TokenBubblemaps (BMT), bagian dari platform analitik on-chain visual yang sedang naik daun, hadir dengan harga stabil di kisaran $0,10–$0,11.
Data terbaru menunjukkan likuiditas tinggi dan aktivitas signifikan dalam 24 jam terakhir, memperlihatkan tingginya minat terhadap potensi utilitas data blockchain yang mudah dipahami.
Harga & Volume Terkini
Di Tokocrypto, harga Bubblemaps diperdangakan sekitar $0,097–0,105 per BMT; dengan volume harian antara $25–36 juta.
Performa 24 jam: BMT naik lebih dari 11%, namun masih di bawah 20% secara mingguan.
Likuiditas tinggi (volume > 25 juta USD) memberi calon trader peluang masuk dan keluar yang fleksibel.
Pergerakan harga Bubblemaps (BMT/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Apa Itu Bubblemaps & BMT?
Platform: Bubblemaps mengubah data on-chain menjadi visual bubble interaktif, menunjukkan hubungan alamat, transaksi, dan konsentrasi aset.
Token BMT: native token, digunakan sebagai governance, akses fitur premium, biaya, dan staking. Total supply 1 miliar token dengan sirkulasi ∼339 juta.
Bubblemaps (BMT) menonjol sebagai token dengan ekosistem nyata, menggabungkan grafik interaktif on-chain dan utilitas governance. Dengan volume harian puluhan juta dolar, BMT menunjukkan likuiditas dan adopsi yang menjanjikan.
Meski tengah konsolidasi di bawah $0,11, breakout di atas resistance dapat membuka potensi kenaikan liar. Risiko tetap ada, terutama jika terjadi unlock token besar atau koreksi pasar luas. Investor dan trader bisa memanfaatkan struktur support-resistance dengan stop-loss bijak.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Semua formulir terbaru kini mencakup klausul tentang staking SOL, menurut analis ETF Bloomberg, JamesSeyffart.
Ini merupakan pendekatan baru yang penting, memunculkan pertanyaan: apakah staking bisa diakomodasi di dalam produk ETF?
Seyffart mencatat bahwa klausul staking merupakan tambahan yang signifikan karena sebelumnya SEC tampak enggan menyetujui produk ETF yang menyertakan skema staking di dalam struktur keuangan mereka.
Proses “Back-and-Forth” & Takada Jalan Singkat
Seyffart juga memperingatkan bahwa proses persetujuan tidak akan mulus seperti pada kasus Bitcoin; perlu ada dialog lanjut antara penerbit ETF dan SEC sebelum akhirnya ada keputusan akhir—mirip pola saat peluncuran ETF Spot Bitcoin.
Meski demikian, menurut Bloomberg Intelligence, peluang persetujuan masih tinggi—sekitar 90% dalam tahun 2025.
Waktu Respons Dipercepat: Dalam 3–5 Minggu?
Beberapa laporan menyebut bahwa SEC telah meminta para penerbit agar mengajukan ulang versi S‑1 hanya dalam waktu minggu ini.
Bila terpenuhi, kemungkinan keputusan bisa muncul dalam 3–5 minggu berikutnya, walau batas waktu regulasi hingga Oktober masih berlaku .
Langkah cepat ini mengisyaratkan kemungkinan terobosan cepat untuk altcoin ETF, yang akan menandai kepercayaan SEC berkembang tidak hanya pada Bitcoin atau Ethereum, tapi juga aset seperti SOL.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Implikasi Besar jika Disetujui
Akses institusional: Investor tradisional bisa mendapatkan paparan SOL lewat platform seperti E-Trade, Schwab, Fidelity, tanpa harus memegang token langsung.
Likuiditas & kepercayaan: Persetujuan ETF spot SOL akan memperkuat legitimasi pasar Solana dan mendukung arus modal besar.
Langkah menuju altcoin ETF summer?: Menurut analis Eric Balchunas, SOL berpotensi menjadi produk ETF altcoin terdepan, membuka pintu untuk aset lain seperti LINK atau ADA.
Rekomendasi Investor
Segment Investor
Strategi
Trader & spekulan
Persiapkan strategi jangka pendek menjelang berita persetujuan—efek harga tinggi.
Investor jangka menengah
Jadwalkan entry saat respons SEC menguat; staking SOL via ETF bisa memberi yield tambahan.
Institusi & Ritel
Pendinginan regulasi telah menunjukkan ruang untuk masuk lewat ETF—monitor timeline SEC.
Pengajuan Formulir S‑1 baru untuk ETF Spot Solana oleh tujuh nama besar, lengkap dengan klausul staking, menandai perkembangan penting dalam ekosistem crypto.
Meski prosesnya belum selesai, dialog konstruktif antara penerbit dan SEC memperlihatkan potensi persetujuan cepat dalam beberapa minggu ke depan.
Jika benar disetujui, Solana bisa jadi aset altcoin pertama yang memiliki produk ETF spot, menempatkannya sejajar dengan Bitcoin & Ethereum dalam pasar mainstream.
Masa depan ETF altcoin bahkan bisa semakin terang dan Solana tampak bersiap menjadi sorotan utama.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Menurut analisis dari trader populer Daan Crypto Trades, Bitcoin kini berada di titik krusial setelah rentang trading bulanannya menyusut hanya sekitar 10,3 %.
Hal ini menandakan kondisi jenuh konsolidasi, sebuah sinyal klasik bahwa pergerakan besar kemungkinan akan segera terjadi.
Apa Artinya Rentang 10,3 %?
Rentang bulanan dihitung sebagai selisih antara harga tertinggi dan terendah sepanjang bulan. Rentang 10,3 % yang sempit menunjukkan bahwa volatilitas telah rendah dan harga stagnan.
Sepanjang empat tahun terakhir, Bitcoin hampir selalu menyelesaikan bulan dengan rentang lebih besar dari ini. Daan menyoroti bahwa pola ini biasanya diikuti oleh tren kuat, karena dipicu oleh breakout di salah satu sisi rentang.
Daan mengajak para trader untuk“mengawasi level high dan low bulan ini dengan cermat”.
Jika harga berhasil menembus ke atas high bulanan → kemungkinan volatilitas naik serta momentum bullish kuat.
Sebaliknya, tembus ke bawah low bulanan → berpotensi memicu penurunan tajam dan momentum bearish .
Pernyataan Daan tersebut menegaskan bahwa momen breakout ini sangat krusial, apabila level ini dilampaui, tren lanjutan bisa terbentuk dengan cepat.
Strategi Momentum untuk Trader
Daan menyarankan trader untuk mempertimbangkan strategi momentum setelah breakout terjadi. Meski begitu, ia menekankan perlunya konfirmasi breakout sebelum masuk posisi.
Entry Buy: jika harga breakout high bulanan dan terkonfirmasi (retest + candlestick breakdown/weekly close di atas).
Entry Sell: jika harga tembus ke bawah low bulan ini dan kembali di bawah setelah retest.
Dengan setup ini, trader bisa “naik kereta” momentum dari awal tren baru, memanfaatkan volatilitas yang kembali meningkat.
Kenapa Ini Penting untuk Investor dan Trader?
Perubahan Volatilitas: Setelah periode “diam” panjang, pasar kemungkinan akan bergerak cepat dan ekstrem ke arah tertentu.
Peluang Profit Besar: Momentum yang kuat setelah breakout bisa menghasilkan keuntungan signifikan – tapi juga membawa risiko jika salah arah.
Tanda Pasar: Mulai dari tren datar ke tren tajam menandakan minat pasar yang baru — bisa karena faktor teknikal, sentimen, atau berita makro.
Apa Yang Perlu Dipersiapkan?
Pantau level kunci: high dan low bulan ini (dapat dilihat di chart trading harian/weekly).
Siapkan entry otomatis: menggunakan limit order / stop order di dekat dua level tersebut.
Terapkan manajemen risiko: gunakan size posisi yang sesuai, tambahkan stop loss di luar rentang breakout.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Bitcoin saat ini memasuki fase yang sangat penting: rentang trading menyempit berarti pasar “menahan napas” sebelum melakukan “peluncuran”. Jika harga breakout ke atas atau ke bawah rentang tersebut:
Breakout atas → momentum bullish sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Breakout bawah → kemungkinan koreksi tajam dan tren bearish.
Trader dengan strategi momentum siap memanfaatkan momen ini dengan memasang entry setelah breakout dikonfirmasi, dan mengelola risiko secara disiplin.
Dengan kondisi pasar yang dinamis dan potensi pergerakan besar di depan mata, para pelaku pasar khususnya trader momentum patut mempersiapkan diri.
Tetap percaya pada analisis teknikal, perkuat pengelolaan risiko – dan penting: jangan biarkan emosi mengambil alih ketika pasar mulai bergerak.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Ethereum Foundation (EF) menunjukkan sikap tegas mendukung privasi dan pengembangan kode open-source dengan menyediakan paket dana sebesar $1,25juta.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah perlawanan terhadap tekanan hukum yang dihadapi Roman Storm, salah satu pendiri Tornado Cash yang saat ini menanti persidangan di Amerika Serikat .
Rincian Dana Bantuan
$500.000 akan langsung diberikan oleh EF untuk membiayai pengacara dan proses hukum Roman Storm.
EF juga akan menyesuaikan donasi komunitas hingga $750.000, sehingga total kontribusi bisa mencapai $1,25 juta.
Melalui unggahan di platform X (Twitter), EF menyatakan komitmennya, “privasi adalah hal yang normal, dan menulis kode bukanlah sebuah kejahatan.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa menurut EF, menulis kode open-source privacy bukanlah sebuah kejahatan.
Tuduhan & Perspektif Hukum
Roman Storm dijadwalkan menghadapi sidang 14 Juli2025 di pengadilan federal Manhattan atas tuduhan:
Konspirasi menjalankan pengirim uang tanpa izin,
Konspirasi pencucian uang,
Konspirasi melanggar sanksi AS.
Mereka yang membela Storm berargumen bahwa tuntutan ini merupakan serangan terhadap prinsip open-source dan DeFi, menekankan perbedaan antara kode yang ditulis dan penggunaannya, bahwa penulis tidak harus bertanggung jawab atas penyalahgunaan yang terjadi.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Kronologi Singkat Tornado Cash
Diluncurkan Desember 2019, Tornado Cash dirancang untuk mencampur (mixer) aset kripto, memberikan privasi dengan menyembunyikan jejak transaksi publik Ethereum.
Pada Agustus 2022, OFAC melabelinya sebagai alat pencucian uang karena dianggap telah memfasilitasi pencucian dana lebih dari US$7 miliar sejak 2019 .
Salah seorang pengembang utama lainnya, Alexey Pertsev, dijatuhi hukuman 5 tahun 4 bulan penjara oleh pengadilan Belanda pada Mei 2024.
Pada Maret 2025, sebagian sanksi dicabut, yakni OFAC menarik larangan langsung terhadap smart contract Tornado Cash.
Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, sebelumnya donasi 50 ETH (sekitar US$170.000) pada Januari 2025 untuk mendukung pertahanan hukum Storm dan Pertsev melalui dana “Free Pertsev and Storm” di JusticeDAO.
Berbagai organisasi dan individu di ekosistem DeFi, termasuk Coinbase dan Paradigm, telah menandatangani petisi mendesak agar DOJ menghentikan apa yang disebut “penuntutan yang menindas pengembang open-source”.
Mengapa Ini Berpengaruh Signifikan?
Preseden hukum terhadap kode open-source – Apabila Storm dinyatakan bersalah, hal ini bisa membuka jalan bagi penuntutan lebih agresif terhadap pengembang perangkat lunak.
Perdebatan privasi vs regulasi – Kasus ini menjadi ujian bagi batasan regulasi atas teknologi yang memungkinkan anonimitas dan kebebasan transaksional di blockchain.
Solidaritas komunitas kripto – Dukungan EF hingga community matching menunjukkan kekuatan komunitas dalam melawan tindakan regulasi yang dianggap berlebihan.
Ethereum Foundation bersama komunitas Web3 telah mengambil langkah signifikan dengan mengalokasikan total dana maksimal $1,25 juta untuk mendukung pertahanan hukum Roman Storm sebelum sidang 14 Juli 2025.
Ini bukan hanya tindakan dana semata, tetapi penegasan sikap tentang nilai privasi, kebebasan berkarya, dan pertahanan terhadap serangan regulasi yang dianggap berlebihan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Platform media keuangan dan keanggotaan Real Vision menjalin kemitraan strategis dengan Sui, salah satu blockchain Layer‑1 cepat dan skalabel.
Kolaborasi ini dirancang kedua belah pihak untuk merevolusi pengalaman anggota melalui teknologi Web3.
Apa Tujuan Kolaborasi Ini?
Real Vision tengah mengintegrasikan infrastruktur blockchain Sui ke dalam platformnya agar dapat:
Mengenali kontribusi anggota seperti berbagi ide trading dan insight pasar.
Memberikan penghargaan nyata dan berbasis token untuk aktivitas tersebut.
Membangun transparansi dan kepercayaan melalui pencatatan on‑chain.
Mengembangkan model governance yang memungkinkan anggota ikut menentukan arah platform.
Integrasinya bersifat “behind the scenes” sehingga pengalaman pengguna tetap lancar, namun fondasinya akan menanamkan cara baru berinteraksi, berkontribusi, dan mendapatkan nilai dari keaktifan mereka .
Pergerakan harga Sui Network (SUI/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Alasan utama Real Vision memilih Sui adalah karena atribut teknisnya:
Kinerja tinggi dan skalabilitas: Sui mampu menangani banyak transaksi simultan dengan latency rendah.
Desain ramah pengguna: Termasuk fitur seperti zero‑knowledge login dan sponsored transactions yang memudahkan pengguna awam.
Ketahanan pada adopsi massal: Infrastruktur real‑time untuk komunitas besar semakin mendorong keterlibatan anggota.
Dengan ini, Real Vision dapat membangun “kolektif intelijen” yang tidak hanya didengar, tetapi juga dihargai melalui reward berbasis kontribusi nyata.
Timeline Peluncuran
Awal peluncuran: Modul pertama akan muncul pada musim panas ini.
Fitur jangka panjang: Pelan‑pelan dikembangkan untuk mendorong partisipasi dan governance platform secara on‑chain.
Konten dukungan: Seri video “Episode One” kolaborasi antara Raoul Pal dan Christian Thompson akan menjelaskan landasan filosofis dan teknis integrasi ini.
Dampak untuk Anggota & Industri
Anggota Real Vision: Mendapat nilai tambah dalam bentuk token atau reward ketika aktif berkontribusi.
Tren Web2 → Web3: Mengantar platform konten tradisional ke model yang lebih adil, transparan, dan demokratis.
Preseden bagi konten keuangan: Menjadi contoh nyata bagi media finansial lain untuk mulai menerapkan insentif berbasis blockchain .
Boost ekosistem Sui: Menegaskan posisi Sui sebagai tulang punggung aplikasi Web2 yang siap bertransformasi menjadi Web3.
Langkah-Langkah yang Perlu Dipersiapkan
Anggota disarankan mengaktifkan wallet yang kompatibel dengan Sui (termasuk dukungan fitur seperti Login & sponsored fee).
Aktif berpartisipasi—berbagi insight, ide trading, atau feedback platform—karena ini akan menjadi basis penilaian dan reward.
Pantau pengumuman resmi dari Real Vision untuk panduan terkait cara klaim reward atau ikut voting governance.
Kemitraan antara Real Vision dan Sui menggambarkan langkah besar dalam evolusi platform media keuangan: dari sekadar konsumsi konten menjadi ekosistem interaktif di mana anggota diakui dan dihargai atas kontribusi mereka.
Dengan teknologi Sui di balik layar, Real Vision membuka jalan bagi era baru di mana komunitas tidak hanya menjadi audiens, tetapi juga arsitek dan penerima manfaat langsung dari nilai yang mereka ciptakan.
Sebagai pionir, Real Vision menetapkan standar baru dan menggugah rasa ingin tahu, apakah media lain di sektor keuangan akan mengikutinya? Dengan peluncuran musim panas ini, kita segera akan melihat bagaimana imajinasi tersebut menjadi kenyataan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
Prediksi garis kita minggu ini cukup akurat, saya ingat sekali jaman dahulu tidak ada Crypto Twitter yang bahas economic macro disertai data serta penyederhanaan pengertiannya, sekarang banyak postingan timeline sudah banyak yang membahasnya, saya bangga menjadi bagian dari kemajuan pengertian pemahaman Kripto di Indonesia walaupun hanya sekian persen. 🤗🤗🤗🤗🤗
Secara data GDP Jepang yang membaik, akan mempengaruhi jumlah edar uang yang naik, tentu itu pasti berkaitan dengan stimulus pemerintah, Jika GDP Jepang naik maka DXY melemah, dilanjutkan dengan CPI dan PPI Tiongkok yang naik, memastikan bahwa Yuan dan Yen haruslah inflasi untuk menjaga pertumbuhan. Consumer Board Employment Index Amerika juga memberikan keraguan pada ekonomi AS karena angkanya turun.
Sedangkan Prediksi CPI turun tepat dalam artian Core CPI yang tetap pada 2.8% walau CPInya naik ke 2.4%. Jika CPI naik namun Corenya tidak naik bahkan turun maka artinya CPI turun karena core CPI adalah inflasi yang dikeluarkan komponen bensin dan makanan karena terlalu fluktuatif dan diluar kendali Fed. PPI juga sama, prediksi.
Data Minggu Depan
Mari kita bedah data minggu depan:
Senin, 16 Juni 2025
10.00 WITA – House Price Tiongkok
Rumah adalah cerminan inflasi, jika harga rumah naik maka artinya inflasi naik. Jika harga rumah turun maka artinya deflasi terjadi. Rumah adalah Giffen Goods artinya semakin banyak dibangun, semakin banyak supplynya bukan menurunkan harganya tetapi malah menaikan harganya karena dari rumahlah pemerintah Tiongkok mencetak uang. Jika harga rumah naik maka inflasi Yuan akan naik dan Bitcoin naik. Prediksi saya karena ketegangan tariff sudah selesai maka House Price Tiongkok naik.
10.00 WITA – Retail Sales Tiongkok
Didunia ini hanya ada dua negara soal urusan ekonomi, Jika AS maju maka Tiongkok tak bisa maju, jika Tiongkok maju maka AS mundur. Tidak bisa besar bersama karena pasarnya hanya satu. Penduduk dunia cuma itu-itu saja. Amatlah benar ketika Elon Musk menggagas eksplorasi luar angkasa karena itu adalah ekonomi baru.
Jika Retail sales AS naik maka Retail Sales Tiongkok turun. Jika Retail sales AS turun maka Retail Sales AS naik. Jika ada keadaan dimana keduanya naik maka salah satunya adalah dimanipulasi, cara membuktikannya adalah pada DXY. Aturan umumnya adalah jika Retail Sales AS naik maka DXY naik.
Jika Retail Sales AS naik namun DXY tidak naik maka angka Retail Sales AS pasti terdapat editan pada bulan-bulan sebelumnya. Prediksi saya Retail Sales Tiongkok naik dan DXY jatuh.
Kira-kira begini candle hari Senin:
Selasa. 17 Juni 2025
10.00 WITA – Penentuan Suku Bunga Bank Sentral Jepang
Jika BoJ menaikan suku bunga maka Yen akan menguat sedangkan level Carry Trade ada di 140 per dollar, kenaikan diatas 140 dapat menyebabkan keluarnya modal dalam negeri akibat margin carry trade. Carry trade adalah meminjam dana dari negara yang suku bunganya rendah ke negara yang suku bunganya tinggi.
Jepang bisa maju karena hutangnya terhadap GDP diperbolehkan hingga 263%. Sehingga mereka dapat memperbaiki ekonominya setelah perang dunia 2. Prediksi saya Bitcoin naik di Jam Asia dan Jam AS. Sedangkan kenaikan hari Senin hanya berupa wick karena Senin tak ada data AS.
20.30 WITA – RETAIL SALES AS
Jika Retail Sales Tiongkok naik maka Retail AS turun dan DXY drop lagi sehingga Bitcoin naik.
Retail sales adalah data belanja masyarakat, di AS retail sales dibagi dua, Tunai dan Kartu. Yang Tunai lupakan yang kartu di analisa bank. Dari data ini bank mengamati pergerakan ekonomi. Itu sebabnya jika retail sales naik mata uangnya menguat. Dan prediksi saya Retail Sales AS masih turun.
22.00 WITA -NAHB Housing Index
National Association of Home Builders adalah persatuan kontraktor pembangunan rumah. Ini index perumahan paling awal, jika index ini naik maka artinya inflasi naik dan pemerintah mulai mencetak uang dari naiknya harga rumah. Angka 34 adalah sudah sangat rendah sekali jika ini tidak naik-naik menjadi pertanda bahwa AS masuk resesi dan mempertontonkan kemungkinan deflasi. Inflasi memang tidak bagus tetapi deflasi itu menghancurkan.
Jadi kira-kira Selasa Candle-nya begini:
Rabu, 18 Juni 2025
22.00 WITA – Housing Starts
Housing starts adalah jumlah rumah baru yang dibangun oleh kontraktor perumahan, jika Housing starts naik maka DXY naik karena artinya dollar punya hodler baru yaitu penunggu KPR. KPR adalah janji mati untuk setia memegang dollar dan menanggung inflasinya. Jadi setelah NAHB selanjutnya adalah Housing starts. Saya prediksi Housing starts naik dan DXY naik.
02.00 WITA – Penentuan suku bunga Fed (masuk tanggal 19 Juni 2025)
Penentuan suku bunga Fed memang penting tapi bukan itu yang utama untuk kali ini. Perhatikan postingan ini:
Di subs saya menjelaskan, pada dasarnya semua analisa saya adalah berdasarkan apakah data yang keluar itu akan menambah jumlah edar uang atau tidak. Jika Fed menahan suku bunga di 4.5%, itu saja sudah menambah jumlah edar uang. Apalagi potong. Saya pinjam uang ke bank 100 juta,… https://t.co/fLk9r57zsn
Jika Fed hold suku bunga, Bitcoin akan hanya koreksi sesaat dan membuat wick. Saya tidak memikirkannya. Jika Fed potong Bitcoin akan naik. Buat saya tidak ada pengaruh yang dalam antara hold dan potong walaupun saya mengharapkan pemotongan suku bunga di bulan Juni ini. Toh jumlah edar uang tetep naik. Saya prediksi FED akan potong karena kasnya Kemenkeu kering.
Kira-kira begini candle hari Rabu:
Kamis, 18 Juni 2025
– PASAR AS LIBUR
Jika pasar libur altcoin naik. Kira-kira begini candle Bitcoin hari Kamis:
Jumat, 19 Juni 2025
07.30 WITA – CPI Jepang
CPI Jepang naik, Bitcoin naik. Alasannya orang Jepang mengerti bahwa mereka adalah exit liquidity Yen. Sehingga banyak orang Jepang punya inflation hedge berbagai macam denominasi seperti Dollar Emas dan Bitcoin.
09.00 WITA – LOAN PRIME RATE TIONGKOK
Loan Prime Tiongkok diprediksi sama di 3% karena bulan lalu sudah diturunkan 0.1%. Dengan rate sama saja, Jumlah edar uangnya akan naik. Pada dasarnya ada lagi yang saya lebih tunggu yaitu Laporan M1 Tiongkok.
Jika M1 Tiongkok naik maka Bitcoin naik. Tiongkok tuh tahu kita menunggu M1-nya. Seharusnya jadwalnya itu 10 Juni 2025. Sekarang tanggal berapa sudah, ga keluar-keluar. Kalau kita sedih dengan data AS karena dimanipulasi, kita akan jauh lebih sedih saat dunia dipegang Tiongkok. Sudah dimanipulasi datanya, PLUS ngaretnya satu minggu lebih. Pusing.
20.30 WITA – Philly Fed Manufacturing Index
Philly Fed adalah ukuran untuk mengetahui tingkat kesibukan bisnis di Philadelpia. Ya itu kayak kalau dikita misalnya Surabaya sibuk maka bisnisnya bagus, sehingga secara keseluruhan ekonomi Indonesia baik. Karena industrinya banyak di Surabaya. Jika Philly Fed naik maka DXY naik dan Bitcoin turun.
Tapi lihat deh angkanya sudah minus. Kira-kira begini Candlenya:
Terimakasih sudah membaca. Perang adalah urusan yang diatas, apalah saya hanya remahan rengginang. Selamanya saya tidak akan pernah berhasil menebak perang dan saya juga tak berusaha belajar itu. Ga penting. Itu adalah one time event. Tetaplah menganalisa walau salah, jika analisa saja salah apalagi ga analisa.
Jika pakai data saja salah apalagi ga pakai data. Jika analisanya salah kita tahu benarnya bagaimana namun jika analisanya benar kita belum tentu tahu salahnya dimana. Itu sebabnya jangan nebeng nasih, nanti kalau saya masuk sumur, 90ribu orang meningsoi. Namun berhenti posting bukanlah jawaban, jawaban yang terbaik adalah :
Yok belajar bersama dan saling menguatkan karena belajar sendiri nanti Gendeng.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Solana (SOL) melonjak 4%–5% yang dipicu oleh laporan yang menyebut bahwa regulator AS kemungkinan besar akan memberikan persetujuan untuk ETF SPOT berbasis SOL.
Menurut laporan Benzinga pada Rabu (11/6), margin persetujuan tersebut disebut mencapai 90%, menurut analis pasar.
Regulator Minta Revisi Formulir S‑1
The Securities and Exchange Commission (SEC) dikabarkan telah meminta revisi formulir S‑1 dari sejumlah calon penerbit ETF berbasis Solana.
Setelah revisi tersebut diserahkan, SEC akan memberikan komentar dalam waktu 30 hari ke depan. Langkah ini dianggap sebagai tahap penting dalam proses regulasi.
Analisis dari Benzinga dan CoinDesk menilai bahwa SEC sedang mempercepat evaluasi, dan peluang persetujuan sangat tinggi dengan probabilitas di kisaran 90%.
Reaksi Pasar: SOL Melonjak & Volatilitas Menguat
Setelah berita tersebut tersiar, harga SOL melonjak dari sekitar $158 naik ke sekitar $164–$165, mencerminkan kenaikan harian sekitar 4–5%.
Data dari FXEmpire juga menunjukkan level harga tersebut, menegaskan rebound pasar dan tingginya antusiasme investor saat ini.
Lonjakan ini juga tercermin dalam volume perdagangan yang menguat, mencerminkan masuknya investor ritel dan institusi yang bereaksi cepat terhadap sinyal ETF.
Mengapa ETF SOL Penting Sekarang?
Sejak debut ETF spot Bitcoin dan Ethereum di AS, asset manager lain seperti Fidelity, Grayscale, Franklin Templeton, dan VanEck kini mencari persetujuan untuk produk berbasis SOL.
Pendirian ETF resmi akan memberikan akses yang lebih luas bagi investor tradisional dan institusi untuk eksposur SOL tanpa harus langsung memegang token.
Ketergantungan pada Formulir S‑1 Keputusan akhir bergantung pada kelengkapan revisi S‑1 dan respons SEC dalam 30 hari mendatang. Jika gagal memenuhi persyaratan, proses bisa tertunda.
Volatilitas Pasar Reaksi pasar masih sangat dinamis; jika ETF tertunda atau ditolak, harga SOL bisa turun tajam akibat profit-taking dan sentimen negatif.
Persaingan Produk ETF lain bisa mengalihkan peluang institusional. Misalnya, jika produk SOL tidak segera disetujui, minat investor bisa berpindah ke ETF alternative seperti LTC atau XRP.
Dampak Jangka Pendek & Panjang
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Jangka pendek: Spekulasi dan FOMO masih tinggi. Jika SEC mengeluarkan komentar positif setelah revisi, SOL bisa melanjutkan kenaikan menuju level $170–180.
Jangka panjang: Persetujuan ETF spot SOL akan membuka jalan bagi adopsi institusi lebih luas—terutama karena SOL dikenal cepat dan murah untuk transaksi smart contract. Ini bisa meningkatkan likuiditas dan stabilitas harga.
Strategi untuk Investor & Trader
Trader jangka pendek:
Entry setelah konfirmasi revisi S‑1, dengan target $170 dan stop-loss di bawah $155 untuk melindungi jika ada kegagalan regulasi.
Investor jangka panjang:
Pertimbangkan menambah posisi saat koreksi, jika percaya bahwa ETF akan disetujui.
Pantau perkembangan SEC dan proses revisi untuk menetapkan timing masuk pasar.
Laporan terbaru menyebut peluang 90% bagi persetujuan ETF spot SOL, mendorong lonjakan harga 4–5%.
Permintaan revisi formulir dari SEC menunjukkan bahwa proses berjalan lancar, dengan waktu respons sekitar 30 hari.
Untuk jangka pendek, momentum tetap positif, namun volatilitas tinggi masih menghantui. Jika ETF benar-benar disetujui, SOL berpotensi menjadi kelas aset yang solid, menarik investor institusional dan mendorong likuiditas hingga fase pasca-debut ETF.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Ondo Finance resmi meluncurkan produk tokenized US Treasury jangka pendek mereka, OUSG, di XRP Ledger (XRPL).
Integrasi ini memanfaatkan stablecoin RLUSD dari Ripple sebagai alat settlement, menyederhanakan akses institusional terhadap obligasi pemerintah AS—atau US Treasuries secara on‑chain.
Apa Itu OUSG dan RLUSD?
OUSG (Ondo Short‑Term US Government Treasuries) adalah produk tokenized yang memegang obligasi jangka pendek AS, dikelola oleh Ondo Finance, dengan TVL global mencapai $670–$690 juta.
RLUSD adalah stablecoin enterprise-grade milik Ripple, yang kini dapat digunakan untuk minting dan redeeming OUSG langsung di XRPL, hanya dalam satu kali transaksi, lengkap dengan finalitas tinggi—sekitar 3–5 detik.
Mekanisme Akses & Keunggulan XRPL
Pemegang Qualified Purchasers (lembaga tertentu) bisa langsung mencetak (mint) atau menebus (redeem) OUSG menggunakan RLUSD tanpa batas waktu kerja.
Sistem bersifat atomic settlement. Ini berarti, token OUSG otomatis dibakar atau dihasilkan bersamaan dengan transfer RLUSD, menghilangkan risiko settlement tertunda.
XRPL sudah memiliki infrastruktur siap pakai: order book terdesentralisasi, biaya rendah, identitas terverifikasi (DID), dan dukungan untuk tokenisasi tanpa wrapper rumit.
Pergerakan harga Xrp (XRP/USDT) pada Kamis, 12 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dampak Nyata: Likuiditas & Efisiensi Modal
Dengan integrasi ini, institusi kini dapat mengakses US Treasuries dan memutar modal kapan saja—tidak terikat batas jam bank tradisional—meningkatkan efisiensi modalintraday.
Ripple & Ondo sudah menyediakan likuiditas untuk pasangan RLUSD–OUSG dan RLUSD ke USD off-chain, menjamin spread rendah & stabilitas pasar saat peluncuran (ainvest.com).
Ini juga menjadi loncatan penting bagi XRP Ledger dalam menjembatani TradFi–DeFi, terutama produk fixed-income yang sangat dibutuhkan institusi.
XRPL kini menjadi salah satu platform pilihan untuk tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets). OUSG melengkapi peluncuran lain di ekosistem, seperti komersial paper oleh Guggenheim dan program fixed-income lainnya.
Ripple & Boston Consulting Group memproyeksikan bahwa pasar tokenisasi akan tumbuh hingga $19 triliun pada 2033, dengan US Treasuries sebagai entry point utama .
Risiko & Tantangan Ke Depan
Regulasi & KYC: Hanya Qualified Purchasers yang bisa akses, perlu sistem kepatuhan kuat seperti DID dan allow-list.
Volatilitas pasar treasury: Meskipun low-risk, obligasi jangka pendek tetap bisa mengalami fluktuasi suku bunga dan harga.
Kompetisi platform: Tokenisasi US Treasuries juga berjalan di Ethereum, Solana, dan lainnya—XRP Ledger perlu memenangkan adopsi lewat efisiensi biaya dan kinerja.
Secara keseluruhan, peluncuran OUSG di XRPL menggunakan RLUSD menandai terobosan penting dalam adopsi finansial institusional, menggabungkan obligasi US Treasuries dengan teknologi blockchain siap-pakai.
Ini memperlihatkan bahwa XRP Ledger bukan hanya alat pembayaran cepat, tetapi juga platform modern untuk manajemen aset institusional.
Dengan efisiensi settlement, likuiditas on-chain, dan dukungan dari lembaga besar, XRPL semakin matang sebagai jembatan antara TradFi dan DeFi.
Antisipasi selanjutnya: peluncuran pasar sekunder RLUSD–OUSG di DEX, integrasi sebagai jaminan dalam lending protocol XRPL, dan ekspansi tokenisasi aset lain seperti commercial paper dan surat daerah.
Transformasi tokenisasi ini menunjukkan potensi besar bagi investor besar, jika dijalankan dengan strategi compliance dan eksekusi teknis yang matang, XRPL bisa menjadi backbone pasar aset digital baru.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Riset kripto ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan industri.
Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Makroekonomi Global
Inflasi AS melandai: Data CPI Mei lebih rendah dari perkiraan (2,4% vs est. 2,5%), meningkatkan harapan pasar akan pemotongan suku bunga The Fed lebih awal.
Kesepakatan dagang AS-China tercapai:Trump umumkan kesepakatan “selesai” (tunggu persetujuan XI Jinping), mencakup akses AS ke rare earth dan penetapan level tarif baru.
Perdebatan fiskal AS: Elon Musk kritik RUU belanja besar Trump karena potensi penambahan defisit $2,4 triliun, memicu perdebatan kebijakan tingkat tinggi.
Makroekonomi Nasional
Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI: Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 direvisi turun menjadi 4,7% dari 5% akibat tekanan global dan tantangan fiskal domestik.
Pemerintah tolak standar kemiskinan Bank Dunia: Angka kemiskinan 194,72 juta orang versi Bank Dunia ditanggapi pemerintah dengan tetap menggunakan standar nasional BPS untuk kebijakan.
Kemensos siap revisi data bansos: Merespons perdebatan garis kemiskinan, Kemensos siap menyesuaikan data penerima bansos jika BPS secara resmi menaikkan standar nasional.
Performa Pasar Kripto
Market cap naik ke $3.41T (+3.49%), CMC 100 Index ke $210.22 (+3.24%), Fear & Greed Index menaik ke 61(Greed).
Altcoin Season Index tetap di 29/100, mencerminkan dominasi Bitcoin masih berlangsung dan rotasi ke altcoin belum sepenuhnya terjadi.
Narrative utama:Cat-Themed dan Pump Fun Ecosystem, memimpin pasar — menunjukkan reli berbasis komunitas.
Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
BTC ($106K): Mengalami rejection di $108K–$109K → saat ini konsolidasi di bawah zona supply; potensi arah harga masih terbuka: break ke atas bisa dorong ke $118K–$119K, namun koreksi ke $99K–$100K tetap perlu diwaspadai.
Token Unlock: LayerZero, ZkSync dan Pixel→ risiko distribusi tinggi minggu ini.
Coinbase Premium Gap & On-chain: Volume Coinbase Premium Gap positif; whale mendominasi long term threshold → potensi distribusi di level tinggi.
📌 Kesimpulan:
Pantau sektor Cat Themed dan Pump Fun Ecosystem yang dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan unlock >10% tanpa katalis atau dukungan locking. Gunakan koreksi teknikal dari unlock besar untuk akumulasi proyek berkualitas seperti Zro, ZkSync, dan Pixel. Disiplin risiko penting karena BTC masih dalam fase konsolidasi sempit di bawah $111K..
Makroekonomi Global
Ilustrasi inflasi AS. Foto: Reuters.
Data inflasi AS terbarumenunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan, dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) utama naik 2,4% secara tahunan (estimasi 2,5%) dan CPI inti naik 2,8% (estimasi 2,9%). Angka yang lebih rendah ini memberikan sinyal positif bahwa tekanan inflasi sedang mereda lebih dari yang diantisipasi.
Presiden Donald Trump mengumumkan melalui media sosial bahwa kesepakatan dagang AS-China pada dasarnya “sudah selesai” dan kini tinggal menunggu persetujuan akhir dari dirinya dan Presiden Xi. Kesepakatan tersebut akan memberikan AS akses ke mineral rare earth China, sementara tarif AS untuk barang China ditetapkan sebesar 55% dan tarif China untuk barang AS sebesar 10%.
Harga Bitcoin anjlok 3,6% menjadi sekitar $104.000 pada hari Jumat, seiring dengan eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran. Peristiwa ini menyebabkan investor menjual aset berisiko seperti kripto dan beralih ke aset aman seperti emas dan dolar AS.
Presiden Trump mengerahkan Marinir AS ke Los Angeles untuk mengatasi protes imigrasi, memicu konflik dengan pejabat California yang menyebut tindakan itu ilegal dan provokatif, sementara Trump menganggapnya perlu untuk menjaga ketertiban
Elon Musk mengkritik RUU belanja besar dari Presiden Trump (“Big Beautiful Bill”), dengan alasan bahwa RUU tersebut akan membangkrutkan Amerika karena berpotensi menambah defisit anggaran hingga $2,4 triliun menurut data CBO.
Makroekonomi Nasional
Ilustrasi aset kripto dan bendera Indonesia.
Menanggapi angka kemiskinan baru dari Bank Dunia (194,72 juta orang), Pemerintah Indonesia menyatakan akan tetap menggunakan standar nasional dari BPS untuk perumusan kebijakan, karena metode Bank Dunia dinilai tidak cocok untuk kondisi lokal.
Danantara membantah rumor dari Bloomberg tentang adanya pembicaraan untuk berinvestasi dalam potensi merger GoTo-Grab, namun tetap menyatakan terbuka pada peluang investasi strategis yang sejalan dengan mandat negara di masa depan.
Bank Dunia memangkas proyeksi ekonomi Indonesia 2025 menjadi 4,7% (dari 5%) akibat memburuknya kondisi global, investasi yang lemah, dan tantangan fiskal domestik seperti beban subsidi dan utang.
Kementerian Pertanian (Kementan) memaparkan rencana hilirisasi untuk 14 komoditas pertanian, agar dapat menyerap hingga 8,6 juta tenaga kerja. Program ini berfokus pada pengolahan produk yang sudah ada, dengan strategi ganda yaitu untuk meningkatkan nilai ekspor (seperti pada ayam dan kopi) dan untuk substitusi impor (seperti pada tebu dan kelapa sawit).
Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan siap untuk merevisi data penerima bantuan sosial (bansos) jika Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi menaikkan standar garis kemiskinan nasional. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas perdebatan standar kemiskinan baru dari Bank Dunia dan usulan dari pakar agar garis kemiskinan Indonesia saat ini dinaikkan.
Ilustrasi freelance di Argentina digaji aset kripto Bitcoin dan Ethereum.
Negara bagian Connecticut, AS, pada 11 Juni telah mengesahkan undang-undang baru (HB7082) yang secara tegas melarang negara untuk menginvestasikan dana publik dalam bentuk mata uang virtual seperti Bitcoin atau Ethereum. Undang-undang yang disetujui secara bulat ini juga memperkenalkan aturan yang lebih ketat bagi lembaga pengiriman uang (remittance) terkait kripto, dengan tujuan melindungi dana publik dari volatilitas pasar.
Lembaga antikorupsi Argentina telah membebaskan Presiden Javier Milei dari pelanggaran etika terkait promosi memecoin LIBRA yang menyebabkan kerugian besar bagi investor. Milei dianggap bertindak dalam kapasitas pribadi di media sosialnya, bukan sebagai pejabat publik. Namun, pembebasan ini tidak menghentikan investigasi kriminal terpisah yang masih berjalan di pengadilan federal.
Perwakilan pemerintah Korea Selatan telah mengajukan RUU Aset Digital baru yang bertujuan untuk menciptakan kerangka regulasi kripto yang komprehensif. Fitur utamanya adalah pengenalan sistem lisensi wajib bagi penerbit stablecoin, yang mengharuskan mereka memiliki modal minimum dan bertujuan untuk mendorong ekosistem stablecoin berbasis Won Korea.
Adopsi Kripto oleh Institusi
Ilustrasi exchange Coinbase.
Pemerintah Republik Afrika Tengah (CAR) akan meluncurkan platform baru yang memungkinkan investor global membeli konsesi tanah yang di tokenisasi menggunakan token CAR di atas blockchainSolana. Menurut Presiden Touadéra, bidang tanah yang ditawarkan ini siap untuk pertanian atau konstruksi, namun tidak termasuk hak penambangan, dengan tujuan untuk pembangunan yang damai.
Bank besar asal Prancis, Societe Generale, melalui anak perusahaan kriptonya, akan meluncurkan stablecoin baru yang dipatok ke Dolar AS bernama USD CoinVertible (USDCV) pada bulan Juli 2025. Produk yang ditujukan khusus untuk klien institusional dan patuh pada regulasi MiCA Eropa ini akan tersedia di blockchain Ethereum dan Solana, dengan cadangannya disimpan oleh Bank of New York Mellon.
Laporan “State of Crypto” terbaru dari Coinbase mengungkapkan bahwa 60% perusahaan Fortune 500 sedang mengerjakan inisiatif blockchain. Survei tersebut juga menemukan bahwa sepertiga bisnis kecil dan menengah di AS kini menggunakan kripto, sementara lebih dari 80% investor institusional berencana menambah eksposur mereka tahun ini, meskipun 90% eksekutif menyatakan perlunya kejelasan regulasi.
Bank of America dilaporkan sedang dalam proses meluncurkan stablecoin-nya sendiri, sebuah langkah yang telah dikonfirmasi oleh CEO Brian Moynihan. Rencana ini menandai eskalasi besar dalam adopsi kripto oleh perbankan tradisional, menyusul meningkatnya minat institusional dan dukungan pemerintah terhadap aset digital.
Performa Pasar Kripto Mingguan
Minggu ini pasar kripto menunjukkan pergerakan positif dengan berbagai token dan sektor mencatat kenaikan signifikan. Fokus investor tampak mengarah pada sektor bertema unik. Sektor Cat-Themed memimpin lonjakan mingguan dengan kenaikan luar biasa sebesar +900%, disusul oleh Pump Fun Ecosystem yang melonjak +259%.Kenaikan ini menunjukkan dominasi narasi komunitas dan eksperimen berbasis tema dan ekosistem platform peluncuran token dari Pump Fun.
📈 Highlights:
PCI (+98.08%) dan RVN (+95.48%) menjadi dua token dengan kenaikan tertinggi minggu ini, menunjukkan dominasi token berkapitalisasi kecil yang didorong oleh komunitas dan sentimen positif.
Token menengah seperti AXL (+47.82%), ORBR (+47.59%), dan COMP (+35.89%) mencatat lonjakan signifikan, menandakan masih kuatnya minat pada aset dengan narasi yang lebih solid dan fundamental yang jelas.
Sektor bertema komunitas seperti Cat-Themed (+900%) dan Pump Fun Ecosystem (+259%) mendominasi sektor gain, menegaskan pengaruh kuat dari tren meme dan eksplorasi narasi kreatif dalam pergerakan pasar.
Sektor berbasis utilitas seperti DeSci (+67.10%), Terminal of Truths (+37.63%)Synthetics (+16.60%), dan tetap menunjukkan ketahanan, membuktikan bahwa proyek dengan utilitas nyata masih mendapatkan dukungan investor.
Weekly Chart Bitcoin – 11 June 2025. Sumber: Trading View
BTC saat ini diperdagangkan di sekitar $109.480, setelah mengalami rejection dari area resistance Fibonacci 1.0 di $109.900. Harga berada dalam zona konsolidasi sempit di bawah resistance kuat $109K–$112K, membentuk pola rounding top kecil dengan RSI yang mulai melandai dari area overbought — mengindikasikan potensi pelemahan momentum dan risiko koreksi ringan ke area support lebih rendah sebelum melanjutkan tren utama.
🔍 Technical View
Daily:
BTC masih tertahan di zona $109K–$112K (Fibonacci 1.0 dan 1.272), belum mampu break dengan volume yang cukup kuat.
Struktur harga memperlihatkan potensi pola double top kecil, dengan potensi koreksi menuju $105.8K (Fibo 0.886) atau $93K (Fibo 0.5) jika tekanan jual meningkat.
RSI menunjukkan penurunan dari area 60+, dan volume juga menurun selama fase kenaikan, memberi sinyal bahwa dorongan beli mulai melemah.
Weekly:
BTC menyentuh area resistance kunci $109.9K (Fibonacci 1.0) dan belum mampu menembus ke atasnya dengan candle weekly yang meyakinkan.
RSI weekly berada di kisaran 66.19 dan mulai flattening, mengindikasikan potensi pelemahan momentum dalam jangka menengah.
Volume juga menunjukkan penurunan bertahap seiring harga naik — sebuah tanda distribusi atau kelelahan tren naik.
Jika BTC mampu breakout dengan candle daily close di atas $112K → target valid berikutnya adalah $119.514 (Fibonacci 1.272) dan $131.743 (Fibonacci 1.618).
Struktur akan berubah bullish penuh bila support baru terbentuk di atas zona $109K dan volume ikut meningkat.
Pergerakan BTC dalam seminggu terakhir menunjukkan tren naik pasca pemantulan dari area likuidasi ekstrem di bawah $100K. Heatmap memperlihatkan zona likuidasi padat di sepanjang kenaikan harga, menandakan banyaknya posisi short yang terkena likuidasi.
Breakout signifikan pada $107K: Lonjakan harga disertai likuidasi besar (zona terang) → menandakan short squeeze besar yang mendorong harga menembus resistance teknikal.
Rejection ringan di $111K: Harga sempat mencapai puncak lokal namun gagal menembus lebih tinggi → tekanan jual muncul seiring area likuidasi menipis (minim zona kuning terang di atasnya).
Konsolidasi pada $108K–$110K: Harga bergerak sideways di area ini dengan pola likuidasi menyebar di kedua sisi → pasar sedang menunggu katalis baru.
🔍 Insight:Area $107K kini jadi support kunci pasca breakout.
Resistance kuat masih di $111K, perlu volume untuk tembus.
Analisis on-chain menunjukkan perilaku whale Bitcoin di Binance saat ini berbeda dari siklus sebelumnya: meskipun harga berada di dekat rekor tertinggi, arus dana masuk (inflow) bulanan ke bursa jauh lebih rendah (sekitar $3 miliar) dan terus menurun.
Rendahnya tekanan jual ini mengindikasikan bahwa para whale lebih memilih untuk menahan aset mereka, menandakan sentimen bullish dan ekspektasi harga yang lebih tinggi.
Aliran Bitcoin dari whale ke Binance (warna ungu) menunjukkan lonjakan besar menjelang atau bersamaan dengan puncak harga BTC, seperti pada nilai inflow 5.31B, 8.45B, dan 7.24B.
Inflow whale terbaru turun ke 2.99B, seiring harga BTC kembali naik, menunjukkan potensi penurunan tekanan jual dari whale.
🔍 Insight:Tidak seperti siklus sebelumnya, whale Bitcoin di Binance tidak mengirim banyak koin ke bursa untuk dijual, meskipun harga sedang tinggi dan lebih memilih Hodl.
Sikap menahan ini diartikan sebagai sinyal bullish yang kuat, menandakan bahwa para pemain besar berekspektasi harga akan naik lebih tinggi lagi
Bitcoin: Long/Short-Term Holder Threshold
Harga BTC Berdasarkan Coinbase Premium Gap
Data source: Glassnode
Data source: CryptoQuant
Data dari Glassnode menunjukkan pasokan Bitcoin yang dipegang oleh Pemegang Jangka Panjang (Long-Term Holders / LTH) telah mencapai rekor tertinggi baru sebesar 14,46 juta BTC.
Hal ini mengindikasikan bahwa koin berpindah ke investor yang lebih berkeyakinan tinggi dan secara historis sering mendahului kenaikan harga.
Jumlah pasokan Bitcoin yang dimiliki oleh long-term holders (garis biru tua) terus meningkat secara konsisten sejak 2015 hingga 2025.
Short-term holders (garis merah muda tua) mengalami lonjakan tajam selama periode harga naik (bull run), lalu turun drastis saat harga mulai turun.
Harga Bitcoin (garis hitam) berkorelasi dengan short-term holders: saat harga naik tajam, supply STH juga naik. Namun saat harga turun atau stabil, supply STH menurun dan supply LTH justru naik.
🔍 Insight:LTH akumulasi saat harga rendah, tanda yakin dengan jangka panjang.STH melonjak di puncak harga, mengindikasikan euforia pada pasar.
Setelah fase bull market, BTC berpindah dari STH ke LTH, mencerminkan redistribusi aset dari trader ke investor jangka panjang.
Laporan pasar Asia pada hari Rabu (11/06/25) menyoroti bahwa metrik “Coinbase Premium” yang meningkat kini menjadi indikator penting, yang menunjukkan adanya tekanan beli yang kuat dari investor AS untuk Bitcoin.
Namun, optimisme ini diimbangi oleh kekhawatiran bahwa potensi persetujuan ETF Ethereum yang menawarkan imbal hasil staking dapat mengalihkan minat dan modal institusional dari Bitcoin.
Coinbase Premium Gap menunjukkan tren negatif tajam (zona merah) hingga awal April, mengindikasikan tekanan jual tinggi di Coinbase.
Setelah titik terendah di awal April, premium gap berbalik positif dan stabil di atas nol, menandakan harga mulai naik.
Zona merah mengindikasikan aliran keluar yang tinggi dan potensi fase koreksi atau bear market.
🔍 Insight:Premium negatif ekstrem (garis merah) sering menjadi sinyal bottom pasar.
Data tersebut menunjukkan kembalinya premium ke zona hijau (garis hijau) mencerminkan minat beli investor AS yang melonjak naik.
Pergerakan harga Bitcoin cenderung naik stabil ketika premium tetap positif, menunjukkan adanya dukungan kuat dari sisi permintaan pasar.
Update Altcoin
Ripple mengumumkan di konferensi APEX 2025 bahwa sidechain XRP Ledger (XRPL) yang kompatibel dengan EVM akan diluncurkan pada Kuartal 2 tahun ini. Langkah strategis ini akan memungkinkan aplikasi dan smart contract berbasis Ethereum untuk berjalan di ekosistem XRPL, yang diharapkan dapat memicu “onboarding terbesar dalam sejarah XRP” dan memperluas kemampuan DeFi-nya.
Peluncuran platform baru OpenSea, OS2, pada akhir Mei berhasil meningkatkan jumlah pengguna aktif bulanan sebesar 44%, level tertinggi dalam dua tahun, yang didorong oleh sistem imbalan “Voyages” dan spekulasi airdrop token SEA. Meskipun demikian, volume penjualan masih jauh di bawah puncaknya dan ada kekhawatiran bahwa lonjakan aktivitas ini hanya didorong oleh para pemburu airdrop.
Soneium, blockchain Layer-2 yang terhubung dengan Sony, meluncurkan program inkubator “Soneium For All” untuk mengakselerasi pengembangan aplikasi gaming dan konsumen di dalam ekosistemnya. Program yang didukung oleh Sony Innovation Fund dan bermitra dengan Astar Network ini akan dibuka pada kuartal ketiga untuk menjembatani audiens Web2 dan Web3.
Berachain menghadapi krisis kepercayaan yang serius, ditandai dengan arus dana keluar bersih (net outflow) lebih dari $1,2 miliar dalam tiga bulan terakhir dan anjloknya Total Value Locked (TVL) lebih dari 70%. Antusiasme dari fase testnet telah memudar, digantikan oleh skeptisisme komunitas dan kekhawatiran bahwa platform ini menjadi “ghost chain” karena ditinggal oleh para pengguna awalnya.
SEC dilaporkan mempercepat proses persetujuan ETF Solana spot, meminta para calon penerbit untuk menyerahkan revisi dokumen S-1 dalam seminggu dengan potensi keputusan dalam 3 hingga 5 minggu ke depan. Percepatan ini kabarnya dipicu oleh pengajuan dari REX Shares yang menggunakan format “C-Corp” yang langka, dan SEC juga terlihat terbuka untuk mengizinkan adanya fitur staking terbatas dalam produk ETF tersebut.
Charles Hoskinson telah memperkenalkan Cardinal, sebuah protokol baru dari Cardano yang dirancang untuk membawa Bitcoin ke dalam ekosistem DeFi-nya secara trustless (tanpa perantara terpusat). Dengan menggunakan skema multi-signature (MuSig2), Cardinal memungkinkan pengguna untuk “membungkus” Bitcoin mereka menjadi aset di Cardano untuk digunakan dalam aktivitas seperti pinjaman dan staking, menawarkan alternatif yang lebih terdesentralisasi dari model wrapped Bitcoin yang ada saat ini.
Manajer aset Canary Capital telah membentuk sebuah entitas trust di Delaware untuk produk bernama “Canary Staked INJ ETF,” yang mengindikasikan rencana potensial untuk meluncurkan ETF berbasis token Injective (INJ) yang di-stake. Meskipun ini merupakan langkah awal yang umum dalam proses pembuatan ETF, peluncuran resmi produk tersebut masih memerlukan pengajuan lebih lanjut dan persetujuan dari SEC.
Proyek baru, Plasma, berhasil menggalang dana $500 juta dalam Penawaran Koin Awal (ICO) untuk token XPL, namun acara ini menuai kontroversi. Meskipun diikuti oleh lebih dari 1.100 peserta, ICO ini didominasi oleh segelintir whale yang menyumbang sebagian besar dana, sehingga memicu kritik bahwa peluncuran token ini tidak adil dan hanya menguntungkan elite kripto.
Pyth Network kini telah meluncurkan price feed secara real-time untuk lebih dari 100 ETF utama dari manajer aset raksasa seperti Blackrock dan Vanguard, membawa data harga dari aset senilai lebih dari $8 triliun ke atas blockchain. Langkah ini memungkinkan pengembang DeFi untuk membangun aplikasi yang lebih akurat dengan menggunakan data pasar dunia nyata secara langsung, bukan data sintetis.
Protokol DeFi terkemuka, Aave, telah secara resmi meluncur di Soneium, sebuah blockchain Layer-2 yang dikembangkan oleh Sony Block Solutions Labs. Peluncuran yang didukung oleh program insentif likuiditas ini memungkinkan Aave untuk berekspansi ke ekosistem yang berfokus pada konsumen, sementara Soneium mendapatkan pilar fundamental DeFi di dalam jaringannya.
Token Unlock
Dalam periode 14 – 20 Juni 2025, terdapat sekitar 30 proyek crypto dengan market cap umumnya > $10 juta yang dijadwalkan melakukan token unlock. Beberapa di antaranya mencatatkan persentase unlock yang cukup besar terhadap suplai beredarnya (circulating supply), yang berpotensi memicu tekanan jual jangka pendek — terutama jika distribusi dialokasikan kepada investor awal, tim, atau untuk kebutuhan ekosistem tanpa mekanisme penyerapan yang jelas.
🔍 Highlight Unlock
🔺 Unlock Besar (>10% dari Suplai Beredar): Beberapa proyek akan mengalami peningkatan suplai yang sangat signifikan, dengan LayerZero (ZRO) memimpin di angka 22.2%, disusul oleh zkSync (ZK) (21%), Pixels (PIXEL) (11.6%), Orbiter Finance (OBT) (11.3%), dan Stakia (STIK) (11.2%). Lonjakan distribusi ini berpotensi menciptakan tekanan jual yang besar di pasar. Jika proyek tidak didukung oleh sentimen positif, kolaborasi strategis, atau permintaan token yang meningkat, maka ada risiko turunnya harga dalam jangka pendek. Investor perlu waspada terhadap kemungkinan rotasi likuiditas dari holder awal yang ingin melakukan realisasi profit.
🟡 Unlock Menengah (5–10%): Beberapa proyek berada di zona “caution”, seperti Vana (VANA) (16.9%), Melania (MELANIA) (5.56%), Alaya AI (AGT) (5.56%), Polyhedra Network (ZK) (5.02%), dan Boba Network (BOBA) (6.62%). Walau tidak sebesar kategori sebelumnya, porsi unlock ini cukup untuk mempengaruhi psikologi pasar — apalagi jika terjadi di tengah volume rendah atau sentimen makro negatif. Unlock jenis ini sering kali menjadi ajang “rebalancing” oleh holder institusional atau tim inti.
🟢 Unlock Ringan (<5% dari Suplai Beredar): Mayoritas proyek lainnya menunjukkan distribusi yang terukur dan lebih stabil. Contohnya ApeCoin (APE) (1.52%), Cyber (CYBER) (2.01%), Arbitrum (ARB) (1.90%), Fusionist (ACE) (4.88%), Morphware (XMW) (3.09%), Catizen (CATI) (3.92%), hingga Ancient8 (A8) (4.20%). Unlock di bawah 5% cenderung tidak menciptakan tekanan langsung terhadap harga dan sering kali sudah diprediksi oleh pasar. Ini bisa menjadi kesempatan bagi investor jangka menengah untuk masuk perlahan, terutama jika proyek menunjukkan tanda-tanda akumulasi atau pengembangan yang aktif dari project.
💡Analisis untuk Investor/Trader:
Untuk proyek dengan unlock besar (>10%) seperti ZRO, ZK, dan PIXEL, sangat penting untuk memantau: siapa penerima alokasi? Apakah tim internal, investor awal, atau komunitas? Sebab distribusi besar ke pihak internal yang bersifat likuid dapat memicu aksi jual mendadak yang signifikan.
Unlock di zona menengah (5-10%) seperti AGT atau MELANIA bisa berdampak dua arah. Perlu diamati apakah ada potensi katalis positif seperti pengumuman kemitraan, pembaruan roadmap, atau kampanye pemasaran.
Sementara proyek dengan unlock kecil (<5%) seperti APE, ARB, dan CYBER memberikan peluang untuk strategi akumulasi konservatif. Gunakan volatilitas ringan yang muncul sebagai titik masuk bertahap, terutama jika didukung tren on-chain positif seperti peningkatan holders atau staking.
Kapitalisasi pasar kripto naik menjadi $3.41T (+3.49%), diikuti penguatan pada CMC 100 Index ke $210.22 (+3.52%), menandakan adanya kelanjutan tren kenaikan moderat di pasar. Fear & Greed Index berada di posisi 61 (Greed), mengindikasikan optimisme pasar yang cukup tinggi. Sementara itu, Altcoin Season Index tercatat di angka 29/100, menunjukkan bahwa dominasi Bitcoin masih berlangsung dan pasar altcoin belum sepenuhnya memasuki fase reli besar.
Sektor dominan minggu ini adalah Cat-Themed (+900%), Pump Fun Ecosystem (+259%), dan DeSci (+67.10%), didorong oleh narasi komunitas, eksperimen tokenomik, dan sains terdesentralisasi. Di sisi token, PCI (+98.08%) dan RVN (+95.48%) memimpin dengan dukungan komunitas kuat, sementara AXL (+47.82%) dan COMP (+35.89%) mencerminkan kombinasi fundamental solid dan tekanan beli yang stabil..
🔮Outlook Minggu Depan:
✅ BTC saat ini di $108.5K — harga stagnan di Fibonacci 0.886 ($109K) → area krusial konsolidasi.
Bullish case: reakout daily close di atas $112K → target berikutnya $119.5K (Fibo 1.272)
Bearish case: Gagal bertahan di atas $105.8K → potensi koreksi ke $93K (Fibo 0.5), lalu ke $88K–$82K (Fibo 0.618–0.786) jika tekanan jual berlanjut.
✅ Zona likuidasi & teknikal:
Rejection ringan di $111K → tekanan jual mulai muncul akibat minimnya likuidasi di atas.
Support kuat di $107K → area ini kini jadi level kunci support pasca breakout dan short squeeze.
Konsolidasi di $108K–$110K → pasar bergerak sideways, menunggu katalis atau volume untuk breakout lanjutan.
✅ Narrative dominan:
Cat Themed & Pump Fun Ecosystemmasih menarik minat ritel → momentum bisa berlanjut, tapi rawan rotasi cepat, investor diharapkan berhati-hati karena kenaikan sudah signifikan.
DeSci, Synthetics, dan Lending & Borrowing tetap menunjukkan ketahanan
✅ On-chain Insight & Derivatif:
Volume Binance Whale to Exchange Flow → mendukung sentimen penurunan penjualan.
Long/Short-Term Holder Threshold → menunjukkan holder Bitcoin belum Take Profit.
Harga BTC Berdasarkan Coinbase Premium Gap → Premium gap berbalik positif dan stabil di atas nol menunjukkan sentimen positif di market.
Pantau sektor Cat Themed dan Pump Fun Ecosystem yang dominan minggu ini. Hindari entry jangka pendek pada token dengan unlock >10% tanpa katalis atau dukungan locking. Gunakan koreksi teknikal dari unlock besar untuk akumulasi proyek berkualitas seperti Zro, ZkSync, dan Pixel. Disiplin risiko penting karena BTC masih dalam fase konsolidasi sempit di bawah $111K.
Mengenal Apa itu DAO?
🧠 Apa Itu DAO?
DAO (Decentralized Autonomous Organization) adalah organisasi yang dijalankan secara otomatis dan transparan menggunakan smart contract di blockchain. Tujuannya: membuat keputusan kolektif tanpa perlu otoritas pusat.
⚙️ Bagaimana Cara Kerja DAO?
Aturan dan keputusan diatur dalam smart contract yang otomatis berjalan.
Pemegang token DAO bisa berpartisipasi dalam voting untuk menentukan arah proyek.
Semua transaksi dan keputusan terekam di blockchain, sehingga transparan dan tidak bisa dimanipulasi.
💡 Contoh DAO Terkenal
The DAO (2016) — pionir, meskipun pernah mengalami hack.
MakerDAO — mengatur stablecoin DAI dengan governance token MKR.
Uniswap DAO — komunitas yang mengatur protokol Uniswap.
Aavegotchi DAO — gabungkan DeFi dengan NFT dalam pengelolaan komunitas.
🛠️ Manfaat DAO
Desentralisasi keputusan tanpa otoritas tunggal.
Transparansi penuh dalam proses dan keuangan.
Memberi suara bagi komunitas dan investor.
Memungkinkan kolaborasi global tanpa batas.
⚠️ Tantangan DAO
Proses voting bisa lambat dan kompleks.
Risiko “whale voting” yang mendominasi keputusan.
Kesulitan hukum dan regulasi di berbagai negara.
Risiko bug dalam smart contract pengelola DAO.
🚀 Bagaimana Cara Bergabung?
Beli token governance DAO.
Ikuti diskusi dan voting di platform resmi DAO.
Aktif berkontribusi dan pantau roadmap proyek.
DAO adalah masa depan organisasi yang transparan dan demokratis dalam dunia crypto dan Web3. Investor dan pengguna harus memahami mekanismenya agar bisa berpartisipasi dan memanfaatkan potensi DAO secara optimal.
Pengumuman Tokocrypto
Lama Vakum Trading? Comeback & Raih Cashback hingga Rp500.000!
Udah lama nggak trading di Tokocrypto? Saatnya comeback dan langsung dapetin cashback hingga Rp500.000!* Buat kamu yang belum melakukan trading sejak 1 Mei 2025 atau sudah vakum lebih dari 30 hari, ini momen spesial buat balik lagi dan jadi salah satu dari 10 pemenang beruntung!
Pastikan kamu sudah memiliki akun Tokocrypto dan telah menyelesaikan proses KYC.
Cek notifikasi kamu – undangan khusus akan dikirimkan melalui push notification dari Tokocrypto.
Promo ini berlaku bagi pengguna yang belum trading sejak 1 Mei 2025 atau lebih dari 30 hari.
Lakukan transaksi minimal Rp50.000 untuk ikut berpartisipasi.
👉 Daftar Sekarang dan rebut kesempatan untuk mendapatkan cashback hingga Rp500.000!*
Jangan sampai kelewatan—comeback sekarang dan buktikan kalau kamu masih jago cari cuan bareng Tokocrypto!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Membaiknya sentimen pasar kripto dalam beberapa hari terakhir telah kembali mengangkat popularitas memecoin, seperti AURA. Meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, ditambah dengan data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan, telah meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih cepat dari jadwal.
Per 11 Juni 2025, kapitalisasi pasar kripto global melonjak menjadi $3,59 triliun dengan volume perdagangan harian sebesar $135,14 miliar. Bitcoin sempat menembus $110.000, Ethereum kembali ke atas $2.800, dan XRP bertahan stabil di kisaran $2,30. Meski ketiga koin besar tersebut mencatat koreksi harian kecil, sentimen positif Bitcoin telah merembet ke pasar altcoin, dan memecoin menjadi motor penggerak reli selama sepekan terakhir.
Berikut tiga memecoin dengan kinerja mencolok yang layak dipantau minggu ini:
1. Fartcoin (FART)
Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Jumat, 13 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Fartcoin, memecoin berbasis Solana yang lahir dari lelucon seputar kecintaan Elon Musk terhadap humor kentut, menjadi sorotan utama minggu ini. Token ini mencatat lonjakan harga hampir 48% dalam seminggu terakhir, dan akan semakin diperhatikan karena akan dilist di Coinbase pada 12 Juni pukul 09.00 Waktu Pasifik.
Tak hanya itu, Coinbase juga akan memperdagangkan kontrak berjangka Fartcoin di platform Advanced dan International-nya. Secara teknikal, Fartcoin telah menembus pola “falling wedge” yang mengindikasikan potensi pembalikan naik. Harga saat ini berada di atas rata-rata pergerakan 50 hari, dan indikator MACD telah membentuk crossover bullish — sinyal awal tren naik jangka menengah.
Target harga selanjutnya diperkirakan berada di kisaran $1,64, apabila tren positif ini berlanjut.
2. SPX6900 (SPX)
Harga SPX, CMF dan grafik Aroon — 12 Juni. Sumber: Crypto News
Performa 5 Hari: Rekor tertinggi di $1,73
Kapitalisasi Pasar: Hampir $1,6 miliar
Dilaporkan Crypto News, SPX6900, memecoin dengan misi “membalik pasar tradisional,” terus menanjak tajam meski menghadapi kendala eksternal. Akun resmi X (Twitter) token ini ditangguhkan, namun hal tersebut justru memicu solidaritas komunitas yang tinggi dan menguatkan reli harga.
Dua faktor utama yang mendongkrak performanya:
Aksi akumulasi oleh investor besar (paus), dengan lebih dari 106 juta token SPX kini dikuasai oleh mereka.
Penurunan pasokan token di bursa, mengindikasikan bahwa investor memilih untuk menyimpan, bukan menjual.
Dari sisi teknikal, SPX6900 membentuk pola “cup and handle”, formasi bullish klasik yang bisa mendorong harga menuju level baru. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan tekanan beli yang tinggi, dan Aroon Up berada di 92,86% — menandakan tren naik yang masih kuat.
Jika konsolidasi berjalan mulus, SPX6900 berpotensi menembus batas atas $1,742 dan melanjutkan reli berikutnya.
3. AURA (AURA)
Harga AURA, RSI dan grafik MACD — 12 Juni. Sumber: Crypto.news.
Performa 7 Hari: +9.700%
Harga Awal: $0,00090 → Harga Terkini: $0,090
Kapitalisasi Pasar: $83 juta
AURA mencatat lonjakan ekstrem dalam seminggu terakhir, naik hampir 100 kali lipat hanya dalam beberapa hari. Token ini sebelumnya nyaris tidak aktif, namun mulai meroket pada 10 Juni, didorong oleh akumulasi besar-besaran oleh satu paus, yang dikabarkan memiliki koneksi dengan komunitas SPX.
Paus tersebut dilaporkan menyebar AURA senilai lebih dari $500.000 ke berbagai bursa terdesentralisasi, memicu gelombang FOMO di kalangan trader ritel. Dalam puncak reli, lebih dari 215 dompet aktif berinteraksi dengan token ini, dan volume perdagangan harian naik lebih dari 100.000%.
Namun, indikator teknikal seperti RSI dan MACD telah berada di wilayah jenuh beli ekstrem, yang dapat menandakan koreksi dalam waktu dekat. Meskipun potensi kenaikan masih ada jika hype berlanjut di media sosial dan forum perdagangan, AURA tetap menjadi aset berisiko tinggi karena tidak memiliki fundamental atau utilitas jelas.
Reli memecoin minggu ini menunjukkan bahwa sentimen spekulatif masih memainkan peran penting di pasar kripto. Fartcoin dan SPX6900 menunjukkan kekuatan komunitas dan potensi teknikal yang solid, sementara AURA menawarkan potensi besar namun dibarengi risiko ekstrem. Investor disarankan untuk berhati-hati dan tetap menerapkan strategi manajemen risiko yang matang, terutama dalam menghadapi volatilitas memecoin yang sangat tinggi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.