Tag Archives: doa

5 Doa sebelum Coblos Surat Suara Pemilu 2024 agar Tidak Pilih Pemimpin Zalim


Jakarta

Doa jelang pemilihan umum (pemilu) 2024 yang dapat diamalkan salah satunya adalah doa sebelum melakukan pencoblosan surat suara. Doa tersebut dapat dipanjatkan dengan harapan agar pemimpin yang dipilih maupun terpilih kelak dijauhkan dari perbuatan zalim.

Mengutip buku Al-Qur’an Hadis Madrasah Tsanawiyah Kelas VII oleh H. Aminudin, zalim adalah perbuatan tercela yang harus dihindari setiap muslim. Perbuatan zalim dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain, baik di dunia maupun di akhirat.

Bahkan, Rasulullah SAW pernah menjelaskan dalam haditsnya terkait ganjaran bagi pemimpin zalim. Disebutkan, mereka termasuk dalam golongan pertama yang akan masuk neraka. Dari Abu Hurairah RA yang mengutip sabda Rasulullah SAW,


“Telah ditampakkan pada diriku tiga golongan pertama yang akan masuk ke dalam neraka, yaitu seorang pemimpin yang berbuat durhaka, orang kaya yang tidak mau menunaikan hak-hak Allah, dan orang miskin yang congkak.” (HR Ibnu Hibban dan ‘Uyainah)

Syamsul Rizal Hamid dalam buku 1500++ Hadis & Sunah Pilihan menjelaskan, konteks kezaliman pemimpin dalam hadits di atas bisa merujuk pada ketidakmampuan seorang pemimpin dalam berlaku adil baik terhadap diri sendiri maupun sesama warganya.

Ganjaran lain yang disebutkan Rasulullah SAW bagi pemimpin zalim adalah neraka Jahanam. Mereka akan ditempatkan di sumur Habhab pada sebuah lembah neraka tersebut. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam neraka Jahanam itu terdapat lembah, dan di lembah itu terdapat sumur yang bernama Habhab. Allah pasti akan menempatkan setiap penguasa yang sewenang-wenang dan menentang kebenaran di dalamnya.” (HR Ath Thabrani, Al Hakim, dan Adz Dzahabi)

Adapun bacaan doa yang dapat diamalkan sebelum melakukan pencoblosan pada Pemilu 2024 yang digelar 14 Februari 2024 di antaranya sebagai berikut dari Ustaz Enjang Burhanudin Yusuf dalam buku Panduan Lengkap Shalat, Doa, Zikir & Shalawat dan publikasi Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam (Simbi) Kemenag.

5 Doa sebelum Coblos Calon Pemimpin pada Pemilu 2024

1. Doa Versi Pertama

اللهم إني أعوذبك من إمارةِ الصبيان والسفهاء

Bacaan latin: Allahumma inni a’udzubika min imratisshibyan was sufaha’

Artinya: “Ya Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh.”

2. Doa Versi Kedua

اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ فِيْنَا وَلَا يَرْحَمُنَا

Bacaan latin: Allahumma laa tusallith ‘alainaa bidzunubinaa man laa yakhafuka fiinaa wa laa yarhamunaa

Artinya: “Ya Allah dikarenakan dosa-dosa kami janganlah Engkau kuasakan (beri pemimpin) orang-orang yang tidak takut kepada-Mu atas kami dan tidak pula bersikap rahmah kepada kami.”

3. Doa Versi Ketiga

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ

Bacaan latin: Allahuma ‘aslih wulat ‘umurina, aallahuma wafiqhum lima fih salahuhum wasalah al’iislam walmuslimina, aallahuma ‘aeinhum ealaa alqiam bimahamihim kama ‘amartahum ya rabbal alamin. Allahuma ‘abid ‘anhum bitanatassu’i walmufsidin waqarib ‘iilayhim ‘ahl alkhayr walnaasihin ya rabbal alamin, Allahuma ‘aslih wulat ‘umur almuslimin fi kuli makanin.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”

4. Doa Versi Keempat

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَواتِ السَّبْعِ، وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، كُنْ لِي جَاراً مِنْ فُلَانِ بْنِ فُلانٍ، وَأَحْزَابِهِ مِنْ خَلَائِقِكَ، أَنْ يَفْرُطَ عَلَيَّ أَحدٌ مِنْهُمْ أَوْ يَطْغَى عَزَّ جَارُكَ، وَجَلَّ ثَنَاؤُكَ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Bacaan latin: Allahumma rabbis samaawaati wa rabbil ‘arsyil adziim, kun lii jaaram min fulaanibni fulaan, wa ahzabihi min kholaa- iq, ay yafrutho ‘alayya ahadum minhum aw yathghoo, ‘azza jaaruka wa jalla tsanaa- uka wa laa ilaaha illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, Tuhan tujuh lapis langit dan Tuhan Arasy yang agung, jadilah pelindungku dari Fulan bin Fulan (sebutkan nama), dan kelompoknya dari makhluk-Mu yang ingin bertindak jahat ke atasku. Sangat mulia pelindungan-Mu dan sangat tinggi pujian-Mu, tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Engkau.”

5. Doa Versi Kelima

اللَّهُمَّ يَا سَلَامُ يَامُؤْمِنُ سَلِّمْنَا وَأَمِّنَا وَسَلَّمْ وَامِّنْ شُعْبَ إِنْدُوْنِيْسِيَا وَزُعَمَائِهِمْ اللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ نستغيث

Bacaan latin: Allahumma ya salam yamu’minu sallimna wa’ammina wasallam wammin syu’aiba ‘iindunisiya wazu’amayihim, allahumma ya hayyu ya qayum birahmatika nastaghitsi.

Artinya: “Ya Allah, ya Tuhan kami Yang Maha Penyelamat dan Pemberi aman, berikanlah keselamatan dan keamanan kepada kami dan bangsa Indonesia serta para pemimpin kami. Ya Allah, ya Tuhan kami Yang Maha Pengatur, atas belas kasihan-Mulah kami mengharap pertolongan.”

Menurut Ustaz Enjang Burhanudin Yusuf, doa berikut dapat diamalkan sebanyak-banyaknya. Tujuannya agar orang yang memanjatkan dan masyarakat luas diberi perlindungan oleh Allah dari pemimpin yang zalim.

(rah/erd)



Sumber : www.detik.com

Allahumma Khirli Wakhtarli, Bisa Dipanjatkan Jelang Nyoblos Pemilu 2024


Jakarta

Allahumma khirli wakhtarli adalah penggalan doa istikharah. Bacaan ini bisa dipanjatkan sebelum hendak melakukan pencoblosan surat suara dalam pemilihan umum (pemilu) 2024.

Menurut buku Serba-serbi Shalat Istikharah tulisan Aini Aryani, istikharah secara bahasa artinya meminta kebaikan pada sesuatu. Jadi, doa dibaca seorang muslim yang meminta bantuan Allah SWT dalam menentukan pilihan terbaik.

Semua orang tentu menginginkan pemimpin yang jujur, adil dan amanah. Allahumma khirli wakhtarli ini merupakan doa yang bisa dipanjatkan ketika hendak menentukan pilihan calon pemimpin Pemilu 2024.


Dinukil dari laman Islam QA atau Lembaga Fatwa Dar Al Ifta Mesir, Ibnu Majah menyebut pengamalan doa tersebut merupakan bentuk istikharah seorang muslim.

Doa Allahumma Khirli Wakhtarli

Merujuk pada sumber yang sama, berikut bacaan lengkap Allahumma khirli wakhtarli yang tercantum dalam hadits.

عن أبي بكر الصديق أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا أراد أمرا قال اللهم خر لي واختر لي

Artinya: Sayyidina Abu Bakar RA meriwayatkan, “Ketika Nabi SAW bermaksud melakukan sesuatu, dia akan membaca Allahumma khirli wakhtarli (Ya Allah! Jadikan ini baik untuk saya dan pilih opsi yang lebih baik untuk saya).”

Kumpulan Doa Lain yang Bisa Dibaca Sebelum Mencoblos pada Pemilu 2024

Selain doa Allahumma khirli wakhtarli, ada juga deretan doa lainnya yang bisa dibaca sebelum mencoblos dalam Pemilu 2024. Berikut bacaannya yang dinukil dari buku Panduan Lengkap Shalat, Doa, Zikir & Shalawat tulisan Ustaz Enjang Burhanudin.

1. Doa Memohon Pemimpin yang Baik

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ

Arab latin: Allahuma ‘aslih wulat ‘umurina, aallahuma wafiqhum lima fih salahuhum wasalah al’iislam walmuslimina, aallahuma ‘aeinhum ealaa alqiam bimahamihim kama ‘amartahum ya rabbal alamin. Allahuma ‘abid ‘anhum bitanatassu’i walmufsidin waqarib ‘iilayhim ‘ahl alkhayr walnaasihin ya rabbal alamin, Allahuma ‘aslih wulat ‘umur almuslimin fi kuli makanin.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”

2. Doa Terhindar dari Pemimpin Bodoh

اللهم إني أعوذبك من إمارةِ الصبيان والسفهاء

Arab latin: Allahumma inni a’udzubika min imratisshibyan was sufaha’

Artinya: “Ya Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh.”

3. Doa Sebelum Mencoblos

اللَّهُمَّ يَا سَلَامُ يَامُؤْمِنُ سَلِّمْنَا وَأَمِّنَا وَسَلَّمْ وَامِّنْ شُعْبَ إِنْدُوْنِيْسِيَا وَزُعَمَائِهِمْ اللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ نستغيث

Arab latin: Allahumma ya salam yamu’minu sallimna wa’ammina wasallam wammin syu’aiba ‘iindunisiya wazu’amayihim, allahumma ya hayyu ya qayum birahmatika nastaghitsi.

Artinya: “Ya Allah, ya Tuhan kami Yang Maha Penyelamat dan Pemberi aman, berikanlah keselamatan dan keamanan kepada kami dan bangsa Indonesia serta para pemimpin kami. Ya Allah, ya Tuhan kami Yang Maha Pengatur, atas belas kasihan-Mulah kami mengharap pertolongan.”

Demikian bunyi doa Allahumma khirli wakhtarli dan doa-doa terkaitnya. Semoga doa di atas dapat membantu kita menentukan pemimpin yang baik dan adil.

(aeb/rah)



Sumber : www.detik.com

6 Doa Memohon Pemimpin yang Baik, Dibaca agar Dijauhkan dari Pemimpin Zalim



Jakarta

Doa merupakan media komunikasi antara seorang hamba dengan Allah SWT. Doa juga bisa menjadi amalan ketika hendak memohon segala sesuatu, termasuk meminta diberikan pemimpin yang baik.

Dalam Islam, seorang pemimpin memiliki kedudukan yang tinggi dan mulia. Menjadi pemimpin yang baik, adil dan dicintai rakyatnya merupakan sebuah kedudukan yang istimewa. Sayangnya, tidak semua pemimpin bisa berlaku adil dan bersikap bijak.

Masriyah Amva dalam bukunya yang berjudul Indahnya Doa Rasulullah Bagiku, disebutkan seorang pemimpin yang adil akan mendapatkan tempat khusus di sisi Allah SWT. Pemimpin yang bertanggung jawab dalam mengemban amanah merupakan salah satu sosok yang dicintai Allah SWT.


Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya kepemimpinan merupakan sebuah amanah, di mana kelak di hari kiamat akan mengakibatkan kerugian dan penyesalan. Kecuali mereka yang melaksanakannya dengan cara baik, serta dapat menjalankan amanahnya sebagai pemimpin.” (HR Muslim)

Dengan demikian, pemimpin harus dipilih sesuai dengan sikap dan sifatnya. Dan juga sudah menjadi kewajiban bagi seorang pemimpin untuk menjalankan tanggung jawab dengan adil dan bijak.

Doa Memohon Pemimpin yang Baik

Setiap orang tentu menginginkan berada di bawah kepemimpinan yang baik. Selain berikhtiar memilih pemimpin yang terbaik, upayakan juga dengan berdoa kepada Allah SWT agar dijauhkan dari pemimpin yang zalim, bodoh dan tidak bertanggung jawab.

Seorang Ulama Fudhail bin ‘Iyadh berkata bahwa:

“Seandainya aku memiliki doa yang mustajab, maka akan aku tujukan doa tersebut kepada pemimpin.”

Ada yang bertanya pada Fudhail, “Mengapa bisa demikian?” Ia menjawab, “Jika aku tunjukkan doa tersebut pada diriku saja, maka itu hanya bermanfaat untukku. Akan tetapi kalau aku tunjukkan untuk pemimpinku, maka rakyat dan negara akan menjadi baik.

Berikut beberapa doa yang bisa dibaca untuk memohon pemimpin yang baik:

1. Doa memohon pemimpin yang suka menolong

Doa ini sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 80

وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَٱجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطَٰنًا نَّصِيرًا

Arab-Latin: Wa qur rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqiw wa akhrijnī mukhraja ṣidqiw waj’al lī mil ladungka sulṭānan naṣīrā

Artinya: Dan katakanlah: “Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.

2. Doa memohon pemimpin yang baik

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”

3. Doa memohon pemimpin terbaik

اللَّهُمَّلَاتُسَلِّطْعَلَيْنَا-بِذُنُوْبِنَا-مَنْلَايَخَافُكَوَلَايَرْحَمُناَ

Arab Latin: Allahumma lâ tusallith ‘alainâ-bidzunübinâ-man lâ yakhâfuKa walâ yarhamunâ.

Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami, janganlah Engkau kuasakan (jadikan pemimpin) atas kami-karena dosa-dosa kami-orang yang tidak takut kepadaMu dan tidak mempunyai belas kasihan kepada kami.

4. Doa agar terhindar dari pemimpin yang bodoh

اللهم إني أعوذبك من إمارةِ الصبيان والسفهاء

Arab Latin: Allahumma inni a’udzubika min imratisshibyan was sufaha’

Artinya: Yaa Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari pemimpin yang kekanak-kanakan dan dari pemimpin yang bodoh.”

5. Doa agar terhindar dari pemimpin yang tidak takut Allah SWT

اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ فِيْنَا وَلَا يَرْحَمُنَا

Arab Latin: Allahumma laa tusallith ‘alainaa bidzunubinaa man laa yakhafuka fiinaa wa laa yarhamunaa

Artinya: “Yaa Allah dikarenakan dosa-dosa kami janganlah Engkau kuasakan (beri pemimpin) orang-orang yang tidak takut kepada-Mu atas kami dan tidak pula bersikap rahmah kepada kami.”

6. Doa Nabi Muhammad SAW

Dalam satu hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah SAW berdoa agar dilindungi dari pemimpin yang zalim. Berikut bacaan doanya,

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ هَذِهِ أُمَّتِي شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ، فَارْفُقْ بِهِ. وَمَنْ شَقَّ عَلَيْهَا فَاشْفُقْ عَلَيْهِ. رواه مسلم

Artinya: “Ya Allah, siapa saja yang memimpin (mengurus) urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah dia. Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia”. (HR. Muslim)

Itulah beberapa doa yang bisa dipanjatkan untuk memohon dan mengharapkan pemimpin yang baik, adik serta bijak.

(dvs/erd)



Sumber : www.detik.com

7 Doa untuk Wanita saat Hamil agar Janin Sehat-Diberi Kekuatan


Jakarta

Doa adalah salah satu bentuk ibadah yang dilakukan oleh umat Islam. Ada banyak doa yang bisa dipanjatkan, salah satunya doa untuk wanita saat hamil.

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya agar senantiasa berdoa. Hal ini termaktub dalam surah Ghafir ayat 60, Allah SWT berfirman,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠


Artinya: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

Doa dapat dibaca baik untuk diri sendiri atau orang lain. Contohnya seperti berdoa saat hamil.

Menjadi seorang ibu adalah momen istimewa dalam kehidupan seorang wanita. Proses kehamilan membawa harapan, kebahagiaan, dan tantangan tersendiri.

Sebab itulah, doa untuk wanita saat hamil penting dibaca agar selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Begini untuk wanita saat hamil.

Doa untuk Wanita saat Hamil

Mengutip buku Panduan Kehamilan dan Kelahiran Bagi Muslimah karya Nur Hayati dan buku Doa & Zikir Mustajab untuk Ibu Hamil dan Menyusui karya Ummu Azzam, berikut beberapa doa untuk wanita saat hamil:

1. Doa Memohon Perlindungan

اِذْ قَالَتِ امْرَاَتُ عِمْرٰنَ رَبِّ اِنِّيْ نَذَرْتُ لَكَ مَا فِيْ بَطْنِيْ مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ ۚ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bacaan latin: Iz qoolatim ra atu ‘imraana Rabbi innii nazartu laka maa fii batnii muharraran fataqabbal minnii innaka Antas Samii’ul ‘Aliim

Artinya: “(Ingatlah), ketika istri Imran berkata, ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shalih dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu, terimalah (nadzar) itu dari padaku. Sesungguhnya, Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.”

2. Doa Mendapatkan Keturunan yang Baik

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهٗ ۚ قَالَ رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ

Bacaan latin: Hunaaalika da’aa Zakariyyaa Rabbahuu qoola Rabbi hab lii mil ladunka zurriyyatan taiyibatan innaka samii’ud du’aaa’

Artinya: “Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata, ‘Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa’.”

3. Doa agar Rajin Ibadah

رَبِّ اَنّٰى يَكُوْنُ لِيْ غُلٰمٌ وَّقَدْ بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ وَامْرَاَتِيْ عَاقِرٌ ۗ قَالَ كَذٰلِكَ اللّٰهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاۤءُ

Bacaan latin: Rabbi annaa yakuunu lii ghulaamunw wa qad balaghaniyal kibaru wamraatii ‘aaqirun qoola kazaalikal laahu yaf’alu maa yashaaa’

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”

4. Doa Mendapatkan Anak Saleh

Doa Pertama

وَالَّذِيۡنَ يَقُوۡلُوۡنَ رَبَّنَا هَبۡ لَـنَا مِنۡ اَزۡوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعۡيُنٍ وَّاجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِيۡنَ اِمَامًا

Bacaan latin: Wallaziina yaquuluuna Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyaatinaa qurrata a’yuninw waj ‘alnaa lilmuttaqiina Imaamaa

Artinya: “Dan, orang-orang yang berkata, ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (Kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

Doa Kedua

رَبِّ هَبۡ لِىۡ مِنَ الصّٰلِحِيۡنَ

Bacaan latin: Rabbi hab lii minas saalihiin

Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.”

5. Doa agar Janin Diberi Kekuatan

بسم الله الذي لا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ رَبِّ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيم

Bacaan latin: Bismillaahil ladzii laa ilaaha illaa huwal haliimul kariimu rabbil ‘azhiim. Laa ilaaha illallaahu rabbus samaawaati wa rabbul ‘arsyil ‘azhiim.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang tiada Tuhan selain Doa, Yang maha Penyabar, Yang Mahamulia, Tuhan ‘Arsy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan semesta langit dan bumi, dan Tuhan ‘Arsy yang agung.”

6. Doa agar Janin Diberi Kesehatan

اللهُمَّ احْفَظْ وَلَدِي مَا دَامَ فِي بَطْنِي وَاشْفِهِ مَعِي أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Bacaan latin: Alloohummahfazh waladii maadaama fii bathnii. Wasyfihi ma’ii antasysyaafii laa syifaa`a illaa syifaa uka syifaa’an laa yughoodiru saqomaa.

Artinya: “Ya Allah, semoga Engkau lindungi bayiku ini selama ada dalam kandunganku. Berikanlah kesehatan kepadanya bersamaku. Sesungguhnya Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesehatan selain kesehatan yang Engkau berikan, kesehatan yang tidak diakhiri dengan penyakit lain.”

7. Doa agar Badan Ibu Hamil Sehat

اَللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِ

Bacaan latin: Allahumma aafinii fii badanii Allahumma ‘aafiinii fi sam’ii Allahumma ‘aafinii fii basharii.

Artinya: “Ya Allah, sehatkan badanku, sehatkan pendengaranku, dan sehatkan penglihatanku.”

(kri/kri)



Sumber : www.detik.com

Bacaan Doa Kemenangan sambil Pantau Quick Count Pemilu 2024


Jakarta

Hasil hitung cepat atau quick count Pemilu 2024 akan ditayangkan pukul 15.00 WIB. Sembari menunggu, ada sejumlah bacaan doa kemenangan yang bisa dipanjatkan umat Islam.

Melansir situs KPI, Rabu (14/2/2024), ketentuan waktu penayangan quick count pemilu mengacu pada Pasal 449 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Pasal 19 Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2022 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Umum.

Berdasarkan aturan tersebut, quick count baru boleh ditayangkan dua jam setelah tempat pemungutan suara (TPS) ditutup pada pukul 13.00 WIB. Artinya, quick count disiarkan pukul 15.00 WIB.


“Jadi setelah dua jam TPS terakhir di wilayah Indonesia Barat ditutup, siaran quick count baru boleh disiarkan. Sebelum itu atau selama waktu pemungutan dan penghitungan suara, lembaga penyiaran dilarang menyiarkan hasil hitung cepat dari lembaga survei mana pun,” kata Anggota KPI Pusat, Aliyah, Selasa (13/2/2024).

Dalam Islam, ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan dalam rangka kemenangan. Umumnya pembacaan doa ini berkaitan dengan peperangan. Ada juga doa untuk memohon kemenangan hidup dunia dan akhirat. Berikut selengkapnya.

Bacaan Doa Mohon Kemenangan

Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa mohon kemenangan dalam setiap peperangan. Menukil buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, berikut bacaan doanya,

رَبِّ احْكُمُ بِالْحَقِّ وَرَبُّنَا الرَّحْمَنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ

Robbihkum bilhaqq, wa robbunar rohmaanul musta’aanu ‘alaa maa tashifuun.

Artinya: “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.”

Doa kemenangan tersebut termaktub dalam surah Al Anbiya’ ayat 112. Adapun, ketika mendapat kemenangan bisa memanjatkan doa berikut ini.

Doa ketika Mendapat Kemenangan

أَحْمَدُ اللهُ العَظِيمَ وَأَشْكُرُهُ عَلَى نِعْمَةِ الَّتِي لَا تُحْصَى وَإِنَّ النَّصْرَ مِنْ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلا بالله

Ahmadullaahal azhiima wa asykuruhu alaa niʼamihil latii laatuhshaa, wa innan nashra min indillaahi wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahi

Artinya: “Aku memuji pada Engkau ya Allah yang Maha Agung, serta aku bersyukur kepada-Nya atas kenikmatan-kenikmatannya yang tidak terhitung. Sesungguhnya kemenangan itu karena pertolongan Allah dan tiada daya melainkan dengan kekuatan-Mu, ya Allah.”

(kri/erd)



Sumber : www.detik.com

Doa ketika Merasa Dicurangi dan Dapat Perlakuan Zalim


Jakarta

Ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan ketika merasa dicurangi atau mendapat perlakuan zalim dari orang lain. Doa ini terdapat dalam Al-Qur’an yang dilafazkan para nabi dan kaumnya.

Salah satu nabi yang mengamalkan doa ini adalah Nabi Syu’aib AS. Kala itu, ia memohon keadilan kepada Allah SWT saat mendapat perlakuan curang dari kaumnya. Doa Nabi Syu’aib AS ini terdapat dalam surah Al A’raf ayat 89.

Berikut bacaan doanya.


Doa Nabi Syu’aib ketika Dicurangi

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ الْفٰتِحِيْنَ

Rabbanaftaḥ bainanā wa baina qauminā bil-ḥaqqi wa anta khairul-fātiḥīn(a).

Artinya: “Wahai Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.”

Diceritakan dalam Tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama RI, Nabi Syu’aib AS mendapat ancaman dari kaumnya agar menghentikan dakwahnya atau ia akan diusir dari negerinya. Nabi Syu’aib AS menolak keinginan kaumya yang ingkar itu untuk kembali pada agama mereka.

Nabi Syu’aib AS berkata, “Sungguh, kami telah mengada-adakan kebohongan besar kepada Allah jika kami kembali pada agamamu setelah Allah menyelamatkan kami darinya. Tidaklah patut kami kembali padanya, kecuali jika Allah Tuhan kami menghendaki. Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Hanya kepada Allah kami bertawakal.” (QS Al A’raf: 89)

Setelah berkata demikian, Nabi Syu’aib AS memohon keadilan kepada Allah SWT dengan doa, “Wahai Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.” (QS Al A’raf: 89)

Doa Pasukan Nabi Daud saat Hadapi Lawan Tak Imbang

Selain Nabi Syu’aib, dalam Al-Qur’an juga terdapat doa pasukan Nabi Daud AS–yang saat itu tergabung dalam tentara Thalut–saat melawan pasukan Raja Jalut. Diceritakan dalam Tafsir Ibnu Katsir, kala itu tentara yang beriman berjumlah sedikit, sementara bala tentara Jalut sangat besar.

Mereka lantas memanjatkan doa mohon kesabaran dan keteguhan. Doa ini terdapat dalam surah Al Baqarah ayat 250. Berikut bacaan doanya.

رَبَّنَآ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ اَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Rabbanā afrig ‘alainā ṣabraw wa ṡabbit aqdāmanā wanṣurnā ‘alal-qaumil-kāfirīn(a).

Artinya: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami, dan menangkanlah kami atas kaum yang kafir.”

Doa Nabi Muhammad Mohon Kemenangan

Nabi Muhammad SAW juga memanjatkan doa untuk mohon keadilan kepada Allah SWT. Disebutkan dalam buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, Rasulullah SAW memanjatkan doa ini untuk mohon kemenangan dalam setiap peperangan. Berikut bacaan doanya.

رَبِّ احْكُمُ بِالْحَقِّ وَرَبُّنَا الرَّحْمَنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ

Robbihkum bilhaqq, wa robbunar rohmaanul musta’aanu ‘alaa maa tashifuun.

Artinya: “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.”

Doa kemenangan tersebut terdapat dalam surah Al Anbiya ayat 112.

(kri/lus)



Sumber : www.detik.com

6 Dzikir Pembawa Rezeki dari Segala Penjuru yang Bisa Diamalkan


Jakarta

Terdapat beberapa macam dzikir pembawa rezeki yang bisa diamalkan setiap muslim. Dzikir ini bisa dipanjatkan setelah salat atau waktu-waktu mustajab lainnya.

Pada dasarnya, dzikir bisa diartikan sebagai pujian-pujian untuk Allah SWT maupun sebuah kegiatan untuk mengingat-Nya dengan menyebut asma-asma Allah SWT dengan tujuan mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Disebutkan dalam buku Zikir Pagi dan Petang Serta Shalat Wajib karya Muhammad Fadhlun Almahera, Rasulullah SAW menganjurkan untuk selalu berdzikir kepada Allah SWT karena dinilai sebagai ibadah dan sangat berpengaruh terhadap hati manusia.


Allah SWT memerintahkan dzikir sebagaimana dalam surah Ar-Ra’d ayat 28 yang berbunyi,

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ ٢٨

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram.”

Salah satu manfaat berdzikir adalah dapat membawa rezeki bagi siapa saja yang mau mengamalkannya dan mendekatkan diri kepada-Nya. Ahmad Zacky El-Syafa dalam buku Amalan Sunah Pilihan Percepatan Rezeki menyebutkan ini karena Allah SWT peduli dan cinta kepada hamba-hamba-Nya yang saleh.

Allah SWT tidak akan membiarkan hamba-Nya yang selalu berdzikir dan mengingat-Nya dalam kesengsaraan menghadapi masalah rezeki yang tak kunjung datang.

Lantas apa saja dzikir pembawa rezeki yang bisa diamalkan? Berikut selengkapnya!

Dzikir Pembawa Rezeki

1. Istighfar

Dikutip dari buku Dahsyatnya Doa & Zikir karya Khoirul Amru Harahap dan Reza Pahlevi Dalimunthe selain dapat mengampuni dosa seseorang, dzikir istighfar juga mampu membawa rezeki bagi orang yang mengucapkannya. Berikut bacaannya:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهُ الْعَظِيمِ

Bacaan latin: astaghfirullah haladziim

Artinya: “Aku memohon maghfirah (ampunan) Allah Yang Mahaagung”

Istighfar sebagai dzikir pembawa rezeki didasarkan pada hadits Rasulullah SAW berikut ini.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لَزِمَ الاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَمِنْ كُلِّ هَمْ فَرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya: Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Bersabda “Barang siapa membiasakan beristighfar, niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitannya, dan kelapangan dari setiap kesusahannya, serta memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tak terduga.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

2. Tasbih, Tahmid, dan Takbir

Dikutip dari buku Tak Henti Engkau Berlari Dikejar Rezeki Amalan-Amalan Dahsyat Sumber Kekayaan dan Kemakmuran karya Taufik, dzikir pembawa rezeki yang kedua adalah rangkaian dzikir atau wirid yang biasa dibaca setelah salat fardhu, yakni tasbih, tahmid, dan takbir.

Bacaan tasbih

سُبْحَانَ الله

Bacaan latin: Subhaana Allah

Artinya: “Maha Suci Allah.”

Bacaan tahmid

الْحَمْدُ للهِ

Bacaan latin: Alhamdulillah

Artinya: “Segala puji bagi Allah.”

Bacaan takbir

اللَّهُ أَكْبَرُ

Bacaan latin: Allahu Akbar

Artinya: “Allah Maha Besar.”

Barang siapa yang membaca dzikir wirid ini secara istiqamah setiap setelah salat fardhu, maka Allah SWT akan melapangkan rezeki kepada hamba-Nya itu. Segala kebutuhan di dunia akan dimudahkan oleh-Nya, sehingga dalam kehidupan sehari-hari terasa ringan dan penuh berkah.

3. Dzikir Mohon Dipermudah dalam Mendapatkan Rezeki

Sayyid M. Dzikri H. dalam buku Dzikir, Wirid, Doa, dan Shalawat Sehari-Hari Sepanjang Tahun menyebutkan, dzikir pembawa rezeki yang ketiga adalah:

يَا حَيُّ يَا قَيُوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Bacaan latin: Yaa hayyu yaa qayyuum birahmatika astaghiitsu.

Artinya: “Tuhan Yang Maha Hidup, Tuhan Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu, aku minta tolong.”

4. Dzikir Memohon Rezeki Didatangkan dari Segala Arah

يَا غَفَّارُ

Bacaan latin: Yaa ghaffaar.

Artinya: “Wahai Yang Maha Pengampun.”

5. Dzikir Meminta Datangnya Kekayaan

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Bacaan latin: Hasbunallaahu wa ni’mal wakiil.

Artinya: “Cukuplah Allah menjadi penolong kami. Dan, Allah adalah sebaik-baik pelindung.”

6. Dzikir Pembuka Rezeki

يَا عَلِيُّ

Bacaan latin: Yaa ‘aliyyu.

Artinya: “Wahai Yang Maha Tinggi.”

(kri/kri)



Sumber : www.detik.com

5 Doa agar Bertemu Bulan Ramadhan dan Artinya Sesuai Sunnah


Jakarta

Doa bertemu bulan Ramadhan bisa dibaca sebagai cara menyambut bulan suci bagi kaum muslimin. Dalam waktu kurang dari sebulan, umat Islam akan berjumpa dengan bulan Ramadhan.

Ramadhan identik dengan perintah puasa yang wajib dijalankan oleh kaum muslimin. Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 183,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Mengutip buku Step by Step Puasa Ramadhan bagi Orang Sibuk tulisan Gus Arifin, Ramadhan menjadi momentum mengasah jiwa untuk berpuasa dan melakukan amal kebajikan lainnya. Karenanya, Ramadhan harus disambut dengan suka cita.

Rasulullah SAW bersabda,

“Sungguh telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kepada kamu sekalian untuk berpuasa. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka Jahannam dikunci, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Maka siapa yang tidak berusaha untuk mendapatkan kebaikannya, maka luputlah semua kebaikannya.” (Muttafaq ‘Alaih).

Doa Bertemu Bulan Ramadhan: Arab, Latin dan Arti

Berikut sejumlah doa bertemu bulan Ramadhan yang dikutip dari buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah susunan Abdullah Zaedan dan buku Doa dalam Al-Qur’an dan Sunnah karya M Quraish Shihab.

1. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Pertama

اللَّهُمَّ أَهْلُهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَ الْإِيْمَانِ وَ السَّلَامِ وَ الْإِسْلَامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَ ارْضَى رَبِّي وَ رَبُّكَ اللَّهُ

Arab latin: Allahumma ahluh ‘alaynâ bil al-yumn wa al-îmân wa as-salâm wa al-islâm wa at-tawfiq limâ tuhibbu wa irdhâ Rabbi wa Rabbuk Allah.

Artinya: “Ya Allah hadirkanlah kepada kami bulan (Ramadhan) ini dengan keberkatan dan keimanan dan dengan damai dan Islam, serta bimbingan dan keberhasilan melakukan apa yang Engkau senangi. Tuhanku dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah.” (HR Tirmidzi)

2. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Kedua

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ. اللَّهُمَّ إِنَّهُ قَدْ دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ اللَّهُمَّ رَبَّ شَهْرِ رَمَضَانَ الَّذِي أَنْزَلْتَ فِيهِ الْقُرْآنَ وَجَعَلْتَهُ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ اللَّهُمَّ فَبَارِكْ لَنَا شَهْرَ رَمَضَانَ وَ أَعِنَّا عَلَى صِيَامِهِ وَصَلَوَاتِهِ وَتَقَبَّلْهُ مِنَّا

Arab latin: Bismillabir-rahmanir-rahim (i). Allahumma shalli ‘ala Muhammadin wa âli Muhammad. Allahumma innabu qad dakhala syahru ramadhan(a). Allahumma rabba syahri ramadhânal-ladzi anzalta fibil-qur’ân(a). Wa ja’altabu bayyinatin minal-buda wal-furqan (i). Allahumma fabárik lanâ fî syahra ramadhâna wa a’innâ ‘alâ shiyâmihi wa shalawatibi wa tagabbalbu minna

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, sampaikan sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, sungguh bulan Ramadhan telah tiba. Ya Allah, Tuhan Pemilik bulan Ramadhan, yang di dalamnya Engkau turunkan Alquran. Dan menjadikannya sebagai penjelas antara petunjuk dan pembeda. Ya Allah, berkatilah kami di bulan Ramadhan, bantulah kami dalam menunaikan puasanya dan salat serta terimalah amalan-amalan kami di dalamnya.”

3. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Ketiga

اللَّهم سَلِّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا

Arab latin: Allaahumma sallimnii li-ramadhaana, wa sallim lii rama- dhaana, wa tasallamhu minnii mutaqabbalaa

Artinya: “Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat ke Ramadhan, sampaikan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amalku di bulan Ramadhan.”

4. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Keempat

اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Arab latin: Allaahumma ahlilhu ‘alainaa bil-yumni wal-iimaani was sa- laamati wal-islaami rabbii wa rabbukallaah

Artinya: “Ya Allah, terbitkanlah bulan tersebut kepada kami dengan berkah, iman, keselamatan, serta Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.” (HR Tirmidzi & Ahmad)

5. Doa Bertemu Bulan Ramadhan Versi Kelima

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ هَذَا شَهْرُ رَمَضَانَ قَدْ حَلَّ بِنَا فَأَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِأَمْنٍ وَأَمَانٍ وَصِحَّةٍ مِنَ السَّقَمِ وَبِالْفَرَاغِ مِنَ الشُّغْلِ وَأَعِنَّا عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ حَتَّى يَنْقَضِيْ عَنَّا وَغَفَرْتَ لَنَا وَرَضِيْتَ عَنَّا

اللَّهُمَّ هَذَا شَهْرُ رَمَضَانَ قَدْ حَصَّ فَسَلِّمْهُ لَنَا وَسَلِّمْنَا لَهُ فِي سُرُوْرٍ مِنْكَ وَعَافِيَةٍ. اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ وَبِقَبُوْلٍ مِنْكَ وَامْتِثَالِ أَمْرِكَ وَاجْتِنَابِ نَهْيِكَ. اللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْكَسَلَ وَالْفَتْرَةَ وَالسَّئَامَةَ وَارْزُقْنَا فِيْهِ الْخَيْرَ وَالْجَدَّ وَالِاجْتِهَادَ وَالْآجْرَ وَالْقُوَّةَ وَالنَّشَاطَ كَمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى

Arab latin: Bismillahirrahmanirrahim. Allaahumma haadza syahru rama- dhaana qad halla binaa fa adkhilhu ‘alainaa bi-amnin wa amaanin wa sihhatin minas saqami wa bil-faraaghi minas syughli wa a’inna ‘alash shiyaami wal qiyaami wa qiraa-atil qur’aani hattaa yanqadhii ‘annaa wa ghafarta lanaa wa radhiita ‘anna

Allaahumma haadza syahru ramadhaana qad hashsha fa- sallimhu lanaa fii suruurin minka wa ‘aafiyatin. Allaahummar zuqnaa shiyaamahu wa qiyaamahu wa bi-qabuulin minka wam-titsaali amrika waj-tinaabi nahyika. Allaahummarfa’ ‘annal kasala wal fatrata was sa-aamata war zuqna fiihil khaira wal jadda wal ijtihaada wal ajra wal quwwata wan nasyaatha kamaa tuhibbu wa tardhaa

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ya Allah, bulan ini adalah bulan Ramadhan, sungguh ia (Ramadhan) telah tiba dalam kehidupan kami, maka masukkanlah ia (Ramadhan) dalam kehidupan kami dengan penuh ketenteraman, keamanan, dan kesehatan dari penyakit serta kesempatan yang jauh dari kesibukan. Bantulah kami untuk melakukan puasa dan ibadah di malam harinya, dan membaca Al-Qur’an hingga Ramadhan berlalu dari kehidupan kami, berilah kami ampunan dan keridhaan.

Ya Allah, bulan ini adalah bulan Ramadhan, sungguh ia (Ramadhan) telah tiba waktunya, maka sampaikanlah ia bagi kehidupan kami dan sampaikanlah kami kepada Ramadhan dalam keadaan bahagia dan sehat sentosa. Ya Allah, berilah kami rezeki berupa kemampuan untuk berpuasa dan beribadah dan pengabulan puasa dari-Mu, melaksanakan perintah-Mu dan menjauhi larangan-Mu. Ya Allah, hilangkanlah dari diri kami rasa malas untuk berpuasa, ketidakberdayaan, rasa bosan, berilah kami rezeki di bulan Ramadhan berupa kebaikan, kesungguhan, keseriusan, pahala, kekuatan, semangat sebagaimana yang Kau cintai dan Kau ridhai.”

Itulah beberapa doa bertemu bulan Ramadhan untuk menyambut bulan suci. Jangan lupa diamalkan, ya!

(aeb/kri)



Sumber : www.detik.com

Doa agar Dijauhkan dari Ain, Pandangan Mata yang Menyebabkan Penyakit


Jakarta

Rasulullah SAW mengajarkan doa yang bisa dibaca umat Islam agar dijauhkan dari ain. Ain adalah penyakit yang berasal dari pandangan mata orang yang hasad yakni merasa iri dan dengki.

Hadits Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ain adalah sebuah penyakit yang nyata. Melalui dalilnya pula, Rasulullah SAW mengajarkan doa agar senantiasa dilindungi Allah SWT dan dijauhkan dari ain.

Mengutip buku Ruqyah Online Solusi Ditengah Pandemi oleh Ahmad Ahid, Lc, MSI dijelaskan kata ain secara bahasa, berasal dari Bahasa Arab yang artinya penglihatan (mata) atau pandangan. Secara istilah, ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata seorang yang hasad (dengki, iri). Orang yang dengan matanya menyebabkan penyakit pada orang lain disebut dengan ain, dan orang yang sakit karena pandangan mata orang lain disebut dengan ma’in.


Hasad menjadi penyebab utama terjadinya penyakit pada diri orang lain. Bagi seorang yang memiliki penyakit hasad, ia tidak akan pernah merasakan bahagia sebelum orang lain menderita atau ia akan merasakan menderita saat orang lain merasakan kebahagiaan.

Ain memang berasal dari pandangan mata namun pandangan yang berasal dari jiwa seorang yang hasad. Sementara pandangan tanpa hasad tidak akan menyebabkan penyakit ain.

Doa agar Terhindar dari Ain

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, ada sebuah hadits yang berisi doa untuk dipanjatkan kepada Allah SWT agar terhindar dari penyakit ain, di mana dahulu Nabi SAW seringkali men-ta’widz (memohon perlindungan) bagi cucunya, Hasan dan Husain.

Berikut doa terhindar dari penyakit ain yang Nabi Muhammad SAW baca,

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Arab latin: U’iidzuka bikalimatillahit taammati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli ‘ainin laammatin

Artinya: “Aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kamu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan dan binatang yang berbahaya serta dari ain yang mencela.” (HR Bukhari [3371], dari Ibnu Abbas)

Kata ‘u’iidzuka’ ditunjukkan bagi laki-laki, sementara perempuan menggunakan kata ‘u’iidzuki’.

Kemudian bisa juga membaca doa berikut agar terhindar dari penyakit ain,

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya: Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya. (HR Muslim dan Ibnu Sinni).

Merangkum Majalah Kesehatan Muslim: Lebih Dekat Tentang Khitan karya dr. Raehanul Bahren dkk, disebutkan bahwa doa ini dapat dibaca kapanpun untuk menjaga diri maupun anak-anak dari penyakit ain.

Dalil tentang Penyakit Ain

Penyakit ain disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Ibnu Abbas,

العَيْنُ حَقٌّ، وَلَوْ كَانَ شَيْءٌ سَابَقَ القَدَرَ سَبَقَتْهُ الْعَيْنُ

Artinya: “Ain adalah hak (benar). Seandainya ada sesuatu yang dapat mendahului takdir, niscaya ain-lah yang bisa mendahuluinya.” (HR Muslim & Tirmidzi)

Kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi menjelaskan, “Hadits ini mengandung makna perkara ain itu adalah benar adanya, dan penyakit ain mempunyai kekuatan yang membahayakan.”

Lebih lanjut dikemukakan, “Walau begitu, segala sesuatu itu semuanya berdasarkan takdir Allah SWT, sehingga tiada yang terjadi kecuali sesuai takdir-Nya. Karena itu, bahaya ain juga tidak akan terjadi kecuali dengan takdir-Nya.”

Dalam hadits lain yang diriwayatkan Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Kebanyakan orang yang meninggal dari umatku setelah keputusan Allah dan takdirnya adalah disebabkan oleh ain.”

Abu Umamah bin Sahl menceritakan kondisi ayahnya yang sakit karena ain dari kekaguman seseorang terhadap dirinya, ia mengatakan,

“Suatu saat bapakku, Sahl bin Hunaif mandi di al-Kharrar. Ia membuka jubah yang ia pakai, dan ketika itu Amir bin Rabi’ah melihat Sahl yang putih dan indah kulitnya. Maka Amir berkata, “Aku tidak pernah melihat kulit yang indah seperti yang aku lihat hari ini, bahkan mengalahkan kulit seorang gadis.” Maka Sahl sakit seketika di tempat itu dan sakitnya bertambah parah.

Kemudian Amir mendatangi Rasulullah SAW dan menceritakan, “Sahl sakit dan tidak ikut pergi bersama engkau wahai Rasulullah.” Maka Rasulullah SAW mendatangi Sahl, lalu Sahl menceritakan apa yang dilakukan oleh Amir bin Rabiah, kemudian Rasulullah mengatakan, “Atas dasar apa seseorang membunuh saudaranya? Mengapa kamu tidak mendoakan keberkahan baginya?” Maka Amir bin Rabiah berwudhu kemudian bekas air wudhunya disiramkan ke Sahl, maka Sahl sembuh dan dapat pergi bersama Rasulullah.” (HR Ibnu Hibban)

Selain dapat mengenai makhluk hidup, ain juga dapat mengenai benda mati. Benda mati yang terkena ain juga dapat mengakibatkan rusak atau hancur secara tiba-tiba.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga kita dan menjauhkan dari ain. Aamiin.

(dvs/lus)



Sumber : www.detik.com

Doa Setelah Baca Yasin saat Ziarah Kubur



Jakarta

Terdapat doa yang dibaca saat melakukan ziarah kubur. Doa ini bisa dipanjatkan usai membaca surah Yasin.

Berdoa ketika ziarah kubur merupakan kebiasaan Rasulullah SAW semasa hidup. Beliau juga menganjurkan umat Islam untuk melakukan ziarah kubur, keutamaannya yakni agar mengingat pada kematian serta memberikan doa kepada ahli kubur.

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Aisyah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:


مَا مِنْ رَجُلٍ يَزُورُ قَبْرَ أَخِيهِ وَيَجْلِسُ عِنْدَهُ، إِلَّا اسْتَأْنَسَ بِهِ وَرَدَّ عَلَيْهِ حَتَّى يَقُومَ

Artinya: “Tak seorang pun yang berziarah ke makam saudaranya dan duduk di dekatnya, kecuali saudaranya itu terhibur (dengan kedatangannya) dan menjawab (salamnya) hingga ia meninggalkan tempatnya.”

Dalam hadits lain yang diceritakan dari Buraidah bin al-Hashib RA, disebutkan,

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِي زِيَارَةِ قَبْرِ أُمِّهِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الْآخِرَةَ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Sesungguhnya dahulu aku telah melarang kalian berziarah kubur, maka kini ziarahilah kuburan (karena yang demikian dapat mengingatkan kalian kepada akhirat) (dan dengan menziarahi kubur adalah menambah kebaikan). (Barangsiapa yang berkehendak untuk menziarahinya, maka ziarahilah, dan jangan kalian mengucapkan kata kata yang bathil.)” (HR. Muslim, Abu Dawud, Baihaqi, an-Nasa’i, dan Ahmad).

Doa Setelah Membaca Yasin saat Ziarah Kubur

Ada beberapa amalan yang bisa dikerjakan ketika ziarah kubur, termasuk salah satunya membaca surah Yasin.

Para ulama dalam buku Doa & Dzikir untuk Ibu Hamil karya K. Akbar Saman juga menyatakan bahwa surah Yasin merupakan salah satu doa yang dapat dibaca saat ziarah kubur.

Di dalam kitab Rouh al-Bayan dijelaskan bahwa, “Orang yang memasuki area pemakaman, kemudian ia membaca surah Yasin, maka Allah akan meringankan siksa kuburnya.”

Setelah membaca surah Yasin, lanjutkan dengan rangkaian surah pendek dengan rangkaian membaca surah Al-Qadr sebanyak 7 kali, Al Fatihah 3 kali, Al Falaq 3 kali, An Nas 3 kali, Al Ikhlas 3 kali, dan Ayat Kursi 3 kali.

Selanjutnya membacakan doa untuk ahli kubur. Mengutip kitab Al-Adzkar oleh Imam Nawawi, berikut doa yang dapat dibaca:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِههِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ

Arab latin: Allahummaghfirlahu war hamhu wa’fu ‘anhu wa ‘aafìhii, wa akrim nuzuulahu wawassi’ mudkholahu, waghsilhu bimaa’i wats-tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathaaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi. Wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa qihi fitnatal qabri wa ‘adzaban naar.

Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik dari isterinya. Dan jagalah ia dari fitnah kubur dan azab neraka,” (HR Muslim)

Keutamaan Ziarah Kubur

Mengutip buku Ayah Ibu Kubangunkan Surga Untukmu : Amalan-amalan Dahsyat Untuk Orangtua yang sudah Meninggal karya Muhammad Abdul Hadi dijelaskan beberapa keutamaan ziarah kubur.

Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitabnya Nashaihul Ibad menuturkan empat macam motivasi orang yang melakukan ziarah kubur. Pertama, ziarah kubur dengan tujuan untuk mengingat mati dan akhirat. Kedua, ziarah kubur dengan tujuan untuk mendoakan orang yang ada di dalam kuburan. Ketiga, ziarah kubur dengan motivasi untuk tabarruk atau mendapatkan keberkahan dan yang terakhir, ziarah kubur dengan motivasi memenuhi hak ahli kubur orang yang diziarahi seperti ziarah ke makam kedua orang tua.

1. Diampuni dosanya

Sebagaimana yang terdapat dalam kitab al-Mu’jam al-Kabir lit Tabhrani juz 19:

حدثنا محمد بن أحمد أبو النعمان بن شبل البصري, حدثنا أبى, حدثنا عم أبى محمد بن النعمان عن يحي بن العلاء البجلي عن عبد الكريم أبى أمية عن مجاهد عن أبى هريرة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم “من زار قبر أبويه أو احدهما فى كل جمعة غفر له وكتب برا

Artinya: “Rasulullah bersabda: Barangsiapa berziarah ke makam kedua orang tuanya atau salah satunya setiap hari Jumat, maka Allah mengampuni dosa-dosanya dan ia tercatat sebagai anak yang taat dan berbakti kepada kedua orang tuanya” (HR Abu Hurairah).

2. Mendoakan mayat

Pada hadits yang diriwayatkan oleh Ad-Dailami, Rasulullah SAW bersabda,

ما الْمَيّتُ في القَبْرِ إلاّ كالْغَرِيْق الْمُتَغَوِّثِ يَنتَظِرُ دَعْوَةً تَلحَقُه مِن أبٍ أوْ أُمٍّ أوْ أخٍ أوْ صَدِيقٍ فإذا لَحِقَتْه كانَتْ أحَبَّ إليه مِن الدُّنيا ومَا فيها وإنَّ اللهَ عزّ وجلّ لَيُدخِلُ على أهْلِ القُبُورِ مِن دُعاءِ أهْلِ الأَرْضِ أمْثَالَ الجِبالِ وإنَّ هَديَّةَ الأَحْيَاءِ إلى الأَمْوَاتِ الاِسْتِغفارُ لهم

Artinya: “Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang memohon pertolongan. Ia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya, maka itu lebih disukainya daripada dunia dan seisinya. Dan sesungguhnya, Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah memohon istighfar kepada Allah SWT untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka” (HR. Ad-Dailami).

3. Agar mengingat kematian

Rasulullah SAW pernah menyampaikan bahwa ziarah kubur dapat mengingatkan manusia dengan kematian dan adanya kehidupan akhirat.

Diriwayatkan oleh sahabat Buraidah RA, Rasulullah SAW bersabda,

قَدْ كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ القُبُورِ، فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِي زِيَارَةِ قَبْرِ أُمِّهِ، فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الآخِرَةَ

Artinya: “Aku pernah melarang kalian berziarah kubur. Sekarang telah diizinkan untuk Muhammad menziarahi makam ibunya. Maka berziarahlah karena berziarah kubur itu dapat mengingatkan dengan akhirat” (HR. Tirmidzi).

(dvs/lus)



Sumber : www.detik.com