Tag: crypto

  • Me-manage Ekspektasi Saat Mulai Masuk Pasar Crypto

    Siapa sih yang masuk pasar crypto bukan untuk mencari cuan? Saya yakin hampir semua orang membeli aset crypto untuk mendapatkan keuntungan. Baik itu untuk jangka pendek atau jangka panjang. Semua orang sadar potensi keuntungan yang bisa didapatkan dengan berinvestasi Bitcoin, Ethereum, dan lainnya. Namun, apakah Anda sudah bisa menempatkan ekspektasi yang tepat? Agar Anda tidak kecewa setelah memulai masuk ke pasar crypto, mari kita lakukan sedikit perhitungan terkait berapa persen, atau berapa potensi profit dan loss yang bisa Anda dapatkan di pasar crypto

    Investasi dan HODL – Harus Sabar

    Saat Anda membeli aset crypto dan berniat untuk investasi, pada dasarnya potensi profit Anda bisa di atas 200%. Namun yang perlu Anda pahami adalah saat berinvestasi, profit bukan untuk Anda dapatkan besok, minggu depan, bahkan tahun depan. Pada dasarnya, jika Anda melakukan investasi dan HODL, dalam artian Anda membeli aset crypto bukan untuk diperdagangkan, persiapkan waktu sekitar 3-5 tahun paling tidak. Jika Anda perhatikan sejarah Bitcoin, perlu waktu beberapa bulan bahkan tahun menunggu momentum untuk terjadinya “bull run” seperti di akhir 2017.

    Kesabaran lainnya yang Anda perlukan adalah menunggu harga yang optimal untuk membeli. Anda tidak mau kan, membeli saat harga berada di puncak “bull-run”?

    Spot Trading – 5-20% Profit per Trade

    Spot trading, Anda membeli aset crypto saat hargaangnya agak rendah, lalu menjualnya saat harganya agak tinggi. Perdagangan yang Anda lakukan bisa terjadi beberapa hari atau minggu (swing trading), di hari yang sama (day trading), scalping (jual beli sangat cepat), atau arbitrage (beli dan jual di bursa yang berbeda). Sesekali memang harga aset crypto bisa pump dan menaikkan potensi profit Anda ke atas 50%, atau dump dan memberikan potensi Anda untuk membeli di harga yang bagus, namun pada dasarnya, ekspektasikan keuntungan 5-20% per trading. Menempatkan ekspektasi berlebihan di sini, harga malah bisa berbalik dan Anda malah merugi

    Contract Trading – 100% Profit atau 100% Loss

    Di tahun 2020, banyak platform yang menawarkan trading kontrak (futures, margin trading, dan lainnya). Trading tipe ini sangat menggiurkan karena Anda bisa mendapatkan keuntungan hingga 100% sehari, bahkan lebih. Anda bisa memakai leverage, artinya, Anda bisa “meminjam” uang untuk seolah-olah ber-trading dengan uang yang besar, dengan modal Anda sebagai collateralnya. Keuntungan lainnya adalah Anda masih bisa untung walaupun harga turun dengan fitur Short (jual kosong).

    Namun berhati-hatilah! Tipe trading seperti ini adalah tipe yang sangat beresiko. Anda bisa kehilangan semua uang anda sekejap. Bayangkan bahwa volatilitas crypto membuatnya lebih beresiko daripada kelas aset lainnya (misalkan saham atau surat hutang). Menggunakan contract trading, resiko crypto yang tinggi tadi, dikalikan jumlah leveragenya (5, 10, bahkan bisa 100x)

    Sebelum Memulai – Invest in Your Brain!

    Lakukan hal yang tepat dulu sebelum masuk ke pasar crypto, belajar.

    Sebelum Anda mengeluarkan uang untuk berinvestasi di Bitcoin, Ethereum, pastikan Anda menghabiskan uang, waktu, dan tenaga untuk membuat Anda punya skill yang tepat untuk investasi atau trading. Karena jika tidak, Anda hanya akan membuang-buang waktu di pasar crypto



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hanya dengan Duduk Manis Bisa Dapat TKO Gratis

    Saat ini, kondisi market kripto sedang mengalami koreksi. Harga bitcoin sendiri sebagai mother of crypto mengalami penurunan hingga -9,50%. 

    Memang, aset kripto memiliki volatilitas dan fluktuasi yang cukup tinggi. Tergolong sebagai sarana investasi baru, market aset kripto pun belum sepenuhnya terbentuk sehingga memiliki sentimen terhadap isu-isu yang dikaitkan dengan aset itu sendiri. 

    Baca Juga: Bitcoin dan Sejumlah Altcoin Mulai Pullback, Akankah Segera Normal?

    Dalam masa koreksi ini tidak sedikit investor yang panik dan melakukan cut loss, namun momen ini banyak dimanfaatkan bagi sebagian besar investor untuk mengakumulasi kepemilikan aset kriptonya, atau dengan kata lain menjadikan kesempatan “diskon besar-besaran” ini untuk menambah jumlah investasinya di aset kripto. 

    kegiatan minim usaha dengan keuntungan maksimal adalah idolah setiap orang. Walaupun dalam kondisi pasar ini, para investor khususnya user Tokocrypto memiliki kesempatan untuk mendapatkan TKO gratis. 

    Total hadiah 72.000 TKO dibagi-bagikan oleh Tokocrypto dan bisa diperoleh dengan hanya menyelesaikan misi tertentu tiap harinya. 

    Baca selengkapnya disini dan dapatkan TKO gratis, tiap hari! 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Momen Halving Bitcoin Akan Berdampak Besar Pada Ruang Crypto

    Pada bulan Mei 2020, hadiah Bitcoin yang ditambang akan menjadi 6,25. Momen halving telah lama diprediksi akan memberi tekanan pada harga. Seorang analis menunjukkan pentingnya langkah ini dengan membandingkannya dengan komoditas terbatas lainnya.

    Analis PlanB mencuit grafik unik yang melihat rasio Stock-to-Flow (S2F) Bitcoin. Rasio ini adalah metrik yang membandingkan jumlah yang tersedia dengan tingkat produksi. Ini sering digunakan dengan logam mulia untuk memprediksi keuntungan produksi.

    Grafik ini terkait dengan artikel yang ditulis oleh PlanB tahun lalu. Ia mencatat bahwa Bitcoin saat ini memiliki rasio Stock-to-Flow 25 (sekarang 27).

    Ini berarti bahwa pada tingkat produksi saat ini, akan diperlukan 27 tahun untuk menambang jumlah yang ada sekarang. Namun, Halving akan menyebabkan angka ini menjadi dua kali lipat, karena hadiah dikurangi setengahnya.

    PlanB telah menunjukkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, terdapat korelasi yang sangat jelas antara harga pasar Bitcoin dan rasio S2F-nya. Dia memperkirakan bahwa jika trend ini terus berlanjut, cryptocurrency andalannya dapat segera memiliki kapitalisasi pasar sebesar $ 1 Triliun, atau $ 55.000 per koin.

    Analisis yang diajukan oleh PlanB cukup meyakinkan. Ini memperkuat argumen dari analis lain yang telah memperkirakan lonjakan harga besar karena Halving.

    Namun, yang patut dicatat adalah fakta bahwa Bitcoin masih dalam proses. Untuk terus mempertahankan nilai, ia harus terus mencapai adopsi massal dan tetap mendominasi ruang cryptocurrency.

    Lightning Network belum digunakan secara massal dan masih banyak projek yang sedang berjalan. Solusi ini mempunyai dampak yang signifikan terhadap Bitcoin karena solusi ini menyelesaikan masalah dalam Bitcoin.

    Apakah Bitcoin akan tetap mendominasi di ruang cryptocurrency? Akankah harga menjadi $55.000 (Rp 927 Juta)?

    sumber





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Game AR berhadiah Crypto Ini Bantu Promosikan Social Distancing

    Pandemi coronavirus menyebabkan resesi ekonomi global terburuk di antara semua sektor bisnis sejak 1929. Anggaran iklan dan pemasaran saja bisa menyebabkan kerugian $3 miliar pada tahun 2020.

    Baik merek tradisional dan perusahaan kripto pun mengganti iklan profil tinggi mereka dengan pos anggaran rendah dalam upaya untuk memerangi pandemi yang meningkat.

    Industri Crypto Ambil Bagian di Social Distancing

    Triffic, permainan augmented reality gratis yang memberikan reward kepada pemain dengan cryptocurrency, melakukan bagian mereka untuk mempromosikan  gerakan social distancing atau yang sekarang mulai diganti dengan psychicall dstancing di antara pengguna mereka.

    Pada tanggal 26 Maret, startup mengumumkan di Twitter bahwa pengguna beta sekarang dapat mengumpulkan barang-barang khusus dalam ruangan yang terbatas, seperti gulungan toilet, pembersih tangan, dan masker wajah. Dengan berpartisipasi, pengguna dapat membantu mengumpulkan uang untuk membantu melawan COVID-19.

    “Triffic menaikkan hingga $ 10.000 untuk COVID-19 Response dengan menyumbangkan Token GPS setiap kali pengguna beta mengumpulkan Augmented Reality, toilet roll, pembersih tangan atau #facemask, ”  cuit triffic di akun twitternya.

    Dikutip dari Cointelegraph, Triffic mengatakan bahwa model bisnisnya didasarkan pada kemampuan penggunanya untuk bergerak bebas dan mengumpulkan suar. Dengan banyaknya orang yang  tidak bisa keluar rumah mereka memutuskan untuk menerapkan ide ini sebagai cara untuk membantu meningkatkan kesadaran sosial.

    Tujuan perusahaan adalah menyumbang sekaligus mempromosikan uji beta game mereka pada saat yang sama.

    WHO pun merekomendasikan social distancing sebagai cara untuk memperlambat penyebaran virus Covid-19. Sejauh ini, upaya ini telah berhasil di negara-negara seperti Cina dan Korea Selatan di mana virus banyak tersebar.

    Perusahaan lain juga melakukan bagian mereka. Daripada menunda tanggal konferensi mereka, Crypto Asia Summit mengumumkan bahwa mereka akan memindahkan acara mereka secara online. Acara tersebut mengundang 30 pembicara untuk berkontribusi pada pertemuan. Setiap pembicara akan memiliki tautan  sendiri untuk diakses orang secara online.

    Seperti dilaporkan Cointelegraph sebelumnya, adopsi crypto di sektor pembayaran meningkat karena wabah COVID-19. Antara lain, telah mendorong Banco Sella Italia untuk meluncurkan layanan perdagangan Bitcoin untuk membantu memfasilitasi transfer uang internasional.

    Selain itu Partai Demokrat AS juga mempertimbangkan digital dollar sebagai stimulus untuk mengatasi dampak ekonomi dari Covid-19. Digital dollar pun memiliki kinerja yang hampir mirip dengan Bitcoin.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocypto Resmi Hadir di Indonesia

    INBLOCKS 2018 Menjadi Tonggak Penting Dalam Kehadiran Tokocrypto di Indonesia

    Bertempat di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Tokocrypto secara resmi mengumumkan kehadirannya di Indonesia. Mulai beroperasi sejak April 2018, Tokocrypto memiliki visi untuk menjadi bursa dagang aset digital terbesar di Indonesia.

    Untuk itu, Tokocrypto melakukan berbagai isiatif, mulai dari melakukan edukasi kepada publik, menjalin relasi dengan komunitas dan media, serta secara aktif melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah sebagai pembuat regulasi.

    “Teknologi blockchain telah berkembang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan tidak sedikit yang menyatakan blockchain merupkan teknologi revolusioner berikutnya. Tokocrypto hadir untuk menjadi bursa dagang aset digital terdepan di Indonesia. Kami pun secara aktif menjalin hubungan dengan komunitas, pemerintah, dan tentu saja dengan media. Melalui peran aktif ini, kami ingin menyalurkan informasi, edukasi, dan penyembangan terkait digital aset dan blockchain di Indonesia,”– Pang Xue Kai, Co-Founder & CEO Tokocrypto.

    Tokocrypto sadar bahwa isu keamanan dan pengetahuan publik masih sangat terbatas, khususnya terkait bursa dagang terbatas untuk aset digital. Karena itulah Tokocrypto menghadirkan platform yang sederhana dan mudah dipahami, dapat melakukan transkasi secara cepat, dan tentu saja aman.

    Sebagai bentuk nyata menjadikan platform ini terdepan dalam hal perdagangan aset digital, Tokocrypto memperkenalkan Tokocrypto Ekosistem.

    Tokocrypto Ekosistem

    Ekosistem yang dimaksudkan adalah 3 fungsi penting yang saat ini telah berjalan dan akan terus dikembangkan, yaitu News, Outreach, serta Launchpad.

    Toko News

    Toko News bertujuan untuk menghubungkan orang Indonesia dengan informasi terkini terkait aset kripto, dan akan berkolaborasi dengan media untuk menghadirkan konten yang dapat diandalkan dalam Bahasa Indonesia. Selain tentang aset kripto, Toko News juga akan memberikan informasi dan tips untuk mengoptimalkan berbagai fitur yang ada di Tokocrypto.

    Toko Outreach

    Inisiatif Toko Outreach memungkinkan individu maupun kelompok komunitas untuk berkumpul dan berbagai pengetahuan teknis tentang aset digital dan teknologi blockchain.

    Tokocrypto juga siap berkerjasama dengan berbagai universitas untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi blockchain. Dan apabila ada mahasiswa yang tertarik untuk magang di Tokocrypto, kami pun siap menerima untuk ilmu yang relevan.

    Selain itu, Tokocrypto juga akan bekerjasama dengan komunitas blockchain dan aset kripto di Indonesia, seperti Etherium Indonesia, IBN, ICN, dan lainnya.

    Tokocrypto juga bekerjasama dengan partner lainnya, salah satunya Infonesia, yang memungkinkan Tokocrypto untuk melakukan komunikasi dua arah dengan publik. INBLOCKS 2018 sendiri merupakan salah bentuk nyata dari inisiatif kedua ini.

    Toko Launchpad

    Melalui Toko Launchpad, publik diharapkan mendapatkan akses untukberpartisipasi dalam proyek aset digital yang ada di Indonesia maupun di luar, serta juga memberkan platform bagi para pelaku blockhain maupun aset digital di Indonesia untuk memulai proyek mereka sendiri.

    Launchpad diharapkan dapat menjadi jembatan bagi mereka yang masih awamuntuk mengenal lebih jauh dunia aset digital. Toko Launchpad akan memanfaatkan keahlian dalamhal teknis, pemasaran, operasi dan pengembangan bisnis dari seluruh dunia untuk memberikan panduan kepada proyek-proyek yang potensial.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Genesis Terancam Bangkrut Potensi Kirim Bitcoin ke Titik Rendah Baru

    Perusahaan pemberi pinjaman aset kripto, Genesis, dikabarkan memiliki potensi untuk bangkrut, jika tidak mendapatkan modal baru untuk operasional bisnisnya. Genesis merupakan salah satu perusahaan yang terpaksa menghentikan penarikan dana, setelah memiliki eksposur dengan FTX.

    Perusahaan dilaporkan menghadapi kesulitan mengumpulkan uang untuk unit pinjamannya dan mengatakan kepada investor bahwa mereka harus mengajukan kebangkrutan, menurut laporan Bloomberg mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

    The Wall Street Journal, juga mengutip sumber melaporkan bahwa Genesis mencari dana dari Binance dan Apollo Global Management. Binance telah menolak untuk berinvestasi, dengan alasan potensi konflik kepentingan.

    Genesis dan FTX

    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.
    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Melihat Potensi Cuan Token Kripto saat Piala Dunia 2022

    Dilaporkan pada 16 November, Genesis mengumumkan telah menghentikan sementara penarikan dengan alasan “gejolak pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya” setelah keruntuhan FTX. Perusahaan sebelumnya mengungkapkan pada 10 November bahwa ada dana senilai sekitar US$ 175 juta yang tertahan di akun perdagangan FTX.

    Kebangkrutan FTX membuat Genesis menghadapi krisis likuiditas dan sedang mencari pinjaman darurat besar-besaran untuk menyelamatkannya dari nasib serupa.

    Penularan kehancuran FTX tersebar luas, dan Genesis telah menjadi salah satu yang paling terpukul. Itu telah menerima miliaran FTT -token asli FTX- sebelum kebangkrutan perusahaan. Selain itu, tingkat ketergantungannya pada FTX dapat menyebabkan kejatuhannya sendiri.

    Bantahan

    Seorang juru bicara Genesis mengatakan kepada Cointelegraph bahwa tidak ada rencana untuk mengajukan kebangkrutan “dalam waktu dekat” dan terus melakukan diskusi “konstruktif” dengan kreditor.

    “Kami tidak memiliki rencana untuk mengajukan kebangkrutan dalam waktu dekat. Tujuan kami adalah untuk menyelesaikan situasi saat ini secara konsensus tanpa perlu mengajukan kebangkrutan. Genesis terus melakukan percakapan yang konstruktif dengan para kreditur.”

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Melihat Koleksi NFT Cristiano Ronaldo dengan Binance, Keunggulannya?

    Berita awal yang menyebutkan Genesis berpotensi untuk bangkrut mengirim Bitcoin (BTC) ke level terendah baru dua tahun di US$ 15.480. Tapi harga telah sepenuhnya pulih kembali ke tempat sebelum cerita Bloomberg keluar, diperdagangkan sekitar US$ 15.786 pada pembaruan ini.

    Harga Bitcoin bereaksi terhadap tekanan yang ditempatkan di pasar oleh penularan FTX yang meluas, mencapai level terendah tahunan setelah periode di mana banyak orang mengira titik terendah bear market telah ditemukan.

    Data dari Glassnode menunjukkan Bitcoin: Realized Profit and Loss sebesar US$ 1,45 miliar untuk pekan tanggal 12 November, menempati peringkat keempat terbesar dalam sejarah.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri Chiliz Alokasikan 38 Juta CHZ Bantu Pengguna FTX Terdampak

    Pendiri dan CEO Chiliz, Alexandre Dreyfus, mengalokasikan 38 juta CHZ untuk pengguna individu yang tidak dapat menarik dana mereka dari FTX. Pengguna sekarang dapat menerima kompensasi hingga US$ 10.000 sebagai bagian dari inisiatif ini.

    Runtuhnya salah satu crypto exchange terbesar, FTX, mengirimkan gelombang kejutan di industri. Berbagai pemimpin di berbagai platform kripto mengambil langkah untuk menyuntikkan kepastian di tengah kekacauan.

    Chiliz Tawarkan Bantuan

    Pada 13 November, Dreyfus mengumumkan rencana pemulihan di Twitter. ia akan mengalokasikan 38 juta CHZ ke alamat publik untuk mengkompensasi hingga US$ 10.000 per pengguna FTX yang memegang Chiliz di bursa.

    Baca juga: BLACKPINK Menangkan Best Metaverse Performance di MTV EMA 2022

    Dilaporkan BeInCrypto, inisiatif dari Chiliz ini muncul beberapa hari setelah CEO TRON, Justin Sun, mengambil pendekatan serupa. TRON Labs mengajukan kesepakatan dengan FTX untuk mendukung rencana pemulihan TRX Sun.

    Sementara itu, pertukaran derivatif, Bitget mengumumkan “dana pembangun” US$ 5 juta untuk membantu investor yang dirugikan dalam insiden FTX. Sekarang sepertinya pengguna FTX memiliki peluang kecil untuk memulihkan dana mereka, mengingat pertukaran tersebut memiliki liabilitas hampir US$ 9 miliar sementara hanya memegang US$ 900 juta aset likuid.

    CHZ Tumbuh

    Ilustrasi Chiliz (CHZ).
    Ilustrasi Chiliz (CHZ).

    Baca juga: Binance Siapkan Dana Pemulihan, Bantu Perusahaan Kripto dari Krisis

    Sisi baiknya, CHZ mencatat peningkatan besar dalam pertumbuhan jaringannya. Berdasarkan data Santiment, pertumbuhan jaringan blockchain melonjak menjadi 2686. Ini berarti sejumlah besar alamat telah bergabung dengan jaringan. Ini juga menyiratkan bahwa lebih banyak investor percaya pada proyek terlepas dari kondisi pasar.

    Selain itu, sentimen tertimbang CHZ meninggalkan posisi terendah yang pulih pada 12 November. Naik ke 1,429 dalam hal itu menunjukkan bahwa token dapat menangkis keadaan bearish dalam beberapa hari mendatang.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Batal Akuisisi FTX: Masalah Keuangan Sulit Diatasi

    Binance telah membatalkan kesepakatan untuk mengakuisisi kripto exchange saingannya, FTX. Dalam perkembangan yang mengejutkan dari kisah antara dua platform exchange ini, tampaknya kesepakatan tidak lagi berlaku.

    Sebelumnya, kedua platform telah secara terbuka menyetujui persyaratan untuk melakukan aksi akuisisi, tetapi tampaknya tidak membuahkan hasil. Pernyataan resmi dari Binance telah mengindikasikan bahwa masalah dalam FTX lebih mengerikan daripada yang diasumsikan.

    “Sebagai hasil dari uji tuntas perusahaan, serta laporan berita terbaru tentang dana pelanggan yang salah penanganan dan dugaan penyelidikan agensi AS, kami telah memutuskan bahwa kami tidak akan mengejar potensi akuisisi FTX.com,” Juru Bicara Binance itu mengatakan kepada CoinDesk.

    Masalah FTX

    Ilustrasi Binance
    Ilustrasi Binance. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Industri Blockchain Positif Ciptakan Lapangan Pekerjaan di Indonesia

    Juru Bicara Binance menambahkan pada awalnya mereka berharap dapat mendukung pelanggan FTX untuk menyediakan likuiditas, tetapi masalah di luar kendali atau kemampuan perusahaan untuk membantu.

    “Setiap kali pemain utama dalam suatu industri gagal, konsumen ritel akan menderita. Kami telah melihat lebih dari beberapa tahun terakhir ekosistem kripto menjadi lebih tangguh dan kami percaya pada waktunya bahwa outlier yang menyalahgunakan dana pengguna akan tersingkir oleh pasar bebas,” jelasnya.

    “Ketika kerangka peraturan dikembangkan dan industri terus berkembang menuju desentralisasi yang lebih besar, ekosistem akan tumbuh lebih kuat.”

    FTX Diprediksi Bangkrut?

    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.
    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Drama Binance, FTX & Alameda Research Bikin Market Kripto Kocar-kacir

    Belum ada pernyataan yang dibuat oleh FTX, dengan opsi yang semakin terbatas dari hari ke hari. Perjanjian tersebut awalnya dibuat untuk melindungi pelanggan, dan terus melindungi industri. Sepertinya posisi FTX telah sulit dan diproyeksikan menuju kebangkrutan.

    Token kripto FTT yang terus turun dan kesulitan likuidasi yang menghantam, FTX tampak sangat membutuhkan bantuan. Panggilan itu dijawab oleh Binance, yang setuju untuk menandatangani letter of intent untuk mengakuisisi pesaing mereka.

    Dengan berita yang muncul sepanjang hari bahwa kesepakatan itu mungkin dalam bahaya, Binance telah secara resmi membatalkan akuisisi. Dalam sebuah pernyataan, terungkap bahwa masalah yang mengganggu FTX jauh lebih buruk dari yang diperkirakan sebelumnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dua Misteri Terbesar dalam Sejarah Aset Kripto

    Ruang aset kripto diselimuti misteri dan kerahasiaan. Itu tidak mengherankan, karena anonimitas adalah salah satu fondasi utama dari industri yang terdesentralisasi.

    Ada banyak misteri di dunia. Namun, misteri zaman modern di dunia digital adalah sesuatu yang baru. Dengan itu, mari kita lihat dua misteri terbesar di sektor aset kripto yang dilansir Watcher Guru.

    1. Siapa Satoshi Nakamoto?

    Pada tanggal 31 Oktober 2008, sebuah makalah berjudul “Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System” dikirim ke milis kriptografi. Makalah tersebut menggambarkan bagaimana rekan-rekan dapat mengirim nilai pertukaran antara satu sama lain tanpa harus bergantung pada kepercayaan. Penulis makalah itu bernama Satoshi Nakamoto. Namun, tidak ada yang tahu siapa orang ini.

    Ilustrasi Satoshi Nakamoto. Foto: Getty Images.
    Ilustrasi Satoshi Nakamoto. Foto: Getty Images.

    Baca juga: NGOBRAS Season 2: Dampak Elon Musk Akuisisi Twitter ke Market Kripto

    Sekarang, selama 14 tahun sejarahnya, banyak orang telah dituduh sebagai Satoshi. Menurut Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum (ETH), Hal Finney adalah kandidat yang paling mungkin untuk mengisi posisi Satoshi.

    Finney adalah seorang ilmuwan komputer yang merupakan pengembang awal Bitcoin, dan dia juga penerima transaksi Bitcoin pertama dari dompet Satoshi. Selain itu, Finney tinggal di lingkungan yang sama dengan Dorian Satoshi Nakamoto, yang juga dituduh sebagai pembuat kode anonim.

    Namun, Dorian membantah klaim tersebut. Mungkin Finney menggunakan nama tetangganya untuk tidak menonjolkan diri. Sayangnya, Finney meninggal pada tahun 2014 karena komplikasi ALS.

    Kandidat Lain

    Nick Szabo adalah kandidat lain yang telah dipertimbangkan untuk menjadi Satoshi. Szabo adalah penggemar mata uang terdesentralisasi dan menulis makalah untuk “Bit Gold”, yang merupakan pendahulu dari awal Bitcoin. Selain itu, Szabo dikenal sebagai penggemar penggunaan nama samaran; Inisial Szabo, NS, kebalikan dari Satoshi, SN.

    Kandidat lain yang mungkin adalah Adam Back. Back adalah salah satu dari dua orang pertama yang menerima email dari Satoshi. Back juga merupakan pencipta Hashcash, sistem Proof-of-Work (POW) yang dirancang untuk membatasi penipuan email. Banyak orang bahkan menunjukkan gaya penulisan Back cocok dengan Satoshi.

    Namun, tidak ada bukti kuat untuk membuktikan salah satu dari tiga identitas sebagai pencipta Bitcoin.

    2. Siapa “Ratu Kripto” Ruja Ignatova?

    Ratu kripto, Ruja Ignatova, Foto: The Guardian.
    Ratu kripto, Ruja Ignatova, Foto: The Guardian.

    Baca juga: Gantikan Indonesia, India Usung Regulasi Kripto Agenda Utama G20 2023

    Ruang aset kripto dipenuhi dengan penipuan. Namun, tidak ada yang lebih terkenal dari Ruja Ignatova, yang dikenal sebagai “ratu kripto”.

    Ignatova lahir di Bulgaria dari orang tua berdarah Roma, Italia. Namun, ketika dia berusia 10 tahun, orang tuanya pindah ke Jerman, dan sebagai hasilnya, dia kemudian memperoleh kewarganegaraan Jerman.

    Onecoin adalah penipuan aset kripto skema ponzi yang didirikan dengan bantuan Ignatova. Pada tahun 2017, penipuan menipu publik sekitar US$ 4 miliar, dan Ignatova telah hilang sejak 25 Oktober di tahun yang sama. Ignatova terakhir terlihat meninggalkan Sofia, ibu kota Bulgaria, menuju Athena.

    Keberadaan Ignatova masih belum diketahui, namun masih banyak yang menduga bahwa ia masih berada di Yunani. FBI Amerika Serikat telah memasukkan Ignatova ke dalam daftar orang yang paling dicari. Selain itu, FBI menawarkan hadiah US$ 100.000 untuk informasi yang dapat mengakibatkan penangkapannya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Exchange Ini Tawarkan Penarikan Kripto Via Visa dan Mastercard

    Exchange kripto, Coinbase sekarang menawarkan penarikan “instan” di hampir 40 negara, termasuk Ameirka Serikat dan Inggris. Fitur baru ini bisa dilakukan melalui layanan Visa dan Mastercard.

    Dikutip The Block, Coinbase mengatakan pelanggannya di AS, Inggris, dan Eropa akan dapat menarik dana dengan kartu debit Visa yang ditautkan. Di AS, exchange kripto ini juga dapat menarik dengan Mastercard mereka.

    “Dengan mengaktifkan penarikan kartu secara real-time melalui kemampuan Visa Direct, Coinbase memberikan pengalaman yang lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih terhubung bagi penggunanya — membuatnya lebih mudah untuk mengubah saldo kripto menjadi fiat, yang dapat dihabiskan di lebih dari 60 juta lokasi pengguna di mana Visa diterima,” kata Terry Angelos, SVP and global head of fintech at Visa.

    10 Merek Ternama yang Terbitkan NFT Sendiri
    Ilustrasi Visa card.

    Baca juga: Coinbase Luncurkan NFT Marketplace, Tampilan Mirip Instagram

    Kerja Sama Google

    Sherri Haymond, wakil presiden eksekutif kemitraan digital di Mastercard, mengatakan Coinbase akan memanfaatkan Mastercard Send, memungkinkan pelanggannya untuk menarik dan menggunakan dana mereka di mana pun debit Mastercard diterima.

    Sebelumnya, Coinbase telah bekerja sama dengan Google. Kemitraan ini dilakukan untuk saling memanfaatkan layanan keduanya. Salah satu hasil kerja sama itu, Coinbase akan memindahkan beberapa aplikasinya ke Google Cloud dari Amazon Web Services.

    Bangun Kerja Sama

    Kemudian, Google juga mengeksplorasi bagaimana ia dapat menggunakan Coinbase Prime, layanan yang menyimpan kripto untuk institusi dengan aman dan memungkinkan mereka untuk melakukan perdagangan.

    Google akan mulai mengizinkan sebagian pelanggannya untuk membayar layanan cloud dengan aset kripto awal tahun 2023. Selain itu, Google mengatakan akan mengeksplorasi penggunaan Coinbase Prime, layanan untuk menyimpan dan memperdagangkan kripto.

    Baca juga: Google Masuk Dunia Blockchain: Terima Pembayaran Kripto



    Sumber : news.tokocrypto.com