Author: 26

  • Solana Dekati Terobosan Besar, Apakah $540 Berikutnya?

    Harga Solana (SOL) tampaknya sedang berada di jalur yang sama dengan BNB yang baru saja meroket ke rekor tertinggi sepanjang masa di atas $1.000. Pola grafik menunjukkan SOL bisa menjadi altcoin berikutnya yang mencetak sejarah dengan potensi reli lebih dari 120%.

    SOL Meniru Reli BNB

    Selama lebih dari setahun terakhir, grafik mingguan SOL menunjukkan pola yang sangat mirip dengan BNB. Kedua aset kripto ini mengalami:

    • Lonjakan tajam pada reli awal.
    • Fase konsolidasi panjang (reakumulasi) antara pertengahan 2024 hingga awal 2025.
    • Dan kini, memasuki fase terobosan yang bisa memicu reli parabola.

    Dilaporkan Cointelegraph, BNB berhasil keluar dari fase ini pada Agustus 2025, menembus rekor tertingginya di $794 dan melesat ke level $1.000 hanya dalam hitungan minggu. Banyak analis kini melihat Solana berada di titik yang sama, dengan target awal menembus level $295 atau naik sekitar 20% dari harga saat ini.

    Pola Cup and Handle: Sinyal Bullish untuk SOL

    Grafik harga mingguan SOL/USD. Sumber: TradingView
    Grafik harga mingguan SOL/USD. Sumber: TradingView

    Baca juga: Pantera Capital Kantongi Solana $1,1 Miliar! SOL Meledak ke $1.250?

    Lebih menarik lagi, Solana tengah membentuk pola teknikal klasik “cup and handle”.

    • “Cup” terbentuk sejak akhir 2021 hingga pertengahan 2023.
    • “Handle” terbentuk selama konsolidasi panjang hingga 2025.
    • Resistensi garis leher berada di sekitar $267, yang sudah beberapa kali diuji sejak November 2024.

    Jika SOL berhasil menembus garis leher ini dengan kuat, target teknikal berikutnya bisa membawa harga ke $540, atau naik lebih dari 120% dari level saat ini, diproyeksikan pada akhir 2025 hingga awal 2026.

    Ruang Kenaikan Masih Terbuka

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Indeks Kekuatan Relatif (RSI) mingguan Solana masih berada di bawah level jenuh beli (70), menandakan ruang kenaikan masih lebar. Dengan sentimen positif di pasar altcoin dan kesamaan pola dengan reli Ethereum pada 2017 maupun Bitcoin 2013, peluang SOL untuk mencetak rekor baru terlihat semakin besar.

    Solana tampaknya sedang mengulangi sejarah yang pernah ditorehkan BNB: reli awal, konsolidasi panjang, lalu ledakan harga ke level tertinggi baru. Jika skenario ini benar-benar terwujud, SOL bisa menjadi altcoin berikutnya yang menembus langit dengan potensi kenaikan hingga 120%.

    Baca juga: Q4 Jadi Milik Solana? CIO Bitwise Prediksi Reli Epik Siap Dimulai


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin dan XRP Cetak Rekor ETF, Kenapa Harga Tak Bergerak?

    Peluncuran ETF Ripple (XRP) dan Dogecoin (DOGE) mencetak sejarah baru di dunia kripto. Dalam hari pertama perdagangannya, kedua produk ini sukses membukukan volume perdagangan gabungan $54,7 juta.

    Namun, alih-alih meledak seperti Bitcoin dan Ethereum saat ETF spot mereka meluncur, harga XRP dan DOGE justru tetap adem ayem.

    Rekor Baru ETF Kripto

    Dilaporkan Yahoo FInance, ETF Ripple XRPR yang dikelola REX-Osprey menjadi sorotan utama. Produk ini membukukan $37,7 juta hanya dalam satu hari perdagangan – bahkan $24 juta sudah tercatat dalam 90 menit pertama. Menurut analis Bloomberg, Eric Balchunas, angka tersebut lima kali lipat lebih besar dibandingkan ETF berjangka XRP manapun di hari peluncurannya.

    Tak kalah mengejutkan, ETF Dogecoin DOJE juga berhasil mencatat volume $17 juta di hari pertama. Prediksi awal hanya sekitar $2,5 juta, namun kenyataannya, DOJE langsung tembus hampir $6 juta di jam pertama perdagangan.

    Harga Malah Lesu

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Siap Meledak ke $15? Pola Bull Flag dan ETF Spot Jadi Pemicu Utama

    Meski catatan volume perdagangan begitu mengesankan, harga XRP dan DOGE justru tidak bereaksi signifikan.

    • XRP turun tipis 1,82% dalam 24 jam terakhir ke level $3,04.
    • DOGE juga merosot 1,97% ke $0,27, meski masih naik 6,13% dalam sepekan.

    Bagi investor yang berharap efek “ETF Pump” seperti Bitcoin dan Ethereum, hasil ini tentu mengecewakan.

    Kenapa Pasar Datar?

    Ternyata, kuncinya ada di struktur produk. Baik XRPR maupun DOJE bukan ETF spot. Mereka tidak menyimpan aset kripto secara langsung, melainkan menggunakan instrumen turunan lewat regulasi Undang-Undang Perusahaan Investasi 1940.

    Artinya:

    • ETF ini tidak bisa memegang aset digital murni.
    • XRPR, misalnya, hanya berinvestasi melalui anak perusahaan di Kepulauan Cayman dan membeli saham di ETP asing yang melacak XRP.
    • Hal serupa juga berlaku untuk DOJE yang berbasis Dogecoin.

    Dengan mekanisme ini, wajar bila pasar kripto tidak memberikan respon euforia seperti pada ETF spot BTC dan ETH.

    Apa Selanjutnya?

    Meski tidak “mengguncang pasar”, pencapaian volume XRP dan DOGE ETF tetap menunjukkan tingginya minat investor pada altcoin besar. Ditambah lagi, antrian ETF spot XRP, DOGE, dan altcoin lain semakin menumpuk – yang kemungkinan besar bakal meluncur dalam waktu dekat.

    Apakah peluncuran ETF spot nanti akan membawa “ledakan harga” seperti yang terjadi pada Bitcoin dan Ethereum? Pasar sedang menunggu jawabannya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Riset Kripto 15-19 September 2025: Altcoin Season Semakin Menguat!

    Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai referensi bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami dinamika terbaru dalam ekonomi global maupun industri kripto.

    Melalui analisis komprehensif yang mencakup data makroekonomi, pergerakan pasar kripto, serta berbagai peristiwa penting di ekosistem blockchain, laporan ini bertujuan memberikan gambaran mendalam tentang tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

    Dengan komitmen menghadirkan informasi akurat dan relevan, tim Research Tokocrypto berharap laporan ini dapat membantu pembaca membuat keputusan yang lebih tepat di tengah perubahan pasar yang cepat.

    Fokus Utama

    1. Makroekonomi Global
      • Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, penurunan pertama dalam sembilan bulan, dengan alasan pelemahan pasar tenaga kerja.
      • Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utamanya di level 4,00%, sejalan dengan ekspektasi pasar di tengah inflasi yang masih tinggi.
      • Bank of Canada (BoC) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2,5%, level terendah dalam tiga tahun.
    2. Makroekonomi Nasional
      • Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% pada bulan September yang merupakan pemotongan kedua berturut-turut.
      • Bank Indonesia (BI) mengumumkan nilai transaksi mata uang lokal (LCT) dengan negara-negara mitra telah melonjak tajam mencapai US$16,4 miliar per Agustus 2025. 
      • Pemerintah meluncurkan kebijakan ekonomi baru untuk menstimulasi perekonomian dengan total anggaran sebesar Rp16,23 triliun, antara lain bantuan pangan, insentif pajak PPh 21 untuk sektor pariwisata, dan program magang untuk lulusan perguruan tinggi.
    3. Performa Pasar Kripto
      • Market cap naik signifikan ke $4.07 triliun (+3.11%), dan CMC 100 Index melonjak ke $248.67 (+3.59%). Sementara itu, Fear & Greed Index berada di 51 (Neutral), mencerminkan sentimen pasar yang mulai bergeser optimis.
      • Altcoin Season Index berada di 73/100, mengonfirmasi tren pasar “Altcoin Season” semakin menguat dan dominasi Bitcoin terus melemah.
      • Narrative utama: Sektor Polkadot Ecosystem (+859.71%) dan Derivatives (+131%) mendominasi, menandakan momentum kuat pada narasi kebangkitan ekosistem Layer-1 dan DeFi.
    4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
      • Apabila harga membentuk struktur Higher Low pada kenaikan(dari breakout MA 50) ini, maka akan diindikasikan naik hingga fibonacci 2.618 ($134.348) seperti analisa sebelumnya.
      • Token Unlock: Particle (PARTI) dan Nillion (NIL) → Risiko distribusi tinggi minggu ini.
      • BTC Spot Volume DeltaSmart money dan trader bervolume besar memasuki kembali arena.

    Kesimpulan: Pantau sektor Polkadot Ecosystem dan Derivatives yang menunjukkan momentum dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) seperti Particle (PARTI) dan Nillion (NIL) kecuali ada katalis kuat. Gunakan potensi volatilitas dari unlock menengah (misalnya AltLayer) untuk mencari peluang teknikal atau akumulasi pada proyek fundamental yang diyakini. Disiplin risiko walaupun Bitcoin berhasil rebound pada zona support Fibonacci 0.786-0.886 dan breakout dari MA 50 daily setelah adanya pemotongan suku bunga, sebab harga bisa saja menjadi false breakout yang dikhawatirkan menurun hingga fibonacci 0.236 (101,445.8) menjadi titik terendah sebelumnya.

    Makroekonomi Global

    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
    • Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, penurunan pertama dalam sembilan bulan, dengan alasan pelemahan pasar tenaga kerja.
    • Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utamanya di level 4,00%, sejalan dengan ekspektasi pasar di tengah inflasi yang masih tinggi.
    • Bank of Canada (BoC) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2,5%, level terendah dalam tiga tahun.
    • Bank sentral Brazil mempertahankan suku bunga acuannya di level 15% dan mengisyaratkan akan mempertahankannya untuk “periode yang sangat lama”.
    • Pemerintahan Trump mengajukan banding atas putusan yang menghalangi pemecatan Gubernur The Fed Lisa Cook. Tetapi, kini melemah setelah munculnya bukti yang membantah tuduhan penipuan hipotek terhadap Cook.

    Makroekonomi Nasional

    Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
    Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.
    • Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% pada bulan September yang merupakan pemotongan kedua berturut-turut.
    • Bank Indonesia (BI) mengumumkan nilai transaksi mata uang lokal (LCT) dengan negara-negara mitra telah melonjak tajam mencapai US$16,4 miliar per Agustus 2025. 
    • Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa tidak berencana untuk menambah pajak baru, dan akan fokus pada mendorong pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan pendapatan negara.
    • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai target awal sebesar 5,2% tahun ini.
    • Pemerintah meluncurkan kebijakan ekonomi baru untuk menstimulasi perekonomian dengan total anggaran sebesar Rp16,23 triliun, antara lain bantuan pangan, insentif pajak PPh 21 untuk sektor pariwisata, dan program magang untuk lulusan perguruan tinggi.

    Kalender Makroekonomi

    16 Sept 2025 U.S. Retail Sales MoM U.S. Retail Sales MoM (Penjualan Ritel AS Bulanan)
    Actual: 0.6%Forecast: 0.2%Previous: 0.6%Lompatan pada penjualan ritel yang jauh lebih kuat dari perkiraan ini menunjukkan bahwa belanja konsumen AS tetap sangat tangguh. Ini adalah sinyal hawkish yang kuat, yang dapat mengurangi kemungkinan The Fed akan melakukan pemotongan suku bunga lebih lanjut setelah pertemuan bulan ini.
    17 Sept 2025 U.S. Housing Starts U.S. Housing Starts (Izin Mendirikan Bangunan AS)
    Actual: 1.307MForecast: 1.370MPrevious: 1.429MPenurunan tajam pada data konstruksi perumahan yang jauh lebih lemah dari perkiraan ini menandakan perlambatan yang signifikan di sektor perumahan. Ini adalah sinyal dovish yang kuat, yang memperkuat argumen bagi The Fed untuk memangkas suku bunga.
    17 Sept 2025 Fed Interest Rate Decision Fed Interest Rate Decision (Keputusan Suku Bunga The Fed)
    Actual: 4.25%Forecast: 4.25%Previous: 4.50%→ Keputusan The Fed untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai dengan ekspektasi pasar yang sudah terbentuk.
    18 Sept 2025 U.S. Initial Jobless Claims Prediction U.S. Initial Jobless Claims (Klaim Pengangguran Awal AS)
    Actual: -Forecast: 241KPrevious: 263K
    Jika data Klaim Pengangguran AS lebih tinggi dari perkiraan (241K), ini akan menjadi sinyal dovish yang positif bagi kripto karena akan meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga lebih lanjut, namun jika hasilnya lebih rendah, ini akan menjadi sinyal hawkish yang negatif yang dapat mengurangi optimisme tersebut.
    Kesimpulan Setelah keputusan The Fed untuk memangkas suku bunga, data makroekonomi AS minggu ini justru memberikan sinyal yang sangat bertentangan, yang menciptakan ketidakpastian mengenai langkah The Fed selanjutnya.
    Di satu sisi, data Penjualan Ritel yang sangat kuat menunjukkan konsumen yang tangguh (sinyal hawkish). Namun di sisi lain, data Perumahan yang anjlok menunjukkan pelemahan ekonomi yang signifikan (sinyal dovish).
    Akibatnya, pasar kini berada dalam ketidakpastian, dengan fokus penuh pada data pasar tenaga kerja yang akan datang (Klaim Pengangguran) sebagai penentu utama untuk mengkonfirmasi apakah The Fed akan melanjutkan siklus pelonggaran kebijakannya atau tidak.

    Perkembangan Regulasi Kripto

    etf xrp
    etf xrp
    • SEC menyetujui ETF Grayscale Digital Large Cap Fund untuk diperdagangkan, yang mencakup mata uang kripto:  BTC, ETH, XRP, SOL, ADA
    • Otoritas pengawas aset virtual Pakistan, PVARA, secara resmi mengundang perusahaan-perusahaan kripto internasional untuk mengajukan lisensi operasi di negara tersebut. Tetapi, hanya perusahaan yang memiliki lisensi dari regulator besar seperti SEC AS atau FCA Inggris yang memenuhi syarat.
    • Tether meluncurkan USAT yang akan diterbitkan oleh Anchorage Digital Bank dan cadangannya akan dikelola oleh Cantor Fitzgerald agar “patuh hukum” untuk memenuhi persyaratan GENIUS Act.
    • Otoritas Jasa Keuangan Inggris (FCA) meregulasi peraturan bagi perusahaan kripto, dengan melonggarkan beberapa aturan yang tidak relevan tetapi tetap memperketat aturan yang terkait risiko, seperti serangan siber.
    • Coinbase mengirimkan surat kepada Departemen Kehakiman AS (DOJ) untuk mendesak preemption federal, yaitu mengesampingkan peraturan kripto di tingkat negara bagian yang saling bertentangan.

    Adopsi Kripto oleh Institusi

    Ilustrasi PayPal.
    Ilustrasi PayPal.
    • PayPal mengumumkan fitur pembayaran P2P baru bernama “PayPal Links” untuk memperluas dukungannya dalam transaksi Bitcoin, Ethereum, dan PYUSD
    • Menanggapi program percontohan bursa kripto pemerintah Vietnam, sejumlah bank dan perusahaan sekuritas terbesar di Vietnam, seperti SSI Securities, Techcom, MB Bank, dan VPBank menjalin kemitraan dengan Upbit dan Tether 
    • Forward Industries, perusahaan perbendaharaan Solana baru yang terdaftar di Nasdaq, berencana untuk mengakumulasikan dananya ke dalam DeFi di Solana. 
    • Modal ventura keuangan Jepang, Credit Saison, meluncurkan dana investasi kripto senilai $50 juta bernama Onigiri Capital yang  berfokus pada RWA.
    • Kustodian aset digital, Hex Trust, telah mengintegrasikan dukungan penuh untuk kustodi dan staking token liquid staking terbesar Ethereum, stETH dari Lido. 

    Performa Pasar Kripto Mingguan

    Dalam tujuh hari terakhir, pasar kripto kembali menunjukkan dinamika yang kuat, dengan beberapa token dan sektor mencatatkan peningkatan luar biasa. APX memimpin dengan kenaikan +437%, diikuti oleh ASTER (+418%), AVNT (+192%), dan CCD (+78.85%), menandakan rotasi minat ke berbagai token berkapitalisasi kecil hingga menengah.

    Di sisi sektor, lonjakan dipimpin oleh Polkadot Ecosystem (+859.71%), disusul Derivatives (+131%), Decentralized Exchange (DEX) (+93.99%), dan Bonk Fun Ecosystem (+77.45%), menunjukkan momentum kuat pada narasi kebangkitan ekosistem Layer-1 dan pilar utama DeFi.

    📈 Highlights:

    • APX memimpin dengan kenaikan harga yang sangat tajam (+437%), menunjukkan daya tarik besar dari investor terhadap token DEX dalam seminggu terakhir sangat kuat.
    • ASTER (+418%) dan AVNT (+192%) memperlihatkan bahwa token dengan kapitalisasi pasar yang lebih kecil hingga menengah masih mampu memberikan imbal hasil yang eksplosif bagi para investor.
    • Di sektor, Polkadot Ecosystem (+859.71%) dan Derivatives (+131%) mendominasi, mengindikasikan bahwa narasi seputar kebangkitan ekosistem Polkadot dan sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) menjadi primadona pasar.
    • Di sisi lain, DEX (+93.99%) dan Bonk Fun Ecosystem (+77.45%) tetap atraktif, menandakan bahwa minat investor juga terbagi antara infrastruktur inti DeFi (DEX) dan sektor meme yang lebih spekulatif.

    Pergerakan Harga Bitcoin

    Daily Chart Bitcoin – TradingView

    Pergerakan Harga Bitcoin 1 - Daily Chart Bitcoin - Source TradingView.
    Pergerakan Harga Bitcoin 1 – Daily Chart Bitcoin – Source TradingView.

    Pada minggu sebelumnya harga BTC diprediksi akan rebound dari zona support fibonacci 0.786-0.886 (109,043-110,424) dan breakout pada MA 50 yang kini terbukti benar. Pada timeframe daily, harga Bitcoin berhasil breakout pada MA 50 seiring pemotongan suku bunga. Apabila harga membentuk struktur Higher Low pada kenaikan ini, maka aka diindikasikan naik hingga fibonacci 2.618 ($134.348) seperti analisa sebelumnya. Tetapi, jika hanya terjadi false breakout yang merusak struktur, maka dikhawatirkan Bitcoin bisa turun hingga fibonacci 0.236 (101,445.8).

    Pada timeframe weekly, harga Bitcoin berhasil kembali naik ke dalam MA 7 (warna merah) yang mengindikasikan kenaikan yang kuat dari zona resistance become support pada fibonacci 0.786-0.886 (109,043-110,424). Seperti pada daily chart, harga bisa diindikasikan naik hingga fibonacci 2.618 ($134.348). Akan tetapi, RSI belum menunjukkan adanya breakout dari garis trennya, hal ini perlu diantisipasi sebab kenaikan harga hanya bisa menjadi re-test pada titik tertingginya dan mengalami penurunan hingga fibonacci 0.236 (101,445.8).

    Daily:

    • Harga Bitcoin telah berhasil rebound dan berhasil breakout pada MA 50 (warna biru) seiring pemotongan suku bunga. 

    Weekly:

    • Bitcoin berhasil kembali naik ke dalam MA 7 (warna merah) yang mengindikasikan kenaikan yang kuat dari zona resistance become support. Akan tetapi, RSI belum menunjukkan adanya breakout dari garis trennya

    🔭 Short-Term Projection:

    Bullish Case:

    • Apabila harga membentuk struktur Higher Low pada kenaikan(breakout) ini, maka akan diindikasikan naik hingga fibonacci 2.618 ($134.348) seperti analisa sebelumnya.

    ⚠️ Bearish Case:Apabila hanya terjadi false breakout yang merusak struktur, maka dikhawatirkan Bitcoin bisa turun hingga fibonacci 0.236 (101,445.8). yang menjadi titik terendah sebelumnya sekaligus retracement besarnya pada fibonacci 0.5 (99,4971)

    Analisis Data On-Chain Bitcoin

    Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

    Pergerakan Harga Bitcoin 1 - Daily Chart Bitcoin - Source TradingView.
    Pergerakan Harga Bitcoin 1 – Daily Chart Bitcoin – Source TradingView.

    Momentum bullish Bitcoin terekam jelas pada heatmap likuidasi minggu ini, di mana harga berhasil melakukan breakout kuat setelah menaklukkan level $117.000, menciptakan panggung untuk pertarungan antara kekuatan beli yang ingin melanjutkan tren dan likuiditas jual yang terperangkap di atas.

    • Tembok Kuning di Depan 🧱 

    Tumpukan likuidasi short yang sangat masif terkonsentrasi di $118.000. Level ini bertindak sebagai “tembok kuning” yang harus ditembus. Jika berhasil, jalan menuju target psikologis di $120.000 akan terbuka lebar.

    • Fondasi Baru Bull 🏗️ 

    Area $116.500 – $117.000, yang merupakan puncak perlawanan sebelumnya, kini telah bertransformasi menjadi fondasi support terdekat. Pertahanan di level ini sangat vital untuk menjaga momentum kenaikan tetap utuh.

    🔍 Insight:Breakout di atas ~$117k mengonfirmasi dominasi penuh pembeli dan secara resmi memulai fase price discovery untuk mencari puncak yang baru.

    Binance: BTC Scarcity Index

    Analisis Data On-Chain Bitcoin 2 - BTC Scarcity Index - Source by Cryptoquant.
    Analisis Data On-Chain Bitcoin 2 – BTC Scarcity Index – Source by Cryptoquant..

    Indeks Kelangkaan Bitcoin di Binance mengalami lonjakan paling ekstrem dalam beberapa tahun, yang secara historis menandakan adanya aksi borong dari institusi. Namun, lonjakan ini segera dinetralkan kembali, mengindikasikan bahwa peristiwa tersebut kemungkinan besar bersifat spekulatif sesaat.

    Terjadi lonjakan kelangkaan mendadak dan sangat signifikan, sebuah anomali yang biasanya diartikan sebagai aksi borong oleh investor institusional dalam jumlah besar, yang secara drastis mengurangi pasokan tersedia di bursa.

    Lonjakan tersebut dengan cepat diikuti oleh penurunan tajam, mengindikasikan bahwa aliran dana besar ini kemungkinan lebih bersifat spekulatif jangka pendek, bukan awal dari sebuah tren akumulasi baru yang berkelanjutan.

    🔍 Insight:Pergerakan tajam naik-turun ini mengindikasikan adanya manuver spekulatif tingkat tinggi daripada sinyal akumulasi yang solid

    Binance vs Other Exchanges BTC Spot Volume Delta

    Analisis Data On-Chain Bitcoin 3 - Binance vs Other Exchanges BTC Spot Volume Delta
    Analisis Data On-Chain Bitcoin 3 – Binance vs Other Exchanges BTC Spot Volume Delta

    Dominasi volume spot Bitcoin di Binance kembali menguat, melampaui gabungan bursa lainnya. Fenomena yang mengulang pola pasca-ETF 2024 ini diartikan sebagai sinyal kembalinya minat dari para pemain besar ke pasar.

    Volume Delta spot BTC yang positif mengonfirmasi bahwa Binance sekali lagi menjadi pusat gravitasi likuiditas, menarik mayoritas aktivitas perdagangan dan menegaskan kembali posisinya sebagai arena utama pasar.

    Kondisi ini mengulangi pola yang sama yang terjadi setelah peluncuran ETF Bitcoin, sebuah periode yang pada saat itu menandai masuknya aliran dana institusional dan dimulainya reli harga yang kuat.

    🔍 Insight:Kembalinya dominasi Binance adalah indikator bahwa “smart money” memasuki kembali arena, menandakan potensi peningkatan volatilitas dan pergerakan harga yang signifikan.

    Bitcoin: Exchange Inflow (Total) – All Exchanges

    Analisis Data On-Chain Bitcoin 4 - Bitcoin Exchange Inflow (Total) - All Exchanges.
    Analisis Data On-Chain Bitcoin 4 – Bitcoin Exchange Inflow (Total) – All Exchanges.

    Menjelang keputusan suku bunga The Fed hari ini, data on-chain mengirim sinyal bullish kuat. Aliran masuk (inflow) BTC ke bursa anjlok ke level terendah dalam 18 bulan sementara metrik Smart Money melonjak, mengindikasikan tekanan jual mereda saat institusi mengakumulasi.

    • Pasokan di Bursa Mengering 🏜️ 

    Inflow BTC ke bursa anjlok drastis, menunjukkan bahwa pasokan yang tersedia untuk dijual berada di level sangat rendah, yang secara signifikan mengurangi potensi tekanan jual dari pasar.

    • Langkah Cerdas Institusi 🧠 

    Di saat yang sama, Smart Money Index mencapai level tertinggi dalam 35 hari, menandakan bahwa para pemain besar secara aktif mengakumulasi BTC menjelang pengumuman penting.

    🔍 Insight:Pasar terlihat sedang memposisikan diri (front-running) untuk hasil The Fed yang dovish, dengan “uang pintar” memimpin aksi akumulasi selagi tekanan jual berada di titik terendah

    Altcoin Update

    Perkembangan Proyek Altcoin

    Native Markets, secara resmi telah memenangkan persaingan untuk menerbitkan stablecoin native Hyperliquid, USDH, setelah pemungutan suara komunitas.

    Stablecoin yang didukung Bitcoin, YU, telah kehilangan kesetaraannya (de-pegged) dan anjlok 80% setelah peretas mengeksploitasi protokol Yala dalam serangan lintas-rantai (cross-chain) yang canggih, yang memungkinkan mereka mencetak 120 juta token tanpa izin dan menguras dana sebesar $7,7 juta.

    Proyek fan token, Chiliz, kembali menjadi sorotan setelah pengumumannya minggu lalu bahwa anak perusahaannya, Socios Europe Services, telah secara resmi mendapatkan lisensi MiCA dari otoritas Malta.

    Jaringan Layer-2 milik Coinbase, Base, meluncurkan jembatan lintas-rantai (cross-chain bridge) baru yang menghubungkan langsung ke blockchain Solana.

    Proyek Movement ($MOVE) mengumumkan akan beralih dari sidechain menjadi blockchain Layer 1 yang mandiri, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja hingga 10.000 TPS dan mengaktifkan staking token native.

    Analisis On Chain Altcoin

    Aktivitas whale di Uniswap (UNI) kembali meningkat setelah jeda dua bulan, dengan seekor whale berpengaruh yang terdeteksi menyetorkan 100.000 UNI (senilai ~$1 juta) ke Cow Protocol.

    Data on-chain menunjukkan bahwa utilisasi gas rata-rata di jaringan TRON telah mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir sejak Juli 2020.

    Data on-chain heatmap Binance menunjukkan bahwa altcoin dengan arus keluar besar adalah ENJ, COMP, dan FET yang mencatat aliran keluar (outflow) yang signifikan dari bursa. Sebaliknya, FTT, GALA, dan MATIC mengalami arus masuk tinggi yang mengindikasikan adanya potensi tekanan jual.

    Seiring harga Solana (SOL) mendekati level kritis $250, data on-chain menunjukkan penjualan oleh pemegang jangka panjang (long-term holders) telah mencapai level tertinggi dalam enam bulan, yang menandakan potensi tekanan jual.

    Pasar Ethereum di Binance memasuki fase netral selama bulan September, dengan ketidakseimbangan antara volume spot dan perpetual menurun secara signifikan. Menurut analisis indeks Z-Score, baik spekulan leverage maupun pembeli spot sama-sama menunjukkan kekuatan yang terbatas, yang mencerminkan periode stagnasi dan ketidakpastian pasar sementara harga berkonsolidasi.

    Token Unlock

    Menjelang akhir September, kalender unlock token untuk periode 22-26 September menghadirkan 17 proyek yang akan merilis suplai baru. Minggu depan akan menjadi sorotan, terutama bagi beberapa proyek yang dijadwalkan melepas porsi token yang signifikan, yang berpotensi menciptakan gejolak harga dan menguji kekuatan serap pasar.

    🔍 Highlight Unlock

    • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu depan didominasi oleh unlock berskala masif. Perhatian utama tertuju pada Particle Network (PARTI) dengan unlock ekstrem ~39.7% dan Nillion (NIL) sebesar ~29.1%. Selain itu, ada juga SPACE ID (ID) (~16.9%), ZKD (ZKD) (~12.1%), dan OVERTAKE (TAKE) (~11.3%). Pelepasan suplai sebesar ini membawa risiko tekanan jual yang sangat tinggi dan volatilitas ekstrem
    • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori menengah, empat proyek berpotensi menciptakan volatilitas di pasar. Di antaranya adalah AltLayer (ALT) dengan ~5.68%, Pop Social (PPT) (~6.18%), Neuron (NRN) (~5.39%), dan Humanity (H) (~5.02%). Meskipun dampaknya lebih terkendali, unlock ini tetap perlu diwaspadai karena dapat mempengaruhi sentimen jangka pendek.
    • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Sisa dari jadwal minggu ini adalah unlock minor yang cenderung tidak terlalu berdampak. Proyek-proyek seperti Animoca (ANIME), DeLorean (DMC), dan Sahara AI (SAHARA) akan merilis kurang dari 5% dari suplai mereka. Pelepasan ini umumnya merupakan bagian dari emisi terjadwal dan diperkirakan tidak akan menyebabkan guncangan pasar yang signifikan.

    💡 Analisis untuk Investor/Trader:

    • Untuk unlock masif seperti Particle, Nillion, dan SPACE ID, pendekatan yang hati-hati sangat disarankan. Menunggu hingga tekanan jual mereda sebelum masuk ke pasar dapat meminimalisir risiko terjebak dalam penurunan harga.
    • AltLayer, Pop Social, dan lainnya di kategori menengah bisa menawarkan peluang bagi trader yang gesit. Volatilitas yang muncul dapat dimanfaatkan, tetapi pemasangan stop-loss yang ketat adalah sebuah keharusan untuk mitigasi risiko.
    • Pelepasan token minor seperti pada Animoca dan Sahara AI kemungkinan tidak akan signifikan mempengaruhi pergerakan harga. Bagi investor jangka panjang, ini bisa menjadi non-event atau momen untuk mengakumulasi jika ada koreksi kecil yang tidak terduga.

    Proyeksi & Analisis

    Pasar kripto tercatat mengalami kenaikan signifikan dengan kapitalisasi pasar mencapai $4.07 triliun (+3.11%), sementara CoinMarketCap 100 Index melonjak ke $248.67 (+3.59%). Penguatan ini sejalan dengan sentimen positif di pasar secara luas. Kini CMC Altcoin Season Index berada di angka 73/100, mengonfirmasi bahwa “Altcoin Season” semakin menguat, di mana altcoin secara dominan mengungguli performa Bitcoin. Fear & Greed Index berada di angka 51 (Neutral), yang menunjukkan sentimen pasar mulai bergeser ke arah optimisme ringan seiring pasar telah mengonfirmasi adanya pemotongan suku bunga.

    🔮Outlook Minggu Depan:

    BTC saat ini breakdown dari range box dan menunjukkan adanya indikasi Po3

    • Bullish case: Jika rebound ini didukung dengan kenaikan yang membentuk struktur harga Higher High, maka diprediksi Bitcoin akan naik hingga fibonacci 2.618 ($134.348).
    • Bearish case: Jika breakdown maka bisa turun hingga fibonacci 0.236 (101,445.8) yang menjadi titik terendah sebelumnya atau retracement besarnya pada fibonacci 0.5 (99,4971).

    Zona likuidasi & teknikal:

    • Zona likuidasi short terdekat ➜ Terkonsentrasi masif di $118.000, bertindak sebagai “tembok” resistensi utama dan magnet harga ke atas.
    • Zona likuidasi long di bawah ➜ Support kuat kini terbentuk di $116.500 – $117.000, area resistensi sebelumnya yang kini menjadi fondasi pertahanan bull.

    Narrative utama:

    • Sektor Polkadot Ecosystem (+859.71%) dan Derivatives (+131%) mendominasi, menandakan momentum kuat pada narasi kebangkitan ekosistem Layer-1 dan pilar utama DeFi.
    • APX memimpin dengan kenaikan harga (+437%). Disusul oleh ASTER (+418%) dan AVNT (+192%).

    On-chain Insight & Derivatif:

    • Binance: BTC Scarcity Index → Spekulatif harga mendominasi daripada akumulatif jangka panjang.
    • BTC Spot Volume Delta → Smart money dan trader bervolume besar memasuki kembali arena.
    • Bitcoin: Exchange Inflow → Tekanan jual mereda secara signifikan

    Pantau sektor Polkadot Ecosystem dan Derivatives yang menunjukkan momentum dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan jadwal unlock besar (>10%) seperti Particle (PARTI) dan Nillion (NIL) kecuali ada katalis kuat. Gunakan potensi volatilitas dari unlock menengah (misalnya AltLayer) untuk mencari peluang teknikal atau akumulasi pada proyek fundamental yang diyakini. Disiplin risiko walaupun Bitcoin berhasil rebound pada zona support Fibonacci 0.786-0.886 dan breakout dari MA 50 daily setelah adanya pemotongan suku bunga, sebab harga bisa saja menjadi false breakout yang dikhawatirkan menurun hingga fibonacci 0.236 (101,445.8) menjadi titik terendah.

    Edukasi Kripto

    Alasan Suku Bunga Bank Sentral Memengaruhi Bitcoin, Altcoin, & DeFi!

    Ilustrasi inflasi AS. Foto: Reuters.
    Ilustrasi inflasi AS. Foto: Reuters.

    Apa itu Suku Bunga? 🤔
    Tingkat biaya pinjaman yang ditetapkan/diarahkan bank sentral (mis. Fed Funds Rate, BI-Rate). Ada nominal rate dan real rate (nominal − inflasi). Perubahan suku bunga memengaruhi biaya modal, nilai tukar, dan selera risiko.

    Bagaimana Hubungannya ke Kripto? ⚙️

    • Likuiditas & dolar: Kenaikan suku bunga → dolar cenderung menguat, likuiditas global mengetat → aset berisiko (termasuk kripto) tertekan.
    • Biaya leverage: Margin/pendanaan makin mahal → minat spekulasi & leverage turun.
    • Penilaian (multiple): Rate tinggi → diskonto arus kas/utilitas masa depan lebih besar → valuasi growth/tech (termasuk narasi kripto) bisa tertekan.

    Dampak Umum di Pasar 📈📉

    • Rate naik/ketat: BTC relatif lebih tangguh vs altcoin; volume VC/likuiditas menurun; narasi “pendapatan nyata” (RWA, tokenized T-bills) cenderung menarik.
    • Rate stabil (data-dependent): Pasar sensitif ke data (CPI, payroll); relif rally/koreksi pendek sering dipicu ekspektasi.
    • Rate turun/longgar: Risiko-on meningkat; altcoin beta tinggi bisa outperform—jika pemotongan karena inflasi terkendali, bukan krisis.

    Salah Kaprah & Risiko ⚠️

    • “Rate cut pasti bullish” ❌ — jika dipotong karena resesi/keretakan finansial, risiko-off bisa dominan.
    • “Kripto decouple dari makro” ❌ — korelasi berubah-ubah, tapi likuiditas global tetap penggerak utama.
    • Event risk: Rilis FOMC, CPI, PCE, NFP sering memicu volatilitas tajam; hindari over-leverage jelang rilis.

    Kesimpulan ✅
    Suku bunga menentukan harga likuiditas. Di kripto, ia memengaruhi leverage, arus modal, dan selera risiko. Pahami siklus kebijakan, pantau kalender makro, dan atur eksposur dengan disiplin—itu kunci bertahan (dan tumbuh) di pasar yang cepat berubah. 🚀

    Pengumuman Tokocrypto

    Tokocrypto Listing SOON Token (17 September 2025)

    Soon Network (SOON)
    Soon Network (SOON)

    Hi Tokonauts,
    Tokocrypto telah menambahkan deretan aset kripto terbaru: Soon Network (SOON).

    Penambahan ini memberikan lebih banyak pilihan dan peluang bagi Anda untuk melakukan trading secara lebih fleksibel serta berpotensi menguntungkan!

    Pasangan Trading: SOON/IDR.

    Waktu Mulai Trading: 17 September 2025 pukul 15:00 WIB

    Siapkan strategi terbaik Anda dan jangan lewatkan kesempatan untuk berinvestasi di aset kripto terbaru ini!

    Catatan: Aset kripto berisiko tinggi, lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Turun ke $116 Ribu: Dampak Kebijakan Baru The Fed?

    Setelah mengalami kenaikan beberapa saat, harga Bitcoin (BTC) dipaksa turun ke level $116,950.01 per BTC, dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,329.99 miliar USD.

    Meski secara jangka panjang Bitcoin masih berada pada tren positif, dalam 24 jam terakhir harga mengalami koreksi tipis sebesar -0.26%.

    Koreksi ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada pada fase konsolidasi setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di $124,457.12.

    Dalam rentang 24 jam terakhir, pergerakan BTC cukup terbatas, dengan level terendah di $116,695.89 dan tertinggi di $117,911.79.

    Baca Juga: Awas, Badai Kenaikan! Bitcoin Mendekati Harga Rp2 Miliar

    Analisis Posisi Pasar Bitcoin

    Saat ini, Bitcoin masih berada di peringkat pertama sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Dengan total kapitalisasi $2,33 triliun USD, Bitcoin menguasai hampir 50% dari total pasar kripto secara global.

    Namun, data pergerakan harga terbaru memperlihatkan adanya fase tarik-ulur antara buyer dan seller.

    Di satu sisi, investor ritel masih optimis pada potensi jangka panjang Bitcoin sebagai penyimpan nilai (store of value).

    Namun di sisi lainnya, tekanan makroekonomi justru membuat momentum bullish sedikit tertahan.

    Faktor yang Menurunkan Harga Bitcoin

    1. Tekanan dari Kebijakan The Fed

    Penurunan tipis BTC dalam beberapa hari terakhir tidak bisa dilepaskan dari kebijakan moneter Amerika Serikat.

    The Federal Reserve baru saja memangkas suku bunga sebesar 25 bps, namun masih mempertahankan sikap hati-hati terhadap inflasi.

    Ketidakpastian arah kebijakan ini membuat investor lebih berhati-hati, khususnya mereka yang mengelola portofolio besar.

    2. Aksi Ambil Untung di Level Rekor

    Setelah Bitcoin mencatat rekor tertinggi baru di atas $124 ribu, banyak investor jangka pendek melakukan aksi ambil untung (profit taking).

    Hal ini wajar terjadi dalam pasar yang sangat volatil, dan biasanya menjadi bagian dari siklus alami koreksi.

    3. Tekanan dari Pasar Tradisional

    Selain faktor internal kripto, kondisi pasar saham global yang berfluktuasi juga memengaruhi.

    Risiko resesi ringan di AS serta ketidakpastian geopolitik membuat beberapa investor lebih memilih aset aman seperti emas dibandingkan aset berisiko tinggi seperti kripto.

    4. Tingginya Aktivitas Derivatif

    Data on-chain juga memperlihatkan tingginya volume perdagangan derivatif, termasuk futures dan opsi. Saat leverage terlalu tinggi, pergerakan harga cenderung lebih liar, sehingga koreksi tajam bisa terjadi dalam waktu singkat.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prospek Bitcoin ke Depan

    Meski ada penurunan jangka pendek, banyak analis melihat posisi Bitcoin saat ini sebagai fase konsolidasi sehat.

    Selama harga Bitcoin tetap bertahan di atas level psikologis $110.000, tren bullish jangka menengah masih terjaga.

    Beberapa faktor yang bisa menjadi katalis positif ke depan:

    • Adopsi institusional meningkat: ETF Bitcoin spot yang terus mengalirkan dana baru.
    • Momentum halving 2024 yang masih berpengaruh: Sejarah menunjukkan harga BTC cenderung naik dalam 12–18 bulan setelah halving.
    • Pelonggaran moneter global: Jika bank sentral semakin agresif menurunkan suku bunga, Bitcoin bisa diuntungkan sebagai aset dengan pasokan terbatas.

    Baca Juga: Dari Tekanan ke Kemenangan, Bitcoin Kembali Meroket ke $116K!

    Harga Bitcoin di level $116.950 saat ini memang sedikit lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya, namun tren jangka panjang tetap terjaga.

    Penurunan -0.26% dalam 24 jam terakhir mencerminkan fase konsolidasi wajar setelah reli panjang.

    Investor disarankan tetap waspada pada volatilitas jangka pendek, terutama terkait keputusan makroekonomi global.

    Namun bagi investor jangka panjang, level saat ini masih dianggap menarik untuk akumulasi bertahap.

    Dengan kapitalisasi pasar yang tetap kokoh di atas $2,3 triliun, Bitcoin masih memegang status sebagai raja aset digital, dan konsolidasi ini bisa menjadi batu loncatan menuju reli berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token SOON Melonjak Drastis 16% di Tengah Euforia Altcoin

    Token SOON kembali mencuri perhatian pasar kripto global setelah mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

    Dalam pantauan Tokocrypto pada Jumat (19/9), harga SOON berada di $0.368213 per token, dengan kapitalisasi pasar sebesar $106.31 juta USD.

    Dalam 24 jam terakhir saja, aset digital ini mencatat kenaikan +16.32%, menandai tren positif yang makin solid di kalangan altcoin menengah.

    Volume perdagangan harian SOON pun cukup sehat, tercatat sebesar $38.65 juta USD, yang menandakan tingginya minat investor dalam memperdagangkan token ini.

    Dengan jumlah sirkulasi 288.71 juta SOON, pasar mulai menaruh perhatian pada potensi jangka panjangnya.

    Baca Juga: Apakah SOON Network Akan Jadi L2 Paling Cepat dan Murah di Dunia?

    Analisis Posisi Pasar SOON

    Berdasarkan peringkat kapitalisasi pasar, SOON saat ini berada di posisi ke-374, masuk dalam kategori aset menengah (mid-cap).

    Meski belum mampu menyaingi altcoin besar seperti Solana, Cardano, atau Dogecoin, performa SOON yang impresif belakangan ini menjadikannya salah satu token dengan pertumbuhan tercepat.

    Data historis menunjukkan bahwa dalam 60 hari terakhir, harga SOON melonjak hingga 148.56%, sementara dalam kurun waktu 90 hari terakhir kenaikannya mencapai 82.80%.

    Angka ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan altcoin lainnya, yang membuat SOON mulai diperhitungkan oleh investor ritel maupun institusional.

    Yang menarik, SOON sebelumnya pernah mencetak rekor tertinggi (ATH) di $0.992123. Artinya, harga saat ini masih sekitar 60% lebih rendah dari puncaknya, membuka peluang besar untuk rebound jika tren bullish pasar kripto berlanjut.

    Faktor Pendorong Lonjakan Harga SOON

    Ada beberapa faktor yang diyakini mendorong tren positif SOON:

    1. Peningkatan Volume Perdagangan
      Lonjakan volume hingga hampir $39 juta USD dalam 24 jam terakhir menunjukkan peningkatan partisipasi investor. Semakin likuid sebuah aset, semakin tinggi pula daya tariknya.
    2. Spekulasi Pasar Altcoin
      Setiap kali Bitcoin atau Ethereum bergerak stabil, investor biasanya melirik altcoin dengan kapitalisasi lebih kecil yang punya potensi pertumbuhan lebih cepat. SOON menjadi salah satu penerima limpahan modal tersebut.
    3. Potensi Ekosistem dan Narasi Pasar
      Meskipun detail proyek SOON belum sebesar layer-1 utama, narasi tentang adopsi baru, integrasi DeFi, atau kolaborasi ekosistem mampu mendongkrak sentimen pasar.
    4. Momentum Teknis
      Dari sisi teknikal, SOON baru saja keluar dari zona konsolidasi di sekitar $0.30 dan berhasil menembus resistensi $0.35. Jika tren ini bertahan, target berikutnya bisa lebih tinggi.
    Pergerakan harga Soon Network (SOON/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Soon Network (SOON/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prediksi Harga SOON Token ke Depan

    Melihat tren pertumbuhan yang konsisten, para analis optimistis SOON masih memiliki ruang kenaikan, terutama jika pasar kripto secara keseluruhan tetap bullish. Beberapa skenario prediksi harga ke depan:

    • Jangka Pendek (1–4 minggu):
      SOON berpotensi menguji level $0.40–$0.45 jika volume perdagangan tetap tinggi. Koreksi kecil tetap mungkin terjadi, tapi tren naik masih dominan.
    • Jangka Menengah (1–3 bulan):
      Jika sentimen altcoin season terus berlanjut, SOON bisa menembus $0.60–$0.70, mendekati 2x lipat dari level saat ini.
    • Jangka Panjang (6–12 bulan):
      Apabila fundamental proyek terus berkembang dan pasar kripto global mengalami bull run, SOON berpeluang mendekati kembali ATH $0.99 bahkan melampauinya menuju $1.20–$1.50.

    Baca Juga: Altcoin Season Hampir Tiba! Indeks Meledak ke Level Kritis

    SOON Token Siap Jadi Bintang Baru?

    SOON Token saat ini sedang dalam momentum pertumbuhan yang kuat, dengan kenaikan lebih dari 148% dalam dua bulan terakhir.

    Kapitalisasi pasar yang relatif kecil membuka peluang besar bagi pertumbuhan eksplosif, terlebih jika didukung oleh narasi proyek yang solid.

    Meski begitu, investor tetap harus berhati-hati karena volatilitas di altcoin mid-cap seperti SOON bisa sangat tinggi. Koreksi tajam bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama setelah lonjakan signifikan.

    Namun dengan tren teknikal yang menguat, volume perdagangan yang solid, serta peluang untuk kembali mendekati ATH, SOON berpotensi menjadi salah satu aset kripto yang paling diperhatikan dalam siklus pasar saat ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Terkoreksi, Inilah Sinyal yang Harus Diperhatikan Investor

    Dogecoin (DOGE), koin meme paling populer di dunia kripto, kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan pergerakan harga yang dinamis.

    Pada saat penulisan, harga DOGE berada di level $0.27529 per token dengan kapitalisasi pasar sekitar $41.57 miliar.

    Meski mengalami penurunan tipis sebesar -0.86% dalam 24 jam terakhir, tren jangka menengahnya menunjukkan tanda-tanda positif.

    Dalam 30 hari terakhir, Dogecoin berhasil naik 29.73%, bahkan jika ditarik ke 90 hari ke belakang, pertumbuhan mencapai 68.76%.

    Kondisi ini mengisyaratkan bahwa Dogecoin, meski sempat tersendat oleh volatilitas harian, masih menyimpan potensi besar untuk melanjutkan reli.

    Baca Juga: Dogecoin Kembali Menggeliat, Momentum Bullish Mulai Terbentuk

    Posisi Pasar Dogecoin

    Dengan nilai kapitalisasi pasar di atas $41 miliar, Dogecoin tetap kokoh berada di peringkat 8 aset kripto terbesar di dunia.

    Volume perdagangan harian sebesar $4.02 miliar menandakan bahwa likuiditas DOGE masih tinggi, didukung oleh basis komunitas raksasa yang selalu aktif di media sosial serta penggunaannya yang semakin luas.

    Meski tercatat ada koreksi harga dalam 24 jam terakhir, pasar Dogecoin menunjukkan kestabilan jangka menengah.

    Data yang diambil via Tokocrypto pada Jumat (19/9) juga memperlihatkan bahwa dalam tujuh hari terakhir, DOGE tumbuh +5.05%, menambah optimisme investor bahwa tren naik masih dalam jalurnya.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 18 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Faktor Pendorong Pergerakan Harga Dogecoin

    Ada beberapa faktor utama yang mendorong fluktuasi harga Dogecoin saat ini:

    1. Komunitas & Sentimen Sosial
      Dogecoin bukan hanya sekadar aset digital, melainkan juga fenomena budaya internet. Komunitasnya yang masif mampu menggerakkan harga hanya dengan dorongan kampanye media sosial. Dukungan dari tokoh berpengaruh seperti Elon Musk juga masih menjadi katalis besar dalam meningkatkan eksposur DOGE.
    2. Adopsi Pembayaran
      Beberapa perusahaan ritel dan platform online mulai membuka opsi pembayaran dengan Dogecoin. Semakin banyak merchant yang menerima DOGE, semakin besar pula peluang koin ini menambah nilai utilitasnya di luar sekadar aset spekulatif.
    3. Tren Pasar Kripto Global
      Dogecoin masih sangat dipengaruhi oleh tren pasar kripto secara keseluruhan. Ketika Bitcoin atau Ethereum menguat, altcoin besar seperti DOGE biasanya ikut terdorong naik.
    4. Faktor Teknis & Koreksi Sehat
      Penurunan kecil dalam 24 jam terakhir bisa dipandang sebagai koreksi sehat setelah kenaikan tajam dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini normal dalam siklus bullish, untuk menguji level support sebelum melanjutkan reli berikutnya.

    Prediksi Harga Dogecoin: Menuju Level Baru?

    Dengan level harga saat ini di sekitar $0.27, Dogecoin berada dalam jalur yang cukup stabil menuju penguatan lebih lanjut.

    Beberapa analis memperkirakan bahwa DOGE memiliki peluang menembus level $0.30–$0.35 dalam jangka pendek, terutama jika pasar kripto global kembali menguat.

    Dalam jangka menengah, jika adopsi semakin luas dan sentimen tetap positif, Dogecoin berpotensi menguji level psikologis di $0.50.

    Namun, untuk mencapai rekor tertinggi sebelumnya di $0.737567, dibutuhkan dorongan pasar yang jauh lebih besar, misalnya dari tren bullish besar yang dipicu oleh Bitcoin.

    Namun, investor tetap perlu waspada. Volatilitas tinggi Dogecoin berarti pergerakan harga bisa cepat berubah, terutama jika sentimen pasar melemah atau terjadi aksi jual besar-besaran oleh pemegang besar (whale).

    Baca Juga: Diterpa Penurunan Harga, Dogecoin Masih Menggoda?

    Dogecoin saat ini berada di posisi menarik: stabil, likuid, dan masih berpotensi bullish. Meski ada sedikit penurunan harian, tren jangka menengah hingga panjang menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat.

    Dukungan komunitas, potensi adopsi, serta tren pasar kripto global akan menjadi faktor utama penentu arah Dogecoin selanjutnya.

    Bagi investor, DOGE tetap menjadi aset berisiko tinggi, namun juga berpotensi memberikan keuntungan besar bagi mereka yang berani mengambil posisi pada momen yang tepat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Terkoreksi Tipis, Awal Menuju Rekor Baru?

    Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, kembali mencuri perhatian pelaku pasar.

    Per hari ini, Jumat (19/9), harga Ethereum tercatat di $4,535.64 per (ETH/USD) dengan kapitalisasi pasar $547.47 miliar USD.

    Meski mengalami penurunan tipis sebesar -0.69% dalam 24 jam terakhir, ETH masih bertahan di level atas $4,500, sebuah zona psikologis yang cukup krusial bagi pergerakan harga jangka pendek.

    Volume perdagangan harian Ethereum mencapai $31.61 miliar, mencerminkan tingginya aktivitas pasar meski investor sedang berhati-hati menghadapi volatilitas.

    Dengan jumlah sirkulasi 120.70 juta ETH, Ethereum tetap berada di posisi 2 aset kripto paling populer di dunia.

    Baca Juga: Hadapi Tekanan Pasar, Harga Ethereum Terkoreksi Tipis di $4.500

    Performa Harga dalam 90 Hari Terakhir

    Jika menilik data historis, Ethereum menunjukkan performa impresif dalam beberapa bulan terakhir:

    • 30 Hari: naik +8.39% atau sekitar $351.40.
    • 60 Hari: menguat +19.63% atau $744.67.
    • 90 Hari: melonjak tajam +87.03% atau lebih dari $2,100.

    Namun, dalam jangka pendek harga mengalami sedikit koreksi.

    Hari ini, ETH turun sebesar -0.7%, atau sekitar $32.12. Sementara dalam sepekan terakhir, ETH nyaris stagnan dengan koreksi -0.12%.

    Dengan level terendah 24 jam di $4,531.67 dan tertinggi di $4,636.98, Ethereum bergerak dalam kisaran sempit, menandakan fase konsolidasi sebelum kemungkinan pergerakan besar berikutnya.

    Faktor Penurunan Harga Ethereum

    Meski koreksi ETH hanya tipis, ada beberapa faktor yang memicu tekanan jual di pasar:

    1. Sentimen Global terhadap Bitcoin
      Sebagai aset kripto terbesar kedua, Ethereum kerap bergerak mengikuti arah Bitcoin. Dengan harga BTC yang sedang terkoreksi di bawah rekor tertinggi, investor cenderung melakukan aksi ambil untung di ETH juga.
    2. Penguatan Dolar AS
      Kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang masih ketat dalam mengendalikan inflasi mendorong penguatan dolar. Kondisi ini membuat aset berisiko seperti kripto sedikit tertekan.
    3. Profit Taking Pasca Reli Besar
      Dalam 90 hari terakhir, ETH sudah melonjak hampir 90%. Tidak heran jika sebagian investor memilih mengamankan keuntungan, sehingga memicu koreksi harga.
    4. Tingginya Gas Fee
      Salah satu isu klasik Ethereum adalah biaya transaksi (gas fee) yang kembali naik seiring meningkatnya aktivitas DeFi dan NFT. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran sebagian pengguna, meskipun solusi jangka panjang melalui Ethereum 2.0 dan lapisan kedua (L2) terus dikembangkan.

    Prospek & Prediksi Harga Ethereum

    Meskipun terkoreksi, prospek Ethereum tetap positif. Beberapa faktor yang dapat menjadi pendorong harga ke depan antara lain:

    • Adopsi DeFi & NFT: Ethereum masih menjadi tulang punggung ekosistem keuangan terdesentralisasi dan pasar NFT global.
    • Pengembangan Ethereum 2.0: Transisi menuju mekanisme proof-of-stake (PoS) penuh akan meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi energi.
    • Institusional Interest: Minat investor institusional terhadap ETH terus meningkat, terutama melalui produk ETF berbasis Ethereum yang mulai dilirik.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 18 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Kamis, 18 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Beberapa analis memperkirakan bahwa jika ETH mampu menembus resistensi $4,600 – $4,700, maka peluang untuk kembali menguji rekor tertinggi sepanjang masa di $4,953.73 sangat terbuka.

    Bahkan, dalam jangka menengah, ETH diproyeksikan bisa menembus $5,500 hingga $6,000 seiring dengan pertumbuhan ekosistem blockchain.

    Namun, jika tekanan jual masih berlanjut, support terdekat ETH berada di kisaran $4,400. Apabila level ini ditembus, ETH berpotensi turun lebih dalam ke area $4,200.

    Baca Juga: Ethereum Anjlok 2,7%, Antara Koreksi Sehat atau Awal Tekanan Besar

    Koreksi tipis Ethereum saat ini lebih mencerminkan fase konsolidasi setelah reli besar dalam tiga bulan terakhir.

    Meski ada tekanan dari faktor eksternal seperti sentimen global dan penguatan dolar AS, fundamental Ethereum tetap solid.

    Dengan adopsi ekosistem yang terus meningkat, inovasi teknologi yang berlanjut, serta dukungan investor institusional, Ethereum masih menjadi salah satu aset kripto paling menjanjikan untuk jangka panjang.

    Bagi investor, fase koreksi harga Ethereum ini bisa menjadi momentum untuk akumulasi, sambil tetap memperhatikan level support dan resistensi kunci.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Raja Baru Pembayaran Digital? Litecoin Diam-diam Melejit 521%

    Litecoin (LTC) terus membuktikan bahwa ia bukan hanya “koin alternatif”.

    Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan Litecoin sebagai metode pembayaran telah tumbuh secara konsisten, menjadikannya salah satu dari tiga aset kripto paling banyak dipakai untuk pembayaran, bersama Bitcoin dan Tether.

    Laporan tujuh tahunan dari CoinGate yang dikutip oleh Finbold menegaskan LTC tetap di posisi atas di platform pembayaran digital ini.

    Baca Juga: Ethereum dan Litecoin Mulai Menguat, Web3 AI Jadi Sorotan

    Lonjakan YoY dan Pangsa Pasar

    Setelah tahun 2021 menunjukkan pertumbuhan luar biasa. Order yang diproses menggunakan LTC melonjak 521% dibandingkan 2020, sehingga Litecoin terus mempertahankan penggunaan yang tinggi.

    Pada 2024, pertumbuhan order dengan LTC meningkat sebesar 52,7% YoY dibandingkan 2023, menjadikannya tahun terbaik kedua dalam hal pertumbuhan tahunan sejak breakout besar itu terjadi.

    Hingga Agustus 2025, LTC menyumbang sekitar 13,9% dari total pembayaran di CoinGate, hanya kalah dari Bitcoin dengan 23% dan USDT dengan 21,2%.

    Sebentar di bulan Juni–Juli 2025, LTC bahkan sempat menyusul USDT untuk posisi kedua, imbas regulasi yang mempengaruhi penggunaan stablecoin.

    Industri dan Pola Pemakaian

    Tak semua sektor menunjukkan penggunaan LTC secara merata. Industri digital-first seperti web hosting (31,2%), proxies (22,2%), dan gaming (19,3%) menyerap sebagian besar pembayaran LTC pada 2025.

    Di sektor proxies khususnya, Litecoin bahkan memimpin dibanding Bitcoin, Ethereum, atau stablecoin untuk jenis layanan tertentu (PlainProxies, Ping Proxies, Thunderproxy).

    Rata-rata order menggunakan LTC berada di sekitar €44,5, sesuai dengan harga web hosting atau paket gaming/proxy yang biasa pelanggan ulang (recurring).

    Artinya, LTC sukses sebagai metode pembayaran untuk transaksi digital rutin, bukan hanya pembelian besar sekali.

    Distribusi Geografis dan Preferensi Pedagang

    Negara-negara utama yang menggunakan LTC di CoinGate adalah Amerika Serikat (23,8%), Jerman (8%), dan Nigeria (7,1%).

    Kota-kota atau negara dengan kebutuhan digital yang tinggi dan infrastruktur internet yang baik tampaknya menjadi basis pengguna kuat LTC.

    Dari sisi merchant: sebagian besar pedagang langsung mengonversi LTC yang diterima menjadi mata uang fiat atau stablecoin (seperti USD, USDC, euro), namun ada juga sekelompok kecil yang memilih menahan LTC sebagai bagian dari strategi kas mereka.

    Ini menunjukkan kepercayaan meningkat terhadap LTC secara jangka panjang.

    Analisis Perkembangan Litecoin

    • Nilai penggunaan nyata: Litecoin menunjukkan bahwa adopsi yang konsisten di sektor digital (hosting, gaming, proxies) bisa memperkuat kredibilitas sebuah koin sebagai sarana pembayaran, bukan sekadar spekulasi.
    • Stabilitas dan familiaritas: LTC bukanlah teknologi terkini atau paling inovatif, tapi keunggulannya adalah stabilitas, kecepatan (transaksi relatif cepat dibanding banyak jaringan lain), dan biaya transaksi yang masih bisa kompetitif di banyak situasi.
    • Resiko regulasi & kompetisi: Meskipun stablecoin menghadapi regulasi, hal itu memberikan ruang bagi LTC untuk naik peringkat sementara. Namun persaingan dari jaringan pembayaran berbasis blockchain modern, serta proyek layer-2 atau blockchain cepat, bisa menekan keunggulan LTC jika tidak terus ditingkatkan.

    Prediksi Harga Litecoin ke Depan

    Berdasarkan tren penggunaan yang meningkat dan pangsa pasar pembayaran digital, prediksi harga LTC menunjukkan peluang naik:

    • Jangka pendek (1–3 bulan): LTC bisa mengalami kenaikan moderat dalam kondisi pasar kripto umum yang positif. Jika momentum pembayaran dan penggunaan tetap tinggi, LTC kemungkinan menguji kembali level resistance lokal yang sebelumnya, tergantung juga pada kondisi makro seperti suku bunga dan inflasi.
    • Jangka menengah (4–8 bulan): Jika pengguna dan merchant semakin nyaman menerima LTC dan volume transaksi digital terus tumbuh, LTC bisa melanjutkan pertumbuhan dan meningkatkan valuasi. Faktor-faktor seperti integrasi teknologi layer-2, kerjasama merchant lebih luas, dan stabilitas regulasi akan menjadi kunci.
    • Risiko Penurunan: LTC tetap berisiko bila pasar kripto keseluruhan terkoreksi, atau bila stablecoin kembali menarik kepercayaan tinggi dan regulasi menjadi sangat ketat terhadap aset yang dianggap “kurang transparan” dari sisi pembayaran kripto. Volatilitas akibat berita makroekonomi (suku bunga, inflasi) juga bisa menekan LTC.

    Baca Juga: Litecoin Cetak Rekor Transaksi di BitPay, Sinyal Positif Menuju ETF?

    Litecoin telah berhasil mempertahankan posisinya sebagai satu dari tiga aset kripto teratas yang paling banyak digunakan untuk pembayaran digital global.

    Growth YoY nya konsisten, dan ia telah menancapkan pondasi kuat di sektor digital-first seperti hosting, proxies, dan gaming.

    Bagi investor dan pengguna, Litecoin bukan sekadar aset spekulatif — penggunaan nyata dalam transaksi kecil dan rutin memberinya nilai yang penting.

    Prediksi ke depan menunjukkan kemungkinan kenaikan harga jika tren ini terus berlanjut, tetapi risiko tetap ada terutama dari faktor regulasi dan kompetisi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tren Bitcoin 22-26 September 2025: Bitcoin Decoupling dari data AS secara perlahan

    Prediksi Seminggu ini dalam artikel Tren Bitcoin sebelumnya, akurat. juga termasuk laggingnya, itu sebabnya saya tidak menghapus garis:

    Secara data:

    1. House Price Index Tiongkok naik✅

    2. NY State Empire Index turun

    3. Retail Sales Naik.✅

    Ini lucu banget sih, forecast turun tapi kita tetep prediksi naik. dan bener. Alasannya karena formula dia ngitung retail salesnya bucuk. ingat ngga tweet ini: 

    4. NAHB tetap di 32.

    Inilah hot takes -nya saya, Jika NAHB naik saja saya prediksi DXY naik sedikit, apalagi kalau NAHB ngga naik, parahnya itu adalah angka yang sudah berbulan-bulan. Bayangin ajah tuh, dan NAHB adalah dasar, NAHB turun, kecenderungan data perumahan lain turun juga. Buktinya adalah Housing Starts

    5. Housing starts turun.

    Saya tulis di artikel sebelumnya, apapun hasil housing starts mau naik mau turun, tidak akan berefek banyak karena ini adalah hari FOMC. DXY junam tapi Bitcoin tetap di 115K pada jam itu. Maka itu saya claim prediksi ini benar. 

    6. FOMC Potong 25bps dan kita prediksi Pump and dump and pump

    7. Claim data turun

    8. Philadelphia Fed Index Woles

    9. CPI Jepang Stuck

    10. BOJ menahan suku bunga.

    Ini hot takes-nya sama jika BoJ menahan suku bunga saja Bitcoin naik apalagi menurunkan suku bunga. 

    Data Minggu Depan

    Mari kita bedah data minggu depan: 

    Senin, 22 September 2025

    09.00 WITA – Suku Bunga Pinjaman Premium Tiongkok 

    Dunia ini satu, sistemnya sama. Yaitu sumber utama liquidity bukanlah uang, bukanlah emas, tapi utang. Jika Suku Bunga turun maka Jumlah edar uang naik, cara memahaminya sederhana, Suku bunga naik adalah burning koin, dan suku bunga turun adalah unlocked koin.

    Tetapi secara sistem berbeda karena Suku Bunga naik tidak membakar jumlah edar uang tetapi hanya mengunci angkanya, itu sebabnya sistem keuangan perlu inflasi agar uangnya tetap bernilai dan agar tetap bernilai maka harus terus ada utang, utang adalah lubang inflasi yang dibuat disetiap penduduk, caranya dengan menyentuh kebutuhan hidup seseorang yang paling dasar yaitu Papan atau Tempat Tinggal, yang diproses dalam bentuk kredit kepemilikan rumah.

    Maka Uang yang sejatinya adalah store of value dirubah menjadi alat untuk mentrasnfer nilai, sehingga Uang yang kita pegang bukanlah uang namun surat utang yang dicetak bank sentral dengan janji menjaga nilainya, namun alih-alih menjaga nilainya bank sentral merampok nilainya lewat inflasi.

    Maka Jika Suku Bunga Pinjaman Premium Tiongkok dipelihara 3% saja, jumlah edar uangnya sudah pasti naik, apalagi jika turun, pada keadaan deflasi ini, belum ada kemungkinan suku bunga pinjaman premium Tiongkok akan naik menurut saya. Jika Loan Prime Rate turun maka DXY turun, dan Bitcoin naik. alasannya harga barang made in Tiongkok akan lebih murah lagi dan merampok pasar AS apalagi dengan catatan pembayaran barang tersebut tidak menggunakan dollar. 

    20.30 WITA – Chicago Fed National Activities

    Chicago Federal Fed Index adalah ukuran untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi di 5 provinsi seperti Indiana, Wincousin, Iowa, Illinois dan Michigan. Jika index ini naik maka DXY naik, jika Index ini turun maka Bitcoin naik. Kenapa? karena Chicago adalah kota penting yang punya bagian besar dalam pertumbuhan nasional. Itu sebabnya dapat menjadi acuan karena memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi negara Paman Sam. 

    Kira- Kira Begini Candle Hari Senin:

    Chicago Fed turun artinya selama masih minus atau pergerakannya woles seperti diantara -18 atau -17 atau -16 itu tetap dipertimbangkan turun. 

    Selasa, 23 September 2025  

    21.45 WITA -S&P Global Manufacturing PMI

    S&P Global Manufacturing PMI adalah survey belanja pabrik-pabrik di AS yang masuk kedalam daftar Standard and Poor 500 di Bursa Saham AS. Jika Manufacturing PMI naik maka DXY naik, jika Manufacturing PMI turun maka Bitcoin yang naik. Why? karena Fed tidak boleh hawkish jika melihat pengangguran turun akibat dari melambatnya belanja perusahaan yang akan membuat belanja masyarakat juga melambat. Ingat melonggarnya kebijakan Fed (Dovish) artinya jumlah edar uang naik.

    Kira-kira begini Candle hari Selasa:

    Rabu, 24 September 2025

    22.00 WITA – New Home Sales

    New Home Sales adalah jumlah rumah baru yang terjual di bulan itu. Menurut saya ini sederhana jika seperti pelajaran yang kita ambil bahwa Presiden Trump tidak mempolitisasi data sebesar Presiden Biden. Maka kita dapati Index Asosiasi Pembangunan Rumah stagnan (NAHB) dibarengi jumlah pembangunan rumah baru turun (Housing Starts), maka prediksi saya Jumlah Penjualan Rumah Baru turun (New Home Sales), Perhatikan Postingan Powell ini: 

    Rumah adalah giffen goods, semakin banyak dibangun, harganya bukan semakin turun tetapi semakin naik. Maka pernyataan Powell tentang kekurangan rumah di seluruh Amerika sedangkan banyak orang dideportasi bukanlah untuk menurunkan harga rumah tetapi untuk menambah jumlah hodler dollar.

    Agar inflasi dapat ditransfer ke pencicil KPR tersebut. Sehingga AS harus mendatangkan imigran yang mau mencicil rumah untuk menjaga demand dollar tetap ada, karena dollar bukanlah uang namun utang. Jika New Home Sales naik maka DXY naik jika New Home Sales turun maka Bitcoin yang naik, Saya prediksi New Homes Sales turun. 

    Kira-kira begini candle hari Rabu: 

    Kamis, 25 September 2025

    20.30 WITA – GDP

    Rumusnya sederhana jika GDP naik maka inflasi naik, kenapa? karena dalam pertumbuhan GDP tidak dimasukkan pertumbuhan utang. Prediksi Saya GDP AS akan naik karena inflasi naik. Jika GDP naik, DXY naik, tetapi kenaikan DXY karena kenaikan Jumlah hutang nasional tidaklah perlu dikhawatirkan. 

    22.00 WITA – Existing Home Sales

    Kita dapati NAHB stagnan, Housing Starts turun, Prediksi New Home Sales jatuh, dan boleh jadi Existing home sales turun secara logika. Tetapi dalam runtutan data itu selalu harus ada yang di dapuk sebagai kabar gembira. Bitcoin sudah diprediksi naik dalam beberapa hari kebelakang, menurut saya harus ada kalem dulu dan ini dibarengi oleh Prediksi GDP yang naik dan prediksi jumlah pengangguran yang turun.

    Maka saya kira hari Kamis Candlenya woles, kira-kira seperti ini: 

    Jumat, 25 September 2025

    20.30 WITA – Personal Consumption Expenditure

    CPI adalah inflasi ke konsumen

    PPI adalah inflasi ke produsen

    Sedangkan PCE adalah pengaruh inflasi terhadap belanja pribadi. Mau senaik apapun barangnya, jika masyarakat masih mampu belanja maka Fed akan tetap hawkish. Itu sebabnya trading itu tidak diajarkan disekolah karena kalau semua orang pinter trading, siapa yang kerja? Kemiskinan itu membuat orang bersatu, orang kaya ngga bisa bersatu. Coba lihat bangsa Arab itu, kurang apa, tetapi mereka saling menghamba pada Amerika.

    Maka itu kadang-kadang Myanmar itu dibuat tetap miskin karena kalau kaya, nanti mereka minta merdeka dari pemerintah Junta. Apapun yang dilakukan pemerintah kita harus selamat dari menjadi exit liquidity, apapun mau pemerintah pasti akan terjadi, kan ngga mungkin mencegah pemerintah dari gaya hidupnya yang gendeng itu, masa alokasi dana pijat 30 juta, udah edan. Pemerintah AS itu kalau meeting kan ga mau di hotel bintang tiga pasti di hotel luhuri. 

    Berikut Bocoran PCE: 

    Bank of America 2,7% Core 2,9%

    Barclays 2,7% Core 2,9%

    Employ America 2,7% Core 2,9%

    Goldman Sachs 2,7% Core2,9%

    Nomura 2,7% Core 2,9%

    Oxford 2,7% Core 2,9%

    TD Securities Core 2,7% Core 2,9%

    Median 2,7% Core 2,9%

    Bulan Lalu 2,6% Core 2,9%

    Perhatikan ini, Core PCE yang tidak naik tetapi PCE yang naik artinya inflasi naik karena komponen luar negeri, biasanya karena minyak, karena kita dapati minyak tidak naik signifikan dan cadangan minyak AS naik kencang, maka alasan minyak tidaklah dapat dipilih untuk saat ini. Sehingga alasan kenaikan PCE adalah Tariff. Bagaimana saya tahu? Powell dengan Jumawa menyatakan bahwa inflasi naik bukan karena strategi Fed, tetapi naik karena Tariff. Powell dalam pidatonya menyombingkan diri dengan mengatakan bahwa “We were right to wait” : 

    22.00 WITA- Unmich 1 Year Inflation 

    Unmich 1 Year 2 Minggu lalu stagnan di 4,8%, menurut saya itu adalah bottom Unmich dan dari sini Unmich akan kembali naik karena Fed sudah potong suku bunga. 

    Pada 2 Minggu lalu Unmich 5 tahun naik dari 3,5% ke 3,9% tanda bahwa inflasi double digit adalah nyata. Pemerintah AS akan mencari exit liquidity baru yaitu Senjata, Mata Uang lain dan Bitcoin, dan itu sudah dalam proses, perhatikan kekacauan dunia yang terjadi. 

    Terimakasih sudah membaca. 

    Semua analisa saya adalah cocoklogi, saya pas-paskan berdasarkan narasi sesuka mood hati saya, jika benar itu hanyalah kebetulan, hanya hoki dan jarang sekali terulang, jika salah memang sewajarnya begitu karen ini hanya fiksi berfakta. Sehingga menjadikan saya acuan jual beli adalah salah dan pasti rugi serta sesat, karena ini semua bukanlah nasehat keuangan, tetaplah analisa sendiri dan jangan percaya juga karena didunia ini tak ada yang bisa dipercaya kecuali duit. 

    Udah gede kamu, anakmu mau kelas 3 SD, masih ajah disuruh DYAR, DYER, DYOR. Mendewasalah. 

    Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 19 September 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Jumat, 19 September 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Topik Penting dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

    1. Ethereum Fusaka Upgrade (Desember 2025)
      • Ethereum akan meluncurkan upgrade Fusaka pada 3 Desember 2025 dengan PeerDAS yang meningkatkan kapasitas data hingga 10x.
      • Sentimen: Bullish Potensi positif untuk ekosistem Layer 2 seperti rollups.
    2. MetaMask Token (Lubin/ConsenSys)
      • CEO ConsenSys, Joseph Lubin, konfirmasi bahwa token MetaMask akan hadir, bahkan bisa lebih cepat dari perkiraan.
      • Sentimen: Bullish Antusiasme tinggi bagi pengguna dApps & DeFi.
    3. Bitcoin Illiquid Supply ATH
      • Supply BTC yang illiquid (tidak diperdagangkan) capai level tertinggi sepanjang masa.
      • Sentimen: Bullish Tekanan jual semakin berkurang, potensi scarcity meningkat.
    4. Michael Saylor & Strategy ($STRK)
      • Saylor umumkan return tahunan 17% & dividend payout pada 30 September 2025 untuk $STRK.
      • Sentimen: Bullish Narasi BTC & produk turunan makin diperkuat.
    5. ETF Spot Dogecoin & XRP
      • ETF spot pertama untuk DOGE & XRP resmi diperdagangkan di AS.
      • Sentimen: Bullish Adopsi institusional untuk altcoin besar.
    6. Plasma Mainnet Beta & XPL Token (25 Sept 2025)
      • Plasma akan meluncurkan mainnet beta + native token XPL dengan $2B stablecoin aktif sejak hari pertama.
      • Sentimen: Bullish Narasi infrastruktur DeFi semakin kuat.
    7. Brera Holdings Solmate ($SOL Project di UAE)
      • Brera ganti nama menjadi Solmate dan meluncurkan proyek treasury Solana $300M di UEA.
      • Sentimen: Bullish Mendorong adopsi Solana di kawasan Teluk.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    APT/USDT (🔼 +5.92%)

    • Entry: $4.502
    • Stop Loss: $4.373
    • Take Profit: $4.769

    APT saat ini sedang bergerak menarik dengan pola yang menunjukkan bullish mulai dominan. Area entry berada di kisaran $4.50, dengan stop loss aman di $4.37, sementara target profit terbuka lebar hingga $4.76. RSI sudah mendekati area overbought, tapi masih memberi ruang untuk dorongan lanjut, apalagi MACD mulai melebar dengan momentum positif.

    SOL/USDT (🔼 +5.32%)

    • Entry: $237.96
    • Stop Loss: $231.49
    • Take Profit: $250.61

    SOL/USDT masih memperlihatkan tenaga bullish yang cukup solid meski sedikit bernafas setelah kenaikan tajamnya. Level $237-$238 jadi zona entry menarik, sementara $231 bisa jadi batas aman untuk stop loss. Selama harga tetap bertahan di atas area ini, peluang menuju $250-$251 cukup terbuka lebar, dengan potensi swing sekitar 5%.

    Indikator MACD masih menjaga momentum positif, sementara RSI yang mendekati level 60 menunjukkan ruang kenaikan belum sepenuhnya jenuh.

    HBAR/USDT (🔼+4.77%)

    • Entry: $0.23830
    • Stop Loss: $0.23118
    • Take Profit: $0.24967

    HBAR terlihat sedang membangun momentum sehat setelah pullback singkat, dengan area support 0.2338 menjaga pijakan dan target take profit di 0.2496 menjadi magnet harga berikutnya. Volume yang mulai aktif menunjukkan buyer pelan-pelan mendominasi, sementara MACD crossing positif dan RSI di kisaran 59 mengindikasikan ruang kenaikan masih terbuka tanpa terlalu overbought.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com