Tag: chainlink

  • Chainlink Bertahan di Support $13, Analis Optimistis Potensi Pemulihan

    Chainlink (LINK) menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah diperdagangkan 27% di atas level terendahnya pada 11 Maret.

    Meskipun volatilitas pasar dan ketidakpastian ekonomi makro masih membayangi, LINK berhasil mempertahankan posisinya lebih baik dibandingkan banyak altcoin lainnya.

    Dilaporkan Newsbtc, para analis melihat potensi kenaikan lebih lanjut jika aset ini mampu bertahan di level support $13, yang menjadi titik krusial bagi pergerakan harga selanjutnya.

    Level Support $13 Jadi Kunci Pergerakan

    Analis utama Ali Martinez mengungkapkan bahwa Chainlink sedang menguji batas bawah saluran harga LINK yang sudah lama terbentuk. Menurutnya, jika LINK berhasil mempertahankan level ini, maka pola historis menunjukkan potensi rebound yang kuat.

    “Jika LINK tetap di atas $13, ada kemungkinan besar reli akan terjadi, dengan target potensial menuju $25 hingga $50,” ujar Martinez melalui platform X.

    Saat ini, Chainlink diperdagangkan di sekitar $14,30, berhadapan dengan zona resistensi utama di level $15. Analis menilai level ini sebagai titik penentu arah jangka pendek, di mana jika ditembus, LINK berpotensi naik menuju $17, yang sebelumnya menjadi area support kuat sebelum mengalami tren penurunan.

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Senin, 24 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Senin, 24 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Potensi Pergerakan Harga LINK

    Jika LINK berhasil menembus $15, momentum bullish dapat mendorong harga lebih tinggi dengan potensi target di kisaran $25 hingga $50 dalam jangka menengah hingga panjang. Namun, jika LINK gagal mempertahankan support $13, ada kemungkinan harga turun ke level support berikutnya di $12.

    Para investor dan pedagang terus mengamati pergerakan harga dalam beberapa hari mendatang untuk menentukan arah tren selanjutnya. Periode ini menjadi sangat penting bagi Chainlink dalam menegaskan apakah aset ini mampu mengukuhkan posisinya sebagai salah satu altcoin yang memimpin pemulihan pasar kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Chainlink (LINK) Melonjak 11% dalam Sehari, Akankah Tembus $24?

    Setelah mengalami tekanan jual awal pekan ini, Chainlink (LINK) kembali mencuri perhatian dengan lonjakan harga hingga 11% dalam sehari.

    Kini, para analis mulai berspekulasi apakah mata uang kripto ini mampu mencapai level psikologis $24 dalam waktu dekat.

    Chainlink Kembali ke Jalur Pemulihan

    Pada hari Jumat, Chainlink berhasil mengubah level resistensi $14 menjadi support baru. Sebelumnya, tekanan jual yang melanda pasar kripto, termasuk Bitcoin (BTC) yang turun ke level terendah dalam beberapa bulan, menyebabkan LINK jatuh hingga $11,71—level terendah dalam empat bulan terakhir.

    Namun, dalam tiga hari terakhir, LINK bergerak dalam kisaran $12,5-$13,5 tanpa mampu menembus batas atas. Baru pada hari Jumat, LINK berhasil menembus $14 dan mencapai puncak $14,71 sebelum stabil di kisaran $14,4-$14,5.

    Level ini dinilai penting karena telah berulang kali menjadi titik rebound dalam siklus sebelumnya, termasuk saat reli Q1 2024 dan pasca pemilu AS. Jika momentum ini terus berlanjut, LINK berpotensi mengalami kenaikan lebih lanjut.

    Potensi Kenaikan Menuju $24

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Newsbtc, Analis kripto Ali Martinez mengungkapkan bahwa selama LINK mampu mempertahankan level support saat ini, harga dapat menuju $24 dalam waktu dekat.

    “Chainlink telah bergerak dalam saluran paralel naik sejak Juli 2023. Setiap kali harga menyentuh batas bawah, ada kecenderungan naik menuju batas atas,” ungkap Martinez. Dengan demikian, jika tekanan beli terus meningkat, harga LINK berpotensi melonjak hingga $45 dalam jangka panjang.

    Selain itu, pergerakan investor besar (paus) juga mengindikasikan sentimen bullish. Dalam lima hari terakhir, lebih dari 3 juta LINK telah dibeli oleh investor berskala besar. Bahkan, laporan Lookonchain menyebutkan bahwa satu alamat dompet telah menghabiskan 12,1 juta USDC untuk membeli 863.174 LINK seharga $14, dengan total kepemilikan senilai $15,53 juta. Hal ini menunjukkan keyakinan yang kuat dari investor institusional terhadap potensi kenaikan harga LINK.

    Akankah Chainlink Mengalami Koreksi Sebelum Melonjak?

    Meskipun sentimen pasar saat ini positif, beberapa analis masih memperingatkan kemungkinan koreksi jangka pendek sebelum harga LINK benar-benar naik signifikan.

    Analis AMCrypto Alex menilai bahwa meskipun LINK masih berada dalam tren naik jangka panjang, ada kemungkinan token ini menguji ulang level $10 sebelum benar-benar pulih.

    Di sisi lain, pedagang Crypto Rand percaya bahwa LINK sudah siap untuk tren naik lebih lanjut. Ia mencatat bahwa sejak awal 2025, Chainlink telah membentuk pola baji jatuh, yang biasanya menjadi sinyal pembalikan tren bullish. Jika harga berhasil menembus level $14,5 dengan kuat, kenaikan hingga $20 dapat terjadi dengan cepat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Chainlink Naik 12,6% Meski Whale Jual 356 Ribu Token

    Harga Chainlink (LINK) baru-baru ini menjadi sorotan setelah seekor whale kripto menjual 356.665 koin senilai $4,59 juta dengan harga rata-rata $12,88 per token.

    Dilaporkan The Coin Republic, meskipun aksi jual ini cukup besar, harga LINK tetap menunjukkan ketahanan dengan naik 2% secara intraday dan ditutup pada level $13,15.

    Penjualan Besar-Besaran yang Memicu Volatilitas

    Berdasarkan data on-chain dari Onchain Lens, transaksi besar ini dilakukan oleh alamat dompet “0xc6f7f”.

    Biasanya, aksi jual oleh whale dalam jumlah besar dapat memicu volatilitas tinggi dan meningkatkan ketidakpastian investor. Namun, meskipun sempat menekan harga, pasar dengan cepat pulih dan menunjukkan ketahanan yang kuat.

    Ketahanan Harga LINK di Tengah Tekanan Pasar

    Alih-alih terpuruk, harga LINK justru menunjukkan tanda-tanda stabilitas. Setelah aksi jual besar-besaran, harga LINK berhasil naik hingga $14,53 dari level terendah $12,82 dalam 24 jam terakhir, mencatatkan kenaikan 12,62%.

    Hal ini menunjukkan bahwa pasar berhasil menyerap tekanan jual dengan baik, yang mencerminkan kuatnya dukungan terhadap Chainlink di tengah ketidakpastian makroekonomi.

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Sabtu, 15 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analis Tetap Optimis, Tren Bullish Berlanjut?

    Meskipun terjadi aksi jual dari whale, para analis masih optimis terhadap prospek harga Chainlink. Menurut analis pasar Bitcoin Buddha, LINK berhasil pulih setelah menguji level support di sekitar $12. Jika momentum ini terus berlanjut, ada potensi bagi harga LINK untuk melampaui level tertinggi sebelumnya.

    Bitcoin Buddha juga menyoroti zona support utama bagi Chainlink di kisaran $6 hingga $9. Jika LINK mampu bertahan di atas area ini, tren bullish dapat terus berlanjut. Indikator TD Sequential juga menunjukkan pola “9”, yang menandakan potensi kenaikan lebih lanjut dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perjuangan Harga Chainlink dan Dogecoin Berlanjut

    Harga Chainlink (LINK) dan Dogecoin (DOGE) terus mengalami tekanan di tengah ketidakpastian pasar kripto. Akibat volatilitas ini, banyak investor mencari peluang baru yang lebih menjanjikan.

    Menurut laporan Cryptodaily, salah satu opsi yang kini menarik perhatian adalah ICO prapenjualan FXGuys ($FXG), yang disebut-sebut memiliki potensi pertumbuhan signifikan dibandingkan LINK dan DOGE.

    Para pakar pasar mengungkapkan bahwa prospek harga LINK dan DOGE mungkin tidak sebanding dengan potensi eksplosif FXGuys. Dengan prediksi kenaikan harga hingga 100x, $FXG menjadi pilihan utama bagi investor yang mengincar margin keuntungan lebih tinggi.

    Saat ICO-nya semakin diminati, akumulasi token $FXG semakin meningkat, menjadikannya salah satu aset kripto paling menjanjikan untuk tahun ini.

    Penurunan Aktivitas Pasar Chainlink Memicu Volatilitas Harga

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Berdasarkan data Coinglass, posisi long Chainlink turun drastis dari $10,21 juta menjadi $1,97 juta, sementara posisi short-nya berkurang dari $1,83 juta menjadi $534.900 pada kuartal pertama 2025. Penurunan aktivitas pasar ini berdampak langsung pada harga LINK, yang mengalami fluktuasi tajam.

    Pada Januari 2025, LINK sempat melonjak 27,84% dari $19,71 menjadi $25,20 dalam waktu 17 hari, sebelum kemudian turun 4,05% ke $24,18 pada akhir bulan. Tren penurunan ini berlanjut hingga Februari, dengan LINK merosot 31,22% ke level $16,63 dalam 24 hari.

    Walaupun beberapa analis masih optimis bahwa LINK bisa kembali ke level $30 dalam beberapa bulan mendatang, investor mulai beralih ke opsi lain yang lebih menjanjikan. ICO FXGuys menjadi salah satu pilihan utama karena potensi pertumbuhannya yang lebih tinggi dibandingkan LINK.

    Perjuangan Harga DOGE: Apakah Dogecoin Masih Menarik untuk Dibeli?

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dogecoin (DOGE) juga menghadapi pergerakan harga yang tidak stabil. Coinglass melaporkan bahwa posisi long DOGE turun dari $45,98 juta menjadi $11,93 juta, sementara posisi short turun dari $25,01 juta menjadi $1,27 juta. Penurunan aktivitas ini menyebabkan harga DOGE mengalami gejolak yang signifikan.

    Pada Januari 2025, DOGE melonjak 29,03% dari $0,31 menjadi $0,40 hanya dalam 19 hari. Namun, harga kemudian turun 15% ke $0,34 pada akhir bulan, dan terus merosot hingga 35,29% ke level $0,22 pada 24 Februari. Meskipun beberapa ahli memperkirakan DOGE bisa mencapai $1 dalam waktu dekat, volatilitas yang tinggi membuat banyak investor mulai mencari alternatif investasi.

    Situasi ini mendorong investor untuk mendiversifikasi portofolio mereka ke ICO FXGuys, yang menawarkan prospek keuntungan lebih besar dibandingkan LINK dan DOGE. Dengan antusiasme pasar yang meningkat, para analis menyebut $FXG sebagai salah satu koin kripto terbaik untuk dibeli saat ini.

    Sebagai kesimpulan, ketidakpastian harga yang terus melanda Chainlink dan Dogecoin membuat para investor semakin tertarik pada FXGuys. Dengan potensi kenaikan harga yang luar biasa, ICO FXGuys menjadi opsi investasi yang semakin diminati dalam dunia kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenaikan Token DeFi 25% Hari Ini: LINK, XLM, dan WLFI Ikut Meroket

    Pasar Decentralized Finance (DeFi) kembali menunjukkan kekuatan bullish yang signifikan. Hari ini, kapitalisasi pasar DeFi mencapai $131,95 miliar, melonjak hingga 25,69% hanya dalam 24 jam terakhir.

    Lonjakan ini membuat banyak token DeFi masuk dalam radar para investor karena menunjukkan pergerakan positif baik dalam harga maupun volume perdagangan.

    Token DeFi Teratas Hari Ini

    Berikut beberapa aset DeFi yang mencuri perhatian:

    Hyperliquid (HYPE)

    Hyperliquid
    • Harga: $53,59
    • Kenaikan 24 jam: +5,13%
    • Market cap: $17,89 miliar
    • Volume 24 jam: $242,6 juta
      HYPE menjadi bintang hari ini dengan lonjakan solid yang menempatkannya di daftar atas pasar DeFi.

    Chainlink (LINK)

    • Harga: $23,33
    • Kenaikan 7 hari: +5,05%
    • Market cap: $15,82 miliar
      Sebagai proyek orakel terdepan, LINK terus menunjukkan fundamental kuat dan stabilitas harga.

    Stellar (XLM)

    Stellar Lumens (XLM)
    Stellar Lumens (XLM)
    • Harga: $0,3887
    • Kenaikan 24 jam: +1,13%
    • Market cap: $12,39 miliar
      XLM tetap konsisten bergerak positif, didukung oleh adopsi jaringan yang semakin luas.

    Polkadot (DOT)

    • Harga: $4,35
    • Kenaikan 24 jam: +0,85%
    • Market cap: $7,05 miliar
      DOT masih menjadi salah satu proyek blockchain interoperabilitas paling menarik bagi investor jangka panjang.

    World Liberty Financial (WLFI)

    World Liberty Financial (WLFI)
    World Liberty Financial (WLFI)
    • Harga: $0,2338
    • Kenaikan 24 jam: +6,14%
    • Market cap: $5,75 miliar
      WLFI menjadi salah satu token dengan reli terkuat hari ini, didorong oleh minat investor yang terus bertambah.

    Lonjakan kapitalisasi pasar DeFi hari ini menandakan optimisme besar terhadap sektor keuangan terdesentralisasi. Token-token besar seperti HYPE, LINK, XLM, DOT, hingga WLFI terus menguat, membuat banyak analis memperkirakan tren bullish akan berlanjut. Apakah reli DeFi ini hanya euforia sesaat atau awal dari lonjakan besar berikutnya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Chainlink Gandeng Bank Saudi: LINK Bisa Terbang ke $125?

    Chainlink (LINK) kembali jadi sorotan setelah mengumumkan kolaborasi besar dengan Saudi Awwal Bank (SAB), salah satu bank terbesar di Arab Saudi dengan aset lebih dari $100 miliar.

    Langkah ini membuat investor bertanya-tanya: apakah harga LINK siap melesat hingga $125?

    Investor Semakin Optimis: Akumulasi dan Kemitraan Jadi Kunci

    Pada 17 September, SAB resmi mengungkapkan rencana memanfaatkan layanan Chainlink untuk menghadirkan aplikasi onchain generasi terbaru di Arab Saudi. Kabar ini menyusul peluncuran Data Streams bulan lalu, yang membawa harga real-time dan throughput tinggi ke produk keuangan tradisional di 37 blockchain.

    Tak hanya itu, perusahaan manajemen aset digital Caliber (CWD) juga membeli LINK senilai $6,5 juta sebagai bagian dari strategi perbendaharaan aset digital mereka. Berita ini semakin memperkuat optimisme pasar terhadap masa depan LINK.

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Minggu, 21 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Minggu, 21 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: ETF Chainlink Pertama di AS, LINK Siap Meledak?

    Data On-Chain: Cadangan LINK di Bursa Anjlok

    Menurut data dari CryptoQuant, cadangan LINK di bursa saat ini berada di level terendah sejak Juni 2022. Arus keluar yang stabil ini menandakan akumulasi besar-besaran oleh investor jangka panjang, sekaligus meredam potensi aksi jual besar. Dengan semakin banyak investor memegang LINK di luar bursa, tekanan jual pun berkurang — memberi ruang bagi kenaikan harga yang lebih sehat.

    Analisis Teknis: Pola Bullish Menuju $125?

    Dilaporkan AMBCrypto, grafik harga LINK memperlihatkan pola “cup and handle” di timeframe yang lebih tinggi — sinyal klasik untuk potensi terobosan bullish. Jika pola ini berhasil terkonfirmasi, target harga ambisius hingga $125 terbuka lebar.

    Untuk jangka pendek, level penting yang perlu diperhatikan berada di $21,87 dan $25,81. Jika mampu menembus resistensi utama di $31, $38, hingga $47, maka jalur menuju $100+ akan semakin realistis.

    Namun, dalam timeframe lebih rendah (4 jam), LINK masih bergerak dalam rentang $21,87 – $25,4. Saat ini, harga berada di bawah titik tengah $23,64, yang berarti potensi koreksi ke level bawah rentang masih terbuka. Zona permintaan sekitar $23 akan menjadi area krusial untuk melihat apakah bullish mampu mengambil alih momentum.

    Sumber: LINK/USDT di TradingView.
    Sumber: LINK/USDT di TradingView.

    Potensi ke Level $125

    Kombinasi akumulasi investor, data on-chain positif, dan kabar kemitraan besar membuat Chainlink berada di jalur bullish. Jika pola teknis terkonfirmasi, bukan tidak mungkin LINK akan menargetkan harga spektakuler $125 di masa mendatang.

    Pertanyaannya: apakah bull Chainlink cukup kuat untuk mendorong reli besar ini, atau justru harga masih akan terkonsolidasi sebelum melesat lebih tinggi?

    Baca juga: Departemen Perdagangan AS Merilis Data Via Chainlink, Ada Apa?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Departemen Perdagangan AS Merilis Data Via Chainlink, Ada Apa?

    Dalam langkah bersejarah menuju era keuangan digital, Departemen Perdagangan Amerika Serikat (DOC) meletakkan sebuah fondasi besar.

    Bersama Chainlink dan Pyth Network, DOC menyalurkan data ekonomi makro resmi, seperti Real GDP, PCE Price Index, dan Real Final Sales, langsung di atas blockchain.

    Ini merupakan langkah monumental pertama pemerintah AS yang menerbitkan data resmi secara on-chain.

    Baca Juga: ETF Chainlink Pertama di AS, LINK Siap Meledak?

    Data Ekonomi AS Kini Tersedia di Blockchain

    Melalui Chainlink Data Feeds, enam indikator ekonomi utama kini telah tersedia secara on-chain di sepuluh jaringan blockchain, termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, Optimism, Base, Mantle, Linea, Sonic, ZKsync, dan Botanix.

    Data tersebut mencakup nilai absolut maupun perubahan tahunan real GDP, indeks harga konsumsi (PCE), hingga penjualan akhir nyata ke pembeli dalam negeri.

    Rencananya, pembaruan data akan dilakukan secara rutin sesuai dengan jadwal resmi dari DOC, yakni bulanan atau triwulanan.

    Sementara itu, Pyth Network juga diberi tugas untuk menyediakan data GDP kuartalan yang mencakup lima tahun terakhir, sebagai pelengkap inisiatif ini.

    Inovasi DeFi dan Transparansi yang Belum Pernah Ada

    Menjadikan data resmi pemerintah tersedia secara on-chain membuka beragam kemungkinan baru bagi ekosistem DeFi dan keuangan digital:

    • Protokol automated trading dapat memicu transaksi berdasarkan sinyal ekonomi (contoh: penyesuaian portofolio saat GDP turun).
    • Tokenized assets—seperti obligasi atau ekuitas—dapat dipautkan ke data makro untuk menjaga valuasi real-time.
    • Prediction markets dengan basis data pemerintah membawa transparansi dan kredibilitas lebih tinggi.
    • Dashboard publik bisa dibangun dengan data tak terubah, meningkatkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi.

    Selain itu, oracles terpercaya seperti Chainlink dan Pyth ikut memperkuat DeFi dengan menyediakan data standar enterprise seperti real GDP, indeks inflasi, dan penjualan konsumsi yang sangat dibutuhkan aplikasi keuangan modern.

    Pergerakan harga Chainklink (LINK/USDT) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainklink (LINK/USDT) pada Jumat, 29 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Chainlink dan Pyth Merespon Permintaan Regulasi dan Teknologi

    Kerjasama ini tidak datang begitu saja. Chainlink telah aktif terlibat dengan regulator AS seperti SEC, terutama dalam menjembatani compliance untuk broker-dealer dan transfer agents lewat teknologi blockchain.

    Keterlibatan seperti dukungan terhadap GENIUS Act juga memposisikan Chainlink sebagai tokoh penting dalam pengembangan kebijakan stablecoin dan infrastruktur tokenized assets.(

    Pyth sendiri menjadi pelengkap jangkauan distribusi data kuartalan untuk membuktikan bahwa kini pemerintah serius membuka data publik melalui blockchain terdesentralisasi.

    Reaksi Pasar: Token Oracle Meroket

    Seiring pengumuman ini, token Pyth (PYTH) melonjak hampir +70%, sementara harga token Chainlink (LINK) turut naik lebih dari +5%.

    Lonjakan tersebut menunjukkan bahwa pasar menyambut baik sinyal adopsi blockchain resmi oleh institusi publik.

    Baca Juga: SBI dan Chainlink Bersinergi: Misi Tokenisasi Aset Riil

    Titik Balik Data Publik dan DeFi

    Dengan melansir statistik resmi ke blockchain, Departemen Perdagangan AS tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga membuka pintu menuju aplikasi DeFi yang sepenuhnya terintegrasi dengan realitas ekonomi. Dinamika ini memperkuat posisi:

    1. Oracle penyedia data seperti Chainlink dan Pyth sebagai infrastruktur vital DeFi.
    2. Blockchain sebagai platform terpercaya untuk publikasi data pemerintah.
    3. Komunitas developer dan lembaga keuangan kini mendapat akses langsung ke data resmi tanpa perlu perantara.

    Langkah ini menandai era blockchain yang tidak hanya soal spekulasi, tetapi sebagai kanal resmi data ekonomi: sebuah transformasi fundamental dalam hubungan antara pemerintah, teknologi, dan ekonomi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Chainlink Pertama di AS, LINK Siap Meledak?

    Manajer aset Bitwise resmi mengajukan permohonan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) untuk meluncurkan ETF Chainlink spot pertama di AS.

    Dilaporkan Cryptoslate, jika disetujui, produk ini berpotensi menjadikan LINK sebagai obsesi baru bagi investor institusional, melampaui tren yang sebelumnya didominasi Bitcoin dan Ethereum.

    Apa Itu ETF Bitwise Chainlink?

    Dalam pengajuan tertanggal 26 Agustus 2025, Bitwise menjelaskan bahwa dana tersebut akan bernama ETF Bitwise Chainlink. Produk ini akan menerbitkan saham yang merepresentasikan kepemilikan fraksional atas token LINK yang disimpan oleh trust. Saham tersebut nantinya diharapkan dapat diperdagangkan di bursa efek nasional, meski ticker resminya belum diumumkan.

    Berbeda dengan strategi manajemen aktif, trust ini akan dikelola secara pasif. Artinya, Bitwise tidak akan menjual LINK saat harga naik atau membelinya saat harga turun, juga tidak menerapkan teknik lindung nilai. Nilai ETF akan mengikuti harga acuan harian CME CF Chainlink–Dollar Reference Rate (New York Variant) yang diterbitkan oleh CF Benchmarks Ltd., sementara Coinbase Custody Trust Company ditunjuk sebagai kustodian.

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Chainlink Meroket Berkat Sistem Cadangan Baru dan Adopsi RWA

    Mengapa Chainlink Jadi Pilihan?

    Chainlink dikenal sebagai salah satu jaringan oracle terdesentralisasi terbesar, yang memasok data off-chain ke smart contract di Ethereum maupun jaringan blockchain lain. Token LINK, saat ini aset digital terbesar ke-11 berdasarkan kapitalisasi pasar, berfungsi sebagai bahan bakar ekosistem dengan memberi kompensasi kepada operator node.

    Selain mendominasi sektor DeFi, Chainlink juga menembus keuangan tradisional melalui kerja sama dengan lembaga besar seperti Swift, Visa, Mastercard, hingga JPMorgan. Inovasi ini membuat LINK semakin relevan bagi investor institusional yang mencari eksposur ke aset digital dengan utilitas nyata.

    Dampak bagi Pasar Kripto

    Jika mendapat persetujuan, ETF ini akan menjadi ETF spot non-Bitcoin dan Ethereum pertama di AS, memperluas akses investor ke aset kripto lain yang berperan fundamental dalam infrastruktur keuangan terdesentralisasi.

    Langkah Bitwise ini tidak hanya mempertegas meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto alternatif, tetapi juga bisa menjembatani dunia infrastruktur blockchain terdesentralisasi dengan pasar keuangan yang diatur, membuka babak baru dalam adopsi aset digital.

    Baca juga: Chainlink Luncurkan Layanan Data Saham AS Real-Time di 37 Jaringan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin yang Potensial di Minggu Terakhir Agustus 2025

    Pasar kripto kembali menunjukkan volatilitas tinggi di pekan terakhir Agustus 2025, tapi ada beberapa altcoin yang potensial menghasilkan keuntungan. Saat Bitcoin mengalami tekanan harga, sejumlah altcoin justru menjadi sorotan karena berpotensi mencatatkan pergerakan signifikan dalam beberapa hari mendatang.

    Laporan BeInCrypto menyoroti tiga aset kripto utama yang patut diperhatikan investor: Chainlink (LINK), Cardano (ADA), dan Curve DAO Token (CRV).

    Chainlink (LINK)

    Pergerakan harga Curve DAO (CRV/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Curve DAO (CRV/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Chainlink saat ini diperdagangkan di level $24,4 dengan tren bearish. Indikator Parabolic SAR yang berada di atas candlestick memperlihatkan potensi tekanan jual lanjutan.

    Namun, ada faktor fundamental yang bisa menjadi katalis positif. Chainlink baru saja menjalin kemitraan strategis dengan SBI Group, salah satu konglomerat keuangan terbesar di Jepang dengan aset lebih dari $200 miliar. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan dana tokenisasi, tokenisasi aset dunia nyata, hingga stablecoin, yang berpotensi memperluas adopsi dan utilitas LINK.

    Jika sentimen positif dari kemitraan ini berhasil mendorong minat pasar, LINK berpotensi rebound menuju $26,7. Sebaliknya, kegagalan menjaga level support di $23,5 bisa menyeret harga turun ke $19,8, memperkuat tekanan bearish.

    Cardano (ADA)

    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Cardano diperdagangkan stabil di $0,85, sedikit di atas support penting di $0,83. Analisis Ichimoku Cloud menunjukkan momentum bullish yang masih mendukung pergerakan ADA.

    Pendorong utama pergerakan harga Cardano saat ini adalah laporan audit kepemilikan ADA Input Output Global (IOG), yang diminta langsung oleh Charles Hoskinson. Audit ini menjadi krusial setelah muncul tuduhan penyalahgunaan dana sebesar $600 juta. Hasil audit positif diyakini dapat memperkuat kepercayaan investor dan mendorong ADA ke level $0,90, bahkan membuka peluang menuju $1,00.

    Namun, jika hasil audit tidak sesuai harapan atau pasar berbalik negatif, ADA berisiko kehilangan momentum dan turun di bawah support $0,83.

    Curve DAO Token (CRV)

    Pergerakan harga Curve (CRV/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Curve (CRV/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    CRV saat ini berada di $0,828, masih bertahan di atas support kritis $0,822 meski telah kehilangan EMA 50 harian. Kondisi teknikal ini menandakan adanya tekanan bearish, namun momentum bisa berubah dengan adanya faktor fundamental penting: peristiwa halving CRV.

    Halving diharapkan mengurangi pasokan token di pasar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan harga. Jika sentimen positif mendominasi, CRV berpotensi naik menuju $0,93 atau bahkan menembus $1,03.

    Di sisi lain, kegagalan mempertahankan level $0,82 akan membuka jalan bagi koreksi lebih dalam hingga $0,70, sekaligus membatalkan prospek bullish jangka pendek.

    Kesimpulan

    Ketiga altcoin ini menunjukkan potensi pergerakan besar menjelang akhir Agustus 2025. Chainlink mendapat dukungan fundamental dari kemitraan strategis, Cardano menunggu sentimen audit yang bisa mengubah arah harga, sementara Curve DAO Token bersiap menghadapi momentum halving.

    Bagi investor, volatilitas ini membuka peluang sekaligus risiko. Karena itu, strategi manajemen risiko dan pemantauan ketat terhadap level support-resistance menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SBI dan Chainlink Bersinergi: Misi Tokenisasi Aset Riil

    Jepang kembali menjadi pusat inovasi finansial global melalui kemitraan strategis antara SBI Group dan platform oracle terkemuka Chainlink.

    Dalam upaya mendigitalisasi layanan keuangan dan mempercepat adopsi blockchain di Asia-Pasifik, kolaborasi ini menjanjikan sejumlah solusi institusional yang dapat merombak lanskap industri.

    Alih-alih membatasi diri pada proyek kripto murni, SBI hendak merangkul institusi keuangan tradisional seperti bank, manajer dana, hingga penerbit obligasi dan developer real estate.

    Tujuan utamanya adalah tokenisasi aset riil seperti properti, obligasi, stablecoin, dan produk investasi lainnya, serta memungkinkan perdagangan on-chain yang efisien.

    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Chainlink (LINK/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Harga Chainlink Meroket Berkat Sistem Cadangan Baru dan Adopsi RWA

    Teknologi Inti dari Chainlink

    Lebih dari sekadar kolaborasi branding, SBI akan memanfaatkan solusi teknologi Chainlink secara komprehensif, termasuk:

    • Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP): Menghubungkan berbagai blockchain untuk transaksi lintas sistem secara aman dan tervalidasi.
    • SmartData NAV: Mentransfer nilai aktiva bersih (Net Asset Value) dana tokenisasi secara real-time ke rantai blok, meningkatkan transparansi dan likuiditas.
    • Proof of Reserve: Memverifikasi cadangan stablecoin secara on-chain—fitur penting di tengah meningkatnya kebutuhan trust dan kepatuhan regulasi.

    Tantangan Teratasi, Pembiayaan Dipermudah

    Riset internal SBI Digital Asset Holdings menunjukkan bahwa lebih dari 76% institusi keuangan di Asia berencana menginvestasikan dana ke produk keuangan tokenisasi, namun terhambat oleh minimnya infrastruktur yang aman dan tersertifikasi.

    Kolaborasi ini dirancang sebagai solusi atas dulunya kendala tersebut.

    Pembayaran Lintas-Batas Ditingkatkan

    Tak hanya tokenisasi, kemitraan ini juga membidik efisiensi pembayaran internasional.

    Dengan teknologi Payment-versus-Payment (PvP) yang didukung Chainlink, SBI berharap mempermudah settlement transaksi valuta asing dan lintas-negara dengan model cepat, akurat, dan compliant.

    Langkah ini menjadi bagian dari strategi lebih luas SBI untuk menjadi pionir transformasi keuangan digital di Asia. Beberapa kemitraan besar sebelumnya antara lain dengan Circle (USDC), Ripple (RLUSD), dan Startale untuk platform tokenisasi investasi.

    Chainlink
    Chainlink (LINK)

    Sinyal Pasar dan Reaksi Token LINK

    Pengumuman ini memicu sentimen positif terhadap token LINK, terkait dengan ekspektasi adopsi luas teknologi oracle Chainlink dalam sistem keuangan resmi.

    Meski demikian, pergerakan harga LINK tetap rentan volatilitas pasar kripto secara umum.

    Di sisi lain, langkah ini menjadi penting karena Asia secara global mengalami lonjakan pertumbuhan infrastruktur blockchain, dengan angka CAGR mendekati 89,4% menuju target hampir $296,6 miliar pada 2030.

    Implementasi tokenisasi aset dan sistem settlement lintas-batas menjadikan wilayah ini peluang emas bagi inovasi institusional yang tunduk regulasi ketat, seperti Jepang, kini tengah siap hadirkan solusi compliant dan skalabel.

    Baca Juga: Chainlink Luncurkan Layanan Data Saham AS Real-Time di 37 Jaringan
    Kolaborasi antara SBI dan Chainlink adalah sinyal eksplisit bahwa blockchain kini beranjak dari hype inovasi menjadi infrastruktur fundamental untuk institusi.

    SBI, dengan jaringan keuangan yang matan serta kuat di Asia, kini memperkuat langkahnya ke ekosistem tokenisasi asset, sementara Chainlink menyiapkan tank interoperabilitas dan data integrasi.

    Kombinasi ini penting untuk mainstreaming kripto di ranah keuangan serius, mendukung efisiensi, transparansi, dan kepatuhan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com