Author: 32

  • Tingkatkan Efisiensi Solana Lewat Staking Cerdas

    Solayer adalah proyek yang dibangun di atas blockchain Solana, bertujuan untuk membuat jaringan ini lebih cepat, efisien, dan mudah digunakan. Solayer memanfaatkan dua konsep utama: staking likuid dan staking ulang, agar aset yang kamu staking tetap bisa digunakan dan tetap menghasilkan reward.

    Alih-alih hanya menyimpan token SOL dan menunggu reward, Solayer memungkinkan kamu untuk tetap menggunakannya di berbagai aplikasi sambil tetap membantu menjaga keamanan jaringan Solana.

    Cara Kerja Solayer Secara Sederhana

    Solayer punya sistem canggih yang terdiri dari beberapa bagian, tapi intinya adalah membuat staking menjadi lebih fleksibel dan menguntungkan.

    1. Staking Ulang + Lapisan 2 (Layer 2)
      Solayer berfungsi sebagai Layer 2 di atas Solana. Ia mengambil sebagian beban dari blockchain utama agar prosesnya lebih ringan dan cepat. Token SOL yang di-staking akan dikelola ulang ke berbagai tempat untuk hasil optimal.
    2. Manajer Pool Staking Ulang
      Ini semacam “mesin utama” Solayer. Ia menerima token SOL dari pengguna, lalu mengeluarkan token baru bernama sSOL sebagai bukti staking. Setelah itu, token SOL tadi didistribusikan ke berbagai peluang staking agar menghasilkan reward.
    3. sSOL – Token Staking Likuid
      sSOL adalah token yang mewakili SOL kamu yang sedang di-staking. Bedanya, sSOL bisa langsung kamu gunakan di ekosistem Solana tanpa harus menunggu proses unstaking. Jadi kamu bisa staking, tapi tetap punya likuiditas.
    4. Manajer Delegasi
      Setelah SOL masuk ke sistem, manajer ini yang mengatur ke validator mana token akan didelegasikan. Ini memastikan staking dilakukan secara efisien dan aman.
    5. Unit Akuntansi Reward
      Bagian ini bertugas menghitung reward dari staking dan membagikannya secara adil ke semua pemilik sSOL.
    6. Oracle – Feed Harga
      Oracle berfungsi memastikan nilai sSOL selalu mencerminkan nilai SOL yang di-staking beserta reward-nya, agar tetap stabil.

    Contoh Praktis:

    1. Kamu staking SOL melalui Solayer.
    2. Kamu dapat sSOL sebagai bukti staking.
    3. Solayer otomatis menyebarkan SOL kamu ke peluang staking terbaik.
    4. Reward dihitung dan diberikan ke kamu sesuai jumlah sSOL yang kamu punya.
    5. Nilai sSOL terus disesuaikan berdasarkan harga pasar SOL dan reward yang masuk.

    Token dalam Ekosistem Solayer

    Solayer menggunakan beberapa jenis token dengan fungsi berbeda:

    • SOL: Token utama dari Solana, digunakan untuk staking dan transaksi.
    • LAYER: Token utilitas utama Solayer, digunakan untuk staking, tata kelola, dan insentif.
    • sSOL: Token likuid yang mewakili SOL yang di-staking.
    • AVS: Token dari DApp di ekosistem Solayer, digunakan untuk mendapatkan peluang ekstra seperti reward dan MEV (Maximum Extractable Value).
    • sUSD: Stablecoin berbasis dolar AS, digunakan untuk transaksi dan likuiditas.

    Airdrop LAYER dari Binance

    Binance memilih Solayer (LAYER) sebagai proyek kedelapan dalam program Airdrop HODLer. Pengguna BNB yang berlangganan produk Simple Earn selama periode tertentu bisa mendapatkan LAYER gratis sebagai reward. Total ada 30 juta token LAYER (3% dari total suplai) yang dibagikan.

    Setelah airdrop, LAYER resmi diperdagangkan di Binance dengan pasangan BTC, USDT, USDC, BNB, FDUSD, dan TRY, dan diberi label Seed Tag untuk proyek baru yang menjanjikan.

    Solayer membawa pendekatan baru dalam dunia blockchain Solana: staking yang tidak mengunci aset, dan distribusi ulang staking yang lebih efisien. Dengan kombinasi staking likuid, token utilitas, dan ekosistem terintegrasi, Solayer berupaya menjadikan Solana lebih cepat, fleksibel, dan menarik bagi pengguna DeFi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Dampaknya bagi Pasar Kripto?

    Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) kembali menunda keputusan atas permohonan exchange-traded fund (ETF) berbasis Solana (SOL) yang diajukan oleh 21Shares dan Bitwise.

    Penundaan ini mencerminkan pendekatan hati-hati SEC terhadap produk investasi berbasis aset kripto, terutama yang berkaitan dengan Solana.

    Mengapa SEC Menunda?

    SEC menyatakan bahwa mereka memerlukan lebih banyak waktu untuk mengevaluasi apakah perubahan aturan yang diusulkan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Bursa Efek, khususnya Pasal 6(b)(5), yang menekankan perlunya mencegah praktik penipuan dan manipulatif serta melindungi kepentingan investor dan publik.

    Bitwise pertama kali mengajukan proposal ETF Solana pada Januari 2025 melalui BZX Exchange, sementara 21Shares, yang sebelumnya telah meluncurkan ETF Bitcoin dan Ethereum, juga mengajukan permohonan serupa.

    Namun, Coinjournal melaporkan pada Selasa (20/5), bahwa hingga kini, belum ada ETF berbasis Solana yang disetujui di AS.

    Baca Juga: Meme Coin Pacu Pendapatan Solana hingga $1,2 Miliar

    Pembukaan Periode Komentar Publik

    Sebagai bagian dari proses evaluasi, SEC membuka periode komentar publik untuk mengumpulkan masukan dari berbagai pihak terkait proposal ETF Solana ini.

    Langkah tersebut memungkinkan investor, pelaku industri, dan masyarakat umum untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai potensi risiko dan manfaat dari ETF berbasis Solana.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Optimisme di Kalangan Analis

    Meskipun terjadi penundaan, beberapa analis tetap optimis terhadap kemungkinan persetujuan ETF Solana di masa depan.

    Analis Bloomberg, James Seyffart dan Eric Balchunas, memperkirakan ada peluang sebesar 70% bahwa ETF Solana akan disetujui di AS pada tahun 2025.

    Permintaan institusional terhadap produk investasi berbasis Solana juga menunjukkan tren positif.

    Selain 21Shares dan Bitwise, perusahaan besar seperti VanEck dan Franklin Templeton telah mengajukan permohonan ETF Solana, mencerminkan minat yang kuat terhadap eksposur terhadap aset kripto ini dalam kerangka regulasi yang jelas.

    Dampak terhadap Pasar Solana

    Penundaan keputusan SEC ini memberikan dampak terhadap harga dan sentimen pasar Solana.

    Harga Solana saat ini berada di kisaran $170, mengalami fluktuasi seiring dengan ketidakpastian regulasi.

    Namun, peluncuran kontrak berjangka Solana oleh CME Group pada Maret 2025 memberikan alternatif bagi investor institusional untuk mendapatkan eksposur terhadap SOL dalam kerangka regulasi yang ada.

    Baca Juga: Arus Modal Solana Tumbuh 5%, Awal Tren Bullish?

    Penundaan keputusan SEC terhadap ETF Solana mencerminkan pendekatan hati-hati regulator terhadap produk investasi berbasis aset kripto.

    Meskipun demikian, minat yang kuat dari pelaku industri dan investor institusional menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk semacam ini tetap tinggi.

    Dengan dibukanya periode komentar publik, ada peluang bagi komunitas kripto untuk berkontribusi dalam membentuk arah regulasi di masa depan.

    Bagi investor dan pelaku pasar, penting untuk terus memantau perkembangan regulasi dan memahami implikasinya terhadap strategi investasi mereka.

    Sementara itu, diversifikasi portofolio dan pendekatan investasi yang bijaksana tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar aset kripto yang terus berkembang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum di Bawah $3K, XRP & SHIB Tertekan

    Pasar kripto mengalami tekanan signifikan pada pertengahan Mei 2025, dengan harga Ethereum (ETH) kembali turun di bawah level psikologis $3.000.

    Penurunan ini memicu kekhawatiran akan potensi tren penurunan jangka pendek yang dapat menghambat pemulihan bullish yang sebelumnya terlihat.

    Ethereum (ETH): Kembali di Bawah $3.000

    Setelah sempat mendekati $3.000, ETH kini diperdagangkan di sekitar $2.552, mencatat penurunan sekitar 6,87% dalam 24 jam terakhir.

    Penurunan ini menunjukkan bahwa momentum bullish sebelumnya mulai melemah, dengan tekanan jual dari investor besar (whale) yang meningkatkan volume ETH di bursa.

    Tekanan ini dapat memperpanjang konsolidasi harga dan menunda potensi breakout di atas $3.000.

    Baca Juga: Whale Beraksi, Harga Ethereum Berpotensi Kembali ke $2.600

    XRP: Menguji Dukungan di $2,38

    XRP juga mengalami tekanan, dengan harga saat ini sekitar $2,38, turun sekitar 2,03% dalam 24 jam terakhir.

    Meskipun sebelumnya sempat menunjukkan momentum bullish, XRP kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan level dukungan ini.

    Jika tekanan jual ini terus berlanjut, ada kemungkinan XRP turun lebih lanjut, mendekati level $2,00.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Shiba Inu (SHIB): Gagal Menembus Resistensi

    Shiba Inu (SHIB) gagal mempertahankan momentum bullish setelah mencoba menembus resistensi di sekitar $0,000015.

    Saat ini, SHIB diperdagangkan di sekitar $0,00001464, mencatat penurunan sekitar 3,10% dalam tujuh hari terakhir.

    Kegagalan ini menunjukkan bahwa SHIB belum mampu keluar dari pola konsolidasi dan masih rentan terhadap tekanan jual.

    Sentimen Pasar dan Prospek Ke Depan

    Secara keseluruhan, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda koreksi setelah reli sebelumnya.

    Investor disarankan untuk berhati-hati dan memantau level dukungan dan resistensi kunci pada masing-masing aset. Jika tekanan jual berlanjut, ada kemungkinan penurunan lebih lanjut pada ETH, XRP, dan SHIB.

    Namun, jika pasar mampu menemukan dukungan dan memantul dari level-level ini, ada potensi untuk pemulihan harga. Investor jangka panjang mungkin melihat koreksi ini sebagai peluang untuk akumulasi, sementara trader jangka pendek harus waspada terhadap volatilitas yang meningkat.

    Dengan dinamika pasar yang terus berubah, penting bagi investor untuk tetap terinformasi dan menyesuaikan strategi investasi mereka sesuai dengan kondisi pasar saat ini.

    Baca Juga: Volume Stablecoin Ethereum Sentuh Rekor $908 Miliar


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Bitcoin Tahun 2025 Bisa Tembus $130.000

    Prediksi harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah platform prediksi pasar Polymarket memperkirakan peluang sebesar 67% bahwa harga BTC akan mencapai $130.000 sebelum akhir tahun 2025.

    Perkiraan ini mencerminkan peningkatan signifikan dalam sentimen pasar, mengingat pada akhir April, peluang tersebut hanya sekitar 25%.

    Faktor Pendorong Optimisme

    Beberapa faktor utama yang mendorong optimisme ini meliputi:

    1. Minat Institusional yang Meningkat: Adopsi Bitcoin oleh institusi keuangan besar telah meningkat, terutama setelah peluncuran dan adopsi ETF Bitcoin spot. Hal ini memberikan legitimasi tambahan dan mendorong permintaan pasar.
    2. Perubahan Sentimen Pasar: Indeks Fear and Greed menunjukkan perubahan drastis dari “Extreme Fear” dengan skor 15 menjadi “Greed” dengan skor 71 dalam waktu sebulan, mencerminkan peningkatan kepercayaan investor.
    3. Prediksi Harga Lainnya: Selain target $130.000, Polymarket juga mencatat peluang 36% untuk BTC mencapai $150.000 dan 18% untuk $200.000 sebelum akhir tahun.

    Baca Juga: Selamat, Harga Bitcoin Sentuh Rekor Baru di Level $107.000

    Volatilitas dan Risiko

    Meskipun prospek positif, pasar kripto tetap dikenal dengan volatilitasnya. Polymarket mencatat peluang 37% bahwa BTC akan mencapai $70.000 pada 2025, dan 4% kemungkinan turun ke $20.000.

    Selain itu, likuidasi kripto melebihi $250 juta menunjukkan bahwa pergerakan harga yang tajam masih mungkin terjadi.

    Prediksi Polymarket mencerminkan optimisme yang meningkat terhadap harga Bitcoin, didukung oleh faktor-faktor seperti adopsi institusional dan perubahan sentimen pasar.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, investor harus tetap waspada terhadap volatilitas dan risiko yang melekat dalam pasar kripto. Diversifikasi portofolio dan strategi investasi yang hati-hati tetap penting dalam menghadapi dinamika pasar yang cepat berubah.

    Baca Juga: Pasar Derivatif Bitcoin Semakin Matang di Tengah Reli Harga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga VIRTUAL Turun Usai Naik 330%, Investor Diminta Waspadai

    Aset kripto Virtuals Protocol (VIRTUAL) mengalami koreksi harga setelah mencatat lonjakan signifikan lebih dari 330% sejak awal April 2025. Saat ini, harga VIRTUAL tercatat di level 1,9585 USDT atau sekitar Rp32.148,60, turun dari titik tertingginya sebesar 2,21 USDT yang dicapai beberapa hari lalu.

    Menurut analisis teknikal, VIRTUAL ditolak pada area resistensi penting di $2,20, yang menjadi hambatan sebelum potensi pencapaian harga tertinggi sepanjang masa. Penolakan ini disertai dengan terbentuknya kandil bearish dan divergensi negatif pada indikator RSI serta MACD, yang mengindikasikan potensi koreksi jangka pendek.

    Analisa VIRTUAL

    Pergerakan harga Virtual Protocol (VIRTUAL/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Virtual Protocol (VIRTUAL/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: VIRTUAL Melonjak 148,74%: Menjadi Bintang Baru Dunia Virtual dan AI

    Dilaporkan CCN, volume perdagangan dalam 24 jam terakhir tercatat mencapai 30 juta VIRTUAL, menunjukkan aktivitas pasar yang tinggi meski tekanan jual mulai muncul.

    Secara teknikal, analisis kerangka waktu enam jam menunjukkan bahwa reli lima gelombang telah selesai dan saat ini memasuki fase korektif gelombang ABC. Jika skenario ini berlanjut, VIRTUAL diperkirakan akan menguji level dukungan di $1,53 dan $1,32. Kedua level tersebut juga merupakan titik Fibonacci dan area support horizontal yang dinilai krusial.

    Penurunan harga di bawah level tersebut dapat membahayakan struktur tren naik yang telah terbentuk sejak awal April dan membuka kemungkinan menuju titik terendah baru.

    Investor dan pelaku pasar disarankan untuk mencermati pergerakan harga di kisaran dukungan tersebut guna mengantisipasi potensi pembalikan arah atau kelanjutan tren bearish dalam waktu dekat.

    Baca juga: VIRTUAL Anjlok Hampir 14% dalam Sehari: Pertanda Akhir dari Hype?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Potensi ROI 1747%, Solana dan BNB Unggulan

    Dalam lanskap kripto yang dinamis, tiga aset digital menonjol di radar investor: Web3 AI, Solana (SOL), dan Binance Coin (BNB).

    Ketiganya menunjukkan momentum kuat, namun Web3 AI menarik perhatian khusus dengan potensi pengembalian investasi (ROI) sebesar 1747% dari harga presale saat ini hingga harga listing yang telah ditentukan.

    Web3 AI: Kombinasi AI dan Keamanan dalam Dunia Kripto

    Web3 AI adalah platform yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan alat-alat kripto untuk memberikan solusi praktis bagi investor dan trader.

    Dengan 12 alat berbasis AI, termasuk bot perdagangan otomatis, detektor penipuan DeFi, dan alat manajemen portofolio, platform ini dirancang untuk menyederhanakan aktivitas kripto sehari-hari.

    Baca Juga: Volume DEX BNB Chain Tembus Tertinggi dalam 3 Bulan, Salip Ethereum

    Keamanan menjadi prioritas utama Web3 AI. Setiap kontrak pintar akan diaudit oleh pihak ketiga, dan platform ini akan menggunakan AI untuk mendeteksi perilaku tidak biasa yang dapat menandakan eksploitasi.

    Selain itu, fitur-fitur seperti API terenkripsi dan otentikasi multi-faktor untuk koneksi dompet akan diterapkan.

    Dalam presale tahap ke-5, token $WAI ditawarkan dengan harga $0.000365, dengan harga listing yang telah ditentukan sebesar $0.005242.

    Menurut laporan Crypto Economy pada Selasa (20/5), hal ini memberikan potensi ROI sebesar 1747% bagi investor awal.

    Struktur tokenomics Web3 AI juga dirancang untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, dengan alokasi 50% untuk pembeli presale, 25% untuk likuiditas dan dukungan ekosistem, 20% untuk hadiah staking dan insentif komunitas, serta 5% untuk tim dengan mekanisme vesting.

    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana (SOL): Pertumbuhan Ekosistem dan Momentum Harga

    Solana menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa minggu terakhir, dengan harga meningkat dari $94 menjadi lebih dari $180.

    Aktivitas di jaringan Solana juga meningkat, dengan total nilai terkunci (TVL) mendekati $10 miliar dan volume stablecoin melebihi $12 miliar.

    Pada tahun 2025, Solana menghasilkan $710 juta dalam biaya transaksi, melampaui Ethereum yang menghasilkan $616 juta.

    Analis memperkirakan bahwa jika momentum ini berlanjut, SOL dapat mencapai level harga $166 dalam jangka pendek, dengan potensi mencapai $300 dalam jangka panjang

    Binance Coin (BNB): Breakout Harga dan Peningkatan Aktivitas Jaringan

    BNB baru-baru ini mengalami breakout dari pola segitiga simetris, menunjukkan kekuatan tren yang diperbarui. Selama BNB mempertahankan dukungan di sekitar $645, target harga $700 kini dipertimbangkan.

    Peningkatan aktivitas di Binance Smart Chain, didorong oleh pengurangan biaya gas sebesar 90%, telah meningkatkan aktivitas di platform DeFi dan NFT.

    Selain itu, likuidasi posisi short senilai $3 juta pada awal Mei telah membuka jalan bagi pergerakan harga yang lebih kuat.

    Baca Juga: SEC Tunda Keputusan ETF Solana: Apa Dampaknya bagi Pasar Kripto?

    Web3 AI menawarkan kombinasi unik antara utilitas dunia nyata, keamanan yang ditingkatkan, dan potensi ROI yang signifikan.

    Sementara Solana dan BNB menunjukkan kekuatan dalam harga dan ekosistem mereka, Web3 AI memberikan proposisi nilai yang menarik bagi investor yang mencari peluang di tahap awal dengan potensi pertumbuhan tinggi.

    Dengan lebih dari $4 juta telah dikumpulkan dalam presale dan peluncuran alat-alat AI yang direncanakan bersamaan dengan listing token, Web3 AI siap untuk menjadi pemain utama di pasar kripto tahun 2025.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga AAVE Melonjak 22% dalam Sehari, Sentuh Level Tertinggi Baru

    Harga AAVE mengalami lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir, naik sebesar 22,52% dan diperdagangkan di kisaran US$266,87 atau sekitar Rp4,38 juta. Ini merupakan level tertinggi sejak Februari lalu, didorong oleh sentimen positif dari ekosistem Aave.

    Dilaporkan CCN, peningkatan harga ini terjadi setelah tim pengembang Aave mengumumkan penerapan Aave V3 di jaringan blockchain Aptos pada 19 Mei. Langkah ini menandai ekspansi penting dalam pinjaman kripto lintas rantai (cross-chain lending), yang dinilai sebagai katalis kuat bagi pertumbuhan DeFi (Keuangan Terdesentralisasi).

    Selain itu, Total Value Locked (TVL) Aave tercatat mencapai titik tertinggi sepanjang masa, menembus angka US$24 miliar. Peningkatan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap layanan DeFi yang ditawarkan Aave.

    Analisis AAVE

    Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Aave (AAVE/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Apa Itu Aave (AAVE)?

    Volume perdagangan AAVE dalam 24 jam terakhir mencapai 440.956,20 AAVE, dengan volume setara USDT sebesar US$110 juta. Harga tertinggi harian tercatat di US$270,43, sementara level terendah berada di US$216,78.

    Secara teknikal, AAVE tengah membentuk tren naik jangka panjang, dengan indikator RSI dan MACD menunjukkan sinyal bullish. Harga juga diperkirakan sedang dalam gelombang kelima dari siklus kenaikan, yang bisa mendorong AAVE menuju target berikutnya di kisaran US$335 hingga US$340.

    Dengan tren ini, AAVE menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik bulan ini, mencatat kenaikan lebih dari 130% sejak awal April.

    Baca juga: Aave Perkenalkan Pembaruan Aavenomics, Apa yang Baru?

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Melemah di Tengah Konsolidasi Pasar, Tekanan Jual Meningkat

    Dogecoin (DOGE) mencatatkan pelemahan signifikan di tengah kondisi pasar kripto yang mengalami konsolidasi. Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga DOGE turun 3,62% menjadi Rp 0,2247, menjadikannya salah satu altcoin dengan kinerja terlemah dalam 24 jam terakhir.

    Sementara Bitcoin dan Ethereum sempat mencatatkan penguatan moderat masing-masing sebesar 0,3% dan 1%, Dogecoin bersama XRP dan Shiba Inu mengalami tekanan jual yang cukup besar. Penurunan harga ini terjadi di tengah aksi ambil untung investor usai lonjakan harga yang dipicu oleh meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto utama.

    Volume Besar DOGE

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Hadapi Tantangan: Data On-Chain Ungkap Level Resistensi

    Menurut Benzinga, volume transaksi besar Dogecoin dilaporkan mengalami peningkatan sebesar 8,6%, namun jumlah alamat aktif harian justru menurun tajam sebesar 20,2%, menurut data dari IntoTheBlock. Jumlah transaksi besar senilai lebih dari $100.000 juga turun dari 8.146 menjadi 7.945 dalam satu hari terakhir, menandakan potensi penurunan minat dari investor besar.

    Secara teknikal, analis pasar mencatat bahwa tekanan pada Dogecoin diperburuk oleh pergerakan Bitcoin yang tertahan di level resistensi kritis $105.000. Jika Bitcoin gagal menembus level tersebut, pasar kripto secara umum—termasuk Dogecoin—berisiko mengalami koreksi lebih lanjut.

    Meski begitu, beberapa analis melihat potensi altcoin untuk rebound dalam waktu dekat jika fase konsolidasi Bitcoin berakhir dan momentum kembali ke aset berkapitalisasi menengah seperti DOGE.

    Dogecoin sendiri masih menjadi salah satu altcoin dengan basis komunitas yang kuat, namun saat ini tampak kesulitan menjaga momentumnya di tengah sentimen pasar yang belum stabil.

    Baca juga: Turun 5 Hari Beruntun, Harga Dogecoin Anjlok ke Level $0,22


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Anjlok, Pi Network Diterpa Tuduhan Pump-and-Dump

    Pi Network tengah menghadapi masa sulit dengan harga token yang terus menurun di tengah tuduhan skema pump-and-dump dan pergerakan mencurigakan antar dompet yang dikendalikan oleh pihak pengembang.

    Meskipun dihadapkan pada sentimen negatif, Tim Inti Pi secara mengejutkan mengumumkan pembukaan lowongan kerja baru, yang justru memicu kebingungan dan kekhawatiran di kalangan komunitas.

    Harga Merosot di Tengah Peluncuran Dana Ekosistem

    Dilaporkan Coinpedia, token Pi sempat mencatatkan lonjakan harga ke level $1,6796 pada 8 Mei 2025, namun tren tersebut tidak bertahan lama. Saat ini, harga token telah turun drastis dan diperdagangkan di kisaran $0,75 — jauh di bawah puncaknya pada akhir Februari yang mencapai $2,98.

    Ironisnya, penurunan ini terjadi meski ada pengumuman penting dari Tim Inti Pi pada 14 Mei lalu, yaitu peluncuran dana ekosistem senilai $100 juta. Dana ini ditujukan untuk mendukung pengembangan proyek di atas jaringan Pi. Namun, alih-alih menumbuhkan optimisme pasar, beberapa pihak di komunitas justru menduga pengumuman tersebut ikut memperburuk tekanan jual.

    Analis teknikal memperingatkan bahwa jika harga menembus level support kritis di $0,70, maka pola pemulihan sebelumnya bisa gugur. Dalam skenario ini, harga Pi berpotensi turun lebih jauh ke kisaran $0,40, sesuai dengan level Fibonacci retracement berikutnya.

    Baca juga: Pi Network Suntik Dana $100 Juta Untuk Dirikan Pi Network Ventures

    Rekrutmen di Tengah Krisis Kepercayaan

    Dalam kondisi pasar yang penuh tekanan ini, Tim Inti Pi merilis sejumlah lowongan pekerjaan baru. Langkah ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan komunitas: mengapa justru melakukan ekspansi tim saat harga anjlok dan kepercayaan investor tengah menipis?

    Banyak yang mempertanyakan motif di balik perekrutan ini, khawatir bahwa Tim Inti mencoba mengalihkan perhatian dari isu-isu yang lebih mendesak seperti transparansi dan tata kelola jaringan.

    Tuduhan Skema Pump-and-Dump dan Aktivitas Dompet yang Tidak Transparan

    Kekhawatiran komunitas tak hanya soal harga, tapi juga menyangkut dugaan skema pump-and-dump yang melibatkan pergerakan besar antar dompet yang diasosiasikan dengan tim pengembang Pi.

    Berdasarkan analisis on-chain, dalam lima bulan terakhir, terjadi perpindahan besar-besaran antar dompet yayasan:

    • Sebanyak 5,4 miliar Pi dipindahkan dari dompet Foundation 1 ke Foundation 3.
    • Sekitar 700 juta Pi ditransfer dari Foundation 3 ke Foundation 2 dalam pecahan kecil.
    • Lebih dari 1 miliar Pi berpindah langsung dari Foundation 1 ke Foundation 2.

    Kini, dompet Foundation 3 tercatat menyimpan 4,7 miliar Pi, sedangkan Foundation 2 hanya menyisakan 24 juta Pi. Aktivitas ini memicu kecurigaan bahwa Tim Inti Pi mungkin mengendalikan lebih dari 10.000 dompet dan sub-dompet, meskipun hanya sebagian kecil yang dapat dilacak secara publik.

    Komunitas mendesak Tim Inti Pi untuk memberikan klarifikasi terkait pergerakan token dalam jumlah besar ini dan menuntut transparansi yang lebih besar demi menjaga integritas ekosistem Pi.

    Baca juga: Pi Network Diterpa Tuduhan Penjualan Internal Usai Harga Turun 50%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Kripto Taruhan Besar di Fartcoin, Raup Untung Ratusan Ribu Dolar

    Seorang investor besar kripto dilaporkan mencetak keuntungan signifikan dari investasinya pada Fartcoin (FARTCOIN), salah satu memecoin berbasis jaringan Solana yang tengah naik daun.

    Berdasarkan data dari platform analitik blockchain Lookonchain, investor yang dijuluki “whale” tersebut membeli lebih dari 1,14 juta token Fartcoin senilai $1,47 juta, dan kini aset tersebut bernilai sekitar $1,39 juta.

    Meskipun secara nominal nilai Fartcoin dalam portofolionya sedikit turun, portofolio keseluruhan paus tersebut, yang juga mencakup empat memecoin Solana lainnya, meningkat lebih dari $658.000 hanya dalam waktu tujuh jam.

    Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Selasa, 20 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: FARTCOIN Terancam Koreksi 45% Jika Support $1,15 Jebol

    Transaksi Pembelian

    Transaksi pembelian dilakukan menggunakan protokol Jupiter Aggregator di jaringan Solana. Paus tersebut juga diketahui menerima 8.712 token Fartcoin tambahan senilai $11.311, disertai transfer keluar sekitar $11.357 dalam bentuk USDC.

    Fartcoin sendiri mencatat kenaikan harga sebesar 10,7% dalam dua minggu terakhir menurut data CoinGecko, meskipun mengalami koreksi lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir.

    Kenaikan minat terhadap Fartcoin dan memecoin Solana lainnya turut mendorong lonjakan volume perdagangan dan pendapatan on-chain Solana, yang pada kuartal pertama 2025 mencatat pendapatan aplikasi lebih dari $1,2 miliar.

    Baca juga: Penurunan Harga Meme Coin: BONK, FLOKI, Fartcoin Kenapa?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com