Tag: amerika serikat

  • The Council on American-Islamic Relations (CAIR)



    Jakarta

    Salah satu ormas Islam cukup besar di AS ialah The Council on American-Islamic Relations (CAIR). Organisasi ini didirikan pada bulan Juni 1994 di Washington DC. Salah seorang pendirinya ialah Nihad Awad. Tujuan pendiriannya ialah untuk memberikan pembelaan (advocacy) komunitas muslim yang sering tidak memahami hak dan kewajiban civilnya sebagai warga AS. CAIR juga bermaksud untuk memperkenalkan prestasi umat Islam di dalam mendukung tujuan umum dan ideologi AS. Dengan adanya wadah ini maka dengan mudah komunitas Islam di AS khususnya di DC untuk diajak terlibat untuk mendukung program-program positif, baik pembinaan sebagai umat maupun sebagai warga AS. Jika ada anggota atau warga muslim yang terkena kasus hukum atau musibah maka dengan mudah mereka bisa mendapatkan pertolongan dan bantuan dari dan untuk komunitas muslim.

    Masih ingat kita dengan isu diskriminasi jilbab di AS pada tahun 1995, beberapa orang ditolak dan bahkan ada yang dikeluarkan jadi karyawan karena menggunakan jilbab (vail). Pada saat itu CAIR hampir membela mereka dengan mengusung isu Hak Asasi Manusia (HAM). CAIR juga memberikan advokasi terhadap keluarga pembom (bomber) di Oklahoma tahun 1995, sekaligus melakukan program deradikalisasi pemahaman agama Islam kepada umat Islam, khususnya keturunan Arab di AS. Banyak lagi kasus yang ditangani CAIR di AS, yang intinya memberikan advokasi terhadap warga muslim sekaligus menyampaikan harapan-harapan pemerintah AS terhadap umat Islam.

    Kehadiran CAIR juga membantu pemerintah AS untuk melakukan pembinaan warga dengan menggunakan bahasa agama seperti yang dianut oleh warganya. Kelompok agama-agama lain juga dibiarkan tumbuh dan berkembang di bawah organisasi-organisasi paguyuban mereka, karena keberadaannya justru lebih menguntungkan dan lebih memudahkan pemerintah AS menjalin komunikasi untuk sesuatu yang positif untuk semuanya. Sebaliknya dengan adanya wadah paguyuban ini umat Islam lebih mudah menyalurkan aspirasi mereka ke pemerintah dibanding menyampaikannya secara personal. Lagi pula, jika sudah terbentuk organisasi yang anggotanya kongkrit by names dan bay address otomatis akan memiliki harga politik yang mahal, karena siapa pun yang akan menjadi calon pemimpin eksekutif dan legislatif pasti akan memperhatikan mereka karena memiliki hak suara.


    Hanya saja, karena para anggota dan pengurus yang aktif di dalam organisasi ini kebanyakan dari komunitas muslim Timur Tengah, khususnya yang bersentuhan langsung secara emosional dengan persoalan yang dihadapi di Palestina. Bahkan di antara anggotanya berasal dari keluarga Hamas yang hijrah ke AS. Mereka masih mempunyai anggota keluarga di Palestina atau di Libanon. Begitu Israel melakukan tekanan dan gempuran terhadap negara-negara tetangganya maka secara emosional anggota CAIR juga angkat bicara, mungkin di antaranya ada yang sangat vokal, sehingga mengundang perhatian banyak orang. Akibatnya ketenangan warga AS lain mungkin ada yang terusik, apalagi keluarga Yahudi yang juga banyak di AS. Seperti halnya oraganisasi muslim yang anggota-anggotanya berasal dari Timur-Tengah sering dianggap organisasinya berafiliasi dengan kelompok hard liner seperti kelompok Ikhanul Muslimin (Muslim Brotherhood). Mungkin memang ada segelintir orang yang berhaluan keras tetapi lebih merupakan inisiatif personal yang mungkin anggota keluarganya korban dari kekerasan Israel di Timur Tengah. CAIR dan ormas-ormas Islam lainnya di AS sangat berperan di dalam memperbaiki citra umat Islam yang dirusak oleh segelitir orang yang melakukan kekerasan atas nama agama Islam.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Imam sebagai Mediator Umat



    Jakarta

    Sebagai agama dan umat minoritas Islam di AS, keberadaan Imam di sana menjadi sangat penting. Bukan hanya panting karena terus-menerus harus memberikan pelayanan kepada warga muslim yang umumnya mereka adalah orang awam, tetapi juga penting karena menjadi mediator, negosiator, dan moderator dengan para pihak yang ada di lingkungan umat Islam.

    Pemerintah AS seringkali mengundang tokoh-tokoh agama, dan untuk umat Islam seringkali diwakili oleh Imam, untuk membicarakan segala hal yang berhubungan dengan kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Sebagai negara demokrasi, AS selalu mendialogkan setiap persoalan untuk diselesaikan secara adil dan fair. Jika ada kunjungan tokoh-tokoh agama dunia, pemerintah AS sering mengundang para imam untuk hadir dalam jamuan makan tamu penting itu. Yang paling tepat menjadi representasi umat Islam di AS ialah para imam.

    Keberadaan imam di AS bukan bentukan pemerintah, karena pemerintah tidak berhak mengintervensi urusan kepemimpinan internal umat beragama. Nanti jika muncul persoalan khusus, misalnya muncul konflik yang bisa mempengaruhi ketenangan dan keamanan warga masyarakat barulah negara terlibat di dalamnya. Penunjukan imam sepenuhnya ditentukan oleh komunitas muslim. Berapa lama periodenya menjadi imam, juga ditentukan oleh persepakatan warga lokal muslim setempat.


    Ada yang tidak ditentukan masa jabatannya, sampai imam itu masih sehat saja dan ada ditentukan lama masa jabatannya berdasarkan periode tententu, misalnya per lima tahunan. Mereka masih bisa dipilih lagi jika masih memenuhi syarat dan belum ada orang yang lebih capable dari imam sebelumnya. Ada imam uang diimpor dari luar AS seperti sejumlah tenaga imam dari Mesir, Saudi Arabia, dan dari negara-negara mayoritas muslim lainnya yang fasih bacaan Al-Qur’annya serta bisa berdakwah ke dalam bahasa Inggris.

    Jika ada kasus keagamaan terjadi di lingkungan komunitasnya maka imam selalu harus hadir sebagai mediator atau negosiator dengan para pihak. Misalnya ada kasus pembangunan rumah ibadah yang diprotes oleh masyarakat setempat atau ada rumah ibadah (masjid) sulit mendapatkan izin pembangunan, maka biasanya imam tampir sebagai faktor penting untuk menyelesaikan persoalan itu.

    Pihak pemerintah, khususnya pihak keamanan (police) selalu berkomunikasi dengan imam jika ada masalah di lingkungan keberadaan mereka. Pemerintah juga secara rutin mengundang para imam untuk memberikan ceramah dan pencerahan untuk narapidana muslim di penjara yang jumlahnya tidak sedikit. Demikian pula jika ada di antara narapidana itu yang ingin pindah agama (Islam), kalangan imam juga diminta hadir untuk mengislamkan mereka.

    Pemerintah AS, khususnya pemerintah di tingkat negara bagian (states) mempunyai struktur sendiri dimana tokoh-tokoh agama untuk berbagai agama termasuk Islam, diberi ruang atau forum antar para tokoh lintas agama untuk bersidang secara periodik guna membahas persoalan-persoalan yang berhubungan dengan agama. Terkadang huga diinisiatifi oleh kelompok agama-agama lain. Seperti kelompok agama Protestan atau Katolik mengundang tokoh-tokoh agama lain untuk berdiskusi tentang persoalan kemanusiaan yang sedang menjadi sorotan atau isu dalam masyarakat.

    Meskipun AS sering disebut negara sekuler tetapi kehidupan dan nuansa agama bagi para penduduknya sangat kuat. Simbol-simbol keamaan sering ditampilkan. Doa bersama sering dilaksanakan dalam beberapa acara dan upacara. Hari-hari besar agama-agama juga sering diperingati. Termasuk hari-hari besar Islam seperti hari raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha. Anak-anak saya ketika masih duduk dibangku sekolah dasar di Masryland diharuskan melantunkan lagu yang bernuansa keislaman, seperti lagi “Happy Idul Fthr”, yang dinyanyikan bukan hanya anak-anak muslim tetapi seluruh murid yang dipimpin oleh gurunya.

    Nasaruddin Umar
    Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta
    Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggungjawab penulis. (Terimakasih – Redaksi)

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Mitos tentang Muslim Amerika



    Jakarta

    Menurut Imam Faisal Abdur Rauf, pengarang buku: What’s Right With Islam Is What’s Ringht With America, ada lima mitos tentang muslim Amerika. Yang dimaksud mitos menurut beliau bukan fakta. Sebaliknya muslim AS tidak berbeda dengan warga AS lainnya. Bahkan sebagian besar muslim AS paling taat hukum, anti kriminal, dan disiplin dan jujur membayar pajak.

    Kelima mitos tersebut ialah, Pertama, muslim AS diimejkan sebagai pendatang dari luar negeri (foreigners). Ini tidak benar karena lebih banyak warga muslim yang hidup di AD adalah penduduk asli AS (citizens) yang dapat dibuktikan kartu-kartu identitas dan paspor. Warga muslim AS bukan hanya dari kulit berwarna tetapi juga kulit putih dan kulit hitam. Apalagi saat ini sudah banyak sekali yang tadinya orang tuanya poregners tetapi anak-anaknya lahir dan besar di AS, ahkan di antaranya sudah banyak berkiprah di pemerintahan dan militer AS. Bagaimana mereka bisa dikesankan foreignes?

    Kedua, muslimAS ersifat etnik, berbudaya khusus, dengan gaya politik monolitik. Ini juga tidak sepenuhnya benar, karena seperti umat beragama lainnya di AS, muslim AS tidak menonjolkan etnik dan budaya secara ekslusif. Mereka bergaul bebas tanpa beban etnik dan budaya serta tidak juga membebani orang lain dengan ciri khasnya. Seorang muslim sulit dibedakan antara non muslim American dan non-American, terutama di musim dinigin, umumnya orang menggunakan penutup kepala untuk mencegah hawa dinginn yang menyengat. Aliran politik muslim AS juga menyebar ke berbagai partai politik, tidak berkumpun pada satu partai. Jadi tidak benar muslim AS pandangan politiknya monolitik.


    Ketiga, muslim AS menekan perempuan (oppress women). Faktanya kaum perempuan muslim AS lebih otonom dan lebih mandiri. Soal resspek terhadap suami memang ia karena kultur Islam memang menganjurkan suami isteri harus saling menghargai dan bersama-sama memelihara anak dan bertanggung jawab di dalam urusan rumah tangga. Jika perempuan menunjukkan begitu loyal terhadap suami dan keluarga itu bukan karena ditekan oleh kaum laki-laki tetapi perempuan shalehah ditandai dengan respektifnya terhadap keluarga. Keunggulan masyarakat Islam terletak pada terciptanya harmonisasi di dalam keluarga. Pembagian kerja secara seksual terkadang memang tidak bisa dihindari, tetapi itu bukan berarti oppressed women. Ada sebuah kerelaan yang tulus yang dilakukan kaum perempuan melakukan hal demikian itu karena pada saat yang bersamaan anggota keluarga laki-lakinya, apakah itu suami, atau ayah, juga melakukan hal yang sama dalam bidang lain. Dengan demikian, terjadi relasigender yang paralel antara laki-laki dan perempuan dalam keluarga Islam. Hanya saja kita sering melihatnya secara sepihak, tidak komperhensif, sehingga kelihatan ada bias gender dalam lingkungan keluarga muslim.

    Keempat, muslim AS sering menjadi alamat kelompok teroris (homegrown terrorists), ini juga tidak sepenuhnya benar. Bahkan yang umat Islam seringkali menjadi sasaran korban kelompokm teroris. Soal ada teroris beralamat di alamat yang sama dengan orang-orang Islam secara sosiologis itu wajar, karena memang mungkin anggota keluarga mereka di sana. Namun tidak identik antara komunitas muslim dengan kelompok teroris. Yang paling aktif bahkan pro-aktif terlibat dalam pencegahan teroris adalah komunitas muslim AS. Umat Islam AS paling tidak nyaman terhadap aksi teroris di mana-mana, karena pasti sasaran opini publik adalah umat Islam, termasuk dirinya.

    Kelima, muslim AS selalu membawa-bawa hokum Syari’ah. Ini juga tidak sepenuhnya benar. Syari’ah yang bersifat hukum privat dan Fikih Ibadah, memang ia tetapi Syari’ah dalam aspek Fikih Siyasah (politik) tidak pernah digagas di AS. Muslim AS tahu diri sebagai kelompok minoritas, secara logika dan secara demokratis sulit mengusung Fikih Siyasah Ifikih Politik) di AS. Bagi umat Islam di AS, hukum positif AS tidak menghalangi umat Islam untuk menjadi muslim sejati.

    Nasaruddin Umar
    Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta
    Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggungjawab penulis. (Terimakasih – Redaksi)

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengobati Dengan Air, Bisakah Menjadikan Sehat?



    Jakarta

    Ketika seorang pelajar SMA semester akhir. Sebentar lagi lulus lalu melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi. Ia rupanya punya cita-cita tinggi. Bisa menjadi seorang dokter. Seorang dokter yang berhasil lulus dari perguruan tinggi terbaik di negerinya.

    Cita-cita itu rupanya berawal dari ibundanya yang menderita sakit. Ketika akan melahirkan adiknya yang paling bungsu. Ibundanya menderita preeklamsia. Tekanan darah tinggi pada usia kehamilan mendekati persalinan.
    Rasa kasihan melihat kondisi ibundanya itu. Ia bertekad menjadi dokter.

    Belum juga lulus SMA. Pada sore pertengahan waktu ashar. Abahnya baru pulang dari mengunjungi seorang kyai masyhur di kotanya. Kyai itu masih bersaudara dengan ibundanya. Abahnya membawa air putih dalam suatu wadah. Katanya air barakah dari kyai. Air itu bisa digunakan untuk mengobati. Mengganti kondisi sakit menjadi sehat.


    Sebagai siswa SMA jurusan IPA (SMA di era tahun 80-an) ia merasa sedikit aneh. “Kalau cuman air putih, mengapa harus susah-susah pergi ke kyai. Bukankah di sumur, atau di kamar mandi berlimpah?” gumamnya dalam hati.

    Ia tidak berani mengungkapkan pikirannya itu kepada Abahnya. Ia tahu bahwa Abahnya bukanlah orang yang tidak mengerti agama. Juga bukan orang yang hanya paham budaya dalam negeri. Ia tahu Abahnya pernah lama tinggal di Amerika Serikat. Pergi ke Brazil, Mexico, juga beberapa negara Eropa seperti Belanda, Prancis, Jerman dan Inggris.

    Dipendamnya rasa aneh itu. Mengapa rasa itu seperti begitu terekam di memorinya? Boleh jadi karena dia bercita-cita ingin menjadi dokter. Sedang pelajaran yang ia terima semenjak SD belum pernah mengajarkan teknik pengobatan melalui sekedar meminumkan air putih.

    Sementara itu kelulusan sudah diperoleh. Dia pun berhasil mudah duduk di Fakultas Kedokteran sesuai yang ia cita-citakan. Semester pertama dijalaninya. Tidak hanya kuliah. Kesibukannya juga mengaji. Melanjutkan kebiasaannya semenjak kecil. Maklum, di keluarganya yang masih melekat kuat budaya pesantren, mengaji adalah kewajiban tidak tertulis. Selain melanjutkan studi.

    Ia mengaji tafsir di beberapa tempat di Surabaya. Maklum gurunya setiap hari, pagi dan sore senantiasa berpindah-pindah masjid. Hanya saja tetap sesuai jadual. Jika hari Senin di tempat A, maka Senin berikutnya di tempat yang sama.

    Nah, ketika dia mendengar gurunya menyampaikan tafsir Ibnu Katsir, sampai juga pada bahasan kisah sahabat Nabiy. Sesuai alHadits mutafaq alayhi (disepakati dua ulama besar ahli Hadits, Imam alBukhari-Muslim) dikisahkan seorang sahabat Nabiy yang diminta mengobati seorang kepala suku tertentu. Pada waktu itu, ahli pengobatan di tempat kepala suku itu tinggal tak satu pun yang berhasil mengobati.

    Berangkatlah salah seorang sahabat Nabiy itu. Di tempat kepala suku, beliau meminta segelas air putih. Dibacakannya surat alFatihah pada air di gelas itu. Lalu diminumkannya kepada kepala suku yang sedang sakit. Alhamdulillah masyaAllah kepala suku itu langsung sembuh.
    Karena jasanya itu, sahabat Nabiy yang berhasil melakukan pengobatan itu diberikan imbalan 40 ekor kambing.

    Pada saat mendengar gurunya memaparkan alHadits itu, ia berada dalam keadaan antara yakin dan ragu. Bathinnya bergolak. Dulu, dia seolah menyalahkan Abahnya. Sekarang, jelas sudah di hadapannya. Sang guru yang ‘alim waliyullah, menerangkan alHadits yang kekuatan hukumnya persis di bawah alQuran. Tidak boleh ragu.

    Imannya langsung mengajaknya percaya, walau logikanya masih mencari lanjutan keterangan ilmiahnya. Saat itu dirinya sadar kalau telah menduga buruk pada Abahnya dulu. Dia beristighfar.

    Setelah itu. Lama berjalannya waktu. Dia terus berusaha memahami medis yang sementara ini sebatas sesuai isi kepalanya. Kalau berobat, ya meminum tablet, kapsul, sirup, infus, transfusi dll. Tidak hanya dengan air putih selesai. Tapi Rasulullah SAW. membenarkan dan membolehkan mengobati menggunakan air yang dibacakan kepada air itu alFatihah. Istilahnya ruqyah.

    Berarti ada efek bacaan alFatihah pada air. Melalui air itu seorang bisa menuju sembuh atas ijin Allah. Dari situ ia sadar bahwa bacaan alFatihah bisa mengubah struktur air. Kalau tidak secara fisik (kasat mata) bisa secara gelombang. Artinya, secara gelombang air itu tidak sama dengan struktur gelombang air sebelum dibacakan alFatihah.

    Semenjak itu ia terus berusaha mengungkap mekanisme yang mendasari keberhasilan pengobatan ruqyah. Bukankah ruqyah dilakukan oleh sahabat Nabiy. Seandainya ruqyah hanya dilakukan Nabiy, orang boleh menduga itu mu’jizat. Hanya Nabiy yang bisa. Tapi kalau dilakukan oleh selain beliau SAW., bukankah mestinya orang lain juga bisa melakukannya. Termasuk dirinya yang sesuai berjalannya waktu akan lulus menjadi seorang dokter. Ialah orang yang berprofesi mengubah kondisi sakit menuju sehat?

    Singkat cerita ia terus merawat kegelisahan fenomena faktual itu sampai dirinya menempuh jenjang pendidikan doktoral. Di sana ia berkali membaca bahwa stimulus itu pasti menghasilkan respons. Respons yang dihasilkan bisa kecil, bisa besar.

    Dalam fisika klasik formula stimulus-respons bernama hukum Newton III. Setiap aksi pasti menimbulkan reaksi, sekecil apa pun. Sesuai alQuran, “Maka barangsiapa yang mengerjakan (baca: menimbulkan stimulus) kebaikan seberat (sekecil) dzarrah pun niscaya dia akan melihat (balasan, baca respons nya). Dan barangsiapa yang mengerjakan (baca: aksi) keburukan seberat dzarrah pun pasti dia dapat melihat (balasan, baca: reaksi) nya,” QS alZalzalah 99: 7-8.

    Sesuai hukum pasangan (QS Yasiin 36:36), respons/reaksi/efek yang ditimbulkan oleh setiap stimulus/aksi hanya sepasang. Kalau bukan positif, ya negatif. Kalau bukan mengobati, maka meracuni. Kalau tidak membawa sehat, menambah sakit. Tidak bisa dua-duanya dalam saat yang sama.

    Stimulus yang ditimbulkan oleh bacaan alFatihah menimbulkan respons mengobati. Terbukti pada kasus kepala suku itu. Tentu saja respons yang ditimbulkan bergantung pada kualitas stimulus yang diberikan. Stimulus yang diberikan oleh sahabat Nabiy, pasti berbeda dengan kualitas stimulus dari yang bukan sahabat Nabiy.

    Mekanisme yang lebih rumit dari kesimpulan sangat sederhana ini. Belum pada tempatnya dikemukakan di dalam kolom hikmah ini. Yang jelas, metode mengobati dengan air memang memiliki dasar sains yang kuat. Secara sains metode itu bisa didasarkan pada hukum Newton III. Sesuai alQuran bisa didasarkan ayat 7-8 surat alZalzalah!

    Abdurachman

    Penulis adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Pemerhati spiritual medis dan penasihat sejumlah masjid di Surabaya

    Artikel ini adalah kiriman dari pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis

    (erd/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Normalkah Jika Berhubungan Intim Setiap Hari? Ini Penjelasannya

    Jakarta

    Hubungan seksual bagi pasangan suami istri diyakini sebagai salah satu ‘obat’ mujarab untuk melepaskan stres. Hal ini karena salah satu manfaat dari bercinta adalah membuat tubuh lebih rileks dan meredakan stres.

    Disebut-sebut frekuensi normal dari berhubungan seks yakni sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu. Lantas bagaimana jika berhubungan intim setiap hari?

    Dikutip MedicineNet dan Everyday Health, berhubungan seksual setiap hari merupakan hal yang wajar. Hal ini karena seks sendiri merupakan aktivitas menyehatkan. Namun, bercinta setiap hari bukanlah sesuatu yang umum dalam pasangan.


    Menurut survei tahun 2017, hanya sekitar 4 persen orang dewasa yang mengatakan mereka berhubungan seks setiap hari. Biasanya, frekuensi seks akan lebih sering pada saat pasangan masih merasakan fase bulan madu.

    Hal ini juga terjadi ketika pasangan berencana untuk memiliki bayi dan ingin meningkatkan peluang mereka untuk hamil. Lalu apa saja manfaat dari rutin berhubungan seksual?

    1. Mengurangi Stres

    Seks dan orgasme terbukti dapat mengurangi stres dan kecemasan pada manusia. Hal ini karena seks dapat mengurangi hormon stres kortisol dan adrenalin. Seks juga dapat melepaskan endorfin dan oksitosin, yang memiliki efek menenangkan dan menghilangkan stres.

    2. Tidur Lebih Nyenyak

    Sebuah penelitian tahun 2019 menemukan bahwa melakukan hubungan seks dengan pasangan sebelum tidur dapat membantu seseorang tertidur lebih cepat dan lebih nyenyak.

    3. Meredakan Nyeri

    Endorfin dan zat kimia lain yang dilepaskan selama gairah dan orgasme adalah pereda nyeri alami yang bekerja seperti opioid. Hal ini dapat menjelaskan mengapa seks dan orgasme memberikan kelegaan cepat dari kram menstruasi, migrain , dan sakit kepala bagi sebagian orang.

    4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Sebuah studi berbasis populasi longitudinal yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiology menemukan pria yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kardiovaskular seperti stroke atau serangan jantung dibandingkan mereka yang berhubungan seks sebulan sekali atau kurang.

    5. Mengurangi Risiko Kanker Prostat

    Sebuah studi yang melibatkan 32.000 pria di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa mereka yang mengalami ejakulasi lebih dari 21 kali per bulan, dibandingkan mereka yang melakukannya hanya empat sampai tujuh kali per bulan memiliki kemungkinan 20 persen lebih kecil terkena kanker prostat.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Minuman yang Bikin Libido Suami saat Bercinta Makin ‘Jos’

    Jakarta

    Seks menjadi salah satu ‘bumbu’ penting menjaga keharmonisan hubungan suami-istri. Namun, terkadang pria dan wanita bisa kehilangan libido atau gairah untuk bercinta.

    Hal ini sebenarnya normal dan bisa terjadi pada siapa saja. Penurunan libido dapat dipicu oleh sejumlah faktor, seperti pertambahan usia, gaya hidup tidak sehat, hingga kondisi medis tertentu.

    Kendati demikian, ada baiknya libido rendah segera diatasi. Jika terjadi terus-menerus, hal ini tak hanya memengaruhi hubungan dengan pasangan, tetapi juga kesehatan.


    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan libido secara alami. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman tertentu yang bisa menambah libido dan meningkatkan fungsi seksual.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar minuman untuk meningkatkan libido yang bisa dicoba.

    1. Kopi

    Kopi lebih dari sekadar minuman penghilang kantuk. Dikutip dari Healthshots, kafein yang terkandung dalam kopi juga dapat membantu meningkatkan suasana hati dan libido baik pada pria maupun wanita.

    Studi yang dilakukan pada 2015 oleh University of Texas Health Science Center at Houston menunjukkan pria yang mengonsumsi kopi setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena disfungsi ereksi.

    2. Minuman Coklat

    Tak hanya lezat, minuman coklat juga punya khasiat untuk meningkatkan gairah seks. Dikutip dari Healthshots, coklat dapat mendorong pelepasan hormon serotonin yang memiliki efek mirip afrodisiak, sehingga meningkatkan hasrat terhadap aktivitas seksual.

    Serotonin juga membantu mengatur aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk alat vital. Bagi pria, hal ini dapat membantu penis lebih mudah mendapatkan dan mempertahankan ereksi.

    3. Teh Hijau

    Teh hijau dikenal sebagai minuman yang punya banyak khasiat untuk kesehatan. Nah, salah satu manfaat teh hijau juga bisa membantu mendongkrak libido loh.

    Dikutip dari Healthshots, teh hijau mengandung antioksidan dalam bentuk katekin. Katekin telah terbukti dapat membantu melancarkan aliran darah, termasuk ke organ seksual, yang kemudian berkontribusi dalam meningkatkan gairah seks.

    4. Jus Delima

    Manfaat jus delima untuk meningkatkan libido telah lama diteliti pada ilmuwan. Dikutip dari Healthshots, sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Beverly Hills Clinic di Amerika Serikat menunjukkan jus delima dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, termasuk yang menuju organ seksual. Inilah yang dipercaya berkontribusi dalam meningkatkan libido.

    5. Banana Shake

    Selain menambah energi, banana shake juga memiliki khasiat untuk mendongkrak libido. Dikutip dari Healthshots, para peneliti menemukan enzim bromelain yang ada pada pisang dapat membantu meningkatkan jumlah hormon testosteron. Peningkatan testosteron dapat turut mendongkrak libido atau gairah seksual pada pria.

    6. Jus Semangka

    Tak hanya menyegarkan, jus semangka juga punya manfaat pendongkrak libido yang sayang untuk dilewatkan. Dikutip dari Medical News Today, semangka mengandung asam amino bernama sitrulin. Sitrulin dapat membantu meningkatkan aliran darah ke organ seksual, sehingga mempermudah pria mencapai dan mempertahankan ereksi.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Berhubungan Intim Setiap Hari, Normal Nggak Sih? Begini Penjelasannya

    Jakarta

    Berhubungan seksual dikenal sebagai salah satu ‘obat’ pelepas stres. Pasalnya, seks diketahui dapat meningkatkan suasana hati seseorang secara instan. Namun, apakah seks setiap hari itu normal?

    Dikutip dari Everyday Health dan Healthline, bercinta setiap hari merupakan hal yang wajar, tapi bukan sesuatu yang umum. Menurut survei tahun 2017, hanya sekitar 4 persen orang dewasa yang mengatakan mereka berhubungan seks setiap hari.

    Pada fase-fase awal pernikahan atau ‘fase bulan madu’, biasanya pasangan akan lebih sering bercinta. Hal ini juga terjadi ketika pasangan berencana untuk memiliki bayi dan ingin meningkatkan peluang mereka untuk hamil.


    Apa Saja Manfaat Kesehatan dari Seks?

    1. Mengurangi Stres

    Seks dan orgasme terbukti dapat mengurangi stres dan kecemasan pada manusia. Hal ini karena seks dapat mengurangi hormon stres kortisol dan adrenalin. Seks juga dapat melepaskan endorfin dan oksitosin, yang memiliki efek menenangkan dan menghilangkan stres.

    2. Tidur Lebih Nyenyak

    Sebuah penelitian tahun 2019 menemukan bahwa melakukan hubungan seks dengan pasangan sebelum tidur dapat membantu seseorang tertidur lebih cepat dan lebih nyenyak.

    3. Meredakan Rasa Sakit

    Endorfin dan zat kimia lain yang dilepaskan selama gairah dan orgasme adalah pereda nyeri alami yang bekerja seperti opioid. Hal ini dapat menjelaskan mengapa seks dan orgasme memberikan kelegaan cepat dari kram menstruasi, migrain , dan sakit kepala bagi sebagian orang.

    4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Sebuah studi berbasis populasi longitudinal yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiology menemukan pria yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kardiovaskular seperti stroke atau serangan jantung dibandingkan mereka yang berhubungan seks sebulan sekali atau kurang.

    5. Mengurangi Risiko Kanker Prostat

    Sebuah studi yang melibatkan 32.000 pria di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa mereka yang mengalami ejakulasi lebih dari 21 kali per bulan, dibandingkan mereka yang melakukannya hanya empat sampai tujuh kali per bulan memiliki kemungkinan 20 persen lebih kecil terkena kanker prostat.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Usia Berapa Gairah Seksual Wanita Mencapai Puncaknya? Ini Temuan Studi


    Jakarta

    Kebanyakan orang mungkin pernah mendengar ‘puncak seksual’. Istilah ini merujuk pada periode waktu saat seseorang berada dalam kondisi paling ideal untuk melakukan hubungan seks dengan frekuensi tinggi dan berkualitas tinggi.

    Dikutip dari MedicineNet, gairah atau nafsu seksual manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya perubahan hormon, kondisi psikis, dan kesehatan fisik. Secara biologis, tidak ada definisi yang jelas tentang puncak seksual. Orang-orang mengalami hubungan seks yang memuaskan sepanjang kehidupan dewasa mereka.

    Menurut penelitian yang dilakukan seksolog di Amerika Serikat, Alfred Kinsey, wanita dan pria memiliki periode puncak seksual yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan wanita mencapai puncak seksual mereka di usia 30-an sedangkan pria mencapai puncaknya di akhir masa remaja.


    Kinsey meminta responden untuk mengukur kapan mereka mengalami orgasme terbanyak. Pria melaporkan mengalami orgasme terbanyak saat berusia 17 atau 18 tahun. Wanita lebih cenderung melaporkan mengalami orgasme teratur saat berusia di atas 30 tahun.

    Meskipun data tersebut mungkin secara teknis benar, tetapi hal itu mungkin bukan menjadi indikasi puncak biologis. Meskipun dipertanyakan oleh banyak kritikus, temuan dari laporan Kinsey ini tetap menjadi pandangan umum selama beberapa waktu.

    Dikutip dari WebMD, sebuah penelitian lain mengungkapkan bahwa wanita yang berusia antara 27 dan 45 tahun melaporkan minat tertinggi terhadap seks dan lebih banyak fantasi seksual dibandingkan wanita di kelompok usia lainnya.

    Wanita juga melaporkan melakukan lebih banyak seks selama tahun-tahun ini dibandingkan wanita di usia lainnya.

    Pada wanita, dorongan seksual akan mulai menurun ketika mereka memasuki periode menopause. Hal ini karena kadar estrogen menurun, yang mungkin sedikit mendinginkan libido dan menyebabkan kekeringan vagina.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Minuman untuk Dongkrak Libido, Bikin Sesi Bercinta Lebih Menggairahkan

    Jakarta

    Penurunan libido merupakan hal normal yang dapat terjadi pada pria maupun wanita. Ada sejumlah faktor yang bisa memicu libido rendah, seperti perubahan hormon, gaya hidup tidak sehat, hingga kondisi medis tertentu.

    Dikutip dari Very Well Health, libido adalah istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan dorongan atau hasrat seksual. Libido yang memicu respons fisiologis tubuh terhadap rangsangan seksual, seperti ereksi penis atau pembesaran klitoris.

    Libido rendah dapat memengaruhi kualitas hubungan suami istri. Pasalnya, penurunan libido bisa membuat seseorang kehilangan minat terhadap aktivitas seksual atau kurang sensitif terhadap rangsangan seksual. Jika terjadi secara terus menerus, libido rendah juga bisa menyebabkan stres dan ansietas.


    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan libido. Selain menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga, mengonsumsi minuman tertentu juga dapat membantu mendongkrak libido agar kembali bergairah di ranjang.

    Apa saja minuman yang bisa meningkatkan libido? Dikutip dari Healthshots dan Healthline, berikut daftarnya:

    1.⁠ ⁠Teh Hijau

    Manfaat teh hijau untuk kesehatan sangat beragam. Nah, minuman ini ternyata juga bisa membantu meningkatkan libido loh.

    Ini karena kandungan antioksidan yang ada dalam teh hijau. Teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin, yang terbukti dapat membantu memperlancar aliran darah ke organ seksual, sehingga membantu meningkatkan gairah seks.

    2.⁠ ⁠Banana Shake

    Selain sebagai penambah energi, banana shake ternyata juga bisa membantu mendongkrak libido. Sejumlah peneliti mengungkapkan pisang mengandung enzim bromelain yang dapat meningkatkan kadar testosteron, salah satu hormon yang memengaruhi libido dan hasrat seksual pada pria.

    3.⁠ ⁠Kopi

    Kafein yang ada pada kopi tidak hanya mampu menghilangkan kantuk, tapi juga meningkatkan libido dan melindungi pria dari risiko gangguan fungsi seksual.

    Sebuah studi yang dilakukan University of Texas Health Science Center di Houston pada 2015 menemukan pria yang mengonsumsi kopi setiap hari memiliki risiko lebih kecil terkena disfungsi ereksi.

    4.⁠ ⁠Jus Delima

    Jus delima telah lama diteliti khasiatnya dalam meningkatkan libido. Studi terbaru yang dilakukan oleh Beverly Hills Clinic di Amerika Serikat menunjukkan konsumsi jus delima dapat membantu melancarkan aliran darah dalam tubuh, termasuk yang menuju organ seksual. Inilah yang dipercaya berkontribusi dalam meningkatkan gairah seksual.

    5.⁠ ⁠Minuman Coklat

    Minuman coklat diam-diam juga memiliki efek untuk mendongkrak gairah seksual. Coklat dapat mendorong pelepasan hormon serotonin dalam tubuh. Hormon ini memiliki efek mirip afrodisiak serta meningkatkan suasana hati.

    Serotonin juga membantu mengatur alirah darah ke jaringan di alat vital, sehingga meningkatkan gairah seksual.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Seberapa Sering Pria Harus Keluarkan Sperma dalam Seminggu?


    Jakarta

    Ejakulasi sering menjadi topik yang dibicarakan seputar kesehatan seksual pria. Salah satu yang kerap menjadi pertanyaan apakah ada kaitan frekuensi ejakulasi dengan kesehatan pria.

    Adakah batasan dalam seminggu, seberapa sering pria harus mengeluarkan sperma? Penelitian menunjukkan ejakulasi tidak hanya memberikan kepuasan seksual, tetapi juga memiliki dampak positif bagi kesehatan.

    Dikutip dari laman Men’s Health, pria umumnya ejakulasi 21 kali dalam sebulan. Dalam studi yang diterbitkan di jurnal European Urology, lebih dari 31.000 pria terlibat dalam penelitian yang meminta mereka melaporkan frekuensi ejakulasi mereka.


    Hasilnya, pria yang ejakulasi lebih sering memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat, bahkan hingga sepertiga lebih kecil.

    Penulis penelitian ini menyatakan bahwa mereka mengevaluasi hubungan antara frekuensi ejakulasi di usia dewasa dan khusus pada tren kanker prostat di Amerika Serikat. Meskipun tidak ada pedoman medis yang spesifik mengenai berapa kali pria harus berejakulasi, studi ini menekankan bahwa aktivitas seksual yang lebih sering, termasuk ejakulasi, dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan.

    Secara umum, ejakulasi yang sering dianggap aman, dan tidak ada jumlah pasti yang direkomendasikan.

    Dikutip dari laman Medical NewsToday, menunda ejakulasi malah berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan akibat penumpukan air mani di prostat dan vesikula seminalis.

    Berikut sederet manfaat dari ejakulasi:

    • Menurunkan tingkat stres melalui pengaruh pada hormon kortisol.
    • Meredakan rasa sakit melalui pelepasan hormon tertentu.
    • Meningkatkan kesehatan jantung.
    • Menurunkan tekanan darah melalui aktivitas fisik.
    • Memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi antibodi.
    • Meningkatkan kualitas tidur dengan melepaskan hormon prolaktin dan memperkuat hubungan intim dengan pasangan.

    Secara keseluruhan, meskipun tidak ada rekomendasi medis yang jelas tentang seberapa sering seorang pria harus berejakulasi, menjaga frekuensi yang sehat dapat memberikan berbagai manfaat penting. Ini tidak hanya membantu mengurangi risiko kanker prostat, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy