Category Archives: Tips Properti

Cara Cek Kebocoran Sebelum Beli Rumah Baru!


Jakarta

Membeli rumah baru adalah salah satu investasi terbesar bagi kebanyakan orang.

Banyaknya penjualan rumah secara cepat di platform online biasanya membuat pembeli rumah tidak meneliti apakah rumah tersebut benar dalam kondisi baik atau tidak.

Oleh karena itu, sebelum membeli rumah perlu dilakukan banyak pertimbangan dan pengecekan agar tidak menyesal di kemudian hari.


Saat melakukan pengecekan rumah, salah satu area yang harus kamu fokuskan adalah deteksi kebocoran, karena kebocoran dapat mengakibatkan kerugian besar di kemudian hari.

Melansir dari laman Leak Masters, di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk cek kebocoran sebelum kamu membeli rumah.

Cara Cek Kebocoran Sebelum Beli Rumah

Adanya Jamur

Adanya jamur di langit-langit rumah ataupun tembok adalah tanda paling umum yang bisa kamu lihat saat ada kebocoran di dalam rumah. Untuk mengecek adanya jamur dengan teliti, kamu bisa melakukan cara ini:

Identifikasi Bau:

Masalah ini disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang menyukai kelembapan. Jamur ini biasanya memiliki aroma apek yang mudah dikenali. Coba periksa seluruh rumah dengan mencium apakah ada bau yang mencurigakan.

Perhatikan Setiap Sudut:

Meskipun jamur dan lumut mungkin baru terlihat saat sudah parah, kamu bisa menemukannya dengan memeriksa sudut-sudut ruangan secara cermat. Perhatikan lantai, langit-langit, bagian bawah tangga, dan dalam lemari kamar mandi. Kamu mungkin melihat tanda-tanda jamur dan lumut terutama jika ada kebocoran pipa atau saluran air.

Periksa Meteran Air

Langkah pertama untuk mendeteksi kebocoran adalah dengan memeriksa meteran air. Caranya adalah dengan mematikan semua sumber air dan tunggu selama 15 menit, lalu periksa meteran untuk melihat apakah air mengalir.

Jika ya, biasanya itu merupakan indikasi adanya kebocoran di suatu tempat. Kamu harus memeriksa semua toilet di rumah untuk melihat apakah ada tangki yang bocor, dan menguji tekanan air di keran untuk memastikan tidak ada yang mengalir ke dalam dinding.

Selidiki Ruang Bawah Tanah

Perhatikan baik-baik dinding dan lantai ruang bawah tanah untuk mencari tanda-tanda kelembapan. Jika kamu melihat sesuatu yang mencurigakan, berarti kamu perlu meminta bantuan ahli pendeteksi kebocoran.

Mereka bisa menggunakan peralatan pencitraan infra-merah untuk memeriksa fondasi atau melakukan pemeriksaan kamera di dalam saluran air Anda.

Periksa Bagian Luar dan Halaman

Periksa tanah di sekitar rumah apakah ada tanda-tanda genangan air, atau perubahan warna pada dinding bawah yang mengindikasikan kelembapan.

Periksa apakah tanahnya miring menjauhi bangunan, dan periksa talang dan saluran pembuangan untuk melihat apakah kondisinya baik dan tidak perlu mengeluarkan uang untuk membelinya.

Carilah pohon-pohon besar yang tumbuh dengan baik dan mungkin memiliki akar yang bisa menyedot air dari sistem drainase.

Tinjau Atap, Talang, dan Saluran Air Bawah

Pengecekan kondisi atap merupakan aspek penting dalam pendeteksian kebocoran. Periksa kondisi atap dan pastikan sirap sudah terpasang dengan baik.

Periksa juga talang dan saluran pembuangan untuk memastikan air bisa mengalir dengan lancar, terutama saat hujan lebat.

Cek Pipa

Meskipun pemeriksaan meteran air tidak menunjukkan adanya kebocoran, kamu tetap harus memperhatikan semua pipa yang dapat diakses untuk melihat apakah ada kelembapan di sekitar sambungan pipa.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengecek kebocoran sebelum membeli rumah. Jangan sampai tertipu dengan menawar rumah tanpa melakukan pemeriksaan menyeluruh, ya. Semoga membantu!

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

7 Langkah Memulai Berkebun di Halaman Rumah buat Pemula


Jakarta

Berkebun di rumah mempunyai banyak manfaat bagi penghuni rumah. Selain aktivitasnya baik untuk kesehatan, hasil dari berkebun bisa memperindah tampilan halaman rumah, bahkan bila dipetik bisa digunakan untuk konsumsi keluarga.

Meski baru memulai berkebun dari awal bisa terkesan berat, kamu bisa menjadikannya lebih mudah dengan mengelolanya dalam beberapa langkah. Tentunya dengan berbekal tekad dan kesabaran juga, pada akhirnya kamu akan dapat menikmati hasil berkebun dari usaha sendiri.

Melansir dari Better Homes and Gardens, berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mulai berkebun di halaman rumah bagi pemula.


1. Pilih Tanaman

Tentukan dari awal tanaman apa yang ingin ditumbuhkan, antara lain sayuran, herba, atau bunga. Jika ingin berkebun sayuran atau herba, coba pilih jenis tanaman yang akan sering dikonsumsi oleh keluarga. Sementara bila memilih bunga, tentukan warna dan aroma bunga macam apa yang diinginkan.

2. Pilih Lokasi Kebun

Hampir semua tanaman membutuhkan sinar matahari selama 6-8 jam setiap harinya. Untuk itu, pilihlah lokasi di halaman rumah yang bisa mendapat cahaya matahari yang paling optimal.

3. Bersihkan Lahan

Sebelum mulai berkebun, kamu perlu mempersiapkan lahan yang ingin ditanam dengan membersihkan rumput liar dan tanah.

4. Siapkan Bedengan

Lalu, siapkan bedengan terlebih dahulu untuk melonggarkan tanah supaya akar tanaman bisa lebih mudah tumbuh dan mendapat akses air dan nutrisi. Ada dua metode untuk melakukan ini, yakni menggunakan alat tiller tanah atau menggali dengan tanah.

Sebenarnya akan lebih praktis menggali secara manual pada saat tanah lembab, terutama untuk bedengan yang kecil di halaman rumah.

5. Mulai Menanam

Pastikan kamu sudah membaca dan mengikuti instruksi penanaman benih untuk setiap jenis tanaman agar memahami waktu, kedalaman, dan jarak penanaman. Supaya lebih praktis, kamu bisa membeli bibit tanaman yang sudah jadi, sehingga tinggal dipindahkan ke kebun di halaman.

6. Tutupi Tanaman dengan Mulsa

Agar kelembapan kebun terjaga sekaligus mencegah tumbuhnya tanaman liar, kamu bisa menutupi area tanah dengan mulsa. Dengan begitu, kamu tidak perlu terlalu sering menyiram tanaman.

Sedangkan tanaman liar akan jarang tumbuh karena kekurangan sinar matahari. Namun, perlu diingat agar mulsa tidak menutupi area benih dengan membuat lubang, supaya tetap bisa tumbuh.

7. Rutin Menyiram dan Merawat Kebun

Bibit tanaman tidak boleh sampai kering, sehingga perlu disiram dengan air setiap hari. Kurangi penyiraman air kalau tanaman sudah semakin besar, sebab bibit baru masih membutuhkan banyak air sampai akarnya sudah cukup tumbuh.

Selanjutnya, jumlah air yang dibutuhkan tanaman akan tergantung pada kondisi tanah, kelembapan, dan curah hujan. Rawatlah kebun dengan membuat rutinitas berkebun yang baik. Siramlah kebun sebelum tanaman layu, hilangkan tanaman liar, hama, dan tanaman berpenyakit.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Bangun Rumah tapi ‘Makan’ Tanah Tetangga, Bisa Didenda hingga Pidana


Jakarta

Kadang kala sebidang tanah yang dibiarkan kosong tanpa pengawasan pemiliknya bisa ‘dimakan’ oleh tetangga dengan membangun rumah melebihi batas wilayah. Hal ini merupakan pelanggaran yang disebut ‘penyerobotan tanah’ yang dapat diatasi melalui jalur hukum.

Advokat dari Muzakki Law Firm, Ismail Muzakki mengatakan unsur dari penyerobotan antara lain adanya pihak yang memanfaatkan atau mencari keuntungan dari tanah atau lahan yang bukan miliknya. Kasus seperti ini biasanya lebih sering terjadi di pedesaan daripada perkotaan.

“Kalau di kota sebelum membangun kadang-kadang ada IMB-nya dan lain sebagainya. Kalau di desa asal bangun. Ternyata melebihi tanahnya orang, akhirnya jatuhnya penyerobotan,” ujar Ismail kepada detikcom, Senin (11/3/2024).


Ciri-ciri Penyerobotan Tanah

Seseorang sudah bisa dikatakan menyerobot tanah apabila menguasai atau memanfaatkan wilayah yang bukan haknya. Perbuatan sesederhana menanam bunga dapat dikatakan sebagai penyerobotan tanah.

Selain itu, penyerobotan tanah tidak terbatas pada permukaan tanah saja karena hak atas tanah meliputi atas dan bawah tanah. Dengan begitu, misalkan membangun terowongan melampaui wilayah pun akan disebut menyerobot tanah orang lain.

“Contoh membangun tanah lantai dua kemudian samping di lantai dua itu menjorok ke tanahnya tetangga. Nah, kalau suatu saat tetangganya membangun nanti tidak bisa, membentur,” katanya.

Sementara orang yang membuat bangunan melebihi wilayahnya hingga menyentuh jalanan umum, maka permasalahannya bisa berurusan dengan developer atau pemerintah tergantung pada status kepemilikan tanah jalanan tersebut.

“Katakanlah ini bukan fasum, maksudnya ini tanah milik pemerintah, artinya sudah diserahkan menjadi objek jalan umum, tentu itu adalah penyerobotan yang dilakukan oleh orang tersebut kepada tanah negara, beda lagi pasalnya nanti,” papar Ismail.

Ancaman Hukum

Penyerobotan tanah melanggar dua pasal hukum antara lain Pasal 385 Ayat 1 KUHP Tentang Penyerobotan Tanah dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun. Kemudian, Pasal 1365 KUH Perdata yang mengharuskan pelaku mengganti rugi.

“Kalau di istilahnya kitab undang-undang hukum perdata bilangnya ‘perbuatan melawan hukum’. Jadi perbuatan melawan hukum apa yang dilakukan dia dengan melakukan pembangunan untuk menyerobot itu, maka merupakan perbuatan melawan hukum,” tuturnya.

Hukuman Ganti Rugi

Apabila korban menggugat pelaku secara perdata, maka sebagai tindakan akan ada pembongkaran bangunan oleh pengadilan. Kecuali dalam proses peradilan tersebut ada mediasi yang menentukan dilakukannya kompensasi.

Pasalnya, daripada membongkar bangunan yang terbilang rumit, pelaku bisa saja membeli tanah tersebut. Selain pembongkaran, tentu ada ganti rugi atas pemakaian tanah yang telah dilakukan dalam penyerobotan.

“Korban bisa meletakkan ganti rugi berapa nominalnya. Tentu yang pantas dan patut berapa, maka dihitung sebagai sewa selama ini bangunannya karena memakan tanahnya orang. Mendirikan bangunannya itu, akhirnya tanah tersebut kan dibebani bangunan,” imbuhnya.

Adapun nominal ganti rugi bisa ditentukan oleh korban sepantasnya dengan memperhitungkan biaya sebagai sewa dan bentuk kerugian imateriel seperti tenaga, pikiran, dan waktu. Lalu dalam proses hukum di pengadilan, pihak yang kalah atau bila diasumsikan adalah pelaku penyerobotan, tentunya akan dibebani uang perkara atau panjar biaya perkara.

“Jadi biaya perkara itu akan dibebankan kepada tergugat yang kalah, baik itu pembongkarannya, baik itu biaya-biaya yang timbul di pengadilan, itu akan dibebankan kepada tergugat atau pihak yang melakukan penyerobotan tadi,” ucap Ismail.

Supaya pelaku segera memenuhi putusan hakim, ada denda atau uang paksa apabila melewati batas waktu yang telah ditentukan. Sebagai jaminan, korban juga bisa memasukan sita jaminan atas harta benda pelaku seperti rumah dan kendaraan. Pelaku yang gagal memenuhi putusan pengadilan akan disita dan dilelang hartanya untuk melaksanakan ganti rugi kepada korban.

Cara Menggugat

Pemilik tanah ataupun ahli waris tanah bagi pemilik tanah yang sudah meninggal dapat menggugat pelaku secara pidana dengan melaporkan ke kepolisian atau secara perdata ke pengadilan negeri di mana objek berada.

“Kita bisa melaporkan pidana itu kalau sudah ada kejadiannya, walaupun itu baru satu jam dibangun di situ,,” katanya.

Akan tetapi, Ismail menyarankan tindakan hukum dilakukan secara perdata saja jika memungkinkan karena ada kepastian terkait pembongkaran dan ganti rugi. Meski ada restitusi atau permohonan ganti rugi kalau secara pidana, prosesnya tidak semudah perdata.

“Tapi kalau memang mau yakin lagi, laporkan pidana. Pidana sudah jalan, akhirnya mau damai. Karena orang itu pasti mikirnya ‘daripada penjara aku tak damai saja’. Kadang-kadang ada yang milih seperti itu, kadang-kadang orangnya alot, akhirnya mau nggak mau hukum pidana jalan, hukum perdata jalan dua-duanya. Tergantung kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Sementara soal pidana, Ismail menyebutkan sebaiknya dijadikan daya upaya terakhir kalau kondisinya memang membahayakan atau rawan terjadi gesekan.

“Kalau buktinya bagus, diruntutkan buktinya mulai dari bukti kepemilikannya pertama, identitas harus ada, (dan) identitas kepemilikan. Terus kemudian bukti kepemilikan dan bukti perbuatan melawan hukumnya dia, tentunya dengan foto tadi bisa, kemudian dengan saksi juga bisa, atau dengan bukti-bukti tertulis lainnya,”paparnya.

“Kalau buktinya sudah memenuhi syarat, buktinya sudah match dengan dalil gugatannya, tentunya akan menang di pengadilan,” pungkas Ismail.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Ganjal Pintu Agar Tidak Mudah Terbanting Saat Tertutup


Jakarta

Apakah kamu pernah terkejut saat mendengar suara pintu terbanting ketika tertutup? Hal ini disebabkan pintu tidak memiliki penahan setelah didorong terbuka dan saat pegangannya dilepas, pintu tertutup begitu saja.

Pintu yang kerap menimbulkan suara keras ketika tertutup ini bukan hanya membuat kaget, melainkan berbahaya jika seseorang terjepit. Terutama bagi anak-anak yang kerap bermain di pintu dan belum kuat untuk menahan beban pintu yang bergerak sendirinya.

Masalah ini bisa disebabkan karena beberapa hal, paling umum adalah pintu yang memang tidak memiliki penahan sehingga langsung tertutup sendiri, ada terjadi karena terdorong angin kencang, dan ada pula karena kelalaian seseorang yang mendorong pintu terlalu keras saat hendak menutupnya.


Melansir dari House Digest pada Senin (11/3/2024), berikut beberapa cara untuk mengurangi pintu yang terbanting saat menutup.

Karet Gelang

Pintu yang diganjal dengan karet gelangPintu yang diganjal dengan karet gelang Foto: via House Digest

Tidak perlu menggunakan alat mahal untuk mengatasi pintu yang terbanting saat tertutup. Manfaatkan karet gelang dari kenop ke kenop. Pastikan karet tersebut juga mengenai bagian samping pintu dengan posisi menyilang. Di bagian tengah antar kenop pintu terdapat bagian yang bisa timbul masuk yang berguna sebagai penahan.

Fungsi karet di tengahnya juga sebagai penahan agar pintu tidak langsung tertutup saat mendekati kerangka pintu, namun tertahan oleh karet tersebut.

Kain atau Keset Kaki

Jenis-jenis kesetJenis-jenis keset Foto: istimewa/blibli

Orang Indonesia kerap meletakkan kain untuk membersihkan kaki sebelum masuk ke rumah. Peletakkan kain atau keset tepat di area pintu tertutup dapat membantu pintu tidak langsung meluncur tertutup sendiri.

Foam Pelampung

Happy little girl learning to swim with pool noodleBentuk pool noodle yang digunakan saat berenang Foto: Thinkstock

Foam pelampung ini adalah plastic foam berbentuk panjang seperti stik. Nama lain dari foam pelampung ini adalah pool noodles, biasanya digunakan pada barang pecah untuk meminimalisir gesekan saat pengiriman barang yang lumayan berat seperti piring, gelas, alat elektronik. Bentuknya berbeda dengan gabung karena lebih lentur dan ringan.

Kamu bisa memasang foam pelampung di sisi samping atas pintu agar saat tertutup sendiri akan langsung tertahan dan pintu tidak tertutup rapat. Menggunakan sedikit sekitar 10 cm foam pelampung sudah cukup untuk menahan pintu agar tidak terbanting.

Engsel Penutup Pintu

Engsel pintuEngsel pintu Foto: Andrey Popov/Adobe Stock via Angi

Untuk cara yang satu ini memakai alat tambahan di belakang pintu yang berbentuk seperti engsel. Alat ini bagian lengan atas akan dipasang menggunakan bor di kerangka pintu atas, lalu engsel bawah akan dipasang di pintu yang terbuka dan tertutup.

Pemasangan engsel pintu selain dapat menahan pergerakan pintu tertutup jauh lebih lambat juga bagus untuk tampilan pintu yang lebih rapih karena alat tersebut terletak di bagian belakang.

Untuk memasang engsel penutup pintu perlu menggunakan tenaga ahli atau jika ingin memasangnya sendiri bisa menyiapkan bor, obeng, dan sekrup.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Pintu dan Jendela Rumah Harus Ditutup Menjelang Maghrib, Ternyata Ini Alasannya



Jakarta

Dalam ajaran Agama Islam, dianjurkan menjelang Maghrib, pintu dan jendela rumah lebih baik ditutup serta mengajak anak-anak dan hewan ternak untuk tidak berkeliaran di luar.

Hal ini diungkapkan di dalam Hadits dari Jabir bin Abdillah RA, yang mengatakan Rasulullah SAW bersabda jika masuk waktu sore saat matahari tenggelam sampai Maghrib adalah waktu di mana setan berkeliaran di luar. Dengan menutup pintu dan jendela membuat setan tidak dapat masuk ke dalam rumah.

“Jika masuk awal malam – atau beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore – maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup.” (HR Bukhari dan Muslim).


Menurut tafsir dari Muhammad Fuad Abdul Baqi dalam Al-Lu’lu’ wal Marjan 3 seperti yang dikutip dari detikHikmah pada Senin (11/3/2024), kalimat kegelapan datang dalam hadits tersebut merujuk pada waktu malam atau awal munculnya kegelapan. Demikian juga kalimat kalian berada pada petang hari artinya saat memasuki waktu sore.

Setan yang berkeliaran saat Maghrib sebenarnya tengah mencari tempat perlindungan dari setan yang lebih kuat. Saking ketakutannya mereka, kecepatan bergerak setan akan melebihi kecepatan manusia.

Imam Ibnu Abdilbarra dalam Al Istidzkar juga menambahkan alasan adanya perintah untuk menutup pintu-pintu rumah pada malam hari adalah upaya penjagaan diri dari gangguan setan dan jin. Hadits tersebut juga mengabarkan tentang nikmat Allah SWT atas hamba-hambanya dari manusia.

“Jika setan tidak diberi kekuatan untuk membuka pintu atau wadah, maka ia tidak akan mampu melakukannya. Walaupun ia diberi kekuatan yang lebih besar dari itu, yaitu menembus dan masuk dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh manusia,” sebut keterangan Imam Ibnu Abdilbarra yang diterjemahkan oleh Syaikh Abdullah bin Hamoud Al Furaih dalam buku Sunnah Rasulullah Sehari-hari.

Namun, apabila pada saat Maghrib ada yang bertamu atau kamu perlu keluar rumah karena ada hal yang membahayakan di dalam rumah, kamu boleh membuka pintu atau jendela rumah.

Sebagai tambahan, jika kondisi mendesak yang mengharuskan kamu membuka pintu rumah saat Maghrib, kamu bisa membaca doa meminta perlindungan Allah SWT.

“A’uudzubillaah himinas syaitoon nirrojiim.”

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

Ternyata selain pintu rumah dan jendela, menurut Hadist riwayat Ahmad saat malam tiba lampu-lampu rumah sebaiknya dimatikan dan penutup makanan di meja makan juga sebaiknya ditutup.

“Tutuplah pintu-pintu ketika malam, dan matikanlah lampu-lampu. Tutuplah bejana serta tempat makan dan minum, walau hanya engkau taruh sepotong kayu di atasnya.” (HR Ahmad).

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Cara Praktis Membersihkan Mesin Cuci


Jakarta

Setelah pemakaian jangka panjang, pasti kamu akan menemukan kotoran menumpuk di dalam mesin cuci. Kotoran tersebut tidak lain berasal dari noda atau debu dari handuk, pakaian, dan sprei kamu yang tadinya kotor.

Tidak hanya sisa deterjen yang bisa menumpuk, tapi juga endapan air sadah dan jamur atau lumut di sekitar tutupnya. Faktor ini membuat pakaian yang keluar dari mesin cuci berbau apek.

Agar pakaian tetap bersih dan tidak berbau, kamu bisa coba cara berikut. Langkah ini bisa untuk mesin cuci penutup atas dan penutup depan.


Langkah Pertama

Lap bagian dalam mesin cuci dengan kain lembab setiap selesai dipakai, agar tidak terjadi penumpukan deterjen. Setiap beberapa bulan sekali, bersihkan bagian dalam mesin cuci dengan air panas dan sabun lalu biarkan sampai mengering.

Langkah Kedua

Dilakukan pencucian dengan air panas (60°C atau lebih tinggi) tanpa pakaian atau deterjen di dalam mesin sebulan sekali. Hal ini guna menghindari bakteri dan jamur. Dilansir dari Good Housekeeping, Senin (11/3/2024) direkomendasikan menggunakan pembersih mesin cuci khusus setiap tiga sampai enam bulan, ini memastikan kotoran yang bisa dan tidak bisa terlihat akan hilang, sehingga mesin cuci kamu tetap higienis dan tidak berbau.

Langkah Ketiga

Rutin membersihkan dan memeriksa saringan pembuangan mesin cuci. Terkadang, air juga bisa mengendap di dasar mesin cuci dan menimbulkan bau tak sedap. Gunakan selang pembuangan bawaan yang disediakan dan turunkan ujungnya ke dalam ember untuk menampung airnya.

Langkah Keempat

Lap segel drum dengan larutan pemutih. Langkah ini bisa dipraktekan setiap selesai mencuci agar bakteri dan jamur tidak menumpuk. Kamu harus memastikan drumnya kering sebelum memasukkan cucian lainnya biar tidak menyisakan pemutih di pakaianmu.

Langkah Kelima

Saat tidak dipakai, biarkan penutup mesin cuci sedikit terbuka. Hal ini dilakukan agar tetap ada sirkulasi udara dan menghindari adanya pertumbuhan bakteri.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

10 Tips Menata Ruang Tamu Biar Suasana Hati Selalu Happy


Jakarta

Ternyata cara menata ruangan bisa mempengaruhi perasaan kita, lho! Kamu pasti selalu ingin memberikan sentuhan yang terbaik buat rumahmu, kan. Tak dapat dipungkiri, semua orang menginginkan agar rumahnya tidak hanya kelihatan bagus tapi juga terasa nyaman.

Salah satu tempat yang selalu dipakai untuk berkumpul bersama keluarga dan kolega adalah ruang tamu. Maka dari itu, sebaiknya kamu merancang area ini agar fungsional sekaligus menjadi tempat yang aman dan nyaman.

Dilansir dari Bed Threads, Senin (11/3/2024) seni Tiongkok kuno atau yang dikenal dengan Feng Shui, adalah menskemakan ruang dengan aliran energi yang tepat dan membenahi rumahmu agar selaras antara individu dengan alam sekitarnya.


1. Identifikasi titik fokus

Kamu harus mencari tahu terlebih dahulu titik fokus utama ruang tamu mu, misalkan apa visi gaya hidupmu. Kalau kamu adalah orang yang suka berkumpul bersama keluarga, kamu bisa meletakkan karya seni yang cantik menjadi barang pertama yang kamu lihat saat kamu masuk ke ruang tamu. Lalu, kamu bisa posisikan TV ke area yang tidak terlalu terlihat.

2. Posisi sofa

Kalau ruang tamu mu luas, kamu bisa posisikan sofa membentuk huruf L. Hal ini membuat suasana menjadi kondusif saat sedang diskusi, memberikan kesan yang ramah dan terbuka. Sofa yang diletakkan berhadapan langsung satu sama lain, dapat menyebabkan konflik.

Letakkan sofa yang paling sering dipakai pada dinding yang kokoh, hal ini dapat memberi perlindungan dan dukungan bagi orang yang duduk di sofa tersebut. Kalau tidak memungkinkan, posisikan meja konsol di belakang sofa dan susun aksesori di atasnya yang melebihi tinggi kepala.

3. Penuhi ruang dengan barang-barang favorit

Kamu bisa dekor ruang tamu dengan benda-benda favoritmu, hindari apa pun yang memberi kesan negatif, seperti hadiah yang tidak kamu suka. Perlu diingat untuk selalu melekatkan perasaan positif dengan semua benda di rumahmu, hal ini meningkatkan suasana hati tiap kamu masuk ke ruang tamu.

4. Letakkan karpet

Pakai karpet yang menghubungkan furnitur ruang tamu secara visual. Pilih karpet berukuran besar agar ruang tamu mu terasa luas.

5. Yin dan Yang adalah kunci

Keseimbangan pencahayaan adalah salah satu bentuk dari yin dan yang, hal ini penting untuk melahirkan suasana yang menyenangkan di ruang tamu. Pencahayaan dapat menjadi dekoratif dan fungsional, lampu juga membuat suasana menjadi nyaman.

6. Energi segar

Kamu bisa menghadirkan energi segar ke ruang tamu dengan pencahayaan dan ventilasi alami dengan membuka tirai dan jendela.

7. Warna palet

Ada lima elemen di dalam Feng Shui yaitu api, air, kayu, logam, dan tanah. Kamu bisa menggunakan warna yang cocok tergantung elemen mana yang dibutuhkan menurut energi Feng Shui di rumahmu. Hal ini mirip horoskop yang memperlihatkan dimana energi negatif dan positif. Hal ini juga dapat diterapkan untuk setiap properti dan tergantung pada orientasi dan tanggal rumah kamu dibangun.

Secara umum, hindari warna merah di bidang yang luas seperti dinding, karpet, dan sofa. Karena elemen api diwakili oleh warna merah yang memperkuat energi negatif, dan berganti dari waktu ke waktu sesuai dengan siklus bulan. Pilihan yang aman adalah warna-warna netral.

8. Terhubung dengan alam

Penempatan tanaman dapat melahirkan hubungan dengan alam. Pilih tanaman yang dapat menyaring udara dan kokoh seperti bunga lili perdamaian dan zanzibar, kamu juga bisa memilih anggrek phalaenopsis dan pakis maidenhair.

9. Tambahkan cermin

Cermin dapat menambahkan cahaya, gerakan, dan energi Yang ke ruang tamu mu. Idealnya, cermin memantulkan sesuatu yang menarik seperti karya seni yang cantik atau pemandangan yang indah.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Langkah Cuci Sajadah yang Baik dan Benar


Jakarta

Sajadah merupakan alas yang digunakan ketika salat. Karena sering digunakan, tentunya sajadah perlu dicuci agar tetap bersih.

Tentunya detikers tidak mau dong sajadah yang digunakan menjadi kotor dan bau saat digunakan? Maka dari itu, perlu dicuci.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mencuci sajadah. Sebab, tidak semua sajadah bisa dicuci menggunakan mesin cuci.


Dilansir dari ehow, Selasa (12/3/2024), berikut ini langkah-langkah mencuci sajadah.

1. Lihat Petunjuk Pencucian

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melihat petunjuk pencucian, apakah sajadah tersebut bisa dicuci dengan mesin cuci atau harus dicuci dengan tangan. Beberapa bahan seperti sutera tidak tahan air, maka bisa dicuci dengan cara dry clean.

2. Hilangkan Noda Terlebih Dahulu

Apabila terdapat noda di sajadah, sebaiknya bersihkan itu terlebih dahulu. Pastikan tidak menggunakan pemutih agar tidak merusak sajadah.

Jika ada noda membandel, bersihkan dengan pembersih noda. Diamkan setidaknya setengah jam sebelum dicuci.

3. Rendam Sajadah

Setelah menghilangkan noda, rendam sajadah di air dingin dengan sedikit sabun cuci. Rendam selama kurang lebih 30 menit hingga beberapa jam.

Sebagai informasi, jangan rendam sajadah dengan air panas. Sebab, sajadah bisa menyusut.

4. Keringkan Sajadah

Setelah direndam di air sabun, bilas sajadah dengan air dingin. Selanjutnya, gulung sajadah untuk mengeluarkan banyak air. Jangan memeras sajadah karena bisa merusak bahan. Gulung sajadah beberapa kali.

Setelah itu, keringkan sajadah. Jika dikeringkan di luar, jangan sampai terkena cahaya matahari langsung karena bisa membuat warna sajadah memudar.

Itulah cara mencuci sajadah supaya makin bersih. Semoga bermanfaat!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Bolehkah Posisi Toilet di Rumah Menghadap Kiblat? Ini Jawabannya



Jakarta

Keberadaan toilet di dalam rumah merupakan suatu hal yang vital. Sebab, keberadaannya memudahkan penghuni rumah untuk kegiatannya seperti buang air besar maupun buang air kecil.

Ternyata, penempatan toilet ada tata caranya. Disebutkan bahwa sebaiknya posisi toilet sebagai tempat buang hajat tidak menghadap atau membelakangi arah kiblat. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Apabila engkau ke WC, janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya ketika kencing atau buang air besar.” (HR. Muslim).


Apabila seseorang tidak punya pilihan selain menggunakan toilet dan dalam prosesnya menghadap atau memunggungi kiblat, sebaiknya posisi badan agak sedikit menyimpang agar tidak benar-benar menghadap atau membelakangi kiblat.

Sementara itu, dilansir dari islamcity.org, disebutkan bahwa mayoritas ulama menilai kasus-kasus tersebut berlaku di area yang tidak memiliki dinding atau sekat tetap. Apabila ada tembok, maka toilet menghadap atau membelakangi kiblat diperbolehkan ketika menjawab ‘panggilan alam’.

Dikutip dari jatim.nu.or.id, terkait kamar mandi di rumah yang toiletnya menghadap atau membelakangi kiblat disebutkan bahwa hal itu tidak masalah. Sebab, dalam bangunan kamar mandi dikelilingi tembok dan bangunan sehingga boleh toilet menghadap atau membelakangi kiblat.

Imam An-Nawawi pentarjih utama dalam Mazhab Syafi’i menguraikan panjang lebar khilafiyah dalam permasalahan ini. Disampaikan:

ﻣﺬﻫﺐ اﻟﺸﺎﻓﻊ ﺃﻥ ﺫﻟﻚ ﺣﺮاﻡ ﻓﻲ اﻟﺼﺤﺮاء ﺟﺎﺋﺰ ﻓﻲ اﻟﺒﻨﻴﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺳﺒﻖ ﻭﻫﺬا ﻗﻮﻝ اﻟﻌﺒﺎﺱ اﺑﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻤﻄﻠﺐ ﻭﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻭاﻟﺸﻌﺒﻲ ﻭﻣﺎﻟﻚ ﻭﺇﺳﺤﺎﻕ ﻭﺭﻭاﻳﺔ ﻋﻦ ﺃﺣﻤﺪ

Artinya: Mazhab Syafi’i mengatakan bahwa kencing menghadap kiblat adalah haram saat di tanah lapang dan boleh di dalam bangunan (kamar mandi, toilet). Ini adalah pendapat Abbas bin Abdul Muthalib, Ibnu Umar, Syu’bi, Malik, Ishaq dan satu riwayat Ahmad(Al-Majmu’ 2/81-82)

Adapun, tempat toilet disarankan berukuran cukup luas agar penggunanya tidak bersentuhan dengan kotoran. Selain itu, tersedia air yang cukup, sebaiknya air mengalir, untuk membersihkan tubuh dan tempat.

Meskipun membangun toilet dengan arah menuju atau membelakangi kiblat bukanlah sebuah dosa, sebaiknya jika ingin membangun toilet haruslah membuatnya dengan mengarah di sisi lain kiblat dan bukannya mengarah atau membelakanginya.

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Rumah Masih KPR Boleh Dijadikan Mahar Nikah, Ini 5 Syaratnya



Jakarta

Mahar merupakan harta yang wajib diberikan calon suami kepada calon istri saat oleh akad pernikahan bagi umat Islam. Mahar pada umumnya adalah barang yang bernilai ekonomi yang bisa berupa emas, uang, bahkan rumah.

Anggota Dewan Syariah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono menjelaskan terkait mahar dalam bentuk rumah yang masih dalam proses KPR dan belum lunas. Ia mengatakan mahar tersebut tetap sah untuk akad pernikahan.

“Para ulama juga membolehkan mahar itu dibayarkan tunai atau dibayarkan secara ditunda, bayar sebagiannya saja, nanti dibayar berikutnya pada masa tertentu. Ini disebutkan dalam buku-buku klasik maupun kontemporer,” ujar Suharsono kepada detikcom, Jumat (8/3/2024).


“Misalnya Syech Sayyid Sabiq dalam bukunya Fikih Sunnah juga menyebutkan bolehnya mempercepat pembayaran mahar atau juga menundanya,” sambungnya.

Namun, Suharsono menyebutkan mahar tersebut harus memenuhi beberapa syarat dan catatan sebagai berikut.

1. Kejelasan Lokasi Rumah

Pada dasarnya, persyaratan mahar antara lain harus sesuatu yang diketahui jelas objeknya. Khususnya rumah yang dijadikan maha, maka perlu disebutkan lokasi rumah di dalam akad.

“Mahar itu harus sesuatu yang diketahui jelas. Kalau emas, berapa gram. Kalau rumah, disebutkan ‘rumahnya di sini’. Bukan ‘dengan mahar rumah’. Rumahnya di mana nggak jelas, nggak bisa,” katanya.

2. Kesepakatan dengan Calon Istri

Lalu, pihak calon istri harus dengan sukarela sepakat dengan pemberian mahar berupa rumah yang masih dalam proses pembayaran dengan cicilan. Selain setuju, pihak mempelai perempuan juga harus memahami tentang berbagai hal terkait rumah KPR tersebut.

“Pihak calon mempelai perempuan juga harus sepakat dengan ketentuan tersebut. Calon istri dan walinya perlu memahami dan mengetahui berapa lama rumah KPR akan dicicil,” papar Suharsono.

3. Jangka Waktu Cicilan

Syarat lain untuk menjadikan rumah KPR sebagai mahar pernikahan adalah harus diketahui jangka waktu cicilannya serta tidak boleh terlalu lama. Sebab, usia pernikahan belum tentu cukup untuk melunasi KPR rumah. Dikhawatirkan salah satu pasangan meninggal dunia sebelum mahar selesai dilunasi.

“Jangan sampai rumah masih KPR cicilannya nggak ketahuan jumlahnya (dan) waktunya. Kemudian, waktunya jangan terlalu lama, misalnya sampai 50 tahun nanti bisa kata Syech Wahbah itu bisa menyebabkan hilang maharnya. Jadi boleh tapi jangka waktunya jangan kelamaan (dan) jumlah waktunya juga diketahui,” katanya.

4. Administrasi Rumah

Sebenarnya rumah sebagai mahar pernikahan bisa mulai dibeli secara mencicil sebelum atau setelah akad pernikahan. Namun, sebaiknya calon suami mengurus administrasi terkait rumah tersebut dengan menyampaikan niat dan keputusannya ke notaris sebelum menikah.

Pasalnya, ada hukum bersifat syariat dan yang bersifat hukum positif yang harus diperhatikan ketika mahar dalam bentuk rumah KPR atau yang dicicil.

“Secara akad di ijab kabul itu disebutkan bahwa ini sebagai mahar, maka pindah kepemilikannya dari milik suami menjadi milik istri. Sudah mulai diubah surat menyuratnya atau dikonsultasikan ke pihak notarisnya,” jelasnya.

“Disampaikan bahwa (rumah) ‘ini akan menjadi milik calon istri saya atau menjadi milik istri saya’. Itu disebutkan dalam catatan notaris supaya legal. Jangan sampai nanti digugat, nggak ada buktinya,” lanjutnya.

5. Kesanggupan Calon Suami

Calon suami disarankan sudah menghitung kemampuan untuk melunasi cicilan rumah KPR supaya mahar tidak sampai hilang karena tidak berhasil membayar. Meski rumah KPR yang gagal dilunasi setelah menikah tetap sah pernikahannya, perlu diingat bahwa mahar merupakan hadiah untuk istri.

Oleh karenanya, calon suami harus mengupayakan pemberian yang terbaik untuk calon istri. Suharsono juga menyampaikan ada beberapa hadits yang menyebutkan salah satu hal terpenting dalam menentukan mahar adalah kemudahan dalam pemenuhannya.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com