Tag: bank

  • Bank Spanyol Tertarik Tawarkan Aset Kripto ke Nasabahnya

    Mungkin kamu sudah pernah mendengar kabar ini, yaitu bahwa bank terbesar ke dua di Spanyol, Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA) akan meluncurkan aset kripto untuk nasabahnya. Berdasarkan laporan yang didapatkan dari Coindesk, BBVA akan memulai tekadnya untuk memulai perdagangan cryptocurrency setelah menggenggam lampu hijau regulasi.

    Layanan Crypto BBVA

    Berdasarkan informasi yang tercatat dalam salah satu sumber, bank BBVA Spanyol akan mulai menyediakan aset cryptocurrency dan layanan kustodiannya di Swiss. Hal ini dikarenakan negara Eropa Tengah itu memiliki aturan komprehensif yang bisa mengatur penerbitan dan bisnis aset digital. 

    Hal ini selaras dengan laporan Otoritas Pengawas Pasar Keuangan (FINMA) negara tersebut. BBVA Spanyol akan meluncurkan sebuah aset kripto dari Swiss ke seluruh penjuru Eropa. Namun, saat ini masih terdapat beberapa kendala sehingga saat itu masih belum bisa ditayangkan.

    Ilustrasi mata uang kripto.

    Ilustrasi mata uang kripto.

    Baca juga: Mengenal Teknologi Hyperledger dalam Blockchain

    Coindesk mencatat, jika ketika ada responden yang bertanya mengenai layanan mata uang kripto yang masih dalam rencana ini, akan melibatkan penerbitan sekuritas yang diberi token. Dalam sumber tersebut tercatat, jika penawaran ini merupakan penawaran mata uang kripto.

    BBVA bahkan dikabarkan bekerja untuk bisa membuat debut layanan kripto ini selama berbulan-bulan lamanya, karena telah mengintregasikan solusi dalam meyediakan infrastruktur custodian cryptocurrency dengan Gazprombank Rusia. 

    Layanan kripto ini kabarnya dirancang oleh Avaloq, yang merupakan startup ternama dalam pengembangan perangkat lunak perbankan dibantu oleh METACO, yang merupakan spesialis mata uang kripto yang berasal dari Swiss. 

    Bermitra dengan Lembaga Lain

    BBVA dilaporkan terus mengencangkan langkahnya dan mulai menawarkan layanan cryptocurrency kepada perbankan di seluruh penjuru dunia. Bank Spanyol itu akan membutuhkan kerja sama besar-besaran untuk bisa menyediakan layanan kripto khususnya dalam perdagangan dan penjagaan adopsi dengan jumlah besar terutama, Bitcoin.

    Adanya penolakan untuk bergabung dan bekerja sama dalam layanan ini membuat beberapa bank menjadi mubazir, karena fokus investor menjadi bergeser dari yang tadinya sekuritas tradisional menjadi cryptocurrency.

    Ilustrasi mata uang kripto

    Ilustrasi mata uang kripto.

    Baca juga: Inilah 3 Brand Termahal di Dunia yang Mengadopsi NFT

    Hal tersebut disebabkan karena saat ini Bitcoin diakui memiliki perlindungan nilai yang cukup baik terhadap mata uang dan menjadi semakin menonjol pada beberapa bulan terakhir. Sementara itu, China Construction Bank kabarnya juga berencana untuk menerbitkan obligasi luar negeri yang dapat diperjualbelikan.

    Nasabah BBVA Bisa Simpan Aset di Platform 

    Setelah beberapa bulan terakhir ini melakukan tes, akhirnya BBVA cabang Swiss mengumumkan, jika mereka berencana akan merilis dua layanan cryptocurrency

    Kedua layanan yang disediakan BBVA ini akan memungkinkan user untuk bisa menyimpan aset digitalnya pada platform yang mudah untuk digunakan. Selain itu, kedua aset ini rencananya akan diluncurkan secara bersamaan.

    Meskipun begitu, entitas tidak memiliki rencana untuk bisa menawarkan saran atau mengelola dana apapun secara aktif terkait investasi cryptocurrency kepada semua kliennya di Swiss. Alfonso Gomez, yang merupakan CEO BBVA Swiss, mengatakan jika layanan ini datang setelah masa percobaan dan permintaan pelanggan yang semakin banyak.

    Baca juga: Tertarik Mainkan Game NFT Sorare? Simak Penjelasan Ini Dulu Yuk!

    Bukan hanya itu saja, kabarnya BBVA Swiss juga akan menyediakan dompet digital khusus untuk semua nasabahnya. Mereka menawarkan layanan kripto terbaik dengan sistem manajemen Bitcoin yang akan dikemas dalam sebuah aplikasi seluler bank.

    Hal ini membuat pengguna bisa mengontrol dan mengecek kinerja dari investasi yang mereka lakukan. Dompet yang disediakan ini sudah dipersonalisasi dan memungkinkan pelanggan untuk mengkonversi BTC dan mata uang kripto lainnya ke Euro atau mata uang konvensional yang lainnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank AS Diprediksi Pakai XRP untuk Transfer Uang, Potensi Bullish?

    XRP, aset kripto asli Ripple, diprediksi akan segera menjadi mata uang pilihan bank-bank di Amerika Serikat dalam transfer uang internasional. Proyeksi itu datang setelah akhirnya Ripple menang atas gugatan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) yang menyebutkan XRP sebagai sekuritas.

    Dalam wawancara dengan CNBC, Chief Legal Officer Ripple, Stu Alderoty, berharap bank-bank AS akan kembali menggunakan produk On-Demand Liquidity (ODL) perusahaan dan token XRP untuk transaksi lintas negara setelah kemenangan sebagian perusahaan melawan SEC.

    Perusahaan pembayaran Blockchain, Ripple mengantisipasi bahwa bank-bank AS dan lembaga keuangan lainnya akan kembali menggunakan produk XRP sebagai jembatan antara mata uang fiat untuk pembayaran lintas negara, menyusul keputusan campuran dalam pertarungan hukumnya dengan SEC.

    Pengembangan Ripple

    xrp bullish
    Ilustrasi aset kripto ripple (XRP).

    Baca juga: Harga Bitcoin Konsolidasi Kuat di US$ 30K, Setelah Sempat Jatuh

    Alderoty mengatakan Ripple berencana untuk memulai pembicaraan dengan perusahaan keuangan tradisional pada kuartal ini, selama wawancara dengan CNBC pada hari Jumat (14/7). Ditanya apakah bank-bank AS akan kembali ke produk ODL Ripple setelah keputusan tersebut, “Saya pikir jawabannya adalah ya,” katanya.

    “Saya pikir kami berharap bahwa keputusan ini akan memberikan kenyamanan bagi nasabah lembaga keuangan atau calon nasabah untuk setidaknya masuk dan memulai percakapan tentang masalah apa yang mereka alami dalam bisnis mereka dalam hal memindahkan nilai lintas batas tanpa menimbulkan biaya yang tidak senonoh, ” tambah Alderoty.

    Sementara itu, Bank of America sedang menguji coba teknologi Ripple pada tahun 2019, meskipun dilaporkan menunggu kasus tersebut selesai sebelum kemitraan lebih lanjut. American Express dan Santander juga bekerja sama dengan perusahaan tersebut untuk pembayaran lintas batas pada tahun 2017. Mayoritas pelanggan Ripple saat ini berbasis di luar AS.

    Dengan proyeksi banyak penggunaan token XRP oleh perusahaan keuangan tradisional akan mendorong harganya melonjak, sehingga diperkirakan adanya potensi bullish.

    Grafik harian XRP/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
    Grafik harian XRP/USDT. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Harga Kripto 1INCH Melonjak Lebih dari 90% Seminggu, Ini Analisisnya

    Harga XRP melonjak mengikuti keputusan pengadilan AS, kira-kira dua kali lipat diperdagangkan pada US$ 0,95 untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun, karena volume perdagangan hariannya melonjak 18 kali lipat.

    XRP saat ini diperdagangkan pada US$ 0,74 , menurut data CoinGecko. Saat ini merupakan aset kripto terbesar keempat, dengan kapitalisasi pasar US$ 38,5 miliar. Momentum XRP tetap kuat, namun indikatornya menunjukkan bahwa itu masih dapat terus meningkat selama beberapa hari dan minggu mendatang.

    XRP bisa dibilang sudah sangat oversold dan undervalued begitu lama sehingga membutuhkan reli yang berkelanjutan untuk mengkompensasi pengabaian selama dua tahun. Diperkirakan bahwa altcoin ini berpotensi naik menjadi US$ 1 dalam beberapa waktu mendatang setelah keputusan positif dalam kasus Ripple, dan perkiraan seperti itu tetap sepenuhnya kredibel.

    Seperti disebutkan di atas, beberapa pengamat merasa terganggu dengan kemungkinan SEC untuk mengajukan banding atas keputusan pengadilan, termasuk temuannya bahwa penjualan XRP terprogram Riple di bursa tidak sebanding dengan penawaran sekuritas yang tidak terdaftar.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pakai Cara Ini Agar Investasi Dollar Kamu Lebih Menguntungkan!

    Sekarang ini tersedia banyak pilihan investasi. Mulai dari yang konvensional seperti investasi emas hingga investasi dollar yang masih banyak diminati masyarakat karena menguntungkan dan caranya mudah.

    Perjalanan Nilai Tukar Dollar ke Rupiah Saat Pandemi

    Situasi pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia tentu berpengaruh bagi perekonomian, salah satunya berdampak pada nilai pertukaran dollar ke rupiah. 

    Nilai tukar dollar ke rupiah saat pandemi mengalami fluktuasi cukup besar karena ketidakpastian yang terjadi, terlebih seiring dengan kebijakan beberapa negara yang memberlakukan lockdown.

    Hal ini terlihat jelas pada nilai tukar rupiah terhadap dollar yang melemah hingga mencapai Rp16,482 pada 25 Maret 2020. Kondisi tersebut terjadi berbarengan dengan penemuan kasus pertama COVID-19 yang menghebohkan masyarakat Indonesia.

    Dalam periode April hingga Mei 2020, nilai tukar usd to idr menunjukkan tren penguatan secara perlahan dan kembali ke kisaran Rp14,740 per dollar AS pada 31 Mei 2020. Jika melihat satu tahun kemudian, yaitu pada periode 30 Mei 2021, posisi rupiah berada di level Rp14,285 dan dipastikan akan terus berfluktuasi seiring dengan kondisi ekonomi dan politik yang terjadi.

    Investasi Konvensional dengan Dollar

    Sebagai mata uang yang berpengaruh pada perdagangan dan perekonomian global, investasi konvensional dengan dollar masih menjadi primadona masyarakat. Beberapa investasi konvensional yang kerap dilakukan adalah:

    • Membeli dan Menyimpan Dollar Cash

    Membeli dollar secara cash kemudian menyimpannya dan menjual kembali saat waktu yang tepat adalah cara mudah dan menguntungkan. Jika seseorang membeli dollar pada tahun 1998 saat harganya di kisaran Rp6,000, maka Ia akan mendapat keuntungan berlipat karena saat ini harga dollar mencapai Rp,14,000-an.

    Untuk menghindari pembelian dollar AS palsu, Anda bisa melakukan transaksi di tempat resmi, seperti bank dan money changer.

    • Menabung Dollar di Bank 

    Selain menyimpan secara tunai, Anda bisa menabung dollar AS di bank. Tentu cara ini lebih aman dan mengurangi risiko kerusakan fisik. 

    Akan tetapi, sebelum memutuskan untuk menabung dollar di bank, Anda bisa mencari bank dengan kurs jual rendah dan kurs beli tinggi. Dengan begitu Anda berpotensi mendapat keuntungan lebih tinggi dan jangan lupa untuk terus update informasi nilai tukarnya.

    USDT: Investasi Modern Dollar x Kripto

    Selain investasi dollar dengan dua cara di atas, Anda bisa melakukan investasi modern dengan membeli USDT.

    Apa, sih, USD itu?

    USDT atau Tether adalah aset digital berbasis blockchain yang merupakan representasi dari dollar AS. 1 Tether (USDT) memiliki harga di kisaran 1 dollar AS dan cenderung memiliki pergerakan yang stabil. 

    Tujuan USDT sendiri adalah untuk memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi finansial. USDT bisa digunakan untuk melakukan transaksi peer-to-peer secara global dengan harga yang relatif murah dan tentunya aman.

    Selain itu, USDT memungkinkan pengguna untuk menyimpan, mengirim, dan menerima dollar AS dalam bentuk token digital melalui teknologi blockchain-nya.

    Berikut Cara Beli USDT dengan Rupiah!

    Jika ingin memiliki USDT, Anda bisa kok membelinya dengan rupiah! Karena di Indonesia, aset kripto sudah dianggap sebagai aset yang sah untuk diperdagangkan di bursa efek berjangka. Selain itu, pada survei yang dilakukan Tokocrypto, USDT adalah aset kripto favorit yang paling banyak dibeli di Tokocrypto, kemudian diikuti dengan BTC dan ETH.

    Nah, berikut cara membeli USDT dengan mudah di Tokocrypto

    1. Buat wallet kripto. Jika Anda belum memilikinya, pastikan untuk mendaftarkan diri pada exchange yang diawasi langsung oleh BAPPEBTI seperti Tokocrypto
    2. Pastikan untuk melewati proses KYC dengan persyaratan yang telah ditentukan, ya! Proses verifikasi ini bertujuan untuk menghindari tindakan pencucian uang dan kejahatan lainnya
    3. Usai verifikasi, masukkan deposit pada akun Tokocrypto minimal  Rp50,000
    4. Setelah dana yang di-transfer masuk dalam bentuk BIDR (stablecoin berbasis Rupiah dengan nilai 1 BIDR = Rp1), Anda sudah bisa melakukan pembelian USDT!

    Ternyata membeli USDT bisa menjadi alternatif investasi dollar yang menguntungkan, ya! 

    Terpenting adalah selalu ketahui keuntungan dan risiko saat trading serta investasi aset kripto, ya! Harganya yang fluktuatif menyebabkan investasi pada aset kripto termasuk ke dalam high risk and high return

    Untuk memulai menabung bitcoin dan aset kripto lainnya, kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.

    Salam to the Moon!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Peringatkan Proyeksi Resesi dan Lebih Banyak Kegagalan Bank

    Para analis keuangan memperingatkan kemungkinan terjadinya kegagalan bank lebih lanjut, resesi potensial, dan dampak global akibat runtuhnya First Republic Bank baru-baru ini. Bank yang berbasis di California tersebut telah beroperasi selama lebih dari 35 tahun sebelum tiba-tiba runtuh, membuat banyak nasabah dan investor terkejut.

    Meskipun alasan pasti kegagalan bank tidak diungkap secara detail ke publik, beberapa analis percaya bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh investasi berat bank dalam aset dan pinjaman yang berisiko. Runtuhnya bank besar dan mapan seperti ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas sektor keuangan, baik di AS maupun secara global.

    Para ahli memperingatkan bahwa ini bisa menjadi awal dari tren kegagalan bank yang lebih besar, mirip dengan yang terjadi selama krisis keuangan 2008. Ketika bank-bank berjuang dengan utang yang meningkat dan ketidakpastian ekonomi, ada risiko bahwa lebih banyak bank akan mengikuti jejak First Republic Bank.

    Dampak Negatif

    Ilustrasi market turun.
    Ilustrasi market turun.

    Baca juga: Investor Diminta Tetap Tenang di Tengah Penurunan Harga Bitcoin

    Dampak dari kegagalan semacam itu bisa dirasakan jauh di luar sektor keuangan. Resesi bisa dipicu, dengan hilangnya lapangan kerja dan penurunan ekonomi yang mempengaruhi industri di seluruh sektor. Ekonomi global, yang sudah rapuh karena pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, juga bisa terpengaruh oleh kejadian semacam ini.

    Lembaga keuangan dan pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah skenario semacam itu terjadi. Ini termasuk regulasi yang lebih ketat dan pengawasan bank, serta langkah-langkah untuk mendukung institusi yang berjuang dan mencegah kepanikan yang meluas di pasar keuangan.

    Pada akhirnya, runtuhnya First Republic Bank merupakan peringatan bagi sektor keuangan dan ekonomi secara keseluruhan. Penting untuk mengambil tindakan untuk mencegah kegagalan bank lebih lanjut dan melindungi terhadap konsekuensi yang dapat sangat merusak yang dapat menyertainya.

    Sikap The Fed

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: MicroStrategy Hasilkan Laba Kuartalan I dalam Dua Tahun dari Bitcoin

    Beberapa analis percaya bahwa kegagalan bank ini ada hubungannya dengan kebijakan hawkish dari Federal Reserve AS, yang secara konsisten menaikkan suku bunga untuk menurunkan tingkat inflasi hingga 2% sejak tahun lalu. Tentang ini, Piskorski menjelaskan:

    Dikutip Bitcoin.com, ada ratusan bank yang memiliki nilai pasar aset saat ini kurang dari nilai nominal utang, dan (krisis) terutama disebabkan oleh kenaikan suku bunga oleh Fed.

    Hal ini mungkin menyebabkan pemerintah AS menghadapi dilema yang tak terpecahkan, menurut Gao Lingyun, dari Akademi Ilmu Sosial Tiongkok di Beijing. The Fed harus menaikkan suku bunga untuk menurunkan tingkat inflasi, tetapi mempengaruhi nilai pinjaman yang dibuat oleh bank ketika tingkat yang sama lebih rendah, meningkatkan risiko gagal bayar. Ini, pada gilirannya, dapat berkontribusi pada resesi di masa depan dan kegagalan bank lainnya di lebih banyak negara, Gao memperingatkan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank Kripto Silvergate Capital Dilikuidasi, Harga Bitcoin Turun

    Silvergate Capital, salah satu bank terbesar di industri kripto, mengumumkan pada Rabu (8/3) bahwa mereka akan menghentikan operasi dan melikuidasi banknya secara sukarela. Silvergate Bank juga akan menghentikan Silvergate Exchange Network (SEN), yang diumumkan sebelumnya pada 3 Maret 2023 di situs webnya.

    “Mengingat perkembangan industri dan peraturan baru-baru ini, Silvergate percaya bahwa penghentian operasi Bank secara tertib dan likuidasi sukarela Bank adalah jalan terbaik ke depan,” tulis pernyataan manajemen Silvergate Capital dalam siaran persnya.

    Silvergate adalah salah satu dari dua bank utama untuk perusahaan kripto, bersama dengan Signature Bank yang berbasis di New York. Silvergate memiliki aset lebih dari US$ 11 miliar, dibandingkan dengan US$ 114 miliar yang dimiliki di Signature. FTX, bursa kripto yang baru-baru ini bangkrut, adalah pelanggan utama Silvergate.

    Likuidasi Bank

    Ilustrasi pergerakan indeks saham AS. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi pergerakan indeks saham AS. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Harga Bitcoin Turun 5% dalam 60 Menit di Tengah Guncangan Silvergate

    Semua simpanan akan dilunasi sepenuhnya, menurut rencana likuidasi yang dibagikan pada hari Rabu. Perusahaan tidak mengatakan bagaimana rencananya untuk menyelesaikan klaim terhadap bisnisnya.

    Likuidasi terjadi kurang dari seminggu setelah Silvergate menghentikan platform pembayarannya yang dikenal sebagai Silvergate Exchange Network atau SEN, yang dianggap sebagai salah satu bisnis intinya.

    Sebagai bagian dari pengumuman likuidasi, Silvergate mengklarifikasi bahwa semua layanan terkait simpanan lainnya tetap beroperasi saat perusahaan ditutup. Pelanggan akan diberi tahu jika ada perubahan lebih lanjut.

    Silvergate mengatakan minggu lalu akan menunda pengajuan laporan 10-K tahunannya untuk tahun 2022 sambil menyelesaikan “kelayakan” bisnisnya. Perusahaan mengungkapkan bahwa pengajuan yang tertunda sebagian karena tindakan keras peraturan yang akan segera terjadi, termasuk penyelidikan yang sudah dilakukan oleh Departemen Kehakiman AS.

    Grafik harga mingguan BTC/USD. Sumber: TradingView.
    Grafik harga mingguan BTC/USD. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Pangsa Pasar Stablecoin Tether USDT Naik ke Level Tertinggi

    Bersamaan dengan pengumuman likuidasi bank kripto Silvergate, harga Bitcoin (BTC) juga masuk dalam fese bearish lebih lanjut.Pada hari Rabu, bitcoin (BTC) turun sebesar 2,23%. Menyusul penurunan 0,87% pada hari Selasa (7/3), BTC mengakhiri hari di US$ 21.713. BTC menutup hari itu dengan sub-$22.000 untuk pertama kalinya sejak 13 Februari.

    BTC harus bergerak melalui pivot US$ 21.874 untuk menargetkan level resistensi pertama (R1) di US$ 22.130 dan tertinggi di US$ 22.291. Pengembalian ke US$ 22.000 akan menandakan sesi bullish. Indikator ekonomi AS harus ramah kripto untuk mendukung reli yang diperpanjang.

    Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji level resistensi utama kedua (R2) di US$ 22.546 dan resistensi di US$ 23.000. Level resistensi utama ketiga (R3) berada di US$ 23.218.

    Sementara, kegagalan untuk bergerak melalui pivot akan meninggalkan level support utama pertama (S1) di US$ 21.458 dalam permainan. Namun, kecuali aksi jual kripto yang dipicu peristiwa kripto, BTC harus menghindari sub-$21.000. Level support utama kedua (S2) di US$ 21.202 seharusnya membatasi penurunan. Level support utama ketiga (S3) berada di US$ 20.530.

    Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Metabank Bangun Bank Terdesentralisasi Pertama di Metaverse

    Mengikuti perkembangan dunia yang serba digital, Metabank telah bangun bank terdesentralisasi pertama di metaverse, guna meningkatkan pelayanan dan pengalaman pada para pelanggan.

    Sektor metaverse memang tengah menjadi salah satu sektor terpanas di industri kripto yang masih berkembang dengan baik, di tengah koreksi pasar yang melanda pasar kripto sejak November 2021.

    Sektor ini adalah penghubung antara dunia digital dan dunia nyata, dengan memanfaatkan teknologi blockchain yang canggih. Ini diawali dengan ramainya peminat pada platform metaverse terdesentralisasi dari Decentraland dan The SandBox.

    Sektor ini dalam waktu singkat telah berkembang pesat dan menarik banyak peminat, dari kalangan investor ritel, perusahaan, jaringan bisnis, fesyen, hingga artis dan seniman papan atas. Aliran dana ke sektor ini pun menggembung dengan cepat.

    Baca juga: 5 Alasan Bitcoin Jadi Investasi Jangka Panjang yang Lebih Baik daripada Emas

    Bank Terdesentralisasi Pertama di Metaverse dari Metabank 

    Bak permata yang tersembunti, Metabank telah melihat peluang keuntungan di metaverse, dengan menghadirkan bank terdentralisasi pertama di dunia virtual. Ini adalah penawaran investasi metaverse yang unik, berbeda dan menguntungkan.

    Ini akan dihadirkan dalam bentuk franchise, sehingga para investor, selaku franchisee, dapat membuka kantor cabang Metabank di setiap metaverse.

    Investor akan menjadi agen nasabah avatar di setiap kantor cabang yang dibuka, yang tugasnya adalah menjawab pertanyaan setiap calon nasabah.

    Keuntungan yang akan didapatkan oleh Franchisee berasal dari setiap biaya transaksi dan biaya komisi yang menarik.

    Baca juga: Tegas! Penambang Bitcoin Menjual BTC, Karena Pasar Belum Kondusif

    Private sale dari penawaran ini telah dimulai pada 4 Juni 2022, yang dapat diakses langsung di situs resminya.

    Dan untuk mendapatkan diskon sebesar 25 persen, pengguna dapat menggunakan kode promo: TGM252, pada harga token asli Metabank, METAX, di US$0,99.

    Metabank

    Dan skema usahanya, pelanggan hanya perlu menggunakan aplikasi mobile Metabank, yang dapat diunduh di smartphone android (iOS akan segera tersedia), untuk menghubungkan rekening bank dan dompet kripto mereka yang sudah ada.

    Selain itu, pengguna juga akan mendapatkan kartu kredit virtual dengan Visa dan MasterCard.

    Kartu tersebut dapat ditambahkan oleh pengguna ke Apple Pay atau Google Pay untuk melakukan pembayaran di mana saja menggunakan smartphone.

    Setelah aplikasi mobile Metabank terhubung, pengguna akan dapat menggunakan Metabank di semua metaverse maupun dunia nyata. Tidak ada batasan lagi antar dua dunia ini.

    Selain itu, Metabank juga menghadirkan fitur kredit P2P (peer-to-peer), dengan pelanggan yang memungkinkan untuk mendapatkan pinjaman di metaverse dan menggunakan dananya di mana saja, termasuk di dunia nyata.

    Untuk mengakses fitur tersebut, peminjam dapat menggunakan token METAX sebagai jaminan untuk pinjaman. Ini secara langsung akan memberikan utilitas yang kuat bagi token tersebut.

    Dan nantinya, tanah virtual pun akan dapat dijadikan jaminan untuk mendapatkan kredit Metabank, yang tentu menjadi opsi menarik bagi para investor di sektor metaverse. [st]

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gila! Hacker Raup Rp  2 Triliun dari Bank Sentral Brasil dalam Sekejap!

    Skandal peretasan spektakuler menyerang jantung sistem keuangan negara terbesar di Amerika Latin, Brasil!

    C&M Software, penyedia layanan teknologi untuk Bank Sentral Brasil, disusupi peretas yang sukses mencuri $140 juta atau sekitar R$800 juta (Rp 2 triliun).

    Kasus ini menegaskan sekali lagi bahwa bahkan institusi elit pun rentan dan ini baru permulaan.

    Kronologi Peretasan

    Pada 30 Juni, seorang pegawai IT C&M, João Nazareno Roque, tergiur iming-iming bayaran sekitar R$15.000 (sekitar $2.770), lalu menyuplai akses login perusahaan kepada hacker. Ia bahkan menyediakan backdoor tambahan dengan bayaran tambahan R$10.000 (setara $1.850).

    Dengan akses ini, pelaku mengalihkan dana dari enam akun cadangan di bank sentral ke rekening bank komersil, sebelum dana tersebut dicairkan melewati pertukaran OTC di beberapa negara.

    Baca Juga: Hacker Paksa YouTuber Sebar Malware Penambangan Kripto

    Seberapa Besar Kerugiannya?

    • Total dana hilang: R$800 juta atau sekitar $140 juta.
    • Enam lembaga keuangan terdampak: termasuk BMP dan beberapa bank lainnya .
    • Dana yang berhasil difrozen: sekitar R$270 juta ($50 juta) setelah Polri bergerak cepat.

    Pencucian Dana Lewat Kripto

    Analisis on-chain dari ZachXBT menunjukkan $30–$40 juta dari hasil curian telah dikonversi ke aset kripto seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Tether (USDT), melalui pertukaran OTC di Amerika Latin, termasuk Paraguay, Brasil, dan Argentina.

    Para hacker mampu menyelesaikan operasional pencucian dana hanya dalam kurang dari tiga jam, berkat jaringan OTC yang cepat dan tersebar.

    Reaksi Bank Sentral & C&M Software

    • Bank Sentral Brasil langsung memerintahkan pemutusan akses C&M dari sistem PIX, layanan pembayaran instan yang digunakan oleh 76% populasi Brasil.
    • Dua hari kemudian, operasi C&M kembali dipulihkan setelah dinyatakan aman.
    • C&M mengklarifikasi bahwa insiden bukan karena celah teknis, melainkan social engineering dari pegawai dan menyatakan komitmen penuh dalam penyelidikan kepolisian.

    Kasus ini menunjukkan bahwa titik kegagalan tunggal, satu pegawai bisa mengakses jutaan dolar akibat skema akses terpusat.

    Dengan skema social engineering semakin canggih, membuktikan firewall teknis saja tak cukup. Kriminalitas tak kenal batas.

    Pencurian dana fiat langsung dicampur lewat kripto dalam hitungan jam. Imbasnya, insiden ini mempercepat pengawasan sistem PIX dan vendor koneksi ke bank sentral.

    Dampak Untuk Masa Depan

    • Regulator Brasil diperkirakan akan memperketat kontrol terhadap vendor koneksi ke bank.
    • Institusi keuangan mungkin akan beralih ke sistem solusi desentralisasi (ZKP, dll) yang minim risiko titik kegagalan tunggal .
    • On-chain investigator seperti ZachXBT kini menjadi bagian penting dalam pelacakan dana kripto dunia.
    • Kepercayaan masyarakat bisa goyah, meski belum ada klien ritel yang terdampak langsung, namun efek reputasi terhadap institusi bank bisa serius.

    Baca Juga: Cetus Protocol Janji Ganti Rugi Penuh Usai Peretasan $223 Juta

    Pencurian Rp 2 triliun dari infrastruktur keuangan Brasil bukan hanya cerita kriminal. Ini merupakan alarm bagi semua sistem finansial terpusat.

    Apakah ini ujung dari dominasi vendor besar? Atau awal era solusi firewall sosial? Dan apa peran kripto dalam skema kriminal global? Satu hal pasti: dunia keuangan harus bangun, karena jika pusatnya rapuh, semua akan ikut roboh.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketua The Fed Dukung Keterlibatan Bank AS dalam Aktivitas Kripto

    Dunia perbankan dan industri kripto memasuki babak baru. Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap keterlibatan bank-bank AS dalam aktivitas mata uang kripto, selama institusi-institusi tersebut tetap mematuhi protokol manajemen risiko dan perlindungan konsumen yang ketat.

    Pernyataan ini disampaikan Powell dalam kesaksiannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, menandai perubahan sikap penting dari otoritas moneter tertinggi di Amerika Serikat terhadap sektor aset digital.

    Perubahan Regulasi yang Mendorong Inovasi

    Menurut laporan Franknez, dukungan Powell datang seiring dengan revisi kebijakan penting oleh Federal Reserve, termasuk penghapusan istilah “risiko reputasi” dari kerangka pengawasan perbankan. Langkah ini bertujuan untuk memindahkan fokus penilaian dari aspek subjektif menjadi eksposur finansial yang lebih terukur, membuka peluang lebih besar bagi bank untuk mengakses dan menawarkan layanan terkait kripto.

    Regulator lain seperti FDIC dan OCC juga telah menyesuaikan pedoman mereka untuk menciptakan konsistensi dalam pendekatan terhadap aset digital. Ini mencerminkan upaya kolektif otoritas keuangan AS dalam memberikan kepastian hukum dan regulasi bagi industri yang terus berkembang ini.

    Implikasi Besar bagi Sektor Keuangan

    Pernyataan dari Ketua The Fed membawa dampak luas, baik untuk institusi perbankan maupun perusahaan kripto. Dengan kejelasan regulasi, bank kini memiliki ruang lebih besar untuk menawarkan layanan seperti perdagangan kripto, penyimpanan aset digital, hingga solusi pembayaran berbasis blockchain.

    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas

    Baca juga: Inflasi dan Belanja Melambat, The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga

    Bagi pelaku industri, keterbukaan ini diharapkan mendorong masuknya lebih banyak institusi ke dalam ekosistem kripto, memperkuat infrastruktur keuangan digital yang inklusif dan inovatif.

    Reaksi Pasar dan Optimisme Investasi

    Pasar merespons positif pernyataan Powell. Bitcoin dan aset digital lainnya mencatat peningkatan aktivitas perdagangan. Para investor menilai langkah ini sebagai sinyal kuat bahwa kripto semakin diakui sebagai bagian dari sistem keuangan mainstream.

    Bank-bank pun mulai menyiapkan strategi ekspansi layanan kripto mereka. Langkah ini tidak hanya memperluas akses terhadap aset digital, tetapi juga dapat meningkatkan legitimasi penggunaan kripto dalam transaksi sehari-hari.

    Seruan untuk Peran Kongres

    Meski menunjukkan dukungan, Powell juga menekankan pentingnya menjaga kerangka manajemen risiko yang ketat. Ia meminta Kongres untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam menetapkan peraturan yang jelas mengenai stablecoin dan aset digital lainnya.

    Menurut Powell, kombinasi antara regulasi yang kuat dan dukungan legislatif diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inovatif bagi teknologi keuangan masa depan.

    Menuju Era Baru: Perbankan dan Kripto Saling Terintegrasi

    Penegasan Federal Reserve ini menjadi tonggak penting dalam integrasi sektor keuangan tradisional dengan aset digital. Seiring berkurangnya hambatan regulasi, bank semakin siap memainkan peran aktif dalam adopsi kripto secara luas.

    Dengan panduan regulasi yang jelas dan dukungan otoritas moneter, keterlibatan bank dalam dunia kripto akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekosistem digital keuangan yang lebih inklusif, kompetitif, dan bertanggung jawab.

    Baca juga: Senat AS Loloskan GENIUS Act: Regulasi Federal Pertama untuk Stablecoin


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank Terbesar Singapura Punya Lebih dari $650 Juta dalam Bentuk ETH

    Nansen, sebuah perusahaan analisis blockchain, meyakini bahwa DBS Bank, bank terbesar di Singapura, mengendalikan sekitar 173.700 ETH yang bernilai lebih dari US$650 juta berdasarkan kurs spot saat ini.

    Melalui platform analitik blockchain, X, Nansen mengidentifikasi alamat “0x9e927…fb8e” sebagai milik lembaga keuangan tersebut, memicu minat dan antusiasme. Berdasarkan data dari Etherscan, alamat ini termasuk salah satu yang terbesar, menempatkannya di antara 40 pemegang terbesar dari cryptocurrency paling berharga kedua di dunia.

    DBS Bank menonjol dalam daftar ini, setara dengan bursa kripto teratas seperti Binance dan Kraken. Fakta bahwa bank tersebut merupakan salah satu pemain utama dalam industri kripto memberikan dorongan besar dan dukungan signifikan bagi industri yang masih berkembang ini. Dengan kejelasan regulasi, terutama dari regulator di Amerika Serikat, diharapkan akan semakin banyak institusi yang mulai menerima aset digital.

    Alamat adalah salah satu pemegang ETH terbesar. Sumber: Etherscan.
    Alamat adalah salah satu pemegang ETH terbesar. Sumber: Etherscan.

    Apakah DBS Bank Salah Satu Paus Ethereum Terbesar?

    Namun, masih diragukan apakah bank tersebut memegang ETH sebagai investasi. Tahun lalu, bank meluncurkan DBS Digital Exchange, yang memungkinkan investor terakreditasi untuk memperdagangkan beberapa aset digital, termasuk ETH. Meski begitu, ada batasan tertentu. Misalnya, Departemen Keuangan DBS tidak mengizinkan transfer ETH dan koin lainnya ke dalam atau ke luar. Mereka juga membatasi partisipasi warga negara Amerika.

    Keputusan DBS untuk meluncurkan bursa tersebut, memanfaatkan pengalaman mereka yang luas di pasar modal dan kustodi, sangat positif. Ini menunjukkan bahwa manajemen bank merasa nyaman dengan kelas aset yang muncul seperti kripto meskipun memiliki volatilitas yang tinggi.

    Saat ini, DBS Bank perlu mengklarifikasi apakah mereka benar-benar mengendalikan alamat tersebut dan apakah ETH yang dimiliki merupakan bagian dari investasi mereka. Bank juga harus menjelaskan kepada publik apakah lebih dari $650 juta dalam bentuk ETH adalah milik bursa mereka. Berdasarkan data Etherscan, transaksi pertama ke alamat tersebut dilakukan 974 hari yang lalu.

    Transfer ETH terakhir dilakukan dalam 974 hari. Sumber: Etherscan.
    Transfer ETH terakhir dilakukan dalam 974 hari. Sumber: Etherscan.

    Baca juga: Hitung Mundur Dimulai: ATH Baru Bitcoin Diprediksi Dua Minggu Lagi!

    Singapura sebagai Pemain Kripto Besar di APAC

    Menurut Statista, Singapura memegang peran penting dalam mempromosikan kripto di kawasan Asia-Pasifik. Pada tahun 2023 saja, terdapat 88 kesepakatan yang membantu mengumpulkan lebih dari $625 juta untuk berbagai perusahaan kripto. Dengan kebijakan dan adopsi pemerintah yang menguntungkan, Singapura berupaya memperkuat posisinya sebagai pusat pro-crypto terkemuka di tengah meningkatnya persaingan dari Hong Kong.

    Pada awal April, Singapura memperketat tindakan anti pencucian uang untuk perusahaan kripto. Otoritas Moneter Singapura (MAS), regulator negara tersebut, mengubah peraturan keuangan untuk memberikan wewenang kepada regulator untuk mengatur penyimpanan aset digital dan pembayaran lintas batas.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Token Kripto Potensial di Tengah Persetujuan Regulasi Bank AS

    Pasar kripto kembali menjadi sorotan setelah bank-bank AS mendapatkan persetujuan regulasi untuk layanan mata uang kripto.

    Dikutip Coingape, langkah ini membuka jalan bagi integrasi aset digital dalam sistem perbankan tradisional, yang berpotensi membawa stabilitas dan pertumbuhan bagi industri kripto. Di tengah perkembangan ini, terdapat empat token kripto yang layak diperhatikan: XRP, Solana (SOL), Pi Network (PI), dan Sui (SUI).

    1. Ripple (XRP): Potensi Lonjakan 23%?

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Harga XRP saat ini mengalami pergerakan sideways, mencerminkan tren pasar yang lebih luas. Meskipun demikian, XRP tetap menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 10% meskipun sempat terkoreksi 8% ke harga $2,31.

    Analis kripto Ali mengamati bahwa XRP sedang berkonsolidasi dalam pola segitiga simetris. Jika terjadi penembusan dari pola ini, potensi lonjakan harga hingga 23% bisa terjadi. Dengan regulasi baru yang memperkuat adopsi kripto di sektor perbankan, XRP bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dipegang.

    2. Solana (SOL): Bertahan di Level Support Kuat

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana terus menunjukkan ketahanan di level support $120 meskipun mengalami tren sideways dalam waktu yang lama. Saat ini, harga SOL berada di $137,87, mencatatkan kenaikan 3,55% dalam 24 jam terakhir.

    Analis mencatat bahwa Solana masih berada dalam pola pelebaran bersudut siku-siku, yang menunjukkan potensi pergerakan harga signifikan ke depan. Spekulasi mengenai kemungkinan ETF SOL juga menambah daya tarik token ini bagi investor.

    3. Pi Network (PI): Menanti Kepastian dari Binance

    Pi network
    Pi network

    Pi Network semakin menarik perhatian setelah peluncuran mainnet-nya. Namun, ketidakpastian pencatatan di Binance masih menjadi tantangan. Binance telah memperkenalkan sistem “Vote to List” dan “Vote to Delist”, memungkinkan komunitas memilih token yang akan didaftarkan atau dihapus.

    Saat ini, PI diperdagangkan di harga $1,79 setelah mengalami sedikit koreksi pasar. Dengan semakin berkembangnya regulasi kripto di AS, peluang bagi Pi Network untuk mendapatkan pencatatan di bursa besar seperti Binance semakin menarik untuk diantisipasi.

    4. Sui (SUI): Pergerakan Turun, Namun Tetap Menarik

    Pergerakan harga SUI (SUI/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga SUI (SUI/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sui (SUI) masih dalam tren menurun, mencatatkan titik tertinggi dan terendah yang lebih rendah dari sebelumnya. Saat ini, SUI turun 4% dan diperdagangkan pada harga $2,98. Namun, dalam satu tahun terakhir, SUI telah mengalami kenaikan hingga 50%, menjadikannya aset yang patut diperhatikan.

    Para analis melihat potensi pemulihan harga SUI seiring dengan meningkatnya momentum pasar kripto secara keseluruhan. Dengan bank-bank AS yang kini memperoleh izin untuk layanan kripto, sentimen positif bisa semakin memperkuat pergerakan SUI di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com