Author: 23

  • Bitcoin dan Peranannya dalam Politik Global

    Bitcoin telah menjadi entitas yang memainkan peran sentral dalam peta politik global, memperkenalkan paradigma baru dalam interaksi ekonomi di tingkat internasional. Sebagai mata uang digital yang terus berkembang.

    Bitcoin tidak hanya menciptakan revolusi dalam cara kita memahami nilai dan keuangan, tetapi juga membawa implikasi mendalam pada diplomasi dan kebijakan nasional di seluruh dunia. 

    Dalam era di mana perbatasan semakin kabur, peranannya dalam politik global menjadi pusat perdebatan, memunculkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap geopolitik, stabilitas ekonomi nasional, dan dinamika hubungan internasional. 

    Melalui penelusuran kompleks ini, kita dapat memahami lebih baik bagaimana Bitcoin, sebagai fenomena ekonomi digital, membentuk wajah baru dalam panggung politik global.

    Pengantar Bitcoin: Mata Uang Digital di Era Modern

    Bitcoin memperkenalkan kita pada pergeseran fundamental dalam konsep uang di era modern. Sebagai mata uang digital pionir, Bitcoin telah menjadi arsitek utama dalam mendorong perubahan paradigma dalam cara kita bertransaksi dan menyimpan nilai. 

    Pada tahap berikutnya, kita akan menjelajahi bagaimana Bitcoin memainkan peran integral dalam geopolitik ekonomi digital, menciptakan dinamika baru dalam peta politik global. 

    Keunikan Bitcoin sebagai entitas lintas batas dan tidak terpusat memberikan tantangan baru dalam konteks hubungan antarnegara dan diplomasi ekonomi.

    Baca juga: Bitcoin Halving Dekati Hitung Mundur 100 Hari, Dampak Harga BTC?

    Geopolitik Ekonomi Digital: Bagaimana Bitcoin Mempengaruhi Peta Politik Global

    Ketika kita beralih ke bahasan tentang transformasi ekonomi, gambaran lengkap mengenai dampak Bitcoin pada sistem keuangan dunia mulai terungkap. Munculnya teknologi blockchain sebagai dasar bagi Bitcoin tidak hanya menyentuh aspek finansial, tetapi juga menciptakan ekosistem yang transparan dan terdesentralisasi. 

    Transformasi ini tidak hanya menciptakan tantangan regulasi, tetapi juga memunculkan peluang baru dalam hal inklusi keuangan global dan akses lebih luas terhadap sistem keuangan.

    Transformasi Ekonomi: Dampak Bitcoin pada Sistem Keuangan Dunia

    Dalam kajian lebih lanjut, penting untuk menyoroti bagaimana adaptasi terhadap teknologi Bitcoin dan mata uang kripto lainnya menjadi faktor penting dalam perencanaan kebijakan ekonomi nasional. 

    Sementara beberapa negara bersikap proaktif, yang lain mungkin menghadapi dilema dalam menanggapi perubahan mendalam ini. Secara keseluruhan, pengantar, geopolitik, dan transformasi ekonomi Bitcoin membentuk narasi kompleks yang tidak hanya merefleksikan pergeseran keuangan, tetapi juga menjadi katalisator bagi pertanyaan mendalam tentang masa depan ekonomi global.

    Kebijakan Nasional dan Bitcoin: Tantangan dan Peluang

    Kebijakan Nasional dan Bitcoin menjadi fokus dalam konteks tantangan dan peluang yang muncul seiring dengan pertumbuhan dan adopsi mata uang kripto. Negara-negara di seluruh dunia harus mempertimbangkan pendekatan yang cermat terhadap regulasi Bitcoin, karena sifatnya yang tidak terpusat dan potensinya untuk mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional. 

    Beberapa negara mungkin melihat Bitcoin sebagai peluang untuk meningkatkan inovasi keuangan dan menarik investasi, sementara yang lain mungkin menghadapi dilema terkait potensi risiko keamanan dan ketidakstabilan finansial yang mungkin timbul dari adopsi yang terlalu cepat.

    Diplomasi Digital: Hubungan Internasional dalam Dunia Kripto

    Diplomasi Digital memasuki ranah baru dengan munculnya dunia kripto. Negosiasi dan kerjasama antarnegara tidak hanya terbatas pada masalah politik dan ekonomi konvensional, tetapi juga mencakup perbincangan terkait regulasi dan standar untuk teknologi blockchain dan mata uang kripto. 

    Keberhasilan diplomasi digital dalam dunia kripto memerlukan keseimbangan yang hati-hati antara mendukung inovasi dan melindungi kepentingan nasional. Kerjasama internasional dapat menjadi kunci dalam menanggapi tantangan bersama dan menciptakan landasan yang stabil untuk pertumbuhan ekonomi digital global.

    Regulasi Global: Upaya Menyelaraskan Penggunaan Bitcoin di Tingkat Internasional

    Regulasi Global memunculkan perdebatan penting tentang bagaimana mengelola penggunaan Bitcoin di tingkat internasional. Seiring pertumbuhan ekosistem kripto, upaya untuk menyelaraskan regulasi dan kebijakan menjadi semakin mendesak. 

    Negara-negara dan lembaga internasional harus berkolaborasi untuk mengembangkan kerangka kerja yang seimbang antara memberikan keleluasaan untuk inovasi dan melindungi konsumen serta mencegah aktivitas ilegal. 

    Tantangan regulasi global menciptakan panggung di mana pemangku kepentingan harus beradaptasi dengan cepat untuk mengelola perkembangan cepat dalam dunia kripto, menciptakan landasan yang aman dan dapat diandalkan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

    Keamanan dan Ancaman: Implikasi Keamanan Nasional dari Pertumbuhan Bitcoin

    Keamanan dan Ancaman terkait dengan pertumbuhan Bitcoin menjadi isu yang mendalam dan memerlukan evaluasi cermat, terutama dalam konteks implikasi terhadap keamanan nasional. 

    Sifat anonim dan terdesentralisasi dari transaksi Bitcoin telah menarik perhatian pihak berkepentingan terkait potensi penggunaan mata uang kripto untuk kegiatan ilegal, termasuk pencucian uang dan pendanaan teroris. 

    Sementara Bitcoin menjanjikan tingkat keamanan dan kebebasan finansial, ketidaktransparan yang inheren dalam beberapa transaksi dapat menimbulkan tantangan baru dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum. 

    Dalam menghadapi kompleksitas ini, pemerintahan nasional harus merancang kebijakan keamanan yang efektif dan seimbang untuk memitigasi risiko sambil mendukung inovasi di ruang mata uang kripto.

    Proyeksi Masa Depan: Bagaimana Peran Bitcoin akan Berkembang dalam Politik Global

    Ketika kita melihat Proyeksi Masa Depan, peran Bitcoin dalam politik global diprediksi untuk terus berkembang dengan dinamika yang semakin kompleks. Meskipun masih ada ketidakpastian tentang bagaimana regulasi akan berkembang dan bagaimana negara-negara akan menanggapi pertumbuhan ekosistem kripto, Bitcoin telah menjadi pemain utama dalam mendorong perubahan pada tingkat global. 

    Proyeksi ini melibatkan pertimbangan tentang bagaimana mata uang kripto dapat diintegrasikan ke dalam sistem keuangan global, apakah sebagai komplementer atau potensi pengganti mata uang fiat tradisional. 

    Selain itu, peran Bitcoin dalam mendukung inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi di negara-negara berkembang dapat menjadi faktor penting dalam membentuk arah politik global. 

    Dengan teknologi yang terus berkembang dan pergeseran paradigma keuangan global, proyeksi masa depan Bitcoin menciptakan landasan penting untuk memahami bagaimana dunia akan merespon evolusi ini di ranah politik dan keamanan internasional.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto dan Velo Menggebrak Dunia Kripto Kasih Hadiah Rp 150 Juta!

    Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto nomor 1 di Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan Velo Labs, salah satu pemain utama di dunia kripto dan web3 asal Thailand. Kolaborasi ini menandakan babak baru bagi ekosistem kripto di Asia Tenggara, dengan memperkenalkan proyek revolusioner Velo Labs kepada basis pengguna Tokocrypto yang masif di Indonesia.

    Velo Labs, platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) terdepan, menghadirkan transfer aset tanpa batas dan penerbitan kredit digital melalui token utilitas VELO. Berbasis pada blockchain Stellar yang terkenal dengan kecepatan dan skalabilitasnya, VELO siap menggebrak industri kripto.

    Integrasi VELO di platform Tokocrypto akan mempermudah akses dan mendorong adopsi kripto yang lebih luas di Indonesia dan Asia Tenggara. Token VELO telah resmi terdaftar (listing) di platform Tokocrypto dengan pasangan perdagangan USDT dan IDR (VELO/USDT & VELO/IDR). Perdagangan atau trading VELO sudah dapat dilakukan sejak 18 Januari 2024.

    Lebih dari Sekadar Listing

    CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, menyatakan, “Kemitraan dengan Velo bukan sekadar langkah maju bagi Tokocrypto, tetapi lompatan besar bagi ekosistem kripto di Indonesia. Kami berkomitmen untuk menghadirkan inovasi kripto yang revolusioner dan mendorong pertumbuhan ekosistem ini. Ke depannya, kami akan terus memperkenalkan proyek-proyek kripto lokal dan global inovatif lainnya untuk mendukung perkembangan blockchain dan kripto.

    Pasar kripto saat ini menunjukkan dinamika yang sangat positif, ditandai dengan sentimen optimisme yang meluas di kalangan investor. Kondisi pasar yang bullish mendorong investor untuk terus mencari peluang-peluang baru yang menjanjikan. 

    Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.
    Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.

    Baca juga: Harga Token ENS Naik 13%, Pasca Kolaborasi dengan GoDaddy

    Di tengah tren positif ini, muncul kesempatan emas untuk memperkenalkan solusi inovatif seperti VELO, yang diharapkan dapat memanfaatkan momentum yang sedang berlangsung untuk memberikan nilai tambah yang signifikan bagi ekosistem kripto secara keseluruhan.”

    Menangkan Hadiah Rp 150 Juta di Kompetisi Trading VELO!

    Dalam rangka peluncuran VELO, Tokocrypto mengadakan kompetisi trading “Tanding Trading” dengan total hadiah fantastis senilai Rp 150 juta! Syaratnya mudah, cukup menjadi pengguna Tokocrypto yang telah lolos verifikasi KYC (Know Your Customer) level 1 dan melakukan trading untuk pasangan IDR, TKO dan VELO. Extra reward untuk 100 user yang berhasil mendapatkan volume trading dan transaksi tertinggi pada pasangan VELO token. Untuk lebih lengkapnya bisa baca ketentuan dan syaratnya di sini.

    VELO, token yang diterbitkan di Stellar Network, menawarkan transaksi cepat dan murah. VELO bertindak sebagai aset jembatan yang menghubungkan nilai aset tradisional dengan kredit digital 1:1 dengan mata uang fiat melalui Protokol Velo.

    VELO juga berperan sebagai jaminan untuk kredit digital dan aplikasi DeFi lainnya dalam ekosistem Velo Labs. VELO menghadirkan berbagai layanan seperti pengiriman uang lintas batas, pinjaman, pembayaran, dan poin loyalitas. Didirikan oleh Velo Labs, sebuah perusahaan milik konglomerat Asia Velo Holdings Group, VELO saat ini menempati posisi #607 di CoinMarketCap dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 529 miliar.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Token ENS Naik 13%, Pasca Kolaborasi dengan GoDaddy

    Penyedia domain web terbesar di dunia, GoDaddy, telah bermitra dengan layanan Ethereum Name Service (ENS). Kolaborasi ini cukup membuat harga token ENS melonjak tinggi hingga 13% pada Selasa (6/2) pagi.

    Secara khusus, kolaborasi ini menyediakan perantara antara domain web tradisional dan nama domain terdesentralisasi Web3 dan memungkinkan pengguna menggunakan domain web .eth dengan URL mereka tanpa biaya.

    Kolaborasi ini merupakan cerminan dari semakin berkembangnya simbiosis hubungan antara infrastruktur Web2 dan Web3. ENS, yang dikenal sebagai domain terdesentralisasi, memungkinkan seseorang mendaftarkan domain .eth untuk mendaftarkannya di blockchain.

    Domain ini membuat transaksi mata uang kripto lebih mudah dengan mengubah alamat dompet yang kompleks menjadi nama yang mudah dipahami. Dengan keterlibatan GoDaddy, pengguna kini dapat menghubungkan domain blockchain ini ke alamat situs web tradisional sehingga meningkatkan aksesibilitas serta kontrol pengguna atas identitas digital.

    Selain itu, kemitraan ini juga mengatasi masalah biaya bahan bakar yang mahal yang menghambat banyak orang untuk mentransfer domain mereka ke arsitektur ENS. Namun, dengan protokol kontrak pintar baru, resolusi domain menjadi jauh lebih cepat, dan oleh karena itu, pemegang domain DNS kini dapat menikmati tingkat kedaulatan diri yang lebih tinggi tanpa biaya tambahan.

    Meningkatkan Fungsi dan Keamanan Domain

    Namun, peningkatan ekosistem ENS dengan integrasi GoDaddy bukanlah satu-satunya kemajuan. Dalam upaya memperluas pasarnya, ENS menyaksikan integrasi Ether serupa dengan Unstoppable Domains, pesaing mapan dalam ruang domain Web3. Hal ini memungkinkan perolehan nama .eth dengan opsi pembayaran tambahan dan fungsionalitas administrasi domain yang ditingkatkan. Semua domain yang didaftarkan melalui saluran ini divalidasi oleh kontrak pintar ENS, memastikan konsistensi fungsional.

    Ilustrasi Ethereum Name Service (ENS). Sumber: Ethereum Name Service.
    Ilustrasi Ethereum Name Service (ENS). Sumber: Ethereum Name Service.

    Baca juga: Dari NEAR Sampai WLD: Kripto yang Wajib Dipantau Pekan Ini

    Selain itu, aliansi ini berada di tengah perdebatan tentang kekayaan intelektual dan inovasi dalam domain blockchain. Penolakan ENS untuk mematenkan inovasi teknologi di tangan Unstoppable Domains menunjukkan bahwa industri ini sangat kompetitif namun juga sangat kolaboratif.

    Namun demikian, Unstoppable Domains membenarkan permohonan paten strategisnya sebagai langkah yang akan memastikan kebebasan operasionalnya terlindungi dan dapat berinovasi dalam ekosistem domain Web3.

    Prospek Masa Depan dan Dampak Industri

    Kemitraan antara ENS dan GoDaddy adalah kunci konvergensi antara web tradisional dan teknologi web terdesentralisasi. Hal ini membuat penggunaan nama domain menjadi proses yang jauh lebih mudah, memfasilitasi penerimaan luas dari jenis nama domain ini karena dikaitkan dengan sistem blockchain. Seiring dengan pertumbuhan sektor ini, masa depan identitas digital dan pengelolaan kehadiran online akan ditentukan melalui usaha patungan tersebut.

    Selain itu, menggabungkan domain ENS melalui beberapa formulir pembayaran dan alat manajemen melalui platform, seperti yang ditawarkan oleh Unstoppable Domains, akan meningkatkan ekosistem. Hal ini memberi pengguna pendekatan yang mudah dan cara yang aman untuk mengelola domain Web3 mereka, yang menarik bagi orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan atau minat terhadap kripto.

    Pasca pengumuman tersebut, token Ethereum Name Service (ENS) melonjak ke level tertinggi harian $20,71 pada waktu berita ini dimuat, melonjak 13,20% dari level terendah 24 jam.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indonesia Crypto Outlook 2024: Membahas Terkini Industri Aset Kripto

    Pada tanggal 31 Januari 2024, The Club Djakarta Theater menjadi tuan rumah acara yang sangat dinanti-nantikan, yaitu “Indonesia Crypto Outlook 2024”. Acara ini berhasil menyatukan para pemimpin industri aset kripto, regulator, dan pemangku kepentingan terkait untuk membahas perkembangan industri aset kripto di Indonesia dan memaparkan berbagai inisiasi serta langkah konkret yang telah diambil oleh berbagai pihak.

    Mengungkap Potensi Aset Kripto di Indonesia

    Salah satu tujuan utama acara ini adalah untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang perkembangan terkini industri aset kripto di Indonesia. Para peserta acara dapat melihat bagaimana regulator seperti Bappebti dan OJK berkolaborasi dengan Asosiasi dan Pelaku Industri untuk mengatur dan mengembangkan ekosistem aset kripto di negara ini.

    Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi potensi industri aset kripto dan teknologi blockchain di Indonesia serta tantangannya. Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, memahami bagaimana teknologi ini mempengaruhi ekonomi Indonesia dan peluang serta tantangannya di tahun 2024 sangat penting.

    Trend Global dan Pencapaian Lokal

    Peserta acara juga dapat memperoleh wawasan tentang tren global dalam industri aset kripto dan bagaimana perkembangan pasar di Indonesia berkembang. Dengan pemikiran dari para pemimpin industri seperti CEO Binance, Richard Teng, CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, dan CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, para peserta bisa mengetahui perspektif berbeda tentang arah industri ini.

    Tidak hanya itu, acara ini juga memaparkan berbagai pencapaian Tokocrypto selama tahun 2023 dan rencana mereka untuk tahun 2024. Tokocrypto telah menjadi salah satu bursa kripto terkemuka di Indonesia, dan pengetahuan tentang pencapaiannya akan memberi pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan industri secara keseluruhan.

    Indonesia Crypto Outlook 2024
    Indonesia Crypto Outlook 2024. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Indonesia Crypto Outlook 2024, Inisiasi Tokocrypto untuk Industri Kripto

    Peluncuran Toko Token (TKO) “White Paper 4.0”

    Salah satu momen puncak dalam acara ini adalah peluncuran Toko Token (TKO) “Whitepaper 4.0” oleh Tim Transisi TKO Foundation. Ini adalah langkah yang signifikan dalam menggarap ekosistem aset kripto di Indonesia, dan whitepaper ini akan menjadi panduan untuk perkembangan lebih lanjut TKO.

    Daftar Pembicara yang Luar Biasa

    Indonesia Crypto Outlook 2024 menampilkan daftar pembicara yang sangat berpengalaman dan berwawasan luas dalam industri aset kripto, antara lain:

    1. Tirta Karma Senjaya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti.
    2. Richard Teng, CEO Binance.
    3. Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto.
    4. Wan Iqbal, CMO Tokocrypto.
    5. Aqsath Rasyid, CEO NoLimit.
    6. Robby, Ketua Umum ASPRAKINDO & ABI.
    7. Subani, Presiden Direktur CFX.
    8. Chung Ying Lai, Chief Executive Officer (CEO) D3 Labs.
    9. Aldi Adrian Hartanto, Managing Partner at Ascent Venture Group/MDI Ventures.
    10. Kevin Armanu, Crypto and Listing Lead.

    Dengan berbagai topik menarik yang dihadirkan oleh para pembicara ini, acara ini memberikan wawasan yang berharga kepada peserta tentang perkembangan terkini dalam dunia aset kripto di Indonesia dan di seluruh dunia.

    Galeri Foto

    Berikut adalah beberapa momen terbaik dari acara Indonesia Crypto Outlook 2024:

    Acara ini berhasil mencapai tujuannya untuk menggabungkan pemangku kepentingan aset kripto, membagikan wawasan tentang perkembangan terkini, serta merayakan pencapaian dan inisiatif dalam industri yang penuh potensi ini. Ini adalah langkah penting dalam memahami peran aset kripto dalam transformasi ekonomi Indonesia di tahun 2024 dan di masa depan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dari NEAR Sampai WLD: Kripto yang Wajib Dipantau Pekan Ini

    Dengan janji kekayaan yang tidak terbatas, pasar kripto terus memikat hati investor. Memasuki minggu pertama Februari 2024, sorotan tertuju pada sekelompok aset kripto yang wajib dipantau, termasuk Maverick Protocol (MAV), Worldcoin (WLD), dan NEAR Protocol (NEAR), dan lainnya.

    Menggali peluang emas di kancah kripto membutuhkan taktik yang matang dan presisi. Fyqieh Fachrur, Trader Tokocrypto, bersiap untuk membagikan wawasan mendalam tentang potensi kripto yang berkesempatan meraih kenaikan impresif hingga 21% dalam minggu ini.

    Fyqieh akan mengungkap dua metode analisis kripto: Analisis teknis dan fundamental.

    Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.
    Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 7 Alasan Mengapa Harga Bitcoin Bisa Capai Rp 1,5 M Pada Tahun 2025

    Metode Analisis Teknis

    Teknik ini mengandalkan data historis harga untuk meramal tren mendatang. Melalui analisis teknis, investor dapat mengeksplorasi pola harga, arah pasar, dan indikator teknis yang berperan dalam pergerakan nilai kripto.

    Metode Analisis Fundamental

    Sementara itu, analisis fundamental mendalami aspek-aspek ekonomi, finansial, dan industri yang berpotensi mempengaruhi pasar. Pendekatan ini melibatkan evaluasi berbagai elemen, dari update berita terkini hingga regulasi dan inovasi teknologi.

    Di era kripto yang serba cepat dan penuh ketidakpastian ini, kecerdasan dalam membuat keputusan dan kedalaman analisis menjadi kunci utama menuju kesuksesan. Jangan terburu-buru, alokasikan waktu untuk penelitian sebelum terjun ke pasar yang menantang ini.

    Untuk membantu Anda memanfaatkan kesempatan di pasar kripto, Fyqieh akan membagikan analisis detilnya secara eksklusif melalui Live Sinyal Obras di kanal Telegram resmi Tokocrypto, setiap Senin pukul 14.00 WIB.

    Dengan analisis dari Fyqieh, Anda akan lebih dilengkapi untuk mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang di pasar kripto. Ingat, analisis yang mendalam dan riset yang teliti adalah dasar penting sebelum memasuki pasar kripto yang kaya akan peluang ini.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Memahami Masa Depan Web3: Rangkuman AMA Tokocrypto x Tezos

    Tokocrypto mengadakan sesi AMA (Ask Me Anything) di Telegram yang menampilkan Athalia Neysa, Tezos Indonesian Market Lead, sebagai narasumber pada Kamis, 1 Februari 2024. AMA ini berfokus pada pengenalan dan diskusi mendalam tentang ekosistem Tezos, termasuk inisiatif dan peluang yang tersedia bagi komunitas Web3 di Indonesia. Berikut adalah rangkuman dari AMA tersebut:

    Pengenalan Tezos dan TZ APAC

    Athalia Neysa memulai dengan menjelaskan perannya di TZ APAC sejak tahun 2023, yang bertujuan mendukung startup, creator, dan proyek Web3 di Indonesia yang berbasis di Tezos. TZ APAC, sebagai bagian dari ekosistem Tezos di Asia Pasifik, berfokus pada pemberian dukungan maksimal kepada founder dan proyek Web3, menginisiasi kolaborasi penting di Indonesia sejak tahun 2023. Ini termasuk kolaborasi dengan Gaspack untuk strategi Web3 Susu Ultra Milk dan partisipasi dalam program NFT Lab Bentara Budaya Kompas Gramedia.

    Inisiatif dan Kolaborasi

    Dalam AMA, Athalia menyampaikan beberapa kolaborasi dan inisiatif TZ APAC di Indonesia dan regional. Di Indonesia, TZ APAC berkolaborasi dengan Gaspack dan Bentara Budaya Kompas Gramedia. Secara regional, ada peluncuran game Coin Blast di Tezos dan kerjasama dengan platform seperti Objkt.com dan fxhash untuk memajukan ekosistem NFT. Selain itu, program accelerator TZ APAC, Fortify Labs, mendukung startup Web3 di Asia Pasifik dengan fokus pada pengembangan MVP dan strategi go-to-market.

    logo tezos
    Ilustrasi aset kripto Tezos. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Apa Itu Tezos (XTZ)?

    Q&A Session dengan Komunitas

    AMA ini juga mencakup sesi tanya jawab di mana Athalia menjawab pertanyaan dari komunitas tentang program accelerator Web3 TZ APAC, dukungan untuk startup yang membangun di ekosistem Tezos, dan peluang bagi developer Web3 Indonesia. Kriteria untuk bergabung dengan program accelerator meliputi fokus pada startup yang sudah melampaui fase ideasi dan siap membangun MVP mereka.

    Dukungan untuk Startup Web3

    Athalia menekankan pentingnya dukungan lengkap dari TZ APAC, termasuk pengembangan bisnis, pemasaran, dan mentorship, bagi startup yang membangun proyek Web3 di Tezos. TZ APAC menawarkan program yang dirancang untuk memberikan dampak besar, memberikan perhatian penuh pada setiap startup yang terlibat.

    Kesempatan bagi Developer Web3 Indonesia

    AMA ini juga menyoroti peluang bagi developer Web3 Indonesia untuk mengembangkan ide mereka dengan teknologi blockchain Tezos, termasuk peluncuran rollup yang kompatibel dengan EVM, Etherlink, yang memungkinkan penggunaan bahasa pemrograman Solidity dan integrasi dengan dompet Ethereum seperti MetaMask.

    Kesimpulan

    AMA Tokocrypto dengan Athalia Neysa memberikan wawasan mendalam tentang ekosistem Tezos, inisiatif TZ APAC di Indonesia dan Asia Pasifik, serta peluang yang tersedia bagi komunitas Web3. Dengan fokus pada dukungan untuk startup dan developer, Tezos menunjukkan komitmennya untuk memajukan inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem blockchain.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 7 Alasan Mengapa Harga Bitcoin Bisa Capai Rp 1,5 M Pada Tahun 2025

    Bitcoin (BTC), kripto dengan market cap terbesar siap mengalami lonjakan yang luar biasa, menurut prediksi harga para analis. Sejumlah faktor dapat mendorong harga Bitcoin melebihi US$ 100.000 atau sekitar Rp 1,5 miliar pada kenaikan harga 2024-2025. Oleh karena itu, berikut ulasan komprehensif mengenai 7 alasan mengapa harga Bitcoin bisa mencapai Rp 1,5 miliar pada tahun 2025, seperti dilaporkan Coingape.

    Keterlibatan Institusional Melalui ETF Bitcoin Spot

    Pemain institusional secara aktif menggunakan BTC melalui ETF Bitcoin Spot. Saat ini, 3,3% dari total pasokan Bitcoin disimpan dalam dana ini. Selain itu, lembaga keuangan besar seperti BlackRock secara konsisten memperluas kepemilikan BTC di ETF mereka. Masuknya modal institusional ini tidak hanya memberikan kredibilitas pada Bitcoin tetapi juga menyuntikkan likuiditas yang signifikan ke pasar sekaligus meningkatkan kelangkaan, sehingga mendorong kenaikan harganya.

    Korelasi Historis Harga Bitcoin dengan Peristiwa Halving

    Kinerja historis harga Bitcoin setelah peristiwa halving adalah tren yang menarik untuk diperhatikan. Dengan hanya 48 hari tersisa hingga halving berikutnya pada tahun 2024, ekspektasinya tinggi. Meneliti data historis mengungkap pengaruh besar peristiwa Halving di masa lalu terhadap harga Bitcoin. Pada tahun 2012, setelah halving, harga Bitcoin melonjak dari US$ 12 menjadi US$ 1.200.

    Tren Harga Historis Menyarankan Bitcoin Bisa Melampaui $100,00 Setelah Dibelah Dua, Sumber: Analisis Komunitas TradingView.
    Tren Harga Historis Menyarankan Bitcoin Bisa Melampaui $100,00 Setelah Dibelah Dua, Sumber: Analisis Komunitas TradingView.

    Baca juga: 10 Pilihan Altcoin Teratas untuk Dibeli di Bulan Februari!

    Halving tahun 2016 menyaksikan lonjakan dari US$ 650 menjadi US$ 19.000 yang belum pernah terjadi sebelumnya, menandai puncak harga Bitcoin sebelum dimulainya ‘Crypto Winter’ yang terkenal itu. Demikian pula, halving Bitcoin pada tahun 2020 memicu lonjakan yang luar biasa, mendorong harga dari US$ 9.000 ke rekor tertinggi di atas US$ 68.000. Halving yang akan terjadi yang akan mengurangi imbalan penambangan dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC diperkirakan akan mengikuti tren ini karena akan menimbulkan kelangkaan di pasar.

    Adopsi Perusahaan Didorong oleh Peraturan FASB

    Katalis baru-baru ini yang mendorong adopsi Bitcoin oleh perusahaan adalah aturan Financial Accounting Standards Board (FASB). Aturan ini telah mendorong perusahaan untuk memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan mereka, mengakui propertinya sebagai penyimpan nilai dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Ketika perusahaan mendiversifikasi portofolionya, Bitcoin semakin menjadi aset strategis.

    Bank Sentral Mengadopsi Bitcoin Untuk Lindung Nilai Inflasi Fiat

    Di panggung global, banyak negara dan bank sentral beralih ke Bitcoin sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Keputusan berani El Salvador untuk mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah menunjukkan tren ini. Selain itu, ketika mata uang fiat tradisional menghadapi tantangan, Bitcoin muncul sebagai aset strategis untuk menjaga potensi devaluasi mata uang nasional. Peningkatan adopsi pasti dapat membantu meningkatkan nilainya.

    Perkiraan Pemotongan Suku Bunga Fed Dapat Mendorong Harga Bitcoin Tinggi

    Federal Reserve diperkirakan akan menerapkan penurunan suku bunga pada bulan Juni tahun ini. Seiring dengan perubahan kebijakan suku bunga The Fed, investor diperkirakan akan semakin mencari penyimpan nilai alternatif. Bitcoin, dengan sifatnya yang terdesentralisasi dan pasokannya yang terbatas, menonjol sebagai aset alternatif yang menarik.

    Pasalnya, meminjam modal akan lebih murah dari sudut pandang investasi. Oleh karena itu, investor dapat memanfaatkan peluang untuk berinvestasi pada aset berisiko tinggi seperti mata uang kripto. Selain itu, Bitcoin sebagai mata uang digital terbesar telah memperoleh kredibilitas yang signifikan dari waktu ke waktu, yang dapat meningkatkan adopsi Bitcoin jika terjadi penurunan suku bunga The Fed.

    Bitcoin Sebagai Lindung Nilai Inflasi

    Daya tarik Bitcoin sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi terus meningkat. Tidak hanya investor negara atau institusi tetapi investor individu juga mencari cara untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi. Sifat Bitcoin yang terdesentralisasi dan pasokannya yang terbatas menjadikannya pilihan yang menarik untuk menjaga kekayaan dalam menghadapi tantangan inflasi. Hal ini akan menyebabkan peningkatan arus masuk, yang berdampak positif pada harga BTC.

    Harga Bitcoin Diharapkan Mencerminkan Tindakan Emas Setelah Peluncuran ETF Tahun 2003

    Bitcoin Spot ETF diperkirakan akan menyuntikkan miliaran dolar ke pasar, mencerminkan dampak yang terlihat pada Emas. Peningkatan likuiditas akibat ETF kemungkinan akan meningkatkan permintaan Bitcoin. Hal ini berpotensi mendorong harganya menjadi lebih dari US$ 100.000 pada tahun depan jika hal ini serupa dengan pergerakan harga Emas pada tahun 2003.

    Grafik Harga Emas 25 Tahun, Sumber: Bullion By Post.
    Grafik Harga Emas 25 Tahun, Sumber: Bullion By Post.

    Baca juga: Bitcoin vs Ethereum: Mana yang Lebih Berpotensi Tumbuh?

    Pada tanggal 28 Maret 2003, ETF Emas pertama, Gold Bullion Securities, diluncurkan di Bursa Sekuritas Australia. Pada saat itu, Emas dihargai US$ 330,30 per ons. Dalam setahun, nilainya melonjak menjadi $421,25 oz, menunjukkan peningkatan lebih dari 27% dari tahun ke tahun, menurut Bullion by Post. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tren saat ini karena harga Emas naik 13% pada tahun 2023.

    Lonjakan lebih dari US$ 54,000 akan segera terjadi, yang mewakili peningkatan 27% dari nilai saat ini sekitar US$ 43.000. Selain itu, nilainya bisa berlipat ganda dari level ini dan melonjak melampaui US$ 100.000 seperti yang diprediksi oleh beberapa entitas terkemuka seperti Standard Chartered akhir-akhir ini. Selain itu, faktor-faktor lain seperti halving Bitcoin dan penurunan suku bunga The Fed dapat menjadi katalis yang sangat berharga dalam mendorong reli.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Itu Aset Kripto AltLayer (ALT)?

    AltLayer adalah protokol terbuka dan terdesentralisasi untuk rollup yang bertujuan untuk memberikan peningkatan keamanan, desentralisasi, interoperabilitas, dan penyelesaian cepat pada rollup yang ada. Ini memperkenalkan konsep baru Rollup yang Diulang Ulang, yang menggabungkan kemudahan memutar rollup menggunakan tumpukan rollup populer dengan kekuatan mekanisme pengambilan ulang EigenLayer.

    Bagaimana Cara Kerja AltLayer (ALT)?

    Inovasi inti AltLayer adalah pengenalan Rollup yang Diulang Ulang. Rollup ini pada dasarnya adalah kumpulan tiga Layanan Validasi Aktif (AVSes) yang terintegrasi secara vertikal yang dibuat sesuai permintaan untuk rollup tertentu. AVSe ini menawarkan verifikasi kebenaran status rollup, penyelesaian yang lebih cepat, dan pengurutan yang terdesentralisasi.

    Selain itu, AltLayer juga menawarkan landasan peluncuran RaaS tanpa kode serbaguna yang memungkinkan pengembang membuat rollup khusus dalam hitungan menit. Produk RaaS mendukung beberapa rantai, mesin virtual, rollup SDK, layanan pengurutan, dan lapisan ketersediaan data.

    AltLayer juga memperkenalkan konsep ephemeral rollup, yaitu rollup dengan sumber daya yang sangat optimal yang dirancang untuk dApps yang mengharapkan lonjakan permintaan. Rollup ini dapat diputar dengan cepat, digunakan sesuai kebutuhan, dan kemudian dibuang, memberikan manfaat dari rollup khusus aplikasi dan Layer 1 untuk tujuan umum.

    Dengan inovasi ini, AltLayer menghadirkan sistem dengan verifikator dan sequencer yang benar-benar terdesentralisasi, pengurangan waktu penyelesaian transaksi, interoperabilitas yang kuat, dan tingkat fleksibilitas penyesuaian yang relatif tinggi.

    AltLayer akan mengirimkan token ALT ke pengguna awal dan pendukungnya. Token ALT adalah token utilitas asli ekosistem AltLayer. Ini memiliki beberapa tujuan:

    • Obligasi ekonomi: Pemegang token ALT dapat mempertaruhkan token mereka untuk berpartisipasi dalam mekanisme konsensus dan mendapatkan imbalan karena mengamankan jaringan. Taruhannya akan berkurang saat mendeteksi aktivitas jahat.
    • Tata Kelola: Pemegang token ALT memiliki hak suara yang mengatur pengembangan dan pengoperasian protokol.
    • Biaya: Biaya transaksi, biaya penyimpanan, dan layanan lain dalam ekosistem AltLayer dibayarkan dalam token ALT dan operator akan menerima sebagian darinya sebagai insentif mereka.

    Token ALT

    Ilustrasi AltLayer (ALT). Sumber: AltLayer.
    Ilustrasi AltLayer (ALT). Sumber: AltLayer.

    Baca juga: Mengenal Jupiter (JUP): Aset Kripto Terkini yang Patut Diperhatikan

    Token ALT adalah token utilitas yang digunakan untuk menjalankan protokol AltLayer. Pemegang token ALT dapat:

    • Berpartisipasi dalam tata kelola protokol.
    • Membayar biaya transaksi.
    • Mendapatkan hadiah staking.

    Airdrop ALT: AltLayer meluncurkan airdrop token ALT senilai Rp1,5 triliun pada bulan Januari 2024. Airdrop ini didistribusikan kepada anggota komunitas yang memenuhi syarat.

    Potensi AltLayer

    AltLayer memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu platform blockchain terdepan di masa depan. Teknologi inovatifnya dapat membantu mengatasi masalah skalabilitas yang dihadapi oleh blockchain tradisional dan membuka jalan untuk adopsi Web3 yang lebih luas.

    Keunggulan AltLayer (ALT)

    AltLayer (ALT) menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan dengan platform blockchain lainnya:

    • Skalabilitas Tinggi: AltLayer mampu menangani jutaan transaksi per detik, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan blockchain tradisional. Hal ini dicapai dengan menggunakan teknologi restaked rollups yang memproses transaksi secara paralel di luar main chain.
    • Keamanan Terjamin: Mekanisme restaked rollups dan konsensus Proof-of-Stake (PoS) memastikan keamanan jaringan yang tinggi. Restaked rollups meningkatkan keamanan dengan memverifikasi kembali transaksi di main chain, dan PoS memberikan insentif bagi para validator untuk menjaga keamanan jaringan.
    • Efisiensi Biaya: Biaya transaksi di AltLayer jauh lebih rendah dibandingkan dengan blockchain lainnya. Hal ini karena AltLayer menggunakan mekanisme konsensus PoS yang lebih hemat energi dibandingkan dengan mekanisme Proof-of-Work (PoW) yang digunakan oleh beberapa blockchain tradisional.
    • Desentralisasi: AltLayer tidak dikendalikan oleh satu pihak, melainkan oleh komunitas global. Hal ini memastikan bahwa platform tidak dapat dimanipulasi oleh pihak manapun.
    Ilustrasi AltLayer (ALT). Sumber: AltLayer.
    Ilustrasi AltLayer (ALT). Sumber: AltLayer.

    Tokenomics ALT

    Total Supply: 10 miliar ALT

    Distribusi:

    • 40% untuk komunitas
    • 30% untuk tim AltLayer
    • 20% untuk investor
    • 10% untuk pengembangan ekosistem

    Alokasi Token:

    • 50% dialokasikan untuk staking
    • 30% dialokasikan untuk liquidity pools
    • 20% dialokasikan untuk pengembangan protokol

    Manfaat Staking:

    • Pemegang ALT dapat stake token mereka untuk mendapatkan hadiah.
    • Staking membantu mengamankan jaringan.
    • Staking meningkatkan peluang untuk mendapatkan airdrop dan hadiah lainnya.

    Kesimpulan

    AltLayer adalah aset kripto yang menjanjikan dengan potensi besar untuk merevolusi skalabilitas Web3. Platform ini menawarkan solusi inovatif yang dapat membantu mengatasi masalah skalabilitas yang dihadapi oleh blockchain tradisional dan membuka jalan untuk adopsi Web3 yang lebih luas.

    AltLayer menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan dengan platform blockchain lainnya, termasuk skalabilitas tinggi, keamanan terjamin, efisiensi biaya, dan desentralisasi. Tokenomics ALT dirancang untuk mendorong partisipasi komunitas dan pengembangan ekosistem.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Eksplorasi Lebih Mendalam Tentang Radiant Capital (RDNT)

    Radiant Capital adalah sebuah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang bertujuan untuk mengintegrasikan likuiditas dari berbagai blockchain. Dalam upaya ini, mereka telah mengembangkan sejumlah fitur inovatif yang menghubungkan likuiditas dan menciptakan insentif yang lebih kuat antara protokol dan pengguna.

    Apa Itu Radiant?

    Radiant pertama kali meluncurkan platform peminjaman mereka pada bulan Juli 2022 dan menjadi salah satu platform DeFi pertama yang menggunakan Arbitrum. Sejak itu, Radiant telah berkembang menjadi protokol pasar uang yang mendukung berbagai blockchain dengan total kapitalisasi pasar lebih dari $750 juta.

    Salah satu fitur utama dari Radiant V2, yang diluncurkan pada bulan Maret 2023, adalah kemampuannya untuk beroperasi di berbagai blockchain, termasuk Arbitrum, Ethereum Mainnet, dan BNB Chain. Ini membuatnya menjadi salah satu pasar peminjaman terbesar di Arbitrum dan kedua terbesar di BNB Chain.

    Selain interoperabilitas yang canggih, Radiant V2 juga memperkenalkan konsep baru yang disebut “Likuiditas Dinamis” untuk memastikan bahwa insentif pengguna selaras dengan keberlanjutan protokol.

    Bagaimana Radiant V2 Menghubungkan Likuiditas?

    Radiant V2 menggunakan teknologi Layer Zero untuk menghubungkan dan memindahkan aset lintas berbagai blockchain dengan mudah. Integrasi ini memungkinkan Radiant untuk menggabungkan likuiditas dari berbagai rantai, mengatasi masalah utama dalam DeFi yaitu kurangnya likuiditas di satu tempat.

    Biasanya, aset terjebak di rantai mereka sendiri, yang membatasi potensi pertumbuhan. Dengan Radiant V2, semua aset dikumpulkan dalam satu platform, menciptakan ekosistem likuiditas yang lebih kuat.

    Radiant tersedia di Ethereum Mainnet, Arbitrum, dan BNB Chain, memungkinkan mereka mengakses likuiditas dari berbagai sumber. Dan dengan teknologi omnichain-nya, Radiant bisa dengan mudah memperluas ke rantai blockchain tambahan dalam ekosistem Layer Zero.

    Biaya dalam Radiant V2

    Baca juga: Apa Itu Aset Kripto AltLayer (ALT)?

    Radiant V2 tidak hanya berusaha untuk menjadi protokol dengan biaya rendah di DeFi, tetapi juga mencari cara efisien untuk membagikan biaya tersebut kepada pengguna. Ini di mana teknologi omnichain berperan penting.

    Biaya di Radiant V2 berasal dari pembayaran bunga yang diberikan oleh pengguna untuk pinjaman dan dalam proses likuidasi. Dengan demikian, para penyedia likuiditas menerima berbagai kripto, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin, sebagai imbalan. Sebanyak 85% dari biaya protokol ini kemudian didistribusikan kembali kepada pengguna Radiant.

    Hingga Desember 2023, Radiant V2 telah mengumpulkan lebih dari $24 juta dalam biaya protokol, dengan hampir $20 juta didistribusikan kepada pengguna dalam satu tahun.

    RDNT adalah token asli dari Radiant Capital. Sesuai dengan visi omnichain Radiant, RDNT adalah “Omnichain Fungible Token” atau OFT, yang artinya dapat digunakan di berbagai blockchain tanpa perlu konversi, mengurangi risiko yang terkait dengan aset yang dibungkus.

    Alokasi Token

    RDNT memiliki total pasokan 1.000.000.000 token.

    Penyediaan Likuiditas Dinamis (dLP)

    Radiant memiliki fokus utama pada efisiensi modal, yang tercermin dalam mekanisme “Likuiditas Dinamis” (dLP) mereka. DLP adalah solusi inovatif yang memungkinkan pengguna mengunci token likuiditas RDNT/ETH atau RDNT/BNB sebagai alternatif dari mengunci RDNT, yang memberikan keuntungan efisiensi modal dan meningkatkan insentif pengguna.

    Manfaat dari dLP

    Pengguna yang menggunakan dLP untuk meningkatkan utilitas Radiant mendapatkan tiga manfaat utama:

    1. Aktivasi emisi RDNT untuk simpanan dan pinjaman.
    2. Bagian dari biaya platform dalam bentuk aset blue-chip seperti Bitcoin dan Ethereum.
    3. Hak suara dalam pengambilan keputusan melalui Radiant DAO.

    Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Bonk (BONK)?

    Kelayakan Emisi

    Untuk memastikan keberlanjutan protokol, Radiant mengaktifkan emisi RDNT kepada pengguna yang mengunci dLP. Ini membantu menjaga likuiditas pasar Radiant jangka panjang. Untuk memenuhi syarat untuk emisi, nilai dLP harus tetap di atas 5% dari total simpanan di pasar pinjaman Radiant. Jika nilainya turun di bawah 5%, emisi akan berhenti sementara.

    Keamanan Protokol

    Radiant Capital telah menjalani serangkaian audit keamanan oleh berbagai perusahaan audit terkemuka dan menerapkan langkah-langkah keamanan tambahan seperti Open Zeppelin Defender. Mereka juga mengadakan program bug bounty untuk mendorong peneliti keamanan menemukan dan melaporkan potensi kerentanan.

    Kesimpulan

    Radiant Capital adalah contoh inovasi dalam dunia DeFi yang menunjukkan pentingnya interoperabilitas dan pemberdayaan pengguna. Kemampuannya untuk menggabungkan likuiditas dari berbagai blockchain adalah langkah besar menuju pertumbuhan ekosistem DeFi yang lebih kuat dan fleksibel.

    Dengan komitmen mereka terhadap efisiensi modal, Radiant telah berhasil menghasilkan nilai yang signifikan bagi penggunanya melalui pembagian biaya protokol. Token RDNT sebagai Omnichain Fungible Token dan mekanisme dLP menyederhanakan penggunaan token dan meningkatkan utilitasnya.

    Radiant Capital adalah contoh terdepan bagaimana DeFi dapat membentuk masa depan keuangan yang lebih terdesentralisasi, efisien, dan berkelanjutan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 10 Pilihan Altcoin Teratas untuk Dibeli di Bulan Februari!

    Pasar kripto saat ini menunjukkan tren di mana altcoin mendapatkan perhatian karena potensi keuntungannya yang lebih tinggi dibandingkan aset kripto yang lebih besar, didorong oleh peningkatan volatilitas dan dinamika pasar.

    Ada antisipasi yang semakin besar terhadap tren bullish di sektor altcoin, dengan berbagai koin menunjukkan tanda-tanda potensi breakout dan reversal, menunjukkan bahwa para trader optimis terhadap kinerja jangka pendek dari aset-aset ini.

    Dengan sejarah kinerja bullish di bulan Februari, investor kripto mulai memasuki segmen altcoin untuk memaksimalkan keuntungan mereka. Karena altcoin lebih fluktuatif, potensi kenaikannya lebih menguntungkan bagi para pedagang.

    Di tengah lautan altcoin yang sangat fluktuatif, memilih koin terbaik terbukti berisiko jika Bitcoin mengalami perubahan bearish. Terlepas dari risikonya, altcoin dapat memberikan keuntungan berlipat ganda dalam sebulan.

    Dilansir Coinpedia, berikut adalah 10 altcoin teratas yang harus Anda pertimbangkan untuk dibeli bulan ini.

    Dengan pembicaraan mengenai ETF Ethereum yang akan disetujui pada bulan Mei 2024, sesuai ekspektasi Standard Chartered Bank, sepupu dekat Ethereum Classic memiliki potensi untuk menampilkan pergerakan yang jauh lebih tajam. Sebagai koin berkapitalisasi lebih kecil, potensi kenaikan Ethereum Classic jauh lebih besar dibandingkan Ethereum itu sendiri.

    Grafik Harian ETC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian ETC/USDT. Sumber: TradingView.

    Selain itu, sebagai alternatif yang lebih murah daripada Ethereum dalam hal harga koin, Ethereum Classic mendapat lebih banyak perhatian. Saat ini, harga ETC menerima penolakan harga yang lebih rendah dari EMA 50 hari, yang memproyeksikan kemungkinan kelanjutan tren naik.

    Selain itu, rezeki di atas level Fibonacci 38,20% di $23,24 mendukung probabilitas bull run. Oleh karena itu, tren naik yang akan datang dapat mendorong harga ETC ke angka $30.

    Shiba Inu

    Sebagai koin meme terbesar kedua per kapitalisasi pasar, Shiba Inu terkenal dengan pergerakan tajam dan cepat dengan keuntungan tinggi di kedua sisi sumbu Y. Lebih lanjut, tingginya antisipasi terhadap bulan Februari yang bullish kemungkinan akan memicu pergerakan positif di Shiba Inu.

    Grafik Harian SHIB/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian SHIB/USDT. Sumber: TradingView.

    Dengan pola baji jatuh di grafik harian, penurunan volume dalam pola tersebut akan segera menyebabkan penembusan. Selain itu, kemungkinan munculnya pola double-bottom pada memecoin.

    Oleh karena itu, dengan meningkatnya antisipasi seputar pembalikan dan reli breakout, harga SHIB dapat melonjak sebesar 30%.

    Chainlink (LINK)

    Mempertahankan jalur sideways, Chainlink menunjukkan kemungkinan kenaikan dengan terobosan bulan ini. Sebagai satu lagi altcoin dengan kemungkinan breakout, altcoin bersiap untuk mengalami kenaikan bulan ini.

    Grafik Harian LINK/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian LINK/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Indonesia Crypto Outlook 2024, Inisiasi Tokocrypto untuk Industri Kripto

    Dengan aksi harga LINK yang mempertahankan pola saluran, siklus bullish yang sedang berlangsung menunjukkan kemungkinan penembusan karena menantang garis tren overhead. Lebih lanjut, peningkatan volume mendukung tim pembeli.

    Jika terjadi penembusan bullish, harga LINK dapat mencapai angka $25.

    Menjadi pemain terbaik selama berminggu-minggu, kenaikan di Solana akhirnya mengalami kemunduran jangka pendek. Namun, permintaan di level yang lebih rendah akhirnya menyebabkan penembusan bullish pada garis tren resistance di grafik harian.

    Grafik Harian SOL/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian SOL/USDT. Sumber: TradingView.

    Dengan harga SOL yang memantul kembali dari angka $80, altcoin melampaui angka $100. Namun, pengujian ulang terhadap penembusan bullish, retracement yang sedang berlangsung menggoda kenaikan pasca pengujian ulang dan berpotensi mencapai angka $125.

    Ronin (RON)

    Sebagai pemain dengan kinerja terbaik dan kenaikan kuat di grafik mingguan, Ronin hadir sebagai salah satu pilihan investasi teratas di bulan Februari. Dengan terobosan tertinggi sepanjang masa, altcoin menuju lebih tinggi tanpa ada tanda-tanda kelemahan.

    Grafik Harian RON/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian RON/USDT. Sumber: TradingView.

    Sesuai dengan level Fibonacci, mengingat tren naik terus berlanjut, harga RON dapat mencapai level Fibonacci 1,618% di $3,64.

    ORDI

    Sebagai token Bitcoin Ordinal (BRC-20), harga ORDI berpotensi meroket seiring pulihnya Bitcoin. Selain itu, dengan tren naik yang berlaku yang menetapkan tahap bullish yang kuat untuk pergerakan selanjutnya, harga ORDI diperkirakan akan melonjak besar-besaran pada tahun 2024.

    Grafik Harian ORDI/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian ORDI/USDT. Sumber: TradingView.

    Sesuai dengan level Fibonacci berbasis tren, mengingat momentum kenaikan tren naik pada bulan Februari ini, harga ORDI dapat mencapai angka $90 lagi. Secara optimis, tren naik dapat mencapai angka psikologis $100.

    Sebagai koin meme bertema anjing terbesar yang pernah ada, Dogecoin telah mengalami fase kemunduran selama beberapa minggu terakhir. Menelusuri pergerakan sideways selama EMA 200 hari, harga DOGE berhibernasi dengan volatilitas rendah di bulan Januari.

    Grafik Harian altcoin DOGE/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian altcoin DOGE/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Tokocrypto Listing CREO: Perkuat Adopsi Kripto di Indonesia

    Namun, dengan meningkatnya perbedaan dan keputusasaan di komunitas Dogecoin, harga koin bisa mendapatkan kembali momentum tren bulan ini. Oleh karena itu, penembusan di atas EMA 50 hari dapat memicu pergerakan dinamis Dogecoin.

    Jika terjadi kenaikan, harga DOGE dapat mencapai angka $0,10 bulan ini.

    Avalanche (AVAX)

    Menjadi altcoin berperingkat teratas, harga AVAX siap untuk mengalami kenaikan di grafik harian. Dengan pergerakan tren breakout, altcoin menunggu momentum lonjakan untuk mencapai level yang lebih tinggi.

    Grafik Harian altcoin AVAX/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian altcoin AVAX/USDT. Sumber: TradingView.

    Saat harga AVAX menguji level Fibonacci 38,20%, pergerakan harga menunjukkan pembentukan pola bintang pagi di area penting yang menarik. Secara optimis, reli pembalikan dapat menyebabkan pergerakan naik berkecepatan tinggi dan menguji resistensi overhead di $50.

    Gala (GALA)

    Sebagai token Gaming/Metaverse, harga GALA berada di bawah tekanan bearish yang ekstrim karena sektor secara keseluruhan terpukul. Namun, dengan dinamika mendasar yang berubah secara bertahap, memasuki level-level yang lebih rendah dapat memberikan dampak positif bagi kenaikan yang akan datang.

    Grafik Harian altcoin GALA/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian altcoin GALA/USDT. Sumber: TradingView.

    Meskipun ada kemungkinan death cross, level Fibonacci 61,80% menunjukkan pola double bottom. Jika harga berhasil menyerap tekanan overhead, harga GALA dapat meningkatkan pembalikan tren hingga mencapai angka $0.035.

    The Sandbox (SAND)

    Terperangkap dalam irisan, harga SAND siap untuk keluar dari sisi atas. Dengan candle penolakan harga yang lebih rendah di garis tren support, harga Sandbox mungkin akan segera memberikan pembalikan awal dari level Fibonacci 61,80%, yang memicu reli penembusan.

    Grafik Harian altcoin SAND/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian altcoin SAND/USDT. Sumber: TradingView.

    Dengan menyusutnya volume perdagangan selama fase mundurnya, penembusan diperkirakan akan menemukan lonjakan volume dan momentum. Oleh karena itu, reli penembusan bullish diperkirakan akan meningkatkan harga token SAND menjadi $0,54.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com