Tag: crypto

  • Market Sinyal Harian: Peluang Pergerakan Kripto 25 Februari 2025

    Selamat datang di Market Sinyal Harian. Hari ini Selasa, 25 Februari 2025, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk tiga kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.

    Rangkuman Berita dan Sentimen Pasar Kripto dalam 24 Jam Terakhir :

    • Bitcoin (BTC) turun ke $91K bersamaan dengan saham AS, menyebabkan Indeks Crypto Fear & Greed mencapai level terendah sejak Agustus tahun lalu.
    • Strategi MicroStrategy (MSTR) membeli tambahan 20,356 BTC (~$1.99B) dengan harga rata-rata $97,514 per BTC dan menyelesaikan penawaran obligasi konversi senilai $2B.
    • Sam Bankman-Fried (SBF) membuat postingan pertama setelah dua tahun, memicu kenaikan harga token FTX (FTT).
    • Wintermute menarik $38.2 juta dalam SOL dari Binance menjelang unlock token senilai $2 miliar, meningkatkan kekhawatiran akan tekanan jual.
    • SEC mengakhiri investigasi terhadap Robinhood Crypto tanpa tindakan lebih lanjut.
    • Jupiter (JUP) akan mengumumkan langkah besar dalam ekosistemnya di acara JUP Rally.
    • Vana menerima investasi strategis dari VZi Labs (sebelumnya Binance Labs), dengan CZ bergabung sebagai penasihat.
    • Ethena (ENA) mengumpulkan dana $100 juta dari berbagai investor besar.
    • Rezolve AI meluncurkan Bitcoin Treasury senilai $1 miliar untuk mendukung platform pembayaran berbasis AI bekerja sama dengan Tether.
    • OKX membayar $505 juta untuk menyelesaikan penyelidikan Departemen Kehakiman AS.
    • Citadel Securities berencana menjadi penyedia likuiditas untuk pasar kripto.
    • Montana, North Dakota, dan Wyoming menolak undang-undang cadangan Bitcoin karena volatilitasnya.
    • Canary mengajukan ETF spot untuk Hedera (HBAR) dengan Nasdaq.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    SEI/USDT (🔼 11.98%)

    • Entry: $0.2630
    • Stop Loss: $0.2558
    • Take Profit: $0.2946

    Harga SEI saat ini berada di sekitar $0.2681 setelah mengalami koreksi sebesar -0.67%. Level support terdekat berada di $0.2630, dengan level support lebih kuat di $0.2558. Sementara itu, resistance utama berada di $0.2946.

    Jika harga berhasil menembus resistance ini, ada potensi kenaikan lebih lanjut sebesar 11.98%. Indikator RSI berada di level 43.14, menunjukkan bahwa harga mendekati area oversold, yang bisa menjadi indikasi potensi rebound dalam jangka pendek.

    Ekosistem Sei terus berkembang dengan berbagai integrasi dan inisiatif baru. Beberapa pencapaian utama termasuk peluncuran alat no-code dari SymphonyAg untuk mempermudah integrasi swapping token di dApps, serta milestone baru dari Sei Labs dalam pengujian validator desentralisasi.

    Selain itu, Sei Research menggandakan analisis pada AI agent dan scaling konsensus Autobahn, yang dapat meningkatkan efisiensi jaringan. Dengan berbagai perkembangan ini, sentimen pasar terhadap SEI tetap positif, dan adopsi yang terus berkembang dapat mendorong harga ke level lebih tinggi dalam jangka menengah.

    SOL/USDT (🔼 20.57%)

    • Entry: $132.32
    • Stop Loss: $125.34
    • Take Profit: $159.49

    Solana (SOL) mengalami penurunan tajam sebelum akhirnya menemukan support di sekitar $125.34, yang menjadi area pertahanan kunci. Saat ini, harga diperdagangkan di sekitar $140.61 dengan potensi rebound menuju resistance di $159.49 jika momentum pemulihan berlanjut.

    Indikator RSI menunjukkan kondisi oversold (21.01), yang bisa menjadi sinyal bahwa tekanan jual sudah mencapai titik ekstrem dan memungkinkan adanya rebound jangka pendek. Namun, jika tekanan jual masih berlanjut, harga bisa kembali menguji level $132.32 atau bahkan $125.34 sebelum menentukan pergerakan lebih lanjut.

    Sentimen pasar terhadap Solana saat ini dipengaruhi oleh dua proposal baru yang diajukan dalam ekosistemnya. Proposal pertama, SIMD-0123, bertujuan untuk mendistribusikan block rewards kepada staker secara in-protocol, yang dapat meningkatkan insentif bagi validator dan pengguna untuk mempertaruhkan SOL mereka.

    Proposal kedua, SIMD-0228, mengusulkan mekanisme emisi berbasis pasar yang bergantung pada tingkat partisipasi staking, yang bertujuan menciptakan model insentif yang lebih dinamis dan berkelanjutan.

    Jika kedua proposal ini mendapatkan dukungan dari validator dan komunitas, potensi bullish SOL bisa meningkat dalam jangka menengah hingga panjang. Namun, volatilitas masih tinggi, sehingga perlu perhatian terhadap perkembangan teknikal dan fundamental dalam beberapa hari ke depan.

    VIC/USDT (🔼 13.02%)

    • Entry: $0.2492
    • Stop Loss: $0.2425
    • Take Profit: $0.2816

    Secara teknikal, VIC mengalami tekanan jual yang cukup signifikan sebelum akhirnya menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Harga saat ini berada di sekitar $0.2692 dengan resistance terdekat di $0.2816 dan support kuat di $0.2492.

    Jika harga mampu menembus resistance ini, ada potensi kenaikan lanjutan sebesar 13.01%. Namun, RSI masih berada di bawah level 40, menunjukkan bahwa momentum bullish masih lemah dan perlu konfirmasi lebih lanjut untuk memastikan reli harga.

    Dari sisi fundamental, Viction baru saja mengumumkan kemitraan strategis dengan Bitkub, salah satu bursa aset digital terbesar di Thailand. Kerja sama ini berpotensi meningkatkan adopsi VIC di pasar Thailand dengan menawarkan transaksi tanpa gas fee dan peningkatan keamanan. Sentimen positif ini bisa menjadi katalis bagi harga VIC untuk pulih dari tekanan jual sebelumnya dan kembali menguji level resistance yang lebih tinggi.

    Baca juga: Tren Bitcoin 24-28 Februari 2025: Kapan TP? By Hotelier By Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Belajar Swing Trading: 3 Strategi Manajemen Risiko yang Perlu Dikuasai Pemula

    Swing trading memang dapat menjadi peluang menarik untuk mendapatkan keuntungan, namun tentunya swing trading tidak sepenuhnya selalu memberikan keuntungan—karena adanya dinamika pasar dan risiko di dalam setiap posisi trade swing.

    Maka dari itu, akan sangat penting bagi pemula yang ingin melakukan swing trading untuk menggunakan manajemen risiko yang tepat supaya dapat terhindar dari risiko kerugian yang lebih besar dari potensi keuntungan yang bisa didapat dan menjaga stabilitas portofolio.

    Berikut pembahasan mengenai manajemen risiko saat melakukan swing trading yang bisa kamu jadikan pembelajaran.

    Baca juga: Apa itu Swing Trading dan Bagaimana Cara Swing Trading Crypto?

    Apa Itu Manajemen Risiko dalam Swing Trading?

    Manajemen risiko adalah cara kamu mengontrol kemungkinan kerugian agar tetap dalam batas yang bisa ditoleransi. Dalam konteks swing trading—di mana kamu memegang posisi selama beberapa hari hingga minggu—manajemen risiko adalah fondasi utama agar portofolio yang kamu miliki tetap aman meskipun dalam perjalanannya kamu memiliki satu dua posisi swing trading yang mengalami kerugian.

    Tujuan utama dari manajemen risiko bukan sekadar membatasi kerugian, tapi juga menciptakan strategi trading yang konsisten dan berkelanjutan. Ini termasuk mengatur berapa besar posisi yang diambil, di mana meletakkan stop-loss, dan seberapa besar keuntungan yang ditargetkan dibanding risiko.

    Baca Juga: Cara Menentukan Profil Risiko Investasi – Tokocrypto News

    Mengapa Manajemen Risiko Krusial untuk Swing Trader?

    Swing trader menghadapi berbagai risiko yang unik, seperti volatilitas harga yang cukup tinggi, gap harga ( untuk aset kripto dengan likuiditas kecil), dan stabilitas emosi saat posisi berjalan selama beberapa hari. 

    Tanpa manajemen risiko yang baik, satu kesalahan saja mungkin bisa memakan 10% atau lebih dari modal yang kamu miliki—dan tentunya hal ini bisa berdampak pada emosi kamu saat melakukan trading yang akhirnya mempengaruhi pengambilan keputusan berikutnya.

    Selain itu, manajemen risiko juga bisa memberimu ruang untuk gagal. Tanpa dipungkiri, melakukan kesalahan dan gagal itu normal dalam dunia trading—sebagai bagian dari pembelajaran. Dengan menggunakan risiko per trade 1-2% misalnya, kamu bisa ambil kerugian 1-2% lalu move on dan fokus ke posisi trade berikutnya yang lebih potensial.

    Sebelum kamu melakukan swing trading, pastikan untuk gunakan bursa terpercaya seperti Tokocrypto yang terdaftar resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) di Bappebti, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.

    Baca juga: Cara Menggunakan Sinyal Trading di Aplikasi Tokocrypto dengan Limit, Stop-Limit, OCO, dan Beli/Jual – Tokocrypto News

    3 Contoh Manajemen Risiko untuk Swing Trading

    Berikut tiga contoh manajemen risiko yang bisa kamu gunakan saat melakukan swing trading:

    1. Position sizing — Menentukan ukuran posisi yang tepat agar tidak terlalu besar terhadap modal.
    2. Stop-loss — Titik keluar otomatis jika harga bergerak melawan prediksi.
    3. Risk-reward ratio — Perbandingan antara potensi kerugian dan potensi keuntungan.

    Tiga contoh manajemen risiko di atas tadi bisa kamu kombinasikan untuk menciptakan strategi swing trading yang sesuai dengan profil risiko.

    Position Sizing

    Position sizing merupakan manajemen strategi dengan menentukan nilai total posisi swing trading berdasarkan nilai total portofolio dan toleransi risiko.

    Prinsip dasar yang sering dipakai: Biasanya para trader profesional meresikokan maksimal 1–2% dari total modal di setiap trade.

    Jika seorang kamu memiliki modal $1.000, maka kamu hanya akan mengambil risiko $10 – $20 per trade (1-2%)

    Dengan cara ini, meskipun harga menyentuh stop-loss yang kamu tentukan, maka kamu bisa terhindar dari kerugian besar yang bisa berdampak pada portofolio secara keseluruhan.

    Stop-Loss

    Stop-loss berfungsi sebagai indikator untuk membantu swing trader keluar dari posisi ketika harga bergerak berlawanan dengan analisis yang telah dibuat.

    Trader profesional tentu tidak akan menempatkan stop-loss di sembarang level harga, tetapi memilih level harga sesuai dengan analisis teknikal yang bisa membatalkan prediksi pergerakan harga—misalnya, di bawah level support utama yang jika support tersebut ditembus, harga bisa semakin turun.

    Metode penempatan stop-loss:

    • Support/resistance: Tempatkan stop sedikit di bawah support atau di atas resistance.
    • ATR (Average True Range): Menghitung volatilitas untuk menentukan jarak aman.
    • Struktur harga: Mengacu pada pola seperti higher low atau lower high untuk level validasi.

    Dalam menempatkan stop-loss perlu analisis teknikal yang mendalam, karena jika kamu menempatkan harga stop-loss terlalu sempit dari harga entry dapat menyebabkan posisi keluar terlalu cepat, sementara penempatan stop-loss yang terlalu lebar meningkatkan potensi kerugian.

    Gunakan fitur stop-loss dan take profit dengan fitur limit-order dan OCO di Tokocrypto agar strategi swing trading kamu berjalan sesuai rencana bahkan saat tidak sedang memantau pasar. Mulai deposit dari Rp20.000 aja lho! Download  di sini.

    Baca juga: Level Stop-Loss, Take-Profit, dan Cara Menghitungnya

    Risk-Reward Ratio

    Risk-reward ratio adalah salah satu prinsip paling penting dalam trading. Simpelnya, kamu membandingkan seberapa besar potensi rugi dibanding potensi keuntungan.

    Trader profesional biasanya menetapkan rasio minimal 1:2, artinya mereka hanya mengambil posisi jika potensi keuntungan setidaknya dua kali lipat dari risiko yang siap ditanggung.

    • 1:2 artinya kamu siap rugi $50 demi potensi untung $100.
    • 1:3 artinya kamu siap rugi $50 demi potensi untung $150.
    • Dan seterusnya, ini berarti semakin besar risiko:keuntungan, maka semakin bagus.

    Misalnya, jika kamu melakukan swing trading dengan modal sebesar $100 dan menetapkan stop-loss di $90 maka jika kamu menggunakan Risk-Reward Ratio 1:2 kamu bisa menempatkan target profit $110 atau lebih. 

    Dengan pendekatan ini, kamu dapat membuka posisi swing trading berdasarkan peluang trading yang memiliki kemungkinan untung lebih tinggi dibanding dengan risiko.

    Baca juga: 4 Indikator Swing Trading Terbaik dan Mudah Digunakan Pemula – Tokocrypto News

    Kesimpulan

    Manajemen risiko bukan sekadar pelengkap, tapi menjadi salah satu pondasi utama untuk bertahan dan berkembang jika kamu ingin menjadi seorang swing swing trader. 

    Dengan menerapkan strategi seperti position sizing, stop-loss, dan risk-reward ratio yang tepat, kamu bisa tetap tenang meskipun pasar bergerak fluktuatif. 

    Selalu ingat, tugas utama trader bukan mencari profit besar setiap hari, tapi bertahan dalam ‘permainan’ beli di bawah dan jual di atas selama mungkin.

    Masih bingung? Yuk, tanya–tanya langsung di komunitas Telegram Tokocrypto bareng ribuan trader lainnya! Klik di sini untuk join GRATIS: https://t.me/TokocryptoOfficial


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

    Sumber:

    Abovethegreenline. 2025. “Swing Trading Risk Management: Tips To Safeguard Your Profits“.

    Bookmap. 2024. “How to Safeguard Your Profits: Risk Management in Swing Trading“.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Meme Coin: Perjalanan Shiba Inu di Tengah Turbulensi Pasar

    Pasar meme coin terus mengalami perubahan yang dinamis dalam setahun terakhir. Dua pemain besar, Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB), tetap menjadi sorotan utama.

    Secara khusus, SHIB menunjukkan performa impresif dengan lonjakan nilai sekitar 65% dalam satu tahun terakhir.

    Namun, kondisi pasar yang tidak menentu juga berdampak pada token meme besar seperti Shiba Inu. Dalam dua bulan terakhir, SHIB mengalami koreksi tajam dan pergerakan harga yang cenderung stagnan.

    Menurut laporan Newsbtc, banyak investor besar tampaknya mulai keluar dari pasar, yang membuat ketidakpastian ini bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.

    Aktivitas Transaksi Besar SHIB Menurun Drastis

    Analis kripto terkemuka, Ali Martinez, dalam sebuah unggahan di platform X, mengungkapkan bahwa aktivitas investor besar atau “paus” di Shiba Inu telah menurun signifikan dalam tiga bulan terakhir. Data dari Whale Transaction Count milik Santiment menunjukkan jumlah transaksi SHIB bernilai lebih dari $1 juta turun hingga 79%.

    Paus kripto adalah individu atau entitas yang memiliki aset dalam jumlah besar, dan aktivitas mereka bisa memengaruhi harga pasar. Penurunan transaksi paus sering kali menjadi indikasi melemahnya kepercayaan investor besar, yang mungkin mulai mengalihkan dana mereka ke aset lain.

    Dampak dari penurunan ini terlihat jelas pada harga Shiba Inu. Dengan berkurangnya aktivitas paus, nilai SHIB cenderung mengalami stagnasi dan penurunan bertahap.

    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jika Shiba Inu ingin kembali pulih, diperlukan peningkatan signifikan dalam transaksi paus yang dapat memberikan dorongan likuiditas dan kepercayaan pasar.

    Kondisi Terkini Harga SHIB

    Saat artikel ini ditulis, harga SHIB berada di kisaran $0,0000156, mencatat kenaikan hampir 3% dalam 24 jam terakhir. Namun, koin ini masih belum sepenuhnya pulih dari penurunan tajam ke level $0,000012 di awal Februari.

    Menurut data dari CoinGecko, dalam 30 hari terakhir, SHIB masih mengalami penurunan lebih dari 20%. Bahkan, jika ditarik dalam tiga bulan terakhir, harga token ini telah menyusut hampir 50%.

    Meskipun Shiba Inu sempat mengalami pertumbuhan signifikan dalam setahun terakhir, tekanan pasar yang terjadi belakangan ini menimbulkan tantangan besar. Penurunan aktivitas paus menjadi salah satu indikator utama yang menunjukkan berkurangnya minat investor besar terhadap SHIB.

    Untuk bisa bangkit dari kondisi ini, pasar membutuhkan pemulihan kepercayaan investor dan peningkatan likuiditas yang signifikan. Apakah SHIB mampu kembali menanjak atau justru terus merosot? Semua bergantung pada bagaimana dinamika pasar dan partisipasi investor di bulan-bulan mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Potensi Melonjak! Apakah Era Baru Kripto Dimulai?

    XRP kembali mencuri perhatian! Tahun ini saja, harga token ini sudah naik 54%, jauh melampaui Bitcoin yang hanya naik 9% dan Ethereum yang naik 3%. Bahkan, dalam setahun terakhir, XRP meroket hingga 450,5%!

    DIlaporkan AOI, dengan kapitalisasi pasar mencapai $185 miliar, XRP kini menjadi kripto terbesar ketiga di dunia. Namun, apa yang sebenarnya mendorong lonjakan ini, dan apakah tren ini akan terus berlanjut?

    Dukungan Politik Bisa Jadi Katalis Besar

    Dengan pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS pada Januari 2025, industri kripto mungkin akan memasuki era baru yang lebih pro terhadap aset digital. Hal ini diperkuat dengan pertemuan antara CEO Ripple, Brad Garlinghouse, dan Trump pada awal Januari.

    Garlinghouse bahkan menyebutnya sebagai “awal yang baik untuk tahun 2025″—sebuah sinyal bahwa pemerintahan baru ini bisa membawa perubahan besar bagi XRP.

    Salah satu sorotan utama adalah kasus hukum yang sedang dihadapi Ripple Labs dengan Securities and Exchange Commission (SEC). Sejak 2020, SEC menuduh Ripple menawarkan XRP sebagai sekuritas yang tidak terdaftar.

    Tahun lalu, Ripple diperintahkan membayar denda $125 juta—jauh lebih rendah dari tuntutan awal SEC sebesar $2 miliar. Kini, SEC masih mengajukan banding atas putusan tersebut. Namun, dengan pergantian kepemimpinan di SEC, kemungkinan besar kasus ini bisa dibatalkan, yang tentu akan menjadi angin segar bagi XRP.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Perubahan di SEC: Sinyal Positif untuk Kripto?

    Gary Gensler, Ketua SEC saat ini, akan mengundurkan diri setelah Trump menjabat. Sebagai penggantinya, Trump menunjuk Paul Atkins, seorang pendukung kripto yang diyakini lebih berpihak pada inovasi digital. Jika Atkins memutuskan untuk membatalkan kasus terhadap Ripple, harga XRP bisa melonjak lebih tinggi lagi.

    Tak hanya itu, Trump juga menciptakan posisi baru di Gedung Putih: Kepala Kecerdasan Buatan dan Mata Uang Kripto. Orang pertama yang akan menduduki posisi ini adalah David Sacks, seorang kapitalis ventura yang dikenal sebagai pendukung kripto.

    Dengan perubahan kebijakan yang lebih ramah terhadap industri kripto, XRP dan aset digital lainnya berpotensi mendapatkan momentum baru.

    XRP: Peluang Investasi di 2025?

    Dengan semua faktor ini—perubahan politik, regulasi yang lebih longgar, dan dukungan dari pemimpin dunia—XRP berada di jalur yang sangat menarik untuk tahun depan. Jika Anda merasa telah melewatkan peluang besar di masa lalu, ini bisa menjadi momen krusial untuk mempertimbangkan kembali investasi Anda.

    Apakah ini saat yang tepat untuk masuk? Waktu akan menjawabnya, tetapi satu hal yang pasti: dunia kripto semakin dinamis, dan XRP ada di garis depan revolusi ini!

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Dogecoin Bisa Tembus $1,30? Analis Memprediksi Kenaikan Besar

    Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan keuntungan tahunan sebesar 198,3%. Namun, penurunan harga 31,2% dalam sebulan terakhir memicu kekhawatiran di kalangan investor. Meski demikian, analis optimis bahwa DOGE masih berada di jalur bullish dan siap mencetak rekor baru.

    Dogecoin dan Potensi Kenaikan Harga

    Dilaporkan The Coin Republic, sejarah pergerakan harga Dogecoin menunjukkan bahwa fase konsolidasi kerap mendahului lonjakan harga yang signifikan. Penurunan harga yang terjadi saat ini dianggap sebagai pola perdagangan jangka pendek yang dapat menjadi pemicu kenaikan lebih besar.

    Selain itu, sentimen positif dari pasar kripto yang lebih luas juga mendukung kemungkinan penguatan harga DOGE. Data historis menunjukkan bahwa pergerakan harga yang melemah sering kali membuka peluang bagi lonjakan berikutnya.

    Analis Prediksi Dogecoin Mencapai $1,30

    Trader Tardigrade, seorang analis pasar, mengidentifikasi pola yang mirip dengan pergerakan harga Dogecoin pada tahun 2017, di mana DOGE mengalami kenaikan 15 kali lipat.

    Sejak Desember 2024 hingga Februari 2025, Dogecoin tetap berada di kisaran harga $0,20 hingga $0,30. Fase konsolidasi ini menyerupai pola sebelumnya yang berujung pada lonjakan besar. Menurut Tardigrade, jika pola ini terus berlanjut, Dogecoin diprediksi akan melampaui $1,30 setelah Maret 2025.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Elliott Wave: Potensi Dogecoin Capai $6,08

    Pendekatan analisis Elliott Wave juga menunjukkan bahwa Dogecoin tengah membentuk pola lima gelombang, yang menandakan tren kenaikan jangka panjang.

    1. Gelombang pertama terjadi pada Januari 2024 dengan harga DOGE melonjak hingga $0,2288 pada Maret.
    2. Gelombang kedua menyebabkan koreksi harga ke $0,0805 pada Agustus.
    3. Gelombang ketiga membawa pemulihan, dengan harga DOGE mencapai $0,4843 pada Desember.

    Saat ini, Dogecoin masih berada dalam Gelombang 3, dengan kemungkinan mencapai harga $1,1293 dalam beberapa bulan mendatang. Meskipun mungkin terjadi koreksi sementara dalam Gelombang 4 hingga $0,7702, Gelombang 5 diperkirakan akan memicu lonjakan ke level $6,08 berdasarkan analisis ekstensi Fibonacci.

    Posisi Harga DOGE Saat Ini

    Dogecoin telah beberapa kali menunjukkan pola stabilisasi sebelum mengalami lonjakan harga signifikan. Berdasarkan pola historis, analis memperkirakan DOGE berpotensi mengalami kenaikan besar sepanjang tahun 2025.

    Indikator teknikal terbaru juga mendukung prediksi bullish, termasuk munculnya pola Golden Cross yang sebelumnya mengindikasikan reli besar di pasar kripto. Laporan terbaru menunjukkan bahwa Dogecoin mungkin terlebih dahulu mencapai level resistensi di $0,35 sebelum menargetkan harga $1.

    Saat ini, harga Dogecoin berada di $0,24 dengan penurunan 4% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasarnya mencapai $36,2 miliar dengan volume perdagangan 24 jam meningkat 77% menjadi $2 miliar.

    Meskipun mengalami koreksi harga baru-baru ini, Dogecoin tetap menunjukkan potensi besar untuk kenaikan di masa depan. Dengan dukungan dari pola teknikal dan sentimen pasar yang kuat, DOGE diprediksi akan melampaui $1,30 dan bahkan berpotensi mencapai level tertinggi di $6,08. Investor dan penggemar Dogecoin patut mencermati pergerakan pasar dalam beberapa bulan mendatang untuk menangkap peluang terbaik.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Potensial di Bawah $0,40 yang Bisa Jadi Kesuksesan Berikutnya!

    Dalam dunia crypto yang dinamis, tidak semua altcoin memiliki potensi untuk sukses besar. Untuk menjadi pemenang di antara ribuan token yang beredar, sebuah proyek harus memiliki lebih dari sekadar hype.

    Dilansir TronWeekly, Dawgz AI hadir sebagai salah satu kandidat yang memiliki kombinasi unik antara budaya meme, teknologi berbasis AI, dan fundamental tokenomics yang kuat.

    Apa yang Membuat Dawgz AI Berbeda?

    1. Meme Coin dengan Utilitas Nyata

    Meskipun banyak meme coin hanya berumur pendek, Dawgz AI membedakan dirinya dengan menawarkan bot perdagangan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dapat memberikan keunggulan bagi penggunanya. Ini membuatnya lebih dari sekadar koin spekulatif.

    2. Tokenomics yang Kuat & Komunitas yang Berkembang

    Dawgz AI didesain dengan struktur token yang solid:

    • Total pasokan: 8,888 miliar token
    • 30% dialokasikan untuk prapenjualan guna memastikan likuiditas awal dan adopsi yang kuat
    • 20% untuk staking rewards, yang memberikan keuntungan jangka panjang bagi investor
    • 10% likuiditas terkunci, untuk mengurangi volatilitas dan mencegah manipulasi harga

    Dengan prapenjualan yang telah mengumpulkan lebih dari $1,8 juta dan target berikutnya di $2,1 juta, momentum Dawgz AI terus meningkat.

    altcoin Dawgz AI
    altcoin Dawgz AI

    Keuntungan Staking: Penghasilan Pasif dengan ETH

    Dawgz AI menawarkan program staking yang menarik, memungkinkan pemegangnya memperoleh APY yang kompetitif dalam Ethereum (ETH). Ini menjadi peluang bagi investor untuk mendapatkan penghasilan pasif sambil menunggu potensi apresiasi harga token.

    Dawgz AI vs Altcoin Lain di Bawah $0,40

    Dawgz AI menonjol di antara altcoin lain dengan harga di bawah $0,40 karena model hybrid-nya yang menggabungkan daya tarik meme coin, utilitas AI, dan tokenomics yang dirancang untuk keberlanjutan. Dengan komunitas yang berkembang pesat dan strategi kapitalisasi pasar yang kuat, Dawgz AI menjadi pilihan menarik bagi investor yang mencari pertumbuhan jangka panjang.

    Mengapa Sebagian Besar Meme Coin Gagal?

    Banyak meme coin gagal karena kurangnya utilitas dan strategi jangka panjang. Dawgz AI mengatasi masalah ini dengan mengintegrasikan AI dalam sistem perdagangan, memastikan bahwa proyek ini bukan sekadar tren sementara.

    Perdagangan Berbasis AI: Masa Depan Kripto

    Teknologi AI telah merevolusi banyak industri, termasuk dunia kripto. Dawgz AI memanfaatkan AI untuk membantu investor dalam perdagangan, menjadikannya bukan hanya aset spekulatif, tetapi juga alat yang memberikan nilai nyata bagi pemegangnya.

    Kesempatan Investasi: Mengapa Sekarang Waktu yang Tepat?

    Investasi dalam kripto sangat bergantung pada timing. Banyak investor awal di proyek seperti Solana melihat pertumbuhan besar sebelum token tersebut menjadi mainstream. Dawgz AI yang masih dalam tahap awal dengan harga di bawah $0,40 bisa menjadi peluang emas sebelum terdaftar di bursa besar.

    Jika Anda mencari altcoin dengan potensi besar di bawah $0,40, Dawgz AI adalah pilihan yang patut dipertimbangkan. Dengan kombinasi teknologi AI, sistem staking yang menguntungkan, dan komunitas yang kuat, Dawgz AI memiliki fondasi yang solid untuk tumbuh menjadi altcoin besar di masa depan. Jangan lewatkan peluang untuk menjadi bagian dari proyek ini sebelum harganya melesat lebih tinggi!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana: Jalan Keluar dari Narasi ‘Memechain’?

    Solana, yang selama ini dikenal sebagai rumah bagi berbagai memecoin, kini berada di ambang perubahan besar.

    Persetujuan ETF Solana yang diperkirakan akan terjadi tahun ini dapat menjadi titik balik bagi blockchain ini untuk lepas dari stigma “memechain” dan bertransformasi menjadi pemain utama dalam ekosistem keuangan digital.

    Dari Meme ke Blockchain Serius

    Ketika pertama kali diluncurkan pada tahun 2020, salah satu pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, membayangkan platform ini sebagai “Nasdaq on-chain,” sebuah blockchain yang mendukung pasar keuangan berskala besar.

    Namun, lima tahun kemudian, realitasnya sedikit berbeda. Solana lebih dikenal sebagai pusat perdagangan memecoin, dengan platform seperti Pump.fun yang telah melahirkan lebih dari 7,5 juta token dan menghasilkan lebih dari $550 juta.

    Meskipun popularitas memecoin membawa peningkatan infrastruktur dan menarik pengguna baru, potensi Solana jauh melampaui sekadar tren meme. Persetujuan ETF akan menjadi katalis penting yang dapat mengubah persepsi publik dan mengangkat kredibilitas Solana di mata investor institusional.

    Persetujuan ETF dan Peran SEC

    Dalam perkembangan mengejutkan, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) tampaknya bersiap untuk meloloskan ETF Solana pada tahun 2025. Hal ini ditandai dengan pengakuan aplikasi ETF SOL dari Grayscale dan pembukaan komentar publik terhadap empat produk investasi berbasis Solana.

    Dukungan terhadap Solana juga semakin menguat setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, memilih blockchain ini sebagai rumah bagi memecoin viralnya, TRUMP. Namun, persetujuan ETF membawa dampak yang jauh lebih besar karena memungkinkan investor mendapatkan eksposur ke SOL melalui instrumen keuangan yang teregulasi, tanpa harus berurusan dengan risiko kepemilikan token secara langsung.

    Saat ini, peluang persetujuan ETF Solana diperkirakan mencapai 85%, menurut para pedagang di Polymarket. Jika disetujui, ETF ini akan memberikan akses yang lebih luas kepada investor dan meningkatkan legitimasi Solana dalam ekosistem keuangan tradisional (TradFi).

    Kredibilitas yang Meningkat dan Masa Depan Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu efek terbesar dari persetujuan ETF adalah peningkatan kredibilitas Solana di sektor keuangan. Kita sudah mulai melihat perubahan ini dengan Franklin Templeton, salah satu manajer aset terbesar di dunia, yang meluncurkan dana pemerintah AS di atas Solana.

    Lebih dari itu, Solana memiliki potensi besar dalam sektor pembayaran dan pengiriman uang. Meski tidak sepopuler memecoin, sektor ini memiliki dampak besar pada ekonomi global. Industri pembayaran diperkirakan mencapai $20,37 triliun tahun ini—enam kali lipat dari total kapitalisasi pasar semua mata uang kripto yang ada saat ini ($3,23 triliun).

    Raksasa industri seperti PayPal, yang meluncurkan stablecoin PYUSD, serta X milik Elon Musk, yang bersiap menerima pembayaran kripto melalui X Payments, menunjukkan bahwa adopsi aset digital dalam sektor pembayaran semakin nyata. Solana, dengan biaya transaksi rendah dan kecepatan tinggi, berada di posisi yang tepat untuk memainkan peran utama dalam perubahan ini.

    Infrastruktur Solana untuk Masa Depan Keuangan

    Solana telah membangun infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung jaringan pembayaran ritel. Protokol Solana Pay, misalnya, memungkinkan pembayaran dalam kripto hanya dengan memindai kode QR melalui ponsel, menciptakan pengalaman e-commerce yang lebih efisien dan praktis.

    Namun, pembayaran hanyalah awal dari visi besar Yakovenko. Dengan peningkatan infrastruktur yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir, Solana kini siap untuk mendukung aplikasi keuangan yang lebih kompleks, seperti perdagangan tingkat lanjut dan peminjaman.

    Kesimpulan: Dari Meme ke Keuangan Global

    Persetujuan ETF akan menjadi titik balik bagi Solana untuk meninggalkan citra “memechain” dan menjadi platform blockchain yang lebih serius dan kredibel.

    Dengan basis pengguna yang besar, infrastruktur yang matang, dan potensi besar di sektor pembayaran serta keuangan tradisional, Solana siap untuk memasuki era baru sebagai blockchain yang lebih tangguh dan berorientasi jangka panjang.

    Lima tahun setelah peluncurannya, visi Yakovenko tentang “Nasdaq on-chain” akhirnya bisa terwujud. Yang dibutuhkan sekarang hanyalah kepercayaan institusional, dan ETF Solana bisa menjadi kunci yang membuka pintu menuju masa depan keuangan digital yang lebih besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bybit Tetap Kuat Meski Alami Peretasan Terbesar dalam Sejarah Kripto

    Bybit baru saja mengalami peretasan besar senilai $1,4 miliar, yang disebut-sebut sebagai pencurian kripto terbesar dalam sejarah.

    Meski begitu, Bybit tetap mempertahankan cadangan yang melebihi kewajibannya, menurut data dari DefiLlama.

    Dampak Peretasan terhadap Bybit

    Dilaporkan Cointelegraph, serangan yang terjadi pada 21 Februari ini mengakibatkan pencurian lebih dari $1,4 miliar dalam bentuk Ether yang dipertaruhkan (staked Ether), Mantle Staked ETH (mETH), serta berbagai token ERC-20 lainnya.

    Setelah insiden tersebut, nilai total aset Bybit mengalami penurunan drastis lebih dari $5,3 miliar, termasuk dana yang hilang akibat peretasan.

    Namun, di tengah krisis ini, laporan dari auditor independen Proof-of-Reserve (PoR), Hacken, menegaskan bahwa cadangan Bybit tetap lebih besar dibanding kewajibannya. Dalam sebuah unggahan di X pada 21 Februari, Hacken menyatakan bahwa dana pengguna tetap terjamin sepenuhnya.

    Respon Cepat Bybit dan Dukungan Industri

    Bybit berhasil menangani lebih dari 350.000 permintaan penarikan dalam waktu 10 jam, dengan 99,9% transaksi terselesaikan pada pukul 1:45 pagi UTC. CEO Bybit, Ben Zhou, mengungkapkan dalam unggahannya di X pada 22 Februari bahwa timnya bekerja tanpa henti untuk menjaga semua layanan tetap berjalan.

    Tak hanya itu, berbagai bursa kripto lainnya turut membantu Bybit dengan memberikan transfer darurat, di antaranya Binance dengan 50.000 Ether, Bitget dengan 40.000 Ether, dan Du Jun (pendiri HTX Group) dengan 10.000 Ether.

    Siapa di Balik Serangan Ini?

    Para analis keamanan blockchain, termasuk Arkham Intelligence dan detektif on-chain ZachXBT, melacak bahwa peretasan ini kemungkinan dilakukan oleh Lazarus Group, kelompok peretas yang berafiliasi dengan Korea Utara. Lazarus Group sebelumnya juga dikaitkan dengan serangan terhadap jaringan Ronin senilai $600 juta.

    Meir Dolev, salah satu pendiri dan CTO Cyvers, menyebut bahwa metode yang digunakan dalam peretasan ini mirip dengan insiden pada WazirX ($230 juta) dan Radiant Capital ($58 juta).

    Para peretas berhasil menipu penanda tangan dompet dingin multisig Ethereum Bybit untuk menyetujui perubahan logika kontrak pintar yang berbahaya, sehingga memungkinkan mereka menguasai dompet dan mentransfer dana ke alamat yang tidak diketahui.

    Peringatan bagi Industri Kripto

    Serangan terhadap Bybit ini menjadi pengingat bahwa bahkan platform perdagangan kripto terbesar dengan langkah-langkah keamanan ketat pun masih rentan terhadap ancaman siber. Sepanjang 2024, peretas yang diduga dari Korea Utara juga telah melakukan serangan terhadap DMM Bitcoin ($305 juta), Upbit ($50 juta), Radiant Capital ($50 juta), dan Rain Management ($16 juta).

    Otoritas Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam aktivitas peretasan yang diduga digunakan untuk mendanai program pengembangan senjata nuklir Korea Utara. Bahkan, pemerintah Korea Selatan telah memberikan sanksi kepada 15 warga Korea Utara yang diduga terlibat dalam pencurian aset kripto ini.

    Meski menghadapi tantangan besar, Bybit menunjukkan ketahanan luar biasa dalam menjaga operasionalnya tetap berjalan dan memastikan keamanan dana penggunanya. Namun, insiden ini juga menjadi peringatan bagi seluruh industri kripto untuk terus meningkatkan sistem keamanan mereka agar tidak menjadi korban serangan berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dominasi Bitcoin Melonjak Tinggi Pasca Peretasan Bybit

    Dominasi Bitcoin melonjak pasca peretasan besar-besaran kembali mengguncang dunia kripto. Kali ini, bursa perdagangan kripto Bybit menjadi korban serangan siber yang mengakibatkan hilangnya Ethereum senilai $1,4 miliar.

    Insiden ini menimbulkan berbagai reaksi dari tokoh-tokoh penting di industri kripto, termasuk Adam Back, Samson Mow, dan komunitas Ethereum. Peristiwa ini juga berkontribusi terhadap lonjakan dominasi Bitcoin di pasar.

    Peretasan Bybit dan Dugaan Keterlibatan Lazarus Group

    Menurut para analis, serangan ini diduga dilakukan oleh kelompok peretas terkenal Lazarus, yang berbasis di Korea Utara. Lazarus dikenal sebagai dalang di balik berbagai peretasan besar yang menargetkan industri keuangan dan kripto selama bertahun-tahun. Kejahatan siber ini semakin memperkuat kekhawatiran tentang keamanan platform perdagangan aset digital.

    Dikutip U Today, CEO dan salah satu pendiri Bybit, Ben Zhou, mengonfirmasi bahwa para peretas mulai mencuci Ethereum yang dicuri dengan mengonversinya ke Bitcoin melalui platform Chainflip.

    Zhou pun meminta bantuan komunitas dan berbagai jembatan blockchain untuk memblokir transaksi yang dilakukan oleh peretas. Selain itu, Bybit berencana meluncurkan program hadiah bagi siapa saja yang dapat membantu melacak atau memulihkan dana yang telah dicuri.

    Dominasi Bitcoin Melonjak Pasca Peretasan

    Adam Back, cypherpunk sekaligus CEO Blockstream, menanggapi insiden ini dengan kritik tajam terhadap Ethereum. Ia menyatakan bahwa peretasan terhadap kontrak EVM (Ethereum Virtual Machine) sudah terlalu sering terjadi dan membuktikan kelemahan fundamental dalam desain Ethereum.

    Back menyebut teknologi EVM sebagai “kompleks, rapuh, dan sulit diamankan.” Ia juga menegaskan bahwa selama bertahun-tahun, miliaran dolar telah hilang akibat kelemahan ini.

    Ia menambahkan bahwa dominasi Bitcoin di pasar semakin meningkat akibat peretasan ini. Keamanan Bitcoin yang lebih terdesentralisasi dan tidak bergantung pada kontrak pintar seperti Ethereum menjadikannya pilihan yang lebih menarik bagi investor.

    Mantan Chief Strategy Officer Blockstream, Samson Mow, turut mengkritik Ethereum dengan menyarankan agar Vitalik Buterin melakukan hard fork untuk membalikkan transaksi yang telah dilakukan oleh peretas.

    Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2016, Ethereum pernah melakukan hard fork setelah peretasan DAO, yang kemudian menyebabkan perpecahan antara Ethereum (ETH) dan Ethereum Classic (ETC). Namun, usulan ini masih menuai perdebatan di komunitas kripto.

    Respons Bursa Kripto Lain dan Dampaknya pada Pasar

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 23 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 23 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menanggapi peretasan ini, beberapa bursa kripto utama seperti Binance, Bitget, dan MEXC telah memberikan pinjaman kepada Bybit untuk membantu menjaga likuiditasnya. CEO Binance, Richard Teng, serta mantan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), turut menyuarakan dukungan mereka terhadap Bybit.

    Sementara itu, dampak dari insiden ini cukup signifikan terhadap pasar kripto. Harga beberapa aset digital utama, termasuk XRP, ADA, SHIB, dan DOGE, mengalami penurunan akibat tekanan likuidasi besar-besaran.

    Total nilai likuidasi kripto dilaporkan mencapai $556 juta dalam kurun waktu yang singkat. Sementara itu, Bitcoin justru mengalami peningkatan dominasi di pasar sebagai aset yang lebih aman dibandingkan dengan Ethereum.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kegilaan Memecoin Solana Mulai Meredup, Apa yang Terjadi?

    Demam pencetakan token di jaringan Solana tampaknya mulai mereda setelah sebelumnya mengalami lonjakan besar pada awal tahun ini.

    Fenomena ini terjadi seiring dengan meningkatnya pengawasan terhadap memecoin yang sering kali dikaitkan dengan spekulasi dan potensi penipuan.

    Penurunan Drastis Peluncuran Token

    Menurut data dari Solscan, jumlah peluncuran token harian di Solana mengalami penurunan tajam, dari rekor tertinggi 95.578 token pada 26 Januari menjadi hanya 49.779 token pada 19 Februari. Angka ini menjadi yang terendah sejak Tahun Baru 2025.

    Gelombang kegilaan memecoin ini sempat memuncak pada bulan Januari setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, meluncurkan sepasang token yang memicu tren memecoin yang didorong oleh tokoh politik. Namun, tren ini kini mulai kehilangan momentumnya.

    Skandal Memecoin dan Dampaknya

    Kegilaan memecoin mendapat pukulan besar setelah Presiden Argentina, Javier Milei, mencuit tentang token Libra (LIBRA) yang diklaim terkait dengan pertumbuhan ekonomi Argentina.

    Namun, hanya dalam hitungan jam, postingan tersebut dihapus, dan pencipta token tersebut menghadapi tuduhan perdagangan orang dalam serta penipuan terhadap investor senilai $251 juta. Menurut perusahaan data Nansen, 86% pedagang LIBRA mengalami kerugian minimal $1.000 akibat kasus ini.

    Pump.fun Tertekan, Pendapatan Anjlok

    Pump.fun, platform yang bertanggung jawab atas sekitar 60% peluncuran token di Solana, juga merasakan dampaknya. Pada 19 Februari, platform ini hanya mencatat 35.152 token baru, angka terendah sejak Natal 2024. Pendapatannya pun merosot menjadi $1,69 juta, terendah sejak awal November menurut data dari Dune Analytics.

    Dampak bagi Altcoin dan Langkah Regulasi

    Gairah memecoin yang berlebihan di kalangan investor ritel menimbulkan kekhawatiran di industri kripto. Beberapa analis mengkhawatirkan bahwa dana yang dialokasikan ke memecoin dapat membatasi pertumbuhan pasar altcoin secara keseluruhan.

    Cointelegraph melaporkan bahwa 24% dari 200 token kripto teratas saat ini diperdagangkan pada titik terendah dalam lebih dari satu tahun.

    Tokoh-tokoh industri juga mulai menyuarakan kekhawatiran mereka. Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, dalam sesi “Ask Me Anything” berbahasa Mandarin mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap tren kasino di dunia blockchain.

    Sementara itu, CEO Coinbase, Brian Armstrong, menilai bahwa beberapa memecoin telah “melampaui batas,” bahkan sampai melibatkan praktik perdagangan orang dalam.

    Sebagai respons terhadap maraknya kasus penipuan dan pelanggaran dalam ekosistem kripto, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada 20 Februari mengumumkan pembentukan Unit Cyber dan Teknologi Baru. Unit ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas blockchain dan kripto dengan fokus utama pada perlindungan investor ritel.

    Gegap gempita memecoin di jaringan Solana yang sempat mencapai puncaknya kini mulai meredup. Tekanan regulasi, skandal penipuan, dan turunnya minat investor menyebabkan jumlah peluncuran token menurun drastis.

    Sementara industri kripto terus berkembang, tren ini menjadi pengingat bahwa kegilaan spekulatif tanpa dasar yang kuat dapat berujung pada konsekuensi besar bagi para pelaku pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com