Tag: bola

  • Cara Memilih Sepatu Olahraga Sesuai Jenis Aktivitas


    Jakarta

    Sepatu menjadi komponen penting saat berolahraga. Jika salah memilih sepatu olahraga, dapat berakibat pada ketidaknyamanan dan dapat memicu cedera.

    Pemilihan sepatu olahraga dapat disesuaikan dengan jenis aktivitas olahraga yang dilakukan, baik itu lari, basket, sepak bola, padel, tenis, hingga badminton.

    Sayangnya, beberapa orang masih bingung dalam menentukan jenis sepatu yang cocok sesuai dengan jenis aktivitas olahraganya. Bagi detikers yang giat berolahraga, pastikan memilih sepatu dengan mengutamakan kenyaman terlebih dahulu dibanding tampilan.


    Lebih lanjut, berikut detikSport telah merangkum cara memilih sepatu olahraga sesuai jenis aktivitas. Yuk, disimak ulasannya di bawah ini.

    1. Utamakan kenyamanan dengan memilih bantalan sesuai kebutuhan

    Bantalan sepatu atau sol menjadi aspek utama yang menunjang kenyamanan saat berolahraga. Untuk olahraga seperti lari, dibutuhkan bantalan yang empuk serta responsif terhadap gerakan. Sementara untuk olahraga angkat beban, dibutuhkan sol yang tidak terlalu tebal agar membuat kaki tetap stabil dan tidak mengganggu postur tubuh.

    2. Mengetahui aktivitas fisik yang dilakukan

    Sebelum mulai membeli sepatu olahraga, detikers perlu mengetahui aktivitas fisik yang akan dilakukan. Jika detikers rutin berolahraga lari, maka jenis sepatu yang dibutuhkan adalah yang memiliki bantalan empuk dan ringan. Namun, jika rutin berolahraga angkat beban, maka dibutuhkan sepatu training yang fleksibel.

    Selain itu, untuk olahraga seperti basket atau sepak bola, dibutuhkan sepatu yang memiliki grip kuat agar kaki tetap aman saat melakukan aktivitas seperti lompatan, berlari, atau gerakan tiba-tiba.

    3. Mengetahui bentuk dan ukuran kaki

    Selain aktivitas olahraga, hal dasar yang perlu diperhatikan yaitu ukuran dan bentuk kaki. Setiap orang memiliki bentuk dan ukuran kaki yang berbeda-beda. Jika detikers memiliki bentuk kaki datar, maka pilihlah sepatu dengan dukungan tambahan untuk mengurangi tekanan dan gerakan berlebih di tengah kaki.

    Jika detikers memiliki bentuk kaki high arch, maka dibutuhkan sepatu dengan bantalan ekstra di bagian tumit dan depan kaki.

    Sebelum mulai membeli, pastikan detikers mencoba sepatu terlebih dahulu dan menyesuaikan dengan ukuran kaki. Setiap merk sepatu memiliki ukuran yang berbeda-beda meskipun pada size ditulis angka yang sama.

    4. Perhatikan bobot dan pilih sepatu yang breathable

    Bobot dan ventilasi sepatu menjadi aspek lain yang perlu diperhatikan. Bobot sepatu yang terlalu berat dapat membuat detikers cepat lelah saat beraktivitas. Untuk itu, pilihlah sepatu dengan bobot yang ringan namun tetap kuat dan stabil.

    Selain bobot, ventilasi juga harus menjadi pertimbangan. Sepatu dengan material yang breathable dapat menjaga sirkulasi udara dan mencegah panas. Hal ini penting bagi detikers yang melakukan aktivitas olahraga dalam jangka waktu yang cukup lama dan rutin.

    5. Utamakan fungsi daripada tampilan

    Tampilan sepatu memang menjadi salah satu aspek penting sebelum memutuskan untuk membelinya. Sepatu dengan tampilan menarik dan keren menjadi nilai plus, terutama bagi detikers yang ingin berolahraga namun tetap ingin terlihat fashionable.

    Namun di samping itu, fungsi dan kenyamanan perlu diperhatikan terlebih dahulu. Jangan sampai sepatu yang detikers pakai terlihat keren namun tidak nyaman saat dipakai.

    Demikianlah beberapa tips dan cara yang dapat detikers terapkan sebelum membeli sepatu olahraga. Dengan sepatu yang sesuai, aktivitas olahraga dapat dilakukan dengan optimal dan menghindari risiko cedera.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Servis Padel Masih Sering Salah? Ini Cara Benarnya Biar Nggak Fault


    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang fokus pada akurasi dan kontrol saat bermain. Setelah memahami aturan dasar bermain padel, detikers perlu memahami lebih lanjut terkait teknik, posisi, hingga cara servis yang benar.

    Dalam olahraga padel, servis buka hanya sekedar langkah untuk memulai poin, namun kesempatan untuk mengambil inisiatif dan menyusun strategi. Meskipun begitu, masih banyak pemain yang mengabaikan teknik servis yang benar saat awal permainan. Padahal jika dilakukan dengan benar, servis padel bisa memberikan tekanan besar pada lawan.

    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai teknik servis padel, detikers dapat menyimak artikel berikut ini.


    Teknik Servis Bermain Padel yang Efektif

    Meskipun sekilas mirip dengan tenis, namun teknik servis pada padel jelas berbeda. Dalam padel, servis dilakukan secara underhand. Teknik ini dilakukan dengan cara memukul bola dari bawah pinggang, cocok bagi pemula atau pemain profesional karena teknik ini dapat menempatkan bola dengan tepat ke arah lawan.

    Dalam teknik ini, bola harus dipantulkan ke tanah terlebih dahulu sebelum dipukul, kemudian diarahkan secara diagonal ke kotak lawan. Pastikan detikers menggunakan kekuatan yang ringan, namun tetap akurat. Hindari pukulan yang terlalu tinggi saat bola dipantulkan.

    Setelah servis, detikers dapat segera mengambil posisi dekat net, untuk bergantian menjaga area belakang dan depan. Hindari “zona kosong” di antara rekan bermain. Komunikasi dan rotasi posisi juga berperan penting setelah selesai melakukan teknik servis dengan benar.

    Selain servis underhand, terdapat beberapa teknik servis padel yang bisa dilakukan agar membuat permainan lebih efektif, yaitu:

    • Teknik Servis Lob, servis ini diarahkan tinggi ke area belakang lawan, bertujuan untuk mengembalikan bola dan memberikan waktu bagi rekan bermain untuk menempati posisi net.
    • Servis Slice, servis dengan memutar pergelangan tangan saat memukul agar sulit untuk diantisipasi lawan.
    • Servis Kuat, servis ini memerlukan kekuatan agar bola dapat melaju secara cepat ke area lawan.
    • Servis Drop, bola dapat dipukul dengan pelan dan dekat ke net lawan. Teknik ini bertujuan untuk mengubah ritme dalam permainan.
    • Servis Body, servis ini diarahkan langsung ke tubuh lawan dan bertujuan untuk membuat lawan sulit mengontrol bola.
    • Servis Kombinasi, gabungan beberapa jenis servis agar lawan kesulitan dalam mengantisipasi bola.
    • Servis Strategis, servis yang menyesuaikan posisi lawan dengan rekan tim.

    Demikianlah rangkuman terkait teknik servis padel yang benar agar permainan dapat berlangsung efektif dan konsisten. Semoga dapat membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Olahraga Hits yang Lagi Naik Daun di Indonesia

    Jakarta

    Belakangan ini, padel menjadi olahraga hits yang tengah naik daun di Indonesia. Berbagai kalangan menyukai olahraga ini, mulai dari remaja, karyawan, hingga publik figur.

    Ketenaran padel sudah naik semenjak banyak para selebriti dan influencer menyenangi olahraga ini dan membagikannya di media sosial. Hingga kini, olahraga hits tersebut masih digemari masyarakat dengan banyaknya komunitas dan lapangan padel yang berdiri di berbagai daerah. Namun, tahukah detikers, apa sebenarnya olahraga padel?

    Berdasarkan sejarahnya, olahraga ini sudah populer di kalangan masyarakat Meksiko pada tahun 1980-1990.


    Padel sering dinilai mirip dengan olahraga lainnya seperti tenis dan squash. Meskipun begitu, olahraga yang tengah booming ini ternyata memiliki kekhasannya sendiri, terutama pada alat dan perlengkapan yang digunakan.

    Apa Itu Olahraga Padel?

    Padel adalah sejenis olahraga raket yang berupa gabungan antara tenis dan squash. Olahraga ini biasanya dimainkan secara doubles atau dua pasangan dengan lokasi bermain berupa lapangan tertutup yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis.

    Mengutip dari Lawn Tennis Association (LTA), persamaan antara tenis dan padel hanya pada penilaiannya saja, sisanya banyak terdapat perbedaan. Lapangan padel dirancang untuk 4 pemain dengan ukuran sekitar 25% lebih kecil dari lapangan tenis.

    Tempo permainan olahraga ini juga disesuaikan dengan ukuran lapangannya yang lebih kecil. Oleh karenanya, padel akan sulit jika dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat Terbentuknya Olahraga Padel

    Mengutip dari detikEdu. Olahraga padel pertama kali ditemukan di Meksiko dengan seorang penggemar tenis bernama Enrique Corcuera pada 1969.

    Pada masa itu, Enrique bersama istrinya tidak mempunyai lahan yang cukup luas untuk membangun lapangan. Oleh karenanya, ia mulai merancang lapangan tenis versi kecil dengan ukuran 20 x 10 meter di belakang rumahnya, di Puerto de Acapulco, Guerrero, Meksiko.

    Lapangan yang dibuat Enrique ini kini dianggap sebagai lapangan padel pertama. Olahraga tersebut pun dinamai “paddle Corcuera” yang dalam bahasa Spanyol berarti dayung atau raket Corcuera.

    Pada awal 1970-an, olahraga padel sudah tersebar di beberapa negara seperti Spanyol, Argentina, Uruguay, Prancis, Kanada, dan Amerika Serikat. Olahraga ini dipopulerkan oleh Pangeran Alfonso dari Hohenlohe-Langenburg, Spanyol yang menghabiskan waktu liburannya bermain padel bersama Enrique.

    Pada 1998, terbentuklah asosiasi padel nasional pertama bernama “Asociación Padel Argentino” yang kemudian mengadakan kompetisi pada Januari 1998 di Mar del Plata, Buenos Aires.

    Selang beberapa tahun kemudian, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Pdel Federation (IPF) di Madrid, 21 Juli 1991.

    Pada tahun 2000-an, kejuaraan padel mulai digelar di berbagai negara dengan kelompok umur yang berbeda-beda. Hingga kini, padel sudah dimainkan oleh puluhan juta orang dari ratusan negara di seluruh dunia.

    Aturan Cara Bermain Padel

    Sebelum detikers mulai bermain padel, perlu dipahami terlebih dahulu aturan sistem permainan padel, berikut beberapa hal yang perlu diketahui.

    • Jumlah pemain pada olahraga padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing diisi oleh dua orang.
    • Lapangan padel berukuran 20 x 10 meter.
    • Permainan diawali dengan memukul bola ke area servis lawan melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.
    • Jika bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka pihak lawan mendapatkan poin.
    • Sistem penilaian padel menggunakan skema 15-30-40.
    • Apabila terjadi deuce, setiap tim perlu merebut dua poin untuk menang.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai olahraga padel, mulai dari sejarah hingga aturan bermainnya. Semoga membantu detikers yang mulai menekuni olahraga hits ini, ya!

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga padel yang lagi naik daun di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Tren Baru Jakarta! Ini Daftar Lapangan Padel yang Bisa Kamu Sewa per Jam

    Jakarta

    Belakangan ini, olahraga padel menjadi tren di kalangan publik. Olahraga ini sempat ramai di sosial media sebab digandrungi kalangan artis hingga influencer. Ketenarannya membuat beberapa lokasi di perkotaan kini diisi dengan lapangan padel.

    Lapangan padel memiliki ukuran sepertiga lebih kecil dibandingkan lapangan tenis, dengan dinding yang tertutup, memungkinkan bola dapat memantul dimana saja.

    Terdapat banyak lokasi bermain padel di Jakarta dengan harga sewa yang bervariasi, tergantung pada fasilitas dan waktu bermainnya.

    Berikut detikSport rangkum daftar lapangan padel yang bisa detikers sewa per jam, lengkap dengan alamat dan harganya.

    1. Pondok Indah Padel Club

    Lokasi bermain padel selanjutnya yaitu Pondok Indah Padel Club (PIPC). Tempat bermain padel ini terletak di Jalan RC. Veteran Raya, Bintaro, Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan.

    detikers dapat beramai-ramai mengunjungi lokasi ini karena PIPC menyediakan fasilitas berupa 9 lapangan padel lengkap dengan ruang tunggunya. Tidak perlu takut jika lupa membawa perlengkapan bermain, karen PPIC menyediakan pro shop dengan peralatan padel yang super lengkap.

    Harga sewa lapangan di PPIC yaitu mulai Rp 450 ribu per jam. detikers dapat mengunjungi instagram @pipcofficial untuk info lebih lengkap.

    2. Racquet Padel Club

    Racquet Padel Club juga menjadi salah satu lokasi bermain padel dengan fasilitas yang lengkap. Tempat bermain padel ini berlokasi di Jalan M.P.R. III Dalam No.4, RT.4/RW.13, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan.

    Di Racquet Padel Club, detikers dapat memilih lokasi bermain sesuai preferensi sebab tempat ini menyediakan 4 lapangan semi outdoor dan indoor. Tak hanya itu, detikers juga dapat rehat sejenak di cafe dan kolam renang yang telah disediakan.

    Tidak perlu takut untuk membawa anak-anak ikut bermain, karena lokasi ini ramah anak-anak dan pemula. Ada juga area pet-friendly sehingga detikers dapat membawa hewan peliharaan ke lokasi ini.

    Untuk harga sewa lapangan, detikers hanya perlu menyediakan uang mulai dari Rp75 ribu per satu kali sesi bermain. Untuk informasi lebih lanjut, detikers dapat mengunjungi situs racquetpadelclub.com.

    3. Sunrise Padel

    Bagi detikers yang menginginkan suasana bermain padel di dalam ruangan tanpa gangguan dan kebisingan dari luar, Sunrise Padel dapat menjadi pilihan. Lapangan padel ini berlokasi di Jl. Surya Wahana No.10, Kedoya Utara, Jakarta Barat.

    Tak hanya bermain, bagi detikers yang ingin belajar sampai mahir, Sunrise Padel menyediakan coach profesional yang siap mendampingi. Detikers hanya perlu menjadwalkan sesi dengan para coach dan merogoh mulai Rp660 ribu per jam.

    Harga sewa di Sunrise Padel ditetapkan sebesar Rp340 ribu per jam.

    4. Orange Garden Padel

    Orange Garden Padel Club menjadi rekomendasi lapangan padel selanjutnya. Tempat bermain padel ini berlokasi di Kebon Jeruk Intercon Blok M.

    Berbagai fasilitas yang dapat dinikmati mulai dari empat lapangan padel indoor lengkap dengan area makan dan parkir. Bagi detikers yang ingin menyewa lapangan, Orange Garden Padel Club menetapkan harga mulai Rp380 ribu per jam.

    Untuk mengetahui jadwal hingga ketersediaan sesi, detikers dapat mengunjungi Instagram @ogpadel.id.

    5. Wins Arena Kuningan

    Salah satu lapangan padel yang menawarkan harga kompetitif yaitu Wins Arena Kuningan. Lokasi bermain padel ini terletak di Jalan Prof. DR. Satrio, RT.11/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kota Jakarta Selatan.

    Tarif sewa lapangan di lokasi ini hanya mulai Rp250 ribu/jam. Selain harganya yang cukup terjangkau, lapangan padel yang tersedia juga mudah diakses dan strategis. Wins Arena buka mulai pukul 06.00-22.00 WIB.

    Bagi detikers yang ingin konsultasi terkait jadwal, dapat menghubungi Instagram @wins.arena.

    6. Tangkas Padel

    Jika detikers mencari lapangan padel dengan jam operasional yang cukup fleksibel, Tangkas Padel dapat menjadi pilihan. Lokasi bermain padel ini berada di Jalan Tanjung Duren, Komplek Perumahan Greenville Blok Q, Jakarta Barat.

    Tangkas Padel menyediakan tiga lapangan padel indoor dengan atmosfer yang nyaman. Untuk tarif sendiri, tempat ini menyediakan kategori reguler dan Happy Hour. Paket reguler mulai Rp400 ribu/jam dan berlaku setiap Senin-Jumat, pukul 16.00-22.00 WIB. Sementara paket Happy Hour mulai harga Rp375 ribu per jam setiap Senin-Jumat pukul 06.00-15.00 WIB.

    7. Futton Padel

    Futton Padel menjadi salah satu lokasi bermain padel dengan konsep yang estetik dan nyaman. Alamatnya berada di Jalan Kemajuan Nomor 1, Petukangan, Jakarta Selatan.

    Lapangan padel ini menyediakan tribun sebagai tempat bersantai sambil menyaksikan orang lain bermain. Fasilitas lainnya yang bisa dinikmati mulai dari gerai makanan, ruang ganti baju, tempat parkir, shower, hingga mushola.

    Futton Padel menetapkan tarif sewa lapangan mulai Rp230 ribu per jam.

    Itulah ulasan lengkap terkait lapangan padel di Jakarta yang bisa disewa per jam. Semoga dapat menjadi referensi bagi detikers yang ingin mulai bermain padel.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Menpora Buka Liga Padel 2025, Harapkan Bisa Unggul seperti Badminton


    Jakarta

    Menpora Dito Ariotedjo membuka Liga Padel 2025 pada hari Minggu (20/7). Dia juga berharap padel Indonesia bisa unggul seperti badminton.

    Seperti diketahui, pertumbuhan padel di Indonesia terbilang pesat seiring turnamen-turnamen yang diselenggarakan, juga ketersediaan lapangan. Olahraga ini pun tengah didorong agar bisa dipertandingkan di Olimpiade 2032.

    Nah, untuk menjaring talenta-talenta atlet padel potensial, Liga Padel dihadirkan selam 15 minggu ke depan. Menpora Dito Ariotedjo secara resmi membuka rangkaian kompetisi padel tersebut.


    Bertempat di Smash Padel Tb Simatupang, Dito tak hanya membuka, tapi juga menyampaikan pesan dan harapan dengan diselenggarakan kompetisi yang diikuti 32 komunitas itu.

    “Ya saya sangat senang karena adanya liga padel. Pertama ini dilaksanakan selama 15 minggu, (menggunakan) sistem liga, dan yang ikut ada 32 komunitas. Jadi komunitas ini yang banyak awalnya hobi, tapi karena ada liga ini, tingkat ambisiusnya akan tinggi,” kata Dito.

    Menpora menilai, Liga Padel ini searah dengan asa Kemenpora yang ingin meningkatkan budaya olahraga. Selain tentunya berpengaruh dengan prestasi padel itu sendiri.

    “Pastinya dengan Liga Padel ini federasi (Pengurus Besar Padel Indonesia/PB PI) bisa melihat potensi kawan-kawan pecinta padel. Karena padel sekarang tak hanya di Indonesia, di dunia ini pergerakannya sangat masif dan cepat,” ujar Menpora berusia 35 tahun pada 25 September mendatang ini.

    “Ini juga seiring dengan federasi dunianya (International Padel Federation) sedang menyiapkan bagaimana (padel) bisa masuk ke olimpiade 2032, bisa bikin modul kejuaraan yang merata di seluruh dunia.”

    “Begitu pun dengan Asia untuk di Asian Games. Prinsipnya karena ini olahraga raket, olahraga yang sangat mudah dipopulerkan di Indonesia. Maka kami ingin jemput bola dan menyiapkan potensi-potensi atlet. Jadi kalau sudah ada di multievent, semoga kita bisa menjadi unggul juga seperti badminton,” ucap Menpora Dito.

    Pedel League 2025 dijadwalkan berlangsung setiap hari Minggu di berbagai venue padel terkemuka di Jakarta (Smash Padel, Republic Padel, dan lainnya) secara bergiliran dengan tujuan memperluas semangat olahraga ini ke berbagai penjuru kota.

    Adapun format yang digunakan 5 partai, yaitu 3 ganda putra, 1 ganda putri, dan 1 ganda campuran, untuk setiap pertandingan antarkomunitas. Ajang bertajuk BRImo SIP Padel League 2025 ini menjadi kompetisi inklusif yang menonjolkan kekuatan kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam komunitas padel.

    (mcy/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Padel Olahraga Apa, Bagaimana Cara Mainnya?

    Jakarta

    Padel masih menjadi buah bibir, salah satunya terkait dengan pajak hiburan di Jakarta. Berikut penjelasan singkat seputar olahraga padel dan cara bermainnya.

    Sejarah Padel

    Beberapa tahun lalu Padel (Padel Tennis) masih cukup asing untuk telinga masyarakat Indonesia. Padahal olahraga itu sendiri lahir di Acapulco, Meksiko, pada tahun 1969.

    Olahraga ini kemudian merambah negara-negara Amerika Latin, seperti Meksiko dan Argentina. Barulah setelah itu Padel menyebar ke Eropa, terutama di Spanyol.


    Di Spanyol, Padel sedemikian naik daun. Federasi Padel Dunia (IPF) bahkan tercatat lahir di Madrid, Spanyol, pada tahun 1991.

    Sejak 2010, Padel mulai mencuri perhatian dunia karena banyak dimainkan sejumlah pesepakbola top. Apalagi klub-klub top di Spanyol, negara tempat Padel sedemikian populer, masing-masing juga punya komunitas Padel.

    Mantan pemain Timnas Swedia Zlatan Ibrahimovic, misalnya. Eks pemain Barcelona itu ternyata punya klub Padel di negara asalnya. Ada pula Cristiano Ronaldo yang medio 2023 lalu ikut memperkenalkan Padel di Singapura.

    Di Indonesia, para pelaku sudah membentuk organisasi bernama Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) yang saat ini sudah resmi berada di bawah naungan KONI Pusat.

    Regulasi Padel: Lapangan, net, kaca, raket

    Merujuk kepada regulasi IPF (Federasi Padel Internasional), lapangan padel harus memiliki ukuran sepertiga lapangan tenis. Setiap sisinya harus ditutup oleh kaca.

    Lapangan Padel memiliki panjang 20 meter, dengan lebar 10 meter. Lantai untuk lapangan Padel berbahan rumput buatan, yang dicampur pasir halus. Net lapangan padel memiliki lebar 10 meter, dengan tinggi 0,92 meter.

    Dinding kaca di bagian belakang lapangan Padel punya tinggi 4 meter dan dinding kaca samping setinggi 3 meter. Dinding kaca ini merupakan bagian dari permainan karena pemain bisa memantulkan bola ke kaca tersebut.

    Raket yang dipakai di olahraga Padel berbeda dengan tenis atau badminton. Perbedaan utamanya adalah ketiadaan senar seperti pada raket di tenis dan bulutangkis.

    Raket padel terbuat dari bahan semikarbon plastik fiber dengan ketebalan 38 sentimeter dan lebar 2,6 cm. Panjang raket Padel dari gagang hingga kepala raket adalah 45,5 cm.

    Nah, bola yang dipakai di olahraga Padel juga punya kemiripan dengan bola tenis. Ukuran bola Padel adalah diameter 6,77 cm dengan berat 59,4 gram.

    Close-up photo. Padel tennis player with racket. Girl athlete with paddle racket on court outdoors. Sport concept. Download a high quality photo for the design of a sports app or web site.Bola, raket, dan lapangan padel. Foto: Getty Images/mikeorlov

    Cara bermain Padel

    Seperti di tenis dan bulutangkis, Padel juga mengenal istilah servis. Di sini pemain pertama memukul bola ke area servis lawan setelah melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.

    Apabila bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka dinilai keluar. Hal itu membuat pihak lawan yang berhak mendapatkan poin.

    Sistem skor yang diterapkan pada olahraga Padel sendiri identik dengan olahraga tenis. Artinya, sistem skor olahraga padel memakai skema 15-30-40 dalam setiap game-nya. Jika berhasil menang 6 game, dengan ketentuan unggul minimal 2 game dari lawannya, pemain itu memenangi satu set. Setiap permainan Padel terdiri dari 3 set.

    Perbedaan Padel vs Tenis

    Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Padel punya kemiripan dengan Tenis. Tapi keduanya punya cukup banyak perbedaan.

    • Servis padel biasa dilakukan di bawah lengan. Di tenis, servis bisa dilakukan di bawah atau atas lengan.
    • Lapangan padel dikelilingi dinding kaca.
    • Pemain diperbolehkan memainkan padel ketika bola keluar lapangan, sedangkan tenis tidak.
    • Dinding sekeliling lapangan padel dapat dipergunakan. Sementara itu, dalam tenis, harus berada tetap di dalam tanda lapangan.

    Pajak olahraga Padel di Jakarta

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta sudah menetapkan fasilitas olahraga padel sebagai salah satu objek pajak daerah dengan tarif sebesar 10%.

    Kebijakan ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nomor 257 Tahun 2025, atas perubahan kedua dari Keputusan Kepala Bapenda Nomor 854 Tahun 2024.

    “Betul olahraga Padel dikenakan PBJT Hiburan dan Kesenian dengan tarif 10%,” kata Ketua Satuan Pelaksana Penyuluhan Pusat Data dan Informasi Pendapatan Jakarta Andri M. Rijal saat dikonfirmasi medio awal Juli 2025 ini.

    (krs/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Apa Itu Padel? Olahraga Unik yang Lagi Viral di Kalangan Seleb dan Ekspat!

    Jakarta

    Terdapat beragam olahraga yang menarik dan seru untuk dimainkan di dunia. Salah satunya yang kini sedang digandrungi para selebriti dan ekspat adalah padel.

    Olahraga viral ini sekilas mirip dengan permainan tenis dan squash. Namun, perbedaannya terletak pada ukuran lapangan, sistem bermain, hingga alat yang digunakan.

    Apa sebenarnya olahraga padel? Nah, untuk memahami lebih lanjut, detikers dapat menyimak uraiannya berikut ini.


    Pengertian Olahraga Padel

    Mengutip dari Jurnal Environmental Research and Public Health, padel merupakan olahraga raket yang dimainkan di lapangan berukuran 20 x 10 meter, dipisahkan oleh net di tengah, dan dibatasi oleh kaca dan kisi-kisi tempat bola memantul.

    Meskipun dinilai mirip dengan tenis, padel memiliki ukuran lapangan sepertiga lebih kecil dari tenis. Selain itu, peralatan yang digunakan juga berbeda. Tenis menggunakan raket senar dengan pegangan lebih panjang, sementara raket padel memiliki bantalan dengan gagang pendek yang memiliki inti busa dan bagian luar berupa fiberglass.

    Selain dari segi perlengkapan, teknik bermain padel dan tenis juga berbeda. Padel merupakan olahraga yang dimainkan dengan skema ganda, berbeda dengan tenis yang bisa dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat dan Penemu Olahraga Padel

    Mengutip dari situs resmi International Padel Federation (IPF), olahraga padel sudah populer sejak tahun 1960-an. Penemu olahraga padel pertama kali adalah seorang penggemar tenis yang berasal dari Meksiko bernama Enrique Corcuera.

    Pada awalnya, Enrique mulai merancang lapangan tenis versi mini yang dikelilingi dinding setinggi 3 meter. Kemudian, ia dan istrinya mulai mengembangkan peraturan untuk olahraga tersebut yang pada masa itu dinamai “paddle Corcuera” atau raket Corcuera.

    Seiring perkembangannya, padel mulai dimainkan di berbagai negara dan memiliki ajang internasionalnya sendiri. Pada tahun 1991, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Padel Federation (IPF) di Madrid.

    Perlengkapan Olahraga Padel

    Sebelum mulai bermain, sebaiknya detikers menyiapkan segala perlengkapan olahraga padel. Berikut ketentuannya.

    1. Raket padel
      Berbeda dengan tenis, raket padel tidak menggunakan senar, melainkan bentuknya solid dan memiliki lubang-lubang kecil untuk mengurangi hambatan udara.
    2. Bola padel
      Meskipun terlihat sama dengan bola tenis, bola padel memiliki permukaan kasar agar tidak licin saat memantul ke raket atau dinding.
    3. Sepatu khusus padel
      Berbeda dengan olahraga lainnya, sepatu padel ternyata memiliki ketentuan sendiri. Sepatu padel dirancang dengan sol herringbone yang mampu menyokong kaki ketika bermain di lapangan rumput sintetis.
    4. Pastikan detikers memilih sepatu dengan bahan yang ringan dan fleksibel untuk memudahkan pergerakan selama bermain.
    5. Pakaian olahraga padel
      Pakaian olahraga yang digunakan saat bermain padel sebaiknya memilikii bahan yang ringan, lentur, dan mudah menyerap keringat.
    6. Grip untuk raket padel
      Grip atau pegangan pada raket berfungsi memberikan cengkeraman ekstra dan mampu menyerap keringat. Penggunaan grip pada raket dapat meningkatkan kenyamanan selama bermain.
    Padel Connect 2Aktivitas seru olahraga Padel. Foto: Brandcomm

    Manfaat Olahraga Padel

    Selain banyak digemari, olahraga padel ternyata juga memiliki segudang manfaat, baik untuk kesehatan hingga kerja sama tim. Berikut beberapa di antaranya:

    • Intensitas gerakan yang cukup tinggi dapat meningkatkan kesehatan jantung.
    • Membantu meningkatkan daya koordinasi tubuh, terutama mata dan tangan.
    • Melatih kerja sama tim karena dimainkan dengan skema ganda.
    • Membantu menurunkan berat badan karena pergerakannya dapat membakar kalori dengan baik.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai pengertian, sejarah, hingga manfaat bermain olahraga padel. Bagaimana, detikers tertarik untuk mencoba olahraga satu ini?

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ada Cara Mudah Mengakses Venue Olahraga


    Jakarta

    Olahraga sudah jadi gaya hidup masyarakat urban saat ini. Ada Jagasport yang mempermudah masyarakat mendapatkan venue olahraga.

    Jagasport merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Pancoran Soccer Field (PSF), venue sepakbola di daerah Pancoran, Jakarta Selatan, milik bos Persiba Balikapapn Gede Widiade.

    PSF sebagai salah satu pionir penyedia lapangan sepakbola di era modern saat ini memperkenalkan Jagosport sebagai platform manajemen pemesanan venue olahraga, khususnya sepakbola.


    Launching ceremony Jagasport dilakukan di lapangan bola Pancoran Soccer Field, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

    “Tujuan dihadirkannya Jagasport adalah untuk merevolusi akses olahraga di Indonesia melalui teknologi yang seamless, serta mempermudah dalam mewujudkan budaya olahraga yang terencana dan konsisten. Oleh karenanya, masyarakat tidak perlu lagi menelepon atau mendatangi lapangan untuk memesan, cukup melalui Jagasport maka lapangan sudah bisa digunakan,” ujar Rheza Syahputra Widiawan selaku founder Jagasport dalam keterangan persnya.

    Jagasport hadir sebagai bagian upaya dari PSF Group untuk mendigitalisasi venue dengan mengubah inventaris dan administrasi lapangan mitra menjadi data digital real-time sepanjang hari. Selain itu, Jagaspoprt juga dapat memaksimalkan pendapatan serta efisiensi operasional karena pemesanan dan pembayaran yang intuitif, aman dan transparan.

    “Lalu yang tidak kalah pentingnya juga, kehadiran Jagasport mampu mendukung budaya olahraga yang semakin berkembang pesat di Indonesia. Pasalnya, Jagasport dapat memberikan informasi daftar tempat olahraga dengan cepat di seluruh wilayah, sehingga membuat olahraga menjadi budaya yang terencana dan gaya hidup yang mudah diakses semua kalangan,” tambah Rheza.

    Jagasport dimulai sejak tahun 2020, ketika mereka masih menangani pelayanan pemesanan Pancoran Soccer Field via daring. Kemudian pada November 2024, penamaan Jagasport muncul sehingga jadi identitas sampai saa tini.

    Di awal kehadirannya, ada 4 lapangan yang bisa dipesan melalui Jagapsort. Mulai awal tahun depan, bakal bertambah menjadi 8 lapangan, dimana 6 lapangan diantaranya merupakan milik PSF dan 2 lapangan lainnya dari luar PSF.

    Seiring waktu berjalan dan pada pertengahan tahun 2026, akan bertambah 10 lapangan lagi yang bisa dipesan melalui Jagasport. Anda tertarik?

    (mrp/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mau Coba Main Padel? Ini Daftar Lapangan Terdekat di Sekitarmu!

    Jakarta

    Padel kini menjadi olahraga yang banyak digandrungi di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari karyawan, pelajar, pengusaha, hingga para public figure seperti influencer dan selebriti.

    Olahraga yang merupakan gabungan dari tenis dan squash ini memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi teknik bermain hingga alat yang digunakan. Format permainan yang tidak terlalu rumit membuat padel dapat dengan mudah dipelajari dan cocok dimainkan oleh pemula.

    Nah, bagi detikers yang baru mau mencoba olahraga padel, bisa mengunjungi beberapa lapangan padel terdekat. Berikut detikSport telah menyajikan daftar lapangan padel terdekat di daerah Jakarta, Bali, Bandung, dan Surabaya. Jangan lupa dicatat ya, detikers!


    Daftar Lapangan Padel Terdekat di Jakarta

    Adapun beberapa daftar lapangan padel terdekat yang bisa detikers kunjungi, khususnya bagi pemula yaitu sebagai berikut.

    East Kemang Padel

    East Kemang Padel Court punya konsep yang mengedepankan kesehatan, kebersamaan, dan gaya hidup sehat buat detikers yang sedang mencari lapangan padel.

    Daya tarik utama dari East Kemang Padel Court adalah konsep privat yang memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi pengunjung dari kalangan figur publik yang mencari ruang aman untuk berolahraga.

    East Kemang Padel Court bertujuan untuk menciptakan ruang aman bagi figur publik, masyarakat urban, maupun komunitas yang ingin berolahraga dengan nyaman tanpa gangguan.

    Lokasi strategi di Arimbi Space Kemang Timur 76, Jakarta Selatan, juga menjadi daya tarik lainnya dari East Kemang Padel Court. Tertarik? Cek Instagram @eastkemang.padel.

    House of Padel

    Bagi detikers yang ingin bermain padel sekaligus jalan-jalan ke mall, House of Padel dapat menjadi pilihan yang menarik. Lapangan padel ini berlokasi di lantai 26 Agora Mall, Thamrin Nine, Jalan MH Thamrin Nomor 10, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Karena terletak di lantai yang cukup tinggi, House of Padel memiliki 4 lapangan dengan panorama yang indah. Tak hanya itu, bagi detikers yang masih pemula atau baru mencoba untuk bermain padel, terdapat program pelatihan yang bisa diikuti sampai mahir.

    Harga sewa lapangan padel perjam hanya mulai Rp500 ribu.

    PadelPro

    Lokasi lapangan padel yang tak kalah hits yaitu PadelPro, beralamat di Jalan Kemang II Nomor 35, Bangka, Jakarta Selatan.

    PadelPro menyediakan hingga 6 lapangan indoor. Menariknya, jika detikers belum memiliki atau lupa membawa raket, PadelPro dapat menyewakannya.

    Bagi pemula yang masih ingin belajar, PadelPro menyediakan kelas-kelas belajar padel, baik bagi perorangan maupun kelompok. Hanya dengan merogoh kocek mulai dari Rp300 ribu per sesinya, detikers sudah diberikan pelatihan langsung oleh coach handal.

    Mengutip dari laman padelpro.id, harga sewa lapangan padel per jam mulai dari Rp450 ribu.

    Milo’s Padel

    Selain House of Padel, lapangan padel yang memiliki panorama menarik juga dapat ditemukan di Milo’s Padel, berlokasi di Jalan Kemang Raya Nomor 78A, Jakarta Selatan.

    Selain jasa sewa lapangan, Milo’s Padel juga menyediakan layanan spa dan sauna bagi detikers yang ingin bersantai sejenak setelah selesai bermain padel. Tak hanya itu, tempat bermain padel ini juga ramah anak. Milo’s padel menyediakan jasa pelatihan khusus bernama Milo’s Academy. Anak-anak yang ingin belajar bermain padel dapat mengikuti kursus ini dan nantinya akan dilatih langsung oleh atlet padel profesional.

    Harga sewa lapangan padel di lokasi ini per jamnya mulai Rp450 ribu.

    detikcom didukung penerbit Erlangga mempersembahkan Padel Connect 2025. Bertempat di East Kemang Padel Court, Minggu (21/9/2025), Padel Connect 2025 diikuti berbagai komunitas padel populer Jakarta, yaitu Padel Disco, Casaloca Padel, GiJoe Padel, dan Tuesday Padel Club.Keseruan Padel Connect 2025 di East Kemang Padel Court. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    Daftar Lapangan Padel Terdekat di Bandung

    Bagi detikers yang berlokasi di Bandung, berikut daftar beberapa lokasi lapangan padel di sekitar Bandung, dilansir dari detikJabar.

    Padel Culture Club (PPC)

    Padel Culture Club (PPC) beralamat di Jalan Karang Layung nomor 6. Lokasi bermain padel ini menyediakan dua jenis lapangan indoor dan semi-outdoor.

    Bagi detikers yang baru belajar bermain padel, PPC menyediakan program coaching yang bekerja sama dengan Amare Padel Academy.

    Harga sewa lapangan padel di PPC yaitu mulai Rp300 ribu per jam. Tempat ini juga menyediakan layanan sewa raket

    The Six Point Club

    The Six Point Club beralamat di Jalan Soekarno-Hatta nomor 278 dan buka setiap hari pukul 06.00-00.00 WIB.

    Tak hanya menawarkan lapangan padel panoramik yang terang dan nyaman di mata. Lokasi bermain padel ini juga menyediakan area berbelanja hingga bar dan lounge. Detikers dapat mengikuti berbagai event seputar olahraga padel di sini.

    Harga sewa lapangan di The Six Point Club mulai Rp250 ribu per jam.

    The Grand Central Court

    The Grand Central Court berlokasi di Jalan Teuku Umar nomor 7, buka mulai pukul 06.00-00.00 WIB.

    Tempat bermain padel yang satu ini menawarkan harga sewa lapangan yang cukup kompetitif, yaitu mulai Rp250 ribu per jam. Jadwal buka yang cukup fleksibel juga memudahkan pengunjung untuk datang bermain, tanpa harus takut mengatur waktu.

    Daftar Lapangan Padel Terdekat di Surabaya

    Melansir dari detikJatim, berikut beberapa daftar lapangan padel yang cocok untuk pemula bagi detikers yang berada di Surabaya.

    Jungle Padel Surabaya

    Jungle Padel Surabaya beralamat di Jalan Tirta Made, Citraland, Surabaya Barat dengan jam operasional mulai 06.00-23.00.

    Tempat bermain padel hits yang satu ini mempunyai nuansa modern dan cocok bagi detikers yang sekaligus ingin bersantai. Fasilitas yang tersedia mulai dari lapangan semi indoor, area lounge, hingga cafe

    Uno Padel

    Uno Padel beralamat di Jl. Royal Babatan Utara No 25, Surabaya Selatan dengan jam operasional mulai 06.00-22.00 WIB.

    Uno padel cocok dikunjungi bagi pemain pemula hingga yang sudah mahir. Fasilitas di lokasi ini yaitu area lapangan padel indoor, kursus padel, hingga jasa penyewaan raket dan bola.

    Playground Padel

    Playground Padel beralamat di Fairway Nine (Lenmarc Mall), Lantai 2, Surabaya Selatan dengan jam operasional mulai 06.00-23.00 WIB.

    Playground padel memiliki konsep yang menyenangkan dan family friendly. Detikers dapat membawa keluarga dan anak-anak untuk ikut bermain. Fasilitas di sini cukup lengkap, mulai dari lapangan outdoor, taman bermain, hingga foodcourt.

    detikcom didukung penerbit Erlangga mempersembahkan Padel Connect 2025. Bertempat di East Kemang Padel Court, Minggu (21/9/2025), Padel Connect 2025 diikuti berbagai komunitas padel populer Jakarta, yaitu Padel Disco, Casaloca Padel, GiJoe Padel, dan Tuesday Padel Club.Olahraga padel yang tengah populer. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    Daftar Lapangan Padel Terdekat di Bali

    Dilansir dari detikBali, berikut beberapa rekomendasi lapangan padel di Bali yang bisa detikers kunjungi.

    Jungle Padel

    Jungle Padel beralamat di Canggu, Kerobokan, Sanur, Kedungu, dan Ubud. Harga sewa lapangan mulai dari Rp400 ribu per jam dan sewa raket mulai dari Rp50 ribu.

    Fasilitasnya terdiri dari area beristirahat dan spa. Jungle Padel buka mulai 07.00-00.00 WIB.

    Monkey Padel

    Monkey Paddle beralamat di Jalan Raya Sayan, Ubud. Harga sewa lapangan yang ditawarkan mulai Rp360 ribu per jam. Selain itu, ada pula kelas-kelas pilihan bagi detikers yang ingin belajar bermain padel.

    Sanur Padel & Social Club

    Sanur Padel & Social Club beralamat di Jalan Danau Poso No.58, Denpasar. Lokasi bermain padel ini menyediakan lapangan outdoor dengan suasana yang sejuk. Harga sewa lapangan bervariasi mulai dari Rp400 ribu dan raket bisa disewa mulai dari Rp30 ribu per sesi.

    Demikianlah daftar lokasi lapangan padel terdekat di Jakarta, Bandung, Bali, dan Surabaya yang bisa detikers kunjungi jika ingin mencoba bermain padel. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Padel Vs Tenis, Mana yang Lebih Seru dan Bikin Keringetan?


    Jakarta

    Padel menjadi salah satu olahraga yang banyak diminati masyarakat belakangan ini. Dibandingkan olahraga tenis yang sekilas mirip, bedanya apa sih?

    Padel merupakan olahraga raket yang dimainkan di lapangan tertutup dan dikelilingi oleh dinding. Meskipun sekilas mirip dengan tenis, padel memiliki keunikan tersendiri, mulai dari lapangan, teknik bermain, hingga peralatan yang digunakan.

    Nah, di antara kedua olahraga ini, detikers mungkin bertanya-tanya, padel vs tenis lebih seru dan sehat mana? Agar semakin paham, yuk, simak penjelasan mengenai perbedaannya berikut ini.


    Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa perbedaan antara padel dan tenis.

    1. Ukuran Lapangan

    Perbedaan yang signifikan antara padel dan tenis dapat dilihat dari ukuran lapangannya. Lapangan padel sepertiga lebih kecil dibandingkan dengan tenis, dan biasanya tertutup dan dikelilingi oleh dinding. Ukuran lapangan padel yaitu 20 x 10 meter.

    Berbeda dengan tenis, ukurannya lebih besar dengan ukuran panjang 23,77 x 8,23 meter untuk pertandingan tunggal, dan 23,77 x 10,97 meter untuk pertandingan ganda.

    Lapangan tenis bervariasi, mulai dari lapangan rumput asli, rumput sintetis, lapangan keras, hingga tanah liat.

    2. Raket

    Raket yang dipakai pada tenis dan padel juga berbeda, meskipun sekilas terlihat sama. Raket padel lebih pendek dan permukaannya padat terbuat dari bahan komposit, seperti sert karbon dan karet EVA. Permukaan ini berfungsi untuk mengurangi hambatan udara dan meningkatkan fleksibilitas ketika bermain.

    Sebaliknya, raket pada tenis memiliki gagang yang lebih panjang, ukuran kepala lebih besar, dan permukaannya memiliki senar yang bertujuan untuk memukul bola lebih kencang.

    3. Teknik Bermain

    Dari segi aturan dan teknik bermain, padel dan tenis memiliki perbedaan yang cukup jelas. Pada olahraga padel, permainan dimulai dengan servis bawah (underhand) dan bola wajib memantul sebelum masuk ke area lawan.

    Sementara itu, aturan bermain tenis lebih tegas. Bola tidak boleh menyentuh atau memantul dari dinding. Jika memantul, tidak dihitung sebagai poin.

    Teknik ayunan raket pada keduanya juga berbeda. Padel menekankan kontrol tenaga dan arah saat memukul bola. Sementara pada tenis, teknik yang sering kali dilihat yaitu backswing dan full swing, dimana ayunan tenis jelas terlihat lebih kuat.

    4. Bola yang Digunakan

    Selain raket, bola pada padel dan tenis juga memiliki komposisi yang berbeda. Bola padel dirancang lebih lembut dengan tekanan yang rendah, sehingga pantulannya lebih pelan dan panjang.

    Sebaliknya, bola pada tenis memiliki tekanan yang tinggi dan pantulan yang lebih kuat, sehingga cocok digunakan pada lapangan luas.

    5. Manfaat Kesehatan

    Baik padel maupun tenis, keduanya sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun perbedaan intensitas bermain tenis lebih mengedepankan kesehatan alat gerak seperti sendi, lutut, hingga pergelangan kaki. Tenis didominasi gerakan yang mendadak dan perubahan arah yang cepat.

    Sementara itu, gerakan padel didominasi oleh gerakan yang lebih lembut tanpa adanya risiko cedera berlebihan. Padel sangat cocok dijadikan sebagai olahraga rutin karena dapat meningkatkan kebugaran tubuh.

    Itulah beberapa perbedaan tenis dan padel, mulai dari teknik bermain, alat yang digunakan, hingga manfaatnya bagi kesehatan. Nah, jadi detikers lebih menyukai olahraga yang mana?

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com