Author: admin

  • Bukan gegara Terlalu ‘Semangat’, Ini Sederet Penyebab Miss V Sakit Habis Bercinta


    Jakarta

    Beberapa wanita mengeluh sakit di area Miss V setelah berhubungan seksual. Sebenarnya, apa sih penyebabnya? Benarkah ada kaitannya dengan ukuran Mr P yang terbilang terlalu besar?

    Ada banyak alasan mengapa seseorang mengalami rasa sakit pada vagina atau vulva setelah berhubungan seks. Tentu saja, alasan yang snangat jelas adalah aktivitas seksual yang terlalu intens. Namun perlu diingat, rasa sakit pada vagina setelah melakukan hubungan seksual tak boleh diabaikan.

    Alasan yang paling umum terkait vagina sakit setelah berhubungan seksual adalah terjadinya gesekan. Hubungan seks yang menyakitkan dapat dikenal sebagai dipareunia. Penting untuk memahami kapan dan di posisi mana seseorang merasakan sakit, pada saat berhubungan seks atau setelah berhubungan seks.


    Selain itu penyebab lainnya adalah kurangnya pelumas hingga fluktasi hormon dan alergi lateks. Namun, ada faktor lain yang dapat menyebabkan vagina sakit setelah berhubungan seksual, meliputi:

    1. Mengalami infeksi

    Rasa sakit di sekitar vagina dapat disebabkan oleh infeksi, seperti infeksi menular seksual (IMS). Jika seseorang menglami rasa sakit setelah berhubungan seks, kunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    2. Hormon yang berubah

    Perubahan kadar hormon dapat disebabkan oleh kondisi menopause, perimenopause atau kehamilan. Karena pada kondisi tersebut biasanya vagina sedang dalam tahap kering, dalam artian tidak menghasilkan pelumas yang cukup pada saat berhubungan seksual.

    Untuk mengatasi hal ini, solusinya adalah gunakan pelumas. Jika seseorang membutuhkan bantuan untuk mengatasi gejala primenopause dapat mengunjungi dokter setempat.

    3. Tidak terangsang

    Jika seorang wanita tidak merasakan gairan seksual saat berhubungan, tidak akan menghasilkan pelumas yang cukup untuk menunjang aktivitasnya. Hal ini dapat membuat vagina seseorang kering dan menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan seksual.

    Jangan memaksa berhubungan seksual, jika tidak merasakan adanya dorongan. Karena kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada vagina setelah atau pada saat berhubungan.

    4. Infeksi saluran kemih

    Kondisi nyeri setelah seks, khususnya pada daerah punggung dapat disebabkan oleh penetrasi yang terlalu dalam atau infrksi saluran kemih. Hal ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman setelah berhubungan seksual.

    jika kondisi tersebut disertai dengan rasa tidak sehat, demam, nyeri saat buang air kecil, mengandung darah pada urine atau frekuensi buang air kecil meningkat, sebaiknya segera mendatangi dokter untuk diberikan penanganan segera.

    5. Alergi terhadap lateks

    Jika seseorang merasakan gatal setelah berhubungan seksual, itu dapat disebabkan oleh alergi lateks, seperti alat kontrasepsi atau pelumas yang digunakan. Untuk mengetahui lebih lanjut bahwa seseorang mengalami alergi lateks atau tidak, sebaiknya lakukan tes alergi dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

    6. Kondisi medis lainnya

    Nyeri yang dirasakan dalam panggul dapat disebabkan oelh berbagai kondisi medis, seperti penyakit radang panggul dan endometriosis atau miom. Jika seseorang merasakan nyeri setelah berhubungan seksual atau pendarahan setelah berhubungan seksual, segeralah melakukan pengobatan ke dokter, agar dapat ditangani.

    7.Berhubungan seksual secara berlebihan

    Ternyata berhubungan seksual secara berlebihan dapat memberikan efek rasa nyeri pada area miss V setelahnya. Hal tersebut merupakan kondisi yang tidak nyaman dirasakan oleh seorang wanita dan dapat berlangsung setelah melakukan hubungan seksual.

    Selain mengetahui penyebab rasa sakit yang timbul setelah berhubungan seksual, penting juga untuk memahami langkah-langkah mengatasi nyeri pada Miss V setelah bercinta. Apa saja?

    1. Berendam dalam garam epsom

    Garam epsom dapat membantu menyembuhkan tubuh, meredakan ketidaknyamanan dan mengurangi peradangan. Tuangkan garam epsom pada bak mandi dan berendamlah, gunakan garam epsom yang alami dan terbaik. Hindari penggunaan produk beraroma, lantaran ini dapat mengganggu pH pada vagina dan memicu iritasi di area tersebut.

    2. Mengompres pangkal pada dengan es

    Untuk meredakan nyeri, dapat dilakukan dengan kompres di area pangkal paha menggunakan air dingin untuk mengurangi peradangan atau pembengkakan. Namun, jangan mengompres es secara langsung pada vagina, karena hal ini dapat menyebabkan masalah lebih lanjut.

    3. Menggunakan pelumas

    Menggunakan gel pelumas selama berhubungan seks merupakan hal yang baik jika seseorang mengalami nyeri akibat gesekan, selain itu mengoleskannya pada vagina setelah berhubungan seks juga dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. Pilihlah pelumas berbasis air dengan efek mendinginkan dan meredakan.

    4. Gunakan pakaian dalam berbahan katun

    Katun lebih menyerap dan lebih dapat bernapas dibandingkan dengan kain sintetis lainnya, jadi jika ketidaknyamanan seseorang disebabkan oleh infeksi, menggunakan pakaian dalam berbahan katun dapat membantu proses penyembuhan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sederet Manfaat Ajaib Mandi Bareng Pagi-pagi, Ampuh Bikin Pasangan Makin Bucin

    Jakarta

    Tak hanya bisa menjadi kesempatan untuk pasutri yang ingin mencari nuansa baru dalam bercinta, mandi bersama rupanya juga dapat memperkuat ikatan antara pasangan dengan tambahan sedikit keintiman.

    Pasalnya, mandi bersama di pagi hari bisa membantu terbentuknya mood baik hari itu, sekaligus mengurangi risiko stres dalam beraktivitas seharian. Lantas, apa saja sih manfaat mandi bersama?

    1. Meningkatkan keintiman

    Keintiman tidak selalu terkait dengan hubungan seksual. Keintiman ini merujuk pada perasaan kedekatan, koneksi emosional, dan dukungan antara pasangan. Penelitian menunjukkan bahwa mandi bersama dapat meningkatkan kedekatan seseorang sebagai pasangan lebih dari hal lain, bahkan lebih dari sekadar tidur di tempat tidur yang sama atau berpelukan.


    Mandi merupakan momen yang sangat pribadi dalam rutinitas harian seseorang. Saat berada dalam satu shower dengan pasangan, itu berarti seseorang memberikan kesempatan kepada mereka untuk berbagi waktu pribadi yang sangat berharga bersama, tanpa ada rahasia dan mengungkapkan segala cerita kehidupan. Selain itu, seseorang akan membuka hal-hal baru dan menemukan kedekatan yang mendalam dengan pasangan, baik secara sensual, fisik, maupun dalam hal lainnya.

    2. Bersifat sensual

    Mandi bersama mungkin menjadi salah satu pengalaman sensual terbaik dalam hidup seseorang. Melakukan aktivitas ini akan menambahkan kehangatan dalam romansa pasangan, yang akan meningkatkan kehidupan dan hubungannya. Hal ini dapat menjadi jembatan untuk menambahkan bumu-bumbu romantis di dalam hubungan seseorang.

    3. Menghilangkan stres

    Mandi bersama tidak selamanya bersifat seksual. Terkadang, aktivitas tersebut adalah pengalaman relaksasi untuk melepaskan diri dari kekacauan sehari-hari. Setelah menjalani hari yang panjang, sepasang suami istri mungkin merasa lelah atau frustasi dan tidak dalam mood untuk berbicara atau menghabiskan waktu romantis bersama.

    Situasi yang penuh tekanan ini dapat menyebabkan ketegangan, perubahan suasana hati, atau kurangnya komunikasi antara pasangan. Mandi dikenal sebagai cara untuk merelaksasi diri dan mandi bersama memberikan efek yang lebih besar.

    4. Memunculkan ide baru

    Dopamin, sejenis zat pengirim kimia yang memberikan perasaan baik, dilepaskan dalam otak kita. Stimulus seperti mendengarkan musik dan mandi dengan air hangat meningkatkan aliran dopamin, yang membuat kita merasa rileks.

    Saat kita rileks, kita lebih cenderung fokus pada diri sendiri dan memiliki kemampuan kreatif yang lebih baik. Inilah penciptaan ide dapat terjadi, saat mandi bersama, seseorang dapat melakukan diskusi akan ide-ide baru tersebut. Dapat berbagi pemikiran, merevisi strategi, dan mewujudkannya.

    5. Dapat memperhatikan perubahan pada tubuh

    Pasangan yang mandi bersama, tidak hanya melihat area sensitif atau sensual satu sama lain, tetapi juga perubahan pada kulit seperti bintik-bintik, infeksi, benjolan, atau pertumbuhan yang mungkin memerlukan perhatian medis karena bisa menjadi tanda kanker. Inilah salah satu alasan mengapa mandi bersama menjadi populer di antara pasangan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Terbukti Lewat Riset! Aroma Tubuh Bisa Bikin Gairah Bercinta Makin ‘On Fire’


    Jakarta

    Pernah mendengar bahwa aroma tubuh bisa meningkatkan gairah bercinta? Sekilas memang terdengar aneh, namun rupanya hal ini betul-betul terbukti lewat riset baru-baru ini. Nyatanya, memang ada kaitan antara aroma tubuh dengan gairah seksual.

    Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan China, ditemukan bahwa menikmati aroma alami tubuh memiliki hubungan dengan tingkat orgasme.

    “Sensitivitas penciuman yang lebih tinggi telah berkorelasi dengan pengalaman seksual yang lebih menyenangkan dan orgasme yang lebih sering,” menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior.


    Perihal hasrat bercinta memang sudah didalami dalam penelitian sebelumnya. Namun, perihal sedahsyat apa efek aroma tubuh ke tingkat gairah seksual, belum pernah dieksplorasi secara rinci.

    Untuk menyimpulkan efek ini, para peneliti dari Southern Medical University di Guangzhou menyurvei informan di seluruh AS, China, dan India tentang seberapa sering mereka mencium diri sendiri dan orang lain, serta hasrat seksual mereka.

    Sebagai permulaan, tim melakukan survei pada 1.903 mahasiswa China tentang seberapa besar mereka menghargai aroma tubuh alami di tempat kerja, seberapa sering mereka mengendus diri sendiri atau orang lain, dan tingkat dorongan seks mereka.

    Dalam survei tersebut ditemukan bahwa “individu yang lebih mementingkan penciuman atau sering mengendus aroma tubuh menunjukkan hasrat seksual yang lebih kuat.”

    Para ilmuwan kemudian mencoba untuk melihat apakah hasil ini berlaku untuk lintas budaya dengan melakukan survei yang sama kepada 313 penduduk India dan 249 penduduk AS.

    Tampaknya, hubungan antara aroma tubuh dan dorongan seksual di negara-negara tersebut hampir sesuai dengan hasil di China. Sama seperti dalam studi, wanita AS dan India menempatkan peringkat yang lebih tinggi pada penciuman, terlibat dalam sesi mengendus lebih sering.

    “Sebagai kesimpulan, penelitian kami mengkonfirmasi bahwa orang yang lebih menghargai fungsi penciuman atau aroma tubuh menunjukkan hasrat seksual yang lebih kuat,” tulis para peneliti. “Korelasi ini konsisten untuk kedua jenis kelamin dan lintas budaya yang berbeda, yang selanjutnya menunjukkan pentingnya penciuman dalam seksualitas.”

    “Bau tubuh mengangkut sinyal kimiawi yang memfasilitasi deteksi kecocokan imunologis, genetika, dan hubungan keluarga, sehingga mendorong pemilihan pasangan seksual. Selain itu, bau badan mengomunikasikan daya tarik calon pasangan,” pungkas para peneliti.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Perlu Insecure, Ini 4 Penyebab Miss V Berwarna Gelap


    Jakarta

    Beberapa wanita merasa tidak percaya diri lantaran area Miss V-nya cenderung berwarna gelap. Tak sedikit dari mereka beranggapan, bentuk Miss V yang ideal adalah yang berwarna cerah. Padahal sebenarnya, warna Miss V bisa dipengaruhi oleh pertambahan usia. Seiring tahapan kehidupan wanita, area vagina mungkin semakin berwarna gelap.

    Area vagina secara alami memiliki warna lebih gelap dibandingkan tubuh lainnya. Akan tetapi, terkadang wanita merasa khawatir ketika warna area intimnya tampak menggelap dibandingkan biasanya.

    Tak perlu panik, inilah sejumlah penyebab area vagina berwarna gelap:

    1. Perubahan hormon

    Perubahan hormon dapat terjadi dalam tubuh seorang wanita pada berbagai tahapan kehidupan. Perubahan ini dapat memengaruhi area kewanitaan, misalnya selama pubertas, terjadi peningkatan hormon estrogen dalam tubuh dan dapat membuat vagina menjadi lebih gelap.

    Selain itu, saat seorang wanita menginjak usia 30-40an, terjadi juga penurunan kadar estrogen. Walhasil mendekati masa menopause, vagina mungkin semakin berwarna gelap.

    2. Polycystic ovarian syndrome (PCOS)

    Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur. Pada kondisi ini, kista-kista kecil berkembang di ovarium dan menyebabkan kadar hormon maskulin atau androgren berlebihan. Kondisi ini memengaruhi kadar estrogen dan membuat area vagina menjadi lebih gelap.

    3. Infeksi

    Pada beberapa kasus, warna area vagina yang menggelap disebabkan oleh infeksi jamur pada vulva. Kondisi ini dapat meninggalkan bekas, sehingga vagina menjadi lebih gelap.

    4. Kondisi fisik lainnya

    Selain masalah hormonal, ada beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan area vulva menjadi gelap. Di antaranya yakni kurangnya sirkulasi udara di daerah intim yang tertutup, atau bakteri yang terperangkap akibat keringat di area tersebut sehingga terjadi gesekan antara paha ketika wanita berjalan atau beraktivitas.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ibu-Ibu Simak! Begini Cara Merawat Miss V Biar Suami Betah di Rumah


    Jakarta

    Membersihkan area kewanitaan merupakan hal yang perlu dilakukan agar tetap bersih dan tidak mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Namun apakah area kewanitaan perlu dibersihkan?

    Sebelum itu ketahui terlebih dulu terkait bagian area kewanitaan. Bagian luar area kewanitaan disebut vulva, area tersebut meliputi, labia majora, labia minora dan area pembukaan vagina. Sedangkan area kewanitaan bagian dalam itu disebut vagina.

    Pada bagian vulva dan vagina ini, tidak diperlukan pembersih, lantaran area tersebut dapat menghasilkan cairan sendiri yang berguna untuk menjaga kesehatan area kewanitaan.


    Mencuci area vulva dan vagina dengan menggunakan sabun atau wewangian dapat mengganggu keseimbangan pH vagina dan meningkatkan risiko infeksi serta aroma yang tidak sedap.

    Area kewanitaan yang sehat, memiliki aroma khas yang ringan. Maka dari itu, seseorang tidak perlu mencoba menghilangkan semua aroma tersebut dengan mencuci atau menggunakan wewangian.

    Menggunakan sabun atau wewangian di area kewanitaan dapat membuat vagina kering dan dapat menyebabkan luka kecil yang memudahkan bakteri berkembang biak serta dapat menginfeksi vagina.

    Dikutip dari She Knows, penelitian menemukan bahwa mencuci area vagina dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Wanita yang menggunakan wewangian untuk membersihkan area vagina dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks, endometritis, infeksi jamur dan nyeri vagina.

    Cara menjaga area kewanitaan, yang paling pentung adalah dengan menjaga vagina agar tetap kering. Ganti celana dalam jika basah karena berkeringat, buang air kecil setelah berhubungan seksual.

    Setelah buang air kecil, bersihkan vagina dengan air bersih dengan mengusap dari arah depan ke belakang.

    Selain itu, cara untuk membersihkan area vulva atau bagian vagina luar yakni menggunakan air hangat dengan cara mengusap dari arah depan ke belakang. Lalu keringkan menggunakan tisu dan menepuknya secara pelan.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sederet Perubahan yang Terjadi pada Penis Seiring Pertambahan Usia

    Jakarta

    Seperti halnya bagian tubuh lain, penis tentu akan mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. Perubahan ini mencakup pada aspek penampilan, fungsi dan potensi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.

    Sebagian besar perubahan umumnya normal dan tidak memerlukan perhatian medis. Namun, dalam banyak kasus, penis berubah karena dipengaruhi oleh kondisi tubuh, seperti berkurangnya sirkulasi, perubahan hormonal, perubahan sifat kulit, dan faktor lainnya.

    Kondisi Penis Saat Usia Lanjut

    Setelah penis berhenti tumbuh saat usia tua, plak pada penis mulai terbentuk di arteri dan kadar testosteron mulai turun, perubahan pada penis pun mulai bisa terlihat.


    Pada kondisi lain, penyusutan penis dapat terjadi seiring bertambahnya usia, namun hal ini tidak mempengaruhi fungsi penis dan tidak perlu ditangani dengan pengobatan medis.

    Atrofi testis atau istilah untuk menyebut penyusutan testis juga merupakan bagian normal dari penuaan. Kondisi ini dibarengi dengan hilangnya elastisitas kulit di seluruh tubuh. Penis kemudian akan terlihat kendur dan terlihat lebih keriput seiring bertambahnya usia.

    Penurunan aliran darah juga dapat mencerahkan warna penis di kemudian hari.

    Fungsi Seksual

    Seiring bertambahnya usia, perubahan fungsi seksual akan terjadi, terutama dalam frekuensi dan sifat ereksi.

    Ketidakmampuan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi cukup lama untuk memuaskan pasangan, atau disfungsi ereksi (DE), lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua.

    Pada usia lanjut, penis akan cenderung menjadi kurang sensitif selama bertahun-tahun. Itu berarti, seseorang di usia tua lebih banyak membutuhkan waktu untuk menerima rangsangan.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Berapa Lama Normalnya Mr P Kuat ‘Berdiri’?


    Jakarta

    Durasi ereksi saat berhubungan seks pada pria relatif bervariasi. Lamanya ereksi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti rangsangan seksual, kesehatan fisik, dan emosional.

    Normalnya, ereksi terjadi ketika aliran darah ke penis meningkat. Hal ini menyebabkan penis mengeras dan membesar, memungkinkan penetrasi dan hubungan seksual yang memuaskan.

    Saat berhubungan seksual, durasi ereksi yang cukup untuk mencapai gairah seksual sekitar 3 sampai 7 menit. Namun, perlu diperhatikan durasi ereksi demi mencapai kenikmatan saat berhubungan seks dapat beragam, tergantung pada kebutuhan seseorang.


    Ereksi juga bisa terjadi setelah ejakulasi. Kondisi ini disebut dengan periode refraktori, yaitu periode ketenangan seksual pada pria. Durasi refraktori rata-rata 15 sampai 35 menit dan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia, kesehatan, tingkat kelelahan, dan faktor-faktor psikologis.

    Di luar itu, pria juga mengalami ereksi tanpa rangsangan, kondisi ini terjadi secara fisiologis selama tidur. Durasi ereksi tanpa rangsangan ini, umumnya berlangsung sekitar 10 sampai 15 menit per kejadian. Dengan demikian, ereksi tanpa rangsangan tidak berlangsung lebih lama daripada ereksi dengan rangsangan.

    Jika seseorang mengalami ereksi yang berlangsung lebih dari 3 hingga 4 jam, barulah dianggap tidak normal. Kondisi itu disebut dengan priapismus, yaitu merupakan keadaan darurat medis, lantaran dapat merusak jaringan penis.

    Penting untuk diingat bahwa setiap pria memiliki keunikan dan variasi dalam pola ereksi dan durasinya. Jika seseorang memiliki kekhawatiran terhadap ereksi, baik terkait durasi atau adanya masalah kesehatan seksual, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter.

    (Agisna Riawan/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Variasi Bercinta untuk Pemula, Dijamin Langsung Terlihat ‘Pro’


    Jakarta

    Bagi pasutri baru, berhubungan seks mungkin menjadi hal yang membingungkan. Berbagai posisi seks, dari yang mudah hingga sulit menjadi pilihan bagi pasutri. Pasangan mungkin ingin terlihat ‘jago’ di ranjang, tetapi ragu mencoba posisi mana saja yang cocok untuk pemula.

    Dikutip dari LovePanky, memilih posisi seks terbaik penting untuk dilakukan. Beberapa posisi mungkin membuat pasutri tidak nyaman bahkan terluka. Posisi seks yang tepat untuk akan membuat pasutri merasa nyaman, membantu terhubung dengan pasangan, dan tidak membuat pasangan minder.

    Berikut adalah 5 posisi seks yang direkomendasikan bagi para pemula.


    1. Missionary

    Terlepas dari apakah pasutri adalah pemula atau tidak, posisi misionaris adalah favorit kebanyakan orang.

    Posis ini intim dan mudah sehingga cocok untuk pemula. Bagian yang disukai banyak orang tentang posisi ini adalah pasangan dapat saling bertatap muka. Ini berfungsi untuk mengurangi kecemasan karena dengan terikat melalui kontak mata.

    Namun, sangat sedikit wanita yang orgasme melalui penetrasi, jadi jangan terlalu fokus pada hal itu. Wanita lebih baik merangsang klitoris jika ingin mencapai orgasme.

    2. Doggy style

    Doggy style adalah salah satu posisi seks lainnya yang mudah dilakukan pemula. Hal terpenting adalah intensitasnya. Banyak pasutri yang terlalu bersemangat sehingga pria memberi dorongan terlalu keras. Hindari melakukan hal tersebut. biasanya adalah orang yang tampil terlalu bersemangat dan memberikan terlalu banyak tekanan saat menyodorkan.

    Untuk posisi ini, wanita itu berlutut dan jatuhkan dada ke tempat tidur. Angkat bokong ke udara, lalu pria akan melakukan penetrasi dari belakang. Biasanya, wanita lebih merasakan kenikmatan dengan hanya mengangkat bokongnya. Untuk menemukan tempat yang tepat, naikkan atau turunkan bokong wanita.

    3. Woman on top

    Untuk posisi ini, pria berbaring telentang. Wanita itu merangkak di atasnya, mengangkangi pasangan seperti menunggang kuda. Ambil penisnya dengan tangan. Perlahan turunkan diri ke atasnya. Kemudian, wanita bisa bergerak ke atas dan ke bawah atau bolak-balik.

    Wanita disarankan untuk mengalami lubrikasi dulu sebelum mempraktikkan posisi ini. Oleh sebab itu, jangan lupa lakukan foreplay sebelum bercinta.

    4. The spoon

    Posisi klasik ini terjadi ketika wanita berbaring miring dan pria juga berbaring miring di belakangnya. Posisi ini sangat direkomendasikan untuk pemula karena cukup mudah dan berpotensi menghasilkan orgasme.

    Untuk posisi ini, angkat sedikit kaki bagian atas agar pasangan memiliki cukup ruang untuk memasuki tubuh wanita. Pria mengontrol tekanan dan dorongan dengan memegang payudara, pinggang, rambut, atau leher. Bagi wanita, ada kemungkinan lebih tinggi untuk stimulasi G-spot saat berada dalam posisi ini.

    5. Face to face

    Jika menginginkan keintiman, ini adalah salah satu posisi seks untuk pemula yang ampuh. Posisi ini sangat bagus jika merasa gugup soal seks.

    Untuk posisi ini, sebaiknya pasutri berbaring miring menghadap satu sama lain. Wanita naik sedikit lebih tinggi dari pasangan, posisikan pinggul di atas pinggul pria. Kemudian, lilitkan kaki bagian atas di sekelilingnya yang memberinya ruang untuk masuk dan melakukan penetrasi.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bikin Bergairah Sih, Tapi Ciuman ‘French Kiss’ Bisa Tularkan Penyakit Menular Seksual


    Jakarta

    Gonore atau kerap dikenal juga dengan sebutan kencing nanah adalah penyakit menular seksual yang dapat dialami oleh pria ataupun wanita.

    Banyak yang mengira, penyakit ini adalah penyakit yang hanya dapat ditularkan melalui organ intim. Ternyata, sebuah riset menunjukkan bahwa berciuman juga bisa menularkan gonore pada area tenggorokan.

    Dikutip dari The Independent, sebuah studi yang dirilis dalam Jurnal Sexually Transmitted Infections mengungkap bahwa ‘deep kissing’ atau ‘french kissing’, yaitu ciuman mulut yang mendalam menggunakan lidah, bisa menjadi penyebab penyebaran infeksi gonore pada tenggorokan.


    Meski banyak dikenal dengan sebutan ‘kencing nanah’, penyakit gonore juga bisa menginfeksi area tubuh lainnya, seperti rektum, tenggorokan, hingga mata.

    Sejauh ini, peneliti belum dapat memastikan apakah gonorea pada tenggorokan dapat tertular melalui berciuman saja atau ada faktor pemicu lainnya.

    “Telah diusulkan bahwa gonore dapat tertular melalui ciuman, namun ciuman sudah menjadi faktor risiko yang selalu diabaikan terkait penularan gonore,” jelas Chow, salah seorang peneliti dalam studi tersebut.

    Menurut Chow, menggunakan cairan antiseptik pencuci mulut mungkin bisa menjadi cara efektif menurunkan risiko penyebaran gonore pada tenggorokan. Kini, Chow bersama dengan tim peneliti sedang melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat efektivitas dari penggunaan cairan pencuci mulut tersebut.

    “Bila benar berfungsi dengan baik, ini dapat menjadi intervensi yang sederhana dan murah untuk semua orang,” tambahnya.

    Dikutip dari NHS, gejala utama gonore pada wanita meliputi rasa sakit saat buang air kecil, cairan atau keputihan yang tidak biasa, atau pendarahan di antara masa menstruasi.

    Sedangkan pada laki-laki, gejala pada umumnya meliputi pembengkakan pada testis dan munculnya nanah atau cairan kental dengan warna yang tidak biasa dari penis.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Catat! 4 Manfaat Morning Sex Sebelum Kerja, Bisa Bikin Happy Seharian


    Jakarta

    Banyak pasangan lebih terbiasa berhubungan seks. Misalnya karena waktu yang lebih lowong setelah bekerja, atau karena mood bercinta baru muncul malam hari. Namun rupanya, bercinta pagi hari juga bisa membawa sederet efek baik lho.

    Seks di pagi hari bisa menjadi cara untuk memulai hari dengan lebih menyenangkan dan berenergi. Tak hanya itu, seks di pagi hari juga dapat meningkatkan mood seseorang menjadi lebih baik.

    Dikutip dari Elite Daily, berikut manfaat melakukan hubungan seks di pagi hari sebelum pergi bekerja:


    1. Pengalaman seks menjadi lebih baik

    Stefani Threadgill, seorang terapis seks dari The Sex Therapy Institute, mengatakan bahwa banyak wanita yang mudah untuk mencapai klimaks saat melakukan hubungan seks di pagi hari. Pasalnya, pada pagi hari tubuh terasa lebih santai, sehingga wanita lebih mudah mencapai orgasmenya. Maka dari itu, pasangan dapat memasang alarm untuk bangun lebih pagi dan meluangkan waktu untuk melakukan seks.

    2. Menjadi lebih bahagia dan sehat

    Umumnya, pasangan-pasangan mengandalkan asupan kopi untuk nge-boost energi di pagi hari. Padahal, berhubungan seks bisa memberikan energi yang lebih dahsyat dibandingkan secangkir kopi.

    Menurut penelitian, orang yang rutin melakukan hubungan seks di pagi hari cenderung lebih bahagia dan sehat. Tak hanya itu, kadar estrogen yang meningkat mampu membuat kulit dan rambut menjadi lebih sehat.

    3. Meningkatkan konsentrasi

    Ternyata, melakukan hubungan seks di pagi hari dapat meningkatkan konsentrasi, sehingga pekerjaan pun akan cepat selesai. Wanita yang melakukan hubungan seksual di pagi hari dapat mengalami pelepasan dopamine yang bisa membantu meningkatkan konsentrasi.

    Tak hanya itu, hormon ini juga bisa meningkatkan semangat dan energi. Walhasil, pasangan menjadi lebih fokus saat bekerja.

    4. Tidak membuat lelah

    Pada beberapa kasus, dorongan seks yang muncul dalam waktu berbeda pada pria dan wanita bisa membuat hubungan seks sedikit memburuk. Misalnya, sebagian pria menginginkan seks di malam hari, namun wanita memilih seks di pagi hari.

    Sebenarnya, hubungan seks di pagi hari tidak membutuhkan energi yang banyak sehingga pasangan tidak lelah. Selain itu, hubungan seks di pagi hari juga bisa memberikan sensasi seru yang berbeda. Tertarik?

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy