Tag: featured

  • Momen Terbaik dalam Seminggu untuk Investasi Bitcoin, Kapan?

    Dalam mencari momen terbaik untuk investasi dalam aset Bitcoin, banyak faktor perlu dipertimbangkan. Pasar kripto yang dinamis mengalami fluktuasi harga yang tajam sepanjang minggu, sehingga memilih waktu yang tepat dapat mempengaruhi hasil investasi Anda secara signifikan.

    Beberapa bulan terakhir, pergerakan harga Bitcoin (BTC) menjadi sorotan. Dengan kenaikan yang cermat dari Januari hingga Juni, tren naiknya membawa harga Bitcoin dari US$ 16.600 hingga US$ 30.000, hampir dua kali lipat dari harga awal di paruh pertama tahun ini.

    Kenaikan harga ini terjadi dalam tiga tahap yang terpisah, yaitu pada bulan Januari, Maret, dan Juni.

    Lalu, apa yang diungkapkan oleh chatbot model bahasa unggulan Google Bard mengenai hari terbaik dalam seminggu untuk investasi atau membeli aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan Ripple?

    Menentukan Momen Tepat

    Tentu saja, memprediksi apakah pasar akan melambat atau melonjak dalam waktu dekat tetaplah suatu tantangan. Namun, bagi investor yang ingin secara teratur mengakumulasi kripto dalam jumlah kecil untuk investasi jangka panjang, mempertimbangkan hari Sabtu sebagai hari pengumpulan aset, karena bisa jadi strategi yang menarik.

    koin bitcoin
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Analisis Aset Kripto YGG hingga THETA, Potensi Bullish Pekan Ini?

    Membeli sejumlah kripto atau saham secara rutin selama seminggu adalah pendekatan investasi klasik yang dikenal sebagai metode dollar-cost averaging. Google Bard menyarankan bahwa hari Sabtu adalah pilihan terbaik kedua dalam seminggu untuk memulai proses pengumpulan aset ini. Namun, apabila Anda mencari momen dengan harga paling terjangkau, menurut Bard, hari Minggu adalah pilihan yang lebih baik.

    Pandangan Lengkap dari Google Bard

    Pertanyaan: “Bard, hari apa yang paling baik dalam seminggu untuk membeli aset kripto?”

    “Didasarkan pada data historis pasar, tampaknya hari Minggu menjadi saat yang paling baik dalam seminggu untuk membeli mata uang kripto. Sedangkan, pilihan kedua adalah hari Sabtu. Setelah itu, harga umumnya cenderung meningkat, dengan hari Jumat menjadi waktu yang lebih mahal untuk melakukan pembelian kripto.

    Berikut adalah beberapa alasan mengapa hari Minggu dianggap sebagai momen yang tepat untuk berinvestasi dalam kripto:

    • Aktivitas perdagangan biasanya lebih rendah saat akhir pekan, yang dapat berdampak pada penurunan harga.
    • Volatilitas pasar dan berita cenderung lebih sedikit pada akhir pekan, yang juga dapat berpotensi menurunkan harga.
    • Beberapa investor mungkin mengambil keuntungan pada hari Jumat, yang bisa menekan harga pada Sabtu dan Minggu.
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

    Baca juga: PayPal Meluncurkan Stablecoin PYUSD untuk Pembayaran dan Transfer

    Namun, tentunya tidak ada jaminan bahwa harga mata uang kripto akan selalu lebih rendah pada hari Minggu. Pasar kripto sangatlah fluktuatif, dan harga bisa naik atau turun kapan saja. Meski demikian, jika Anda berusaha membeli mata uang kripto dengan harga yang relatif terjangkau, hari Minggu bisa menjadi awal yang baik.

    Kesimpulan

    Penting untuk dicatat bahwa harga Bitcoin umumnya mengalami penurunan sebesar 1% pada hari Minggu. Data historis pergerakan harga harian menunjukkan bahwa dari hari Sabtu hingga Senin, harga Bitcoin cenderung lebih rendah selama setahun terakhir.

    Selasa dan Rabu, di sisi lain, adalah waktu yang lebih baik untuk melakukan penjualan berdasarkan data tersebut.

    Rata-rata harga tinggi harian terendah untuk setiap hari dalam seminggu dari Agustus 2022 hingga Agustus 2023 adalah pada hari Minggu. Pada periode tersebut, harga tinggi intraday Bitcoin pada hari Minggu mencapai US$ 23.595, sedangkan pada hari Sabtu mencapai US$ 23.480. Sementara itu, hari Rabu menjadi hari dengan rata-rata harga tertinggi, yaitu US$ 23.850.

    Jika Anda menerapkan strategi ini dalam investasi Anda, berarti Anda dapat membeli Bitcoin dengan diskon sebesar 1% setiap minggunya.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Faktor yang Dapat Mengirim Harga Shiba Inu ke US$ 0,01

    Sejumlah investor dan trader berharap harga kripto Shiba Inu (SHIB) suatu hari nanti dapat mencapai level US$ 0,01, meskipun Bitcoin terus berjuang di bawah US$ 30.000. Faktor apa saja yang bisa mewujudkan mimpi harga SHIB tersebut?

    Memang, SHIB telah menunjukkan kapasitas untuk mengalami peningkatan tajam, seperti yang terlihat pada rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) sejak 28 Oktober 2021, ketika mencapai harga US$ 0,0000819, melonjak 1.079,33% dalam satu bulan – dari US$ 0,000006944599 pada 28 September 2021.

    Mempertimbangkan bahwa ATH ini 89,40% lebih tinggi dari harga saat ini, yang pada 7 Agustus, mencapai US$ 0,0000091067, berarti bahwa Shiba Inu dapat dengan mudah mengalahkan rekornya sendiri, tetapi harus menginvestasikan lebih banyak upaya untuk lebih dekat dengan yang didambakan. Tingkat harga US$ 0,01 atau secara khusus, itu harus tumbuh 109.709%.

    Dengan mengingat hal ini, Finbold telah menganalisis faktor-faktor yang pada akhirnya dapat (namun tidak harus) mengarahkan SHIB ke tingkat harga ini, baik faktor itu sendiri atau bertindak bersama dengan lain.

    Peningkatan Shibarium

    Peluncuran Shibarium yang akan datang, peningkatan layer-2 blockchain baru ke ekosistem Shiba Inu, dapat menjadi faktor penentu untuk meluncurkan harga SHIB menjadi US$ 0,01, menurut pandangan Jon, CEO Moneyzine.com.

    Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.
    Ilustrasi game Shiba Eternity. Sumber: Twitter @ShytoshiKusama.

    Baca juga: PayPal Meluncurkan Stablecoin PYUSD untuk Pembayaran dan Transfer

    Seperti yang dicatat Jon, Shibarium akan membuat pembelian dan penjualan token terkait SHIB lebih mudah diakses, selain menciptakan hub bagi pengembang untuk membangun dan meluncurkan proyek mereka sendiri, dan bahwa “SHIB mungkin memiliki peluang lebih baik untuk mencapai target US$ 0,01 dengan peningkatan Shibarium dan mekanisme pembakaran baru.”

    Adopsi Massal oleh Investor

    Investor ritel dan institusional memiliki pengaruh besar pada harga aset apa pun, termasuk aset kripto seperti Shiba Inu, dan investasi besar oleh pelaku pasar terbesar, yaitu whale, berpotensi memicu kenaikan besar-besaran dalam nilai salah satu meme terbesar koin.

    Selain itu, whale yang lebih kecil juga dapat membantu meningkatkan harga SHIB secara signifikan berkat peningkatan pembelian dan ‘pengumpulan’ aset mereka, yang dapat membangkitkan minat yang lebih luas terhadapnya, serta permintaan, dan akhirnya harganya.

    Kasus Penggunaan Baru untuk SHIB

    Pengembangan kasus penggunaan baru untuk Shiba Inu bisa menjadi katalis utama dalam menaikkan harganya, karena akan memungkinkan penggunaan yang lebih luas untuk tujuan dunia nyata, seperti pembayaran, staking atau mengunci aset untuk mendapatkan hadiah, memberi tip di platform media sosial, dan sejenisnya.

    Memang, ini tampaknya menjadi tujuan jangka panjang bagi para pengembang proyek SHIB, dan keberhasilannya dapat mendorong kenyamanan penggunaan Shiba Inu, yang mengarah pada peningkatan permintaan untuk itu dan, oleh karena itu, meningkatkan harganya dalam jangka panjang.

    Kemitraan utama

    Meskipun sejumlah perusahaan besar telah menerima pembayaran Shiba Inu, termasuk jaringan bioskop Amerika AMC Entertainment, lebih banyak bisnis yang ikut serta dapat membantu kasus SHIB lebih lanjut karena akan mendorong adopsi, yang pada akhirnya mendorong harganya menuju US$ 0,01 tingkat harga.

    Ilustrasi Shiba Inu.
    Ilustrasi Shiba Inu.

    Baca juga: Analis Bloomberg Berbagi Peluang ETF Bitcoin Disetujui Bikin Kripto Naik

    Contoh perusahaan semacam itu bisa menjadi produsen kendaraan listrik utama Tesla atau raksasa e-commerce Amazon, terutama karena desas-desus telah muncul bahwa yang pertama mungkin telah mulai menambahkan dukungan pembayaran kripto. Konon, yang terakhir belum membuat rencana untuk menerima aset digital.

    Sentimen pasar

    Terakhir, suasana di kripto yang lebih luas dan tahap ekonomi makro terkadang dapat memengaruhi harga aset kripto tertentu, termasuk Shiba Inu, dan ini terkait dengan perkembangan peraturan, serta liputan berita positif (dan terkadang bahkan negatif) tentang sektor tersebut.

    Faktor-faktor di atas dapat berkontribusi pada sentimen bullish dengan mempertimbangkan fakta bahwa ketika masyarakat merasa bullish terhadap aset digital secara umum, sentimen positif tersebut dapat memengaruhi harga SHIB yang kemungkinan besar akan naik.

    Semua hal dipertimbangkan, tidak ada jaminan bahwa Shiba Inu akan pernah mencapai harga US$ 0,01, tetapi faktor-faktor di atas dapat berkontribusi pada penguatannya dan, mungkin, pada waktunya, peluang meme aset kripto mencapai tingkat harga tinggi ini.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • PayPal Meluncurkan Stablecoin PYUSD untuk Pembayaran dan Transfer

    PayPal telah memperdalam langkahnya ke industri kripto dengan meluncurkan stablecoin yang didukung dolar AS yang dijuluki PayPal USD (PYUSD). Langkah tersebut menjadikan PayPal salah satu perusahaan keuangan besar AS pertama yang meluncurkan stablecoin-nya sendiri meskipun ada ketidakpastian peraturan seputar aset kripto di negara tersebut.

    Sebagai stablecoin yang dipatok dalam USD, PayPal USD mempertahankan nilai tetap terhadap dolar AS, dan akan dikeluarkan oleh pembuat stablecoin populer Paxos Trust Co. Seperti stablecoin yang dipatok dalam USD lainnya, PYUSD didukung oleh deposit USD, perbendaharaan jangka pendek, dan setara kas lainnya, menurut laporan Fortune pada hari Senin (7/8).

    Untuk saat ini, pengguna hanya dapat menggunakan PYUSD untuk kripto dan aktivitas terkait web3, seperti pembayaran dalam game dan perdagangan dengan aset kripto lainnya. Namun dalam jangka panjang, PayPal bermaksud menggunakan PYUSD untuk memfasilitasi pembayaran dan transfer berbiaya rendah di antara pengguna dan trader di seluruh dunia.

    Peluncuran PYUSD

    Ilustrasi stablecoin PayPal USD (PYUSD). Sumber: Paypal.
    Ilustrasi stablecoin PayPal USD (PYUSD). Sumber: Paypal.

    Baca juga: Pasar Kripto Stagnan Bersiap Tunggu Data Inflasi AS Terbaru

    Paypal mengatakan akan meluncurkan mata uang digital baru secara bertahap kepada pelanggan di AS dalam beberapa minggu mendatang. Kemudian pelanggan dapat mentransfer stablecoin ERC-20 ke dompet eksternal, melakukan transaksi peer-to-peer, dan mengubahnya menjadi aset kripto lain yang didukung oleh ekosistem PayPal.

    Dan Schulman, presiden dan CEO PayPal, percaya bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat posisinya di industri pembayaran digital, karena ada kebutuhan akan aset yang stabil untuk menjembatani kesenjangan antara dunia tradisional dan digital.

    Pergeseran menuju mata uang digital membutuhkan instrumen stabil yang asli secara digital dan mudah terhubung ke mata uang fiat seperti dolar AS, kata Schulman dalam sebuah pernyataan.

    Perusahaan telah menambahkan dukungan untuk mata uang kripto lainnya, seperti Bitcoin dan Ethereum, sejak tahun 2020, dan pengguna dapat menukar PYUSD untuk semua aset digital yang didukung di platform.

    Kritik buat PayPal

    Baca juga: 4 Kripto Ini Bisa Turun ke Harga Terendah Baru di bulan Agustus 2023

    Namun, anggota komunitas mengkhawatirkan aspek terpusat PayPal. Sebagai entitas terpusat, PayPal dapat menunda pembayaran pelanggan, menuntut informasi tertentu dalam berbagai hal.

    Menurut Bloomberg, Jose Fernandez da Ponte, kepala tim blockchain dan mata uang digital PayPal, percaya ada peningkatan permintaan untuk stablecoin alternatif karena meningkatnya dominasi di pasar.

    Pangsa pasar stablecoin kini menunjukkan bahwa USDT Tether memiliki dominasi 67,18%, sedangkan USDC Circle memiliki dominasi 20,55% di pasar. Sedangkan stablecoin yang tersisa berbagi 12% sisanya.

    Sementara PYUSD PayPal belum menerima sambutan hangat dari komunitas kripto, ia memiliki peluang untuk memanfaatkan pengguna platform yang ada. Menurut Statista, PayPal memiliki 431 juta akun aktif pada kuartal kedua tahun 2023.

    Hanya periode mendatang yang bisa menjawab jika PYUSD PayPal berhasil mengganggu duopoli USDT dan USDC.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Stagnan Bersiap Tunggu Data Inflasi AS Terbaru

    Pergerakan pasar kripto dan harga Bitcoin (BTC) yang cenderung mengalami stagnasi ini membuat jenuh para investor maupun trader. Bagaimana tidak, salah satu agenda besar di Amerika Serikat pada pekan lalu, yakni data ketenagakerjaan yang dinilai positif pun tidak mampu memberikan guncangan hebat pada pasar kripto. 

    Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan laporan situasi ketenagakerjaan AS hari Jumat (4/8) lalu, mengungkapkan bahwa pertumbuhan pekerjaan non-pertanian melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan Juli, menambahkan 187.000 gaji baru, jauh dibawah ekspektasi 200.000.

    “Sementara ini menunjukkan tanda-tanda bahwa pengetatan kebijakan The Fed mulai berpengaruh, tingkat pengangguran AS turun menjadi 3,5% dari 3,6%, dan pertumbuhan upah datang lebih tinggi dari yang diharapkan sebesar 4,4% secara YoY,” jelas Fyqieh.

    Data CPI AS

    Jadi, sementara angka utama menunjukkan tanda-tanda melambat, pertumbuhan upah mungkin menjadi perhatian The Fed, tetapi secara keseluruhan, data terbaru membantu mendukung kasus soft landing atau menghentikan kenaikan suku bunga. Namun, pelaku pasar butuh rilis data ekonomi lainnya untuk mendukung, salah satunya data inflasi AS atau CPI yang akan rilis pada Kamis (10/8).

    Menurut Fyqieh, kecuali ada perubahan dan kabar yang signifikan dalam aksi harga, pasar kripto mungkin akan tetap relatif datar hingga perilisan data CPI mendatang. Sementara, data inflasi AS diproyeksikan mengalami kenaikan menjadi 3,3% dibandingkan periode Juni 2023 yang berada di angka 3%. Alhasil potensi The Fed untuk menaik rem kenaikan suku bunga masih belum terjadi sebab target inflasi AS berada di level 2%.

    Di samping data CPI, pada Jumat (11/8), AS akan merilis data PPI periode Juli, dengan harga produsen inti diekspektasi akan naik sebesar 2,3% dari tahun sebelumnya.

    “Investor juga akan mendengar komentar dari beberapa pejabat The Fed selama minggu depan. Reaksi pasar dalam beberapa minggu mendatang akan sangat penting dalam menentukan tren keseluruhan pasar kripto yang lebih luas,” ucuap Fyqieh.

    Bitcoin Fear & Greed Index. Sumber: Alternative.me.

    Baca juga: Elon Musk Tolak Rencana Token X, Bikin Harga Dogecoin Melonjak

    Sementara kelemahan jangka pendek Bitcoin bertahan, pasar altcoin juga belum melihat keuntungan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kekhawatiran telah berkembang karena kasus peretasan baru-baru ini, menambah tekanan bearish dalam jangka pendek. Selain itu, dominasi Bitcoin tetap stabil antara 49 dan 50 persen selama beberapa minggu terakhir.

    “Sentimen pasar kripto dilihat dari Bitcoin Fear & Greed Index masih netral dengan poin 49, turun dari pekan lalu di posisi 50. Hal ini menjadi bukti bahwa pasar kripto masih belum membuat para pelaku pasar untuk melakukan aksi jual-beli. Mereka masih terlihat untuk wait and see,” analisis Fyqieh.

    Analisis Pergerakan Harga 

    Bitcoin (BTC)

    BTC/USD Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Pergerakan Bitcoin (BTC) masih berkonsolidasi dengan harga yang hanya bergerak di rentang US$ 29.000. Periode konsolidasi ini biasanya menandakan para pelaku pasar untuk mengevaluasi kembali posisi mereka dan menantikan katalis pasar potensial.

    Fyqieh berharap Bitcoin dapat menemukan dukungan sementara di sekitar US$ 28.500 berdasarkan pada support historis dan zona resistensi sebelum rebound ke titik tertinggi baru. Selain itu, dari sudut pandang mingguan, harga BTC telah mempertahankan nilai tertinggi dan terendah yang lebih tinggi, karakteristik dari tren kenaikan di pasar mana pun. 

    “Melihat grafik RSI masih mencerminkan sentimen bearish. RSI memberi sinyal penurunan melalui EMA 50 hari untuk menampilkan pita dukungan di bawah US$ 28.500 dan US$ 27.500 – US$ 26.850. Namun, penangguhan di atas EMA 50 hari (US$ 29.453) akan membuat bulls bergerak di kisaran resistensi US$ 30.750 – US$ 31.250,” jelas Fyqieh.

    Meskipun pandangan jangka pendek untuk Bitcoin mungkin terlihat monoton, disarankan agar para trader mengeksplorasi peluang lain selama periode volatilitas rendah ini. Peluang lain yang dimaksud, salah satunya adalah mengambil kesempatan di altcoin.

    Investor sedang menunggu keputusan SEC pada aplikasi ETF BTC spot dan apakah SEC akan mengajukan banding atas keputusan SEC vs Ripple Court. Kedua hasil kemungkinan akan berdampak material pada sentimen investor.

    Ethereum (ETH)

    ETH/USDT TF 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: 4 Kripto Ini Bisa Turun ke Harga Terendah Baru di bulan Agustus 2023

    Pergerakan harga Ethereum (ETH) diprediksi akan mengalami koreksi yang cukup signifikan dalam minggu ini, dengan estimasi penurunan hingga mencapai US$ 1.816. Hal ini menyusul potensi penurunan Bitcoin yang juga berdampak pada harga ETH. Saat ini, harga Ethereum berada di sekitar US$ 1.855, sehingga jika benar-benar mencapai harga US$ 1.816, ETH memiliki potensi penurunan sekitar -2,55%, sedangkan Bitcoin memiliki potensi penurunan di atas 3%.

    “Dilihat dari sisi analisis teknikal, ETH memiliki indikasi yang lebih kuat daripada Bitcoin. Hal ini berarti secara teknikal, Ethereum diharapkan dapat lebih tahan terhadap penurunan harga dibandingkan dengan Bitcoin,” tutup analisa Fyqieh.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Elon Musk Tolak Rencana Token X, Bikin Harga Dogecoin Melonjak

    Miliader Elon Musk sering kali dikaitkan dengan rencana perilisan token kripto “X,” setelah perubahan nama dan logo media sosial Twitter menjadi X. Namun, sejauh ini rencana tersebut masih disanggahnya dan belum ada kepastian di masa depan.

    Secara definitif, Elon Musk telah menyangkal rencana perusahaan “X” untuk token kripto. Ia menghentikan spekulasi tentang perusahaannya “X” yang bertualang ke dunia mata uang digital.

    Terlepas dari perdebatan baru-baru ini dalam komunitas kripto dan klaim token penipuan yang terkait dengan “X” dan Twitter, Musk turun ke Twitter sendiri untuk mengklarifikasi bahwa perusahaannya tidak berniat membuat token kripto sekarang atau di masa depan, dengan menyatakan, “Dan kami tidak pernah akan.”

    Harga DOGE Naik

    Baca juga: 4 Kripto Ini Bisa Turun ke Harga Terendah Baru di bulan Agustus 2023

    Berita tersebut memiliki dampak langsung dan signifikan terhadap harga Dogecoin (DOGE) , aset kripto yang terinspirasi dari meme internet yang sering menjadi sorotan Musk. Hanya dalam satu jam setelah tweet Musk, DOGE mengalami lonjakan cepat sebesar 2%, menunjukkan sentimen bullish yang kuat di kalangan investor.

    Saat ini, Dogecoin diperdagangkan pada US$ 0,0752, menunjukkan peningkatan 2,7% yang menjanjikan dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, harga token berfluktuasi antara US$ 0,0727 dan US$ 0,0747, menunjukkan rentang perdagangan yang tangguh.

    Meskipun sedikit penurunan volume perdagangan sebesar 10% dalam 24 jam terakhir, sentimen positif seputar Dogecoin terus meningkatkan nilainya.

    Analisis

    Michael van de Poppe, seorang analis yang disegani di ruang kripto, tetap optimis pada prospek jangka pendek Dogecoin. Dia memperkirakan reli dalam beberapa minggu mendatang, dengan harga token berpotensi bergerak menuju angka US$ 0,1.

    Tweet Elon Musk diketahui memiliki pengaruh signifikan terhadap harga dan popularitas aset kripto, dan konfirmasi baru-baru ini bahwa “X” tidak akan meluncurkan token kripto semakin memicu optimisme di kalangan investor DOGE.

    Grafik harian DOGE/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian DOGE/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Riset: Bitcoin Sekarang Lebih Stabil dari Emas, Potensi Bullish BTC?

    Sikap Musk berfungsi untuk menegaskan kembali kredibilitas ruang kripto, terutama dalam hal token penipuan potensial yang mencoba memanfaatkan nama mogul teknologi itu.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Keuntungan Trading Kripto dengan Limit Order

    Dalam dunia trading kripto, kecepatan dan volatilitas pasar menjadi dua faktor yang sangat penting. Untuk mengatasi ketidakstabilan harga dan memaksimalkan potensi keuntungan, banyak trader kripto menggunakan berbagai strategi. 

    Salah satu strategi yang sering digunakan adalah “limit order.” Artikel ini akan menjelaskan tentang keuntungan menggunakan limit order dalam trading kripto dan bagaimana strategi ini dapat membantu meningkatkan efisiensi trading Anda.

    Pengertian Limit Order

    Sebelum membahas keuntungan, mari kita pahami apa itu limit order. Limit order adalah jenis pesanan di pasar yang memungkinkan trader untuk membeli atau menjual aset kripto pada harga yang telah ditentukan sebelumnya atau lebih baik. 

    Ketika trader menempatkan limit order, pesanan tersebut akan tetap aktif di pasar sampai harga yang diinginkan tercapai atau lebih baik, atau hingga pesanan tersebut dibatalkan oleh trader. 

    Limit order merupakan alat yang sangat berguna bagi trader kripto karena memberikan mereka lebih banyak kontrol atas harga yang ingin mereka peroleh dalam perdagangan. 

    Ilustrasi trading kripto dengan limit order. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi trading kripto dengan limit order. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: 6 Cara Belajar Main Kripto untuk Pemula yang Baik dan Bijak

    Dalam konteks perdagangan kripto yang beroperasi selama 24/7 tanpa henti, trader seringkali tidak dapat secara aktif memantau pergerakan harga setiap saat. Dengan menggunakan limit order, trader dapat dengan tepat menentukan harga masuk atau keluar dari pasar tanpa harus berada di depan layar sepanjang waktu.

    Keuntungan Limit Order

    Salah satu keuntungan utama dari menggunakan limit order adalah mengurangi pengaruh emosi dalam pengambilan keputusan. Saat trading kripto, fluktuasi harga yang tajam dapat menyebabkan kepanikan dan membuat trader mengambil keputusan impulsif. Dengan menggunakan limit order, Anda telah menentukan level harga yang sesuai dengan analisis sebelumnya. Ini membantu Anda tetap pada rencana trading tanpa terpengaruh oleh perubahan harga yang mendadak.

    Dalam kondisi pasar yang sangat volatil, harga aset kripto dapat bergerak dengan cepat dan melebihi ekspektasi trader. Dengan limit order, Anda dapat memastikan bahwa eksekusi trading dilakukan pada harga yang ditentukan atau lebih baik. Ini memberi Anda kesempatan untuk memanfaatkan pergerakan harga sesuai dengan strategi trading Anda.

    Di pasar yang likuiditasnya rendah, slippage dapat menjadi masalah serius. Slippage adalah perbedaan antara harga yang diharapkan dan harga di mana perdagangan sebenarnya dilakukan.

    Limit order membantu mengurangi risiko slippage karena pesanan akan dieksekusi hanya pada level harga yang ditentukan. Dalam kondisi pasar yang bergejolak, menghindari slippage adalah langkah penting untuk mengurangi potensi kerugian.

    Menerapkan Strategi Limit Order

    Ilustrasi trading kripto dengan limit order pada transaksi BIDR/IDR. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 5 Strategi Untung Investasi Kripto saat Sideways Market

    Salah satu keuntungan menarik dalam trading kripto dengan limit order adalah biaya transaksi yang rendah. Beberapa platform perdagangan kripto menawarkan opsi trading dengan biaya yang sangat minim atau bahkan nol untuk limit order. Sebagai contoh, mari kita lihat bagaimana trading limit order di platform Tokocrypto dapat memberikan keuntungan kepada para trader.

    Dalam kasus khusus trading di Tokocrypto, seperti trade di Rp 1 untuk setiap BIDR/IDR menggunakan limit order, trader dapat melakukan transaksi dengan biaya yang hampir tidak terasa atau nol. Hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi trader dengan modal terbatas atau yang ingin memaksimalkan potensi keuntungan dengan mengurangi biaya transaksi mereka.

    Bayangkan, ketika Anda melakukan perdagangan dengan volume yang cukup besar, biaya transaksi yang rendah seperti itu dapat memberikan efek kumulatif yang signifikan, meningkatkan keuntungan bersih dari trading Anda.

    Trading kripto dengan limit order menawarkan sejumlah keuntungan yang signifikan. Dari mengurangi pengaruh emosi dalam pengambilan keputusan, mengoptimalkan eksekusi trading, hingga mengurangi risiko slippage, limit order adalah alat yang berguna bagi para trader untuk meningkatkan efisiensi perdagangan kripto mereka.

    Ditambah lagi, biaya transaksi yang rendah, seperti trading di Rp 1 untuk setiap BIDR/IDR transaksi di platform Tokocrypto, memberikan keuntungan tambahan bagi trader dengan modal terbatas atau yang ingin mengurangi biaya transaksi mereka. Apalagi promosi bebas biaya trading BIDR/IDR-nya masih panjang.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bursa Kripto Potensi Kembalikan Gairah Pasar dan Investor di Indonesia

    Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) memberi sambutan hangat atas diresmikannya Bursa, Kliring, dan Pengelola Tempat Penyimpanan (Depository) aset kripto di Indonesia oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Peresmian ini menunjukkan langkah progresif BAPPEBTI dan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan teknologi aset kripto di Indonesia.

    Ketua ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan, pendirian dan pemberian izin ini merupakan langkah awal dalam penyelenggaraan transaksi yang sesuai dengan peraturan BAPPEBTI. 

    “Langkah ini juga menjadi momentum penting bagi Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) untuk memperoleh status pedagang fisik aset kripto. Selain itu, peresmian ini juga memberikan wadah bagi pelaku usaha untuk bertransaksi secara aman dan terpercaya,” kata pria yang akrab disapa Manda. 

    Asih Karnengsih, Chairwoman Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I), juga menyatakan optimismenya akan masa depan kripto di Indonesia. “Peresmian Bursa, Kliring, dan Pengelola Tempat Penyimpanan (Depository) aset kripto ini membuka jalan bagi akselerasi pertumbuhan industri aset kripto domestik dalam hal pengawasan dan pengembangan produk dan jasa dalam transaksi aset kripto,” tutur Asih. 

    Aspirasi Pelaku Industri

    Asih Karnengsih, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI).
    Asih Karnengsih, Chairwoman Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I).

    Baca juga: CFX Resmi Jadi Bursa Kripto di Indonesia: Perkuat Ekosistem Aset Digital

    Asih juga menekankan pentingnya Bursa, Lembaga Kliring, dan Depository untuk mempertimbangkan biaya keanggotaan dan transaksi demi mempertahankan daya saing pelaku usaha lokal. Adanya beban biaya pajak yang harus dibayarkan CPFAK (PPh Badan) serta pajak yang dikenakan pada pelanggan (PPN & PPh), pengenaan biaya keanggotaan dan transaksi aset kripto pada organ penyelenggaraan pasar, diharapkan tidak akan menjadi penambahan beban bagi CPFAK atau pengenaan biaya lebih pada pelanggan.

    Hal ini dapat mendorong berpindahnya minat pada penggunaan platform transaksi aset kripto asing atau tidak terdaftar, yang juga dapat mengakibatkan capital outflow. Diperlukan upaya akselerasi dan intensif dari Pemerintah, untuk membina pertumbuhan industri, mengingat Indonesia memiliki potensi dalam industri aset kripto yang besar untuk bersaing dengan negara-negara Asia Tenggara. 

    Saat ini, industri aset kripto di Indonesia telah memasuki babak baru yang diiringi dengan semangat optimisme. Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto mengatakan langkah selanjutnya yang harus dilakukan industri kripto di Indonesia adalah pengembangan inovasi produk dan layanan kripto yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pasar Indonesia. 

    Gairahkan Pasar Lokal

    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: IDNFT.
    CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis. Sumber: IDNFT.

    Baca juga: Apa Itu Kelas Crypto Tokocrypto?

    Menurut Yudho, meskipun pasar global saat ini cenderung turun, keberadaan bursa kripto dengan segala fungsinya dapat memberikan sentimen positif bagi pasar lokal. Dengan adanya lebih banyak pilihan dan layanan yang ditawarkan oleh bursa kripto, diharapkan akan menarik minat investor dan mendongkrak likuiditas, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi sentimen harga aset kripto secara global.

    “Kami berharap industri kripto di Indonesia dapat lebih matang dalam menciptakan ekosistem agar lebih terintegrasi dan berdaya saing dengan global players. Dengan adanya bursa kripto, potensi untuk menggairahkan transaksi di pasar lokal sangat mungkin terjadi. Bursa berperan sebagai pusat perdagangan aset kripto dan mampu menciptakan likuiditas yang lebih tinggi. Pengembangan produk juga dapat menjadi pendorong penting untuk kembali menghidupkan pasar kripto di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan minat dan aktivitas perdagangan,” kata Yudho.

    Dalam keterangannya, Yudho memastikan Tokocrypto sudah mengajukan pendaftaran untuk mendapatkan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB). Setelah meperoleh SPAB, Calon Pedagang Fisik Aset Kripto akan kembali mendaftar ke Bappebti untuk mendapat izin sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto. “Semoga proses ini bisa berlangsung dengan cepat dan tidak ada hambatan.” 

    ASPAKRINDO dan A-B-I berkomitmen terus berkolaborasi dengan pihak berwenang dan stakeholder dalam membangun regulasi yang inklusif, mendukung pertumbuhan berkelanjutan industri aset kripto di Indonesia dan untuk mencapai keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan konsumen.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tether (USDT) Jadi Stablecoin Favorit, Punya Cadangan Aset Besar

    Tether (USDT) masih menjadi stablecoin favorit para pelaku pasar aset kripto sehingga nilai cadangan asetnya terus melonjak. Karena hal penting bagi USDT adalah mempertahankan cadangan, bahkan setelah disesuaikan dengan inflasi.

    Dilaporkan Cryptonomist, Tether merilis laporan keuangan stablecoin USDT untuk kuartal kedua tahun 2023. Sejak The Fed menaikkan suku bunga ke level tertinggi, investasi Tether di obligasi pemerintah AS mulai menghasilkan lebih banyak dari biasanya.

    Berkat keuntungan selama kuartal tersebut, Tether mampu meningkatkan kelebihan cadangan aset sebanyak US$ 850 juta menjadi total US$ 3,3 miliar. Keabsahan laporan ini dikonfirmasi oleh auditor independen BDO, salah satu dari lima besar kantor akuntan publik independen dunia, yang menyatakan sesuai dengan data yang sebenarnya.

    Berkat semua ini, per 30 Juni 2023, Tether memiliki aset hampir US$ 86,5 miliar, tetapi hanya liabilitas US$ 83,2 miliar, di mana 83.178.020.411 di antaranya adalah token digital yang diterbitkan.

    Cadangan Tether untuk USDT

    Ilustrasi stablecoin Tether (USDT).
    Ilustrasi stablecoin Tether (USDT).

    Baca juga: Perbandingan Stablecoin USDT dan BUSD: Mana Lebih Baik?

    Kelebihan cadangan adalah aset yang tidak digunakan untuk menutupi nilai pasar dari token yang dikeluarkan, namun sebenarnya merupakan surplus, yang dilakukan dengan kehati-hatian sederhana.

    Dengan kata lain, tidak hanya semua token yang diedarkan oleh Tether tercakup dalam cadangan standar, tetapi dalam laporan itu diklaim, perusahaan juga memiliki kelebihan cadangan sebesar US$ 3,3 miliar untuk digunakan, jika terjadi ‘peristiwa’ yang tidak biasa.

    Misalnya, pada bulan Maret lalu, ketika Silicon Valley Bank bangkrut, pesaing stablecoin utama Tether, yaitu USDC, tiba-tiba kehilangan akses ke cadangan lebih dari US$ 3 miliar, sehingga kehilangan cakupan token penuh dan pasak dengan dolar AS.

    Kelebihan cadangan dapat berguna dalam kasus seperti itu, yaitu ketika bagian dari cadangan aset yang menjamin stablecoin hilang karena alasan apa pun, bahkan tidak terkait dengan pengelola.

    Pada tahun 2018, Tether mengalami masalah yang sama, ketika sekitar US$ 800 juta dibekukan karena penyitaan aset bank yang digunakan sebagai tempat cadangannya. Dana tersebut kemudian dikeluarkan, tetapi butuh waktu berbulan-bulan, selama itu USDT tidak lagi tercakup 100%.

    Perusahaan telah lama memutuskan untuk memasukkan keuntungan bersihnya ke dalam cadangan tambahan, tepatnya untuk membangun semacam perbendaharaan yang dapat digunakan dalam keadaan darurat.

    Apa Itu Tether (USDT)?

    gambaran jenis jenis stable coin
    Ilustrasi stablecoin.

    Baca juga: MicroStrategy Mau Borong BTC Lagi, Pasar Kripto dan Harga Bitcoin Naik

    Tether adalah salah satu jenis stablecoin yang dikeluarkan oleh Tether Limited. Nilainya diikatkan pada mata uang fiat, seperti dolar AS (USD), untuk menciptakan stabilitas harga. Tether menjadi solusi bagi para trader dan investor dalam industri mata uang kripto yang ingin mempertahankan nilai aset mereka tanpa harus meninggalkan ekosistem kripto.

    Tether menawarkan stabilitas nilai karena nilainya diikat pada mata uang fiat. Hal ini membantu menghindari fluktuasi harga yang tinggi yang sering terjadi pada kripto lainnya. Sebagai stablecoin yang paling umum diperdagangkan, Tether menawarkan likuiditas tinggi, memudahkan para pengguna untuk masuk dan keluar dari posisi perdagangan dengan mudah.

    Tether telah diadopsi secara luas oleh para trader, investor, dan perusahaan di seluruh dunia. Keberadaannya yang luas membuatnya menjadi salah satu stablecoin terdepan dalam industri kripto.

    Sebagai alat yang penting dalam industri, Tether terus menjadi pilihan utama para pelaku pasar untuk melindungi nilai aset mereka dan memfasilitasi perdagangan dan investasi di dunia kripto.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Tak Bergairah, Ini Penyebabnya Dalam Sepekan Terakhir

    Pasar kripto masih kurang bergairah dalam sepekan terakhir. Bahkan, Bitcoin, Ether, dan semua 10 kripto non-stablecoin teratas lainnya turun dalam perdagangan Jumat (4/8) pagi. Sementara secara keseluruhan, volatilitas harga BTC dan ETH tetap rendah karena sentimen bearish mencengkeram investor, terutama karena aksi harga Bitcoin. 

    Total kapitalisasi pasar kripto turun sekitar 1,7 persen, berjumlah sekitar US$ 1,16 triliun pada hari Jumat pagi. Harga Bitcoin terpantau diperdagangkan sekitar US$ 29.000 mendekati level dukungan penting US$ 28.400. Selain itu, altcoin gagal memanfaatkan kelemahan Bitcoin, menandakan sentimen bearish lebih lanjut.

    Ada beberapa sentimen negatif utama yang membuat pasar kripto tetap lesu di awal Agustus ini, meski kabar MicroStrategy yang akan menjual saham untuk akumulasi lebih banyak Bitcoin tidak cukup mendorong BTC ke zona hijau.

    Pertama, volume perdagangan kripto yang merosot yang menimbulkan investor dan trader kurang bergairah karena likuiditas yang belum stabil. Anehnya, peristiwa halving Litecoin ketiga yang terjadi pada hari Rabu (2/8), tetapi volume perdagangan kripto menyaksikan kemerosotan yang signifikan. Mungkin trader melakukan aksi “buy the rumor, sell the news,” dan kemudian mengambil untung sebelum kenaikan Bitcoin.

    Insiden peretasan Curve Finance dan AAVE Protocol Fiasco atas pinjaman US$ 60 juta USDT, serta kabar SEC mengintensifkan pengawasannya terhadap proyek kripto dan tuntutan terhadap Terraforms Labs dan Don Kwon tetap dilanjutkan, mengikuti keputusan Ripple atas penjualan XRP juga memicu sentimen bearish di pasar.

    Sentimen Bearish

    Ilustrasi Bitcoin Fear and Greed Index pada Jumat, 04 Agustus 2023. Sumber: Alternative.me.
    Ilustrasi Bitcoin Fear and Greed Index pada Jumat, 04 Agustus 2023. Sumber: Alternative.me.

    Baca juga: Bursa Kripto Potensi Kembalikan Gairah Pasar dan Investor di Indonesia

    Rug pull pada BALD menimbulkan ketakutan di kalangan investor kripto, meskipun ada jaminan peningkatan pengawasan peraturan. Data on-chain juga mengungkapkan lonjakan signifikan dalam aktivitas crypto whale, menambah ketakutan keseluruhan akan sentimen bearish yang berlaku di pasar. Banyak whale yang mulai memindahkan asetnya ke exchange untuk siap-siap dalam posisi jual, ketika harga Bitcoin naik.

    Pasar kripto akan cenderung sideways dan turbulensi akan segera menjelang perilisan data ketenagakerjaan AS atau Non-Farm Payroll (NFP) pada Jumat (4/8) malam yangakan menjadi sorotan di mana, investor akan mencari tanda-tanda untuk melihat kondisi inflasi AS.

    Dalam jangka panjang, data CPI Juli pada 10 Agustus dan keputusan pertama SEC yang akan datang pada aplikasi ETF Bitcoin BlackRock pada 12 Agustus juga menjadi perhatian di pekan depan. SEC memiliki tenggat waktu hingga 240 hari untuk menyetujui, menolak, atau menunda aplikasi ETF Bitcoin.

    Sementara itu, kemungkinan dominan di bulan Agustus dan September akan mengalami penurunan harga Bitcoin. Oleh karena itu, Agustus dan September dapat menjadi titik yang potensial untuk melakukan trading atau strategi dollar cost averangi (DCA) untuk mengakumulasi aset.

    Menurut Fear and Greed Index, sentimen pasar terhadap Bitcoin saat ini masih netral, dengan poin berada di 54, yang mengalami kenaikan dari 52 poin. Kenaikan ini masih mencerminkan sikap optimis pelaku pasar menjelas rilis data ekonomi AS menjelang akhir pekan.

    Analisis Harga Bitcoin (BTC)

    BTC/USDT 4H Time Frame by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Proyeksi Pasar Kripto Agustus 2023: Potensi Turun atau Naik?

    Prediksi pergerakan harga Bitcoin dalam 1-2 minggu ke depan adalah mengalami penurunan, dengan target penurunan di sekitar US$ 28.322. Saat ini, Bitcoin sedang konsolidasi di kisaran harga US$ 29.100-US$ 29.500 dan belum menunjukkan adanya breakdown dari level support-nya.

    Namun, apabila harga Bitcoin turun di bawah US$ 29.000, itu dapat menjadi konfirmasi untuk pergerakan harga breakdown. Sebagai investor atau pengguna Bitcoin, sangat penting untuk berhati-hati selama periode tersebut. Jika prediksi penurunan harga terjadi dari harga saat ini sekitar US$ 29.366, maka estimasi penurunan harganya adalah sekitar -3,48%. 

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Halving Litecoin Tidak Mendorong Kenaikan Harga Segera, Ini Analisanya

    Litecoin telah menyelesaikan halving ketiga dalam sejarahnya pada 2 Agustus lalu. Momen halving Litecoin ini terjadi setiap empat tahun, memotong setengah penghargaan penambang dari 12,5 LTC menjadi 6,25 LTC.

    Halving biasanya dilihat sebagai katalis yang dapat mendorong kenaikan harga token asli jaringan yaitu LTC dalam jangka panjang. Namun, LTC bergerak ke arah yang berlawanan beberapa jam setelah peristiwa tersebut, saat ini diperdagangkan pada Kamis (3/8) pukul 12.00 WIB berada disekitar US$ 86,80 (6% lebih rendah dari penilaian kemarin).

    Tim di belakang salah satu protokol blockchain tertua ini mengumumkan Litecoin akan memotong hadiah per blok menjadi 6,25 LTC dari 12,5 LTC. halving sebelumnya terjadi pada 5 Agustus 2019, dan 25 Agustus 2015. Menurut pendiri Litecoin Charlie Lee, halving disinflasi ini membantu mencapai adopsi massal tanpa mengorbankan keamanan jaringan.

    Harga LTC

    Grafik harga Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tradingview.
    Grafik harga Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tradingview.

    Baca juga: Tether (USDT) Jadi Stablecoin Favorit, Punya Cadangan Aset Besar

    Namun, respons Litecoin terhadap dua kejadian sebelumnya sama sekali tidak bullish. Setelah halving pada Agustus 2015, Litecoin diperdagangkan antara US$ 2,8-US$ 3,6 selama 19 bulan, sebelum penembusan yang bertepatan dengan reli Bitcoin dan melihat harga naik setinggi US$ 370 pada Desember 2017. Pola yang agak mirip terjadi setelah separuh Agustus 2019.

    Dikutip CoinDesk, mungkin trader memberi harga pada halving sebelum terjadi, seperti yang terlihat dari aksi “buy the rumor, sell the news,” dan kemudian mengambil untung selama berbulan-bulan sebelum menunggu kenaikan Bitcoin.

    Sikap acuh tak acuh LTC terhadap peristiwa penting tersebut dapat dijelaskan oleh fakta bahwa pada kedua kesempatan tersebut, Bitcoin, aset kripto terkemuka berdasarkan nilai pasar dan jangkar industri, merawat efek lanjutan dari bear market yang brutal.

    Lebih penting lagi, pasar kripto bull biasanya dimulai beberapa bulan setelah halving Bitcoin, yang terjadi 8-9 bulan setelah pengurangan separuh Litecoin. Halving keempat Bitcoin akan jatuh tempo pada Maret/April 2024.

    Litecoin Peningkatan Adopsi

    Ilustrasi halving Litecoin. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi halving Litecoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Altcoin Layak Dipantau: Litecoin (LTC), Solana (SOL) hingga Ripple (XRP)

    Di samping potensi harga LTC, halving Litecoin menjadi momen penting. Berbicara tentang adopsi Litecoin sebagai metode pembayaran, CEO BitPay Stephen Pair mengatakan kepada Cointelegraph bahwa pembayaran Litecoin dan Bitcoin Lightning memiliki bulan terbaik dalam sejarah platform pembayaran global.

    Dibuat oleh Charlie Lee pada tahun 2011, Litecoin adalah salah satu protokol blockchain pertama. Secara detail teknis, karakteristik utamanya mirip dengan Bitcoin. Jika Bitcoin sering dibandingkan dengan “emas digital,” sedangkan Litecoin mendapat julukan “perak digital” karena kesamaan yang mendasarinya dengan yang pertama.

    Protokol blockchain memiliki batas pasokan tetap sebesar 84 juta koin yang pernah ada. Terlepas dari harapan jangka panjang itu, harga aset LTC bisa berpotensi mengalami kenaikan di masa depan.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com