Komunitas Cardano dikejutkan dengan gelombang kepanikan sepanjang pekan lalu. Dunia crypto ramai membicarakan isu bahwa jaringan Cardano mengalami shutdown, mengalami serangan AI, hingga terbelah menjadi dua. Namun, laporan resmi yang akhirnya dirilis justru menyampaikan hal yang berbeda, dan jauh lebih mengejutkan.
Slowdown Bukan Shutdown: Jaringan Cardano Ternyata Masih Berjalan
Insiden yang sempat memicu drama besar itu ternyata bukan kegagalan protokol, melainkan perlambatan sementara akibat edge case pada implementasi node. Dengan kata lain: Cardano tidak pernah mati.
Beberapa poin krusial dari klarifikasi resmi:
Mainnet tidak pernah shutdown
Tidak ada kompromi protokol atau serangan blockchain
Masalah berasal dari kasus langka pada implementasi node, bukan dari konsensus Ouroboros
Menariknya, perbaikan dilakukan oleh operator node independen yang memilih secara sukarela untuk mengadopsi patch. Inilah yang kemudian dipuji sebagai bukti nyata desentralisasi berjalan seperti seharusnya.
Operator Node Menjadi Penyelamat, Tanpa Komando Terpusat
Ketika tanda-tanda abnormal muncul, stake pool operators (SPO) dan sejumlah exchange adalah pihak pertama yang menyadarinya. Penyelidikan pun digerakkan oleh berbagai tim ekosistem—tanpa arahan dari satu otoritas pusat.
Node yang telah diperbaiki menjadi mayoritas sehingga rantai yang valid tetap berjalan, dan konsensus berhasil mencapai stabilitas normal.
Para pendukung menyebut kejadian ini sebagai uji stres dunia nyata terhadap desentralisasi Cardano, dan Cardano lolos.
Media Sosial Bikin Panik: Dari Rumor Chain Rollback hingga Serangan AI
Sebelum fakta teknis keluar, platform sosial media dipenuhi klaim liar:
“Cardano mengalami chain rollback!”
“Jaringan lumpuh akibat satu transaksi jahat!”
“Ini serangan AI terhadap blockchain!”
Narasi-narasi ini memperburuk kepanikan meski belum ada data teknis yang valid.
Dilaporkan Coindoo, setelah debat komunitas memanas, pendiri Cardano Charles Hoskinson merilis penjelasan lengkap untuk meredakan spekulasi. Ia menegaskan:
Jaringan tidak shutdown
Protokol tetap aman
Insiden ini bersifat operasional, bukan kegagalan desain
Slowdown itu dianggap sebagai peristiwa yang “mengganggu”, tetapi tidak mengancam integritas konsensus.
Report Berbeda, Peristiwa Sama
Ada sedikit perbedaan framing dari dua laporan besar:
Intersect: menyebutnya sebagai “node divergence” dan membingkainya sebagai semacam chain split.
Laporan resmi: menegaskan bahwa Ouroboros tetap menjaga rantai yang valid tanpa gangguan protokol.
Meski menggunakan istilah berbeda, keduanya sepakat: jaringan Cardano tetap berjalan.
Harga ADA Makin Tertekan
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Selasa, 25 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Sementara drama teknis terjadi, harga ADA juga merosot.
Saat ini ADA berada di sekitar $0.414, mendekati level terendah sejak reli Juni.
RSI di sekitar 37 → sentimen bearish, tapi belum oversold.
MACD datar di area nol → momentum turun mulai melemah, namun belum ada tanda reversal.
Level penting:
Jika gagal bertahan di $0.40, ADA bisa turun ke $0.36–$0.38
Untuk pulih, ADA harus tembus $0.48–$0.50, yang menjadi area resistance besar
Selama belum menembus zona tersebut, tren tetap bearish-to-neutral, meski relief bounce jangka pendek masih mungkin.
Investigasi Lengkap Masih Berlangsung
Intersect mengonfirmasi bahwa tinjauan menyeluruh sedang disiapkan. Hasilnya akan mencakup:
Prosedur pencegahan agar deteksi insiden lebih cepat
Penguatan mekanisme pemulihan
Evaluasi koordinasi operator di tengah tekanan
Mereka menegaskan bahwa mekanisme pemulihan jaringan berfungsi sesuai desain, dan kolaborasi antar-operator berjalan efektif.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Cardano (ADA) sempat mencatat pemulihan sekitar 10% dari titik terendah pada 4 Maret seiring dengan kenaikan pasar kripto secara umum. Dalam 24 jam terakhir, token ini juga naik sekitar 5%, memberi sedikit kelegaan bagi investor setelah periode tekanan harga yang berlangsung beberapa minggu.
Namun di balik kenaikan tersebut, sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan risiko penurunan masih membayangi. Analis menilai reli terbaru Cardano kemungkinan masih menghadapi tekanan jual yang signifikan.
Dari sisi teknikal, grafik 12 jam Cardano saat ini membentuk pola head and shoulders, pola yang sering dikaitkan dengan potensi pembalikan tren.
Struktur pola ini mulai terbentuk sejak awal Februari dengan bagian left shoulder, head, dan right shoulder yang kini terlihat jelas. Garis neckline dari pola tersebut berada di sekitar level US$0,26.
Pada 4 Maret, harga sempat mencoba menembus support ini sebelum akhirnya kembali naik mengikuti reli pasar kripto yang lebih luas.
Namun indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan sinyal hidden bearish divergence. Dalam periode 2 hingga 4 Maret, harga ADA membentuk lower highs sementara RSI justru mencatat higher highs.
Kondisi ini biasanya menunjukkan bahwa tren turun masih berpotensi berlanjut meskipun harga sempat mengalami kenaikan sementara.
Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan on-chain coinmovement sebesar 54% baru-baru ini menandakan bahwa banyak holder lama mulai memindahkan asetnya untuk melakukan aksi ambil untung atau exit.
“Jika support $0,25 gagal dipertahankan, ADA berisiko merosot lebih dalam hingga 18% menuju area $0,21,” analisanya.
Pergerakan Koin Meningkat
Dilaporkan BeInCrypto, data on-chain dari Santiment memperkuat kekhawatiran tersebut. Metrik Spent Coins Age Band yang melacak aktivitas pergerakan koin lama menunjukkan peningkatan tajam dalam beberapa hari terakhir.
Pada 3 Maret, sekitar 93 juta ADA berpindah di jaringan. Dua hari kemudian, jumlah ini meningkat menjadi lebih dari 143 juta ADA atau naik sekitar 54%.
Lonjakan aktivitas ini dapat mengindikasikan banyak investor memindahkan koin mereka selama reli harga, yang berpotensi berkaitan dengan persiapan untuk menjual aset.
Risiko dari Posisi Leverage
Selain itu, pasar derivatif juga menunjukkan potensi risiko tambahan. Data peta likuidasi Binance menunjukkan posisi long pada pasangan ADA/USDT lebih besar dibandingkan posisi short.
Nilai leverage long tercatat sekitar US$22 juta, sementara posisi short sekitar US$17 juta. Artinya, posisi long sekitar 26% lebih besar dari posisi short.
Jika harga mulai turun, posisi long yang terlalu besar dapat memicu likuidasi berantai yang mempercepat penurunan harga.
Sementara itu, data dompet menunjukkan investor besar atau whale belum meningkatkan akumulasi secara signifikan. Sebagian besar alamat dengan kepemilikan lebih dari 100 juta ADA mempertahankan saldo mereka tanpa perubahan besar.
Level Harga Penting
Saat ini Cardano diperdagangkan di sekitar US$0,27, mendekati area support utama dari pola head and shoulders.
Resistance terdekat berada di sekitar US$0,28. Penutupan candle 12 jam di atas level ini dapat menunjukkan bahwa pembeli mulai kembali menguasai pasar.
Jika momentum terus menguat, harga berpotensi menguji resistance berikutnya di sekitar US$0,29 hingga US$0,31. Penembusan di atas US$0,31 akan membatalkan struktur bearish yang ada.
Sebaliknya, jika harga turun di bawah US$0,25, pola head and shoulders akan terkonfirmasi. Dalam skenario tersebut, ADA berpotensi turun hingga sekitar US$0,21 atau sekitar 18% dari level neckline.
Untuk saat ini, reli 10% Cardano memang berhasil menunda potensi penurunan. Namun kombinasi sinyal teknikal, peningkatan pergerakan koin, dan dominasi posisi long menunjukkan pasar masih menghadapi ujian penting dalam beberapa hari ke depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Cardano (ADA) sempat melonjak 24% setelah membentuk sinyal bullish divergence pada grafik harian, namun reli tersebut berakhir cepat. Dalam tiga hari, harga kembali terkoreksi 17% setelah aksi jual besar-besaran dari investor kelas kakap (whales) yang melepas sekitar 2,15 miliar ADA senilai kurang lebih US$540 juta.
Dilaporkan BeInCrypto, data on-chain menunjukkan bahwa lonjakan harga pada 25 Februari yang sempat membawa ADA menyentuh US$0,31 justru dimanfaatkan sebagai momentum distribusi oleh pemegang besar. Saat ini, ADA kembali diperdagangkan di sekitar US$0,27.
RSI dan MFI Sempat Beri Sinyal Positif
Secara teknikal, sejak akhir Desember 2025 hingga 24 Februari 2026, grafik harian ADA membentuk bullish divergence. Harga mencetak lower low, sementara Relative Strength Index (RSI) membentuk higher low, sinyal klasik pelemahan momentum bearish.
Indikator Money Flow Index (MFI), yang menggabungkan harga dan volume, turut mengonfirmasi adanya tekanan beli riil. Antara 24 hingga 28 Februari, harga dan MFI sama-sama bergerak naik tanpa divergensi negatif, menandakan aksi beli dengan dukungan volume.
Namun, meskipun sinyal teknikal valid dan ritel aktif menyerap tekanan jual, reli tetap gagal bertahan.
2,15 Miliar ADA Didistribusikan dalam 72 Jam
Data Santiment menunjukkan seluruh kelompok whale utama kompak mengurangi kepemilikan antara 24–27 Februari.
Kelompok pemegang lebih dari 1 miliar ADA mencatat penjualan terbesar dengan melepas sekitar 1,02 miliar token hanya dalam satu hari. Kelompok 100 juta hingga 1 miliar ADA juga mengurangi sekitar 860 juta token. Sementara itu, kelompok 10 juta hingga 100 juta ADA menjual sekitar 220 juta token, dan kelompok 1 juta hingga 10 juta ADA melepas sekitar 50 juta token.
Secara total, sekitar 2,15 miliar ADA didistribusikan dalam tiga hari. Dengan harga rata-rata sekitar US$0,27, nilai tekanan jual mencapai kurang lebih US$540 juta.
Tekanan ini melampaui daya serap pembeli ritel yang tercermin dalam indikator MFI.
Pasar Derivatif Melemah
Dari sisi derivatif, open interest futures Cardano telah turun drastis dari puncak US$1,95 miliar pada September menjadi di bawah US$450 juta pada pertengahan Februari. Artinya, leverage ritel sudah banyak berkurang sebelum reli terjadi.
Hal ini mengindikasikan pembelian yang terjadi lebih banyak berasal dari pasar spot, bukan dorongan leverage besar. Namun, pembelian spot tidak cukup untuk menahan distribusi masif oleh whales.
Level Kunci dan Sinyal Berikutnya
Menurut Tim Research Tokocrypto, sinyal teknikal bisa valid, tapi supply whale lebih kuat dari demand spot sehingga bounce berubah jadi exit liquidity.
“Pantau perubahan perilaku whale (berhenti distribusi/akumulasi) sebagai konfirmasi bottom yang lebih “real”,” katanya.
Secara struktur harga, tren lower low masih bertahan. Level US$0,31 menjadi resistensi utama setelah menjadi titik penolakan pada 25 Februari. Penutupan harian di atas level ini dapat membuka peluang menuju US$0,37.
Sebaliknya, jika harga turun di bawah US$0,26, tekanan dapat berlanjut ke US$0,23 dan US$0,21. Jika US$0,21 gagal dipertahankan, level ekstensi Fibonacci di US$0,18 hingga US$0,15 menjadi area berikutnya.
Meski demikian, faktor paling krusial bukan semata level harga, melainkan perilaku whales. Hingga awal Maret, belum terlihat tanda-tanda akumulasi kembali dari pemegang besar.
Analis menilai reli berikutnya hanya akan lebih kuat jika disertai partisipasi whale sebagai pembeli, bukan penjual. Tanpa itu, struktur harga Cardano masih berisiko melanjutkan tekanan turun dalam jangka pendek.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Cardano (ADA) memasuki fase kritis setelah mengonfirmasi breakdown bearish dari pola head and shoulders. Di tengah tekanan tersebut, data on-chain menunjukkan kontras tajam: investor besar atau whales justru melepas kepemilikan sebelum penurunan terjadi, sementara investor ritel agresif membeli saat harga turun.
Dalam tujuh hari terakhir, harga ADA turun hampir 5% dan kehilangan level support penting di area US$0,266. Saat ini, Cardano diperdagangkan di kisaran US$0,265 dan belum menunjukkan pemulihan signifikan.
Whales Lepas 120 Juta ADA Sebelum Breakdown
Kelompok whale yang memegang antara 100 juta hingga 1 miliar ADA mulai mengurangi eksposur bahkan sebelum pola breakdown terkonfirmasi pada 22 Februari. Pada 19 Februari, kelompok ini tercatat memegang sekitar 2,54 miliar ADA. Namun pada 23 Februari, jumlah tersebut turun menjadi 2,42 miliar ADA.
Artinya, sekitar 120 juta ADA dilepas dalam beberapa hari, dengan nilai mendekati US$30 juta. Penjualan ini terjadi saat pola teknikal masih dalam proses pembentukan, mengindikasikan bahwa investor besar telah mengantisipasi potensi penurunan lebih lanjut.
Yang menjadi sorotan bukan hanya aksi jual tersebut, tetapi juga absennya aksi beli kembali. Biasanya, jika whale memperkirakan pemulihan harga, mereka mulai melakukan akumulasi di area support. Namun hingga kini, belum terlihat tanda-tanda akumulasi baru dari kelompok ini.
Di sisi lain, data arus keluar dari bursa menunjukkan lonjakan signifikan aktivitas beli oleh investor ritel. Pada 21 Februari, total outflow ADA dari bursa tercatat sekitar US$344.450. Dua hari kemudian, angka tersebut melonjak menjadi US$2,55 juta, atau naik sekitar 640%.
Outflow dari bursa umumnya menandakan investor memindahkan aset ke dompet pribadi untuk disimpan, bukan untuk dijual. Ini mengindikasikan bahwa investor ritel tengah memanfaatkan penurunan harga untuk akumulasi.
Namun indikator lain menunjukkan risiko penurunan belum sepenuhnya selesai. Persentase total suplai yang berada dalam posisi profit sempat turun ke 6,06% pada 12 Februari, level terendah dalam tiga bulan. Angka tersebut kini berada di sekitar 8,45%, masih sekitar 40% lebih tinggi dari titik kapitulasi terakhir.
Secara historis, pasar sering kali masih melanjutkan penurunan selama tingkat profitabilitas belum mencapai level kapitulasi ekstrem.
Target US$0,23 Mengintai
Secara teknikal, breakdown dari pola head and shoulders pada grafik 8 jam memperkuat bias bearish. Indeks Smart Money (SMI), yang melacak pergerakan investor berpengalaman, juga menunjukkan divergensi negatif saat harga menembus support.
Support terdekat kini berada di area US$0,259. Jika level ini gagal dipertahankan, ADA berpotensi turun menuju US$0,233, atau sekitar 12% lebih rendah dari harga saat ini. Target tersebut sejalan dengan proyeksi penuh dari pola breakdown yang telah terkonfirmasi.
Sinyal pemulihan awal baru akan terlihat jika ADA mampu kembali menembus US$0,276. Namun pembatalan skenario bearish secara teknikal membutuhkan pergerakan di atas US$0,293.
Untuk saat ini, pasar Cardano menunjukkan perpecahan jelas antara strategi whale dan ritel. Ketika investor besar memilih menepi, investor kecil justru masuk agresif. Pertanyaannya, apakah ini momen akumulasi terbaik, atau justru awal dari leg penurunan berikutnya.
Menurut Tim Research Tokocrypto, terjadi pembelahan pasar yang berbahaya di mana ritel agresif membeli ‘dip’ yang justru sedang dijauhi oleh smart money. Tanpa dukungan Whale, akumulasi ritel biasanya hanya bersifat sementara dan berisiko menjadi exit liquidity bagi distribusi besar berikutnya.
“Target tetap menjadi risiko nyata selama indikator Smart Money Index (SMI) belum menunjukkan pembalikan arah yang meyakinkan,” jelasnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Jaringan blockchain Cardano mengalami salah satu insiden paling dramatis dalam sejarahnya pada Jumat lalu. Hanya satu transaksi, yang kemudian disebut sebagai transaksi “beracun”—cukup untuk membelah jaringan menjadi dua rantai berbeda, membuat komunitas panik, harga ADA anjlok, dan memicu perburuan pelaku hingga ke ranah investigasi FBI.
Jaringan Cardano Tiba-tiba Terbelah
Menurut laporan resmi dari Intersect, lembaga tata kelola ekosistem Cardano, masalah dimulai ketika sebuah transaksi delegasi yang cacat berhasil lolos validasi pada node versi baru, tetapi ditolak oleh node versi lama. Ketidaksesuaian ini memicu fork mendadak di mana sebagian operator membangun blok di rantai dengan transaksi “beracun”, sementara lainnya tetap berada di rantai “sehat”.
Intersect menjelaskan bahwa masalah berasal dari bug di pustaka perangkat lunak inti yang tidak terdeteksi oleh kode validasi, sebuah celah kecil dengan dampak besar.
He was also helping SPOs for many years to set up and keep their nodes running. I don’t want to defend him, but you need to see the whole context, not just the personal level.
Thinking this way is a tunnel vision that makes this community divided, radicalized and choosing a…
Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, langsung memberikan pernyataan lewat X (Twitter), menyebut insiden ini sebagai serangan terencana dari seorang stake pool operator yang tidak puas dan sengaja ingin merusak reputasi Input/Output Global (IOG). Dampaknya terasa cepat: harga ADA turun lebih dari 6% dalam beberapa jam.
Tim Darurat Bergerak
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Ketika jaringan terbelah, tim developer dan operator node segera melakukan respons darurat. Patch baru dirilis dan operator diminta untuk memperbarui perangkat lunak agar kembali tersinkronisasi di rantai utama.
Intersect juga memastikan bahwa dompet yang mengirim transaksi cacat tersebut telah diidentifikasi. Bahkan pihak berwenang, termasuk FBI, telah dilibatkan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pelaku Muncul dan Minta Maaf
Dilaporkan Decrypt, perkembangan mengejutkan muncul ketika seorang pengguna X bernama Homer J. mengaku sebagai orang yang mengirim transaksi penyebab kekacauan tersebut.
Dalam permintaan maafnya, ia menyatakan bahwa aksinya dilakukan sebagai tantangan pribadi untuk mereproduksi transaksi buruk yang pernah ia lihat. Ia menambahkan bahwa ia mengandalkan instruksi yang dihasilkan AI, serta membantah bahwa ia melakukan aksi ini untuk keuntungan finansial.
Menurut pengakuannya, ia tidak menjual atau men-short ADA, tidak bekerja sama dengan pihak lain, dan tidak bermaksud jahat. Ia menyebut kejadian ini sebagai bentuk kecerobohan yang membuatnya sangat menyesal.
Tidak Ada Dana Hilang, Tapi Reputasi Terkoyak
Intersect menegaskan bahwa tidak ada dana pengguna yang hilang. Sebagian besar dompet ritel kebetulan menggunakan komponen node yang mampu menangani transaksi cacat ini dengan aman.
Hoskinson juga menegaskan bahwa jaringan Cardano tidak pernah benar-benar mati, meski pengguna mengalami berbagai gangguan dan sejumlah bursa menghentikan sementara layanan deposit serta penarikan.
Kesimpulan: Ledakan Besar Dari Celah Kecil
Insiden ini menjadi pengingat bahwa bahkan jaringan blockchain besar seperti Cardano tetap rentan terhadap bug yang tidak terduga. Satu transaksi cacat saja mampu memicu perpecahan jaringan, gejolak harga, dan tekanan besar pada komunitas.
Sekarang, Cardano menghadapi proses pemulihan yang diperkirakan akan memakan waktu berminggu-minggu untuk mengembalikan kepercayaan pengguna dan stabilitas ekosistemnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Berita terbaru dari dunia kripto menarik perhatian banyak investor setelah Charles Hoskinson, pendiri Cardano (ADA), memberikan reaksi positif terhadap penunjukan Michael Selig sebagai ketua ke-16 Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC).
Selig, yang sebelumnya menjadi penasihat hukum utama gugus tugas kripto CFTC, resmi memimpin lembaga yang berperan besar dalam regulasi aset digital di Amerika Serikat. Dalam cuitannya di X, Selig menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi pasar komoditas yang efisien, mendorong inovasi, kebebasan, serta persaingan, bahkan menargetkan menjadikan AS sebagai “ibu kota kripto dunia.”
Hoskinson pun langsung menyambut kabar ini dengan optimisme. “Ketua Selig akan melakukan pekerjaan yang hebat di CFTC. Saya sangat yakin dengan kemampuan dan kepemimpinannya,” tulis Hoskinson, yang langsung memicu spekulasi tentang potensi arah bullish bagi pasar kripto.
Menurut laporan U Today, penunjukan Selig datang di tengah gelombang regulasi baru yang memberikan kejelasan bagi industri aset digital. Undang-Undang GENIUS dan Undang-Undang CLARITY, yang diterbitkan tahun ini, membuka jalan bagi kerangka regulasi yang lebih jelas, disambut baik oleh para investor.
Di sisi lain, SEC di bawah kepemimpinan Paul Atkins telah menunjukkan pendekatan lebih inklusif, beralih dari penegakan hukum ketat ke keterlibatan dan pelonggaran regulasi. Beberapa peraturan yang sebelumnya membatasi aktivitas pasar kini telah dibongkar, termasuk beberapa tuntutan hukum besar terhadap Ripple, Binance, dan Coinbase yang ditolak lembaga tersebut.
Dengan kombinasi kepemimpinan pro-kripto di CFTC dan regulasi yang lebih ramah, banyak pihak mulai bertanya: akankah ini menjadi titik balik bagi pasar kripto AS dan memicu reli baru? Investor jelas menaruh perhatian besar terhadap langkah-langkah Michael Selig berikutnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Cardano (ADA) hampir saja melampaui level prediksi harga khusus tahun ini. Dengan sentimen bullish mengetuk pintu, menunggu untuk masuk, fokus seluruh pasar menggeser ekspektasi harga ADA pada tahun 2025 dan seterusnya. Prediksi harga Cardano yang terbaru ini melihat lebih dekat dan lebih detail tentang masa depan blockchain dengan token native ADA. Dalam beberapa bagian berikutnya, kamu akan menemukan bagaimana kami berhasil memprediksi harga tertinggi ADA pada tahun 2023 dan 2024. Selain itu, kami akan menunjukkan (bukan memberi tahu) mengapa kami yakin harga ADA dapat menembus angka US$5 pada tahun 2030.
Prediksi Harga Cardano (ADA) Jangka Panjang
Kalau kamu perhatikan, memang aksi harga Cardano sangat gila, seperti PEPE atau WIF. Dan, dalam jangka panjang, pasar optimis terhadap harga ADA.
“Cardano berjalan lambat dan stabil untuk sementara waktu. Ini bukan kripto seperti memecoin, di mana Anda kamu mengharapkan pembalikan harga. Banyak investor yang memegang Cardano (ADA) memiliki posisi jangka panjang pada kripto. Mereka adalah arti dari investor Buy-and-Hold sesungguhnya.” Crypto Jon, Analis Crypto: YouTube
Jika ingin memegang ADA lebih lama – bahkan hingga tahun 2035 – berikut ini adalah tabel yang dapat membantu melacak estimasi proyeksi harga Cardano secara singkat:
Tahun
Proyeksi harga ADA maksimum
Proyeksi harga ADA minimum
2024
US$1,22
US$0,41
2025
US$2,24
US$0,712
2026
US$2,14
US$1,32
2027
US$2,57
US$2,00
2028
US$3,85
US$3,01
2029
US$4,23
US$3,30
2030
US$5,26
US$4,10
2031
US$7,89
US$6,15
2032
US$10,65
US$8,30
2033
US$15,97
US$9,90
2034
US$18,37
US$14,33
2035
US$22,04
US$17,19
Sekarang setelah prediksi harga terungkap, mari kita beralih ke analisis teknikal Cardano untuk memahami bagaimana ramalan harga coin ADA dapat bertahan dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Analisis Teknikal
Sebelum kita melangkah ke pembahasan jangka panjangnya, mari kita lihat aksi harga jangka pendek ADA, dengan fokus pada grafik harian. Bisa kita perhatikan bagaimana ADA saat ini diperdagangkan di dalam pola ascending channel — dengan harga yang sangat dekat dengan garis tren bagian bawah. Jika ditembus, ADA dapat mencari support di sekitar US$0,377.
Bahkan pada indikator RSI, dengan formasi bearish divergence — lower low — mengisyaratkan adanya koreksi yang akan segera terjadi. Satu-satunya secercah harapan bagi para bull adalah garis moving averagehijau (MA 50 hari) yang mencoba melintasi (MA 100 hari) atau garis biru. Jika upaya golden crossover ini berhasil, ini mungkin bisa mematahkan sentimen bearish Cardano.
Sekarang, mari kita beralih ke grafik mingguan Cardano untuk melihat apakah ada pola yang lebih luas terlihat:
Grafik harga dalam time frame mingguan | Sumber: TradingView.
Identifikasi Pola
Grafik mingguan menunjukkan formasi yang terlihat seperti puncak ke arah paling kiri grafik. Sebelum puncak tersebut, ada titik lower high, dan setelah titik puncak, ADA membentuk lower high sebelum menjadi stagnan dan terjebak dalam kisaran (range-bound) yang sama selama hampir 2,5 tahun.
Grafik harga ADA mingguan: TradingView
Setelah itu, ADA membuat dua titik tertinggi sebelum mencapai puncak di atas US$3. Kemudian, terdapat dua titik lower high yang terlihat jelas.
Sekarang, kita dapat menemukan setiap titik tertinggi dan terendah yang krusial dalam grafik untuk membantu kamu mengidentifikasi moving averagehigh-to-low dan low-to-high.
Pergerakan dan Perubahan Harga
Karena kita sudah menandai semua titik krusial sebelum, sesudah, dan di antara titik puncak, sekarang saatnya mencari perubahan persentase harga dan jarak di antaranya. Untuk itu, kita akan fokus pada dua jalur: A ke O dan O ke O1.
Grafik perubahan Harga | Sumber: TradingView.Tabel prediksi harga Cardano oleh tim analis BeInCrypto.
Setelah kita memiliki data untuk semua titik pada grafik, mari kita gunakan nilai negatif dan non-negatif untuk mencari rata-ratanya.
Jumlah dan rata-rata dari semua nilai negatif menghasilkan penurunan persentase (high-to-low) sebesar 68,53%. Waktu yang dibutuhkan untuk penurunan tersebut bisa mencapai 151 hari (rata-rata dari hari negatif).
Optimisme mengenai prediksi harga Cardano (ADA) bisa kita lihat dalam penjelasan oleh Ali Martinez, analis teknikal dan on-chain dalam cuitannya berikut ini.
In 2019, #Cardano consolidated within a parallel channel, signaling an end to the bear market.
Following the stagnant phase, $ADA broke out of the channel with a 75% surge, then underwent a 56% price correction, setting the stage for an impressive 4,095% bull run. pic.twitter.com/5C3GIHEvGp
Jumlah dan rata-rata dari semua nilai non-negatif menghasilkan kenaikan persentase (low-to-high) sebesar 198,79%. Kita sengaja menyimpan nilai O ke A sebesar 8.898,52% untuk menjaga perhitungan dalam batas yang diizinkan. Waktu yang diperlukan untuk mencapainya adalah 90 hari (rata-rata dari hari non-negatif).
Catatan: Pergerakan high-to-low dan low-to-high dapat bervariasi dari rata-rata yang dihitung tergantung pada kondisi pasar kripto, level support, dan bahkan level resistance.
Sekarang, mari kita gunakan kalkulasi di atas untuk mengidentifikasi level prediksi harga Cardano untuk tahun-tahun mendatang.
Prediksi Harga Cardano (ADA) Tahun 2024 (Tercapai)
Prospek: Bullish
Sekarang kita memiliki A1 – tingkat perkiraan harga Cardano tertinggi untuk tahun 2023 (yang hampir terpenuhi) – kami menggunakan rata-rata persentase tinggi-ke-rendah sebesar 68,53% untuk memetakan titik terendah pada tahun 2024. Namun, ada beberapa level support yang kuat yang mendekati US$0,41.Sponsored
Kami juga memperkirakan harga tertinggi akan berada di sekitar US$1,3 dan ADA berhasil mengakhiri tahun 2024 di US$1,22, berhasil sesuai dengan prediksi kami.
Prediksi Harga Cardano (ADA) Tahun 2025
Prospek: Sedikit Bullish
Sekarang, kita akan membahas prediksi harga Cardano untuk tahun 2025. Level terendah berikutnya dari level tertinggi US$1,22 atau B2 ini dapat kembali mendekati level support US$0,752 – yang berarti penurunan harga rata-rata sebesar 38,50%. Karena level terendah ini masih lebih tinggi dari level tertinggi tahun 2023 di US$0,675, kita dapat memperkirakan harga ADA akan berada dalam tren naik, bahkan pada tahun 2025.
Prediksi Cardano di tahun 2025 | Sumber: TradingView.
Selain itu, dengan menggunakan kenaikan harga rata-rata sebesar 198,79%, kita dapat memperkirakan harga tertinggi 2025 untuk ADA, yang dapat mencapai US$2,24.
Proyeksi ROI dari level saat ini: 376%
Prediksi Harga Cardano (ADA) 2026
Prospek: Netral
Mari kita asumsikan bahwa level tertinggi pada tahun 2025 untuk ADA adalah C2. Dari level ini, penurunan rata-rata 68,53% mungkin terjadi karena meningkatnya tekanan jual dari pemegang yang baru mengambil keuntungan (take profit). Oleh karena itu, selama 150 hari ke depan, penurunan berikutnya dapat membuat harga rata-rata ADA berada di level US$0,712.
Oleh karena itu, ini bisa menjadi harga terendah di tahun 2025, mengalahkan harga terendah pertama di US$0,752. Harga terendah US$0,712 masuk akal jika kemudian terjadi kenaikan harga rata-rata sebesar 198,79%. Nilai ini menempatkan harga tertinggi berikutnya – menjelang awal tahun 2026 – pada US$2,14. Jika kita menandai level tertinggi ini sebagai B3, kita dapat kembali melihat formasi level tertinggi yang lebih rendah untuk ADA – seperti pola sebelumnya.
Ekspektasi ini sejalan dengan aksi harga Cardano yang lambat namun stabil.
Proyeksi ROI dari level saat ini: 355%
Prediksi Harga Cardano (ADA) 2027
Prospek: Cukup Bullish
Membandingkan dengan tahun 2026, di mana harga mungkin akan turun dari level tahun 2025, kita dapat melihat ADA pada tahun 2027 naik antara 10% hingga 44% – persentase kenaikan terendah sesuai tabel di atas. Dengan asumsi kenaikan 20%, yang lebih dari cukup sesuai dengan reputasi Cardano, prediksi harga 2027 akan mencapai US$ 2,57.Sponsored
Sponsored
Dengan asumsi bahwa kondisi pasar tetap netral, harga terendah untuk tahun 2027 seharusnya tidak turun di bawah US$2.
Proyeksi ROI dari level saat ini: 445%
Prediksi Harga Cardano (ADA) 2028
Proyeksi: Bullish
Pada tahun 2028, tren bullish ADA mungkin akan menjadi pusat perhatian dengan kenaikan yang stabil lebih dari 44%. Seperti penjelasan sebelumnya, 44% adalah lonjakan harga terendah untuk ADA di seluruh interval. Dalam kondisi pasar standar, lonjakan harga ini sudah masuk perkiraan.
Dengan menganalisis grafik harga 2026-2030, melihat poin-poin ekstrapolasi, dan mempertimbangkan lonjakan harga historis, harga Cardano untuk tahun 2028 mungkin dapat mendekati angka US$3,90.
Proyeksi ROI dari level saat ini: 719%
Prediksi Harga Cardano (ADA) 2029
Prospek: Cukup Bullish
Setelah satu tahun dengan lonjakan harga hampir 50%, pergerakan paling mungkin untuk ADA adalah antara 10% dan 50%. Dengan asumsi 10% ke posisi paling praktis, prediksi harga ADA untuk tahun 2029 akan berada di sekitar angka US$ 4,23.
Titik terendah untuk tahun 2029, menurut indikator Fibonacci, seharusnya tidak turun di bawah US$3,30 kecuali jika kondisi pasar menjadi sangat kacau.
Proyeksi ROI dari level saat ini: 800%
Prediksi Harga Cardano (ADA) 2030
Prospek: Bullish
Dengan titik terendah 2023 dan tertinggi 2026, kita dapat memperkirakan jalur prediksi harga Cardano untuk menemukan harga hingga tahun 2030. Mengikuti jalur pertumbuhan yang sama hingga 2026, kita dapat memperkirakan harga ADA akan mencapai US$ 5,26 pada tahun 2030.
Prediksi harga untuk tahun 2030 | Sumber: TradingView.
Proyeksi ROI dari level saat ini: 1019%
Perkiraan Harga Cardano dan Riwayatnya
Cardano (ADA) telah mengalami fluktuasi yang signifikan sejak awal. Meluncur pada akhir 2017, ADA mengalami pertumbuhan yang cepat, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar US$1,33 pada Januari 2018 selama booming kripto. Namun, kejatuhan pasar berikutnya membuat harganya anjlok hingga serendah US$ 0,03 pada awal 2019.
Terlepas dari fluktuasi ini, ADA mulai pulih secara stabil, terutama pada tahun 2020 dan 2021, terdorong oleh pengembangan dan pembaruan berkelanjutan dari tim Cardano. Pergerakan harga yang terkenal termasuk puncaknya sekitar US$ 3,10 pada September 2021, seiring kenaikan kripto yang lebih luas.
Selain itu, ada juga peningkatan yang signifikan seperti hard fork Alonzo, yang memperkenalkan kontrak pintar ke jaringan. Kemajuan ini menyoroti potensi Cardano dan menarik minat investor yang signifikan.
Prediksi harga Cardano dan riwayat pergerakan harga: TradingView.
Dampak dari peristiwa besar Pasar mata uang kripto yang lebih luas, terutama siklus halving Bitcoin, memiliki dampak yang cukup besar pada harga Cardano. Peristiwa Bitcoin halving, yang mengurangi hadiah blok untuk menambang Bitcoin hingga setengahnya, secara historis menyebabkan fase bullish karena berkurangnya pasokan Bitcoin baru. Hal ini secara tidak langsung menguntungkan altcoin seperti Cardano.
Misalnya, halving Bitcoin tahun 2020 berkontribusi pada kenaikan harga kripto tahun 2021, di mana ADA mencapai level tertinggi baru. Bahkan setelah peristiwa halving tahun 2024, ADA menunjukkan kenaikan yang signifikan, melewati level psikologis US$1, hanya dalam waktu kurang dari beberapa bulan.
Selain itu, perkembangan internal Cardano secara signifikan memengaruhi harganya. Peningkatan Shelley pada tahun 2020, yang memperkenalkan staking, dan fase Goguen pada tahun 2021, yang memungkinkan kontrak pintar, sangat penting dalam lonjakan harga ADA.
Peningkatan jaringan ini meningkatkan fungsionalitas Cardano, membuatnya lebih menarik bagi investor dan pengembang. Perkembangan regulasi dan pergeseran sentimen pasar juga memainkan peran penting dalam dinamika harga ADA. Misalnya, berita regulasi yang positif sering kali mendongkrak harga, sementara ketidakpastian atau berita negatif dapat menyebabkan penurunan.
Analisis Fundamental Pengaruh pada Prediksi Harga Cardano
Pendirinya Charles Hoskinson, Cardano dengan mudah menjadi salah satu blockchain yang paling canggih dengan teknologi mutakhir. Berikut adalah sekilas tentang seberapa hebat dan kayanya fitur jaringan Cardano sebenarnya:
Cardano memiliki arsitektur berlapis (layered architecture), sehingga membuat penanganan transaksi menjadi lebih fleksibel.
Konsensusnya menggunakan Proof-of-Stake yang lebih hemat energi, namanya Ouroboros.
Kamu dapat menjalankan stakingADA untuk menjaga keamanan jaringan atau bahkan menggunakannya untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan di dalam tata kelola on-chain.
Blockchain Cardano berfokus pada developer, jadi bisa menawarkan sumber daya pengembangan dApp dan smart contract yang banyak.
Poin-poin di atas baru sebagian fitur dan kegunaan Cardano serta native token ADA saja.
Selain itu, Cardano juga terus berkembang menjadi tempat yang subur bagi NFT dengan kehadiran marketplace seperti Jungle, jpg.store, Pun City, dan lainnya yang membuka toko. Menurut data dari Crypto Slam, total transaksiNFT yang terkait dengan ekosistem Cardano telah melonjak hampir 38% selama 24 jam terakhir pada 26 April 2023.
Tokenomics
Dalam hal tokenomics ADA, Cardano punya pasokan maksimum sebanyak 45 miliar. Tapi, perlu diketahui bahwa nyaris 31,1 miliar token ADA sudah dialokasikan sejak awal. Berikut tampilan rasionya:
Tokenomics Cardano (ADA) | Sumber: CoinGecko.
Sesuai dengan kalkulasi, seluruh pasokan Cardano kemungkinan akan membutuhkan waktu hingga hampir tahun 2050 untuk sepenuhnya menjadi likuid. Sampai saat itu, kita harus menghadapi tingkat inflasi standar atau, lebih tepatnya, tingkat penerbitan yang ada. Perlu diperhatikan bahwa tingkat inflasi mungkin akan mulai turun saat pasokan yang beredar mulai mendekati batas pasokan. Namun, kondisi itu mungkin masih membutuhkan waktu cukup lama.
Apakah Model Prediksi Harga Cardano Ini Akurat?
Model prediksi harga Cardano ini mempertimbangkan analisis teknikalnya dengan serius. Sejumlah titik pelacakan yang luas membantu kami menghasilkan proyeksi yang paling akurat dan relevan. Namun, level perkiraan harga koin ADA dapat berubah tergantung pada perubahan kapitalisasi pasar Cardano. Selain itu, faktor lain seperti jumlah developer aktif, berbagai upgrade seperti Vasil Fork, dan faktor lainnya juga dapat mempengaruhi. Oleh karena itu, disarankan untuk terus memantau setiap level perkiraan harga seiring dengan pertumbuhan jaringan Cardano dan juga pasar kripto secara umum.
Harga Cardano (ADA) kembali tertekan dan diperdagangkan di kisaran US$0,2559, turun lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir setelah menembus area support US$0,26. Pergerakan ini membawa ADA ke level terendah sejak akhir 2024, dengan tekanan jual masih mendominasi di berbagai timeframe.
Secara teknikal, ADA kini berada di bawah seluruh exponential moving average (EMA) utama. EMA 20 hari berada di US$0,2987, EMA 50 hari di US$0,3450, EMA 100 hari di US$0,4155, dan EMA 200 hari di US$0,5151. Keempat EMA tersebut tersusun menurun dan membentuk area resistensi berlapis, memperkuat struktur tren turun yang telah terbentuk sejak puncak Agustus lalu.
Analisis Teknikal Cardano
Di sisi derivatif, data Coinglass menunjukkan open interest (OI) justru naik tipis 0,27% menjadi US$410,27 juta. Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan harga, mengindikasikan bahwa sebagian trader membangun kembali posisi pada level yang lebih rendah, alih-alih menutup eksposur sepenuhnya. Namun, volume perdagangan turun 14,62% menjadi US$715,53 juta, mencerminkan partisipasi pasar yang melemah.
Dilaporkan Coinedition, rasio long/short masih condong ke sisi long, masing-masing 2,11 di Binance dan 2,29 di OKX. Kondisi ini menunjukkan bahwa leverage masih relatif optimistis meskipun harga terus melemah, sehingga meningkatkan risiko likuidasi jika penurunan berlanjut.
Dari sisi pasar spot, arus keluar bersih sebesar US$1,56 juta tercatat pada 11 Februari. Meskipun tidak besar secara nominal, pola outflow yang konsisten selama beberapa pekan terakhir mengindikasikan pemegang aset lebih memilih mengurangi eksposur dibandingkan mengakumulasi di harga rendah.
Pada grafik harian, ADA telah menembus seluruh support penting dan kini menguji level psikologis US$0,25. Penutupan harian di bawah level tersebut berpotensi membuka jalan menuju zona permintaan berikutnya di US$0,22, yang merupakan area terendah Oktober 2024. Sementara itu, tren garis menurun sejak Agustus terus membatasi setiap upaya pemulihan.
Dalam timeframe intraday 30 menit, harga bergerak dalam pola descending channel dengan batas bawah di sekitar US$0,2555. Relative Strength Index (RSI) berada di 35, mendekati area jenuh jual namun belum menunjukkan sinyal pembalikan yang jelas. Indikator MACD masih berada di wilayah negatif, memperkuat momentum bearish jangka pendek.
Prospek pergerakan selanjutnya sangat bergantung pada kemampuan ADA mempertahankan support US$0,25. Skenario bullish memerlukan pantulan kuat dengan volume tinggi serta penutupan di atas EMA 20 hari pada US$0,2987 untuk mengindikasikan pelemahan tren turun. Sebaliknya, jika level US$0,25 gagal dipertahankan, risiko penurunan lebih lanjut ke kisaran US$0,22 hingga US$0,20 semakin terbuka, sekaligus mencetak level terendah baru dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut Tim Research Tokocrypto, kombinasi breakdown harga + outflows spot mengindikasikan tren masih rapuh. Namun open interest yang tidak runtuh (bahkan sedikit naik) bisa berarti pelaku pasar mulai membangun posisi di level rendah, potensi setup volatilitas lanjutan.
“Konfirmasi reversal biasanya butuh reclaim MA/EMA kunci dan berhentinya outflow spot secara konsisten,” ujarnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Pergerakan harga Cardano (ADA) saat ini berada di fase krusial.
Setelah mengalami koreksi tajam dari puncaknya di atas $1,00 pada pertengahan 2025, Coincu mencatat harga ADA kini turun ke kisaran $0,27 dan bertahan di garis support utama dalam pola descending channel.
Secara teknikal, kondisi ini membuka peluang terjadinya rebound jangka pendek dengan potensi pengujian ulang target harga di area $0,37.
Namun di balik peluang pemulihan harga tersebut, data fundamental jaringan Cardano justru menunjukkan sinyal pelemahan yang signifikan.
Penurunan aktivitas DeFi dan arus modal keluar (capital outflow) memunculkan kekhawatiran bahwa potensi reli teknikal ADA berisiko menjadi bull trap jika tidak didukung oleh pemulihan fundamental.
Dari sudut pandang teknikal, ADA masih bergerak rapi di dalam pola descending channel yang terbentuk sejak penurunan besar pasca puncak 2025.
Saat ini, harga berada di area support bawah channel, zona yang secara historis sering memicu pantulan harga (technical bounce).
Jika support ini mampu dipertahankan, target pemulihan terdekat berada di kisaran $0,33 hingga $0,37, yang bertepatan dengan area resistance dinamis channel.
Level $0,37 sendiri menjadi target teknikal penting karena berpotensi menjadi titik konfirmasi apakah ADA hanya mengalami relief rally atau benar-benar memulai pembalikan tren jangka menengah.
Namun, skenario ini tetap bersifat spekulatif tanpa dukungan dari faktor fundamental yang kuat.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Fundamental Cardano Melemah: TVL dan Aktivitas DeFi Anjlok
Berbeda dengan potensi teknikalnya, kondisi fundamental jaringan Cardano justru menunjukkan tekanan serius.
Total Value Locked (TVL) Cardano tercatat turun drastis menjadi hanya $129,37 juta, merosot jauh dari level di atas $500 juta pada awal 2025.
Penurunan lebih dari 70% ini mengindikasikan keluarnya likuiditas besar dari ekosistem DeFi Cardano.
Tak hanya TVL, aktivitas perdagangan di sektor decentralized exchange (DEX) Cardano juga mengalami penurunan tajam.
Volume transaksi DEX saat ini hanya berada di kisaran $2,03 juta, angka yang tergolong sangat rendah untuk jaringan layer-1 besar seperti Cardano.
Data ini mencerminkan minimnya aktivitas pengguna serta berkurangnya minat pengembang dan investor terhadap aplikasi DeFi di jaringan tersebut.
Kombinasi penurunan TVL dan volume DEX menjadi sinyal kuat bahwa secara on-chain, ekosistem Cardano sedang berada dalam fase “mati suri”.
Open Interest Tinggi, Spekulasi Memanas
Menariknya, di tengah lesunya fundamental jaringan, data pasar derivatif justru menunjukkan gambaran yang kontras.
Open Interest (OI) ADA tercatat masih sangat tinggi, mencapai sekitar $452 juta. Angka ini menunjukkan besarnya posisi terbuka di pasar futures dan perpetual, menandakan minat spekulatif jangka pendek yang masih sangat aktif.
Tingginya OI di tengah tren harga menurun sering kali menjadi indikator bahwa pasar sedang bersiap menghadapi pergerakan besar.
Kondisi ini menciptakan potensi volatilitas eksplosif, baik dalam bentuk short squeeze (jika harga naik tajam) maupun long squeeze (jika harga kembali jatuh).
Divergensi Berbahaya antara Harga dan Fundamental
Tim Research Tokocrypto menilai kondisi ADA saat ini sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi ke arah yang lebih gawat.
“Kondisi ADA saat ini menampilkan Divergensi Berbahaya: Harga dan aktivitas on-chain (DeFi) sedang ‘mati suri’, tetapi minat spekulatif (Open Interest/OI) justru memanas,” tutur Tim Research Tokocrypto.
Di satu sisi, harga menunjukkan peluang teknikal untuk rebound, sementara di sisi lain aktivitas DeFi dan fundamental jaringan justru melemah drastis.
“Tingginya OI di tengah tren harga turun biasanya menjadi sinyal bahwa pasar sedang bersiap untuk pergerakan eksplosif (bisa Short Squeeze ke atas atau Long Squeeze ke bawah).”
Dengan tingginya Open Interest, pasar ADA berada dalam kondisi sensitif terhadap pergerakan harga ekstrem. Investor ritel perlu ekstra waspada terhadap volatilitas mendadak yang bisa terjadi tanpa peringatan.
“Bagi investor, penurunan TVL yang masif adalah bendera merah (red flag); reli teknikal ke $0.37 mungkin saja terjadi, namun tanpa dukungan fundamental DeFi yang pulih, kenaikan tersebut rentan bersifat sementara (bull trap),” lanjut Tim Research Tokocrypto.
Secara keseluruhan, Cardano (ADA) saat ini berada di persimpangan penting. Peluang pemulihan teknikal masih terbuka selama harga mampu bertahan di area support descending channel.
Namun, lemahnya fundamental jaringan yang ditandai oleh anjloknya TVL dan volume DEX, menjadi faktor risiko utama yang tidak bisa diabaikan.
Bagi investor, reli jangka pendek menuju $0,37 sebaiknya diperlakukan dengan kehati-hatian tinggi.
Tanpa tanda-tanda pemulihan aktivitas on-chain dan arus modal masuk ke ekosistem DeFi Cardano, setiap kenaikan harga berisiko menjadi jebakan bullish di tengah tren turun yang lebih besar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Cardano (ADA) kembali menjadi sorotan setelah menyentuh level teknikal penting yang dalam sejarahnya kerap menjadi titik awal reli besar. Pergerakan ini terjadi di tengah tekanan pasar kripto akibat salah satu peristiwa likuidasi terbesar dalam siklus saat ini.
Pekan lalu, pasar kripto mencatat peristiwa likuidasi terbesar ke-10 sepanjang sejarah, yang mendorong sebagian besar altcoin jatuh ke level terendah siklusnya. Cardano tidak luput dari tekanan tersebut, namun penurunan harga ini justru membawa ADA kembali menguji zona permintaan historis di sekitar US$0,2775, level yang telah bertahan sejak akhir 2023.
Data grafik harian menunjukkan bahwa area tersebut sebelumnya berfungsi sebagai fondasi bagi beberapa bull run utama Cardano. Retest terhadap level ini dinilai signifikan oleh pelaku pasar, terutama investor bermodal besar.
Minat Investor Ritel Kecil
Meski partisipasi investor ritel masih terlihat berhati-hati, data on-chain dan arus order menunjukkan aktivitas yang berbeda dari investor institusional dan whale. Pesanan berukuran besar terpantau terkonsentrasi di sekitar area penurunan harga, mengindikasikan akumulasi alih-alih aksi jual panik.
Dikutip Cryptonews, data CryptoQuant memperlihatkan rata-rata ukuran order spot Cardano meningkat selama periode penurunan, memperkuat dugaan bahwa investor besar memanfaatkan koreksi sebagai peluang beli. Kondisi ini mengisyaratkan bahwa peristiwa likuidasi tersebut tidak serta-merta menandakan kegagalan struktur harga, melainkan berpotensi menjadi fase pembersihan pasar sebelum pembalikan arah.
Dari sisi teknikal jangka menengah hingga panjang, Cardano masih berada dalam fase konsolidasi yang telah berlangsung lebih dari satu tahun, membentuk pola descending channel. Upaya breakout sebelumnya sempat gagal, namun akumulasi yang berlanjut menunjukkan bahwa pelaku pasar besar masih mempertahankan pandangan bullish terhadap struktur jangka panjang ADA.
Pada grafik mingguan, indikator Relative Strength Index (RSI) telah menyentuh area oversold di level 30, yang secara historis sering menandai kelelahan tekanan jual. Sementara itu, indikator MACD menunjukkan penyempitan momentum yang mengarah pada potensi golden cross, sinyal awal penguatan tren.
Fokus Pasar ADA
Fokus pasar kini tertuju pada level US$0,50, yang menjadi batas atas pola sekaligus bekas area support. Jika level tersebut berhasil ditembus dan dipertahankan, analis menilai struktur harga Cardano dapat berubah menjadi bullish, membuka peluang kenaikan menuju area US$1,35, atau sekitar 360% dari level saat ini.
Dalam skenario jangka panjang, apabila kondisi makro membaik dan fundamental kembali mendukung, kenaikan tersebut dinilai baru tahap awal. Target lanjutan bahkan diproyeksikan dapat membawa harga ADA mendekati US$2, atau potensi kenaikan hingga 875%.
Meski demikian, pelaku pasar tetap diingatkan bahwa aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dan pergerakan harga dapat berubah secara cepat mengikuti sentimen global dan kondisi likuiditas.
Tim Research Tokocrypto menjelaskan pertahanan area $0.2775 sangat krusial. Akumulasi smart money di zona ini mengindikasikan keyakinan tinggi terhadap potensi pembalikan arah, menjadikannya area risk-reward menarik.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.