Tag: featured

  • Harga XRP Naik 100% Setelah Ripple Menang Lawan SEC

    Harga XRP dilaporkan melonjak hingga 100% setelah Ripple dinyatakan menang melawan gugatan Securities and Exchange Commission (SEC) pada Kamis (13/7) malam. Hakim Federal Distrik Selatan New York menolak gugatan SEC terhadap Ripple dan menyatakan bahwa XRP bukan sekuritas seperti yang dituduhkan.

    Menurut laporan, seorang hakim di Distrik Selatan New York telah memutuskan bahwa penjualan XRP oleh Ripple bukan merupakan tawaran kontrak investasi. Ini tampaknya menjadi kemenangan besar bagi perusahaan, karena kasus ini telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun. Putusan ini secara efektif membebaskan sebagian besar operasi Ripple dari larangan SEC.

    “Penilaian hari ini merupakan langkah maju yang besar bagi industri ini,” kata Chris Martin, kepala penelitian di Amberdata, kepada CNBC.

    “Dengan menilai bahwa XRP bukanlah sekuritas, kami mulai mendapatkan kejelasan tentang apa yang dimaksud dengan sekuritas dan apa yang merupakan komoditas — SEC harus merevisi taktik mereka pada beberapa kasus yang sedang berlangsung dan saya berharap keputusan ini akan melibatkan beberapa token lain sebagai non-sekuritas.”

    Harga XRP Meroket

    Grafik harian XRP/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
    Grafik harian XRP/USDT. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Elon Musk Rilis Project Baru, Token Kripto AI Ini Langsung Naik

    Dalam industri kripto, keputusan ini menandai momen penting. Kemampuan Ripple untuk menjunjung tinggi legalitas penjualan XRP melawan SEC memperkuat ketahanan pasar kripto. Itu bahkan memicu antusiasme investor dan akibatnya mendorong kenaikan harga XRP sebesar 100%, dari US$ 0,47 menjadi US$ 0,87 pada Jumat (14/7) dinihari.

    Menurut data CoinGecko, harga XRP meledak setelah berita tersebut tersebar dan naik 100% pada jam-jam berikutnya, mencapai level tertinggi 24 jam di US$ 0,87.

    Kenaikan ini memberi harapan kepada investor kripto, yang menghela nafas lega bahwa altcoin lain mungkin juga tidak dianggap sebagai sekuritas. Beberapa altcoin pun mengalami kenaikan, seperti Poligon (MATIC) naik 17,82%, Litecoin (LTC) dan Solana (SOL) melonjak 18,35%, dan Cardano (ADA) naik 20,31%.

    Sementara, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mendapat dorongan juga, masing-masing naik lebih dari 4% dan 6%. Harga Bitcoin mengikuti jejak XRP dengan mengumpulkan hampir US$ 32.000. Meskipun lonjakan bullish awal dipicu oleh permintaan exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot, data ekonomi makro baru-baru ini tidak mendukung aset berisiko.

    Coinbase dan Kraken Relisting XRP

    Bitcoin, Ethereum, XRP
    Ilustrasi aset kripto ripple (XRP), Bitcoin (BTC), dan Ethereum (ETH)..

    Baca juga: Rahasia Sukses: Beli Bitcoin Sebelum Halving, Jual Setelah 2 Tahun

    Coinbase, yang sebelumnya menghapus XRP di platform perdagangannya, men-tweet pada Kamis malam bahwa sekarang akan mengizinkan perdagangan aset itu lagi. Keputusan dari Coinbase datang saat bursa lain, termasuk Gemini, mempertimbangkan apakah akan mendaftarkan kembali XRP.

    Kraken juga akan mendaftarkan kembali XRP untuk trader di Amerika Serikat. Perdagangan melalui aplikasi Kraken dan pembelian instan akan tersedia setelah kondisi likuiditas terpenuhi, kata bursa dalam posting blog mereka. Ini akan diperdagangkan melawan semua pasangan fiat serta ETH, BTC, dan USDT.

    Di sisi lain, saham Coinbase, yang diperdagangkan di bawah ticker COIN, naik 25% menjelang penutupan. Saham mendekati level tertinggi 52 minggu di US$ 116.

    Selama sebulan terakhir, COIN telah meroket hampir 99% setelah beberapa pengajuan ETF bitcoin spot dari raksasa keuangan tradisional BlackRock, Fidelity, dan WisdomTree. Coinbase dan Cboe “mencapai kesepakatan tentang persyaratan” untuk membuat perjanjian berbagi pengawasan untuk mengajukan banding ke SEC.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Kembali Bergeliat Didorong Kemenangan Ripple

    Sepekan terakhir para pelaku pasar sempat putus asa dengan situasi market kripto yang terus sideways. Data inflasi AS bulan Juni pun nyaris tidak menggerakkan pasar kripto, tetapi kemenangan Ripple pada hari Kamis (13/7) berhasil mendorong kenaikan harga yang dinantikan cukup lama.

    Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, Efek berita kemenangan Ripple pun mampu mengirim Bitcoin dan aset digital utama lainnya meroket lebih tinggi. Bahkan nilai XRP sempat naik 100% dari US$ 0,47 menjadi US$ 0,87 pada Jumat (14/7) dinihari.

    “Nilai Bitcoin juga sempat melesat ke level US$ 31.700 atau sekitar Rp 473 juta tertinggi lebih dari satu tahun. Menilik ke belakang, BTC telah merana di zona level psikologis terkuatnya antara US$ 30.000 dan US$ 31.000 selama tiga minggu terakhir, karena beberapa investor resah atas potensi salah langkah The Fed untuk menekan inflasi dan menunggu katalis harga yang signifikan,” kata Fyqieh.

    Perilaku perdagangan Bitcoin yang relatif tenang dalam beberapa minggu terakhir kemungkinan telah menghilangkan motivasi investor jangka pendek atau trader untuk menjual aset mereka. Sementara investor BTC jangka panjang cenderung mempertahankan posisi mereka, berbeda dengan trader yang kurang sabar terhadap fluktuasi harga, sehingga siap untuk melikuidasi aset BTC kapan pun.

    Berita kemenangan Ripple atas gugatan SEC pun mengubah sikap investor dan trader. Menurut Glassnode, jumlah pemegang Bitcoin jangka panjang meningkat dengan banyak melakukan akumulasi. Sementara itu, Bitcoin yang dikirim ke bursa kripto terus turun, artinya ada sinyal untuk memegang aset lebih lama.

    pasar-crypto-ripple-coin-xrp-cryptocurrency
    Ilustrasi aset kripto XRP. Sumber: FX Empire.

    Di sisi lain, ada perkembangan yang luar biasa untuk ekosistem kripto, SEC telah mengakui aplikasi Bitwise untuk produk ETF Bitcoin spot. Pengakuan SEC atas aplikasi Bitwise ETF Bitcoin spot sangat penting bagi industri kripto karena hal ini membuat potensi ETF Bitcoin yang diatur lebih dekat dengan kenyataan.

    Walaupun belum sampai disetujui, langkah tersebut mampu memberi angin segar untuk persetujuan ETF Bitcoin dari institusi lainnya, seperti BlackRock. 

    Analisis Pergerakan Harga 

    “Kemenangan XRP membuat pasar aset kripto mengalami bullish dan XRP menjadi top gainer di Tokocrypto dengan kenaikan lebih dari 71% dalam waktu 24 jam dan disusul oleh XLM 56,9%. Pasar kripto pada hari Jumat (14/7) dibuka dengan bullish yang kuat hal ini menandakan bahwa pasar kripto sedang bergairah,” jelas Fyqieh.

    Namun, saat ini, kenaikan pasar kripto juga didukung oleh likuidasi besar-besaran dalam perdagangan short. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi mencapai US$ 251 juta, dengan 69.924 trader terlikuidasi di beberapa bursa. 

    Perdagangan yang paling banyak terkena likuidasi adalah perdagangan Bitcoin, di mana total kerugian trader mencapai US$ 60,67 Juta, diikuti oleh XRP dengan US$ 52,42 Juta, ETH dengan US$ 40,04 Juta USD, dan aset lainnya dengan total US$ 97,87 Juta. Likuidasi ini juga berperan sebagai salah satu faktor yang mendorong pergerakan pasar karena aset trader terjual paksa di pasar derivatif setelah mencapai harga likuidasi mereka.

    “Kapitalisasi pasar aset kripto saat ini mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 6,73% dalam 16 jam terakhir. Terjadi penambahan total kapitalisasi sebesar US$ 77 miliar. Lonjakan ini telah menyebabkan kenaikan harga yang cukup tinggi bagi altcoin dan Bitcoin,” analisis Fyqieh.

    Bitcoin Fear and Greed Index. Sumber: alternative.me.

    Baca juga: Data CPI AS Bulan Juni Jadi Sinyal Bullish untuk Pasar Kripto dan Bitcoin

    Kapitalisasi pasar keseluruhan untuk seluruh aset kripto, termasuk altcoin dan Bitcoin, saat ini mencapai US$ 1,21 triliun. Ini adalah kabar baik karena banyak investor yang mulai berinvestasi di aset kripto setelah kemenangan Ripple Labs dalam kasus yang melibatkan SEC.

    Sentimen terkait Bitcoin mengalami perubahan signifikan menuju arah Greed dengan poin sentimen hari ini pada tanggal 14 Juli 2023 mencapai 60, sedangkan indeks Fear and Greed pada hari sebelumnya berada di 56. Poin 60 menunjukkan bahwa pasar saat ini sedang mengalami keadaan greed, tetapi masih dalam batas yang terkontrol. Pada minggu sebelumnya, sentimen Bitcoin berada di kisaran Greed dengan poin 64. Secara keseluruhan, jika melihat sentimen per minggu, penilaian cukup baik dan cenderung bullish (optimis).

    1. Bitcoin (BTC)

    BTC/USD Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Dalam situasi ini, harga Bitcoin diprediksi akan mengalami tren bullish setelah berhasil menembus area harga US$ 32.000. Hari ini, Bitcoin sudah mencapai harga US$ 31.700, yang menunjukkan adanya dominasi bullish yang kuat. 

    Menurut Fyqieh, sebelum pengumuman kemenangan XRP, harga Bitcoin berada di kisaran US$ 30.500 dan langsung melonjak ke US$ 31.700. Bitcoin memiliki potensi untuk terus bergerak menuju level harga US$ 32.000 setelah mendapatkan konfirmasi breakout di atas harga US$ 31.400.

    “Jika Bitcoin kembali mencapai harga US$ 31.700, maka kemungkinan besar akan menuju ke level US$ 32.000 dalam waktu singkat. Hal ini sejalan dengan potensi dan sentimen positif yang ada saat ini,” terangnya.

    2. Cardano (ADA)

    ADA/USDT TF 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Dalam 24 jam terakhir, Cardano (ADA) mengalami kenaikan harga lebih dari 23% setelah kemenangan XRP dalam kasus yang melibatkan SEC. Kemenangan XRP tersebut mempengaruhi pergerakan pasar aset kripto secara keseluruhan, terutama aset kripto yang dianggap sebagai “security token” oleh SEC. 

    ADA dan XRP adalah dua aset yang digugat oleh SEC sebagai security token. ADA diprediksi akan mengalami tren bullish dalam waktu dekat, tetapi kemungkinan akan mengalami koreksi kecil untuk mencari pijakan support sebelum melanjutkan tren bullish-nya. 

    “Dalam jangka waktu dekat, potensi support untuk ADA berada di kisaran harga US$ 0,33, sementara resisten berada di kisaran harga US$ 0,354 dan US$ 0,385 sebagai target harga. Harga US$ 0,385 merupakan level harga sebelum terjadinya gugatan oleh SEC,” ujar Fyqieh.

    3. Ripple (XRP)

    XRP/USDT by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Harga XRP Naik Lebih 100% Setelah Ripple Menang Lawan SEC

    Kemenangan sementara XRP dalam gugatan telah memberikan dampak positif pada pasar aset kripto secara keseluruhan, menyebabkan kenaikan yang signifikan. Dari segi indikator teknikal, XRP saat ini sudah memperlihatkan tanda-tanda overbought berdasarkan indikator RSI dengan skor 81, yang mengindikasikan kemungkinan adanya koreksi kecil. 

    Dengan menggunakan Fibonacci Retracement, dapat ditemukan area support di sekitar US$ 0,758 dan US$ 0,7 sebagai level support yang potensial. Dalam hal sentimen, XRP mengalami sentimen yang kuat dengan kenaikan lebih dari 80% dalam satu hari.

    Menurut pandangan pribadi, target harga terdekat XRP dalam seminggu ke depan adalah US$ 0,93. Namun, perlu diingat bahwa sentimen yang baik tidak selalu menjamin kenaikan harga aset kripto. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah FOMO (Fear of Missing Out) yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar,” pungkas Fyqieh.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Elon Musk Rilis Project Baru, Token Kripto AI Ini Langsung Naik

    CEO Twitter, Elon Musk meluncurkan startup AI generatif baru yang disebut xAI sebagai pesaing ChatGPT. Hal tersebut langsung membuat sejumlah aset kripto yang terkait proyek Artificial Intelligence (AI), seperti Render Network (RNDR), SingularityNET (AGIX) dan Fetch.ai (FET) terlihat naik positif.

    Dilaporkan Cryptonews, xAI diduga akan menjadi pesaing langsung ChatGPT OpenAI, sebagai aplikasi tercepat di dunia yang mencapai 100 juta pengguna awal tahun ini setelah diluncurkan November lalu. Musk masuk kembali ke perlombaan AI (dia sebelumnya menjadi anggota pendiri di OpenAI) membawa perhatian baru ke sektor teknologi yang berkembang cepat, sehingga membawa perhatian baru ke aset kripto berbasisi AI.

    Desas-desus tentang upaya AI Musk muncul awal tahun ini ketika dilaporkan bahwa dia telah membeli ribuan prosesor GPU untuk mendukung produk AI generatif yang akan datang. Perusahaan barunya xAI, didirikan di Nevada pada Maret 2023, mencantumkan Musk sebagai direkturnya dan Jared Birchall, direktur kantor keluarga Musk, sebagai sekretarisnya.

    Ilustrasi aset kripto SingularityNET (AGIX). Sumber: SingularityNET.
    Ilustrasi aset kripto SingularityNET (AGIX). Sumber: SingularityNET.

    Baca juga: Data CPI AS Bulan Juni Jadi Sinyal Bullish untuk Pasar Kripto dan Bitcoin

    Token kripto yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) naik lebih dari 3% pada hari Rabu (12/7), setelah Musk meluncurkan xAI.

    RNDR adalah mata uang kripto yang menggerakkan Jaringan Render , solusi rendering AI berbasis GPU yang terdesentralisasi. Sementara, AGIX adalah token yang menggerakkan ekosistem kripto yang berfokus pada AI yang terdesentralisasi dari SingularityNET.

    Token kripto terkait AI mendapatkan dorongan jangka pendek awal tahun ini karena daya tarik teknologi yang semakin utama dan setelah pembuat chip Nvidia (NVDA) mengungkapkan prospek bullish untuk penjualan AI.

    Analisis Harga

    Token RNDR awalnya memompa berita Musk, sejak itu berbalik lebih dari 3% lebih rendah pada hari itu.

    Pada level saat ini di area US$ 1,93 berada di bawah 21, 50 dan 100-Day Moving Averages (DMA) dan sekali lagi mengancam potensi penembusan di bawah struktur umbul jangka menengah.

    Penembusan di bawah struktur ini dapat membuka pintu untuk penurunan jangka pendek menuju resistensi yang berubah menjadi dukungan di area US$ 1,60.AGIX, sementara itu, mengalami resistensi jangka menengah utama dalam bentuk tren turun dari tertinggi bulan Maret.

    Harga AGIX, grafik 4 jam. Sumber: AGIXUSDT di TradingView.com.
    Grafik harga AGIX/USDT 4 jam. Sumber: TradingView.com.

    Baca juga: Rahasia Sukses: Beli Bitcoin Sebelum Halving, Jual Setelah 2 Tahun

    Dengan AGIX juga menemukan resistensi pada DMA 21 dan 50, bears mungkin melihat level saat ini menarik untuk menambah posisi short.Pengujian ulang terendah Juni di dekat US$ 0,17, lebih dari 25% di bawah level harga saat ini di area US$ 0,235, adalah kemungkinan yang kuat.

    Prospek FET terlihat sama menantangnya, mengingat FET juga sedang menguji tren turun jangka panjang.Pada level saat ini tepat di atas US$ 0,21 di mana juga di bawah DMA 21 dan 50, FET dapat dengan mudah jatuh kembali ke posisi terendah tahunan di area US$ 0,16, yang akan menandai penurunan kasar sebesar 25% dari level saat ini.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Data CPI AS Bulan Juni Jadi Sinyal Bullish untuk Pasar Kripto dan Bitcoin

    Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat telah menerbitkan data inflasi bulan Juni 2023, yang mencerminkan kenaikan Indeks Harga Konsumen (CPI) bulanan sebesar 0,2%, dan kenaikan tahunan atau year-on-year (YoY) sebesar 3,0%,  lebih rendah dari ekspektasi 3,1%. Ini menandai penurunan yang signifikan dari angka bulan sebelumnya sebesar 4,0%.

    Setelah data CPI AS terbaru diumumkan pada Kamis (12/7) malam, Bitcoin (BTC) sempat melonjak menjadi US$ 30.905 dari US$ 30.750 sebelum jatuh ke US$ 30.802,40 beberapa menit kemudian. Sebagian besar altcoin dalam 10 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar mencatat kenaikan di bawah 1% dalam 24 jam terakhir.

    Trader External Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, melihat data CPI untuk bulan Juni 2023, telah mengirimkan riak optimisme ke seluruh pasar kripto dan Bitcoin. Angka-angka terbaru mengungkapkan penurunan inflasi yang mengejutkan, yang telah memicu harapan akan prospek positif. Namun, investor belum bergairah untuk langsung masuk meramaikan pasar guna melakukan akumulasi.

    “Sering kali ada reaksi pasar awal yang menggembirakan terhadap rilis CPI yang positif. Reli ini sering berlangsung antara 5 dan 15 menit, namun setelah itu mulai melemah dan menjadi bull trap. Harga kripto, terutama Bitcoin kemudian cenderung mencari likuiditas,” kata Fyqieh.

    Sentimen Pasar Kripto

    Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
    Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Jaap Arriens | NurPhoto | Getty Images.

    Baca juga: Pepe Coin dan Shiba Inu Tergelincir, Koin Meme Ini Tetap Bullish

    Menurut Fyqieh, salah satu penyebab gagalnya kenaikan harga Bitcoin adalah pelaku pasar masih yakin kebijakan The Fed akan memutuskan mendukung kenaikan suku bunga 0,25 basis poin pada pertemuan 25-26 Juli mendatang. 

    Data CME FedWatch tools, pelaku pasar yakin 91% bahwa kenaikan suku bunga 0,25% akan terjadi pada Pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berikutnya. Keputusan itu akan membawa suku bunga ke kisaran 5,25% hingga 5,50%. Angka inflasi AS bulan Juni kemungkinan besar akan mempengaruhi keputusan The Fed.

    “Sejauh ini, upaya The Fed tampaknya membuahkan hasil, dengan inflasi tahunan turun 1% dari bulan lalu. Namun,  pembacaan data inflasi yang sangat bagus tidak mungkin menghalangi Fed untuk menaikkan suku bunga bulan ini. Namun, perlu dicatat bahwa kenaikan suku bunga nanti berpotensi menjadi yang terakhir dalam siklus saat ini,” jelas Fyqieh.

    Penting untuk dicatat bahwa pekerjaan inflasi The Fed mungkin belum selesai. Meskipun inflasi utama cenderung lebih rendah dan mendekati target 2% dengan cepat, namun indeks harga konsumen untuk makanan dan energi masih sangat tinggi, menyebabkan ketakutan akan munculnya kembali inflasi yang lebih tinggi.

    Analisis Harga Bitcoin

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Robert Kiyosaki: Harga Bitcoin Bakal Meledak di 2024 dan Dolar AS Turun

    Grafik harian menunjukkan resistensi uji Bitcoin di level yang lebih rendah dari rentang US$ 30.750–US$ 31.250 untuk hari 21 berturut-turut. Namun, BTC tetap di atas EMA 50-day (US$ 29.051) dan 200-day (US$ 26.432), menandakan momentum bullish dalam jangka pendek dan panjang.

    Khususnya, EMA 50-day terus menjauh dari EMA 200-day dan mencerminkan momentum bullish. Selanjutnya, harga BTC memasuki fase korektif yang ditandai dengan aksi harga sideways. Sementara itu, harga telah membentuk pola wedge naik, umumnya menunjukkan kemungkinan pembalikan. Penurunan di bawah batas bawah irisan menunjukkan potensi pembalikan prospek jangka menengah.

    Penting untuk disebutkan bahwa level resistensi US$ 30.000 juga memiliki resistensi psikologis yang signifikan, meningkatkan kemungkinan penolakan jangka menengah dari level harga kritis ini. Namun, jika penolakan benar-benar terjadi, target Bitcoin selanjutnya adalah wilayah dukungan statis di US$ 28.800.

    “Namun demikian, penembusan di atas zona resistensi US$ 30.000 dapat memicu lonjakan harga yang cepat menuju level resistensi yang lebih tinggi. Jika berhasil breakout di level resistensi tersebut, BTC akan naik menuju level US$ 31.150-US$ 32.250,” pungkas Fyqieh.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bursa Kripto di India Alami Kerugian Rp 59 T Pasca Aturan Pajak Tinggi

    Exchange kripto di India dilaporkan telah mengalami kerugian yang sangat besar imbas penerapan tarif pajak yang tinggi. Kerugian sejumlah bursa kripto di Negeri Taj Mahal itu diperkirakan mencapai US$ 3,8 miliar.

    Esya Center, sebuah komisi kebijakan teknologi, baru-baru ini mengungkapkan bahwa orang India telah mengirimkan dana kripto mereka ke platform luar negeri, sehingga menyebabkan bursa kripto mengalami kerugian.

    Tercatat dari Februari hingga Oktober 2022, orang India mentransfer US$ 3,8 miliar atau sekitar RP 15 triliun dalam volume perdagangan agregat dari bursa domestik ke bursa internasional. Dari jumlah tersebut, total volume sebesar US$ 3,05 miliar dikirim dalam enam bulan pertama pasca penerapan pajak transaksi kripto.

    Tarif Pajak Tinggi

    Ilustrasi pajak aset kripto.
    Ilustrasi pajak aset kripto. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Gantikan Indonesia, India Usung Regulasi Kripto Agenda Utama G20 2023

    Tahun 2022 lalu, pemerintah India memberlakukan pajak yang besar pada perdagangan kripto. Pada Februari 2022, India mengenakan pajak 30% atas penghasilan dari transfer aset digital virtual. Selain itu, tidak ada pengurangan atau pengecualian yang diizinkan.

    Ini disertai dengan pengumuman tax deducted at source (TDS) 1% atas pembayaran yang dilakukan untuk transfer aset digital. Selain itu, Reserve Bank of India (RBI) mengklarifikasi bahwa setiap kerugian transaksi aset digital tidak dapat dibandingkan dengan keuntungan lainnya.

    “Kebijakan pajak tampaknya telah mengabaikan dua aspek penting: Tarif pajak, seperti perubahan harga, tidak hanya menurunkan konsumsi produk tertentu, tetapi juga menggeser permintaan terhadap produk lain. Batasan nasional sangat rentan dalam ekonomi digital, jadi tetap kompetitif secara internasional sangatlah penting,” kata Ikash Gautam, Adjunct Fellow di Esya Center dikutip Watcher.Guru.

    Jutaan Investor Migrasi

    Ilustrasi investasi aset kripto
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: IMF Dukung Pajak Kripto 30 Persen di India

    Selain kerugian nilai transaksi, jutaan investor India pun bermigrasi. Pasca pengumuman pajak kripto, diperkirakan 1,7 juta pengguna beralih ke platform bursa kripto asing.

    Gautam memperkirakan bahwa struktur pajak saat ini dapat mengakibatkan kerugian sekitar US$ 1,2 triliun dalam volume perdagangan pertukaran lokal selama empat tahun ke depan.

    “Pemerintah harus mempertimbangkan untuk menurunkan tarif TDS untuk mengurangi efek distorsi, terutama karena setiap tarif TDS dapat memenuhi tujuan pelacakan transaksi,” jelas Gautama.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Beli Bitcoin Sebelum Halving, Jual Setelah 2 Tahun

    Seorang analisis kripto membeberkan rahasia sukses untuk mendapatkan profit signifikan dari investasi Bitcoin saat momen halving BTC. Momen halving yang akan terjadi pada tahun 2024 mendatang sangat dinantikan investor dan trader kripto.

    DIkutip BeInCrypto, analis kripto yang terkenal dengan nama Plan B baru-baru ini mengungkapkan strategi trading Bitcoin yang inovatif. Dia mengklaim itu bisa menghasilkan keuntungan melebihi yang dicapai hanya dengan membeli dan menahan BTC.

    Strategi trading baru Plan B berputar di sekitar halving Bitcoin, diklaim bisa mendapatkan keuntungan yang signifikan. Menurutnya siklus pasar Bitcoin memainkan peran penting.

    Halving Bitcoin

    Siklus Pasar Bitcoin. Sumber: PlanBTC.com.
    Siklus Pasar Bitcoin. Sumber: PlanBTC.com.

    Baca juga: Pepe Coin dan Shiba Inu Tergelincir, Koin Meme Ini Tetap Bullish

    Penerapan strategi ini membutuhkan pemahaman menyeluruh tentang “Siklus Pasar Bitcoin.” Menurut Plan B, model tersebut mengidentifikasi tahap saat ini sebagai “pasar bullish awal.”

    Tahap selanjutnya, di mana terjadi lonjakan harga yang signifikan, diperkirakan akan dimulai sekitar peristiwa halving Bitcoin berikutnya pada April 2024.

    Halving Bitcoin adalah peristiwa yang terjadi kira-kira setiap empat tahun. Ini secara historis memicu kenaikan harga yang signifikan karena penurunan 50% pada tingkat BTC baru yang dapat ditambang.

    Peristiwa ini juga menciptakan lonjakan kelangkaan, yang menurut Plan B, periode ini menawarkan peluang optimal bagi investor dan trader yang cermat dalam mengambil keputusan investasi.

    Strategi Investasi

    Model Plan B, dijuluki “Stock-to-Flow Trading Rule,” melibatkan pembelian Bitcoin enam bulan sebelum BTC berkurang setengahnya atau halving dan melakukan penjualan 18 bulan setelah peristiwa tersebut.

    Strategi perdagangan ini bertujuan untuk mengeksploitasi perilaku siklus Bitcoin. Akibatnya, menangkap kenaikan harga dramatis yang sering terlihat di sekitar 2 tahun sebelum halving berikutnya, sambil menghindari bear market.

    Aturan Perdagangan Stock-to-Flow Bitcoin. Sumber: PlanBTC.com.
    Aturan Perdagangan Stock-to-Flow Bitcoin. Sumber: PlanBTC.com.

    Baca juga: Robert Kiyosaki: Harga Bitcoin Bakal Meledak di 2024 dan Dolar AS Turun

    Menggunakan analis on-chain untuk membuat perbandingan antara lintasan harga Bitcoin dan hasil yang dicapai oleh strateginya. Dalam setiap kasus, model tersebut mengungguli tren harga Bitcoin.

    “Bitcoin adalah US$ 30.000, jadi strateginya (antisipasi) 4x lipat dari harga Bitcoin. Kami sedang menunggu Sinyal Beli berikutnya dan kami sudah tahu bahwa separuhnya akan terjadi sekitar April 2024, jadi enam bulan sebelumnya sekitar Oktober…. Kemudian (Bitcoin akan) memasuki pasar dan akan bertahan di sana selama dua tahun lagi hingga Oktober 2025, 24 bulan kemudian,” kata Plan B.

    Tetap saja, Plan B menekankan bahwa Stock-to-Flow Trading Rule bukanlah model prediksi. Sebaliknya, ini adalah strategi yang menggunakan aturan beli dan jual yang ditentukan untuk mendikte periode partisipasi pasar.

    Saat Bitcoin memasuki bentangan terakhir sebelum halving berikutnya, para trader dengan penuh semangat mengamati sinyal yang menunjukkan fase akhir pasar bullish. Pada siklus sebelumnya, transisi ke tahap hijau dimulai tak lama setelah Bitcoin berkurang setengahnya, mengkatalisasi pasar bullish yang dipercepat.

    Terlepas dari tren sejarah yang menggembirakan ini, hasil halving Bitcoin yang akan datang masih belum pasti. Faktor-faktor seperti peristiwa black swan dapat menunda atau mengganggu reli harga yang diharapkan.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bappebti Kembali Targetkan Bursa Kripto Meluncur pada Tahun 2023

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali menargetkan peluncuran bursa kripto pada tahun 2023. Sebelumnya, lembaga di bawah Kementerian Perdagangan (Kemendag) itu gagal mewujudkannya pada tahun 2021 dan 2022.

    Plt Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, menjelaskan hambatan belum terwujudnya bursa kripto di Indonesia. Menurutnya, pembentukan lembaga tersebut perlu kehati-hatian dan membutuhkan benchmarking yang tepat untuk menjalankannya.

    “Itu catatan buat kami, padahal 2022 itu janji kami (membangun bursa kripto). Di sini harus mengakui, belum membangun kliring, bursa kripto. Kenapa? Kita ingin memastikan ekosisitem berjalan dengan baik. Karena kita kesulitan membuat benchmarking-nya,” kata Didid dikutip Bisnis.com, Kamis (5/1).

    Regulasi Bursa Kripto

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

    Baca juga: Misteri Pi Network yang Mendadak Listing di Bursa Kripto Houbi

    Didid melanjutkan mekanisme pendirian bursa kripto kemungkinan akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) turunan Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

    “Dengan masa transisi ini 6 bulan ini sebelum diawasi oleh OJK, nanti mungkin dalam PP turunan UU PPSK bakal ada mekanisme/pendirian bursa kripto,” ujarnya.

    Lebih lanjut dalam enam bulan ini Bappebti akan fokus pada penyusunan PP turunan UU PPSK yang telah disahkan DPR pada Desember kemarin. Nantinya, lewat UU PPSK pengawasan perdagangan aset kripto bakal dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sebelumnya oleh Bappebti.

    Perbaiki Kinerja

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

    Baca juga: Ini 5 Aset Kripto yang Paling Banyak Dicari di Google Tahun 2022

    Sepanjang 2022, Didid mengakui Bappebti belum optimal dalam memberikan pengawasan terhadap perdagangan aset kripto. Penjelasannya kerja-kerja Bappebti banyak tersedot pada masalah-masalah penyelewengan perdagangan robot trading yang marak sepanjang 2021-2022.

    “Upaya kami, untuk inovasi terkait kebijakan menjadi tidak optimal karena kita fokus pada pengawasan pada 2022 itu yang terjadi. Ini akan diperbaiki pada 2023,” tegas Didid.

    Menurut Didid, transaksi kripto pada 2022 mengalami penurunan. Dalam catatannya hingga November 2022 transaksi kripto di Indonesia kurang dari Rp 300 triliun. Meski begitu, dari segi jumlah investor justru meningkat, ada 16,55 pelanggan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pepe Coin dan Shiba Inu Tergelincir, Koin Meme Ini Tetap Bullish

    Harga kripto Pepe (PEPE) dan Shiba Inu (SHIB) terpantau tak bergairah dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini didorong sekali lagi pasar kripto yang berada dalam cengkeraman sentimen bearish, dengan Bitcoin di ambang jatuh di bawah harga US$ 30.000 atau sekitar Rp 452 juta.

    Dikutip BeInCrypto, khususnya koin meme mengalami pukulan telak karena total kapitalisasi pasar mereka anjlok sebesar 2,3% dalam 24 jam terakhir. Token meme terbesar kedua, Shiba Inu, mengalami koreksi yang kuat meskipun akan ada peningkatan Shibarium yang akan datang.

    Di sisi lain, harga koin Pepe jatuh bebas karena paus membuang kepemilikan mereka, dengan token turun hampir 16% dalam seminggu. Tapi, beberapa koin meme baru tetap bullish.

    Nasib Koin Meme

    Shiba Inu dan Pepe tumbang saat pasar kripto berubah merah. SHIB telah menyerah pada tekanan jual yang berat. Terlepas dari perkembangan positif dalam ekosistemnya sendiri, SHIB telah anjlok lebih dari 3% selama beberapa hari terakhir, sehingga kerugian mingguannya menjadi 2,3%.

    Token kripto itu jatuh di bawah kapitalisasi pasar US$ 4,5 miliar sementara volume perdagangan 24 jamnya juga turun sebesar 20%.

    Grafik harga SHIB/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
    Grafik harga SHIB/USDT. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Bitcoin Diprediksi Akan Menjadi Mata Uang untuk Kecerdasan Buatan

    Padahal sebelumnya, SHIB telah menikmati kegilaan Shibarium, karena naik 16% selama sebulan terakhir. Shibarium adalah jaringan layer-2 dari blockchain Shiba Inu yang akan meningkatkan skalabilitasnya transaksi lebih cepat dengan biaya lebih rendah.

    Menurut pengembang utama Shytoshi Kusama, pemutakhiran Shibarium kemungkinan akan ditayangkan pada bulan Agustus, sebuah peristiwa yang kemungkinan akan menghasilkan lonjakan bullish SHIB. Bahkan ketika lingkungan pengujian Shibarium Puppynet melampaui 20 juta transaksi, harga Shiba Inu meroket.

    Senasib dengan Shiba Inu, PEPE adalah koin meme lain yang mengalami penurunan drastis. Token telah jatuh lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir dan 18% dalam jangka waktu mingguan.

    Prospek bearish Pepe telah mengakibatkan whales dan investor membuang kepemilikan PEPE mereka. Menurut LookOnChain, seorang trader dengan nama samaran yang menghasilkan untung puluhan juta dari reli awal Pepe baru-baru ini menjual 180 miliar token PEPE.

    TradingView, sebuah firma analisis teknis, memberikan sinyal jual ke token dalam kerangka waktu harian yang memburuk menjadi penjualan yang kuat ketika mempertimbangkan indikator rata-rata pergerakan yang penting.

    Grafik harga PEPE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
    Grafik harga PEPE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.

    Potensi Koin Meme

    Investor mencari koin meme alternatif yang dapat menghasilkan pertumbuhan harga yang eksplosif meskipun pasar bearish.

    Token Wall Street Memes (WSM) terus berpacu melalui prapenjualannya karena telah mengumpulkan US$ 13,8 juta. Demikian pula, token Thug Life adalah koin meme lain yang harus diperhatikan karena para ahli percaya itu memiliki potensi bullish.

    Meskipun memulai prapenjualannya lebih dari sebulan yang lalu, koin WSM telah mengumpulkan US$ 13,8 juta di prapenjualan dan dengan cepat mendekati pencapaian US$ 14 juta. Proyek ini juga memiliki keahlian yang terbukti di ruang Web3. Koleksi NFT Wall St Bulls yang terkenal terjual habis dalam 32 menit, menghasilkan laba US$ 2,5 juta.

    Seluruh pasokan WSM tersedia untuk masyarakat umum tanpa potongan untuk penjualan pribadi apa pun. 50% token tersedia di presale itu sendiri, sementara 30% lainnya dialokasikan untuk memberi penghargaan kepada anggota komunitas yang setia. Lima degen yang beruntung juga bisa mendapatkan token WSM senilai US$ 10k melalui airdrop yang murah hati.

    ILustrasi Token Wall Street Memes (WSM). Sumber: Wall Street Memes.
    ILustrasi Token Wall Street Memes (WSM). Sumber: Wall Street Memes.

    Baca juga: Robert Kiyosaki: Harga Bitcoin Bakal Meledak di 2024 dan Dolar AS Turun

    Kemudian, dunia koin meme yang ramai mungkin memiliki pesaing 10x lainnya karena token Thug Life mengalami presale yang eksplosif THUG telah mengumpulkan US$ 811k hanya dalam dua minggu.

    Budaya Thug Life berasal dari genre musik Hip-Hop dan dipopulerkan oleh legenda rap seperti Tupac, Snoop Dogg, dan Ice Cube. Itu mengacu pada sikap peduli setan dan semangat untuk menang dengan segala cara meskipun ada rintangan.

    Di pasar koin meme di mana pesan proyek adalah segalanya, narasi Thug Life jelas menyentuh hati komunitas. THUG saat ini dihargai US$ 0,0007, tetapi menurut kripto populer YouTuber Jacob Bury, itu dapat menunjukkan pertumbuhan eksplosif 10x lipat setelah diluncurkan.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Ulang Tahun Ke-14, Ini Peran dan Cerita Satoshi Nakamoto

    Bitcoin adalah aset kripto terbesar dan terpopuler di dunia yang telah merayakan ulang tahunnya yang ke-14. Pada tanggal 3 Januari 2009, blok pertama dari blockchain Bitcoin, yang dikenal sebagai Genesis block, ditambang oleh pengembang dengan nama samaran yang dikenal sebagai Satoshi Nakamoto.

    Dikutip Investopedia, Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin yang terkenal dan misterius, menambang blok pertama Bitcoin pada 3 Januari 2009. Nakamoto menerima 50 BTC sebagai hadiah untuk Genesis block.

    Hadiahnya tidak dapat dihabiskan karena Satoshi tidak mengirimkan transaksi dari Genesis block ke database transaksi global. Tidak jelas apakah ini disengaja.

    Pesan Satoshi Nakamoto

    Saat ini lebih dari 90 persen BTC telah ditambang. Saat pertama kali Nakamoto menambang set pertama Bitcoin, ia menulis kode blok:

    “The Times 03/Jan/2009 Chancellor on brink of second bailout for banks”

    Satoshi Nakamoto

    Ilustrasi mining Bitcoin.
    Ilustrasi mining Bitcoin.

    Baca juga: Kemendag: Transaksi Aset Kripto Capai Rp 290 Triliun di Tahun 2022

    Nakamoto tidak pernah secara eksplisit menyatakan apa maksud pesan tersebut, banyak yang berasumsi bahwa itu adalah referensi alasan di balik penciptaan Bitcoin.

    BTC diluncurkan karena berbagai alasan. Kebebasan finansial adalah salah satu tujuan utama. Pesan di atas kemungkinan menunjukkan bagaimana Bitcoin melewati perantara dan bank yang diyakini Nakamoto tidak jujur ​​dan tidak dapat diandalkan demi mengembangkan bentuk uang yang lebih demokratis.

    Selain itu, pesan di atas adalah satu-satunya bentuk komunikasi dari Satoshi Nakamoto. Namun, Nakamoto menambang Bitcoin selama beberapa tahun setelah pembuatan Genesis block. Namun, pada tahun 2011, Nakamoto menghilang dan tidak memindahkan simpanan Bitcoinnya selama 10 tahun terakhir.

    Blok Genesis

    Watcher.Guru mengabarkan bahwa Genesis block adalah Blok 1 dari blockchain Bitcoin. Namun, sebenarnya itu adalah Blok 0. Genesis block Bitcoin, yang dulunya dikenal sebagai “blok 1”, sekarang biasanya disebut “blok 0” oleh pengguna yang sudah ada.

    Blok 1, blok berikutnya, tidak ditambang hingga 9 Januari, enam hari kemudian. Perbedaan stempel waktu rata-rata antara blok adalah sepuluh menit, oleh karena itu hal ini tidak biasa.

    Namun, beberapa penjelasan atas keterlambatan itu dikemukakan. Beberapa berspekulasi bahwa Nakamoto menghabiskan total enam hari menambang blok pertama untuk memverifikasi stabilitas sistem Bitcoin.

    market kripto bitcoin
    Ilustrasi market kripto bitcoin.

    Baca juga: Sam Bankman-Fried Mengaku Tidak Bersalah dalam Kasus Penipuan FTX

    Transaksi Bitcoin Pertama

    Transaksi Bitcoin pertama terjadi pada bulan Oktober 2009 ketika seorang mahasiswa ilmu komputer Finlandia bernama Martti Malmi menjual 5.050 BTC, memberikan setiap koin nilai US$ 0,0009.

    Salah satu transaksi dunia nyata awal yang paling menonjol terjadi pada tahun 2010 ketika Laszlo Hanyecz yang sekarang terkenal membeli dua pizza seharga 10.000 BTC.

    Pada nilai hari ini, itu akan menjadi sekitar US$ 167,3 juta. Pembelian tersebut telah menjadi acara komunitas kripto yang ditandai pada 22 Mei sebagai Bitcoin Pizza Day .

    Tidak lama kemudian Bitcoin mencapai valuasi US$ 1, yang terjadi pada Februari 2011. Tak lama kemudian, harga aset naik menjadi US$ 10 dan kemudian menjadi US$ 30, menyebabkan lompatan 30 kali lipat untuk tahun itu. Pada 2013, itu melewati US$ 1.000 per token.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Target Capai Rp 511 Juta

    Pergerakan aset kripto Bitcoin (BTC) ditutup positif pada bulan Juni lalu. Berdasarkan data Bitcoin Monthly Returns, harga penutupan BTC di bulan Juni 2023 mengalami kenaikan 11,98% atau sekitar US$ 3.501 (Rp 52 juta). Pada saat itu harga di awal Juni sebesar US$ 27.193. Menurut laporan Coinglass, pada kuartal I, BTC mencatatkan pertumbuhan sebesar 71,77%. Pada akhir kuartal II, BTC dihargai sebesar US$ 31.177 dengan tingkat pertumbuhan Bitcoin meningkat 7,19% menjadi 78,96%.

    Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, melihat di tengah fluktuasi pasar yang terus-menerus, Bitcoin telah menunjukkan potensi pertumbuhan untuk mengalami fase bullish pada bulan Juli 2023. Banyak analisis data yang menunjukan bahwa bulan Juli ini menawarkan peluang emas yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk meraih.

    Menurut data Bitcoin Monthly Returns, BTC selalu mengalami kenaikan lebih dari 15% di bulan Juli sejak tahun 2020. Bahkan saat crypto winter tahun 2022 lalu pun, Bitcoin masih mencatatkan kenaikan lebih dari 17%.

    “Di samping itu dari jejak teknikal, Bitcoin belum pernah menyentuh penurunan lebih dari 10% di bulan Juli dalam tiga tahun terakhir, menunjukkan kekuatan tren bullish yang mengesankan selama periode tersebut. Hal ini menciptakan peluang menarik bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum positif ini,” kata Fyqieh.

    Sentimen Penggerak

    Bitcoin Monthly Returns. Sumber: Coinglass.
    Bitcoin Monthly Returns. Sumber: Coinglass.

    Baca juga: Daftar Nama 2 Calon DK OJK Pengawas Aset Kripto, Siapa Saja?

    Namun, sebelum terjun ke dalam investasi Bitcoin, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dengan hati-hati. Salah satunya adalah berita terkait proposal ETF yang masih dalam tahap pengembangan. Meskipun beberapa proposal dari aset manajemen terkemuka seperti BlackRock dan Fidelity telah ditolak, namun sudah diajukan ulang yang dianggap sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh SEC. Hal ini dapat mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin di pasar.

    “Seiring dengan berita tersebut, harga Bitcoin sempat turun di bawah level US$ 29.500, tetapi telah kembali naik di atas level psikologis US$ 30.000. Kenaikan ini menunjukkan keberlanjutan tren bullish yang positif dalam jangka pendek,” jelas Fyqieh.

    Investor juga harus memperhatikan data ekonomi makro yang menjadi indikator kebijakan suku bunga The Fed di bulan Juli ini. The Fed dijadwalkan akan melakukan FOMC Meetings pada tanggal 25-26 Juli mendatang. Sebelumnya akan ada perilisan data inflasi Amerika Serikat pada tanggal 12 Juli. Dua hal ini yang akan menjadi momen krusial bagi pergerakan Bitcoin dan pasar kripto, di samping sentimen industri dan kebijakan regulasi lainnya.

    Analisis Teknikal

    Dalam jangka pendek, Bitcoin sedang mengalami fase konsolidasi setelah kenaikan sebesar 20% dari kisaran harga US$ 29.600 (Rp 446 juta) hingga US$ 31.300 (Rp 471 juta). Sedangkan konteks bullish tetap terjaga, terutama di indikator MA 200-week. Jika terjadi breakout di atas US$ 31.300, maka target selanjutnya bisa mencapai US$ 32.000 (Rp 481 juta) hingga US$ 34.000 (Rp 511 juta) yang kemungkinan bisa diraih di bulan Juli ini..

    “Sebelum mencapai puncak baru, Bitcoin mungkin akan mengalami uji likuiditas pada level yang lebih rendah. Pasar kripto, tidak hanya berkonsentrasi pada Bitcoin. Beberapa altcoin juga menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan dan ekspansi. Indikator Fear & Greed Index juga terus positif di level Greed,” analisis Fyqieh.

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Daftar Aset Kripto Potensial di Bulan Juli 2023, Raih Peluang Cuan!

    Fyqieh lebih lanjut menekan pergerakan harga Bitcoin sangat fluktuatif dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor pasar yang kompleks. Menurutnya ada dua cara yang dapat menjadi pilihan investor untuk menjalankan strategi investasi yang potensi profit di bulan Juli ini. 

    Pertama, dengan melakukan pembelian pada awal bulan dengan metode lump sum, investor dapat mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang potensial. Metode lump sum adalah pendekatan investasi di mana sejumlah besar uang diinvestasikan dalam satu waktu atau dalam satu kesempatan. Hal ini melihat pertumbuhan berturut-turut Bitcoin (BTC) pada tahun ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari pasar bearish yang melanda sepanjang tahun 2022..

    Strategi kedua, yang lebih bijaksana adalah menggunakan pendekatan dollar-cost averaging (DCA), di mana dana diinvestasikan secara bertahap dalam jangka waktu tertentu untuk mengurangi risiko volatilitas pasar.

    “Keputusan untuk menggunakan metode lump sum atau pendekatan lain tergantung pada keadaan individu, tujuan investasi, toleransi risiko, dan analisis pasar. Adalah penting bagi investor untuk melakukan riset yang cermat, disarankan untuk mempertimbangkan diversifikasi portofolio mereka dan tidak menginvestasikan seluruh aset dalam satu aset kripto,” pungkas Fyqieh.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com