Tag: Apple

  • iPhone 17 Rilis, Apa Dampaknya bagi Pasar Smartphone Indonesia?

    Peluncuran iPhone terbaru selalu menjadi sorotan, seri iPhone 17 sendiri kini hadir dengan warna dan desain baru, chip A19, layar 120Hz, kamera 48MP, dan fitur AI terbaru iOS 26. Hadirnya lini terbaru Apple ini tidak hanya memikat penggemar Apple Fans, tetapi juga memicu persaingan ketat di pasar Indonesia yang didominasi Android. 

    Meski Indonesia tidak masuk gelombang pertama penjualan global, dampaknya sudah terasa melalui lonjakan minat pencarian, pre order via reseller, hingga diskusi hangat di media sosial.

    Di tengah harga yang lebih kompetitif dibanding pendahulunya, iPhone 17 berpotensi mengubah peta persaingan, mempengaruhi strategi produsen lain, dan membentuk tren baru di pasar smartphone Indonesia.

    Lalu apa saja dampak dari dirilisnya iPhone 17 terhadap pasar smartphone Indonesia?

    Harga iPhone Seri Lama Akhirnya Turun

    Setiap kali Apple meluncurkan seri iPhone terbaru, salah satu hal yang paling langsung terlihat dampaknya adalah penurunan harga iPhone seri lama, baik itu baru maupun bekas.

    Apple secara resmi menurunkan harga untuk lini iPhone terdahulunya, misalnya, untuk harga iPhone 16 yang pada awal dirilis dengan harga $799 sekarang turun menjadi $699. 

    Di pasar Indonesia sendiri perilisan iPhone 17 tidak berdampak secara langsung pada harga di distributor resmi seperti iBox atau Digimap, karena adanya persyaratan TKDN dan masuknya iPhone 17 yang sedikit lebih lambat dibanding negara tetangga seperti Singapura.

    Namun, jika kita lihat di marketplace sekarang, harga iPhone 16 sudah mengalami penurunan meski iPhone 17 belum secara resmi masuk ke Indonesia.

    Harga iPhone 16 setelah iPhone 17 rilis. (15/9)

    Contohnya, di salah satu reseller Tokopedia, harga iPhone 16 terlihat mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni dari Rp13.799.000 ke Rp12.899.000 atau penurunan sekitar 6,52%.

    Penurunan ini juga terlihat untuk iPhone seri lama seperti iPhone 13 yang sebelumnya Rp8.139.000 menjadi Rp7.622.000.

    Baca juga: Perbandingan iPhone Air vs iPhone 17: Mana yang Paling Cocok untukmu?

    Lonjakan Aktivitas Jual-Beli di Pasar Smartphone Bekas

    Rilisnya iPhone 17 memicu gelombang besar aktivitas di pasar smartphone bekas Indonesia. Banyak pengguna yang ingin meng-upgrade ke model terbaru mulai melepas iPhone generasi sebelumnya, seperti iPhone 13, 14, dan 15, sehingga stok perangkat second meningkat signifikan.

    Misalnya, iPhone 15 bekas yang sebelum iPhone 17 dirilis masih dipatok dengan harga Rp11.864.000 kini mulai turun 9,3%  ke Rp10.757.000 setelah iPhone 17 diumumkan. 

    Harga iPhone 15 bekas setelah iPhone 17 rilis. (15/9)

    Penurunan harga ini menjadi kesempatan yang tepat untuk konsumen kelas menengah yang ingin merasakan produk Apple tanpa harus mengeluarkan biaya setara dengan unit baru.

    Selain itu, fenomena ini juga tidak hanya menurunkan harga iPhone bekas, tetapi juga mendorong perputaran cepat di segmen Android premium yang ikut dijual untuk membiayai perpindahan ke ekosistem Apple.

    Baca juga: iPhone 17 Pro vs Pro Max: Serupa Tapi Tak Sama, Apa Bedanya?

    Perubahan Preferensi Konsumen

    Setelah peluncuran iPhone 17, konsumen di Indonesia kemungkinan akan memiliki ekspektasi yang lebih tinggi terhadap para produsen smartphone, khususnya di segmen Android, untuk menghadirkan inovasi yang setara atau bahkan melampaui fitur-fitur unggulan yang dibawa Apple. 

    Fitur seperti kamera 48MP dengan stabilisasi canggih, performa tinggi chip A19 Bionic, integrasi AI di iOS 26, serta desain tipis dan premium akan menjadi tolak ukur baru yang diinginkan pasar.

    Namun, berbeda dengan Apple yang bermain di segmen harga premium, konsumen lokal akan cenderung menuntut agar teknologi serupa dapat dihadirkan dengan harga yang lebih terjangkau. 

    Hal ini akan memicu persaingan ketat di industri, di mana merek-merek seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Vivo harus berinovasi cepat, mengoptimalkan biaya produksi, dan menawarkan nilai tambah seperti baterai lebih besar, layar berkualitas tinggi, atau bonus ekosistem aplikasi untuk menarik minat pembeli. 

    Baca juga: Fitur Unggulan iPhone 17: Chip A19, Wi-Fi 7, Layar 120 Hz, dan N1 Chip

    Desain Ponsel Mirip iPhone 17 Siap Banjiri Pasar 

    Ilustrasi Oppo 13 Series yang mirip iphone 16

    Fenomena lain yang mungkin muncul setelah hadirnya iPhone 17 adalah brand-brand Tiongkok yang menghadirkan desain mirip. Dari sisi strategi, hal ini bukan hal baru. Produsen seperti Xiaomi, Oppo, hingga Infinix seringkali menghadirkan smartphone dengan desain kamera, bentuk notch, hingga pilihan warna yang menyerupai iPhone terbaru.

    Tujuannya jelas: menarik perhatian konsumen yang menyukai estetika iPhone, tetapi tidak ingin mengeluarkan uang belasan hingga puluhan juta rupiah. Dengan banderol jauh lebih terjangkau, ponsel “mirip iPhone” ini bisa menggerus sebagian konsumen yang hanya mengejar estetika, bukan ekosistem Apple. Di Indonesia, strategi ini cukup efektif karena segmen middle-class adalah pasar terbesar.

    Berbicara soal iPhone terbaru, tau gak sih kalau valuasi Bitcoin dibanding harga iPhone dalam beberapa tahun terakhir mengalami apresiasi signifikan? Artinya, jika kamu menabung untuk iPhone terbaru dalam bentuk Bitcoin, nilainya bisa tumbuh jauh melampaui kenaikan harga iPhone itu sendiri lho!

    Lihat uraian lebih lengkapnya di sini:  8 Tahun Lalu 1 Bitcoin Bisa Beli iPhone 17, Sekarang Bisa Dapat Berapa?

    Beli Bitcoin atau Ethereum dan Nikmati kemudahan trading dengan fitur beli/jual di Tokocrypto, dapatkan potongan GRATIS biaya trading dengan deposit min. Rp50.000!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • iPhone 17 Pro vs Pro Max: Serupa Tapi Tak Sama, Apa Bedanya?

    Serupa tapi tak sama, iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max sekilas memiliki tampilan yang sangat identik. Keduanya mengusung desain premium khas Apple dengan warna baru Bitcoin Orange, material berkualitas tinggi, layar Super Retina XDR OLED ProMotion 120 Hz, serta performa gahar berkat chipset Apple A19 Pro.

    Baca juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange dan Jadwal Pre-Order

    Dengan harga awal yang hanya selisih $100 atau sekitar Rp1 jutaan, kira-kira apa saja yang membedakan iPhone 17 dan iPhone 17 Pro Max? Simak uraiannya di bawah.

    iPhone 17 Pro Max Hadir dengan Layar Lebih Besar

    Ilustrasi ukuran layar iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Apple

    Baik iPhone 17 Pro maupun iPhone 17 Pro Max sama-sama menggunakan panel LTPO Super Retina XDR OLED dengan refresh rate ProMotion 120 Hz, kecerahan puncak hingga 3.000 nit, dukungan HDR10, serta perlindungan Ceramic Shield 2 dan lapisan anti-reflective. Artinya, kualitas visual antar keduanya sama-sama tajam dan memanjakan mata.

    Perbedaan utamanya terletak pada ukuran: iPhone 17 Pro memiliki layar 6,3 inci, sedangkan iPhone 17 Pro Max hadir dengan bentang 6,9 inci. 

    Layar besar pada Pro Max dapat memberikan pengalaman visual yang lebih imersif, baik untuk menonton film, bermain game, maupun mengedit konten. Namun juga memiliki body yang lebih besar.

    Sama-Sama Gahar, iPhone 17 Pro Max Punya Baterai Lebih Besar

    Perbandingan baterai iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Apple Hub

    Baik iPhone 17 Pro maupun iPhone 17 Pro Max sama-sama dibekali chipset A19 Pro yang bertenaga dan efisien, sehingga keduanya menawarkan performa yang gahar untuk gaming, editing, maupun multitasking berat. 

    Namun, keunggulan iPhone 17 Pro Max terletak pada kapasitas baterainya yang lebih besar berkat bodi yang lebih luas. Apple mengklaim Pro Max mampu memutar video hingga 37 jam, sedangkan iPhone 17 Pro bertahan hingga 31 jam

    Perbedaan ini bukan berarti kualitas baterai Pro Max lebih baik secara teknologi, melainkan kapasitas yang lebih besar memberi waktu pakai lebih panjang. Hasilnya, pengguna bisa menikmati performa tinggi lebih lama tanpa khawatir kehabisan daya, terutama saat bepergian atau menjalankan aplikasi berat dalam durasi panjang.

    Baca juga: Fitur Unggulan iPhone 17: Chip A19, Wi-Fi 7, Layar 120 Hz, dan N1 Chip

    iPhone 17 Pro Max Punya Pilihan Opsi Penyimpanan Exclusive

    Perbandingan penyimpanan iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Apple Hub

    iPhone 17 Pro memiliki opsi penyimpanan mulai dari 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB dengan teknologi NVMe berkecepatan tinggi untuk transfer data super cepat.

    Yang membedakan, yakni iPhone 17 Pro Max memiliki varian penyimpanan eksklusif 2 TB yang tidak tersedia pada varian iPhone 17 Pro. 

    Kapasitas ekstra ini sangat ideal bagi pengguna profesional yang sering merekam video ProRes 4K/60fps, menyimpan file besar, atau mengoleksi game dan aplikasi berukuran masif tanpa khawatir kehabisan ruang serta tidak harus harus bergantung pada layanan cloud.

    iPhone 17 Pro Memiliki Desain Lebih Ringkas dan Ringan

    Perbandingan spesifikasi iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Tom’s Guide

    Karena memiliki baterai dan layar yang lebih kecil dibandingkan iPhone 17 Pro Max, membuat iPhone 17 Pro memiliki dimensi yang lebih ringkas, kecil, dan compact.

    iPhone 17 Pro memiliki berat 204 gram, lebih ringan 27 gram dibanding iPhone 17 Pro Max yang memiliki berat 231 gram.

    Desainnya yang lebih compact membuat iPhone 17 terasa lebih nyaman digenggam dan mudah digunakan dengan satu tangan.

    Harga

    iPhone 17 Pro: Mulai dari Rp18 Jutaan

    • 256GB: $1.099 / Rp18 jutaan
    • 512GB: $1.299  / Rp21 jutaan
    • 1TB: $1.499  / Rp24 jutaan

    iPhone 17 Pro Max: Mulai dari Rp19 Jutaan

    • 256GB: $1.199 / Rp19 jutaan
    • 512GB: $1.399 / Rp23 jutaan
    • 1TB: $1.599 / Rp26 jutaan
    • 2TB: $1.999 / Rp32 jutaan

    Baca juga: iPhone 17 Punya Fitur Anti-Hack Baru, Bitcoin Hodler Wajib Punya!

    Perbandingan Spesifikasi Lengkap: iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max

    Perbandingan spesifikasi iPhone 17 Pro vs iPhone 17 Pro Max. Sumber: Apple Hub

    iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max memiliki spesifikasi yang identik sama, mulai dari chipset Apple A19 Pro, resolusi layar Super Retina dengan XDR OLED ProMotion 120 Hz pada 460 ppi, hingga sistem kamera triple 48 MP. 

    Perbedaan hanya pada ukuran layar, kapasitas baterai, dimensi, bobot, dan opsi penyimpanan 2 TB eksklusif di Pro Max.

    Artinya, performa dan kualitas visual keduanya sama, sehingga pilihan lebih bergantung pada preferensi ukuran dan daya tahan baterai.

    Baca juga: Perbandingan iPhone Air vs iPhone 17: Mana yang Paling Cocok untukmu?

    Jadi Harus Pilih yang Mana?

    Kedua model memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, maka dari itu kamu harus menentukan pilihan berdasarkan tujuan penggunaan kamu!

    Pilih iPhone 17 Pro jika kamu:

    • Menginginkan iPhone flagship terbaru dengan ukuran lebih compact dan bobot lebih ringan.
    • Sering menggunakan ponsel dengan satu tangan dan mengutamakan kenyamanan genggam.
    • Tidak memprioritaskan layar dan kapasitas baterai besar.
    • Lebih suka perangkat yang mudah dibawa dan disimpan di saku.
    • Menginginkan performa dan kualitas kamera setara Pro Max, tapi dalam bentuk yang lebih compact.

    Pilih iPhone 17 Pro Max jika kamu:

    • Suka ponsel dengan layar besar untuk menonton, bermain game, atau bekerja.
    • Membutuhkan daya tahan baterai lebih lama untuk aktivitas seharian penuh.
    • Ingin opsi penyimpanan 2 TB eksklusif untuk file besar atau proyek profesional.
    • Tidak keberatan dengan bobot yang sedikit lebih berat demi baterai dan layar lebih besar.
    • Tidak masalah mengeluarkan uang sedikit mahal untuk manfaat layar dan baterai.

    Itu dia perbandingan antara iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli.

    Berbicara soal iPhone terbaru, tau gak sih kalau valuasi Bitcoin dibanding harga iPhone dalam beberapa tahun terakhir mengalami apresiasi signifikan? Artinya, jika kamu menabung untuk iPhone terbaru dalam bentuk Bitcoin, nilainya bisa tumbuh jauh melampaui kenaikan harga iPhone itu sendiri lho!

    Lihat uraian lebih lengkapnya di sini:  8 Tahun Lalu 1 Bitcoin Bisa Beli iPhone 17, Sekarang Bisa Dapat Berapa?

    Beli Bitcoin atau Ethereum dan Nikmati kemudahan trading dengan fitur beli/jual di Tokocrypto, dapatkan potongan GRATIS biaya trading dengan deposit min. Rp50.000!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perbandingan iPhone Air vs iPhone 17: Mana yang Paling Cocok untukmu?

    Setelah resmi diperkenalkan pada 9 September 2025, iPhone 17 Series. Dari semua model yang diperkenalkan, ada dua model menarik untuk dibahas, yakni iPhone 17 sebagai model standar, dan iPhone Air, yang menjadi pendatang baru dengan konsep desain lebih tipis dan ringan.

    iPhone 17 dan iPhone Air memiliki spesifikasi yang mirip—dengan selisih harga yang hanya $150. Lalu desain, fitur, dan harga yang tipis, mana yang sebenarnya paling pas untuk kebutuhanmu?

    Baca juga: iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange dan Jadwal Pre-Order

    Chipset dan Performa

    iPhone 17: Chip A19

    iPhone 17 ditenagai chip A19 Bionic terbaru berbasis fabrikasi 3nm generasi ketiga yang mampu memberikan performa optimal untuk kegiatan sehari-hari sampai gaming dengan efisiensi daya tinggi.

    Dari segi performa baterai, Phone 17 dibekali baterai berkapasitas sekitar 3.692 mAh, yang diklaim mampu bertahan hingga 30 jam pemutaran video atau sekitar 27 jam streaming.

    iPhone Air: Chip A19 Pro

    iPhone Air dibekali chip A19 Pro seri prosesor yang lebih kencang jika dibandingkan dengan A19 bisa yang ada di iPhone 17. Perbedaan ini membawa optimisasi AI, cache lebih besar, dan RAM lebih lega, sehingga lebih unggul untuk beban kerja berat dan pemrosesan grafis.

    Phone Air mengusung baterai lebih kecil, sekitar 3.149 mAh dengan daya tahan hingga 27 jam pemutaran video atau 22 jam streaming, namun karena desainnya yang super tipis ini Apple juga menawarkan MagSafe Battery Pack tipis sebagai aksesori yang dijual terpisah untuk memperpanjang penggunaan.

    Baca juga: Fitur Unggulan iPhone 17: Chip A19, Wi-Fi 7, Layar 120 Hz, dan N1 Chip

    Desain dan Material

    iPhone 17: Klasik dengan Sentuhan Baru

    Secara umum desain iPhone 17 sangat mirip dengan desain klasik khas iPhone 16, modul kamera vertikal, dan Dynamic Island, namun dengan beberapa pembaharuan seperti rangka yang terbuat dari aluminium, Ceramic Shield 2, serta pilihan warna baru warna baru seperti Lavender, Mist Blue, dan Sage.

    iPhone Air: Ringan dan Tipis

    iPhone Air hadir sebagai inovasi desain paling berani dari Apple, mengusung bodi ultra-tipis hanya 5,64 mm dan bobot ringan 165 gram. Memiliki rangka yang terbuat dari titanium Grade 5 dan layar bagian depan dan belakang yang dilindungi Ceramic Shield 2.

    Soal warna, warna iPhone Air yang bisa kamu pilih tersedia mulai dari Sky Blue, Light Gold, Cloud White, dan Space Black.

    Kamera

    iPhone 17: Dual Camera

    iPhone 17 dibekali dengan kamera utama 48 MP dan ultra wide yang dirancang untuk memberikan hasil foto dan video tajam di berbagai kondisi pencahayaan. Serta depan 18 MP dengan fitur Center Stage.

    iPhone Air: Single Camera

    iPhone Air memiliki satu kamera dengan resolusi 48 MP yang dirancang untuk tetap serbaguna meski dalam bodi ultra-tipis. Meskipun hanya satu kamera, Apple masih melengkapi hilangnya satu kamera yang ada di iPhone 17 dengan fitur multi‑focal length digital yang diklaim memiliki kualitas setara optik. Untuk di bagian depan, terdapat kamera Center Stage 18 MP.

    Layar

    iPhone 17: 6,3 inci

    iPhone 17 hadir dengan layar Super Retina XDR OLED 6,3 inci yang lebih besar dibanding pendahulunya, iPhone 16 yang berukuran 6,1 inci. Panel ini mendukung ProMotion 120Hz, 3.000 nit, HDR dan Ceramic Shield 2.

    iPhone Air: 6,5 inci

    iPhone Air dibekali layar yang sama seperti iPhone 17 hanya saja memiliki ukuran layar yang lebih besar, yakni 6,5 inci. Fitur seperti ProMotion 120Hz, 3.000 nit, HDR dan Ceramic Shield 2 tentunya juga hadir di iPhone Air.

    Harga

    iPhone 17: Mulai dari Rp13 Jutaan

    • 256GB: $799 / Rp13 jutaan
    • 512GB: $999  / Rp16 jutaan

    iPhone Air: Mulai dari Rp13 Jutaan

    • 256GB: $999 / Rp16 jutaan
    • 512GB: $1.199 / Rp19 jutaan
    • 1TB: $1.399 / Rp23 jutaan

    Baca juga: iPhone 17 Punya Fitur Anti-Hack Baru, Bitcoin Hodler Wajib Punya!

    Mana yang Paling Cocok untukmu?

    Kedua model memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, maka dari itu kamu harus menentukan pilihan berdasarkan tujuan penggunaan kamu!

    Pilih iPhone 17 jika kamu:

    • Ingin memiliki iPhone terbaru, tapi dengan harga lebih terjangkau.
    • Menginginkan daya tahan baterai lebih besar.
    • Lebih senang dengan desain kokoh tanpa khawatir kasus ‘bengkok’ seperti iPhone 6.
    • Menyukai layar yang sedikit lebih compact.
    • Fitur optik kamera yang lebih lengkap.

    Pilih iPhone Air jika kamu:

    • Menginginkan desain tipis dan ringan dengan performa kencang.
    • Suka ponsel dengan layar besar.
    • Tidak masalah dengan baterai kecil karena SoT (Screen on Time) sehari-hari rendah.
    • Ingin performa lebih kencang dan memori lebih besar.

    Itu dia berbandingan antara iPhone 17 dengan iPhone Air yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli.

    Berbicara soal iPhone terbaru, tau gak sih kalau valuasi Bitcoin dibanding iPhone terbaru dalam beberapa tahun terakhir mengalami apresiasi lho! Itu artinya jika kamu menabung untuk iPhone terbaru dalam Bitcoin bisa tumbuh jauh melampaui kenaikan harga iPhone itu sendiri.

    Baca juga: 8 Tahun Lalu 1 Bitcoin Bisa Beli iPhone 17, Sekarang Bisa Dapat Berapa?

    Beli Bitcoin atau Ethereum dan Nikmati kemudahan trading dengan fitur beli/jual di Tokocrypto, dapatkan potongan GRATIS biaya trading dengan deposit min. Rp50.000!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • iPhone 17 Resmi Dirilis: Warna Baru Bitcoin Orange dan Jadwal Pre-Order

    Setelah banyak spekulasi dan rumor menjelang perilisan iPhone 17 terbaru, akhirnya iPhone 17 resmi dirilis pada 9 September 2025 melalui acara Apple bertajuk “Awe Dropping”

    Tradisi tahunan Apple dalam memperkenalkan lini terbaru iPhone kali ini membawa beberapa varian, seperti iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan yang terbaru iPhone Air.

    Tentunya semua iPhone terbaru ini dibekali dengan peningkatan desain, kamera, hingga performa yang ditenagai chipset gahar terkini dari Apple—A19  dan A19 pro yang semakin cepat, efisien, dan dirancang untuk mengoptimalkan fitur AI.

    Salah satu hal yang menarik dari iPhone 17 series terbaru ini adalah hadirnya varian warna Orange yang bisa mengingatkan investor kripto pada logo Bitcoin.

    Spek dan Harga Varian iPhone 17 Terbaru

    Apple merilis empat varian iPhone 17 dengan target pengguna berbeda. Berikut ringkasan spesifikasi utama dan perkiraan harga tiap model:

    iPhone 17 

    Ilustrasi warna iPhone 17. Sumber: Apple

    iPhone 17 hadir dengan desain yang indah dan tangguh, tersedia dalam lima warna elegan. Dilengkapi sistem kamera baru 48MP Dual Fusion, kamera depan Center Stage untuk selfie grup, serta fitur video Dual Capture yang memudahkan pengambilan momen dari dua sudut sekaligus. 

    Chip A19 yang bertenaga menghadirkan performa canggih dan daya tahan baterai sepanjang hari. Layar Super Retina XDR berukuran 6,3 inci kini mendukung ProMotion hingga 120Hz, memberikan pengalaman visual yang lebih halus dan responsif.

    Perlindungan Ceramic Shield 2 di bagian depan membuatnya tiga kali lebih tahan gores. Pengisian daya cepat hingga 50% hanya dalam 20 menit. Ditambah lagi, fitur Apple Intelligence seperti Clean Up siap membantu menyempurnakan foto dan aktivitas harian kamu.

    Harga: 

    256GB: $799 / Rp13 jutaan
    512GB: $999  / Rp16 jutaan

    iPhone 17 Pro

    Ilustrasi iPhone 17 Pro. Sumber: Apple

    iPhone 17 Pro mengusung desain baru dengan warna “Bitcoin Orange” yang tidak hanya tangguh, tetapi juga mendukung performa maksimal dan daya tahan baterai luar biasa berkat chip A19 Pro.

    Sistem kamera 48MP Pro Fusion menghadirkan Telephoto terpanjang dalam sejarah iPhone dengan zoom hingga 8x, serta kamera depan Center Stage untuk selfie grup yang lebih cerdas dan fitur video Dual Capture. 

    Perlindungan layar juga semakin kuat dengan Ceramic Shield 2 yang tiga kali lebih tahan gores, sementara aluminium unibody membantu meredam panas secara efisien. Dilengkapi pula dengan fitur Apple Intelligence seperti Clean Up, yang membuat pengalaman pengguna semakin praktis dan intuitif.

    Harga: 

    256GB: $1.099 / Rp18 jutaan
    512GB: $1.299  / Rp21 jutaan
    1TB: $1.499  / Rp24 jutaan

    iPhone 17 Pro Max

    Ilustrasi perbandingan iPhone 17 Pro Max dengan iPhone 17 Pro. Sumber: Apple

    iPhone 17 Pro Max memiliki spesifikasi yang mirip dengan iPhone 17 Pro, namun dengan ukuran layar, kapasitas baterai, dan opsi penyimpanan yang lebih besar serta hadir juga dengan warna ikonik “Bitcoin Orange”. Dengan layar Super Retina XDR yang lebih besar, yakni berukuran 6,9 inci, perangkat ini menawarkan pengalaman visual yang imersif dan responsif berkat ProMotion hingga 120Hz. 

    Sama seperti iPhone 17 Pro, kamera iPhone 17 Pro Max juga dilengkapi kamera Pro Fusion 48MP dengan Telephoto terpanjang dalam sejarah iPhone serta zoom optik hingga 8x dan digital hingga 40x. Kamera depannya dilengkapi juga dengan Center Stage untuk selfie grup yang lebih cerdas dan fleksibel. 

    Chip A19 Pro di iPhone 17 Pro Max menghadirkan performa luar biasa dengan efisiensi daya yang mendukung hingga 37 jam pemutaran video dan pengisian daya cepat hingga 50% hanya dalam 20 menit.

    Harga: 

    256GB: $1.199 / Rp19 jutaan
    512GB: $1.399 / Rp23 jutaan
    1TB: $1.599 / Rp26 jutaan
    2TB: $1.999 / Rp32 jutaan

    iPhone 17 Air

    Ilustrasi iPhone 17 Air. Sumber: Apple

    iPhone Air hadir sebagai iPhone tertipis yang pernah dibuat, namun tetap menghadirkan kekuatan luar biasa berkat chip A19 Pro di dalamnya. Desainnya menggabungkan keindahan dan ketangguhan, dengan rangka titanium yang dipoles elegan, Ceramic Shield 2 di bagian depan yang tiga kali lebih tahan gores, serta perlindungan belakang yang 4x lebih tahan retak dibanding generasi sebelumnya.

    Kamera depan Center Stage memudahkan pengambilan selfie grup yang lebih cerdas, sementara fitur Dual Capture memungkinkan perekaman video dari dua sudut sekaligus. Kamera utama 48MP Fusion dengan 2x Telephoto. Layar Super Retina XDR 6,5 inci dengan ProMotion hingga 120Hz memberikan pengalaman visual yang halus dan memukau.

    Harga: 

    256GB: $999 / Rp16 jutaan
    512GB: $1.199 / Rp19 jutaan
    1TB: $1.399 / Rp23 jutaan

    Baca juga: 8 Tahun Lalu 1 Bitcoin Bisa Beli iPhone 17, Sekarang Bisa Dapat Berapa?

    Jadwal Pre-Order iPhone 17 Series

    Apple resmi membuka pre-order iPhone 17 Series mulai Jumat, 12 September 2025 pukul 19.00 WIB

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, jadwal ini terbagi menjadi beberapa gelombang. Negara-negara yang masuk dalam gelombang pertama meliputi Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, serta lebih dari 60 negara lainnya seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Australia.

    Sementara itu, untuk pasar Indonesia, meski Apple Indonesia sudah menampilkan materi promosi iPhone 17 Series di website resmi Apple Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai tanggal PO, harga resmi, atau ketersediaan di pasar Indonesia.

    Berdasarkan pengalaman sebelumnya, iPhone 16 masuk Indonesia tujuh bulan setelah peluncuran global. Namun bukan tidak mungkin jika iPhone 17 Series lebih masuk lebih cepat, seperti iPhone 15 yang masuk selang beberapa bulan, jika tidak ada kendala seperti pemenuhan TKDN.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apple Investasi $100 Miliar, Pasar Kripto Terkatrol Naik

    Apple baru saja mengumumkan rencana investasi tambahan sebesar $100 miliar (sekitar Rp 1.600 triliun) di sektor manufaktur AS dalam empat tahun ke depan.

    Dengan komitmen total mencapai $600 miliar, langkah ini menegaskan kembali posisinya sebagai pendorong utama industri teknologi dan ternyata impact-nya tak terbatas hanya pada saham, tetapi juga sentiment aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin.

    Apa yang diumumkan Apple?
    CEO Tim Cook dan Presiden Trump mengumumkan rencana perluasan investasi dalam program American Manufacturing, yang mencakup kemitraan dengan 10 perusahaan lokal, mulai dari pembuat layar Corning hingga chipmaker seperti Broadcom dan Texas Instruments.

    Tujuannya: memperkuat rantai pasokan, ciptakan lapangan kerja (20.000 pekerja baru di bidang AI, silikon & R&D), serta lepaskan ketergantungan manufaktur dari luar negeri.

    Baca Juga: Cardano Integrasi Apple Pay: Target 500 Juta Pengguna

    Imbas kabar ini, saham Apple langsung melonjak 5% pasca-pengumuman, mencerminkan kepercayaan investor terhadap arah strategi korporasi dan kemungkinan penghindaran tarif impor yang tengah diguncang kebijakan proteksionis.

    CEO Apple, Tim Cook.
    CEO Apple, Tim Cook.

    Mengapa ini penting bagi kripto?
    Kabar gembira ini menyulut sentimen “risk-on” di pasar: crypto utama ikut terdorong. Data pada pukul 21:30 ET menunjukkan:

    • Bitcoin naik +1,25%
    • Ethereum naik +3,24%
    • Dogecoin naik +4,03%
    • Token alias altcoin lainnya seperti Solana dan XRP juga mencetak kenaikan dua digit persentase dasar.

    Investor melihat ini sebagai simbol pemulihan ekonomi dan pertumbuhan sektor teknologi yang membuka kembali minat terhadap aset spekulatif seperti kripto.

    Apakah ini hanya euforia sementara?
    Ada analisis yang mengingatkan bahwa harga Bitcoin mungkin menghadapi “resistance wall”—level harga yang kuat di kisaran tinggi yang akan sulit ditembus dalam jangka pendek.

    Jika momentum melemah atau capital rotation terjadi, harga bisa menghentak koreksi.

    Ringkasan Cepat

    Aspek Detail
    Investasi Tambahan $100 miliar, total $600 miliar USD dalam manufaktur AS
    Motivasi Dapatkan tarif pengecualian, kuatkan supply chain lokal, dan inovasi
    Pasar Saham Saham Apple melonjak +5% pasca-pengumuman
    Kripto Bitcoin +1,25%, Ethereum +3,24%, Dogecoin +4,03%
    Risiko Potensi resistance wall di BTC; spekulasi tinggi bisa memicu koreksi

    Baca Juga: Beli Kripto di Binance Bisa Bayar Pakai Apple Pay dan Google Pay

    Apple telah membuktikan bahwa pengumuman investasi besar bukan hanya soal manufaktur, tetapi juga tentang membangunkan kembali semangat pasar.

    Dampaknya terasa hingga ruang kripto, menunjukkan bahwa di dunia investasi modern, kabar korporasi besar bisa punya efek domino besar, mulai dari Dolar AS, saham teknologi, hingga Bitcoin dan Ethereum.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Terus Meroket Pecahkan Rekor, Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Harga koin kripto Bitcoin terus melambung tinggi. Bahkan baru-baru ini melewati rekor tertinggi sepanjang sejarah di kisaran US$ 93.000 atau Rp 1.472.190.000 (Rp 1,47 miliar jika dihitung dalam kurs Rp 15.830 per dolar AS).

    Tidak hanya nilai jualnya yang terus bertambah, kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini sudah menembus lebih dari US$ 1,77 triliun atau Rp 28.019,1 triliun. Kondisi ini membuat Bitcoin melampaui kapitalisasi pasar perak (US$ 1,70 triliun atau Rp 26.911 triliun) sebagai aset terbesar ke-8 di dunia.

    Saat ini, kapitalisasi pasar Bitcoin hanya berada di bawah emas (US$ 17,23 triliun), Nvidia (US$ 3,63 triliun), Apple (US$ 3,4 triliun), Microsoft (US$ 3,16 triliun), Google (US$ 2,2 triliun), Amazon (US$ 2,2 triliun), dan Saudi Aramco (US$ 1,79 triliun) dalam peringkat aset terbesar dunia.


    CEO sekaligus pendiri Indodax, Oscar Darmawan, mengatakan pergerakan pasar Bitcoin yang terus meningkat ini sebagian besar didorong oleh pembelian institusional dan arus kas masuk ke ETF Bitcoin yang terus berlanjut.

    “Pencapaian kapitalisasi pasar Bitcoin yang kini menembus US$ 1,77 triliun adalah bukti semakin diterimanya aset digital ini di kancah global sebagai alternatif investasi yang potensial,” jelas Oscar dalam keterangan resminya, Minggu (17/11/2024).

    “Lonjakan harga Bitcoin yang melewati level US$ 93.000 mencerminkan tingginya minat institusi besar terhadap kripto sebagai salah satu aset utama dalam portofolio investasi,” sambungnya lagi.

    Selain itu optimisme atas kemenangan Donald Trump sebagai Presiden baru AS, yang dikenal dengan sikap pro-kripto, turut mendukung kepercayaan para investor bahwa regulasi yang lebih mendukung aset digital ini akan segera hadir.

    “Saya melihat adanya potensi besar dalam regulasi yang mendukung industri kripto seperti Financial Innovation and Technology for the 21st Century Act (FIT 21) dan Financial Innovation Act (FIA) dalam kebijakan Amerika, dan juga kebijakan baru mengenai perpindahan regulasi ke OJK di Indonesia di 2025,” papar Oscar.

    “Dukungan regulasi yang positif akan memperkuat perkembangan pasar dan mengurangi risiko yang dihadapi oleh para investor kripto,” terangnya lagi.

    Menurutnya selain faktor-faktor tadi, faktor pendorong lainnya seperti sentimen inflasi juga memberikan dampak pada pergerakan harga Bitcoin. Misalkan saja pada Rabu (13/11) kemarin saat inflasi di AS tercatat sebesar 2,6% YoY atau naik dari periode sebelumnya yang sebesar 2,4%.

    Kenaikan sebesar 0,2% ini sebetulnya masih dalam perhitungan konsensus, sehingga seharusnya kenaikan inflasi ini memberikan pandangan positif terhadap dolar. Namun, kripto Bitcoin justru mengalami kenaikan dan berhasil mencapai all-time high (ATH), mencerminkan antusiasme investor terhadap adopsi Bitcoin di tengah kondisi ekonomi saat ini.

    “Dengan inflasi tinggi, Bitcoin dianggap sebagai aset yang dapat melindungi nilai dan menarik investor yang mencari alternatif investasi yang lebih stabil dibandingkan aset tradisional yang bisa terdampak penurunan nilai akibat inflasi,” katanya.

    Karena itu, Oscar optimis bahwa Bitcoin masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih jauh, terutama jika didukung oleh kerangka regulasi yang lebih jelas dan penerimaan publik yang terus meningkat.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Ini Pergerakan Harga Bitcoin yang Sempat Melonjak hingga 40%


    Jakarta

    Harga bitcoin sempat mencetak rekor tertinggi pada Jumat pekan lalu yaitu tercatat US$99.000 atau lebih dari Rp1,5 miliar. Kenaikan ini membawa kapitalisasi pasar Bitcoin menjadi di atas US$1,9 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai US$52 miliar. Lonjakan harga Bitcoin mencerminkan momentum bullish yang terus berlanjut sejak awal bulan, meski ketika mayoritas altcoin mengalami penurunan.

    Kenaikan nilai Bitcoin menjadikannya aset terbesar ke-7 di dunia, melampaui silver yang berada di peringkat ke-9 dengan kapitalisasi pasar US$ 1,7 triliun. Saat ini, Bitcoin (US$ 1,9 triliun) berada di bawah emas (US$ 18,13 triliun), Nvidia (US$ 3,5 triliun), Apple (US$ 3,4 triliun), Microsoft (US$ 3 triliun), Amazon (US$ 2,07 triliun), dan Google (US$ 2,02 triliun) dalam daftar aset terbesar di dunia.

    Adapun salah satu pendorong utama kenaikan Bitcoin adalah laporan mengenai Trump Media and Technology Group yang sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi perusahaan perdagangan kripto Bakkt.


    Berita ini memicu ekspektasi bahwa kebijakan pro-kripto akan diterapkan di bawah kepemimpinan Donald Trump. Faktor lainnya yang mendorong lonjakan harga ini adalah peluncuran produk Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin dari BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), yang mencatat nilai perdagangan sebesar US$1,9 miliar pada hari pertama.

    Selain itu, peluncuran platform aset digital Goldman Sachs Group Inc. memberikan sentimen positif tambahan. Di sisi lain, CEO Coinbase, Brian Armstrong, bertemu Presiden terpilih Donald Trump (19/11) untuk membahas penunjukan pejabat pemerintahan baru.

    Pertemuan ini semakin memperkuat harapan akan kebijakan pro-kripto yang mendukung pertumbuhan industri. Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2024 juga berperan besar dalam mengangkat harga Bitcoin.

    Sejak diumumkan pada 6 November 2024, harga Bitcoin telah melonjak lebih dari 40%. Janji Trump untuk mendorong regulasi yang ramah kripto dan menjadikan Bitcoin sebagai cadangan aset nasional memicu optimisme di pasar. CEO INDODAX, Oscar Darmawan, memberikan pandangan yang mendalam tentang momentum ini.

    “Ketika kita melihat berita seperti Trump Media yang berniat mengakuisisi Bakkt dan pertemuan dengan Brian Amstrong, ini bukan hanya tentang ekspansi bisnis. Ini adalah langkah strategis yang memperkuat Bitcoin sebagai pilar utama di ekosistem ekonomi digital global. Kombinasi ini memberikan kejelasan arah yang sangat signifikan terhadap masa depan industri,” ujar Oscar dalam siaran pers, Kamis (28/11/2024).

    Dia menjelaskan ETF Bitcoin dari BlackRock menjadi tonggak sejarah yang menunjukkan bahwa lembaga-lembaga besar semakin meyakinkan bahwa Bitcoin lebih dari sekadar aset digital, tetapi juga alat diversifikasi portofolio jangka panjang.

    Oscar juga mengatakan bahwa kemenangan Trump di pemilu AS 2024 membawa dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar perubahan regulasi. “Kebijakan pro-kripto yang dijanjikan Trump menciptakan harapan bahwa Bitcoin dapat bertransisi menjadi aset strategis, bahkan mungkin sebagai cadangan nasional. Ini adalah langkah revolusioner yang menunjukkan pengakuan terhadap nilai intrinsik Bitcoin dalam konteks ekonomi global,” jelasnya.

    Di tengah dominasi Bitcoin, Oscar juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi altcoin. “Penurunan pada Ether dan altcoin lainnya memperlihatkan bahwa investor saat ini lebih cenderung memilih Bitcoin sebagai aset utama. Ini adalah refleksi dari kepercayaan pada Bitcoin yang terus meningkat di tengah ketidakpastian pasar,” ungkapnya.

    Dengan momentum ini, INDODAX berkomitmen untuk terus mendorong adopsi Bitcoin di Indonesia. “Kami tidak hanya melihat rekor harga ini sebagai pencapaian, tetapi juga sebagai peluang untuk mengedukasi pasar tentang pentingnya memiliki akses yang aman dan transparan ke aset digital. Melalui langkah ini, kami ingin menjadikan INDODAX sebagai gerbang utama investasi kripto di Indonesia,” ujar Oscar.

    Saksikan juga video: Jokowi Kaget Ada yang Belajar Robotik, Bitcoin hingga AI di UNU Yogya

    [Gambas:Video 20detik]

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Transaksi Aset Kripto Sentuh Rp475 Triliun hingga Oktober 2024


    Jakarta

    Kripto menjadi salah satu aset digital yang kian diminati masyarakat Indonesia. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengungkap, Indonesia mengalami tren kenaikan transaksi aset kripto sepanjang Januari hingga Oktober tahun 2024.

    Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Tirta Karma Senjaya mengungkap, sepanjang periode Januari-Oktober 2024 transaksi aset kripto menyentuh angka Rp475 triliun.

    Adapun angka tersebut tumbuh 361,18% dibandingkan transaksi aset kripto di tahun 2023 sebesar Rp149,3 triliun. Sementara puncak transaksi aset kripto sepanjang berlaku di Indonesia terjadi pada tahun 2018.


    “Transaksi aset kripto itu pada tahun ini sampai Oktober mencapai Rp475 triliun, puncaknya kemarin 2021 itu sempat Ro859,4 triliun,” ungkap Tirta dalam sebuah diskusi di Hotel Raffles Jakarta, Selasa (10/12/2024).

    Hingga Oktober 2024, Tertawa juga menyebut pelanggan terdaftar aset kripto mencapai 21,63 juta. Adapun rata-rata penambahan jumlah pelanggan di Oktober 2024 sebanyak 335.925 orang. Begitu juga dengan pelanggan aktif bertransaksi sebanyak 716.274 orang di Oktober 2024.

    “Jadi ini sudah cukup banyak dan kemudian dengan peningkatan aset kripto ini,” jelasnya.

    Tirta menyebut, besarnya transaksi kripto ditopang oleh anak-anak muda di rentang usia 18 hingga 35 tahun. Menurutnya, kemudahan transaksi menjadi alasan anak muda beralih ke aset kripto.

    Ia juga menyebut, transaksi aset kripto yang dilakukan anak-anak muda biasanya berada di bawah Rp500 ribu. “Karena cukup top up Rp50.000 bisa transaksi minimal di beberap Exchange itu bahkan ada yang Rp10.000 – Rp5.000 bisa transaksi aset kripto,” ungkapnya.

    Salah satu aset kripto, Bitcoin, juga masuk dalam 10 daftar aset dunia dengan market cap terbesar. Berdasarkan data Companies Market, Tirta menyebut Bitcoin berada di urutan ke-7 dengan market cap sebesar US$ 1.967 triliun.

    Adapun 10 aset dengan market cap terbesar diantaranya: emas, Apple, NVIDIA, Microsoft, Amazon, Google, Bitcoin, Saudi Aramco, perak, dan Facebook.

    “Jadi kalau kita lihat dari 10 aset di dunia, yang terbesar mungkin 7 besarnya itu berhubungan dengan digital. Yang tidak digital itu mungkin seperti emas, perak, dan aramko,” ungkapnya.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Beri Promo Biaya Transaksi 0%


    Jakarta

    Ajaib Alpha, bagian dari Ajaib Group resmi meluncurkan fitur investasi saham perusahan Amerika Serikat (AS). Peluncuran ini bertepatan dengan kondisi pasar saham AS yang sedang mengalami momentum positif.

    Selain investasi di berbagai saham Amerika Serikat, investor juga dapat berinvestasi di aset global lainnya, termasuk kripto dan futures dalam satu aplikasi investasi global. Hal yang menarik, Ajaib Alpha menghadirkan promo biaya transaksi 0%.

    “Setelah menjadi pilihan jutaan investor saham Indonesia dan aset kripto, Ajaib kini menghadirkan akses investasi ke pasar saham Amerika Serikat sebagai bagian dari produk derivatif keuangan melalui aplikasi investasi global Ajaib Alpha. Dengan fitur ini, investor dapat mengakses saham-saham perusahan terkemuka di dunia seperti NVIDIA, Tesla dan Google. Hal ini sesuai dengan misi Ajaib untuk menyambut generasi baru ke layanan keuangan modern,” kata Co-Founder dan CEO Ajaib Group Anderson Sumarli dalam keterangan tertulis, Selasa (4/2/2025).


    Anderson menambahkan Ajaib Alpha melalui berbagai program edukasi yang dijalankan, akan terus berupaya meningkatkan literasi keuangan dan investasi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Selain Ajaib Alpha, Ajaib Group juga menyediakan akses investasi ke instrumen seperti reksadana, saham dan obligasi melalui aplikasi Ajaib. Harapannya, dengan akses investasi yang semakin lengkap serta didukung layanan aman serta program literasi, generasi muda Indonesia semakin dekat dalam mewujudkan impian finansial mereka

    Sementara itu, Financial Expert Ajaib Ratih Mustiko memaparkan sepanjang tahun 2024, Indeks Nasdaq naik +29%, S&P 500 menguat +23%, dan Dow Jones Industrial Average +13%. Hal ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang menjanjikan.

    “Kebijakan ekonomi Presiden Trump, seperti tarif impor, insentif pajak hingga suku bunga rendah, juga turut mendorong optimisme pasar kedepan. Oleh karena itu, ini saat yang tepat bagi investor Indonesia untuk mempertimbangkan investasi di saham AS. Diversifikasi ke pasar saham AS juga membantu investor meningkatkan potensi keuntungan dan mengelola risiko,” terangnya.

    Ajaib Alpha menawarkan berbagai keunggulan untuk investasi saham AS, antara lain:

    • Biaya Transaksi 0%: Nikmati kemudahan berinvestasi saham AS dengan promo biaya transaksi 0%.
    • Tersedia Lebih Dari 600+ Pilihan Saham: Ajaib Alpha menyediakan akses ke lebih dari 600 saham perusahaan-perusahaan terkemuka di AS, termasuk Meta, Amazon dan Apple. ● Investasi Mulai Dari 1 USD: Investor dapat memulai investasi dengan modal yang terjangkau, mulai dari 1 dolar AS.
    • Aman dan Berizin: Ajaib telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, sehingga keamanan dana dan aset investor terjamin.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan investasi saham AS di Ajaib Alpha, pengguna dapat mengunjungi situs web resmi Ajaib Alpha atau unduh aplikasi Ajaib Alpha melalui Play Store dan App Store.

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • 7 Aplikasi Crypto Terbaik dan Terpercaya di Indonesia 2025


    Jakarta

    Investasi crypto kini semakin diminati di Indonesia, baik oleh trader harian maupun investor jangka panjang. Namun, kesuksesan dalam berinvestasi tidak hanya bergantung pada strategi, melainkan juga aplikasi yang digunakan. Platform yang tepat akan memberikan keamanan lebih, biaya transaksi rendah, serta fitur yang sesuai dengan kebutuhan.

    Di Indonesia, ada sejumlah aplikasi crypto yang sudah resmi terdaftar di BAPPEBTI sehingga aman dan legal. Dari banyaknya pilihan, berikut adalah tujuh aplikasi terbaik tahun 2025 yang bisa kamu coba.

    1. Reku


    Reku adalah salah satu aplikasi crypto terbaik di Indonesia yang sudah ada sejak 2018. Keamanan aplikasi Reku sudah terjamin karena sudah terdaftar BAPPEBTI dan diawasi oleh OJK. Ada beberapa kelebihan aplikasi Reku yang membuatnya unggul dari aplikasi lainnya, di antaranya :

    • Tampilan user friendly yang praktis untuk semua kalangan investor.
    • Bisa mulai dengan modal 5 ribu untuk beli bitcoin atau coin crypto lainnya.
    • Tersedia dua mode, yaitu Mode Lightning untuk pemula & Mode Pro untuk investor berpengalaman.
    • Mode Lightning memiliki tampilan yang lebih sederhana dan biaya transaksi gratis.
    • Mode Pro dilengkapi analisis dan informasi lengkap untuk investor memilih aset yang tepat dan biaya transaksi hanya 0,1%.
    • Aplikasi Reku juga menjadi aplikasi staking crypto pertama di Indonesia yang berizin BAPPEBTI & OJK.
    • Tersedia juga Reku Futures untuk futures trading crypto dengan leverage 25x.
    • Layanan CS 24 jam setiap hari yang terhubung langsung dengan tim, bukan robot.

    Tidak hanya itu, di Reku juga tersedia 800+ pilihan aset saham Amerika (AS) dari berbagai perusahaan ternama dunia seperti saham Google, Apple, NVIDIA, Grab, Coca-cola, SEA (induk perusahaan Shopee), Microsoft, Netflix, Toyota, Ford, Tesla, McDonalds, Disney, Spotify, Nike, Ferrari, Starbucks, dan Roblox. Semua saham tersebut bisa kamu beli dengan modal $1 saja.

    Untuk pemula, ada pilihan Reku Packs berupa paket investasi yang bisa kamu pilih sesuai profil resiko dan tujuan keuanganmu dengan imbal hasil yang lebih optimal. Beberapa packs yang terkenal seperti Magnificent 7 fund, Reku Crypto Blue Chip, Nancy Pelosi, dan masih banyak lagi.

    2. Tokocrypto

    Tokocrypto dikenal luas di Indonesia karena dukungan teknologinya dari Binance. Platform ini menawarkan akses ke banyak aset dengan likuiditas tinggi, serta memiliki TokoMall, marketplace NFT yang cukup populer. Bagi pengguna lokal, Tokocrypto juga memudahkan deposit dengan bank maupun e-wallet. Dengan biaya transaksi kompetitif dan antarmuka modern, Tokocrypto menjadi pilihan menarik bagi banyak investor.

    Namun, kelemahannya ada pada biaya penarikan yang dinilai sebagian pengguna lebih tinggi dibandingkan beberapa platform lokal. Selain itu, meskipun terhubung dengan Binance, fitur yang tersedia di Tokocrypto tidak selengkap exchange induknya, sehingga trader profesional mungkin merasa terbatas.

    3. Indodax

    Indodax merupakan pelopor crypto exchange di Indonesia. Resmi terdaftar di BAPPEBTI, Indodax menyediakan ratusan aset kripto dengan volume transaksi yang besar setiap harinya. Platform ini juga memiliki komunitas yang sangat aktif serta program edukasi untuk membantu pemula memahami dunia kripto. Dengan pengalaman panjang dan reputasi yang solid, Indodax tetap menjadi salah satu exchange utama di Indonesia.

    Di sisi lain, Indodax juga memiliki beberapa kekurangan. Tampilan aplikasinya dianggap kurang modern dibandingkan kompetitor baru. Untuk aset tertentu, terutama altcoin dengan volume rendah, likuiditas kadang tidak optimal sehingga spread melebar. Bagi pemula, banyaknya aset tanpa visual edukasi mendalam bisa membuat bingung.

    4. Luno

    Luno menjadi pilihan yang menghadirkan Luno Learn, program edukasi khusus yang membantu pengguna baru memahami dasar-dasar kripto. Selain itu, keamanan transaksi di Luno terjaga dengan baik, sementara proses deposit dan penarikan dana berlangsung cepat dan transparan.

    Sayangnya jumlah aset di aplikasi Luno masih sangat terbatas. Fokus mereka pada kesederhanaan membuat banyak altcoin tidak tersedia, sehingga pengguna yang ingin menjelajahi aset lebih luas perlu menggunakan aplikasi lain. Selain itu, biaya transaksi Luno relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa pesaingnya.

    5. Triv

    Triv sudah beroperasi sejak 2015 dan kini menawarkan lebih dari 300 aset digital. Exchange ini mendukung layanan staking dan futures trading, sehingga bisa digunakan baik oleh investor pemula maupun trader berpengalaman. Spread yang rendah serta transaksi 24 jam penuh menjadi daya tarik tambahan.

    Legalitasnya pun terjamin karena terdaftar di BAPPEBTI. Antarmuka aplikasi Triv kadang dianggap kurang intuitif dibandingkan platform lain. Beberapa pengguna juga menilai layanan customer support masih bisa ditingkatkan dari segi kecepatan respons. Bagi trader aktif yang butuh eksekusi cepat, hal ini bisa menjadi kendala.

    6. Upbit

    Upbit Indonesia adalah bagian dari exchange global Upbit yang beroperasi resmi di Indonesia. Platform ini mendukung trading langsung dengan Rupiah, dan keamanannya terjamin melalui sistem multi-signature cold wallet serta notifikasi real-time. Dengan pengawasan BAPPEBTI. Meski begitu, fitur yang tersedia di versi Indonesia masih lebih terbatas dibandingkan aplikasi induknya.

    7. Binance

    Sebagai exchange global terbesar, Binance menawarkan fitur super lengkap mulai dari spot trading, futures, margin, staking, hingga NFT. Likuiditasnya yang sangat tinggi membuat transaksi berlangsung cepat tanpa hambatan. Dengan ekosistem luas, Binance banyak dipilih oleh trader berpengalaman yang ingin memaksimalkan peluang di pasar kripto global.

    Akan tetapi, kompleksitas Binance sering menjadi kendala bagi pemula. Banyaknya fitur membuat aplikasi terasa membingungkan untuk pengguna baru. Selain itu, karena bukan aplikasi lokal, beberapa metode pembayaran dan layanan pelanggan tidak sepraktis exchange Indonesia. Status regulasinya di Indonesia juga kadang menimbulkan pertanyaan karena operasinya tidak langsung di bawah entitas lokal.

    Ketujuh aplikasi crypto terbaik di Indonesia 2025 memiliki keunggulannya masing-masing. Tetapi kalau kamu cari aplikasi yang cocok untuk pemula, biaya transaksi rendah, keamanan terjaga dan bisa diversifikasi di aset saham Amerika, Reku adalah pilihan yang cocok untukmu. Download aplikasi crypto terbaik pilihanmu sekarang dan mulai berinvestasi dengan bijak!

    (akd/akd)



    Sumber : finance.detik.com