Tag: eth

  • Resistance Ditembus, Analis Prediksi Harga Ethereum ke Rp 10 Juta!

    Ethereum (ETH) meledak lebih tinggi sejak posisi terendah di wilayah Rp6,9 juta dan sempat hampir menyentuh wilayah Rp8,2 Juta. Saat penulisan dilakukan Ethereum diperdagangkan di kisaran Rp8 juta.

    Aksi harga ETH ini diperkirakan akan bergerak ke lebih tinggi lagi dalam beberapa hari atau minggu mendatang menurut beberapa analis. Ada sejumlah tren teknis dan fundamental yang diprediksi dapat mendorong ETH jauh lebih tinggi lagi, seperti peluncuran jaringan ETH2, pertumbungan ruang DeFi, dan jika dilihat dari tren teknis, hambatan koin tersebut menuju Rp10 Juta sangat sedikit. Tidak hanya itu, keadaan pasar Bitcoin yang bullish diperkirakan juga dapat menjadi pendorong harga ETH melonjak.

    Harga Ethereum Hari Ini
    Harga Ethereum Hari Ini

    Baca juga: Ethereum Buat All-Time-High Baru dengan Tembus $500!

    Analis: Harga Ethereum Akan Meledak Lebih Tinggi

    Analis berpendapat Ethereum dapat diatur agar bisa mendaki harga yang lebih tinggi lagi saat berhasil menembus kisaran makro dan resistensi makro terdahulu yang pernah dicapai pertama kalinya sejak 2018. Mengacu pada grafik di bawah ini, ada indikasi terkait dengan terobosan aksi harga makro ETH,

    Baca Juga: Indeks Fear and Greed Crypto Meningkat, Apakah Beli Bitcoin Saat ini Tepat ?

    “$ETH/USD mengalami penutupan harian bullish yang sangat besar, jika mingguan ditutup di kisaran ini, dan level resistensi selanjutnya akan berada di $750 (Rp10 Juta lebih)… Bagaimana tidak bullish jika saat ini seperempat juta ETH terkunci selama lebih dari satu tahun…”

    harga ethereum

    Tekanan Jual di Masa Mendatang

    Sementara pandangan jangka panjang mengenai Ethereum jauh lebih baik selama beberapa minggu terakhir, seorang trader membagikan grafik di bawah ini.

    Grafik tersebut mengindikasikan catatan pemesanan ETH di bursa teratas. Rupanya, ada banyak tekanan jual yang mengarah ke bawah.

    “Pembelian pasar yang serius sedang terjadi, tetapi di sisi lain permintaan (jual) menumpuk. Saya tidak terlalu berharap ETH menembus 600 (USD) hari ini,” ujar salah satu analis dengan data tersebut.

    harga ethereum

    sumber.

     

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Mengirim Sinyal Bullish Masif saat Bulls Mengambil Alih

    Ethereum (ETH) dan pasar Altcoin teragregasi berkinerja cukup baik karena aksi harga Bitcoin terhambat.

    Tampaknya investor bergerak lebih jauh di sepanjang cabang risiko karena mereka berputar keluar dari BTC dan masuk ke aset yang belum melihat penemuan harga penuh.

    Baca Juga: Bisakah Paket Stimulus $ 1,9 Triliun Biden Mendorong Bitcoin Melewati $ 40.000?

    Ada kemungkinan kuat bahwa Ethereum akan memimpin gelombang pasar Altcoin berikutnya lebih tinggi – seperti yang terjadi saat ini – yang mungkin berarti bahwa ia memiliki ruang lebih lanjut untuk rally dalam jangka pendek.

    Seorang analis menunjuk pola teknis yang menunjukkan ETH memiliki potensi kenaikan masif  dalam waktu dekat.

    Beberapa waktu lalu, ETH diperdagangkan naik hampir 12.69% terhadap pair perdagangan USD dan BTC-nya, dikisaran level  $ 1.429 dan Rp 19.800 juta di Indodax

    Crypto ini masih diperdagangkan dari level tertinggi sepanjang masa, yang berada di sekitar $ 1.450. Ada kemungkinan kuat bahwa ini adalah level berikutnya yang ditargetkan ETH untuk dituju dalam beberapa minggu mendatang.

    Level tersebut juga baru-baru ini tertembus terhadap pair perdagangan BTC-nya, yang menunjukkan bahwa ETH bisa siap untuk melihat kenaikan jangka pendek.

    Baca Juga: Mengenal Mata Uang Baru BIDR dan Mekanismenya

    Seorang analis menjelaskan dalam cuitan Twitter-nya bahwa Ethereum berada di titik puncak untuk mem-flash sinyal entri panjang dengan akurasi historis yang signifikan.

    Ini bisa berarti bahwa pergerakan melewati titik tertinggi sepanjang masa akan segera terjadi. Merujuk grafik dibawah ini, ia mengatakan:

    “4jam ETH: Bullish TK cross di atas Cloud berpotensi segera hadir (sinyal entry Long).”

    Josh Rager, seorang analis di Twitter, mengatakan bahwa ETH akan naik. Namun, harus diperhatikan bahwa semua koin sedang di situasi overextended.

    Secara keseluruhan, pergerakan BTC masih akan menjadi dasar acuan yang utama dalam analisa Altcoin ini, dimana tindak tanduk Bitcoin masih menjadi penggerak pasar crypto agregat untuk membentuk trend dalam jangka pendek dan menengah.

    sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Tips Jual Beli Ethereum yang Menguntungkan

    Apakah Anda pernah mendengar kata Ethereum atau Ether? Jika belum, Anda mungkin bisa mulai “berkenalan” karena Ethereum bisa menjadi sesuatu yang potensial di masa mendatang. Ethereum adalah sebuah platform perangkat lunak yang bertujuan untuk membuat internet dan aplikasi yang terdesentralisasi.

    Dalam sistem ini terdapat mata uang yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi tersebut, disebut Ether. Layaknya mata uang virtual lainnya, Ether tidak memerlukan pihak ketiga untuk proses transaksi.

    Di antara cryptocurrency atau mata uang virtual lainnya, Ether menempati posisi kedua sebagai mata uang paling bernilai setelah Bitcoin. Sebelum mengenal lebih jauh tentang Ethereum, mari kita simak dulu asal mula Ethereum.

    Asal Mula Ethereum

    Vitalik Buterin adalah pemilik ide Ethereum. Ia pertama kali mengusulkan ide Ethereum pada tahun 2013. Sebelumnya Buterin memang sudah tertarik dengan dunia cryptocurrency, terutama Bitcoin. Ia juga aktif di forum Bitcoin. Ketertarikannya dimulai saat ayahnya mengenalkan produk tersebut.

    Di usianya yang masih muda Buterin kemudian memutuskan untuk keluar dari University of Waterloo dan menghabiskan waktunya untuk berkeliling dunia mengunjungi sosok-sosok hebat yang bekerja pada Bitcoin. Kemudian ia mulai dibayar untuk menulis artikel tentang Bitcoin.

    Seiring berjalannya waktu Buterin merasa Bitcoin membutuhkan cara bagi pengembang untuk membuat aplikasi mereka sendiri di Blockchain. Namun ide tersebut ditolak oleh pengembang Bitcoin. Tak habis akal, Buterin akhirnya membentuk timnya sendiri untuk mengembangkan Ethereum yang terdiri dari: Mihai Alisie, Anthony Di Lorio, Gavin Wood, Joe Lubin dan Charles Hoskinson.

    Pada awal 2014 Ethereum mulai dikembangkan, kemudian pada rentang bulan Juli hingga Agustus 2014 tim tersebut mendanai dan mulai meluncurkannya ke publik secara online. Sejak saat itu, tim Ethereum telah banyak berkembang dan membuat banyak perbaikan.

    Investasi Ethereum dari Waktu ke Waktu

    Banyak orang sepakat bahwa berinvestasi di Ethereum adalah keputusan yang tepat. Pada tahun 2016 lalu harga Ethereum masih berada pada angka Rp. 80.000 hingga Rp. 90.000 per 1 Ethereum. Pada bulan Maret 2017, harga satu Ethereum menjadi $30. Selanjutnya, pada bulan Maret 2018 harganya naik menjadi $750. Dalam satu tahun, nilai Ethereum naik sebesar 2500% atau 25 kali. Kenaikan yang cukup fantastis.

    Pada Maret 2020, harga Ethereum senilai Rp. 2,7 juta. Lalu pada pekan pertama September 2020 harga Ethereum mencapai Rp. 7,13 juta. Artinya kenaikan harga Ethereum mencapai hampir 200% jika dilihat dari Maret 2020. Harga tersebut dinyatakan sebagai harga tertinggi Ethereum dalam dua tahun terakhir.

    Menurut analisis pakar cryptocurrency, Cryptowolf, ada kemungkinan pertumbuhan harga Ethereum akan meningkat hingga mencapai ribuan persen di akhir tahun 2020 bahkan lebih. Tentu saja ini adalah berita baik bagi Anda yang ingin berinvestasi di Ethereum.

    Tips Jual Beli Ethereum

    1. Temukan Exchange yang Tepat

      Langkah pertama yang krusial saat Anda ingin jual beli Ethereum adalah temukan bursa yang memiliki reputasi baik. Pilih bursa dengan sistem keamanan memadai sehingga Anda terhindar dari cyber attack. Dewasa ini, banyak bursa menawarkan akun demo dan simulasi sehingga Anda dapat berlatih dan menguji ulang strategi perdagangan Ethereum sebelum benar-benar mengaplikasikannya.

    2. Cek Harga Jual Beli

      Tentunya dalam jual beli Ethereum Anda mengharapkan profit yang banyak, bukan? Untuk itu sebelum membeli cermati terlebih dahulu harga jual beli Ethereum. Beli di harga terendah dan jual di harga tertinggi.

    3. Lakukan Perdagangan Arbitrase

      Pada dasarnya, arbitrase adalah pembelian dan penjualan barang yang sama di dalam dua pasar atau lebih dengan dengan harapan memperoleh laba dari perbedaan harganya. Jadi agar Anda mendapatkan profit yang maksimal lakukan komparasi harga jual beli terbaik di bursa-bursa pilihan Anda.

    Setelah menyimak ulasan di atas kini Anda telah memiliki gambaran tips jual beli Ethereum. Jadi tunggu apa lagi? Temukan bursa yang tepat dan investasikan Ethereum Anda. Kunjungi Tokocrypto dan rasakan sensasi bertransaksi dengan nyaman dan aman. Salam to the moon!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • US$3 Milyar ETH “Terkunci” di Ethereum 2.0

    Sekitar 2,6 juta ETH dari pasokan beredar, 114,3 juta ETH telah “terkunci” di Ethereum 2.0, menurut data Dune Analytics. Ketika artikel ini disusun, ETH itu bernilai US$3,2 milyar.

    Blockchain Ethereum 2.0 tahap pertama, yang aktif mulai 1 Desember 2020, adalah pembaruan blockchain bertahap yang bertujuan mengubah algoritma konsensus proof of work Ethereum menjadi proof of stake.

    Baca Juga: Harga Bitcoin Mungkin Terus Terkoreksi, Namun…

    Untuk meluncurkan versi 2.0, minimal ETH yang terakumulasi adalah 524.288 ETH. Saat ini, jumlah ETH yang disetorkan 4,9 kali lebih besar dari yang dibutuhkan.

    Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah, seiring dengan perkembangan Ethereum 2.0 itu sendiri yang diperkirakan rampung pada tahun 2022 atau 2023.

    Menurut CryptoQuant, lebih dari 4.800 pengguna telah mendepositkan 32 ETH atau lebih ke versi 2.0 itu. 32 ETH adalah jumlah minimal yang disyaratkan yang juga dikenal dengan istilah staking itu.

    Proof of stake membutuhkan validator yang menyetorkan ETH mereka untuk mendapatkan hak memverifikasi transaksi.

    Baca Juga: Ini Cara DeFi Diadopsi Semakin Luas Lagi!

    Validator dipilih untuk memverifikasi block berdasarkan jumlah setoran dan jangka waktu setoran mereka.

    Metode ini akan mengganti sistem penambangan melalui Proof of Work yang memakan energi tinggi dan bergantung kepada daya komputasi, seperti Bitcoin.

    Keuntungan utama sistem tersebut adalah lebih hemat energi dibanding proof of work. Validator tidak memerlukan komputer kuat untuk mengamankan jaringan, cukup yang berspesifikasi komputer server.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga ETH Akhirnya Tembus ATH, Bakal Naik Terus?

    Harga aset kripto Ether (ETH) akhirnya menembus all time high (ATH), US$1.439 (Rp20,2 juta). Selama setahun penuh, ETH sudah naik lebih dari 700 persen. Bakal naik terus?

    Pasar aset kripto yang agak galau, karena Bitcoin yang terus meluruh selama lebih dari sepekan terakhir, cukup terobati karena rivalnya, yakni Ether (ETH) akhirnya menembus ATH.

    Baca Juga: LINK Kembali Raih Harga Tertinggi! Ini Dia Penyebabnya

    Tepat pada Selasa, (19/1/2021), pukul 19:00 WIB, berdasarkan data di Bitstamp via Tradingview, ETH merangsek level US$1.439 (Rp20,2 juta).

    ETH ATH

    Level itu resmi mencetak rekor ATH baru, karena ATH lama, yakni US$1.415,49 sudah terlampaui. ATH lampau itu tercetak pada 13 Januari 2018, pada skala harian.

    ETH ATH

    Secara teknikal, karena ETH sukses mencetak rekor ATH baru, maka potensi penguatan harga sangat terbuka, sebagaimana yang sudah terjadi pada Bitcoin dan Chainlink (LINK).

    Maka, terhitung selama 1 tahun terakhir, harga aset kripto besar nomor dua setelah Bitcoin itu, tumbuh lebih dari 700 persen.

    ETH ATH

    Bullish Besar Sejak Oktober 2020
    Dalam skala harian, “sinyal beli” sudah tergambar sebelumnya pada 10 Oktober 2020, ketika harga ETH berada di level US$339, berdasarkan indikator Market Cipher.

    ETH ATH

    Sinyal itu lalu diperkuat ketika pada 21 Oktober 2020, MA20 menembus bawah MA50 dan harga berada di atas MA200.

    Koreksi Menyusul
    Masih pada skala harian, setelah kemarin mencetak ATH baru, berdasarkan indikator Squeeze Momentum, plot 347 menukik menjadi plot 240) dengan bar hijau tua yang mulai memendek.

    ETH ATH

    Indikator seperti itu menguatkan akan adanya potensi koreksi lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan.

    Namun sekali lagi, secara teknikal, karena ETH sukses mencetak rekor ATH baru, maka potensi penguatan tinggi harga sangat terbuka. History repeat itself.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aset Kripto Ether (ETH) Tembus Daftar Top 100 Aset Dunia

    Harga aset kripto Ether (ETH) yang melonjak dalam beberapa pekan terakhir, per 7 Januari 2021, mengangkat Ethereum memasuki daftar top 100 aset yang diperdagangkan berdasarkan kapitalisasi pasar, dihitung oleh CompaniesMarketCap.com

    Baca Juga: 4 Analisis Fundamental Privacy Coin

    Ethereum melampaui 12 perusahaan dan menduduki peringkat 88, antara Bristol-Myers Squibb di posisi 89 dan Anheuser-Busch di posisi 87.

    Meroket 62 persen sekedar di tahun 2021, harga ETH menembus US$1.200 pertama kali sejak bulan Januari 2018 dan tampak akan melampaui titik tertinggi yang dicetak pada 13 Januari tahun tersebut.

    Reli tahun ini menambah kapitalisasi pasar ETH sebanyak US$53 juta, cukup untuk mengalahkan sejumlah konglomerasi ternama, termasuk Wells Fargo, AstraZeneca, Philip Morris, Morgan Stanley dan Citigroup.

    Bitcoin, satu-satunya aset kripto lain yang berada dalam daftar tersebut, melonjak peringkatnya, melebihi Visa, Berkshire Hathaway, Alibaba dan baru-baru ini Tencent, hingga menduduki peringkat 10.

    Dengan kapitalisasi pasar US$12,19 trilyun, emas menduduki peringkat pertama dengan selisih US$10 trilyun, disusul oleh Apple yang berada di posisi ke-2.

    CompaniesMarketCap.com melacak valuasi perusahaan terbuka di seluruh dunia dan membuat daftar sesuai urutan besarnya kapitalisasi pasar. Situs tersebut meliputi kapitalisasi pasar perusahaan, logam mulia, exchange-traded fund dan aset kripto dalam satu daftar.

    Kendati demikian, aset berbeda tidak bisa dibandingkan secara langsung. Perhitungan bagi kapitalisasi pasar ditentukan dengan mengalikan harga saham dengan total sahamnya.

    Baca Juga: Menimbang Ramalan Bitcoin Rp3 Milyar Tahun Ini

    Dalam kasus aset kripto, kapitalisasi pasar ditentukan dengan mengalikan harga aset dengan suplai total. Kapitalisasi pasar logam mulia diukur dengan mengalikan harga dengan suplai total, sehingga hanya merupakan estimasi.

    Agar Ethereum bisa mengalahkan Bitcoin dalam peringkat kapitalisasi pasar, harganya harus meroket lima kali lipat menjadi US$6.100 sementara harga Bitcoin tetap sama tanpa mempertimbangkan perubahan suplai yang akan terjadi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Melewati Harga di 2018, Ini Tiga Penyebabnya

    Sentimen positif masih terus terlihat mengelilingi Ethereum selama beberapa pekan terakhir dengan harganya yang berhasil menembus $1.200 pertama kali sejak 2018. Diprediksi bahwa apresiasi ini terjadi akibat tiga faktor penting yang tidak hanya mengelilingi Ethereum, namun pasar crypto secara menyeluruh.

    Baca Juga: 4 Analisis Fundamental Privacy Coin

    Ethereum Melewati $1.200

    Nilai Ethereum dikabarkan telah berhasil mencapai $1.229 menurut data dari Bitstamp sebelum harganya terkoreksi. Harga tersebut merupakan sebuah pencapaian akibat selama tiga tahun, Ethereum selalu gagal untuk menembus $1.200.

    Mata uang crypto ini telah berhasil naik lebih dari 60% dalam satu pekan terakhir yang membawa kapitalisasi pasarnya hingga $139 Miliar. Dengan tempo apresiasi ini banyak pihak yang memprediksi bahwa Ethereum akan sangat mudah menembus harga tertingginya sejak 20018 yaitu pada $1.432.

    Banyak pihak yang memprediksi bahwa Ethereum akan mencapai harga tersebut dalam beberapa hari ke depan. Hal ini disebabkan sedang banyaknya sentimen positif yang berputar di sekitar Ethereum.

    Bitcoin Menjadi Pendorong Utama Pasar

    Dengan 2021 yang membawa sentimen positif terhadap Bitcoin, saat ini pengaruhnya terhadap pasar crypto semakin menguat. Saat ini Bitcoin telah berhasil menembus $37.000 dan sedang berjalan menuju harga tertinggi barunya lagi.

    Dalam satu bulan terakhir, Bitcoin berhasil naik lebih dari 100% akibat banyaknya dorongan dari investor institusional dan persediaan yang menipis. Ethereum dan aset crypto lainnya telah merasakan manfaat dari apresiasi ini akibat mereka juga terangkat.

    Baca juga: Ethereum Tembus $1.000, Diduga Cerminan dari Bitcoin

    Saat ini terdapat sentimen baru lagi yang akan mengangkat Ethereum naik lebih tinggi yaitu perpindahan fokus dari Bitcoin ke Ethereum oleh investor institusional. Hal ini disebabkan Bitcoin sudah dikelilingi terlalu banyak pemain besar yang membuat mayoritas institusi mencari aset crypto bagus yang lainnya.

    Sehingga kemungkinan besar tujuan selanjutnya berada pada Ethereum mengingat kapitalisasinya yang besar di pasar crypto yaitu pada urutan kedua setelah Bitcoin. Namun, di luar sentimen ini terdapat pengaruh lain yang dapat mendorong Ethereum untuk terus naik.

    Kontrak Berjangka Ethereum Segera Diluncurkan

    Chicago Mercantile Exchange atau CME Group juga dikabarkan telah mengakui adanya ketertarikan yang lebih dalam terhadap Ethereum. Sehingga saat ini mereka sedang berencana untuk meluncurkan kontrak berjangka baru dengan Ethereum sebagai aset yang mendasarinya.

    Dikabarkan bahwa peluncuran produk baru tersebut akan dilaksanakan pada Bulan Februari 2021. Mulai dari 8 Februari 2021, trader akan diberikan kesempatan untuk mulai mengambil posisi di pasar derivatif tersebut.

    Produk kontrak berjangka tersebut akan bernama CME CF Ether Reference Rate. Tujuan dari peluncuran produk tersebut adalah untuk memberikan akses jangkauan yang lebih mudah untuk terjun ke dunia Ethereum.

    Seperti yang terjadi pada Bitcoin, pasar derivatif umumnya dapat memberikan dampak terhadap pergerakan pasar spot. Sehingga, dengan adanya pasar future atau kontrak berjangka ini, Ethereum dapat memiliki dorongan positif tambahan yang akan mengangkat harganya mencapai ATH baru.

    DeFi Juga Mendorong Ethereum

    Walau fenomena ketertarikan terhadap DeFi telah terlihat turun sejak musim panas tahun lalu, saat ini ekosistemnya terlihat mulai menjarah ke segmen konsumen yang lebih luas. Hingga hari ini, dikabarkan bahwa mayoritas koin DeFi di peringkat 20 teratas mengalami apresiasi yang beberapa melebihi apresiasi Ethereum.

    Baca juga: 10 Proyek DeFi yang Perlu Diperhatikan di 2021

    Mengingat mayoritas proyek DeFi dibangun dengan jaringan Ethereum, dampak dari apresiasi koin-koin tersebut akan memberikan dorongan untuk harga Ethereum. Menurut data dari CoinMetrics, jika terjadi fenomena ketertarikan yang signifikan seperti beberapa bulan yang lalu, Ethereum akan terdampak untuk terus naik.

    Hingga saat ini dapat dilihat bahwa jumlah total nilai yang terkunci di jaringan DeFi telah menyentuh nilai tertinggi sepanjang masa. Sehingga seluruh sentimen tersebut berpotensi mengangkat Ethereum yang kemungkinan akan melebihi ATH-nya dengan mudah.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin dan Ethereum Sedang Mainkan Pullback Sebelum Bullish

    Mengutip dari surat kabar Technical Roundup edisi terbaru, seorang analis crypto yang diikuti dengan cermat mengatakan bahwa aset digital terkemuka Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menunjukkan pergerakan bullish tetapi pullback sedang dimainkan sekarang.

    Analis yang biasanya dipanggil Cred mengatakan bahwa Bitcoin berpotensi kembali menetapkan harga di kisaran $38.000 dan $40.000 saat bergerak dari support ke resistance karena disitulah pullback dimainkan.

    “Metrik tren Bitcoin bergerak lambat yang kami lihat dari waktu ke waktu (rata-rata pergerakan Bitcoin selama 21 minggu, rata-rata pergerakan 50 minggu, dan rata-rata pergerakan 200 hari) semuanya berkerumun di sekitar $50.000. Di titik itu pullback mulai berhenti.”

    Baca jugaManchester United Lakukan Kemitraan Eksklusif dengan Tezos

    Pergerakkan Harga Bitcoin

    Sementara ketika Ethereum menguji ulang level $3,050 hingga $3,310. Cred juga memberikan target harga potensial apakah ETH akan breaks out atau bounces dari titik harga ini.

    Hasil menunjukkan Ethereum menetapkan harga ditengah-tengah level harga yang diuji, berkisaran $3,230 pada saat penulisan.

    “Jika rentan harga $3,050-$3,310 ditetapkan sebagai area pullback, area rendah yang lebih tinggi dapat ditemukan di kisaran harga $2,700. Jika tidak, perhatian kami tertuju pada kisaran rendah yang belum teruji di $1.900.”

    Pergerakkan Harga Ethereum

    Diluar dari sebagian aset raksasa crypto yang sedang berjuang mengejar bullish. Berita baik datang dari manajer aset digital CoinShares yang mengatakan pemulihan pasar crypto minggu lalu sedang berjalan disertai inflows investasi institusional yang signifikan.

    Menurut laporan Digital Asset Fund Flows terbaru, crypto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Bitcoin, menikmati bagian terbesar dari investasi institusional minggu lalu.

    Baca jugaKetahui Definisi dan Cara Membaca Doji Candlestick Crypto!

    “Bitcoin terus memimpin inflows dengan keuntungan $71 juta minggu lalu. Terbesar sejak awal Desember dengan inflows 3 minggu ini berjumlah total $108 juta.”

    Sementara platform smart contract Ethereum, sayangnya harus mengalami outflows minggu kesembilan berturut-turut, dan mencatat kehilangan $8,5 juta dalam investasi institusional minggu lalu.

    Berbeda nasib dengan Ethereum, Solana (SOL), Polkadot (DOT), Terra (LUNA) dan Cardano (ADA) semuanya melihat inflows masing-masing sebesar $2,4 juta, $2,2 juta, $1,4 juta dan $1,1 juta.

    Ini juga menandakan minggu pertama inflows investasi institusional yang signifikan untuk LUNA.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Grayscale: Permintaan Terhadap Ether (ETH) Meningkat Tajam

    Perusahaan Grayscale asal Amerika Serikat (AS) mengatakan, bahwa permintaan terhadap aset kripto Ether (ETH) meningkat tajam sepanjang kuartal ke-3 tahun 2020. Siap bidik US$700 per ETH?

    “Jelas ada permintaan yang kuat untuk produk Ethereum (ETH) Saham. Dalam laporan investasi kuartal ke-3 tahun 2020 kami, ada investasi terbesar ke Grayscale Ethereum Trust, dengan aliran masuk lebih dari US$202 juta,” sebut Grayscale di Twitter, Minggu (20/12/2020).

    Baca Juga: Langganan Streaming Spotify Akan Bisa Dibayar Dengan Bitcoin

    Grayscale terus mengakumulasi aset kripto ETH untuk mengakomodir permintaan “Ether Saham” pada produk mereka. “Ether Saham” sama seperti “Bitcoin Saham” pada GBTC produk mereka, di mana investor bisa bisa membeli nilai aset kripto itu tanpa membeli langsung aset aslinya.

    Harga saham aset kripto itu ditentukan berdasarkan harga satuan lembar saham dengan harga tertentu.

    Nilai kepemilikan Grayscale saat ini beberapa poin di bawah nilai US$2 miliar. Menurut Bybit.com, total aset ETH yang dikelola di Grayscale bernilai US$1,94 Miliar. Ini sesuai dengan 2,94 juta ETH di brankas Grayscale dengan 344.391 ETH dari jumlah ini yang terakumulasi dalam sebulan terakhir.

    Sehubungan dengan nilai Grayscale Ethereum Trust (ETHE), setiap saham sekarang akan mewakili 0,01031643 ETH dibandingkan dengan jumlah sebelumnya 0,09284789 ETH, setelah melalui mekanisme split. Dengan split setiap saham bernilai US$6,777 menggunakan harga Ether sekitar US$657.

    Namun, Grayscale Ethereum Trust ditutup pada  Jumat dengan harga saham US$20,15 yang hampir 3 kali lipat dari nilai ETH yang diacunya.

    Sementara itu, ETH di pasar spot, dengan percaya diri diperdagangkan di atas area support US$620-650 (atau sekitar Rp9,1 jutaan). Ketika artikel ini ditulis ETH melonjak tipis dalam 24 jam terakhir di kisaran US$655 (Rp9,2 juta)

    Malam hari ini kiranya penentuan bagi aset kripto terbesar ke-2 dunia itu untuk membidik US$700 per ETH. Pada 5 Mei 2018 ETH sempat memuncak di kisaran US$816 (sekitar 11,5 juta dengan kurs hari ini).



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tanda-tanda Ini Tunjukkan Potensi Ethereum Bullish Semakin Kuat!

    Ethereum bullish dan terlihat mendekati harga $600, walaupun sempat mengalami penurunan, saat ini masih banyak sentimen positif disekitarnya. Menurut mayoritas analis terdapat beberapa pertanda bahwa Ethereum akan membentuk harga tertinggi baru untuk tahun 2020.

    Hal ini disebabkan oleh harga Ethereum yang sampai saat ini masih naik 45% dibandingkan dengan harganya pada bulan lalu. Namun, untuk mengetahui lebih dalam apakah koreksi ini adalah awal dari pergerakan turun atau hanya konsolidasi sebelum naik, beberapa faktor utama perlu dilihat lebih dalam.

    Faktor Utama yang Bisa Dorong Harga Ethereum Bullish

    Dilansir dari Cointelegraph salah satu faktor utama yang dapat menentukan stabilitas harga adalah perbandingan antara volume transaksi dan harga saat ini. Dapat dilihat pada grafik di bawah bahwa terjadi pergerakan yang selaras antara volume transaksi dan pergerakan harga.

    ethereum bullishGrafik di atas memperlihatkan bahwa transaksi pada akhir November 2020 sangat tinggi yang juga menjadi penyebab apresiasi ke $600 sebelumnya. Walau belum terjadi lompatan signifikan pada bulan ini dalam jumlah transaksi, harga saat ini menunjukkan kondisi yang stabil antara harga dan transaksi.

    Baca Juga: CTO Glassnode: Harga Bitcoin Bisa Naik 10 Kali Lipat

    Sehingga, belum terlihat tekanan jual yang signifikan yang membuat potensi apresiasi masih sangat tinggi. Selain itu, terdapat juga pertanda bahwa sejak Bulan November, tekanan jual dan penarikan dana mulai berkurang.

    Pergerakan ini dapat dilihat pada grafik perbandingan antara jumlah penarikan dana dan harga Ethereum. Pada grafik tersebut terlihat bahwa sejak November 2020, jumlah penarikan dana dari Ethereum terus berkurang dan terlihat bahwa pergerakan deposit dana mulai naik kembali.

    ethereum bullishNamun, dapat dilihat juga bahwa pada awal Desember 2020, jumlah penarikan dana mulai naik kembali walau belum secara signifikan. Pergerakan ini menandakan adanya kemungkinan bahwa saat ini dorongan beli dan deposit dana pada jaringan Ethereum masih dalam proses pemulihan.

    Faktor untuk Pemulihan Harga Ethereum

    Saat ini, nampaknya seluruh pasar Ethereum sedang memperlihatkan tanda-tanda pemulihan walau belum terjadi secara signifikan. Dari pasar futures atau kontrak jangka panjang, terlihat bahwa harga Ethereum mulai mengalami konsolidasi setelah apresiasi yang signifikan.

    Baca juga: Harga ETH Malah Turun Selepas Ethereum 2.0 Rilis

    Tetapi, mayoritas analis masih positif terhadap pergerakannya akibat indikator futures premium. Indikator ini menyatakan bahwa selama harga di pasar futures masih lebih tinggi 1,5% di atas harga pasar spot, pergerakan ethereum bullish atau masih akan terus naik.

    ethereum bullishIndikator di atas memperlihatkan bahwa pergerakan perbedaan antara kedua pasar menyentuh angka 4,5% pada awal Desember 2020. Namun pergerakan ini tidak bertahan lama akibat mulai turun ke 2,5% bersama koreksinya ke $550.

    Oleh karena itu, kemungkinan besar karena masih berada di atas 1,5%, koreksi ini hanyalah dip retest sebelum harga kembali naik. Pergerakan ini juga terjadi bersama dengan volume di pasar spot yang memperlihatkan apresiasi walau belum menyentuh angka $2 miliar yang menjadi batas aman pada umumnya.

    Selain itu, pasar options juga terlihat mendukung akibat rasio call-to-put yang menandakan posisi beli dan jual di pasar options. Untuk lebih mudah dimengerti, rasio yang mendekati 0,70 umumnya menandakan potensi ethereum bullish dan jika mendekati 1.20, potensi bearish akan lebih kuat.

    ethereum bullishDengan meningkatnya sentimen terhadap apresiasi harga spot ke $600, umumnya investor mencari keamanan atau hedging dengan membuka posisi put di pasar options. Hal ini disebabkan semakin tingginya harga semakin tinggi juga risiko untuk depresiasi.

    Oleh karena itu, saat ini rasio di pasar options masihterus bergerak naik, tetapi bukan menjadi hal yang mengkhawatirkan. Hal ini disebabkan harga pada pasar spot yang telah naik 45% sejak bulan lalu yang menandakan saat ini mayoritas investor sedang menjaga strategi bullish netral.

    Secara keseluruhan, saat ini belum terdapat sentimen besar yang menjadi pertanda bahwa akan terjadi perubahan drastis pada harga Ethereum. Sehingga, koreksi saat ini kemungkinan besar bukan menjadi pertanda depresiasi harga.

    Dengan pergerakan harga yang masih dalam bullish uptrend kemungkinan besar apresiasi akan terjadi setelah koreksi dan konsolidasi saat ini. Hal ini juga akan didorong oleh investor yang akan mulai berani masuk kembali setelah Ethereum kembali mendekati $600.

    sumber. 



    Sumber : news.tokocrypto.com