Tag: bercinta

  • 5 Tips Mengembalikan Gairah Seks, Biar Sesi Bercinta di Ranjang Tetap ‘Panas’

    Jakarta

    Gairah seksual seseorang sewaktu-waktu bisa saja menurun. Penyebabnya bermacam-macam dan bahkan sering disepelekan, sehingga mempengaruhi keharmonisan rumah tangga.

    Dikutip dari Very Well Mind, ada banyak alasan mengapa seseorang tidak mood untuk bercinta. Mulai dari adanya rasa cemas, perubahan hormonal, stres, depresi, atau adanya masalah hubungan yang belum terselesaikan.

    Setelah mengetahui sederet alasan mengapa gairah mendadak ‘ngedrop’, berikut adalah 5 tips membangkitkan mood untuk bercinta.


    1. Buat Diri Merasa Nyaman

    Sulit untuk mendapatkan mood bercinta ketika diri sendiri belum mendapatkan rasa nyaman. Mungkin seseorang sedang melalui fase sedang merasa lelah sepanjang waktu.

    Kondisi ini bisa diatasi dengan mulai mengonsumsi makanan dan minuman sehat secara teratur, serta mulai meluangkan waktu untuk berolahraga. Berikanlah waktu luang untuk bersantai terlebih dulu dengan diri sendiri.

    2. Mencoba Hal Baru

    Bosan atau gelisah bisa menjadi salah satu penyebab libido tak kunjung naik. Hal ini umumnya terjadi pada mereka yang telah berhubungan sejak lama.

    Seseorang bisa mencoba kehidupan seks yang belum pernah dicoba. Bisa dengan memperkenalkan ‘sex toys’, mencoba ‘bermain peran’, atau memesan kamar hotel mewah untuk satu atau dua malam.

    Selain itu, memupuk keintiman emosional dengan pasangan juga tak kalah pentingnya. Pasalnya, hubungan emosional yang baik dapat meningkatkan hasrat seksual.

    3. Cari Waktu Terbaik untuk Seks

    Benar-benar memberikan waktu khusus untuk berhubungan seks juga bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan libido seseorang. Menentukan waktu tertentu dalam jadwal berhubungan seks dapat membuat perbedaan signifikan dalam kehidupan seks.

    4. Mengelola Stres

    Stres bisa menjadi salah satu penghambat mendapatkan mood untuk berhubungan seks. Ciptakan rutinitas olahraga teratur, meditasi, dan praktikkan latihan pernapasan untuk membantu mengelola tingkat stres dan meningkatkan libido.

    Salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan untuk menjaga tingkat stres tetap rendah adalah cukup tidur di malam hari. Jika kurang tidur, hal itu dapat memengaruhi cara seseorang beraktivitas sepanjang hari dan di kamar tidur.

    5. Mengubah Jadwal Seks

    Selalu bercinta di malam hari bisa menjadi hal yang membosankan untuk mereka yang memiliki aktivitas yang sangat sibuk. Sebaliknya, luangkan waktu untuk berhubungan seks pagi hari selama beberapa minggu ke depan.

    Berhubungan seks di pagi hari setelah pasangan cukup tidur dan merasa cukup istirahat bisa menjadi cara yang bagus untuk meningkatkan libido.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Studi Ungkap Sering Bercinta dengan Suami Bisa Bikin Wanita Panjang Umur


    Jakarta

    Bercinta merupakan momen yang penting untuk pasangan suami istri. Selain meningkatkan keharmonisan, nyatanya bercinta juga dapat meningkatkan kesehatan, lho.

    Sebuah studi belum lama ini mengungkapkan keterkaitan frekuensi bercinta dengan manfaatnya untuk kesehatan jantung wanita. Penelitian baru-baru ini dipublikasikan dalam Journal of Psychosexual Health menemukan wanita berusia 20-59 tahun yang jarang berhubungan intim, meningkatkan risiko kematian dengan sebab apapun sebanyak 70 persen.

    Jarang berhubungan intim yang dimaksud dalam penelitian tersebut adalah bercinta kurang dari sekali seminggu.


    Peneliti Walden University Minnesota melakukan analisis data survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional dari 14.542 orang dewasa di atas 20 tahun. Mereka menyimpulkan bahwa wanita bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari bercinta apabila melakukannya lebih dari sekali dalam seminggu.

    “Aktivitas seksual penting untuk kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan. Mungkin karena pengurangan variabilitas detak jantung dan peningkatan aliran darah,” kata peneliti dikutip dari NY Post, Rabu (31/7/2024).

    Mereka juga menemukan ketika kurangnya bercinta ini juga disertai dengan depresi, maka dapat mengakibatkan risiko kematian yang lebih tinggi. Peneliti utama Dr Srikanta Banerjee menuturkan depresi yang dialami oleh seseorang yang rutin bercinta, memiliki dampak kesehatan yang lebih kecil.

    Dr Srikanta berteori bahwa depresi dapat memengaruhi pria dan wanita dengan cara yang berbeda.

    “Depresi adalah sesuatu yang menyebabkan peningkatan kematian karena dampak kesehatan. Jadi mungkin seks lebih efektif karena tingkat keparahan dampak depresi wanita,” katanya.

    Namun, mereka juga menemukan temuan unik lainnya. Frekuensi seks yang berlebihan pada pria justru menunjukkan adanya peningkatan risiko kematian hingga enam kali pada pria hingga enam kali lipat, dibandingkan dengan wanita.

    Oleh karena itu, peneliti menyarankan pasangan suami istri untuk menemukan frekuensi terbaik bercinta dalam kehidupan rumah tangga mereka.

    “Implikasinya adalah bahwa dengan mengatasi frekuensi seksual, kesenjangan kesehatan lainnya dapat diatasi secara lebih langsung,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Makanan yang Bisa Bikin ‘Turn Off’, Wajib Dihindari Sebelum Bercinta

    Jakarta

    Makanan yang kita konsumsi sehari-hari dapat memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap libido atau gairah seks. Jika ada makanan yang bisa meningkatkan gairah, tentu ada pula makanan yang dapat membuat gairah seks menurun.

    Karenanya, mengonsumsi makanan tersebut sebelum berhubungan seks tidak dianjurkan. Selain menurunkan gairah, makanan-makanan ini juga dapat memicu gejala tidak nyaman, seperti begah, gas, nyeri perut, dan lain-lain.

    Lantas, apa saja makanan yang dapat menurunkan gairah seks tersebut? Dikutip dari Good Housekeeping dan Healthshots, berikut pembahasannya.


    1. Makanan yang terlalu asin

    Mengonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi dapat menyebabkan terjadinya retensi cairan dan kembung. Selain itu, asupan garam yang berlebihan juga dapat memengaruhi sirkulasi darah. Jika sirkulasi darah ke alat vital terganggu, baik pria maupun wanita akan kesulitan mencapai orgasme saat bercinta.

    2. Kacang kedelai

    Kacang kedelai memang menyehatkan, namun makanan ini sebaiknya dihindari sebelum bercinta. Pasalnya, kacang kedelai dan produk olahannya dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang kemudian membuat libido turun.

    3. Makanan pedas

    Jika ingin membuat sesi ranjang makin ‘panas’, sebaiknya hindari makanan pedas atau yang mengandung cabai. Makanan pedas dapat menyebabkan refluks, gangguan pencernaan, hingga merangsang keinginan untuk BAB. Tentunya detikers tidak mau tiba-tiba ke kamar mandi saat ‘momen penting’ bersama pasangan bukan?

    4. Keju

    Bagi orang yang memiliki intoleransi terhadap laktosa, sebaiknya hindari mengonsumsi keju sebelum bercinta. Sebab, keju mengandung laktosa tinggi yang dapat memicu rasa tidak nyaman di perut. Jauhi pula makanan yang menggunakan keju, seperti burger, pizza, dan pasta.

    5. Bawang

    Mengonsumsi bawang sebelum bercinta memang tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan. Namun, bawang dapat membuat mulut dan tubuh memiliki bau yang tidak mengenakkan. Hal ini tentu dapat menurunkan gairah seks pasangan.

    6. Minuman soda

    Minuman bersoda adalah salah satu hal terburuk untuk dikonsumsi sebelum bercinta. Pasalnya, minuman ini bisa membuat perut kembung dan bergas, sehingga memicu seseorang lebih sering kentut dan sendawa.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu, Ini 5 Posisi Seks yang Bikin Istri Lebih Puas saat Bercinta

    Jakarta

    Memberikan kesenangan saat bercinta pada istri merupakan impian bagi banyak suami. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan memilih jenis posisi seks yang tepat.

    Posisi seks yang tepat akan membuat wanita lebih mudah mendapatkan orgasme. Dikutip dari Prevention, berikut adalah 5 posisi seks yang wajib dicoba oleh para suami ketika di ranjang.

    1. Missionary with a pillow

    Posisi misionaris kerap dianggap membosankan. Namun, ada satu modifikasi yang memungkinkan suami melakukan penetrasi lebih dalam, hanya dengan tambahan bantal.


    “Dukungan dan ketinggian tambahan dapat mengintensifkan sensasi dan meningkatkan kesenangan,” jelas Aliyah Moore, PhD, terapis seks bersertifikat.

    2. Cowgirl

    Posisi seks cowgirl akan mendorong gesekan lebih intens terhadap klitoris. Gesekan pada bagian ini seringkali menjadi kunci orgasme pada wanita.

    “Saat penetrasi dalam posisi ini, Anda dapat memilih kecepatan, kedalaman, dan sudut penetrasi, yang dapat membantu Anda menemukan yang terbaik,” jelas Berkheimer, seorang seksolog.

    3. Doggy style

    Posisi seks ini memungkinkan adanya penetrasi lebih dalam dan memperbesar peluang untuk merangsang G-spot wanita. Sudut masuknya bisa menciptakan sensasi yang intens, dan tangan bebas menjelajahi klitoris atau zona sensitif seksual lainnya.

    4. Queening

    Queening merupakan salah satu variasi seks tanpa hubungan intim. Ini merupakan variasi yang cocok jika pasangan ingin mendapatkan kenikmatan oral seks.

    “Posisi ini memberikan rangsangan langsung pada klitoris dan beberapa zona sensitif seksual lainnya secara bersamaan,” kata Berkehimer.

    5. Butterfly

    Posisi seks ini cukup mirip dengan misionaris, akan tetapi ada beberapa gerakan yang lebih menyenangkan. Butterfly memungkinkan laki-laki untuk melakukan penetrasi yang lebih dalam, serta akan lebih leluasa dalam stimulasi serviks dan klitoris.

    Sudut masuk dan tekanan terhadap tulang kemaluan dapat berkontribusi pada kenikmatan yang luar biasa,” kata Moore.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Posisi Bercinta Paling Nikmat untuk Wanita, Rangsangannya Capai Klimaks

    Jakarta

    Soal seks, wanita memang cenderung punya lebih banyak tuntutan. Selain membangun hubungan secara emosional, memilih posisi bercinta yang tepat juga perlu dilakukan agar wanita bisa meraih kenikmatan maksimal saat berhubungan intim.

    Faktanya, ada sejumlah gaya bercinta yang bisa memberikan kenikmatan lebih bagi wanita. Hal ini disampaikan oleh pakar terapi seks bersertifikat, Aliyah Moore, PhD.

    “Posisi tertentu lebih cocok untuk kenikmatan wanita karena posisi tersebut memungkinkan stimulasi baik secara langsung maupun tidak langsung pada zona-zona sensitif seksual utama, seperti klitoris atau G-spot,” ujarnya dikutip dari Prevention, Kamis (25/7/2024).


    “Wanita sering kali lebih menyukai posisi yang memberikan stimulasi tersebut untuk meningkatkan kenikmatan mereka,” sambungnya.

    Lantas, apa saja posisi bercinta terbaik yang bisa memberikan kenikmatan lebih besar bagi wanita? Dikutip dari Prevention, berikut pembahasannya.

    1. Missionary dengan Bantal

    Bosan dengan missionary biasa? Cobalah variasi yang satu ini.

    Moore mengungkapkan meletakkan bantal di bawah pinggul wanita saat melakukan missionary dapat memungkinkan penetrasi yang lebih dalam dan peningkatan rangsangan klitoris.

    “Dukungan dan elevasi tambahan dapat mengintesifikasikan sensasi dan meningkatkan kenikmatan,” ujarnya.

    2. Cowgirl

    Berbicara tentang gaya bercinta terbaik untuk wanita, cowgirl pasti jadi salah satu yang paling sering disebut. Bagaimana tidak, posisi ini benar-benar memberikan kebebasan bagi wanita saat berhubungan seks, mulai dari mengatur ritme, gerakan, hingga kedalaman penetrasi.

    Tak hanya itu, posisi ini juga menyebabkan gesekan pada klitoris, yang kerap menjadi kunci wanita mengalami orgasme.

    3. Reverse Cowgirl

    Posisi ini memberikan keuntungan yang sama dengan cowgirl. Namun alih-alih berhadapan, wanita duduk sambil membelakangi pria saat melakukan penetrasi.

    Keunggulan reverse cowgirl adalah posisi ini memungkinkan wanita menstimulasi payudara dan klitoris sambil melakukan penetrasi.

    4. Lotus

    Posisi ini sangat cocok bagi pasangan yang ingin merasakan keintiman saat bercinta. Pada posisi ini, pasangan duduk berhadapan. Pria akan melakukan penetrasi sambil duduk bersila, sementara wanita duduk di pangkuan sambil melingkarkan kakinya ke pinggang pasangannya.

    Pada posisi ini, pria dan wanita bisa saling memberikan stimulasi dengan menyentuh titik sensitif di dada atau payudara, mencium bibir pasangan, dan lain sebagainya.

    5. Doggy Style

    Doggy style adalah salah satu gaya bercinta yang paling digemari banyak pasangan. Pasalnya, posisi ini dapat memberikan penetrasi yang lebih dalam dibanding posisi seks lain.

    “Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam dan memberikan kesempatan untuk merangsang G-spot,” ucap Moore.

    Posisi ini juga memiliki banyak variasi yang membuatnya semakin panas, seperti standing doggy, flatiron, dan masih banyak lagi.

    6. Spooning

    Sedang bergairah tapi terlalu mager? Spooning mungkin bisa jadi pilihan untuk melampiaskan hasrat.

    Dalam posisi ini, wanita berbaring miring sambil pria melakukan penetrasi dari belakang. Selain memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, posisi ini juga menawarkan keintiman dan rasa nyaman.

    “Wanita dapat mengendalikan tekanan dan sudut penetrasi dengan menyesuaikan posisi kakinya,” tutur Moore.

    7. Butterfly

    Posisi butterfly tidak jauh berbeda dengan missionary biasa. Dalam posisi ini, wanita akan berbaring di pinggir tempat tidur, meja, atau perabot lainnya, sementara pria melakukan penetrasi sambil berdiri.

    Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, serta akses untuk menstimulasi klitoris.

    “Sudut masuk dan tekanan terhadap tulang kemaluan dapat menghasilkan kenikmatan yang inten,” tandas Moore.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Mager Pipis Setelah Bercinta? Pikir Lagi, Bisa Begini Dampaknya

    Jakarta

    Setelah bercinta, pasangan mungkin kehabisan energi dan ingin segera rileks atau langsung tidur. Namun, ada beberapa ritual ‘wajib’ yang ternyata penting untuk dilakukan usai berhubungan intim.

    Salah satunya adalah buang air kecil. Aktivitas sederhana ini disebut dapat membantu mengurangi risiko infeksi saluran kemih, terutama pada wanita. Lantas, apa sih hubungan antara buang air kecil dan infeksi saluran kemih?

    Dikutip dari Livestrong, pakar obstetri dan ginekologi Taraneh Shirazian, MD, mengungkapkan vagina memiliki mikrobioma yang unik. Ketika mikrobioma itu terusik, maka berpotensi memicu infeksi saluran kemih atau infeksi vagina karena adanya bakteri baru di area tersebut.


    “Bila urine tertahan di sana dan ada bakteri baru yang masuk, bakteri ini dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) pada sebagian orang,” ujarnya.

    Selain itu, buang air kecil setelah bercinta dapat menjaga keseimbangan pH di vagina.

    “Jika Anda melakukan hubungan seks penetrasi di mana pasangan Anda berejakulasi di dalam Anda (atau di dekat vagina Anda), sperma dapat mengganggu pH vagina Anda. Sperma membuat pH vagina lebih basa, yang dapat memengaruhi mikrobioma vagina, yang memicu infeksi,” kata Shirazian.

    Seberapa Buruk Dampak Tidak Buang Air Kecil Setelah Bercinta?

    Mungkin ada orang yang selama ini tidak buang air kecil setelah bercinta, dan merasa baik-baik saja. Ada juga orang yang sering buang air kecil, tapi masih mengalami ISK.

    Shirazian mengatakan tidak cara untuk mengetahui seseorang ada di kategori mana. Namun, buang air kecil adalah hal yang perlu dibiasakan, terutama jika seseorang tahu dirinya rentan terhadap infeksi vagina atau ISK.

    “Ditambah lagi, jika Anda berhubungan seks di mana penis mengeluarkan sperma di dalam vagina, air mani akan keluar entah bagaimana, dan demi menjaga kebersihan, lebih baik cairan itu dibuang ke toilet daripada mengotori sprei Anda,” jelas Shirazian.

    “Buang air kecil setelah berhubungan seks memudahkan dan memudahkan Anda untuk membuang cairan ekstra itu – dan juga dapat membuang bakteri yang dapat meningkatkan risiko ISK atau infeksi vagina,” tandasnya.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu, Ini 5 Tips Foreplay yang Bikin Sesi Bercinta Menggebu-gebu

    Jakarta

    Foreplay adalah salah satu elemen yang sebenarnya penting dalam bercinta. Jika seks diibaratkan sebagai makanan, maka foreplay adalah ‘saus’ yang membuatnya semakin sempurna.

    Foreplay yang tepat tidak hanya meningkatkan gairah bercinta, tapi juga bisa membuat pasangan lebih mudah mencapai orgasme. Jadi jika ingin sesi bercinta memuaskan dan mindblowing, mempelajari teknik foreplay yang benar adalah salah satu caranya.

    Pertanyaannya, foreplay seperti apa yang bisa membawa gairah pasangan meletup-letup? Meski setiap orang memiliki preferensi dan titik sensitif yang berbeda-beda, dikutip dari Everyday Health, berikut beberapa teknik foreplay yang bisa mendongkrak gairah bercinta.


    1. Berikan sentuhan lembut

    Sentuhan lembut dapat memberikan rangsangan seksual, bahkan sebelum penetrasi dilakukan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari menggenggam tangan, memeluk, hingga membelai anggota tubuh.

    Poin plus dari teknik foreplay ini adalah bisa dilakukan kapan saja. Misalnya, saat duduk berdua di sofa, berdansa, atau ketika mandi bersama. Hal ini dapat membuat pasangan tetap bergairah hingga menjelang ‘acara puncak’.

    2. ‘Jelajahi’ seluruh bagian tubuh

    Salah satu kesalahan yang biasa dilakukan saat foreplay adalah tidak mengeksplorasi seluruh tubuh pasangan. Setiap orang memiliki titik sensitif yang dapat memberikan rangsangan ketika disentuh. Namun, letak titik sensitif tersebut berbeda-beda pada setiap orang.

    Satu-satunya cara untuk menemukan titik sensitif itu adalah dengan ‘menjelajahi’ seluruh bagian tubuh pasangan. Jangan lupa saling berkomunikasi untuk mengetahui hal-hal yang disukai dan tidak disukai saat foreplay.

    3. Bisikkan kata-kata mesra

    Kontak fisik bukanlah satu-satunya cara untuk melakukan foreplay. Membisikkan kalimat mesra atau kata-kata ‘kotor’ juga dapat membuat pasangan semakin bergairah saat bercinta.

    Selain mengucapkan kalimat mesra, memberikan pujian kepada pasangan juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kenyamanan saat bercinta.

    4. Petting

    Petting adalah foreplay yang dilakukan dengan cara menstimulasi organ intim pasangan. Biasanya, petting dilakukan dengan sentuhan tangan atau alat kelamin.

    Aktivitas foreplay ini dapat memberikan rangsangan luar biasa saat bercinta, apalagi jika berhasil mengenai G-spot. Petting juga dapat menstimulasi vagina pasangan agar siap untuk seks penetrasi.

    5. Bangun hubungan emosional

    Wanita membutuhkan lebih banyak persiapan untuk bercinta, baik secara fisik maupun emosional. Karenanya, luangkan waktu untuk membangun hubungan emosional itu sebelum sesi bercinta.

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan hubungan emosional, dan tidak semua harus dilakukan di ranjang. Misalnya, mengirimkan bunga atau hadiah kepada pasangan, mengajak kencan makan malam, menonton film romantis, dan lain sebagainya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dokter Sebut Masih Banyak Pasutri Tak Tahu Cara Bercinta yang Benar


    Jakarta

    Memiliki buah hati merupakan impian dari banyak pasangan suami istri. Namun, dalam banyak kasus, tak jarang pasangan kesulitan untuk memiliki buah hati.

    Spesialis obstetri dan ginekologi dr Upik Anggraheni, SpOG, SubspFER menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya masih ada banyaknya pasutri yang belum tahu bagaimana cara berhubungan intim dengan baik dan benar.

    dr Upik mengatakan ada sekitar 10 persen pasangan suami istri di Indonesia rupanya belum tahu bagaimana cara berhubungan intim dengan benar. Kondisi ini membuat mereka kesulitan mendapatkan momongan meskipun sudah beberapa tahun menikah.


    “Kegagalan pasangan dalam mendapatkan anak bisa terjadi apabila tidak berhubungan dengan benar dan teratur. Kenapa dikatakan ‘benar’? Ternyata tidak semua pasangan itu paham bagaimana berhubungan yang benar,” kata dr Upik ketika ditemui awak media di Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2024).

    “Cara berhubungan yang benar itu adalah terjadinya ejakulasi di dalam vagina, dia tidak di atas perut atau di luar ya, bahkan misal di kolam renang itu tidak ya,” sambungnya.

    Selain masalah masih kurangnya melakukan hubungan dengan benar, dr Upik menyebut masih banyak pria yang enggan memeriksakan kesehatan reproduksinya ke dokter. Tak sedikit dari mereka yang masih menganggap hal ini merupakan aib dan takut mendapat ‘judge’ buruk dari dokter.

    dr Upik mengingatkan pemeriksaan kesuburan perlu dilakukan untuk oleh pasangan yang sedang menjalani program hamil (promil). Terlebih apabila pasangan tidak kunjung hamil setelah sekian lama menjalani promil.

    “Karena misalnya kita temukan ada kekurangan pada spermanya, sangat mungkin untuk diperbaiki,” ujar dr Upik.

    “Kalau sperma 90 hari sekali diproduksi yang baru. Kalau perempuan tidak pernah memproduksi sel telur. Kami hanya punya cadangan sel telur saja,” sambungnya.

    Beberapa kesalahan lainnya menurut dr Upik adalah bercinta terpaku pada satu posisi hingga penetrasi yang dilakukan tidak tepat.

    Sebenarnya tidak ada satupun posisi seks yang menjamin wanita bisa cepat hamil, namun melakukan eksplorasi posisi sangat disarankan bagi pasangan. Hal ini penting untuk meningkatkan kenikmatan bercinta, meredakan stres hingga membantu proses pembuahan yang lebih baik.

    “Banyak pasangan yang justru tidak penetrasi di lokasi yang tepat atau posisinya tepat tapi kurang dalam, memang tidak semua tapi ini bisa menghambat kehamilan,” tandasnya.

    (avk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Manfaat Bercinta untuk Kesehatan Otak yang Tak Disangka-sangka

    Jakarta

    Mungkin sudah banyak yang mendengar manfaat seks bagi kesehatan tubuh. Beberapa penelitian bahkan mengungkapkan seks dapat meningkatkan imun tubuh, membakar kalori, hingga mengurangi risiko penyakit tertentu.

    Namun, manfaat bercinta tidak hanya sebatas pada kesehatan fisik saja. Seks juga memiliki sejumlah efek positif dalam memelihara kesehatan otak dan mental.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut manfaat berhubungan seks bagi kesehatan otak dan mental yang sayang untuk dilewatkan.


    Banyak penelitian yang mengaitkan aktivitas seksual dengan tingkat stres yang lebih rendah. Seks merangsang produksi hormon bahagia, seperti dopamin, endorfin, oksitosin, dan serotonin. Hormon-hormon ini tidak hanya memberikan perasaan rileks, tapi juga bisa mengurangi tingkat stres.

    Dikutip dari MedicineNet, kehidupan seksual yang aktif juga dapat mengurangi kecenderungan depresi.

    2. Meningkatkan kualitas tidur

    Hormon bahagia yang dilepaskan saat berhubungan intim juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Dikutip dari Business Insider, hal ini disebabkan oleh aktivitas hormon oksitosin dalam tubuh.

    “Saat bercinta, otak akan melepaskan oksitosin yang meningkatkan rangsangan dan kegembiraan. Tapi ketika jumlahnya menurun, oksitosin bisa membuat seseorang merasa sangat lelah,” terang pakar terapi seks, dr Debra Laino.

    Selain itu, oksitosin kerap berdampingan dengan melatonin, yaitu hormon yang mengatur tidur.

    3. Mengurangi ansietas

    Saat bercinta, aliran darah menuju amygdala akan berkurang. Amygdala adalah bagian di otak yang dikaitkan dengan ansietas.

    Ketika aliran darah menuju amygdala meningkat, risiko seseorang mengalami gangguan kecemasan atau penyakit mental lainnya akan ikut bertambah besar. Karenanya, seks secara tidak langsung dapat mengurangi risiko ansietas.

    4. Mempertajam daya ingat

    Sebuah studi mengungkapkan seks dapat meningkatkan kemampuan memori jangka pendek. Peneliti menemukan seks dapat meningkatkan pertumbuhan sel di otak yang berkaitan dengan fungsi daya ingat.

    Studi serupa yang dipublikasikan di jurnal Archives of Sexual Behavior pada 2018 menunjukkan seks dapat meningkatkan kemampuan daya ingat seiring pertambahan usia.

    5. Meningkatkan fungsi kognitif

    Bercinta tidak hanya meningkatkan daya ingat, tapi juga menunjang fungsi kognitif otak. Faktanya, aktivitas seksual yang rutin dikaitkan dengan peningkatan kemampuan verbal, bahasa, dan visuospasial.

    Sebuah studi yang dilakukan Universitas Coventry dan Oxford pada 2016 juga menemukan orang dewasa yang bercinta setiap minggu memiliki skor kognitif yang lebih tinggi dibanding orang-orang yang jarang berhubungan intim.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dahsyatnya Efek Kurma Buat Pasutri, Gairah Bercinta Makin ‘Gaspol’

    Jakarta

    Kurma menjadi salah satu buah yang kaya manfaat untuk kesehatan. Buah satu ini mengandung berbagai macam antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari efek radikal bebas hingga mendukung kesehatan otak.

    Ternyata kurma juga sangat bermanfaat untuk mendorongnya gairah seksual. Menurut penelitian yang dipublikasikan BMC Research Notes pada 2022, senyawa seperti alkaloid, dan flavonoid yang terdapat dalam kurma bisa meningkatkan hasrat seksual pria maupun wanita.

    Dikutip dari laman Healthshot, berikut beberapa cara kurma agar membantu meningkatkan gairah seks:


    1. Meningkatkan energi

    Kurma mengandung gula alami seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa, yang memberikan energi yang cepat dan berkelanjutan. Per 100 gram kurma mengandung 66,5 gram gula total, menurut Departemen Pertanian AS.

    Meningkatnya energi dapat mendorong stamina secara keseluruhan, sehingga berdampak positif pada gairah seks.

    2. Kaya akan vitamin dan mineral

    Kurma memiliki kandungan vitamin A yang menunjang kesehatan selaput lendir, termasuk jaringan vagina, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan saat melakukan aktivitas seksual.

    Ginekolog dan dokter spesialis kebidanan Dr Vinatha Puli mengungkapkan buah ini juga mengandung magnesium yang berperan dalam pengaturan hormon dan relaksasi. Hal ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan hasrat seksual.

    Kurma juga mengandung arginin, yang dapat meningkatkan aliran darah dengan merelaksasi pembuluh darah, sehingga berpotensi meningkatkan fungsi dan gairah seksual.

    3. Menyeimbangkan hormon

    Nutrisi dalam kurma juga membantu menjaga keseimbangan hormonal, yang penting untuk libido yang sehat.

    “Misalnya, magnesium berperan dalam mengatur kortisol, hormon stres yang dapat berdampak negatif pada gairah seks,” kata Dr Puli.

    4. Meningkatkan mood

    Kurma mengandung triptofan, yakni asam amino yang dapat meningkatkan produksi serotonin di otak. Kadar serotonin yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan suasana hati dan berkurangnya kecemasan, yang dapat meningkatkan hasrat seksual.

    Bagaimana cara untuk mengkonsumsinya?

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menikmati buah kurma ini, antara lain:

    • Kurma bisa dikonsumsi menjadi camilan
    • Bisa menambahkan kurma ke dalam smoothie sebagai pengganti gula
    • Gunakan kurma sebagai pemanis alami dalam kue, termasuk kue kering
    • Isi kurma dengan kacang-kacangan atau selai kacang sebagai camilan yang bergizi

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy