Author: 26

  • BI Rate Turun 25 Basis Poin, Apa Artinya untuk Pasar Kripto?

    Bank Indonesia (BI) baru saja memangkas suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,00%. Pemotongan suku bunga pada bulan Agustus ini menjadi kali ke empat BI memotong suku bunga acuan di tahun ini.

    Langkah ini diambil BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah inflasi yang rendah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, BI juga memberi sinyal bahwa masih ada ruang untuk penurunan lebih lanjut, tergantung pada proyeksi inflasi dan stabilitas nilai tukar kedepannya.

    Bagi investor kripto yang selalu menantikan pemotongan suku bunga The Fed, pasti penasaran bagaimana pengaruh dari pemotongan suku bunga ini terhadap pasar kripto.

    Lalu apa saja sebenarnya pengaruh suku bunga acuan BI dan apakah pemotongan suku bunga acuan ini berpengaruh terhadap pasar kripto, seperti suku bunga The Fed? Mari kita bahas lebih dalam.

    Apa Itu BI Rate?

    BI rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas rupiah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

    Suku bunga acuan ini menjadi referensi utama bagi perbankan dalam menetapkan suku bunga kredit dan deposito.

    Singkatnya seperti ini:

    Jika BI Rate naik, bunga kredit ikut naik → konsumsi dan investasi bisa melambat → inflasi ditekan

    Jika BI Rate turun, bunga kredit turun → konsumsi dan investasi naik → ekonomi terdorong

    BI Rate juga jadi acuan dalam penentuan instrumen pasar uang seperti SBN, SRBI, dan DNDF, serta jadi pertimbangan investor asing dalam menilai daya tarik Rupiah.

    BI-Rate Agustus 2025. Sumber: Bank Indonesia

    Dikutip dari rilis resmi Bank Indonesia (BI), penurunan 25 basis poin menjadi 5,00% di bulan Agustus ini sejalan dengan inflasi yang tetap rendah dalam target 2,5±1%, stabilitas nilai tukar Rupiah yang terjaga dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Sekaligus merespon atas kondisi ekonomi global seperti: ekonomi dunia melemah akibat tarif resiprokal AS yang meluas ke 70 negara, ekspektasi penurunan suku bunga The Fed meningkat, dan ketidakpastian global.

    Sepanjang perjalanannya, BI rate sendiri kerap mencerminkan kondisi makroekonomi Indonesia. Misalnya, selama masa pandemi COVID-19 (2020–2021), Bank Indonesia (BI) secara agresif menurunkan BI-Rate untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang terdampak oleh krisis global—dengan total lima kali pemotongan sepanjang tahun 2020.

    Baca juga: 5 Dampak Pemangkasan Suku Bunga The Fed AS terhadap Pasar Kripto

    Pahami Terlebih Dulu: Pengaruh BI Rate Dibanding The Fed Rate

    Meski BI Rate memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik, investor global cenderung menaruh perhatian lebih besar pada arah kebijakan suku bunga The Fed. Mengapa demikian?

    Salah satu alasannya adalah skala dan dampak sistemik dari ekonomi Amerika Serikat terhadap pasar keuangan dunia. Perubahan kecil pada Fed Funds Rate bisa mengguncang pasar modal, memicu arus modal keluar dari negara berkembang, dan memengaruhi nilai tukar berbagai mata uang—termasuk Rupiah.

    Baca juga: Pidato Presiden Bahas Transformasi Ekonomi, Akankah Kripto Masuk Strategi Digital Nasional?

    Lalu Bagaimana BI Rate Terhadap Pasar Kripto?

    Secara historis, kebijakan moneter Indonesia seperti BI Rate tidak memiliki hubungan kausalitas langsung dengan pergerakan harga pasar kripto.

    Sebab investor pasar kripto lebih memperhatikan faktor yang lebih besar, yaitu kebijakan moneter global—seperti suku bunga acuan The Fed.

    Tapi, penurunan suku bunga biasanya menyebabkan depresiasi Rupiah, karena investor mencari imbal hasil lebih tinggi di luar negeri dan melepas Rupiah. Sehingga nilai tukar dari Rupiah terhadap Dolar AS menjadi melemah.

    Jika nilai tukar Rupiah terhadap Dolar melemah, secara tidak langsung harga kripto terhadap Rupiah tentu akan naik—sebab umumnya pasar kripto menggunakan Dolar sebagai pasangan dagang utama.

    Sebagai studi kasus, mari kita lihat data berikut:

    Tanggal BTC/USD USD/IDR BTC/IDR
    1 Januari 2025 $94,560.20 16,090.00 Rp1,544,354,048
    1 Mei 2025 $96,499.30 16,600.00 Rp1,602,599,936
    Data historis diambil dari: Investing.com

    Ketika Bitcoin menguat terhadap pasangan dagang utamanya—Dolar AS (USD) dan Rupiah melemah terhadap USD, harga Bitcoin dalam Rupiah (BTC/IDR) cenderung mengalami kenaikan persentase yang lebih besar dibandingkan harga Bitcoin dalam USD (BTC/USD).

    Ini terjadi karena dua faktor yang saling memperkuat: Kenaikan harga Bitcoin dalam USD, dan Depresiasi Rupiah terhadap USD.

    Jika dilihat dari tabel harga di atas, antara Januari dan Mei 2025, BTC/USD naik 2,1%, USD/IDR naik 3,2%, sehingga BTC/IDR naik sekitar 3,8%—lebih tinggi dari kenaikan BTC/USD.

    Bagi kamu yang ingin memiliki eksposur terhadap Dolar AS atau aset lindung nilai seperti emas, di Tokocrypto, kamu bisa mulai trading aset kripto setara USD seperti USDT dan USDC, atau eksposur emas digital seperti PAX Gold dengan 0% trading fee lho!

    Penutup

    Penurunan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,00% mencerminkan langkah Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah inflasi yang terkendali. Meski tidak berdampak langsung pada pasar kripto, kebijakan ini berpotensi memengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

    Baca juga: Pengaruh Pergerakan Dolar AS terhadap Pasar Crypto

    Ketika suku bunga turun, Rupiah berpeluang melemah karena investor mencari imbal hasil lebih tinggi di luar negeri. Akibatnya, harga aset kripto dalam Rupiah bisa naik—bukan hanya karena larinya likuiditas Rupiah ke pasar kripto, tapi karena depresiasi Rupiah.

    Perlu dicatat, ini hanya berlaku jika The Fed tidak menurunkan suku bunga, namun seperti yang disebutkan di atas, pemotongan suku bunga BI adalah langkah antisipasi penurunan suku bunga The Fed. 

    Jadi harus tetap pantau terus arah kebijakan moneter global, karena jika The Fed juga memangkas suku bunga, tekanan terhadap Rupiah bisa berkurang. Dalam skenario tersebut, apresiasi aset kripto mungkin lebih dipengaruhi oleh faktor fundamental dan sentimen pasar, bukan sekadar pelemahan mata uang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

    Sumber gambar: Bank Indonesia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 18 September 2025: Fed Pangkas Suku Bunga, BTC Naik?

    Pasar kripto hari ini, Kamis (18/9) bergerak beragam setelah The Fed memangkas suku bunga 0,25%, dengan Bitcoin sempat naik sebelum terkoreksi lebih dari 1%. Meski begitu, sebagian trader tetap optimis BTC bisa kembali menuju $120K–$125K pasca-FOMC, ditopang sentimen bullish dari data opsi.

    Di sisi lain, kabar menarik datang dari Tuttle Capital yang mengajukan ETF untuk BONK, SUI, dan Litecoin, mendorong harga ketiganya naik lebih dari 3%. Sementara itu, rumor kembalinya CZ ke Binance usai perubahan bio X memicu reli BNB 5% ke rekor $960. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Pasar Kripto Bereaksi Beragam Pasca Keputusan Suku Bunga FED

    • Powell pangkas suku bunga 0,25% karena lemahnya data pekerjaan & risiko inflasi.
    • Bitcoin dan kripto lain sempat naik, lalu langsung turun lebih dari 1% setelah FOMC.
    • Powell tegaskan independensi Fed saat menanggapi tekanan Trump.

    Akankah Bitcoin Kembali ke $120K, Pasca-FOMC?

    • Trader Bitcoin targetkan kenaikan ke $120.000 bahkan $125k setelah FOMC.
    • Data opsi BTC menunjukkan sentimen bullish mendominasi pasar.
    • Powell beri sinyal tak perlu terburu-buru pangkas suku bunga, BTC koreksi.

    Ikut LAUNCH-DROP SOON Raih Hadiah Rp75 Juta*

    BONK, SUI & LTC Melonjak Setelah Tuttle Capital Ajukan ETF

    • Tuttle Capital mengajukan ETF Bonk, Sui, dan Litecoin.
    • Perusahaan itu mengajukan ETF Blast Income yang menghasilkan pendapatan dari penyebaran kredit.
    • Harga BONK, SUI, dan LTC naik lebih dari 3% karena pengajuan tersebut.

    Rumor Kembalinya CZ ke Binance Membuat BNB Melonjak 5%

    • CZ mengubah bio X-nya kembali ke @binance, hampir dua tahun setelah mundur.
    • Rumor muncul karena Binance dilaporkan hampir sepakat dengan DOJ.
    • Harga BNB naik 5% ke rekor $960, dengan open interest berjangka di atas $1,83 miliar.

    Baca juga: 5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah SOON Network Akan Jadi L2 Paling Cepat dan Murah di Dunia?

    SOON Network diperkenalkan sebagai salah satu inovasi terbaru di dunia blockchain yang berfokus membawa performa tinggi Solana ke ekosistem Ethereum dan jaringan besar lainnya. Diluncurkan pada Januari 2025, proyek ini menawarkan blocktime hanya 50ms, kapasitas hingga 30.000 transaksi per detik, serta biaya transaksi yang sangat efisien—bahkan disebut hingga 65 kali lebih murah dibandingkan Ethereum.

    Dan bukan cuma janji kosong. Data terbaru (12 September 2025) menunjukkan TVL $64,88 juta, lebih dari 63 juta transaksi, serta jutaan alamat aktif. Angka ini menandakan SOON sudah jadi pemain serius di dunia rollup.

    Artikel ini disusun oleh tim riset Tokocrypto sebagai bagian dari kajian mendalam mengenai perkembangan terkini di ekosistem blockchain.

    Tokenomics: Pro-Komunitas dengan Potensi Fairness

    Total suplai $SOON mencapai 1 miliar token dengan distribusi yang “ramah komunitas”:

    • 51% komunitas (510M)
    • 25% ekosistem (250M)
    • 10% tim (100M)
    • 6% foundation (60M)
    • 8% airdrop & liquidity (80M)

    Token $SOON digunakan untuk governance, staking (reward 3% per tahun), builder incentives, dan backbone ekosistem.

    Distribusi besar ke komunitas plus potensi aksi burn memberi sentimen positif bahwa proyek ini bukan sekadar dikuasai tim atau investor besar.

    Teknologi di Balik Kecepatan Gila SOON

    Apa yang bikin SOON beda? Jawabannya ada di Decoupled SVM.

    • Decoupled SVM: Eksekusi SVM dipisahkan dari consensus/settlement, bisa jalan di L1 lain seperti Ethereum.
    • Merklization SVM: Hasil eksekusi bisa jadi bukti ringkas yang diverifikasi di L1.
    • Horizontal scaling: Bisa ditingkatkan ke banyak node.
    • Firedancer Integration: Klaim sanggup melesat hingga 80.000 TPS.

    Artinya? Developer bisa merasakan performa Solana, tapi dengan keamanan dan likuiditas chain besar lain.

    Super Adoption Stack (SAS): Senjata Utama SOON

    SOON tidak hanya soal kecepatan, tapi juga produk nyata lewat Super Adoption Stack (SAS), yang mencakup:

    • SOON Mainnet: Layer 2 berbasis SVM untuk Ethereum, BNB Chain, Base, dll.
    • SOON Stack: Rollup-as-a-Service (RaaS), bikin “Solana pribadi” dengan sekali klik.
    • InterSOON: Protokol messaging lintas-chain tanpa wrapping, sudah membuktikan diri lewat bridge TON ↔ Solana.
    • Simpfor.fun: Platform copy-trading Hyperliquid, memungkinkan trader pemula menyalin strategi top trader dengan sekali klik.

    SAS pada dasarnya adalah paket lengkap untuk mempercepat adopsi blockchain lintas ekosistem.

    Katalis Harga: Pump atau Dump?

    Katalis Naik:

    • Adopsi SOON Stack & InterSOON: makin banyak proyek luncurkan rollup.
    • Firedancer & performa 80.000 TPS: hype developer & investor.
    • Distribusi pro-komunitas + aksi burn: fair dan langka.

    Katalis Turun:

    • Unlock token besar: potensi tekanan jual.
    • Bug teknis di Decoupled SVM/Merklization/bridge: risiko kepercayaan.
    • Kompetisi L2 mapan dan kondisi pasar bearish.

    Kesimpulan

    SOON bukan sekadar proyek Layer-2 biasa. Dengan kombinasi teknologi canggih, strategi community-first, dan ekosistem produk nyata, proyek ini berpotensi menjadi “kuda hitam” di tengah dominasi L2 seperti Arbitrum, Optimism, dan Base.

    Namun, keberhasilan SOON sangat bergantung pada eksekusi teknis tanpa cela dan seberapa jauh developer serta proyek mau mengadopsi ekosistemnya.

    Satu hal jelas: SOON sedang memposisikan diri sebagai jembatan tercepat antara kecepatan Solana dan likuiditas Ethereum. Jika berhasil, ini bisa jadi revolusi besar di dunia blockchain.

    SOON tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian SOON bisa dilakukan di Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan SOON/IDR, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Baca juga: Caldera (ERA): Metalayer yang Ubah Total Ekosistem Ethereum


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF XRP Pertama di AS Siap Meluncur Minggu Ini? Pasar Bisa Berubah!

    Pasar kripto kembali diguncang kabar besar. REX Shares dan Osprey Funds dikabarkan siap meluncurkan ETF XRP pertama di Amerika Serikat minggu ini.

    Dilaporkan BeInCrypto, jika benar terealisasi, langkah ini bisa menjadi tonggak penting bagi XRP dan membuka jalan baru bagi adopsi kripto di kalangan institusional.

    Apa yang Membuat ETF Ini Berbeda?

    Tidak seperti ETF kripto spot yang umumnya hanya mengikuti harga aset, ETF XRP dari REX-Osprey ini punya pendekatan unik. Berdasarkan dokumen yang diajukan ke SEC, hanya 25% dari aset yang benar-benar diinvestasikan ke XRP, sementara sisanya dialokasikan ke obligasi pemerintah AS, kas, reksa dana pasar uang, hingga ETF kripto lain.

    ETF ini juga diajukan di bawah Undang-Undang 40, bukan Undang-Undang 33 yang biasanya digunakan ETF spot. Artinya, produk ini hadir dengan struktur berbeda dan bisa menjadi eksperimen baru dalam memperluas pasar ETF kripto.

    Baca juga: Mantan Eksekutif Ripple di BlackRock Prediksi XRP, Bisa Tembus Berapa?

    Kenapa Ini Penting untuk XRP?

    Komunitas XRP sudah lama menantikan ETF resmi. Meski SEC pernah membuka jalan untuk ETF Bitcoin spot, XRP belum mendapat perlakuan yang sama karena ketiadaan pasar berjangka yang mapan. Jika ETF ini benar-benar diluncurkan, meskipun bukan ETF spot murni, tetap saja bisa meningkatkan legitimasi XRP di mata investor besar.

    Bukan XRP Saja: ETF Dogecoin Menyusul

    Tak hanya XRP, REX-Osprey juga sedang menyiapkan ETF Dogecoin. Meski sempat tertunda minggu lalu, kabarnya produk ini akan segera rilis. Bahkan, analis memperkirakan beberapa ETF Dogecoin dengan struktur berbeda bisa mendapat lampu hijau SEC dalam dua bulan ke depan.

    Apa Dampaknya ke Pasar?

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    ETF XRP ini bisa menjadi sinyal kuat bahwa regulator mulai lebih terbuka terhadap diversifikasi ETF kripto. Jika produk ini sukses, kemungkinan besar kita akan melihat lebih banyak ETF berbasis altcoin bermunculan di pasar AS.

    Investor dan komunitas kripto jelas akan menaruh perhatian penuh minggu ini. Apakah ETF XRP pertama di AS benar-benar akan debut? Jika iya, pasar kripto bisa memasuki babak baru yang lebih besar dari sekadar Bitcoin dan Ethereum.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token Mubarak Naik Drastis, Apa Rahasianya?

    Pasar kripto kembali diramaikan oleh kabar mengejutkan dari token Mubarak (MUBARAK).

    Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat bahwa harga Mubarak melesat +28,62% hingga menyentuh level $0,038732 per token.

    Kenaikan signifikan tersebut langsung menarik perhatian investor ritel maupun komunitas kripto, terlebih dengan volume perdagangan harian yang tembus $139,19 juta USD, angka yang cukup besar untuk aset dengan kapitalisasi pasar hanya $38,73 juta USD.

    Lonjakan ini menempatkan Mubarak di peringkat ke-675 berdasarkan kapitalisasi pasar global, sebuah pencapaian yang tidak bisa dianggap remeh untuk proyek yang relatif masih berada di kategori “mid to low cap”.

    Baca Juga: Waspada! Validator Solana Raup $1,3 Juta Karena Sandwich Attack

    Posisi Pasar Mubarak Saat Ini

    Dengan total pasokan maksimum 1 miliar token yang seluruhnya sudah beredar di pasar, Mubarak menawarkan kondisi transparansi sirkulasi yang jarang ditemui pada beberapa altcoin lain.

    Kapitalisasi pasarnya memang masih jauh dibandingkan raksasa kripto seperti Bitcoin atau Ethereum, namun likuiditas perdagangan yang tinggi dalam 24 jam terakhir menunjukkan tingginya minat pasar.

    Pergerakan harga Mubarak juga terbilang volatil, di mana dalam 24 jam terakhir sempat menyentuh titik terendah $0,02993 dan tertinggi $0,044054.

    Fluktuasi ini membuka peluang besar bagi trader harian untuk meraup keuntungan cepat, meski tentu dengan risiko tinggi.

    Pergerakan harga Mubarak (MUBARAK/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mubarak (MUBARAK/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga

    Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan mengapa Mubarak mengalami kenaikan harga signifikan dalam waktu singkat:

    1. Lonjakan Volume Perdagangan
      Volume perdagangan MUBARAK yang melonjak hingga $139,19 juta USD mengindikasikan masuknya likuiditas baru, baik dari investor ritel maupun spekulatif. Biasanya, lonjakan volume besar seperti ini menjadi katalis utama pergerakan harga cepat.
    2. Momentum Pasar Altcoin
      Dalam beberapa minggu terakhir, altcoin dengan kapitalisasi kecil hingga menengah mulai mencuri perhatian investor yang mencari “next big thing”. Mubarak tampaknya masuk dalam radar trader yang ingin mencari keuntungan lebih tinggi di luar aset utama seperti BTC atau ETH.
    3. Psikologi Pasar dan Narasi Baru
      Nama token “Mubarak” sendiri cukup unik, sehingga menarik perhatian komunitas. Dalam dunia kripto, narasi dan branding terkadang mampu menciptakan hype yang mempercepat adopsi jangka pendek.
    4. Rebound dari Penurunan Sebelumnya
      Jika menilik data historis, dalam 60 hari terakhir Mubarak sempat turun -13,90%, sebelum akhirnya memantul dan mencatatkan kenaikan dua digit dalam 7 hari terakhir. Kenaikan ini bisa dilihat sebagai fase “pemulihan harga” atau bahkan awal tren bullish baru.

    Prediksi Harga Mubarak ke Depan

    Meski saat ini harga masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di level $0,215803, tren positif dalam sepekan terakhir menandakan adanya peluang menuju penguatan lebih lanjut.

    • Jangka Pendek (1–2 minggu): Jika volume perdagangan tetap tinggi, harga berpotensi menguji kembali resistance psikologis di kisaran $0,05 – $0,06.
    • Jangka Menengah (1–3 bulan): Apabila tren pasar altcoin semakin kuat, Mubarak bisa menargetkan level $0,08 – $0,1, mendekati setengah dari ATH.
    • Jangka Panjang: Untuk kembali ke level ATH $0,21, Mubarak harus memiliki katalis fundamental yang lebih jelas, seperti adopsi nyata, kemitraan strategis, atau peningkatan ekosistem.

    Namun, perlu dicatat bahwa volatilitas tinggi bisa menjadi pedang bermata dua. Koreksi tajam bisa saja terjadi sewaktu-waktu, terutama jika kenaikan ini hanya dipicu oleh spekulasi jangka pendek.

    Baca Juga: Wintermute Dorong Likuiditas Token Mubarak, Harga Naik 10,66%

    Mubarak saat ini berada di fase yang sangat menarik: kapitalisasi pasar relatif kecil namun didukung oleh volume perdagangan tinggi dan tren kenaikan harga yang agresif.

    Dalam 24 jam terakhir saja, token ini mencatat kenaikan hampir 30%, membuatnya menjadi salah satu altcoin dengan performa terbaik di pasar.

    Bagi trader yang berani mengambil risiko, MUBARAK menawarkan peluang keuntungan signifikan. Namun, bagi investor jangka panjang, masih diperlukan analisis lebih dalam mengenai fundamental proyek ini sebelum mengalokasikan modal besar.

    Dengan kondisi saat ini, satu hal pasti: Mubarak telah berhasil mencuri perhatian pasar kripto global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Season Hampir Tiba! Indeks Meledak ke Level Kritis

    Pasar kripto sedang memanas! Altcoin Season Index kini mendekati ambang batas berbahaya yang bisa menandai dimulainya altseason penuh, sementara Solana mencetak reli besar hingga menyalip Binance Coin (BNB) dalam kapitalisasi pasar. Namun, di balik euforia ini, analis memberi peringatan serius: hati-hati, déjà vu Desember 2024 bisa terulang!

    Indeks Altcoin Makin Panas

    Altcoin Season Index melonjak ke level 72, hanya sedikit di bawah level 75 yang menandakan resmi dimulainya altseason. Minggu lalu indeks masih di 68, tetapi lonjakan cepat ini membuat trader kembali optimis dengan masa depan altcoin.

    Ethereum berhasil menembus $4.600, XRP kembali ke $3,00, Dogecoin stabil di atas $0,28, dan Cardano melesat ke $0,90. Namun bintang utamanya adalah Solana (SOL), yang naik 17% dalam seminggu terakhir hingga menyentuh $248. Dengan kapitalisasi pasar $135 miliar, Solana kini resmi melampaui Binance Coin dan menjadi kripto terbesar kelima di dunia.

    Metric Altcoin Season Index pada tanggal 17 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metric Altcoin Season Index pada tanggal 17 September 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Altcoin Kecil Ikut Bikin Geger

    DIlaporkan Crypto News, bukan hanya kripto besar yang bersinar. Token-token kecil seperti MYX Finance melonjak hampir 45%, sementara MemeCore dan OKB juga mencatatkan lonjakan signifikan. Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya selera risiko investor, yang semakin percaya diri bahwa altseason sebentar lagi akan dimulai.

    Peringatan Analis: Déjà Vu Desember 2024?

    Meski euforia terasa di seluruh pasar, analis tetap mengingatkan bahaya. Menurut Maartunn, peneliti di CryptoQuant, kondisi saat ini sangat mirip dengan Desember 2024, tepat sebelum koreksi besar yang menjatuhkan pasar 30% di awal 2025.

    Ia menyoroti bahwa Open Interest altcoin melonjak, sementara Bitcoin stagnan. Ketidakseimbangan ini bisa menjadi tanda bahaya, apalagi jika ditambah faktor eksternal seperti kebijakan makroekonomi atau pengumuman regulasi mendadak.

    “Kita pernah melihat ini sebelumnya. Bukan berarti hasilnya sama, tapi Anda harus tahu di mana pintu keluar Anda,” ujar Maartunn.

    Ia bahkan mengibaratkan situasi saat ini seperti permainan kursi musik: ketika musik berhenti, tidak semua orang bisa duduk dengan nyaman.

    Apakah Altseason Kali Ini Nyata atau Hanya False Start?

    Meski reli altcoin saat ini mengesankan, beberapa analis menilai masih terlalu dini untuk menyebut ini sebagai altseason penuh. Tanpa dukungan institusional yang kuat atau jika volatilitas global meningkat, reli ini bisa berakhir cepat.

    Namun, jika momentum terus terjaga, kita bisa segera melihat musim altcoin terbesar sejak 2021. Hari-hari ke depan akan menjadi penentu: apakah pasar benar-benar memasuki altseason atau hanya jebakan bullish semu.

    Baca juga: Altcoin Season 2025: Benarkah Sudah Dimulai?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sui Network Dapat Dukungan Google, Token SUI Siap Melambung Lagi?

    Google resmi menggandeng Sui Network untuk meluncurkan Agentic Payments Protocol (AP2), sebuah terobosan yang digadang-gadang bakal jadi standar pembayaran generasi berikutnya. Kolaborasi ini bukan sekadar proyek biasa, AP2 dirancang agar kecerdasan buatan (AI) bisa melakukan transaksi keuangan langsung atas nama pengguna.

    DIlaporkan Coindoo, berbeda dari sistem tradisional yang hanya meneruskan instruksi, AP2 memungkinkan AI mengelola saldo, menyelesaikan pembayaran real-time, hingga otomatisasi transaksi kompleks. Dengan kata lain, AI akan benar-benar jadi “agen finansial” yang mandiri.

    Pembayaran Basis AI

    Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dikembangkan oleh Mysten Labs, Sui Network memang dikenal sebagai blockchain Layer-1 berkecepatan tinggi dengan fitur transaksi terprogram dan identitas berbasis privasi. Keterlibatan Sui dalam AP2 menjadi langkah penting yang menyatukan infrastruktur blockchain dengan teknologi AI, membuka jalan bagi era perdagangan otomatis cerdas.

    Tak heran, pengumuman ini sempat mendorong harga token SUI melonjak, meski kemudian kembali terkoreksi. Para analis menilai pasar masih berhati-hati, sebab adopsi nyata akan jadi penentu apakah AP2 bisa benar-benar mengguncang industri.

    Namun, satu hal jelas: dengan dukungan Google, Sui Network kini punya sorotan baru di tengah persaingan sengit blockchain Layer-1. Jika AP2 sukses, kita mungkin sedang menyaksikan awal revolusi pembayaran global berbasis AI dan blockchain.

    Baca juga: Formasi Head and Shoulders Buka Peluang Harga Solana Menuju $219


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Hampir Bebas dari DOJ, BNB Meledak Tembus ATH di Atas $950!

    Binance kembali jadi sorotan! Bursa kripto terbesar di dunia ini dilaporkan hampir mencapai kesepakatan besar dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) untuk mengakhiri pengawasan kepatuhan senilai miliaran dolar.

    Dilaporkan Coingape, kabar ini langsung membuat harga BNB meroket ke level tertinggi sepanjang masa (ATH) di atas $950!

    Binance Hampir Lepas dari Pengawasan DOJ

    Menurut laporan Bloomberg, Binance sedang dalam tahap akhir negosiasi dengan DOJ terkait pencabutan pemantau kepatuhan eksternal yang merupakan bagian dari penyelesaian kasus $4,3 miliar pada 2023. Kala itu, Binance didakwa melanggar Undang-Undang Kerahasiaan Bank (BSA) dan diwajibkan menggunakan pemantau independen selama tiga tahun.

    Namun kini, DOJ di bawah pemerintahan Trump disebut melunakkan sikapnya terhadap bursa kripto. Bahkan, beberapa pemantau yang sebelumnya ditunjuk di era Biden telah dicabut. Jika kesepakatan ini benar-benar terjadi, maka ini akan menjadi kemenangan besar bagi Binance.

    BNB Sentuh Rekor Baru

    Kabar ini langsung disambut pasar dengan euforia. Data TradingView mencatat BNB kini diperdagangkan di atas $950, naik lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir dan makin reli setelah laporan kesepakatan dengan DOJ mencuat.

    Analis kripto populer CryptoCondom bahkan menilai potensi BNB belum berhenti di sini. Menurutnya, harga bisa terus naik seiring meningkatnya spekulasi bahwa Binance akan kembali ke pasar AS dan bahkan mengajukan IPO.

    CZ, DOJ, dan Drama Grasi Presiden

    Perlu diingat, penyelesaian hukum $4,3 miliar pada 2023 memaksa pendiri Binance, Changpeng “CZ” Zhao, mundur dari jabatan CEO dan menjalani hukuman empat bulan penjara. Namun drama belum selesai.

    CZ sebelumnya mengungkapkan telah mengajukan permohonan grasi presiden kepada Trump. Data Polymarket bahkan menempatkan peluang CZ mendapat pengampunan di angka 55%, menjadikannya kandidat teratas untuk diampuni tahun ini.

    Jika benar terjadi, bukan hanya BNB yang bisa terbang lebih tinggi, tapi posisi Binance di panggung global juga bisa kembali menguat drastis.

    Harapan BNB

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Binance berada di titik krusial: hampir bebas dari pengawasan DOJ, peluang grasi untuk CZ, dan harga BNB yang sudah meledak ke ATH baru. Semua faktor ini bisa jadi sinyal bahwa Binance siap membuka babak baru — termasuk kemungkinan besar come back ke pasar AS dengan gebrakan IPO.

    Satu hal yang jelas: BNB saat ini menjadi koin yang paling diperhatikan pasar kripto global.

    Baca juga: Harga BNB Tembus ke $882: Bullish Sungguhan atau Sekadar Fakeout?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pantera Capital Kantongi Solana $1,1 Miliar! SOL Meledak ke $1.250?

    Pantera Capital baru saja bikin gebrakan besar! Pendiri sekaligus CEO, Dan Morehead, mengungkapkan kalau perusahaannya sekarang memegang Solana (SOL) senilai $1,1 miliar — menjadikannya posisi kripto terbesar dalam portofolio mereka.

    Dilaporkan Coinspeaker, langkah ini datang di tengah meningkatnya minat institusi terhadap Solana, yang dalam beberapa minggu terakhir sukses jadi sorotan utama pasar kripto. Saat ini, harga SOL diperdagangkan di kisaran $235 dan telah naik 22% hanya dalam sebulan terakhir.

    Solana Kalahkan Bitcoin?

    Morehead menyebut Solana sebagai blockchain tercepat dan paling berkinerja, bahkan mengungguli Bitcoin dalam empat tahun terakhir. Ia menekankan bahwa jaringan ini mampu memproses 9 miliar transaksi per hari, angka yang bahkan lebih besar dibandingkan gabungan seluruh pasar modal global.

    “Tidak banyak blockchain yang akan bertahan dalam jangka panjang. Tapi Solana jelas berada di liga yang sama dengan Bitcoin dan Ethereum,” ujar Morehead.

    Ia juga masih bullish terhadap Bitcoin, memproyeksikan harga bisa mencapai $750.000 dalam 4–5 tahun ke depan, meskipun tetap menganggap Solana punya keunggulan besar dalam skalabilitas dan efisiensi.

    Baca juga: Harga Solana Siap Cetak Rekor Baru, Target $300 hingga $1.000

    Persaingan Treasury SOL Semakin Panas

    Sebelumnya, Industri Maju juga mengumumkan rencana treasury Solana senilai $1,65 miliar dengan akuisisi lebih dari 6,8 juta koin SOL. Pantera sendiri tak hanya memegang treasury, tapi juga memimpin investasi swasta senilai $500 juta ke Helius, untuk memperkuat ekosistem dan perbendaharaan Solana.

    Morehead percaya inisiatif ini akan mendorong adopsi global Solana:

    “Kami yakin Solana adalah blockchain yang menentukan kategori dan fondasi bagi sistem keuangan baru.”

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Target Bull Run: $1.250?

    Analis kripto populer Kapten Faibik mengatakan Solana sedang membentuk pola segitiga naik pada grafik mingguan. Jika harga menutup pekan di atas $250, itu bisa menjadi pemicu resmi bull run besar untuk periode 2025–2026.

    Faibik bahkan menaruh target jangka panjang Solana di $1.250, menandakan peluang kenaikan harga lebih dari 400% dari level saat ini.

    Dengan dana institusional yang terus mengalir, performa teknikal yang kuat, serta narasi besar sebagai blockchain tercepat di dunia, banyak yang bertanya-tanya: Apakah SOL siap jadi bintang utama bull run kripto berikutnya?

    Baca juga: Q4 Jadi Milik Solana? CIO Bitwise Prediksi Reli Epik Siap Dimulai


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hadapi Tekanan Pasar, Harga Ethereum Terkoreksi Tipis di $4.500

    Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, kembali menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis di pasar.

    Berdasarkan data terbaru, harga ETH hari ini berada di level $4,514.07 per ETH, dengan kapitalisasi pasar sebesar $544.87 miliar.

    Meski tetap kokoh sebagai pemain utama, Ethereum mencatat penurunan -0.38% dalam 24 jam terakhir, memperlihatkan adanya tekanan jangka pendek di tengah tren kenaikan harga dalam beberapa bulan terakhir.

    Baca Juga: Ethereum Terkoreksi Tipis, Masihkah Berakhir dengan Manis?

    Tren Harga Terkini: Turun Tipis di Tengah Kenaikan Mingguan

    Dalam 24 jam terakhir, harga ETH sempat bergerak di kisaran $4,428.33 hingga $4,552.00, sebelum akhirnya menetap di level saat ini.

    Jika dilihat dalam skala waktu lebih luas, Ethereum masih mencatat kinerja positif:

    • 30 hari terakhir: naik +4.97%
    • 60 hari terakhir: naik +26.03%
    • 90 hari terakhir: naik +78.78%

    Data ini menegaskan bahwa meski ada penurunan harian, tren jangka menengah hingga panjang Ethereum tetap mengarah ke atas.

    Rekor tertinggi (all-time high/ATH) ETH masih tercatat di $4,953.73, sehingga pasar memperkirakan koreksi saat ini hanya bersifat sementara.

    Penyebab Penurunan Harga Ethereum

    Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi turunnya harga ETH dalam 24 jam terakhir:

    1. Tekanan Ambil Untung (Profit Taking)
      Setelah mencatat kenaikan signifikan dalam 90 hari terakhir (+78.78%), banyak investor jangka pendek memutuskan melakukan aksi jual untuk mengamankan keuntungan. Hal ini memicu penurunan tipis di pasar.
    2. Kondisi Makroekonomi Global
      Pasar kripto tidak bisa dilepaskan dari dinamika global, terutama kebijakan suku bunga AS dan kekuatan dolar. Ketika indeks dolar menguat, sebagian modal cenderung keluar dari aset berisiko, termasuk kripto.
    3. Biaya Gas Ethereum yang Fluktuatif
      Meski Ethereum telah berupaya meningkatkan efisiensi melalui pembaruan jaringan, biaya transaksi (gas fee) yang tetap tinggi di momen tertentu masih menjadi faktor penghambat adopsi massal. Hal ini memengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan.
    4. Persaingan dengan Blockchain Lain
      Dominasi Ethereum di sektor DeFi dan NFT mulai mendapat tantangan serius dari blockchain alternatif seperti Solana, Avalanche, dan Polygon. Persaingan ini menekan ekspektasi pasar terhadap Ethereum, meskipun secara fundamental jaringan ETH masih menjadi pilihan utama.

    Analisis Pasar dan Sentimen Investor

    Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $544 miliar, Ethereum tetap berada di posisi #2 kripto terbesar di dunia.

    Volume perdagangan harian sebesar $33.50 miliar menunjukkan bahwa minat investor masih tinggi meskipun ada tekanan jangka pendek.

    Menariknya, koreksi tipis justru dianggap sehat oleh sebagian analis. Menurut pandangan mereka, ETH sedang membangun konsolidasi yang kuat sebelum mencoba menembus kembali level psikologis $4,700–$4,900 menuju rekor tertinggi terbaru.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prediksi Harga Ethereum ke Depan

    • Jangka Pendek (1–2 minggu): Ethereum berpotensi bergerak di kisaran $4,400–$4,600 sebagai area konsolidasi. Jika volume beli meningkat, ETH bisa kembali menembus $4,700.
    • Jangka Menengah (1–3 bulan): Dengan tren naik yang masih kuat, ETH berpeluang menguji kembali level $4,953 ATH. Jika berhasil ditembus, target berikutnya diproyeksikan di atas $5,200.
    • Risiko: Jika tekanan makroekonomi semakin kuat, ETH bisa kembali tertekan ke bawah $4,300, yang menjadi area support utama.

    Baca Juga: BlackRock Buang Ethereum Senilai Rp14 Triliun, Beralih ke Bitcoin!

    Penurunan harga Ethereum sebesar -0.38% dalam 24 jam terakhir tidak mengubah tren besar yang masih positif.

    Tekanan ambil untung, sentimen global, serta isu biaya transaksi menjadi faktor utama koreksi ini. Namun, dengan fundamental yang tetap kuat, posisi Ethereum masih solid untuk melanjutkan kenaikan di masa mendatang.

    Investor jangka panjang diperkirakan akan tetap optimis, terutama dengan potensi adopsi yang terus tumbuh di sektor DeFi, NFT, dan tokenisasi aset.

    Ethereum kini berada pada fase konsolidasi penting—fase yang bisa menjadi batu loncatan menuju level tertinggi baru dalam siklus pasar berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com