Author: 26

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 25 September 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Kamis, 25 September 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    1. Naver Akuisisi Dunamu (Upbit Operator) dan Rencana Masuk Stablecoin
      • Naver, portal terbesar Korea Selatan, mengakuisisi Dunamu (operator Upbit) melalui skema stock exchange deal dan berencana masuk ke pasar stablecoin.
      • Token terkait: $UPBIT ekosistem, stablecoin-related projects.
    2. Tether Cetak 1 Miliar USDT di Ethereum
      • Tether mencetak 1 miliar $USDT baru di jaringan Ethereum.
      • Token terkait: $USDT, $ETH.
    3. Trump Jr.-Backed Thumzup Umumkan Buyback Program & Holdings Kripto
      • Thumzup (Nasdaq: TZUP), didukung Donald Trump Jr., meluncurkan program buyback saham senilai $10 juta hingga 2026. Saat ini memiliki 19,106 BTC dan 7,5 juta DOGE.
      • Token terkait: $BTC, $DOGE.
    4. Circle Cetak 500 Juta USDC di Solana
      • Circle kembali mencetak 500 juta $USDC di Solana, total 4,75 miliar USDC telah dicetak bulan ini.
      • Token terkait: $USDC, $SOL.
    5. Hyperliquid Luncurkan Stablecoin USDH
      • Hyperliquid meluncurkan stablecoin USDH dengan volume perdagangan awal hampir $2 juta.
      • Token terkait: $USDH, stablecoin-related assets.
    6. Validator BNB Chain Usulkan Pemangkasan Gas Fee
      • Validator BNB Chain mengusulkan pemotongan biaya gas ke 0,05 Gwei dan block time menjadi 450ms, membuat biaya hanya $0,005 agar kompetitif dengan Solana dan Base.
      • Sentimen: Bullish untuk pengguna BNB, meningkatkan daya saing dan efisiensi.
      • Token terkait: $BNB.
    7. Benji Technology (Franklin Templeton) Akan Diluncurkan di BNB Chain
      • Franklin Templeton membawa Benji Technology ke BNB Chain.
      • Token terkait: $BNB.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    PERP/USDT (🔼 +5.62%)

    • Entry: $0.2818
    • Stop Loss: $0.2738
    • Take Profit: $0.2977

    PERP/USDT di timeframe 1 jam sedang menampilkan pergerakan yang cukup atraktif setelah sempat turun dari area $0.33. Saat ini harga bergerak di kisaran $0.28 dan terlihat mencoba pulih dengan pola konsolidasi sehat. Level entry berada di sekitar $0.2818 dengan stop loss di bawah $0.2738, sementara target profit dipatok di area $0.2977.

    Indikator RSI sudah kembali naik ke atas 60, menandakan mulai ada momentum bullish yang segar, sedangkan MACD perlahan melintasi ke atas memberi sinyal konfirmasi tren naik.

    ENA/USDT (🔼 +3.74%)

    • Entry: $0.5826
    • Stop Loss: $0.5733
    • Take Profit: $0.6044

    ENA/USDT di time frame 1 jam terlihat sedang membentuk pola falling wedge yang biasanya jadi sinyal awal pembalikan arah ke atas. Saat ini harga sudah mencoba keluar dari tekanan turun dengan area entry ideal di sekitar $0.5826, stop loss di $0.5733 untuk jaga-jaga kalau skenario bullish gagal, dan target profit di $0.6044 yang sejalan dengan area resistensi terdekat.

    Volume mulai menunjukkan peningkatan, sementara RSI masih sehat di level 47-an, memberi ruang cukup untuk naik tanpa langsung masuk area overbought.

    IMX/USDT (🔼 +7.82%)

    • Entry: $0.732
    • Stop Loss: $0.721
    • Take Profit: $0.756

    IMX lagi memperlihatkan pola pergerakan yang cukup menarik: setelah sempat tertekan, harga berhasil memantul dari area support di 0.721 dan kini perlahan menanjak ke 0.741. Tekanan beli mulai terlihat dari volume yang menguat, sementara indikator RSI di kisaran 55 memberi sinyal bahwa momentum bullish masih sehat tanpa masuk zona overbought.

    Jika dorongan ini konsisten, target terdekat ada di resistance 0.756 yang bisa menjadi titik ambil untung, dengan catatan area 0.732 tetap dijaga sebagai entry valid.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Koreksi Bitcoin Makin Dalam, Momentum Bull Run Terancam?

    Bitcoin (BTC), raja mata uang kripto, kembali menjadi sorotan pasar setelah harganya mengalami penurunan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga BTC saat ini berada di kisaran $111.733,97, turun -0,28% dari hari sebelumnya.

    Meski penurunan tampak kecil dalam skala harian, tren jangka pendek menunjukkan sinyal yang lebih mengkhawatirkan: Bitcoin melemah -4,86% dalam sepekan terakhir.

    Kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di level $2,22 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai sekitar $49 miliar.

    Angka-angka ini menegaskan bahwa meski harga menurun, aktivitas perdagangan tetap tinggi yang menandakan ketidakpastian besar di kalangan investor.

    Baca Juga: Bitcoin Dominance Dekati ke 57,5%! Apakah Era Altcoin Sudah Tamat?

    Seberapa Serius Penurunan Ini?

    Jika ditarik ke belakang, performa Bitcoin dalam 30 dan 90 hari terakhir masih menunjukkan sisi positif.

    Dalam 30 hari terakhir, BTC naik +1,58%, sementara dalam 90 hari terakhir tumbuh +3,92%.

    Namun, data 60 hari terakhir memperlihatkan penurunan cukup tajam sebesar -5,44%, yang menjadi indikasi volatilitas masih sangat tinggi.

    Di sisi teknikal, pergerakan BTC dalam 24 jam terakhir mencatat level terendah di $111.682,34 dan tertinggi di $113.986,27. Jarak yang cukup lebar ini menunjukkan volatilitas intraday yang signifikan.

    Lebih jauh lagi, bila dibandingkan dengan rekor tertinggi sepanjang masa ($124.457,12), harga Bitcoin saat ini masih terpaut sekitar 10% lebih rendah.

    Pertanyaan besarnya: apakah ini tanda awal tren bearish yang lebih dalam, atau justru fase konsolidasi sebelum kenaikan berikutnya?

    Faktor Penyebab Tekanan Harga Bitcoin

    1. Kondisi Makroekonomi Global
      Gejolak pasar saham global, kenaikan suku bunga di beberapa negara, serta ketidakpastian ekonomi menjadi faktor utama yang menekan aset berisiko, termasuk kripto. Investor cenderung lebih berhati-hati dalam menempatkan modal mereka di aset volatil seperti Bitcoin.
    2. Pengambilan Keuntungan oleh Investor
      Setelah sempat menyentuh level di atas US$113.000, banyak investor jangka pendek melakukan aksi profit-taking. Tekanan jual ini menciptakan arus keluar likuiditas yang cukup besar dan menekan harga.
    3. Volatilitas Pasar Kripto Secara Umum
      Penurunan harga altcoin besar seperti Ethereum dan BNB juga ikut menyeret sentimen pasar. Karena Bitcoin sering menjadi indikator utama, tekanan pada altcoin bisa memperkuat tren negatif di BTC.
    4. Sentimen Regulasi
      Perdebatan mengenai regulasi kripto di Amerika Serikat dan Eropa membuat sebagian investor ragu. Ketidakjelasan aturan masih menjadi “bayangan gelap” yang menahan pertumbuhan harga Bitcoin.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 25 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 25 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ke Mana Arah Bitcoin Selanjutnya?

    Meski saat ini Bitcoin berada dalam tekanan, sejumlah analis melihat ada peluang rebound dalam jangka menengah.

    Jika BTC mampu bertahan di atas level $111.000 sebagai support psikologis, maka ada potensi harga kembali menguji area resistance di kisaran $114.000 – $115.000.

    Namun, jika tekanan jual terus berlanjut dan support $111.000 ditembus, maka Bitcoin berpotensi turun ke level berikutnya di sekitar $108.000 – $109.000.

    Faktor yang bisa menjadi katalis pemulihan antara lain:

    • Masuknya investor institusional baru melalui produk-produk ETF Bitcoin yang semakin populer.
    • Peningkatan adopsi dalam ekosistem pembayaran dan DeFi.
    • Stabilitas makroekonomi, khususnya bila bank sentral melonggarkan kebijakan moneter.

    Baca Juga: Bitcoin Tergelincir Lagi: Harga Turun 1,2%, Awal Koreksi Besar?

    Penurunan harga Bitcoin ke level $111.733,97 bukanlah sekadar angka statistik, melainkan cerminan sentimen pasar yang sedang rapuh.

    Tekanan global, aksi jual investor, hingga faktor regulasi membentuk badai yang menekan BTC. Namun, sejarah telah membuktikan bahwa Bitcoin kerap mampu bangkit setelah periode koreksi tajam.

    Kini, pasar berada di persimpangan jalan: apakah Bitcoin akan melanjutkan penurunannya menuju level support baru, atau justru bangkit dan menembus rekor tertinggi sepanjang masa?

    Satu hal yang pasti, volatilitas tetap menjadi sahabat sekaligus musuh bagi investor kripto. Bagi mereka yang berani mengambil risiko, momen seperti ini bisa menjadi peluang emas.

    Tetapi, bagi yang kurang siap menghadapi gejolak harga, kehati-hatian adalah kunci utama.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 25 September 2025: Arti Kenaikan Kecil Bitcoin

    Pasar kripto hari ini, Kamis (25/9) fokus pada pergerakan Bitcoin yang hanya mencatat kenaikan tipis 0,28%, namun data on-chain menunjukkan cadangan bursa di level terendah 2,4 juta BTC, menandakan tekanan jual mereda dan keyakinan holder menguat.

    Sementara itu, BNB melonjak 15% dalam sebulan berkat usulan pemangkasan gas fee, akumulasi institusi, dan minat ETF yang makin meluas. Chainlink juga menunjukkan prospek positif setelah whale membeli 800 ribu LINK, memperkuat pola bullish pennant di zona permintaan. Lihat lebih lengkap di bawah:

    Kenaikan Kecil BTC Sembunyikan Kenaikan Besar

    • Harga BTC naik 0,28% (moderat), tapi on-chain menguat.
    • Cadangan bursa BTC terendah (2,4 juta), tekanan jual berkurang, keyakinan holder kuat.
    • Pendanaan positif/moderat = optimisme hati-hati, stabilkan BTC menuju $115.892.

    Tiga Katalis Utama Pemicu Reli Harga BNB

    • Validator BNB usulkan pangkas gas fee 50% dan blok lebih cepat, demi tingkatkan aktivitas jaringan.
    • Perusahaan (B Strategy, Nano Labs, CEA) akumulasi BNB; minat ETF tandakan adopsi meluas.
    • BNB naik 15% (30 hari). RSI/MACD bullish, tembus $1.026 buka peluang ke $1.050–$1.080.

    Ikut LAUNCH-DROP SOON Raih Hadiah Rp75 Juta*

    Whale Beli 800K LINK, Mampu Pulihkan Chainlink?

    • Harga LINK ($21,81) konsolidasi di zona permintaan.
    • Prospek LINK kuat: Bullish pennant dan paus akumulasi.
    • Arus bersih negatif (Pasokan turun), Keyakinan jangka panjang kuat.

    Roadmap Cardano 2025: Mampukah ADA All-Time High?

    • Alokasikan jutaan ke stablecoin, DeFi, RWA, Venture Hub untuk tingkatkan utilitas.
    • 114 Juta transaksi + adopsi kuat, Cardano siap untuk pertumbuhan ekosistem & minat institusi.
    • Ekspektasi ETF dan level support tentukan apakah ADA tembus resistance dan capai rekor tertinggi.

    Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ⁠⁠Cara Mudah Buat Video AI Lewat Gemini Veo 3 Gratis!

    Kehadiran Gemini Veo 3, model AI video terbaru dari Google DeepMind, membuka peluang baru bagi kamu yang ingin mengekspresikan kreativitas.

    Selain untuk kreativitas, dengan kemampuan mengubah teks menjadi video hanya dalam hitungan menit, Veo 3 bisa juga kamu manfaatkan untuk membuat konten konten video affiliator, brainstorming konsep video, hingga materi edukasi menarik.

    Simak cara untuk membuat video AI lewat Gemini Veo 3 dengan gratis di bawah.

    Apa Itu Gemini Veo 3?

    Gemini Veo 3 adalah generasi terbaru dari model AI video yang dikembangkan oleh Google DeepMind di bawah keluarga Gemini AI. Versi ini dirancang untuk menghasilkan video berkualitas tinggi dengan detail sinematik, transisi halus, serta pengendalian gaya visual yang lebih baik dibanding pendahulunya.

    Salah satu daya tarik utama Veo 3 adalah kemampuannya membaca prompt deskriptif dan menerjemahkannya menjadi video yang menyerupai hasil produksi profesional. Dengan kata lain, ia menjembatani ide kreatif dengan realisasi visual hanya dalam hitungan menit.

    Sayangnya Veo 3 ini hanya bisa diakses oleh pengguna berbayar, tapi tidak perlu khawatir, kamu bisa memanfaatkan program gratis selama satu bulan untuk mengakses Veo 3 secara penuh.

    Baca juga: ⁠⁠Apa itu Nano Banana AI dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

    Cara Akses Gemini Veo 3 Gratis

    1. Masuk ke laman subscription Gemini dan pilih Google AI Pro.
    1. Klik dapatkan Google AI Pro dan masukkan detail yang diminta.
    1. Jika sudah berhasil jangan lupa batalkan sebelum tanggal berakhir agar kamu tidak kena biaya langganan.

    Cara Mudah Buat Video AI Lewat Gemini Veo 3

    Membuat video AI lewat Gemini Veo 3 sangat sederhana. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Buka Google Gemini AI (https://gemini.google.com/)
    2. Pilih opsi “Tools” pada bagian kotak prompt dan pilih opsi “Video”.
    3. Deskripsikan langsung perintah sesuai dengan imajinasimu di kotak prompt.

    Buat Prompt Detail Lebih Mudah dengan VEO3 Video Prompt Generator

    Jika kamu masih merasa bingung untuk membuat prompt yang mendetail, kamu bisa gunakan tools seperti VEO3 Video Prompt Generator untuk mendapatkan prompt detail sebum kamu masukkan ke Gemini Veo3.

    1. Caranya kamu cukup masuk ke laman https://generateprompt.ai/en/video-prompt dan deskripsikan video yang kamu inginkan, setelah itu kamu cukup klik “Generate Video Promp”
    1. Prompt lebih detail akan muncul, dan kamu tinggal salin prompt tersebut ke Gemini Veo3.

    Baca juga: 7 Prompt Foto Estetik Gemini AI yang Bisa Dicoba

    Penutup

    Gemini Veo 3 adalah model AI terbaru dari Google yang mampu mengubah deskripsi teks menjadi video. Inovasi ini bisa kamu gunakan untuk membuat konten video affiliator, brainstorming konsep video, hingga materi edukasi menarik. Tapi tetap gunakan secara bijak ya!

    Dengan semakin banyaknya integrasi AI di berbagai industri, termasuk potensi kolaborasi dengan teknologi blockchain dan aset digital, apakah ini jadi pertanda narasi AI crypto akan bangkit kembali? Jangan sampai ketinggalan gelombang berikutnya, investasi proyek crypto di sektor AI dengan mulai dari Rp50.000 di Tokocrypto 👉 daftar di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Dominance Dekati ke 57,5%! Apakah Era Altcoin Sudah Tamat?

    Bitcoin Dominance kembali mencatat lonjakan signifikan, mendekati 57,5%, memicu kekhawatiran bahwa reli altcoin mulai kehilangan tenaga. Sementara itu, pangsa volume perdagangan Ethereum (ETH) terus merosot, menandakan rotasi modal ke altcoin berkapitalisasi kecil mulai mencapai titik jenuh.

    Menurut data dari CryptoQuant dan CryptoELITES, tren on-chain menunjukkan bahwa rotasi altcoin yang sempat memperpanjang siklus pasar kini mulai kelelahan. Dominasi BTC yang semakin kuat ini bisa menjadi sinyal pergeseran kepemimpinan pasar, di mana Bitcoin kembali merebut spotlight setelah periode “musim altcoin” yang lebih panjang dari perkiraan.

    Ethereum Kehilangan Momentum, Altcoin Mulai Loyo

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ethereum sebelumnya memimpin rotasi dengan peningkatan pangsa volume, tetapi tren tersebut mulai memudar. Data menunjukkan modal yang semula berpindah ke ETH kini menyebar ke altcoin menengah dan kecil. Sayangnya, siklus ini tidak mampu bertahan lama.

    Analis on-chain mignoletkr menegaskan: “Rotasi altcoin telah berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan, dan pola ini kini semakin jelas melemah.”

    Penurunan pangsa volume ETH memperkuat sinyal bahwa investor mulai kembali melirik Bitcoin sebagai aset utama. Ditambah lagi, penarikan Ethereum di beberapa bursa mempertegas sentimen kehati-hatian.

    Dominasi Bitcoin Sentuh Level Kritis

    Data Bitcoin Dominance pada tanggal 24 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Data Bitcoin Dominance pada tanggal 24 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Sejarah menunjukkan bahwa dominasi BTC pernah melonjak dari 35% hingga 70% pada siklus sebelumnya, sebelum stabil di kisaran 40%–45%. Kini, pergerakan menuju 57,5% menempatkan BTC di zona resistensi historis yang sering kali menjadi titik balik besar.

    CryptoELITES menyoroti hubungan terbalik antara dominasi Bitcoin dan performa altcoin: ketika dominasi naik, altcoin biasanya tertahan atau bahkan anjlok. Artinya, reli altcoin saat ini mungkin benar-benar memasuki fase akhir.

    Apa Artinya untuk Trader?

    Dengan dominasi Bitcoin mendekati level penting, para trader altcoin menghadapi titik balik krusial. Jika BTC.D berhasil menembus dan bertahan di atas 57,5%, pasar bisa menyaksikan gelombang konsolidasi besar-besaran ke Bitcoin, sekaligus mengakhiri momentum altcoin.

    Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi sinyal untuk mengevaluasi ulang strategi portofolio, apakah tetap bertahan di altcoin berisiko tinggi, atau mengamankan keuntungan dengan kembali ke Bitcoin yang kini menunjukkan tanda-tanda kembali menguasai pasar.

    Baca Juga: Jatuh Makin Dalam, Harga Bitcoin Merosot 1,12%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini

    Analisis AI Select Token bukan hanya sekadar daftar aset, tetapi juga gambaran nyata bagaimana minat pasar bergerak terhadap kripto tertentu. Algoritma kecerdasan buatan ini mengukur kekuatan sentimen sosial, pemberitaan, hingga dukungan KOL untuk menentukan token dengan momentum terkuat.

    Hari ini, Rabu (24/9), AI menyoroti lima aset kripto dengan performa sosial dan sentimen pasar paling menonjol. Token yang masuk radar utama adalah BNB, HEMI, AVAX, AVNT, dan SIGN, masing-masing dengan rating Strong Positive serta dukungan kuat dari komunitas maupun pemberitaan bullish.

    BNB — Raja Hari Ini

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: AI Select Token Hari Ini: BNB, AVAX, dan PUMP Jadi Sorotan

    BNB kembali mencetak rekor dengan menembus $1.022,10 (+1,59%). Dengan social volume lebih dari 8,81 ribu dan sentimen bullish dari news, KOL, hingga komunitas, AI menempatkan BNB di peringkat pertama. Lonjakan ini menunjukkan bahwa BNB masih jadi pilihan utama para investor ketika pasar kripto penuh ketidakpastian.

    HEMI — Jatuh 74%, Tapi Masih “Strong Positive”?

    Meski harga HEMI ambruk -74,05% ke $0,1806, AI tetap menandainya dengan rating Strong Positive. Alasannya? Social volume HEMI mencapai 4,94 ribu, dengan sentimen bullish di news dan komunitas. Artinya, meski jatuh, minat investor justru melonjak—mungkin jadi “hidden gem” untuk trader berani.

    AVAX — Konsolidasi di Tengah Tekanan

    Pergerakan harga Avalanche (AVAX/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Avalanche (AVAX/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    AVAX turun -2,84% ke $34,24, tapi tetap masuk radar AI dengan rating Strong Positive. Dengan dukungan kuat dari KOL dan pemberitaan bullish, AVAX dipandang sedang memasuki fase konsolidasi sebelum potensi reli berikutnya.

    AVNT & SIGN — Kandidat Lain yang Mencuri Perhatian

    • AVNT: Bertahan di $1,99 dengan dukungan penuh dari news, sosial, dan KOL.
    • SIGN: Diperdagangkan di $0,1087 dengan sentimen sama kuatnya, membuatnya masuk dalam daftar 5 besar pilihan AI hari ini.

    Hari ini, AI menyoroti BNB sebagai bintang utama dengan reli melewati $1.000. Namun, kejutan datang dari HEMI yang walau ambruk 74% tetap ramai dibicarakan. Sementara AVAX, AVNT, dan SIGN mengisi daftar dengan potensi masing-masing.

    Investor disarankan untuk tetap memperhatikan dinamika pasar dan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan.

    Apakah kamu akan mengikuti pilihan AI ini? Atau justru melihat peluang berbeda di tengah volatilitas?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BNB Cetak Rekor ATH, CZ: Penurunan Itu Fondasi!

    Pendiri Binance, Changpeng Zhao alias CZ, kembali bikin heboh jagat kripto. Dalam sebuah pernyataan kepada lebih dari 10 juta pengikutnya di X, ia menyebut bahwa penurunan harga bukanlah ancaman, melainkan “fondasi penting” untuk membangun level dukungan jangka panjang.

    Komentar ini sontak jadi sorotan, sebab datang hanya beberapa hari setelah BNB (Binance Coin) melejit ke rekor tertinggi sepanjang masa di atas $1.000, sebelum terkoreksi 3% ke level $1.024.

    “Penurunan penting untuk membangun level dukungan, yang seperti fondasi rumah,” tulis CZ pada 22 September.

    BNB Meroket, Tapi Ada Tanda Tanya

    Dikutip CCN, data CoinGecko menunjukkan BNB naik sekitar 11% dalam sepekan terakhir, sempat menyentuh puncak $1.054. Lonjakan ini didorong oleh ekosistem Binance yang semakin luas, termasuk kemitraan dengan raksasa investasi Franklin Templeton serta penguatan langkah kepatuhan regulasi.

    Namun, timing komentar CZ membuat sebagian pengamat curiga. Apakah ini sekadar filosofi pasar, atau justru sinyal peringatan dini bahwa koreksi lebih dalam bisa terjadi?

    ASTER Jadi Contoh Nyata “Penurunan Sehat”?

    Menariknya, ucapan CZ juga dianggap relevan untuk ASTER, proyek kripto baru yang didukung kantor keluarga Zhao, YZi Labs.

    Setelah meluncur pada 17 September dengan harga nyaris $1,94, ASTER langsung anjlok ke $1,33 hanya dalam lima hari. Meski sempat pulih ke $1,57 dengan volume perdagangan tembus $2 miliar per hari, token ini tetap turun sepertiga dari puncaknya.

    Analis CCN, Victor Olranrewaju, menyebut fenomena ini sebagai “penurunan sehat” yang bisa membuka jalan ke target $2,50 jika momentum kembali.

    Regulasi Jadi Bayangan Gelap Binance

    Di balik euforia harga, Binance masih harus berhadapan dengan badai regulasi. Bursa ini sebelumnya menyetujui denda $4,3 miliar kepada otoritas AS pada November 2023, namun tekanan politik terus berlanjut.

    Senator Elizabeth Warren dan koleganya bahkan mendesak Departemen Kehakiman untuk mengawasi ketat Binance, terutama terkait dugaan lobi politik dan hubungan keuangan dengan keluarga Trump melalui investasi di World Liberty Financial.

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Fondasi atau Perangkap?

    Bagi investor, pernyataan CZ bisa ditafsirkan dua arah. Di satu sisi, ia ingin menekankan bahwa volatilitas adalah hal wajar dan justru penting untuk menciptakan support kuat di level bawah. Namun di sisi lain, waktunya yang bertepatan dengan ATH BNB membuat banyak orang bertanya-tanya:

    Apakah ini sekadar nasihat bijak, atau justru kode keras bahwa BNB siap menghadapi koreksi lebih tajam?

    Baca juga: AI Select Token Hari Ini: BNB, AVAX, dan PUMP Jadi Sorotan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Panik! SOL Terjun 12%, Apakah Harga Akan Jebol ke $200?

    Harga Solana (SOL) kembali jadi sorotan setelah anjlok 12% hanya dalam 48 jam terakhir. Aksi jual besar-besaran di pasar kripto membuat token ini terperosok ke level terendah dua minggu di $213, memicu likuidasi posisi long dengan leverage senilai $112 juta menurut data CoinGlass.

    Kini, pertanyaannya: apakah $200 jadi target berikutnya, atau justru peluang emas bagi pemburu diskon?

    Sentimen Pasar: Long Menghilang, Pedagang Jadi Hati-Hati

    Dilaporkan Cointelegraph, data menunjukkan tingkat pendanaan untuk kontrak berjangka perpetual SOL nyaris mendekati nol, menandakan permintaan posisi long dengan leverage sangat lemah. Padahal dalam kondisi normal, funding rate bisa berkisar antara 6–12%. Artinya, pasar masih ragu untuk mendorong reli lebih lanjut, meski ini belum tentu berarti sentimen bearish penuh.

    Sejarah justru menunjukkan pola menarik:

    • Awal Agustus: funding rate negatif diikuti penurunan 19%, tapi SOL rebound 25% dalam waktu singkat.
    • Pertengahan Agustus: penurunan 13,5% justru jadi entry point kuat sebelum harga kembali menguat.

    Apakah kali ini skenario serupa bisa terulang?

    Aktivitas Jaringan Turun, Kompetitor Mulai Menggoda

    Peringkat blockchain berdasarkan biaya jaringan tujuh hari, USD. Sumber: Nansen.
    Peringkat blockchain berdasarkan biaya jaringan tujuh hari, USD. Sumber: Nansen.

    Baca juga: Solana di Persimpangan: Jebol $200 atau Meledak ke $250?

    Selain faktor makro, aktivitas on-chain Solana juga melemah. Dalam sepekan terakhir:

    • Alamat aktif turun 28%
    • Biaya jaringan turun 15%

    Sementara itu, pesaing seperti Ethereum (+28% biaya) dan BNB Chain (+74% biaya) justru mencatatkan kenaikan. Bahkan platform baru seperti Aster mulai menarik perhatian trader derivatif, dengan dukungan langsung dari pendiri Binance, Changpeng Zhao.

    Meski begitu, fundamental Solana belum sepenuhnya goyah. Total Value Locked (TVL) masih menempatkan Solana di posisi kedua setelah Ethereum, dengan volume transaksi dan alamat aktif tetap mendominasi.

    TradFi Masuk, Solana Dapat “Tameng” dari Strategi Treasury

    Di tengah tekanan pasar, sektor keuangan tradisional (TradFi) justru melirik Solana. Fitell Corp (FTEL) dari Australia menerbitkan obligasi konversi senilai $100 juta untuk mendukung strategi treasury berbasis Solana. Tujuannya jelas: memanfaatkan strategi on-chain dan derivatif untuk menghasilkan yield jangka panjang.

    Langkah seperti ini memperlihatkan bahwa meski harga SOL sedang tertekan, kepercayaan institusional tetap terjaga.

    Makro AS Ikut Mengguncang Kripto

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kekhawatiran inflasi dan pelemahan pasar tenaga kerja AS, ditambah pernyataan Jerome Powell soal ketidakpastian kebijakan moneter, membuat sentimen risk-on global meredup. Dampaknya, kapitalisasi pasar kripto terkikis hingga $178 miliar hanya dalam beberapa hari.

    Level $200 kini jadi batas psikologis krusial. Jika tembus, tekanan bisa berlanjut. Namun, sejarah funding rate, dukungan institusional, dan kekuatan fundamental jaringan memberi harapan bahwa koreksi ini bisa menjadi peluang akumulasi sebelum potensi rebound berikutnya.

    Apakah SOL siap terjun bebas, atau justru akan kembali melesat seperti pola sebelumnya?

    Baca juga: Circle Lepas 250 Juta USDC di Solana: Investor Wajib Waspada!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga XRP Anjlok ke $2,70, Apakah Saatnya Rebound Besar?

    Harga Ripple (XRP) kembali jadi sorotan setelah terjun ke level $2,70 sebelum pulih tipis ke $2,85. Penurunan ini sempat membuat investor khawatir, namun di balik koreksi tajam tersebut justru muncul tanda-tanda bahwa XRP bisa siap untuk bangkit.

    Meski begitu, sinyal pasar juga memperingatkan bahwa risiko penurunan lebih lanjut belum sepenuhnya hilang.

    Sinyal On-Chain: XRP Undervalued, Tapi Belum Aman

    Rasio NVT XRP jatuh ke titik terendah dalam 5 bulan terakhir. Secara sederhana, ini menandakan bahwa nilai pasar XRP lebih rendah dibandingkan aktivitas transaksinya—suatu kondisi yang sering diartikan sebagai undervaluasi. Dalam tren historis, penurunan NVT biasanya diikuti dengan fase akumulasi diam-diam oleh investor sebelum harga melonjak.

    Selain itu, indikator STH NUPL (laba rugi bersih jangka pendek) juga mendekati zona kapitulasi. Artinya, banyak trader jangka pendek yang merugi, dan kondisi ini sering memicu aksi beli besar-besaran yang kemudian menjadi titik balik bullish. Namun, XRP belum benar-benar menyentuh fase kapitulasi penuh, sehingga ada kemungkinan harga masih bisa turun sedikit lebih dalam sebelum benar-benar rebound.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP di Ujung Jurang: Akankah Terjun ke $2,39 atau Rebound ke $3,22?

    Level Kritis yang Wajib Dijaga

    Saat ini, support utama XRP berada di $2,75. Jika level ini bertahan, XRP berpotensi melanjutkan pemulihan dan menguji kembali $2,85. Lebih jauh, tembusnya resistance ini bisa membuka jalan menuju $2,94 dalam waktu dekat.

    Namun, bila tekanan bearish masih dominan, kegagalan mempertahankan $2,75 bisa membuat XRP jatuh lebih dalam sebelum akhirnya menemukan momentum kuat untuk berbalik arah.

    Rebound Bisa Terjadi, Tapi Risiko Tinggi

    Dilaporkan BeInCrypto, bagi investor, kondisi XRP saat ini adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, indikator undervaluasi memberi sinyal peluang akumulasi. Di sisi lain, volatilitas dan tekanan bearish belum sepenuhnya reda. Dengan kata lain, XRP mungkin berada di ambang kebangkitan, tetapi kehati-hatian tetap diperlukan.

    Apakah ini saat yang tepat untuk masuk, atau justru menunggu penurunan lebih dalam? Pasar akan segera memberi jawabannya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gawat! Harga Bitcoin Terjebak di $112 Ribu, Apakah Ini Akhir dari Reli?

    Bitcoin kembali menunjukkan daya tahannya sebagai aset kripto terbesar dunia.

    Per hari ini, Rabu (24/9), Tokocrypto mencatat harga Bitcoin berada di level $112,171.57 per BTC, menandai kenaikan tipis sebesar +0.08% dalam 24 jam terakhir.

    Meski pergerakannya terbilang stabil, aset digital ini tetap menjadi sorotan utama para investor global karena kapitalisasi pasarnya yang mencapai $2,235.06 miliar USD, menjadikannya penguasa tak tergoyahkan di posisi nomor satu dalam ekosistem kripto.

    Performa Harga Terkini

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga $111,535.57 sebagai titik terendah hingga $113,351.91 sebagai titik tertinggi.

    Meski fluktuasi ini tergolong wajar, volatilitas tetap menjadi karakteristik utama aset digital ini. Adapun rekor tertinggi Bitcoin masih bertengger di level $124,457.12, sehingga harga saat ini masih sekitar 10% di bawah puncaknya.

    Secara historis, data perbandingan harga menunjukkan dinamika yang menarik:

    • Hari ini: naik tipis $85.70 (+0.08%)
    • 30 hari terakhir: turun $1,208.90 (-1.07%)
    • 60 hari terakhir: terkoreksi $5,397.11 (-4.59%)
    • 90 hari terakhir: justru menguat $4,460.72 (+4.14%)

    Tren ini menegaskan bahwa meski jangka pendek cenderung melemah, Bitcoin tetap menunjukkan potensi pemulihan di horizon menengah.

    Posisi Fundamental

    Pasokan Bitcoin yang beredar saat ini berada di angka 19.93 juta BTC, atau sekitar 94.88% dari total maksimum 21 juta BTC yang dapat ditambang.

    Dengan keterbatasan suplai ini, banyak analis menilai Bitcoin tetap memiliki daya tarik sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi jangka panjang.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam terakhir mencapai $46.17 miliar USD, mencerminkan tingginya minat pasar sekalipun kondisi ekonomi global masih diliputi ketidakpastian.

    Proyeksi Harga Bitcoin

    Beberapa analis memperkirakan harga Bitcoin berpotensi bergerak dalam kisaran $110,000–$115,000 dalam waktu dekat, dengan catatan volatilitas masih mungkin menekan harga ke bawah.

    Faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, ketegangan geopolitik, serta regulasi kripto global akan sangat menentukan arah pergerakan selanjutnya.

    Dalam jangka menengah hingga panjang, Bitcoin tetap dipandang memiliki potensi bullish, terutama dengan mendekatnya halving berikutnya yang historisnya sering menjadi katalis kenaikan harga signifikan.

    Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai koreksi jangka pendek yang bisa saja terjadi secara tiba-tiba.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saran bagi Investor

    Bagi investor baru, kondisi harga saat ini bisa dianggap sebagai momen akumulasi hati-hati. Dengan posisi Bitcoin yang masih jauh di bawah rekor tertingginya, peluang profit jangka panjang tetap terbuka.

    Namun, penting untuk memperhatikan prinsip manajemen risiko karena pergerakan harga Bitcoin sering kali tidak terduga.

    Untuk investor berpengalaman, strategi dollar-cost averaging (DCA) bisa menjadi pilihan bijak. Dengan membeli Bitcoin secara bertahap dalam jumlah tetap, risiko volatilitas harian dapat diminimalkan.

    Di sisi lain, trader jangka pendek mungkin dapat memanfaatkan fluktuasi harian antara level support di sekitar $111,000 dan resistance di kisaran $113,500.

    Baca Juga: Jatuh Makin Dalam, Harga Bitcoin Merosot 1,12%

    Bitcoin kembali menunjukkan posisinya sebagai aset dominan di dunia kripto dengan kapitalisasi pasar yang menembus lebih dari $2.2 triliun USD.

    Meski kenaikan harga harian relatif kecil, potensi jangka panjangnya tetap menjadi daya tarik utama bagi investor.

    Dengan pasokan yang semakin mendekati batas maksimum, ditambah momentum fundamental seperti halving yang akan datang, Bitcoin berpotensi melanjutkan tren positif dalam beberapa tahun mendatang.

    Namun, volatilitas jangka pendek tak bisa diabaikan, sehingga investor diingatkan untuk selalu disiplin dalam strategi, baik dalam investasi jangka panjang maupun trading harian.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com