Dogecoin(DOGE), cryptocurrency yang dikenal sebagai “meme coin” dan mendapat sorotan dari Elon Musk, mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Harga DOGE turun sekitar 16% dalam seminggu terakhir, sekaligus menandai pencapaian level terendah sejak Oktober 2024.
Latar Belakang Ketegangan Musk dan Trump
Ketegangan antara Elon Musk dan Presiden AS Donald Trump memuncak setelah Musk mengkritik RUU pengeluaran pemerintah yang diajukan oleh Trump.
Musk menyebutnya sebagai “abominasi yang menjijikkan” dan menyerukan agar RUU tersebut ditolak.
Trump merespons dengan menyatakan kekecewaannya terhadap Musk, bahkan menyebutnya “gila” dan mengancam akan membatalkan kontrak dengan perusahaan-perusahaan Musk seperti Tesla dan SpaceX.
Hubungan Musk dengan Dogecoin telah lama menjadi faktor pendorong harga koin ini. Namun, ketegangan politik ini memengaruhi sentimen pasar terhadap DOGE.
Investor mulai khawatir bahwa perselisihan ini dapat mengurangi dukungan Musk terhadap Dogecoin, yang sebelumnya dianggap sebagai “koin rakyat”.
Selain itu, penurunan harga DOGE juga dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya. Kebijakan ekonomi Trump, seperti tarif dagang baru, menciptakan ketidakpastian yang membuat investor menarik diri dari aset berisiko, termasuk cryptocurrency.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Prospek Dogecoin ke Depan
Meskipun mengalami penurunan, Dogecoin tetap memiliki potensi untuk pulih. Dukungan komunitas dan inovasi teknologi dapat menjadi faktor pendorong harga DOGE di masa depan.
Namun, ketegangan politik antara Musk dan Trump menunjukkan bahwa faktor eksternal dapat memengaruhi volatilitas harga cryptocurrency secara signifikan.
Investor disarankan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan situasi politik dan ekonomi yang dapat memengaruhi pasar cryptocurrency.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Platform memecoin berbasis Solana, Pump.fun, dikabarkan tengah bersiap meluncurkan penawaran koin perdana (ICO) senilai $1 miliar, dengan skema menarik berupa potensi bagi hasil pendapatan kepada pemegang token di masa depan. Informasi ini berasal dari sumber terpercaya yang mengetahui langsung rencana proyek tersebut.
Dilaporkan Coindoo, peluncuran token Pump — yang telah menjadi spekulasi sejak akhir 2023 — diperkirakan akan melibatkan model “utilitas dengan dukungan pembelian kembali (buyback)”, di mana sebagian pendapatan dari ekosistem Pump.fun akan digunakan untuk mendukung nilai token, termasuk kemungkinan pembelian kembali token dari pasar.
Meski detail resmi masih belum diumumkan, belum ada kepastian apakah pendapatan dari PumpSwap — bursa terdesentralisasi yang dirilis awal tahun ini — juga akan dimasukkan dalam skema pembagian pendapatan ini.
“Beberapa hal ini masih bisa berubah, tetapi idenya adalah mengaitkan mekanisme pembelian kembali dengan sebagian pendapatan yang dihasilkan Pump,” ungkap seorang sumber yang dekat dengan tim Pump.fun kepada The Block.
Sumber tersebut juga menyebut bahwa token PUMP kemungkinan akan tersedia dalam Token Generation Event (TGE), baik untuk peserta publik maupun privat dalam penjualan token.
Sejak diluncurkan pada awal 2024, Pump.fun mencatat performa luar biasa, mengumpulkan lebih dari $677 juta pendapatan kumulatif. Pendapatan hariannya bahkan sempat mencapai puncak lebih dari $7 juta pada 23 Januari 2025, dan kini rata-rata mencapai sekitar $1 juta per hari, menurut data dari The Block.
Tak heran, langkah Pump.fun menuju ICO skala besar menjadi perbincangan hangat di komunitas kripto global.
Antusiasme Komunitas & Target Valuasi
Spekulasi mengenai peluncuran token Pump.fun pertama kali mencuat pada Oktober 2023, ketika salah satu pendirinya yang anonim menyebutkan dalam sesi X Spaces bahwa mereka tengah menyiapkan token untuk mengapresiasi pengguna awal platform.
Baru-baru ini, Blockworks melaporkan bahwa Pump.fun menargetkan valuasi sebesar $4 miliar untuk proyek ICO-nya — meskipun pihak Pump.fun belum secara resmi mengonfirmasi atau membantah angka tersebut.
Dengan lonjakan hype di kalangan investor dan pengguna kripto, langkah selanjutnya dari Pump.fun bisa menjadi salah satu peluncuran token terbesar di tahun 2025.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Dunia kripto tengah menyoroti peristiwa besar yang akan terjadi besok: Token unlock 11,2 juta Solana (SOL) dari harta kebangkrutan FTX.
Berdasarkan data dari Messari, pembukaan ini akan meningkatkan pasokan SOL yang beredar sebesar 2,2%, dengan nilai lebih dari $1 miliar. Pertanyaannya, bagaimana dampak pelepasan ini terhadap pasar?
Mengapa FTX Memiliki Banyak Solana?
Bagi yang baru terjun ke dunia kripto dalam beberapa tahun terakhir, mungkin bertanya-tanya mengapa FTX memiliki begitu banyak SOL.
Dilaporkan Protos, hal ini berkaitan erat dengan sosok pendiri FTX, Sam Bankman-Fried (SBF), yang sebelum menghadapi tuntutan hukum dan dipenjara pada Desember 2022, adalah salah satu investor terbesar dalam dunia kripto.
SBF bukan hanya mendirikan FTX, tetapi juga berinvestasi besar-besaran di Solana. Ia bahkan berhasil mengamankan 2,5% dari pasokan terkunci SOL dan begitu aktif mempromosikannya hingga SOL dikenal sebagai “koin Sam,” bersama beberapa aset lainnya seperti FTT, SRM, OXY, dan MAPS. SBF bahkan sempat membeli SOL di pasar terbuka demi menjaga harga tetap stabil.
The 11.2 million SOL from the FTX bankruptcy auction will be unlocked on March 1, worth $2.06 billion, according to @ai_9684xtpa. FTX sold 41 million SOL in three auctions, and the top three buyers bought at prices of $64, $95, and $102. Including OTC traders Galaxy, Pantera,…
Selain pembukaan besar besok, dua pembukaan kunci SOL berikutnya jauh lebih kecil: 12.700 SOL pada 1 April dan 73.700 SOL pada 1 Mei. Token ini semua merupakan bagian dari aset FTX yang kini masuk dalam proses kebangkrutan.
Secara keseluruhan, pasokan Solana terbagi dalam beberapa kategori utama:
Cadangan komunitas: 40,8%
Tim awal: 13,4%
Investor awal: 13,3%
Penjualan pendiri: 9,8%
Yayasan Solana: 11% Sebagian besar token ini sudah dibuka sebelum Februari 2021.
Siapa yang Akan Mendapat Manfaat dari Pembukaan Kunci Ini?
Penting untuk dicatat bahwa pelepasan SOL besok tidak akan menguntungkan korban kebangkrutan FTX, tetapi akan dialihkan kepada pembeli klaim, termasuk Pantera Capital dan Galaxy Asset Management, perusahaan milik Mike Novogratz.
FTX telah menjual hak atas SOL yang akan dibuka ini dalam proses kebangkrutan. Galaxy, misalnya, membeli klaim atas sebagian besar token terkunci yang tersisa dengan harga $64 per SOL. Ini berarti Galaxy dan investor lainnya akan menjadi pemilik resmi dari SOL yang akan segera tersedia di pasar.
Direktur Pelaksana Galaxy, Kelly Greer, menegaskan bahwa dampak pasar dari pelepasan ini kemungkinan kecil, karena kepemilikan mereka hanya mencakup persentase kecil dari total pasokan SOL. Namun, tetap ada potensi tekanan jual jika investor memutuskan untuk melepas sebagian besar token mereka.
Dampak terhadap Harga Solana
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Sejauh ini, Solana telah kehilangan sekitar sepertiga dari nilainya sepanjang tahun ini.
Dengan pelepasan token dalam jumlah besar ini, investor khawatir akan adanya tekanan jual yang lebih besar, meskipun pihak Galaxy belum mengungkapkan apakah mereka berencana segera menjual SOL mereka atau tidak.
Singkatnya, meskipun SBF dan FTX telah tumbang, jejak mereka masih memengaruhi pergerakan pasar kripto. Dengan pembukaan kunci lebih dari $1 miliar dalam SOL besok, pelaku pasar akan mencermati apakah ini akan menjadi peluang investasi baru atau justru memicu volatilitas yang lebih besar bagi Solana.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
WisdomTree baru saja mengajukan proposal ETF XRP spot, yang kini memasuki tahap komentar publik selama 21 hari.
Ini adalah langkah awal sebelum Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) melakukan peninjauan lebih lanjut. Keputusan akhir terkait proposal ini diperkirakan akan diambil paling lambat pada akhir Oktober 2025.
Proses Peninjauan SEC
Dikutip Cryptobriefing, setelah periode komentar publik, SEC memiliki waktu hingga 240 hari untuk meninjau proposal ini. Dalam rentang waktu tersebut, SEC juga dapat memperpanjang periode evaluasi hingga 90 hari jika diperlukan.
Berdasarkan jangka waktu yang telah ditentukan, keputusan akhir dari SEC terkait proposal WisdomTree diperkirakan akan keluar pada 24 Oktober 2025.
Selama periode komentar publik, investor, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memberikan masukan mengenai kelayakan proposal ini serta dampaknya terhadap pasar. Masukan tersebut akan menjadi pertimbangan bagi SEC dalam menentukan apakah ETF XRP spot ini layak disetujui.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Evaluasi oleh SEC
SEC akan melakukan evaluasi ketat terhadap proposal WisdomTree, termasuk aspek kepatuhan terhadap hukum sekuritas, integritas pasar, potensi risiko manipulasi, serta perlindungan investor.
Proposal ini merupakan bagian dari tren yang berkembang, di mana beberapa manajer aset lainnya telah mengajukan ETF XRP serupa.
Sebelum WisdomTree, beberapa manajer aset juga telah mengajukan proposal ETF XRP, antara lain:
Grayscale (20 Februari 2025)
Bitwise (24 Februari 2025)
Canary XRP Trust dan CoinShares XRP ETF (25 Februari 2025)
Ini menandakan minat yang semakin besar dari institusi keuangan terhadap aset kripto, khususnya XRP, sebagai bagian dari portofolio investasi.
Dinamika Regulasi yang Berubah
Pengajuan ini muncul di tengah perubahan lanskap regulasi di Washington. Dengan kepemimpinan baru di SEC di bawah Penjabat Ketua Mark Uyeda, ada indikasi pendekatan yang lebih terbuka terhadap ETF kripto.
Langkah-langkah yang telah diambil termasuk menangguhkan beberapa tindakan penegakan hukum terhadap bursa saham utama serta membentuk Gugus Tugas Kripto guna menyusun kerangka kerja pengawasan aset digital.
Meskipun pengajuan ini merupakan langkah penting dalam adopsi lebih luas terhadap ETF berbasis kripto, persetujuannya masih belum dijamin. SEC akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan akhir.
Para investor dan pemangku kepentingan disarankan untuk mengikuti perkembangan lebih lanjut guna memahami dampak potensial dari ETF XRP ini terhadap pasar kripto secara keseluruhan.
Tetap ikuti berita terbaru dan perkembangan regulasi di dunia kripto!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Binance Coin (BNB) saat ini stabil di sekitar $668, mencerminkan penguatan ekosistem BNB Chain meskipun menghadapi tekanan jual dan volatilitas pasar.
Kenaikan harga BNB didorong oleh pertumbuhan aktivitas di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan berakhirnya gugatan hukum dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) terhadap Binance.
PancakeSwap: Motor Penggerak Ekosistem BNB
PancakeSwap, sebagai bursa terdesentralisasi (DEX) utama di BNB Chain, mencatat volume perdagangan bulanan tertinggi sejak 2021, dengan $78,4 miliar pada Januari dan $81 miliar pada Februari 2025.
Lonjakan ini sebagian besar dipicu oleh pemulihan BNB Chain dan meningkatnya minat terhadap memecoin.
Namun, meskipun volume perdagangan meningkat, jumlah pengguna aktif bulanan PancakeSwap menurun sekitar 63% sejak 2021, menunjukkan tantangan dalam mempertahankan pertumbuhan jangka panjang.
Binance melakukan restrukturisasi portofolio besar-besaran dengan melikuidasi sekitar $5,9 miliar aset dalam bentuk Bitcoin, Ethereum, dan Solana, sambil mempertahankan sebagian besar kepemilikan BNB-nya. Langkah ini menegaskan posisi sentral BNB dalam strategi perusahaan.
Selain itu, peluncuran PancakeSwap Springboard, platform untuk menciptakan dan meluncurkan memecoin di BNB Chain, mendorong harga BNB mencapai rekor tertinggi baru sebesar $782.
Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Kamis, 5 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
Prospek dan Tantangan ke Depan
Meskipun BNB menunjukkan ketahanan dengan bertahan di atas level dukungan teknis $663 dan potensi untuk menembus resistensi di $691, tantangan tetap ada.
Tekanan regulasi dan volatilitas pasar global dapat mempengaruhi pergerakan harga ke depan.
Namun, dengan pertumbuhan ekosistem DeFi yang kuat dan strategi Binance yang fokus pada BNB, prospek jangka menengah hingga panjang tetap positif. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan regulasi dan dinamika pasar untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga Solana (SOL) mengalami penurunan drastis dalam sebulan terakhir, turun hingga 40%. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan investor, terutama karena faktor-faktor seperti ketidakstabilan pasar kripto dan isu internal ekosistem Solana. Namun, apakah SOL masih memiliki potensi untuk bangkit kembali?
Tren Penurunan Harga dan Sentimen Investor
Solana sempat mencapai harga tertinggi tahun ini di angka $264, tetapi sejak itu, harganya turun hampir 50%. Dalam sepekan terakhir, SOL kehilangan 15% nilainya, dan bulan ini turun hingga 40%, menyentuh level terendah dalam empat bulan di $134,69.
Dalam laporan Coingape, saat ini, harga telah sedikit pulih ke $142,39 setelah kenaikan 1,5% dalam 24 jam terakhir. Namun, sentimen investor cenderung pesimis, dengan banyak yang mulai merasa takut akan penurunan lebih lanjut.
Menurut analis kripto Ali Martinez, berdasarkan data dari Glassnode, metrik Laba/Rugi Bersih yang Belum Direalisasi menunjukkan bahwa investor SOL telah beralih dari sentimen optimis menjadi ketakutan. Hal ini juga tercermin dalam volume perdagangan yang turun 18% menjadi $13 miliar.
Beberapa analis melihat peluang keuntungan jangka pendek, tetapi mereka juga mengingatkan bahwa jika harga turun lebih jauh, SOL bisa menuju $80.
Apa yang Menyebabkan Penurunan Harga Solana?
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Turunnya harga SOL tidak hanya disebabkan oleh anjloknya pasar kripto secara keseluruhan, tetapi juga oleh berbagai faktor internal.
Salah satunya adalah maraknya penipuan terkait koin meme yang berbasis Solana, seperti token LIBRA. Fenomena ini semakin meningkat sejak kemunculan platform Pump.Fun, yang mendorong pertumbuhan pesat koin-koin meme bertema Solana.
Sayangnya, intensitas skema pump-and-dump juga ikut melonjak, dan kasus LIBRA menjadi contoh paling mencolok. Akibatnya, kapitalisasi pasar dari koin meme Solana anjlok dari $25 miliar pada Januari menjadi hanya $8,6 miliar.
Faktor lain yang berkontribusi terhadap ketidakstabilan harga termasuk:
Turunnya volume perdagangan di DEX berbasis Solana
Menurunnya jumlah alamat aktif
Hal-hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap ekosistem Solana sedang melemah.
Faktor Teknis: Dampak Pembukaan Token
Pada 1 Maret, sebanyak 11,2 juta token SOL akan dibuka (unlocking) sebagai bagian dari rencana distribusi FTX. Hal ini menambah tekanan jual di pasar karena peningkatan pasokan yang bisa memperburuk tren penurunan harga.
Beberapa analis melihat kemungkinan pemulihan harga setelah pembukaan ini, sementara yang lain memprediksi fase konsolidasi lebih lanjut.
Ke Mana Arah Harga SOL Selanjutnya?
Para analis memberikan prediksi yang bervariasi terkait pergerakan harga SOL. Ansem, salah satu analis kripto ternama, menyatakan bahwa kisaran harga $120-$140 adalah level support penting yang harus dipertahankan. Jika harga tetap di atas level ini, ada peluang bagi SOL untuk naik kembali ke level resistance di $170.
Namun, jika harga turun di bawah $120, kemungkinan besar SOL akan menguji level psikologis di $100.
Saat ini, investor Solana tengah menghadapi ketidakpastian besar akibat penurunan harga yang tajam dan tantangan dalam ekosistemnya. Level support kunci berada di kisaran $120-$140, yang akan menentukan apakah SOL bisa kembali naik atau justru turun lebih dalam.
Untuk itu, investor harus tetap waspada, memantau perkembangan pasar, serta melakukan analisis yang matang sebelum mengambil keputusan investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Pasar kripto kembali mengalami guncangan besar! Bitcoin (BTC), yang baru saja mencetak rekor tertinggi sepanjang masa sebulan lalu, kini merosot ke level $86.000.
Penurunan ini telah memicu kepanikan di berbagai platform media sosial, sementara para trader mencermati potensi volatilitas lebih lanjut.
Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini berada di angka $88.275,05, turun 1,67% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang hari, BTC telah mencatat titik terendah di $86.000,23 dan tertinggi di $89.557,54.
Dilaporkan Coinpedia, meski begitu, Bitcoin masih mempertahankan catatan puncaknya yang mengesankan sebesar $109.114,88 yang dicapai pada 20 Januari 2025.
Gelombang Likuidasi Menghantam Pasar
Penurunan harga Bitcoin memicu gelombang besar likuidasi di seluruh pasar kripto. Dalam 24 jam terakhir, hampir $1,5 miliar telah lenyap dari pasar.
Data dari Coinglass menunjukkan bahwa Bitcoin menjadi aset yang paling terkena dampak dengan likuidasi sebesar $337 juta, diikuti oleh Ethereum (ETH) sebesar $77,86 juta dan Solana (SOL) sebesar $26,58 juta. Altcoin lainnya, termasuk XRP, juga mengalami aksi jual signifikan.
Namun, di tengah gejolak ini, XRP justru mencatat lonjakan 3,55% dalam sehari terakhir, dengan harga saat ini berada di $2,28. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pasar dalam kondisi tidak stabil, ada aset yang masih bertahan dan bahkan mengalami kenaikan.
Volatilitas Masih Berlanjut?
Dengan kondisi pasar yang tidak menentu, investor masih harus bersiap menghadapi potensi fluktuasi harga yang lebih besar. Beberapa analis percaya bahwa tren ini masih jauh dari kata usai. Analis kripto terkenal, Michael Van De Poppe, berkomentar melalui akun media sosialnya:
“Bitcoin mencapai $83-87K. Hari ini adalah hari yang penting. Jika BTC dapat ditutup di atas $87K dan sebagian besar altcoin tetap di zona hijau, ini adalah awal yang baik. Biasanya, ketika sentimen negatif mencapai puncaknya dan banyak orang panik, justru ada peluang untuk pemulihan.”
Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, para investor disarankan untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Apakah ini menjadi awal dari pemulihan atau justru penurunan lebih dalam? Hanya waktu yang bisa menjawab.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Salah satu altcoin yang menunjukkan pemulihan signifikan adalah Litecoin (LTC), yang mencatat lonjakan harga lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir.
Sementara gelombang besar likuidasi di pasar kripto yang mencapai lebih dari $1,4 miliar, akhirnya angin segar mulai terasa. Apakah ini pertanda bahwa kondisi terburuk sudah berlalu?
Litecoin dan Altcoin Mulai Bangkit
Dilaporkan U Today, pada saat artikel ini ditulis, harga Litecoin naik sebesar 5,62% menjadi $118,67. Meskipun volatilitas masih tinggi, perlahan tapi pasti LTC mulai memangkas kerugiannya dari pekan sebelumnya.
Meskipun volume perdagangan Litecoin masih mengalami penurunan 19% menjadi $1,2 miliar, beberapa platform seperti Binance dan OKX mencatat kenaikan volume masing-masing sebesar 14,39% dan 5,98%.
Tak hanya Litecoin, beberapa altcoin lain juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Ethereum (ETH) misalnya, yang sebelumnya terdampak peretasan Bybit, berhasil rebound 2,85% ke $2.463. Sementara itu, XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) masing-masing mencatat kenaikan 4,77%, 1,87%, dan 2,4%.
Pergerakan harga Litecoin (LTC/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
Apakah LTC Sudah Mencapai Titik Terendah?
Beberapa analis percaya bahwa Litecoin mungkin telah mencapai titik terendahnya di $108,4 sebelum investor mulai mencegah aksi jual lebih lanjut.
Salah satu faktor yang tetap menjadi sorotan adalah potensi persetujuan ETF Litecoin, yang bisa menjadi katalis utama bagi investor jangka panjang.
Sebagai aset yang dikategorikan sebagai komoditas, LTC berpotensi mendapatkan keuntungan dari perkembangan kebijakan regulasi kripto yang sedang berlangsung. Para investor yang memahami hal ini mulai berspekulasi bahwa pemulihan ini bisa menjadi awal dari reli yang lebih besar.
Meskipun masih ada tantangan di depan, Litecoin menunjukkan ketahanan yang kuat dan memimpin pemulihan di pasar altcoin. Dengan minat yang terus meningkat, ditambah dengan spekulasi mengenai ETF Litecoin, potensi kenaikan lebih lanjut masih terbuka. Namun, seperti biasa, investor disarankan untuk tetap melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Akvitas trading sering dianggap harus memiliki modal yang besar, padahal kamu bisa melakukannya hanya dengan modal awal Rp20.000 jika menggunakan aplikasi Tokocrypto lho!
Artikel ini akan membahas mengenai pengertian, hingga tips untuk swing trading bagi pemula dengan modal kecil.
Apa Itu Swing Trading?
Swing trading adalah strategi perdagangan yang memanfaatkan fluktuasi harga dalam jangka waktu pendek. Biasanya, seorang swing trader akan menahan posisi selama beberapa hari hingga beberapa minggu.
Tujuan utama dari swing trading adalah menangkap “ayunan harga” atau price swing, yaitu momentum saat harga naik atau turun secara signifikan.
Swing trading sangat cocok bagi trader pemula dengan modal kecil karena beberapa alasan. Pertama, strategi ini memungkinkan trader untuk tidak harus berada di depan layar setiap saat, sehingga bisa dilakukan paruh waktu sambil bekerja atau belajar. Dengan memilih posisi yang kuat secara teknikal, trader bisa membiarkan asetnya tumbuh selama beberapa hari.
Kedua, swing trading memberikan potensi keuntungan dalam waktu yang relatif singkat dibanding jika hanya melakukan investasi atau holding, bahkan dengan modal kecil. Jika dilakukan dengan konsisten, akumulasi profit kecil secara konsisten bisa memberikan dampak besar dalam pertumbuhan akun.
Ketiga, strategi ini menekan biaya transaksi karena tidak perlu melakukan banyak entry dan exit seperti scalping atau day trading. Supaya biaya seperti perdagangan tidak menggerus modal, kamu bisa menggunakan bursa seperti Tokocrypto yang punya potongan biaya perdagangan rendah hingga gratis biaya transaksi dengan fitur beli/jual instan.
Tidak ada angka pasti untuk modal minimum swing trading, namun banyak orang yang menyarankan untuk mulai dari $100 sampai $1000 dan hanya menggunakan uang “dingin”. Sebenarnya, semakin besar semakin besar juga posisi yang kamu ambil, yang berarti potensi profit dan loss lebih tinggi per pergerakan harga.
Biasanya swing trader direkomendasikan untuk mengambil risiko tidak lebih dari 1-2% dari total modal per transaksi, sebagai salah satu bentuk manajemen risiko.
Itu artinya, jika kamu memiliki $500, maka risiko per posisi sebaiknya hanya $5–$10. Jangan lupa juga gunakan stop loss untuk membatasi kerugian dan pastikan setiap posisi memiliki rasio risk-to-reward yang seimbang atau idealnya lebih dari 1:2.
Sebagai permulaan dan dalam rangka belajar, bahkan kamu bisa melakukan swing trading dengan modal awal minimal Rp20.000 melalui aplikasi Tokocrypto lho! Klik di sini untuk lihat detail lengkapnya!
Strategi Swing Trading untuk Akun Kecil
Pertama, pilih setup dengan potensi high-reward. Ini bisa berupa pola teknikal seperti double bottom, breakout resistance, atau continuation pattern seperti bull flag dan bull pennant.
Gunakan juga indikator teknikal yang sudah terbukti seperti RSI (Relative Strength Index) untuk mendeteksi overbought dan oversold, serta MACD untuk melihat momentum dan potensi pembalikan arah.
Pastikan untuk memiliki rencana trading yang mencakup target profit dan level stop loss sebelum membuka posisi. Jangan terpancing untuk memperbesar posisi hanya karena perasaan atau intuisi sesaat.
Tips Swing Trading untuk Pemula dengan Modal Kecil
Mengelola modal kecil berarti kamu harus memastikan setiap rupiah bekerja secara maksimal.
Pertama, hindari membiarkan dana menganggur terlalu lama. Selama kondisi pasar mendukung, upayakan agar modal kamu berada dalam posisi aktif.
Kedua, selalu patuhi manajemen risiko. Jangan pernah tergoda untuk membuka posisi besar dengan harapan keuntungan cepat. Ingat: satu kesalahan bisa saja membuat seluruh keuntungan dari beberapa transaksi yang berhasil hilang.
Ketiga, hindari FOMO (fear of missing out). Trader modal kecil harus lebih sabar dalam menunggu peluang yang benar-benar valid. Jangan masuk pasar hanya karena “takut ketinggalan”. Disiplin menunggu sinyal dan setup berkualitas akan lebih menguntungkan dalam jangka panjang.
Untuk memperkuat validasi analisis yang kamu lakukan, kamu bisa bergabung dengan komunitas Tokocrypto di Telegram dan membuka diskusi mengenai setup yang kamu miliki bersama ribuan trader lainnya. Gabung di sini: https://t.me/TokocryptoOfficial
Kesalahan Umum yang Sering Terjadi
Beberapa kesalahan paling umum di kalangan trader bermodal kecil adalah tidak menggunakan stop loss, membuka terlalu banyak posisi sekaligus, dan mengejar profit tanpa strategi exit yang jelas.
Emosi juga menjadi musuh utama—trading berdasarkan rasa takut atau serakah sering kali menyebabkan keputusan impulsif. Untuk mengatasinya, selalu patuhi setup trading yang telah dibuat, dan gunakan pendekatan berbasis data, bukan perasaan.
Meskipun modal kecil bukanlah kondisi ideal untuk swing trading, bukan berarti pemula harus berkecil hati. Dengan strategi yang disiplin dan fokus pada eksekusi yang tepat, modal yang dimiliki dapat berkembang dan ber-compounding.
Kunci utamanya adalah konsistensi dalam memilih trade yang sesuai dengan analisis, menjaga risk-reward ratio yang positif, serta menghindari keputusan impulsif yang dapat menggerus modal.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Sumber:
VectorVest. 2025. “Swing Trading With A Small Account: Best Practices”.
Analis teknikal terkenal Trader Tardigrade membagikan prediksi signifikan tentang kapitalisasi pasar total crypto (Total 3), yang mencakup semua aset kripto kecuali Bitcoin dan EthereumPada 25 Februari 2025.
Dilaporkan Blockchainnews, analisis ini menunjukkan pola inverse head & shoulders yang mengindikasikan potensi kenaikan kapitalisasi pasar hingga $2,14 triliun. Saat ini, nilai Total 3 berada di bawah $800 miliar, berdasarkan data terbaru dari CoinMarketCap (25 Februari 2025).
Altseason Segera Dimulai?
Prediksi ini menandakan kemungkinan terjadinya “altseason,” yaitu periode di mana altcoin mengalami lonjakan harga secara signifikan.
Berdasarkan data CoinMarketCap, kapitalisasi pasar Total 3 tercatat sebesar $798 miliar, dengan kenaikan 0,3% dalam 24 jam terakhir dan volume perdagangan mencapai $34,5 miliar. Sementara itu, dominasi Bitcoin dan Ethereum tetap stabil di sekitar 65%, membuka peluang bagi altcoin untuk bertumbuh lebih pesat.
Indikator on-chain dari Glassnode juga memperkuat analisis ini. Jumlah alamat aktif beberapa altcoin utama seperti Cardano (ADA) dan Solana (SOL) mengalami peningkatan signifikan. Alamat aktif ADA naik 5% dalam seminggu terakhir, sedangkan SOL meningkat sebesar 3%. Peningkatan ini menunjukkan semakin banyaknya investor yang tertarik dengan altcoin.
Implikasi Perdagangan: Potensi Lonjakan Harga Altcoin
Jika kapitalisasi pasar Total 3 mencapai $2,14 triliun, harga altcoin berpotensi melonjak drastis. Saat ini, Cardano (ADA) diperdagangkan di harga $0,45 dengan volume perdagangan $1,2 miliar per 24 jam, sedangkan Solana (SOL) berada di level $120 dengan volume $2,5 miliar.
Jika market cap benar-benar berlipat ganda, maka harga ADA bisa mencapai $0,90 dan SOL bisa naik ke $240. Selain itu, volume perdagangan juga berpotensi meningkat, seperti yang sudah terlihat dengan kenaikan 10% pada ADA dan 15% pada SOL dalam 24 jam terakhir.
Indikator teknikal juga menunjukkan tren bullish. Relative Strength Index (RSI) untuk ADA dan SOL masing-masing berada di 65 dan 68, yang menunjukkan bahwa keduanya hampir memasuki zona overbought, tetapi masih memiliki ruang untuk naik lebih tinggi. Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga menunjukkan sinyal bullish bagi kedua aset ini, menambah optimisme di pasar altcoin.
Momentum Kuat Berdasarkan Indikator Teknis
#Altseason is still on its way 🔥 The inverse head & shoulders pattern indicates a $2.14 trillion target for $Total 3 (Crypto Total Market Cap Excluding BTC and ETH). It's currently just below $800 billion. Expect more than double gains in market cap for #Alts 🚀 pic.twitter.com/xGzYXz1WUy
Tren bullish ini juga didukung oleh analisis moving average. Rata-rata pergerakan 50 hari untuk Total 3 telah menunjukkan tren naik sejak awal tahun 2025 dan saat ini berada di angka $750 miliar, sementara rata-rata pergerakan 200 hari berada di $600 miliar.
Dengan Bollinger Bands yang semakin melebar (upper band di $850 miliar dan lower band di $700 miliar), volatilitas pasar meningkat, membuka peluang untuk pergerakan harga yang lebih besar.
Volume perdagangan Total 3 telah konsisten di atas $30 miliar dalam seminggu terakhir, dengan puncak mencapai $36 miliar pada 23 Februari 2025. Selain itu, metrik on-chain menunjukkan peningkatan jumlah transaksi di jaringan Cardano dan Solana masing-masing sebesar 7% dan 5% dalam seminggu terakhir.
Network Value to Transactions (NVT) ratio untuk ADA dan SOL masing-masing berada di angka 20 dan 25, menunjukkan bahwa keduanya masih undervalued dibandingkan dengan volume transaksi yang terjadi.
Dampak AI terhadap Pasar Kripto
Selain faktor teknikal, perkembangan kecerdasan buatan (AI) juga berdampak pada pasar kripto. Pada 20 Februari 2025, sebuah perusahaan AI besar mengumumkan terobosan dalam pemrosesan bahasa alami, yang memicu kenaikan harga token terkait AI seperti SingularityNET (AGIX) dan Fetch.AI (FET) sebesar 5% dalam 24 jam setelah pengumuman tersebut. Bitcoin dan Ethereum juga mengalami kenaikan sebesar 2% dan 3% dalam periode yang sama.
Volume perdagangan AGIX meningkat 20%, sementara FET naik 15%, mencerminkan ketertarikan yang lebih besar terhadap aset kripto berbasis AI. Algoritma perdagangan berbasis AI juga mengalami peningkatan, dengan laporan menunjukkan lonjakan aktivitas perdagangan sebesar 10% setelah pengumuman tersebut. Tren ini mengindikasikan bahwa investor semakin melihat hubungan antara AI dan kripto sebagai peluang baru untuk memperoleh keuntungan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.