Author: 33

  • Fartcoin (FART) Melonjak 500%, Bagaimana Prospek di Mei 2025?

    Dalam dunia kripto yang penuh kejutan, Fartcoin (FART) tiba-tiba menjadi sorotan setelah harganya meledak 500% dalam seminggu.

    Namun, dibalik kenaikan spektakuler ini, analis memperingatkan adanya pola teknis rising wedge yang bisa mengubah arah tren menjadi bencana.

    Bagaimana sebuah koin dengan nama tak biasa ini bisa naik drastis, dan apa ancaman yang mengintai? Simak analisis lengkapnya.

    Apa Itu Fartcoin (FART)?

    Fartcoin adalah aset kripto berbasis meme yang terinspirasi dari budaya internet dan lelucon seputar “suara tidak sopan”.

    Dibangun di jaringan Ethereum (ERC-20), FART tidak menawarkan utilitas teknis serius seperti kebanyakan proyek blockchain.

    Alih-alih sebagai lelucon semata, koin ini mengandalkan daya tarik komunitas, viralitas, dan sentimen spekulatif.

    Sejak diluncurkan, FART sempat dianggap sebagai lelucon belaka, tetapi lonjakan harga baru-baru ini membuatnya masuk radar trader pemula yang ingin mencoba peruntungan.

    Kenaikan 500%: Apakah Hanya Hype Semata?

    Pada akhir April 2025, harga Fartcoin tiba-tiba meroket dari level $0,000012 menjadi $0,000075 dalam tujuh hari, mencetak keuntungan lebih dari 500%.

    Lonjakan ini didorong oleh gelombang pembelian agresif dari komunitas retail, terutama di platform seperti Reddit dan Twitter (X), di mana tagar #FARTCOIN menjadi trending.

    Beberapa akun influencer kripto juga turut memicu euphoria dengan menyebut FART sebagai “meme coin terbaru yang harus dimiliki”.

    Volume perdagangan FART di bursa seperti Uniswap dan MEXC pun melonjak hingga $12 juta per hari, angka yang sangat besar untuk aset berkapitalisasi pasar kecil (sekitar $7 juta).

    Namun, banyak analis menilai kenaikan ini tidak didukung faktor fundamental dan hanya murni permainan spekulasi. Tidak ada perkembangan teknologi atau kemitraan yang diumumkan tim.

    Baca Juga: Fartcoin Naik Peringkat 5 Top Memecoin, Salip Bonk Dekati TRUMP

    Pola Rising Wedge: Ancaman Bearish Mengintai

    Meski harga FART sedang “naik daun”, analisis teknikal mengisyaratkan risiko besar. Pola grafik rising wedge terlihat jelas pada pergerakan FART sejak pertengahan April.

    Pola ini terbentuk ketika harga bergerak dalam kisaran sempit yang mengerucut ke atas, biasanya diikuti oleh penurunan tajam setelah breakout ke bawah.

    Menurut pakar analisis teknis, akurasi pola rising wedge dalam memprediksi reversal bearish mencapai 70-80%.

    Jika pola ini terkonfirmasi, FART berpotensi terjun ke level $0,00002 (penurunan ~70%) pada Mei 2024. Beberapa level support kritis yang perlu diwaspadai adalah $0,00004 (support psikologis) dan $0,000025 (bekas resistance sebelumnya).

    Faktor Risiko: Mengapa FART Bisa Jatuh?

    Selain pola teknis yang bearish, beberapa faktor fundamental turut memperkuat potensi penurunan FART:

    1. Ketergantungan pada Hype: Nilai FART sepenuhnya bergantung pada viralitas, yang mudah menguap begitu komunitas kehilangan minat.
    2. Konsentrasi Kepemilikan: Laporan on-chain menunjukkan bahwa 40% pasokan FART dikuasai oleh 10 dompet saja, meningkatkan risiko dump besar-besaran.
    3. Regulasi Mematikan: Otoritas keuangan global semakin ketat mengawasi aset kripto spekulatif, dan proyek seperti FART rentan menjadi sasaran.

    Respons Komunitas dan Masa Depan FART

    Komunitas FART di Discord dan Telegram tetap optimis. Mereka percaya bahwa kolaborasi dengan proyek meme lain atau pencatatan di bursa besar seperti Binance bisa memicu rally lanjutan.

    Namun, tim pengembang FART belum memberikan roadmap jelas, dan website resminya lebih banyak menampilkan konten humor ketimbang rencana teknis.

    Sejarah juga tidak berpihak pada FART. Banyak meme coin seperti Squid Game Token (SQUID) atau WhopperCoin (WHOP) pernah mengalami pump serupa, hanya untuk hancur beberapa minggu kemudian.

    Jangan Terjebak Euphoria

    Meski harga FART meroket secara instan, namun para investor dianjurkan untuk tetap waspada dengan memikirkan beberapa pertimbangan:

    1. Selalu Lakukan Risiko Manajemen: Alokasikan hanya dana “siap hilang” untuk aset spekulatif seperti FART.
    2. Waspadai Pola Teknis: Pola seperti rising wedge atau head and shoulders sering menjadi sinyal exit bagi trader berpengalaman.
    3. Jangan FOMO: Membeli aset di puncak hype adalah resep cepat untuk rugi.

    Apakah FART Akan Bertahan atau Sekadar Jadi ‘Kentut’ Pasar?

    Fartcoin adalah contoh sempurna dari volatilitas ekstrem dan risiko investasi di aset kripto tanpa fundamental.

    Meski rally 500% menarik perhatian, ancaman pola rising wedge dan ketidakpastian regulasi bisa mengubah FART menjadi “kentut” yang cepat menghilang.

    Bagi trader, Mei 2025 akan menjadi bulan penentuan. Apakah FART mampu mempertahankan momentum, atau justru menjadi koreksi berdarah?

    Satu hal yang pasti: dalam pasar kripto, tidak ada yang abadi, terutama untuk proyek yang mengandalkan lelucon.

    Baca Juga: Fartcoin di Ambang $1! Analis Ungkap Skenario Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Token MOVE Anjlok, Coinbase Putuskan Delisting

    Token Movement (MOVE), aset digital yang pernah menjadi sorotan di platform Coinbase, kini menghadapi ujian berat.

    Pada pekan ini, harga token MOVE terjun bebas ke level all-time low (rekor terendah sepanjang masa) menyusul keputusan Coinbase untuk menghentikan pencatatannya (delist) dari bursa.

    Langkah ini memicu gelombang ketidakpastian di kalangan investor dan mempertanyakan masa depan proyek tersebut. Berikut analisis mendalam tentang situasi yang sedang berkembang ini.

    Napak Tilas Token Movement (MOVE)

    Movement adalah proyek blockchain yang mengusung visi meningkatkan skalabilitas dan interoperabilitas jaringan melalui teknologi modular blockchain.

    Token MOVE dirancang sebagai bagian dari ekosistem yang bertujuan memfasilitasi transaksi cepat dengan biaya rendah.

    Sejak diluncurkan, proyek ini sempat menarik perhatian investor karena janji inovasinya, terutama setelah terdaftar di Coinbase, salah satu bursa kripto terbesar di dunia.

    Namun sayangnya, popularitasnya perlahan meredup seiring dengan kinerja harga yang stagnan.

    Harga MOVE Anjlok, Coinbase Putuskan Delist

    Menurut laporan Decrypt pada Jumat (2/5), harga MOVE turun lebih dari 98% dari puncaknya pada 2023.

    Pada Juni 2024, token ini mencapai rekor terendah di kisaran $0,008, jauh dari harga tertingginya yang pernah menyentuh $0,45.

    Penurunan drastis ini terjadi bersamaan dengan pengumuman resmi Coinbase pada 25 Juni 2024 bahwa mereka akan menghentikan perdagangan MOVE mulai 3 Juli 2025.

    Pergerakan harga Movement (MOVE/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Movement (MOVE/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Coinbase menjelaskan keputusan ini melalui kriteria kepatuhan yang ketat. Aset kripto yang tidak lagi memenuhi standar likuiditas, volume perdagangan, atau kualitas proyek akan dihapus dari platform.

    MOVE dianggap gagal memenuhi beberapa parameter tersebut, terutama setelah aktivitas perdagangannya terus merosot dalam beberapa bulan terakhir.

    Baca Juga: Apa Itu Token Unlock? Ini Pengaruhnya Terhadap Harga Crypto

    Dampak pada Investor dan Reaksi Pasar

    Keputusan delist Coinbase langsung memicu reaksi negatif di pasar. Dalam 24 jam setelah pengumuman, harga MOVE kembali turun lebih dari 40%, memperparah kerugian investor yang sudah terjebak dalam tren bearish.

    Banyak pemegang token mengungkapkan kekecewaan di media sosial, menyebut proyek ini sebagai “investasi gagal” atau bahkan “rug pull”.

    Beberapa analis menyoroti kurangnya perkembangan teknis dari tim Movement sebagai penyebab utama kegagalan.

    Masa Depan Movement: Apakah Masih Ada Harapan?

    Setelah delisting dari Coinbase, likuiditas MOVE diprediksi semakin menyusut. Bursa lain seperti KuCoin dan Gate.io masih mencantumkan token ini, tetapi volume perdagangannya sangat rendah.

    Tim pengembang Movement belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana pemulihan, meski komunitas mendesak mereka untuk mengambil langkah darurat seperti token burning atau pembaruan protokol.

    Namun, sejarah pasar kripto menunjukkan bahwa proyek yang di-delist dari bursa besar seperti Coinbase jarang mampu bangkit.

    Contohnya, token seperti Rari Capital (RGT) atau DFI Money (YFII) tetap terpuruk setelah dihapus dari platform utama.

    Ingatkan Investor Kripto

    Kasus Movement menjadi pengingat akan risiko berinvestasi dalam aset kripto berkapitalisasi kecil (low-cap). Beberapa poin penting yang bisa dipetik:

    1. Likuiditas adalah Kunci: Proyek dengan volume perdagangan rendah rentan terhadap volatilitas ekstrem dan delisting.
    2. Pantau Perkembangan Tim: Ketidakaktifan pengembang atau kurangnya transparansi adalah red flag.
    3. Diversifikasi Portofolio: Hindari menaruh dana besar dalam aset berisiko tinggi tanpa riset mendalam.

    Kejatuhan Movement (MOVE) mencerminkan dinamika keras pasar kripto, di mana proyek inovatif sekalipun bisa gagal jika tidak didukung eksekusi yang solid.

    Keputusan Coinbase untuk delist semakin mempertegas betapa pentingnya faktor kepercayaan dan kinerja dalam industri ini.

    Bagi investor, ini adalah momen untuk lebih selektif dan mengutamakan aset dengan fundamental kuat serta tim yang terbukti berkontribusi aktif.

    Sementara itu, nasib MOVE masih menggantung. Apakah tim akan melakukan comeback atau token ini akhirnya tenggelam dalam daftar “kripto mati”? Hanya waktu yang bisa menjawab.

    Baca Juga: Coinbase Tingkatkan Batas Pinjaman Berbasis BTC Hingga $1 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DOGE Melonjak 6% dan Ungguli ETH serta XRP, Apakah Menuju $0,20?

    Setelah beberapa hari mengalami tekanan jual, Dogecoin (DOGE) kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

    Pada Kamis, 1 Mei 2025, memecoin legendaris ini mencatat lonjakan harga sebesar hampir 6% dalam 24 jam terakhir—mengungguli Ethereum (ETH) dan XRP dalam kinerja harian, menurut data CoinMarketCap.

    DOGE Mengungguli Altcoin Utama

    Dilaporkan U Today, DOGE diperdagangkan di kisaran $0,1810 setelah mengalami kenaikan 5,89%. Meskipun volume perdagangan harian DOGE turun sekitar 11%, lonjakan harga Dogecoin ini menempatkannya sebagai salah satu aset kripto paling menguntungkan dalam 10 besar berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan momentum positif di pasar kripto secara keseluruhan. Beberapa aset besar berhasil menembus level resistensi penting, namun DOGE tampil sebagai pemimpin di antara altcoin.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin (DOGE) Bersiap untuk Kenaikan di Mei 2025

    Sentimen Pasar Positif: Apakah DOGE Bisa Tembus $0,20?

    Meski awal bulan Mei dibuka dengan sinyal bullish, masih belum jelas apakah DOGE mampu mempertahankan performa ini dalam jangka menengah. Target psikologis berikutnya yang sedang dinanti investor adalah level $0,20—yang selama ini menjadi zona resistensi kuat.

    Salah satu faktor yang berpotensi mendorong DOGE lebih tinggi adalah rumor seputar ETF Dogecoin dari 21Shares. Jika disetujui, ETF tersebut bisa membuka pintu bagi masuknya modal institusional, meningkatkan eksposur DOGE secara signifikan di pasar keuangan tradisional.

    Tanda-Tanda Rebound dan Potensi Tren Naik

    Secara teknikal, DOGE menunjukkan pola higher low—tanda awal dari tren naik yang sehat. Jika pola ini berlanjut, ada peluang besar bahwa DOGE bisa bertahan di atas $0,19 dan bahkan mencoba menembus $0,20 dalam waktu dekat.

    Awal pekan ini, DOGE sempat mencatat lonjakan signifikan dalam volume perdagangan, yang menjadi pemicu utama rebound harga. Jika tren historis terulang, peningkatan volume bisa menjadi sinyal awal reli lanjutan menuju level resistensi baru.

    Baca juga: Memecoin Terbaik Dibeli Mei 2025: Dawgz AI, Dogecoin, dan Shiba Inu


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Transfer 1 Miliar XRP oleh Ripple Picu Spekulasi Kenaikan Harga

    Ripple kembali menjadi sorotan di komunitas kripto setelah melakukan transfer besar-besaran senilai lebih dari $1 miliar dalam bentuk XRP.

    Langkah ini dilakukan pada 1 Mei 2025, dan langsung memicu spekulasi luas tentang langkah strategis perusahaan ke depan—terutama di tengah laporan bahwa Ripple tengah mengincar akuisisi Circle, penerbit stablecoin USDC.

    Rincian Transfer: Apa yang Terjadi?

    Menurut data dari Whale Alert, Ripple memindahkan sekitar 500 juta XRP dalam dua transaksi besar. Transfer ini merupakan bagian dari jadwal pembukaan escrow bulanan yang rutin dilakukan perusahaan setiap awal bulan.

    Namun yang menarik, dari total 1 miliar XRP yang dibuka dari escrow, Ripple kembali mengunci 700 juta XRP. Rinciannya: 500 juta XRP dikunci dalam satu transaksi, dan sisanya dalam dua batch, masing-masing 170 juta dan 30 juta XRP. Artinya, hanya 300 juta XRP yang tetap tersedia—jumlah yang tergolong konservatif mengingat skala operasional Ripple.

    Isu Akuisisi Circle dan Ambisi di Dunia Stablecoin

    Dilaporkan Coingape, transfer ini terjadi di tengah rumor besar: Ripple dilaporkan sempat menawar untuk membeli Circle dengan nilai antara $4 hingga $5 miliar. Namun, tawaran itu ditolak karena dianggap undervalued. Jika akuisisi terjadi, Ripple akan memperluas dominasinya di sektor stablecoin, melengkapi keberadaan stablecoin internal mereka, RLUSD, yang baru-baru ini menembus kapitalisasi pasar $300 juta.

    Langkah ini mengindikasikan ambisi Ripple untuk memperbesar pangsa pasar di sektor stablecoin—area yang kian strategis di tengah meningkatnya adopsi aset digital.

    Analisis Harga: XRP Menuju $2,25?

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Perkembangan Terbaru XRP dan Harapan di Mei 2025

    Sementara itu, analis kripto CasiTrades mencatat bahwa harga XRP sedang berada di fase konsolidasi penting. Setelah gagal bertahan di atas $2,25, XRP mulai membentuk struktur subgelombang penurunan, dengan pergerakan gelombang B yang diyakini telah selesai. Target berikutnya diperkirakan adalah $2, dengan potensi koreksi ke $1,90 sebelum melanjutkan tren naik.

    Ia juga menambahkan bahwa indikator RSI menunjukkan tanda-tanda kelelahan di time frame lebih pendek, yang menandakan bahwa koreksi saat ini kemungkinan tidak akan berlangsung lama. Jika momentum kembali menguat, XRP diprediksi bisa segera menembus level resistensi kunci dan melanjutkan reli menuju $2,68 hingga $3.

    Meskipun transfer besar XRP dari Ripple mungkin terlihat mencemaskan di awal, kenyataannya sebagian besar koin tersebut kembali dikunci—mengisyaratkan tidak ada tekanan jual besar.

    Ditambah lagi, rumor akuisisi Circle menunjukkan ambisi besar Ripple dalam memperluas bisnisnya di ranah stablecoin. Jika analisis teknikal terbukti tepat, XRP berpotensi menembus level psikologis baru dalam waktu dekat.

    Baca juga: Pertarungan Dominasi Kripto: XRP, BNB, dan Solana di Pasar


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 10+ Faktor Penentu Harga Bitcoin yang Wajib Kamu Tahu

    Banyak orang yang masih mempercayai bahwa harga Bitcoin bergerak hanya berdasarkan oleh spekulasi semata. Padahal, harga Bitcoin juga dipengaruhi oleh berbagai faktor baik fundamental atau global.

    Berikut ini adalah beberapa faktor utama yang bisa menentukan pergerakan harga Bitcoin dan penjelasan mengenai bagaimana masing-masing faktor tersebut dapat mempengaruhi harga Bitcoin.​

    Faktor Teknikal dan Pergerakan Chart

    Faktor teknikal dan pergerakan chart mempengaruhi harga Bitcoin karena pergerakan yang ada di dalam chart itu sendiri merupakan cerminan perilaku pasar yang dapat dilihat secara historis dan biasanya digunakan oleh para trader dan investor menjadi acuan untuk membuat keputusan trading. 

    Sehingga, ketika secara kolektif pergerakan chart dirasa akan memasuki pasar bullish atau bearish bagi para investor, harga akan bergerak ke arah tersebut karena keputusan kolektif yang memperkuat pergerakan harga.

    Pergerakan Saham AS dan S&P 500

    Sepanjang perjalanan historisnya, hubungan antara Bitcoin dan indeks S&P 500 menunjukkan pola dinamis yang mencerminkan respon terhadap kondisi pasar global. 

    Gambar korelasi harga Bitcoin dan S&P 500. Sumber data: NewEdge.

    Terlihat dalam grafik, pada saat periode ketidakpastian seperti pandemi atau koreksi besar pasar saham, Bitcoin cenderung mengikuti arah pergerakan S&P 500. Hal ini menunjukkan bahwa investor memperlakukan Bitcoin sebagai aset berisiko serupa dengan saham, bukan sebagai safe haven seperti emas.

    Meskipun dengan seiring waktu Bitcoin menunjukan pergerakan yang sedikit independen dari pasar saham AS, pergerakan S&P 500 secara historis masih mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin.

    Peristiwa Halving

    Setiap empat tahun sekali, Bitcoin mengalami peristiwa yang disebut “halving,” di mana imbalan bagi penambang Bitcoin dikurangi setengahnya. 

    Hal ini mengurangi laju pasokan Bitcoin baru ke pasar, yang dapat menyebabkan kelangkaan dan peningkatan harga jika permintaan tetap atau meningkat. 

    Menurut tren historisnya, halving Bitcoin cenderung membuat harga Bitcoin mengalami kenaikan signifikan dan menciptakan optimisme di kalangan investor dan trader.

    Biaya Produksi untuk Penambangan

    Proses penambangan Bitcoin memerlukan biaya untuk perangkat keras khusus dan konsumsi energi yang tinggi. Biaya produksi ini menciptakan batas bawah harga Bitcoin, yang berarti jika harga pasar turun di bawah biaya produksi, penambang akan mengalami kerugian. 

    Akibatnya, para penambang cenderung menahan (hold) koin mereka daripada menjual dengan kerugian sehingga dapat mengurangi tekanan jual. 

    Selain itu, sebagian penambang juga mungkin menghentikan operasional penambangan karena sudah tidak menguntungkan, yang pada akhirnya akan mengurangi pasokan Bitcoin baru ke pasar dan mendorong kenaikan harga kembali.

    Sebaliknya, jika harga Bitcoin naik jauh di atas biaya produksi, penambang cenderung melepas simpanannya untuk mengambil untung. Lonjakan supply ini bisa meningkatkan tekanan jual di pasar, yang berpotensi menyebabkan harga terkoreksi atau bahkan turun.

    Regulasi dan Kebijakan Pemerintah

    Kebijakan pemerintah dan regulasi memiliki dampak signifikan terhadap harga Bitcoin karena kebijakan yang ditetapkan oleh regulator dan pemerintah tidak hanya mempengaruhi ekonomi secara luas tetapi juga berdampak pada pengambilan keputusan investor dan aliran dana yang dapat mempengaruhi harga Bitcoin. 

    Ketika suatu negara melarang perdagangan atau penambangan Bitcoin, akses pelaku pasar menjadi terbatas. Investor biasanya menghindari pasar yang penuh ketidakpastian hukum, sehingga permintaan menurun. 

    Sebaliknya, adopsi kebijakan yang mendukung, misalnya pengakuan resmi Bitcoin sebagai aset keuangan atau metode pembayaran yang sah, dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk mulai berinvestasi Bitcoin dan mendorong harga naik.

    Supply & Demand

    Bitcoin dirancang dengan pasokan maksimum sebesar 21 juta koin. Hingga saat ini, lebih dari 19 juta koin telah ditambang, dan sisanya akan terus berkurang seiring waktu. 

    Keterbatasan ini menciptakan kelangkaan yang dapat meningkatkan nilai Bitcoin, terutama ketika permintaan meningkat. 

    Sebaliknya, jika permintaan menurun, harga Bitcoin juga dapat turun. Prinsip dasar ekonomi ini, supply dan demand merupakan faktor utama dalam penentuan harga Bitcoin.​

    Contohnya bisa dilihat dari gambar di atas, terlihat bagaimana semakin sedikit balance Bitcoin yang ada di exchange, semakin tinggi harga Bitcoin.

    Likuiditas Pasar

    Likuiditas mengacu pada seberapa mudah aset dapat dibeli atau dijual tanpa memengaruhi harga pasar secara signifikan. Pasar Bitcoin yang likuid memungkinkan transaksi besar terjadi tanpa menyebabkan fluktuasi harga yang besar. Sebaliknya, likuiditas rendah dapat menyebabkan volatilitas harga yang lebih tinggi.​

    Kelangkaan likuiditas terjadi ketika jumlah Bitcoin yang tersedia di exchange sangat terbatas karena banyak yang disimpan oleh investor besar di cold wallet

    Perbandingan total Bitcoin di exchange dengan harga Bitcoin. Sumber: Coinglass.

    Saat Bitcoin disimpan di cold wallet, Bitcoin tidak aktif diperdagangkan, sehingga pasokan di pasar menjadi terbatas. Jika permintaan meningkat secara signifikan, misalnya karena adanya sentimen bullish atau berita positif, maka jumlah Bitcoin yang tersedia untuk dibeli sangat sedikit. Kondisi ini mendorong harga melonjak secara tajam karena sedikitnya aset yang bisa memenuhi lonjakan permintaan.

    Persaingan dengan Kripto Lain

    Meskipun Bitcoin adalah mata uang kripto pertama dan masih jadi raja di dunia kripto, munculnya altcoin seperti Ethereum, Solana, dan meme coin menawarkan yang alternatif bagi para investor bisa menjadi salah satu faktor yang bisa menentukan harga Bitcoin.

    Berbagai pilihan kripto alternatif yang jumlahnya terus bertambah setiap hari ini secara tidak langsung menyedot likuiditas Bitcoin dalam beberapa skenario.

    Sebut saja ketika Altcseason terjadi dan para investor memindahkan dana investasi mereka ke dalam koin-koin alternatif yang membuat harga Bitcoin stagnan saat altcoin mengalami kenaikan puluhan kali lipat.

    Sentimen Pasar dan Media

    Berita positif atau negatif tentang Bitcoin dapat mempengaruhi sentimen investor. Liputan media yang luas tentang adopsi institusional atau peretasan besar dapat menyebabkan fluktuasi harga. 

    Sentimen pasar yang didorong oleh emosi seperti ketakutan dan keserakahan juga sering kali menyebabkan pergerakan harga yang tajam.​

    Adopsi Institusional

    Adopsi institusional bisa mempengaruhi harga Bitcoin karena ketika bank, dana investasi, dan institusi keuangan besar lainnya masuk ke pasar, mereka membawa modal besar dan analisis profesional yang meningkatkan kepercayaan investor. Hal ini biasanya mendorong kenaikan permintaan dan harga. 

    Sebaliknya, jika institusi mulai menarik investasinya, kepercayaan menurun, permintaan berkurang, dan harga Bitcoin bisa mengalami penurunan.

    Peristiwa Ekonomi Global

    Krisis ekonomi, inflasi, dan ketidakstabilan mata uang fiat dapat mendorong investor mencari aset alternatif seperti Bitcoin sebagai lindung nilai. 

    Namun, dalam situasi ketidakpastian ekstrem, investor mungkin juga menarik diri dari aset berisiko, termasuk Bitcoin, yang dapat menyebabkan penurunan harga.​

    Itu dia 10+ faktor yang bisa menentukan harga Bitcoin hari ini. Semoga dengan memahami faktor-faktor tersebut, kamu bisa menerapkan strategi investasi atau trading yang sesuai.

    Tertarik untuk mulai investasi Bitcoin? Yuk, mulai dari sekarang cuman dengan minimal deposit Rp20.000 di Tokocrypto!

    Dapatkan juga GRATIS biaya perdagangan setiap trade dan transaksi Bitcoin dengan fitur Beli/Jual dengan minimal pembelian mulai dari Rp1.700! Daftar sekarang!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Ungkap Sinyal Bullish yang Menguat

    Mengakhiri bulan April dengan semangat baru, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Setelah melewati sejumlah tekanan makro sepanjang tahun, Bitcoin berhasil bertahan di kisaran psikologis $90.000–$95.000.

    Menurut laporan Newsbtc, di saat yang sama, lonjakan penerbitan stablecoin dan pola bullish yang merata di berbagai aset, termasuk altcoin besar dan koin meme, memunculkan optimisme. Analis teknikal Josh Olszewicz bahkan menyebutnya sebagai salah satu “sinyal terobosan multi-aset paling bersih sejak akhir 2023.”

    Katalis Utama: Likuiditas Meningkat

    Olszewicz menekankan pentingnya lonjakan likuiditas, terutama setelah Tether mencetak dua kali masing-masing $1 miliar USDT pada 29 April. Ini bukan hanya pencetakan biasa, melainkan disertai dengan kenaikan harga USDT di bursa Kraken—indikasi adanya permintaan nyata di pasar.

    Menurutnya, kondisi seperti ini sering kali mendahului pergerakan besar altcoin, karena para pelaku pasar biasanya menggunakan stablecoin untuk berinvestasi di aset berisiko lebih tinggi.

    Dukungan Sentimen Makro

    Sentimen global turut memperkuat pasar kripto. Bitcoin mampu bertahan di tengah rilis data ekonomi AS yang kurang menggembirakan, seperti pertumbuhan PDB yang melemah dan inflasi PCE yang tinggi. Sementara itu, emas menguat dan indeks dolar AS melemah, menciptakan kondisi serupa dengan “reli segalanya” yang terjadi di akhir 2023.

    Sinyal Teknis dari Ichimoku Cloud

    Olszewicz menggunakan indikator Ichimoku Cloud sebagai dasar analisisnya. Ia mencari aset yang ditutup di dalam cloud dengan sinyal persilangan bullish (Tenkan-Kijun). Sinyal seperti ini mengindikasikan peluang mean-reversion ke sisi atas cloud—membuka potensi keuntungan yang menarik jika dikonfirmasi.

    Altcoin yang Perlu Diperhatikan

    Ilustrasi aset kripto.
    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: 3 Altcoin Buatan AS Menarik di Awal Mei 2025: PENGU hingga SUI

    • Solana (SOL): Menurut Olszewicz, SOL sedang membentuk pola kepala dan bahu terbalik, dengan potensi breakout ke $200. Ia menyarankan entri di kisaran $140–$120 jika sinyal teknikal menguat.
    • Curve (CRV): Telah menunjukkan lonjakan signifikan, dengan struktur teknikal yang mendukung kenaikan menuju $1,20. Persilangan bullish dalam cloud mendukung proyeksi ini.
    • Ethereum (ETH): Masih berada dalam fase pembentukan titik terendah. Meskipun belum ada sinyal masuk yang kuat, ETH diyakini akan menguat pada Juni mendatang.
    • Litecoin (LTC): Juga membentuk pola kepala dan bahu terbalik, meskipun terlihat masih prematur dan mungkin matang di bulan depan.
    • Fetch.ai (FET), Chainlink (LINK), dan Algorand (ALGO): Menunjukkan sinyal bullish berbeda-beda dalam cloud, dengan ALGO mendekati level breakout pada $0,32.

    Token Meme Masih Hidup

    • Dogecoin (DOGE): Masih membentuk struktur bullish yang menjanjikan. Olszewicz menyebut DOGE sebagai salah satu yang paling prospektif di segmen ini.
    • PEPE dan WIF: Keduanya berada dalam posisi teknikal yang menarik, dengan PEPE siap melonjak 25% jika ETH menguat dan WIF menunjukkan pengaturan bullish yang matang.

    Catatan tentang Dominasi BTC

    Meskipun dominasi Bitcoin masih tinggi, analis memprediksi altcoin akan mulai unjuk gigi pada Mei dan Juni.

    Namun, ia memperingatkan agar tetap realistis: tidak semua pasangan BTC akan menghasilkan keuntungan besar, kecuali beberapa pengecualian seperti SOL/BTC. Pada saat artikel ini ditulis, harga Solana berada di $151,90.

    Baca juga: Altcoin Teratas untuk 2025: Apa yang Dorong Kenaikan Solana dan XRP?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sinyal Terobosan atau Hanya Deviasi Pasar?

    Solana kembali menarik perhatian pelaku pasar setelah lonjakan aktivitas institusional dan ekspektasi akan persetujuan ETF spot di AS. Dalam beberapa minggu terakhir, whale diketahui menarik dana senilai $110 juta dalam bentuk SOL dari bursa, sebuah sinyal yang sering diasosiasikan dengan akumulasi untuk pergerakan naik lebih lanjut.

    Harga SOL saat ini bertahan di atas garis support penting, yakni Simple Moving Average (SMA) 50-hari, dan diperdagangkan di kisaran $150. Target jangka pendek kini tertuju pada level $180, menyusul kenaikan lebih dari 20% sepanjang April 2025.

    Kondisi Teknis Mendukung Tren Positif

    Dalam grafik mingguan, SOL menunjukkan pola konsolidasi dalam struktur megafon selama 12 bulan terakhir. Setelah memantul dari batas bawah pola tersebut, harga Solana kini perlahan menguat.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Lampaui 400 Miliar Transaksi: Momentum Kuat Ujian Harga

    Indikator MACD mingguan memperkuat prospek ini—dengan histogram yang mulai positif dan garis MACD mendekati persilangan bullish terhadap garis sinyal. Di sisi lain, grafik Bollinger Bands dalam time frame 4 jam menunjukkan penyempitan yang ekstrem, biasanya menjadi tanda awal dari pergerakan harga besar yang akan datang.

    Faktor Fundamental Semakin Kuat

    Di luar analisis teknikal, ekosistem Solana terus menunjukkan performa solid. Total Value Locked (TVL) di jaringan mencapai sekitar $8 miliar, sementara kapitalisasi pasar stablecoin-nya menyentuh $13 miliar. Solana juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam sektor memecoin dan aktivitas DeFi, dengan lebih dari 3,6 juta alamat aktif dalam 24 jam terakhir.

    Dikutip Coinpedia, potensi persetujuan ETF spot Solana yang diperkirakan terjadi sebelum akhir 2025 menjadi katalis besar yang ditunggu pasar. Ditambah dengan meningkatnya minat institusi, validasi terhadap jaringan Solana semakin kuat dan berpotensi mendorong permintaan serta likuiditas jangka panjang.

    Dengan kombinasi antara dukungan teknikal dan momentum fundamental, Solana menunjukkan sinyal kuat menuju potensi bull run berikutnya. Namun, investor tetap harus mengamati level resistance utama dan perkembangan seputar ETF untuk mengonfirmasi arah tren selanjutnya.

    Baca juga: Solana target $169, Pi Coin stagnan di tengah persaingan altcoin


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Target $169, Pi Coin Stagnan di Tengah Persaingan Altcoin

    Pasar altcoin menunjukkan pergerakan yang beragam pada pekan ini, memunculkan pertanyaan besar di kalangan investor mengenai proyek mana yang memiliki prospek paling menjanjikan untuk jangka pendek dan menengah.

    Tiga proyek menjadi sorotan: Solana (SOL) yang menunjukkan momentum kenaikan, Pi Coin (PI) yang masih stagnan, dan Dragoin ($DDGN) yang mulai mencuri perhatian berkat utilitas nyata serta potensi imbal hasil yang besar.

    Pi Network Masih Terjebak Dalam Ketidakpastian

    Pi Network kembali menunjukkan minimnya pergerakan harga yang signifikan. Saat ini, harga Pi Coin berada di kisaran $0,6355, jauh menurun dari level tertinggi lebih dari $4,00 yang dicapai pada Maret lalu. Volume perdagangan yang tipis serta kurangnya sentimen positif dari komunitas turut memperkuat kekhawatiran terhadap masa depan proyek ini.

    Meskipun indikator teknikal seperti Rate of Change (ROC) mulai menunjukkan potensi pembalikan arah, indikator lain justru memperlihatkan ketidakpastian. Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berada di zona negatif, sementara Ultimate Oscillator dan indikator Bull/Bear Power tetap berada di area netral. Ini menandakan bahwa meskipun ada dorongan sesaat, kekuatan jangka panjang belum terbentuk secara meyakinkan.

    Menurut Livebitcoinnews, ketidakjelasan roadmap dan lambatnya adopsi jaringan membuat banyak investor bersikap hati-hati, baik bagi pemegang jangka pendek maupun jangka panjang. Sampai terjadi katalis fundamental atau teknikal yang signifikan, pergerakan Pi Coin diperkirakan akan tetap terbatas.

    Solana (SOL) Tunjukkan Sinyal Bullish, Targetkan $169

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 1 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 1 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Altcoin Terbaik 2025: Unstaked, Ethereum, Cardano, Solana

    Di sisi lain, Solana (SOL) menunjukkan kekuatan yang konsisten dalam beberapa hari terakhir. Saat ini diperdagangkan di kisaran $144,14, SOL telah mencatatkan kenaikan sekitar 6% dalam tujuh hari terakhir, didorong oleh kombinasi indikator teknikal yang positif.

    Indikator seperti Relative Strength Index (RSI), Ichimoku Cloud, dan Fibonacci retracement mengindikasikan bahwa momentum bullish tengah terbentuk. Harga telah menembus rata-rata pergerakan 50-hari dan kini bergerak menuju golden cross dengan MA 200, sebuah sinyal teknikal yang sering kali dianggap sebagai awal dari tren naik yang lebih panjang.

    Selain itu, Bollinger Bands yang melebar menunjukkan meningkatnya volatilitas, sementara perpotongan garis Tenkan-Kijun di atas Kumo Cloud memperkuat posisi teknikal bullish. Jika tren ini berlanjut, harga Solana berpotensi menembus resistensi penting di level $169,81, dengan target jangka panjang berada di kisaran $227,95.

    Namun, analis mengingatkan bahwa reli Solana masih bergantung pada faktor eksternal, terutama pergerakan harga Bitcoin dan kondisi makro pasar kripto secara keseluruhan.

    Dragoin ($DDGN): Proyek Baru dengan ROI 6.700% dan Fondasi Kuat

    Sementara dua altcoin besar tersebut bergerak dalam pola yang telah dikenal, proyek baru bernama Dragoin ($DDGN) muncul sebagai pesaing potensial dengan pendekatan berbeda. Masih dalam tahap prapenjualan, token Dragoin dipasarkan pada harga $0,0000335 dengan harga peluncuran ditetapkan sebesar $0,002. Ini berarti potensi Return on Investment (ROI) mencapai 6.700%, menjadikannya salah satu peluang investasi paling menarik di pasar saat ini.

    Namun, Dragoin bukan hanya tentang angka. Proyek ini menonjol berkat tokenomics yang transparan, audit kontrak pintar yang sudah rampung, serta alokasi token yang dirancang untuk jangka panjang. Sebanyak 40% token disediakan untuk pembeli prapenjualan, sementara 30% lainnya dialokasikan untuk fungsi DAO dan insentif komunitas. Tim pengembang dan mitra strategis juga tunduk pada periode vesting, mencerminkan komitmen terhadap stabilitas dan tata kelola proyek yang sehat.

    Salah satu fitur yang langsung memberikan nilai guna bagi pengguna adalah game berbasis Telegram yang sudah aktif dalam versi beta. Fitur ini menunjukkan bahwa Dragoin telah menghadirkan ekosistem yang berjalan bahkan sebelum token diluncurkan ke pasar secara resmi.

    Kesimpulan: Momentum vs Fundamenta

    Dengan kondisi saat ini, pasar altcoin menunjukkan tiga pendekatan yang sangat berbeda. Pi Coin menunjukkan stagnasi dan ketidakjelasan arah, Solana melanjutkan tren naik yang didorong oleh kekuatan teknikal, sementara Dragoin tampil sebagai alternatif dengan struktur proyek yang matang dan potensi pertumbuhan besar.

    Investor jangka panjang yang mencari keseimbangan antara risiko dan utilitas nyata mungkin akan menemukan Dragoin sebagai peluang yang layak diperhatikan, terutama di tengah pasar yang semakin selektif terhadap proyek-proyek kripto baru.

    Baca juga: 3 Altcoin Buatan AS Menarik di Awal Mei 2025: PENGU hingga SUI


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Pindahkan Bitcoin Senilai $170 Juta, Apa Artinya?

    Pasar kripto dikejutkan oleh transfer besar-besaran Bitcoin senilai lebih dari $170 juta. Pergerakan ini terjadi saat pasar tengah mengalami tekanan jual yang meningkat, memicu spekulasi apakah aksi ini merupakan strategi akumulasi di harga diskon, atau sinyal awal dari likuidasi besar-besaran.

    Transaksi Besar di Tengah Koreksi Pasar

    Dilaporkan AMB Crypto, sebanyak 1.811 BTC berpindah tangan antar dua dompet anonim—transaksi bernilai sekitar $170 juta yang terjadi bersamaan dengan koreksi pasar 1,5%. Harga Bitcoin sendiri turun dari $95.000 menjadi $93.000 dalam waktu singkat, memperburuk kekhawatiran pelaku pasar.

    Meskipun transfer besar antar dompet bukan hal baru, waktu pelaksanaannya di tengah penurunan harga membuat pergerakan ini menonjol. Apalagi, transaksi tidak melibatkan pertukaran langsung di bursa, mengindikasikan bahwa ini bukan aksi jual di pasar terbuka, tetapi tetap memberi sinyal penting di tengah kondisi pasar yang rapuh.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Bitcoin Tembus $97.000, Level Tertinggi Sejak Koreksi Februari

    Pasar Kripto Melanjutkan Tren Melemah

    Aksi whale ini terjadi seiring dengan turunnya total kapitalisasi pasar kripto sebesar 1,5%. Setelah reli yang kuat dari akhir 2024 hingga awal 2025, momentum pasar kini tampak kehilangan tenaga. Kenaikan harga yang sebelumnya mendorong optimisme kini dibayangi oleh ketidakpastian dan volatilitas yang meningkat.

    Data on-chain terbaru menunjukkan penurunan tajam dalam minat beli. Delta Volume Spot Bitcoin—indikator selisih antara volume pembelian dan penjualan di bursa—turun ke area negatif, mencerminkan dominasi penjual. Rata-rata pergerakan 7 hari juga memperlihatkan pola bearish yang konsisten.

    Puncaknya terjadi pada 30 April, dengan volume jual mencapai level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa investor kemungkinan mulai melepas aset di harga tinggi, mengantisipasi koreksi yang lebih dalam.

    Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?

    Jika tren tekanan jual berlanjut dan tidak dibarengi dengan peningkatan permintaan beli yang signifikan, harga Bitcoin berisiko turun lebih jauh. Dalam jangka pendek, pasar berpotensi mengalami peningkatan volatilitas, terutama jika lebih banyak whale mengikuti langkah serupa.

    Di sisi lain, ada kemungkinan bahwa transfer besar ini adalah bagian dari strategi akumulasi jangka panjang di tengah diskon harga, terutama oleh institusi atau investor besar yang melihat peluang di balik koreksi.

    Baca juga: Tren Bitcoin 5-9 Mei 2025: Minggu Depan TP-TP by Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Menguat di Tengah Harapan Persetujuan ETF Naik Hingga 85%

    XRP mencatat kenaikan sebesar 4% dalam 24 jam terakhir, didorong oleh meningkatnya optimisme pasar atas kemungkinan persetujuan ETF spot XRP di Amerika Serikat. Peluang yang kini mencapai 85% untuk persetujuan tahun ini telah menjadi katalis utama bagi lonjakan sentimen investor, sejalan dengan membaiknya indikator teknikal.

    Menurut BeInCrypto, salah satu indikator teknis yang mencerminkan perbaikan adalah RSI (Relative Strength Index), yang kini berada di level netral 50,40—naik dari posisi sebelumnya di 36,51. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai mereda setelah koreksi tajam sebelumnya. Meskipun belum masuk zona bullish, pemulihan RSI di atas 50 sering kali menjadi sinyal awal perubahan arah momentum ke sisi positif.

    Sinyal Teknis Campuran: Ichimoku Cloud dan EMA

    Pada grafik teknikal, harga XRP saat ini diperdagangkan sedikit di atas Awan Ichimoku, zona yang sering kali menjadi area support dinamis dalam tren naik. Namun, awan yang berada di depan berubah warna dari hijau ke merah, menunjukkan potensi resistensi dan melambatnya kekuatan bullish dalam jangka pendek.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Perkembangan Terbaru XRP dan Harapan di Mei 2025

    Tenkan-sen dan Kijun-sen, dua indikator penting dalam sistem Ichimoku, menunjukkan pola mendatar dan berdekatan—menandakan ketidakpastian dalam pergerakan jangka pendek. Sementara itu, Chikou Span (garis lagging) belum menunjukkan sinyal konfirmasi arah yang jelas.

    Struktur EMA Masih Positif, Tapi Ujian Resistance Menanti

    Struktur Exponential Moving Average (EMA) XRP tetap dalam kondisi bullish, dengan garis jangka pendek masih berada di atas garis jangka panjang. Namun, harga XRP kini berkonsolidasi dalam kisaran sempit antara resistance di $2,30 dan support di $2,15.

    Jika harga berhasil menembus resistance $2,30, potensi kenaikan menuju $2,36 hingga $2,50 terbuka lebar—bahkan bisa mengarah ke $2,64. Sebaliknya, jika support $2,15 gagal dipertahankan, maka penurunan ke $2,03 atau bahkan $1,90 bisa terjadi, yang berisiko melemahkan struktur bullish yang saat ini terbentuk.

    Dengan kombinasi optimisme terhadap ETF dan struktur teknikal yang mulai menguat, XRP berada di titik krusial. Arah pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada apakah harga mampu keluar dari kisaran sempit yang ada saat ini. Keberhasilan menembus resistance dapat memperkuat narasi bullish, sementara penurunan di bawah support bisa menjadi sinyal pembalikan arah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com