Kasus

    Di akhir tahun 2024 hingga awal tahun 2025 menjadi tahun yang manis bagi sektor AI agent, hal ini karena adanya keyakinan bahwa AI akan merevolusi berbagai bidang dari analisis data dan pengambilan keputusan hingga pembuatan konten secara otomatis, mendorong investor untuk mengakumulasi aset kripto yang terkait.

    Hasilnya banyak token dengan tema AI dan AI Agent mengalami kenaikan signifikan hingga ribuan persen.

    Baca juga: Kenapa Kripto Naik? Ini dia 6 Faktor yang Perlu Kamu Lihat

    Tokenomics dan Distribusi Suplai

    Apa itu tokenomics?

    Tokenomics merujuk pada cara sebuah token dirancang: berapa banyak total suplai, bagaimana distribusinya, apakah ada burning, vesting, atau mekanisme staking.

    Mengapa Tokenomics dan Distribusi Suplai Bisa Memengaruhi Harga Aset Kripto?

    Tokenomic ini bisa mempengaruhi harga kripto, karena tidak jarang aset kripto yang baru diluncurkan mengalami inflasi atau unlock agresif. 

    Faktor tokenomics inilah yang membuat harga kripto mengalami penurunan, karena token dengan suplai besar dan unlock agresif (tanpa burn) cenderung inflatif dan berisiko koreksi harga saat investor awal menjual.

    Sebaliknya, token dengan suplai terbatas (seperti Bitcoin dengan 21 juta unit) cenderung lebih diminati investor karena jumlahnya yang sudah pasti tidak akan bertambah, sehingga ketika permintaan naik, harganya cenderung melonjak.

    Contoh Kasus

    Token AEVO dan MANTA sempat mengalami tekanan jual besar karena unlock token dalam jumlah signifikan, yang membuat pasokan di pasar meningkat tajam tanpa permintaan sepadan.

    Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Tokenomics dan Mengapa Ini Penting?

    Regulasi dan Sikap Pemerintah

    Mengapa Regulasi Penting dalam Kripto?

    Karena kripto adalah aset digital yang belum diakui secara penuh di banyak negara, setiap kebijakan atau larangan dari pemerintah sangat berpengaruh pada kepercayaan pasar.

    Dampak Terhadap Harga

    Regulasi yang mendukung akan menarik minat institusi dan memperluas pasar. Sebaliknya, larangan atau pajak tinggi terhadap transaksi kripto bisa memaksa investor menarik dana mereka.

    Contoh Kasus

    China melarang semua aktivitas terkait kripto termasuk mining pada 2021. Akibatnya, harga Bitcoin sempat anjlok hampir 50% dalam waktu singkat karena tekanan jual besar dari penambang dan investor lokal.

    Baca juga: Kenapa Kripto Turun? Ini 5 Faktor yang Membuat Harga Kripto Turun

    Ketidakpastian Global dan Geopolitik

    Apa Saja Ketidakpastian Global dan Geopolitik?

    Perang, inflasi tinggi, resesi global, hingga pandemi bisa memengaruhi semua jenis pasar, termasuk kripto.

    Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Kripto?

    Di satu sisi, kripto kadang dianggap sebagai lindung nilai. Tapi karena volatilitasnya tinggi, dalam kondisi ketidakpastian, investor cenderung menarik dana dari kripto ke aset yang lebih stabil.

    Contoh Kasus

    Saat awal pandemi COVID-19 pada Maret 2020, Bitcoin anjlok hingga 50% dalam beberapa hari, mencerminkan kepanikan global. Namun, saat stimulus ekonomi meluas, kripto kembali bangkit dan mencetak rekor harga sepanjang tahun berikutnya.

    Dengan memahami faktor-faktor ini kamu bukan hanya bisa menambah wawasan, tapi juga tahu lebih dalam tentang alasan mengapa pasar kripto mengalami kenaikan atau penurunan dalam dinamika sehari-harinya.

    Kalau kamu sudah siap memanfaatkan peluang pasar, dan ingin segera melakukan investasi atau trading aset kripto, kamu bisa mulai di Tokocrypto hanya dengan minimal investasi mulai dari Rp1.700 melalui fitur Beli/Jual lho!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pembayaran DOGE dan XRP Segera Hadir?

    Elon Musk, pemilik platform media sosial X (dahulu Twitter), telah mengonfirmasi bahwa versi beta dari fitur pembayaran digital X Money akan segera dirilis. Fitur ini akan memungkinkan pengguna melakukan transaksi langsung di dalam platform X, memperkuat ambisi Musk untuk menjadikan X sebagai aplikasi serba bisa.

    Menurut Zycrypto, langkah ini merupakan bagian dari visi besar Musk untuk mengubah X menjadi sebuah super app yang mengintegrasikan media sosial, layanan keuangan, dan berbagai fitur digital lainnya. Informasi dari sumber internal menyebutkan bahwa X Money akan menyediakan alat pembayaran dan layanan perbankan, dengan peluncuran bertahap dan akses terbatas pada awalnya. Meski belum ada tanggal pasti, peluncuran resminya diperkirakan akan terjadi dalam tahun 2025.

    Fitur Pembayaran Kripto?

    Fitur ini diharapkan mencakup opsi pembayaran dengan Bitcoin dan Visa. Namun, komunitas kripto berspekulasi bahwa XRP dan Dogecoin juga akan ikut serta, mengingat kedekatan Musk dengan Dogecoin dan sejarah investasi Tesla dalam Bitcoin.

    Model integrasi layanan finansial di media sosial bukan hal baru. Facebook Marketplace sudah menyediakan fitur jual-beli dalam aplikasi, sementara TikTok memberi insentif finansial kepada kreator melalui program hadiah. Namun, X Money disebut akan membawa pendekatan berbeda dengan menyediakan pembayaran cepat dan langsung, yang bisa menjadi alternatif dari sistem perbankan tradisional.

    Baca juga: Siap-siap! Elon Musk Bakal Rilis X Money Sebagai Pembayaran

    Visa telah mengonfirmasi kolaborasinya dengan X Money sebagai mitra pembayaran pertama. Pengguna Visa nantinya dapat mentransfer dana langsung ke X Money. Namun, platform ini akan menghadapi persaingan sengit, terutama dari raksasa Asia seperti WeChat, yang telah lama mengintegrasikan layanan pembayaran ke dalam platform media sosial mereka.

    CEO X, Linda Yaccarino, menyebutkan bahwa fitur peer-to-peer akan menjadi bagian dari X Money, memungkinkan pengguna mengirim uang antar sesama pengguna X. Meski demikian, belum ada kepastian apakah dukungan untuk mata uang kripto seperti XRP dan DOGE akan tersedia saat peluncuran awal.

    Pendukung Dogecoin

    Musk sendiri dikenal sebagai pendukung Dogecoin dan pernah mengumumkan bahwa Tesla menerima pembayaran dengan kripto, meskipun kemudian dibatalkan karena alasan lingkungan yang berkaitan dengan mekanisme proof-of-work. Dalam perkembangan politik terbaru, Presiden Trump—yang menjabat kembali pada Januari lalu—telah menunjuk Musk sebagai penasihat dalam sebuah departemen bernama DOGE, yang diyakini merupakan penghormatan kepada Dogecoin.

    Sementara itu, kritik terhadap proyek ini juga muncul. Senator Demokrat Elizabeth Warren menuding Musk mencoba memanfaatkan data keuangan pengguna untuk menutup kerugian dari pembelian Twitter senilai $44 miliar. Ia juga menyatakan kekhawatiran soal potensi kolusi antara Musk dan Trump untuk kepentingan bisnis pribadi mereka.

    Sejak akuisisi Twitter dan rebranding menjadi X pada 2022, Musk telah menyuarakan ambisinya menjadikan X sebagai platform multifungsi yang mencakup berbagai media, layanan finansial, dan pengalaman digital terpadu. Meski peluncuran X Money sempat direncanakan untuk pertengahan 2024 dan tertunda, Musk menegaskan bahwa kehati-hatian sangat penting dalam pengelolaan dana pengguna.

    Dengan meningkatnya interaksi antara Musk dan Trump, banyak pihak percaya bahwa X Money akan menjadi landasan penting bagi adopsi kripto yang lebih luas, termasuk Bitcoin, XRP, dan Dogecoin. Apakah X Money benar-benar akan menjadi revolusi baru dalam dunia media sosial dan keuangan digital? Waktu yang akan menjawab.

    Baca juga: Dogecoin dan Shiba Inu Melemah: Minat Sosial Turun, Harga Terkoreksi


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Siap-siap! Elon Musk Bakal Rilis X Money Sebagai Pembayaran

    Elon Musk, sosok visioner di balik Tesla, SpaceX, dan kini X (sebelumnya Twitter), kembali membuat gebrakan yang menggegerkan dunia teknologi dan keuangan.

    Teraktual, Musk mengumumkan peluncuran versi uji coba terbatas dari X Money, sebuah langkah krusial dalam ambisinya untuk mengubah platform media sosial X menjadi “aplikasi segalanya” yang komprehensif.

    Pengumuman ini, meskipun hanya berupa “versi uji coba yang sangat terbatas,” langsung menarik perhatian luas.

    Musk sendiri menekankan pendekatan yang sangat hati-hati dalam peluncuran ini, dengan prioritas utama pada keamanan aset pengguna.

    “Ketika menyangkut tabungan pengguna, kehati-hatian ekstra harus dilakukan,” tegas Musk, menggarisbawahi komitmennya terhadap perlindungan dana para penggunanya.

    Baca Juga: Postingan Elon Musk Dorong Kenaikan Baru untuk Dogecoin

    Strategi Peluncuran Berhati-hati dan Fokus pada Keamanan

    Lebih lanjut, pendekatan Musk untuk X Money adalah peluncuran secara bertahap dan terkontrol.

    Ia menjelaskan bahwa strategi ini dimulai dengan “jumlah yang kecil, mengonfirmasi bahwa semuanya berjalan dengan baik, dan kemudian menskalakannya sebanding dengan seberapa baik yang kita lihat.”

    Filosofi ini sangat penting dalam sektor keuangan, di mana kepercayaan dan keamanan adalah fondasi utama.

    Dengan memulai secara terbatas, X dapat mengidentifikasi dan memperbaiki potensi masalah teknis atau celah keamanan sebelum fitur ini tersedia untuk basis pengguna yang lebih luas.

    Fokus pada keamanan aset pengguna ini tidak hanya tentang aspek teknis, tetapi juga tentang membangun kepercayaan publik.

    Dalam dunia digital yang rentan terhadap peretasan dan penipuan, janji keamanan dari platform sepopuler X adalah nilai jual yang sangat kuat.

    Ini juga mencerminkan pelajaran dari proyek-proyek finansial digital masa lalu yang menghadapi tantangan dalam hal keamanan dan regulasi.

    Elon Musk ganti nama dan logo Twitter jadi X. Sumber: Getty Images.

    Ambisi “Aplikasi Segalanya” dan Tantangan Regulasi

    Peluncuran X Money adalah bagian integral dari visi Musk untuk menjadikan X sebagai “aplikasi segalanya” yang terintegrasi secara vertikal.

    Inspirasi utamanya adalah WeChat di Tiongkok, sebuah platform yang menggabungkan media sosial, pembayaran, e-commerce, dan berbagai layanan lainnya dalam satu ekosistem tunggal.

    Dengan X Money, Musk berharap untuk mengintegrasikan layanan keuangan langsung ke dalam pengalaman pengguna X, memungkinkan pembayaran, pengiriman uang, dan mungkin fitur-fitur finansial lainnya langsung dari platform.

    Namun, ambisi sebesar ini tentu tidak lepas dari tantangan regulasi yang kompleks.

    Minat regulasi sudah terlihat jelas, salah satunya ditunjukkan oleh surat yang dikeluarkan oleh Senat Negara Bagian New York kepada Departemen Layanan Keuangan terkait potensi layanan keuangan di platform X.

    Memasukkan layanan finansial ke dalam jejaring sosial melibatkan berbagai peraturan dan perizinan yang ketat, mulai dari anti-pencucian uang (AML) hingga perlindungan konsumen.

    Sementara itu, beberapa analis menyarankan Musk untuk melakukan pendekatan yang terukur, menyoroti bahwa ada banyak hambatan teknologi dan regulasi yang telah dihadapi oleh jejaring sosial lain yang mencoba mengintegrasikan layanan keuangan di masa lalu.

    Mendapatkan lisensi di setiap yurisdiksi, mematuhi standar privasi data yang ketat, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan keuangan global adalah pekerjaan yang monumental.

    Baca Juga: Elon Musk Tetap dalam Permainan Kripto: Punya BTC dan DOGE

    Dampak Potensial dan Prospek Masa Depan
    Jika X Money berhasil, dampaknya bisa sangat transformatif.

    Bayangkan kemampuan untuk membayar teman, berbelanja online, atau bahkan mengelola investasi kecil, semuanya dalam aplikasi X.

    Ini akan menciptakan pengalaman pengguna yang mulus dan dapat mempercepat adopsi pembayaran digital secara signifikan.

    Bagi Elon Musk, X Money bukan hanya tentang keuntungan finansial; ini adalah tentang mewujudkan visi ekosistem digital yang terintegrasi penuh.

    Ini adalah pertaruhan besar yang menggabungkan kekuatan media sosial dengan kerumitan layanan keuangan.

    Meskipun masih dalam tahap uji coba yang sangat terbatas, peluncuran X Money oleh Elon Musk menandai babak baru yang menarik dalam evolusi platform X dan industri teknologi secara keseluruhan.

    Ke depannya, semua mata akan tertuju pada bagaimana X mengatasi tantangan regulasi dan teknis, sambil tetap memprioritaskan keamanan pengguna, untuk mewujudkan ambisi besar mereka sebagai “aplikasi segalanya.”


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Catat Rekor Minat Pencarian Jelang Peluncuran Mainnet

    Minat pencarian terhadap Pi Network melonjak drastis di Google Trends menjelang peluncuran Mainnet yang hanya tinggal dua hari lagi.

    Dikutip dari Beincrypto pada Rabu (19/2), fenomena ini menunjukkan meningkatnya antusiasme publik terhadap proyek blockchain yang semakin populer.

    Data Google Trends mengungkapkan bahwa skor pencarian “Pi Network” mencapai 57 pekan lalu, melampaui rekor sebelumnya sebesar 26 pada Maret 2024.

    Bahkan, pekan ini nilai parsialnya melonjak hingga 100, menandakan popularitas puncak. Selain itu, aplikasi Pi Network telah diunduh lebih dari 110 juta kali, dengan rata-rata 110.000 unduhan per hari dalam sebulan terakhir.

    Pada 17 Februari saja, lebih dari 540.000 pengguna baru bergabung. Aplikasi ini kini menempati peringkat keempat dalam kategori Sosial di Google Play Store, tepat di bawah Facebook dan Instagram.

    Ungguli BNB Chain

    Di platform X (sebelumnya Twitter), Pi Network berhasil melampaui jumlah pengikut BNB Chain. Bahkan, akun resmi Pi Network kini mengungguli Ethereum (ETH), menjadikannya salah satu proyek blockchain yang paling banyak diperbincangkan.

    Menurut analis crypto Kim H Wong, “Pi Network sedang berlomba mencapai puncak dalam jumlah pengikut di X di antara proyek crypto top, kecuali koin meme.”

    Curi Perhatian Elon Musk

    Komunitas Pi Network juga berupaya menarik perhatian tokoh-tokoh berpengaruh, termasuk Elon Musk. Salah satu pengguna, Dr. Picoin, menyoroti keunggulan Pi Network dalam hal keberlanjutan, skalabilitas, dan aksesibilitas.

    “Hi Elon Musk, Anda mencari Web3 dan blockchain? Pi Network memiliki keduanya!” tulis Dr. Picoin dalam sebuah unggahan yang banyak dibagikan.

    Meskipun Musk belum memberikan tanggapan, inisiatif ini menunjukkan tekad komunitas dalam meningkatkan eksposur Pi Network di kalangan investor dan tokoh teknologi terkemuka.

    Di sisi lain, popularitas Pi Network juga semakin diperkuat dengan dukungan dari berbagai bursa kripto besar. Saat ini, Pi Network telah terdaftar di OKX, Bitget, HTX, Gate.io, dan MEXC.

    Teraktual, CoinW juga mengumumkan dukungannya terhadap koin ini.Selain itu, Binance membuka jajak pendapat komunitas untuk menentukan apakah akan memasukkan Pi Network dalam daftar perdagangannya. Jika berhasil, ini bisa menjadi langkah besar dalam adopsi lebih luas bagi Pi Network di ekosistem kripto global.

    Dengan peluncuran Mainnet yang semakin dekat, Pi Network terus menunjukkan pertumbuhan luar biasa, menarik perhatian pengguna baru, komunitas crypto, serta investor global.

    Baca juga: Tren Bitcoin 17-21 Februari 2025: Waktunya TP-TP By Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • X Money Muncul ke Publik, Platform Elon Musk Segera Integrasi Kripto?

    Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) mulai memperlihatkan tampilan pertama layanan finansial barunya, X Money. Peluncuran gambar antarmuka awal ini langsung memicu spekulasi luas mengenai kemungkinan integrasi aset kripto dalam layanan tersebut.

    Dilaporkan BeInCrypto, X Money merupakan bagian dari ambisi Elon Musk untuk mengubah X menjadi super-app keuangan yang mampu menangani berbagai transaksi finansial dalam satu platform.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, ambisi Musk untuk mengubah X menjadi “Everything App” memerlukan infrastruktur pembayaran yang skalabel dan efisien.

    “Jika integrasi kripto beneran terwujud, X bakal jadi katalis adopsi massal terbesar dalam sejarah pembayaran digital global,” ucapnya.

    Tampilan Pertama X Money Terungkap

    Informasi mengenai X Money pertama kali dibagikan oleh aktor William Shatner, yang dikenal melalui perannya sebagai Captain Kirk dalam serial Star Trek. Ia juga mengajak pengguna untuk mencoba program beta layanan tersebut.

    Dari tangkapan layar yang beredar, antarmuka X Money terlihat sederhana dan berfokus pada tiga menu utama, yakni Account, Rewards, dan Activity.

    Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengirim dan menerima uang, meminta pembayaran, serta melakukan deposit dana. Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah kemampuan menerima direct deposit dan memperoleh imbal hasil hingga sekitar 6% APY.

    Baca juga: Dogecoin Tembus US$0,12, Melejit Usai Elon Musk Puji CEO Nvidia

    Spekulasi Integrasi Kripto Muncul

    Kemunculan X Money memicu diskusi mengenai kemungkinan integrasi kripto di dalam platform tersebut. Akun analisis Teslaconomics memperkirakan bahwa layanan ini pada akhirnya akan mendukung berbagai aktivitas finansial, termasuk investasi saham, pinjaman, rekening pasar uang, hingga pengelolaan aset digital.

    Prediksi tersebut juga menyebut kemungkinan integrasi kripto langsung di dalam timeline X, memungkinkan pengguna melihat harga aset dan melakukan transaksi secara langsung dari platform.

    Elon Musk sendiri me-repost unggahan tersebut, yang dianggap sebagai sinyal tidak langsung bahwa fitur-fitur tersebut bisa menjadi bagian dari rencana pengembangan X Money.

    Stablecoin Diprediksi Jadi Fokus

    Sebelumnya muncul spekulasi bahwa X Money akan menerima pembayaran menggunakan Dogecoin atau XRP. Namun analis pasar Chamath Palihapitiya menilai kemungkinan terbesar adalah penggunaan stablecoin sebagai fondasi sistem pembayaran di platform tersebut.

    Menurutnya, model tersebut berpotensi menciptakan sistem finansial yang memungkinkan keuntungan lebih besar bagi pengguna dibandingkan platform.

    Meski Elon Musk belum secara langsung mengonfirmasi integrasi kripto, komentarnya menunjukkan dukungan terhadap arah pengembangan tersebut.

    Menuju Super-App Keuangan

    Dengan lebih dari 600 juta pengguna aktif bulanan, integrasi layanan finansial di X berpotensi memberikan dampak besar terhadap industri pembayaran digital.

    Proyek X Money sendiri telah memperoleh lisensi pengiriman uang di lebih dari 40 negara bagian di Amerika Serikat, yang menjadi langkah penting menuju peluncuran layanan secara nasional.

    Seiring meningkatnya persaingan di sektor pembayaran berbasis stablecoin yang juga melibatkan perusahaan besar seperti Visa, Stripe, dan Meta, X Money diperkirakan akan menjadi salah satu pemain utama dalam ekosistem keuangan digital yang sedang berkembang.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 21 Oktober 2025: Elon Musk Bikin Meme Coin Naik!

    Pasar kripto hari ini, Selasa (21/10) kembali ramai dengan dorongan dari Elon Musk setelah demo AI Grok menampilkan logo Floki, memicu reli harga FLOKI hingga 30% dan memperkuat daya tarik sektor meme coin.

    Namun, sentimen global sedikit tertekan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif impor China hingga 155% jika negosiasi gagal sebelum 1 November, membuat Bitcoin turun ke kisaran $110.000. Di sisi lain, ekosistem DeSci mencuri perhatian dengan token BIO melonjak 58% usai listing di Upbit. Lihat lebih lengkap di bawah:

    Elon Musk Picu Reli Meme Coin, Apa Potensinya?

    • Demo Grok Elon Musk yang menampilkan Floki memicu lonjakan harga FLOKI 30%
    • Pemulihan FLOKI didorong pencatatan ETP dan postingan Musk.
    • Pengaruh Musk berpotensi dorong untung dan visibilitas FLOKI.

    Tarif Trump: Presiden AS Ancam Tarif 155% untuk China, Tekan Bitcoin

    • Tarif China bisa capai 155% jika kesepakatan tak tercapai sebelum 1 November.
    • Presiden AS akan bertemu presiden China dalam dua minggu.
    • Harga Bitcoin turun ke level $110k, setelah ancaman kenaikan tarif Trump.

    SOON Tanding Trading Dimulai! Total Hadiah Rp500 Juta!*

    BIO Melonjak 58%, Token DeSci Comeback Besar

    • BIO naik 58% dan volume melonjak setelah pengumuman Upbit.
    • Perdagangan BIO dibuka 18:00 KST (KRW, BTC, USDT), dibatasi awal.
    • Listing ini dukung reli token DeSci, kapitalisasi sektor naik 11,5% ($820 juta).

    Daftar Token Unlock di Minggu Keempat Oktober 2025

    • LayerZero buka 25,71 juta ZRO ($42,68 juta) pada 20 Oktober.
    • Plasma rilis 88,89 juta XPL ($36,27 juta) pada 25 Oktober.
    • Soon buka 15,21 juta SOON ($14,22 juta) pada 23 Oktober.

    Baca juga: Aster: DEX Multichain yang Siap Tantang Hyperliquid dan GMX


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Tembus US$0,12, Melejit Usai Elon Musk Puji CEO Nvidia

    Pasar kripto mengawali tahun baru dengan penguatan signifikan. Koin berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Dogecoin (DOGE) memimpin pemulihan pasar setelah Elon Musk memuji CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam sebuah interaksi di media sosial X.

    Dalam 24 jam terakhir, kapitalisasi pasar kripto global naik hampir 2% menjadi sekitar US$3,1 triliun. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya sentimen positif investor terhadap sektor AI dan aset kripto yang kerap dikaitkan dengan Elon Musk.

    Pujian Elon Musk ke CEO Nvidia

    Baca juga: Sinyal Bahaya di Awal 2026: Dogecoin Terancam Anjlok ke Level Terendah

    Pujian Musk terhadap Jensen Huang bermula dari unggahan akun DogeDesigner yang mengutip pernyataan CEO Nvidia tentang Musk dan robot humanoid Tesla Optimus. Musk menanggapi unggahan tersebut dengan singkat, “Jensen hebat!”, yang langsung memicu spekulasi dan antusiasme di komunitas kripto, khususnya AI coin dan Dogecoin.

    Dilaporkan Coingape, dalam wawancara terpisah, Jensen Huang menyebut Elon Musk sebagai “insinyur luar biasa” dan menegaskan komitmen Nvidia untuk terus bekerja sama dengannya. Huang juga menyoroti potensi produksi massal robot humanoid Optimus dalam waktu dekat, yang dinilainya bisa menjadi fondasi industri bernilai triliunan dolar di masa depan.

    “Sangat mungkin bahwa robot humanoid akan menjadi robot yang dapat kita sebarkan ke dunia dengan relatif mudah. Ini adalah robot pertama yang benar-benar memiliki peluang mencapai volume dan skala teknologi tinggi yang dibutuhkan,” ujar Huang.

    Pada Oktober lalu, Huang juga mengatakan ingin terlibat dalam hampir semua proyek yang melibatkan Elon Musk. Ia mengungkapkan Nvidia telah berinvestasi sekitar US$2 miliar di xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Musk, sebagai bagian dari putaran pendanaan senilai US$20 miliar.

    Secara historis, interaksi positif antara Elon Musk dan Jensen Huang kerap memicu reli jangka pendek pada Dogecoin dan koin AI, seiring meningkatnya optimisme terhadap konvergensi teknologi AI dan blockchain.

    Harga DOGE dan AI koin Melejit

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 2 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dari sisi harga, sejumlah koin AI mencatatkan rebound tajam. Chainlink (LINK), Bittensor (TAO), Near Protocol (NEAR), Story (IP), dan Render (RNDR) menguat signifikan. Story (IP) menjadi salah satu yang mencuri perhatian dengan lonjakan lebih dari 32% ke level US$2,22 dalam 24 jam terakhir, memperpanjang reli mingguan hingga melampaui 52%.

    Selain itu, Filecoin, IP, RENDER, INJ, dan TURBO juga membukukan kenaikan dua digit harian. Analis menilai penguatan ini didorong oleh meningkatnya minat institusional terhadap jaringan komputasi terdesentralisasi dan agen AI berbasis blockchain.

    Bittensor (TAO) naik lebih dari 8% dan diperdagangkan di kisaran US$235. Volume perdagangannya meningkat sekitar 7% dalam 24 jam terakhir, seiring pembicaraan pasar terkait pengajuan ETF Grayscale Bittensor ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

    Sementara itu, Dogecoin melonjak lebih dari 8% dalam periode yang sama dan diperdagangkan di level US$0,1275. Volume perdagangan DOGE meroket lebih dari 35% dalam 24 jam terakhir, menegaskan kembali kuatnya pengaruh sentimen Elon Musk terhadap aset kripto berbasis meme tersebut.

    Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Elon Musk Lolos dari Gugatan Manipulasi Dogecoin!


    Jakarta

    Elon Musk dan perusahaannya Tesla lolos dari gugatan yang menuding mereka melakukan manipulasi harga kripto dogecoin, yang menyebabkan kerugian miliaran dolar AS. Keputusan tersebut dikeluarkan pada Kamis malam oleh Hakim Distrik AS Alvin Hellerstein di Manhattan.

    Sejumlah investor menuduh orang terkaya di dunia itu menggunakan unggahan Twitter (sekarang X) dan membayar influencer untuk bertransaksi menggunakan dogecoin yang dikendalikannya. Ia juga dituding sengaja menaikkan harga dogecoin lebih dari 36.000% selama dua tahun dan kemudian membiarkannya jatuh.

    Dilansir dari Reuters, Jumat (30/8/2024), Elon Musk kerap mengeluarkan pernyataan ke publik soal dogecoin yang mempengaruhi perdagangannya. Hal itu termasuk saat dia menjual dogecoinnya setelah mengganti logo Twitter dengan logo dogecoin Shiba Inu yang mendongkrak harga hingga 30%.


    Hellerstein menilai cuitan Elon Musk yang menyebut dogecoin adalah mata uang masa depan dan bisa digunakan membeli Tesla adalah aspirasional dan berlebihan, tidak faktual dan rentan untuk dipalsukan. Artinya, kata dia, tidak ada investor yang dapat mengandalkan tweet tersebut untuk mengajukan klaim penipuan sekuritas.

    Hellerstein menolak gugatan tersebut dengan prasangka, yang berarti tidak dapat diajukan lagi. Investor awalnya meminta US$ 258 miliar dan telah mengubah keluhan mereka sebanyak empat kali dalam dua tahun. Pengacara penggugat belum menanggapi permintaan komentar.

    Sementara itu, pengacara Elon Musk mengatakan tidak ada yang salah dengan tweet kliennya yang tidak berbahaya dan sering kali konyol. Mereka juga mengatakan tidak ada bukti Musk memiliki dua rekening karena melakukan perdagangan mencurigakan, atau bahwa dia atau Tesla pernah menjual dogecoin.

    Sejumlah investor diketahui melayangkan gugatan class action terhadap Elon Musk. Bos Tesla ini dituduh melakukan insider trading dan memanipulasi mata uang kripto Dogecoin hingga menimbulkan kerugian mencapai miliaran dolar Amerika Serikat (AS).

    Para investor ini menuduh Musk melakukan manipulasi dengan memanfaatkan unggahan di Twitter, membayar influencer online, kemudian lewat penampilannya pada 2021.

    (ily/das)



    Sumber : finance.detik.com

  • Bitcoin Mendekati All Time High, Pakar Sebut Ini Faktor Penyebabnya


    Jakarta

    Menjelang penutupan bulan Oktober 2024, bitcoin (BTC) melanjutkan kenaikannya, mendekati level all-time high di sekitar US$73.750. Pada hari ini, harga BTC mencapai US$72.785 sebelum sedikit turun dan bertengger di angka US$72.290 pada pukul 08.00 WIB.

    Bahkan dalam 24 jam terakhir, bitcoin mengalami penguatan sebesar 2,80% dan naik 7,5% dalam seminggu terakhir. Secara Year to Date (YTD) kenaikan bitcoin tercatat sekitar 66%.

    Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha mengatakan momentum penguatan ini muncul di tengah optimisme pasar menjelang pemilihan umum di Amerika Serikat pada 5 November mendatang. Diperkirakan Pemilu Amerika Serikat akan berdampak pada kebijakan ekonomi dan sektor keuangan AS, termasuk pasar kripto.


    Kenaikan ini juga dapat dikaitkan dengan sentimen ‘risk-on’ di tengah ekspektasi bahwa suku bunga The Fed mungkin akan kembali memotong suku bunganya sebesar 25 bps pada FOMC 7 November, yang memberikan ruang bagi Bitcoin untuk terus bergerak naik.

    “Dari perspektif teknikal, Bitcoin telah berhasil breakout dari resistance trendline descending broadening wedge pattern hingga sempat mencapai US$72.785. Saat ini, terdapat potensi pelemahan terlebih dahulu yang dapat membawa BTC untuk menguji ulang area resistance trendline sebelumnya, yang kini juga menjadi area support di level US$ 69.000. Jika berhasil rebound maka besar peluang BTC untuk mencetak new All Time High dalam beberapa hari kedepan,” kata Panji dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2024).

    Dia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir, produk ETF ini berhasil menarik miliaran dolar ke pasar kripto, terutama setelah penundaan persetujuan di awal tahun.

    “ETF kripto memberikan cara baru bagi investor institusi untuk masuk ke pasar kripto yang sebelumnya dianggap terlalu berisiko,” ujar Panji.

    Hingga kini, momentum positifETFbitcoin spot masih berlanjut terbukti bahwa adanyainflow sebesar US$479 juta pada perdagangan Senin (28/10/2024). Hal itu melanjutkan tren positif minggu lalu dengan lonjakan arus masuk hingga US$997 juta dalam periode perdagangan 21-25 Oktober 2024, dikutip dariSoSo Value.

    Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru di angka US$73,737 pada bulan Maret tepat dua bulan setelah ETF ini diluncurkan. Namun, aset ini mengalami tekanan pasca ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan ketidakpastian mengenai suku bunga yang masih tinggi. Namun, keputusan bank sentral untuk menurunkan suku bunga bulan lalu kembali meningkatkan minat investor pada aset berisiko seperti bitcoin.

    Dia pun optimistis hal itu bisa membuat bitcoin dan altcoin akan naik signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

    “Lingkungan suku bunga rendah memungkinkan investasi berisiko seperti kripto lebih menarik karena biaya pinjaman yang lebih rendah,” jelasnya.

    Altseason 2024: Momentum bagi Altcoin?

    Tidak hanya bitcoin yang mengalami kenaikan, altcoin diprediksi akan kembali bersinar layaknya altcoin season di tahun 2021 di mana ketika itu DeFi dan NFT menjadi sorotan. Saat ini, dominasi bitcoin (BTC.D) di pasar kripto telah mencapai angka 59,52%, mendekati 60%, angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

    Namun, kondisi ini juga membuka spekulasi mengenai datangnya ‘altseason’ atau periode di mana altcoin seperti Ethereum dan Solana cenderung mencatatkan performa yang lebih baik dibandingkan bitcoin.

    “Pola ini sering kali terjadi setelah Bitcoin mencapai puncaknya, di mana investor mulai beralih ke aset kripto lain atau altcoin,” ungkapnya.

    Pola teknikal rising wedge wedge yang terlihat dalam BTC.D menandakan potensi koreksi BTC.D yang bisa membuka jalan bagi altseason.

    “Jika dominasi Bitcoin menurun, ini bisa menjadi sinyal awal altseason, di mana altcoin memiliki peluang untuk tumbuh dengan cepat,” lanjut Panji.

    Beberapa altcoin utama seperti Ethereum, Solana, hingga meme coin dapat menjadi pilihan menarik bagi trader.

    BTC Siap Cetak Rekor Tertinggi Baru?

    Dia mengatakan dengan dukungan ETF dan tren peningkatan minat investor institusi membuat bitcoin berada di jalur untuk mencapai rekor tertinggi baru. Potensi untuk menembus level rekor baru tentu ada, terutama jika bitcoin berhasil bertahan di atas level US$70,000.

    “Namun, investor juga harus berhati-hati terhadap potensi koreksi yang bisa terjadi kapan saja, terutama di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Dengan demikian, kombinasi antara faktor teknikal dan sentimen pasar menjelang pemilu akan menjadi penentu apakah bitcoin mampu bertahan atau bahkan mencetak rekor baru dalam waktu dekat,” tutupnya.

    Lihat Video: Elon Musk Dinyatakan Tak Bersalah Atas Tudingan Manipulasi Dogecoin

    [Gambas:Video 20detik]

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Harga Bitcoin Pecah Rekor Lagi Jadi US$ 76.000, Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Harga Bitcoin (BTC) kembali mencapai rekor tertinggi atau All Time High (ATH) pada harga US$76.000, atau sekitar Rp1,2 Miliar yang didorong oleh beberapa faktor. Di antaranya, kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden AS, serta meningkatnya minat dari kalangan institusional.

    Hal ini disebabkan oleh sentimen positif yang menguat di pasar kripto. Ekspektasi investor terkait hasil Pilpres AS di mana Donald Trump mengungguli Kamala Harris.

    Trump dikenal memiliki sikap mendukung kebijakan yang pro terhadap aset digital dan sektor teknologi, sehingga memberikan pengaruh positif terhadap pasar kripto.


    Selain itu, Trump juga berencana untuk membentuk cadangan Bitcoin nasional dan menjadikan Amerika sebagai pemimpin global dalam hal aset Bitcoin. Selain faktor politik, pergerakan dana institusional di pasar juga menjadi salah satu pendorong utama kenaikan harga Bitcoin belakangan ini.

    Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa pada 6 November 2024, ETF Bitcoin mencatat arus masuk sebesar US$621,9 juta pasca kemenangan Trump meningkat. CEO Indodax, Oscar Darmawan, menilai bahwa fenomena ini mencerminkan betapa kuatnya pengaruh peristiwa politik AS terhadap harga Bitcoin.

    “Ketika Bitcoin mencapai rekor harga tertingginya, ini menunjukkan kepercayaan dan harapan yang besar dari para investor. Faktor politik, seperti kemenangan Trump yang pro kripto pada Pilpres AS, memberikan dorongan psikologis yang signifikan di pasar,” ungkap Oscar. Oscar juga menggarisbawahi peran penting institusi besar dalam adopsi Bitcoin.

    “Adopsi Bitcoin bukan hanya didorong oleh para investor ritel, tetapi juga semakin kuat di kalangan institusi keuangan, terutama setelah adanya pengajuan ETF Spot Bitcoin dari perusahaan besar seperti BlackRock. Hal ini menunjukkan perubahan persepsi institusi terhadap aset kripto yang kini dilihat sebagai instrumen investasi jangka panjang,” tambah Oscar.

    Oscar menguraikan bahwa permintaan dari kalangan institusional, yang cenderung lebih stabil dan berjangka panjang, memberikan dampak terhadap keberlanjutan harga Bitcoin di level tinggi. “Ketika institusi mulai berinvestasi dalam Bitcoin, mereka membawa likuiditas yang lebih besar dan legitimasi ke pasar kripto. Ini menjadi bukti bahwa Bitcoin semakin diterima di kalangan mainstream dan bukan sekadar aset spekulatif semata,” jelas Oscar.

    Sebagai platform perdagangan aset digital terbesar di Indonesia, Indodax mengingatkan para investor untuk tetap berhati-hati dalam berinvestasi dan mempertimbangkan risiko yang ada akibat volatilitas pasar kripto. Indodax terus berkomitmen untuk menyediakan akses mudah ke aset digital serta memastikan keamanan dan transparansi dalam setiap transaksi bagi para pengguna

    Simak juga video: Elon Musk Dinyatakan Tak Bersalah Atas Tudingan Manipulasi Dogecoin

    [Gambas:Video 20detik]

    (kil/rrd)



    Sumber : finance.detik.com