Tag: crypto

  • Cardano (ADA) Melonjak 60% Setelah Trump Tambah Cadangan Kripto

    Cardano (ADA) kembali mencuri perhatian setelah mengalami lonjakan harga yang signifikan, naik 60% dalam waktu singkat.

    Dilaporkan BeInCrypto, Kenaikan ini terjadi setelah altcoin tersebut mengalami tekanan selama enam minggu terakhir dalam tren menurun. Apa yang menjadi pemicunya? Dan apakah reli ini bisa berlanjut?

    Trump Tambah Cadangan Kripto, ADA Tembus $1

    Faktor utama di balik lonjakan harga ini adalah pengumuman mengejutkan dari mantan Presiden AS, Donald Trump, mengenai penambahan cadangan kripto, yang ternyata mencakup Cardano.

    Berita ini langsung mendorong harga ADA melewati angka psikologis $1 untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu bulan. Para investor pun mulai kembali optimis terhadap prospek jangka panjang Cardano.

    Investor Cardano Mulai Pulih, Apa yang Dikatakan Data?

    Data dari indikator Selisih Panjang/Pendek MVRV menunjukkan bahwa margin keuntungan pemegang jangka panjang (LTH) meningkat secara signifikan. Ini berarti investor yang telah memegang ADA dalam waktu lama kini mulai mendapatkan keuntungan kembali.

    Menariknya, LTH sering kali menjadi penentu stabilitas harga sebuah aset kripto. Ketika mereka dalam posisi untung dan memilih untuk menahan daripada menjual, harga cenderung tetap kuat dan memiliki peluang untuk naik lebih tinggi.

    Keputusan investor untuk tidak menjual ADA saat ini mengindikasikan bahwa mereka masih percaya pada potensi kenaikan lebih lanjut.

    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Selain itu, kenaikan laba LTH juga menandakan bahwa reli ini bisa saja menjadi awal dari tren naik yang lebih berkelanjutan, bukan sekadar lonjakan sementara.

    RSI Cardano di Zona Jenuh Beli, Sinyal Bullish atau Bearish?

    Indeks Kekuatan Relatif (RSI) untuk ADA kini telah memasuki zona jenuh beli. Biasanya, ini adalah tanda peringatan bahwa harga bisa segera mengalami koreksi. Namun, data historis menunjukkan bahwa Cardano sering kali justru melanjutkan kenaikan setelah memasuki zona ini.

    Dengan kata lain, meskipun secara teknis jenuh beli cenderung bearish, Cardano tetap memiliki peluang untuk terus naik. Jika tren ini bertahan, ADA bisa menembus level resistensi berikutnya dan mencapai harga yang lebih tinggi.

    Bisakah Cardano Mempertahankan Momentum Ini?

    Saat ini, harga ADA telah naik 60% dan diperdagangkan di sekitar $1,06. Jika Cardano ingin melanjutkan relinya, sangat penting untuk mempertahankan level $1,00 sebagai support yang kuat.

    Jika gagal, ada kemungkinan harga kembali turun ke level support berikutnya di $0,85, yang bisa membatalkan prospek bullish saat ini.

    Namun, jika ADA berhasil bertahan di atas $1,00, peluang untuk kenaikan lebih lanjut akan terbuka lebar. Dalam skenario bullish, Cardano bisa menuju level resistensi berikutnya di $1,20 atau bahkan lebih tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Pulih 12%, Tapi Apakah Ini Awal dari Tren Bullish?

    Dogecoin (DOGE) mengalami lonjakan harga sebesar 12% setelah sempat mengalami penurunan yang cukup dalam.

    Menurut laporan U Today, pemulihan ini membawa harga kembali ke level krusial, memberikan secercah harapan bagi investor. Namun, apakah ini cukup untuk menandakan awal dari tren bullish yang baru? Mari kita bahas lebih dalam.

    Pemulihan dengan Optimisme yang Hati-Hati

    Meski mengalami kenaikan signifikan, Dogecoin masih harus menghadapi banyak tantangan sebelum bisa dikatakan benar-benar memasuki tren naik yang kuat.

    Level resistensi terdekat masih berada sekitar 25% di atas harga saat ini, dan bahkan jika DOGE berhasil melewatinya, itu masih belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren sepenuhnya.

    Sebagai salah satu aset kripto yang sering mengalami volatilitas tinggi, pemulihan ini lebih tepat dipandang sebagai reli bantuan sementara daripada tanda pasti dari kenaikan jangka panjang. Pasar masih terlihat ragu-ragu, sebagaimana dibuktikan oleh kurangnya tindak lanjut yang kuat dari pembeli.

    Volume Perdagangan Masih Rendah

    Salah satu indikator utama yang perlu diperhatikan adalah volume perdagangan. Saat ini, volume DOGE masih relatif rendah, yang menunjukkan bahwa lonjakan harga ini mungkin belum cukup kuat untuk menembus level resistensi utama.

    Jika Dogecoin ingin benar-benar kembali ke tren bullish, diperlukan peningkatan volume yang signifikan serta dorongan harga yang lebih stabil.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Apa yang Harus Diperhatikan Selanjutnya?

    Untuk benar-benar mengonfirmasi pemulihan yang lebih luas, Dogecoin harus:

    1. Menembus level resistensi utama dengan kenaikan harga tambahan sebesar 25%.
    2. Menunjukkan momentum pembelian yang lebih kuat, yang ditandai dengan peningkatan volume perdagangan secara konsisten.
    3. Bertahan di atas level harga penting untuk menghindari potensi koreksi lebih lanjut.

    Jika DOGE gagal memenuhi syarat-syarat di atas, ada kemungkinan pemulihan ini hanya merupakan reli sesaat sebelum harga kembali terkoreksi.

    Meskipun lonjakan 12% Dogecoin memberikan harapan bagi investor, tren bullish sejati masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Jika DOGE dapat menembus level resistensi utama dengan volume yang lebih tinggi, maka potensi kenaikan lebih lanjut terbuka lebar. Namun, tanpa dukungan yang kuat, pemulihan ini bisa saja berumur pendek.

    Oleh karena itu, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan semua faktor sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hedera (HBAR) Melonjak 30%: Akankah Mencapai $1?

    Hedera (HBAR) tengah mencuri perhatian setelah mengalami lonjakan harga lebih dari 30% dalam 48 jam terakhir. Kenaikan ini memicu optimisme di kalangan pelaku pasar, menandakan potensi dimulainya tren bullish yang lebih besar.

    Jika momentum ini terus berlanjut, Hedera berpeluang untuk menembus level tertinggi tahunannya dan masuk ke dalam daftar 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

    HBAR Menjadi Kripto Terbesar ke-11 di Pasar

    Sejak awal, Hedera telah dikenal sebagai proyek blockchain yang menjanjikan. Dengan lonjakan harga terbarunya, HBAR berhasil melampaui beberapa kripto besar seperti Chainlink, Stellar, dan Litecoin, menjadikannya aset kripto terbesar ke-11 di pasar.

    Kekuatan fundamental serta meningkatnya sentimen bullish di kalangan investor dapat menjadi katalis untuk reli lebih lanjut, dengan target ambisius mencapai $1.

    Apa yang Mendorong Kenaikan Harga HBAR?

    Salah satu faktor utama di balik lonjakan harga HBAR adalah kemitraan strategisnya. Dalam pembaruan terbaru, Swift, jaringan pembayaran global yang banyak digunakan bank untuk transfer internasional, mengumumkan kemitraannya dengan Hedera.

    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Integrasi blockchain Hedera ke dalam sistem Swift di Amerika Utara, Eropa, dan Asia diperkirakan akan meningkatkan adopsi institusional secara signifikan.

    Dengan ekspansi ini, Hedera berpotensi menjadi pemimpin dalam solusi pembayaran lintas batas. Kepercayaan dari institusi besar seperti Swift dapat meningkatkan permintaan untuk HBAR, yang pada akhirnya mendorong harga lebih tinggi.

    Potensi HBAR Mencapai $1

    Secara teknikal, harga HBAR telah menembus tren menurun 5 minggu terakhir, menunjukkan bahwa investor kembali mengambil alih kendali. Beberapa indikator utama juga mendukung potensi tren naik ini:

    • Golden Cross Mingguan: Grafik mingguan menunjukkan bahwa HBAR akan mengalami Golden Cross pertama, sebuah sinyal bullish yang menandakan momentum kenaikan kuat.
    • RSI Bullish Divergence: Relative Strength Index (RSI) mingguan menunjukkan divergensi bullish sebelum mencapai level rata-rata, menandakan adanya potensi reli besar.
    • Level Fibonacci 0,5 di $0,289: Jika bulls dapat mengamankan level ini, maka harga Hedera kemungkinan besar akan terus naik menuju level lebih tinggi dan mempertahankan tren bullishnya.

    Kesimpulan

    Lonjakan harga HBAR baru-baru ini tidak hanya didukung oleh faktor teknikal tetapi juga oleh perkembangan fundamental yang kuat, terutama kemitraannya dengan Swift.

    Menurut laporan Coinpedia, dengan meningkatnya adopsi institusional dan sentimen bullish yang menguat, HBAR memiliki peluang besar untuk terus naik dan mencapai target $1 dalam waktu dekat.

    Namun, seperti biasa dalam investasi kripto, volatilitas tetap menjadi faktor utama. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa yang Diharapkan dari Solana pada Maret 2025?

    Solana (SOL) tengah menghadapi volatilitas yang cukup tinggi di awal tahun 2025. Salah satu indikator utama dari kondisi ini adalah turunnya Total Value Locked (TVL) di jaringan Solana ke bawah $9 miliar—angka terendah sejak November 2024.

    Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Solana akan bangkit kembali dan mencapai harga $200, atau justru terus tertekan hingga jatuh di bawah $100?

    TVL Solana Turun, Kepercayaan Pengguna Dipertanyakan

    Saat ini, TVL Solana berada di angka $8,5 miliar, jauh dari rekor tertingginya di $14,2 miliar yang tercapai pada 18 Januari 2025. TVL mencerminkan jumlah total aset yang terkunci dalam berbagai protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) di jaringan blockchain tersebut.

    Dilaporkan BeInCrypto, semakin tinggi TVL, semakin besar pula tingkat kepercayaan dan keterlibatan pengguna dalam ekosistem Solana.

    Namun, penurunan TVL ini memicu kekhawatiran. Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebabnya antara lain:

    • Meningkatnya skeptisisme terhadap keberlanjutan proyek-proyek besar seperti Pumpfun dan Meterora.
    • Kontroversi terkait peluncuran koin meme LIBRA, yang memunculkan ketidakpastian di kalangan investor.

    Jika tren penurunan TVL ini terus berlanjut, maka harga SOL bisa mengalami tekanan lebih lanjut dan menyebabkan kepercayaan pengguna semakin goyah.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana Tetap Dominan di Ruang Kripto

    Meskipun mengalami tekanan harga dan penurunan TVL, Solana masih menunjukkan daya saing yang kuat dalam ekosistem kripto. Dalam tujuh hari terakhir, Solana menempati posisi kedua dalam volume transaksi blockchain, hanya kalah dari Ethereum.

    Bahkan, dalam 30 hari terakhir, total volume transaksi Solana mencapai $120 miliar, mengungguli BNB ($94 miliar) dan Ethereum ($85 miliar).

    Hal ini membuktikan bahwa meskipun harga mengalami koreksi, aktivitas pengguna dan adopsi Solana tetap tinggi, menjadikannya sebagai salah satu blockchain paling aktif saat ini.

    Akankah SOL Kembali ke $200?

    10 Jaringan Terbesar Berdasarkan Volume. Sumber: DeFiLlama.
    10 Jaringan Terbesar Berdasarkan Volume. Sumber: DeFiLlama.

    Secara teknikal, harga SOL saat ini sedang menguji level support di $120. Jika level ini tidak bertahan, harga bisa turun lebih dalam ke $110 atau bahkan di bawah $100—angka yang terakhir kali terlihat pada Desember 2023.

    Namun, jika tren positif muncul dan tekanan jual mereda, SOL berpotensi untuk kembali menguji level resistensi di $152. Jika berhasil menembusnya, harga bisa naik ke $183, dan dengan sentimen pasar yang mendukung, tidak menutup kemungkinan SOL bisa kembali ke $200 pada Maret 2025.

    Brian, seorang analis utama di Santiment, menyebut bahwa jumlah posisi short terhadap SOL semakin meningkat di berbagai bursa. Di saat yang sama, diskusi negatif (FUD) terkait Solana juga meningkat.

    Namun, menurutnya, kondisi ini justru bisa menjadi pemicu bagi kenaikan harga yang lebih kuat. “Ketika pasar mulai bangkit, jangan kaget jika Solana mengalami kenaikan lebih besar daripada yang lain karena banyak investor ritel akan menutup posisi short mereka,” ujarnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ripple Terus Mencetak RLUSD: Apa Artinya bagi Industri Kripto?

    Ripple kembali mencetak 2,5 juta token RLUSD, menambah total penerbitan stablecoin ini menjadi 4,5 juta token hanya dalam satu hari, tepatnya pada 28 Februari 2025.

    Sebelumnya, Ripple sempat menghentikan pencetakan RLUSD pada Januari, namun kembali aktif menerbitkan stablecoin ini pada 27 Februari dengan total 7,1 juta token baru.

    Dilaporkan U Today, sejak pertama kali diluncurkan pada Desember 2024, Ripple terus memberikan transparansi dengan merilis laporan pengesahan RLUSD secara berkala.

    Laporan terbaru untuk Januari 2025 menegaskan bahwa setiap token RLUSD dijamin sepenuhnya oleh aset cadangan yang kuat, memberikan stabilitas bagi pengguna.

    Pertumbuhan RLUSD dan Minat Institusional

    Stablecoin RLUSD semakin menarik perhatian di dunia kripto. Kapitalisasi pasarnya melonjak hingga mencapai $130 juta pada Januari 2025, dengan volume perdagangan mencapai $7,35 miliar di XRP Ledger (XRPL) dan Ethereum dalam 60 hari pertama operasinya.

    Angka ini jauh lebih besar dibandingkan banyak stablecoin lain yang baru diluncurkan.

    Selain itu, RLUSD juga memiliki cadangan lebih besar dari jumlah total pasokan, dengan kelebihan dana sebesar $7 juta. Keandalan ini membuat RLUSD semakin diminati sebagai aset agunan on-chain untuk tokenisasi aset.

    Ripple dan Ekspansi Global

    Tidak hanya mencetak RLUSD, Ripple juga semakin gencar memperluas ekosistemnya melalui berbagai kemitraan strategis.

    Baru-baru ini, Ripple bermitra dengan BDACS untuk memperluas penyimpanan kripto institusional di Korea Selatan, memberikan infrastruktur aman untuk XRP, RLUSD, dan aset kripto lainnya.

    Selain itu, pada Januari lalu, Ripple dan Ondo Finance bekerja sama untuk membawa OUSG, obligasi negara AS yang ditokenisasi, ke XRP Ledger. OUSG ini akan dicetak dan ditebus melalui RLUSD, memperluas utilitas stablecoin ini dalam dunia keuangan terdesentralisasi.

    Masa Depan RLUSD

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Banyak lembaga keuangan kini melihat RLUSD sebagai solusi untuk penyelesaian lintas batas dan pembayaran kas internal.

    Eksekutif Ripple, Reece Merrick, mengungkapkan bahwa minat terhadap stablecoin ini terus meningkat, terutama di kalangan institusi yang mencari cara efisien untuk transaksi global.

    Dengan dukungan penuh dari Ripple, ekspansi kemitraan strategis, dan transparansi dalam pengelolaan cadangan, RLUSD berpotensi menjadi salah satu stablecoin utama di industri kripto.

    Bagaimana menurut Anda? Apakah RLUSD bisa menjadi pesaing kuat bagi stablecoin besar lainnya seperti USDT dan USDC? Tetap pantau perkembangan terbaru di dunia kripto!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Anjlok di Bawah $2: Pasar Kripto Kehilangan $700 Miliar Sepekan

    Pasar kripto sedang mengalami gejolak besar! XRP baru saja anjlok di bawah $2 untuk pertama kalinya dalam empat minggu, sementara kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan telah kehilangan lebih dari $700 miliar akibat aksi jual besar-besaran.

    Menurut laporan Coinpedia, Tekanan jual yang terus meningkat, apa yang sebenarnya terjadi? Mari kita bahas lebih dalam.

    XRP Kehilangan 26% dalam Seminggu

    Dalam tujuh hari terakhir, harga XRP turun drastis hingga 26% dan kini diperdagangkan di bawah $2.

    Meski mengalami penurunan tajam, volume perdagangan justru naik 12% menjadi $7,63 miliar. Dalam sehari terakhir, XRP bergerak dalam kisaran $2,25 hingga $1,99, mencerminkan ketidakpastian pasar yang masih tinggi.

    Salah satu penyebab utama kejatuhan ini adalah menurunnya aktivitas jaringan XRP. Data dari analis kripto Ali Martinez menunjukkan bahwa jumlah alamat aktif XRP telah turun 50% sejak Desember, dari 202.250 menjadi 101.169.

    Penurunan ini mengindikasikan berkurangnya partisipasi pedagang, yang turut berkontribusi pada penurunan harga XRP.

    Level Penting: Apakah XRP Akan Terus Turun?

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    XRP sempat mengalami lonjakan luar biasa hingga 500% dari November hingga pertengahan Januari, tetapi kini bergerak dalam kisaran $2 hingga $2,5. Untuk kembali menguat, XRP harus menembus level simple moving average (SMA) 50 hari di $2,72.

    Jika gagal, tekanan jual bisa mendorong harga turun lebih dalam ke level support berikutnya di $1,72 dan $1,50 (SMA 200 hari).

    Namun, ada satu catatan positif: Indeks Kekuatan Relatif (RSI) XRP telah memasuki zona jenuh jual. Ini bisa menjadi indikasi bahwa pembeli akan kembali masuk dan membantu mendorong harga naik.

    Pasar Kripto Terpukul, Likuidasi Hampir $1 Miliar

    Tidak hanya XRP, pasar kripto secara keseluruhan juga mengalami tekanan hebat. Bitcoin turun di bawah $80.000, sementara Ethereum mencapai titik terendah dalam satu tahun terakhir.

    Menurut data dari Coinglass, dalam 24 jam terakhir saja, posisi senilai $952 juta telah dilikuidasi. Ini mencakup $474 juta dari posisi long Bitcoin, $216 juta dari posisi long Ethereum, dan $25,28 juta dari pedagang XRP.

    Total ada 226.501 pedagang yang mengalami likuidasi, dengan pesanan tunggal terbesar terjadi di HTX untuk pasangan BTC-USDT senilai $38 juta.

    Apakah XRP akan segera bangkit, atau justru terus merosot? Hanya waktu yang bisa menjawabnya!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • MetaMask Perkenalkan Inovasi Baru: Dukungan Bitcoin & Solana

    MetaMask, dompet kripto populer dengan penyimpanan mandiri untuk jaringan Ethereum (ETH), baru saja mengumumkan serangkaian inovasi yang bertujuan meningkatkan pengalaman pengguna.

    Menurut laporan Cryptopolitan, dengan rencana strategis baru, MetaMask tidak hanya akan merombak desain UI/UX-nya, tetapi juga menghadirkan dukungan asli untuk Bitcoin dan Solana, serta memperkenalkan fitur kontrak pintar ke dalam dompetnya.

    Desain UI/UX Baru untuk Pengalaman Lebih Baik

    Dalam pengumuman terbaru, MetaMask mengungkapkan bahwa mereka akan melakukan pembaruan besar pada desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX).

    Ini bertujuan untuk membuat navigasi lebih intuitif dan meningkatkan aksesibilitas bagi semua pengguna, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman dalam dunia kripto.

    Dukungan Bitcoin dan Solana Tanpa Perlu Dompet Tambahan

    Salah satu perubahan terbesar yang diumumkan adalah dukungan asli untuk Bitcoin dan Solana. Sebelumnya, pengguna harus menggunakan token terbungkus (wrapped tokens) atau memiliki dompet terpisah untuk menyimpan aset tersebut.

    Dengan pembaruan ini, pengguna dapat membeli, menjual, menukar, dan berinteraksi dengan dApps di seluruh ekosistem Solana dan Bitcoin langsung dari MetaMask.

    Solana menjadi blockchain non-EVM pertama yang didukung oleh MetaMask. Langkah ini memperluas jangkauan dompet, memungkinkan pengguna untuk lebih fleksibel dalam mengelola aset mereka di berbagai jaringan blockchain.

    API Multirantai untuk Konektivitas Lebih Baik

    MetaMask juga mengumumkan API multirantai CAIP-25 yang memungkinkan dApps terhubung ke berbagai jaringan secara bersamaan, baik EVM maupun non-EVM.

    Dengan integrasi ini, pengguna dapat terhubung ke Ethereum, Linea, Solana, dan Bitcoin dalam satu dompet.

    Dukungan API ini juga meningkatkan berbagai kasus penggunaan, seperti:

    • Penyeimbangan ulang portofolio.
    • Penjembatanan aset antar jaringan.
    • Pengelolaan dan penerapan token di beberapa blockchain sekaligus.

    Diharapkan fitur ini akan tersedia pada bulan Juni.

    Integrasi Kontrak Pintar untuk Keamanan Lebih Baik

    MetaMask juga berencana mengadopsi fitur kontrak pintar setelah sukses menerapkan pembaruan Pectra. Hingga saat ini, MetaMask menggunakan model Rekening Milik Eksternal (EOA), yang dikendalikan dengan kunci publik dan pribadi.

    Sayangnya, model ini rentan terhadap kehilangan dana jika pengguna lupa kunci pribadinya.

    Sebagai solusi, MetaMask akan mengintegrasikan Akun Kontrak (CA), yang dikendalikan oleh kode pintar. Dengan mekanisme pemulihan yang lebih aman dan fitur keamanan tambahan, pengguna tidak perlu lagi khawatir kehilangan aset mereka akibat kesalahan manusia.

    Pembayaran Gas Lebih Mudah dengan Token Apa Pun

    Salah satu peningkatan lain yang menarik adalah kemudahan dalam pembayaran gas. MetaMask mengumumkan bahwa pengguna tidak lagi memerlukan ETH untuk membayar biaya transaksi.

    Sebaliknya, biaya gas akan dimasukkan dalam kuotasi swap dan dapat dibayarkan menggunakan token apa pun yang digunakan dalam transaksi tersebut. Fitur ini mulai berlaku pada bulan Maret.

    Peluncuran Kartu Debit MetaMask

    Untuk meningkatkan adopsi kripto di kehidupan nyata, MetaMask akan memperkenalkan kartu debit yang dapat digunakan di beberapa negara bagian di AS. Sebelumnya, kartu ini hanya tersedia bagi pengguna di Inggris dan Uni Eropa.

    Kartu debit MetaMask memanfaatkan jaringan pembayaran Mastercard, memungkinkan pengguna untuk membelanjakan aset kripto mereka langsung di berbagai merchant yang menerima Mastercard. Selain itu, pemegang kartu juga dapat memperoleh hadiah staking atau hasil dari berbagai protokol dan menggunakannya untuk transaksi harian.

    Transaksi Lebih Efisien dengan Smart Transactions

    MetaMask terus berinovasi dalam meningkatkan efisiensi transaksi dengan memperkenalkan Smart Transactions. Fitur ini telah meningkatkan tingkat keberhasilan transaksi hingga 99,995%.

    MetaMask juga akan mengadopsi transaksi batch ERC-5792, memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan beberapa transaksi sekaligus, seperti “Setujui & Tukar” hanya dengan satu klik.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dari Aplikasi Mobile ke Ekosistem Blockchain Global

    Pi Network telah menarik perhatian dunia kripto sejak diluncurkan pada tahun 2019 lalu.

    Berbeda dari mayoritas cryptocurrency lainnya, Pi memungkinkan penggunanya untuk menambang koin langsung melalui aplikasi mobile tanpa memerlukan perangkat keras khusus.

    Setelah melalui fase uji coba tertutup, pada 20 Februari 2025, Pi Network resmi meluncurkan open mainnet, memungkinkan transaksi eksternal dan listing di bursa kripto utama.

    Baca Juga: Token Unlock 276 Juta Pi Network Berpotensi Tekan Harga

    Lonjakan Harga Pasca Mainnet

    Setelah peluncuran mainnet, harga Pi Coin (PI) mengalami lonjakan signifikan.

    Pada awalnya, harga mencapai $2,10, namun kemudian mengalami volatilitas tinggi dan turun lebih dari 50% dalam waktu singkat, stabil di sekitar $0,63 pada saat ini.

    Meskipun demikian, kapitalisasi pasar Pi tetap mengesankan, menembus $12 miliar dan menempatkannya di peringkat ke-11 di CoinMarketCap

    PErgerakan harga Pi Network pada Minggu, 8 Juni 2025.
    PErgerakan harga Pi Network pada Minggu, 8 Juni 2025.

    Ekosistem dan Adopsi Global

    Pi Network telah membangun ekosistem yang memungkinkan transaksi dunia nyata dan aplikasi terdesentralisasi.

    Melalui Pi Browser dan Pi Wallet, pengguna dapat berinteraksi dengan aplikasi yang dibangun oleh tim inti dan komunitas.

    Acara seperti PiFest 2024 menunjukkan adopsi Pi yang semakin berkembang, dengan lebih dari 27.000 penjual aktif dan 28.000 pedagang uji coba di lebih dari 160 negara.

    Tim Pengembang dan Visi

    Pi Network didirikan oleh Dr. Nicolas Kokkalis dan Dr. Chengdiao Fan, keduanya memiliki gelar PhD dari Universitas Stanford.

    Dr. Kokkalis berfokus pada sistem terdistribusi dan interaksi manusia-komputer, sementara Dr. Fan menggunakan komputasi sosial untuk membuka potensi manusia dalam skala global.

    Visi mereka adalah membawa mata uang kripto kepada masyarakat umum dan menciptakan ekosistem inklusif untuk warga global.

    Verifikasi Identitas dan Kepatuhan

    Pi Network menerapkan kebijakan satu akun per orang melalui solusi Know Your Customer (KYC).

    Sistem ini menggabungkan otomasi mesin dan verifikasi manusia untuk mengautentikasi identitas pengguna sambil menjaga privasi.

    Proses KYC menekankan pada individu nyata, memerangi aktivitas penipuan, dan memungkinkan partisipasi yang adil dalam proses penambangan jaringan.

    Baca Juga: Harga Pi Network Tembus $0,65: Kripto Masa Depan atau Janji Kosong?

    Tantangan dan Prospek Masa Depan

    Meskipun Pi Network telah mencapai tonggak penting, proyek ini menghadapi tantangan, termasuk ketidakpastian regulasi dan kebutuhan untuk membuktikan utilitas nyata dari token PI.

    Namun, dengan adopsi yang terus berkembang dan dukungan komunitas yang kuat, Pi Network berpotensi menjadi pemain signifikan dalam ekosistem blockchain global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga BTC Tembus $100.000, Bitcoin Jadi Aset Langka?

    Harga Bitcoin (BTC) telah melampaui angka $100.000 pada Desember 2024, menandai tonggak sejarah penting dalam dunia kripto.

    Namun, pencapaian ini bukanlah akhir dari perjalanan; sebaliknya, ini adalah awal dari babak baru yang lebih menarik.

    Desain Kelangkaan Bitcoin

    Salah satu keunggulan utama Bitcoin dibandingkan mata uang tradisional adalah kelangkaannya yang terprogram.

    Dengan total pasokan yang dibatasi hanya 21 juta BTC, Bitcoin dirancang untuk menjadi aset yang semakin langka seiring berjalannya waktu.

    Proses ini diperkuat oleh mekanisme “halving” yang terjadi setiap 210.000 blok, di mana imbalan bagi penambang dipotong setengahnya.

    Halving terakhir pada Mei 2024 mengurangi imbalan dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok, mengurangi pasokan harian secara signifikan.

    Baca Juga: SUI Melonjak Hampir 9%, Bitcoin Pulih $5.000 Usai Aksi Jual Tajam

    Pasokan yang Menipis

    Saat ini, sekitar 1,7 juta BTC masih tersedia untuk ditambang sebelum mencapai batas 21 juta. Namun, sebagian besar pasokan ini telah dikendalikan oleh entitas besar.

    Delapan pemegang terbesar menguasai sekitar 4,51 juta BTC, yang setara dengan lebih dari 21% dari total pasokan.

    Kondisi ini menciptakan tekanan pasokan yang lebih besar, terutama jika permintaan meningkat.

    Permintaan yang Terus Meningkat

    Peningkatan permintaan terhadap Bitcoin didorong oleh berbagai faktor. Pada Desember 2024, dana ETF Bitcoin seperti iShares Bitcoin Trust (IBIT) mencatatkan aliran dana sebesar $5,5 miliar, mencerminkan minat institusional yang tinggi.

    Selain itu, kebijakan moneter yang longgar dan ketidakpastian geopolitik membuat investor mencari aset yang dianggap lebih aman, seperti Bitcoin.

    Prediksi Harga Masa Depan

    Dengan kelangkaan yang semakin meningkat dan permintaan yang terus tumbuh, banyak analis memprediksi bahwa harga Bitcoin dapat mencapai angka yang lebih tinggi.

    Beberapa prediksi bahkan menyebutkan angka $200.000 hingga $1 juta per BTC dalam beberapa tahun mendatang.

    Namun, prediksi ini tetap spekulatif dan bergantung pada berbagai faktor eksternal.

    Baca Juga: Cek Harga Bitcoin Terbaru Di Sini

    Pencapaian Bitcoin menembus angka $100.000 adalah tonggak penting dalam perjalanan aset digital ini.

    Namun, dengan desain kelangkaannya, kontrol pasokan yang ketat, dan permintaan yang terus meningkat, Bitcoin berada pada jalur untuk mencapai harga yang lebih tinggi di masa depan.

    Bagi investor, ini adalah saat yang tepat untuk memahami dinamika pasar Bitcoin dan mempersiapkan diri untuk potensi pertumbuhan yang lebih besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Deutsche Bank Pertimbangkan Stablecoin untuk Pembayaran Global

    Deutsche Bank tengah menjajaki penerapan teknologi stablecoin untuk memperbarui sistem pembayaran internasional.

    Langkah ini mencerminkan komitmen bank asal Jerman tersebut dalam mengadopsi inovasi digital guna meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi lintas batas.

    Apa Itu Stablecoin?

    Stablecoin adalah aset kripto yang dirancang untuk mempertahankan nilai stabil dengan mengaitkannya pada aset tradisional seperti dolar AS atau euro.

    Berbeda dengan cryptocurrency lain yang nilainya sangat fluktuatif, stablecoin menawarkan kestabilan yang penting untuk transaksi keuangan.

    Baca Juga: Deutsche Bank hingga Fidelity Bikin Bitcoin Bergairah, Optimis Naik Tinggi

    Inisiatif Deutsche Bank dalam Stablecoin

    Deutsche Bank, melalui anak perusahaannya DWS, berencana meluncurkan stablecoin euro yang sepenuhnya diatur oleh BaFin, otoritas pengawas keuangan Jerman.

    Proyek ini, yang dinamakan AllUnity, merupakan hasil kolaborasi dengan Galaxy Digital dan Flow Traders.

    Stablecoin ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan investor institusional dan perusahaan di Eropa.

    DWS menargetkan peluncuran stablecoin ini dalam 12 hingga 18 bulan ke depan, setelah memperoleh lisensi e-money dari BaFin.

    Ilustrasi Standard Chartered yang prediksi harga bitcoin. Sumber: Standard Chartered.
    Ilustrasi Standard Chartered. Sumber: Standard Chartered.

    Kolaborasi dengan Standard Chartered: Uji Coba UDPN

    Selain itu, Deutsche Bank bersama Standard Chartered telah menguji coba sistem pembayaran berbasis blockchain yang disebut Universal Digital Payments Network (UDPN).

    Sistem ini memungkinkan transaksi antar stablecoin dan mata uang digital bank sentral (CBDC) dengan menggunakan pesan digital, mirip dengan sistem SWIFT yang digunakan dalam perbankan tradisional.

    Dalam uji coba tersebut, kedua bank berhasil melakukan transfer dan pertukaran stablecoin seperti USDC dan EURS secara real-time.

    UDPN dirancang untuk mendukung interoperabilitas antara berbagai jaringan blockchain sambil memastikan kepatuhan terhadap standar identitas digital terdesentralisasi.

    Potensi dan Tantangan

    Penerapan stablecoin dalam sistem pembayaran global menawarkan berbagai keuntungan, antara lain:

    • Efisiensi Biaya dan Waktu: Mengurangi biaya transaksi dan waktu penyelesaian dibandingkan dengan metode pembayaran tradisional.
    • Aksesibilitas Global: Memungkinkan akses ke layanan keuangan bagi individu dan perusahaan di berbagai belahan dunia.
    • Transparansi dan Keamanan: Meningkatkan transparansi dan keamanan transaksi melalui teknologi blockchain.

    Namun, terdapat juga tantangan yang perlu diatasi, seperti:

    • Kepatuhan Regulasi: Memastikan bahwa stablecoin mematuhi regulasi yang berlaku di berbagai yurisdiksi.
    • Interoperabilitas: Mencapai interoperabilitas antara berbagai platform dan sistem pembayaran.
    • Kepercayaan Pasar: Membangun kepercayaan pasar terhadap stabilitas dan keamanan stablecoin.

    Prospek Masa Depan

    Langkah Deutsche Bank dalam mengadopsi teknologi stablecoin menunjukkan bahwa bank-bank besar mulai melihat potensi digitalisasi dalam sistem pembayaran global.

    Dengan dukungan regulasi yang semakin jelas, seperti penerapan Markets in Crypto Assets Regulation (MiCAR) di Uni Eropa, diharapkan adopsi stablecoin akan semakin meluas.

    Baca Juga: Standard Chartered Ramal Harga XRP Tembus $12,50

    Inisiatif ini tidak hanya akan menguntungkan bagi institusi keuangan, tetapi juga bagi konsumen yang mencari solusi pembayaran yang lebih efisien dan aman.

    Dengan terus berkembangnya teknologi dan regulasi di sektor ini, Deutsche Bank dan institusi keuangan lainnya diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam transformasi sistem pembayaran global menuju era digital yang lebih maju.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com