Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah seorang analis terkemuka menyampaikan pandangan optimis terhadap masa depan aset kripto ini.
Dalam sebuah video terbaru, analis dengan nama samaran InvestAnswers mengungkapkan kepada 563.000 pelanggan YouTube-nya bahwa prospek bullish Solana semakin kuat berkat usulan pengurangan inflasi yang signifikan.
Pengurangan Inflasi Hingga 80%
Proposal yang sedang dipertimbangkan akan memangkas tingkat inflasi Solana dari sekitar 4,8% menjadi hanya 0,86%. Jika pemungutan suara ini lolos pada akhir Epoch 755, maka Solana akan menjadi salah satu aset layer-1 dengan inflasi terendah di industri kripto. Sebagai perbandingan, Bitcoin saat ini memiliki tingkat inflasi sebesar 0,85%.
Dilaporkan Dailyhodl, Epoch sendiri merupakan periode tetap dalam jaringan Solana di mana berbagai keputusan penting seperti tata kelola dan peningkatan protokol dibuat. Jika pemangkasan inflasi ini disetujui, Solana akan semakin menarik bagi investor yang mencari aset kripto dengan pasokan yang lebih stabil dan tahan inflasi.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dampak Potensial ETF Solana
Selain pengurangan inflasi, faktor lain yang dapat mendorong harga Solana lebih tinggi adalah potensi disetujuinya ETF spot Solana oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). InvestAnswers menyoroti bahwa jika ETF ini terealisasi, permintaan terhadap SOL bisa melonjak drastis.
“Jika ETF Solana hadir, banyak yang akan dipertaruhkan. Dengan berkurangnya jumlah token yang beredar di bursa, kita bisa melihat lonjakan harga yang signifikan,” ujar InvestAnswers.
Salah satu kekhawatiran yang muncul dari pengurangan inflasi adalah potensi penurunan imbalan staking. Namun, InvestAnswers menilai bahwa apresiasi harga SOL akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan keuntungan staking jangka pendek.
“Bayangkan apakah Anda lebih memilih SOL tetap di harga $120 dengan imbalan staking 6-8% per tahun, atau Anda ingin harga SOL naik dua kali lipat menjadi $240? Jawabannya tentu Anda ingin aset tersebut berlipat ganda karena itu akan memberikan keuntungan yang lebih besar,” jelasnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Franklin Templeton, salah satu manajer aset terbesar di dunia, kembali membuat gebrakan di industri kripto, khususnya untuk Solana. Hanya sehari setelah mengajukan Exchange-Traded Fund (ETF) untuk XRP, perusahaan ini kini resmi mengajukan ETF untuk Solana (SOL) kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada 12 Maret 2025. Jika disetujui, ETF ini akan menjadi salah satu pencapaian besar dalam evolusi investasi aset digital.
Tren ETF Kripto yang Kian Meluas
Dilaporkan The Street, ETF kripto adalah dana investasi yang mencerminkan kinerja aset kripto tertentu. Saham dari ETF ini diperdagangkan di bursa saham tradisional, membuatnya lebih mudah diakses oleh investor institusional maupun ritel yang ingin berinvestasi dalam kripto tanpa harus langsung membeli dan menyimpan aset digital tersebut.
Sejak SEC menyetujui ETF Bitcoin dan Ethereum pada tahun lalu, gelombang pengajuan ETF untuk aset kripto lainnya terus meningkat. Di bawah pemerintahan baru yang lebih terbuka terhadap inovasi digital, beberapa altcoin seperti SOL, XRP, dan DOGE mulai mendapatkan perhatian lebih sebagai kandidat ETF berikutnya.
Yes, the SEC just punted on a bunch of alt coin ETF filings including Litecoin, Solana, XRP & DOGE. It's expected as this is standard procedure & Atkins hasn't even been confirmed yet. This doesn't change our (relatively high) odds of approval. Also note that the final deadlines…
Meskipun SEC belum memberikan keputusan atas pengajuan ETF Solana dan XRP ini, para ahli tetap optimis. James Seyffart, seorang analis ETF terkemuka, menyebut bahwa penundaan ini adalah prosedur standar. Ia juga menegaskan bahwa peluang persetujuan ETF tersebut cukup tinggi, mengingat batas waktu keputusan terakhir SEC adalah Oktober 2025.
Langkah Franklin Templeton ini juga memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam manajemen aset digital. Sebelumnya, perusahaan ini telah meluncurkan ETF Bitcoin spot pada Januari 2024 dan ETF Ethereum spot pada Juli 2024. Kini, dengan fokus pada altcoin seperti Solana dan XRP, Franklin Templeton semakin memperluas cakupan investasi kriptonya.
Dampak bagi Industri Kripto
Jika ETF Solana ini disetujui, bukan hanya Franklin Templeton yang akan mendapat keuntungan, tetapi juga seluruh ekosistem kripto. Persetujuan ETF ini dapat meningkatkan legitimasi dan kepercayaan terhadap Solana sebagai aset investasi, menarik lebih banyak investor institusional ke dalam pasar kripto.
Selain itu, tren pengajuan ETF altcoin ini juga mencerminkan perubahan dalam lanskap regulasi kripto yang semakin matang. Dengan semakin banyaknya ETF berbasis kripto yang mendapatkan persetujuan, industri ini berpotensi berkembang lebih pesat dan menjadi bagian yang lebih besar dari sistem keuangan global.
Dengan perkembangan ini, industri kripto kini memasuki babak baru yang menjanjikan, di mana investasi dalam aset digital semakin mudah, aman, dan diakui secara luas oleh pasar keuangan tradisional.
Harga Solana (SOL) naik ke $124.44 atau sekitar Rp2,042,151.24, mencatat kenaikan +2.08% dalam 24 jam terakhir. Selama periode ini, SOL mencapai harga tertinggi $131.33 dan terendah $121.44. Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar 4,171,724.22 SOL atau setara $523,563,812.46 USDT.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Dalam dunia kripto yang bergerak cepat, Viction (VIC) mencuri perhatian dengan lonjakan harga spektakuler lebih dari 60% hanya dalam dua jam setelah Binance mengumumkan dukungan perdagangan berjangka untuk aset ini.
Dilaporkan The Crypto Times, tak berhenti di situ, VIC terus mengalami peningkatan hingga mencapai kenaikan total sebesar 92%, diperdagangkan pada harga $0,39.
Saat ini, kapitalisasi pasar Viction mencapai $42,3 juta, menjadikannya aset kripto terbesar ke-507 berdasarkan peringkat kapitalisasi pasar. Volume perdagangan VIC juga mengalami lonjakan drastis sebesar 9044%, mencapai $154 juta.
Perdagangan VIC di Binance: Leverage Tinggi, Risiko Besar
Perdagangan berjangka untuk VIC resmi dimulai pada pukul 17:00 UTC di Binance. Dengan fitur leverage hingga 75x, pedagang memiliki peluang besar untuk mendapatkan keuntungan maksimal.
Namun, di sisi lain, risiko kerugian juga meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, manajemen risiko yang tepat menjadi faktor krusial dalam perdagangan VIC.
Tingkat pendanaan perdagangan berjangka VIC dibatasi pada ±2%, dan penyelesaian terjadi setiap empat jam. Ini memberikan fleksibilitas bagi para pedagang dalam mengelola posisi mereka di pasar.
Pergerakan harga Viction (VIC/USDT) pada Kamis, 13 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Transformasi dari TomoChain ke Viction
Viction bukanlah nama baru dalam industri blockchain. Sebelumnya, proyek ini dikenal sebagai TomoChain (TOMO) sebelum resmi berganti nama pada November tahun lalu. Nama “Viction” diambil dari kombinasi kata “Vision” dan “Victory”, mencerminkan misi mereka untuk menghadirkan teknologi blockchain yang lebih baik.
Viction bertujuan untuk memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih mudah dengan menawarkan transaksi tanpa gas fee, keamanan yang lebih baik, dan skalabilitas yang lebih tinggi. Blockchain ini menggunakan sistem Proof-of-Stake Voting (PoSV) dengan dukungan 150 masternode untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasionalnya.
Tim Viction menegaskan bahwa proyek mereka berorientasi pada pengguna dengan menyediakan teknologi blockchain yang lebih aman dan mudah diakses. Pada tahun 2024, jaringan Viction telah mencapai 4 juta alamat on-chain dan mendukung lebih dari 150 proyek kripto, menandakan pertumbuhan ekosistem yang pesat.
Untuk semakin memudahkan pengembang dalam membangun aplikasi berbasis blockchain, Viction menyediakan berbagai perangkat pengembang, termasuk Dex Maker, dompet digital, dan rantai aplikasi. Dengan dukungan dari Binance, VIC kini mendapatkan lebih banyak perhatian dari investor dan trader di pasar kripto.
Dengan momentum pertumbuhan yang kuat dan adopsi yang meningkat, Viction berpotensi menjadi salah satu proyek blockchain yang patut diperhitungkan di masa depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Selamat datang di Market Sinyal Harian edisi spesial Ramadan. Hari ini Senin, 10 Maret 2025, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk lima kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.
Rangkuman Berita dan Sentimen Pasar Crypto
Bitcoin ($BTC) mengalami penurunan signifikan karena kekhawatiran terkait cadangan Bitcoin AS dan kemungkinan harga mingguan ditutup di bawah $82K.
Solana ($SOL) turun 29% sejak awal 2025, meskipun terjadi lonjakan likuiditas dan masuknya ke dalam cadangan crypto AS.
Michael Saylor mendorong pemerintah AS untuk membeli hingga 25% dari suplai Bitcoin.
Fed diperkirakan tidak akan memangkas suku bunga pada 2025, yang bisa memicu bear market menurut analis.
Trump-backed World Liberty Financial mengalami kerugian $110 juta dari investasinya di 9 aset kripto, dengan Ethereum ($ETH) menyumbang 65% dari total kerugian tersebut.
CZ mendesak Elon Musk untuk melarang bot di platform media sosial X.
Hanya 4% dari populasi dunia yang memegang Bitcoin pada tahun 2025 menurut laporan terbaru.
Bitcoin Reserve Backlash menunjukkan ekspektasi industri yang tidak realistis.
Pasar crypto saat ini masih menghadapi volatilitas tinggi dengan berbagai faktor ekonomi dan regulasi yang memengaruhi pergerakan harga.
Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.
BTC/USDT (🔼 3.75%)
Entry: $81404.72
Stop Loss: $80326.23
Take Profit: $84457.96
Bitcoin saat ini menunjukkan potensi pemulihan dari level support di sekitar $80,000 – $81,400, dengan RSI yang mulai naik dari zona oversold di 34.81. Secara fundamental, sentimen pasar masih bearish, terlihat dari data Fear & Greed Index yang berada di Extreme Fear (15).
Namun, dukungan institusional mulai terlihat, seperti pembelian tambahan 5 BTC oleh El Salvador untuk cadangan strategisnya. Jika tekanan jual mulai mereda dan sentimen membaik, Bitcoin bisa mengalami rebound menuju $84,400 – $85,000 dalam jangka pendek, namun perlu konfirmasi dari volume pembelian yang lebih kuat.
HBAR/USDT (🔼 6.59%)
Entry: $0.20644
Stop Loss: $0.20225
Take Profit: $0.22005
Pengakuan SEC terhadap pengajuan ETF HBAR oleh Canary menjadi katalis fundamental yang dapat meningkatkan adopsi institusional. Meskipun ini baru tahap awal, sentimen positif mulai terbentuk, terlihat dari pemantulan harga di area support $0.20225.
Secara teknikal, RSI yang mulai naik dari zona oversold menandakan potensi rebound ke $0.22005 sebagai resistensi terdekat. Volume perdagangan juga meningkat, mengindikasikan minat beli mulai kembali. Jika momentum ini berlanjut, HBAR bisa mengalami kenaikan bertahap, terutama jika ada perkembangan lebih lanjut terkait ETF ini.
CATI/USDT (🔼 9.52%)
Entry: $0.1582
Stop Loss: $0.1535
Take Profit: $0.1734
CATI mengalami kenaikan signifikan setelah pengumuman Catizen Game Center, yang menambahkan lebih dari 200 game berbasis AI dan peluang monetisasi lebih luas. Secara teknikal, harga CATI menembus resistensi di $0.1582 dan saat ini mengincar target berikutnya di $0.1734 (+9.52%).
Indikator RSI overbought di 75.49, menunjukkan potensi retracement sebelum kelanjutan tren naik. Jika momentum tetap kuat, penguatan lebih lanjut bisa terjadi, namun jika terjadi koreksi, area $0.1535 menjadi support terdekat yang perlu diperhatikan.
DOT/USDT (🔼 6.12%)
Entry: $4.107
Stop Loss: $4.022
Take Profit: $4.357
Polkadot (DOT) saat ini menunjukkan potensi rebound teknikal setelah menyentuh area support di sekitar $4.02 – $4.10 dengan peluang kenaikan menuju $4.35 dalam jangka pendek. RSI yang sebelumnya oversold kini mulai naik, menandakan potensi pembalikan harga.
Dari sisi fundamental, sentimen positif muncul dari pengakuan ETF Polkadot oleh SEC melalui Grayscale’s Polkadot ETF 19b-4 filing, yang dapat meningkatkan eksposur institusional terhadap DOT.
Selain itu, proyek Frequency Network yang merupakan parachain di Polkadot kini mendapat sorotan terkait rencana integrasi TikTok ke blockchain, yang dapat membawa lebih banyak pengguna dan volume transaksi ke ekosistem Polkadot. Jika sentimen ini berlanjut, DOT memiliki potensi untuk melanjutkan pemulihan harga lebih lanjut.
ZK/USDT (🔼 6.94%)
Entry: $0.0716
Stop Loss: $0.0701
Take Profit: $0.0766
ZKSync menunjukkan pemantulan dari area support di sekitar $0.0701-$0.0716 dengan target kenaikan menuju resistensi $0.0766 (+6.94%). Indikator RSI masih rendah di 41.28, mengindikasikan potensi upside lebih lanjut jika tekanan beli berlanjut.
Fundamental mendukung dengan peluncuran program komunitas oleh Gitcoin, didanai 5 juta token ZK, yang dapat meningkatkan minat ekosistem dan permintaan token. Namun, harga masih dalam tren turun, sehingga konfirmasi breakout dari level kunci diperlukan sebelum mengonfirmasi tren bullish yang lebih kuat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
SuperRare (RARE) mencatat lonjakan harga sekitar 50% dalam 24 jam terakhir, mencapai level tertinggi dalam hampir dua bulan.
Menurut laporan Cryptonomist, kenaikan tajam ini mendorong Indeks Kekuatan Relatif (RSI) ke wilayah jenuh beli untuk pertama kalinya sejak November 2024, menandakan momentum bullish yang ekstrem. Namun, apakah reli ini bisa bertahan, atau justru akan mengalami koreksi?
RSI SuperRare Capai Level Overbought, Sinyal Bullish atau Koreksi?
Indikator RSI RARE melonjak tajam dari 35,8 menjadi 81,2 dalam waktu singkat. Sebagai informasi, RSI adalah indikator yang mengukur momentum harga dari skala 0 hingga 100, di mana angka di atas 70 menandakan kondisi jenuh beli.
Dengan RSI yang kini mencapai 81,2, ini menjadi level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Kondisi ini mengindikasikan tekanan beli yang kuat, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya koreksi harga. Jika pembeli kehilangan tenaga, kemungkinan besar harga akan mengalami konsolidasi atau bahkan penurunan dalam waktu dekat.
Pergerakan harga SuperRare (RARE/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
SuperRare Berhasil Menembus Awan Ichimoku, Momentum Bullish Menguat
SuperRare mencetak terobosan signifikan dengan melampaui Awan Ichimoku, yang biasanya berfungsi sebagai zona resistensi kuat. Setelah berkonsolidasi di bawah awan selama beberapa hari, harga akhirnya berhasil menembus ke atas dengan candle bullish yang kuat.
Selain itu, indikator Tenkan-sen (garis merah) mulai bergerak naik, menunjukkan potensi tren bullish lebih lanjut. Namun, dengan awan yang masih datar di depan, para trader akan mengawasi apakah harga bisa bertahan di atasnya atau justru kembali menguji level support.
Waspada Koreksi, RARE Berpotensi Mengalami Penurunan Tajam
SuperRare juga mendekati pembentukan “golden cross,” di mana EMA jangka pendek bisa melintasi EMA jangka panjang, yang biasanya dianggap sebagai sinyal bullish. Jika hal ini terjadi, RARE berpotensi melanjutkan reli hingga mencapai $0,10 untuk pertama kalinya sejak Januari.
Namun, tanpa adanya katalis fundamental yang jelas di balik lonjakan ini, para investor tetap harus waspada. Jika momentum mulai melemah, koreksi harga bisa terjadi dengan level support pertama di $0,062. Jika level ini tidak bertahan, RARE bisa turun lebih dalam hingga $0,052 atau bahkan $0,046, yang berarti penurunan lebih dari 50% dari puncaknya baru-baru ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Sejak awal tahun 2025, Solana (SOL) mengalami penurunan nilai hampir 29%. Meskipun berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan likuiditas dan memasukkan SOL ke dalam Daftar Cadangan Aset Digital AS, harga altcoin ini tetap tertekan.
Menurut laporan Crypto Intelligence, kondisi ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh altcoin dalam menjaga kepercayaan investor di tengah volatilitas pasar kripto.
Cadangan Aset Digital AS: Pedang Bermata Dua?
Presiden Donald Trump mengumumkan penyertaan Solana, Cardano (ADA), dan XRP ke dalam Cadangan Aset Digital AS sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi negara dalam ekosistem kripto.
Langkah ini diharapkan meningkatkan daya tarik pasar Solana, tetapi dampak positif yang diantisipasi belum terlihat. Beberapa analis menilai bahwa pendekatan pasif pemerintah—mengandalkan aset yang disita alih-alih partisipasi aktif di pasar—membuat minat investor tetap rendah.
Lonjakan Likuiditas Tak Mampu Dongkrak Harga SOL
Sejak 1 Januari 2025, pasar kripto menerima suntikan lebih dari $9,5 miliar stablecoin USD Coin (USDC) untuk meningkatkan likuiditas.
Sayangnya, aliran dana besar ini tidak berhasil mendongkrak harga Solana. Data menunjukkan bahwa sebagian besar likuiditas baru ini justru dialihkan ke memecoin, yang membatasi dampak positif pada SOL.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Memecoin Mania dan Dampaknya pada Solana
Peluncuran token Official Trump (TRUMP) menciptakan gelombang baru dalam pasar kripto, tetapi dengan konsekuensi tak terduga bagi Solana.
Sejak token TRUMP diperkenalkan, harga SOL anjlok 49% dari $261 pada 18 Januari menjadi $133 pada 9 Maret. Antusiasme terhadap token baru ini mendorong investor untuk menjual aset kripto lain, termasuk Solana, demi mendapatkan keuntungan dari tren baru. Pergeseran investasi ini memperburuk tekanan jual pada SOL.
Investor Beralih ke Aset yang Lebih Aman
Tidak hanya Solana yang tertekan, tetapi pasar kripto secara keseluruhan juga mengalami penurunan. Sejak awal 2025, total kapitalisasi pasar turun hampir 17%. Solana mengalami arus keluar dana lebih dari $485 juta hanya dalam bulan Februari.
Investor kini mengalokasikan modal mereka ke aset yang dianggap lebih stabil, seperti Ethereum, Arbitrum, dan Binance Smart Chain (BNB Chain). Tren ini menegaskan bahwa pelarian ke aset yang lebih aman menjadi strategi utama di tengah ketidakpastian pasar.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
XRP mengalami lonjakan harga hampir 40% dalam sehari setelah pernyataan mengejutkan dari mantan Presiden AS, Donald Trump.
Menurut laporan Zycrypto, dalam pidatonya pada Minggu lalu, Trump mengusulkan pembentukan cadangan kripto strategis untuk AS, yang mencakup XRP. Pernyataan ini langsung memicu gelombang optimisme di pasar.
Namun, setelah reli tajam tersebut, XRP diperdagangkan relatif stabil pada hari Rabu, meski volume transaksi tetap meningkat.
Analis kripto ternama, Ali Martinez, mengungkapkan bahwa dalam 24 jam terakhir, lebih dari $5,37 miliar XRP berpindah tangan, mencerminkan tingginya aktivitas perdagangan di pasar.
Investor Besar Borong XRP
Tidak hanya volume transaksi yang meningkat, data on-chain dari Santiment juga menunjukkan bahwa investor besar atau “paus” telah mengakumulasi hampir 1 miliar XRP dalam periode yang sama. Hal ini menandakan bahwa investor institusional semakin percaya terhadap prospek XRP di masa depan.
Selain itu, adopsi XRP juga mengalami lonjakan signifikan. Martinez melaporkan bahwa jumlah alamat XRP aktif meroket 620% dalam sepekan, dari 74.589 menjadi 462.650. Ini menunjukkan semakin banyak pengguna yang terlibat dalam ekosistem XRP.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Lebih lanjut, laporan Santiment per 20 Februari mengungkapkan adanya peningkatan jumlah dompet yang menampung lebih dari 100.000 XRP. Kini, terdapat 261 dompet tambahan yang mengoleksi XRP dalam jumlah besar dibandingkan sepuluh minggu lalu. Bahkan, total akun di XRP Ledger telah meningkat sekitar 24% sejak Januari 2024, mencerminkan adopsi yang lebih luas untuk berbagai aplikasi keuangan, terutama di sektor pembayaran lintas batas.
Sentimen Positif dari Regulasi dan ETF XRP
Reli XRP juga didorong oleh optimisme terhadap kebijakan ramah kripto dan potensi reformasi regulasi di AS. Meskipun pertarungan hukum antara Ripple dan Securities and Exchange Commission (SEC) masih berlangsung, sentimen pasar cenderung menguntungkan XRP.
Di sisi lain, kemitraan strategis Ripple serta peluncuran stablecoin RLUSD turut menjadi faktor pendorong lonjakan harga XRP. Spekulasi mengenai potensi ETF spot XRP juga semakin menguat. Presiden Ripple, Monica Long, bahkan menyatakan optimisme bahwa persetujuan ETF XRP dapat segera terjadi, terutama jika pemerintahan Trump mempercepat kejelasan regulasi.
Menambah spekulasi, laporan terbaru menunjukkan bahwa CEO Ripple, Brad Garlinghouse, dan eksekutif Ripple lainnya telah berdiskusi dengan pemerintahan Trump mengenai regulasi aset digital. Hal ini semakin memperkuat harapan bahwa XRP akan mendapat tempat istimewa dalam kebijakan kripto di masa depan.
Ancaman Profit-taking oleh Paus
Meskipun sentimen pasar cenderung positif, beberapa analis memperingatkan bahwa investor besar mungkin akan mengambil keuntungan dari lonjakan harga ini.
Analis kripto Miles Deutscher mencatat bahwa beberapa paus XRP mulai menjual aset mereka pada level tertinggi. Sejak November 2024, ketika XRP mengalami kenaikan lebih dari 500%, pemegang besar telah aktif mendistribusikan token mereka.
Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa rata-rata volume perdagangan paus dalam 90 hari terakhir berkisar antara $120 juta hingga $180 juta per hari. Ini mengindikasikan adanya potensi tekanan jual yang dapat mempengaruhi harga dalam waktu dekat.
Saat ini, XRP diperdagangkan di harga $2,20, turun 7,71% dalam 24 jam terakhir. Meskipun ada koreksi harga, optimisme tetap tinggi dengan adanya dukungan regulasi dan adopsi yang terus meningkat. Investor kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari kebijakan AS serta potensi ETF yang dapat membawa XRP ke level harga yang lebih tinggi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
BNB Chain akan segera meluncurkan pembaruan besar bernama Pascal Hardfork, yang dijadwalkan pada 20 Maret 2025.
Pembaruan ini membawa peningkatan signifikan dalam kompatibilitas Ethereum Virtual Machine (EVM), dompet kontrak pintar, serta fleksibilitas bagi pengembang.
Apa Itu Pascal Hardfork?
Pascal Hardfork merupakan salah satu langkah penting bagi BNB Chain dalam meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna di jaringan Binance Smart Chain (BSC).
Laporan BeInCrypto, pembaruan ini akan menghadirkan EIP-7702 (Ethereum Improvement Proposal 7702), yang memungkinkan dompet berfungsi sebagai kontrak pintar. Dengan fitur ini, transaksi dapat dilakukan tanpa biaya gas, memberikan aksesibilitas lebih luas kepada pengguna.
Selain itu, Pascal Hardfork akan memungkinkan persetujuan dan pertukaran batch, di mana transaksi dapat dikelompokkan untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi dalam ekosistem DeFi (Decentralized Finance).
Dampak Bagi Pengguna dan Pengembang
Dengan hadirnya Pascal Hardfork, pengguna akan merasakan manfaat berikut:
Transaksi tanpa gas – mempermudah pengguna baru dan mengurangi hambatan adopsi.
Peningkatan pengalaman Web3 – proses pendaftaran dan interaksi lebih mudah bagi mereka yang baru mengenal kripto.
Efisiensi DeFi – pengelompokan transaksi dapat menghemat biaya dan waktu.
Sementara itu, bagi pengembang, pembaruan ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam membangun aplikasi di jaringan BNB Chain.
What is the Pascal Hardfork?
BNB Chain’s testnet has successfully implemented EIP-7702 through the Pascal hardfork. This makes it one of the earliest chains to adopt this EVM upgrade.
Pascal is a major upgrade to BNB Smart Chain (BSC) that improves EVM compatibility &…
BNB Chain tidak berhenti di Pascal Hardfork. Mereka juga telah mengumumkan dua pembaruan besar lainnya:
Lorentz Hardfork (April 2025) – akan meningkatkan kecepatan transaksi hingga 1,5 detik per blok.
Maxwell Hardfork (Juni 2025) – lebih cepat lagi dengan kecepatan transaksi 0,75 detik per blok.
Beberapa pengguna membandingkan kecepatan ini dengan Solana, yang saat ini memiliki kecepatan 0,4 detik per blok. Namun, roadmap BNB Chain menunjukkan evolusi luar biasa dalam meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan.
Persaingan dengan Ethereum dan Dampak pada Harga BNB
Pengumuman Pascal Hardfork datang hanya beberapa hari setelah Ethereum Sepolia Testnet menerapkan peningkatan Pectra, yang juga meningkatkan fungsionalitas EVM dan kontrak pintar Ethereum. Hal ini menandakan semakin ketatnya persaingan antar jaringan blockchain dalam menawarkan performa terbaik.
Meskipun pembaruan ini membawa dampak positif, harga BNB masih belum mengalami lonjakan signifikan. Namun, dibandingkan dengan aset kripto utama lainnya seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, yang mengalami penurunan dua digit, BNB tetap lebih stabil dengan kenaikan 2% dalam sebulan terakhir.
Dengan roadmap ambisius ini, BNB Chain semakin memperkuat posisinya di dunia blockchain dan berpotensi menjadi salah satu jaringan paling efisien di masa depan. Kini, semua mata tertuju pada Pascal Hardfork dan bagaimana pembaruan ini akan mengubah lanskap ekosistem Binance Smart Chain.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
DigiByte (DGB), salah satu proyek blockchain yang berfokus pada keamanan dan skalabilitas, mengalami kenaikan harga sebesar 7,30%.
Meskipun data kapitalisasi pasar dan volume perdagangan tidak tersedia, lonjakan harga ini menarik perhatian investor.
Kenaikan harga DGB diyakini didorong oleh sentimen positif pasar kripto serta pendekatan pengembangan berbasis komunitas yang kuat. DigiByte dikenal dengan kecepatan transaksi tinggi dan fitur keamanan canggih, menjadikannya aset yang menarik di pasar kripto.
Secara teknikal, DGB baru saja menembus pola downward wedge, yang menandakan potensi kelanjutan reli bullish. Jika mampu melewati dua level resistance berikutnya, harga DGB diperkirakan dapat naik hingga 2 kali lipat setelah breakout sukses.
Selain DGB, beberapa altcoin lain juga mengalami kenaikan harga karena faktor seperti meningkatnya adopsi teknologi blockchain, sentimen pasar yang positif, dan pengembangan ekosistem yang terus berlanjut.
Dengan momentum yang semakin kuat, DigiByte berpotensi terus mengalami pertumbuhan, tergantung pada peningkatan adopsi dan perkembangan ekosistemnya di masa depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah perusahaan investasi kripto, Galaxy Digital, melakukan stakingtoken SOL senilai $40 juta.
Menurut laporan Coingape, langkah ini diyakini dapat mengurangi tekanan jual dan membuka peluang bagi harga Solana untuk mengalami reli parabola.
Galaxy Digital Taruh Kepercayaan pada Solana
Dalam beberapa waktu terakhir, Solana mengalami tekanan jual yang cukup besar, terutama setelah adanya pembukaan aset FTX pada bulan Maret. Namun, Galaxy Digital menunjukkan kepercayaan mereka terhadap prospek jangka panjang Solana dengan mempertaruhkan 274.000 SOL senilai $39 juta.
Data dari LookonChain mengungkapkan bahwa Galaxy Digital menarik token tersebut dari beberapa bursa besar, termasuk Coinbase dan Binance, sebelum melakukan staking.
Staking adalah proses mengunci aset kripto untuk mendukung operasional jaringan blockchain dan mendapatkan imbal hasil. Aktivitas ini juga berpotensi mengurangi jumlah token yang tersedia di pasar, sehingga dapat mengurangi tekanan jual dan mendukung kenaikan harga.
Dampak Staking terhadap Harga SOL
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Saat artikel ini ditulis, harga Solana berada di angka $136 setelah mengalami penurunan 4,4% dalam 24 jam terakhir. Namun, dengan meningkatnya aktivitas staking, tekanan jual yang membebani SOL dapat berkurang, memungkinkan harga untuk pulih dan bahkan melonjak lebih tinggi.
Menurut data dari Dune Analytics, aktivitas staking Solana sempat mengalami penurunan. Banyak pedagang dan institusi yang melepaskan token mereka ke bursa, menyebabkan peningkatan tekanan jual. Dengan adanya aksi staking skala besar seperti yang dilakukan Galaxy Digital, tren ini bisa berbalik arah, memberikan peluang bagi SOL untuk kembali menguat.
Analisis Teknis: Solana Siap untuk Reli?
Analis kripto, Ali Charts, mengamati bahwa SOL saat ini bergerak dalam pola segitiga siku-siku, yang menandakan kemungkinan pergerakan harga yang signifikan ke depan.
Jika Solana mampu mempertahankan level support pada garis tren bawah dan berhasil menembus resistance di garis tren atas, maka harga dapat mengalami lonjakan besar.
Analis lain, Satoshi Flipper, juga memberikan pandangan optimis. Menurutnya, SOL saat ini menguji resistance pada garis tren atas dari saluran paralel menurun. Jika berhasil menembus level ini, maka Solana bisa mendapatkan momentum bullish yang kuat dan berpotensi mencapai harga lebih dari $200.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.