Author: 38

  • Harga Bitcoin Menguat, Mulai Bull di $8.000

    Bitcoin menutup pekan ini dengan naik 15,4% pada $6.775, mengawali hari dengan 6% dan terus bergerak meningkat menembus angka $7.000 hingga mencapai harga tertinggi $7.300Melihat kinerja ini dibandingkan dengan rekan-rekan Bitcoin, seperti Ether (ETH) dan EOS, mereka membubukan peningkatan sebanyak 16% selama 24 jam terakhir. Akibatnya dominasi Bitcoin turun 1.5% menjadi 65%.

    Total kapitalisasi pasar cryptocurrency menembus level $200 Miliar, menembus resistensi diagonal sejak Febuari ketika nilai total pasar secara singkat menyentuh $300 Miliar.

    Pasar cryptocurrency secara keseluruhan naik 86% dari posisi terendahnya, sedikit di atas $100 Miliar tetapi masih turun 30% dari nilai tertinggi tahun 2020. Hal ini menyoroti volatilitas di pasar selama beberapa minggu terakhir.

    Grafik Mingguan Bitcoin

    Bitcoin menutup minggu kemarin dengan bullish candle yang besar, hal itu terjadi setelah muncul minat beli pada Moving Average Mingguan ke 200. Moving Average Mingguan ke 100 berhenti melaju di $7.000 tetapi indeks osilator Schoastic yang relatif kuat berhasil melewati bullish dan memperlihatkan momentum yang masih mendukung adanya bull.

    Walau volume perdagangan terus menurun, tetapi jumlahnya masih lebih tinggi dari rata-rata biasanya. Pada konteks tersebut, dapat terlihat bahwa minat beli minggu lalu serupa dengan yang terlihat pada Oktober 2019 ketika Bitcoin melambung dari $7.200 menjadi $10.400. Hal ini menunjukan bahwa masih ada minat beli yang kuat di pasar.

    Penggunaan di atas Moving Average Mingguan ke 100 adalah sekelompok resistensi, bersamaan dengan itu, Moving Average Mingguan ke 20 biasanya yang menentukan apakah Bitcoin berada dalam pasar bullish atau bearish. Selain itu, rata-rata pergerakan 100 dan 200 minggu berada di area ini. Keduanya telah memainkan peran penting sebagai resistensi di masa lalu.

    Di antara pergerakan rata-rata terdapat titik pivot tahunan pada $8.100, jadi jika bull mereka baru bisa melanjutkan pergerakan melalui pergerakan rata-rata 100 minggu, dan hanya ada sedikit resistensi di atas $7.000.

    Baca juga: Harga Bitcoin Rebound ke $6.000, Trader Incar Gap di Pasar Berjangka

    Grafik Harian Bitcoin

    Seperti yang ditunjukkan pada grafik harian, Bitcoin menembus level rangetertinggi perdagangan sebelumnya. Serta, Moving Average Mingguan ke 100 mencapai titik kontrol pada $6.600. Indikator MACD menunjukkan kelanjutan tren yang terlihat jelas menuju ke sisi atas dan hampir melewati garis nol yang berarti Exponential Moving Average (EMA) ke-12 dan 26 ada pada harga yang akan menembus bullish pada grafik harian.

    Jika Bitcoin dapat menutup hari pada $7.200, hal itu sangat jelas menandakan bahwa akan ada bulls yang keberadaanya dalam kendali penuh setelah adanya penentu posisi dengan niali yang lebih tinggi dan diberpengaruh kesuksesan mencapai posisi terendah yang nialinya juga lebih tinggi. Hal ini mengisyaratkan perjalanan yang jelas hingga resitensi berada di sekitar $8.000.

    Grafik 4-Jam Bitcoin

    Grafik 4 jam menunjukan harga Bitcoin saat ini melintas di Moving AverageMingguan ke-100 yang telah memberikan perlawanan di puncak rangeperdagangan. Volume Profile Visible Range (VPVR) juga menunjukan ada sangat sedikit volume yang diperdagangkan di zona $7.850 di mana Moving Everage Mingguan ke 20 berada.

    Indikator MACD berhasil melewati bullish dan mencetak nilai tertinggi yang lebih tinggi lagi pada histogramnya yang mengindikasikan momentum harga tetap sebelum terjadinya bullish.

    Selain itu, indikator Aliran Uang Chaikin (CMF) yang mengamati jumlah volume Aliran Uang selama 20 periode terakhir menunjukkan bahwa ada perbedaan bullish dalam volume yang mengindikasikan tekanan beli yang cukup relatif.

    Melihat Kedepan

    Terlihat jelas price action saat ini berada pada sedikit minat jual-beli masih memegang kendali. Trader yang telah untung berada pada posisi jual jangka pendek atau posisi mengecilkan range perdagangan dan tampaknya mereka melihat hanya ada sedikit pasokan pada harga atas.

    CME Commitment of Traders melaporkan pada tanggal 3 April lalu, trader berukuran institusional mengurangi posisi jual bersih mereka di pasar.

    Sementara pasar ekonomi global terus menghadapi ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait dengan kebijakan moneter, Bitcoin dapat membuktikan diri sebagai kendaraan untuk melindungi dari risiko inflasi dan counterparty yang hadir dalam waktu yang lama. $8.000 adalah level kunci yang perlu dipertimbangkan untuk diposisikan kembali ketika melakukan bull agar pasar dapat kembali ke posisi bull market.

    Meski sebentar lagi, pasar akan menghadapi halving dan sedikitnya penjualan pada harga saat ini, Bitcoin terus memperlihatkan peran sebagai resistensi utama. Walau begitu pemulihan cepat dari posisi $4.000, kondisi pasar akan tetap goyah untuk masuk kembali pada bull.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Naik ke $7.200, Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

    Mayoritas trader tampaknya yakin harga Bitcoin kemungkinan akan mencapai harga retest di $7.700 dalam waktu dekat.

    BTC saat ini menunggu harga seperti harga pembukaan tahunannya lalu dan kenaikan harga ke $7.700. Hal tersebut nantinya memungkinkan dominasi cryptocurrency untuk menguji reversal point yang krusial dalam memicu rally ke $10.500 seperti awal tahun ini.

    Ketika Bitcoin menggambarkan pola head and shoulders yang tidak jelas pada bulan Desember 2019 lalu, level $7.700 menjadi neckline dari seluruh formasi. Dan pada akhirnya, Bitcoin naik hingga $10.500 pada 13 Febuari dalam rally yang diperpanjang.

    Salah satu trader yang beroperasi di bawah nama alias Thrillmex mengatakan celah CME ada pada $8.400 dan merupakan area yang sama yang ditandai oleh analis teknis terkenal PentarhUdi pada awal Maret kemarin.Di tanggal 20 Maret, ketika harga Bitcoin masih diperdagangkan pada kisaran $5.200, PentarhUdi memperkirakan BTC akan pulih hingga $8.500. Level tersebut adalah level moving average mingguan sederhana dengan signifikansi historisnya.Baca juga: Harga Bitcoin Menguat, Mulai Bull di $8.000

    PentarhUdi sebelumnya berkata:

    “Harga ini harus naik dari Simple Moving Average(SMA) 200 Minggu ($5.200) hingga SMA 200 Hari ($8.500). Putusnya garis tren atas mengingatkan pada hasil hipotesis bearish dari ide-ide yang dikemukakan sebelumnya.”

    Perbedaan dalam pemulihan Bitcoin yang terjadi baru-baru ini di luar harga $7.100 adalah momentum kenaikan harga yang didukung juga dengan kenaikan volume. Rally sebelumnya mengindikasikan penurunan volume, yang biasanya menunjukkan breakout palsu.

    Dalam pergerakan jangka pendek, trader dapat mempertimbangkan empat skenario berikut:

    • Bitcoin berkisar antara $7.300 hingga $7.700 sebelum mogok di level Fibonacci $5.300
    • Bitcoin menembus harga hingga $8.200 mengikuti tren naik saat ini
    • Bitcoin menolak area resistensi di $7.700 hingga $7.900 untuk retest titik dukungan yang lebih rendah dalam kisaran $4.000 hingga $5.000
    • Bitcoin mencapai nilai tertingginya $8.400 hingga $9.000 menutup celah CME dan level kunci Moving Average Mingguan Sederhana

    Bear dan Bull Akan Bertempur Selama Seminggu Kedepan

    Skenario bearish BTC jangka pendek berada pada posisi time frame candleyang lebih tinggi, seperti candle mingguan, ditutup pada posisi di bawah $6.900 dan cenderung melanjutkan tren ke arah penurunan.

    Trader Cryptocurrency, Scoot Melker berkata:

     “Jika Anda bear, titik merah adalah tempat yang jelas untuk mengambil posisi jangka pendek. Jika Anda bull, tingkatkan kembali ke titik hijau, itu tampak seperti area masuk yang bagus.”

    Dengan pergerakan harga menuju posisi tutup candle mingguan di atas $7.000, pandangan umum pada perkembangan BTC setidaknya dalam jangka pendek, akan ada retest di $7.300 dan mungkin kenaikan yang diperpanjang hingga $7.700.

    Ketika harga Bitcoin didorong naik jauh lebih tinggi, lebih dari 10 altcoin terkemuka juga mengikuti kenaikan tersebut. Misalnya, Ether (ETH) menguat 4,41%, Bitcoin Cash (BCH) naik 4,57% dan Chainlink (LINK) bertambah menjadi 12,92%.Kapitalisasi pasar cryptocurrency keseluruhan sekarang mencapai $201,4 Miliar dan tingkat dominasi Bitcoin mencapai 64,2%.Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Dekati Bullish Cross yang Terakhir Capai $10Ribu

    Harga Bitcoin bulls menciptakan grafik candle mingguan berwarna hijau berturut-turut tetapi itu pun berkat harga di pasar biasa. Harga Bitcoin turun sekali lagi ke $7Ribu pada Senin ini.Harga Bitcoin ditutup pekan lalu di $7.126 dengan harga tertinggi di atas $7.306 dan terendah di bawah $7.472. Harga tersebut merepresentasikan kenaikan harga sebesar 3,16% dan tekanan pembelian lima minggu berturut-turut sejak penurunan tajam ke $3.000, yang dengan cepat ditolak.

    Bitcoin memulai minggu ini dengan aksi jual, dengan harga terdorong menjadi di bawah $7.000, mengikuti pasar biasa yang juga turun sekitar 2% pada Senin pagi.

    Ether (ETH), yang naik 14% pada minggu lalu dengan tertinggi mencapai harga $190 dan mengungguli Bitcoin, turun sebanyak 2,86% menjadi $175.

    EOS, yang minggu kemarin kuat bertahan di 4%, minggu ini lebih tahan lagi daripada Bitcoin dan Ether dan ada pada perdagangan flat pada $2,60.

    Dominasi Bitcoin turun sekitar 1,2% dari minggu lalu tepat di bawah 64%. Sebab hal ini dikarenakan keuntungan yang dicetak oleh ETH, EOS, Link, dan Tezos.

    Grafik 1-Minggu Bitcoin

    Grafik mingguan menunjukkan gambaran yang relatif jelas yang didefinisikan oleh kunci utama moving average.

    Grafik Moving average 200 dan 100-Minggu sebelumnya telah bertindak sebagai support dan resistence. Hal ini terlihat pada grafik moving average 100-Minggu yang berulang kali diuji selama lima minggu sebelumnya dan ditentukan oleh penutupan mingguan yang lebih tinggi, yang menggambarkan kurangnya minat jual.

    Berada di tempat yang lebih atas dari moving average 100-Minggu, bull telah mendorong harga sebanyak 50% kembali ke jalan harga tertinggi tahun 2020. Hal ini juga didukung dengan moving average 20-Minggu dan retracement 61,8% yang menjadi hambatan berikutnya untuk diatasi hanya jika harga berada di bawah $8.000 dan juga jika momentum ini dapat dipertahankan.

    Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan bulls hampir mencapai bullish cross, yang sebelumnya mendahului pergerakan bullish yang lebih besar, dengan dua contoh kejadian terakhir mengambil harga Bitcoin di $10.000.Selain itu juga, ada divergensi bullish yang belum dikonfirmasi pada grafik histogram. Kasus ini mendukung kejadian bearish tidak lagi dapat mengendalikan momentum. Juga, volume minggu lalu tetap relatif tinggi menunjukkan pembeli telah mengendalikan tindakan harga sekarang selama untuk lima minggu berturut-turut.

    Volume pembelian ini jelas ditunjukkan oleh indikator On Balance Volume (OBV), yang sistem volume kumulatifnya ditentukan oleh arah harga. Indikator khusus ini, menyoroti dampak pembelian volume tinggi yang berkelanjutan, mencetak nilai tertinggi dari yang tertinggi dan melampaui puncak tahun 2020. Selanjutnya, hal ini menggambarkan bulls bertahan dengan kuat dan berada pada kursi pengemudi dalam beberapa minggu terakhir.

    Nilai rendah minggu lalu di $6.500 menunjukkan bulls tertarik dalam membeli level $6.500 seperti kejadian bulan Desember 2019 silam, hal ini akhirnya menjadi penentu periode akumulasi menjelang perpindahan cepat ke $10.000.Bitcoin tampaknya telah kembali ke kisaran akumulasi ini sekali lagi dan diharapkan level $6.500 ini akan menjadi area minat beli jika terjadi retest.Namun, kenaikan juga perlu untuk mencapai nilai $7.000 agar bisa menunjukkan kekuatannya.

    Baca juga: Bitcoin naik ke $7.200, Apa yang akan terjadi selanjutnya?

    Grafik 1-Hari Bitcoin

    Paruh kedua minggu lalu menunjukan Bitcoin keluar dari moving average50-hari ke moving average 100-Minggu. Moving average 200 dan 100 hari berada di atas dan juga menggiring bagian atas rentang akumulasi sebelumnya yang ditentukan pada kuartil empat tahun 2019.

    Sedangkan, 6-mingguan diperlukan untuk bisa menembus di atas konsolidasi awal tahun ini. Hal ini menyiratkan masih ada pekerjaan signifikan bagi bulls untuk menembus dan membuat langkah menuju $10.000.

    Tanda-tanda positif awal akan datang dalam bentuk pemberian terus-menerus dan posisi terendah yang lebih tinggi, yang sebenarnya telah terjadi. Namun, Bitcoin masih tetap berada di kisaran 12% di bawah pengujian resistence yang lebih pasti.

    Bump dan Reversal

    Bitcoin juga bisa dibilang keluar dari level resistance bawah, yang padahal telah memimpin sejak Februari hingga penurunan kapitulasi. Pola grafik mirip dengan pola “Bump and Run Reversal”, yang jika berhasil ditembus dapat menyebabkan target harga setinggi awal yang telah memimpin sebelumnya. Hal ini juga akan mengisyaratkan target telah diukur sebelumnya untuk menjadi target tertinggi tahun 2020.

    Pola ini membutuhkan penembusan dengan volume tinggi yang mungkin telah hilang, walaupun sebenarnya belum dikonfirmasi, tetapi tentu hal tersebut sangat menarik.

    Korelasi Tetap Tinggi

    Bitcoin telah berkorelasi kuat dengan pasar biasa melalui aksi jual pandemi 2020 lalu. Ia berkorelasi dengan S&P 500 yang lebih dekat dengan emas yang hingga saat ini masih menjadi tempat perlindungan yang aman bagi para investor.

    Korelasi dengan S&P 500 mengisyaratkan Bitcoin masih dipandang sebagai aset berisiko dan mengobrak-abrik pasar biasa dapat menimbulkan masalah bagi harga Bitcoin. Hal ini telah menjadi peringatan, tetapi diabaikan pada Senin pagi kemarin dengan harga di bawah $7.000.

    Sentimen Pasar

    Sentimen keseluruhan masih berada pada harga Bitcoin yang tetap rendah. Hal ini mengingat indeks ketakutan dan keserakahan (fear and greed index) menunjukan pasar umumnya masih terbelenggu dengan ketakutan yang berlebihan. Pendanaan juga masih berada dalam posisi negatif atau mendekati nol serta kontrak berjangka juga diperdagangkan mundur di bawah spot.

    Secara historis, masa-masa ketakutan yang berlebihan seperti ini adalah periode kesempatan puncak untuk membeli Bitcoin, hal ini dikarenakan mayoritas terlalu takut untuk mengambil keuntungan dari harga yang rendah.

    Massa biasanya salah memprediksi pasar dan karena itu beberapa investor pelawan akan melihat hal ini sebagai sinyal untuk membeli.

    Bitcoin Fear and Greed Index. Source: Alternative.me

    Kedepannya

    Singkatnya, Bitcoin tetap terikat pada pasar biasa, yang masih dalam kondisi dengan gejolak dan ketidakpastian yang sama.

    Dengan blok rewards halving akan datang kurang lebih tiga minggu lagi, Bitcoin mungkin masih diperhitungkan dibandingkan harga yang diperdagangkan di awal tahun dalam mengatisipasi peristiwa halving ini.

    Hal ini terbukti dengan kisaran akumulasi yang sebelumnya di atas $6.500 tampaknya bertahan dalam jangka pendek.

    Saat ini kita memasuki minggu di mana kenaikan akan melihat $6.500 sebagai peluang pembelian, sedangkan jika bearish akan mempertahankan nilai $7.200. Penembusan bullish ke atas akan berarti target moving average20-Minggu harus di atas $7.000

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Makin Tenggelam, Apakah Bulls akan Menyerah?

    Berita ini dikutip dari data harga Ethereum hingga tanggal 4 Mei 2020 pukul 09.00 pagi UTC.

    Ethereum diprediksi gagal melanjutkan di atas resistensi $220 dan turun di bawah $208 terhadap Dolar AS. Harga ETH saat ini sedang diuji di $200 dan tetap berisiko rugi lebih banyak lagi.

    Harga Ethereum Semakin Tenggelam

    Setelah membentuk basis support di atas $202 dan $200, Ethereum sempat pulih di atas $210 melawan Dolar AS. kemudian, harga ETH diperdagangkan di atas level $215 dan tetap jauh di atas grafik rata-rata pergerakan sederhana 100 Jam.

    Namun, kenaikan menghadapi resistensi yang kuat di dekat level $220. Hal ini gagal mendorong harga ke atas $220, dan malah menghasilkan penurunan baru. Selain hal tersebut, terdapat pula sebuah penebusan di bawal level $210 dan di bawah  rata-rata pergerakan sederhana 100 Jam.

    Ethereum sekarang diperdagangkan di dekat level kunci $202 dan $200. Resisten awal pada sisi atas dekat level $207. Itu dekat dengan level retracement Fib 23,6% dari penurunan baru-baru ini dari rendah $220 ke rendah $202.

    Baca juga: Berharap pada Ethereum Sebelum Bitcoin Halving

    Ada juga garis tren bearish utama yang terbentuk dengan resistensi dekat $208 pada grafik 1 Jam ETH/USD. Garis tren ini bertepatan dengan level retreacement Fib 50% dari penurunan baru-baru ini dari rendah $220 ke rendah $202.

    Resisten utama pada sisi atas sekarang dekat dengan $210 dan Simple Moving Average 100 Jam. Untuk pindah ke zona positif, harga harus menembus level resistance $208 dan $210. Resisten utama berikutnya terlihat di dekat level $220, di atas yang mana Ether bisa naik menuju level $230.

    Baca juga: Hasil Audit Ungkap Potensi Kelemahan Ethereum

    Dukungan Uptrend Utama

    Pada sisi negatifnya, ada dukungan penting yang terbentuk di dekat $202 dan $200. Jika Ethereum gagal untuk tetap di atas dukungan kunci $200, itu bisa meluncur ke arah dukungan $192.

    Kerugian lebih lanjut di bawah dukungan $192 dapat membuka pintu untuk penurunan yang lebih besar menuju level dukungan $182 dan $180 dalam 2-3 hari ke depan.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin: Menuju US$4 Ribu atau US$9 Ribu?

    Kuartal pertama 2020 sudah berakhir dan di minggu pertama kuartal kedua 2020 ini pasar aset kripto mulai menunjukkan gairahnya. Namun, akankah momentum bullishini bertahan lama? Mampukah Bitcoin menjadi US$9 Ribu?

    Oleh: Muhammad Kurnia Bijaksana
    Analis Teknikal Aset Kripto

    Kita dapat melihat bahwa tren harga Bitcoin menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dari US$6 ribu hingga US$6.900 pada Minggu, 5 April 2020 dan masih mencoba menembus resistance di US$7 ribuan.

    Akankah di minggu kedua April kita melihat adanya kenaikan yang bisa membuat kita kembali ke harga di awal tahun? Atau kita akan kembali ke harga di awal Maret?

    Mendekati Golden Pocket
    Jika ditarik dari puncak harga di pertengahan Februari, saat harga Bitcoin masih di atas US$10 ribu, kita bisa melihat bahwa harga mengalami retracement atau pembalikan sementara dan sedang mendekati area “golden pocket” di level fibonacci.

    BERITA TERKAIT  PricewaterhouseCoopers (PwC) Terima Pembayaran Pakai Bitcoin

    Golden pocket adalah area di antara 0,5 dan 0,618 yang banyak digunakan tradersebagai titik tentu apakah sebuah tren akan berlanjut atau berbalik. Area Golden Pocket ada di antara US$7.130-7.900.

    Golden Pocket.

    Price action Bitcoin di sekitar area ini akan menentukan nasibnya. Golden pocket ini sekarang berlaku sebagai resistance.

    Jika Bitcoin gagal menembus area ini, kita bisa antisipasi penurunan sampai setidaknya titik terendah di bulan Maret lalu (sekitar US$3.800).

    Namun, jika Bitcoin berhasil menembus area ini, atau paling tidak bisa bertahan di dalamnya, maka kita bisa harapkan harga dapat kembali ke zona US$8.000 atau lebih.

    Bias Bearish Masih Kuat
    Namun, yang mengkhawatirkan adalah pola harga yang masih menunjukkan pertanda bearish. Dapat kita lihat bahwa tren naik yang terbentuk sejak akhir Maret kemarin hanyalah pola “rising wedge” di skala lebih besar.

    Rising wedge adalah pola yang menunjukkan retracement atau pembalikan sementara dari tren turun.

    Rising wedge.

    Jika pola ini terpenuhi, dan harga Bitcoin menjebol pola yang tergambar, maka harga Bitcoin dapat jatuh ke zona US$3.900.

    Antisipasi Puncak Volatilitas di Minggu Kedua April
    Di minggu kedua April, akan ada 2 event yang signifikan, yaitu Halving Bitcoin Cash dan Bitcoin Satoshi’s Vision. Kedua aset kripto yang merupakan hasil forking dari Bitcoin ini akan mengalami halving mereka untuk kali pertama.

    Walaupun belum ada data historis akan bagaimana pergerakan harganya menjelang dan sesudah halving, kita bisa persiapkan volatilitas harga: antara harga akan naik jauh, atau turun jauh dari sini.

    Hal ini mungkin akan berpengaruh pada harga halving kedua bagi aset kripto tersebut, yang dapat mempengaruhi sentimen pasar, terutama karena Bitcoin akan mengalami Halving di bulan berikutnya (Mei).

    Bagi para trader atau investor, price action dari Halving kedua aset ini dapat dijadikan pelajaran dan acuan untuk mengantisipasi bagaimana Bitcoin nanti saat Halving pada bulan depan. [kur]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Cash Janjikan Sistem Pesan Terenkripsi

    Pengembang Bitcoin Cash (BCH), Chris Troutner memperjuangkan sistem perlindungan privasi ke tingkat yang lebih baru. Ia membuat sistem pesan terenkripsi yang dapat memanfaatkan transaksi Bitcoin Cash. Sistem ini dijuluki bch-encrypt atau Enkripsi-Bitcoin Cash, cara kerja sistemnya mirip dengan enkripsi pada surat elektronik.Dilansir Decrypt, Troutner mengatakan, “Dalam sistem email, Anda mendapatkan kunci publik seseorang, terdapat enkripsi pada pesan, dan hanya orang dengan kunci pribadi yang dapat mendekripsikan pesan tersebut.”Demikian pula dalam Enkripsi-Bitcoin Cash, siapaun dapat mengenkripsi pesan selama mereka memiliki alamat Bitcoin Cash. Pesan akan ditulis ke blockchain, dan hanya orang yang memegang kunci pribadi alamat tersebut yang dapat mengakses dan mendekripsikan pesannya.

    Melawan UU EARN IT dengan Enkripsi-Bitcoin Cash

    Troutner mengembangkan sistem pengiriman pesan ini sebagai tanggapannya terhadap Eliminating Abusive and Tampant Neglect of Interactive Technologies (“EARN IT”) Act.

    EARN IT Act sendiri menjadi bahan pembicaraan di level Senat AS. Pada level masyarakat, Undang-Undang (UU) EARN IT ini menjadi bahan perbindangan karena UU ini berpotensi untuk memberikan kekuatan kepada Jaksa Agung dalam memaksa penyedia layanan online memecahkan enkripsi layanannya jika diminta atau akan terkena potensi hukuman. UU ini dirasa telah melanggar perlindungan Konstitusi dalam Kebebasan Berbicara dan Privasi.

    Terdapat pro-kontra terhadap undang-undang ini, ada yang merasa hal ini sebagai sarana untuk memerangi pelecehan seksual terhadap anak yang sekarang marak dilakukan secara online, tetapi para pihak pendukung privasi seperti Electronic Frontier Foundation menyebut UU itu sebagai “bencana terhadap kebebasan berbicara dan keamanan pengguna internet”.

    Mereka berpendapat bahwa UU EARN IT ini dapat disalahgunakan yang menghilangkan enkripsi end-to-end dalam aplikasi pesan instan dan platform komunikasi lainnya.

    Baca juga: Lacak Produk Plastik dari Hulu ke Hilir Pakai Blockchain

    Bagi Troutner, Langkah Ini Terlalu Jauh

    Dilansir dari tulisan Troutner pada Reddit, “untuk membuktikan betapa tidak efektifnya pembuatan UU ini, saya telah merilis sebuah video demo untuk beberapa perangkat lunak yang saya buat. Sistem ini memungkinkan Anda mengenkripsi pesan dan mengirimkannya kepada seseorang menggunakan Bitcoin Cash.”

    “Tidak ada seorangpun dari aktor negara yang dapat menghentikan komunikasi atau memutus sebuah enkripsi. Bitcoin tidak menghormati hukum.” Ia menyebutkan hal tersebut karena enkripsi ini memanfaatkan protokol Bitcoin, dan tidak ada jalan bagi perusahaan manapun untuk ikut tunduk pada UU EARN IT tersebut.

    “Pendeskripsian kode tidak akan benar-benar berhasil dilakukan meski jika mereka mencobanya dalam rangka mematuhi hukum tersebut.. Miliaran dolar dipertaruhkan dalam cabang Bitcoin. Hal ini membuktikan enkripsi tidak dapat sembarangan dipecahkan oleh aktor negara mana pun.”

    Untuk keterbatasan sistem tersebut misalnya memberikan data surplus secara berlebihan pada blockchain, Troutner menjelaskan hal tersebut tidak akan jadi masalah selama sistem dapat menghapus file-file besar seperti itu.

    “Teknik ini dapat diperluas dengan memanfaatkan IPFS atau Teknologi Inter Planetary File untuk mengenkripsi dan bebagi file besar”, tambahnya.

    Salah satu syarat Enkripsi-Bitcoin Cash sendiri adalah perlunya menyediakan kunci pribadi untuk pembayaran saat mengirim pesan. Ketika ditanya apakah ini dapat menimbulkan risiko keamanan, Troutner menjelaskan tidak bijaksana untuk menyimpan banyak uang pada alamat yang mengontrol pesan terenkripsi.

    Peluncuran Sistem Enkripsi-Bitcoin Cash ke Publik

    Saat ini, Enkripsi-Bitcoin Cash baru ada di GitHub. Troutner masih dalam usaha untuk merampungkan sistem tersebut agar lebih mudah diakses.

    “Saya berencana untuk membuat sebuah halaman situs FullStack.cash. Pada halaman tersebut orang-orang dapat memasukan mnemonic 12-kata, alamat Bitcoin Cash orang lain, dan pesan, lalu tinggal diklik dan kirim. Itulah cara mudah mengirim pesan terenkripsi untuk orang-orang di jaringan Bitcoin Cash.”

    Dia juga mengungkapkan rencana untuk mengintegrasikannya ke dalam dua platform media sosial berbasis desentralisasi berbasis blockchain. Platform tersebut adalah emo.cash, platform berbasis seperti Twitter dan member.cash sebuah situs seperti Reddit.

    Dapatkan Desentralisasi Menyelesaikan Masalah Privasi pada Media Sosial ini?

    Desentralisasi telah diperdebatkan sebagai solusi untuk berbagai masalah yang saat ini dihadapi platform media sosial terpusat. Salah satu pendorongnya adalah CEO Twitter Jack Dorsey, yang telah mengumumkan rencana untuk menciptakan standar terbuka dan desentralisasi untuk media sosial.

    Dijuluki Bluesky, proyek ini bertujuan untuk mengatasi “solusi dari sistem terpusat yang sepenuhnya baru untuk segera ditemukan” termasuk “dalam penyalahgunaan dan informasi yang menyesatkan”.

    Sekarang, dengan adanya Undang-Undang EARN IT yang mengancam perlindungan privasi ini, proyek media sosial yang didesentralisasi dapat menarik perhatian lebih besar.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Persiapan Halving Bitcoin SV – Tokocrypto News

    Salah satu aset crypto ternama, Bitcoin Satoshi Vision (BSV), akan mengalami halving pertamanya di minggu kedua April ini. Bagaimanakah harganya akan terpengaruh? Akankah meroket atau malah anjlok?

    Analisa Teknikal BSV

    Sebelum memperkirakan bagaimana harga akan bergejolak menjelang dan sesudah halving nanti, mari kita lihat bagaimanakah pergerakan harganya belakangan ini secara teknikal.

    Jika dilihat dari price action-nya, sejak pertama kali diluncurkan, BSV sangat mematuhi garis trend yang terbentuk di timeframe mingguan dengan trend yang mulai naik sejak 3 minggu terakhir.

    Akankah trend ini akan berlanjut?

    Namun jika dilihat di timeframe yang lebih kecil, BSV, seperti Bitcoin dan aset crypto lainnya masih belum menunjukkan pertanda bullish yang kuat.

    Kenaikan harga yang ditunjukkan beberapa hari ke belakang semakin lama semakin lemah. Menunjukkan bahwa para “bull” mulai kehilangan momentum untuk menaikkan harga lebih jauh.

    Ditambah lagi, harga BSV berada di pola rising wedge yang merupakan pertanda bearish dan sedang mendekati resistance di fibonacci 0.382 pada gambar (sekitar 198 USD)

    Kemungkinan bearish masih ada, sehingga saya simpulkan, waktu terbaik untuk membeli dan berinvestasi BSV bukanlah sekarang, melainkan menunggu kepastian setelah harga keluar dari pola rising wedge dan turun lagi.

    Kesempatan “Belajar” dari BSV

    Apapun yang terjadi saat halving BSV, dan BCH (salah satu aset crypto lainnya yang merupakan hardfork dari bitcoin), dapat dijadikan acuan bagaimana harga Bitcoin akan bergerak saat halving bulan depan nanti.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kraken: Harga Bitcoin Segera Melonjak Dan Catat Tanggal Penting

    Kraken, salah satu pialang cryptocurrency terbesar didunia, mengamati Bitcoin akan mengalami lonjakan baru dalam volatilitas yang mendorong harganya jadi lebih tinggi menjelang akhir tahun 2020 ini. Bursa kripto ini juga mengatakan bahwa penurunan volatilitas BTC bukanlah akhir dari cerita.

    Laporan volatilitas Bitcoin pada Agustus 2020 mengalami penurunan, dan bulan September 2020 adalah penurunan yang paling rendah bagi si raja kripto ini. laporan tersebut juga mencacat volatilitas tahunan BTC yang turun ke level 15% sekitar bulan Juli.

    Tapi, pengamatan Kraken mengatakan bahwa setiap terjadi penurunan volatilitas 15-30%, Bitcoin akan selalu bangkit bahkan semakin kuat di industri kripto.

    Secara historis selama lebih dari 9 tahun, performa Bitcoin menunjukkan bahwa setelah kehilangan keuntungan dan tidak lagi unggul dalam cryptocurrency, nyatanya Bitcoin bisa segera bangkit dan mengakhiri tahun dengan lonjakan harga.

    Rata-rata, lonjakan volatilitas bitcoin ditandai dengan puncaknya pada 14% di mana investor menghasilkan pengembalian 196% selama 94 hari.

    Baca Juga: Minat Boomer dan Gen-X Terhadap Bitcoin Melonjak Sejak Pandemi

    Kraken juga berbicara tentang faktor-faktor yang dapat membuka jalan bagi siklus pasar bullish baru BTC.

    Mempertimbangkan tren historis 94 hari, Bitcoin memiliki hampir 2 bulan untuk mencatatkan keuntungan baru bagi investor dan melampaui rata-rata pergerakan volatilitas 315 hari.

    Tapi, perjalan lebih dari 9 tahun mengkonfirmasi adanya reli hingga akhir tahun dan volatilitas tambahan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bloomberg: Kapan Bitcoin Mencapai $100.000?

    Menurut indikator permintaan Bloomberg, Bitcoin bisa memakan waktu lima tahun atau lebih untuk mencapai level harga $ 100.000.

    Bitcoin (BTC) telah memiliki sejarah menambahkan nol pada harganya ketika Bitcoin pertama kali diperdagangkan pada $ 1.000, butuh 4 tahun untuk menambahkan nol lagi, untuk mencapai $ 10.000.

    Bloomberg memperkirakan agar Bitcoin menambahkan nol lagi, mencapai $ 100.000, itu akan terjadi sekitar tahun 2025, dengan mempertimbangkan pematangan alami. Laporan crypto terbaru Bloomberg berbunyi:

    “Sekitar empat tahun setelah awalnya mencapai $ 1.000, itu menambahkan nol. Mempertimbangkan pematangan normal, sekitar dua kali lipat kerangka waktu dari $ 1.000 menjadi $ 10.000 akan datang sekitar tahun 2025, agar Bitcoin berpotensi menambah nol lagi.”

    Grafik Bloomberg juga menunjukkan bahwa ukuran tahunan volatilitas 260 hari sedang menuju ke bawah, dengan sebagian besar permintaan dan langkah-langkah adopsi menunjukkan fakta bahwa Bitcoin akan tetap berada di jalur Bullish.

     

    Baca Juga: 30 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal Di Tahun 2020

    Baca Juga: 27 Aplikasi Penghasil Pulsa dan Penghasil Uang Gratis Di 2020

    Indikator permintaan Bloomberg menunjukkan bahwa harga Bitcoin berada di jalur menuju Resistance Bitcoin di level $ 14.000.

    Dengan pasokan terbatas Bitcoin yang unik, pasokan crypto utama ini tidak dapat dipengaruhi oleh harga. Oleh karena itu, adopsi cryptocurrency terbesar di dunia adalah metrik penilaian utama untuk Bitcoin. Pasokan Bitcoin juga menurun berdasarkan persentase tahunan, yang juga dapat meningkatkan harga dan permintaannya.

    Selain itu, Bloomberg menekankan lagi bahwa Bitcoin semakin menjadi seperti emas, karena korelasi Bitcoin-ke-emas telah mencapai titik tertinggi baru sejak 2010.

    Karena permintaan untuk Bitcoin akan meningkat, seperti emas versi digital, Tether dapat melampaui Ethereum dalam hal kapitalisasi pasar.

    Baca Juga: Cara Mengamankan Akun Bitcoin Anda di Platform Exchange

    Dan dalam laporan Bloomberg juga dinyatakan, karena adopsi stablecoin meningkat, mata uang digital bank sentral (CBDC) akan terjadi. Laporan itu menambahkan:

    “Perlu sesuatu yang signifikan untuk menghentikan peningkatan adopsi Tether, stablecoin teratas, yang berada dalam kecepatan untuk menyamai kapitalisasi Ethereum dalam waktu kurang dari setahun, berdasarkan trend regresi sejak awal 2019.”

    Kebutuhan akan BTC adalah katalis utama menurut pandangan Bloomberg, sehingga tingkat adopsi yang mulai terus bertumbuh bisa menjadi sinyal positif untuk potensi harga jangka menengah dan panjang bagi sang crypto utama ini.

    artikel ini dapat dibaca kembali disini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menjelajahi Polkadot Sebagai Platform Potensial Untuk DeFi

    Setelah pasar bullish yang terkenal di tahun 2017, pasar cryptocurrency mengalami pasar bearish yang sangat panjang dan keras. Meskipun hal ini membuat periode yang rumit bagi investor, ini tidaklah menjadi tragedi secara total. Walaupun jika harganya megecewakan, namun disisi lain harga aset kripto tidak pernah sekuat ini. Alam blockchain tidak pernah seinovatif dan sekompetitif ini sebelumnya. 

    Dalam artikel ini akan dibahas mengenai Polkadot sebagai salah satu project inovatif blockchain. 

    Solusi interoperabilitas DeFi terbaik

    Polkadot adalah salah satu projek interoperabilitas yang menjanjikan. ICO-nya merupakan salah satu ICO terbesar di tahun 2017, mengumpulkan $145 juta. Hampir $91 juta ETH dibekukan setelah Parity Bug. Tampak jelas bahwa Polkadot telah melalui masa pasang surut, namun tim tetap berkomitmen untuk memenuhi janji proyek. 

    Proyek Polkadot didukung oleh tim teknis yang baik yang dipimpin oleh Gavin Wood, salah satu pendiri Ethereum. Melalui fitur interoperabilitasnya, Polkadot akan memungkinkan transfer data dan nilai diantara berbagai blockchain ekosistemnya. Ini adalah proyek yang sangat berorientasi pada pengembangan dan banyak tim telah memilih untuk membangun Substrat, teknologi Polkadot untuk membuat blockchain. 

    Baca Juga: Polkadot Hadir di Indonesia Melalui Tokocrypto, Bisa Diperdagangkan dengan BIDR

    Oleh karena itu, Polkadot merupakan pesaing serius bagi Ethereum, dengan tim Polkadot berusaha keras untuk membuat platform mereka seramah mungkin untuk pengembang. 

    Dari segi Interoperabilitas, Polkadot didasarkan pada konsep “Relay Chain” atau rantai induk dan rantai yang dibangun diatasnya disebut “Parachain”. Rantai saling terhubung melalui relay chain dan setiap parachain dapat bergabung dengan ekosistem hanya dengan mengikat dan menahan DOT. Hal ini membantu memperkuat jaringan dan kepercayaan diantara rantai. Polkadot memanfaatkan kepercayaan ini dengan membangun model keamanan bersama yang memfasilitasi komunikasi dan pertukaran data dan nilai antara rantai yang berbeda. 

    Jika dilihat dari segi teknologi dan aplikasi, Polkadot dapat dikatakan menonjol karena pengembangan blockchain dan platform DApps mereka. Polkadot menggunakan bahasa Rust, namun juga menggunakan WebAssembly seperti yang digunakan oleh Google dan Microsoft. 

    Polkadot mencoba menarik para developer dan proyek untuk membangun diatas blockchain Polkadot dengan membuat platformnya semudah mungkin untuk dikembangkan. Polkadot membangun ekosistem besar dengan batasan yang lebih sedikit. 

    Baca Juga: Mengenal Polkadot dan Solusi Interoperabilitas yang Ditawarkannya



    Sumber : news.tokocrypto.com