Tag: featured

  • Reaksi Harga Bitcoin, Saat The Fed Pertahankan Suku Bunga AS

    Bitcoin berreaksi terhadap dari keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada level sebelumnya pada Kamis (21/9) dinihari. Harga Bitcoin menunjukkan sedikit perubahan setelah pengumuman tersebut, hanya turun 0,17% dan masih diperdagangkan di level US$ 27.000 dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan pengumuman The Fed, bank sentral memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga pada 5,25-5,5%. Sementara, Indeks Dolar AS (DXY) berada di atas 105, mendekati level tertinggi dalam enam bulan, sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 2 tahun bertahan di atas 5,1% dan mendekati level tertinggi dalam 22 tahun.

    Keputusan ini sebagian besar telah diprediksi oleh pasar dan menandakan potensi puncak dari kenaikan suku bunga The Fed yang dimulai awal tahun lalu. Sementara Ketua Fed, Jerome Powell mengungkapkan potensi kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini.

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Altcoin Ini Diprediksi Naik Lebih dari 20% pada Pekan Ini, Penasaran?

    Kebijakan The Fed Hati-hati

    Pernyataan The Fed tetap berhati-hati terhadap masa depan inflasi, dan tidak ada jaminan bahwa kondisi inflasi akan menjadi lebih longgar.

    “Dalam menilai sikap kebijakan moneter yang tepat, Komite akan terus memantau implikasi informasi yang masuk terhadap prospek perekonomian. Komite akan siap untuk menyesuaikan sikap kebijakan moneter jika muncul risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan Komite,” lanjut rilis tersebut.

    Potensi kesimpulan dari kenaikan suku bunga The Fed dapat menandakan momen penting bagi Bitcoin dan aset digital lainnya. Saat kita mendekati titik ini, pasar kripto mungkin berada di persimpangan jalan di mana “Kemungkinan berakhirnya proses pengetatan dapat menghilangkan hambatan terhadap penilaian kripto, dan memungkinkan harga untuk lebih melacak peningkatan fundamental industri.”


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perkiraan Suku Bunga The Fed dari BlackRock, Bitcoin (BTC) Meningkat?

    Pasar kripto dan Bitcoin akan selalu menjadi sorotan dalam penentuan kebijakan moneter yang diambil oleh The Federal Reserve (The Fed) di Amerika Serikat. The Fed memiliki kendali atas suku bunga, yang kemudian memiliki dampak besar pada berbagai aset keuangan, termasuk kripto terkemuka, seperti Bitcoin (BTC).

    Saat ini, sejumlah entitas keuangan dan analis pasar telah memberikan perkiraan terkait dengan arah yang mungkin diambil oleh The Fed dalam hal suku bunga, dan salah satu perusahaan yang menonjol dalam hal ini adalah BlackRock, salah satu manajer investasi terbesar di dunia.

    BlackRock telah menjadi suara yang sangat dihormati dalam dunia keuangan, dengan aset di bawah manajemennya mencapai triliunan dolar AS. Perusahaan ini memiliki sejarah panjang dalam membuat prediksi yang akurat terkait dengan perkembangan ekonomi dan kebijakan moneter.

    Oleh karena itu, ketika BlackRock memberikan perkiraan terkait dengan suku bunga The Fed, banyak orang di seluruh dunia keuangan cenderung mendengarkannya dengan seksama.

    Proyeksi Suku Bunga The Fed

    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.

    Baca juga: Dominasi Bitcoin Meningkat! Bagaimana Akan Pengaruhi BTC dan Altcoin?

    BlackRock, mengatakan bahwa The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap tinggi hingga tahun 2024.

    Pada titik ini, Laura Cooper, ahli strategi investasi makro senior di BlackRock, mengatakan kepada Dow Jones Newswires bahwa The Fed harus mempertahankan suku bunga dalam wilayah pembatasan hingga tahun 2024 karena tekanan inflasi yang sedang berlangsung.

    “Meskipun ada tanda-tanda kuat penurunan inflasi, inflasi kemungkinan akan tetap berada di atas target FED sebesar 2% karena tekanan harga. Pada titik ini, kami memperkirakan FED akan mempertahankan suku bunga stabil pada hari Rabu namun tetap membuka pintu bagi kenaikan suku bunga di masa depan,” kata Cooper.

    Gagasan untuk tetap berpegang pada data ekonomi AS akan meluas karena Ketua Fed Jerome Powell tetap siap untuk mempertahankan opsi pengetatan lebih lanjut jika diperlukan.

    “Di sini kami berpendapat bahwa suku bunga harus tetap berada di zona pembatasan hingga pertengahan tahun 2024, setelah itu suku bunga harus disesuaikan kembali ke arah netral,” tambah Cooper.

    Bitcoin naik?

    Ilustrasi aset kripto Bitcoin dan XRP. Sumber: FX Empire.
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin dan XRP. Sumber: FX Empire.

    Baca juga: Asosiasi dan OJK Kolaborasi Perkuat Perdagangan Kripto di Indonesia

    Sebelumnya, Bitcoin mencapai puncaknya sebesar $69.000 pada November 2021, ketika FED mulai menaikkan suku bunga.

    Karena pasar bearish berikutnya berhubungan langsung dengan kenaikan suku bunga FED, perubahan kebijakan diperkirakan akan mengakhiri pasar bearish dan BTC dapat kembali ke masa lalu.

    Seperti yang mungkin Anda ingat, BlackRock mengajukan permohonan ke SEC untuk mendapatkan ETF Bitcoin spot pada bulan Juni. Penerapan ini berdampak positif pada harga BTC sehingga menyebabkan BTC naik.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dominasi Bitcoin Meningkat! Bagaimana Akan Pengaruhi BTC dan Altcoin?

    Bitcoin, yang lebih stabil pada bulan September dibandingkan bulan Agustus, naik di atas US$ 27.000 atau sekitar Rp 415 juta sebelum keputusan The Fed. BTC yang mengalami penurunan akibat dampak sidang kasus Binance SEC, kembali pulih dan kembali naik di atas US$ 27.000.

    Dominasi pasar BTC, saat ini sebesar US$ 27.100, juga meningkat. Tingkat dominasi pasar Bitcoin, yang melacak pangsa BTC terhadap total pasar aset digital, naik menjadi 50,2%, mencapai level tertinggi dalam sebulan.

    Pada angka 50,2%, dominasi Bitcoin mendekati level 52% yang terlihat pada akhir Juni, level tertinggi dalam 26 bulan terakhir.

    Dominasi Bitcoin Dapat Naik

    Seperti yang mungkin diingat, pada bulan Juni, BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, mengajukan permohonan ETF Bitcoin spot. Setelah penerapan ini, dominasi BTC meningkat menjadi 52%.

    Berbicara pada titik ini, para analis menyatakan bahwa dominasi Bitcoin dapat meningkat lebih jauh, dengan mengatakan bahwa harapan untuk persetujuan ETF Bitcoin spot dan tindakan regulasi dapat menjadi katalis lebih lanjut untuk harga BTC.

    koin bitcoin
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: 17 Altcoin Akan Token Unlock Pekan Ini, Antisipasi Gerak Harga Kripto

    Menunjukkan bahwa altcoin berada di ambang potensi penurunan, kepala penelitian Matrixport, Markus Thielen mengatakan:

    “Risiko di pasar altcoin termasuk penjualan token oleh bursa FTX yang bangkrut, penurunan pendapatan protokol Ethereum, dan pembukaan kunci token yang mengakibatkan investor modal ventura menjual token.”

    Jika kita melihat Bitcoin, BTC mencapai puncaknya pada Juli 2023, dan altcoin terbesar Ethereum (ETH) mencapai puncaknya pada bulan April.

    “Pada titik ini, meskipun berita spot BTC ETF telah menjadi katalis untuk harga BTC, hal itu belum benar-benar menguntungkan altcoin, bahkan ETH,” tambah Thielen.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pekan Sibuk Pasar Kripto Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

    Pasar kripto berada dalam masa tenang, meskipun ada potensi besar untuk perubahan dramatis dalam waktu dekat, terkait suku bunga The Fed. Bitcoin (BTC), yang saat ini diperdagangkan sekitar US$ 26.638 pada pagi hari Senin (18/9), menunjukkan kenaikan sebesar 0,40% dalam 24 jam terakhir, tetapi belum mampu menciptakan sentimen positif yang kuat di pasar.

    Dengan banyak peristiwa besar, pasar kripto sedang bersiap menghadapi minggu yang penuh gejolak. Fokus semua orang saat ini terpusat pada keputusan suku bunga The Fed yang sangat dinanti-nantikan.

    Menurut Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, para pelaku pasar kripto dengan cemas menanti keputusan The Fed mengenai suku bunga tahun 2023. Setelah mengalami sepuluh kenaikan berturut-turut dan jeda di bulan Juni lalu, suku bunga telah naik menjadi 5,25-5,50% pada bulan Juli.

    Keputusan yang akan diumumkan pada hari Rabu (20/9) mendatang akan sangat bergantung pada data CPI AS, terutama inflasi inti. Dengan CPI bulan Agustus yang naik sebesar 3,7% YoY (naik dari 3,2% di bulan Juli) dan CPI Inti sebesar 4,3% (turun dari 4,7% di bulan Juli), baik The Fed maupun pasar masih ragu.

    Kebijakan The Fed

    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Asosiasi dan OJK Kolaborasi Perkuat Perdagangan Kripto di Indonesia

    “Ketika Ketua The Fed, Jerome Powell, dan timnya berkumpul pekan ini, mereka tidak akan menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka sudah selesai dengan kenaikan suku bunga, mengingat inflasi yang masih bertahan di atas sasaran 2%,” kata Fyqieh.

    Jerome Powell juga dijadwalkan akan mengadakan konferensi pers segera setelah pengumuman, dan keputusan ini akan memiliki dampak besar pada pasar keuangan global.

    Meskipun data CPI minggu lalu tidak menghasilkan volatilitas yang signifikan di pasar Bitcoin, pengumuman suku bunga Fed diprediksi akan memicu volatilitas hingga 1% berdasarkan tren terkini.

    FedWatch Tool dari CME Group menyebutkan peluang terjadinya skenario kejutan hanya sebesar 2% untuk kenaikan suku bunga lanjutan.Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 26.000, yang jelas jauh di atas level bearish.

    Pada saat ini, pasar kripto memasuki minggu yang berpotensi penuh peristiwa penting dengan sentimen yang cenderung lebih tinggi daripada bearish. Hal ini terlihat dari peningkatan indeks Fear and Greed dibandingkan dengan beberapa minggu sebelumnya, dengan nilai pada Senin (18/9) berada dalam kategori “Fear,” sekitar 46 poin.

    Analisis Harga Bitcoin (BTC)

    BTC/USDT Daily Time Frame by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Apa Itu Dogecoin?

    Pekan lalu, Bitcoin (BTC) telah menunjukkan beberapa tanda kekuatan dengan mencapai level resistance kunci sekitar US$ 26.800. Namun, sayangnya, BTC belum berhasil melakukan breakout dari resistance tersebut, dan pada Senin pagi (18/9) pukul 08:00 WIB, harga Bitcoin berada di sekitar US$ 26.468.

    Saat ini, kita akan mengamati kemungkinan pergerakan selanjutnya untuk Bitcoin. Dalam jangka pendek, khususnya menjelang FOMC ada kemungkinan Bitcoin berpotensi bergerak menuju area support dinamis, yang dalam hal ini adalah Moving Average (MA) dengan periode 20, area support ini berada di sekitar US$ 26.100. 

    Sementara itu, berikut adalah level support US$ 25.000 dan resistance US$ 26.800 yang perlu diperhatikan. Level-level ini adalah titik-titik penting dalam analisis teknis. Jika Bitcoin mampu melewati resistance di US$ 26.800, maka ini bisa menjadi sinyal positif untuk kenaikan lebih lanjut. Di sisi lain, jika harga turun di bawah support di US$ 25.000, ini bisa menunjukkan tekanan jual yang lebih kuat.

    Keputusan FOMC dan suku bunga akan menimbulkan beberapa volatilitas, namun Bitcoin kemungkinan akan terus diperdagangkan dalam kisaran US$ 25.000 – US$ 27.000 dalam jangka pendek. Saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk berharap pada “bull run” (periode pertumbuhan besar-besaran) dalam pasar ini.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Naik di Atas Rp 415 Juta Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

    Ini adalah minggu yang penting bagi Bitcoin dan pasar kripto, pasalnya pada pekan ini, Federal Reserve AS (The Fed) akan mengumumkan keputusan suku bunganya. Upaya Bitcoin (BTC) pada reli yang cukup besar berhasil dihentikan pada hari Selasa (19/9), tetapi berhasil mempertahankan level US$ 27.000 selama 24 jam terakhir.

    The Fed pada hari Rabu (20/9) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil, namun investor akan memantau proyeksi ekonomi baru dan konferensi pers Ketua Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang arah kebijakan masa depan.

    Meskipun data inflasi AS yang diumumkan pekan lalu melampaui ekspektasi, BTC tetap tenang dan bertahan di level $26.000. Selain itu, karena tidak ada katalis untuk menaikkan harga BTC dan altcoin, Bitcoin diperdagangkan antara US$ 26.000-US$ 27.000.

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Altcoin Ini Diprediksi Naik Lebih dari 20% pada Pekan Ini, Penasaran?

    Proyeksi Bitcoin dan Pasar Kripto

    Para analis memperingatkan bahwa harga mungkin bergerak turun, menyatakan bahwa keputusan suku bunga FED dapat memberikan tekanan pada aset berisiko seperti aset kripto. Berbicara kepada CoinDesk, analis eToro, Simon Peters mengatakan bahwa keputusan suku bunga FED dapat memberikan tekanan pada aset berisiko seperti kripto.

    “Data penting dari Inggris dan Amerika diharapkan muncul. Saat ini, meskipun kami memperkirakan bank sentral kedua negara akan mengumumkan keputusan suku bunga baru pada akhir minggu ini, pasar mungkin akan tegang dalam beberapa hari ke depan. Meskipun inflasi menurun di kedua negara tersebut, terdapat tanda-tanda bahwa penurunan tersebut mungkin belum sepenuhnya terasa,” kata Peters.

    “Seperti aset berisiko lainnya, mata uang kripto sensitif terhadap ekspektasi suku bunga. Oleh karena itu, setiap pernyataan bank sentral yang lebih keras dapat menyebabkan penurunan sentimen investor,” tambahnya.

    Kebijakan The Fed

    Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Federal Reserve AS akan mengakhiri pertemuan kebijakan dua harinya pada hari Rabu. FOMC secara umum diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan Fed Funds pada kisaran 5,25%-5,50%, namun pelaku pasar akan fokus pada proyeksi ekonomi terkini bank sentral dan konferensi pers pasca-pertemuan Ketua Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk mengenai masa depan. arah kebijakan moneter.

    Raksasa manajemen aset, BlackRock memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga kebijakannya tetap datar pada pertemuan FOMC. Prediksi tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar dan diduga oleh para analis menawarkan Bitcoin (BTC) dorongan harga jangka pendek yang berarti.

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Arthur Hayes Bocorkan Rahasia: Potensi Harga Bitcoin ke Rp 1 Miliar

    Menurut Marilyn Watson – kepala Strategi Pendapatan Fundamental Global BlackRock – tingkat target dana federal bank sentral akan tetap sama hingga akhir tahun – melalui pertemuan bulan September, November, dan Desember.

    Namun, Watson juga memperkirakan target suku bunga The Fed akan tetap tinggi hingga pertengahan tahun 2024 sebelum serangkaian pemotongan kecil akan menurunkannya sebesar 1% dari level saat ini pada akhir tahun depan.

    “Dari segi inflasi sudah moderat, sudah turun, tapi masih di atas target,” kata Watson kepada Bloomberg. “Saya pikir yang perlu kita lihat adalah kemerosotan aktivitas ekonomi… dan saat ini kita belum melihatnya melalui data.”


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Jumlah Bitcoin yang Dibutuhkan untuk Beli iPhone 15 Baru

    Apple akhirnya memperkenalkan seri iPhone 15 baru beserta fitur dan harganya. Jadi, berapa Bitcoin (BTC) yang diperlukan untuk membeli setiap iPhone baru?

    Pada acara Apple yang digelar pada Rabu (13/9) dinihari, perusahaan memperkenalkan produk barunya dan seri iPhone 15 dan iPhone 15 Pro. Harga iPhone 15 di Amerika Serikat tidak berubah dan ditetapkan mulai US$ 799 atau sekitar Rp 12,2 juta.

    Beli iPhone Pakai Bitcoin

    Jadi berapa banyak Bitcoin yang perlu kamu keluarkan untuk membeli iPhone 15 baru dan seri lainnya?

    Baik, kami akan memberikan jumlah BTC yang diperlukan untuk membeli iPhone tergantung pada tahun perilisannya. Berikut jumlah Bitcoin yang harus dikeluarkan pada periode tersebut untuk membeli setiap seri baru di hari pertama:

    • iPhone 4S (2011): 162 BTC
    • iPhone 5 (2012): 52 BTC
    • iPhone 5S (2013): 5,04 BTC
    • iPhone 5 (2014): 1,65 BTC
    • iPhone 6S (2015): 2,76 BTC
    • iPhone 7 (2016): 1,07 BTC
    • iPhone 8 (2017): 0,19 BTC
    • iPhone X (2017): 0,13 BTC
    • iPhone XS (2018): 0,15 BTC
    • iPhone 11 (2019): 0,06 BTC
    • iPhone 12 (2020): 0,05 BTC
    • iPhone 13 (2021): 0,01 BTC
    • iPhone 14 (2022): 0,04 BTC
    • iPhone 15 (2023): 0,038 BTC
    Ilustrasi iPhone 15. Sumber: Apple.
    Ilustrasi iPhone 15. Sumber: Apple.

    Baca juga: Laporan Inflasi CPI AS Rilis, Akankah Dorong Bitcoin ke Rp 430 Juta?

    Beli iPhone Pakai Ethereum

    Saat kami menerapkan metode yang sama pada Ethereum, muncul data menarik:

    • iPhone 6s – 690,41 ETH
    • iPhone 7 – 52,17 ETH
    • iPhone 10 – 3,37 ETH
    • iPhone 11 – 3,70 ETH
    • iPhone 8 – 2,49 ETH
    • iPhone 12 – 1,96 ETH
    • iPhone 13 – 0,24 ETH
    • iPhone 14 – 0,48 ETH
    • iPhone 15 – 0,51 ETH

    IPhone 15 standar mulai dari US$ 799, sedangkan iPhone 15 Plus yang lebih besar mulai dari US$ 899 atau sekitar Rp 13,8 juta. IPhone 15 Pro akan dijual seharga US$ 999 (RP 15,3 juta), sedangkan iPhone 15 Pro Max yang lebih besar akan dijual seharga US$ 1.199 (RP 18,4 juta).

    Keempat model iPhone akan tersedia untuk pre-order pada 15 September dan akan tersedia di toko-toko pada 22 September. Untuk di Indonesia sendiri belum ada kepastian kapan waktu ketersediaan dan harga dari seri iPhone 15.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Ini Diprediksi Naik Lebih dari 20% pada Pekan Ini, Penasaran?

    Dalam tengah tren pasar kripto yang sedang mengalami kecenderungan bearish, ada altcoin yang diprediksi akan mengalami kenaikan lebih dari 20% pada pekan ketiga bulan September 2023.

    Dalam video terbaru dari seri Sinyal NGOBRAS, Fyqieh Fachrur, seorang trader berpengalaman dari Tokocrypto, akan mengulas berbagai aset kripto yang memiliki potensi untuk mengalami kenaikan harga. Beberapa dari aset yang akan menjadi perbincangan meliputi Hifi Finance (HIFI), 1inch Network (1INCH), ApeCoin (APE), Filecoin (FIL), dan sejumlah lainnya.

    Fyqieh akan memberikan analisis teknikal mendalam dalam video tersebut, sekaligus mempertimbangkan faktor-faktor fundamental yang mungkin memengaruhi performa aset kripto yang sedang dibahas. Tidak hanya itu, perkembangan terbaru dalam dunia kripto dan teknologi blockchain juga akan menjadi fokus utama dalam diskusi.

    Namun, sangat penting untuk diingat bahwa sebelum Anda membuat keputusan investasi, terutama dalam pasar kripto yang dikenal sangat volatile, bijaksana untuk selalu melakukan analisis dan penelitian yang cermat.

    Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.
    Daftar kripto yang potensi alami kenaikan pekan ini. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Ulang Tahun ke-5, Tokocrypto Dorong Pertumbuhan Kripto di Indonesia

    Perlu dicatat bahwa daftar aset yang dibahas dalam video ini tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Selalu disarankan untuk melakukan penelitian yang menyeluruh terkait dengan token atau koin yang dibahas dalam video Sinyal NGOBRAS.

    Dalam menghadapi karakteristik pasar kripto yang sangat dinamis dan fluktuatif, membuat perkiraan mengenai potensi kenaikan harga aset kripto harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Keputusan investasi yang bijak harus didasarkan pada penelitian mendalam dan pemahaman menyeluruh tentang situasi pasar serta proyek-proyek yang terkait.

    Jika Anda tertarik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai analisis mendalam terkait aset kripto yang memiliki potensi kenaikan harga pada pekan ini, Anda dapat menonton video lengkapnya di bawah ini:


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ulang Tahun ke-5, Tokocrypto Dorong Pertumbuhan Kripto di Indonesia

    Tokocrypto, platform perdagangan kripto no. 1 di Indonesia, merayakan ulang tahunnya yang kelima. Sejak didirikan lima tahun yang lalu, Tokocrypto telah menjadi pionir dalam meningkatkan adopsi kripto di Indonesia dan telah berperan penting dalam mendorong perekonomian digital dengan membantu masyarakat mendapatkan penghasilan dari investasi dan trading kripto.

    Tokocrypto meraih pertumbuhan yang mengesankan selama lima tahun ini, dengan dampak positif yang signifikan pada pertumbuhan industri kripto di Indonesia. Bahkan di tengah tantangan seperti “tech winter” dan “crypto winter,” Tokocrypto tetap berdiri tegak dan terus meningkatkan layanan demi menciptakan ekosistem kripto yang berkelanjutan.

    “Kami sangat bersyukur dengan segala pencapaian yang berhasil kami raih di tahun kelima ini, dan juga bangga dapat mempertahankan posisi sebagai exchange no. 1 di Indonesia saat ini,” kata CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. “Meskipun kami telah melalui masa-masa penting yang mencerminkan perubahan strategis perusahaan, komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik tidak pernah goyah. Kami terus berinovasi untuk menciptakan ekosistem kripto yang berkelanjutan.”

    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: Tokocrypto.

    Pada akhir tahun 2022, Tokocrypto memulai babak baru dengan memperkuat struktur organisasinya, menyiapkan diri untuk pertumbuhan yang lebih besar di masa depan. Perusahaan ini memiliki lebih dari 3 juta pengguna terdaftar, 400.000 di antaranya aktif setiap bulan. Selain itu, komunitasnya tumbuh dengan lebih dari 1 juta anggota aktif dan aplikasinya telah diunduh sebanyak 4 juta kali. Selama semester I 2023, Tokocrypto mencatat volume transaksi perdagangan rata-rata sebesar US$ 300 juta per bulan, yang setara dengan sekitar Rp 4,6 triliun, dan US$ 10 juta setiap harinya.

    Kolaborasi Strategis

    Tokocrypto telah aktif berinovasi untuk memenuhi kebutuhan para pengguna setia dan menarik perhatian pengguna baru. Salah satu upaya utamanya adalah dengan menjalin kemitraan strategis dengan beberapa perusahaan besar, seperti blu by BCA digital dan Blibli.

    Kerja sama dengan blu by BCA Digital memungkinkan pengguna untuk dengan mudah melakukan deposit saldo ke Tokocrypto. Selain itu, kolaborasi dengan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Blibli, memungkinkan pengguna Blibli untuk menukarkan poin loyalitas mereka dengan aset kripto sebagai hadiah. Ini adalah contoh bagaimana Tokocrypto terus mengembangkan layanan mereka untuk memberikan manfaat lebih besar kepada pengguna dan menjaga hubungan yang kuat dengan mitra bisnisnya.

    Tokocrypto di perayaan ulang tahun ke-2 blu di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    Tokocrypto di perayaan ulang tahun ke-2 blu di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 17 Altcoin Akan Token Unlock Pekan Ini, Antisipasi Gerak Harga Kripto

    Dalam upayanya untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna, Tokocrypto meluncurkan beragam fitur seperti Proof of Reserve (PoR) untuk memeriksa validitas reserve yang selalu 1:1 dengan jumlah aset yang dimiliki investor. Lalu, Profit and Loss untuk memudahkan pengguna melacak kinerja investasi mereka, Customer Support 24/7 & New Live Chat untuk layanan pengguna yang lebih responsif, serta Price Alert untuk pengaturan target beli dan jual, telah meningkatkan pengalaman investasi dan trading kripto bagi pengguna.

    Terbaru, fitur IDR yang diperkenalkan Tokocrypto bertujuan untuk memberikan pengalaman trading yang lebih nyaman dan memastikan pematuhan terhadap peraturan yang berlaku, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan adopsi aset kripto di Indonesia.

    Rencana Masa Depan

    Untuk rencana ke depannya, Tokocrypto akan terus mengembangkan inovasi dalam layanan dan fitur baru, dengan fokus pada memberikan kenyamanan, kemudahan dan keamanan bagi seluruh pengguna. Tokocrypto juga akan meningkatkan berkolaborasi dengan berbagai mitra strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

    CMO Tokocrypto, Wan Iqbal menjelaskan peringatan ulang tahun menjadi momentum yang digunakan Tokocrypto untuk mengapresiasi karyawan dan pengguna yang telah setia mendukung perkembangan platform selama ini. Dalam rangka perayaan ulang tahun tersebut, Tokocrypto berencana untuk meluncurkan beberapa promo menarik sebagai bentuk apresiasi kepada penggunanya.

    “Kami sangat bersyukur dengan dukungan yang diberikan oleh komunitas kami. Tanpa mereka, kami mungkin tidak akan mencapai titik ini dan menjadi exchange Indonesia no. 1,” kata Iqbal. Dia juga menambahkan bahwa upaya kontinu dalam memberikan layanan terbaik akan tetap menjadi prioritas utama Tokocrypto.

    Kehangatan Obrolan Komunitas (OBRAS) Special Edition di The Ambengan Tenten, Denpasar, Bali pada 26 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.
    Kehangatan Obrolan Komunitas (OBRAS) Special Edition di The Ambengan Tenten, Denpasar, Bali pada 26 Agustus 2023. Sumber: Tokocrypto.

    Rencana jangka panjang lainnya adalah antara lain memperkuat literasi & edukasi meliputi penyelenggaraan “OBRAS (Obrolan Komunitas)” dan Web3 Campus di berbagai kota di Indonesia dan mengembang kanal Academy di website TokoNews, yang bertujuan untuk mendalami teknologi blockchain dan aset kripto bagi masyarakat awam. Ini sejalan dengan misi Tokocrypto untuk meningkatkan literasi digital dan menyediakan akses yang lebih mudah ke dunia kripto.

    “Kami percaya bahwa potensi pasar kripto di Indonesia sangat besar. Oleh karena itu, kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa teknologi ini dapat dinikmati oleh semakin banyak orang,” jelas Iqbal.

    Tokocrypto telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat layanan dan memberikan lebih banyak manfaat kepada komunitas dan pengguna. Salah satu langkah penting adalah meningkatkan daftar project token listing yang tersedia di platform. 

    “Dengan lebih banyak pilihan token, kami ingin memberikan lebih banyak peluang bagi pengguna untuk berinvestasi dan berpartisipasi dalam pasar kripto. Selain itu, kami sangat bersemangat tentang kehadiran TKO Foundation, yang akan berfokus pada pengembangan TKO token. Dan menghadirkan fitur earn & staking dalam waktu dekat,” tutur Iqbal.

    Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.
    Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.

    Baca juga: Tingkat Adopsi Kripto di Indonesia Naik, Tanda Pertumbuhan Menjanjikan

    TKO Foundation berencana merilis whitepaper terbaru pada estimasi kuartal keempat tahun 2023. Berharap dengan inisiatif ini, kolaborasi dengan mitra baru akan semakin aktif dan bermanfaat bagi ekosistem kripto di masa depan.

    Sebagai penutup, Iqbal mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna, mitra, dan individu yang telah mendukung perjalanan Tokocrypto selama lima tahun ini. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk memajukan ekosistem kripto di Indonesia dan mencapai pencapaian yang lebih besar di masa depan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menggali Potensi Blockchain dan Kecerdasan Buatan

    Blockchain dan Kecerdasan Buatan (AI) adalah dua tonggak teknologi yang telah mengubah fundamental dunia digital. Keduanya memiliki potensi besar dalam mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan berbisnis di masa depan.

    Blockchain, dengan kemampuannya menciptakan sistem yang transparan dan aman, telah merevolusi berbagai industri, mulai dari keuangan hingga rantai pasokan. Sementara itu, Kecerdasan Buatan telah membawa kemampuan komputasi yang luar biasa, memungkinkan mesin untuk belajar dan membuat keputusan seperti manusia.

    Artikel ini akan menggali lebih dalam tentang bagaimana kedua teknologi ini dapat saling melengkapi dan membentuk masa depan yang menarik dan penuh tantangan bagi dunia teknologi.

    Apa yang dimaksud dengan Kecerdasan Buatan (AI)?

    Kecerdasan Buatan adalah kemampuan sebuah program untuk belajar, juga merupakan ilmu dan rekayasa dari program komputer cerdas. Algoritme ini dapat mengenali pola dan memecahkan masalah dengan menggunakan sejumlah besar data tanpa perintah manusia. Dengan menganalisis data masukan eksternal, AI dapat belajar dari data tersebut dan menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk mencapai tujuan tertentu dan menjalankan tugas yang diberikan.

    Pada dasarnya, terdapat dua jenis utama AI: Narrow AI dan Strong AI. Narrow AI dirancang untuk menyelesaikan tugas yang khusus atau terbatas, seperti pengenalan wajah, penyaringan spam, atau bermain catur. Di sisi lain, Strong AI mampu menangani tugas yang lebih luas dan tidak terbatas, dengan potensi untuk memiliki tingkat kognisi yang sama dengan manusia. Saat ini, Narrow AI sudah ada, sementara Strong AI masih dalam tahap pengembangan, bahkan banyak ahli yang meragukan kemungkinannya.

    Meskipun sulit untuk memprediksi potensi pengaruh Strong AI, banyak yang yakin bahwa AI dan blockchain akan saling terkait di masa depan. Beberapa bahkan berpendapat bahwa keduanya akan menjadi teknologi yang sangat penting dalam dekade mendatang. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami lebih dalam bagaimana keduanya dapat berinteraksi dan saling memengaruhi dalam pengembangan teknologi di masa depan.

    Sinergi Antara AI dan Blockchain

    Pengembangan AI dalam Dunia Blockchain

    Salah satu tantangan utama dalam ekosistem blockchain adalah konsumsi daya komputasi yang tinggi. Jaringan blockchain yang didistribusikan mengutamakan keamanan dan integritas data, meskipun ini mengorbankan efisiensi. AI dapat memberikan kontribusi besar dalam mengoptimalkan penggunaan energi, yang dapat meningkatkan efisiensi algoritma penambangan.

    Kekhawatiran lain dalam penggunaan blockchain adalah tingginya konsumsi energi yang diperlukan, terutama pada blockchain berbasis Proof of Work. Properti ekonomi kripto dan tingkat keamanan yang tinggi membutuhkan komputasi yang memerlukan daya tinggi. Mengurangi konsumsi energi pada jaringan blockchain akan memberikan manfaat besar bagi seluruh industri dan dapat mendorong adopsi blockchain secara lebih luas.

    AI juga memiliki peran penting dalam mengoptimalkan kebutuhan penyimpanan dalam ekosistem blockchain. Karena setiap transaksi disimpan di semua node, ukuran ledger blockchain dapat tumbuh dengan cepat. Ketika persyaratan penyimpanan tinggi, ini dapat menjadi hambatan bagi partisipasi yang lebih luas dan mengurangi desentralisasi jaringan. AI dapat memperkenalkan teknik baru seperti sharding database, yang dapat mengurangi ukuran blockchain dan mengelola data dengan lebih efisien.

    Dengan demikian, sinergi antara AI dan blockchain menawarkan berbagai peluang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan skalabilitas dalam pengembangan teknologi masa depan.

    Ekonomi Data Terdesentralisasi

    Data merupakan aset berharga yang perlu disimpan dengan aman dan dapat dipertukarkan dengan mudah. Keefektifan sistem kecerdasan buatan (AI) sangat bergantung pada data, dan blockchain mampu menyimpan data dengan tingkat keandalan yang tinggi.

    Blockchain pada dasarnya adalah database yang aman dan terdistribusi yang dibagikan oleh semua peserta dalam jaringan. Data disimpan dalam blok dan dihubungkan secara kriptografis dengan blok sebelumnya, menjadikannya sulit untuk mengubah informasi tanpa mengganggu konsensus jaringan, seperti melalui serangan 51%.

    Pertukaran data terdesentralisasi bertujuan untuk menciptakan ekonomi data baru berbasis blockchain. Ini akan membuat data dan penyimpanan menjadi lebih mudah diakses oleh siapa saja. Dalam konteks ekonomi data ini, algoritme AI membutuhkan banyak data eksternal agar dapat belajar lebih cepat. Selain itu, algoritme AI itu sendiri juga dapat diperdagangkan di pasar, sehingga dapat diakses oleh lebih banyak orang dan mempercepat kemajuannya.

    Pertukaran data terdesentralisasi berpotensi mengubah cara data disimpan. Pada dasarnya, setiap orang akan memiliki kemampuan untuk menyewakan penyimpanan lokal mereka dengan biaya yang dibayar dengan token. Sebaliknya, penyedia layanan penyimpanan data akan harus meningkatkan layanan mereka agar tetap bersaing.

    Meskipun beberapa pasar data semacam ini sudah ada, mereka masih dalam tahap perkembangan awal. Dengan memberikan insentif kepada penyedia data dan penyimpanan untuk menjaga integritas data, sistem AI juga akan mendapatkan manfaatnya.

    Superkomputer Terdesentralisasi

    Melatih AI memerlukan tidak hanya data berkualitas yang dapat diakses oleh algoritme, tetapi juga daya komputasi yang besar. Algoritme AI sering menggunakan jenis komputasi yang dikenal sebagai jaringan saraf tiruan (ANN) yang memerlukan daya komputasi besar untuk menyesuaikan parameter yang sangat banyak.

    Jika data dapat dibagikan melalui jaringan blockchain, mengapa daya komputasi tidak bisa? Dalam beberapa implementasi blockchain, pengguna dapat menyewakan daya komputasi mereka dalam pasar peer-to-peer (P2P) kepada mereka yang memerlukan komputasi kompleks.

    Ini memungkinkan sistem AI untuk dilatih secara lebih efisien dan dengan biaya yang lebih rendah dalam platform komputasi ini. Meskipun penggunaan awalnya mungkin terbatas pada pembuatan gambar 3D komputer, kemungkinan akan berkembang menjadi lebih banyak aplikasi AI.

    Dengan perkembangan Aplikasi Terdesentralisasi (DApps), perusahaan yang menyediakan daya komputasi harus siap menghadapi persaingan yang meningkat. Dengan memungkinkan pengguna untuk memperoleh pendapatan dari penyewaan daya komputasi mereka, ini akan meningkatkan efisiensi penggunaan daya komputasi secara keseluruhan. Dalam teori, setiap CPU atau GPU di seluruh dunia dapat menjadi bagian dari superkomputer terdesentralisasi ketika tidak digunakan.

    Meningkatkan Auditabilitas Keputusan AI

    Keputusan yang dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan (AI) seringkali sulit dipahami oleh manusia. Algoritme AI dapat beroperasi dengan volume data yang luar biasa, suatu hal yang praktis tidak mungkin bagi manusia untuk melakukan audit atau memahami proses pengambilan keputusan secara mendalam.

    Namun, dengan mencatat setiap titik data yang digunakan dalam pengambilan keputusan, kita dapat menciptakan jejak audit yang jelas yang dapat diperiksa oleh manusia. Hal ini dapat meningkatkan tingkat kepercayaan pada keputusan yang dihasilkan oleh algoritme AI.

    Kesimpulan

    Apabila kedua teknologi ini mampu mencapai potensinya, dampaknya akan terasa dalam jangka panjang. Banyak perusahaan saat ini telah mengadopsi keduanya secara terpisah, namun terdapat peluang menarik dalam menggabungkan teknologi blockchain dan AI.

    Dalam perkembangannya yang terus berlanjut, lebih banyak inovasi dapat terjadi melalui sinergi antara blockchain dan AI. Meskipun hasil akhirnya sulit diprediksi, namun dengan yakin dapat dikatakan bahwa hal ini akan membawa perbaikan signifikan dalam berbagai aspek ekonomi kita.


    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dua Indikator Teknis yang Mengarah ke Bitcoin Berpotensi Bullish

    Bitcoin (BTC) dan pasar kripto yang lebih luas terus bergulat dengan sentimen bearish yang berkepanjangan dan menanti munculnya indikator bullish. Hal ini membuat investor waspada terhadap faktor-faktor potensial yang dapat memicu reli. Khususnya, para analis memantau dengan cermat indikator-indikator yang mungkin menandakan berakhirnya pasar bearish.

    Secara khusus, seorang analis kripto yang dikenal dengan nama samaran Seth_fin dalam postingan X (sebelumnya Twitter) pada 16 September memicu optimisme dengan mengidentifikasi dua indikator teknis yang mengarah ke masa depan yang berpotensi bullish.

    Dalam postingannya, analis mencatat bahwa saluran Bitcoin Gaussian telah berubah menjadi hijau, yang dapat diartikan sebagai sinyal bullish dan kemungkinan pembalikan tren bearish yang ada. Indikator saluran Gaussian adalah alat teknis yang berasal dari konsep statistik yang memprediksi arah tren harga di pasar keuangan.

    Kedua, ia menunjukkan bahwa Bollinger Band Width Percentile telah mencapai level terendah, yang mengindikasikan akan terjadi peningkatan volatilitas harga.

    “Saluran Bitcoin Gaussian baru saja berubah menjadi hijau, dan kami telah menguji ulang mid-band! Sepertinya pasar beruang mungkin ada di kaca spion. Tapi bukan itu saja! Persentil Lebar Pita Bollinger berada pada titik terendah, menandakan pergerakan EKSPLOSIF yang akan datang!” kata Seth_fin.

    Grafik analisis harga Bitcoin. Sumber: Seth_Fin.
    Grafik analisis harga Bitcoin. Sumber: Seth_Fin.

    Baca juga: Pekan Sibuk Pasar Kripto Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

    Kemungkinan Pemicu Bullish untuk Bitcoin

    Namun, dia merujuk pada signifikansi historis dari peristiwa halving Bitcoin. Peristiwa ini, yang mengurangi imbalan bagi para penambang, secara historis diikuti oleh kenaikan harga yang signifikan. Peristiwa halving terakhir terjadi pada bulan Mei 2020 dan menandai dimulainya kenaikan harga Bitcoin.

    Khususnya, peristiwa halving Bitcoin terus dipuji sebagai katalis potensial untuk lonjakan harga bullish. Pada saat yang sama, sorotan tetap tertuju pada perkembangan peraturan, khususnya potensi persetujuan dari Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) pertama, yang diharapkan dapat menarik modal institusional ke dalam kripto terkemuka tersebut .

    Sementara itu, Bitcoin berupaya untuk mempertahankan posisinya di atas level dukungan penting US$ 25.000, memperpanjang periode konsolidasi yang ditandai dengan kegagalan berulang kali untuk menembus angka US$ 30.000.

    Bitcoin diperdagangkan di atas US$ 26.000, didorong oleh berita bahwa Deutsche Bank, pemberi pinjaman Jerman, berencana meluncurkan layanan penyimpanan mata uang kripto untuk pelanggan institusional dalam kemitraan dengan perusahaan fintech Swiss, Taurus.

    koin bitcoin
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Ini Jumlah Bitcoin yang Dibutuhkan untuk Beli iPhone 15 Baru

    Namun, sentimen pasar tetap gelisah karena perkembangan kasus FTX terkini. Pengadilan kebangkrutan menyetujui FTX untuk memulai likuidasi kepemilikan mata uang kripto yang luas. Perkembangan ini berpotensi berdampak signifikan terhadap dinamika pasar mata uang kripto, yang berpotensi menyebabkan peningkatan volatilitas. Aset penting dalam cache besar ini termasuk token seperti Solana (SOL), Bitcoin, Ethereum (ETH), dan lainnya.

    Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan pada US$ 26.548, melanjutkan tren konsolidasi mingguannya. Selama 24 jam terakhir, kripto telah mencatatkan sedikit keuntungan sekitar 0,26%.

    Singkatnya, semua perhatian tertuju pada kemampuan Bitcoin untuk mempertahankan harganya di atas angka US$ 26.000, yang dapat membuka jalan bagi potensi lonjakan kenaikan dalam waktu dekat.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com