Market aset kripto kembali reli dan masih punya energi untuk melaju hingga akhir pekan keempat bulan Maret ini. Situasi ini sudah mulai terjadi sejak awal pekan, sejumlah aset kripto berkapitalisasi pasar masih betah di zona hijau.
Terpantau pada Senini (28/3) pukul 07.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) berada di angka $ 47.289 per keping alias tumbuh 2,45% dalam 24 jam terakhir. Meroketnya harga BTC juga mempengaruhi altcoin lainnya, seperti ETH naik 2,26%, XRP tumbuh 0,41%, Solana (SOL) naik 6,79%, dan Avalanche (AVAX) juga melonjak hingga 2,4%.
Di samping aset kripto big cap, ada token lain yang terus mengalami pertumbuhan adalah dua token metaverse dan gaming, Axie Infinity (AXS) dan Enjin Coin (ENJ), Keduanya mendapat “berkah” setelah masing-masing nilainya melonjak 18,95% dan 15% dalam 24 jam terakhir. Nilai AXS bahkan melonjak setelah volume perdagangan koin tersebut ternyata melonjak 22% dalam sepekan terakhir.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengungkap saat ini pasar kripto sedangan mendapatkan banyak sentimen positif, sehingga bisa melakukan pemulihan. Banyak investor kawakan yang melakukan aksi akumulasi sejak pertengahan pekan.
“Selain itu, aksi beli juga didukung oleh kabar positif mengenai adopsi kripto dari Rusia. Duma Negara, yaitu Majelis Rendah Parlemen Rusia mengatakan bahwa negaranya siap menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin untuk transaksi minyak dunia dan sumber daya alam lainnya. Hal ini tentu disambut positif oleh pasar,” kata Afid.
Sentimen positif lainnya yang membuat crypto bullish datang Goldman Sachs. Dilaporkan bahwa Goldman Sachs mulai mendukung kripto sebagai salah satu instrumen untuk pertumbuhan digitalisasi di industri keuangan.
Ilustrasi market kripto bullish.
Dukungan ini terlihat dari situs resminya yang telah berubah dengan menyatakan kripto dan Metaverse sedang mengubah perekonomian dunia. Perubahan situs ini dianggap menjadi sentimen positif karena Goldman Sachs adalah salah satu institusi terbesar di dunia keuangan.
Dengan dukungannya, kemungkinan besar akan semakin banyak transaksi aset kripto secara global dan mendorong adopsinya lebih tinggi.
Pekan terakhir bulan Maret 2022, menjadi momen krusial bagi market kripto. Setelah reli panjang sejak pekan lalu, sejumlah aset kripto tampaknya mulai menjauh dari zona hijau.
Terpantau dari CoinMarketCap, Rabu (30/3) pukul 08.00 WIB, hanya ada lima dari 10 aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap yang masih bertahan di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Ethereum (ETH), masih tumbuh 0,28%, Solana (SOL) naik 1,25% dan Avalanche (AVAX) meninggi dengan 0,34% dalam sehari terakhir. Sementara, Bitcoin harus meninggalkan zona nyaman dengan penurunan 0,47%.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat saat ini para pelaku pasar sudah mulai beralih ke aset lain di akhir kuartal I 2022 ini. Pasar modal khususnya di Amerika Serikat sedang tumbuh, sehingga investor kripto di Negeri Paman Sam itu mulai beralih untuk dapat keuntungan lebih.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
“Selain itu anjloknya harga minyak dunia akibat ketegangan Rusia-Ukraina membuat pelaku pasar mulai kembali berani mendiversifikasikan aset berisikonya ke saham. Kemudian, banyak swing trader yang beberapa hari terakhir mengambil untung dengan menjual aset kriptonya, sehingga aksi beli berkurang dan mempengaruhi sentimen pasar,” kata Afid.
Untuk prospek mendatang, Afid menyakini bahwa market kripto akan kembali tancap gas di bulan April mendatang. Menurutnya hal ini dipengaruhi oleh awal kuartal II 2022, akan banyak perusahaan yang mengeluarkan laporan keuangannya dan kemungkinan besar turut mempengaruhi market.
“Dari pattern yang ada biasanya perusahaan-perusahaan besar itu, akan mengeluarkan laporan keuangan dan akan taking profit dari investasi yang dilakukan oleh mereka. Kemudian, April itu kan awal kuartal, banyak orang akan lebih agresif untuk investasi di instrumen apa pun itu, termasuk kripto,” jelas Afid.
Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
Cosmos (ATOM) memiliki proyek untuk membuat teknologi blockchain tidak terlalu rumit dan sulit bagi pengembang, berkat kerangka kerja modular yang terdesentralisasi. Trader Tokocrypto, Afid Tokocrypto, melihat dengan pembaruan jaringan ATOM yang bernama Theta pada akhir Maret ini, bisa meningkatkan harganya.
“Cosmos (ATOM) akan meng-upgrade jaringan mereka ke Theta yang akan meningkatkan kemampuan tata kelola jaringannya. Ini diperkirakan akan meluncur pada akhir Maret ini. Dari analisis teknikalnya, sentimen positif ini sudah bisa meningkatkan harga ATOM hingga 11%,” kata Afid.
Afid menjelaskan Cosmos telah digambarkan sebagai “Blockchain 3.0”, tujuan utamanya adalah memastikan bahwa infrastrukturnya mudah digunakan. Untuk tujuan tersebut, kit pengembangan software Cosmos berfokus pada modularitas. Ini memungkinkan jaringan dibangun dengan mudah menggunakan potongan kode yang ada.
Peringkat ATOM di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #22, dengan kapitalisasi pasar $ 8.548.724.516. Pasokan yang beredar 286.370.297 koin ATOM dan maksimal pasokannya tidak tersedia.
2. Axie Infinity (AXS)
Ilustrasi analisis teknikal Axie Infinity (AXS).
Axie Infinity (AXS) adalah token yang digunakan di dalam game dengan judul yang sama. Axie Infinity sendiri merupakan game NFT (Non-Fungible Token) yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum (ETH).
Game Axie Infinity saat ini baru tersedia di PC. Namun, pada 31 Maret nanti, pengembang Axie Infinity akan merilis aplikasi game untuk smartphone Android dan iOS. Kabar ini turut membuat harga AXS melonjak tinggi.
“Axie Infinity ini akan mengalami sentimen positif karena game play-to-earn mereka akan rilis di IOS dan Android. Jika dilihat dari roadmap-nya ini sudah sesuai dengan timeline yang ada. Analisis teknikal melihat nilai AXS bisa meroket hingga 21% dari harga $ 66,” jelas Afid.
Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #42, dengan kapitalisasi pasar $ 3.912.514.485. Pasokan yang beredar 60.907.500 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.
3. VeChain (VET)
Ilustrasi analisis teknikal VeChain (VET).
VeChain (VET) adalah platform smart contract L1 yang serbaguna. VeChain bertujuan untuk menggunakan tata kelola terdistribusi dan teknologi Internet of Things (IoT) guna menciptakan ekosistem yang memecahkan rintangan data utama di berbagai industri global mulai dari medis, energi, makanan & minuman hingga sustainability.
VET masuk dalam daftar kripto yang bakal bullish pekan ini. Afid mengatakan VeUSD, stablecoin asli pertama VeChain akan segera rilis di mainnet dan mengantarkan era baru bagi VeChainThor.
“Dengan stablecoin, VeChainThor sekarang dapat menyediakan fungsionalitas DeFi yang serupa dengan jaringan seperti Ethereum, tetapi dengan arsitektur yang jauh lebih unggul. Setiap VeUSD yang dicetak akan sepenuhnya didukung oleh cadangan fisik uang fiat Dolar AS yang dapat ditukarkan dengan rasio 1:1 kapan saja,” katanya.
Afid menambahkan dari segi analisis teknikalnya VET sudah mengalami koreksi harga dan kini sedang bergerak naik. Kemungkinan besar peningkatan harganya bisa mencapai 24% dari harga $ 0,07.
Peringkat VET di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #37, dengan kapitalisasi pasar $ 4.639.083.524. Pasokan yang beredar 64.315.576.989 koin VET dan maksimal pasokan 86.712.634.466 koin VET.
Chiliz (CHZ) adalah token ERC-20 yang berjalan pada blockchain Chiliz yang berbasis Ethereum. Token CHZ berfungsi sebagai mata uang yang memungkinkan pengguna untuk membeli NFT di pasar token penggemar (fan token market) Socios Chiliz.
Pada pekan ini, CHZ berpotensi bullish karena ada perilisan pembaruan jaringan Chiliz 2.0, sehingga minat investor pada token ini tumbuh secara keseluruhan. Afid melihat sejak awal pekan lalu Chiliz naik hampir 12% dari segi analisis teknikal.
“Chiliz telah menarik perhatian untuk peningkatan signifikan pada blockchain-nya. Pengembang menjanjikan bahwa jaringan yang disempurnakan akan memungkinkan perdagangan NFT dan aset digital lainnya bisa lebih murah dibanding Ethereum,” terang Afid.
Afid menambahkan dari analisis teknikalnya nilai CHZ bisa melonjak hingga 24%. Namun, ia melihat akan ada sedikit koreksi sebentar, lalu akan rebound dari harga $ 0,28 bisa mencapai $ 0,35.
Peringkat CHZ di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #64, dengan kapitalisasi pasar $ 1.757.330.030. Pasokan yang beredar 6.000.316.458 koin CHZ dan maksimal pasokan 8.888.888.888 koin CHZ.
5. Elrond (EGLD)
Ilustrasi analisis teknikal Elrond (EGLD).
Koin EGLD kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini, karena sentimen positif dari pemberitaan MEXC Global bermitra dengan Elrond Network untuk meningkatkan adopsi Web3. MEXC Global sendiri adalah platform perdagangan aset kripto global terkemuka yang mendukung pengembangan Elrond Network.
Kemitraan ini akan membuat token asli dari Elrond (EGLD) yang digunakan untuk membayar transaksi, menjalankan smart contract, dan mengamankan jaringan melalui staking, akan terdaftar di MEXC Global.
“Berita kemitraan EXC Global dan Elrond Network sukses meningkatkan harga EGLD. Dari segi analisis teknikal, nilai EGLD terus melonjak tinggi sejak awal pekan. Pada minggu ini diperkirakan akan ada lonjakan nilai hingga 20% dari harga $ 204 mencapai $ 234,” kata Afid.
Elrond sendiri adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things (IoT).
Peringkat EGLD di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #38, dengan kapitalisasi pasar $ 4.280.736.747. Pasokan yang beredar 21.717.669 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.
Sejauh ini, Waves (WAVES) telah menjadi salah satu token dengan kinerja terbaik pada tahun 2022. Namun, pada pekan ini WAVES diperkirakan akan alami penurunan nilai.
Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, penyebabnya adalah WAVES sudah mengalami lonjakan nilai yang sangat tinggi bahkan 240% Monthly Gain. Menurutnya untuk menjaga stabilitas Waves akan mengalami koreksi karena sudah overbought.
“WAVES juga sudah alami overbought. Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Dari analisis teknikalnya juga terlihat potensi penurunan sekitar 17 persen,” ujar Afid.
Waves adalah sebuah platform blockchain dengan banyak kegunaan yang mendukung berbagai use case, termasuk decentralized application (DApp) dan juga smart contract. Selain itu, token ini juga dirancang untuk memudahkan para pengguna dalam membuat dan meluncurkan token kripto sesuai yang diinginkan pengguna.
Peringkat WAVES di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #32, dengan kapitalisasi pasar $ 5.409.884.218. Jumlah koin yang beredar 107.866.006 koin WAVES dan maksimal pasokan tidak tersedia.
2. Conflux (CFX)
Ilustrasi analisis teknikal Conflux (CFX).
Conflux adalah blockchain konsensus layer-1 yang menggunakan algoritma konsensus Tree-Graph yang unik, memungkinkan pemrosesan blok dan transaksi paralel untuk meningkatkan throughput dan skalabilitas. Conflux memberikan keuntungan unik untuk proyek yang dibangun dan diperluas ke Asia, menghubungkan ekonomi yang terdesentralisasi untuk memperkuat ekosistem DeFi global.
Afid melihat CFX akan bearish pada pekan ini. Alasannya koin ini juga sudah overbought dengan lonjakan yang terlalu tinggi dengan cepat.
“Dari segi analisis teknikalnya, CFX akan mengalami sedikit rebound, tapi akan tetap turun karena tidak bisa melewati level resistennya. Penurunan bisa terjadi hingga 17% dari harga $ 0,18 ke $ 0,15,” katanya.
Peringkat CFX di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #187, dengan kapitalisasi pasar $ 270.812.803. Jumlah koin yang beredar 1.563.253.077 koin CFX dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Anchor Protocol (ANC) masih terus terjebak dalam fase bearish yang kemungkinan akan berkelanjutan pada pekan ini. Kabar penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token ANC terus menekan harganya.
“ANC sulit untuk naik. Dari segi analisis teknikalnya ANC tidak ada harapan lagi untuk bullish. ANC akan terus turun bahkan bisa mencapai 24 persen. Penurunan harganya terjadi dari $ 2,8 hingga mencapai $ 1,9,” kata Afid.
Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.
Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #102, dengan kapitalisasi pasar $ 782.627.278. Pasokan yang beredar 270.462.648 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.
Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin DOWN (BTCDOWN).
Bitcoin DOWN (BTCDOWN) berpeluang mengalami penurunan pada pekan terakhir Maret 2022 ini. Menurut Afid, kondisi market kripto sekarang turut berpengaruh negatif pada BTCDOWN karena Bitcoin sedang bullish yang saat ini sudah melewati harga $ 46.000.
“Pergerakan BTCDOWN sudah menunjukan pattern bearish. Grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Dari analisis teknikalnya, BTCDOWN memang akan rebound dulu, lalu kemungkinan besar akan terus turun hingga 19%,” kata Afid.
BTCDOWN bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Sedangkan BTCUP bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.
Peringkat BTCDOWN di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #2905, dengan kapitalisasi pasar $ 6.707.385. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.
5. Loopring (LRC)
Ilustrasi analisis teknikal Loopring (LRC).
LRC adalah token kripto Loopring berbasis Ethereum, protokol terbuka yang dirancang untuk membangun pertukaran crypto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan jaringan terpusat dengan penyelesaian pesanan on-blockchain yang terdesentralisasi menjadi produk hybrid.
Afid mengungkap LRC kemungkinan besar akan bearish pada pekan ini. Alasannya LRC tidak memiliki sentimen yang kuat untuk bangkit.
“Analisis teknikal melihat LRC akan mengalami penurunan hingga 18%. Sebelum longsor, harga LRC akan terkoreksi dulu, lalu akan terus turun. Penurunan harga bisa dari $ 1,2 hingga $ 1,” tutur Afid.
Peringkat LRC di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #67, dengan kapitalisasi pasar $ 1.701.406.017. Jumlah koin yang beredar 1.329.675.414 koin LRC dan maks. pasokan 1.374.513.896 koin LRC.
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.
Tren metaverse yang semakin tinggi, tampaknya memberikan efek yang baik untuk perdagangan aset kripto. Sebuah laporan terbaru menemukan token kripto yang masuk dalam kategori metaverse terlihat mengalami peningkatan harga signifikan hanya dalam setahun terakhir.
Laporan dari Kraken Intelligence mengungkap meski dalam kondisi market kripto yang negatif sejak awal tahun 2022, token kategori metaverse berhasil naik hampir 400% dibanding tahun lalu. Lalu, apa penyebabnya?
Pertumbuhan harga token kategori metaverse didorong oleh peningkatan minat investor dalam Non-fungible Token (NFT) dan dunia virtual metaverse. Dalam laporan Kraken, dua hal tersebut menjadi pengaruh terbesar mengapa harga mayoritas token metaverse naik, walau dalam bear market.
Dalam laporan itu, token kripto metaverse yang terlihat memimpin pergerakan positif ini adalah Decentraland (MANA) sebesar 41%, Sandbox (SAND) 470%, Axie Infinity (AXS) 511% semua melonjak hanya dalam satu tahun terakhir.
Trader Tokocrypto, Nathan Alexander Agus, melihat kenaikan ini bukan hal yang mengejutkan. Token kategori metaverse memang sudah mulai naik secara signifikan sejak akhir tahun 2021 lalu, pasca tren metaverse marak diberitakan. Dengan banyaknya perusahaan dan pemerintah yang mulai mengembangkan metaversenya sendiri, kesadaran tentang keberadaan metaverse menjadi semakin luas di masyarakat umum.
“Pertumbuhan NFT dan kejayaan proyek play-to-earn memang mendorong meningkatkan transaksi token kripto yang masuk dalam kategori metaverse. Potensi masih cukup besar, meski market sedang bearish dan akan terus berlanjut hingga beberapa bulan kedepan,” kata Nathan.
Lebih lanjut, Nathan menjelaskan metaverse diyakini memiliki prospek menjanjikan mengingat belakangan ini semakin banyak orang menghabiskan waktunya di dunia virtual, baik game atau media sosial.
“Namun, perlu diingat saat ini, kenaikan harga aset metaverse masih berbasis hype semata. Pasalnya, secara adopsi teknologi masih tidak begitu tinggi walaupun tingkat transaksi yang cukup besar telah terjadi,” jelasnya.
Nathan menambahkan untuk investor alangkah lebih baik untuk berhati-hati atas hype yang telah dibangun mengingat aset berhubungan dengan metaverse saat ini. Investor sebaiknya lebih baik menunggu direalisasikan proyeknya, serta menunggu konsep tokenomics yang lebih jelas dahulu.
Kenaikan token kripto metaverse memang seperti oase di tengah kategori aset kripto laing justru mengalami penurunan drastis. Laporan dari Kraken Intelligence meihat pada periode yang sama, nilai jual Bitcoin (BTC) anjlok hingga mencapai 13%, sementara Ethereum ambles 25% dan Token DeFi atau Decentralized Finance turun 72%, penurunan tersebut dialami ketiganya hanya dalam kurun waktu satu tahun.
DISCLAIMER:Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.
Kondisi market aset kripto sedikit kembali mengalami tekanan memasuki pertengahan pekan keempat Juni 2022. Walaupun, beberapa hari terakhir sebagian aset kripto kompak melaju ke zona positif dengan kenaikan yang sedikit menguntungkan
Melansir CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB, sejumlah aset kripto kompak mengalami sedikit penurunan dalam perdagangan 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) turun 1,26% menjadi $ 20.513, sementara Ethereum (ETH) berada di posisi $ 1.103 atau turun 2,93%.
Altcoin lainnya juga mengalami nasib yang sama, seperti Cardano (ADA), BNB, XRP yang masing-masing sedikit menurun sekitar 4%. Bahkan, Polkadot (DOT) anjlok dengan angka signifikan di atas 6%.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan pergerakan market kripto cenderung sideways atau datar ini sudah diprediksi sebelumnya. Kenaikan atau reli singkat pada awal pekan lalu, bukanlah pertanda reversals.
Banyak investor justru berpandangan bahwa bear market sejatinya belum usai, sehingga reli aset kripto kali ini kemungkinan berumur singkat. Investor diprediksi akan melancarkan aksi jual, ketika sentimen buruk makroekonomi kembali meningkat.
“Reli saat ini bisa jadi hanya bersifat jangka pendek. kenaikan kemarin mungkin terkait dengan investor besar atau whales yang membeli saat penurunan harga kripto akibat kebijakan The Fed, termasuk turbulensi ekonomi global dan tekanan resesi yang telah menjangkiti market kripto untuk masa depan,” kata Afid.
Situasi reli singkat ini dimanfaatkan oleh beberapa trader yang menganggap shorting aset kripto terlihat menggiurkan selama bear market kali ini. Sementara, investor jangka panjang cenderung takut masuk ke market, meskipun lonjakan terjadi sesekali. Mereka memilih mengambil posisi bertahan sampai bukti kuat muncul bahwa ekonomi telah kembali stabil.
“Banyak yang menyakini bearmarket tidak akan berakhir sampai resesi tiba. Maka dari itu, mungkin perjalanannya akan panjang untuk sampai ke sana, sehingga perdagangan kripto akan cenderung sideways,” jelas Afid.
Perdagangan Bitcoin (BTC) masih “melayang” di sekitar US$ 20.000, setelah sempat naik di level US$ 21.000. Aset kripto terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar itu kini nilainya 20% lebih tinggi dibandingkan dengan posisi terendah 2022 sekitar $ 17.000 yang dicapai selama akhir pekan lalu.
Afid menjelaskan pergerakan ke bawah kali ini dipicu oleh likuidasi dan beberapa minners yang menjual BTC saat posisinya mencapai sekitar US$ 20.000 untuk masuk kembali dengan harga yang lebih rendah.
Ilustrasi Bitcoin.
“Level support BTC masih berada di US$ 19.000. Untuk bull run, Bitcoin harus menembus resistensi di US$ 23.000. Namun, melihat sentimen saat ini hal tersebut sulit dilakukan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Investor tampaknya lebih fokus menjaga harga aset kripto di atas titik support-nya sebelum badai lainnya benar-benar menghantam market. Di BTC, misalnya, kini fokus perdagangan adalah mempertahankan level di atas US$ 20.000 di jangka pendek.
Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
Daftar 5 Aset Kripto Bullish
1. Cardano (ADA)
Analisis teknikal Cardano (ADA).
Membuka daftar aset kripto yang bullish pada pekan ini adalah Cardano (ADA). Kripto Cardano ada kemungkinan akan bersinar dengan rumor Hard fork atau peningkatan baru pada jaringan mereka yang kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat sekitar Juni-Juli.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat Vasil hard fork adalah update besar lainnya dalam jaringan Cardano yang akan berdampak pada stabilitas dan konektivitas jaringan secara keseluruhan. Hal tersebut akan meningkatkan sentimen positif pada pergerakan ADA.
“Hard fork Vasil adalah pembaruan paling signifikan Cardano sejak hardfork Alonzo diluncurkan September tahun lalu. Peningkatan ini diharapkan akan memberikan peningkatan kinerja besar-besaran untuk Cardano dan platformsmart contract-nya, Plutus,” kata Afid.
Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada US$ 0,4655 masih terjaga, ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,5158 atau naik 15% dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 15.813.271.656. Jumlah koin yang beredar 33.739.028.516 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.
2. Axie Infinity (AXS)
Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).
Aset kripto kategori metaverse, Axie Infinity (AXS) kembali masuk dalam daftar bullish pekan ini. Afid melihat nilai AXS memiliki peluang besar untuk bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh hype terbaru tentang Lunacia Land Gameplay, yang akan segera diluncurkan oleh Axie Infinity.
Secara singkat, Land Gameplay baru dari Axie Infinity ini memungkinkan pemain untuk mengambil kepemilikan sebidang tanah dan menggunakannya guna mengembangkan sumber daya yang dapat ditingkatkan nanti dalam game. Sebenarnya, Gameplay Land ini direncanakan untuk meluncur pada akhir Juni 2022.
“Inisiasi Axie Infinity untuk Land Gameplay baru ini diantisipasi untuk memikat lebih banyak pemain ke dalam ekosistem. Ini menunjukkan betapa dapat dipercayanya Axie Infinity dalam mengembangkan ekosistemnya. Harga AXS pun berpeluang untuk naik,” jelas Afid.
Dari analisis teknikalnya, pergerakan AXS akan perlahan naik, namun nanti sedikit koreksi, lalu melonjak kembali. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 17,77 atau naik 23% dari US $ 14,34.
Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #44, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.177.667.722. Pasokan yang beredar 81.535.771 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.
3. Harmony (ONE)
Analisis teknikal Harmony (ONE).
Harmony (ONE) berpotensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan sentimen positif ONE dampak dari kabar peluncuran Mainnet Release 4.3.10 pada akhir Juni mendatang. Mainnet ini akan memperbaiki bugs dan tracer crash untuk memperuat ekosistem Harmony.
“Mainnet Release 4.3.10 di jaringan Harmony sudah dinantikan untuk memperbaiki bugs yang muncul di ekosistem. Langkah pengembang Harmony ini memberikan sentimen positif untuk pergerakan harga ONE dalam beberapa hari mendatang,” tutur Afid.
Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.
Analisis teknikal menyebutkan harga ONE bisa mencapai US$ 0,03188 atau naik 26% dari US$ 0,02634. Sementara level support-nya ada di US$ 0,02283 dan level resistance di US$ 0,03610.
Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #91, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 325.655.709. Pasokan yang beredar 12.193.193.319 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.
SXP adalah native crypto dari Solar network yang merupakan proyek blockchain berbasis komunitas terdesentralisasi yang berfokus pada penciptaan ekosistem. SXP menjadi entitasnya sendiri ketika Binance mengakuisisi sisa saham Swipe yang beredar Desember 2021 lalu. SXP kemudian diganti namanya menjadi Solar, sebuah ekosistem dengan pengembang sumber terbuka dan keterlibatan komunitas.
Afid melihat nilai SXP bisa naik dengan sentimen dari eventWallet Update yang kemungkinan besar akan diselenggarakan pada akhir Juni mendatang. Dalam Wallet Update itu SXP akan merilis perkembang Mobile Wallet, NFT Marketplace Beta, Solar in Space, Deploy SLP on Mainnet, Solar Metaverse Alpha hingga Whitepaper Update.
“Sentimen SXP membaik menjelang akhir Juni ini karena akan ada event Wallet Update. Namun, pergerakan harga SXP akan sedikit koreksi terlebih dahulu, lalu bisa melonjak capai US$ 0,46 atau naik 25% dari US$ 0,370,” katanya.
Peringkat SXP di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #121, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 197.238.878. Pasokan yang beredar 488.376.083 koin SXP dan maksimal pasokan tidak tersedia.
5. COTI (COTI)
Analisis teknikal COTI (COTI).
COTI kembali masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish minggu ini. Afid menjelaskan COTI memiliki peluang untuk bergerak ke arah positif, karena peluncuran Djed Mainnet yang kemungkinan akan dilaksanakan pada akhir Juni nanti.
“Seperti yang kita ketahui Cardano dan COTI telah bekerja sama untuk merilis Djed pada akhir Q2. Bertepatan dengan peluncuran Djed, COTI juga akan merilis koin cadangan algoritmik Djed, yaitu Shen,” kata Afid.
Lebih lanjut Afid menjelaskan, momen ini akan digunakan para investor untuk meningkatkan kepemilikan aset COTI. Harga COTI bisa naik 17% dari US$ 0,0999 ke US$ 0,0846.
Peringkat COTI di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #188, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 93.390.782. Pasokan yang beredar 1.048.141.495 koin COTI dan maksimal pasokan 2.000.000.000 koin COTI.
Daftar 5 Aset Kripto Bearish
1. TRON (TRX)
Analisis teknikal TRON (TRX).
TRON masih terjebak dalam fase bearish pada pekan ini. Afid melihat penurunan nilai TRX dampak dari USDD,stablecoin algoritmik milik Tron yang masih di bawah rasio 1:1 dengan dolar AS. Menurut data CoinMarketCap, USDD mulai kehilangan pasaknya sejak 13 Juni 2022 lalu.
Menurut pendiri Tron, Justin Sun, USDD mengalami depegging karena para short seller banyak mengincar token asli Tron, TRX, di bursa kripto Binance. Meski, Sun telah berkomitmen untuk menggunakan US$ 2 miliar dari Tron DAO Reserve guna melawan para short seller, USDD tetap berada di bawah US$ 1.
“Dari analisis teknikal, penurunan TRX bisa mencapai 14% dari harga $ 0,06469 menuju $ 0,05447 dalam beberapa hari ke depan. Penurunan harga ini sudah tidak dihindarkan lagi, selama nilai USSD belum stabil,” ungkapnya.
Peringkat TRX di CoinMarketCap pada Rabu (15/4) pukul 12.00 WIB adalah #60, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 704.714.918. Pasokan yang beredar 723.321.765 koin TRX dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Lido DAO adalah organisasi otonom terdesentralisasi (decentralized autonomous organization) yang diatur oleh pemegang LDO, token tata kelola DAO. Afid melihat penurunan nilai LDO dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema ‘Tata Kelola Ganda’ untuk mengatasi ketakutan sentralisasi Ethereum.
Proposal yang diusulkan tersebut akan memperkenalkan mekanisme perselisihan dan penyelesaian untuk insentif yang tidak selaras antara pemangku kepentingan dan pemegang LDO. Pada akhirnya memicu kekhawatiran membuat token LDO hampir tidak berharga.
“Beberapa komentator di forum tata kelola dan Twitter menyuarakan keprihatinan nilai/fungsi LDO. Proposal yang baru tersebut akan membatasi kekuatan yang dimiliki pemegang LDO atas protokol,” kata Afid.
Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 25% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,515. Sementara level resistance-nya berada di angka US$ 0,947.
Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Rabu (15/4) pukul 12.00 WIB adalah #141, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 161.949.538. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.
3. Reserve Rights (RSR)
Analisis teknikal Reserve Rights (RSR).
Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV).
Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $ 1 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.
Afid melihat pergerakan RSR akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, RSR sudah overbought dan membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. “Penurunan RSR bisa sampai $ 0,00650 atau sekitar 18% dari harga $ 0,00805.”
Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #156, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 120.138.384. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.
4. Synthetix (SNX)
Analisis teknikal Synthetix (SNX).
Synthetix adalah protokol likuiditas derivatif pada Ethereum yang memungkinkan penerbitan dan perdagangan aset synthetic. Afid mengatakan untuk tren pasar Synthetix, prospek pembeli berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan sejak awal tahun 2022.
“Permintaan harga untuk token Synthetix telah lama berada di bawah harga pasar. Potensi bearish terus mendorong harga lebih rendah. Nilai SNX diprediksi bisa anjlok menuju sekitar US$ 2,267 atau turun 27% dari harga US$ 3,243,” ungkapnya.
Peringkat SNX di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #80, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 382.552.078. Pasokan yang beredar 114.841.533 koin SNX dan maksimal pasokan 212.424.133 koin SNX.
Reef (REEF) merupakan platform DeFi berbasis Polkadot yang mempunyai tujuan untuk menawarkan perdagangan lintas blockchain. Menurut Afid, Reef akan berpotensi mengalami penurunan harga pada pekan ini.
“Dari analisis teknikalnya, Reef akan mengalami penurunan dengan grafik yang cukup tajam. Nilai REEF bisa anjlok dari $ 0,00380 atau turun 22% ke harga US$ 0,00297,” ungkap Afid.
Peringkat REEF di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #293, dengan kapitalisasi pasar US$ 67.630.911. Pasokan yang beredar 19.626.597.518 koin REEF dan maksimal pasokannya tidak tersedia.
Disclaimer:
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.
Pergerakan market aset kripto memasuki tengah pekan ini, masih terlihat stagnan, namun cenderung menurun. Sejak awal pekan, tidak banyak pergerakan market yang mengejutkan, baik naik maupun turun.
Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap kompak turun sedikit ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) merosot 2,13% ke US$ 20.284 per keping dalam sehari terakhir.
Sementara, nasib altcoin lain seperti Ethereum (ETH) tidak jauh berbeda turun 3,05% ke US$ 1.145 di waktu yang sama. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT) juga mengalami penurunan lebih dari 4%.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, memprediksi pergerakan market kripto pada pekan ini masih terus bergerak sideways. Hal ini terjadi di bawah tekanan mengenai inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global ke depan. Di samping itu, volume trading market juga bergerak tipis sejak akhir pekan lalu.
“Dari pergerakkan market kripto masih datar saja. Ini diperkirakan akan terus berlangsung lama. Salah satu penyebab market terus sideways di antaranya, investor khawatir mengenai inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global ke depan,” kata Afid.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
Selera risiko investor kripto tengah lesu mengikuti kondisi yang terjadi di pasar saham. Sekarang dalam menentukan aksi jual-beli di market kripto, investor terkadang sering melihat kinerja indeks Wall Street sebagai acuan. Makanya, tak heran jika kini pergerakan pasar kripto berkorelasi dengan pasar saham AS.
Selain itu, pelaku pasar juga mencerna data-data ekonomi terbaru dan komentar dari petinggi The Fed. Terakhir, pemegang kebijakan The Fed pada Selasa (28/6) kemarin berjanji segera menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk menekan inflasi, sembari mencegah kekhawatiran biaya pinjaman yang lebih tinggi yang akan memicu penurunan tajam.
“Investor bisa mencerna rentetan komentar pejabat The Fed tersebut sebagai sinyal bahwa The Fed masih bakal menaikkan suku bunga acuannya dengan agresif dan mengabaikan dampak negatifnya ke pasar saham dan kripto,” ungkap Afid.
Afid berkeyakinan dalam beberapa waktu ke depan belum ada momentum yang baik untuk market bergerak bullish. Apalagi ekonom Wall Street meramalkan bahwa resesi ekonomi bisa terjadi dalam kurung waktu 12 bulan mendatang. Ramalan ini memberikan sinyal antisipasi bagi pelaku pasar, mengantisipasi efek samping kebijakan moneter agresif The Fed.
Pergerakkan Bitcoin pun rupanya diramalkan belum bergerak bagus. Pasar kripto belum bisa menguat signifikan pekan ini, karena tidak ada momentum yang bisa mendorong BTC meninggalkan kisaran US$ 20.000 per keping.
“Bitcoin akan menuju test support berkali-kali, di mana harganya bisa jadi akan berada di level US$ 19.800 hingga US$ 17.000 dalam beberapa waktu ke depan. Dari analis teknikal, prospek bullish belum bisa terihat. Untuk bergerak bullish, BTC harus melewati level resistance di titik US$ 23.000,” jelas Afid.
Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
Jika dilihat dari sisi teknikal, BTC sendiri memiliki peluang untuk melanjutkan penguatannya sampai ke area US$ 22.000 dalam waktu dekat ini. Tanda kekuatan pertama adalah penembusan dan penutupan di atas rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari di level US$ 22.890. Kenaikan harga kripto yang terjadi nantinya hanya bersifat prematur, karena belum ada sentimen positif yang kuat.
Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish danbearish di pekan terakhir bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
Daftar 5 Aset Kripto Bullish
1. Axie Infinity (AXS)
Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).
Axie Infinity (AXS) membuka daftar aset kripto potensi bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat nilai AXS masih memiliki peluang besar untuk bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh dibukanya Ronin Bridge dan peluncuran Land Staking pada minggu ini, yang merupakan skema lain untuk membantu menghasilkan hadiah bagi pemain yang telah menginvestasikan uang dalam permainan.
Ronin Bridge, “jembatan” yang memungkinkan pengguna untuk mentransfer dana ke dan dari akun di game Axie Infinity, akhirnya telah dibuka kembali pada 28 Juni lalu, setelah insiden pencurian sebesar US$ 625 juta yang terjadi Maret lalu.
“Harga AXS masih berpotensi untuk naik pada pekan ini. Sentimen positif datang dari dibuka kembali transaksi Ronin Bridge. Sky Mavis, grup pengembang di belakang Axie Infinity tampaknya telah menepati janjinya untuk memberi kompensasi kepada pemain yang terkena dampak pencurian,” jelas Afid.
Dari analisis teknikalnya, pergerakan AXS akan perlahan naik, namun nanti sedikit koreksi, lalu melonjak kembali. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 17,77 atau naik 25% dari US $ 14,20.
Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #40, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.263.171.869. Pasokan yang beredar 82.118.077 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.
2. MyNeighborAlice (ALICE)
Analisis teknikal MyNeighborAlice (ALICE).
MyNeighborAlice (ALICE) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto potensi bullish pada pekan ini. Pada dasarnya, My Neighbor Alice adalah salah satu gameblockchain multipemain paling populer saat ini. Setiap pemain dapat membeli pulau virtual dan mulai bertani, mengumpulkan item dalam game dan bersosialisasi dengan pemain lain.
Untuk memperdagangkan item dalam game, pemain menggunakan token ALICE. Aset kripto ini dapat digunakan untuk staking, buyback, dan menggunakan produk DeFi. Afid melihat rumor perilisan konten terbaru Alpha Season 1 pada 30 Juni nanti menjadi sentimen positif untuk token ALICE.
“Mulai 30 Juni nanti, pemilik tanah virtual di My Neighbor Alice akhirnya dapat menikmati Alpha Season 1 yang telah lama dinanti-nantikan. Sebelum waktu peluncuran pengguna mungkin akan mengakumulasi ALICE, sehingga harganya bergerak naik,” kata Afid.
Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ALICE masih dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 3,263 atau naik 29% dari harga saat ini US$ 2,568 dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat ALICE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #269, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 83.891.144. Jumlah koin yang beredar 30.600.000 koin ALICE dan maksimal pasokan 100.000.000 koin ALICE.
Selanjutnya, ada Binance Coin (BNB) yang merupakan aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi.
Afid menjelaskan BNB berpotensi bullish dampak dari sentimen positif kerja sama eksklusif antara Binance dengan pesepak bola, Cristiano Ronaldo. Melalui kemitraan ini, Binance akan meluncurkan promosi global yang bertujuan untuk memberikan pengenalan kepada penggemar Ronaldo ke Web3 dengan titik masuk yang menarik ke dunia NFT.
“Pergerakkan harga BNB seketika mengalami kenaikan pasca pengumuman kerja sama Binance dan Cristiano Ronaldo. Tampaknya investor mulai mengakumulasi BNB untuk menantikan koleksi NFT Cristiano Ronaldo akan tersedia secara eksklusif di Binance NFT. Namun, Binance harus menjaga momentum ini, jika terlalu lama perilisannya, maka harga BNB bisa berbalik arah,” jelas Afid.
Dari analisis teknikalnya, Afid menjelaskan BNB masih akan koreksi terlebih dahulu, lalu dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 236,1 atau naik 11% dari harga saat ini US$ 211,3 dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat BNB di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #4, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 37.348.668.947. Pasokan yang beredar 163.276.975 koin BNB dan maksimal pasokan 165.116.760 koin BNB.
Selain BNB, token kripto DAR juga kemungkinan besar akan kembali bullish pada pekan ini. Peningkatan nilai DAR masih berdampak dari kabar peluncuran Player Tournament yang kemungkinan besar terjadi pada 30 Juni mendatang. Keunikan dari additional content tersebut adalah adanya gameplay tambahan dengan storyline baru dan fitur in-game chat.
“Mines of Dalarnia masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari rumor peluncuran Player Tournament pada 30 Juni mendatang. Analisis teknikal melihat akan ada peningkatan 13% dari harga sekarang di kisaran US$ 0,30571 ke US$ 0,34184,” ungkap Afid.
Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.
Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #309, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 63.882.600. Jumlah koin yang beredar 208.484.058 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.
5. Mina (MINA)
Analisis teknikal Mina Protocol (MINA).
Mina Protocol (MINA) adalah salah satu platform yang paling canggih di blockchain, karena dibangun di atas pondas teknologi blockchain yang kuat dan cocok untuk investasi jangka panjang. MINA mirip dengan Bitcoin, selain dari cara menangani transaksi, karena berfungsi sebagai koin utilitas dan alat tukar.
Afid mengatakan kripto MINA berpotensi bullish pada pekan ini. Terhitung 25 Juni 2022, pergerakan nilai MINA sudah naik sekitar 19 persen. “Untuk MINA masih akan ada potensi kenaikan minggu ini ya, karena sentimen positif dari peluncuran Package crypto library yang dirilis 30 Juni nanti untuk meningkatkan kemampuan Mina Protocol,” kata Afid.
Dari analisis teknikalnya, Afid mengatakan MINA masih akan koreksi terlebih dahulu, lalu dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 0,600 atau naik 16% dari harga saat ini US$ 0,701 dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat MINA di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #85, dengan kapitalisasi pasar US$ 372.163.161. Pasokan yang beredar 565.399.895 koin MINA dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Daftar 5 Aset Kripto Bearish
1. Harmony (ONE)
Analisis teknikal Harmony (ONE).
Pekan lalu, Harmony (ONE) masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish, namun pada pekan ini tampaknya akan berbalik arah. Afid menjelaskan sentimen positif ONE sudah berakhir dampak dari kabar Horizon Bridge yang ada di jaringan Harmony Protocol mengalami peretasan, dengan nilai kerugian sekitar US$ 100 juta atau lebih dari Rp 1 triliun.
“Sentimen negatif yang menerpa Harmony Protocol membuat sebagian investor khawatir. Alhasil pergerakan harga ONE dalam beberapa hari mendatang kemungkinan besar akan terus turun, sehingga menimbulkan aksi jual yang lebih besar,” tutur Afid.
Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.
Analisis teknikal menyebutkan harga ONE bisa mencapai US$ 0,01765 atau turun 13% dari US$ 0,02042. Sementara, level resistance di US$ 0,02708.
Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #114, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 247.772.502. Pasokan yang beredar 12.201.111.376 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.
2. Lido DAO (LDO)
Analisis teknikal Lido DAO (LDO).
LDO, token tata kelola di jaringan Lido DAO masih “nyaman” duduk di dalam daftar aset kripto yang potensi bearish pekan ini. Penurunan nilai LDO kali ini masih dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema tata kelola baru.
Setelah empat hari pemungutan suara, komunitas Lido tampaknya siap untuk menolak panggilan untuk membatasi pertumbuhannya sendiri. 99% suara yang diberikan mendukung Lido membatasi kepemilikannya di Ethereum. “Kekisruhan dalam penggunaan kripto LDO sebagai token tata kelola jaringan yang tak kunjung usai, membuat nilainya semakin anjlok,” kata Afid.
Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 39% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,680. Sementara, level resistance-nya berada di angka US$ 0,947.
Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #142, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 167.792.578. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.
SuperRare adalah platfrom NFT yang menghubungkan karya seni digital dengan sebuah token. Setelah NFT berada di SuperRare, karya digital itu dapat dibeli, dijual atau bahkan bisa digunakan sebagai investasi jangka panjang. Token RARE digunakan sebagai utilitas di platform SuperRare.
Afid melihat pergerakan RARE dari analisis teknikalnya kemungkinan besar akan mengalami penurunan harga pada pekan ini. “Analisis teknikal melihat akan ada penurunan 21% dari harga sekarang di kisaran US$ 0,240 ke US$ 0,189,” ungkap Afid.
Peringkat RARE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #541, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 22.842.357. Pasokan yang beredar 101.756.228 koin RARE dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin RARE.
4. Hive (HIVE)
Analisis teknikal Hive (HIVE).
Sama seperti RARE, HIVE juga kembali masuk ke daftar bearish pekan ini. Afid melihat berpotensi masih terus turun. Bahkan melebih penurunan minggu lalu yang berada disekitar 10 persen.
“HIVE berpotensi masih terus turun. Kalo dilihat dari grafik, ia membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. Ia mungkin sedikit akan konsolidasi dulu, tapi akan ada penurunan sekitar 35 persen ke harga US$ 0,4471 dari US$ 0,6718,” ungkap Afid.
Hive adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan buku besar keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). HIVE dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi berbasis waktu.
Peringkat HIVE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #98, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 295.733.505. Pasokan yang beredar 445.435.787 koin HIVE dan maksimal pasokan tidak tersedia.
5. Stratis (STRAX)
Analisis teknikal Stratis (STRAX).
Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan untuk perusahaan, termasuk meluncurkan private sidechains, running full nodes, developing dan deploying smart contracts, platform penawaran koin awal, dan aplikasi bukti identitas. Perusahaan juga menyediakan dompet kripto dan layanan konsultasi blockchain.
STRAX menjadi token yang digunakan untuk membeli dan mengoperasikan layanan seperti mengeksekusi smart contracts, membayar sidechain dan lainnya. Afid menjelaskan nilai STRAX bisa mengalami penurunan hingga 28%. “STRAX akan konsolidasi dahulu ke harga US$ 1,190, lalu akan turun menuju US$ 0,850.”
Peringkat STRAX di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #153, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 144.417.008. Pasokan yang beredar 138.379.149 koin STRAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Disclaimer
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.
International Monetary Fund (IMF), sebuah lembaga keuangan internasional yang membantu 190 negara mencapai stabilitas keuangan, telah membuat pernyataan baru terkait kripto.
Walau sebelumnya terlihat menolak dan menentang ide inovasi kripto, saat ini IMF terlihat mendukung penggunaan kripto sebagai alat transaksi di dunia.
IMF Dukung Crypto sebagai Alat Transaksi
IMF baru saja membuat publikasi dalam berbentuk artikel di situs resminya yang menyatakan dukungannya terhadap kripto.
Dalam artikel tersebut, IMF menyatakan bahwa beberapa kripto dan mata uang digital bank sentral atau CBDC dapat bermanfaat untuk menggantikan sistem keuangan tradisional saat ini.
IMF mengambil sudut pandang efisiensi penggunaan energi, di mana beberapa kripto dan CBDC dianggap sebagai alternatif yang baik untuk sistem keuangan saat ini karena menggunakan lebih sedikit energi listrik.
Data Perbandingan Konsumsi Energi berdasarkan Sistem Jaringan
Artikel tersebut membuat sebuah perbandingan antara konsumsi atau penggunaan energi alat pembayaran tradisional, yaitu kartu kredit, dengan aset kripto yang memiliki mekanisme berbeda.
Dalam perbandingan tersebut, IMF membuat sebuah diagram perbandingan dimana intinya, menurut banyaknya publikasi yang ada, konsumsi energi kartu kredit masih lebih rendah dari kripto berbasis blockchainProof of Work.
Tapi konsumsi energi kartu kredit yang mewakilkan sistem keuangan tradisional, masih lebih tinggi dibanding kripto berbasis blockchain selain Proof of Work dan jauh lebih tinggi dari kripto dengan sistem blockchain tersentralisasi.
IMF kemudian melengkapi perbandingan tersebut dengan memberi contoh sistem blockchain tersentralisasi yang kemudian merujuk pada sistem mata uang digital bank sentral atau CBDC.
“Bergantung pada sistemnya, CBDC dan beberapa jenis crypto dapat menjadi alternatif sistem pembayaran yang lebih hemat energi dibanding sistem saat ini, termasuk kartu kredit dan debit mayoritas bank.“
International Monetary Fund (IMF)
Selanjutnya, IMF juga memberi informasi bahwa beberapa bank sentral sedang mempertimbangkan memiliki CBDC tersedia dalam sistem kartu layaknya kartu kredit dan debit.
IMF merasa ini adalah langkah yang bagus tidak hanya untuk CBDC namun juga untuk kripto. Sebab, dengan adanya integrasi antara kartu debit dan kredit dengan kripto dan CBDC, maka adopsi kripto akan semakin besar dan konsumsi energi sistem pembayaran dunia akan semakin kecil.
Semua Demi Menyelamatkan Bumi
Dukungan dari IMF terhadap kripto dan CBDC ini adalah sebuah hal yang mengejutkan untuk pasar kripto.
Sebab, sebelumnya, IMF terkenal tidak mendukung bahkan menghujat kripto sebagai skema penipuan dan inovasi yang berbahaya.
Salah satu bukti nyatanya adalah saat IMF melarang beberapa negara di Amerika Selatan untuk mengadopsi kripto sebagai alat pembayaran.
Contoh negara yang mengalami perdebatan panjang dengan IMF adalah El Salvador yang saat ini masih terus menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran.
Perlu diketahui bahwa walau ada artikel dukungan tersebut, IMF masih belum mendukung secara penuh adopsi kripto dan menganggap masa depan uang masih belum pasti.
Tapi institusi tersebut sangat mendorong pemangku kebijakan di negara-negara dunia untuk mempertimbangkan faktor energi jika ingin mengadopsi kripto dan CBDC.
Maksudnya adalah, walau memiliki konsumsi energi yang rendah, IMF meminta negara untuk menyediakan sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga saat diadopsi, tidak ada permasalahan signifikan.
IMF juga menekankan bahwa kedepannya faktor energi akan menjadi hal yang penting dalam menentukan kebijakan terutama terkait sektor keuangan, mengingat pencemaran lingkungan terus meningkat akibat energi tidak ramah lingkungan.
Data Sumber Emisi Gas Pencemaran Lingkungan
Terakhir institusi tersebut juga menegaskan bahwa adopsi kripto yang baik adalah kripto generasi ketiga dengan konsumsi energi yang lebih rendah dan bukan generasi lama seperti Bitcoin yang konsumsi energinya masih tinggi.
Untuk saat ini masih belum ada negara yang menanggapi pernyataan dalam artikel ini secara rinci karena nampaknya masih fokus untuk membuat regulasi yang baik terkait kripto dan CBDC.
IMF juga telah memberikan kerangka panduang regulasi yang lengkap untuk negara-negara di dunia jika ingin mengadopsi kripto.
Kepala ekonom dari IMF, Gita Gopinath juga menekankan bahwa IMF saat ini tidak akan menerapkan pelarangan kripto secara halus, karena sudah menggali lebih dalam dan menemukan banyaknya manfaat dalam inovasi ini.
Siapa yang sedang menantikan lanjutan dari game terpopuler sejagat Grand Theft Auto (GTA) VI? Rumor baru yang beredar GTA VI akan menggunakan sistem rewards atau hadiah dengan aset kripto di dalamnya.
Dikutip dari laporan Watcher.Guru, GTA VI dapat memperkenalkan aset kripto dalam gameplay-nya. Kebocoran baru-baru ini mengklaim GTA VI akan memiliki kripto dalam game untuk pemain untuk mendapatkan uang dan berdagang item di plaform.
Rumor tersebut banyak diyakini oleh para gamers, pasalnya seri game Grand Theft Auto selalu lebih maju dari masanya. Contohnya, GTA San Andreas yang dirilis pada tahun 2004 masih dianggap inovatif dan futuristik, sampai bahkan dua dekade kemudian. Game tersebut menampilkan flying jetpack dan berbagai elemen lainnya yang berteknologi maju bahkan hingga saat ini.
Tidak hanya itu, Rockstar Games memperkenalkan pasar saham di Grand Theft Auto IV pada tahun 2008, bernama The Liberty City Stock Exchange (LCSE). LCSE terletak di area ‘The Exchange, Algonquin’, tetapi bangunan itu tidak dapat diakses oleh pemain. Gedung LCSE tidak memiliki peran dalam alur cerita, tetapi hanya ada di peta dengan pergerakan harga ticker.
Namun, hal-hal berubah setelah GTA V dirilis pada tahun 2013, karena Rockstar Games memungkinkan pemain masuk ke dunia pasar saham. Pemain dapat mengakses BAWSAQ dan LCN Exchange melalui koneksi internet di smartphone mereka, dan pengguna dapat membeli dan menjual saham sesuai keinginan mereka dan memiliki gameplay yang melibatkan pasar saham.
Gamer bisa menghasilkan uang dalam sebuah misi yang dinamakan ‘Stock Market Assassination Missions’ yang dikeluarkan oleh Lester. Beberapa yang beruntung bahkan menghasilkan US$ 2 miliar dalam permainan dengan memanipulasi pasar saham.
Sekarang, selain saham, Rockstar Games perlu bersiap dan memperkenalkan Aset kripto di GTA VI mendatang.
Alasan GTA VI harus Bawa Kripto ke dalam Game
Rockstar Games mendominasi pasar game dari tahun 90-an hingga 2022. Namun, persaingan di sektor game sepuluh kali lipat dan mengancam GTA dari posisi teratas. Mirip dengan betapa futuristiknya mereka di tahun 90-an, permainannya harus lebih futuristik untuk 20 tahun ke depan.
Masa depan dunia keuangan bisa menjadi milik aset kripto, dan memperkenalkannya di GTA VI bisa menjadi gamechanger. Misalnya: Dalam misi di Grand Theft Auto V, Franklin membantu Lester untuk memanipulasi pasar saham. Grand Theft Auto VI dapat melakukan hal yang sama, tetapi kali ini dengan aset kripto.
Kripto dapat ditambahkan sebagai elemen cerita dalam plot permainan yang membuat pemain mendapatkan berbagai bentuk pendapatan. Karakter yang merupakan miliarder kripto dapat memberikan misi yang akan dibayar dengan kripto. Dua puluh tahun kemudian (setelah dirilis), GTA VI akan dipuji sebagai futuristik karena menghadirkan gameplay dengan aset kripto.
Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR) adalah dua dari ribuan aset kripto yang memiliki project menarik di dunia Decentralized Finance (DeFi). Keduanya masih tergolong baru perilisannya, namun mampu mencuri perhatian dengan cepat.
Secara singkat, Wing adalah platform DeFi berbasis kredit yang didedikasikan untuk pasar pinjaman aset digital, mendukung aset lintas rantai dan interaksi protokol. Sementara, AS Roma Fan Token sudah pasti project kripto yang berhubungan dengan klub sepak bola populer asal Italia, AS Roma.
Menarik untuk mengenal lebih dekat Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR) yang kini sudah tersedia perdagangannya di platform Tokocrypto.
Wing Finance (WING)
Apa Itu Wing Finance (WING)?
Wing adalah platform terdesentralisasi berbasis kredit yang dirancang untuk pinjaman aset kripto dan komunikasi lintas rantai antara proyek DeFi. Proyek ini bertujuan untuk membuat layanan pinjaman kripto lebih inklusif melalui modul evaluasi kredit yang menghilangkan kebutuhan akan agunan besar.
Wing disebut juga sebagai platform DeFi lintas-rantai berbasis kredit yang dikembangkan dan dioperasikan oleh tim Ontologi. Platform ini memiliki konsep decentralized autonomous organization (DAO) yang memungkinkan pengguna untuk mengambil bagian dalam pengambilan keputusan, desain produk dan operasi.
Salah satu tujuan Wing DAO adalah untuk memecahkan masalah kolateralisasi berlebihan yang mengganggu industri DeFi. Wing menggunakan tata kelola terdesentralisasi ditambah dengan mekanisme pengendalian risiko untuk meningkatkan hubungan antara kreditur, peminjam dan penjamin. Ini telah menghasilkan peningkatan dalam jumlah dan aksesibilitas ke proyek DeFi yang menggunakan platform.
Platform ini memungkinkan pembuatan proyek blockchain baru dan memfokuskan upayanya pada komunitas pemerintahan yang terdesentralisasi dan otonom. Menanggapi masalah yang dihadapi oleh proyek DeFi lainnya, Wing DAO telah membangun protokol DeFi berbasis kredit yang berjalan di blockchain Ontology (ONT). Protokol sepenuhnya dikendalikan oleh pengguna dan tidak memerlukan pihak ketiga untuk mengonfirmasi transaksi.
Apa yang Membuat Wing Finance (WING) Unik?
Salah satu fitur unik Wing adalah memungkinkan pengguna untuk membuat proposal DAO atau menjadi investor di platform, bahkan tanpa pengetahuan atau interaksi sebelumnya dengan jaringan blockchain tersebut. Wing menawarkan pengembang proyek kesempatan untuk menerima crowdfunding, ketika mereka mengajukan proposal.
Investor memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan dan sebagai imbalannya mendapatkan bagian dari keuntungan masa depan melalui smart contract.
Kemudian, Wing dibangun di atas blockchain Ontology karena kemampuannya untuk membuat kumpulan jaminan di berbagai blockchain. Ontologi memungkinkan digitalisasi aset baru dan yang sudah ada.
Blockchain juga memiliki fitur yang disebut OScore, yang merupakan sistem penilaian kredit. OScore mengevaluasi riwayat peminjaman/peminjaman dan informasi aset digital pengguna.
Pengguna di platform memiliki kontrol penuh atas akun mereka dan dapat mengakses OScore mereka dengan aman untuk memastikan privasi data. Selain itu, karena peminjam harus mengandalkan data OScore mereka untuk pinjaman, agunan yang diperlukan untuk memberikan pinjaman di platform berkurang.
Wing juga dapat pengguna diberi insentif untuk mempertahankan skor kredit yang baik. Pengguna yang membayar kembali pinjaman mereka tepat waktu dapat menikmati penurunan suku bunga pinjaman mereka. Beberapa platform DeFi yang mirip dengan Wing termasuk Uniswap dan AAVE.
Peringkat WING di situs CoinMarketCap pada Selasa (5/7) jam 08.00 WIB adalah #655, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 13.804.191. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 2.647.027 koin WING dan maksimal pasokan 5.000.000 koin WING.
AS Roma Fan Token (ASR)
Apa Itu AS Roma Fan Token (ASR)?
AS Roma Fan Token (ASR) adalah salah satu dari 40 lebih Fan Token dari berbagai klub sepak bola internasional di bawah Socios. Project kripto ini memungkinkan penggemar memiliki kepentingan dalam pengambilan keputusan klub, mendapatkan hadiah VIP dan membuka akses ke promosi eksklusif, games, chatting serta mendapatkan kesempatan untuk diakui sebagai superfan.
ASR adalah token utilitas di Chiliz Chain (dibangun oleh Chiliz —sebuah perusahaan blockchain fintech) yang dibangun di atas Ethereum. Seperti token penggemar lainnya, fan token ASR memberi kesempatan penggemar AS Roma memiliki pengaruh dalam cara tim beroperasi, dengan memberikan suara pada jajak pendapat yang harus dipertimbangkan oleh tim.
Utilitas atau kegunaan dari token ASR ini adalah perubahan yang dapat dilakukan oleh pemegangnya termasuk memilih desain jersey, memberi nama tempat pelatihan, dan memilih acara penggemar berikutnya.
ASR bisa bertindak sebagai pintu gerbang ke setiap kesempatan penggemar AS Roma untuk menunjukkan kesetiaan dan dukungan mereka kepada tim dengan mendapatkan poin hadiah, mendapatkan pengalaman VIP dan membeli merchandise klub. Seperti banyak platform kripto lainnya, semakin besar jumlah token yang dimiliki, maka memiliki tingkat pengaruh yang lebih tinggi di tokenbase.
Apa yang Membuat AS Roma Fan Token (ASR) Unik?
AS Roma Fan Token (ASR) unik karena menghubungkan pemain sepak bola yang merupakan seorang figur publik dengan penggemar biasa. Token membawa dukungan penggemar ke tingkat berikutnya dan memungkinkan mereka kesempatan untuk lebih dekat dan intim dengan tim dan pemain favorit mereka, melalui hadiah seperti undangan VIP, temu sapa dan merchandise yang ditandatangani.
ASR membuka jalan dengan menghubungkan dua arena yang sangat berbeda: Olahraga dan aset kripto, aktivitas yang tampaknya terpisah dari dua dunia ini, namun dapat saling menguntungkan melalui aplikasi berbasis token. Penggemar sekarang dapat berperan dalam kehidupan pemain dan organisasi olahraga dapat terhubung dengan penggemar mereka tidak seperti sebelumnya.
Peringkat ASR di situs CoinMarketCap pada Senin (5/7) jam 08.00 WIB adalah #851, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 6.377.764. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 2.163.854 koin ASR dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR) Listing di Tokocrypto
Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Wing Finance (WING) dan AS Roma Fan Token (ASR).
Trading WING/BTC, WING/USDT, WING/BUSD, ASR/BUSD, ASR/USDT dan ASR/BTC dapat dilakukan mulai tanggal 01 Juli 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran WING dan ASR di Tokocrypto sebagai persiapan trading.
DISCLAIMER: Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.
El Salvador kembali membeli Bitcoin sebanyak 80, masing-masing seharga US$ 19.000. Pembelian ini diumumkan langsung oleh Presiden Nayib Bukele, Kamis (30/6/2022).
“Bitcoin adalah masa depan. Terima kasih telah menjual murah,” kata Bukele di Twitter.
Ia juga mengunggah tangkapan layar dari pembelian BTC yang dilakukan pada Kamis lalu, dengan total US$ 1,52 juta.
El Salvador terakhir membeli Bitcoin pada Mei lalu. Bukele mengatakan, saat itu negara Amerika Tengah tersebut membeli 500 BTC seharga total US$ 15,3 juta, dengan harga koin US$ 30,744.
Menurut data CoinDesk, cadangan BTC Salvador mengalami penurunan nilai hingga 55,03%. Dari penurunan tersebut, negara di Amerika Tengah ini mengalami kerugian hingga US$ 60 juta dari total modal pembelian US$ 105 juta.
El Salvador mulai mengadopsi BTC sejak September 2021. Hingga saat ini negara yang dipimpin oleh Bukele tersebut masih terus melakukan pembelian BTC. Negara ini ingin menjadikan BTC sebagai cadangan nasional di samping dijadikan alat pembayaran yang sah.
Meski mengalami kerugian, Menteri Keuangan El Salvador, Alejandro Zelaya, mengatakan jumlah Bitcoin yang dimiliki negaranya hanya bernilai 0,5% dari anggaran tahunannya. Ia menegaskan, kejatuhan nilai bitcoin tidak mengancam kondisi fiskal negara.
“Ketika mereka memberi tahu saya bahwa risiko fiskal untuk El Salvador karena Bitcoin sangat tinggi, satu-satunya hal yang dapat saya lakukan adalah tersenyum. Risiko fiskal sangat minim,” ujar Zelaya.
Pergerakan market aset kripto pada hari Senin pertama di bulan Juli 2022, tidak cukup memuaskan. Selama akhir pekan lalu, sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap belum mampu mempertahankan gerakannya ke zona hijau.
Melansir situs CoinMarketCap pada hari Senin (4/7) pukul 09.00 WIB, ada 7 aset kripto big cap kompak naik sedikit ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Misalnya, nilai Ethereum (ETH) naik 1,21% ke level US$ 1.070. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan XRP mengalami kenaikan masing-masing 1,70%, 2,99% dan 3,32%.
Sementara, Bitcoin (BTC) turun 0,67% ke US$ 19.191 per keping dalam sehari terakhir. BTC masih berjuang untuk tetap mempertahankan posisinya di level support ini agar tidak terus turun.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto awal pekan ini memang terllihat kurang bergairah. Bitcoin bahkan sedang kritis untuk berjuang tidak turun lebih lanjut di bawah level support-nya.
“Market kripto sedang tidak bergairah selama akhir pekan lalu. Senin pagi ini sebagian besar kripto naik tipis. Investor masih ragu-ragu untuk melakukan aksi beli, sehingga secara keseluruhan market tetap lemah, dengan beberapa volatilitas cenderung datar,” kata Afid.
Menurut Afid, Bitcoin akan mengalami kelanjutan penurunan harga. Sebelumnya, Bitcoin sempat turun di bawah US$ 19.000 pada satu titik pada hari Kamis (30/6) setelah penolakan Securities and Exchange (SEC) AS terhadap dua ETF Bitcoin spot, teguran untuk Three Arrows Capital, karena dana lindung nilai kripto yang bermasalah dan pukulan baru dari indikator ekonomi yang mengecewakan.
Sejumlah analis percaya Bitcoin akan menembus harga di bawah dukungan sekitar US$ 18.000-US$ 21.000 yang juga terjadi sepanjang Juni. Investor mungkin akan berjuang keras untuk menghindari BTC turun lebih dalam dan menimbulkan kerugian yang lebih tinggi.
Ilustrasi tampilan aset Bitcoin.
“Penerobosan dari kisaran ini dapat membuat perdagangan Bitcoin ke posisi antara US$ 13.000 hingga US$ 15.000 dan dapat mengirim market kripto ke dalam spiral yang mungkin memerlukan periode waktu yang lebih lama untuk pemulihan,” jelas Afid.
BTC turun hampir 38% pada bulan Juni untuk mencatat kerugian bulanan terbesar kedua sejak debutnya pada tahun 2009. Menurut Data CoinGecko, Bitcoin diperdagangkan lebih dari US$ 31.000 pada tanggal 1 Juni dan turun ke level US$ 17.700 pada pertengahan bulan, sebelum pulih dan mengakhiri bulan pada US$ 19.209.