Tag: crypto

  • FIFA Umumkan Proyek ‘FIFA Coin’ di White House Crypto Summit

    Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengumumkan rencana peluncuran mata uang kripto bernama FIFA Coin di ajang White House Crypto Summit yang digelar pada Jumat.

    Bitcoin News mengabarkan pada Minggu (9/3) bahwa pengumuman ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump, meminta Presiden FIFA untuk berbicara di awal acara tersebut.

    Infantino menekankan bahwa FIFA ingin memanfaatkan kekuatan mereknya yang mendunia, industri sepak bola yang bernilai sekitar 170 miliar dolar AS, serta basis penggemar yang mencapai 5 miliar orang.

    “Bayangkan potensi yang ada di seluruh dunia, hanya dalam dunia sepak bola, jika kita mengembangkannya,” ujar Infantino.

    Pengembangan FIFA Coin

    Ia juga mengungkapkan bahwa FIFA sangat tertarik untuk mengembangkan FIFA Coin di bawah kepemimpinannya, dengan pusat pengembangannya berbasis di Amerika Serikat.

    Dalam pidatonya, Infantino mengundang para peserta yang hadir untuk berkolaborasi dalam proyek ini. “Saya bukan ahli di bidang ini,” katanya.

    “Jika ada yang tertarik, bekerjasamalah dengan FIFA. Kita berada di Amerika Serikat, dan kita akan menaklukkan dunia sepak bola dengan FIFA Coin.”

    Peluncuran FIFA Coin diharapkan dapat menjadi inovasi baru dalam industri sepak bola, menghadirkan peluang baru dalam transaksi digital terkait tiket, merchandise, serta berbagai layanan lainnya.

    Proyek Ambisi FIFA

    Meskipun detail teknis proyek ini belum diumumkan, keterlibatan FIFA dalam dunia kripto menunjukkan tren adopsi teknologi blockchain di sektor olahraga global.

    Pengumuman ini menuai beragam reaksi dari komunitas kripto dan sepak bola. Beberapa pihak menyambutnya sebagai langkah maju dalam digitalisasi olahraga.

    Sementara yang lain menunggu detail lebih lanjut mengenai regulasi dan implementasinya.

    Dengan pengaruh besar FIFA dalam dunia sepak bola, FIFA Coin berpotensi menjadi mata uang digital yang berdampak luas bagi industri olahraga.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Berpotensi Alami Penurunan, Analis Ungkap Sinyal Jual yang Kuat

    XRP kembali menjadi sorotan setelah analis kripto terkemuka, Ali Martinez, mengungkapkan prospek bearish terhadap aset digital ini.

    Menurut laporan Finbold, dalam unggahan di platform X pada 7 Maret, Martinez menyoroti munculnya beberapa sinyal jual pada grafik dua minggu XRP berdasarkan indikator teknis TD Sequential.

    Apa Itu TD Sequential dan Mengapa Penting?

    TD Sequential adalah indikator teknis yang dikembangkan oleh Tom DeMark. Alat ini digunakan untuk mendeteksi kelelahan tren dan potensi pembalikan arah harga. Dengan jangka waktu dua minggu, TD Sequential sering kali memberikan sinyal pergerakan besar setelah tren yang berlangsung cukup lama.

    Menurut Martinez, indikator ini menunjukkan bahwa XRP mungkin telah mencapai puncaknya dan berisiko mengalami kemunduran harga. Pada saat unggahannya pukul 10:08 UTC pada 7 Maret, XRP diperdagangkan di harga $2,53, turun dari $2,60 sehari sebelumnya. Meskipun hanya penurunan 2,7%, sinyal ini memicu perhatian para investor dan trader.

    Pergerakan Harga dan Konfirmasi Sinyal Bearish

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sejak awal Maret, XRP telah mengalami kenaikan signifikan. Token ini melonjak 44,3% dari $2,03 pada 1 Maret hingga mencapai level tertinggi $2,93 pada 3 Maret. Lonjakan ini disertai dengan volume perdagangan yang tinggi, menandakan tekanan beli yang kuat.

    Namun, titik tertinggi kedua pada $2,65 pada 6 Maret dengan volume yang lebih rendah mengindikasikan pengujian ulang level resistensi atau potensi penembusan yang gagal.

    Penurunan harga ke kisaran $2,50-$2,55 pada 7 Maret memperkuat potensi pembalikan, dengan tekanan jual mulai mendominasi. Menurut TD Sequential, volume puncak pada 3 Maret kemungkinan menyelesaikan pola “9”, yang sering menjadi indikasi awal pembalikan tren.

    Lonjakan volume pada 6 Maret dan penurunan berikutnya ke $2,50-$2,53 dapat menjadi bagian dari fase hitung mundur “13”, yang memperkuat sinyal jual sebelumnya.

    Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

    Saat ini, level $2,50-$2,55 menjadi area support utama bagi XRP. Jika harga menembus di bawah level ini, ada kemungkinan XRP turun lebih jauh ke $2,40, mengonfirmasi tren bearish yang telah diprediksi oleh Martinez.

    Namun, perlu diingat bahwa dalam dunia trading, pengaturan waktu sangat krusial. Meskipun sinyal teknikal menunjukkan potensi penurunan, kondisi pasar yang dinamis tetap bisa membawa kejutan. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga XRP dan mengelola risiko dengan bijak sebelum mengambil keputusan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pemerintah AS Rencana Akuisisi Bitcoin, Hentikan Penjualan Aset Sitaan

    Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa pemerintah AS sedang mendiskusikan rencana akuisisi Bitcoin sebagai bagian dari strategi pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis.

    Pernyataan ini dia sampaikan dalam sebuah wawancara di CNBC’s Squawk Box pada Jumat lalu (7/3).

    “Secara umum, saya sangat mendukung agar AS memimpin dunia dalam sektor kripto. Saya pikir kita harus membawa industri ini ke dalam negeri, menggunakan praktik terbaik dan regulasi yang tepat,” ujar Bessent.

    Rencana Kelola Bitcoin

    Mengutip laman Cryptobriefing, salah satu langkah utama dalam rencana ini adalah menghentikan penjualan Bitcoin yang telah disita oleh pemerintah sebelum melakukan akuisisi lebih lanjut.

    “Sebelum bisa mengumpulkan cadangan Bitcoin, kita harus berhenti menjualnya,” jelas Bessent.

    Ia mengungkapkan bahwa saat ini, Bitcoin yang dimiliki pemerintah berasal dari aset yang disita, dengan sekitar 500 juta dolar AS dalam bentuk Bitcoin telah diamankan.

    “Dari jumlah itu, setengahnya telah dijual,” tambahnya.

    Setelah menyelesaikan kewajiban pembayaran kepada para korban kejahatan terkait aset digital, sisa aset yang disita akan dialihkan ke cadangan Bitcoin strategis.

    “Kemudian, kita akan melihat langkah selanjutnya untuk akuisisi tambahan bagi cadangan tersebut,” kata Bessent.

    Cadangan Kripto AS

    Meskipun saat ini fokus utama adalah Bitcoin, Bessent menekankan bahwa inisiatif ini memiliki cakupan yang lebih luas.

    “Kita mulai dengan Bitcoin, tetapi ini akan menjadi cadangan kripto secara keseluruhan,” ujarnya.

    Ketika ditanya tentang dampak finansial dari akuisisi Bitcoin oleh pemerintah, terutama mengingat kondisi anggaran yang tidak mengalami surplus, Bessent menegaskan kembali bahwa prioritas utama adalah menghentikan penjualan Bitcoin yang disita sebelum merancang strategi akuisisi yang lebih lanjut.

    “Itulah mengapa langkah pertama adalah menghentikan penjualan, kemudian kita akan menyusun rencana dari sana,” jelasnya.

    Bessent juga mengungkapkan bahwa para pejabat dan ahli akan membahas langkah-langkah berikutnya dalam White House Crypto Summit yang akan diadakan dalam beberapa jam mendatang.

    Keputusan ini menandai langkah signifikan dalam kebijakan kripto pemerintah AS dan bisa menjadi preseden bagi negara lain dalam mengelola aset digital mereka.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BNB: Ketahanan di Tengah Volatilitas dan Peluang Kenaikan Harga

    Binance Coin (BNB) kembali menjadi sorotan di pasar kripto berkat ketahanannya menghadapi fluktuasi yang terjadi baru-baru ini.

    Sementara dilaporkan The Currency Analytics, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mengalami tekanan pasar yang cukup besar, BNB justru menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan altcoin lainnya. Kini, para pedagang sedang menanti apakah BNB mampu menembus level resistensi utama dan berpotensi menuju harga $680.

    BNB Bertahan di Tengah Gejolak Pasar

    Februari lalu, pasar kripto mengalami masa sulit dengan BTC dan ETH mencatatkan penurunan tajam.

    Dampaknya terasa di seluruh altcoin, tetapi BNB menunjukkan ketahanan yang lebih baik. Ethereum, misalnya, turun hingga 19,73% ke titik terendahnya, sementara BNB hanya turun 12,42%. Kinerja ini menegaskan kekuatan Binance Coin dalam menghadapi volatilitas pasar.

    Meskipun demikian, BNB masih menghadapi tantangan untuk melampaui angka $700. Dalam beberapa minggu terakhir, koin ini sempat menyentuh level terendah di $534, tetapi berhasil bertahan berkat dukungan investor yang tetap optimis. Namun, masih ada kehati-hatian di kalangan pedagang mengenai kemungkinan kenaikan signifikan dalam waktu dekat.

    Level Kunci yang Harus Diperhatikan

    Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    BNB saat ini bergerak dalam kisaran harga dengan level support kuat di $534 dan resistance di kisaran $620-$640. Level ini telah menjadi titik balik penting bagi harga BNB dalam beberapa bulan terakhir.

    Para trader kini mengamati apakah BNB mampu menembus batas $625, yang dapat menjadi sinyal awal bagi potensi pergerakan menuju $680.

    Namun, kondisi pasar saat ini masih belum cukup mendukung kenaikan yang stabil. Jika momentum beli tidak cukup kuat, BNB kemungkinan akan terus berfluktuasi di antara level support dan resistance ini tanpa adanya penembusan yang signifikan.

    Strategi Pemegang BNB: HODL atau Ambil Untung?

    Data terbaru menunjukkan bahwa banyak pemegang BNB mengambil keuntungan ketika harga mencapai $600 pada paruh kedua 2024. Namun, ada juga yang tetap mempertahankan aset mereka, dengan harapan harga akan terus naik. Jika BNB berhasil mempertahankan support-nya dan mendapatkan dorongan baru, tren kenaikan yang lebih kuat bisa terjadi.

    Indikator Teknis: Tantangan Momentum

    Meskipun stabil dibandingkan altcoin lain, indikator teknis menunjukkan bahwa BNB masih menghadapi tekanan jual. Relative Strength Index (RSI) berada di bawah 50, yang menandakan dominasi tekanan jual. Sementara itu, On-Balance Volume (OBV) mengalami penurunan, mengindikasikan kurangnya minat beli yang cukup kuat dalam beberapa pekan terakhir.

    Apa Selanjutnya untuk BNB?

    Saat ini, BNB berada dalam fase konsolidasi, di mana harga bergerak dalam kisaran tanpa ada tren yang jelas. Namun, jika mampu menembus $620 dan mengubahnya menjadi support, peluang untuk mencapai $680 bisa semakin terbuka.

    Dengan ekosistem Binance yang terus berkembang, termasuk proyek DeFi dan inovasi lainnya, BNB tetap menjadi salah satu aset kripto dengan prospek kuat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Pecahkan Rekor Wallet! Menuju Harga $1?

    Dogecoin (DOGE) kembali mencuri perhatian! Meski pasar kripto mengalami gejolak, memecoin terbesar ini terus bertahan di peringkat 10 besar dan menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang menjanjikan.

    Laporan Dailycoin menyebutkan, kali ini, dorongan menuju harga $1 semakin kuat berkat lonjakan jumlah dompet yang memecahkan rekor.

    Lonjakan Dompet dan Volume Perdagangan

    Saat Bitcoin berjuang menembus resistensi $90.000, Dogecoin justru mengalami peningkatan signifikan dalam volume perdagangan, yang mencapai $1,64 miliar dalam 24 jam terakhir. Tidak hanya itu, jumlah dompet Dogecoin kini telah mencapai lebih dari 83,48 juta, menandakan semakin banyak investor yang tertarik dengan koin ini.

    Analis kripto terkemuka, Ali Martinez, menyoroti bahwa sejak akhir Januari 2025, DOGE terus mengalami pertumbuhan eksponensial. Puncaknya, Dogecoin sempat menarik perhatian besar dari investor ritel saat mencapai harga tertinggi tahun ini di $0,424.

    Investor Besar Mulai Mengakumulasi DOGE

    Data dari agregator blockchain Nansen menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir, sekitar $1,25 juta DOGE telah ditarik dari bursa, menandakan akumulasi oleh investor besar (paus dan hiu). Ini mengindikasikan bahwa mereka mulai bersiap untuk reli harga yang lebih tinggi.

    Analis kripto Surf bahkan membandingkan pergerakan harga DOGE saat ini dengan lonjakan yang terjadi pada tahun 2017-2018. Kala itu, DOGE berhasil naik dari harga sepersekian sen menjadi $0,015 dalam waktu singkat sebelum mengalami reli besar.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menuju Harga $1: Mungkinkah?

    Untuk mencapai target jangka panjang $1, Dogecoin harus terlebih dahulu melewati level tertinggi sebelumnya di $0,7316 yang dicapai pada Mei 2021. Saat ini, harga DOGE berada di $0,202, yang berarti masih memerlukan kenaikan sekitar 500% untuk mencapai target tersebut.

    Namun, ada faktor lain yang bisa mendorong DOGE lebih tinggi, yaitu adopsinya sebagai jaringan Proof of Work (PoW) terbesar kedua setelah Bitcoin. Selain itu, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) sedang meninjau aplikasi ETF Dogecoin dari Grayscale yang diperkirakan akan diputuskan pada Oktober 2025.

    Mengapa Ini Penting?

    Dogecoin bukan sekadar memecoin biasa. Berkat komunitas besar yang aktif dan volume perdagangan harian yang mencapai miliaran dolar, DOGE memiliki daya tarik yang kuat di kalangan investor. Sejarah juga menunjukkan bahwa dorongan komunitas dan minat ritel sering kali menjadi katalis utama bagi reli harga Dogecoin.

    Jadi, apakah Dogecoin benar-benar bisa mencapai $1? Dengan meningkatnya jumlah dompet, akumulasi investor besar, dan adopsi yang terus berkembang, jalan menuju harga tersebut semakin terbuka. Namun, seperti biasa, volatilitas pasar kripto tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai oleh para investor.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Coinbase Dukung Renzo (REZ), Harga Melonjak Hingga 43%

    Token staking likuid berbasis Ethereum, Renzo (REZ), mengalami lonjakan harga setelah platform bursa kripto terkemuka di AS, Coinbase, mengumumkan dukungannya terhadap altcoin tersebut.

    Dilaporkan Dailyhodl, pengumuman resmi melalui thread Twitter, Coinbase menyatakan bahwa mereka kini menambahkan dukungan untuk protokol staking likuid Renzo (REZ). Renzo merupakan proyek yang dirancang untuk menyederhanakan proses staking Ethereum dan aset digital lainnya.

    “Coinbase akan menambahkan dukungan untuk Renzo (REZ) di jaringan Ethereum (token ERC-20)… Perdagangan akan dimulai pada atau setelah pukul 9 pagi Waktu Pasifik pada tanggal 6 Maret 2025, jika kondisi likuiditas terpenuhi. Setelah pasokan aset ini mencukupi, perdagangan pada pasangan perdagangan REZ-USD kami akan diluncurkan secara bertahap,” demikian pernyataan Coinbase.

    Lonjakan Harga REZ

    Kabar ini langsung berdampak pada harga REZ yang melesat tajam. Pada 5 Maret, harga REZ berada di titik terendah $0,0170, namun hanya dalam sehari melonjak ke harga tertinggi $0,0243, mencatat kenaikan 43%.

    Meskipun setelah itu harga mengalami koreksi, REZ masih diperdagangkan di level $0,0204 saat artikel ini ditulis, mencatatkan kenaikan harian sebesar 20,5%.

    Pergerakan harga Renzo (REZ/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Renzo (REZ/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Apa Itu Restaking Likuid?

    Restaking likuid memungkinkan pengguna untuk menggunakan kembali aset digital yang sudah dipertaruhkan dan mempertaruhkannya di platform lain. Cara ini memungkinkan mereka untuk memperoleh imbalan tambahan serta meningkatkan keamanan dan likuiditas protokol.

    Beberapa aset digital lain yang juga dapat dipertaruhkan kembali melalui protokol Renzo mencakup Solana (SOL), Jito (JTO), dan EigenLayer (EIGEN), sebagaimana tercantum dalam situs resmi proyek tersebut.

    Mengenal Renzo dan Misinya

    Renzo adalah protokol restaking yang mengelola strategi AVS untuk Liquid Restaking Token (LRT). Tujuannya adalah membuat restaking Ethereum dan Solana lebih mudah diakses oleh siapa saja.

    Produk utama Renzo meliputi:

    • ezETH dan pzETH yang berfungsi sebagai antarmuka ke ekosistem EigenLayer dan Symbiotic.
    • ezSOL, yang terhubung ke jaringan Jito Network.

    Misi utama Renzo adalah menjadikan restaking lebih sederhana dan dapat diakses oleh semua orang, sehingga memungkinkan lebih banyak pengguna untuk mendapatkan manfaat dari ekosistem staking likuid.

    Dengan dukungan dari Coinbase, Renzo berpotensi mendapatkan lebih banyak eksposur dan adopsi, yang bisa berdampak positif terhadap pertumbuhan ekosistem staking likuid di masa depan.

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Riset Kripto 03-07 Mar 2025: Pasar Tetap Volatil, Efek Kebijakan Trump

    Laporan ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan pasar kripto.

    Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.

    Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

    Fokus Utama

    Tinjauan Makro Ekonomi Global dan Nasional

    • Harga minyak turun ke level terendah dalam tiga tahun akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi AS dan dampak perang dagang yang diperburuk kebijakan tarif baru Trump.
    • Aktivitas sektor jasa Jepang tumbuh pada laju tercepat dalam enam bulan di Februari 2025, didorong oleh permintaan domestik yang kuat.
    • Bank of England (BoE) mengusulkan kenaikan ambang batas simpanan ritel untuk aturan leverage, memberikan ruang bagi pemberi pinjaman kecil untuk tumbuh sebelum dikenakan regulasi ketat.
    • Indonesia dan Jepang memperluas kerja sama dalam sektor startup dan industri hijau untuk mendorong inovasi dan investasi berkelanjutan.
    • Penurunan daya beli dan maraknya PHK menyebabkan 30% perusahaan asuransi belum memenuhi ekuitas minimum sesuai regulasi OJK.
    • DBS Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 hanya mencapai 5,1%, lebih rendah dari target pemerintah, akibat efisiensi anggaran dan pelemahan konsumsi domestik.

    Perkembangan Regulasi Kripto

    • Financial Intelligence Unit (FIU) Korea Selatan memperkenalkan aturan AML yang lebih ketat guna menangkal pencucian uang dan aktivitas ilegal di sektor crypto.
    • Kementerian Keuangan dan Bank Sentral Rusia sedang mengkaji program percontohan perdagangan crypto yang hanya akan tersedia bagi investor institusional dan high-net-worth individuals (HNWIs).
    • Senat AS memilih untuk membatalkan aturan IRS yang mengharuskan platform DeFi melaporkan transaksi sebagai broker, dengan alasan dapat menghambat inovasi.

    Performa Pasar Kripto

    • Pasar kripto mengalami kenaikan setelah cuitan Trump tentang aset yang akan dimasukkan dalam Cadangan Kripto AS.
    • Cardano (ADA) +46,3% dan Ethernity Chain (ERN) +46,3% menunjukkan minat tinggi terhadap proyek dengan skalabilitas tinggi.
    • Sektor Mobile Mining (+52.123%), Bridged USDC (+73,8%), dan BTCfi (+45%) mencerminkan tren kuat di sektor mining mobile, stablecoin lintas rantai, dan infrastruktur Bitcoin DeFi.

    Token Unlocks yang Akan Datang

    • XAI – 4 Maret 2025 unlock sebesar 35.89M XAI (~$2.64M), setara dengan 1.44% dari total supply dan 3.37% dari market cap, dengan alokasi besar untuk investors dan tim yang dapat memicu tekanan jual.
    • APTOS (APT) – 12 Maret 2025 Unlock sebesar 11.31M APT (~$60.00M), 0.99% dari total supply dan 1.92% dari market cap, dengan alokasi ke investors dan core contributors yang dapat meningkatkan likuiditas namun berisiko menambah tekanan jual.

    Proyeksi Analis

    • Kapitalisasi Pasar Rebound: Market cap kripto naik ke $3,1T setelah sempat turun ke $2,6T, didorong oleh cuitan Trump tentang Cadangan Kripto AS.
    • Dominasi Bitcoin Kuat: Altcoin Season Index turun ke 15, menandakan pelemahan altcoin sementara investor lebih memilih Bitcoin sebagai aset utama.
    • Volatilitas Tinggi: Jelang White House Crypto Summit, Bitcoin tetap menjadi pilihan paling aman, sementara eksposur altcoin sebaiknya fokus pada big-cap dengan sentimen positif.

    Edukasi Kripto: Cara Menghindari Scam & Rug Pull di Proyek Kripto

    Weekly Macroeconomics

    Ketidakpastian Ekonomi AS dan Perang Dagang Tekan Harga Minyak ke Level Terendah

    Bitcoin dan kebijakan Amerika Serikat.
    Bitcoin dan kebijakan Amerika Serikat.

    Harga minyak mengalami penurunan signifikan, dengan Brent crude turun ke $68,33 per barel, level terendah dalam tiga tahun terakhir. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi AS semakin meningkat setelah data menunjukkan pertumbuhan yang lebih lemah dari ekspektasi.

    Sentimen pasar juga tertekan oleh pengumuman kebijakan tarif baru dari Presiden Donald Trump, yang memicu kecemasan akan dampaknya terhadap permintaan global. Di sisi lain, OPEC+ berencana meningkatkan produksi mulai April, yang semakin menambah tekanan pada harga minyak. Kombinasi ketidakpastian ekonomi dan peningkatan suplai ini memperburuk prospek pasar minyak dalam jangka pendek.

    Pertumbuhan Sektor Jasa Jepang Capai Level Tertinggi dalam Enam Bulan

    Indeks PMI jasa Jepang naik ke 52,9 pada Februari 2025, mencerminkan ekspansi tercepat sejak Agustus 2024, terutama berkat permintaan domestik yang meningkat. Namun, tekanan biaya tetap tinggi, dengan perusahaan menghadapi kenaikan harga tenaga kerja dan bahan baku.

    Pertumbuhan ini kontras dengan sektor manufaktur yang masih terkontraksi, menunjukkan ekonomi Jepang bergantung pada sektor jasa untuk mendorong pemulihan.

    BoE Pertimbangkan Pelonggaran Aturan Leverage untuk Pemberi Pinjaman Kecil

    Bank of England (BoE) sedang mengkaji kenaikan ambang batas simpanan ritel dari £50 miliar menjadi £70 miliar, memungkinkan bank kecil tumbuh lebih besar sebelum harus memenuhi aturan rasio leverage.

    Kebijakan ini dirancang agar tidak menghambat pertumbuhan perbankan skala kecil, sembari tetap menjaga stabilitas keuangan. Jika diterapkan, lebih banyak pemberi pinjaman kecil dapat menghindari kewajiban modal ketat yang berlaku bagi bank besar, memberikan fleksibilitas lebih dalam ekspansi bisnis mereka.

    Indonesia Macroeconomic Update

    Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan di Startup & Industri Hijau

    Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons
    Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons

    Indonesia dan Jepang memperluas kerja sama di sektor startup, AI, industri hijau, dan tenaga kerja melalui inisiatif seperti Japan-Indonesia Fast Track Pitch untuk mendukung ekosistem startup serta kolaborasi dalam pengembangan AI.

    Jepang juga menyoroti Asia Zero Emission Community (AZEC) untuk mendukung transisi energi dan hilirisasi mineral Indonesia. Selain itu, kedua negara sepakat meningkatkan kapasitas tenaga kerja melalui New Manufacturing Industry Development Center (New MIDEC), yang membuka peluang magang dan sertifikasi keterampilan bagi tenaga kerja Indonesia.

    PHK Massal dan Daya Beli Turun, Industri Asuransi Sulit Penuhi Ekuitas

    Melemahnya daya beli masyarakat akibat gelombang PHK menyebabkan banyak perusahaan asuransi kesulitan memenuhi ekuitas minimum yang diwajibkan OJK. Sekitar 30% perusahaan asuransi dan reasuransi belum mencapai target ekuitas tahap pertama, terutama di sektor asuransi kredit yang mengalami kontraksi hingga 19%.

    Penyebab utama adalah penurunan konsumsi kelas menengah sebesar 4%-5%. Untuk menghadapi tantangan ini, perusahaan asuransi perlu melakukan diversifikasi produk, digitalisasi layanan, serta meningkatkan edukasi dan literasi keuangan masyarakat tentang pentingnya asuransi.

    DBS Perkirakan Ekonomi Indonesia 2025 Hanya Tumbuh 5,1% Akibat Efisiensi Anggaran

    DBS Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 5,1% pada 2025, lebih rendah dari asumsi pemerintah sebesar 5,2%-5,5%. Efisiensi anggaran, pelemahan daya beli, dan dampak eksternal menjadi faktor utama yang menekan pertumbuhan.

    DBS menilai bahwa belanja pemerintah yang lebih ketat bisa membatasi stimulus ekonomi, sementara ketidakpastian global juga dapat mempengaruhi ekspor dan investasi. Meskipun begitu, fundamental ekonomi Indonesia tetap cukup solid, terutama dengan prospek positif di sektor manufaktur dan investasi asing.

    Crypto Regulation Update

    Korea Selatan Perketat Regulasi AML untuk Tangani Kejahatan Crypto

    transaksi bitcoin di Korea Selatan

    Financial Intelligence Unit (FIU) Korea Selatan mengumumkan pembatasan Anti-Money Laundering (AML) yang lebih ketat setelah meningkatnya kasus kejahatan crypto di negara tersebut. Regulasi baru ini akan meningkatkan pemantauan transaksi mencurigakan, memperketat verifikasi identitas pengguna di platform crypto, serta mewajibkan pelaporan transaksi dalam jumlah besar.

    Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah Korea Selatan untuk memastikan transparansi dan keamanan di industri aset digital, menyusul beberapa insiden penyalahgunaan crypto untuk kejahatan keuangan.

    Rusia Pertimbangkan Uji Coba Perdagangan Crypto untuk Investor Top-Tier

    Pemerintah Rusia, melalui Kementerian Keuangan dan Bank Sentral, sedang berdiskusi untuk meluncurkan uji coba perdagangan crypto yang terbatas hanya bagi investor top-tier. Program ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi regulasi dan dampak crypto terhadap ekonomi Rusia, tanpa membuka akses bagi investor ritel.

    Inisiatif ini mencerminkan pendekatan hati-hati Rusia dalam mengadopsi crypto, dengan tetap menyeimbangkan antara pengawasan ketat dan eksplorasi teknologi blockchain dalam sistem keuangan mereka.

    Senat AS Batalkan Aturan IRS Terkait Defi Broker

    Senat AS telah memutuskan untuk membatalkan aturan Internal Revenue Service (IRS) yang memperluas definisi broker untuk mencakup platform DeFi dan penyedia layanan non-kustodial.

    Aturan ini mendapat kritik dari komunitas crypto karena dapat menghambat inovasi dan meningkatkan beban regulasi bagi pengembang DeFi. Keputusan Senat mencerminkan dukungan terhadap industri crypto di AS serta ketidakpuasan terhadap kebijakan pajak yang dianggap terlalu luas cakupannya.

    Crypto Market Update

    Bitcoin Updates

    Sejak 3 Februari 2025, Bitcoin telah mengalami koreksi lebih dari 15%, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan mengenakan tarif dagang terhadap Tiongkok, Meksiko, dan Kanada. Koreksi ini membawa Bitcoin ke level terendah $83.000 pada 5 Maret. Selain itu, investor telah menarik lebih dari $3,5 miliar dari ETF Spot Bitcoin yang berbasis di AS sejak awal Februari, menurut data Farside Investors.

    Namun, pada 3 Maret, pasar merespons positif terhadap pengumuman Trump mengenai cadangan strategis kripto AS, yang memicu lonjakan harga 9,58%. Saat ini, Bitcoin mulai menunjukkan pemulihan menjelang White House Crypto Summit 2025, di mana pemerintahan Trump akan membahas kerangka regulasi aset digital yang lebih jelas untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.

    Perkembangan regulasi AS akan menjadi katalis utama bagi pergerakan Bitcoin ke depan, dengan potensi pemulihan lebih lanjut jika kebijakan yang diusulkan mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital.

    Sumber: tradingview date taken: 06 Maret 2025

    Ethereum Update

    Ethereum (ETH) sempat mengalami kenaikan dan menguji resistance di level $2.500, menyusul pengumuman Presiden Donald Trump terkait cadangan kripto Amerika Serikat. Namun, ETH kembali terkoreksi dan menguji support kuat di $2.000, yang juga merupakan level psikologis utama bagi investor.

    Sejalan dengan Bitcoin, yang direncanakan menjadi bagian dari Cadangan Kripto AS, Ethereum berhasil rebound dari level $2.000 dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, level $2.500 menjadi area resistance penting yang perlu diperhatikan oleh investor. Jika harga mampu menembus level ini, ETH berpotensi kembali ke tren bullish dengan momentum yang lebih kuat.

    Support kuat di $2.000 menunjukkan level pertahanan utama bagi ETH, sementara resistance di $2.500 menjadi area kunci untuk menentukan arah tren selanjutnya. Jika harga mampu menembus level ini, ETH berpotensi masuk kembali ke fase bullish. Di sisi lain, kebijakan terkait Cadangan Kripto AS dapat menjadi katalis utama yang memengaruhi pergerakan ETH dalam waktu dekat. Investor disarankan untuk tetap memantau pergerakan harga di sekitar level ini guna mengantisipasi peluang trading yang optimal.

    Sumber: coinmarketcap date taken: 07 Maret 2025

    Cardano Update

    Selain Bitcoin, Ethereum, dan Solana, Cardano (ADA) juga masuk dalam daftar aset yang dipertimbangkan oleh Presiden Trump untuk Cadangan Kripto Amerika Serikat. Sentimen ini mendorong ADA naik lebih dari 50% hingga mencapai $1,1, menempatkannya dalam tren bullish saat ini.

    Namun, pergerakan harga ADA masih bergantung pada hasil dari White House Crypto Summit 2025. Jika Cardano resmi ditetapkan sebagai bagian dari Cadangan Kripto AS, aset ini berpotensi melanjutkan kenaikan menuju all-time high (ATH) di $2,9.

    Sumber: tradingview date taken: 6 Maret 2025

    Ripple Kucurkan $50 Juta untuk Mendirikan Asosiasi Crypto Nasional di AS

    Ripple mengumumkan pendanaan sebesar $50 juta untuk mendirikan National Cryptocurrency Association (NCA), sebuah organisasi yang bertujuan meningkatkan edukasi dan kebijakan terkait crypto di AS.

    Langkah ini diambil untuk meningkatkan pemahaman regulator dan publik mengenai manfaat aset digital, terutama di tengah ketidakpastian regulasi di AS. Ripple berharap inisiatif ini dapat mempercepat adopsi crypto dan menciptakan lingkungan kebijakan yang lebih mendukung industri blockchain.

    Bitwise Ajukan Aptos ETF ke SEC, Dorong Adopsi Crypto di Pasar Tradisional

    Bitwise Asset Management resmi mengajukan ETF berbasis Aptos (APT) ke SEC, yang jika disetujui akan menjadi salah satu produk ETF crypto inovatif di AS. Langkah ini mencerminkan meningkatnya minat institusional terhadap ekosistem Aptos, blockchain layer-1 yang dikenal dengan skalabilitas dan keamanan tinggi.

    Persetujuan ETF ini masih belum pasti, mengingat regulasi ketat SEC terhadap aset crypto, namun langkah Bitwise menunjukkan kepercayaan terhadap potensi Aptos dalam jangka panjang.

    Metaplanet Tambah 497 BTC, Kepemilikan Bitcoin Naik Jadi 2.888 BTC

    Metaplanet Inc, perusahaan investasi asal Jepang, menambah kepemilikan Bitcoin dengan membeli 497 BTC seharga rata-rata $88.800 per BTC, senilai $44,1 juta. Dengan akuisisi ini, total Bitcoin yang dimiliki perusahaan kini mencapai 2.888 BTC, sekaligus mendorong harga sahamnya naik 19% di Tokyo Stock Exchange. Metaplanet juga menggunakan BTC Yield sebagai metrik investasi, yang mencatat 45,1% sejak awal tahun, setelah mencapai 309,8% pada kuartal akhir 2024.

    Presiden El Salvador Tegaskan Komitmen pada Bitcoin Meski Ada Tuntutan IMF

    Presiden El Salvador, Nayib Bukele beli satu Bitcoin setiap hari. Foto: Yuri Cortez / AFP via Getty Images.

    El Salvador terus menambah kepemilikan Bitcoin, kini mencapai lebih dari 6.102 koin, meskipun IMF menyetujui program pendanaan senilai $1,4 miliar yang menyarankan pembatasan eksposur terhadap cryptocurrency. Pemerintah meyakinkan IMF bahwa tidak akan ada akumulasi Bitcoin lebih lanjut di sektor publik. Namun, rincian tentang bagaimana pembelian tersebut tidak menambah eksposur pemerintah tetap belum jelas

    BioNexus Memilih Ethereum untuk treasury karena Programabilitas dan Utilitasnya

    BioNexus telah mengumumkan keputusan untuk memilih Ethereum sebagai aset utama dalam perbendaharaan perusahaan, menggantikan Bitcoin. Keputusan ini didasarkan pada kemampuan programabilitas Ethereum yang memungkinkan pengembangan kontrak pintar dan aplikasi terdesentralisasi (dApps), serta utilitasnya yang luas dalam ekosistem blockchain.

    Recap Bulan Literasi Kripto

    Tokocrypto berkomitmen untuk memperkuat edukasi kripto di seluruh Indonesia dengan berkolaborasi bersama komunitas lokal dan universitas. Sebagai bagian dari Bulan Literasi Kripto (BLK) Februari 2025 sebuah inisiatif nasional yang dipimpin oleh Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia, kami bangga dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi kripto. Kami yakin bahwa edukasi yang menyeluruh berperan penting dalam mendorong adopsi kripto yang lebih luas dan bertanggung jawab di Indonesia.

    Tokocrypto sukses menggelar serangkaian acara edukatif, memperkuat peran dalam edukasi kripto dan pengembangan komunitas. 

    21 event di 10 kota

    15.000+ peserta 

    Berkolaborasi dengan komunitas & institusi 

    Online

    X Space Road to Indonesia Crypto Outlook 2025 Membahas upcoming event Indonesia Crypto Outlook 2025 dan bagaimana acara tersebut memberikan dampak positif bagi Industri 5 Februari 2025 Media Sosial X Tokocrypto 350 peserta
    AMA bersama Avalanche Indonesia Membahas update terbaru dari project Avalanche yang merupakan salah satu project yang telah listing di Tokocrypto 13 Februari 2025 Telegram Tokocrypto Official Group 4500 peserta
    X Space bersama IdeaTax Membahas terkait pajak secara general dan implementasinya pada industri kripto termasuk cara melakukan pelaporan pajak 19 Februari 2025 Media Sosial X Tokocrypto 1650 peserta
    AMA bersama TKO Token Membahas update terbaru dari project TKO Token yang merupakan salah satu project yang telah listing di Tokocrypto 20 Februari 2025 Telegram Tokocrypto Official Group 4200 peserta
    AMA bersama Manta Indonesia Membahas update terbaru dari project Manta yang merupakan salah satu project yang telah listing di Tokocrypto 27 Februari 2025 Telegram Tokocrypto Official Group 4000 peserta

    Offline

    OBRAS Tasikmalaya Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto dengan mengusung tema Crypto & Financial 101 1 Februari 2025 Cafe 48 Island Tasikmalaya 50 peserta
    Crypto Class Offline Semarang #1 Kelas intensif membahas Dasar-Dasar Crypto, Blockchain dan Trading 1 Februari 2025 Embun Senja Semarang 50 peserta
    Indonesia Crypto Outlook 2025 Membahas Outlook Industri Kripto di Indonesia 7 Februari 2025 Ganara Art space 350 peserta
    Crypto Class Offline Semarang #2 Kelas intensif membahas Analisis Fundamental dan Teknikal Dasar 8 Februari 2025 Embun Senja Semarang 50 peserta
    OBRAS Palembang Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto dengan mengusung tema Crypto & Financial 101 9 Februari 2025 Steak Zone Puncak Palembang 100 peserta
    OBRAS Bandung Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi bersama Cryptosiast 13 Februari 2025 Fave Hotel 100 peserta
    OBRAS Karawang Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi bersama Tradting Community 16 Februari 2025 Mat Peci Gourmet & Chill 50 peserta
    OBRAS Jakarta Memberikan pemahaman mengenai blockchain, aset kripto terkait dengan project LISK kolaborasi bersama LISK  21 Februari 2025 T-Hub Patal Senayan 50 peserta
    OBRAS Ciamis Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi bersama Tradting Community 22 Februari 2025 Satir/Sitre 50 peserta
    OBRAS Garut Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi bersama Tradting Community 23 Februari 2025 Biang Coffe & Casual Dining 75 peserta
    OBRAS Bandung Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi dengan mahasiswa UPI Bandung 24 Februari 2025 UPI Bandung 300 peserta
    OBRAS Jakarta Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi dengan Depocrypto 24 Februari 2025 Kampus Saham Kemang 50 peserta
    OBRAS Pontianak Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto dengan mengusung tema Crypto & Financial 101 25 Februari 2025 Kampus Saham Kemang 120 peserta

    Dalam semangat kolaborasi dan edukasi, Tokocrypto akan terus berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia melalui rangkaian acara Bulan Literasi Kripto di masa mendatang.

    Crypto Market Performance

    Sumber: crypto bubbles (27 Februari 2025)

    Data dari Crypto Bubbles menunjukkan bahwa dalam sepekan terakhir, pasar altcoins mengalami dominasi koreksi, dengan banyak aset mengalami penurunan yang signifikan. Beberapa token mencatat penurunan lebih dari -30%, seperti BNX (-36%), NULS (-34.2%), STPT (-31.1%), dan TST (-34.9%), mencerminkan tekanan jual yang tinggi di sektor ini.

    Namun, beberapa altcoins tetap menunjukkan performa positif, seperti ADA (+46.2%), ERN (+46.3%), LAYER (+32.7%), dan HBAR (+26.2%), yang berhasil mencatat kenaikan signifikan di tengah kondisi pasar yang bearish.

    Secara keseluruhan, pasar altcoins masih dalam tren bearish dengan tekanan jual yang dominan, meskipun beberapa token berhasil mencatat kenaikan kuat, kemungkinan didorong oleh faktor fundamental atau hype spesifik.

    Weekly Global Performance

    Name Price Market Cap Week
    Cardano (ADA) $0.96 $34.50B 46.30%
    Ethernity Chain (ERN) $1.82 $43.19M 46.10%
    Bitcoin Cash (BCH) $402.26 $7.98B 36.30%
    Solayer (SOLA) $1.01 $212.50M 33.20%
    Hedera (HBAR) $0.25 $10.48B 26.50%
    Hamster Kombat $0.00 $135.92M 22.90%
    XRP $2.52 $146.25B 15.40%
    Aave (AAVE) $232.25 $3.50B 13.90%
    AVA $0.64 $36.90M 13.70%
    Self Chain $0.23 $22.46M 12.80%
    Sumber: crypto bubbles (06 March 2025)

    Cardano (ADA) dan Ethernity Chain (ERN) memimpin kenaikan mingguan dengan pertumbuhan masing-masing 46,3%, menunjukkan meningkatnya minat terhadap proyek blockchain dengan skalabilitas tinggi dan utilitas NFT.

    Bitcoin Cash (BCH) naik 36,3%, didorong oleh sentimen positif terhadap ekosistem fork Bitcoin. Solayer (SOLA) dan Hedera (HBAR) masing-masing naik 33,2% dan 26,5%, mencerminkan adopsi yang berkembang di sektor smart contract dan enterprise blockchain.

    XRP (+15,4%) dan Aave (+13,9%) menunjukkan reli yang moderat, didukung oleh pertumbuhan di sektor pembayaran blockchain dan DeFi. Sementara itu, AVA (+13,7%) dan Self Chain (+12,8%) juga mencatat kenaikan yang mencerminkan sentimen positif investor terhadap proyek berbasis interoperabilitas dan jaringan alternatif.

    Weekly Global Sector Performance

    NO Category 7d (%) Market Cap
    1 Mobile Mining 52132.30% $13.87B
    2 Bridged USDC 73.80% $1.58B
    3 BTCfi 45.00% $1.74B
    4 Bridged Stablecoins 44.00% $2.24B
    5 Bitcoin Fork 30.90% $9.24B
    6 Directed Acyclic Graph (DAG) 18.30% $13.64B
    7 Bridged-Tokens 14.00% $6.16B
    8 Made in USA 13.90% $450.85B
    9 Stablecoin Protocol 10.50% $5.51B
    10 Proof of Work (PoW) 9.10% $1.89T
    Sumber: Coingecko (06 March 2025)

    Kategori dengan pertumbuhan tertinggi adalah Mobile Mining (+52.123%), yang kemungkinan besar dipicu oleh hype terhadap proyek-proyek baru yang mengadopsi model mining berbasis perangkat mobile. Bridged USDC (+73,8%) dan BTCfi (+45%) menunjukkan permintaan tinggi terhadap stablecoin lintas rantai dan infrastruktur DeFi berbasis Bitcoin.

    Bridged Stablecoins (+44%) dan Bitcoin Fork (+30,9%) juga mengalami lonjakan, menandakan meningkatnya penggunaan stablecoin dalam berbagai ekosistem blockchain serta minat terhadap jaringan yang bercabang dari Bitcoin. Kategori DAG (+18,3%) dan Bridged-Tokens (+14%) mencerminkan pertumbuhan pada teknologi blockchain alternatif dan aset yang dapat dipindahkan antar-ekosistem.

    Secara keseluruhan, sentimen pasar masih positif dengan dominasi pertumbuhan di sektor mobile mining, stablecoin, serta inovasi pada ekosistem Bitcoin dan interoperabilitas aset on-chain.

    Dalam seminggu terakhir, Peanut the Squirrel (54,7%) mencatat kenaikan tertinggi, mencerminkan adanya hype besar meskipun market cap-nya masih relatif kecil di $214,09 juta. Vana (49,8%), proyek berbasis AI, menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya minat terhadap sektor AI di crypto.

    BinaryX (39,8%) mengalami lonjakan harga, kemungkinan didorong oleh perkembangan di sektor GameFi. Sementara itu, THORChain (38,7%) terus menunjukkan momentum positif, kemungkinan didukung oleh peningkatan volume trading di platformnya. Maker (37,0%) mengalami apresiasi yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap mekanisme stabilitas DAI. STP (32,5%), yang berfokus pada tokenisasi aset dan manajemen identitas on-chain, juga menunjukkan performa yang kuat.

    Selain itu, proyek berbasis AI lainnya, Act I: The AI Prophecy (28,2%), menegaskan dominasi narrative AI di crypto. Bounce (23,3%), platform lelang terdesentralisasi, terus menarik perhatian dengan permintaan yang meningkat terhadap solusi perdagangan alternatif. Celestia (20,8%) mendapat dorongan dari meningkatnya adopsi blockchain modular, sementara Solayer (19,7%) mencatat pertumbuhan stabil, kemungkinan didukung oleh perkembangan teknologi Layer 2 dan peningkatan adopsi.

    Secara keseluruhan, sektor AI, Modular Blockchain, dan Tokenisasi Aset menjadi narrative utama minggu ini, dengan momentum kuat juga terlihat di DeFi dan Gaming.

    On-Chain Analysis

    Heatmap Likuidasi Bitcoin

    Sumber: coinglass         Date taken: 6 Maret 2025

    Berdasarkan BTC Liquidation Heatmap (1 week) dari Coinglass, terlihat bahwa area $95,000 – $98,000 memiliki klaster likuidasi yang cukup besar, menunjukkan potensi resistensi kuat jika harga terus naik. Di sisi lain, area di sekitar $85,000 – $87,000 sebelumnya menjadi titik dengan banyak likuidasi short, yang bisa berfungsi sebagai support signifikan.

    Saat ini, BTC mengalami rebound dari level bawah di sekitar $85,000 – $87,000, menunjukkan potensi short squeeze yang dapat mendorong harga lebih tinggi. Namun, untuk melanjutkan tren bullish, BTC perlu menembus zona likuidasi tinggi di sekitar $95,000 – $98,000, karena kemungkinan akan ada peningkatan tekanan jual dari posisi leverage yang terlikuidasi.

    Jika BTC gagal menembus level tersebut, ada kemungkinan retracement kembali ke area support sebelumnya. Volume likuidasi yang meningkat di area resistance ini perlu diwaspadai sebagai sinyal potensi reversal atau continuation, tergantung pada reaksi harga terhadap zona tersebut.

    Bitcoin: Apparent Demand

    Sumber: CryptoQuant Date taken:6 March 2025

    Grafik ini menunjukkan penurunan signifikan dalam apparent demand Bitcoin sejak Februari 2025, yang bertepatan dengan koreksi harga BTC dari level tertinggi. Sepanjang akhir 2024 hingga awal 2025, apparent demand berada di zona hijau, menunjukkan akumulasi yang kuat dan mendorong harga naik. Namun, saat demand mulai menurun, tekanan jual meningkat, menyebabkan koreksi harga BTC.

    Saat ini, apparent demand berada dalam zona merah, yang historisnya sering bertepatan dengan market bottom dan potensi rebound harga. Jika demand kembali positif, ini bisa menjadi sinyal pemulihan tren bullish. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan demand tetap negatif, BTC bisa mengalami fase distribusi lebih lanjut sebelum mencapai keseimbangan pasar.

    Crypto Fear & Greed Index

    Sumber: cryptoquant Date taken: 6 March 2025

    Grafik ini menunjukkan hubungan antara harga Bitcoin dan Crypto Fear & Greed Index, yang mengukur sentimen pasar dari ketakutan ekstrim hingga keserakahan ekstrim.

    • Saat indeks berada di zona merah (greed), sering kali bertepatan dengan puncak harga sebelum koreksi terjadi.
    • Saat indeks berada di zona hijau (fear), sering kali terjadi di dasar harga sebelum fase akumulasi dan pemulihan harga.

    Saat ini, indeks berada di zona hijau, yang menunjukkan bahwa pasar dalam kondisi “takut”. Secara historis, fase ini sering menjadi peluang akumulasi sebelum harga mengalami pemulihan, tetapi tetap perlu dikonfirmasi dengan faktor makro lainnya sebelum membuat keputusan investasi.

    Bitcoin Retail and Large Investor Holdings

    Grafik ini menunjukkan perbedaan kepemilikan Bitcoin antara investor ritel (garis biru) dan investor besar (garis merah) serta korelasinya dengan harga Bitcoin. Investor besar terus melakukan akumulasi BTC, terlihat dari garis merah yang meningkat sejak pertengahan 2024.

    Sebaliknya, ritel mulai menjual kepemilikannya sejak November 2024, kemungkinan karena efek “Trump Pump” setelah kemenangan Trump dalam pemilu AS. Namun, setelah Bitcoin terkoreksi ke $78K, investor ritel mulai kembali membeli, yang bisa menandakan fase akumulasi baru.

    Secara historis, ketika ritel kembali masuk setelah koreksi besar, sering kali ini menjadi indikasi awal pemulihan harga. Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan faktor makroekonomi dan sentimen pasar sebelum mengambil keputusan investasi.

    Altcoins Volume Share

    Grafik ini menunjukkan perubahan signifikan dalam preferensi investor terhadap Altcoins dengan kapitalisasi besar (big caps) dari Desember 2023 hingga Desember 2024. Pada pasar AS, volume perdagangan Top 10 Altcoins meningkat dari 58% menjadi 77%, sedangkan di pasar lainnya, kenaikan juga terjadi dari 50% menjadi 66%. Tren serupa terlihat di pasar saham AS, di mana Top 10 stocks mengalami peningkatan dominasi volume.

    Data ini menunjukkan bahwa investor cenderung lebih memilih aset dengan kapitalisasi besar, baik di pasar crypto maupun saham, kemungkinan sebagai respons terhadap kondisi pasar yang lebih volatil atau adanya regulasi yang semakin ketat terhadap aset dengan kapitalisasi kecil.

    Token Unlocks Schedule

    XAI (XAI) – 9 Maret 2025

    XAI adalah ekosistem gaming yang berfokus pada blockchain Layer 3, memungkinkan game untuk memiliki rollup khusus yang meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna.

    • Jumlah Token Unlock: 35.89M XAI (~$2.64M)
    • Persentase terhadap Supply & Market Cap: 1.44% dari total supply dan 3.37% dari market cap
    • Alokasi Unlock:
      • Investors: 3.33% (+17.33M tokens)
      • Team: 2.38% (+11.90M tokens)
      • Ecosystem: 1.75% (+3.27M tokens)
      • Reserve: 8.33% (+3.37M tokens)

    Risiko Dampak Harga: Sedang – Unlock ini cukup besar dibandingkan market cap, dengan alokasi signifikan ke investors dan tim. Potensi tekanan jual bisa muncul dari early stakeholders yang ingin melakukan profit-taking.

    Aptos (APT) – 12 Maret 2025

    Aptos adalah blockchain Layer 1 berbasis Move, dikembangkan oleh mantan tim Diem (Meta). Fokusnya adalah skalabilitas tinggi dan pengalaman pengguna yang lebih baik dibandingkan Ethereum.

    • Jumlah Token Unlock: 11.31M APT (~$60.00M)
    • Persentase terhadap Supply & Market Cap: 0.99% dari total supply dan 1.92% dari market cap
    • Alokasi Unlock:
      • Community: 0.63% (+3.21M tokens)
      • Core Contributors: 2.08% (+3.96M tokens)
      • Foundation: 0.81% (+1.33M tokens)
      • Investors: 2.08% (+2.81M tokens)

    Risiko Dampak Harga: Sedang-Rendah – Unlock ini bernilai cukup besar dalam USD, tetapi karena persentasenya kecil dibandingkan market cap, dampaknya diperkirakan tidak signifikan. Namun, adanya alokasi untuk investors dan core contributors bisa memicu selling pressure dalam jangka pendek.

    Analyst Projection

    Sumber: coinmarketcap Date taken: 6 Maret 2025

    Dalam seminggu terakhir, kapitalisasi pasar kripto sempat naik hingga $3,1T setelah sebelumnya turun ke $2,6T, dipicu oleh cuitan Trump terkait Cadangan Kripto AS.

    Indikator Fear and Greed Index meningkat dari 20 ke 30, meskipun masih berada di zona Fear, menandakan investor mulai kembali ke pasar dengan sikap yang lebih hati-hati. Altcoin Season Index turun dari 28 menjadi 15, menunjukkan dominasi Bitcoin tetap kuat, sementara altcoin melemah akibat sentimen pasar yang belum stabil.

    CoinMarketCap 100 Index naik 5,75% ke $184,32, mencerminkan bahwa hanya big-cap altcoin yang diminati investor. Dalam beberapa hari ke depan, volatilitas tinggi masih berpotensi terjadi, terutama menjelang White House Crypto Summit. Saat ini, Bitcoin tetap menjadi aset paling aman untuk eksposur, sementara altcoin hanya direkomendasikan untuk proyek big-cap yang terkait dengan Cadangan Kripto AS.

    Edukasi Kripto: Cara Menghindari Scam & Rug Pull di Proyek Kripto

    Dunia kripto menawarkan banyak peluang, tetapi juga dipenuhi dengan proyek scam dan rug pull. Banyak investor mengalami kerugian akibat proyek yang terlihat menjanjikan tetapi ternyata hanya jebakan. Berikut adalah beberapa cara untuk menghindari scam dan rug pull di crypto:

    1. Periksa Tim & Developer Proyek
      1. Anonim vs Doxxed: Proyek dengan tim yang transparan lebih dapat dipercaya dibanding tim anonim.
      2. Latar belakang & track record: Tim yang memiliki pengalaman di industri blockchain atau pernah terlibat dalam proyek sukses sebelumnya.
      3. Cek media sosial & aktivitas tim: Tim aktif di komunitas dan media sosial resmi adalah tanda positif.
    2. Analisis Whitepaper & Roadmap
      1. Whitepaper yang solid: proyek menjelaskan use case, tokenomics, dan teknologi proyek dengan jelas.
      2. Roadmap realistis: Jika roadmap menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, kemungkinan besar itu scam.
    3. Cek Tokenomics & Distribusi Token
      1. Cek alokasi token: Jika sebagian besar token dipegang oleh tim atau investor awal tanpa transparansi, risiko rug pull tinggi.
      2. Vesting schedule: Proyek yang memiliki sistem vesting mencegah tim menjual token mereka terlalu cepat.
      3. Liquidity Lock: Pastikan likuiditas terkunci untuk mencegah tim menarik dana secara tiba-tiba.
    4. Periksa Audit & Keamanan Smart Contract
      1. Cek Audit Smart Contract – Pastikan proyek diaudit oleh perusahaan kredibel seperti CertiK, Hacken, atau PeckShield.
      2. Gunakan Platform Seperti TokenSniffer – Cek apakah ada indikasi scam dalam kode smart contract.
    5. Analisis Aktivitas On-Chain
      1. Volume Perdagangan vs Market Cap – Volume yang sangat kecil dibandingkan market cap bisa menandakan kurangnya likuiditas.
      2. Menggunakan Alat Analisis – Cek data di Dune Analytics, Token terminal, Etherscan, atau BscScan untuk melihat fundamental proyek.

    Scam dan rug pull di dunia kripto semakin canggih, tetapi bisa dihindari dengan melakukan penelitian mendalam dan mengenali tanda-tanda proyek berisiko tinggi. Jangan tergoda hype dan janji keuntungan cepat. Selalu DYOR sebelum berinvestasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Melonjak Jelang KTT Kripto Gedung Putih: Apakah Ini Awal Reli?

    Harga XRP mengalami lonjakan signifikan, naik 19% dalam 24 jam terakhir dan menyentuh level $2,70. Kenaikan ini terjadi menjelang KTT Kripto Gedung Putih yang akan diadakan pada 7 Maret, di mana para pemimpin industri dan pembuat kebijakan akan membahas regulasi aset digital.

    Menurut laporan Coingape, sentimen bullish yang kuat dan posisi long dengan leverage mencapai $150 juta, apakah XRP siap menembus $3 dan menuju $5?

    XRP Kalahkan Bitcoin dan Ethereum di Tengah Antisipasi Pasar

    Dalam beberapa hari terakhir, XRP menunjukkan performa luar biasa dibandingkan dengan Bitcoin dan Ethereum. Sementara Bitcoin mengalami penurunan 4%, XRP justru mencatat kenaikan signifikan berkat antisipasi positif terhadap pertemuan puncak Gedung Putih.

    Level $3 menjadi batas psikologis yang penting bagi XRP. Jika harga berhasil menembusnya, kemungkinan besar XRP akan melanjutkan pergerakan naik menuju $5. Namun, volatilitas pasar yang meningkat bisa menjadi tantangan tersendiri bagi investor.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    CEO Ripple Hadir di KTT Kripto Gedung Putih

    Brad Garlinghouse, CEO Ripple, telah mengonfirmasi kehadirannya dalam acara ini. KTT yang akan dipimpin oleh AI Trump dan Crypto Czar David Sacks ini juga akan dihadiri oleh tokoh industri lainnya, seperti CEO Coinbase Brian Armstrong dan Michael Saylor dari MicroStrategy.

    Fokus utama pertemuan ini adalah pembahasan mengenai regulasi kripto serta usulan pembentukan cadangan kripto nasional. Jika hasil diskusi mendukung adopsi institusional XRP, harga aset ini berpotensi mengalami lonjakan lebih lanjut.

    Apakah XRP Akan Naik ke $5?

    Secara teknikal, tren bullish XRP masih kuat. Indikator seperti Parabolic SAR menunjukkan tren naik yang jelas, sementara histogram MACD yang melebar menegaskan peningkatan momentum beli. Jika XRP berhasil bertahan di atas $2,70, peluang untuk menembus $3 menjadi semakin besar.

    Namun, investor tetap harus waspada. Dengan leverage posisi long mencapai $150 juta, volatilitas pasar bisa menyebabkan likuidasi besar-besaran jika harga tiba-tiba turun. Jika XRP gagal mempertahankan level $2,60, kemungkinan terjadi koreksi ke $2,10 sebelum melanjutkan kenaikan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • John Patrick Mullin Dorong Inovasi Tokenisasi RWA melalui MANTRA

    John Patrick Mullin, terus mendorong inovasi di dunia aset digital dan blockchain. Sebagai CEO dan salah satu pendiri MANTRA, blockchain Layer 1 untuk tokenisasi Real-World Assets (RWA), serta SOMA.finance, Mullin berperan aktif dalam membangun ekosistem keuangan berbasis blockchain yang lebih inklusif dan teregulasi.

    Perjalanan Awal di Dunia Blockchain

    Menurut laporan Coingape, Mullin mulai tertarik dengan Bitcoin sejak 2013 saat menempuh pendidikan di SLU-Madrid. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Manajemen di Sekolah Bisnis Eropa di Jerman dan mempelajari Ekonomi di Universitas Tongji, Shanghai. Pengalamannya sebagai analis riset di salah satu bank milik negara terbesar di Tiongkok membawanya semakin dalam ke industri blockchain.

    Gebrakan MANTRA dalam Tokenisasi RWA

    MANTRA semakin memperkuat posisinya di industri dengan menggandeng Google Cloud untuk meluncurkan RWAccelerator dan MANTA Finance, divisi keuangan yang telah memperoleh lisensi Penyedia Layanan Aset Virtual (VASP) pertama di Dubai. Langkah ini memperkuat peran MANTRA sebagai pionir dalam tokenisasi RWA, menjembatani aset tradisional dengan ekosistem blockchain.

    Keberhasilan ini tercermin dalam performa token asli MANTRA, OM, yang mencatat rekor tertinggi di $7,95 dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,6 miliar.

    Regulasi dan Kemitraan sebagai Kunci Adopsi

    Menurut Mullin, kepatuhan terhadap regulasi menjadi faktor utama dalam adopsi RWA. Tidak seperti banyak blockchain lain yang menyesuaikan dengan regulasi setelah berkembang, MANTRA sejak awal dirancang untuk patuh terhadap regulasi. Kolaborasi dengan institusi keuangan dan pengembang real estat menjadi bukti bahwa MANTRA adalah solusi blockchain yang siap diadopsi oleh industri.

    Mullin memperkirakan bahwa dalam lima tahun ke depan, aset yang ditokenisasi akan semakin mendominasi pasar keuangan. Lembaga besar seperti BlackRock dan Franklin Templeton mulai terlibat, sementara regulasi di Dubai, Hong Kong, dan Singapura semakin mendukung ekosistem ini.

    Lisensi VASP dan Masa Depan Tokenisasi RWA

    Dengan diperolehnya lisensi VASP di Dubai, MANTRA semakin menegaskan posisinya sebagai platform DeFi yang teregulasi. Mullin yakin bahwa regulasi yang jelas akan mempercepat adopsi aset digital secara global. Selain itu, MANTRA meluncurkan RWAccelerator untuk membantu startup di bidang tokenisasi RWA dengan pendanaan, mentorship, dan dukungan teknologi guna mengatasi hambatan regulasi dan infrastruktur.

    Kolaborasi dengan Google Cloud dan Transformasi DeFi

    Kemitraan MANTRA dengan Google Cloud bertujuan meningkatkan keamanan dan skalabilitas ekosistem blockchain-nya. Dengan dukungan cloud berskala institusional, MANTRA dapat lebih mudah berintegrasi dengan sistem keuangan tradisional.

    Mullin optimistis bahwa ekosistem tokenisasi RWA akan berkembang pesat dengan semakin banyaknya kolaborasi dan kejelasan regulasi. Dengan strategi yang berfokus pada kepatuhan, likuiditas, dan adopsi global, MANTRA berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemimpin dalam revolusi tokenisasi aset dunia nyata.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ondo Finance (ONDO) Naik 10,9% dalam Sehari, TVL Capai $1 Miliar

    Harga Ondo Finance (ONDO) melonjak 10,9% dalam 24 jam terakhir, mencapai $1,02. Bagaimana potensi ke depannya untuk ONDO?

    Kenaikan ini terjadi setelah periode penurunan 16,78% dalam satu bulan terakhir, menandakan perubahan sentimen pasar dan meningkatnya kepercayaan investor.

    Faktor Pendorong Kenaikan ONDO

    Lonjakan ini didorong oleh beberapa faktor utama, termasuk meningkatnya arus masuk modal serta Total Value Locked (TVL) dalam ekosistem Ondo yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $1 miliar. TVL yang meningkat mencerminkan semakin banyaknya modal yang masuk ke dalam proyek, yang menandakan sentimen bullish dari investor ritel maupun institusional.

    Selain itu, data analitik menunjukkan peningkatan arus bersih pemegang besar hingga 30,9 juta dalam dua hari terakhir. Hal ini menandakan bahwa investor institusional dan pemegang besar semakin aktif mengakumulasi ONDO, yang semakin memperkuat pergerakan harga positif.

    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan The Currency Analytics, penarikan token dari bursa juga meningkat, dengan saldo arus pertukaran turun menjadi -1,02 juta. Ini menunjukkan bahwa lebih banyak token yang ditarik daripada yang disimpan di bursa, indikasi bahwa investor lebih memilih untuk menyimpan ONDO daripada menjualnya dalam jangka pendek.

    Apakah ONDO Bisa Menembus Level $1,2?

    Saat ini, fokus pasar tertuju pada apakah ONDO mampu menembus level resistensi $1,2. Jika harga bertahan di atas $1, tren bullish diperkirakan akan berlanjut, membuka peluang kenaikan lebih lanjut. Namun, jika gagal mempertahankan level ini, harga ONDO berpotensi turun kembali ke level support di $0,8, yang sebelumnya menjadi titik pertahanan yang cukup kuat.

    Meskipun tren saat ini terlihat positif, investor diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas pasar kripto. Fluktuasi harga yang cepat masih bisa terjadi, terutama dalam kondisi pasar yang dinamis.

    Namun, dengan meningkatnya permintaan dan masuknya modal baru, ONDO berpotensi memasuki fase pertumbuhan baru dalam beberapa waktu ke depan. Jika tren bullish terus berlanjut dan dukungan investor tetap kuat, altcoin ini dapat mencapai level yang lebih tinggi dalam waktu dekat.



    Sumber : news.tokocrypto.com