Tag: dunia nft

  • Yuk, Intip Koleksi NFT Art Messi yang Bertajuk ‘Messiverse’

    Para publik figur, khususnya atlet dari berbagai cabang olahraga mulai marak yang menunjukkan ketertarikannya dengan NFT, sebuah aset digital yang sedang naik daun dalam setahun ke belakang. Salah satunya adalah pesepakbola asal Argentina, Lionel Messi, yang baru saja meluncurkan NFT art Messi beberapa waktu lalu. Mari simak informasi selengkapnya!

    Popularitas NFT di Berbagai Kalangan

    Tidak dapat dipungkiri, kehadiran NFT di dunia kesenian mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Bukan hanya seniman rupa dan digital saja, tetapi juga menarik perhatian para publik figur, khususnya yang berasal dari bidang olahraga. Sebagaimana yang terjadi dalam beberapa bulan ke belakang, banyak atlet ternama yang ikut meluncurkan koleksi NFT miliknya.

    Sebelum membahas mengenai siapa saja atlet yang telah mempublikasikan NFT, alangkah baiknya untuk memahami secara singkat tentang apa itu NFT. NFT, yang merupakan singkatan dari Non-Fungible Token merupakan sebuah bentuk aset kripto yang menggunakan teknologi blockchain untuk mencatat status kepemilikan dari objek tersebut. Hal ini membuat NFT terjamin keasliannya dan memiliki sifat yang eksklusif. NFT dapat berupa artwork, musik, hingga tulisan dan kemudian dijual melalui marketplace khusus NFT.

    Sebagaimana yang terjadi pada bulan Mei 2021 lalu, atlet american football Rob Gronkowski menerbitkan empat kartu dari koleksi Super Bowl sebagai NFT. Lalu, dari cabang olahraga baseball, atlet Taijuan Walker yang bermain untuk tim New York Mets juga meluncurkan NFT berupa artwork bertanda tangan. Kemudian pada Juli 2021, mantan pesepakbola ternama Ronaldinho juga menerbitkan koleksi NFT miliknya yang terdiri atas tujuh keping artwork untuk dilelang.

    Peluncuran ‘Messiverse’, NFT Art Milik Lionel Messi

    Baru-baru ini, tepatnya pada 21 Agustus 2021, Lionel Messi bersama Ethernity meluncurkan koleksi NFT yang diberi nama ‘Messiverse’. Peluncuran NFT art ini dilakukan oleh Messi sebagai bentuk selebrasi atas karirnya dalam dunia sepakbola. Dilansir dari The Jakarta Post, Messi mengumumkan peluncuran koleksi NFT miliknya lewat cuitan yang berbunyi, “Art is like football. Eternal.” di Twitter pada awal Agustus lalu.

    Koleksi NFT milik Messi yang dinamai ‘Messiverse’ ini terdiri atas total 5 karya seni yang didesain oleh dua seniman digital ternama, yaitu BossLogic dan Impossible Brief. Dari lima keping NFT tersebut, BossLogic mendesain empat keping yang diberi judul “The Golden One”, “The Man From Tomorrow”, “The Man of The Past”, dan “The King Piece”. Keempat karya seni tersebut menggambarkan sosok Messi sebagai superhero, dewa Yunani, dan juga raja. 

    Sedangkan, seniman digital Impossible Brief menciptakan keping NFT terakhir dari koleksi ‘Messiverse’ yang diberi nama “The Magician”. NFT ini dibuat untuk memperingati kemenangan bersejarah Lionel Messi bersama tim nasional Argentina atas Brazil di Copa America. Peristiwa ini dianggap sebagai penghargaan karena merupakan kemenangan Lionel Messi dan Argentina di kompetisi besar setelah satu dekade lamanya.

    Pada saat peluncurannya, “The Golden One” yang hanya tersedia satu keping ini dilelang selama 72 jam dengan harga lelang mulai dari 50.000 USD. Namun, harga lelang terus meroket bahkan mencapai 1.128.815 USD. Sementara untuk “The Man From Tomorrow” dan “The Man of The Past” yang tersedia sebanyak 75 edisi ini dijual seharga 10.000 USD per keping. Para pembeli NFT ini akan secara otomatis mendapatkan keping “The Man of The Past” yang dikirim melalui airdrop.

    Karya seni lainnya yaitu “The King Piece” tersedia sebanyak 2500 edisi dan per kepingnya dihargai sebesar 499 USD. Sedangkan, untuk NFT keping terakhir yang bernama “The Magician”, dijual seharga 50 USD secara open edition, maksudnya adalah NFT tersebut hanya tersedia selama 15 menit saja dengan jumlah yang tidak terbatas. 

    Mempublikasikan NFT Art Melalui Marketplace Terpercaya

    Untuk menerbitkan NFT, diperlukan marketplace yang terpercaya sebagai wadah dalam memamerkan dan menjual NFT tersebut. Jika membahas tentang marketplace NFT, masyarakat Indonesia terutama para seniman digital sudah tidak perlu khawatir lagi. Sebab kini telah hadir marketplace NFT TokoMall, yang merupakan salah satu pionir dari munculnya marketplace NFT di Indonesia.

    TokoMall dapat membantu para seniman digital yang tertarik dalam memamerkan bakatnya ke dalam bentuk NFT. Marketplace NFT yang telah secara resmi diluncurkan pada pertengahan bulan Agustus lalu ini memiliki alur pendaftaran yang sederhana dan praktis. Dengan demikian, para seniman atau siapa saja yang ingin menerbitkan NFT berkesempatan untuk mencobanya.

    Caranya adalah dengan mendaftarkan diri Anda sebagai exclusive merchant partner di TokoMall. Setelah mengisi data diri dan lolos review serta verifikasi, Anda bisa mulai minting karya seni terbaik Anda sebagai NFT di TokoMall. Dalam proses tersebut ada sejumlah gas fee yang dikenakan pada Anda dan setelahnya karya Anda akan langsung tampil halaman TokoMall dan bisa dikoleksi oleh kolektor. 

    Itu dia penjelasan mengenai koleksi NFT art Messi yang berhasil menarik perhatian para kolektor karya seni digital. Nah, bagi Anda yang tertarik mengoleksi NFT art hasil karya seniman Indonesia, sekarang Anda sudah tidak perlu khawatir lagi. Yuk, langsung saja kunjungi www.mall.tokoscape.com dan daftarkan diri Anda sebagai kolektor di TokoMall sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pahami Pengertian Ilustrasi Digital dan Perkembangannya dalam NFT

    Aset kripto berupa non-fungible token atau yang biasa disingkat NFT sangat identik dengan karya seni yang dihasilkan melalui teknik ilustrasi digital. Berbagai karya seni NFT yang terkenal seperti Bored Ape Yacht Club, merupakan karya seni digital yang kemudian diproses menjadi aset kripto NFT melalui proses minting.

    Lantas, apa yang dimaksud dengan ilustrasi digital? Bagaimana proses pertemuannya dengan NFT? Baca terus artikel ini, yuk!

    Baca juga: Bored Ape, Monkey NFT yang Punya Harga Fantastis. Kenapa Mahal ya?

    Apa itu Ilustrasi Digital?

    ilustrasi digital adalah teknik menggambar yang memanfaatkan perangkat lunak komputer (software) untuk menghasilkan sebuah karya dalam bentuk gambar. Teknik ini berbeda dengan cara konvensional yang memanfaatkan media fisik seperti kertas dan cat kuas untuk menghasilkan sebuah ilustrasi.

    Dengan adanya teknologi yang mendukung digitalisasi karya seni ilustrasi, para kreator dan artis mendapatkan banyak manfaat dan peluang baru untuk menjelajahi berbagai gaya baru dalam membuat karya mereka. Karya digital satu ini menghasilkan berbagai teknik baru dalam membuat karya seni yang mana memanfaatkan berbagai perangkat lunak dan perangkat keras komputer.

    Ragam Gaya Karya Seni Ilustrasi Digital

    Ilustrasi digital dengan teknik freehand memungkinkan para seniman untuk menghasilkan komposisi gambar yang lebih kompleks. Ada berbagai jenis gaya gambar yang digandrungi oleh banyak artis, yaitu:

    1. Komikal

    Sebuah buku komik terdiri dari beberapa adegan yang dibagi ke dalam panel-panel. Sebuah panel dilengkapi dengan teks narasi dan dialog yang ditampilkan dengan kontainer berbentuk balon. Komik dapat dibuat dengan teknik ilustrasi digital di mana adegan digambar dengan komposisi sesuai keinginan sang seniman komik atau biasa disebut komikus.

    2. Realisme

    Realisme merupakan salah satu gaya ilustrasi digital modern yang cukup populer di kalangan para seniman. Ciri khas dari realisme adalah kecenderungan gambar yang sangat mirip dengan objek nyata dengan detail-detail dan komposisi kompleks, yang bertujuan untuk merepresentasikan keadaan dunia nyata dan bentuk manusia semirip mungkin.

    3. Ilustrasi Flat

    Gaya ilustrasi digital ini menduduki puncak tren desain di tahun 2020 seiring dengan kehadiran NFT dan masih bertahan hingga saat ini. Berbagai brand mengadopsi gaya ilustrasi flat hampir di setiap platform komunikasi visual mereka seperti logo, aplikasi, situs web, ilustrasi, dan lain-lain.

    Memiliki ciri khas yakni gambar dua dimensi dengan detail yang sedikit, Para seniman ilustrasi digital flat lebih mementingkan perspektif yang menarik dan pergerakan yang unik untuk menciptakan gambar yang memiliki makna dan terlihat ‘hidup.’

    Ilustrasi Digital dan Pasar NFT

    Tidak sekadar menghasilkan karya, kehadiran teknologi ilustrasi digital juga memberikan kesempatan bagi para seniman untuk memasarkan karya seni mereka dengan cara baru. Sebab, NFT merupakan token digital yang tersimpan dalam jaringan blockchain yang menjadikan sebuah karya menjadi unik dan tidak dapat diduplikasi.

    Ilustrasi digital cenderung digandrungi oleh para kreator dan artis yang ingin memasarkan karya seni mereka di pasar NFT karena output yang dihasilkan dari teknik menggambar ini berbentuk digital yang mana mempermudah proses minting

    ilustrasi digital blake katryn

    Source: OpenSea – Blake Kathryn

    Secara global, sudah banyak nama-nama ilustrator yang berhasil menjual karya seni miliknya ke dalam bentuk NFT. Sebut saja Blake Kathryn, ilustrator yang menjual beragam ilustrasi digital dan seni visualnya dalam bentuk NFT. Saat ini, koleksi NFT miliknya mencatat floor price di angka 1,444 ETH yang senilai dengan 1630 USD, lho! Salah satu keping NFT termahal miliknya berjudul “Onye Nota Bust #4/25”.

    karya ilustrasi digital e merlin murray

    Source: E Merlin Murray – “Madame Sofia’s Oracle Of Wisdom”

    Selain itu, ada juga seniman bernama E Merlin Murray yang juga berhasil menjadikan ilustrasi digital miliknya ke dalam bentuk NFT. Bahkan, ia telah merilis lebih dari satu proyek proyek NFT, lho! Antara lain “Madame Sofia’s Oracle Of Wisdom” yang terdiri dari 8888 keping, lalu “Space Goats On Acid”, dan terakhir ada “Satoshi Faces”. Masing-masing proyek tersebut memiliki ciri khas dan gaya ilustrasi yang berbeda dan unik, sukses menarik perhatian banyak penikmat seni.

    Baca juga: Simak Panduan Cara Membuat dan Menjual NFT yang Mudah Berikut!

    Bagaimana Cara Membuat NFT dari Ilustrasi Digital?

    profil kreator nft dhany pratama

    Source: TokoMall – Dhany Pramata

    TokoMall melakukan wawancara eksklusif dengan beberapa seniman dan ilustrator asal Indonesia yang saat ini juga terjun ke dunia NFT

    Dhany Pramata adalah seorang seniman ilustrasi kartun asal Indonesia yang karyanya terkenal di media sosial Instagram dan Twitter. Dirinya menjelaskan bahwa riset pasar merupakan proses yang sangat krusial sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia NFT.

    “Kita benar-benar harus tau siapa target pembeli karya-karya kita. Nah, banyak kasus beberapa kreator yang memulai NFT tanpa riset, akhirnya mereka stuck,” ungkap Dhany yang kerap disapa dengan ‘Bang Dhan’.

    profil kreator nft heyapriliaa

    Source: TokoMall – Heyapriliaa

    Heyapriliaa, seorang ilustrator yang juga terjun ke dunia NFT dan memasarkan hasil karyanya di TokoMall memaparkan bahwa riset dapat dilakukan dengan memerhatikan jenis karya seni NFT yang laku di pasaran, serta memiliki kemampuan untuk memetakan karakteristik kolektor NFT.

    Baca juga: Penting dan Tak Boleh Terlewat, Inilah Cara Riset Pasar bagi Para Creator

    Setelah melakukan riset pasar, langkah selanjutnya adalah membuat karya seni yang nantinya akan dijadikan aset kripto berbentuk NFT. 

    profil kreator nft isa panic monsta

    Source: TokoMall – Isa Panic Monsta

    Isa Indra Permana, seorang ilustrator yang mengusung tema musik, mitologi, dan kehidupan sehari-hari pada karyanya menuturkan proses eksekusi membuat karya seni langsung dilakukan tanpa perlu membuat sketsa karena ide akan mengalir dengan sendirinya seiring proses membuat karya. 

    Namun, berbeda dengan karya bertema khusus, dirinya memulai proses awal yakni membuat checklist untuk keseluruhan karya yang akan menjadi sebuah series.

    Seorang kreator harus memilih platform untuk memasarkan karya seni berbentuk NFT mereka. Dhany Pramata menjelaskan bahwa dirinya memilih pasar NFT lokal karena menyesuaikan jenis konten yang ia buat yang mana sangat berkaitan erat dengan kebiasaan dan budaya masyarakat Indonesia.

    Promosi juga menjadi proses eksekusi yang penting bagi seorang kreator agar karya seni mereka dikenali oleh khalayak dan menjangkau pasar yang meminati karya mereka. Salah satu mekanisme promosi yang kerap dilakukan adalah melalui media sosial. Kolektor NFT biasanya memantau perkembangan seputar dunia NFT di Twitter atau Instagram.

    Cara lain untuk mempromosikan diri dan karya seni NFT adalah melalui komunitas. Tidak sekadar mempromosikan karya seni, para anggota komunitas sering berdiskusi dan saling memberikan informasi terkait dunia NFT. Ada berbagai komunitas NFT yang mana terbuka bagi para kreator dan kolektor untuk bergabung.

    Bagi kamu para kreator dan artis yang ingin menjual karyamu dalam bentuk NFT, yuk bergabung menjadi Official Partner (Kreator) dari TokoMall. Kalau kamu kolektor yang suka mengoleksi karya seni NFT, kamu bisa membeli NFT dari berbagai seniman NFT terkemuka di TokoMall dengan mendaftar sebagai Creator (Kolektor). Biar nggak ketinggalan berita seputar NFT, join juga komunitas Discord atau Telegram TokoMall, ya!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Immutable X, Marketplace NFT yang Bebas Gas Fee

    Sebagai kolektor NFT, Creator pasti paham dengan biaya yang harus dibayarkan saat akan membeli aset digital baru atau disebut sebagai gas fee

    Pasalnya, biaya ini bisa membuat harga aset NFT yang sudah mahal sebelumnya menjadi semakin mahal, belum lagi bila platform penyedia memiliki jaringan yang lambat karena dijalankan pada blockchain layer pertama, seperti Ethereum.

    Namun, kini Creator tak perlu khawatir lagi sebab sudah ada marketplace NFT yang bebas gas fee, yakni Immutable X.

    Kabarnya, marketplace ini didesain untuk menjawab semua persoalan marketplace NFT yang ada sebelumnya, yakni dengan biaya penjualan rendah dan proses transaksi yang cepat lantaran dijalankan di jaringan blockchain layer ke-2. Simak ulasan lengkapnya dibawah ini!

    Apa Itu Immutable X?

    Immutable X adalah platform jual beli NFT yang dijalankan di jaringan blockchain layer ke-2. Marketplace ini hadir untuk menjawab persoalan yang kerap dikeluhkan oleh para kolektor NFT sehubungan dengan kecepatan transaksi dan mahalnya gas fee

    Sebagai platform yang berjalan di jaringan blockchain layer ke-2, platform jual beli nft satu ini tak perlu diragukan lagi kecepatan dan performanya.

    Selain menjadi marketplace atau tempat jual beli aset digital NFT, Immutable X juga bisa jadi tempat bagi para pengembang gim dan aplikasi berbasis Ethereum agar dapat menjalankan misinya dengan lebih lancar. Marketplace ini awalnya diberi nama Fuel Games dan menjadi perusahaan gim berbasis di Australia.

    Baca juga: Inilah 5 Deretan NFT Marketplace Buatan Indonesia!

    Mengenal Token IMX

    token immutable x imx

    Tak hanya menjadi wadah bagi transaksi jual beli aset digital NFT dan para pengembang gim serta aplikasi, Immutable X juga mengeluarkan aset kriptonya sendiri dalam bentuk koin yang kemudian disebut sebagai IMX. Total token yang diedarkan berjumlah sekitar 2 jutaan IMX dan sempat mencapai harga tertingginya, yakni 9,50 USD pada 26 November 2021.

    Meski sempat naik di harga 9,50 USD, harga token IMX saat ini merosot jauh dan dapat dikatakan sedang mencapai titik terendahnya. Harga token IMX berdasarkan CoinMarketCap per Jumat (10/6/2022) ada pada 0,9662 USD. Artinya, harga satu token IMX bahkan tidak mencapai 1 USD.

    Lantas, apa kegunaan token IMX? 

    Token IMX dapat digunakan untuk membayar seluruh transaksi yang terjadi di platform jual beli aset digital NFT, Immutable X. Sebagai token asli dari platform tersebut, IMX juga dijadikan untuk hadiah di “Staking Reward Pool” dengan jumlah tertentu dari keseluruhan pasokan.

    Pada akhirnya, token IMX diadakan untuk menjawab persoalan-persoalan klasik seputar transaksi aset digital NFT yang terjadi di platform pendahulunya yaitu Ethereum. Upaya ini dilakukan dengan cara menjalankan platform di blockchain layer-2 agar transaksi lebih cepat, aman, dan murah.

    Baca juga: Mengenal Standar Token ERC 20 hingga Cara Kerja dan Kegunaannya

    Serba-serbi Marketplace Immutable X

    Lantas, siapa orang di balik platform jual beli nft yang solutif ini? 

    Dua orang yang berperan penting di marketplace ini adalah James Ferguson dan Robbie Ferguson. Sebagai sarjana Hukum dan Pemasaran, James Ferguson bertindak sebagai CEO (Chief Executive Operation) di Immutable X sejak 2018.

    Sementara itu, Robbie Ferguson adalah co-founder dan pimpinan utama dari platform ini. Robbie Ferguson juga merupakan seorang lulusan kampus yang sama dengan James Ferguson, yakni University of Sydney. Bedanya, Robbie mengambil jurusan Computer Science dan Hukum untuk gelar sarjananya.

    Itulah perkenalan singkat dengan Immutable X, platform jual beli aset digital NFT layer-2 yang menjadi solusi atas permasalahan marketplace yang dijalankan di jaringan blockchain layer-1. 

    Tak hanya jadi wadah bagi aset digital, marketplace satu ini juga menjadi tempat bagi para pengembang gim dan aplikasi. Selain itu, ada juga token IMX yang dapat menjadi metode pembayaran atas seluruh transaksi yang terjadi di platform ini.Bagaimana, tertarik untuk bermain NFT, khususnya di Immutable X? Pastikan Creator selalu mengikuti info ter-update seputar NFT dengan bergabung di komunitas Discord dan Telegram TokoMall. Selain Immutable X, Creator juga bisa membeli koleksi NFT lewat situs web TokoMall yang bisa diakses pada link ini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Portofolio adalah Kumpulan Karya. Apa yang Perlu Diketahui Pemula?

    Bagi para seniman, desainer grafis, dan artis visual, menunjukkan hasil kerja mereka sangatlah penting. Maka dari itu, untuk menunjukkan karya-karya yang telah mereka hasilkan, diperlukan portofolio. Pada dasarnya, portofolio adalah kumpulan hasil pekerjaan atau karya yang dilakukan oleh seorang pekarya. 

    Kumpulan hasil karya atau portofolio ini bisa ditunjukkan melalui format daring maupun luring. Karena pesatnya perkembangan teknologi hari ini, menunjukkan karya seorang pekerja seni visual melalui platform online sangatlah perlu. Mengapa portofolio online begitu perlu bagi seniman hari ini? Yuk, kita bahas!

    Apa itu Portofolio?

    Sebelumnya, kita sudah menjelaskan mengapa para pekerja kreatif di bidang visual butuh menunjukkan karyanya melalui portofolio online. Hal ini dikarenakan, Portofolio adalah kumpulan hasil karya seseorang yang nantinya akan dijadikan pertimbangan bagi orang lain yang akan menggunakan jasa atau membeli karya mereka. Dengan portofolio ini, seorang pekarya tak hanya bisa menunjukkan hasil pekerjaannya, namun juga bisa menjadi salah satu cara untuk memiliki daya tawar terhadap klien atau orang yang akan menggunakan jasanya.

    Apa Beda CV dan Portofolio?

    Beberapa orang masih belum tahu apa perbedaan antara Curriculum Vitae atau CV dengan Portofolio. Pasalnya, keduanya sama-sama penting, terlebih untuk Anda yang ingin melamar pekerjaan atau ingin menunjukkan hasil kerja Anda. Ada beberapa perbedaan yang signifikan antara keduanya, di antaranya:

    Isi atau Konten

    Hal pertama yang membedakan antara CV dengan portofolio adalah dari segi konten atau isinya. Apabila portofolio adalah kumpulan hasil karya seseorang, Curriculum Vitae merupakan informasi yang diberikan oleh sang pemberi CV yang memberitahukan tentang pengalaman kerja, latar pendidikan dan juga pengalaman lainnya yang berhubungan dengan bidang yang ditekuni secara lengkap. Ditambah lagi, di dalam CV terdapat kontak berupa surel ataupun nomor ponsel. 

    Fungsi 

    Selain itu, yang membedakan CV dengan portofolio adalah fungsinya. Fungsi dari CV adalah untuk menarik minat para perekrut. Sedangkan, portofolio adalah untuk membuktikan bahwa seorang kandidat memiliki nilai di mata perekrut atau klien.

    Kelengkapan Data

    Perbedaan lain yang bisa kita lihat antara keduanya adalah dari kelengkapan datanya. Meski dalam CV para kandidat harus menunjukkan informasi secara lengkap, mereka harus menunjukkannya dengan singkat. Sementara itu, semakin banyak hasil karya yang ditunjukkan para pekarya dalam portofolionya, semakin tinggi peluang kerja atau diterima oleh klien.

    Bagaimana cara membuat portofolio?

    Tentu untuk menunjukkan hasil karya Anda, ada beberapa cara yang perlu Anda lakukan agar klien atau perekrut bisa tertarik dengan Anda. Berikut beberapa cara yang bisa Anda implementasikan untuk menunjukkan portofolio Anda.

    Menggunakan media sosial

    Seperti yang kita ketahui, media sosial kini semakin berkembang. Di sini Anda tak hanya bisa berinteraksi dengan orang lain, namun bisa menunjukkan karya Anda. Platform seperti Instagram memungkinkan Anda menunjukkan hasil karya seni visual dengan mudah. 

    Menggunakan situs untuk portofolio online

    Bagi para pekarya visual, Anda bisa menggunakan situs-situs seperti Behance untuk menunjukkan hasil karya Anda. Di samping itu, dengan mengunduh hasil karya Anda ke situs tersebut, klien atau perekrut bisa dengan mudah mencari hasil karya Anda.

    Menggunakan situs marketplace NFT

    Di era Web3 yang kini sedang berkembang, NFT bisa menjadi tempat untuk Anda yang ingin menunjukkan hasil karya Anda. Tak hanya itu saja, Anda bisa menjual secara langsung hasil karya Anda. 

    Situs tempat membuat portofolio online

    Selain itu, sudah banyak website yang bisa digunakan untuk para pekarya untuk menunjukkan karya mereka, seperti Instagram, Behance, dan masih banyak lagi. Ditambah lagi, di era Web3 di mana sistem blockchain sudah semakin berkembang, para seniman visual juga bisa menjadikan NFT sebagai portofolio untuk hasil-hasil karya mereka. Berikut situs untuk Anda yang ingin membangun portofolio online Anda:

    1. Instagram

    Siapa yang tidak kenal dengan media sosial satu ini. Tak hanya sebagai tempat orang-orang untuk memamerkan foto-fotonya, Instagram kini bisa menjadi tempat para pekarya atau seniman visual untuk menunjukkan hasil karyanya.

    2. Dribble

    Dribble merupakan salah satu situs yang memungkinkan para desainer grafis, ilustrator atau seniman visual bisa menunjukkan hasil karyanya. Terlebih lagi, Dribble menyediakan layanan portofolio online dengan gratis.

    3. Tokomall.io 

    Sistem blockchain tak hanya memungkinkan Anda untuk berinvestasi aset kripto, namun juga memudahkan Anda dalam menjual karya seni Anda melalui NFT. Salah satu tempat untuk menjual NFT Anda adalah Tokomall. Tokomall adalah marketplace NFT pertama di Indonesia. Dengan menjual hasil karya Anda di Tokomall, Anda tak hanya mendapatkan pundi-pundi dengan menjual hasil karya Anda, namun juga bisa dijadikan portofolio online.

    4. Behance

    Situs ini tidak asing lagi bagi para desainer ataupun ilustrator. Hal ini disebabkan oleh komunitas desainer yang besar di situs ini. Dengan demikian, Anda tak hanya bisa memamerkan hasil karya Anda, namun juga bisa berjejaring dengan seniman lainnya. 

    Contoh Portofolio Desain

    Portofolio Desain Grafis: 

    contoh portfolio desain grafis

    Source: Marta Gawin Behance Account

    Anda ingin memperlihatkan hasil karya desain grafis Anda? Anda bisa menjadikan akun Behance dari seorang art director dan desainer grafis asal Polandia bernama Marta Garwin ini sebagai referensi Anda. Di situ ia menunjukkan berbagai hasil karya yang sudah ia kerjakan.

    Portofolio Desain Interior atau Arsitektur

    contoh portfolio artistektur

    Source: Mojtaba Ashour Behance Account

    Tak hanya desain grafis saja yang bisa Anda tunjukkan di Behance. Anda juga bisa memamerkan hasil karya desain interior Anda melalui situs ini seperti seorang desainer interior asal Turkey bernama Mojtaba Ashour ini. 

    Portofolio Fotografi

    contoh portfolio fotografi

    Source: Andrea Jelić Dribble Account

    Anda ingin bekarier sebagai fotografer profesional? Tentu dengan menunjukkan portofolio online, Anda bisa memamerkan hasil karya Anda di depan klien atau perekrut. Sebagai referensi, Anda bisa melihat akun situs Dribble seorang fotografer terkenal bernama Andrea Jelić ini. 

    Portofolio Ilustrasi

    contoh portfolio illustrator

    Source: Si Juki Tokomall Account

    Tokomall tak hanya bisa menjadi tempat Anda menjual karya dalam bentuk NFT, namun juga bisa Anda jadikan sebagai tempat portofolio online Anda, contohnya seperti Si Juki ini. Nah, Anda tertarik mencoba membuat portofolio online Anda melalui NFT? Maka dari itu, buat akun Tokomall Anda!

    Baca Juga: Si Juki: Berawal Dari Webtoon Hingga Ke NFT

    Mengapa Menggunakan NFT Menjanjikan sebagai Kreator?

    Secara teknis, NFT adalah token digital yang tersimpan dalam jaringan blockchain yang mana hampir mustahil dapat diretas. Sehingga, pemilik karya digital menyimpan sebuah tautan berbentuk file digital pada jaringan blockchain sebagai bukti atas kepemilikan karya-karya tersebut.  

    Karya seni yang terdigitalisasi menjadi NFT melalui proses minting, karya tersebut bersifat unik dan tidak dapat diduplikasi kembali. 

    Sistem teknologi ini yang menguntungkan kreator karena tidak perlu khawatir karya-karya yang ditampilkan portofolio akan dicuri maupun dipakai tanpa izin.

    ilustrasi konsep nft

    Tak hanya itu, para kreator juga dapat menjual karya seni mereka dan berhak mendapat royalti atas penjualan kembali karya mereka sehingga dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan. 

    Karya-karya yang dapat di-mint NFT tidak terbatas pada karya seni berupa gambar saja. Namun juga dalam bentuk karya seni dalam bentuk musik, sneakers, video, benda koleksi, hingga barang-barang dalam permainan (in-game item).

    Beberapa kelebihan NFT Pada Dunia Karya Seni

    1. Para kreator dan artis memiliki kendali atas karya mereka

    Teknologi NFT mengizinkan artis untuk memiliki kendali atas karya mereka dengan kemampuannya menjadikan sebuah karya seni unik dan tidak dapat diduplikasi. 

    Sebelum teknologi karya seni dalam bentuk NFT ada, para kreator dan artis memasarkan karya mereka di berbagai platform jual beli, namun orang dapat menyalin dan bahkan menjual kembali karya seni yang mereka pasarkan. 

    Hal ini dikarenakan tidak adanya bukti atas kepemilikan karya yang menjadikan karya tersebut unik dan tidak dapat diduplikasi kembali.

    2. Mengurangi praktik ‘calo’ karya seni

    Dengan adanya platform jual beli NFT, para artis dan kreator tidak lagi perlu bertransaksi dengan para calo karya seni yang cenderung memainkan harga. 

    Artis dan kreator dapat menjangkau para pembeli secara langsung melalui marketplace. Hal ini menguntungkan baik bagi kreator maupun kolektor dengan valuasi seni yang lebih adil.

    Potensi Pasar NFT di Indonesia

    contoh digital art nft

    Bagaimana dengan potensi pasar NFT bagi para artis yang memiliki portofolio digital di Indonesia?

    Berdasarkan riset internal Tokocrypto ke berbagai platform pasar NFT global, total kunjungan dari Indonesia telah mencapai 1 juta penjunjung pada tahun 2021. 

    Data ini didukung dengan adanya 11 juta investor aset kripto di Indonesia per 2021.

    Baca Juga: Masih Tentang Game NFT, Begini Fitur dan Cara Kerja Game Upland!

    Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat di Indonesia akan aset digital kripto, potensi pertumbuhan pasar NFT juga meningkat. 

    Implementasi NFT ke dalam berbagai platform seperti Metaverse yang menjanjikan dunia virtual tanpa batas tentunya juga akan mendorong peningkatan permintaan aset digital yang menjadi peluang bagi para kreator untuk berkembang secara karya dan finansial.

    Bagi kamu para kreator dan artis yang ingin menjual karyamu dalam bentuk NFT, yuk bergabung menjadi Official Partner dari Toko Mall. Kalau kamu kolektor yang suka mengoleksi karya seni NFT, kamu bisa membeli dan mengoleksi NFT dari berbagai artis terkemuka di Toko Mall.

    Biar nggak ketinggalan berita seputar NFT, join komunitas Discord atau Telegram TokoMall.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Riset: Industri NFT Bakal Tetap Tumbuh, Meski Bear Market

    Industri NFT dikhawatirkan akan mengalami penurunan pertumbuhan di saat market aset kripto diketahui sedang lesu. Namun sebuah laporan riset terbaru, menyebutkan sektor NFT masih dapat tumbuh, meski industri kripto sedang bear market.

    Laporan terbaru dari perusahaan akutan publik, Deloitte bersama Credit Suisse Research Insititute menjelaskan industri NFT masih akan terus tumbuh ke depannya, terlepas dari penurunan pasar yang terjadi saat ini. Namun, dari data saat ini, pasar NFT sedang mengalami penurunan, jika dibandingkan dengan loncatan drastis yang terjadi di tahun 2021.

    Total volume transaksi di kuartal pertama 2022 menurun menjadi hampir US$ 17 miliar, tapi masih jauh di atas volume pada periode yang sama tahun lalu. Jumlah transaksi NFT juga turun cukup drastis sejak mencapai puncaknya di kuartal ketiga 2021.

    Menurut laporan itu, ada banyak faktor yang memengaruhi fluktuasi pasar NFT. Salah satunya sentimen investor yang melemah akibat guncangan situasi geopolitik global yang sedang terjadi.

    ilustrasi stok nft
    Ilustrasi NFT.

    Baca juga: Apa Itu Web3: Konsep Baru Internet di Masa Depan

    Meski begitu, Deloitte memprediksi sektor NFT akan terus berkembang dalam hal popularitas dan keberagaman, dan yang lebih penting, di atas basis fundamental ketimbang sebatas pertumbuhan spekulatif seperti yang terjadi tahun lalu. Di sisi lain, ekosistem metaverse play-to-earn (P2E) menciptakan peluang bagi kripto asli untuk menghasilkan uang terlepas dari kondisi pasar.

    Seperti yang telah kita lihat dari siklus pasar sebelumnya, ekosistem kripto selalu kembali. Mengikuti tren saat ini, NFT dan metaverse tampaknya menjadi DApps yang paling disukai di era ini. Tahun lalu, NFT mencatat penjualan lebih dari US$ 25 juta sementara penilaian metaverse meroket hingga lebih dari US$ 1 Miliar.

    Kategori NFT

    Laporan Deloitte membagi NFT menjadi lima kategori: Crypto art, Collectible, Gaming, Metaverse dan Utility. Pertama, NFT Collectible mengacu pada aset-aset NFT berupa avatar yang umumnya dikoleksi untuk membentuk suatu komunitas atau digunakan dalam video game dan olahraga merupakan salah satu segmen yang populer di kategori ini.

    Di posisi kedua ada NFT Gaming dengan volume transaksi sebesar US$ 5,17 miliar. Contoh NFT yang masuk kategori ini adalah senjata atau equipment di game RPG, maupun skin eksklusif buat karakter. Kategori ketiga, NFT Crypto art, dengan proyek-proyek artistik yang terjual dengan harga fantastis, semisal NFT bikinan Beeple yang laku US$ 69 juta pada bulan Maret 2021.

    ilustrasi nft marketplace
    Ilustrasi NFT.

    Baca juga: Memahami Aset Kripto, NFT dan Gagasan “Greater Fool Theory”

    Posisi keempat dan kelima ditempati oleh kategori NFT Metaverse dan Utility, masing-masing dengan volume transaksi di kisaran setengah miliar dolar AS. Kategori metaverse umumnya tak hanya mengacu aset NFT yang merepresentasikan lahan virtual, melainkan juga pakaian dan aksesori untuk mendandani avatar di dunia virtual.

    Kategori NFT utility mengacu pada aset yang berfungsi sebagai nama domain, tiket konser, maupun kode akses ke konten eksklusif. Data dari NonFungible.com, tercatat kategori collectible adalah yang terbesar volume transaksinya, dengan angka mencapai US$ 8,47 miliar per akhir 2021 lalu.

    Dari kelima kategori tersebut, NFT Gaming adalah yang paling likuid, jika ditinjau dari segi jumlah pemilik, wallet, dan jumlah transaksi. Harga rata-rata NFT Gaming berada di kisaran US$ 200, sementara harga rata-rata NFT Metaverse dan Crypto art bisa mahal menembus angka US$ 3.500.

    Melihat fundamental ini, beberapa analis memperkirakan bahwa NFT dan metaverse tidak hanya akan bertahan di bear market, tetapi juga berkembang setelah pembalikan terjadi. Bagaimanapun, seni secara historis merupakan lindung nilai inflasi yang baik. Pergerakan crypto bull berikutnya kemungkinan akan didominasi oleh NFT dan dunia metaverse P2E yang menawarkan insentif yang besar.

    Baca juga: Ini 5 Game NFT Gratis yang Dapat Memberi Keuntungan



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar 7 Koin NFT Terpopuler Saat Ini yang Bisa Cuan

    Mengetahui daftar koin NFT yang sedang populer saat ini akan membantu Anda dalam mengelola aset digital. Koin NFT sendiri merupakan aset digital yang bisa menjadi alternatif mata uang kripto. Aset digital berupa NFT menjadi menarik karena sifatnya yang “one of a kind” sehingga sulit untuk ditiru. Simak ulasan berikut untuk mengetahui daftar koin NFT terpopuler saat ini!

    Naiknya Popularitas NFT

    Memasuki tahun 2021, NFT menjadi semakin populer. Hal ini bisa dibuktikan dengan peningkatan penjualan NFT secara online. Pada kuartal pertama 2021, total penjualan NFT mencapai US$2 biliun. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan yang amat tajam dari tahun 2020. Tercatat, total penjualan NFT pada 2020 “hanya” mencapai angka US$250 juta.  

    Meski begitu, sebenarnya popularitas NFT tidak dibangun dalam sekejap mata. Jika diurut, penjualan NFT bahkan tidak langsung menanjak sejak diperkenalkan oleh Robert Dermody, Adam Krellenstein, dan Evan Wagner pada 2014 silam. NFT baru mulai ramai diperbincangkan pada 2017, tepatnya saat CryptoPunks muncul dan standar operasional seperti ERC-721 diperkenalkan.

    Apa itu Koin NFT?

    Koin NFT merujuk kepada kepemilikan aset digital yang baru Anda bisa didapatkan melalui kepemilikan digital atas suatu aset. Menariknya lagi, koin NFT tidak memiliki nilai tukar seperti Bitcoin, sehingga tiap koin NFT memiliki sifat yang unik. 

    Perbedaan Koin NFT dengan Mata Uang Kripto

    Meski sama-sama bisa digunakan untuk bertransaksi di dunia digital, koin NFT memiliki perbedaan mendasar dengan mata uang kripto. Mata uang kripto masih mirip dengan uang konvensional karena sifatnya yang fungible atau dapat ditukarkan. Katakanlah Anda punya satu Bitcoin, maka nilainya sama dengan satu Bitcoin lain.

    Di sisi lain, koin NFT bersifat non-fungible alias tidak dapat ditukar. Seperti yang sudah disebutkan di atas, nilai satu koin NFT belum tentu sama dengan nilai koin NFT lainnya. Sebab, masing-masing koin NFT memiliki sertifikat autentikasi khusus yang unik dan tidak bisa diduplikasi.

    Daftar Koin NFT dengan Kapitalisasi Terbesar

    Daftar Koin NFT dengan Kapitalisasi Terbesar

    Lalu, apa saja daftar NFT yang populer saat ini? Jika melihat data dari Coinmarketcap, terlihat bahwa koin AXS dari Axie Infinity merupakan koin NFT dengan kapitalisasi terbesar. Berikut adalah daftar koin atau token NFT dengan kapitalisasi terbesar mengikuti standar ERC-721 dan ERC-1155 yang dirangkum dari situs Coinmarketcap.

    1. AXS (US$10,247 biliun)

    AXS Coins

    Koin AXS dari Axie Infinity menempati urutan pertama pada daftar  NFT dengan kapitalisasi terbesar menurut Coinmarketcap. Hingga November 2021, token AXS berhasil mencatat kapitalisasi pasar sebesar US$10.247.008.859.

    2. THETA (US$7,372 biliun)

    Theta coinPeringkat berikutnya ada Theta Network dengan native token-nya yang bernama Theta. Adapun yang menjadi daya tarik dari platform ini sendiri adalah ia menghadirkan infrastruktur video streaming yang terdesentralisasi. Per November 2021, Theta memiliki market cap sebesar US$7.372.728.385.

    3. FLOW (US$4,215 biliun)

    Flow coinDi peringkat ketiga ada koin Flow yang dikelola oleh jaringan Flow. Memasuki 2021, performa koin Flow memang cukup baik hingga mampu mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$4.215.255.643. Awal November 2021 lalu, satu  Flow-nya ada pada kisaran US$13,57.

    Baca Juga: Cara Memilih Koin Micin Potensial dan Rekomendasinya

    4. MANA (US$3,874 biliun)

    MANA CoinDecentraland memang selalu bisa diandalkan untuk masalah token NFT. Melalui token MANA, Decentraland mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$3.874.516.003, membuatnya berada di peringkat keempat daftar  NFT paling populer menurut Coinmarketcap. Pada awal November 2021 lalu, satu koin MANA dihargai US$2,85.

    5. ENJ (US$3,094 biliun)

    Enjin Coin

    Berikutnya ada Enjin Coin atau lebih dikenal dengan kode namanya, ENJ. Pada penghujung tahun 2021 ini, ENJ mampu mempertahankan performanya dan meraih kapitalisasi pasar sekitar US$3.094.924.191. Sedangkan, harga ENJ stabil pada level US$3,26.

    6. CHZ (USD2,515 biliun)

    token CHZ

    Bagi Anda yang baru mulai melakukan transaksi NFT, token CHZ dari Chiliz bisa dipertimbangkan. Sebab, harga per koinnya relatif terjangkau, sekitar US$0,49. Meski begitu, kemampuannya bisa dibilang stabil dari waktu ke waktu. Terbukti dari total kapitalisasi pasarnya yang mencapai angka US$2.515.267.769.

    7. SAND (US$4,94 biliun)

    SAND CoinTerakhir ada token SAND dari The Sandbox. Memasuki bulan Desember 2021, performa SAND memang terus meningkat. Harga satu SAND terbilang aman di level US$2,64. Untuk kapitalisasi pasarnya, The Sandbox mampu mencapai angka US$2.403.476.637 pada penghujung tahun 2021 ini.

    Tertarik untuk menggunakan koin NFT sebagai alat transaksi? Kini Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di NFT Marketplace milik Tokocrypto, bursa kripto terkemuka di Indonesia. Langsung saja buka website Tokocrypto, klik menu Toko Token, lalu pilih Toko NFT.

    Anda juga bisa memulai dengan TKO yang merupakan utility token asli dari Tokocrypto. TKO saat ini bahkan dapat diperjualbelikan dan ditukarkan dengan utility token lain. Klik di sini untuk mulai transaksi dengan koin NFT!  



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Yuk, Kenalan dengan Game Berbasis NFT, Axie Infinity Indonesia!

    Mungkin Anda kini sudah tak asing jika mendengar menghasilkan uang di kalangan gamers biasa dilakukan dengan menjadi streamer, youtuber maupun kompetisi e-sport. Tapi, ternyata sekarang ada cara lain seperti yang ditawarkan oleh game Axie Infinity yang kini tengah marak dimainkan di Indonesia. Penasaran dengan game ini serta cara memainkannya? Yuk, baca terus artikel ini!

    Saatnya Kenalan dengan Game Axie Infinity

    Axie Infinity adalah game pertarungan antar monster gemas bernama Axies, yang di mana nantinya Anda bisa mengadu tim monster maupun melawan satu sama lain di arena pertempuran. Axie Infinity merupakan game NFT (Non-Fungible Token) yang dibangun di atas jaringan blockchain ethereum (ETH) dengan bantuan ronin. Ronin sendiri merupakan sidechain yang berfungsi untuk membantu meminimalkan biaya dan penundaan transaksi. 

    Sebelum Anda memainkannya, Anda harus mempunyai Axies terlebih dahulu. Nah, Axies inilah yang merupakan NFT. Dengan begitu, ia memberikan sifat kepemilikan kepada Anda si pembelinya, dan inilah yang membuat Anda bisa menghasilkan uang dengan memperdagangkan Axies yang Anda miliki di pasar game berbasis blockchain

    Axie Infinity diperkenalkan di tahun 2018 dan dikembangkan oleh startup asal Vietnam yang bernama Sky Mavis. Kini Axie Infinity berhasil menjadi game NFT terpopuler, karena berhasil mencuri perhatian para gamers maupun trader.  

    Axie Infinity Shards (AXS) adalah  token yang digunakan di dalam game ini. AXS merupakan token ERC-20 yang berfungsi sebagai alat pembayaran, staking maupun tata kelola di dalam dunia game Axie Infinity. Token AXS pun tak hanya digunakan pada game ini saja, ia juga bisa dijadikan portofolio investasi Anda. 

    Cara Bermain Axie Infinity

    Sekarang saatnya kami membahas cara bermain Axie Infinity. Karena game ini memanfaatkan teknologi NFT, maka sebelumnya Anda perlu membeli NFT Axie untuk membangun tim pertama Anda. Anda juga membutuhkan 3 NFT Axie supaya bisa memainkannya. 

    Dilansir dari Dunia Games, biasanya harga Axies terendah ada di angka $100-an atau setara 0.050474 ETH (harga dapat berubah karena menyesuaikan market terbaru). Semakin bagus Axies, maka semakin mahal harganya. 

    Sebelum bermain, berikut beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan:

    1. Kunjungi terlebih dahulu situs www.axieinfinity.com melalui browser
    2. Kemudian klik halaman Marketplace yang ada di bagian atas
    3. Pada bagian ini Anda harus membuat dua akun wallet kripto, yakni MetaMask dan Ronin Wallet
    4. Setelah pendaftaran berhasil, klik login untuk menggunakan MetaMask
    5. Ketika sudah berhasil login, pergi ke Account kemudian pilih “Deposit to Ronin”, hal ini berguna untuk mentransfer ETH yang ada di MetaMask ke Ronin Wallet

    Setelah itu, Anda perlu membeli Axie terlebih dahulu. Adapun langkah membeli Axies:

    1. Pertama, masuk ke Marketplace
    2. Kemudian pilih Axie yang ingin Anda beli
    3. Nah, jika sudah berhasil, Axies akan tersimpan otomatis di Inventory milik Anda

    Berikut cara download aplikasi Axie Infinity:

    1. Kunjungi www.axieinfinity.com melalui browser
    2. Selanjutnya, klik tombol “Play Now” dan pilih apakah Anda ingin bermain di Android, iOS,PC, atau Mac. Jika sudah terunduh, Anda tinggal melakukan instalasi
    3. Bagi Anda yang mengunduhnya di PC atau Mac, Anda bisa login dengan menggunakan akun email yang terdaftar di Marketplace Axie Infinity. Sedangkan untuk pengguna Android akan menggunakan QR Code yang ada di dalam akun Marketplace Axie Infinity. 
    4. Setelah berhasil login, pilih tombol Axies yang ada di bagian pojok kiri bawah lalu tekan “Sync Axie”
    5. Nah, Axie yang ada di Inventory akan otomatis terdeteksi dan game siap untuk dimainkan

    Pada game Axie Infinity juga tersedia program Scholarship yang bisa Anda pilih. Program ini nantinya akan meminjamkan tiga Axies yang tidak sedang dimainkan kepada orang terpilih yang akan diberikan beasiswa. Nantinya pendapatan dari game ini akan dibagi dua antara manajer dan orang yang diberikan beasiswa. Biasanya, pendapatan dibagi 60/40. Program ini cocok bagi Anda seorang pemula, agar tetap untung dan tidak rugi terlalu banyak.  

    Tak hanya game Axie Infinity saja yang bisa mendapatkan cuan di dunia NFT. Anda juga bisa menghasilkan cuan dengan membuat karya seni. Nah, untuk menawarkan karyanya, para seniman bisa melakukannya di TokoMall, lho! Tunggu apa lagi? Segera kunjungi dan daftarkan diri Anda sekarang di www.mall.tokoscape.com.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perdagangan NFT Naik 21.000% Capai Rp 242,8 Triliun di Tahun 2021

    Pertumbuhan industri non-fungible token (NFT) meroket sangat cepat. Terbukti dengan laporan terbaru penjualan NFT secara global melonjak mencapai lebih dari 17 miliar dolar AS atau sekitar Rp 242,8 triliun pada tahun 2021.

    Menurut laporan dari perusahaan data NFT, Nonfungible.com, pencapaian penjualan NFT tersebut meroket secara signifikan sekitar 21.000% dari total tahun sebelumnya, pada 2020 yang hanya sebesar 82 juta dolar AS.

    “Kami telah melihat pertumbuhan eksponensial selama setahun terakhir,” Gauthier Zuppinger, salah satu pendiri Nonfungible.com, dilansir CNBC.

    Meski begitu terbilang tumbuh, perkiraan penjualan NFT pada tahun 2021 itu, sebenarnya masih di bawah proyeksi analisis blockchain, Chainalysis yang diperkirakan bisa mencapai lebih dari 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp 571,9 triliun.

    Ilustrasi penjualan NFT.

    Ilustrasi penjualan NFT.

    Baca juga: Presiden AS, Joe Biden Rilis Aturan Baru Aset Kripto Disambut Suka Cita

    Menurut Zuppinger, prediksi angka penjualan NFT tergantung metodologi yang dipakai, seperti mengukur volume perdagangan ang sah. Data Nonfungible.com mengesampingkan transaksi yang melibatkan bot, serta praktik investor secara bersamaan membeli dan menjual aset untuk meningkatkan aktivitas pasar secara artifisial.Pembeli NFT Melonjak

    Nonfungible.com pun mencatat, lebih dari 2,5 juta pemilik dompet kripto terlibat untuk memperdagangkan NFT pada tahun lalu. Jumlahnya naik dari 89 ribu pada 2020. Sedangkan, jumlah pembeli NFT melonjak dari 75 ribu menjadi 2,3 juta.

    Menurut laporan itu, orang-orang juga menjadi lebih baik dalam menghasilkan uang dari NFT. Investor bisa menghasilkan total keuntungan 5,4 miliar dolar AS dari penjualan NFT tahun lalu. Lebih dari 470 dompet berhasil menghasilkan keuntungan lebih dari 1 juta dolar AS, kata Nonfungible.com.

    Kategori NFT yang paling populer adalah collectible, yang menghasilkan penjualan senilai 8,4 miliar dolar AS. NFT game seperti Axie Infinity mewakili kategori terbesar kedua, mengumpulkan 5,2 miliar dolar AS dalam penjualan.

    illustrasi user metaverse di masa depan

    Ilustrasi Metaverse.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 9 Maret 2022: Pasar Perlahan Bangkit, tapi…

    Investor Lirik Dunia Metaverse

    Laporan Nonfungible.com melihat ada pergeseran fokus di akhir tahun, ke item Metaverse, dengan penjualan tanah digital dan proyek lain di dunia virtual mencapai 514 juta dolar AS. Hype di sekitar dunia Metaverse meningkat setelah perubahan nama perusahaan Facebook menjadi Meta di akhir tahun 2021.

    Ke depan, Zuppinger tidak mengharapkan nilai keseluruhan transaksi NFT meningkat secara dramatis di tahun 2022. Sejauh ini, Volume penjualan rata-rata berada di sekitar 687 juta dolar AS per minggu di awal tahun ini, sedikit naik dari rata-rata 620 juta dolar AS per Minggu pada kuartal keempat tahun 2021.

    “Yang menarik adalah kami melihat lebih sedikit pembeli dan penjualan. Komunitas global mungkin telah menurun karena spekulasi dan hilangnya minat pada koleksi. Tetapi pasar global masih sangat tinggi dan nilai dari beberapa aset ini terus meningkat,” ungkap Zuppinger.

    Zuppinger memperkirakan akan lebih banyak perusahaan besar dan lembaga keuangan akan memasuki pasar, sementara lebih banyak aset spekulatif mulai menghilang. Sejumlah merek besar, termasuk Visa dan Nike, ikut serta dalam pertumbuhan NFT pada tahun 2021.

    Baca juga: Survei: Orang Punya Aset Kripto dan NFT Lebih Gampang Dapat Pacar



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Tokoh dan Artis Indonesia yang Ikut Tren NFT

    Non-Fungible Token (NFT) bisa diartikan sebagai karya seni yang memiliki orisinalitas dan sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan. Aspek NFT inilah yang menjadikannya aset menarik bagi para seniman. Tak hanya itu, sederet artis dan tokoh Indonesia sudah berhasil mendapatkan keuntungan jutaan —bahkan milyaran Rupiah— lewat penjualan NFT.

    Siapa saja bisa membuat dan memperdagangkan NFT karena tidak diperlukan keterampilan khusus. Contohnya saja seperti Ghozali Everyday yang menjual NFT berisikan selfie dirinya. Jadi, apa yang membuat para selebriti Indonesia tertarik dalam dunia NFT?

    Perkembangan NFT hingga Digandrungi oleh Selebriti

    Beeple, seorang digital artist dari Amerika Serikat, menjual koleksi yang diberi nama “Everydays: The First 5000 Days”. Koleksi tersebut berhasil meraup pendapatan sebesar $69 juta atau setara dengan Rp989 miliar, nominal fantastis yang mendongkrak popularitas NFT secara global.

    Benar, siapa saja bisa melihat dan mengambil foto NFT yang dijual. Namun, hanya pembeli atau kolektor NFT tersebut yang benar-benar mendapatkan kepemilikan dari karya seni itu. Inilah mengapa NFT disebut sebagai media terbaru bagi seniman—dan siapa saja—untuk menjual karya mereka.

    Euforia berjalan tak hanya sampai situ saja, sejumlah tokoh ternama dunia juga turut membuat dan menjual NFT buatan mereka sendiri. Di antaranya seperti Jack Dorsey (pendiri Twitter), Grimes (musisi), Eminem (rapper), hingga Paris Hilton (sosialita). Bahkan, brand-brand besar pun ikut meluncurkan NFT, seperti Warner Bros. dengan koleksi NFT Space Jams dan Nike. 

    Para penggemar dari masing-masing tokoh, artis, maupun brand ini pastilah punya penggemarnya tersendiri yang akan rela merogoh kocek untuk pujaannya. Terlebih, tiap koleksi NFT tersebut pasti memiliki keunikan dan kelangkaannya sendiri. Dan, ya, ini bisa menjadi cara investasi baru bagi mereka. Hal inilah yang membuat NFT yang dikeluarkan oleh artis atau brand bisa laku terjual di pasaran saat ini. 

    Baca juga: Inilah 3 Brand Termahal di Dunia yang Mengadopsi NFT

    Deretan Tokoh dan Artis NFT Indonesia 

    Tak hanya di negara luar, popularitas NFT pun kian meningkat di Indonesia. Semakin banyak orang tergiur dengan profitabilitas NFT, termasuk para selebriti dan tokoh Indonesia yang terjun ke dunia NFT.  Ini dia daftarnya! 

    1. Syahrini

    nft artis indonesia syahrini

    Source by princessyahrini on Instagram

    Dahulu, Syahrini dikenal dari gaya rambutnya yang menghebohkan. Pasti Anda ingat dengan “Jambul Khatulistiwa” milik penyanyi ini, bukan? Kini, Syahrini terkenal sebagai seorang business woman yang berhasil meluncurkan koleksi NFT pertamanya, yakni Syahrini’s Metaverse Tour.

    Berisikan 18 ribu NFT, Syahrini menampilkan karya seni digital berupa avatar dirinya di berbagai backdrop cantik dengan tatanan warna lilac dan ungu. Syahrini bekerja sama dengan PT Anak Gaul Jaksel dan NFT Kings Pro untuk membuat koleksi NFT tersebut.

    Menariknya, “Metaverse” menjadi NFT pertama di dunia yang menampilkan wanita berhijab! NFT karya Syahrini ini sudah habis terjual dalam beberapa jam saja. NFT yang dibanderol dengan harga $20 atau setara dengan Rp287.000 ini menghebohkan dunia entertainment Indonesia dan menjadi salah satu alasan mengapa NFT kian populer di tanah air.

    2. Luna Maya

    Jika biasanya NFT dijual dalam jumlah ribuan item, berbeda halnya dengan koleksi NFT yang diluncurkan oleh Luna Maya. Secara mengagetkan, Luna Maya mengumumkan bahwa dirinya akan menjual NFT dalam jumlah yang sangat terbatas, yaitu hanya 10 item. Tidak sendiri, Luna Maya bekerja sama dengan Tokau, sebuah perusahaan Jepang yang sudah berpengalaman memproduksi karya digital untuk NFT selebritas Jepang. Penjualan NFT milik Luna Maya juga didukung oleh Gushcloud International. 

    artis nft indonesia luna maya

    Source by Binance.com

    Selain itu, Luna Maya juga meluncurkan NFT bernama Queen of The Moon yang berformat mp4. Konsep NFT ini cukup unik karena merupakan video kompilasi kehidupan Luna Maya. Harga penawarannya pun mencapai 15 BNB atau sekitar Rp87 juta.

    3. Denny JA

    nft tokoh indonesia denny ja

    Source by A Portrait of Denny JA on OpenSeaDenny Januar Ali atau Denny JA merupakan seorang penulis terkenal. Berkat koleksi NFT berjudul “A Portrait of Denny JA: 40 Years in the World of Ideas,” kini ia juga menjadi artis NFT Indonesia yang menghasilkan Rp1 miliar dari penjualan NFT.

    Koleksi NFT ini berisikan sampul-sampul buku karya Denny JA selama 40 tahun menjadi penulis. Namun, jangan salah, NFT ini tidak dibuat oleh Denny JA, melainkan seniman Galam Zulfiki. Karya ini sudah dibeli oleh Denny JA, sehingga legal untuk dijual dalam bentuk NFT.

    4. Ridwan Kamil

    nft tokoh indonesia ridwan kamil

    Source by Ridwan_Kamil Collection on OpenSea

    Sang Gubernur Jawa Barat yang selalu up-to-date dengan perkembangan zaman ini juga tidak mau kalah dengan tren NFT. Ridwan Kamil berhasil menjual NFT berupa lukisan buatannya sendiri seharga 1 ETH atau Rp 45,9 juta. Hasil penjualan NFT yang diberi judul “Pandemic Self Portrait” ini disumbangkan ke yayasan yang membantu anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat COVID-19. 

    Itulah beberapa tokoh dan artis NFT Indonesia yang sudah berhasil menjual NFT karya mereka. Apakah Anda akan menjadi artis NFT Indonesia selanjutnya? Buat dan jual NFT karya Anda hanya di TokoMall!



    Sumber : news.tokocrypto.com