Tag: diet seimbang

  • 5 Kombinasi Makanan Salah yang Bisa Bikin Tubuh Lemas


    Jakarta

    Beberapa ahli gizi ini mengungkap lima kombinasi makanan populer yang sebaiknya dihindari. Dari susu dan jeruk hingga kopi dan pisang, ini alasannya!

    Makanan dan minuman memang semakin enak jika dikreasikan, tapi tak semua kombinasi aman. Ada perpaduan tertentu yang justru bikin pencernaan terganggu.

    Banyak ahli gizi yang menegaskan, tubuh punya cara spesifik untuk menyerap nutrisi. Jika makanan tidak selaras, manfaatnya bisa hilang begitu saja.


    Misalnya dengan menggabungkan dua jenis makanan atau minuman menjadi satu racikan. Atau memakan dan meminumnya berbarengan dalam waktu berdekatan.

    Beberapa kombinasi populer ternyata bisa menurunkan energi. Bahkan ada yang membuat tubuh rentan kembung hingga sakit perut.

    Karena itu, penting mengenali pasangan makanan yang sebaiknya dihindari. Dengan begitu, makan tetap enak sekaligus sehat.

    Dikutip dari Real Simple (2/9) berikut 5 makanan yang tak disarankan untuk dicampur:

    1. Susu dan jeruk

    Pesan Latte pakai Susu Bebas Laktosa, Pria Ini Kecewa Ditagih EkstraIlustrasi susu. Foto: LumiNola via Getty Images)

    Minum susu tidak boleh dibarengi dengan makan buah jeruk. Asam sitrat yang terkandung pada buah jeruk bisa membuat protein susu menggumpal di dalam perut.

    Akibatnya, perut akan merasa begah, kembung, hingga sulit mencerna. Kombinasi antara susu dan jeruk sering tak disadari, seperti saat minum jus jeruk setelah susu.

    Padahal dampaknya bisa mengganggu pencernaan sensitif. Lebih baik beri jeda waktu 1-2 jam jika ingin mengonsumsi keduanya.

    “Protein susu yang menggumpal ini dapat lebih sulit dicerna dan dapat menyebabkan gejala seperti gas, kembung, sakit perut, atau gangguan pencernaan,” tutur Avery Zenker, RD, MAN, ahli diet dari University of Guelph di Kanada.

    2. Dark Cokelat dan Susu

    Cokelat hitam atau dark chocolate kaya akan antioksidan flavonoid yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Namun, susu bisa menghambat penyerapannya.

    Jika dikonsumsi bersamaan, manfaat cokelat hitam dalam berkurang berkurang. Kamu hanya akan dapat rasa manis tanpa nutrisi optimal.

    “Memasangkan cokelat hitam dengan susu sebenarnya membatalkan manfaatnya yang menyehatkan jantung,” tutur ahli jantung Dr. Elizabeth Klodas.

    3. Kopi dan Pisang

    Makan pisang sambil minum kopiMakan pisang sambil minum kopi bisa mengganggu kesehatan. Foto: iStock

    Kopi sering dikonsumsi di pagi hari sebagai sumber energi karena dorongan kafein. Tak jarang orang yang memadukan buah pisang sebagai menu sarapan.

    Namun menggabungkan kopi dan pisang merupakan hal yang fatal. Kombinasi keduanya akan mengakibatkan lonjakan energi, kemudian langsung turun drastis.

    “Kombinasi kafein dan karbohidrat yang cepat dicerna menciptakan ilusi energi yang berkelanjutan,” jelas Suhaul Riveria, pendiri Alkaline Herb Shop.

    Akibatnya setelah itu, tubuh akan terasa lemas setelah efeknya hilang. Ini membuat gula darah tidak stabil.

    4. Mie Instan dan Kecap

    Menambahkan kecap asin ke semangkuk mie instan menjadi hal yang lumrah, karena bisa meningkatkan rasa. Namun, perpaduan keduanya bisa menimbulkan masalah kesehatan.

    Mie instan tinggi akan natrium, kemudian ditambah dengan kecap asin yang membuat kadar garam melonjak. Konsumsi natrium berlebihan bisa memicu tekanan darah tinggi.

    “Seiring waktu, asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi,” ujar ahli diet Zenker.

    5. Alkohol dan Kafein

    Viral di TikTok, Kreasi Kopi Espresso Martini Ditaburi Keju ParmesanIlustrasi espresso martini. Foto: Site News/TikTok

    Alkohol dan kafein sering kali dipadukan, misalnya pada racikan espresso martini atau kopi cocktail lainnya. Namun kafein menutupi efek mabuk dari alkohol.

    Kondisi tersebut membuat orang merasa masih kuat padahal tubuh sudah terpengaruh. Efeknya bisa berbahaya karena orang minum lebih banyak dari batas aman.

    “Kafein adalah stimulan sementara alkohol adalah depresan, sehingga kafein dapat menutupi sebagian efek intoksikasi yang dirasakan akibat alkohol,” jelas Zenker.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-hati! 5 Makanan Sehat Ini Justru Bisa Bikin Sakit


    Jakarta

    Makanan sehat sering dianggap aman bagi tubuh dan diet harian. Namun beberapa pilihan populer ternyata bisa menyabotase kesehatan jika dikonsumsi sembarangan.

    Kini banyak orang mulai sadar akan pentingnya pola makan sehat untuk menjaga tubuh tetap fit. Makanan sehat populer sering jadi pilihan utama.

    Namun banyak yang belum tahu beberapa justru berisiko bagi tubuh. Produk yang tampak menyehatkan ternyata bisa mengandung gula, natrium, dan bahan pengawet berlebihan.


    Konsumsi berlebihan tanpa memahami kandungan nutrisinya dan komponen di dalamnya dapat mengganggu kesehatan jangka panjang.

    Hal tersebut diungkap oleh Maria Kupreeva, seorang ahli gizi di The Longevity Lab, dan Pooja Gidwani, pakar kesehatan di Los Angeles.

    Dikutip dari Pedirayudas (15/10) berikut 5 makanan sehat yang bisa berisiko:

    1. Daging Imitasi Nabati

    tidak pakai nama produk daging untuk sajian nabatiIlustrasi daging imitasi berbahan nabati. Foto: iStock

    Daging imitasi nabati sering dianggap alternatif sehat bagi yang vegetarian. Namun banyak produk ini mengandung natrium tinggi dan bahan pengisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Meskipun cocok bagi yang ingin menghindari daging hewani, kandungan pengawet dan garam dalam produk ini bisa berbahaya. Konsumsi berlebihan dapat memperburuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

    Sebagai alternatif, pilihlah sumber protein alami seperti kacang-kacangan, tempe, atau tahu. Makanan ini lebih kaya serat dan rendah natrium, mendukung gaya hidup sehat.

    2. Jus Buah

    Jus buah sering dianggap minuman sehat karena mengandung vitamin. Namun proses pemerasan menghilangkan serat yang penting untuk pencernaan dan kontrol gula darah.

    Tanpa serat, jus buah dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Hal ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan masalah metabolik lainnya.

    Sebagai gantinya, bisa konsumsi buah utuh untuk mendapatkan manfaat seratnya. Buah utuh juga memberikan rasa kenyang lebih lama dan lebih rendah kalori.

    3. Oatmeal Instan

    Ilustrasi oatmealIlustrasi oatmeal Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Oatmeal instan kerap jadi pilihan sarapan sehat dan praktis. Namun banyak produk ini mengandung gula tambahan yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas.

    Meskipun mengandung serat, gula tambahan dalam oatmeal instan dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Konsumsi berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan metabolik.

    Untuk alternatif, pilih oatmeal utuh dan tambahkan buah segar atau kacang-kacangan. Cara ini lebih sehat dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

    4. Acai Bowl

    Acai Bowl populer sebagai makanan sehat dan Instagramable. Namun di balik penyajiannya yang instagramable itu, mengandung sirup buah dan granola manis.

    Hal tersebut dapat meningkatkan kandungan kalori dan gula. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan masalah metabolik.

    Penting untuk memeriksa bahan dan memilih topping rendah gula. Agar lebih sehat kamu bisa buat acai bowl sendiri dengan bahan alami dan tanpa tambahan gula.

    5. Bubuk dan Bar Protein

    muesli bar / protein barIlustrasi protein bar Foto: Istock

    Banyak orang yang mengandalkan bubuk dan bar protein sebagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan protein. Namun banyak produk ini mengandung gula tambahan.

    Selain itu, ada kandungan bahan kimia yang dapat mempengaruhi kesehatan jangka panjang. Kandungan protein dalam produk ini mungkin tidak seimbang dengan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh.

    Jika dikonsumsi berlebih, maka dapat membebani ginjal dan meningkatkan risiko penyakit. Alternatif sehatnya, kamu bisa konsumsi sumber protein alami seperti telur, ikan, atau kacang-kacangan.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com