Tag: bakar

  • Cara Ini Buat Mesin Mobil Kamu Anti ‘Boyo’ dan Gak Bakal Nglitik



    Jakarta

    Banyak pengendara yang kerap frustrasi saat mendengar suara mesin nglitik dan hilang tenaga. Nah dengan cara ini dipastikan detikers tidak akan lagi merasakan hal tersebut.

    Seperti tips yang diberikan Auto2000 dalam siaran resminya, ada beberapa cara untuk bisa mencegah mesin kehilangan tenaga dan nglitik. Tentu hal tersebut bisa dicegah dengan cara melakukan perawatan berkala di bengkel resmi yang telah terpercaya.

    “Sebaiknya yang dilakukan oleh pengendara adalah melakukan tindakan preventif, dan jangan membiarkan mobil sampai rusak atau bahkan mogok dan mengganggu mobilitas. Hal tersebut tentu akan merugikan,” tutur Chief Marketing Auto2000, Yagimin.


    Yagimin mengatakan ada beberapa hal yang bisa membuat mobil menjadi hilang tenaga, nglitik bahkan berujung mogok di antaranya adalah kotoran yang mengendap di dalam tangki.

    “Kalau terlalu banyak residu, lambat laun kotoran akan menghambat penyaluran bensin. Jika dibiarkan, filter bensin akan rusak dan endapan kotoran terbawa ke pompa, bahkan sampai masuk ke ruang bakar,” Yogimin menambahkan.

    Pelayanan Bengkel Auto2000 LampungPelayanan Bengkel Auto2000 Lampung Foto: Ruly Kurniawan

    Nah penasaran apa saja yang harus dilakukan pengendara agar mesin tetap prima dan tidak nglitik, simak ulasannya berikut ini.

    Gunakan BBM Sesuai Rekomendasi

    Auto2000 selalu menyarankan untuk mengisi BBM sesuai spesifikasi dan kebutuhan mesin Toyota. Bensin yang berkualitas umumnya lebih bersih dan rendah residu. Selain itu, juga akan membuat pembakaran dapat berlangsung dengan sempurna guna menjaga performa mesin.

    Hindari Mengisi Bensin Sembarangan

    Sekarang sudah banyak SPBU resmi yang dikelola secara benar sehingga kualitas BBM-nya terjaga. Hindari mengisi di luar pom bensin resmi karena tidak ada jaminan kualitas dan penangangan.

    Jangan Tunggu Bensin Habis

    Hanya karena kesibukan mobilitas, beberapa orang menunggu hingga BBM mendekati nol baru berkunjung ke pom bensin. Padahal, dengan posisi bensin hampir habis, ada risiko kotoran dan air yang mengendap di tangki mobil akan terisap sehingga merusak komponen-komponen mobil yang dilaluinya.

    Ganti Filter Bensin Secara Berkala

    Auto2000 menyarankan untuk mengganti filter bahan bakar, baik mesin gasoline maupun diesel, secara berkala. Jangan hanya membersihkannya karena kotoran belum tentu hilang seluruhnya dan ada kemungkinan merusak material penyaring. Ganti filter BBM setiap 1 tahun atau 20.000 km untuk mesin bensin dan diesel.

    Namun kalau pengendara merasakan ada masalah padahal belum waktunya ganti filter, jangan segan untuk membawa mobil ke bengkel Auto2000 untuk pemeriksaan. Atau mobil sering melewati jalan kotor dan berdebu. Lebih baik ganti lebih cepat ketimbang kotoran merusak komponen-komponen yang menyalurkan bensin, apalagi kalau sampai merusak mesin.

    Cek Pompa BBM Secara Berkala

    Sama dengan filternya, pompa BBM juga wajib diperiksa rutin saat servis berkala. Jangan ragu meminta service advisor Auto2000 untuk melakukan pemeriksaan lengkap andai dirasakan ada gangguan, seperti mesin tersendat, hilang tenaga, atau indikator tekanan BBM di panel instrumen menyala. Segera ganti pompa kalau disarankan supaya kondisinya kembali prima.

    Kuras Tangki Bensin

    Tidak ada salahnya melakukan kuras tangki bensin untuk membersihkannya dari kotoran atau air yang dapat memicu korosi. Treatment ini khususnya untuk mobil yang usianya sudah lebih dari 2 tahun. Tapi kalau ternyata pompa bensin sudah ada endapan padahal mobil masih baru, segera lakukan pengurasan tangki di bengkel Auto2000 untuk memastikan sumber masalah dan mengatasinya.

    “Pengendara tidak bisa menjamin bahan bakar yang masuk ke dalam mesin sudah terjaga dari kontaminasi kotoran dan air. Langkah terbaik selain isi bensin di SPBU resmi, adalah menjaga kondisi filter bensin sebagai pelindung pertama. Solusinya adalah servis berkala di bengkel Auto2000 atau order THS – Auto2000 Home Service via websiteAuto2000.co.id. Segera manfaatkan promo kami yang menguntungkan,” jelas Yagimin.

    (lth/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Suara Mesin Motor Matic Kasar? Begini 10 Caranya Biar Halus


    Jakarta

    Salah satu masalah pada kendaraan adalah mesin yang terdengar atau terasa kasar. Detikers yang merupakan pengguna motor matic mungkin juga pernah mengalami masalah ini.

    Ada sejumlah kemungkinan penyebab dari suara mesin motor matic yang kasar, misal oli yang menipis dan cara mengendarai yang salah. Di bawah ini akan kita ulas bagaimana cara menghaluskan suara mesin motor matic yang kasar.

    Cara Agar Suara Mesin Motor Matic Halus

    Selain mengganggu kenyamanan berkendara, mesin motor terdengar kasar juga mengindikasikan ada yang perlu diperbaiki. Berikut ini cara menghaluskan suara mesin motor, dilansir dari situs Suzuki dan Astra Otoshop:


    1. Ganti Oli Mesin

    Satu hal yang begitu penting bagi kendaraan adalah mengganti oli mesin secara teratur. Oli berfungsi untuk melumasi seluruh bagian agar tidak terjadi gesekan yang bisa membuat komponen cepat aus.

    Jika oli menipis atau kotor, maka suara mesin akan terdengar kasar karena terjadi gesekan berlebihan pada komponen motor. Maka gantilah oli secara berkala dan pilih yang khusus untuk motor matic.

    2. Kencangkan Baut yang Kendur

    Penyebab lain yang sering terjadi adalah adanya baut yang kendur. Hal ini membuat suara mesin motor kasar akibat getaran berlebih. Cobalah cek apakah ada baut yang kendur. Jika ada, maka kencangkan baut-baut tersebut.

    3. Ganti Roller

    Roller adalah bagian dari CVT (Continuously Variable Transmission) atau transmisi pada motor matic. Roller berfungsi memberikan tekanan pada pulley agar dapat bergerak.

    Semakin tua kendaraan, maka roller juga akan aus dan mengalami kerusakan. Ketika rusak, motor matic akan kehilangan tenaga. Coba cek bagian roller ini jika suaranya kasar. Jika sudah aus, maka sebaiknya ganti dengan yang baru.

    4. Ganti Belt dan Pulley

    Selain roller, ada juga belt dan pulley yang masih satu rangkaian. Detikers bisa mengecek belt dan pulley secara rutin pada sistem pemindah daya. Belt yang kendur atau pulley yang rusak bisa menimbulkan suara kasar dan perpindahan daya juga terpengaruh.

    5. Cek Plastik Slider

    Cek juga bagian plastik slider pada sistem CVT. Plastik slider bisa menyebabkan suara kasar jika kondisinya sudah aus atau rusak. Masalah plastik slider bisa diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

    6. Cek Kondisi Kampas Kopling

    Suara kasar juga bisa muncul karena masalah kampas kopling. Cek kampas kopling kalian untuk mengetahui apakah sudah aus. Jika sudah aus, maka akan menyebabkan gesekan yang tidak perlu dan menyebabkan suara kasar. Gantilah kampas kopling yang sudah aus.

    7. Mengendarai Motor dengan Benar

    Kebiasan menggunakan sepeda motor juga bisa membuat masalah. Jika detikers suka menggeber-geber motor, maka hal ini berisiko membuat motor cepat rusak. Salah satu tandanya adalah suara mesin yang menjadi kasar.

    8. Pakai BBM yang Tepat

    Kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) juga bisa berpengaruh pada performa motor matic. Kualitas BBM yang bagus juga membuat kinerja mesin bagus dan terdengar halus. Tetapi jika BBM kotor atau terkontaminasi zat lain, maka bisa membuat mesin cepat rusak.

    Pilihan tingkat oktan juga bisa mempengaruhi kinerja mesin. Pilihlah sesuai dengan rasio kompresi mesin motor.

    9. Cek Sistem Knalpot

    Suara kasar juga mungkin muncul karena sistem knalpot, maka lakukan pengecekan apakah ada bagian yang bocor atau rusak. Jika perlu, gantilah komponen yang rusak.

    10. Servis Berkala

    Jika motor tidak pernah diservis, maka wajar jika suara mesin terdengar kasar. Detikers harus melakukan servis berkala ke bengkel agar bisa dicek secara menyeluruh. Servis rutin ini termasuk membersihkan CVT, hingga membersihkan injektor.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Sederhana tapi Bikin Mobil Boros Bensin


    Jakarta

    Ada beberapa hal sederhana yang tak disadari bikin konsumsi BBM kamu boros. Simak penjelasannya berikut.

    Konsumsi bahan bakar mobil dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari cara berkendara hingga kondisi mobil itu sendiri dapat berkontribusi terhadap konsumsi bahan bakar. Kebanyakan hal-hal sederhana yang justru tak disadari oleh pengemudi. Mengutip laman Auto2000, berikut ini hal sederhana yang memicu mobil jadi boros bensin.

    Hal Sederhana yang Tak Disadari Bikin Mobil Boros Bensin

    1. Tekanan Angin Ban Kurang

    Kekurangan tekanan angin ban memang terlihat sederhana. Nyatanya, memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap konsumsi bahan bakar. Hal ini lantaran tapak ban yang bersinggungan langsung dengan permukaan jalan menjadi lebih besar dan mesin kerja lebih berat. Untuk menggerakan ban tersebut, maka tenaganya yang dibutuhkan juga lebih besar, dengan demikian konsumsi bakar jadi lebih banyak.


    2. Telat Ganti Oli

    Oli mobil diganti secara berkala. Namun ada kalanya pemilik kendaraan abai dan membiarkan oli mobil tak diganti walaupun masanya sudah lewat. Membiarkan oli mobil untuk terus bekerja membuat performanya jadi tak optimal. Alhasil, konsumsi bahan bakar jadi ikutan boros karena mesin kasar akibat pelumasan tidak maksimal. Untuk mencegah hal itu, pastikan kamu mengganti oli sesuai waktu yang ditentukan ya.

    3. Mengemudi Secara Agresif

    Perilaku berkendara juga memiliki pengaruh besar terhadap konsumsi bahan bakar. Kalau kamu mengemudi secara grasak-grusuk rupanya ini bisa bikin konsumsi bensin jadi lebih boros lho! Mengemudi secara grasak-grusuk maksudnya kamu kerap berakselerasi memacu mobil hingga rpm tinggi, selap-selip, dan tiba-tiba mengerem. Berkendara dengan cara seperti itu membuat mobil membutuhkan tenaga lebih besar dan ‘minum’ bahan bakar jadi lebih banyak. Kalau mau hemat, tentu harus menerapkan eco driving. Kemudikan lah mobil dengan santai, tak perlu terburu-buru karena selain bikin konsumsi BBM boros, risiko kecelakaan juga menanti.

    4. Menggunakan BBM Tak Sesuai Rekomendasi Pabrikan

    Pastikan mobil kamu ‘minum’ bahan bakar yang sesuai dengan anjuran pabrikan ya. Untuk mengetahuinya, kamu bisa mengecek buku panduan manual. Pasalnya, penggunaan bahan bakar tak sesuai anjuran bisa membuat mobil lebih boros karena pembakarannya tidak sempurna. Tak cuma itu, penggunaan BBM yang tak sesuai rekomendasi juga bisa memicu kerusakan pada mesin di kemudian hari.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Bolehkah Ganti Tutup Tangki Bensin Nmax Pakai Punya Xmax?



    Jakarta

    Beberapa pengguna Yamaha Nmax mengganti tutup tangki bahan bakarnya dengan tutup tangki bahan bakar milik Yamaha Xmax. Hal itu dilakukan karena tutup tangki Nmax kerap macet akibat proses yang salah. Lantas apakah boleh mengganti tutup tangki bawaan Nmax dengan tutup tangki Xmax?

    Ada salah satu masalah umum yang kerap dialami pengguna Nmax. Masalah tersebut adalah tutup tangki bensin yang kerap mengalami macet. Masalah ini terjadi karena saat menutup tangki bensin tidak dilakukan secara presisi.

    Masalah ini juga dialami detikOto saat menggunakan Yamaha Nmax terbaru, varian Neo S. Setelah mengisi bensin di SPBU, karena tidak cermat ketika menutup tangki bensin, tutup tangki menjadi macet dan sulit dibuka menggunakan tangan kosong.


    Pengguna Yamaha Nmax asal Bekasi, Sena Pratama, juga mengalami masalah serupa. “Beberapa kali mengalami masalah gini, sampai tangan lecet-lecet cuma buat membuka tutup tangki,” ujar Sena.

    Technical & Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Ferry Nurul Fajar mengatakan, pengguna Nmax harus memastikan antara pengait dan lubang tangki, posisinya pas agar tutup tangki tidak macet.

    “Model kenop gitu kalau clearance-nya terlalu kecil memang harus pas masangnya, geser sedikit, terus dipaksa (nutup) pasti (akan) keras (saat membukanya lagi),” ujar Ferry melalui pesan singkat kepada detikOto.

    Hati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macetHati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macet Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Jika tutup tangki Nmax sudah macet, maka butuh tenaga ekstra buat membukanya dan tangan berpotensi lecet karena tutup tangki bawaan Nmax punya ujung pemutar yang lancip dan tajam.

    Kemudian jika tidak bisa membukanya dengan tangan kosong, maka harus menggunakan tang untuk mempermudahnya. Tentunya bakal menjadi repot kalau pengguna Nmax tidak membawa tang di kotak tool kit-nya.

    Maka itu cukup banyak pengguna Nmax yang memodifikasi tutup tangki bensin dengan menggantinya ke tutup tangki bensin motor lain. Salah satu yang dipilih adalah, tutup tangki Xmax. Jika dilihat dari desainnya, tutup tangki Xmax ini mirip seperti tutup tangki Nmax. Bedanya, dia lebih tebal, sehingga terlihat lebih elegan dan aman buat tangan.

    Tapi, memangnya boleh mengganti tutup tangki Nmax dengan tutup tangki Xmax? Ferry tidak menganjurkannya. Sebab tutup tangki Xmax tidak memiliki lubang ‘pernafasan’ (breather), jadi akan menimbulkan dampak.

    “Kalau (ganti ke tutup) Xmax tidak disarankan, karena nggak ada lubang breather-nya. (Jika dipaksa digunakan) tekanan di tangki naik, juga aliran bahan bakar nantinya bisa terhambat, nggak maksimal,” ungkap Ferry.

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengetahui Cara Kerja Mesin 4 Tak dan Sejumlah Keunggulannya


    Jakarta

    Sepeda motor keluaran terbaru umumnya sudah mengusung teknologi mesin 4 tak. Mesin ini diklaim lebih efisien dan ramah lingkungan jika dibandingkan dengan mesin 2 tak.

    Cara kerja mesin empat tak cukup kompleks, mulai dari masuknya campuran udara dan bahan bakar hingga proses pembuangan gas hasil pembakaran. Setiap langkah-langkahnya memiliki peran penting dalam kinerja mesin 4 tak.

    Lantas, seperti apa cara kerja mesin 4 tak yang dapat dipahami dengan mudah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Kerja Mesin 4 Tak

    Dikutip laman Suzuki Indonesia, mesin empat tak mengikuti siklus kerja yang terdiri dari empat tahap utama, yakni intake, kompresi, pembakaran, dan exhaust. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Intake

    Langkah yang pertama adalah intake. Semua berawal ketika piston bergerak ke bawah saat klep masuk terbuka, sehingga memungkinkan campuran udara dan bahan bakar masuk ke dalam silinder.

    Lalu, udara yang telah masuk kemudian dicampur dengan bahan bakar melalui karburator atau injektor bahan bakar. Dengan intake yang efisien, mesin dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar dengan menggunakan jumlah bahan bakar yang lebih sedikit.

    2. Kompresi

    Setelah melalui tahap intake, piston bergerak ke atas dan memampatkan campuran udara dan bahan bakar di dalam silinder. Proses kompresi ini dapat meningkatkan tekanan dan suhu campuran yang sangat penting untuk pembakaran yang efisien.

    Semakin tinggi kompresi maka semakin besar tenaga yang dihasilkan oleh mesin. Lalu, kompresi yang baik juga dapat menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang.

    3. Pembakaran

    Tahap selanjutnya adalah pembakaran. Langkah ini dimulai saat busi menyala dan menyebabkan campuran udara serta bahan bakar terbakar secara cepat dan terkontrol.

    Energi yang dihasilkan dari pembakaran ini dapat mendorong piston ke bawah, lalu menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan. Pembakaran yang efisien sangat penting untuk mengoptimalkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin.

    4. Exhaust

    Setelah proses pembakaran selesai piston kembali bergerak ke atas dan mengeluarkan gas buang melalui katup buang yang terbuka. Proses ini memungkinkan pembuangan gas hasil pembakaran dari dalam silinder dan mempersiapkan mesin untuk siklus berikutnya.

    Penjelasan cara kerja di atas dikenal sebagai satu ‘putaran’ atau satu ‘siklus’ mesin 4 tak. Jadi, prosesnya akan terus berulang selama mesin beroperasi, menghasilkan daya dorong yang diperlukan untuk menggerakkan kendaraan dengan efisien dan cepat.

    Keunggulan Mesin 4 Tak

    Ada sejumlah keunggulan dari mesin 4 tak, sehingga mesin ini menjadi pilihan utama pada sepeda motor modern. Dikutip dari laman Astra Oto Shop, berikut beberapa keunggulannya:

    1. Ramah Lingkungan dan Irit Bahan Bakar

    Keunggulan yang pertama adalah ramah lingkungan dan irit bahan bakar. Sebab, mesin 4 tak dirancang untuk menghasilkan gas emisi yang lebih bersih sehingga lebih ramah lingkungan. Lalu, mesin ini juga cenderung lebih irit dalam penggunaan bahan bakar.

    2. Kinerjanya Lebih Halus

    Mesin 4 tak dinilai memiliki putaran yang lebih rendah, sehingga bekerja lebih halus dan stabil. Dengan begitu, pengendara juga lebih nyaman saat berkendara.

    3. Tenaga Lebih Stabil

    Keunggulan lainnya adalah mesin 4 tak menghasilkan tenaga yang lebih stabil. Sebab, mesin ini menggunakan siklus empat langkah sehingga menghasilkan proses pembakaran menjadi lebih efisien.

    Demikian pembahasan tentang cara kerja mesin 4 tak serta beberapa keunggulannya. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kenapa Motor Tidak Bisa Digas? Ini 9 Penyebab dan Penanganannya


    Jakarta

    Sepeda motor normalnya akan melaju ketika digas. Namun motor dengan masalah tertentu, terkadang akan ngempos atau loyo saat digas. Bahkan terkadang mesin akan mati saat digas.

    Simak artikel ini untuk mengetahui kenapa motor tidak bisa digas secara optimal, dan justru ngempos atau mesinnya mati saat digas.

    Alasan Motor Tidak Bisa Digas

    Ada beberapa kemungkinan motor loyo atau mati saat digas. Berikut ini beberapa alasan kenapa motor tidak bisa digas dan cara penanganannya, dikutip dari situs Astra Otoshop:


    1. Busi Kotor atau Rusak

    Busi berfungsi untuk menghasilkan percikan api dalam proses pembakaran di mesin. Jika busi sudah kotor atau rusak, maka proses pembakaran akan terganggu.

    Jika busi tidak diganti, maka motor tidak akan berjalan baik saat digas. Bahkan mesin bisa mati saat digas secara mendadak. Untuk itu, pemeriksaan busi harus dilakukan berkala.

    2. Aki Sudah Lemah atau Rusak

    Aki digunakan sebagai sumber tenaga listrik pada motor, misalnya digunakan untuk sistem starter dan sistem injeksi. Jika arus listrik motor lemah atau tidak stabil, maka motor mungkin tidak mau melaju dengan baik saat digas.

    Lakukan pemeriksaan berkala pada aki motor, dan pastikan sistem pengisiannya bekerja dengan baik. Ini sangat penting dilakukan agar mencegah motor mati mendadak. Jika aki sudah habis atau rusak, maka harus segera diganti baru.

    3. Filter Udara Kotor

    Pembakaran di mesin terjadi akibat bahan bakar, api, dan udara. Udara yang masuk ke mesin akan melalui filter atau saringan terlebih dahulu. Tetapi jika filternya kotor, maka akan menghambat aliran udara yang masuk ke mesin.

    Hal tersebut akan membuat proses pembakaran tidak optimal. Udara yang kotor atau jumlahnya yang tidak cukup dapat menyebabkan motor brebet dan mati saat digas. Pastikan untuk membersihkan atau mengganti saringan udara secara berkala.

    4. Tangki BBM Kotor

    Tangki BBM juga sebaiknya selalu dicek dan dibersihkan untuk menjaga performa motor. Jika tangki bahan bakar kotor, maka bisa memunculkan endapan yang kemudian akan menghambat aliran bahan bakar ke mesin. Ketika alirannya terhambat, maka motor bisa brebet atau mati saat digas.

    5. Oktan BBM Tidak Sesuai

    Pemilihan jenis BBM juga harus disesuaikan dengan motor kamu. Belum tentu BBM beroktan tinggi lebih optimal dipakai di motormu. Begitu pula BBM oktan rendah jangan dipakai pada jenis kendaraan seperti motor sport. Sesuaikan dengan pabrikan untuk menjaga kinerja mesin.

    6. Masalah Katup Mesin

    Katup mesin bisa saja bermasalah. Hal ini bisa menyebabkan proses pembakaran tidak sempurna. Selanjutnya, mesin juga bisa mati saat digas. Lakukan servis katup mesin secara berkala untuk mengetahui masalah dan mengatasinya.

    7. Sensor Injeksi Bermasalah

    Pada motor injeksi, sensor injeksi digunakan untuk mengontrol jumlah bahan bakar yang disemprotkan ke mesin. Ketika sensor injeksi bermasalah, maka aliran bahan bakar ke mesin tidak lancar.

    Hal tersebut membuat motor tidak bisa digas dengan baik, bahkan bisa mati mendadak. Sensor yang sering bermasalah antara lain Sensor Throttle Position (TPS) dan Sensor Oksigen (O2 Sensor).

    8. Injektor Tersumbat

    Dalam sistem injeksi, injektor berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke mesin. Jika injektor tersumbat kotoran, maka aliran bahan bakar menjadi terhambat, dan menyebabkan motor terasa berat saat digas. Bagian ini harus dibersihkan secara berkala.

    9. Jarang Diservis

    Kemungkinan terakhir motor tidak bisa digas adalah karena jarang diservis. Pentingnya servis berkala adalah untuk memastikan seluruh komponen berfungsi dengan baik. Mekanik biasanya juga akan membersihkan komponen penting agar proses pembakaran berjalan baik.

    Dengan mengetahui 9 alasan kenapa motor tidak bisa digas secara optimal tersebut, detikers bisa mencegahnya mulai sekarang. Untuk perawatan lebih mudah, kalian bisa langsung datang ke bengkel terpercaya agar dilakukan pengecekan dan pembersihan menyeluruh.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • 8 Ciri-ciri Mesin Mobil Bekas Masih Bagus, Ketahui Sebelum Membeli


    Jakarta

    Membeli mobil bekas dapat menjadi solusi untuk mendapat kendaraan berkualitas. Meski begitu, tak semua mobil bekas menawarkan kondisi prima.

    Jadi, penting untuk mengetahui ciri-ciri mobil bekas yang masih bagus agar tidak menyesal di kemudian hari. Jangan sampai mesin mobil sudah tidak bagus dan harus dilakukan perbaikan.

    Ciri-ciri Mesin Mobil Bekas Masih Bagus

    Saat membeli mobil bekas, perhatikan beberapa ciri-ciri mesin yang masih bagus. Berikut di antaranya:


    1. Saat Menanjak Performanya Baik

    Menurut laman Auto2000, mobil bekas yang masih bagus akan mempunyai performa yang baik saat melalui tanjakan. Sebab, mesin mobil yang sehat mampu menghasilkan tenaga yang cukup saat menanjak.

    2. Tak Ada Indikasi Kebocoran

    Ciri selanjutnya adalah tidak ada indikasi adanya kebocoran pada oli dan juga bahan bakar. Perlu diketahui, kebocoran pada oli dan bahan bakar bisa menyebabkan kerusakan pada mesin mobil. Hal tersebut dapat mengakibatkan biaya perbaikan yang besar.

    3. Warna Asap Normal

    Mesin yang masih bagus atau tidak juga bisa dilihat dari warna asap kendaraan. Apabila warna asapnya normal, berarti mesin mobil masih dalam kondisi baik dan tidak menghasilkan emisi berlebihan.

    4. Getaran Mesin Normal

    Jika masih bagus, mobil bekas tidak akan menghasilkan getaran yang tidak normal. Sebab, getaran mesin yang tidak normal bisa menjadi ciri-ciri mobil yang tidak sehat. Jadi, kemungkinan besar mobil ini memerlukan perbaikan agar bisa digunakan dengan maksimal.

    5. Lampu Indikator Tidak Menyala

    Lampu indikator yang menyala menandakan adanya kondisi yang tidak normal pada mesin mobil. Pada mobil bekas yang masih bagus, lampu indikatornya tidak akan menyala.

    6. Bunyi Mesin Tidak Kasar

    Bunyi mesin yang kasar menjadi tanda dari mesin yang rusak. Sebaliknya, bunyi mesin yang normal menandakan mesin masih bagus. Jika ada tanda bunyi mesin yang kasar dari mobil, lebih baik urungkan niat membeli karena berisiko memerlukan biaya besar untuk perbaikan.

    7. Stick Oli Masih Bagus

    Stick oli pada mobil bekas yang masih bagus memiliki oli yang masih bagus. Sebagai informasi, oli yang bagus bisa menjadi tanda mesin yang masih sehat.

    8. Tidak Mengeluarkan Bau

    Sama seperti bunyi pada mesin, bau yang aneh juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada mesin mobil. Mengutip laman Caryanams, biasanya, bau ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem pembuangan.

    Lebih jelas lagi, menurut laman Nissan, bau terbakar pada mobil bisa ditimbulkan karena beberapa hal, seperti kebocoran oli yang masuk ke sistem pembuangan, v-belt terbakar, hingga brake pads atau rotor mengalami overheat.

    (elk/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Biar Tidak Kaget Buka Gas Motor Listrik, Begini Tipsnya



    Jakarta

    Akselerasi instan biasanya terasa ketika membuka gas motor listrik. Biar tidak kaget bagi yang belum terbiasa dengan performa motor listrik. Simak tipsnya, yuk!

    Deni Surahman, Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan tips saat pertama kali membawa motor listrik. Dia menyarankan supaya memencet tuas rem belakang terlebih dahulu.

    “Putar gas sambil melepas tuas rem secara perlahan,” kata pria yang disapa Densu ini di Ancol, Jakarta Utara.


    “Supaya jaga-jaga tidak kaget dengan tarikan awal motor listrik,” tambah dia.

    Di atas kertas, motor listrik menawarkan torsi yang lebih superior dari motor bensin. Jadi tips ini bisa saja berguna buat yang baru beradaptasi dengan motor listrik.

    “Secara keluaran tenaga, motor listrik umumnya memiliki torsi instan. Jadi motor seperti tersentak di awal, sebaiknya ketika buka tuas akselerator secara perlahan itu juga berbarengan dengan menarik tuas rem belakang, kemudian secara gradual dilepas,” ungkap dia.

    “Awalnya pasti ribet, cuma kalau sudah terbiasa kan pasti akan mudah juga penggunaannya. Transisi pengoperasian motor mesin bakar ke listrik mirip-mirip dari motor kopling ke matik, ya,” tambah Densu.

    Apalagi motor listrik juga tidak memiliki suara seperti motor bensin. Pengendara harus lebih waspada.

    “Motor listrik itu kan dibanding yang mesin bakar pasti ada dua hal perbedaan yakni getaran dan suara. Ditambah lagi sekarang ini belum semua orang aware kehadiran motor EV (saat melintas), seperti tiba-tiba muncul atau semacamnya,” kata Densu.

    “Kalau sudah begitu, artinya kita sebagai pengendara harus meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan prediksi bahaya ketika dikendarai. Butuh adaptasi,” jelasnya lagi.

    (riar/lua)



    Sumber : oto.detik.com

  • 6 Penyebab Langsam Motor Tidak Stabil dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Langsam gas motor atau putaran mesin, atau pengaturan injeksi atau pengaturan antara angin dan bahan bakar untuk pengapian tidak stabil, kerap bikin pengendara merasa khawatir. Sebab, kondisi ini terkadang membuat mesin motor mendadak mati, padahal handle gas tidak diputar.

    Sebagai informasi, langsam motor atau idle adalah kondisi saat mesin motor tetap hidup dalam posisi stasioner atau tidak dioperasikan. Artinya, mesin motor dibiarkan menyala tanpa menarik gas atau rem.

    Idealnya, putaran mesin saat kondisi langsam harus stabil tanpa menimbulkan gejala mati atau bergetar terlalu kuat. Namun, beberapa pengendara mengeluhkan langsam motor tidak stabil.


    Lantas, apa penyebab langsam motor tidak stabil? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Langsam Motor Tidak Stabil

    Langsam motor tidak stabil adalah kondisi ketika putaran mesin saat idle tidak konstan, kadang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Bahkan, bisa saja mesin motor mengalami mati mendadak.

    Selain mengganggu kenyamanan berkendara, langsam motor yang tidak stabil juga menandakan adanya masalah pada komponen di mesin. Jika tidak segera diatasi, maka kerusakannya bisa menyebar ke bagian lain.

    Mengutip laman Yamaha Indonesia, berikut sejumlah penyebab langsam motor tidak stabil:

    1. Setelan Langsam Tidak Tepat

    Penyebab yang pertama karena setelan langsam yang tidak tepat. Mungkin detikers pernah menyetel langsam motor terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga putaran mesin jadi tidak stabil saat kondisi idle.

    2. Sistem Injeksi Bermasalah

    Sepeda motor keluaran terbaru umumnya telah mengusung mesin injeksi. Meski diklaim lebih canggih daripada mesin karburator, tetapi masalah langsam tidak stabil masih kerap dialami para pemilik motor injeksi.

    Penyebabnya karena terdapat kerusakan pada sensor yang ada di throttle body (TB). Seiring pemakaian, komponen ini bisa kotor dan menyebabkan langsam motor tidak stabil.

    3. Karburator Kotor

    Pada mesin karburator, adanya kotoran yang menempel pada throttle body juga dapat menyebabkan langsam tidak stabil. Soalnya, kotoran tersebut dapat menghambat aliran udara dan bahan bakar, sehingga mempengaruhi kestabilan langsam motor.

    4. Masalah pada Busi

    Dalam banyak kasus, langsam motor tidak stabil disebabkan masalah pada busi. Hal ini biasanya disebabkan busi yang sudah aus atau terlalu lama dipakai.

    Sebagai informasi, busi yang sudah aus atau usang dapat mempengaruhi efisiensi pembakaran, sehingga dapat mengganggu kestabilan mesin saat posisi idle.

    5. Filter Udara Kotor

    Penyebab lainnya langsam motor tidak stabil karena filter udara sudah kotor. Akibatnya, aliran udara ke mesin jadi terhambat sehingga dapat mengganggu proses pembakaran.

    6. Kompresi Mesin Rendah

    Kompresi mesin yang rendah juga bisa menyebabkan langsam motor tidak stabil. Hal ini disebabkan adanya kerusakan pada piston atau ring piston, sehingga mesin jadi sulit menjaga putaran ketika idle.

    Cara Mengatasi Langsam Motor Tidak Stabil

    Apabila langsam motor tidak stabil, jangan khawatir. Ada sejumlah cara untuk mengatasi masalah tersebut. Berikut penjelasannya:

    1. Ganti Busi

    Jika langsam motor tidak stabil karena busi sudah aus, maka satu-satunya cara adalah mengganti busi dengan yang baru. Pastikan kamu membeli busi yang sesuai dengan spesifikasi motor.

    2. Atur Ulang Setelan Langsam

    Cobalah untuk mengatur ulang setelan langsam sesuai rekomendasi pabrikan. Kamu bisa melihat spesifikasi setelan di buku manual motor atau membawanya ke bengkel terdekat untuk disetel oleh mekanik.

    3. Cek Sistem Injeksi

    Pada motor injeksi, cobalah lakukan pengecekan pada injektor dan bagian sensor. Apabila ditemukan sudah kotor atau rusak, segera dibersihkan atau diganti dengan yang baru.

    4. Bersihkan Karburator atau Throttle Body

    Bagi pemilik motor injeksi, periksa bagian karburator. Jika ditemukan sudah kotor, sebaiknya segera dibersihkan secara menyeluruh.

    Untuk pengguna motor injeksi, cek juga bagian throttle body. Apabila sudah kotor, segera bersihkan dengan menggunakan cairan pembersih khusus.

    5. Bersihkan Filter Udara

    Cara berikutnya adalah dengan membersihkan filter udara yang sudah kotor. Disarankan juga untuk rutin mengganti filter udara setiap 10.000 km agar pembakaran tetap efisien.

    6. Tune-up Rutin

    Selain servis rutin, disarankan juga untuk melakukan tune-up demi membantu menjaga seluruh komponen mesin dalam kondisi optimal, termasuk sistem yang mendukung kestabilan langsam.

    Demikian enam penyebab langsam motor tidak stabil dan cara mengatasinya. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Beda Bensin RON 90, 92, 95 dan 98, Mana yang Cocok buat Kendaraan Kamu?


    Jakarta

    Di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) saat ini tersedia beragam pilihan bahan bakar minyak (BBM) khususnya untuk jenis bensin. Ragam BBM itu ditawarkan dengan angka oktan atau research octane number (RON) yang berbeda-beda. Mana yang sesuai untuk kendaraan kamu?

    Saat ini, bensin yang ditawarkan di SPBU memiliki angka oktan atau RON 90, RON 92, RON 95, bahkan sampai RON 98. Apa bedanya jenis BBM tersebut?

    RON pada bensin itu dapat menjadi patokan kecocokan dengan mesin kendaraan. Rasio kompresi mesin menjadi satu faktor penting sebelum menentukan pilihan BBM. Rasio kompresi mesin merupakan nilai yang menandakan perbandingan volume ruang pembakaran yang berasal dari kapasitas terbesar ke kapasitas terkecil.


    Anda dapat mengetahui angka rasio kompresi mesin dari Buku Pedoman Pemilik yang didapat saat membeli kendaraan. Makin tinggi rasio kompresi mesin, maka makin tinggi angka oktan BBM yang dibutuhkan.

    Bensin RON 90

    Saat ini tersedia BBM dengan RON 90. BBM sekelas Pertalite ini cocoknya dipakai untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin 9:1 hingga 10:1.

    Bensin RON 92

    Di atas RON 90 ada bensin dengan oktan 92. BBM sekelas Pertamax atau Shell Super ini memiliki kualitas lebih unggul dibandingkan dengan oktan 90. Angka oktan 92 dapat membuat proses pembakaran mesin jadi lebih sempurna serta memiliki kemampuan untuk membantu membersihkan residu karbon pembakaran di dalam mesin. Hal ini membuat performa mesin lebih baik, awet, dan konsumsi bahan bakar lebih efisien. BBM jenis ini dapat digunakan untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin 10:1 hingga 11:1.

    Bensin RON 95

    Di pasaran juga dijual bensin dengan RON 95. BBM jenis ini dapat digunakan untuk mesin yang memiliki rasio kompresi lebih tinggi seperti 11:1 hingga 12:1. BBM dengan oktan 95 memiliki kemampuan mengurangi endapan residu karbon dengan lebih baik. Sehingga mampu mendorong kinerja mesin untuk mendapatkan performa lebih tinggi, efisien, dan dapat mengurangi gesekan guna memperkecil energi yang terbuang akibat panas. Keuntungannya dapat mengurangi keausan komponen mesin.

    Bensin RON 98

    Terakhir ada juga bahan bakar dengan oktan 98. Bensin jenis ini lebih cocok untuk mesin mobil berperforma tinggi. Kemampuannya dalam memberikan efisiensi dan perlindungan komponen mesin sangat dibutuhkan oleh mesin dengan spesifikasi kompresi tinggi yaitu hingga 13:1. Harganya lebih mahal jika dibandingkan jenis BBM lainnya. Apabila digunakan pada mesin berkompresi rendah akan dapat mengakibatkan gejala fuel dilution. Gejala itu membuat BBM tidak terbakar seluruhnya secara sempurna, meninggalkan sisa yang mengakibatkan konsumsi bahan bakar terasa lebih boros.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com