Category: Hikmah

  • 6 Perkara yang Dilarang ketika Ziarah Kubur, Muslim Catat Ya!


    Jakarta

    Ziarah kubur dilakukan untuk mengunjungi makam keluarga, teman, kerabat yang sudah meninggal dunia. Anjuran ziarah kubur mengacu pada salah satu hadits Rasulullah SAW.

    Beliau bersabda,

    “Aku melarang kalian berziarah kubur, tetapi sekarang silahkan ziarah kubur.” Dalam riwayat lain: “Barang siapa yang hendak ziarah kubur silahkan, karena ziarah kubur dapat mengingatkan akan akhirat.” (HR Muslim)


    Dinukil dari buku Adab Berziarah Kubur untuk Wanita oleh Mutmainah Afra Rabbani, ziarah kubur jadi amalan pengingat akhirat. Dengan mengunjungi makam seseorang, maka kita akan lebih mengingat kematian.

    Berkaitan dengan itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan muslim ketika ziarah kubur. Terdapat sejumlah perkara yang dilarang saat muslim ziarah kubur.

    6 Perkara yang Dilarang ketika Ziarah Kubur

    Dinukil dari Kitab At-Tadzkirah karya Imam Syamsuddin Al-Qurthubi terjemahan H Anshori Umar Sitanggal, buku Masa-il Diniyyah karya Kholil Abou Fateh, dan Sirah Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib karya Ali Muhammad Ash-Shalabi yang diterjemahkan Muslich Taman dkk, berikut beberapa perkara yang dilarang saat ziarah kubur.

    1. Menangis histeris ketika ziarah kubur hingga memukul-mukul pipi dan merobek baju
    2. Makruh duduk di atas kuburan
    3. Makruh menginjak kuburan dengan kaki tanpa ada kebutuhan
    4. Haram hukumnya mengelilingi kuburan para wali. Sebaiknya berdiri di hadapan bagian kepala mayit dan mengucap salam kemudian baru berdoa
    5. Niat mencari manfaat dari orang yang telah meninggal dunia
    6. Makruh bermalam di kuburan hingga fajar tiba

    Tata Cara Ziarah Kubur

    Ada tata cara ziarah kubur yang perlu diperhatikan muslim, berikut bahasannya yang dikutip dari buku 100 Doa Harian untuk Anak tulisan Nurul Ihsan.

    • Mengucap salam saat memasuki area pemakaman
    • Membaca surah Al-Qadr sebanyak 7 kali, Al-Fatihah sebanyak 3 kali, Al-Falaq sebanyak 3 kali, An-Nas sebanyak 3 kali, Al-Ikhlas sebanyak 3 kali, dan Ayat Kursi sebanyak 3 kali
    • Mendoakan arwah yang telah meninggal
    • Hindari berjalan di atas kuburan dan duduk di atasnya
    • Sebaiknya bersuci sebelum melakukan ziarah kubur
    • Janganlah salat menghadap ke arah kuburan

    Doa Ziarah Kubur: Arab, Latin dan Arti

    Mengutip dari kitab Al-Adzkar oleh Imam Nawawi yang diterjemahkan Ulin Nuha, berikut doa ziarah kubur yang bisa diamalkan.

    1. Doa Ziarah Kubur Versi Pertama

    السَّلَامُ عليْكم علَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ المُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وإنَّا إنْ شَاءَ اللَّهُ بكُمْ لَلَاحِقُونَ أنْتُمْ لَنَا فَرَطٌ، وَنَحْنُ لَكُمْ تَبَعٌ

    Assalaamu ‘alaikum ‘ala ahlid diyaari minal mu’miniina wal muslimiin wa innaa in syaa Allahu bikum lalahiquun, antum lanaa farathun wa nahnu lakum taba’un

    Artinya: “Salam atas kamu wahai penghuni pemukiman yang terdiri dari kaum mukminin dan kaum muslimin, dan sungguh kami insyaallah benar-benar akan menyusul kamu. Kalian adalah pendahulu kami, dan kami akan mengikuti kalian.” (HR Nasa’i & Ibnu Majah)

    2. Doa Ziarah Kubur Versi Kedua

    السَّلَامُ علَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ المُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وإنَّا إنْ شَاءَ اللَّهُ بكُمْ لَلَاحِقُونَ

    Assalaamu ‘ala ahlid diyaari minal mu’miniina wal muslimiin, wa yarhamullahu almustaqdimiina minna wal musta’khiriina, wa innaa in syaa Allahu bikum lalahiquun

    Artinya: “Salam atas penghuni pemukiman yang terdiri dari orang-orang mukminin dan muslimin. Semoga Allah merahmati orang-orang terdahulu dari kita dan orang-orang belakangan. Sungguh kami insyaallah benar-benar akan menyusul kamu.” (HR Muslim, dari Aisyah)

    3. Doa Ziarah Kubur Ketiga

    اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

    Allahummaghfìrlahu war hamhu wa ‘aafìhìì wa’fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì’ madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì. Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.

    Artinya : “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (HR Muslim)

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Prediksi Awal Puasa Ramadan 2026 di Indonesia dan Arab Saudi


    Jakarta

    Puasa Ramadan 2026 akan tiba sekitar empat bulan lagi. Astronom telah mengungkap perhitungan awal puasa.

    Menurut prediksi berdasarkan perhitungan astronomi, ada kemungkinan awal puasa di Indonesia, khususnya warga Muhammadiyah, dan negara-negara Arab akan berbeda. Namun, ketetapan pastinya akan menunggu pengamatan hilal pada hari ke-29 Syaban.

    Prediksi Awal Puasa di Indonesia

    Pemerintah belum menetapkan tanggal awal puasa Ramadan 1447 H/2026 M. Ketetapan biasanya disampaikan setelah sidang isbat pada 29 Syaban. Jadwal sidang isbat juga belum rilis.


    Sementara itu, PP Muhammadiyah yang menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan awal puasa Ramadan 2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Puasa akan berlangsung 30 hari dan Idul Fitri 2026 akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

    Selain Muhammadiyah, sejumlah organisasi Islam di Indonesia biasanya juga menetapkan awal puasa berdasarkan metode masing-masing, termasuk ada yang mengacu pada keputusan pemerintah.

    Prediksi Awal Puasa di Arab Saudi

    Di wilayah Arab, perhitungan astronomi mengungkapkan awal puasa Ramadan 2026 kemungkinan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Presiden Masyarakat Astronomi Emirates Ibrahim al-Jarwan mengatakan bulan sabit Ramadan 1447 H akan muncul pada Selasa, 17 Februari dan menghilang satu menit setelah matahari terbenam. Sehingga, kemungkinan besar hilal tidak akan terlihat dengan mata telanjang pada malamnya.

    “Kamis, 19 Februari, akan menjadi hari pertama Ramadan, dan Jumat, 20 Maret, akan menandai hari pertama Syawal dan Idul Fitri,” lapor Al Arabiya mengutip al-Jarwan.

    Komite penampakan bulan di Arab Saudi diperkirakan menentukan tanggal awal puasa usai pengamatan hilal pada Rabu, 18 Februari 2026.

    Jika mengacu pada perhitungan astronomi tersebut, Lebaran di Indonesia dan negara Arab akan serentak pada Jumat, 20 Maret 2026.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Contoh Pidato Singkat Hari Santri untuk Sekolah dan Pesantren



    Jakarta

    Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober di seluruh Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan bangsa dan agama.

    Hari Santri ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Penetapan tanggal 22 Oktober mengacu pada peristiwa Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pada tahun 1945, yang menyerukan semangat membela tanah air dari penjajah.

    Sebagai bagian dari upaya menanamkan semangat perjuangan dan cinta tanah air di kalangan pelajar dan santri, berikut adalah contoh-contoh pidato singkat Hari Santri yang dapat digunakan di sekolah maupun pesantren.


    Contoh Pidato Hari Santri

    Contoh 1: Pidato Singkat Hari Santri untuk Sekolah

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Yang saya hormati Bapak/Ibu guru,
    Yang saya banggakan teman-teman semua,

    Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul pada hari yang penuh makna ini, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.

    Hadirin yang berbahagia,
    Hari Santri adalah momentum bersejarah yang mengingatkan kita pada peran besar kaum santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 22 Oktober 1945, KH. Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad yang mewajibkan umat Islam mempertahankan tanah air dari penjajahan. Dari sanalah semangat jihad fi sabilillah berkobar di seluruh penjuru negeri.

    Sebagai pelajar dan generasi muda, kita harus meneladani semangat para santri: semangat berjuang, belajar, berakhlak, dan mencintai tanah air. Santri bukan hanya mereka yang belajar di pesantren, tetapi siapa pun yang menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman hidup dan memiliki semangat keilmuan.

    Mari kita jadikan Hari Santri ini sebagai motivasi untuk terus menuntut ilmu dengan tekun, berakhlak mulia, dan menjaga persatuan bangsa.

    Santri Mandiri, Indonesia Hebat!
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Contoh 2: Pidato Hari Santri untuk Pesantren

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Yang saya hormati para kiai, ustaz, dan ustazah,
    Yang saya cintai teman-teman santri sekalian,

    Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan nikmat-Nya, sehingga kita dapat memperingati Hari Santri Nasional tahun ini dengan penuh kebahagiaan dan semangat perjuangan.

    Hadirin sekalian,
    Hari Santri bukan hanya peringatan biasa. Ia adalah simbol perjuangan dan pengabdian santri terhadap agama dan bangsa. Dulu, para santri bukan hanya belajar kitab kuning dan ilmu agama, tetapi juga ikut mengangkat senjata melawan penjajah. Mereka berjuang di medan perang dengan bekal iman dan ilmu.

    Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari menjadi bukti nyata bahwa pesantren memiliki kontribusi besar bagi kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, sebagai santri zaman sekarang, kita harus melanjutkan perjuangan itu melalui ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan kontribusi positif bagi masyarakat.

    Santri harus mampu menghadirkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, membawa kedamaian dan kemajuan bagi bangsa. Jadilah santri yang tidak hanya kuat dalam ibadah, tetapi juga tangguh dalam ilmu dan teknologi.

    Santri Siaga Jiwa dan Raga!
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Contoh 3: Pidato Singkat Hari Santri untuk Upacara Sekolah

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Yang saya hormati Bapak/Ibu guru,
    Yang saya banggakan teman-teman semua,

    Hari ini, kita memperingati Hari Santri Nasional, hari yang menjadi kebanggaan bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Hari Santri adalah bentuk penghargaan terhadap perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta menjaga keutuhan NKRI.

    Santri bukan hanya mereka yang tinggal di pesantren. Santri adalah siapa pun yang berjiwa cinta ilmu, cinta agama, dan cinta tanah air. Nilai-nilai kesederhanaan, keikhlasan, dan kemandirian yang dimiliki santri adalah teladan bagi kita semua.

    Teman-teman sekalian,
    Di era modern ini, perjuangan santri bukan lagi di medan perang, melainkan di medan ilmu dan moralitas. Kita harus melawan kebodohan, kemalasan, dan kemunduran dengan ilmu, kerja keras, serta semangat kebangsaan.

    Mari kita isi Hari Santri ini dengan semangat baru untuk belajar, berbuat baik, dan menjadi generasi yang berakhlak mulia.

    Santri Jaga Negeri, Santri Untuk Perdamaian Dunia!
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 30 Ucapan Selamat Hari Santri Nasional Penuh Doa dan Makna


    Jakarta

    Setiap tanggal 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional. Hari yang penuh makna ini bukan sekadar tanggal di kalender, melainkan momentum untuk mengenang jasa dan pengabdian para santri dalam perjalanan sejarah bangsa.

    Santri dikenal sebagai generasi yang menuntut ilmu, menebar kebaikan, dan menjaga akhlak masyarakat, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


    Peringatan ini lahir dari keputusan Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, untuk menghormati perjuangan para santri yang tercermin dalam Resolusi Jihad 22 Oktober 1945. Resolusi ini menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajah, menegaskan bahwa mempertahankan tanah air adalah bagian dari kewajiban agama.

    Hari Santri Nasional menjadi saat yang tepat untuk menebar semangat, motivasi, dan doa kepada seluruh santri di tanah air. Melalui ucapan dan doa, kita tidak hanya menghargai perjuangan mereka, tetapi juga mendoakan agar para santri terus istiqamah menuntut ilmu, berakhlak mulia, dan memberi manfaat bagi bangsa dan agama.

    Ucapan Hari Santri Nasional

    1. “Selamat Hari Santri Nasional! Semoga semangat juang para santri selalu menginspirasi kita untuk berakhlak mulia dan cinta tanah air.”
    2. “Hari Santri Nasional mengingatkan kita bahwa ilmu, iman, dan perjuangan adalah kunci kejayaan bangsa. Semoga Allah memberkahi setiap langkah santri.”
    3. “Selamat Hari Santri! Semoga para santri terus menjadi penerang bangsa dan penebar keberkahan di masyarakat.”
    4. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita doakan agar santri Indonesia selalu istiqamah dalam ilmu dan amal.”
    5. “Selamat Hari Santri! Semoga Allah SWT selalu melindungi santri dan menjadikan mereka generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan agama.”
    6. “Hari Santri Nasional adalah momentum untuk meneladani semangat jihad santri. Semoga kita semua diberi keberanian, ilmu, dan keberkahan.”
    7. “Selamat Hari Santri! Semoga semua santri diberikan kesehatan, keteguhan hati, dan keberhasilan dalam menuntut ilmu.”
    8. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita doakan agar setiap santri menjadi cahaya ilmu dan teladan akhlak bagi masyarakat.”
    9. “Selamat Hari Santri! Semoga Allah menjadikan santri sebagai penerang bangsa dan pembawa rahmat bagi sesama.”
    10. “Hari Santri Nasional mengingatkan kita untuk terus belajar, berjuang, dan beramal. Semoga Allah memberkahi setiap usaha santri.”
    11. “Selamat Hari Santri! Semoga semangat perjuangan santri tetap hidup di hati generasi muda Indonesia.”
    12. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita doakan agar ilmu santri menjadi amal yang membawa keberkahan dunia dan akhirat.”
    13. “Selamat Hari Santri! Semoga para santri selalu dilindungi Allah dan dijadikan pemimpin yang amanah di masa depan.”
    14. “Hari Santri Nasional adalah pengingat bahwa jihad dengan ilmu dan akhlak lebih mulia daripada kekuatan fisik. Semoga kita selalu istiqamah.”
    15. “Selamat Hari Santri! Semoga semangat para santri menginspirasi kita untuk terus belajar dan berbuat baik bagi bangsa.”
    16. “Di Hari Santri Nasional, mari kita doakan agar santri Indonesia menjadi generasi yang cerdas, shalih, dan berakhlak mulia.”
    17. “Selamat Hari Santri! Semoga santri selalu diberikan keberanian dalam menegakkan kebenaran dan keadilan.”
    18. “Hari Santri Nasional mengajarkan kita nilai kesabaran, ketekunan, dan keikhlasan. Semoga Allah memberkahi setiap amal santri.”
    19. “Selamat Hari Santri! Semoga Allah menuntun langkah para santri dan menjadikan mereka penebar ilmu yang bermanfaat.”
    20. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita hargai perjuangan santri terdahulu dan terus meneladani semangat juang mereka.”
    21. “Selamat Hari Santri! Semoga semua santri selalu istiqamah, berakhlak mulia, dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya.”
    22. “Hari Santri Nasional adalah momentum refleksi. Semoga semangat santri menular ke seluruh generasi muda Indonesia.”
    23. “Selamat Hari Santri! Semoga Allah memberikan kemudahan dalam belajar dan keberkahan dalam setiap usaha santri.”
    24. “Di Hari Santri Nasional ini, mari kita doakan agar santri selalu dijaga dari godaan dan cobaan, serta sukses dunia akhirat.”
    25. “Selamat Hari Santri! Semoga para santri menjadi pribadi yang sabar, cerdas, dan berdedikasi untuk bangsa dan agama.”
    26. “Hari Santri Nasional mengingatkan kita bahwa ilmu dan akhlak adalah senjata terkuat. Semoga Allah memberkahi setiap langkah santri.”
    27. “Selamat Hari Santri! Semoga semangat juang santri menumbuhkan generasi yang cinta ilmu, iman, dan tanah air.”
    28. “Di Hari Santri Nasional, mari kita panjatkan doa agar santri selalu diberkahi, dilindungi, dan menjadi penerang masyarakat.”
    29. “Selamat Hari Santri! Semoga para santri mampu menebar kebaikan, menegakkan keadilan, dan membawa perubahan positif bagi bangsa.”
    30. “Hari Santri Nasional adalah pengingat bagi kita semua bahwa santri adalah cahaya bangsa. Semoga Allah selalu menyertai langkah mereka.”

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Rayakan Hari Santri dengan Pameran dan Festival Kaligrafi Islam 2025, Catat Tanggalnya



    Jakarta

    Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang melalui Pesantren Kaligrafi SAKAL bekerja sama dengan PC JQH NU Jombang menggelar ajang besar bertajuk Pameran dan Festival Kaligrafi Islam 2025. Kegiatan ini akan berlangsung pada 19-26 Oktober 2025 di Museum Islam Indonesia KH. Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang (MINHA), dengan mengusung tema “The Sacred Art: Jejak Wahyu & Identitas.”

    Seni Kaligrafi sebagai Cermin Cinta kepada Al-Qur’an

    Festival ini bukan sekadar ajang seni, tetapi juga wujud nyata perpaduan antara spiritualitas, budaya, dan keindahan seni Islam yang tumbuh subur di lingkungan pesantren. Melalui kegiatan ini, panitia berupaya memperkuat posisi kaligrafi Islam sebagai media dakwah dan pendidikan yang tidak hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai keagamaan yang mendalam.


    Dalam keterangan tertulis yang diterima detikHikmah, Minggu (19/10/2025) Ketua Panitia, Fathur Rohman, menyampaikan bahwa kaligrafi adalah bentuk pengabdian dan cinta kepada Al-Qur’an.

    “Kaligrafi bukan sekadar tulisan indah, tetapi juga ekspresi cinta kepada wahyu Allah. Melalui festival ini, kami ingin memperkenalkan karya para santri dan seniman pesantren ke ranah nasional bahkan internasional,” ujarnya.

    Rangkaian Kegiatan

    Festival yang berlangsung selama sepekan ini akan diisi dengan beragam kegiatan edukatif dan inspiratif, melibatkan santri, guru, seniman, hingga masyarakat umum. Berikut rangkaian acaranya:

    • Minggu, 19 Oktober 2025: Lomba Lukis Kaligrafi Islam tingkat SD/MI dan TPQ se-Jombang.
    • Rabu, 22 Oktober 2025: Pembukaan resmi Pameran dan Festival Kaligrafi Islam 2025.
    • Kamis, 23 Oktober 2025: Dialog Seni dan Budaya Islam.
    • Jumat, 24 Oktober 2025: Workshop Kaligrafi dan Tahsin Kitabah bagi guru TPQ, pesantren, dan madrasah.
    • Sabtu, 25 Oktober 2025: Seminar Kaligrafi Internasional dengan narasumber dari luar negeri.
    • Minggu, 26 Oktober 2025: Pengumuman pemenang lomba dan penutupan acara.

    Selain itu, mulai 22 hingga 26 Oktober 2025, akan digelar Pameran Kaligrafi Islam yang menampilkan karya para maestro nasional dan internasional. Pameran ini menjadi ruang bagi publik untuk menikmati keindahan huruf Arab yang digores dengan penuh makna dan kedalaman spiritual.

    Festival ini juga menjadi bukti bahwa pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, melainkan juga ruang kreatif yang mampu melahirkan karya seni bernilai tinggi. Di tengah derasnya arus modernisasi digital, para santri menunjukkan bahwa seni kaligrafi tetap relevan sebagai bahasa universal dakwah Islam yang indah, beradab, dan penuh makna.

    Kegiatan ini sekaligus mempertegas posisi Jombang sebagai Kota Santri dan pusat peradaban seni Islam. Melalui karya para santri dan kaligrafer pesantren, nilai spiritualitas, budaya, dan estetika berpadu menjadi satu, menghadirkan wajah Islam yang damai, berbudaya, dan penuh keindahan.

    Pameran dan Festival Kaligrafi Islam 2025 bukan hanya menjadi ajang apresiasi seni, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui karya kreatif para santri. Keindahan huruf Arab yang tertulis dengan penuh makna menjadi simbol bagaimana iman, ilmu, dan seni dapat menyatu dalam satu ekspresi yang menggetarkan hati.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Minum Khamr, Benarkah Salatnya Tidak Diterima 40 Hari?



    Jakarta

    Ada beberapa jenis hidangan yang diharamkan untuk dikonsumsi umat Islam, salah satunya khamr atau minuman beralkohol. Minuman ini dapat sebabkan mabuk dan bagi siapa yang meminumnya akan mendapatkan dosa.

    Khamr atau minuman keras juga memiliki banyak dampak negatif. Tidak hanya untuk kesehatan tetapi juga dapat meningkatkan angka kriminalitas.

    Allah SWT telah mengingatkan kita tentang bahaya minuman keras. Salah satu ayat yang populer adalah dalam Surat Al-Baqarah, ayat 219:


    ۞ يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِۗ قُلْ فِيْهِمَآ اِثْمٌ كَبِيْرٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِۖ وَاِثْمُهُمَآ اَكْبَرُ مِنْ نَّفْعِهِمَاۗ

    Artinya: “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, ‘Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. (Akan tetapi,) dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya.”

    Karena mudharatnya itu, meminum minuman keras dalam ajaran Islam jelas diharamkan. Pengharamannya tertuang dalam Surat Al-Maidah, ayat 90:

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.”

    Peminum Khamr Salatnya Tidak Diterima 40 Hari

    Dikutip dalam laman MUI, dijelaskan dalam sebuah hadist bahwa seseorang yang meminum khamr, salatnya tidak mendapatkan pahala selama 40 hari.

    مَنْ شَرِبَ الْخَمْرَ لَمْ تُقْبَلْ صَلَاتُهُ أَرْبَعِينَ يَوْمًا، إِنْ تَابَ تَابَ اللَّهُ عَلَيْهِ، وَإِنْ عَادَ عَادَ اللَّهُ عَلَيْهِ

    Artinya: “Barangsiapa yang meminum khamar, maka shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh hari. Jika ia mengulanginya lagi, maka Allah akan menyiksanya dengan siksaan yang lebih berat.” (HR Ahmad dan al-Mundzir).

    Makna tidak diterimanya shalat tersebut bukan berarti shalatnya tidak sah, atau dia meninggalkan shalat, tetapi lebih kepada tidak mendapatkan pahala.

    Manfaat salat tersebut adalah untuk menghapus kesalahannya, dan dia tidak dihukum karena meninggalkannya.

    Sementara itu, dalam kitabnya Ta’dhim Qadr as-Shalah, Abdur Razaq al-Badr, mengutip pernyataan Abu Abdullah Ibnu Mandah sebagai berikut:

    قوله “لا تقبل له صلاة” أي: لا يثاب على صلاته أربعين يوماً عقوبة لشربه الخمر، كما قالوا في المتكلم يوم الجمعة والإمام يخطب إنه يصلي الجمعة ولا جمعة له، يعنون أنه لا يعطى ثواب الجمعة عقوبة لذنبه.” “

    “Ucapan ‘tidak ada shalat yang diterima baginya’ berarti tidak ada pahala selama empat puluh hari sebagai hukuman bagi peminum arak, sebagaimana ucapan mereka tentang orang yang berbicara di hari Jumat ketika imam berkhutbah, bahwa ia shalat di hari Jumat, padahal tidak ada hari Jumat baginya, artinya tidak ada pahala hari Jumat sebagai hukuman bagi dosa-dosanya.”

    Dikutip dari Syarah Sahih Muslim, Imam an-Nawawi menulis sebagai berikut:

    وَأَمَّا عَدَم قَبُول صَلاته فَمَعْنَاهُ أَنَّهُ لا ثَوَاب لَهُ فِيهَا وَإِنْ كَانَتْ مُجْزِئَة فِي سُقُوط الْفَرْض عَنْهُ , وَلا يَحْتَاج مَعَهَا إِلَى إِعَادَة

    “Adapun tidak diterimanya shalatnya, berarti tidak ada pahala baginya di dalamnya, meskipun hal itu sudah cukup untuk menggugurkan kewajibannya dan tidak perlu mengulanginya.”

    Dosen hukum pidana Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Nurul Irfan mengatakan, itu bukan berarti lugas, hanya sebagai gambaran mengenai betapa besar efek negatif dari pengaruh kejahatan khamr atau kejahatan narkoba.

    “Itu sebabnya sampai diibaratkan 40 hari sholatnya tidak akan diterima itu artinya saking besarnya efek kejahatan yang mungkin timbul akibat orang tidak sadarkan diri karena konsumsi khamr. Bukan berarti kemudian karena sudah ditutup tidak akan diterima salatnya lalu dia malah benar-benar nggak salat, itu berarti dia salah kaprah memahami hadist itu. dan dia malah jangan-jangan salah paham yang akhirnya sudah dosa karena mabuk maka dosa yang ditumpuk akibat mabuk itu meninggalkan salat itu murakkab (double) dosa. satu karena mabuk dan satu lagi karena meninggalkan salat,” jelas Nurul Irfan kepada 20 detik.

    (lus/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Menag RI Dorong Asia Tenggara Jadi Pusat Peradaban Islam Dunia



    Jakarta

    Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyatakan optimisme bahwa Asia Tenggara berpotensi menjadi episentrum baru peradaban Islam dunia, seperti halnya Baghdad pada masa kejayaan Islam.

    Pernyataan itu disampaikan dalam sambutannya pada Mesyuarat Menteri-Menteri Agama MABIMS ke-21 di Melaka, Malaysia, Minggu (19/10/2025).

    “Dulu Baghdad dengan Baitul Hikmah-nya melahirkan hegemoni intelektual dunia. Kini, Asia Tenggara harus mempersiapkan diri menjadi Baitul Hikmah baru bagi dunia Islam,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima detikHikmah pada Minggu (19/10/2025).


    Menag menilai bahwa Timur Tengah telah menuntaskan peran besar dalam membangun fondasi keislaman. Kini, saatnya Asia Tenggara mengambil tongkat estafet itu untuk memajukan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam.

    “Dengan stabilitas politik dan ekonomi yang kita miliki, Asia Tenggara bisa menjadi pusat perhatian dunia Islam berikutnya. Apalagi, beberapa negara Timur Tengah masih dihadapkan pada situasi yang belum stabil, sehingga peluang itu justru terbuka di kawasan kita,” tambahnya.

    Ia menyoroti potensi besar Indonesia, Malaysia, dan Singapura untuk membangun sinergi keilmuan dan peradaban. “Kita harus punya obsesi untuk mengangkat martabat Islam, bukan hanya lewat politik atau ekonomi, tetapi juga melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan integrasi peradaban,” tuturnya.

    Menurut Menag, kebangkitan Islam di masa depan harus berakar pada integrasi ilmu agama dan ilmu umum, sebagaimana yang terjadi pada masa Baitul Hikmah di Baghdad. “Para ilmuwan kala itu bukan hanya ahli ilmu umum, tetapi juga seorang sufi,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa kekuatan pemikiran dan pengetahuan mampu menjadi landasan bagi umat Islam untuk membangun ideologi, ekonomi, serta peradaban baru yang berdaya saing global.

    Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat

    Pertemuan MABIMS 2025 di Malaysia juga menghasilkan kesepakatan untuk menjalankan Program Semanis MABIMS Seharum Serantau. Salah satu fokusnya adalah mengoptimalkan peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat.

    Menag memaparkan sejumlah inisiatif Kementerian Agama dalam pemberdayaan masjid selama setahun terakhir. Salah satu contohnya adalah Masjid Istiqlal di Jakarta, yang kini tidak hanya ramah bagi jamaah tetapi juga ramah lingkungan.

    Masjid terbesar di Asia Tenggara itu menjadi tempat ibadah pertama di dunia yang memperoleh sertifikasi green building dari International Finance Corporation (IFC), lembaga di bawah Bank Dunia. Sertifikasi The Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) diberikan atas penerapan efisiensi energi dan prinsip keberlanjutan lingkungan.

    Masjid Istiqlal juga melakukan inovasi dengan mendaur ulang air wudu untuk menyiram tanaman dan membersihkan area masjid.

    Selain itu, Kementerian Agama turut membantu 4.450 pelaku UMKM melalui pinjaman tanpa bunga (qardul hasan) lewat program Masjid Berdaya Berdampak (MADADA). “Kami juga menyalurkan bantuan operasional dan pembangunan untuk 647 masjid atau musala, serta meningkatkan kapasitas 1.350 takmir masjid agar mampu memberdayakan ekonomi umat,” jelas Menag.

    Kolaborasi Negara-Negara MABIMS

    MABIMS merupakan forum kerja sama antara Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Keempat negara ini, menurut Menag, memiliki visi keagamaan yang sejalan.

    Brunei Darussalam, dengan falsafah Melayu Islam Beraja, terus memperkuat pendidikan Islam dan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan persatuan umat. Malaysia mengusung visi Malaysia MADANI yang menekankan nilai kemampanan, kesejahteraan, kreativitas, saling menghormati, dan ihsan berlandaskan maqasid syariah.

    Sementara Singapura mengedepankan strategi Religious Harmony and Community Resilience, menampilkan wajah Islam yang inklusif dan moderat di tengah masyarakat majemuk.

    Indonesia sendiri meneguhkan komitmen melalui gagasan Moderasi Beragama dan Trilogi Kerukunan Jilid II, yang meliputi kerukunan antarsesama manusia, harmoni dengan alam, serta hubungan manusia dengan Tuhan. “Trilogi Kerukunan menegaskan bahwa agama harus menjadi sumber harmoni sosial dan kemaslahatan bersama,” ujar Menag.

    Ia juga menekankan pentingnya menjadikan empat strategi keagamaan MABIMS sebagai paradigma bersama untuk memahami keragaman agama, memperkuat dialog lintas iman, dan membangun solidaritas antarumat Islam di Asia Tenggara.

    Di era digital, tambahnya, teknologi dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat kerja sama lintas agama dan menumbuhkan semangat hidup damai.

    “Melalui kurikulum yang inklusif dan pengajaran nilai-nilai universal, kita dapat membentuk generasi yang hidup dalam harmoni dan siap membangun masyarakat yang inklusif,” ujarnya menutup sambutan.

    “Semoga MABIMS terus menjadi perekat hubungan antara negara dan agama, sekaligus memperkokoh ukhuwah Islamiyah di kawasan serantau,” pungkasnya.

    (lus/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Saja Obat Herbal yang Dikonsumsi Rasulullah SAW Saat Sakit?



    Jakarta

    Islam telah mengatur adab berobat bagi setiap muslim. Islam juga memberikan rambu-rambu pengobatan sehingga dalam berikhtiar mencari kesembuhan, kita tidak perlu menggunakan metode pengobatan dengan sesuatu dan cara-cara yang diharamkan Allah SWT.

    Mengutip dalam buku Rahasia Pengobatan Nabi SAW tulisan Syekh Ibnu Qayyim al Jauziyah, disebutkan bahwa Syekh Abdul Azis bin Fathi as-Sayyid Nada dalam kitab Mausuu’atul Aadaab al-Islamiyah, mengungkapkan, ada beberapa perkara yang perlu diperhatikan umat Islam berkaitan dengan proses pengobatan.


    Pertama, saat akan berobat, hendaknya seorang muslim meluruskan niatnya. Orang yang sakit berniat untuk menjaga kesehatannya agar ia tetap kuat melaksanakan ketaatan kepada Allah. Sedangkan orang yang mengobati harus berniat untuk membantu saudaranya sesama muslim dan menolong semampunya. Pengobatan yang dilakukannya semata-mata untuk mendapatkan pahala dari Allah serta memberi manfaat bagi saudaranya sesuai dengan perintah agama.

    Kedua, menggunakan obat-obatan syar’i untuk mengatasi penyakit tertentu. Ada beberapa obat yang disebutkan dalam hadis, seperti habbatus saudaa (jintan hitam), madu, bekam, daun inai serta ruqyah. Keutamaan habbatus saudaa misalnya, seperti diungkapkan dalam sebuah hadis, “Habbatus saudaa adalah obat semua penyakit kecuali as-saam (kematian).” HR. Bukhari dan Muslim

    Obat Herbal yang Pernah Dikonsumsi Rasulullah SAW

    1. Madu

    Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa madu bisa menyembuhkan suatu penyakit. Hal ini dijelaskan dalam surah An-Nahal ayat 69:

    يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفُ أَلْوَانُهُ فِي شِفَاءٌ لِلنَّاسِ

    Artinya: “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam- macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyem- buhkan bagi manusia.” (QS. an-Nahl 69).

    Menurut penelitian madu asli ternyata mengandung enzim- enzim hidup yang amat diperlukan manusia untuk meningkatkan fungsi tubuh yang optimal. Karena di dalamnya mengandung royal jelly, bee pollen, propolis dan zat-zat lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Maka tidak heran kalau ada orang yang menyebut 1000 manfaat madu, bahkan ada yang mengatakan sejuta khasiat madu.

    Dari sekian banyak khasiat madu, di antaranya adalah bisa digunakan untuk pemanis makanan dan minuman. Bila ditambah dengan susu dapat meningkatkan rasa serta membantu memperkuat dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    2. Habbattusauda

    Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya habbah sauda ini merupakan obat dari semua penyakit, kecuali dari penyakit as-samu.” Aku (Aisyah) bertanya, “Apakah as-samu itu?” Beliau menjawab, “Kematian.” HR. al-Bukhari dan Muslim.

    Dalam buku Halal-Haram Ruqyah tulisan Musdar Bustanam dijelaskan Mengapa habbatussauda yang disebut Rasulullah yang dapat menyembuhkan semua penyakit kita percayai? Jawabannya, ada dua hal:

    1. Karena yang menyebutkan bahwa ia obat segala penyakit adalah Rasulullah yang bergelar Al-Amin (yang tepercaya). Seandainya yang mengatakan hal itu bukan Rasulullah, maka kita perlu mempertanyakan kebenarannya. Tetapi ini adalah hadits Nabi. Adakah ucapan yang paling benar dan dapat dipercaya selain ini?

    2. Karena ilmiah dan berdasarkan penelitian para pakar. Berdasarkan penelitian ilmiah, ternyata habbatussauda` mengandung banyak zat yang berfungsi mengatasi berbagai penyakit¹¹. Penelitian ini membuktikan kebenaran hadits Rasulullah tersebut.

    3. Kurma

    Sebanyak 20 kali buah kurma disebutkan dalam Al-Qur’an. Ada beberapa surah yang menceritakan soal kurma dan manfaatnya seperti Maryam, Ar-Rad, Al-Baqarah, Qaaf dan Al- Hasyr.

    Selain dikonsumsi langsung, Rasulullah SAW juga sering konsumsi air rendaman kurma yang disebut air nabeez.

    Dalam hadits Riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang sarapan dengan tujuh butir kurma Ajwa setiap pagi akan terhindar dari bahaya racun dan sihir.

    4. Jahe

    Dalam Al-Qur’an jahe disebut sebagai minuman yang ada di surga. Hal ini dijelaskan dalam surah Al-Insan ayat 17:

    وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًا

    Arab-Latin: Wa yusqauna fīhā ka`sang kān mizājuhā zanjabīlā

    Artinya: Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.

    Jahe punya banyak khasiat untuk kesehatan. Jahe juga kerap dijadikan rempah dalam obat herbal untuk mengobati ataupun mencegah berbagai penyakit

    5. Minyak Zaitun

    Dalam Al-Qur’an, buah zaitun disebutkan sebagai buah yang istimewa. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat An Nur ayat 35.

    “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

    (lus/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Kala Rasulullah SAW Letakkan Pipinya di Atas Pipi Aisyah



    Jakarta

    Aisyah merupakan istri termuda Rasulullah SAW. Dikutip dalam buku Wanita-wanita yang Diabadikan dalam Al-Qur’an tulisan Maryam Kinanthi disebutkan bahwa Aisyah adalah Putri Abu Bakar. Ia memulai perannya sebagai ummul mukminin sejak beliau berusia 13 tahun. Oleh karena itu, wajar jika sifat kekanak- kanakan dan kepolosannya masih ada sehingga menjadi penghias romantisme hubungan cinta antara Aisyah dengan Rasulullah SAW.

    Rasulullah SAW sering mengajak Aisyah ikut serta berjalan-jalan atau mengikuti kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Tidak hanya berkutat di dalam rumah.


    Seolah tahu bahwa Aisyah senang dengan pengalaman baru dan berharga, maka Rasulullah SAW sering mengajaknya pergi dan bersenang-senang.

    Diceritakan dalam buku Kisah Cinta Aisyah al-Humaira tulisan Azizah Hefni, Aisyah pernah bercerita, Rasulullah SAW mengajaknya ke tempat yang ramai dan menunjukkan kecintaannya pada Aisyah kala itu. Aisyah berkata:

    “Bahwasanya Rasulullah sedang duduk, ketika terdengar oleh kami kegaduhan dan suara anak-anak. Rasulullah kemudian berdiri, dan ketika itu ada wanita Habasyah yang sedang menari dan anak-anak berada di sekitarnya. Beliau kemudian berkata, ‘Wahai Aisyah, kemarilah dan lihatlah (apakah kamu ingin melihat?). Lalu kujawab, ‘Ya.’ Lalu beliau memberdirikanku di belakang beliau dan pipiku berada di atas pipi beliau. Dan kuletakkan daguku di atas bahu Rasulullah.” (HR. Nasa’i dan Tirmidzi).

    Cerita Aisyah tentang kemesraan yang diberikan Rasulullah SAW kepadanya-demikian juga sebaliknya memahamkan kita semua, bahwa halal, bahkan dianjurkan-sebab Rasulullah melakukannya, mengajak istri ke tempat-tempat yang menyenangkan. Gunanya adalah untuk menghilangkan kejenuhan dan meningkatkan rasa cinta kasih antara suami dan istri.

    Kemesraan mereka memberikan kita pelajaran bahwa untuk bisa hidup berdampingan dengan bahagia bersama istri atau suami, kita memerlukan pengertian dan jiwa yang besar untuk memahami karakter, kebutuhan, serta kesenangan pasangan. Rasulullah SAW telah memberikan teladan itu pada kita semua.

    (lus/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Doa Sebelum Berkendara, Amalan Sunnah agar Selamat di Jalan


    Jakarta

    Setiap aktivitas seorang muslim idealnya diawali dengan doa, termasuk ketika hendak bepergian atau berkendara. Dalam ajaran Islam, doa saat berkendara bukan hanya bentuk permohonan keselamatan, tetapi juga pengakuan bahwa segala kekuatan dan kendali di jalan berasal dari Allah SWT.

    Rasulullah SAW mencontohkan agar umat Islam selalu mengingat Allah SWT dalam setiap perjalanan, karena di jalanlah sering kali manusia diuji dengan kesabaran, kehati-hatian, dan ketulusan niat.


    Dikutip dari buku Fiqih Keselamatan Transportasi karya Eko Setyo Budi, berdoa sebelum berkendara termasuk bagian dari sunnah Rasulullah SAW. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman dalam surat Az-Zukhruf ayat 13,

    لِتَسْتَوُۥا۟ عَلَىٰ ظُهُورِهِۦ ثُمَّ تَذْكُرُوا۟ نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا ٱسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُولُوا۟ سُبْحَٰنَ ٱلَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُۥ مُقْرِنِينَ

    Artinya: Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan: “Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,

    Ayat ini mengajarkan bahwa setiap kali seseorang menaiki kendaraan, baik unta di masa Nabi maupun mobil, motor, pesawat, dan kapal di masa kini, hendaknya memuji dan mengingat Allah SWT sebagai bentuk syukur atas nikmat keselamatan dan kemudahan perjalanan.

    Doa Naik Kendaraan dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

    Dikutip dari buku Kumpulan Dzikir dan Doa Shahih: Tuntunan Hidup 24 Jam oleh Anshari Taslim dijelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan doa yang bisa diamalkan sebelum berpergian menggunakan kendaraan.

    1. Doa Naik Kendaraan Darat

    سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبَّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

    Arab Latin: Subhaanalladzii sakhkhoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin, wa innaa ilaa robbinaa lamun qolibuun

    Artinya: “Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak akan mampu menguasainya, dan sungguh kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

    2. Doa Naik Kendaraan Laut

    بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا، إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

    Arab Latin: Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa, inna robbii laghofuurur rohiim

    Artinya: “Dengan nama Allah, kami berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

    3. Doa Naik Kendaraan Udara

    اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ

    Arab Latin: Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl.

    Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami bepergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam bepergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.”

    Bisa juga membaca doa berikut,

    للهُ أَكْبَر، اللهُ أكْبر، الله أكْبَر، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

    Arab latin: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Subhanalladzi sakkhoro lana hadza wa maa kunnaa lahu muqrinin, wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibun, allahumma inna nas’aluka fii safarinaa hadzal birro wat taqwa wa minal ‘amal maa tardho, allahumma hawwin ‘alaina safarona hadza wa athwi ‘annaa bu’dahu, allahumma antash shohibu fis safari wal kholifatu fil ahli, allahumma inni a’udzubika min wa’tsaais safari wa kaabatil mandzhori wa suuil munqolibi fil maali wal ahli.

    Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha suci Allah yang telah menundukkan (pesawat) ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Allah lah kami kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kebaikan dan takwa dalam perjalanan ini, kami mohon perbuatan yang Engkau ridhai.

    Ya Allah, permudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah pendampingku dalam bepergian dan mengurusi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan kepulangan yang buruk dalam harta dan keluarga.”

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com