Tag: blockchain

  • Dubai Luncurkan Prypco Mint, Buka Investasi Properti Melalui Tokenisasi

    Pemerintah Dubai kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat inovasi terkemuka di dunia dengan peluncuran platform real estat ter-tokenisasi.

    Inisiatif ambisius ini menargetkan digitalisasi properti senilai $16 miliar (sekitar Rp 260 triliun) pada tahun 2033, membuka era baru dalam kepemilikan dan investasi properti.

    Membuka Gerbang Investasi Properti dengan Tokenisasi

    Platform baru yang diberi nama Prypco Mint ini merupakan langkah revolusioner dalam upaya Dubai untuk mendemokratisasi akses ke pasar properti yang selama ini seringkali eksklusif.

    Melalui tokenisasi, investor kini dapat membeli kepemilikan fraksional (sebagian kecil) dari properti di Dubai, dengan investasi awal yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari sekitar $540 atau setara dengan Rp 8,8 juta.

    Konsep tokenisasi berarti aset fisik, dalam hal ini properti, dipecah menjadi unit-unit digital atau “token” yang dicatat di blockchain.

    Setiap token merepresentasikan sebagian kecil dari properti tersebut. Ini memungkinkan kepemilikan bersama atas properti mahal, mengurangi hambatan masuk bagi investor kecil dan menengah, serta meningkatkan likuiditas pasar real estat secara signifikan.

    Baca Juga: SOL Strategies Jajaki Tokenisasi Saham di Blockchain Solana

    Kolaborasi Strategis dan Visi Jangka Panjang

    Inisiatif penting ini dipimpin langsung oleh Departemen Tanah Dubai (DLD), sebuah badan pemerintah yang bertanggung jawab atas registrasi dan regulasi properti di emirat tersebut.

    Keterlibatan langsung DLD menggarisbawahi komitmen pemerintah Dubai untuk mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam sektor-sektor kunci ekonominya.

    Platform Prypco Mint dibangun di atas infrastruktur tokenisasi yang dikembangkan oleh Ctrl Alt. Yang lebih penting lagi, platform ini telah terintegrasi langsung dengan sistem DLD.

    Integrasi ini memastikan bahwa semua entri di blockchain tetap tersinkronisasi dengan registri tanah tradisional Dubai, memberikan lapisan keamanan dan legitimasi tambahan bagi investor.

    Sinkronisasi antara catatan digital dan fisik ini adalah krusial untuk membangun kepercayaan dan memastikan legalitas transaksi properti yang ter-tokenisasi.

    DLD meyakini bahwa real estat yang ter-tokenisasi akan membuat kepemilikan properti jauh lebih mudah diakses.

    Selama ini, harga properti yang tinggi di Dubai, meskipun menawarkan potensi keuntungan yang besar, seringkali menjadi penghalang bagi banyak calon investor.

    Dengan model kepemilikan fraksional melalui tokenisasi, investor tidak lagi memerlukan modal besar untuk masuk ke pasar properti Dubai. Ini berarti:

    • Aksesibilitas Lebih Luas: Investor dari berbagai latar belakang finansial dapat berpartisipasi dalam pasar properti yang sebelumnya sulit dijangkau.
    • Diversifikasi Portofolio: Investor dapat dengan mudah mendiversifikasi investasi mereka ke beberapa properti dengan modal yang relatif kecil.
    • Peningkatan Likuiditas: Token dapat diperdagangkan di pasar sekunder, yang berpotensi memungkinkan penjualan sebagian kecil properti dengan lebih cepat dibandingkan menjual seluruh properti fisik.

    Dampak Potensial dan Prospek Masa Depan

    Target ambisius untuk mendigitalkan $16 miliar properti pada tahun 2033 menunjukkan kepercayaan besar Dubai pada potensi teknologi blockchain untuk merevolusi sektor real estat.

    Jika berhasil, inisiatif ini tidak hanya akan menarik lebih banyak investasi ke Dubai tetapi juga dapat menjadi model bagi kota-kota lain di seluruh dunia yang ingin memanfaatkan blockchain untuk pasar properti mereka.

    Baca Juga: Dubai: DCCI dan Emirates NBD Menandatangani MoU mengenai Blockchain

    Langkah Dubai ini adalah bagian dari strategi yang lebih besar untuk menjadi pusat ekonomi digital dan inovasi global.

    Dengan regulasi yang progresif dan dukungan pemerintah yang kuat, Dubai terus menarik investasi dan talenta ke ekosistem kripto dan blockchain-nya.

    Tentu saja, seperti halnya inovasi disruptif lainnya, ada tantangan yang perlu diatasi, termasuk pemahaman investor tentang tokenisasi, kerangka hukum yang terus berkembang, dan keamanan siber.

    Namun, dengan fondasi yang kuat dan visi yang jelas, platform real estat ter-tokenisasi Dubai siap untuk mengubah cara dunia berinvestasi dan memiliki properti.

    Ini adalah era baru di mana aset fisik bertemu dengan teknologi digital, menciptakan peluang yang sebelumnya tidak terbayangkan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Google Permudah Akses Bitcoin dengan Sekali Klik

    Google tengah merancang langkah besar dalam dunia Web3 dengan menghadirkan akses Bitcoin yang lebih mudah bagi pengguna Web2.

    Rencana ini diungkapkan oleh Kyle Song, Spesialis Web3 Google, yang menginginkan semua transaksi Bitcoin bisa dilakukan hanya dengan satu akun Google, cukup sekali klik.

    Seperti yang telah diketahui, saat ini untuk mengakses Bitcoin membutuhkan dompet kripto, frasa pemulihan, dan manajemen kunci privat yang cukup rumit bagi pengguna awam.

    Dilaporkan Altcoinbuzz pada Kamis (20/2), Google berusaha menyederhanakan proses ini dengan mengintegrasikan transaksi Bitcoin ke dalam layanan akunnya.

    Dengan begitu, pengguna dapat membeli, menjual, dan mengirim BTC hanya dengan login menggunakan akun Google mereka.

    Meskipun detail teknis masih dirahasiakan, Song menegaskan bahwa Google sedang mengembangkan cara untuk menghubungkan layanan tradisionalnya dengan teknologi blockchain.

    Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan hambatan teknis dan menarik lebih banyak pengguna ke dunia kripto.

    Dampak Besar bagi Adopsi Bitcoin

    Adopsi massal Bitcoin masih menjadi tantangan besar. Meskipun jutaan orang telah memiliki aset kripto, banyak yang masih ragu karena kompleksitas penggunaannya.

    Jika Google berhasil menerapkan fitur ini, maka transaksi Bitcoin bisa semudah mengirim email. Hal ini berpotensi membawa kripto ke pasar yang lebih luas.

    Selain itu, dukungan dari tokoh besar juga meningkatkan kepercayaan terhadap Bitcoin. Howard Lutnick, mantan Menteri Perdagangan di era Trump jilid pertama, telah menginvestasikan ratusan juta dolar dalam Bitcoin dan memperkirakan nilainya akan terus meningkat hingga miliaran dolar.

    Dukungan dari figur publik ini semakin memperkuat kepercayaan terhadap masa depan Bitcoin sebagai aset investasi utama. Upaya Google untuk mengintegrasikan Bitcoin ke dalam ekosistem Web2 bisa menjadi titik balik dalam adopsi kripto secara global.

    Dengan menjadikan transaksi Bitcoin semudah login ke Gmail, Google berpotensi membuka gerbang bagi lebih banyak pengguna untuk memasuki dunia aset digital.

    Jika berhasil, ini bisa menjadi langkah revolusioner dalam perjalanan Bitcoin menuju penggunaan yang lebih luas dan mainstream.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Litecoin (LTC) Naik 12,8% dalam Sehari, ETF Segera Disetujui?

    Litecoin (LTC) mengalami lonjakan harga sebesar 12,88% dalam sehari, mencapai angka $139,41 (Rp 2,2 juta).

    Mengacu pada laporan Cryptotimes, dalam satu minggu terakhir, harga Litecoin telah meningkat hingga 18%, didorong oleh optimisme seputar kemungkinan persetujuan ETF Litecoin.

    Litecoin Menjadi Sorotan InvestorSaat ini, Litecoin memiliki kapitalisasi pasar sebesar $10,53 miliar (Rp 171 triliun) dengan volume perdagangan dalam 24 jam yang melonjak 70,94% menjadi $1,86 miliar (Rp 30,3 miliar).

    Tentu saja, lonjakan ini menunjukkan bahwa investor semakin memperhatikan potensi Litecoin, terutama terkait kemungkinan hadirnya ETF.

    Upaya Nasdaq dan CoinShares

    Pada 10 Februari, Nasdaq mengajukan permohonan ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mencatatkan dua ETF kripto baru dari CoinShares, yaitu untuk Litecoin dan XRP. Pengajuan ini menjadi langkah penting dalam memperkenalkan produk keuangan berbasis kripto yang lebih teratur.

    Di sisi lain, optimisme terkait ETF Litecoin semakin menguat setelah analis Bloomberg memperkirakan bahwa ETF ini memiliki peluang lebih besar untuk disetujui pada 2025 dibandingkan mata uang kripto lainnya. Sentimen positif ini menyebar luas di media sosial. Sehingga semakin mendorong kenaikan harga LTC.

    Pergerakan Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tokocrypto.

    Selain Nasdaq dan CoinShares, Grayscale Investments juga mengajukan permohonan ETF kripto, termasuk Litecoin, ke SEC pada 25 Januari.

    ETF Litecoin

    ETF ini akan memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap aset digital tanpa harus memilikinya secara langsung.Di sisi lain, Monochrome Asset Management dari Australia juga telah mengajukan aplikasi untuk Monochrome Litecoin ETF (LTCC).

    ETF ini dirancang untuk memberikan akses terhadap Litecoin dalam lingkungan yang lebih teregulasi, melengkapi produk mereka yang sudah ada seperti Bitcoin ETF (IBTC) dan Ethereum ETF (IETH).

    Dengan berbagai pengajuan ETF yang terus berlangsung, Litecoin semakin menarik perhatian pasar. Jika persetujuan ETF ini terwujud, harga LTC bisa terus mengalami peningkatan, memberikan peluang investasi yang lebih luas bagi para pelaku pasar kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meroket, Nilai TVL BNB Tembus Rp 10,8 Miliar!

    BNB Smart Chain mencatat volume transaksi tertinggi dibandingkan dengan blockchain lainnya dalam sebulan terakhir.

    Hal ini beriringan dengan lonjakan Total Value Locked (TVL) sebesar USD 665 juta atau setara Rp 10,8 miliar, yang menandakan meningkatnya kepercayaan investor terhadap aset kripto ini.

    Menurut data dari DeFiLlama, TVL BNB mengalami kenaikan dari USD 4,89 miliar (Rp 79,6 triliun) pada 3 Februari menjadi USD 5,56 miliar (Rp 90,4 triliun) saat ini.

    Pertumbuhan ini menunjukkan minat yang meningkat terhadap ekosistem Binance Coin (BNB). Sementara blockchain lain seperti Solana (SOL), Ethereum (ETH), dan Arbitrum (ARB) justru mengalami penurunan volume.

    Volume Pembelian Meningkat di Bursa

    Sementara itu, Ambcrypto menyebutkan bahwa lonjakan pembelian BNB juga terlihat di bursa kripto utama seperti Binance dan OKX.

    Rasio Taker Buy Sell di kedua platform ini melonjak di atas 1, dengan nilai masing-masing 1,727 dan 2,33. Ketika rasio ini berada di atas 1, itu menandakan bahwa permintaan beli lebih tinggi dibandingkan dengan volume jual, yang berkontribusi pada reli harga BNB.

    Di sisi lain, kontrak derivatif yang belum terselesaikan atau Open Interest BNB juga mengalami kenaikan sebesar 1,78%, dengan total nilai mencapai USD 866,7 juta (Rp 14 triliun).

    Peningkatan ini mengindikasikan bahwa para trader masih memiliki keyakinan terhadap potensi kenaikan harga BNB dalam waktu dekat.

    Namun pada 10 hingga 16 Februari, terjadi lonjakan arus masuk bersih (exchange netflow) sebesar USD 142 juta (Rp 14 triliun). Jumlah ini juga menjadi angka tertinggi sejak Mei 2021.

    Biasanya, peningkatan netflow mengindikasikan aksi jual besar-besaran. Namun, meskipun terjadi tekanan jual di pasar spot, harga BNB tetap naik 10%. Ini menunjukkan bahwa ada permintaan kuat untuk menyerap penjualan tersebut.

    Prospek BNB

    Jika tren permintaan ini terus berlanjut, BNB berpotensi mencapai harga yang lebih tinggi di minggu-minggu mendatang. Kenaikan TVL, volume beli yang meningkat, serta kepercayaan pasar yang tetap kuat membuat BNB berada dalam jalur bullish.

    Dengan momentum ini, BNB bisa menjadi aset yang menarik bagi investor yang mencari keuntungan dari pergerakan harga di pasar kripto. Dengan lonjakan TVL dan volume beli yang tinggi, BNB menunjukkan tanda-tanda pemulihan kepercayaan investor.

    Apakah momentum ini akan terus berlanjut? Pada dasarnya tetap pantau secara kontinyu perkembangan pasar untuk mendapatkan peluang terbaik.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 11,2 Juta Token Solana Bakal Dilelang FTX

    FTX, bursa kripto yang sudah tutup pada tahun 2022 lalu, akan membuka lelang 11,2 juta token Solana (SOL) pada 1 Maret 2025.

    Dilansir dari Cryptopolitan pada Selasa (18/2), nilai aset tersebut mencapai sekitar USD 2,06 miliar atau setara Rp 33,5 triliun.

    Lelang ini juga mengikuti serangkaian lelang kebangkrutan FTX, yang di mana 41 juta SOL telah dijual. Pembukaan lelang ini terjadi di tengah proses pengembalian dana kreditor yang dimulai pada 18 Februari 2025.

    Lelang SOL dan Keuntungan Investor BesarDalam tiga lelang yang dilakukan FTX, Galaxy Digital menjadi pembeli terbesar dengan akuisisi 25,52 juta SOL seharga USD 64 atau setara Rp 1,1 juta per token.

    Seiring kenaikan harga Solana sejak kebangkrutan FTX, investasi Galaxy kini menghasilkan keuntungan sekitar 187%. Selain itu, Pantera dan konsorsiumnya memperoleh 13,67 juta SOL dengan harga USD 95 atau setara Rp 1,5 juta per token, sehingga memberikan keuntungan sekitar 93%.

    Pembeli lainnya mendapatkan 1,8 juta SOL dengan harga USD 102 atau setara Rp 1,6 juta, yang masih menghasilkan laba 80%.

    Pembayaran Kreditor FTX DimulaiProses pengembalian dana untuk kreditor FTX resmi dimulai pada 18 Februari 2025. Tahap pertama mencakup pembayaran senilai USD 1,2 miliar (Rp 19,5 triliun) kepada akun dengan klaim di bawah USD 50.000 (Rp 813 juta).

    Kreditor yang memiliki klaim lebih besar berpotensi mendapatkan 175% dari klaim awal mereka dalam tahap berikutnya pada kuartal kedua 2025.

    BitGo, perusahaan kustodian kripto, ditunjuk untuk menangani distribusi dana. Skema pembayaran ini merupakan bagian dari rencana reorganisasi FTX yang mulai berlaku pada 3 Januari 2025, dengan batas waktu 60 hari untuk menyelesaikan seluruh pembayaran.

    Kontroversi Harga Kredit yang Dinilai Tidak Adil

    Komunitas kripto mengkritik mekanisme pembayaran FTX karena menggunakan harga aset dari November 2022, saat bursa ini bangkrut.

    Misalnya, harga Bitcoin saat ini mencapai USD 97.988 (Rp 1,5 miliar), jauh di atas batas pengembalian USD 20.000 (Rp 325 juta) yang ditetapkan FTX.

    Hal ini menyebabkan banyak pemegang Bitcoin merasa kehilangan potensi keuntungan besar. Hal serupa terjadi pada Solana, yang telah melonjak drastis lebih dari 700% sejak FTX bangkrut, dari harga sekitar USD 22 (Rp 357 ribu) menjadi lebih dari USD 180 (Rp 2,9 juta).

    Para kreditor menilai sistem ini tidak adil karena mereka tidak bisa menikmati kenaikan harga aset yang mereka simpan di FTX sebelum kebangkrutannya.

    Dampak Kebangkrutan FTX dan Hukuman Sam Bankman-Fried

    Kebangkrutan FTX pada 2022 menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah kripto. Investigasi mengungkap kesalahan manajemen dan penipuan besar-besaran, yang berujung pada hukuman 25 tahun penjara bagi pendiri FTX, Sam Bankman-Fried.

    Sam dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan kejahatan keuangan, termasuk penipuan dan pencucian uang. Beberapa pihak percaya bahwa Bankman-Fried menggunakan pengaruhnya untuk melobi pejabat tinggi guna menghindari penangkapan.

    Bahkan, kabarnya orang tuanya telah bernegosiasi dengan Gedung Putih untuk meminta pengampunan dari Presiden Donald Trump.

    Dengan unlock besar-besaran Solana oleh FTX ini, pasar kripto kemungkinan akan melihat volatilitas tinggi, terutama bagi investor yang telah mengamati perkembangan harga SOL sejak kebangkrutan FTX.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Terancam Anjlok? 2 Juta Token Banjiri Bursa Kripto

    Dunia mata uang kripto tak pernah sepi dari gejolak, dan kali ini, sorotan tertuju pada harga Pi Coin yang terus merosot.

    Aset digital yang dibangun di atas konsep penambangan melalui ponsel ini menghadapi potensi tekanan jual yang signifikan.

    Kabar terbaru yang beredar luas adalah masuknya sekitar 2 juta token Pi ke bursa kripto sentralistik (CEX), sebuah sinyal kuat akan adanya gelombang aksi jual yang berpotensi menekan harga Pi Coin.

    Indikasi Penjualan Besar-besaran dari On-Chain Data

    Menurut data on-chain terbaru, pergerakan token Pi dalam jumlah besar menuju bursa menjadi perhatian utama para analis dan investor.

    Dalam 24 jam terakhir saja, terdeteksi adanya perpindahan sekitar 4 juta Pi Coin ke bursa OKX.

    Angka ini mencengangkan, mengingat total aliran masuk ke bursa mencapai lebih dari 1,3 juta token secara keseluruhan.

    Perbedaan angka ini mungkin menunjukkan aktivitas perdagangan yang sangat terfokus atau transaksi besar yang melibatkan jumlah koin yang sangat besar.

    Aksi perpindahan token dalam jumlah besar ke bursa kripto sentralistik sering diinterpretasikan sebagai indikator niat para pemegang untuk menjual aset mereka.

    Investor umumnya memindahkan token dari dompet pribadi ke bursa ketika mereka berencana untuk menukarkannya dengan mata uang fiat (seperti Dolar AS atau Rupiah) atau aset kripto lainnya.

    Jika volume penjualan ini masif, pasokan token Pi yang tersedia untuk diperdagangkan di bursa akan meningkat secara drastis, dan jika permintaan tidak mengimbanginya, harga Pi Coin bisa mengalami tekanan penurunan yang signifikan.

    Posisi Pi Coin di Pasar Kripto

    Pi Coin telah menarik perhatian besar sejak kemunculannya, terutama karena model penambangan yang unik dan mudah diakses melalui aplikasi seluler.

    Ini memungkinkan jutaan pengguna di seluruh dunia untuk “menambang” Pi tanpa memerlukan perangkat keras khusus atau konsumsi energi yang tinggi.

    Namun, status “mainnet terbuka” Pi Network masih menjadi perdebatan, dan token Pi belum diperdagangkan secara luas di bursa-bursa besar dengan likuiditas tinggi seperti Bitcoin atau Ethereum.

    Beberapa bursa memang telah mencatatkan Pi Coin sebagai IOU (I Owe You) atau kontrak berjangka, yang berarti perdagangan yang terjadi adalah spekulasi nilai Pi di masa depan, bukan token Pi yang sebenarnya.

    Aliran 2 juta token ini kemungkinan besar merujuk pada token Pi yang telah “unlocked” atau yang siap untuk diperdagangkan di platform yang memiliki fasilitas untuk itu.

    Baca Juga: Harga Pi Coin Terjun Bebas di Bawah $0,58, Apa yang Terjadi?

    Dampak Potensial terhadap Harga Pi Coin

    Jika 2 juta token Pi ini benar-benar dijual secara aktif di pasar, beberapa skenario bisa terjadi:

    • Penurunan Harga Cepat: Peningkatan pasokan yang tiba-tiba di bursa tanpa diimbangi permintaan yang kuat dapat menyebabkan harga Pi Coin anjlok dalam waktu singkat.
    • Volatilitas Tinggi: Periode ini kemungkinan akan ditandai dengan volatilitas harga yang ekstrem, karena pasar mencoba menemukan titik keseimbangan baru antara penawaran dan permintaan.
    • Sentimen Negatif: Berita tentang aksi jual besar-besaran dapat memicu sentimen negatif di kalangan komunitas Pi Coin, yang bisa memperburuk tekanan jual.

    Apa yang Harus Dilakukan Investor?

    Bagi para pemegang Pi Coin, situasi ini menyoroti pentingnya untuk selalu mengikuti perkembangan dan memahami dinamika pasar.

    Mengingat status unik Pi Network yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan pasar kripto yang lebih luas, pergerakan token dalam jumlah besar menjadi sangat sensitif. Penting bagi investor untuk:

    • Melakukan Riset Mendalam: Pahami secara jelas status Pi Network, mekanisme penambangan, dan bagaimana token Pi dapat diperdagangkan (jika memungkinkan).
    • Waspada terhadap Spekulasi: Hindari mengambil keputusan berdasarkan desas-desus atau informasi yang tidak terverifikasi.
    • Pertimbangkan Risiko: Pasar kripto sangat fluktil, dan investasi di aset seperti Pi Coin, yang masih dalam fase pengembangan dan memiliki likuiditas terbatas, memiliki risiko yang lebih tinggi.

    Meskipun Pi Coin telah membangun komunitas yang sangat besar dan setia, tantangan untuk bertransaksi di bursa utama dan tekanan jual yang potensial dari token yang masuk ke CEX akan menjadi ujian penting bagi masa depan nilai aset ini.

    Perkembangan selanjutnya dari kasus ini akan sangat dinanti untuk melihat apakah Pi Coin dapat menahan tekanan atau menghadapi koreksi harga yang signifikan.

    Baca Juga: Tonggak Penting Pi Network: Peluncuran Futures di Kraken


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Swing Trading dan Bagaimana Cara Swing Trading Crypto?

    Seperti namanya, swing trading merupakan salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat dengan memanfaatkan pergerakan harga aset yang fluktuatif, layaknya gerakan ayunan dari bawah ke atas dan dari atas ke ke bawah.

    Strategi ini cocok bagi kamu yang ingin aktif di pasar tanpa harus memantau grafik sepanjang hari.

    Lalu apa itu sebenarnya swing trading dan bagaimana cara untuk melakukan swing trading? Simak penjelasannya di bawah ini.

    Apa Itu Swing Trading?

    Swing trading adalah strategi perdagangan yang memanfaatkan fluktuasi harga dalam jangka waktu pendek. Biasanya, seorang swing trader akan menahan posisi selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Tujuan utama dari swing trading adalah menangkap “ayunan harga” atau price swing, yaitu momentum saat harga naik atau turun secara signifikan.

    Berbeda dengan day trading yang melakukan jual beli dalam satu hari dan scalping yang bermain dalam hitungan menit, swing trading lebih fleksibel. Trader tidak perlu terus menerus memantau layar komputer. Mereka cukup melakukan analisa teknikal secara rutin dan mengikuti perkembangan pasar.

    Bagaimana Cara Swing Trading Bekerja?

    Melakukan swing trading biasanya diawali dengan mengidentifikasi potensi “ayunan harga” melalui analisis teknikal. 

    Traders akan melakukan identifikasi melalui grafik harga, trend lines, level support dan resistance dan berbagai indikator lain yang memungkin untuk memperkirakan momentum pergerakan harga dalam jangka waktu tertentu.

    Setelah melakukan identifikasi pergerakan harga yang berpotensi untuk melakukan swing trade, para trader akan menetapkan harga entry, stop-loss dan target sebelum melakukan eksekusi trading.

    Manajemen risiko juga biasanya akan diterapkan untuk membatasi berapa risiko yang bisa diambil, umumnya swing trader menggunakan risk-reward ratio sebesar 1:2 atau 1:3 yang berarti potensi keuntungan minimal dua kali lipat dari risiko yang diambil. 

    Baru setelah semua analisis dan strategi dilakukan, trader akan membuka posisi dan jika harga bergerak mendekati target yang telah ditentukan, trader bisa mempertimbangkan untuk menggunakan dollar cost averaging untuk keluar dari pasar, yang memungkinkan mengambil keuntungan sambil tetap memberikan ruang bagi potensi kenaikan lebih lanjut.

    Trader juga akan memantau indikator teknikal secara berkala untuk mendeteksi tanda-tanda pelemahan momentum. Jika harga menunjukkan sinyal reversal atau mulai mendekati area resistance yang kuat, trader dapat mengambil keputusan untuk keluar lebih awal guna mengamankan profit sebelum tren berbalik arah.

    Keuntungan dan Kekurangan Swing Trading

    Keuntungan

    Potensi Keuntungan

    Swing trading memungkinkan trader untuk mengoptimalkan pergerakan harga dalam jangka pendek hingga menengah, biasanya dalam beberapa hari hingga minggu. 

    Dengan menangkap ayunan harga antara 5% hingga 20% per transaksi, strategi ini memberikan peluang keuntungan yang lebih sering dibandingkan investasi jangka panjang. 

    Waktu yang Lebih Fleksibel

    Berbeda dengan day trading yang membutuhkan pemantauan pasar setiap saat, swing trading lebih fleksibel karena memungkinkan trader untuk menganalisis pasar dan menyiapkan strategi di luar jam kerja. 

    Trader dapat membuat keputusan di malam hari atau akhir pekan, lalu memantau posisi hanya 1-2 jam per hari, membuatnya ideal bagi mereka yang memiliki pekerjaan utama atau aktivitas lain.

    Kekurangan

    Risiko Overnight 

    Karena swing trade dilakukan dalam jangka pendek hingga menengah, kemungkinan harga bergerak volatil saat trader sedang tidur atau tidak memantau chart bisa berpotensi menyebabkan perubahan tren yang tidak terduga, yang bisa berdampak pada posisi trading yang sedang berjalan.

    Volatilitas pasar sering kali terjadi akibat rilis berita penting, kebijakan ekonomi, atau kejadian global yang tidak terprediksi.

    Risiko Kehilangan Tren Jangka Panjang

    Karena fokus pada pergerakan harga jangka pendek, swing trader mungkin melewatkan peluang keuntungan yang lebih besar dari tren jangka panjang.

    Trader yang keluar terlalu cepat mungkin kehilangan potensi profit yang lebih besar dibandingkan investor jangka panjang.

    Strategi Swing Trading yang Sering Digunakan

    Berikut beberapa indikator yang sering digunakan saat melakukan swing trading.

    • Pullback Tren: Masuk saat harga mundur sementara dari tren kuat, lalu kembali naik. Entry biasanya saat menyentuh MA 8 atau memantul dari MA 20.
    • Support dan Resistance: Beli saat harga menyentuh support, jual saat mencapai resistance. Strategi ini mengandalkan zona harga historis.
    • Breakout: Masuk saat harga menembus batas konsolidasi. Breakout di atas resistance atau di bawah support sering memicu lonjakan harga.
    • Fibonacci Retracement: Gunakan level Fibonacci (23,6%, 38,2%, 61,8%) untuk memprediksi koreksi sebelum tren berlanjut. Efektif jika sejajar dengan support/resistance lain.
    • Pola Grafik: Pola seperti head-and-shoulders, double top/bottom, atau flag membantu mengidentifikasi peluang entry dan mengelola risiko.

    Swing Trading Cocok untuk Siapa?

    Swing trading cocok untuk kamu yang ingin aktif trading namun tetap fleksibel secara waktu. Seperti:

    • Pekerja kantoran atau profesional sibuk yang tidak punya waktu memantau chart seharian.
    • Trader pemula yang ingin belajar menganalisis pasar tanpa tekanan waktu seperti pada day trading.
    • Investor jangka menengah yang ingin menambah strategi aktif selain HODLing.
    • Trader dengan modal terbatas karena strategi ini tidak membutuhkan banyak transaksi per hari.
    • Orang yang sabar dan disiplin, karena swing trading menuntut kesabaran dalam menunggu momen entry dan exit yang tepat.

    Namun, swing trading kurang cocok bagi kamu yang:

    • Suka aksi cepat seperti scalping
    • Tidak nyaman menahan posisi lebih dari satu hari
    • Sulit mengelola emosi saat pasar bergerak drastis
    • Overthinking saat meninggalkan posisi dalam posisi masih open

    Masih bingung soal swing trading? Gabung komunitas Tokocrypto di Telegram dan buka diskusi hingga tanya jawab santai bareng ribuan trader lainnya GRATIS! Daftar di sini: https://t.me/TokocryptoOfficial

    Di Mana Bisa Melakukan Swing Trading Crypto?

    Kamu bisa mulai swing trading crypto lewat aplikasi Tokocrypto, hanya dengan deposit minimal Rp20.000. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan proses deposit mudah via transfer bank atau e-wallet, Tokocrypto menjadi satu pilihan terbaik bagi kamu yang ingin melakukan swing trading atau pun investasi crypto.

    Mulai swing trading atau investasi aset crypto sekarang!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

    Sumber:

    Investopedia. 2025. “What Is Swing Trading?”

    Forbes. 2025. “What Is Swing Trading And Is It Profitable?”.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aktivitas Jaringan XRP Anjlok 95%: Apa yang Terjadi?

    Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan komunitas kripto, aktivitas jaringan XRP mengalami penurunan drastis sebesar 95% dalam enam bulan terakhir.

    Data dari XRP Scan menunjukkan bahwa jumlah akun baru harian yang dibuat di jaringan XRP turun dari puncaknya sebanyak 30.641 akun pada 2 Desember 2024 menjadi hanya 1.822 akun pada 25 Mei 2025.

    Penurunan Aktivitas Jaringan

    Penurunan signifikan dalam pembuatan akun baru ini mencerminkan berkurangnya minat pengguna terhadap ekosistem XRP.

    Meskipun ada perkembangan positif seperti kemajuan dalam kasus hukum antara Ripple dan SEC serta antisipasi persetujuan ETF spot XRP pada tahun 2025, aktivitas jaringan tetap lesu.

    Baca Juga: Harga XRP Tetap Anjlok Meski Ada Kabar Positif: Apa yang Terjadi?

    Analisis Harga XRP: Stabilitas atau Ancaman?

    Pada saat artikel ini ditulis, harga XRP berada di kisaran $2,28, mengalami penurunan 2,87% dalam 24 jam terakhir dan lebih dari 6% dalam sepekan.

    Secara teknikal, rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 50 hari XRP berada di $2,24, sementara SMA 200 hari berada di $1,91, menunjukkan tren jangka panjang yang masih bullish.

    Namun, konsolidasi harga di sekitar SMA jangka pendek dapat mengindikasikan fase konsolidasi atau bahkan koreksi lebih lanjut. Analis pseudonim RishHad mencatat bahwa XRP menunjukkan kekuatan baru, mengisyaratkan potensi breakout di atas level $3.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

    Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi penurunan aktivitas jaringan XRP meliputi:

    • Ketidakpastian Regulasi: Meskipun ada kemajuan dalam kasus hukum Ripple vs. SEC, ketidakpastian yang berkelanjutan dapat menahan minat investor baru.
    • Persaingan dari Proyek Lain: Munculnya proyek-proyek blockchain baru dengan fitur-fitur inovatif dapat mengalihkan perhatian pengguna dari XRP.
    • Kurangnya Inovasi: Kurangnya pembaruan atau fitur baru yang menarik dalam ekosistem XRP dapat menyebabkan stagnasi minat pengguna.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Apa yang Harus Diperhatikan Selanjutnya?

    Investor dan pengamat pasar disarankan untuk memperhatikan beberapa indikator kunci:

    • Level Dukungan Kritis: Level $1,91 telah menjadi dukungan horizontal yang kuat secara historis. Penurunan di bawah level ini dapat membatalkan struktur bullish dan menandakan kondisi bearish.
    • Perkembangan Kasus Hukum: Setiap perkembangan dalam kasus Ripple vs. SEC dapat mempengaruhi sentimen pasar secara signifikan.
    • Persetujuan ETF: Persetujuan ETF spot XRP oleh SEC dapat menjadi katalis positif bagi harga dan aktivitas jaringan.

    Penurunan aktivitas jaringan XRP sebesar 95% merupakan sinyal peringatan bagi komunitas dan investor.

    Meskipun ada faktor-faktor positif di horizon, seperti potensi persetujuan ETF dan penyelesaian kasus hukum, ketidakpastian yang berkelanjutan dan kurangnya inovasi dapat terus menekan minat pengguna.

    Pemantauan ketat terhadap indikator teknikal dan perkembangan regulasi akan menjadi kunci dalam menentukan arah selanjutnya bagi XRP.

    Baca Juga: VolatilityShares Luncurkan ETF Futures XRP Pertama di AS



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pakistan Alokasikan 2.000 MW Listrik untuk Penambangan Bitcoin dan AI

    Pakistan telah mengumumkan alokasi 2.000 megawatt (MW) listrik untuk mendukung aktivitas penambangan Bitcoin dan pengembangan kecerdasan buatan (AI).

    Langkah ini menandai komitmen negara tersebut dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi.

    Transformasi Energi untuk Teknologi Digital

    Dengan mengalokasikan 2.000 MW listrik, Pakistan menunjukkan keseriusannya dalam mendukung sektor teknologi digital.

    Penambangan Bitcoin, yang memerlukan daya komputasi tinggi, dan pengembangan AI, yang membutuhkan infrastruktur energi yang stabil, akan mendapat manfaat langsung dari kebijakan ini.

    Baca Juga: TradingShot: Bitcoin Berpotensi Tembus $200.000 di Akhir 2025

    Potensi Ekonomi dan Inovasi

    Investasi dalam penambangan Bitcoin dan AI dapat membuka peluang ekonomi baru bagi Pakistan.

    Penambangan kripto dapat menghasilkan pendapatan tambahan melalui ekspor digital, sementara pengembangan AI dapat meningkatkan efisiensi di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan pertanian.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tantangan dan Pertimbangan

    Meskipun langkah ini menjanjikan, Pakistan perlu mempertimbangkan tantangan yang mungkin timbul, seperti dampak lingkungan dari penambangan kripto dan kebutuhan akan regulasi yang tepat untuk mengatur sektor ini.

    Penggunaan energi yang besar juga harus diseimbangkan dengan kebutuhan energi domestik lainnya.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $111.000: Lonjakan Institusional Dorong Rekor

    Alokasi 2.000 MW listrik untuk penambangan Bitcoin dan AI oleh Pakistan mencerminkan visi negara tersebut dalam memanfaatkan teknologi untuk pembangunan ekonomi.

    Dengan pendekatan yang tepat, langkah ini dapat menjadi pendorong utama bagi transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi di Pakistan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menyala! Harga Token COOKIE Naik 26,52% Dalam 24 Jam

    Dunia kripto terus berkembang dengan hadirnya proyek-proyek inovatif yang menggabungkan teknologi terkini.

    Salah satu proyek yang menarik perhatian adalah Cookie DAO dengan token utilitasnya, COOKIE.

    Token ini telah resmi terdaftar di platform perdagangan kripto terkemuka di Indonesia, Tokocrypto, sejak 23 Januari 2025, dan menawarkan pendekatan unik dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dengan teknologi blockchain.

    Apa Itu Cookie DAO dan Token COOKIE?

    Cookie DAO adalah sebuah organisasi otonom terdesentralisasi yang fokus pada pengumpulan dan pengindeksan data dari agen AI yang berkembang pesat.

    Token COOKIE berfungsi sebagai alat utilitas dalam ekosistem ini, memberikan akses ke bagian eksklusif dari indeks data Cookie DAO dan diperlukan untuk agen yang terhubung melalui API Cookie DAO.

    Selain itu, COOKIE juga berperan sebagai mekanisme tata kelola, memungkinkan pemegang token untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan terkait infrastruktur Cookie DAO.

    Fitur Unggulan Cookie DAO

    1. Infrastruktur Modular: Cookie DAO menawarkan lapisan intelijen waktu nyata yang dapat diskalakan untuk agen AI melalui Cookie Data Swarm, yang memproses sejumlah besar data untuk mendeteksi pola dan tren pasar.
    2. Agen Data Khusus: Terdapat 18 agen data khusus yang fokus pada berbagai aspek intelijen kripto, seperti analitik on-chain, deteksi naratif, dan pemetaan pengaruh.
    3. Integrasi Berbasis API: Infrastruktur ini dapat diakses melalui API, memungkinkan integrasi agen untuk berbagai kasus penggunaan seperti perdagangan dan analisis sentimen.
    4. Skalabilitas dan Prediksi: Infrastruktur modular ini memungkinkan kontributor independen untuk menambahkan ribuan agen, dengan fitur seperti sinyal prediktif dan analitik korelasi harga-sosial.

    Baca Juga: Token COOKIE Naik 26%, Cookie DAO Umumkan Kemitraan Strategis

    Performa Pasar dan Kemitraan Strategis

    Pada 22 Mei 2025, harga COOKIE melonjak hingga 26,52% dalam 24 jam terakhir, mencapai USDT 0,2366, menyusul pengumuman penting dari Cookie DAO terkait kemitraan strategis untuk memperluas ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) pada tahun 2025.

    Volume perdagangan harian mencapai lebih dari 198 juta COOKIE atau senilai USDT 42,7 juta.

    Pengumuman kemitraan ini disampaikan melalui akun resmi Cookie DAO di platform X (@cookiedotfun) pada 21 Mei 2025 lalu.

    Inisiatif ini difokuskan pada peningkatan interoperabilitas lintas rantai dan penguatan kumpulan likuiditas, yang ditujukan untuk memberikan lebih banyak peluang perdagangan bagi investor ritel maupun institusional.

    Selain kemitraan strategis, Cookie DAO juga mengumumkan peluncuran mekanisme staking baru yang dirancang untuk mendorong keterlibatan komunitas dan memberikan insentif kepada pemegang jangka panjang.

    Pergerakan harga Cookie DAO (COOKIE/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cookie DAO (COOKIE/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Teknis dan Adopsi

    Reaksi pasar terhadap pengumuman Cookie DAO terlihat dari lonjakan volume perdagangan dan harga.

    Pasangan COOKIE/BTC tercatat naik 4,7% hanya dalam dua jam pasca pengumuman, dengan volume meningkat 28% di atas rata-rata harian.

    Sementara itu, pasangan COOKIE/ETH juga mengalami lonjakan volume 22% dalam kurun waktu empat jam terakhir.

    Secara teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) untuk COOKIE/BTC pada grafik 4 jam berada di level 68, menunjukkan potensi lanjutan tren kenaikan sebelum memasuki wilayah jenuh beli.

    Data on-chain juga menunjukkan peningkatan 15% jumlah dompet aktif yang memegang token COOKIE dalam 12 jam terakhir, mengindikasikan adopsi yang berkembang.

    Baca Juga: Apa Itu Cookie DAO?

    Token COOKIE dari Cookie DAO menawarkan pendekatan inovatif dalam menggabungkan AI dan blockchain, dengan fokus pada pengumpulan dan analisis data untuk mendukung ekosistem DeFi.

    Dengan fitur-fitur unggulan seperti infrastruktur modular, agen data khusus, dan integrasi berbasis API, serta performa pasar yang positif dan kemitraan strategis yang diumumkan, COOKIE menunjukkan potensi sebagai aset kripto yang menjanjikan.

    Namun, seperti halnya investasi kripto lainnya, penting bagi investor untuk melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan risiko yang ada sebelum berinvestasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com