Author: 26

  • Dogecoin Comeback! Harga DOGE Naik Lagi, Investor Optimis Menuju $1

    Dogecoin (DOGE), memecoin ikonik yang awalnya lahir sebagai lelucon, kembali mencuri perhatian pasar kripto.

    Pasalnya, harga DOGE tercatat di level $0.266437 per (DOGE/USD) dengan kapitalisasi pasar sebesar $40.22 miliar USD.

    Dalam 24 jam terakhir, Dogecoin mengalami kenaikan tipis sebesar +0.67%, sementara volume perdagangan menembus $4.28 miliar USD, menandakan tingginya minat investor terhadap aset digital ini.

    Baca Juga: Diterpa Penurunan Harga, Dogecoin Masih Menggoda?

    Posisi Pasar Dogecoin

    Dengan peringkat ke-8 dalam daftar kripto global, Dogecoin mempertahankan statusnya sebagai salah satu altcoin paling populer di dunia.

    Pasokan yang beredar mencapai 150.97 miliar DOGE, menjadikan Dogecoin sebagai aset dengan likuiditas tinggi di pasar.

    Meski harganya masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $0.737567, tren jangka pendek menunjukkan adanya momentum positif.

    Dalam sepekan terakhir, DOGE berhasil tumbuh +10.75%, sementara dalam 90 hari terakhir bahkan melonjak +56.31%, menandakan minat investor ritel mulai kembali pulih.

    Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga DOGE

    Beberapa faktor utama diyakini menjadi pendorong kenaikan harga Dogecoin saat ini:

    1. Narasi “Meme Power” yang Tak Pernah Mati
      Dogecoin tetap menjadi simbol kekuatan komunitas kripto. Dukungan dari komunitas aktif di media sosial—ditambah sentimen positif yang sering kali dipicu oleh tokoh besar seperti Elon Musk—masih menjadi katalis utama dalam pergerakan harga DOGE.
    2. Kenaikan Pasar Kripto Secara Keseluruhan
      Tren bullish di pasar kripto, terutama setelah Bitcoin kembali mendekati rekor tertinggi, turut mendorong altcoin seperti DOGE. Investor melihat DOGE sebagai opsi “murah meriah” untuk masuk pasar kripto, dibandingkan aset besar seperti BTC atau ETH.
    3. Ekspansi Utility & Integrasi
      Dogecoin tak lagi sekadar “meme coin”. Kini DOGE sudah diterima sebagai metode pembayaran di berbagai platform e-commerce dan bahkan dalam transaksi Tesla (merchandise tertentu). Semakin luasnya penggunaan nyata meningkatkan kepercayaan investor.
    4. Likuiditas Tinggi & Spekulasi Pasar
      Dengan volume harian hampir menyentuh $4,3 miliar, DOGE tetap menjadi aset spekulatif favorit para trader. Fluktuasi tajam justru menjadi daya tarik bagi investor jangka pendek yang memburu keuntungan cepat.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prediksi Harga Dogecoin

    Melihat tren harga dan sentimen pasar:

    • Jangka Pendek (1-2 Minggu): Jika DOGE mampu bertahan di atas support $0.25, potensi untuk kembali menguji level psikologis $0.30 cukup besar.
    • Jangka Menengah (1-3 Bulan): Dengan momentum pasar kripto yang sedang bullish, DOGE bisa menargetkan level $0.40–$0.45. Namun, volatilitas tetap tinggi, sehingga investor harus waspada pada koreksi mendadak.
    • Jangka Panjang (2025): Jika adopsi DOGE sebagai alat pembayaran terus meluas dan komunitas tetap solid, bukan mustahil Dogecoin kembali mendekati $1—sebuah target psikologis yang sejak lama ditunggu penggemarnya.

    Baca Juga: Harga Turun Tipis, Potensi Cuan Dogecoin Masih Luas

    Dogecoin mungkin lahir sebagai meme, tetapi daya tahannya di pasar kripto membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar lelucon.

    Kenaikan harga dalam 90 hari terakhir yang mencapai +56.31% memperlihatkan bahwa DOGE masih memiliki “gigitan” di dunia aset digital.

    Bagi investor, Dogecoin tetap menjadi aset spekulatif berisiko tinggi, tetapi dengan potensi imbal hasil yang besar.

    Selama komunitasnya tetap kuat dan narasi utilitas berkembang, Dogecoin bisa terus menjadi salah satu altcoin paling diperhitungkan di pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Test (TST) Naik Drastis 132%, Calon Bintang Baru Altcoin Season?

    Pasar kripto kembali diwarnai pergerakan spektakuler. Kali ini, sorotan tertuju pada Test (TST), sebuah token yang berhasil mencatatkan lonjakan harga lebih dari 132% dalam 24 jam terakhir, membawa harganya ke level $0.063499 per TST.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $60.07 juta dan volume perdagangan harian mencapai $294.66 juta, TST berhasil masuk ke radar para trader meskipun berada di peringkat ke-533 secara global.

    Fenomena ini menunjukkan bahwa TST mulai mendapatkan perhatian besar dari pasar, terutama karena pergerakan harganya yang sangat agresif dibandingkan aset kripto lain yang cenderung stagnan.

    Baca Juga: Harga Test (TST) Naik Drastis 132%, Calon Bintang Baru Altcoin Season?

    Posisi Pasar TST Saat Ini

    Saat ini, TST memiliki sirkulasi pasokan 946.04 juta token, dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dibandingkan aset papan atas seperti Bitcoin atau Ethereum.

    Meski begitu, lonjakan harga dalam kurun waktu singkat membuat TST menjadi salah satu token dengan performa terbaik minggu ini.

    Dalam 7 hari terakhir, TST mencatat kenaikan lebih dari 148%, dan jika dilihat lebih jauh, harga token ini sudah naik lebih dari 100% dalam 30 hari terakhir.

    Tren ini memperlihatkan bahwa TST tidak hanya mencatat lonjakan sesaat, melainkan memiliki momentum pertumbuhan yang cukup stabil dalam jangka menengah.

    Faktor yang Mendorong Lonjakan Harga TST

    Ada beberapa faktor yang diyakini menjadi pemicu kenaikan harga TST:

    1. Lonjakan Permintaan Pasar
      Volume perdagangan TST yang menembus hampir $300 juta dalam 24 jam menunjukkan adanya peningkatan aktivitas beli yang signifikan. Minat trader terhadap token ini tampaknya melonjak drastis, mungkin dipicu oleh spekulasi jangka pendek.
    2. Momentum Altcoin Season
      Pasar altcoin sedang memasuki fase bullish, di mana banyak token dengan kapitalisasi menengah dan kecil mencatat kenaikan yang lebih besar dibandingkan aset utama. TST tampaknya menjadi salah satu penerima manfaat dari fenomena ini.
    3. Spekulasi Komunitas
      Meski belum memiliki rekam jejak panjang, TST tampaknya mendapat dukungan komunitas yang cukup kuat di media sosial dan forum kripto. Dorongan komunitas kerap menjadi faktor penting dalam menciptakan reli harga secara mendadak.
    4. Likuiditas yang Meningkat
      Ketersediaan TST di beberapa bursa besar membuat investor lebih mudah untuk mengakses dan memperdagangkannya, sehingga likuiditas pun meningkat.

    Tantangan yang Perlu Diperhatikan

    Meskipun kenaikan harga TST terlihat menjanjikan, ada beberapa hal yang patut diwaspadai:

    • Volatilitas Tinggi: Dalam 1 jam terakhir, TST sudah turun sekitar 7.71%, yang menunjukkan adanya aksi ambil untung oleh trader jangka pendek.
    • Fundamental Belum Teruji: Berbeda dengan proyek kripto mapan, TST masih tergolong baru sehingga belum memiliki utilitas atau adopsi jelas yang mendukung kenaikan harga jangka panjang.
    • Risiko Koreksi: Setelah lonjakan tajam, biasanya pasar akan mengalami fase koreksi untuk menyeimbangkan harga.
    Pergerakan harga Test (TST/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Test (TST/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prediksi Harga TST ke Depan

    Jika momentum bullish terus berlanjut, TST berpotensi menguji level psikologis berikutnya di kisaran $0.08 – $0.10 dalam beberapa minggu ke depan.

    Namun, apabila tekanan jual meningkat, harga TST bisa kembali terkoreksi ke area $0.04 – $0.05 sebagai support terdekat.

    Bagi investor jangka panjang, TST masih tergolong high-risk, high-reward asset. Artinya, potensi keuntungan besar sebanding dengan risiko koreksi tajam yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.

    Baca Juga: Altcoin Season Mulai Panas? Indeks Melonjak ke 71, Mirip 2017!

    Lonjakan harga TST hingga 132% dalam 24 jam menjadikannya bintang baru di pasar altcoin.

    Dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil namun volume perdagangan besar, TST menunjukkan potensi sebagai aset spekulatif yang mampu memberikan keuntungan cepat bagi para trader.

    Namun, investor perlu berhati-hati mengingat volatilitas ekstrem yang dimiliki token ini. Jika momentum komunitas dan altcoin season terus mendukung, TST bisa menjadi salah satu token kejutan tahun ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dari Tekanan ke Kemenangan, Bitcoin Kembali Meroket ke $116K!

    Bitcoin (BTC), raja kripto yang terus mendominasi pasar global, kembali menunjukkan taringnya dengan lonjakan harga harian +1,35%.

    Saat ini, BTC diperdagangkan di level $116,764 per koin, dengan kapitalisasi pasar fantastis mencapai $2,326 miliar.

    Volume perdagangan 24 jam yang menembus $46 miliar menandakan geliat transaksi yang sangat aktif, menegaskan bahwa Bitcoin masih menjadi pilihan utama investor di tengah dinamika pasar kripto.

    Baca Juga: Crypto Fear and Greed Index Mendingin, Bitcoin Diam di $114K

    Posisi Pasar Bitcoin

    Sebagai aset kripto nomor satu, Bitcoin menguasai hampir seluruh perhatian pasar dengan sirkulasi pasokan 19,92 juta BTC, atau sekitar 94,87% dari total maksimum 21 juta BTC.

    Dengan pasokan yang semakin mendekati batas akhir, kelangkaan (scarcity) kian memperkuat nilai intrinsik Bitcoin.

    Dalam 90 hari terakhir, BTC mencatat pertumbuhan mengesankan sebesar +11,27%, meski sempat terkoreksi tipis -1,35% dalam 60 hari terakhir.

    Jika ditarik ke periode 30 hari, harga masih naik +1,11%, menunjukkan tren yang relatif stabil di tengah volatilitas.

    Menariknya, dalam sepekan terakhir, Bitcoin juga sudah tumbuh +4,65%, mengindikasikan adanya dorongan baru yang bisa membawa BTC mendekati kembali level tertinggi sepanjang masa (ATH) di $124,457.

    Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga

    Beberapa faktor kunci memengaruhi pergerakan bullish Bitcoin saat ini:

    1. Optimisme Makroekonomi
      Pasar kripto mendapatkan dorongan dari spekulasi penurunan suku bunga global dan pelonggaran kebijakan moneter. Kondisi ini membuat investor melirik aset berisiko seperti Bitcoin sebagai alternatif lindung nilai.
    2. Arus Masuk Dana Institusional
      Exchange Traded Fund (ETF) berbasis Bitcoin semakin menyedot minat investor besar. Lonjakan volume perdagangan harian yang tinggi menjadi indikasi bahwa dana institusional semakin agresif mengakumulasi BTC.
    3. Halving Effect Masih Terasa
      Efek psikologis dan fundamental dari halving terbaru masih berpengaruh. Dengan semakin terbatasnya pasokan baru, tekanan suplai memberikan dorongan tambahan bagi kenaikan harga.
    4. Sentimen Positif dari Pasar Kripto Secara Umum
      Lonjakan minat terhadap aset kripto lain, terutama Ethereum dan beberapa altcoin papan atas, turut meningkatkan kepercayaan pasar. Namun, Bitcoin tetap menjadi “safe haven” di ekosistem kripto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prediksi Harga Bitcoin

    Jika momentum bullish berlanjut, analis memperkirakan BTC berpotensi menguji ulang level ATH di $124,000 – $125,000 dalam waktu dekat.

    Level resistance terdekat ada di sekitar $117,500, sementara support kuat berada di area $114,800.

    Dalam jangka menengah, target ambisius Bitcoin berada di rentang $130,000 – $135,000, terutama jika arus masuk dana institusional terus meningkat.

    Namun, investor tetap perlu waspada karena potensi koreksi sehat bisa saja terjadi, terutama jika BTC gagal menembus resistance psikologis di atas $120,000.

    Baca Juga: Data On-Chain: Bitcoin Siap Meledak Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

    Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $2,3 triliun, Bitcoin kembali membuktikan diri sebagai aset kripto yang tidak tergoyahkan.

    Kenaikan harian sebesar +1,35% mungkin terlihat kecil, tetapi dalam konteks pasar kripto, ini adalah sinyal kuat bahwa BTC masih berada dalam tren naik yang sehat.

    Kombinasi antara kelangkaan pasokan, arus modal institusional, dan optimisme makroekonomi menjadikan Bitcoin sebagai kandidat kuat untuk kembali mencetak rekor harga baru dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 17 September 2025: Bitcoin Mulai Rebound ke $116K

    Pasar kripto hari ini, Rabu (17/9) diramaikan dengan kabar Bitcoin bertahan di atas $116K dengan potensi menembus $120K minggu ini, didukung penurunan pasokan 44.000 BTC dan arus masuk ETF spot senilai $2,2 miliar.

    Di sisi lain, Binance hampir mencapai kesepakatan dengan DOJ untuk mengakhiri compliance monitor, membuat BNB tembus rekor baru di atas $950. Pasar kini menanti keputusan The Fed, apakah akan memangkas suku bunga 25 bps atau 50 bps, yang bisa jadi katalis besar bagi altcoin maupun risiko koreksi. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Harga Bitcoin Bisa Sentuh $120K Minggu Ini?

    • Pasokan Bitcoin berkurang 44.000 BTC pada September, kurangi tekanan jual.
    • ETF Bitcoin spot AS tambah $2,2 miliar, permintaan terus naik.
    • Harga Bitcoin stabil di atas $116K jelang potongan suku bunga Fed.

    Binance Hampir Sepakat dengan DOJ, BNB Capai Rekor Baru

    • Binance bernegosiasi dengan DOJ mengakhiri compliance monitor.
    • Binance akan beralih ke pengawasan independen.
    • Harga BNB naik ke rekor tertinggi di atas $950 di tengah perkembangan ini.

    Kejar Keberuntungan SPESIAL Hadiah Rp70 Juta

    Arti Pemotongan Suku Bunga AS 0,25 atau 50 bps Bagi Pasar Kripto

    • Pemotongan 25 bps Fed bisa picu “sell news,” jadi investor berhati-hati.
    • Kejutan 50 bps bisa tingkatkan likuiditas dan dorong kenaikan altcoin.
    • Tanpa pemotongan, pasar bisa anjlok; pernyataan Powell akan tentukan arah.

    Apakah ETF XRP Pertama AS Diluncurkan Minggu Ini?

    • REX Shares dan Osprey Funds akan luncurkan ETF XRP minggu ini, dengan 25% investasi langsung ke XRP.
    • ETF ini pakai Act 40, gabungkan XRP dengan aset lain seperti obligasi & uang tunai.
    • ETF Dogecoin sedang disiapkan dan segera rilis, menandai pasar ETF makin luas.

    Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Belajar Crypto dengan Simulasi Trading: Latihan Aman Tanpa Takut Rugi

    Sebelum kamu memulai trading crypto menggunakan modal yang kamu miliki, ada baiknya kamu pahami dulu cara kerja pasar.

    Salah satu caranya adalah dengan menggunakan simulasi trading, simulasi ini adalah semacam latihan trading, tapi tanpa menggunakan modal.

    Simulasi trading akan sangat cocok untuk kamu yang ingin mencoba menggunakan strategi trading yang telah dipelajari, sebelum menerapkannya secara langsung di pasar.

    Simak penjelasan dan tutorial lebih lengkap mengenai cara melakukan simulasi trading di bawah.

    Apa itu Simulasi Trading?

    Simulasi trading merupakan metode untuk melatih strategi investasi dengan melakukan transaksi jual beli aset, tanpa menggunakan uang sungguhan.

    Kegiatan ini sering juga disebut dengan paper trading, di mana pengguna bisa menguji strategi dan memahami dinamika pasar tanpa khawatir akan risiko kehilangan modal yang dimiliki.

    Jangan sampai terlewat: Cara Belajar Crypto dengan Modal Kecil dan Risiko Terkendali

    Kenapa Simulasi Trading Cocok untuk Pemula?

    Bagi pemula, melakukan simulasi trading menjadi kesempatan untuk memahami bagaimana pasar bergerak, mengamati pola candlestick, hingga bagaimana membaca tren.

    Bayangkan kamu mengendarai mobil tanpa latihan. Tentu rasanya menegangkan, penuh risiko, dan bisa berbahaya. Begitu pula dalam investasi dan trading, simulasi dapat memberi ruang aman untuk mencoba kesalahan, tanpa konsekuensi finansial.

    Cara Simulasi Trading Crypto dengan TradingView

    Kamu bisa melakukan simulasi trading crypto dengan platform TradingView melalui Replay Trading dan Paper Trading, berikut beberapa langkah-langkahnya:

    Replay Trading

    Salah satu fitur menarik dari TradingView yang bisa membantu belajar crypto adalah Replay Trading. Fitur ini memungkinkan kamu memutar ulang pergerakan harga seolah-olah sedang trading pada periode tersebut.

    Caranya sangat mudah. Pertama, buka TradingView lalu pilih chart dari koin yang ingin kamu pelajari, misalnya pasangan populer BTC/USDT

    Setelah itu, pada bagian bawah chart, klik menu “Replay Trading”.

    Lalu kamu bisa memotong grafik di titik tertentu, misalnya sebelum harga mengalami lonjakan atau penurunan besar. 

    Di sinilah simulasi dimulai. Kamu bisa lakukan analisis seperti biasa seperti menggunakan indikator teknikal, tarik garis support dan resistance, atau amati pola candlestick.

    Begitu selesai melakukan analisa, klik tombol “play” untuk melihat bagaimana harga bergerak setelah itu.

    Jangan sampai terlewat: Belajar Crypto dengan Analisis Teknikal: Indikator Dasar yang Harus Diketahui

    Paper Trading

    Selain replay, TradingView juga menyediakan fitur Paper Trading, yaitu simulasi trading dengan uang virtual. Dengan ini, kamu bisa melakukan eksekusi order seolah-olah sedang trading nyata, lengkap dengan panel order dan daftar posisi terbuka.

    Untuk memulai Paper Trading, buka chart koin pilihan kamu di TradingView, misalnya BTC/USDT.

    Lalu arahkan ke bagian bawah chart dan klik tab “Trading Panel”. Dari sana, pilih “Paper Trading” dan tekan “Connect”.

    Setelahnya, kamu bisa melakukan analisis berdasarkan time frame yang kamu mau, baik itu dalam time frame menit, jam, atau harian. Setelah yakin dengan rencana trading, eksekusi order lewat panel di sebelah kanan chart.

    Semua posisi yang kamu lakukan akan tercatat otomatis di bagian “Positions”, lengkap dengan detail profit dan loss virtual.

    Jangan sampai terlewat: Belajar Crypto dengan Analisis Fundamental: Nilai Proyek & Utility Token

    Kekurangan Simulasi Trading

    Meski sangat bermanfaat, untuk melakukan latihan yang aman dan tanpa takut rugi. Melakukan simulasi trading biasanya tidak menimbulkan tekanan emosional seperti saat melakukan trading secara nyata. Dalam simulasi, kamu mungkin tenang saat rugi 30%, tetapi realitanya kamu mungkin akan merasa panik bisa membuat keputusan menjadi kacau.

    Itulah sebabnya, meski simulasi adalah langkah awal yang sangat penting, tetap diperlukan transisi perlahan ke trading sungguhan dengan modal kecil untuk membantu menjembatani perbedaan antara teori dan dinamika yang sebenarnya terjadi.

    Sebagai solusinya, kamu bisa coba melakukan trading dengan modal kecil, seperti mulai dari Rp50.000 di Tokocrypto untuk mendapatkan pengalaman nyata bertransaksi di pasar crypto.

    Dapatkan juga biaya trading 0% setiap transaksi dengan fitur Beli/Jual. Daftar di sini untuk mulai trading dan investasi crypto dengan minimal Rp50.000!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • AWE Network Tembus Tren Bullish, Jadi Kuda Hitam Baru di Pasar Kripto?

    Harga AWE Network (AWE) kembali mencuri perhatian investor setelah mencatat kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data pasar terbaru, AWE diperdagangkan di level $0.073971 per token, dengan kapitalisasi pasar sebesar $143.68 juta USD.

    Lonjakan ini menandai pertumbuhan +6.81% dalam 24 jam, serta konsistensi tren positif dalam beberapa bulan terakhir.

    Dengan volume perdagangan harian mencapai $64.75 juta USD, AWE menunjukkan likuiditas yang semakin solid.

    Token ini kini berada di peringkat ke-285 dalam daftar kripto populer, dengan jumlah sirkulasi penuh sebesar 1.94 miliar token.

    Artinya, seluruh suplai maksimum AWE sudah beredar di pasar, yang dapat memberi pengaruh besar terhadap stabilitas harga di masa depan.

    Baca Juga: Harga AWE Meroket 19% Setelah Peluncuran World Launch

    Posisi Pasar AWE Network Saat Ini

    Pergerakan harga AWE dalam jangka pendek hingga menengah memperlihatkan tren bullish yang cukup konsisten. Jika dilihat dari riwayat harga:

    • Hari ini: +7.12% atau naik $0.004931
    • 30 hari terakhir: +43.94%
    • 60 hari terakhir: +26.36%
    • 90 hari terakhir: +45.72%

    Data ini menegaskan bahwa AWE tidak hanya menikmati reli harian, tetapi juga menguat secara bertahap dalam periode bulanan.

    Dengan kapitalisasi pasar yang relatif masih kecil dibanding raksasa kripto lain, ruang pertumbuhan AWE masih terbuka lebar, terutama jika komunitas dan ekosistemnya berkembang lebih cepat.

    Faktor Pendorong Kenaikan AWE

    Beberapa faktor kunci yang memengaruhi reli harga AWE antara lain:

    1. Likuiditas Tinggi: Volume perdagangan harian yang mencapai $64 juta USD menunjukkan bahwa minat investor terhadap AWE semakin besar. Arus masuk dana segar dari trader dan investor ritel memberikan dorongan signifikan.
    2. Sirkulasi Penuh: Dengan total pasokan maksimum 1.94 miliar token yang sudah beredar, AWE tidak memiliki risiko inflasi token di masa depan. Hal ini bisa menciptakan persepsi kelangkaan relatif dan meningkatkan daya tariknya sebagai aset jangka panjang.
    3. Tren Pasar Positif: Reli AWE terjadi di tengah momentum bullish sektor kripto secara keseluruhan, khususnya altcoin. Sentimen optimis dari Bitcoin dan Ethereum juga ikut memengaruhi pergerakan harga token-token menengah seperti AWE.
    4. Dukungan Komunitas: Pertumbuhan adopsi jaringan AWE dan perluasan utilitas ekosistem mendorong kepercayaan investor. Faktor ini penting, karena keberhasilan proyek altcoin sangat ditentukan oleh dukungan komunitas dan roadmap pengembangannya.
    Pergerakan harga AWE Network (AWE/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga AWE Network (AWE/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prediksi Harga AWE

    Melihat tren teknikal dan sentimen pasar, AWE berpotensi melanjutkan penguatannya dalam jangka pendek.

    Jika momentum perdagangan tetap kuat, AWE bisa menguji level psikologis $0.09–$0.10 dalam beberapa minggu ke depan.

    Namun, karena AWE juga mencatat volatilitas tinggi (misalnya koreksi intraday -5.34% dalam 1 jam terakhir), investor perlu waspada terhadap kemungkinan pullback. Koreksi sehat justru dapat menjadi sinyal konsolidasi sebelum reli baru dimulai.

    Dalam jangka menengah hingga akhir tahun, jika pasar kripto global tetap bullish, AWE bisa menargetkan level $0.12–$0.15 sebagai area resisten berikutnya.

    Faktor fundamental seperti peningkatan utilitas token dan adopsi ekosistem akan menjadi katalis penting dalam mempertahankan momentum ini.

    Baca Juga: 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

    AWE Network saat ini berada di fase pertumbuhan yang menjanjikan, dengan performa harga yang impresif dalam 24 jam terakhir maupun beberapa bulan terakhir.

    Likuiditas yang tinggi, pasokan yang sudah beredar penuh, serta dukungan tren pasar altcoin membuat AWE semakin diperhitungkan di kalangan investor.

    Meski volatilitas tetap tinggi, peluang pertumbuhan AWE dalam jangka menengah hingga panjang masih terbuka lebar.

    Investor yang ingin memanfaatkan momentum bullish ini perlu mengatur strategi masuk dengan hati-hati, sambil memantau perkembangan fundamental ekosistem AWE Network.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Token Emas Digital Teratas yang Bikin Investor Kepincut

    Emas sejak lama dianggap sebagai aset lindung nilai paling aman. Namun kini, emas hadir dalam bentuk baru: tokenized gold atau emas digital yang bisa diperdagangkan di blockchain. Dengan konsep ini, investor tak perlu lagi menyimpan emas batangan secara fisik, cukup memiliki token yang didukung cadangan emas asli.

    Berikut daftar 5 token emas teratas berdasarkan kapitalisasi pasar yang sedang jadi sorotan:

    1. PAX Gold (PAXG)

    Pergerakan harga Pax Gold (PAXG/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Pax Gold (PAXG/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga: $3,706.17
    • Kapitalisasi Pasar: $1,07 miliar
    • Volume Harian: $126,32 juta
    • Supply Beredar: 289 ribu PAXG

    PAXG menjadi pemimpin pasar token emas dengan likuiditas tinggi dan stabilitas harga yang mendekati emas fisik.

    2. Tether Gold (XAUt)

    • Harga: $3,696.95
    • Kapitalisasi Pasar: $911,38 juta
    • Volume Harian: $64,3 juta
    • Supply Beredar: 246,52 ribu XAUt

    Dikeluarkan oleh Tether, XAUt menjadi salah satu token emas paling populer karena didukung oleh perusahaan stablecoin terbesar di dunia.

    3. Matrixdock Gold (XAUM)

    • Harga: $3,715.86
    • Kapitalisasi Pasar: $46,32 juta
    • Volume Harian: $248 ribu
    • Supply Beredar: 12,46 ribu XAUM

    Pendatang baru yang mulai mencuri perhatian investor dengan konsep emas digital berbasis institusional.

    4. Comtech Gold (CGO)

    Comtech Gold (CGO).
    Comtech Gold (CGO).
    • Harga: $118.61
    • Kapitalisasi Pasar: $16,72 juta
    • Volume Harian: $1,81 juta
    • Supply Beredar: 141 ribu CGO

    Uniknya, Comtech Gold menggunakan standar Shariah, menjadikannya pilihan menarik di pasar Timur Tengah.

    5. Gold DAO (GOLDAO)

    • Harga: $0.02237
    • Kapitalisasi Pasar: $16,46 juta
    • Volume Harian: $6,5 ribu
    • Supply Beredar: 735,93 juta GOLDAO

    Dengan harga super murah dan supply besar, GOLDAO lebih spekulatif namun menarik untuk trader jangka pendek.

    Kenapa Tokenized Gold Jadi Tren?

    Token emas menawarkan akses mudah, transparansi blockchain, dan biaya penyimpanan rendah dibanding emas fisik. Selain itu, harga token emas cenderung stabil mengikuti emas dunia, menjadikannya aset hybrid antara kripto dan komoditas klasik.

    Apakah Anda akan memilih PAXG yang mapan, XAUt dari Tether, atau justru spekulasi dengan GOLDAO?

    Baca juga: Standard Chartered Usul Pemerintah AS Jual Emas Demi Beli Bitcoin


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Waspada! Token Unlock Minggu Ini Bisa Tekan Harga OP, FTN, dan ZRO

    Minggu ketiga September 2025 bakal jadi momen panas, termasuk jadwal token unlock di pasar kripto. Pasalnya, ada tiga proyek besar yang akan membuka token dalam jumlah masif dengan total nilai lebih dari $230 juta (setara Rp3,5 triliun). Jika ditambah dengan proyek lain yang ikut rilis, jumlah token yang masuk pasar mencapai lebih dari $790 juta atau sekitar Rp12 triliun!

    Dilaporkan BeInCrypto, tiga ekosistem utama yang jadi sorotan adalah Optimism (OP), FastToken (FTN), dan LayerZero (ZRO). Para analis memperingatkan bahwa momen ini bisa memicu volatilitas harga dalam jangka pendek.

    1. Optimism (OP)

    Token unlock OP di bulan September. Sumber: Tokenomist
    Token unlock OP di bulan September. Sumber: Tokenomist
    • Tanggal Buka Kunci: 21 September
    • Jumlah: 116 juta OP senilai $92,3 juta
    • Persentase Pasokan: 6,89% dari token yang dirilis

    Optimism, solusi Layer-2 untuk Ethereum, akan membuka 116 juta token OP ke pasar. Dana hasil unlock ini diarahkan untuk mendukung ekosistem. Besarnya jumlah token yang dilepas bisa menjadi tekanan tambahan pada harga OP.

    2. FastToken (FTN)

    Token unlock FTN pada bulan September. Sumber: Tokenomist
    Token unlock FTN pada bulan September. Sumber: Tokenomist
    • Tanggal Buka Kunci: 18 September
    • Jumlah: 20 juta FTN senilai $89,6 juta
    • Persentase Pasokan: 4,63% dari kapitalisasi pasar

    FastToken adalah aset kripto asli ekosistem Fastex yang berjalan di blockchain Bahamut. Kali ini, seluruh 20 juta token yang dilepas akan diberikan langsung kepada para pendiri. Investor menilai skema ini berpotensi menimbulkan tekanan jual di pasar.

    3. LayerZero (ZRO)

    Token unlock ZRO di Bulan September. Sumber: Tokenomist
    Token unlock ZRO di Bulan September. Sumber: Tokenomist
    • Tanggal Buka Kunci: 20 September
    • Jumlah: 25,71 juta ZRO senilai $49,36 juta
    • Persentase Pasokan: 8,53% dari total pasokan yang dirilis

    LayerZero, protokol interoperabilitas lintas blockchain, akan melepas hampir 26 juta token. Dari jumlah tersebut, 13,42 juta ZRO akan dialokasikan untuk mitra strategis, 10,63 juta untuk kontributor inti, dan sisanya untuk buyback tim.

    Token Lain Menyusul

    Selain ketiga proyek besar ini, ada juga unlock dari Velo (VELO), Arbitrum (ARB), Sei (SEI), dan SPACE ID (ID). Total nilai token yang beredar dari berbagai proyek bisa menimbulkan guncangan besar di pasar kripto sepanjang minggu ini.

    Investor disarankan untuk waspada menghadapi potensi aksi jual besar-besaran. Momen unlock biasanya memengaruhi harga secara signifikan, terutama untuk token dengan jumlah rilis yang besar dibandingkan pasokan beredar.

    Baca juga: Q4 Jadi Milik Solana? CIO Bitwise Prediksi Reli Epik Siap Dimulai


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah BNB Akan Jadi Kripto Berikutnya yang Tembus $1.000?

    Harga BNB kembali bangkit pada Selasa (16/9) pagi setelah sempat terkoreksi di awal pekan. Kini, investor menatap optimis target besar: menembus level psikologis $1.000.

    Dilaporkan FXStreet, data on-chain menunjukkan sinyal bullish yang kuat. Total Value Locked (TVL) BNB melonjak ke $7,74 miliar, mendekati rekor tertingginya di $7,8 miliar. Kenaikan ini menandakan semakin banyak pengguna yang menyetor aset mereka dalam protokol berbasis BNB, menambah keyakinan bahwa ekosistem BNB tengah berada di jalur pertumbuhan pesat.

    Tak hanya itu, pasokan stablecoin di jaringan BNB juga terus meningkat sejak pertengahan Juli dan kini sudah menyentuh $11,2 miliar. Lonjakan ini menjadi katalis positif, memperlihatkan aktivitas yang semakin padat di ekosistem, sekaligus menarik lebih banyak pengguna baru.

    Di sisi derivatif, minat pasar juga menguat. Open Interest (OI) kontrak berjangka BNB tembus $1,66 miliar, mendekati rekor tertinggi. Arus dana segar ini bisa jadi bahan bakar utama untuk reli berikutnya.

    Prakiraan Harga BNB: Akankah BNB mencapai angka $1.000?

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: BNB Hampir Sentuh $1.000! CZ: Bank Harus Segera Ikut Main

    BNB sempat mencetak rekor harga baru di $944,95 pada akhir pekan lalu, meski tak bertahan lama dan terkoreksi tipis. Kini harga kembali pulih di atas $929. Jika berhasil menutup perdagangan harian di atas $944, peluang menuju $1.000 terbuka lebar.

    Indikator teknikal pun mendukung tren positif ini. Relative Strength Index (RSI) berada di level 66, masih jauh dari zona jenuh beli, menandakan ruang untuk kenaikan lebih lanjut. Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih mempertahankan persilangan bullish sejak pekan lalu.

    Meski demikian, investor tetap harus waspada. Jika terjadi koreksi mendalam, level $900 diperkirakan menjadi support psikologis penting yang akan diuji.

    BNB kini berada di persimpangan besar: apakah akan melesat menembus $1.000 atau kembali tertekan di bawah $900?

    Baca juga: Harga BNB Tembus ke $882: Bullish Sungguhan atau Sekadar Fakeout?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Siap Cetak Rekor Baru, Target $300 hingga $1.000

    Solana (SOL) kembali menarik perhatian pasar setelah indikator teknikal SuperTrend mengonfirmasi sinyal bullish yang terakhir kali memicu reli harga lebih dari 1.300%. Kali ini, pasar bertanya-tanya: apakah SOL siap mencetak rekor baru hingga menembus level $1.000?

    SuperTrend Kembali Beri Sinyal “Beli”

    Dilaporkan Cointelegraph, indikator SuperTrend pada grafik mingguan Solana resmi berubah dari merah ke hijau, menandakan sinyal beli yang bersejarah. Dalam siklus sebelumnya, pola ini memicu lonjakan harga SOL hingga 620%, 1.339%, bahkan mencapai 3.200% di pasar bullish tahun 2021.

    Analis kripto Dorkchicken menegaskan bahwa perubahan tren ini terjadi ketika SOL berhasil menutup candle mingguan di atas $220. “Terakhir kali sinyal ini muncul pada 2023, harga naik dari $39 menjadi $294,” ujarnya.

    Dengan pola yang sama, reli besar berpotensi kembali terjadi, apalagi dengan sentimen tambahan dari meningkatnya permintaan institusi dan spekulasi persetujuan ETF spot Solana di AS.

    rafik mingguan SOL/USD. Sumber: Cointelegraph/ TradingView.
    rafik mingguan SOL/USD. Sumber: Cointelegraph/ TradingView.

    Koreksi ke $220 Sebelum Lepas Landas?

    Meski sinyal bullish kuat, harga SOL saat ini menghadapi rintangan teknikal. Setelah reli 60% dari level terendah $155 pada awal Agustus, harga tertahan di zona resistensi $250.

    Indeks kekuatan relatif (RSI) di grafik harian mencapai level jenuh beli, memicu aksi ambil untung dan penurunan 7% ke sekitar $237. Jika tekanan jual berlanjut, SOL bisa menguji ulang support di $230–$227, bahkan turun ke $220 sebelum melanjutkan reli berikutnya.

    Target Berikutnya: $300 Hingga $1.000?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 16 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Meski terjadi koreksi jangka pendek, analis pasar tetap optimis. Cipher X menyoroti bahwa persilangan EMA sembilan mingguan di atas EMA 15 mingguan menandakan momentum kuat untuk tren naik. Target harga jangka menengah berada di kisaran $300, dengan potensi menembus resistensi $295 jika dorongan beli meningkat.

    Jika skenario berulang seperti sebelumnya, Solana berpotensi menuju lonjakan harga parabola hingga mendekati $1.000. Lonjakan ini bisa didukung oleh meningkatnya open interest berjangka dan total nilai terkunci (TVL) dalam ekosistem Solana yang terus bertumbuh.

    Baca juga: Q4 Jadi Milik Solana? CIO Bitwise Prediksi Reli Epik Siap Dimulai


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com