Tag: bercinta

  • 6 Rekomendasi Posisi Bercinta Agar Cepat Hamil, Pasutri Perlu Coba

    Jakarta

    Tak sedikit pasangan yang mencoba berbagai cara untuk mendapatkan momongan. Salah satunya dengan mencoba sejumlah posisi bercinta.

    Dikutip laman Parents, posisi hubungan intim (posisi seks) bisa membantu pasangan memperoleh keturunan. Namun memang, tidak banyak ilmu pengetahuan terkait posisi mana yang terbaik untuk pembuahan.

    “Sangat sulit untuk meneliti posisi seksual tertentu yang dapat meningkatkan kesuburan,” kata Kepala Divisi Pengobatan Perilaku di University Hospitals Case Medical Center Sheryl A Kingsberg, dikutip Minggu (22/9/2024).


    Hal itu sebagian lantaran ada beberapa faktor yang memengaruhi peluang pembuahan, seperti usia ibu dan waktu hubungan seksual. Menurutnya tidak semua wanita berovulasi sesuai dengan siklusnya.

    Meski begitu, beberapa posisi seks mungkin bisa membantu pasangan suami-istri memiliki buah hati dambaan. Berikut tujuh posisi yang dianjurkan:

    1. Gaya misionaris

    Posisi ini terbukti keberhasilannya. Penelitian mengungkap posisi misionaris dapat membuahi sel telur secara langsung. Ketika pria berada di atas wanita saat berhubungan seks, sperma akan dengan mudah masuk ke dalam serviks dan lalu diperlancar oleh cairan pelindung vagina.

    Posisi seks ini pun menjadi posisi favorit kebanyakan wanita lantaran tidak terlalu mengeluarkan energi ketika melakukan gaya misionaris.

    2. Doggy style

    Beberapa pria mengaku kurang menyukai posisi misionaris dan menjadi cepat letih karena gerakan penetrasi dilakukan 80 persen oleh pria. Psikolog klinis dan terapis seks Universitas New York Mindy R Schiffman mengatakan pasangan bisa mencoba posisi berbeda agar memberi gairah kepada pria yakni dengan posisi seks doggy style.

    Posisi seks ini memungkinkan penetrasi lebih dalam yang dapat mengoptimalkan masuknya sperma langsung mengarah ke dalam rahim. Semakin dekat ejakulasi dengan serviks, asumsinya akan semakin lebih baik dan meningkatkan peluang keberhasilan kehamilan.

    3. Cowgirl berbalik

    Dalam posisi seks ini, wanita berada di atas namun membelakangi wajah pasangannya. Posisi ini dianggap dapat mengontrol kedalaman penis, sehingga wanita dapat mengatur penetrasi lebih dalam.

    Cowgirl terbalik juga bermanfaat bagi wanita yang memiliki rahim terbalik. Selain itu, memberi ruang untuk wanita agar lebih leluasa mengatur geraknya.

    4. Posisi gunting

    Saat melakukan posisi ini, badan pasangan dalam posisi miring dan saling berhadapan. Sementara kaki saling menyilang dan mengapit seperti gunting saat penetrasi.

    Tidak hanya menambah suasana lebih romantis dan intens. Gaya menyamping ini juga memberikan kemudahan sperma menuju pembuahan.

    5.Rear entry

    Ketika melakukan posisi ini, istri berbaring tengkurap, sementara suami penetrasi ke dalam vagina dari arah belakang.

    Berdasarkan studi Journal of Sex & Marital Therapy yang mendokumentasikan temuan tersebut dengan MRI, posisi ini dapat membantu penis masuk lebih dalam ketimbang posisi misionaris.

    Rear entry bisa divariasikan di kursi atau pinggir tempat tidur dengan posisi duduk.

    6.Wheelbarrow

    Pasangan bisa mencoba posisi yang lebih menantang dengan mencoba wheelbarrow. Suami mengangkat tubuh istri dan memegang kakinya hingga setinggi pinggang.

    Posisi bercinta’ ini memungkinkan penetrasi yang dalam yang dapat mengantarkan sperma lebih dekat menuju sel telur.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Catat, Ini Waktu Terbaik Bercinta agar Cepat Hamil

    Jakarta

    Waktu berhubungan seks ternyata dapat berpengaruh pada peluang kehamilan. Pada dasarnya, hormon akan berfluktuasi sepanjang hari.

    Kunci untuk bisa mendapatkan peluang kehamilan yang terbaik adalah dengan menyesuaikan hormon pasangan. Selain itu, berhubungan seks di waktu-waktu tertentu juga dapat memperbaiki suasana hati atau mood, serta menurunkan tingkat stres.

    Selain dari segi waktu, peluang kehamilan juga bisa dipengaruhi beberapa hal lainnya. Misalnya seperti faktor usia, kondisi kesehatan, frekuensi berhubungan seks, hingga masa subur.


    Lantas, kapan waktu yang tepat untuk bercinta?

    1. Pagi Sebelum Beraktivitas

    Menurut hasil studi, jumlah sperma saat pagi dinilai lebih banyak dibandingkan waktu lainnya. Hal ini yang memungkinkan untuk proses pembuahan yang lebih efektif.

    Jurnal Chronobiology International, disebutkan bahwa air mani yang keluar sebelum pukul 07.30 pagi merupakan kualitas sperma yang terbaik.

    2. Bercinta saat Masa Subur

    Dikutip dari Your Fertility, seorang wanita hanya bisa hamil selama ‘masa subur’ dalam siklus menstruasi. Masa subur merupakan hari saat sel telur dilepaskan dari ovarium (ovulasi) dan lima hari sebelumnya.

    Jika berhubungan seks di waktu-waktu ini, akan memberikan peluang terbaik untuk hamil.

    Masa subur wanita mungkin terjadi saat hari-hari dalam siklus menstruasi. Ini bergantung pada lamanya siklus menstruasi yang bisa bervariasi pada setiap wanita.

    3. Bercinta Sore Hari

    Waktu terbaik untuk berhubungan seks menurun penelitian sains adalah pukul 3 sore. Waktu ini dinilai ideal, baik untuk suami maupun istri.

    Dikutip dari Men’s Health, di waktu tersebut wanita mengalami lonjakan hormon estrogen. Di waktu yang sama, hormon testosteron pria juga meningkat.

    Waktu bercinta pukul 3 sore ini bisa dilakukan saat masa ovulasi, supaya peluang terjadinya kehamilan lebih besar. Meski begitu, harus dipastikan kondisi suami maupun istri dalam keadaan sehat.

    4. Dua hingga Tiga Kali Seminggu

    Untuk meningkatkan peluang kehamilan, rutin berhubungan seks juga diperlukan. Namun, rutin ini bukan berarti harus setiap hari berhubungan seks.

    Pasangan suami istri bisa membuat jadwal untuk berhubungan seks, misalnya dua sampai tiga kali seminggu. Jika terlalu sering bercinta, itu bisa menurunkan kualitas sperma dan membuatnya sulit untuk membuahi sel telur.

    Menurut riset dari Fertility and Sterility, sperma berkualitas dapat terkumpul selama 2-3 hari. Jika di rentang waktu tersebut terjadi pembuahan, kemungkinan bisa hamil.

    Meski frekuensi bercinta ditingkatkan, perlu diperhatikan agar tidak memicu stres atau menjadi beban yang bisa saja membuat sulit untuk hamil.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tips Agar Orgasme Pasutri Tiba Bersamaan, Bikin Sesi Bercinta Makin Nikmat

    Jakarta

    Mencapai orgasme bersamaan dengan pasangan merupakan salah satu kepuasan tersendiri saat berhubungan seks. Namun, perlu adanya trik-trik khusus agar orgasme ini bisa tiba secara bersamaan.

    Dikutip dari Healthshots, setiap orang tentu memiliki waktu yang berbeda untuk mencapai tahap orgasme ketika bercinta. Orgasme seksual yang terjadi bersama-sama akan berefek positif pada hubungan.

    “Mencapai klimaks pada saat yang bermanfaat karena dapat membantu memperdalam ikatan yang Anda miliki dengan pasangan,” kata Anu Goel, seorang pakar seks.


    Lantas, bagaimana cara mendapatkan orgasme simultan ketika bercinta?

    1. Jalin Komunikasi

    Setiap orang wajib mengetahui apa yang membuat pasangannya bergairah, sehingga diperlukan komunikasi yang baik untuk bisa mendapatkan orgasme seksual.

    Penting untuk memahami yang ingin pasangan dapatkan, mungkin ada beberapa zona sensitif seksual yang terlewatkan. Pembicaraan nakal sebelum bercinta juga bisa membantu.

    2. Foreplay

    Pemanasan sebelum masuk ke sesi bercinta bisa saja mendatangkan orgasme. Pasalnya, wanita tidak selalu orgasme dengan seks penetrasi, dan foreplay memainkan peran penting dalam membantu mereka mencapai klimaks.

    Klitoris harus difokuskan karena sering kali membantu wanita mencapai klimaks dengan cepat. Sebuah penelitian, yang diterbitkan dalam Sexual Medicine , mengklaim bahwa pusat kenikmatan seksual wanita berada di klitoris.

    3. Menikmati Waktu Bercinta

    Tidak sedikit orang yang kesulitan untuk menikmati momen bercinta. Bahkan, beberapa dari mereka hanya fokus pada hasil dan ingin segera menyelesaikan sesi.

    Padahal, menikmati waktu bersama pasangan serta memahami bagaimana tubuh merespons sentuhan dapat menjadi salah satu trik untuk mencapai orgasme simultan.

    4. Masturbasi Bersama

    Masturbasi bersama juga dapat membantu untuk mencapai klimaks secara bersamaan. Namun, penting untuk mengomunikasikan kecepatan yang sesuai kepada pasangan.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Sexual Health menyatakan bahwa masturbasi bersama adalah saat orang-orang melakukan rangsangan, baik pada diri mereka sendiri maupun tubuh masing-masing. Ini dapat menjadi alternatif hubungan seksual sambil mencoba mencapai orgasme secara bersamaan.

    5. Gunakan Pelumas

    Menggunakan pelumas dapat membantu mencapai orgasme dengan cepat. Pelumas juga dapat meningkatkan rangsangan seksual pada wanita. Selain itu, pelumas dapat membantu untuk menyesuaikan waktu orgasme dengan pasangan.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Simak! Ini Sederet Tips Agar Sesi Bercinta Makin Terasa Bergairah

    Jakarta

    Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat kehidupan seks pasangan suami istri terasa lebih bergairah. Seks yang penuh gairah adalah sesi bercinta yang melibatkan perasaan rindu yang kuat dan ditandai dengan gairah, hasrat, dan intensitas.

    Aktivitas seks ini dapat mencakup seks yang cepat dan energik, atau lambat, penuh perhatian, serta lembut. Di saat seperti ini, pasangan suami istri benar-benar saling menginginkan satu sama lain.

    Lalu, bagaimana caranya agar bisa mendapatkan sesi seks yang lebih bergairah?


    Dikutip dari Practical Intimacy, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

    1. Mulai seks secara perlahan

    Cobalah memulai sesi dengan tidak terburu-buru untuk mencapai penetrasi. Mulai dari melepas pakaian satu sama lain dengan lembut, saling mencium, dan menikmati setiap momen kontak.

    2. Seks yang intim

    Bertatap mata dalam-dalam sangat membantu untuk membuat sesi seks menjadi lebih intim. Bisikkan kata-kata cinta dan hasrat satu sama lain.

    3. Buatlah hal yang romantis selama bercinta

    Sesekali boleh untuk menciptakan suasana yang romantis dengan musik romantis, kelopak bunga mawar di tempat tidur, dan lilin beraroma di sekeliling ruangan.

    4. Seks yang menggoda

    Untuk membuat pasangan lebih menikmati permainan, berikan sentuhan-sentuhan ‘pemanasan’ atau foreplay sebelum sesi inti. Eksplor tubuh pasangan agar bisa merasa lebih bergairah.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Jangan Buru-buru, Ini 5 Tips Foreplay Agar Bercinta Makin Menggairahkan

    Jakarta

    Foreplay atau aktivitas ‘pemanasan’ sebelum berhubungan intim dapat mendatangkan banyak kenikmatan seksual. Bagi wanita, foreplay sangat penting untuk mencapai orgasme dalam hubungan seksual.

    Dikutip dari Men’s Health, foreplay sendiri bisa sama menyenangkannya dengan penetrasi atau bahkan lebih. Sebuah studi di Amerika Serikat tahun 2017 yang dimuat dalam Archives of Sexual Behavior, menemukan bahwa wanita lebih mungkin mengalami orgasme dengan foreplay.

    Meski memiliki peran yang vital dalam sesi bercinta, masih banyak orang yang terkadang melewatkan ‘pemanasan’, salah satu alasannya karena tak mengerti bagaimana memulainya.


    Berikut adalah 5 tips foreplay yang bisa dicoba untuk mendapatkan seks yang lebih menyenangkan.

    1. Berikan Pijatan Erotis

    Sebelum melakukan hubungan seks penetrasi, pasangan mungkin bisa memberikan pijatan erotis untuk menghangatkan suasana bercinta. Pijatan ini juga bisa membuat pasangan menjadi rileks sekaligus menggoda.

    Mulailah dengan lengan, kaki, hingga punggung. Rilekskan otot-ototnya sebelum berpindah ke area yang lebih intim.

    2. Fokus Pada Zona Sensitif Lain

    Pendiri perusahaan pendidikan seks di Baltimore, Cassie Fuller mengatakan jangan hanya berfokus pada alat kelamin pasangan. Tubuh juga dipenuhi oleh zona-zona sensitif seksual lain seperti leher, paha, atau payudara.

    “Cobalah membelai, menjilat, atau menggigit area sensitif seksual lainnya, seperti leher, punggung, telinga, perut, atau pergelangan tangan,” ujar Cassie.

    3. Mencoba dengan Mainan Seks

    Mainan seks mungkin bisa dijadikan alat untuk memulai pemanasan sebelum bercinta. Ada banyak jenis mainan seks yang bisa dicoba, seperti vibrator, satisfyer, atau womanizer.

    4. Dirty Talk

    Dirty talk atau pembicaraan kotor itu sangat ‘panas’. Hal ini tentu bisa membangkitkan gairah seksual pasangan.

    Ucapan-ucapan nakal ini bisa dilakukan secara lambat, hati-hati, dan ‘sekotor’ mungkin. Selain itu kontak mata dengan pasangan juga diperlukan dalam sesi pembicaraan nakal ini.

    5. Berciuman

    Seksolog klinis Patti Britton mengatakan wanita akan mendapatkan kenikmatan erotis dari sesi berciuman. Berciuman juga menjadi salah satu cara untuk membangkitkan gairah seksual pasangan.

    “Wanita mendapatkan kenikmatan erotis terbesar dari ciuman yang sering dan penuh gairah. Jika Anda merasa dia mulai kehilangan minat, berciuman selalu merupakan cara terbaik untuk membuatnya kembali tertarik,” tutupnya.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pria Merapat, Ini 6 Tips Biar Gaspol dan Tahan Lama saat Bercinta

    Jakarta

    Ejakulasi yang terlalu cepat pada pria tentu akan merusak suasana ketika bercinta, sehingga memiliki stamina yang prima merupakan suatu keharusan agar bisa tahan lama ketika di ranjang.

    Para pria tentu akan merasa seks menjadi lebih intim jika mampu bertahan lebih lama saat berhubungan seks. Mereka mungkin akan mencoba berbagai posisi agar lebih tahan lama di ranjang.

    Selain penentuan posisi seks yang tepat, tahan lama ketika bercinta bisa didapatkan dari berbagai cara lain. Dikutip dari Health Shots berikut adalah sederet tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan stamina seks.


    1. Pentingnya Foreplay

    Pemanasan atau foreplay sebelum berhubungan seks ternyata bisa membantu para pria yang memiliki masalah stamina atau disfungsi ereksi. Foreplay yang tepat dapat memuaskan istri ketika sesi bercinta.

    Foreplay meliputi sentuhan, ciuman, dan seks oral. Memperpanjang sesi foreplay akan meningkatkan pengalaman seksual bagi wanita seperti mendapatkan orgasme.

    2. Lakukan Teknik Start-Stop

    Pria yang ingin bertahan lebih lama di atas ranjang mungkin bisa mempertimbangkan teknik start-stop saat bercinta. Teknik ini bisa dilakukan dengan cara berhenti sejenak ketika merasa ejakulasi sudah dekat.

    Setelah itu tarik napas dalam-dalam sampai tubuh terasa tenang. Kemudian bisa dilanjutkan lagi dengan penetrasi. Teknik ini membantu tubuh untuk menyesuaikan cara menahan ejakulasi.

    3. Mencoba Hal Baru

    Kenikmatan seksual terasa lebih didorong dalam lingkungan yang penuh dengan kegembiraan dan gairah. Pria bisa mencoba hal-hal baru untuk mendapatkan hal ini.

    Hal baru tersebut bisa meliputi aktivitas atau posisi seksual dan lokasi bercinta yang berbeda agar lebih menarik. Selain itu, komunikasi terkait fantasi seksual juga bisa dilakukan bersama pasangan.

    4. Perhatikan Pola Makan

    Pola makan yang tidak teratur dan tepat dapat menurunkan performa pria ketika bercinta. Mulailah untuk mengonsumsi sayuran hijau, kacang-kacangan, kurma untuk agar bisa meningkatkan stamina.

    Selain itu, makanan kaya omega, ika, dan produk susu bisa berdampak baik bagi kinerja seksual. Beberapa makanan afrodisiak seperti tiram, coklat hitam, dan semangka dianggap dapat membantu meningkatkan libido.

    5. Kelola Stres

    Tingkat stres yang tinggi dapat merusak libido dan membuat ereksi menjadi sulit. Selain itu, orang yang cemas mungkin merasa terganggu dari keintiman seksual.

    Kecemasan terhadap kinerja dapat membuat seks menjadi kurang menggairahkan dan memikat. Manjakan diri dengan teknik pengurangan stres seperti meditasi atau yoga dapat membantu meningkatkan stamina saat bercinta.

    6. Tidur Nyenyak

    Kurang tidur juga dapat mengganggu kinerja seksual seseorang. Tidak bisa tidur dengan nyenyak selama beberapa malam akan berdampak negatif pada gairah seks.

    Usahakan untuk mendapatkan tidur yang cukup. Setidaknya tujuh sampai sembilan jam per malam agar stamina seks meningkat.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ini Penyebab Gula Darah ‘Anjlok’ Setelah Bercinta dan Cara Mengatasinya

    Jakarta

    Bercinta adalah hal yang penting dilakukan bagi pasangan suami-istri, tak terkecuali bagi pengidap diabetes. Meski demikian, ada kalanya seseorang tiba-tiba merasa pusing setelah berhubungan seks. Ternyata, kondisi ini terjadi karena seks bisa menyebabkan kadar gula darah jadi rendah.

    Dikutip dari Healthshot, penelitian menunjukkan bahwa seks bisa berdampak pada kadar gula darah, dan dapat berdampak lebih besar pada pengidap diabetes.

    Prateek Makwana, Konsultan Embriolog, Penyederhanaan Kesehatan Reproduksi dan Seksual menjelaskan hubungan antara seks dan kadar gula darah. Sama seperti jogging atau aerobik, seks ibarat olahraga yang bisa menyebabkan kadar gula darah turun.


    “Seks adalah salah satu jenis aktivitas fisik, dan seperti aktivitas fisik lainnya, seks dapat menyebabkan kadar gula darah Anda turun. Hal ini terjadi karena glukosa merupakan sumber energi utama yang digunakan selama aktivitas fisik dan olahraga,” kata Makwana.

    Pada beberapa kasus, penurunan gula darah setelah bercinta bisa menyebabkan hipoglikemia, kondisi kadar gula darah yang di bawah batas normal. Dikutip dari Diabetes UK, seseorang yang mengonsumsi alkohol sebelum bercinta memiliki risiko lebih besar mengalami hipoglikemia, tergantung seberapa banyak dan rentang waktu setelah mengonsumsi alkohol.

    Ketika seseorang mengalami hipoglikemia saat bercinta, dirinya bisa mengalami gejala berupa cemas atau khawatir. Kondisi ini disebut juga dengan istilah hypo anxiety.

    Cara Mengatasi Gula Darah Rendah Usai Bercinta

    Penurunan kadar gula darah yang terjadi secara mendadak dapat memengaruhi kualitas kehidupan seksual. Terdapat beberapa upaya yang bisa dilakukan guna menjaga kadar gula darah tetap stabil saat bercinta.

    Berikut tips menjaga kadar gula darah dari dr Makwana:

    • Periksa kadar gula darah secara rutin untuk menghindari peningkatan atau penurunan yang mendadak.
    • Konsumsi makanan dan camilan secara teratur untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.
    • Saat melakukan aktivitas seksual, persiapkan sumber karbohidrat untuk berjaga-jaga ketika kadar gula darah turun saat atau setelah berhubungan seks.

    Selain mempraktikkan tips di atas, berkonsultasilah dengan dokter atau pakar nutrisi untuk memastikan kadar gula darah terjaga dengan baik.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bisa Begini Dampaknya Jika Tak Buang Air Kecil usai Bercinta

    Jakarta

    Ada beberapa “ritual” wajib yang perlu dilakukan setelah berhubungan intim, mulai dari mencuci tangan, membersihkan alat kelamin, dan lainnya. Melakukan hal tersebut bertujuan untuk menjaga diri tetap bersih dan mencegah penyebaran bakteri atau virus.

    Tak hanya itu, pasangan suami istri juga dianjurkan untuk buang air kecil setelah bercinta. Apa sih alasannya?

    Dikutip dari Business Insider, tidak buang air kecil setelah bercinta dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK), khususnya pada wanita. Profesor obstetri dan ginekologi dari New York University, dr Frederick Naftolin menjelaskan wanita pada dasarnya memiliki risiko lebih tinggi terkena ISK.


    Hal ini lantaran posisi vagina berdekatan dengan uretra dan anus. Uretra adalah saluran yang berfungsi mengeluarkan urine dari dalam tubuh.

    Wanita umumnya memiliki uretra yang lebih pendek dibandingkan pria. Hal ini membuat bakteri yang ada di anus dapat berpindah dengan mudah ke uretra, dan kemudian masuk ke kandung kemih.

    Lalu, kenapa tidak buang air kecil bisa meningkatkan risiko ISK? Naftolin mengatakan saat berhubungan intim, bakteri yang ada di vagina atau rektum dapat lebih mudah masuk ke uretra.

    “Saat orang melakukan hubungan intim atau bahkan foreplay, gesekan di sekitar uretra akan membuatnya meradang, dan uretra mulai mengeluarkan pelumas dan cairan sebagai respons. Cairan tersebut kemudian menjadi medium bagi bakteri untuk masuk ke sana (uretra),” ungkapnya.

    Apakah Pria Juga Perlu Buang Air Kecil Setelah Bercinta?

    Naftolin menuturkan meski pria juga dianjurkan untuk buang air kecil setelah bercinta, mereka tidak perlu selalu melakukannya. Sebab, pria memiliki urethra yang lebih panjang dibandingkan wanita.

    “Mereka (pria) memiliki saluran yang lebih panjang antara bagian luar dan kandung kemih, jadi mereka jarang terkena ISK,” kata Naftolin.

    Kendati demikian, pria berisiko mengalami kanker prostat akibat seks. Ini terjadi ketika penis sering mengalami kontak dengan anus, misalnya saat melakukan seks anal. Karenanya, Naftolin menyarankan untuk menggunakan kondom selama bercinta untuk menghindari infeksi.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Merasa Bosan Bercinta? Simak 5 Tips Ini Agar Gairah Seks Kembali Membara

    Jakarta

    Bercinta seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan dan romantis yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri. Namun aktivitas ini bisa menjadi membosankan dan membuat hubungan menjadi renggang.

    Dikutip dari WebMD, kehidupan seks yang baik akan mengundang banyak manfaat salah satunya meningkatkan mood akibat tubuh banyak melepaskan hormon oksitosin. Berikut 5 cara mengusir rasa bosan bercinta dengan pasangan.

    1. Menjalin Komunikasi

    Komunikasi dengan pasangan bisa menjadi cara untuk ‘mengusir’ rasa bosan untuk bercinta. Seseorang bisa mengomunikasikan apa yang diinginkan terkait seks ke pasangan.


    Beri tahu pasangan tentang apa yang disuka dan tidak disuka. Bisa terkait fantasi seks, atau hal-hal lain yang lebih intim.

    2. Mencoba Posisi Seks yang Baru

    Aktivitas seksual yang monoton tentu bisa menimbulkan rasa bosan, sehingga setiap pasangan wajib untuk memberikan variasi dalam kehidupan seks.

    Beberapa cara yang bisa dicoba adalah dengan melakukan foreplay, mencoba posisi seks yang baru, mencoba sesi role play, atau berpindah tempat untuk bercinta.

    3. Menjadwalkan Waktu Bercinta

    Menetapkan waktu untuk bercinta membuat seseorang akan lebih bersiap untuk melakukannya. Kecil kemungkinan untuk melewatkan sesi seks.

    Selain itu penting juga untuk memilih waktu yang tepat.

    4. Mencoba ‘Sesuatu’ yang Berbeda

    Saat seks masih terasa membosankan, pasangan bisa mencoba untuk kembali menumbuhkan rasa kasih sayang mereka dengan banyak cara lain.

    Mandi bersama atau saling memberikan pijatan sensual bisa dicoba untuk membangkitkan gairah seksual. Selain itu, sesi bercumbu ‘panas’ atau saling mengajari satu sama lain tentang bagian tubuh mana yang ingin disentuh.

    5. Terapi Seks

    Terapis seks mungkin bisa membantu menemukan titik permasalahan terkait rasa bosan pasangan untuk melakukan seks. Terapis adalah psikolog berlisensi yang mampu memberikan solusi terkait kurangnya hasrat seksual, kesulitan ereksi, atau masalah mencapai orgasme.

    Bertemu dengan terapi seks bisa dilakukan berdua bersama pasangan, tetapi jika dirasa masih malu untuk pasangan mengetahui terkait permasalahan seksual, bisa datang ke terapis sendiri.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Perlu Tahu! Segini Jumlah Kalori yang Terbakar saat Bercinta

    Jakarta

    Seorang ahli seks di Stanford Health di California, Amerika Serikat, Profesor Leah Millheiser, mengungkapkan pasangan suami istri yang berhubungan seks dapat membakar banyak kalori. Namun, terdapat perbedaan jumlah kalori yang terbakar pada pria dan wanita.

    Menurut penelitian, pria mengeluarkan rata-rata 101 kalori selama berhubungan seks. Sementara wanita, hanya membakar sekitar 69 kalori.

    Angka-angka tersebut berasal dari tinjauan penelitian terbaru tahun 2022. Diperkirakan seorang pria dapat membakar sekitar 4,2 kalori per menit, sedangkan wanita hanya 3,1 kalori per menit.


    Angka-angka tersebut bervariasi berdasarkan durasi dan intensitas hubungan seksual, serta posisi seks yang berbeda.

    Profesor Millheiser mengatakan angka-angka tersebut bisa bervariasi tergantung pada siapa yang lebih ‘berperan aktif’ saat berhubungan seks.

    “Secara umum, pria memiliki lebih banyak otot daripada wanita. Yang berarti mereka membakar lebih banyak kalori bahkan saat melakukan aktivitas yang sama dengan rekan wanita mereka,” terangnya yang dikutip dari Daily Mail.

    Posisi Bercinta Ini Diyakini Lebih Banyak Bakar Kalori

    Sebuah survei yang diungkap oleh DailyMail pada awal bulan ini, menemukan bahwa gaya doggy dan misionaris termasuk di antara posisi seks paling populer.

    Sebagian besar waktu kedua posisi ini melibatkan pria yang mengeluarkan lebih banyak energi, yang akan menyebabkan pembakaran kalori yang lebih besar saat berhubungan seks.

    Angka kalori dalam tinjauan tahun 2022 hanyalah perkiraan rata-rata dan bisa berubah pada pasangan di mana wanita lebih suka mengambil peran yang lebih aktif.

    Survei bulan lalu menunjukkan bahwa cowgirl terbalik juga merupakan salah satu posisi seksual paling populer. Ini melibatkan wanita yang berada di atas dan membelakangi pasangannya.

    Dalam posisi ini, wanita melakukan sebagian besar gerakan, yang berarti ia mungkin akan membakar lebih banyak kalori daripada pasangan prianya.

    Prof Millheiser mengatakan semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk berpelukan, berciuman, dan bermesraan, maka semakin banyak kalori yang akan dibakar.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy