Author: Gambar Wisata Domestik

  • Ngopi Bonus Suara Menenangkan Gemericik Air Sungai di River Deck



    Bandung

    Bosan dengan kafe-kafe yang ada di Bandung? Kamu suka dengan nuansa alam? Salah satu kafe yang berada di pinggiran Bandung ini bisa jadi alternatifnya. Kafe River Deck yang berada di kawasan Gunung Puntang ini memiliki pemandangan yang bisa menenangkan pikiran.

    Dari Kota Bandung, jarak tempuh ke kafe River Deck ini hanya memakan waktu kurang lebih satu jam. Setelah menemukan gerbang masuk kawasan Taman Kop Guntang, Gunung Puntang, traveler tinggal membayar tiket masuk area tersebut.

    Untuk satu orang pengunjung harus membayar sekitar Rp 25.000 dan jika kamu membawa kendaraan akan dikenai biaya Rp 7.000 untuk motor, serta Rp 12.000 untuk mobil. Setelah membayar tiket masuk, langsung saja ikuti petunjuk yang sudah ada disepanjang jalan.

    Tak jauh dari gerbang masuk, traveler bakal langsung menemukan kafe estetik ini. Pemandangan yang asri di tengah hutan dengan pepohonan yang lebat menjadi asupan untuk mata selama perjalanan menuju lokasi dan saat di lokasi.

    Kafe River Deck di BandungKafe River Deck di Bandung (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Aliran sungai juga jadi dambaan pengunjung yang datang ke kafe ini, mereka bisa dengan bebas untuk bermain di aliran sungai tersebut. Keseruan pun tercipta di antara mereka, mulai anak-anak hingga orang dewasa.

    Lokasi kafe River Deck ini masih dalam area Taman Kopi Guntang, sehingga sangat pas sekali jika kamu ingin menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga sambil menikmati kopi di tengah alam.

    Untuk harga yang ditawarkan oleh kafe ini, tak bisa juga disebut murah. Tapi untungnya kafe ini masih memiliki daya tarik yang mampu meredam rasa perih saat membayar, selain itu rasa makanan yang disuguhkan juga cukup untuk membuat perut kenyang nikmat.

    “Harganya sebenernya nggak bisa dibilang murah, mie instan aja dibanderol Rp 30.000. Tapi, tetep worth it buat datang ke sini karena harga mahalnya bisa terbayarkan sama pemandangan yang bagus banget. Cocok banget kalo lagi pengen refreshing,” ujar Anas salah satu pengunjung kafe River Deck.

    Ia bersama suaminya jauh-jauh dari daerah Ujung Berung datang ke sini hanya untuk menikmati nuansa kafe yang berada di kawasan hutan ini. Jarak tak menjadi hambatan untuk keduanya menerjang kemacetan Kota Bandung.

    Di masa libur panjang ini jadi momen mereka untuk mencoba menikmati sarapan di River Deck, matahari seakan memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menikmati situasi kafe tanpa merasa tersengat. Konsep outdoor yang kafe ini bawakan begitu cocok dengan perpaduan nyanyian dari alam.

    Buat kamu yang penasaran dengan menikmati kopi di tengah hutan, langsung aja datengin River Deck di kawasan Taman Kopi Guntang ini.

    (fem/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Ingin Glamping di Pinggir Sungai Sentul? Segini Harganya



    Jakarta

    Salah satu kegiatan menarik yang bisa traveler nikmati bersama keluarga adalah glamping di pinggir sungai. Salah satu tempat yang bisa didatangi adalah Landeuh Village Riverside Glamping & Cabin.

    Sesuai dengan namanya, Landeuh Village memang persis berada di pinggir aliran sungai yang mengalir di Kampung Wangun Landeuh, Karang Tengah, Kabupaten Bogor. Untuk menuju ke sini, traveler membutuhkan waktu sekitar 80 menit dari Jakarta.

    Untuk mencapai lokasi kemah, traveler akan melewati jalan menurun yang lumayan terjal. Jadi disarankan menggunakan kendaraan yang prima dan kemampuan mengemudi yang handal. Soalnya, jalannya kecil dan tidak mulus.


    “Landeuh Village ingin menawarkan pengalaman menginap di alam dengan fasilitas hotel. Kita juga menawarkan kegiatan berbasis alam yang bisa dinikmati tamu yang datang,” kata Rinaldy, pengelola sekaligus pemilik dari Landeuh Village, kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Landeuh Village eksis semenjak 2022 dan berdiri di lahan seluas 5.500 meter persegi. Tidak hanya menyediakan tenda glamping saja, namun juga ada toilet, lahan parkir dan restoran demi kenyamanan traveler.

    Landeuh Village Riverside Glamping & CabinLandeuh Village Riverside Glamping & Cabin (Syanti Mustika/detikcom)

    Harga menginap dan cara pemesanan

    Terdapat dua pilihan menginap yang bisa traveler pilih, yaitu glamping dan cabin. Tamu bisa check in mulai pukul 14.00 WIB dan check out pada pukul 12.00 WIB. Berikut rincian harganya:

    Glamping (kapasitas 4 orang)

    Reguler Rp 850 ribu per malam
    VIP Rp 1.100.000 per malam

    Cabin

    Tergantung dari tipe cabin yang dipilih. Harganya mulai dari Rp 1.400.000 (untuk 4 orang)- Rp 3.500.000 (untuk 12 orang).

    “Bagi tamu yang menginap di kabin, kami menyediakan fasilitas yang lengkap persis seperti di hotel. Mulai dari handuk, peralatan mandi, peralatan masak, peralatan makan hingga mini kitchen lengkap dengan alat masaknya,” ujar Rinaldy.

    Harga trekking

    Adapun kegiatan yang bisa dinikmati para tamu yang menginap di Landeuh Village adalah trekking. Salah satu curug yang bisa dimasuki tamu yaitu Curug Leuwi Asih.

    “Bagi tamu yang menginap di Landeuh Village bisa masuk ke Curug Leuwi Asih secara gratis. Nanti bagi yang ingin ke sana akan kami berikan gelang akses,” dia menambahkan.

    Namun, bila traveler ingin memilih destinasi lain juga bisa kok. Landeuh Village dikelilingi oleh beberapa curug dengan alur tracking yang menyenangkan.

    “Untuk trekking, kita harganya Rp 125 per orang dengan fasilitas seorang guide, tongkat, HTM ke destinasi wisata dan air mineral. Sedangkan saat weekday harganya Rp 100 ribu,” kata Aldi.

    Untuk menginap, traveler bisa melakukan pemesanan visa Instagram ataupun Whatsapp. Serta, Landeuh Village bisa juga dipesan melalui aplikasi tiket.com.

    “Kita bisa dibooking melalui Instagram dan aplikasi tiket.com. Namun, biasanya saat weekend saya akan tutup pemesanan melalui tiket.com. Jadi disarankan langsung saja kontak Instagram Landeuh Village,” ujar Aldi.

    Landeuh Village Riverside Glamping & CabinLandeuh Village Riverside Glamping & Cabin Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

    Aldi menambahkan bahwa ke depannya Landeuh Village akan terus bersolek demi menarik perhatian turis lebih banyak lagi. Salah satunya adalah membangun cabin dan cafe.

    “Kita saat ini sedang membangun jembatan yang akan mempermudah tamu untuk menuju Curug Leuwi Asih. Juga, ke depannya kami akan membangun cafe tepat di pinggir sungai. Jadi, bagi traveler yang tidak menginap, bisa bersantai di cafe. Kita juga akan menambah cabin dengan private pool, karena di kita yang paling laris adalah cabin,” jelasnya.

    Aturan untuk tamu yang menginap

    Landeuh Village Riverside Glamping & CabinLandeuh Village Riverside Glamping & Cabin (Syanti Mustika/detikcom)

    Aldi mengatakan bahwa dia tidak menerima tamu yang menginap berdua saja alias pasangan yang belum menikah. Puluhan orang setiap bulannya mencoba memesan, namun ditolaknya.

    “Kami tidak menerima tamu yang menginap berdua dan belum menikah. Namun, bila beramai-ramai tidak masalah. Serta kami juga melarang membawa minuman keras dan binatang peliharaan,” kata dia.

    (sym/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Ada 4 Tropikana Waterpark, Simak Fasilitas, Harga Tiket, dan Lokasinya


    Jakarta

    Ada 4 Tropikana Waterpark di sekitar DKI Jakarta dan Jawa Barat yang bisa kamu coba, yaitu di Cimone, Cibinong, Garut, dan Cirebon. Meski sama-sama Tropikana Waterpark, masing-masing memiliki daya tarik berbeda.

    Sebelum ke sana, simak dulu perbedaan dari masing-masing Tropikana Waterpark tersebut. Mulai dari daya tarik, fasilitas, harga tiket, lokasi dan jam bukanya, yang dilansir dari akun Instagram @tropikana.waterpark.

    Daya Tarik Tropikana Waterpark

    Tropikana Waterpark Cirebon.Tropikana Waterpark Cirebon. Foto: Ony Syahroni/detikJabar

    Daya tarik setiap lokasi Tropikana Waterpark berbeda-beda. Berikut ini beberapa di antaranya:


    Nuansa Tropis

    Keempat lokasi Tropikana Waterpark menyajikan nuansa pantai tropis. Beberapa di antaranya didesain berwarna merah muda. Banyak spot asyik untuk berfoto bersama kawan dan keluarga.

    Kolam Indoor untuk Anak

    Tropikana Waterpark Cibinong dan Cirebon memiliki fasilitas kolam indoor untuk anak-anak dengan kedalaman yang aman untuk balita. Orang tua juga tak perlu khawatir anaknya kepanasan saat berenang di siang bolong.

    Wahana

    Wahana di Tropikana Waterpark ada bermacam-macam dan mungkin berbeda antara satu dengan yang lain. Wahana yang pasti tersedia adalah seluncuran dengan berbagai ukuran.

    Wahana lainnya seperti kapal bajak laut, jembatan balon, kolam arus, kolam ombak, serta kolam anak dan dewasa.

    Playground

    Di Tropikana Waterpark Cibinong dan Cirebon terdapat playground bagi anak yang tidak mau basah-basahan. Ada juga wahana kereta mini yang membawa anak berkeliling ke sekitar lokasi.

    Fasilitas

    • Mushola
    • Tempat bilas
    • Toilet
    • Sewa loker
    • Restoran dan food corner

    Harga Tiket Masuk Tropikana Waterpark

    Tropikana Waterpark Cirebon.Tropikana Waterpark Cirebon. Foto: Ony Syahroni/detikJabar

    Harga tiket masuk ke Tropikana Waterpark juga berbeda-beda, tergantung lokasi dan paket yang diambil.

    Tiket Tropikana Waterpark Cimone

    • Silver ticket (akses semua kolam): Rp 39 ribu (weekday) dan Rp 49 ribu (weekend)
    • Gold ticket (akses semua kolam, outdoor playground): Rp 49 ribu (weekday) dan Rp 59 ribu (weekend)
    • Platinum ticket (akses semua kolam, outdoor playground, kereta mini, arcade permainan besar): Rp 59 ribu (weekday) dan Rp 69 ribu (weekend)

    Tiket Tropikana Waterpark Cirebon

    • Silver ticket (akses semua kolam): Rp 39 ribu (weekday) dan Rp 49 ribu (weekend)
    • Gold ticket (akses semua kolam, kereta mini, Kiddie Zone): Rp 49 ribu (weekday) dan Rp 59 ribu (weekend)
    • Platinum ticket (akses semua kolam, kereta mini, Kiddie Zone, Wonder Zone, bumper car): Rp 59 ribu (weekday) dan Rp 69 ribu (weekend)

    Tiket Tropikana Waterpark Cibinong

    • Weekday dan weekend: Rp 59 ribu per anak
    • Pendamping (17 tahun ke atas): Rp 29 ribu

    Tiket Tropikana Waterpark Garut

    • Silver ticket (akses semua kolam): Rp 39 ribu (weekday) dan Rp 49 ribu (weekend)
    • Gold ticket (akses semua kolam, blowing game, perahu air, mesin dance/mobil): Rp 49 ribu (weekday) dan Rp 59 ribu (weekend)
    • Platinum ticket (akses semua kolam, blowing game, perahu air, mesin dance/mobil, kereta mini): Rp 59 ribu (weekday) dan Rp 69 ribu (weekend)

    Lokasi dan Jam Buka

    Tropikana Waterpark Cimone

    Jalan Raya Merdeka No 51, RT 02 RW 01, Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

    Tropikana Waterpark Cirebon

    Weru, Cangkring, Kecamatan Plered, Kota Cirebon, Jawa Barat.

    Tropikana Waterpark Cibinong

    Jalan Raya Jakarta-Bogor No 01, Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Tropikana Waterpark Garut

    Jalan Guntur, Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

    Jam Buka

    Senin-Jumat: 09.00-18.00 WIB
    Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional: 08.00-18.00 WIB

    Nah, itulah tadi informasi mengenai empat lokasi Tropikana Waterpark, yaitu di Cimone, Cirebon, Cibinong, dan Garut, lengkap dengan daya tarik, fasilitas, dan harga tiket masuknya.

    (bai/inf)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 25 Tempat Nongkrong Jakarta yang Hits Buat Anak Muda


    Jakarta

    Bosan nongkrong di tempat yang sama? Coba cek 25 tempat nongkrong Jakarta yang hits buat anak muda berikut ini.

    Ada tempat nongkrong yang berupa kafe, restoran, taman, maupun public space lainnya. Tempat-tempat ini berada di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

    Rekomendasi Tempat Nongkrong Jakarta

    Berikut ini rekomendasi 25 tempat nongkrong Jakarta yang dirangkum dari situs Pemprov DKI Jakarta dan Enjoy Jakarta:


    1. Lucy in The Sky

    Lucy in The Sky kali ini bukan judul lagu dari The Beatles, melainkan rooftop bar di daerah SCBD. Berdiri sejak 2011, rooftop ini memang sering digunakan sebagai tempat nongkrong dan bersantai warga ibu kota.

    Dari atap bangunan ini, kita bisa menikmati makanan sambil menyaksikan pemandangan lampu kota. Selain itu, kamu bisa menikmati berbagai jenis musik live dan DJ performance.

    Lucy in The Sky berada di Gedung Fairgrounds, Jalan Jenderal Sudirman kav 52-53 No Lot 14, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    2. Pos Bloc

    Jika mau nongkrong di tempat yang estetik, kamu bisa datang ke Pos Bloc. Tempat ini dulunya adalah Gedung Filateli Jakarta yang kemudian diubah fungsinya menjadi ruang kreatif publik.

    Di sini juga menjadi pusat UMKM dari berbagai bidang, mulai dari kuliner, musik, film, fashion, hingga kriya.

    Pos Bloc berada di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

    3. Sarinah

    Sejak dibuka kembali pada 22 Maret 2022, Sarinah menjadi pilihan tempat nongkrong anak muda ibu kota, terutama di akhir pekan. Di satu tempat ini, kalian bisa nongkrong, makan, ngopi, hingga menikmati musik secara live.

    Sarinah berada di Jalan Jalan MH Thamrin No 11, RT 8 RW 4, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

    4. Pasar Santa

    Pasar Santa dulunya tempat kumuh, namun kini berubah menjadi tempat nongkrong Jakarta. Pasar ini lebih estetik setelah mendapatkan sentuhan desain modern namun tetap unsur-unsur pasar tradisional.

    Pasar Santa menjual banyak produk, seperti vinyl, piringan hitam, barang vintage, buku, tempat ngopi, kafe, kuliner, hingga thrifting pakaian. Lokasinya di Jalan Cipaku I No 233, RT 05 RW 04, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    5. M Bloc

    M Bloc sebelumnya adalah bangunan bekas pabrik uang kertas dan percetakan uang di area Blok M yang terbengkalai. Kini M Bloc menjadi tempat nongkrong hits Jakarta yang keren. Di sini ada toko, kafe, restoran, hingga toko pernak-pernik. Lokasinya di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    6. Chillax

    Chillax adalah singkatan dari Chill dan Relax. Tempat ini cocok buat kalian yang ingin nongkrong sambil menikmati makan siang atau bersantai setelah jam kerja. Ada sekitar 25 gerai makanan dan minuman yang bisa kamu pilih.

    Tempat ini terinspirasi dari tempat nongkrong di New York atau di Eropa yang dikelilingi gedung-gedung tinggi. Di sini kamu juga bisa menemukan toko olahraga dan dance station.

    Lokasinya di Jalan Jenderal Sudirman 22 Kavling XXII-XXIII RT 10 RW 001, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    7. One Satrio

    One Satrio merupakan tempat nongkrong sambil makan, ngopi, maupun sekadar bersantai. Buat kalian yang bekerja di sekitar CBD Mega Kuningan, tempat ini bisa menjadi pilihan.

    Lokasinya di Jalan Dr Satrio No Kav E 1, RT 05 RW 03, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    8. Bakoel Koffie

    Ada banyak kafe menarik di kawasan Cikini, salah satunya Bakoel Koffie yang sudah ada sejak 1878. Kafe bernuansa klasik ini menyediakan menu kopi pada umumnya, seperti latte, cappuccino, avocado frost, maupun minuman nonkopi.

    Lokasinya Jalan Cikini Raya No 25, RT 16/RW 1, Cikini, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat.

    9. Kedai Tjikini

    Di Cikini, kamu juga bisa mengunjungi Kedai Tjikini yang tempatnya Instagramable. Berkonsep jadul, restoran ini banyak dikunjungi wisatawan asing. Menu makanan di sini ada berbagai masakan Nusantara.

    Lokasinya di Jalan Cikini Raya No 17, RT 16 RW 01, Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

    10. Maple & Oak

    Satu lagi tempat nongkrong Jakarta yang hits, yaitu Maple & Oak. Sambil nongkrong, kamu bisa makan siang atau menikmati brunch dengan menu seperti salad, egg benedict, atau coffee Butter and Egg.

    Lokasinya di Jalan HOS Cokroaminoto No 91, RT 03 RW 05, Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

    11. Simetri Coffee Roaster

    Simetri Coffee Roaster cocok buat kamu yang mencari tempat estetik untuk berfoto-foto. Kamu bisa memilih tempat duduk indoor maupun outdoor yang sama-sama nyaman dan asyik.

    Selain kopi, kamu bisa menikmati aneka makanan seperti cheesy nachos, avocado toast, dan croissant sandwich. Lokasinya berada di Jalan Gandaria II no 9 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    12. Pigeonhole Coffee

    Kafe lain yang Instagramable di Jakarta Selatan adalah Pigeonhole Coffee. Sambil ngobrol bersama kawan dan menikmati kopi, kamu bisa mencari berbagai spot foto menarik.

    Lokasinya di Jalan Bintaro Utara Raya Blok P2 RT 06 RW 08, Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    13. Happiness Kitchen & Coffee

    Di sekitar Jagakarsa, ada kafe bernama Happiness Kitchen & Coffee yang berkonsep unik karena dekorasinya berbeda-beda di setiap sudutnya. Saat datang ke sini, jangan lupa mencoba berbagai spot foto yang menarik.

    Lokasinya di Jalan M Kahfi 1 No.36 A, RT 10 RW 2, Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    14. Eighty Nine Eatery, Coffee & Spirits

    Berada di kawasan Kemang, Eighty Nine Eatery, Coffee & Spirits cocok buat kamu yang mencari tempat nongkrong yang lengkap. Selain kuliner yang lezat, tempat ini menyajikan suasana yang menarik dengan ornamen mewah, beraksen seni, ditambah sentuhan tanaman hijau.

    Lokasinya berada di Jalan Kemang Raya No 89, RT 02 RW 2, Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    15. Row 9

    Mau nongkrong di kawasan Blok M? Kamu bisa coba datang ke Row 9 yang merupakan ruang kreatif untuk publik yang sering digunakan untuk nongkrong seru. Ada sejumlah gerai makanan di dalam gedung.

    Salah satu yang populer adalah Suasana Kopi yang memiliki area indoor dan outdoor. Selain itu, ada juga gerai sajian makanan ringan maupun berat, seperti The Lucky Chin yang memiliki pilihan makanan China Amerika.

    Lokasinya berada di Bulungan No 09, RW 06, Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    16. Oma Huis

    Compound space lainnya ada di daerah Cikajang, yaitu Oma Huis yang berkonsep gang-gang kecil ala Eropa. Kamu akan menemui toko dan restoran bergaya vintage.

    Menunya pun beragam, mulai dari masakan Indonesia seperti Bakmi Abadi dan Nasi Kuning Cakalang Oma. Ada juga makanan Barat dan Jepang. Lokasinya di Jalan Cikajang No 74, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    17. Triboon Hub

    Kali ini tempat nongkrong yang cocok buat kalian yang suka berolahraga. Tempat ini punya sport hall hingga lapangan sepak bola.

    Tentunya ada juga sejumlah gerai makanan yang menawarkan menu makanan India, smoothies, burger, kopi dan teh. Lokasinya berada di Jalan Benda Bawah no 77, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    18. Lotte Alley

    Lotte Alley adalah tempat nongkrong yang mengusung suasana perkotaan di Korea. Selain nongkrong, kalian bisa berfoto-foto di sejumlah spot Instagramable. Makanan yang ditawarkan pun banyak yang bertema Korea.

    Suasana semakin terasa seperti di Korea dengan lagu-lagu K-Pop yang diputar di Video LED. Lotte Alley berada di dalam Lotte Shopping Avenue di lantai LG, Jalan Prof Dr Satrio, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    19. Terowongan Kendal

    Terowongan Kendal pernah viral ketika anak-anak hits Citayam yang suka membuat konten di sini, salah satunya digunakan sebagai lokasi Citayam Fashion Week.

    Terowongan di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat ini semakin artistik dihias aneka mural 3D dan lampu berwarna-warni. Anak muda berdatangan ke sini untuk sekadar berfoto maupun nongkrong.

    20. Cibis Park

    Kali ini kita ulas tempat nongkrong Jakarta yang berbentuk taman. Salah satunya adalah Cibis Park yang merupakan taman terbuka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Menariknya, taman ini memiliki danau buatan yang berisi ikan koi.

    Sambil nongkrong, kamu bisa jajan di sejumlah gerai makanan dan minuman di sana. Kamu juga bisa memberi makan ikan dengan pakan pelet yang dijual di sekitar danau.

    21. Urban Forest Cipete

    Taman lainnya adalah Urban Forest Cipete yang sangat rindang dan sejuk karena terdapat pepohonan berdaun lebat. Kalian juga bisa jajan di sekitar lokasi.

    Buat anak-anak yang ingin bermain di playground akan dikenakan biaya mulai dari Rp 85 ribu. Lokasi Urban Forest Cipete berada di Jalan RS Fatmawati Raya No 45, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

    22. Pelaspas Nipah

    Pelaspas Nipah adalah tempat nongkrong yang sering dikunjungi anak muda, terutama di akhir pekan.

    Makanan yang dijual di sekitar lokasi antara lain pizza, burger, dan es krim. Lokasinya berada di Jalan Nipah Raya, tak jauh dari Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

    23. Pocket Park Taman Rasuna Said

    Ada lagi taman yang nyaman, yaitu Pocket Park Taman Rasuna Said. Taman ini sejuk dengan latar gedung-gedung tinggi. Lokasinya berada di seberang pusat perbelanjaan Epicentrum Walk, Jakarta Selatan.

    24. Taman Mataram

    Taman Mataram sudah memiliki fasilitas lengkap, seperti arena bermain anak, jogging track, area bermain pingpong, jalur sepeda, dan toilet. Taman ini berada di Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    25. Taman Ayodya dan Taman Langsat

    Tempat nongkrong Jakarta yang terakhir adalah Taman Ayodya dan Taman Langsat yang saling bersebelahan. Taman seluas 7.500 meter persegi ini dilengkapi gazebo, pendopo, toilet, jogging track, dan jalur pijakan.

    Lokasinya di Jalan Lamandau III, Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Demikian tadi informasi mengenai 25 tempat nongkrong di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang hits buat anak muda, ada kafe, restoran, taman, maupun public space lainnya.

    (bai/inf)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Mengenal Desa Wisata Jatiluwih, Bali Siap Terima Delegasi World Water Forum



    Tabanan

    Desa wisata Jatiluwih di Bali terpilih sebagai destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh delegasi World Water Forum ke-10, forum air internasional terbesar di dunia yang akan diselenggarakan pada 18 – 25 Mei 2024. Yuk mari mengenal desa wisata ini.

    World Water Forum ke-10 ini akan menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk memperkenalkan keragaman budaya dan pariwisata, khususnya Bali kepada dunia, dan juga bagaimana Indonesia menjaga dan merawat sumber daya alam sebagai bagian dari budaya dan juga sumber kehidupan.

    Jatiluwih telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 2012. Desa ini merupakan representasi dari pengembangan pariwisata Indonesia di masa depan, yaitu pariwisata yang berbasis keberlanjutan lingkungan (sustainable tourism).


    “Kami sangat mendukung upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jatiluwih karena hal tersebut sejalan dengan kebijakan di Kemenparekraf yang beralih dari quantity tourism ke quality tourism,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam pernyataannya.

    Terkenal dengan sistem subaknya, Desa Jatiluwih menghasilkan padi sebagai komoditas utama hasil pertaniannya. Menurut sumber lokal, beras merah yang dihasilkan di wilayah Jatiluwih merupakan beras merah yang terbaik di wilayah Bali.

    Subak sendiri merupakan organisasi tradisional yang mengatur sistem irigasi yang digunakan dalam cocok tanam padi di Bali.

    Uniknya, selain dijual, masyarakat lokal juga mengolah beras merah tersebut menjadi teh yang bermanfaat bagi kesehatan di antaranya membantu menurunkan berat badan, menjaga keseimbangan gula darah, menurunkan kolesterol, dan sebagai sumber anti oksidan. Teh beras ini telah diproduksi secara komersil dan dipasarkan di wilayah Bali.

    Ke depan, pengelolaan persawahan di Jatiluwih akan diarahkan ke konsep _organic farm_, dimana 100 persen pupuk yang digunakan merupakan pupuk alami, misalnya seperti kotoran sapi milik penduduk lokal. Hal tersebut diharapkan semakin menambah manfaat ekonomi yang diterima oleh masyarakat setempat, serta menjadi contoh penerapan _sustainable tourism_ karena lebih ramah lingkungan.

    Hal ini juga merupakan suatu bentuk implementasi dari community-based tourism, yang melibatkan masyarakat setempat untuk saling bekerja sama dalam pengembangan pariwisata.

    Ketua DTW desa wisata Jatiluwih, Ketut Purna Jhon, menyampaikan bahwa Jatiluwih merupakan destinasi wisata yang dimiliki oleh personal. Hal ini karena daya tarik utamanya adalah persawahan yang dimiliki oleh banyak petani setempat.

    “Jadi, kami berusaha untuk merangkul petani-petani setempat untuk bersama-sama mendukung program besar ini karena pengembangan pariwisata di Jatiluwih ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Perlu keterlibatan banyak pihak, terutama petani setempat, untuk akhirnya nanti menggerakkan ekonomi lokal,” kata Purna.

    Pihaknya terus mendorong masyarakat untuk turut menjaga kelestarian alam agar sumber mata air di sana tetap terjaga kelestarian dan kebersihannya, salah satunya dengan menjaga kelestarian hutan setempat.

    Desa wisata Jatiluwih memiliki beberapa aktivitas untuk ditawarkan kepada wisatawan, di antaranya _trekking_ sambil menikmati keindahan _rice terrace_ atau teras ring, bersepeda, demo masak, serta berkunjung ke perkebunan kopi, alpukat, dan durian.

    Menurut Purna, dalam rangka menyambut delegasi World Water Forum, nantinya desa wisata Jatiluwih akan dihias dengan banyak penjor. Selain itu, para delegasi juga akan disambut dengan tari tradisional Bali, yaitu Tari Rejang, yang diiringi dengan musik tumbuk lesung.

    “Jika memungkinkan, kami juga akan menyuguhkan Jaje Laklak kepada delegasi World Water Forum. Jaje Laklak ini mirip seperti kue serabi, tetapi dibuat dengan bahan dari beras merah,” katanya.

    Selain berkunjung ke Jatiluwih, delegasi World Water Forum juga akan diajak untuk melakukan prosesi melukat, yang merupakan salah satu tradisi atau upacara yang biasa dilakukan oleh umat Hindu, khususnya di Bali.

    Melukat dimaksudkan untuk menyucikan jiwa dari hal-hal tidak baik dengan menggunakan media air yang bersumber dari mata air. Istilah melukat sendiri datang dari kata ‘Sulukat’, yang mana ‘Su’ artinya baik, serta ‘lukat’ artinya ‘penyucian’. Jadi, secara sederhana, melukat dapat diartikan sebagai penyucian yang baik.

    Pada dasarnya, melukat bertujuan untuk menyegarkan pikiran. Hal ini berkaitan dengan proses melukat yang dominan dilakukan di bagian area kepala.

    Selama proses melukat, para pengikut upacara melukat akan diguyurkan air suci yang diharapkan dapat membuat hati merasa lebih tenang dan menyegarkan jiwa.

    (ddn/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 3 Taman di Jakarta Lumayan buat Healing Tipis-tipis Saat Long Weekend



    Jakarta

    Tiga taman kota di Jakarta ini bisa menjadi pilihan untuk rehat sejenak. Bisa disambangi buat mengisi long weekend pekan ini.

    Ruang terbuka hijau (RTH) itu bisa menjadi tempat untuk masyarakat memanfaatkan waktu luang mereka, entah bermain bersama keluarga atau hanya sekadar menghabiskan waktu istirahat di sela-sela rutinitas.

    Buat warga Jakarta yang ingin menghabiskan waktu senggang dengan harga yang murah, bisa datang ke taman-taman yang sudah disediakan oleh pemerintah. Suasana sekeliling yang hijau bisa membuat mata dan pikiran jadi segar, belum lagi menikmatinya dengan orang-orang terkasih.

    Supaya nggak bingung pergi ke taman mana, nih beberapa rekomendasi taman-taman di Jakarta yang memiliki nuansa yang berbeda. Jadi nggak akan bosan karena punya beberapa pilihan taman untuk di datangi.

    1. Tebet Eco Park

    Tebet Eco Park di JakselTebet Eco Park di Jaksel (Lugas Pribady/detikcom)

    Taman yang terletak di Jalan Tebet Raya Barat RT 1/RW 10, Kecamatan Tebet, Kota Jakarta. Suasana yang sejuk mampu membuat pengunjung yang datang ke sini jadi nyaman. Boleh dibilang fasilitas yang ada lengkap.


    Memiliki jogging track, area bermain anak, tempat gym, juga ada jembatan penghubung antara taman dan sungai. Toilet yang ada pun cukup bersih dan nyaman, nggak perlu khawatir kalau perut keroncongan karena di dalam Tebet Eco Park juga terdapat beberapa stall penjual makanan.

    Jika ingin pilihan yang lebih beragam, di luar area Tebet Eco Park pun banyak penjual makanan mulai dari bakso, sosis bakar hingga minuman dingin. Terlebih jika datang di akhir pekan, pedagang yang berjual di pinggir taman ini semakin banyak.

    Salah satu pengunjung yang mengajak anak-anaknya bermain di taman ini adalah Rodiyah. Ibu beranak dua itu rutin membawa anaknya ke sini. Alasannya karena murah dan mudah terjangkau.

    “Karena rumah saya deket dan anak-anak masih kecil jadi senang kalau diajak ke sini. Mereka bisa main perosotan, ayun-ayunan sama yang lainnya,” kata Rodiyah sambil duduk lesehan di rerumputan yang dialasi tikar.

    Untuk lebih menghemat pengeluaran, ia juga tak lupa membawa perbekalan dari rumahnya. Setelah asik bermain, kedua anak Rodiyah pun menghampirinya untuk mengambil cemilan yang sudah dibawanya.

    Akses masuk Tebet Eco Park tak perlu biaya banyak, tak ada tiket masuk alias gratis, hanya cukup membayar parkir seharga Rp 2.000. Jam buka taman ini mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB.

    2. Taman Literasi Martha Tiahahu (Blok M)

    Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M, JakselTaman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M, Jaksel (M. Lugas Pribady/detikcom)

    Taman yang berada dekat Blok M Square dan Blok M Mall ini jadi tempat yang strategis untuk menikmati waktu senggang di tengah kepadatan rutinitas. Karena taman ini juga menyediakan perpustakaan kecil di dalamnya, perpustakaan ini juga sudah disediakan colokan, akses wifi, AC, dan tempat duduk yang nyaman.

    Perpustakaan ini juga sangat nyaman untuk orang-orang yang mencari keheningan, sekadar membaca buku atau bahkan menjalankan work from anywhere. Untuk area taman sendiri bisa dikunjungi mulai dari jam 08.00-20.00 WIB, sementara untuk perpustakaan bisa di datangi sama dengan jam buka taman dan tutup pada pukul 21.00 WIB.

    Kamu hanya perlu masuk ke area Blok M Square dan tak jauh dari pintu masuk Taman Literasi pun sudah terlihat dan untuk akses menuju perpustakaan, hanya tinggal berjalan masuk ke area taman lalu ambil rute sebelah kanan. Rak buku pun akan terlihat dari jauh.

    Fasilitas umum seperti toilet dan mushola pun sudah tersedia dengan nyaman dan baik, tak perlu khawatir untuk makanan. Area Blok M ini terkenal dengan banyaknya makanan yang menggugah selera.

    Jika memang sedang beruntung, taman ini juga kerap jadi tempat para musisi bermain musik. Salah satunya solois perempuan Danila pernah melangsungkan panggungnya di Taman Literasi Martha Tiahahu ini.

    Tak ada biaya yang dipungut untuk ke taman ini hanya membayar parkir masuk area Blok M Square saja.

    3. Taman Hutan Kota Gelora Bung Karno

    Taman Hutan Kota, Senayan, Jakarta PusatTaman Hutan Kota, Senayan, Jakarta Pusat (M. Lugas Pribady/detikcom)

    Terletak di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, taman ini jadi tempat chill paling estetis yang bakal kamu rasain. Terlebih datang di sore hari, saat matahari terbenam bisa menjadi waktu yang pas buat duduk-duduk di taman ini.

    Dihadapkan dengan pemandangan cahaya dari lampu gedung-gedung pencakar langit yang menyala, jadi sebuah kombinasi yang indah untuk diabadikan.

    Taman yang buka hampir setiap hari, dari Selasa sampai Minggu dengan dua waktu operasional jam 06.00-10.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB, mampu menyuguhkan kamu nuansa ala-ala luar negeri, taman di tengah-tengah gedung pencakar langit.

    Selain punya gedung pencakar langit, dari akun Instagram Kemensetneg menyebutkan kalau Taman Hutan Kota di GBK mempunyai koleksi pohon-pohon langka seperti baobab, matoa, jacaranda, tabebuya pink, dan kayu ulin. Ini jadi daya tarik juga buat kamu yang penasaran sama pepohonan langka.

    Taman ini cocok buat kamu yang ingin piknik ala-ala dan menikmati keindahan kota dan terpenting untuk masuk ke taman ini tak perlu bayar, gratis.

    Kamu cukup membayar parkir. Sebagai catatan seluruh area GBK pembayaran parkirnya menggunakan uang elektronik jadi harus dipersiapkan. Tempat parkir disediakan di gedung parkir elevated, area stadion akuatik, dan plaza timur.

    Transportasi publik juga memudahkan pengunjung ke taman ini. Baik menggunakan Transjakarta atau pun MRT.

    (fem/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Taman Margasatwa Ragunan, Rekreasi Murah Meriah dan Lengkap



    Jakarta

    Taman Margasatwa Ragunan memang jadi destinasi wisata yang murah meriah serta fasilitasnya yang lengkap. Hanya dengan biaya masuk Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan di dalamnya serta terdapat kurang lebih 2.000 satwa di sana.

    Selain dengan harga yang murah ini pengunjung juga akan banyak disuguhkan dengan berbagai fasilitas seperti sepeda, sepeda listrik, bis, dan lain-lain untuk mengelilingi area luas ini. Tapi tentunya untuk menggunakan fasilitas itu pengunjung perlu merogoh kocek lagi semisal harga sewa sepeda listrik dengan durasi satu jam akan dipungut harga Rp 50.000.

    Hal ini menjadi pilihan untuk pengunjung, jika ingin lebih menikmati suasana kebun binatang dengan berjalan kaki ataupun menggunakan fasilitas yang ada, itu kembali lagi ke pilihan. Dan fasilitas penting lainnya seperti toilet juga diakomodir oleh pengelola.


    Terdapat banyak toilet yang pengelola hadirkan setiap spot-spotnya, tak perlu khawatir terkait kebersihannya. Karena semua toilet rutin dibersihkan dan juga selalu tersedia air di dalamnya, kualitas air yang ada juga cukup bersih.

    Salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya adalah Ali, keluarga asal Kota Serang ini memilih Taman Margasatwa Ragunan sebagai destinasi liburan karena harga yang murah serta fasilitasnya lengkap. Dan yang paling utama baginya adalah semua anaknya menyukai jika berkunjung ke tempat ini.

    “Pertama, anak-anak suka, jelas. Yang kedua, tempatnya luas, fasilitasnya lengkap, wcnya juga bagus dan yang paling enak sih (karena) murah ya dibanding wisata lain,” katanya Jumat, (3/5/2024) saat berada di area kandang elang.

    Ini bukan kali pertama Ali memboyong keluarganya untuk berlibur ke sini. Ia sering untuk mengajak keluarganya hadir berkala ke taman margasatwa ini, bahkan kedatangannya ini jadi kali kedua dalam seminggu ini.

    “Anak-anak baru dua sampe tiga kali lah ke sini. Dan ini jadi kedua kalinya dalam seminggu,” lanjutnya.

    Selain banyak keluarga yang membawa sanak family-nya ke Taman Margasatwa Ragunan. Banyak juga dari kalangan pelajar yang tengah menjalani study tour ke kebun binatang ini seperti Afif dan Evan yang senang berada di area ini karena bisa mengenal banyak hewan.

    “Karena banyak hewan di sini gua jadi banyak mengenal hewan sama suara-suaranya,” ungkap Afif asal salah satu sekolah SMA di Bekasi.

    “Ya seru! Kita jadi bisa ngeliat satwa yang jarang kita liat (sehari-hari) di luar gitu, kita bisa ngeliat di sini kaya itu tadi monyet atau kera lah sama burung-burung. Satwa yang nggak biasa kita liat di luar gitu kaya harimau,” sambung Evan.

    Belum lagi saat berkeliling kebun binatang ini dan perut terasa lapar, pengunjung juga akan dengan mudahnya menjumpai para pedagang yang menjajakan berbagai makanan. Mulai dari makan ringan sampai makanan berat.

    Namun terkadang untuk membeli makan di dalam objek wisata, kita selalu berpikir dua kali untuk membelinya. Karena khawatir harganya akan dinaikan lebih tinggi ketimbang harga-harga di warung pinggir jalan.

    Nggak perlu khawatir lagi karena di Taman Margasatwa Ragunan ini semua makanan dan minuman yang dijual oleh para pedagang tak akan jauh berbeda dengan harga normal. Hal ini langsung dikonfirmasi oleh Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, ia mengatakan kalau pedagang di kebun binatang ini harus menyertakan harga dengan sesuai standar dan telah diketahui oleh pengelola.

    “Nggak boleh nembak-nembak (harga) itu nggak boleh. Ada standarnya, mereka harus bikin standar harga yang kami pantau. Kalau ada laporan pengunjung ‘pak ini harganya mahal’ akan langsung kita tindak, langsung kita berikan punishment dengan cabut izin berdagang,” tegas Bambang, Sabtu (4/5).

    Ia menambahkan dalam hal ini selalu pihaknya pantau dan pengunjung juga jangan segan untuk melaporkan bila ada pedagang yang asal memberi harga pada pedagangnya.

    “Artinya masyarakat yang menjadi hakimnya dan kami menjadi eksekutornya,” tutup dirinya sambil tertawa.

    (bnl/bnl)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Harga Tiket, Lokasi, dan Uniknya Ekspedisi Gajah di Bali Zoo, Ubud



    Gianyar

    Bali Zoo merupakan destinasi wisata edukatif yang menarik bagi keluarga. Dengan berbagai jenis satwa langka dan fasilitas yang nyaman, seperti restoran, area bermain anak-anak, serta tur dan petunjuk yang membantu pengunjung mengeksplorasi keindahan taman margasatwa ini, Bali Zoo menawarkan pengalaman yang unik.

    Di sini, pengunjung dapat memberi makan satwa, berfoto bersama burung-burung cantik, atau bahkan berjalan-jalan bersama gajah. Pengalaman ini tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga mengajarkan mereka tentang keanekaragaman hayati dengan cara yang menyenangkan.

    Ingin merasakan petualangan yang lebih?


    Bali Zoo menawarkan pengalaman ekspedisi yang seru dengan berkeliling kebun binatang dari atas punggung gajah.
    Selama perjalanan, pengunjung dapat melihat berbagai flora dan fauna di hutan tropis, melewati sungai, air terjun, hingga area rerumputan yang luas. Aktivitas ini bisa dinikmati bersama keluarga atau orang-orang tercinta selama sekitar 20 menit.

    Jika tertarik untuk mengunjungi Bali Zoo, pastikan datang pada jam operasional yang ditetapkan, yaitu mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WITA. Lokasinya terletak di Jl. Raya Singapadu, Singapadu, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

    Berikut adalah harga tiket masuk Bali Zoo:

    Tiket Masuk – Wisatawan Domestik & KITAS (Dewasa): Rp 126.000
    Tiket Masuk – Wisatawan Domestik & KITAS (Anak): Rp 90.000
    Tiket Masuk + Ekspedisi Gajah (Dewasa): Rp 495.000
    Tiket Masuk + Ekspedisi Gajah (Anak): Rp 351.000

    Dapatkan pengalaman tak terlupakan dan edukatif sekaligus di Bali Zoo. Pesan tiketmu sekarang juga di sini!

    (ddn/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 5 Rekomendasi Kafe di Ashta District 8, Pernah Berkunjung?


    Jakarta

    Ada sejumlah kafe “kelas dunia” di Ashta District 8 yang dapat kamu datangi saat berkunjung ke sana. Kafe ini menyuguhkan beragam menu dengan cita rasa yang menggugah.

    Ashta District 8 jadi pusat perbelanjaan yang memiliki konsep berbeda dari mall lainnya di Jakarta. Mall ini memiliki arsitektur bangunan yang menakjubkan dengan banyak spot menarik yang dapat dijadikan latar berfoto aesthetic.

    Terletak di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Ashta District 8 termasuk mall hits yang selalu ramai pengunjung. Berbagai toko ritel sampai kafe instagramable bisa ditemukan di sini.


    Kalau kamu sedang main ke Ashta District 8, ada beberapa kafe dunia yang terkenal dan cocok jadi tempat nongkrong lho. Kafe-kafe ini menawarkan sejumlah menu lezat mulai dari kopi hingga camilan yang dapat kamu cicipi. Ada kafe apa saja?

    Kafe Enak di Ashta District 8

    Berikut sejumlah kafe kenamaan dunia di Ashta District 8 yang bisa banget kamu kunjungi:

    1. % Arabica

    Merek kopi % Arabica asal Jepang membuka gerainya di Ashta District 8 sekitar 2021 lalu. Kafe ini terkenal dengan racikan jenis kopi arabikanya.

    % Arabica menawarkan kopi single origin. Menu minuman kopi lain yang dapat ditemukan yakni latte, cappuccino, macchiato, hingga americano. Segelas latte dengan latte art yang cantik jadi andalan di kafe ini.

    Kafe yang identik dengan nuansa putih dan desain minimalis ini juga menyediakan menu es krim lembut dengan pilihan rasa matcha dan latte.

    2. Café Kitsuné

    Café Kitsuné juga dapat kamu temukan di Ashta District 8. Coffee shop ini merupakan perpanjangan dari merek fashion Maison Kitsuné yang mengawinkan unsur Paris dan Tokyo.

    Segelas latte di kafe ini terbuat dari kopi arabica house blend yang berasal dari Brasil dan Jepang. Latte art yang diberi tambahan tulisan Café Kitsuné jadi tampilan ikonik dari coffee shop ini.

    Selain minuman kopi latte, di sini tersedia juga kue, dessert, sandwich, pasta, salad, dan aneka hidangan lain yang punya rasa bintang lima.

    3. The Coffee Academics

    Berasal dari Hong Kong, The Coffee Academics menyuguhkan minuman kopi yang nikmat. Ada espresso, long black, latte, hingga cappuccino. Varian biji kopi dari berbagai penjuru dunia juga dapat kamu temukan di sini.

    Hidangan yang tersedia di sini komplet. Ada menu sarapan, starter, main course, pizza, sampai pastry dan dessert. Aneka makanan lezat yang ada termasuk hidangan ala Western dan lokal.

    4. Chicha San Chen

    Kafe minuman asal Taiwan Chicha San Chen juga hadir di Ashta District 8. Merek minuman yang memenangkan sertifikat setara dengan standar Michelin 3-star ini menawarkan aneka minuman teh dengan topping boba yang menyegarkan.

    Di sini tersedia berbagai teh mulai dari oolong tea, green tea, black tea, hingga high mountain pouchong tea. Selain minuman berbasis teh, ada minuman manisa lain juga yang dapat dicicipi. Dan tentunya berbagai topping tambahan bisa dipilih.

    5. Paris Baguette

    Terdapat pula outlet cafe-bakery asal Korea Selatan, Paris Baguette di mall Ashta District 8. Konsep kafe bercita rasa Perancis ini menyajikan aneka fresh-baked pastry, roti, kue, dan minuman segar.

    Selain itu, tersedia juga menu brunch, main course, salad, sup, pasta, hingga makanan ringan yang rasanya juara.

    Nah, itu dia sederet kafe kenamaan dunia yang ada di Ashta District 8. So, apakah kamu pernah ke salah satu kafe di atas?

    (azn/fds)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Hidden Gem Sesungguhnya, Siapa Sangka Bisa Ngopi di Atas Tebing



    Jakarta

    Tempat ngopi yang satu ini berada di tempat yang anti mainstream. Tepatnya di atas tebing, Karang Boma Cliff. Traveler bisa ngopi santai sambil menikmati cantiknya sunset Pulau Bali.

    Inilah pilihan baru bagi traveler yang ingin menghabiskan waktu menikmati sunset, namun dengan suasana dan lokasi yang anti mainstream. The Copy Card namanya, pilihan yang sip untuk nyunset dan ngopi cantik.

    Di atas tebing dengan angin sepoi-sepoi, ada sebuah bajaj mini yang tawarkan berbagai minuman segar. Ialah The Copy Cart.

    Bukan sekadar penjual minuman biasa, di sini traveler akan mendapatkan bonus view pantai komplit tebing dan suara debur ombak. Menikmati segelas kopi dan kelapa muda di The Copy Card akan semakin istimewa ketika matahari sudah mulai tenggelam di ufuk barat.

    The Copy Cart baru-baru ini menjadi lokasi favorit warga Bali untuk menikmati sunset. Bahkan bajaj mini ini tak pernah berhenti membuat kopi. Terlebih ketika waktu mulai sore, The Copy Cart akan padat pembeli.

    The Copy Cart, ngopi di Karang Boma Cliff, BaliThe Copy Cart, ngopi di Karang Boma Cliff, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

    Lokasinya juga terbilang hidden gem, di Karang Boma Cliff. Tepatnya di Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali. Dari pusat kota Denpasar berjarak kurang lebih 32 kilometer atau dapat ditempuh sekitar 1 jam 15 menit perjalanan. Untuk ke sini, traveler disarankan untuk menggunakan kendaraan roda dua.

    Perjalanan sampai ke The Copy Cart tak berhenti disana, traveler harus berjalan kaki sekitar 5 menit melewati jalan setapak. Hingga sampai ke bibir tebing dan menemukan bajaj mini yang sedang menjajakan kopi.

    The Copy Cart hanya menjajakan menu minuman, baik kopi maupun non kopi. Ada juga kelapa mudah utuh yang dapat traveler pesan. Menu andalan dari Copy Cart adalah piccolo dan cappucino. Untuk selain kopi ada hot/ice choco.

    Ngopi cantik sambil menikmati sunset di The Copy Cart dijamin nggak bikin dompet tipis. Harga menu di sini berkisar antara Rp 34.650 hingga Rp 86.625.

    Setelah memesan minuman, traveler bisa langsung memilih tempat duduk. Copy Cart menyediakan beberapa spot payung dan kain yang dapat traveler gunakan sembari menyeruput minuman dan menikmati keindahan sunset.

    The Copy Cart buka setiap hari Selasa hingga Minggu. Mulai pukul 15.00 hingga 19.30 WITA. Traveler disarankan untuk berkunjung mulai pukul 17.00 WITA, karena ketika sore hari tiba, antrean panjang sudah mulai terlihat di depan bajaj mini ini. The Copy Cart juga aktif di sosial media instagram mereka @copycartbali.

    Bagi traveler yang ingin menikmati sunset di Pulau Bali sambil nongkrong dan ngopi santai yang anti mainstream. The Copy Cart adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan. Dijamin cantik dan nggak bikin dompet tipis.

    (fem/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker