CEO Celsius Network, Alex Mashinsky, berbagi wawasannya tentang pasar Bitcoin dan Ethereum di Paris Blockchain Week Summit yang digelar 13-14 April 2022 lalu. Mashinky yakin bahwa pergerakan nilai BTC dan ETH akan capai level tertinggi sepanjang masa di tahun 2022.
Menurut laporan Cointelegraph, Mashinsky yang merupakan bos dari perusahaan marketplace berbasis blockchain, Celsius Network, berbicara berbagai topik, termasuk arah pergerakan pasar Bitcoin dan Ethereum selama menjadi pembicara di Paris Blockchain Week Summit 2022.
Mashinsky menjelaskan Bitcoin (BTC) akan menerima dukungan yang sangat kuat di level sekitar $ 30.000 hingga $ 33.000. Pengusaha berusia 56 tahun ini, percaya pembelian BTC oleh Terra baru-baru ini memainkan peran penting dalam mendukung harga BTC, bersama dengan institusi lain yang memasuki pasar.
CEO Celsius Network, Alex Mashinsky. Foto: Piaras Ó Mídheach/Web Summit via Sportsfile
“Jika investor ritel bergabung, itu dapat membawa BTC ke level tertinggi baru. Saya benar-benar berpikir bahwa permintaan ada di sini. Jadi, saya tidak melihat, BTC akan berada lebih tinggi dari posisi terendah sebelumnya,” kata Mashinsky.
Di sisi lain, Mashinsky juga mengakui, jika Rusia melanjutkan serangannya ke Ukraina, tekanan akan dirasakan oleh pasar kripto. Selain itu, ia juga mencatat tindakan dari Federal Reserve Amerika Serikat juga dapat menyebabkan sejumlah sentimen yang negatif.
Bitcoin dan Ethereum Bisa Capai Level Tertinggi
Terlepas dari banyak rintangan yang bisa menghalau pergarakan BTC dan ETH, Mashinsky yakin bahwa Bitcoin dan Ethereum akan mencapai level tertinggi baru sepanjang masa pada tahun 2022.
“Ini akan membawa kita lebih lama untuk mencapai tertinggi baru. Tapi saya masih berharap kita bisa menembus $ 60.000 tahun 2022 ini di Bitcoin, menembus $ 4.500 di Ethereum.”
CEO Celsius Network, Alex Mashinsky
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Pixabay.
Selain prediksi harga, Mashinsky juga berbicara tentang topik lain seperti percakapan seputar keuangan terdesentralisasi dan keuangan terpusat. Mengomentari gagasan Vitalik Buterin tentang ruang kripto yang membutuhkan solusi semi-terpusat.
“Dia pada dasarnya berkata, lihat, kita tidak harus 100% DeFi. CeFi dan DeFi adalah dua sisi layanan keuangan yang sama. Dan terkadang Anda perlu CeFi, terkadang Anda perlu menggunakan DeFi, dan itulah yang dilakukan Celsius setiap hari,” pungkasnya.
Sementara, investor Kanada dan bintang Shark Tank, Kevin O’Leary, juga mengatakan saat ini para institusi masih menunggu kejelasan regulasi dari pemerintah, sebelum benar-benar melepas uang besar mereka ke pasar. Jika regulasi banyak negara sudah mendukung pasar kripto, bukan tidak mungkin nilai Bitcoin bisa meroket.
Pekan ini mayoritas crypto bergerak turun setelah akhir pekan lalu terjadi koreksi, melanjutkan pergerakan konsolidasi atau menyamping sejak beberapa pekan terakhir.
Koreksi ini membuat adanya kesempatan membeli secara bertahap dengan adanya potensi pasar crypto bergerak naik menuju bulan baru.
Dalam potensi ini, terdapat lima crypto dengan kabar positif yang dapat membuat harganya naik, memberikan kesempatan untuk mendapat keuntungan.
Klever (KLV)
Pertama adalah Klever yang merupakan sebuah ekosistem wallet atau tempat penyimpanan crypto dimana ia ingin bersaing dengan wallet besar seperti Trust Wallet dan Metamask.
Hingga saat ini Klever telah memiliki lebih dari dua juta pengguna yang membuat pertumbuhannya terbukti terjadi secara signifikan setelah berdiri.
Sentimen Positif KLV
Dikabarkan pada 25 April 2022, Klever akan meluncurkan program stakingnya dalam rangka perpindahan ke KleverChain, blockchain baru dari Klever.
Klever akan pindah dari Blockchain Tron ke blockchainnya sendiri dan akan memperluas ekosistemnya kemungkinan dengan mekanisme Proof of Stake.
Oleh karena itu, saat ini akan dilaksanakan program staking untuk KLV dengan keuntungan sekitar 100% per tahun selama tiga bulan.
Umumnya dengan adanya program staking harga suatu crypto akan naik karena jumlahnya akan semakin langka dan jika permintaannya naik maka harganya naik.
Dari sisi teknikal, saat ini KLV sedang membentuk pola segitiga simetris yang membuat ketidakpastian.
Grafik Harian KLVUSD
Selama batas bawah pada $ 0,35 masih terjaga, kemungkinan besar harga dapat naik menuju $ 0,47, jika batas atas pada $ 0,4 dapat ditembus.
Kedua adalah DSLA yang merupakan sebuah protokol aplikasi terdesentralisasi yang bergerak untuk meningkatkan kualitas sebuah aplikasi atau blockchain yang telah ada.
Pekan ini sentimen positif yang ada adalah integrasi antara DSLA dengan Avalanche di mana DSLA akan membantu mendorong efisiensi di jaringan sampingan atau subnetAvalanche.
Tujuannya adalah untuk membuat jaringan Avalanche lebih ramai dengan cara menciptakan jaringan sampingan atau subnet yang bisa divalidasi dengan cepat oleh bantuan DSLA.
Sentimen positif ini dapat membuat bukti terhadap kegunaan DSLA dan dampaknya terhadap sebuah jaringan, sehingga dapat membuat investor tertarik.
Dari sisi teknikal saat ini DSLA sedang bergerak secara perlahan setelah mengalami koreksi yang signifikan beberapa hari terakhir.
Grafik Harian DSLAUSD
Kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,0024 masih terjaga DSLA dapat bergerak naik menuju $ 0,00305 dalam beberapa hari ke depan.
Kava (KAVA)
Ketiga adalah Kava yang merupakan sebuah blockchain yang ingin menggabungkan kemampuan interoperabilitas antara Cosmos dan kekuatan Ethereum.
Sentimen Positif KAVA
Pada pekan ini KAVA memiliki dua sentimen positif yang kemungkinan besar akan terjadi pada akhir April 2022 ini.
Pertama adalah peluncuran token baru dari salah satu anggota ekosistem KAVA yang ditunggu mayoritas investor yaitu MINT.
MINT adalah sebuah token governance untuk aplikasi terdesentralisasi yang dibangun di atas KAVA bernama Kava Mint Protocol.
MINT adalah sebuah protokol Decentralized Finance atau DeFi yang bergerak untuk memberikan pinjaman dalam bentuk stablecoin baru dari jaringan KAVA.
Selain itu sentimen positif lain adalah peluncuran KAVA Foundation yang merupakan sebuah perusahaan pengawas untuk memecah antara KAVA dan KAVA MINT.
Jadi, nantinya Kava Foundation akan mengawasi MINT dan KAVA akan resmi bergerak dengan DAO sendiri.
Dengan dua pembaruan ini kemungkinan besar KAVA akan mendapatkan sentimen positif karena berarti ekosistemnya terus berkembang.
Dari sisi teknikal, saat ini KAVA sedang bergerak naik namun akan mengalami koreksi melihat harganya yang sudah berada di batas atas pergerakan harga.
Grafik Harian KAVAUSD
Kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 4,75 masih terjaga, KAVA masih dapat bergerak naik kemungkinan menuju sekitar $ 5,6 dalam beberapa hari ke depan.
Keempat adalah SCRT yang merupakan sebuah jaringan baru untuk memberikan sebuah blockchain, namun lebih terjaga dalam sisi kerahasiaannya.
Sentimen Positif SCRT
Dikabarkan pada pekan ini SCRT memiliki dua sentimen positif utama yaitu peluncuran Data Vault dan pembaruan jaringan.
Data Vault adalah sebuah aplikasi baru dalam jaringan Secret Network yang berperan untuk menyimpan data layaknya Google Drive, namun lebih aman dan tedesentralisasi.
Peluncuran tersebut akan dilaksanakan pada 30 April 2022 dan akan terjadi setelah pembaruan jaringan bernama Shockwave Alpha Upgrade yang akan terjadi pada 27 April 2022.
Pembaruan tersebut adalah peluncuran jaringan utama baru yang dikabarkan akan meningkatkan kemampuan terutama kecepatan SCRT hingga 500 kali lipat.
Kedua hal tersebut dapat menjadi sentimen positif untuk SCRT dan kemungkinan besar dapat mendorong harganya naik.
Dari sisi teknikal saat ini SCRT masih terlihat bergerak dalam konsolidasi namun berada di batas bawah, yang membuat potensi apresiasi baru.
Grafik Harian SCRTUSD
Selama batas bawah pada $ 3,9 masih terjaga, kemungkinan besar konsolidasi akan berlanjut dan SCRT dapat bergerak naik menuju $ 5,4 dalam beberapa hari ke depan.
Gamium (GMM)
Terakhir adalah Gamium yang ingin menjadi jembatan antara seluruh metaverse yang ada sehingga semua bisa tersambung.
Gamium sedang menciptakan sebuah platform layaknya jembatan agar seluruh karakter dari seluruh metaverse yang ada dapat bertemu bahkan bertukar tempat.
Saat ini sentimen positif yang dapat mendorong harganya naik adalah token burn di mana 500 Juta GMM atau 1% dari seluruh persediaannya akan dihilangkan.
Burn ini akan membuat GMM semakin langka. Melihat token ini masih relatif baru, kemungkinan kelangkaan ini dapat membuat harganya naik bersama dengan ketertarikan metaverse yang masih tinggi.
Grafik Harian GMMUSDT
Kemungkinan selama batas bawah pada $ 0,009 masih terjaga, GMM dapat naik hingga $ 0,013 dalam beberapa hari ke depan.
Band asal Indonesia Mocca, mencoba pengalaman baru di teknologi blockchain dengan menggelar konser perdananya di metaverse.
Konser bertajuk ‘Mocca Love Fest’ tersebut akan di gelar pada Sabtu, 23 April 2022, pukul 16.00 WIB. Pihak managemen telah bekerja sama dengan Paras dan Reality Chain untuk melangsungkan konser digital tersebut.
“Aku sebagai vokalis Mocca, jujur sudah sangat tidak sabar untuk tampil di konser metaverse Sabtu ini. Ini akan jadi pengalaman pertama aku dan tim setelah hampir 23 tahun memulai perjalanan di dunia musik,” ujar Arina Ephipania saat jumpa pers virtual belum lama ini.
Pada sesi wawancara yang sama, Toma Pratama selaku bassist mengaku jika band mereka memang sejak lama menyukai suatu hal yang baru dan unik. Ia merasa sangat bersyukur dengan kesempatan ini.
“Kami senang sekali bisa bikin konsep konser metaverse bersama Paras dan Reality Chain yang di dalamnya seru dibuat seperti event offline.”
Tidak hanya menonton konser, para penonton juga berkesempatan menghadiri pameran NFT bersama Mocca dan artis lain yang mengeluti sektor ini.
Sementara untuk konsep konsernya nanti, Mocca akan tampil live di studio dengan penonton yang mengakses konser dengan mengklik mocca.paras.city.
Arina kemudian menegaskan jika konser di metaverse yang mereka langsungkan nanti akan berupa live streaming, bukan tapping. Arina cs akan tampil di studio seperti biasa.
Sementara itu, ini bukan pertama kalinya band asal Bandung tersebut terlibat dengan dunia virtual. Sebelumnya, Mocca telah merilis 5 karya NFT untuk membuka langkah mereka di sektor crypto.
Metaverse sendiri memang sudah ramai menjadi wadah acara virtual berlangsung. Sebelumnya, Australia Open hingga peluncuran seri Samsung yang baru juga digelar di sana.
Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi mengapresiasi program akselerator Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator (TSBA) yang dirancang khusus untuk mendongkrak pertumbuhan beragam startup blockchain di Indonesia. TSBA sendiri adalah program kerja sama dari Tokocrypto dan BRI Ventures.
Dalam sambutan di acara Graduation Day TSBA, Lutfi menjelaskan geliat industri blockchain dalam beberapa tahun terakhir sangat pesat. Hal tersebut dibuktikan dengan dimulai tren aset kripto, NFT, hingga Web3.
“Potensinya sangat besar dan para pemain industri di Indonesia pun siap berinovasi serta bersaing di ranah teknologi baru ini. Menyambut masifnya Web3, metaverse dan lainnya di waktu mendatang, Indonesia sangat terbuka dan mendorong pertumbuhan industri ini,” kata Lutfi pada Jumat (22/4).
Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator (TSBA) Dorong Pertumbuhan Industri Blockchain
Lutfi mengapresiasi program Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator atau TSBA yang merupakan kolaborasi strategis Tokocrypto dan BRI Ventures. Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu kendaraan tepat untuk mendorong percepatan project dan startup di Indonesia yang menggunakan blockchain sebagai tulang punggung bisnis untuk memberikan impact lebih besar bagi pertumbuhan industri.
Daftar startup peserta program TSBA dari Tokocrypto dan BRI Ventures.
“Program ini bisa menjadi percontohan dan tentunya acuan awal bagi pemerintah dalam memetakan geliat bisnis startup berbasis blockchain di Indonesia. Tentunya hal ini perlu didukung dengan strategi dan pemetaan skema industri serta bisnis dimana akan berdampak pada sistem perekonomian dan perdagangan di Indonesia,” jelasnya.
Program TSBA batch 1 dengan jumlah peserta 13 startup telah melakukan serangkaian aktivitas dan pelatihan yang akan dipandu oleh nama-nama terdepan di dunia blockchain internasional. Sejumlah nama tersebut di antaranya Tamar Menteshashvili dari Solana Labs, Ajey Gore dari Sequoia Capital, Nicole Zhang dari Binance Labs, YY Lai dari Signum Capital, Charles D’Haussy dari Consensys, dan Nicko Widjaja dari BRI Ventures.
Peserta yang bergabung di program TSBA diharapkan dapat bekerja sama dengan Tokocrypto dan BRI Ventures untuk turut membangun ekosistem blockchain di Indonesia.
Daftar 13 Startup Peserta TSBA
Peserta yang berhasil lolos seleksi diharapkan dapat bekerja sama dengan Tokocrypto dan BRI Ventures untuk turut membangun ekosistem blockchain di Indonesia. Berikut 13 startup peserta TSBA batch 1:
1. Avarik Saga
StartupGameFi yang mengusung konsep game Japanese RPG 2D di jaringan Ethereum. Setidaknya 8,888 karakter NFT Avarik Saga berhasil terjual dalam 1 jam. avariksaga.com
2. VCGamers
Pusat segala kebutuhan gaming dalam bentuk marketplace yang menjual item-item game virtual dan voucher. vcgamers.com
3. Nanovest
Sarana jual-beli dan investasi aset kripto serta instrumen investasi lainnya. nanovest.io
4. Eizper Chain
Game RPG bertemakan Steampunk di jaringan Solana. Eizper Chain juga pernah memenangkan urutan ke-3 terbaik pada ajang Solana Global Ignition Hackathon. eizperchain.com
5. Mythic Protocol
Game RPG play-to-earn yang tengah dikembangkan oleh tim yang terdiri dari individu-individu berpengalaman di bidangnya. mythicprotocol.com
6. SERMorpheus
Aplikasi NFT marketplace ramah pemula yang dapat menghubungkan mata uang sehari-hari dengan dunia Web3. app.sermorpheus.com
Sarana pengembangan game yang dapat ditujukan pada user base CreoEngine. Serupa dengan bagaimana pengembang app meluncurkan aplikasinya di Google Play Store. Melalui Creo Engine, pengembang game dapat mendapatkan keuntungan melalui berbagai cara dan skema. creoengine.com
10. PlayFix
Konsol yang dapat membantu pengembang, investor game maupun gamers dalam merancang dan meluncurkan game di dunia metaverse melalui integrasi teknologi blockchain. playfix.io
Market kripto belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada awal pekan terakhir April 2022. Pada Senin (25/4) pagi, sejumlah besar kripto berkapitalisasi pasar terbesar masih nyaman duduk di zona nyaman.
Melansir Coinmarketcap pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto big cap, seperti Bitcoin dan lainnya tenggelam di zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai BTC bertengger di $ 39.102 per keping alias turun 1,20% dalam sehari terakhir. Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) runtuh 2,38% ke $ 2.866,17 per keping di waktu yang sama.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengakui market kripto memang tertekan selama akhir pekan lalu. Secara umum, performa pasar mengecewakan dan tidak ada sentimen yang bisa mendorong pergerakan nilai aset.
“Di samping itu volume perdagangan melandai sepanjang akhir pekan lalu. Harga aset kripto masih tertekan oleh komentar hawkish The Fed. Sejumlah kripto juga memasuki fase konsolidasi pasca kebakaran akhir pekan lalu,” kata Afid.
Lebih lanjut, Afid mengungkap khusus nilai Bitcoin (BTC) terus merosot di bawah $ 40.000 sejak hari Jumat (22/4), titik tengah dari rentang perdagangan panjang tiga bulan terakhir. Saat ini level support BTC ada di $ 37.500, meskipun sisi atas tampaknya terbatas menuju level resistance $ 46.000.
“BTC masih terus tertekan. Sinyal momentum positif pergerakannya belum kunjung hadir. Ada kemungkinan ada penurunan dan tembus di bawah kisaran harga BTC selama setahun. Peningkatan volume jual baru-baru ini relatif kecil terhadap volume beli, berarti pelaku pasar enggan mempertahankan posisi beli setelah reli pada 2020,” ungkapnya.
Saat ini belum ada sentimen positif yang bisa mendorong performa aset kripto menjadi lebih mantap. Investor dinilai masih kurang percaya diri untuk meramaikan pasar. Meskipun kurang percaya diri, tidak semua orang tertarik untuk meninggalkan kepercayaan mereka pada Bitcoin dalam jangka pendek.
Tokocrypto memperkokoh posisi sebagai platform teknologi terdepan di Indonesia melalui inisiatif ekosistem blockchain, TokoVerse. Pembentukan TokoVerse ini merupakan tonggak sejarah baru yang menandai evolusi Tokocrypto dari platform perdagangan aset kripto, menjadi sebuah ekosistem terintegrasi yang memanfaatkan teknologi masa depan, yakni blockchain.
Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, menjelaskan sejak awal berdiri pada tahun 2018, Tokocrypto terus berkomitmen menciptakan industri aset kripto lebih legitimate dan mainstream di Indonesia, melalui pengembangan inovasi teknologi dan upaya-upaya edukasi dengan membawa manfaat yang lebih besar bagi perekonomian Tanah Air.
“Pencapaian Tokocrypto sejak aplikasi kami diluncurkan empat tahun tahun lalu merupakan bukti kepercayaan nasabah, partner bisnis dan investor terhadap visi dan model bisnis yang kami kembangkan. Pertumbuhan Tokocrypto sangatlah pesat. Dari 2020 hingga 2021, jumlah transaksi harian yang diproses dalam platform kami melesat 754% dan telah mencapai lebih dari US$ 191 juta atau setara Rp 2,7 triliun,” kata Kai.
Pengembangan bisnis Tokocrypto tidak hanya berhenti hanya sebagai exchange atau perdagangan aset kripto saja. Dalam perjalanannya, Tokocrypto memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia, dengan menghadirkan TokoVerse untuk membangun ekosistem blockchain yang berkelanjutan di Indonesia.
Pengembangan platform di ekosistem TokoVerse memanfaatkan kombinasi sinergis mulai dari domain Decentralized Finance (DeFi), GameFi dan Non-fungible token (NFT). Ekosistem ini didirikan dengan dorongan adopsi dari perkembangan industri aset kripto di Tanah Air.
“TokoVerse merupakan ekosistem blockchain pertama di Indonesia yang dibangun oleh Tokocrypto, di mana TKO, proyek kripto dengan token hybrid berkonsep CeDeFi menjadi backbone dalam pengembangan ekosistem tersebut. TokoVerse menjadi bukti komitmen dari Tokocrypto untuk membangun ekosistem berbasis blockchain yang berkelanjutan,” tutur Kai.
Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.
Beragam platform yang dihadirkan di ekosistem TokoVerse dari Tokocrypto termasuk:
TKO (Toko Token): Token aset kripto utilitas yang dibuat oleh Tokocrypto. TKO merupakan proyek kripto lokal Indonesia pertama yang beroperasi berdasarkan model token hybrid unik yang menggabungkan utilitas Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).
TokoMall: Pelopor NFT marketplace yang diluncurkan Tokocrypto pada Agustus 2021. TokoMall hadir dengan misi pemberdayaan potensi kreator lokal Indonesia dalam berbagai bidang kreatif untuk mengakses pasar global melalui pemanfaatan NFT. Misi TokoMall adalah digital NFT meets reality.
TokoCare: Platfrom inisiatif Tokocrypto dalam ranah CSR (Corporate Social Responsibility) yang mengusung KolaborAKSI (berkolaborasi dan beraksi). Melalui TokoCare, Tokocrypto menjalankan berbagai program CSR bersama dengan mitra untuk menanggulangi isu sosial melalui pemanfaatan teknologi blockchain.
TokoScholars: Plafrom inisiatif dari Tokocrypto dalam memberikan edukasi terkait kripto dan teknologi blockchain dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan market dan literasi kripto di Indonesia.
Kriptoversity: Aplikasi edukasi dengan konsep learn & earn pertama di Indonesia yang berisi materi pembelajaran tentang aset kripto dan ekosistem blockchain.
TokoLabs: Program inkubator dari Tokocrypto untuk mendukung proyek dan startup blockchain di Indonesia dan global. Misi TokoLabs membawa proyek blockchain Indonesia ke panggung dunia, dan mendorong percepatan adopsi tekonologi blockchain yang bermanfaat.
T-Launchpad: Platform IDO multi-chain yang terdesentralisasi. Melalui T-Launchpad, berbagai proyek blockchain dapat meluncurkan tokennya ke investor di seluruh dunia dengan metode aman dan terpercaya.
T-Hub: Dedicated space inisiatif Tokocrypto sebagai sarana bagi masyarakat untuk belajar, berinteraksi, berinovasi dan berkolaborasi antar komunitas serta memahami lebih dalam mengenai teknologi blockchain dan juga aset kripto.
TokoNews: Platform portal berita agregator terkait blockchain dan aset kripto. TokoNews hadirkan berbagai berita terbaru dalam maupun luar negeri, serta update terkini terkait Tokocrypto.
Selanjutnya Kai menekankan bahwa TokoVerse merupakan komitmen jangka panjang perusahaan untuk mengembangkan teknologi blockchain untuk mendorong perekonomian nasional. Riset PwC mengungkap teknologi blockchain dapat meningkatkan ekonomi global US$ 1,76 triliun pada tahun 2030. Sektor administrasi publik, pendidikan, dan kesehatan akan paling diuntungkan.
Sementara, Kementerian Perdagangan RI mencatat teknologi blockchain bersamaan dengan 5G, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, dan cloud computing bisa mendorong ekonomi digital Indonesia menjadi Rp 4.531 triliun pada 2030.
“Kripto dan seluruh ekosistem blockchain sedang mencoba untuk membuat internet baru, yang oleh banyak orang disebut Web3, seperti halnya Google dan Microsoft yang membantu menciptakan Web1. Teknologi blockchain akan mendominasi dunia selama 10-20 tahun ke depan dan dapat membantu memecahkan beberapa masalah ekonomi atau menguranginya,” pungkas Kai
Tokocrypto saat ini memiliki 2,5 juta pengguna per Maret 2022. Angka tersebut naik sekitar 35% dari posisi akhir 2021 yaitu sekitar 2 juta pengguna. Sementara, itu dari sisi transaksi atau volume trading aset kripto selama kuartal I 2022 telah mencapai $ 47,9 juta.
Industri NFT game menjadi salah satu yang paling banyak diminati di 2021. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Duelist King. Didukung oleh Decentralized Autonomous Organization (DAO), Oracle dan Random Number Generator, Duelist King adalah NFT card game generasi pertama yang bertujuan untuk mengubah cara orang bermain, berpartisipasi, dan hingga mendapatkan penghasilan dalam permainan kartu melalui permainan game terbaik, aset desain dan advokasi untuk masa depan yang berkelanjutan dari Win2Earn.
Duelist King merupakan NFT game pertama yang didukung oleh Dual Launch melalui OccamRazer IDO dan PancakeSwap IFO, Duelist King dibangun di atas BNB Chain dan Cardano serta didukung oleh Fantom, Polygon, dan Cronos (diberdayakan oleh crypto.com) untuk menyediakan platform pendukung lintas rantai untuk NFT dan token Duelist King kedepannya.
Diluncurkan pada akhir 2021, Duelist King berhasil menjual 250,000 card game pada penawaran awal dan mendapatkan US$ 640M pada proses initial farming offerings (IFO).
Keunikan dari NFT Game Duelist King
Lalu, apa yang membuat Duelist King berbeda dari game berbasis blockchain lainnya?
Gamer, kreator, kolektor, dan investor bisa bergabung dalam ekosistem Duelist King.
Dengan konsep Win2Earn, Duelist King akan memberikan reward kepada pemenang permainan dalam bentuk kartu atau artefak dalam game. Setiap pemenang memiliki kesempatan untuk mendapatkan kartu dari berbagai level kelangkaan (rarity). Duelist King menjamin kelangkaan kartu karena setiap kartu unik dan diberi stempel waktu setiap dikeluarkan.
Tidak ada replika atau edisi tambahan dari setiap kartu yang sudah dikeluarkan. Distribusi kartu dijamin adil, transparan, dan dapat dilacak melalui blockchain dan smart contract.
Komunitas Duelist King akan memiliki hak suara terkait mekanisme permainan serta volume dan tipe kartu baru yang akan diluncurkan.
Dalam ekosistem Duelist King, seluruh edisi kartu adalah unik dan final. Kolektor bisa dengan tenang melakukan pembelian dengan jaminan bahwa tidak akan ada penurunan nilai atas kartu yang dibeli di masa depan.
Duelist King memiliki 20 design unik dari setiap fase peluncuran dengan total 5,000,000 card game. Ada enam tingkat kelangkaan (rarity) untuk kartu Duelist King NFT, diantaranya:
Legendary (1:2000 kartu) dengan nilai $10,000
Spesial Super Rare(1:200 kartu) dengan nilai $1,000
Belum lama ini, Duelist King telah merilis game play Alpha 2.0 yang bisa diakses di link ini dan akan segera meluncurkan penjualan NFT Card V3 dalam waktu dekat! Denger – denger, Duelist King juga akan bekerjasama dengan TokoMall untuk peluncuran NFT Card ini! Wah, kira – kira ada program apa yang bakal dibuat?
Stay tuned di media sosial Duelist King dan TokoMall untuk tau updatenya ya. Pokoknya buat kamu yang suka main card game kayak Yu-Gi-Oh, gak boleh lewatin kesempatan koleksi Duelist King yang nawarin banyak utilitas lainnya!
Era disrupsi digital bagai dua sisi mata uang bagi dunia jurnalistik. Di satu sisi, jurnalis memiliki akses besar terhadap informasi dan data untuk mendukung berkembangnya peliputan yang lebih variatif dan mendalam.
Namun di sisi lain, media cetak harus berjuang di tengah migrasi massal pembaca dan pengiklan ke platform digital. Permainan di dunia digital juga tak selalu mulus karena pasar iklan dan pembaca berita dimonopoli oleh dua raksasa teknologi: Google dan Facebook.
Fenomena tergesernya media massa oleh platform sosial media nyatanya memberikan dampak besar terhadap kualitas jurnalistik. Jangankan untuk melakukan liputan investigasi, media lebih sibuk meningkatkan traffik demi meraup cuan dari adsense.
Blockchain bisa dipertimbangkan untuk menjadi solusi menghadapi karut marutnya industri media, mengingat teknologi ini berfungsi sebagai penyimpan data digital.
Blockchain dapat dimasukkan dalam infrastruktur sebuah perusahaan media. Perusahaan bisa mulai berlangganan layanan berbasis blockchain.
Tak hanya untuk mengamankan data-data jurnalistik, blockchain juga dapat menyimpan dan melacak tayangan iklan yang tentunya menguntungkan perusahaan media dan pengiklan.
Ilustrasi blockchain.
Pakar Ethereum asal Rusia, Sasha Shilina, dalam jurnal berjudul ‘Journalism + Blockchain: Possible solution for an industry crisis?’ mengungkap keuntungan-keuntungan yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan teknologi blockchain dalam industri media.
Beberapa media online memberikan pilihan kepada pelanggannya untuk membaca artikel berbayar. Cara ini bisa menjadi sumber dana tambahan bagi penulis dan perusahaan media, tanpa harus selalu bergantung kepada iklan.
Melalui teknologi blockchain, smart contract akan memproses secara otomatis pembayaran yang dilakukan pembaca untuk bisa mengakses artikel berbayar.
2. Menjaga kredibilitas
Hadirnya pengiklan tak jarang menimbulkan konflik kepentingan sehingga karya jurnalistik yang dihasikan seorang jurnalis tidak lagi murni. Hal ini bisa merusak kredibilitas sebuah perusahaan media.
Portal berita berbasis blockchain bisa menjadi jawaban atas masalah tersebut karena memanfaatkan teknologi untuk mendanai langsung proses jurnalistik.
Media akan keluar dari jeratan pengiklan konvensional sehingga jurnalis bisa bebas menyusun informasi yang benar-benar layak untuk diberitakan.
Ilustrasi blockchain.
3. Tulisan tersimpan permanen
Karya jurnalistik yang menarik layak untuk disimpan selamanya. Terkadang, seorang jurnalis harus kehilangan konten buatannya yang telah dipublikasikan usai media tempatnya bekerja gulung tikar. Teknologi Blockchain menawarkan ‘keabadian’ dengan menyimpan karya jurnalistik secara permanen dalam arsip online.
4. Menghilangkan iklan yang tidak perlu
Ketergantungan media terhadap iklan telah melemahkan kualitas dan kuantitas konten yang diproduksi. Banyaknya iklan di laman situs online juga membuat pembaca jengah, sampai harus memasang aplikasi pemblokir iklan.
Teknologi blockchain memiliki manfaat yang salah satunya memungkinkan pembaca berkontribusi terhadap pendanaan platform media favorit mereka.
Hal ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan media terhadap pengiklan. Tampilan situs pun tak terganggu dengan bermacam-macam iklan yang dipasang.
Salah satu media berbasis teknologi blockchain yang sudah diujicoba ialah PUBLIQ.
PUBLIQ merupakan perusahaan nirlaba yang menggunakan blockchain untuk menciptakan media terdesentralisasi. PUBLIQ.network menggunakan blockchain pribadi berdasarkan algoritma dari modifikasi Proof-of-Stake (PoS).
Salah satu tujuannya adalah untuk memberikan kebebasan kepada penulis untuk mempublikasikan konten mereka tanpa adanya intervensi. Sebagai bonus, teknologi blockchain membantu penulis mempertahankan hak cipta dan memonetisasi karya mereka.
Keunggulan lainnya dari PUBLIQ ialah konten tidak disimpan di situs terpusat yang rentan terhadap serangan siber, melainkan dalam akumulator terdesentralisasi.
Seluruh konten yang telah dipublikasikan PUBLIQ tidak bisa diubah. Blockchain secara otomatis menyimpan informasi akun, transaksi, dan metadata konten.
Ilustrasi blockchain.
Berdasarkan whitepaper PUBLIQ, teknologi ini bisa memberikan transparasi dalam proses penerbitan sebuah konten mengingat semua data penulis tersimpan di blockchain. Diharapkan pembuatan konten palsu juga bisa dicegah karena semua informasi tentang apapun yang diterbitkan akan disimpan di blockchain.
PUBLIQ juga memperkenalkan mata uang kripto dengan koin PBQ. Bukan untuk pembayaran online, PBQ berfungsi untuk membagi pendapatan dari pengiklan kepada para penulis.
Pendiri dan CEO PUBLIQ, Gagik Yeghiazarian, mengatakan PUBLIQ terintegrasi dengan dua exchange, yakni Centralized Exchange (CEX) dan Decentralized Exchange (DEX).
Dalam CEX, mata uang fiat dan mata uang kripto bisa dikonversi ke PBQ dan begitu pula sebaliknya. Sementara DEX membantu mengkonversi PBQ ke mata uang kripto lainnya sesuai keinginan pemangku kepentingan.
Bagaimana cara kerja PUBLIQ?
Validator akan menambang PBQ baru dan memberikan informasi jika sebuah artikel telah diimpor ke blockchain.
Lalu informasi itu masuk ke seeder yang menggunakan hard disk untuk menyimpan konten PUBLIQ. Konten tersebut kemudian didistribusikan melalui situs berita.
Situs tidak dapat mengubah informasi apapun di dalam konten, tetapi bisa memfilter konten yang ingin ditampilkan untuk pembacanya berdasarkan topik, tanggal, serta jumlah like.
Setelah konten diterbitkan, pengiklan bisa memasang iklan dan membayar dalam PBQ yang kemudian didistribusikan ke semua pihak yang terlibat, yakni penulis, seeder, dan validator.
Ilustrasi blockchain. Foto: Pixabay.
Salah satu keuntungan dari sistem ini ialah, siapapun yang ingin menerbitkan artikel tidak perlu berkerja sama dengan jurnalis atau perusahaan media.
Mereka hanya perlu membuka situs sendiri dan mempublikasikan apapun yang diinginkan dalam bahasa dan topik apapun.
Blockchain dinilai bisa menjadi jawaban untuk mendorong kemajuan industri media di masa depan dengan memungkinkan adanya pembayaran bagi penulis, menyediakan iklan digital, dan melakukan validasi hak cipta.
Sejumlah blockchain telah memulainya. Mereka siap mengembalikan kekuatan jurnalis melalui tulisan-tulisannya, serta menghilangkan kepentingan eksternal.
Proyek ini tak hanya fokus pada cara mendapat uang dan cara menggaet pembaca, tetapi juga untuk menghidupkan kembali jurnalisme yang telah menghadapi krisis dalam beberapa tahun terakhir.
Diharapkan teknologi blockchain bisa memperbaiki kepercayaan masyarakat kepada jurnalisme. Optimisme ini tentunya bisa menciptakan lingkungan terdesentralisasi yang menandai awal dari era baru jurnalisme.
Tobias Adrian, Penasihat Finansial dan Direktur Departemen Pasar Modal dan Moneter IMF, berkata IMF mulai memerhatikan India dan mengidentifikasi regulasi kripto sebagai isu prioritas dalam jangka menengah bagi negara tersebut.
Seiring kripto menjadi kian populer dan meluas sebagai alternatif bagi bentuk pembayaran tradisional, pemerintah dan organisasi di seluruh dunia berusaha menerapkan kendali ketat atas bentuk aset baru tersebut. Salah satunya adalah IMF.
Finbold melaporkan, pada acara pertemuan tahunan IMF, Adrian berkata pandangan IMF terhadap India termasuk positif secara keseluruhan.
Ia menjelaskan, “Saya pikir ada banyak peluang dan pertumbuhan dalam ekonomi India yang mulai bergairah. Ada pemulihan dan minat tinggi terhadap peluang pertumbuhan dan perkembangan baru.”
Soal agenda IMF bagi India, Adrian menekankan regulasi kripto adalah prioritas tinggi ketika terkait isu struktural jangka menengah yang harus diselesaikan oleh India dalam waktu dekat.
Menurut Adrian, hal tersebut sedang dilaksanakan secara global.
“Di dalam dewan stabilitas keuangan, kami mencoba membuat standar global bagi regulasi aset kripto. Saya pikir hal itu penting untuk diadopsi oleh India,” kata Adrian.
Ia menambahkan, India telah mengubah pajak terhadap aset kripto belum lama ini dan mengenakan pajak 30 persen terhadap keuntungan penjualan kripto. Menurutnya, kebijakan itu adalah langkah yang bagus.
Sementara itu, Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman mendesak kesepakatan terkait penanganan kripto. Ia menyoroti potensi penyalahgunaan uang digital bagi pencucian uang dan pendanaan terorisme.
“Regulasi memakai teknologi adalah satu-satunya solusi. Regulasi itu harus canggih dan tidak tertinggal teknologi serta harus berada di atasnya,” kata Sitharaman.
Menurutnya, tidak mungkin satu negara menyelesaikannya sendiri. Semua negara harus bekerjasama menangani regulasi bagi aset kripto.
Menjawab kekhawatiran Sitharaman, Direktur Manajemen IMF Kristalina Georgieva berkata pihaknya akan meningkatkan usaha terkait kripto di India.
IMF akan fokus kepada resiko keamanan siber, regulasi uang digital privat, dan interoperabilitas bagi uang digital bank sentral (CBDC).
Laporan terbaru dari IMF memberikan peringatan terhadap aset kripto. IMF menyebut, penggunaan kripto lebih tinggi di negara-negara dengan tingkat korupsi tinggi dan pengendalian keuangan yang ketat.
Kendati demikian, IMF tidak setuju terhadap pelarangan kripto dan menginginkan regulasi lebih ketat. [ed]
Market aset kripto tampaknya sedang tidak baik-baik saja. Selain Bitcoin, volume perdagangan Ethereum pun dilaporkan turun pada kuartal I 2022. Apa penyebabnya?
Dikutip Be[In]Crypto, akibat adanya tren bearish di pasar kripto, volume perdagangan Ethereum selama kuartal pertama 2022 lebih rendah daripada saat kuartal pertama 2021. ETH masih terus diperdagangkan di bawah harga $ 4.000 pada April 2022, meski pasar kripto sudah perlahan-lahan mulai pulih.
Minat Investor Terhadap Ethereum Turun
Menurut laporan Be[In]Crypto Research, minat investor pada Ethereum mengalami penurunan selama kuartal pertama 2022. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar nomor 2 ini hanya mencatatkan volume perdagangan sekitar $ 1,34 triliun.
Angka tersebut turun 54% bila dibandingkan dengan angka di periode Januari hingga Maret 2021, yang berada di area $ 2,94 triliun.
Padahal saat Januari 2021, volume perdagangan ETH sebesar $ 1,18 triliun, dengan level tertinggi harian kurang lebih $ 60 miliar. Sementara itu, di bulan Januari 2022, volume perdagangan ETH berada di angka $ 491 miliar dan level tertinggi hariannya sekitar $ 28 miliar.
Turunnya minat investor tercermin dari perdagangan ETH untuk stablecoin Tether (USDT) agar menghindari persentase kerugian yang tinggi, dapat dikatakan sebagai penyebab penurunan volume perdagangan Ethereum.
Be[In]Crypto Research juga melaporkan minat investor pada Bitcoin (BTC) juga alami penurunan tajam pada kuartal pertama tahun 2022. Volume perdagangan BTC pada kuartal pertama tahun 2022 masih di bawah dua setengah kali kuartal pertama tahun 2021.
Volume perdagangan yang dicatat untuk Bitcoin selama kuartal pertama tahun ini adalah sekitar $ 2,42 triliun. Ini adalah penurunan 60% dalam volume perdagangan yang tercatat antara Januari dan Maret 2021 sekitar $ 6,02 triliun.
Be[In]Crypto melaporkan tren bearish di pasar crypto secara keseluruhan menyebabkan penurunan volume perdagangan harian dan terutama dapat dikaitkan dengan penurunan minat investor terhadap Bitcoin.