Tag: featured

  • Riset Kripto 23-27 Feb 2026: Bitcoin Menghijau!, We Are So Back?!

    Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

    Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

    Fokus Utama

    1. Makroekonomi Global
      • Mahkamah Agung AS resmi membatalkan kebijakan tarif darurat era Presiden Trump yang memicu pemerintah AS memberlakukan tarif sebesar 10% untuk semua negara (dengan wacana naik 15%) karena alasan defisit neraca pembayaran. 
      • Amerika Serikat menyatakan kesepakatan perdagangan dengan Indonesia yang diteken pada 19 Februari lalu di Washington DC merupakan perjanjian bersejarah yang memberi keuntungan untuk industri dalam negerinya.
      • China memperingatkan akan membalas jika AS memberlakukan tarif baru.
    2. Makroekonomi Nasional
      • Menteri Keuangan melaporkan bahwa defisit APBN Indonesia pada Januari 2026 melonjak menjadi Rp54,6 triliun, dua kali lipat dibandingkan Januari 2025 (Rp23 triliun).
      • Menteri Keuangan menegaskan bahwa syarat utama agar ekonomi Indonesia mampu menembus pertumbuhan 6% tahun ini adalah dengan memompa belanja negara hingga di atas Rp800 triliun per kuartal (target Q1-2026: Rp809 triliun).
      • Departemen Perdagangan AS (DOC) menetapkan tarif sebesar 104,38% untuk impor produk sel dan panel surya dari Indonesia.
    3. Performa Pasar Kripto
      • Market Cap & Volume mencatatkan pemulihan ke angka $2.35 Triliun (+2.91%), sejalan dengan CoinMarketCap 100 Index yang menguat ke level $135.07 (+3.15%). Meskipun terjadi kenaikan nilai pasar, psikologi pelaku pasar belum sepenuhnya pulih; indikator Fear & Greed merangkak naik ke angka 16, menandakan pasar masih terkurung kuat dalam fase ‘Extreme Fear’ atau ketakutan ekstrem.
      • Sementara itu, CMC Altcoin Season Index perlahan naik ke skor 33/100. Angka ini menegaskan bahwa Bitcoin Season’ masih memegang kendali penuh. Di tengah pemulihan awal ini, likuiditas pasar masih bersikap defensif dan belum ada keberanian penuh untuk melakukan rotasi modal secara masif ke aset altcoin.
      • Sektor AI Memes (+128%) dan Tokenized Treasury Bills (+58.73%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke dua arah kecerdasan buatan dan produk aset dunia nyata (RWA). Token DUCKY mencatat kenaikan anomali tertinggi sebesar (+750,647%), disusul oleh lonjakan ekstrem pada LIGHT (+11,939%) dan PEANUT (+4,923%).
    4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
      • Bitcoin turun dari support angka psikologisnya di 70K.
      • Capx AI (CAPX) → Risiko distribusi suplai ekstrem (~31.8%).
      • Bitcoin: Korea Premium Index ➜ Asia mengambil alih kendali pasar.

    📌 Kesimpulan: Fokuskan radar investasi pada sektor AI Memes dan narasi Tokenized Treasury Bills yang terbukti menjadi magnet profit di tengah dinamika pasar saat ini. Sangat krusial untuk menghindari aset yang akan menghadapi ‘tsunami’ token unlock seperti Capx AI (CAPX) (~31.8%), karena risiko harga hancur akibat dilusi kepemilikan sangatlah nyata.

    Sebaliknya, manfaatkan momentum ini untuk mengakumulasi (DCA) proyek dengan inflasi suplai yang sehat seperti Keeta (KTA) atau StakeStone (STO). Mengingat psikologi investor masih terjebak di zona ‘Extreme Fear’ (16) dan cengkeraman Bitcoin Season (33) masih sangat dominan, strategi terbaik adalah tetap bermain defensif.

    Batasi eksposur pada aset spekulatif, ambil keuntungan cepat (scalping), dan jaga porsi uang tunai (cash), karena dalam kondisi ketidakpastian tinggi, keamanan modal adalah raja (cash is king).

    Makroekonomi Global

    Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
    • Indeks minyak dan gas Eropa melampaui puncak sebelumnya di tahun 2007 didorong oleh kepanikan investor terhadap aksi militer AS di Iran.
    • Mahkamah Agung AS resmi membatalkan kebijakan tarif darurat era Presiden Trump yang memicu pemerintah AS memberlakukan tarif sebesar 10% untuk semua negara (dengan wacana naik 15%) karena alasan defisit neraca pembayaran. 
    • Amerika Serikat menyatakan kesepakatan perdagangan dengan Indonesia yang diteken pada 19 Februari lalu di Washington DC merupakan perjanjian bersejarah yang memberi keuntungan untuk industri dalam negerinya.
    • China memperingatkan akan membalas jika AS memberlakukan tarif baru.
    • Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mendeklarasikan perang dengan pemerintah Taliban Afghanistan

    Makroekonomi Nasional

    Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Bloomberg.
    Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Bloomberg.
    • Menteri Keuangan melaporkan bahwa defisit APBN Indonesia pada Januari 2026 melonjak menjadi Rp54,6 triliun, dua kali lipat dibandingkan Januari 2025 (Rp23 triliun).
    • Menteri Keuangan menegaskan bahwa syarat utama agar ekonomi Indonesia mampu menembus pertumbuhan 6% tahun ini adalah dengan memompa belanja negara hingga di atas Rp800 triliun per kuartal (target Q1-2026: Rp809 triliun).
    • Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menargetkan total dana cadangan penjaminannya menembus Rp300 triliun pada tahun 2026 (naik dari Rp275 triliun di 2025) untuk mendekati rasio ideal 2,5% dari total simpanan masyarakat di bank. 
    • Pemerintah resmi memangkas target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026 dari rencana awal Rp295 triliun menjadi Rp279,5 triliun. 
    • Departemen Perdagangan AS (DOC) menetapkan tarif sebesar 104,38% untuk impor produk sel dan panel surya dari Indonesia.

    Kalender Makroekonomi

    Feb 23, 2026 U.S. Factory Orders MoM U.S. Factory Orders MoM
    Actual: -0.7%
    Forecast: -0.4%
    Previous: 2.7%→ Pesanan barang pabrik AS anjlok ke zona negatif (-0,7%), lebih buruk dari prediksi pasar dan berbalik drastis dari pertumbuhan bulan sebelumnya (+2,7%).

    Dalam dunia investasi saat ini, kabar ekonomi yang “buruk” justru menjadi sentimen Bullish (Positif) bagi pasar kripto. Lesunya aktivitas manufaktur ini menandakan ekonomi AS benar-benar sedang melambat (cooling down). Kondisi ini akan memberi tekanan kuat bagi The Fed untuk segera memangkas suku bunga demi mencegah resesi.

    Jika suku bunga turun, Dolar AS akan melemah dan likuiditas “uang murah” akan kembali membanjiri aset berisiko seperti Bitcoin.

    Feb 26, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims 
    Actual: – (Akan dirilis malam ini)
    Forecast: 217.00K Previous: 206.00K→ Pasar memprediksi klaim pengangguran AS akan naik ke 217.000.

    Data ini akan menjadi penentu arah pasar malam ini; jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari ekspektasi (misal >220K), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto. Sinyal melemahnya pasar tenaga kerja akan memaksa The Fed untuk segera memangkas suku bunga (pivot).

    Sebaliknya, jika angka dirilis lebih rendah dari perkiraan (Bearish), berarti ekonomi AS masih terlalu tangguh; The Fed punya alasan kuat untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama.

    Feb 27, 2026 (Jan) U.S. Producer Price Index (PPI) YoY U.S. Producer Price Index (PPI) YoY 
    Actual: – (Akan dirilis besok, 27 Feb 2026) 
    Forecast: – Previous: 3.0%→ Indeks Harga Produsen (PPI), yang mengukur inflasi di tingkat pabrik sebelum barang sampai ke konsumen, sebelumnya berada di angka 3,0%.

    Data ini adalah “sinyal awal” untuk tren inflasi ke depan; jika angka Actual besok dirilis lebih rendah dari bulan lalu (menurun), ini menjadi sentimen Bullish bagi kripto. Artinya, biaya produksi mulai murah dan inflasi mereda, memberi lampu hijau bagi The Fed untuk segera menurunkan suku bunga.

    Namun, jika PPI justru melonjak naik (Bearish), artinya inflasi masih membandel.

    Feb 27, 2026 (Jan) U.S. Core Producer Price Index (PPI) YoY U.S. Core Producer Price Index (PPI) YoY
    Actual: – (Akan dirilis besok, 27 Feb 2026) 
    Forecast: – Previous: 3.3%→ Inflasi produsen inti bulan lalu berada di level yang cukup tinggi, yaitu 3,3%. Data ini sangat diperhatikan oleh The Fed karena menunjukkan inflasi yang paling “bandel” (sticky).

    Jika angka Actual besok dirilis lebih rendah dari 3,3%, ini akan menjadi sentimen Bullish kuat bagi kripto karena mengonfirmasi bahwa tekanan harga dasar mulai mendingin, membuka jalan bagi pemangkasan suku bunga. Namun, jika angkanya justru tertahan atau naik di atas 3,3% (Bearish).

    Kesimpulan Ekonomi AS saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda kelesuan yang nyata (terlihat dari anjloknya Pesanan Pabrik ke angka minus).

    Dalam siklus pasar saat ini, kabar buruk bagi ekonomi justru menjadi angin segar (Bullish) bagi aset kripto, karena kondisi ini menekan The Fed untuk segera menurunkan suku bunga agar terhindar dari resesi.

    Namun, nasib pasar selanjutnya sangat bergantung pada konfirmasi data malam ini dan besok. Skenario terbaik yang diharapkan pasar kripto adalah:Malam ini: Angka Klaim Pengangguran harus naik (bukti bahwa pasar tenaga kerja ikut mendingin).

    Besok: Angka Inflasi Pabrik (PPI & Core PPI) harus turun.Jika data inflasi (PPI) besok ternyata masih tinggi, harapan penurunan suku bunga akan kembali tertunda dan pasar kripto berisiko kembali tertekan (Bearish).

    Perkembangan Regulasi Kripto

    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
    • Legislator Missouri memroses lebih lanjut RUU House Bill 2080 yang mengizinkan pembelian, penyimpanan, dan pengelolaan cadangan strategis Bitcoin menggunakan dana negara. 
    • Bank of Korea (BOK) memperbarui aturannya agar penerbitan stablecoin berbasis Won Korea tetap dipegang oleh bank komersial.
    • Terraform Labs menggugat Jane Street Group LLC di pengadilan federal Manhattan karena melakukan front-running trades yang mempercepat kehancuran stablecoin TerraUSD (UST) dan LUNA pada Mei 2022.
    • The Fed resmi membuka masa umpan balik 60 hari untuk aturan baru yang melarang regulator menekan bank agar menutup akun nasabah karena alasan “risiko reputasi” dan keterlibatan di bisnis legal seperti sektor kripto.
    • RUU HB 1042 Indiana disetujui dan akan diserahkan kepada Gubernur Mike Braun, yang membatasi pajak khusus kripto dan membuka peluang bagi opsi kripto untuk rekening pensiun.

    Adopsi Kripto oleh Institusi

    Donald Trump di acara Bitcoin Conference 2024.
    Donald Trump di acara Bitcoin Conference 2024.
    • Donald Trump berencana untuk meluncurkan stablecoin yang dipatok ke dolar AS untuk wilayah Gaza sebagai bagian dari upaya pembangunan kembali pasca-perang.
    • Pemerintah Bhutan resmi meluncurkan visa berbasis blockchain Solana pertama di dunia untuk pengembara digital (digital nomads).
    • Meta (Facebook/WhatsApp/Instagram) dilaporkan berencana untuk masuk ke sektor stablecoin pada paruh kedua tahun 2026
    • Binance resmi meluncurkan dukungan untuk ekuitas tertokenisasi dari Ondo Global Markets melalui platform Binance Alpha. Mencakup 10 aset tokenized termasuk saham Apple (AAPLon), Nvidia (NVDAon), dan ETF Invesco QQQ (QQQon).
    • Pemerintah Afrika Selatan berencana memasukkan mata uang kripto ke dalam pengawasan arus modal (capital flow controls) guna memantau pergerakan dana lintas batas, mencegah pencucian uang, dan menjaga stabilitas mata uang Rand.

    Performa Pasar Kripto Mingguan

    Minggu ini, pasar kripto memperlihatkan dinamika rotasi modal yang sangat kontras dan ekstrem. Di satu sisi, kita melihat kembalinya arus dana “degen” (spekulasi tinggi) ke koin-koin meme dan aset berkapitalisasi sangat kecil (micro-cap).

    Namun di sisi lain, sektor fundamental yang menawarkan utilitas dunia nyata seperti tokenisasi aset dan pasar prediksi juga berhasil menyedot likuiditas besar. Pasar saat ini bergerak di dua ujung spektrum: spekulasi murni dan nilai fundamental.

    📈 Highlights:

    • Kombinasi AI & Meme 🤖🐶 Sektor AI Memes memimpin pasar minggu ini dengan lonjakan fantastis sebesar +128%. Angka ini membuktikan bahwa perpaduan narasi Kecerdasan Buatan (AI) dari Meme sedang menjadi tren terpanas. Spekulatif ritel ini juga tercermin dari kebangkitan sektor Pump Fun Ecosystem yang tumbuh +34.03%, tempat di mana banyak token baru bervolatilitas tinggi diluncurkan.
    • RWA & Pasar Prediksi 🏦📊 Meski ritel sibuk di token meme, institusi dan smart money juga bergerak. Sektor Tokenized Treasury Bills (obligasi yang ditokenisasi) mencetak kenaikan impresif +58.73%, menunjukkan pergeseran ke Real World Assets (RWA). Di samping itu, sektor Prediction Markets meroket +54.78%, semakin menjadi primadona utilitas.
    • Top Gainers (Anomali Kenaikan Ekstrem) 🚀 Token DUCKY mencatatkan lonjakan astronomis +750,647%, disusul oleh LIGHT (+11,939%) dan PEANUT (+4,923%). Kenaikan ini adalah ciri khas aksi pump pada aset dengan likuiditas sangat minim, yang membawa risiko (risk-reward) sangat ekstrem. Di luar anomali tersebut, pertumbuhan solid dan lebih organik dicatatkan oleh token POWER (+166%) dan SIREN (+64.45%).

    Pergerakan Harga Bitcoin

    Daily Chart Bitcoin – TradingView

    Pada minggu sebelumnya, Bitcoin diprediksi sideways, kalaupun naik ia akan terhalang di Resistance Fibonacci Retracement terkecilnya di 0.236 (69,874). Hal ini salah sekaligus benar, gimana maksudnya min? Maksudnya adalah price action sideways salah, tapi kenaikannya benar. Next!

    Pada Timeframe Daily, harga saat ini naik setelah penurunan dari Fibonacci Retracement terkecilnya di 0.786 (62,625) sebelum akhirnya dia terhalang di Resistance Fibonacci Retracement 0.236 (69,874). Meski ada kenaikan ini, belum dapat dipastikan apakah Bitcoin benar-benar reversal dari sideways downtrennya ini atau tidak, perlu adanya konfirmasi lebih lanjut. Kalau berhasil breakout maka diprediksi bisa lanjut hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253) bertepatan dengan MA 50 nya. Kalau tidak? Kembali Sideways.

    Timeframe weeklynya terlihat menghijau untuk saat ini, perlu adanya closingan hijau di minggu depan agar dapat dikonfirmasi kalau Bitcoin tidak akan menurun seperti historikal sebelum-sebelumnya, ditambah RSI yang masih di bawah angka 50 menunjukkan bahwa tren bear market masih belum usai. Jadi, data masih perlu adanya konfirmasi lebih lanjut untuk pengambilan keputusan yang solid, tapi untuk Bitcoin, tidak ada salahnya untuk tetap dihodl apapun kondisinya.

    Daily:

    • Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan adanya pemulihan, jika berhasil breakout maka diprediksi bisa lanjut hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253)

    Weekly:

    • Harga Bitcoin pada timeframe weekly diprediksi menuju MA 200(garis hijau) sekaligus liquidity sebelumnya.

    🔭 Short-Term Projection:

    Bullish Case:

    • Meski harga memulih, Bitcoin perlu adanya konfirmasi breakout dari Resistance Fibonacci Retracement terkecilnya di 0.236 (69,874)

    ⚠️ Bearish Case:Bitcoin masih melemah dan kemungkinan akan menuju MA 200(garis hijau) sekaligus liquidity sebelumnya.

    Analisis Data On-Chain Bitcoin

    Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

    Pasca pemulihan tajam dari jurang koreksi di level $62.000, pergerakan harga Bitcoin kini kembali mendekati area pertempuran yang sengit. Peta likuiditas memperlihatkan dengan jelas posisi tumpukan pesanan yang akan menjadi penentu kuat arah tren selanjutnya.

    • Tembok Resistance ($69.000)

    Terlihat garis kuning yang sangat terang dan tebal menumpuk di kisaran level $69.000. Ini adalah area resistance (tahanan atas) utama tempat bersarangnya likuiditas posisi Short. Harga membutuhkan dorongan volume pembelian yang masif untuk bisa menjebol “atap” ini tanpa terpelanting turun.

    • Support Bawah ($66.500): 

    Di sisi sebaliknya, terdapat garis kuning lain yang bertindak sebagai bantalan support di kisaran $66.500. Area ini berfungsi sebagai pijakan penahan pertama yang siap menyerap tekanan jual jika harga gagal menembus tembok $69.000 dan mengalami penolakan (rejection).

    🔍 Insight:

    • Pasar sedang bersiap menguji benteng pertahanan lawan; keberhasilan menjebol magnet likuiditas di $69.000 akan membuka jalan mulus ke atas, tetapi jika gagal, siap-siap harga akan memantul turun untuk mencari bantalan aman di $66.500.

    BTC: Accumulation Address by Cohort 

    Pasar Bitcoin saat ini sedang mengalami anomali struktural yang sangat menarik. Di saat tren harga tampak terus melemah, data on-chain justru mendeteksi adanya “perlawanan diam-diam” berupa perpindahan kepemilikan aset yang sangat masif di area harga bawah.

    • Divergensi Whale vs. Ritel

    Saat ini, Whale (pemegang 10-10.000 BTC) memegang kendali pasar lewat aksi distribusi yang terus memberikan tekanan bawah pada harga. Namun, grafik memperlihatkan lonjakan vertikal yang tajam pada baris ungu (Accumulating Retail Address), menandakan bahwa investor ritel (<0,1 BTC) terdeteksi melakukan akumulasi tenang hingga mencapai level tertinggi sejak medio 2024.

    • Tren Dompet “Diamond Hands”

    Selain ritel, dompet dengan saldo kecil hingga menengah (baris oranye dan hijau) juga menunjukkan lonjakan partisipasi di ujung kanan grafik. Alamat akumulasi (yakni wallets yang hanya menerima koin dan tidak pernah menjual) terus tumbuh, dengan rata-rata moving average 30 hari yang konsisten meningkat di tengah kepanikan pasar.

    🔍 Insight: Terjadi perpindahan kekayaan (wealth transfer) dari Whales yang mendistribusikan asetnya kepada pasukan ritel yang agresif memborong harga diskon.

    BTC: Inflow Exchange of New & Old Whales

    Tekanan jual Bitcoin yang menjatuhkan harga saat ini ternyata sangat berat sebelah (jomplang), menunjukkan kepanikan ekstrem yang cuma terjadi pada kelompok investor besar yang baru saja masuk ke pasar.

    • Kepanikan ‘Paus Baru’ (New Whales

    Data menunjukkan bahwa 95% koin yang masuk ke bursa (sekitar 138.300 BTC atau senilai $8,97 Miliar) didominasi oleh New Whales. Aksi buang barang dalam kondisi rugi (cut loss) ini dipicu oleh ketakutan pasar gara-gara berita tarif global 15%.

    • Ketenangan ‘Paus Veteran’ (Old Whales) 

    Sebaliknya, pemegang jangka panjang (Old Whales) sama sekali tidak panik dengan berita makro tersebut. Mereka cuma menyumbang sebagian kecil arus masuk ke bursa, yakni sekitar 7.500 BTC (senilai $485 Juta), membuktikan ketahanan mental baja mereka.

    🔍 Insight:Penurunan harga saat ini murni karena kepanikan ‘uang baru’ (weak hands); tenangnya para veteran (diamond hands) yang enggan menjual asetnya menandakan bahwa fondasi jangka panjang Bitcoin masih sangat kuat di tengah guncangan berita.

    Bitcoin: Korea Premium Index

    Bitcoin baru saja mendapat angin segar setelah selamat dari tekanan jual raksasa. Menariknya, kebangkitan harga ke level $68.000 kali ini murni didorong oleh gairah pasar Asia, sementara investor Amerika masih sekadar menonton dari pinggir lapangan.

    Indikator Korea Premium Index melompat ke angka 2.06. Artinya, investor di Korea Selatan rela membayar 2% lebih mahal dari harga global karena nafsu beli yang sangat tinggi, sangat berbanding terbalik dengan investor AS yang masih pasif.

    • Aksi Tarik Koin Besar-besaran

    Pembeli berhasil menyerap buangan koin senilai miliaran dolar dari para whales (paus), dan kini menarik 2.205 BTC keluar dari bursa. Ini bukti nyata bahwa koin sedang diborong untuk disimpan panjang (hold), bukan cuma untuk trading kilat.

    🔍 Insight: 

    • Pemulihan saat ini membuktikan besarnya kekuatan modal Asia; bayangkan jika nanti investor Amerika mulai ‘bangun’ dan ikut memborong, lonjakan harga pasti akan jauh lebih meledak.

    Altcoin Update

    Perkembangan Proyek Altcoin

    Alchemy Pay mengumumkan peluncuran testnet Alchemy Chain yang dijadwalkan live pada 23 Februari 2026. Alchemy Chain dirancang sebagai blockchain khusus pembayaran (payments-first) dengan biaya transaksi yang terprediksi, penyelesaian instan, dan dukungan stablecoin asli. Token ACH akan berfungsi sebagai gas dan utilitas utama dalam jaringan ini untuk mendukung infrastruktur pembayaran kripto global.

    Uniswap Labs mengajukan proposal voting Snapshot untuk memperluas penerapan biaya protokol (protocol fees) ke seluruh pool v3 di delapan jaringan baru. Langkah ini menyusul kesuksesan implementasi awal yang menunjukkan peningkatan TVL yang disesuaikan dengan pasar dan mekanisme pembakaran (burn) yang bekerja efisien.

    NEAR meluncurkan Near.com, super app dan dompet kripto yang dirancang untuk menyederhanakan interaksi blockchain bagi pengguna umum melalui teknologi Chain Abstraction (tanpa pusing gas fee atau private key). Dengan fokus pada ‘AI Agents’ yang bertindak sebagai aktor ekonomi otonom.

    Jaringan Shentu (CTK) dijadwalkan melakukan upgrade mainnet ke versi 2.17.0 pada ketinggian blok 28,124,200. Upgrade infrastruktur ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan teknis jaringan dan performa sistem tanpa adanya perubahan eksplisit pada mekanisme tokenomics.

    Vitalik Buterin mengusulkan fitur transaction demo atau simulasi transaksi sebelum pengguna menyetujui operasi on-chain. Model ini bersifat intent-based, di mana dompet akan menampilkan konsekuensi transaksi (perpindahan token, sisa balance) secara human-readable sebelum state berubah. Dirancang untuk mencegah serangan wallet-draining.

    Analisis On Chain Altcoin

    Data on-chain menunjukkan permintaan staking ETH merosot tajam 50% dari 1,9M ke 1,0M ETH dalam 6 bulan. Hal ini memicu kembalinya suplai likuid ke pasar (naik 345k ETH di exchange), sementara whale terdeteksi melepas 230k ETH saat harga mencoba rebound. Kondisi ini menciptakan tekanan jual tersembunyi di tengah upaya pemulihan harga.

    Meskipun harga XRP turun 9% minggu ini di tengah sentimen ‘risk-off’ akibat kebijakan tarif global Trump, whale (dompet 10M-100M XRP) terdeteksi mengakumulasi lebih dari 170 juta token. Di saat yang sama, arus masuk institusional bulan ini mencapai 05 juta, melampaui BTC dan ETH. Data on-chain menunjukkan harga pasar saat ini berada di bawah ‘realized price‘, sebuah kondisi yang secara historis menandakan zona jenuh jual (undervaluation).

    World Liberty Financial (WLFI) mengalami penurunan harga 17% setelah insiden depeg stablecoin USD1, yang memicu pembersihan leverage (leverage flush) besar-besaran. Namun, data on-chain mengungkap adanya akumulasi tersembunyi senilai 5 juta oleh whale pemegang >1 miliar token. Di sisi lain, aliran masuk token ke bursa (exchange inflows) anjlok 93%, menandakan bahwa kepanikan jual ritel sudah mulai mereda secara signifikan.

    Data On-Chain Hodler Net Position Change Solana menunjukkan pemegang jangka panjang (155+ hari) justru memangkas akumulasi mereka hingga 50% (distribusi). Di sisi lain, leverage (Open Interest) naik 6%, menciptakan risiko bull trap yang mematikan jika harga gagal bertahan di atas support krusial 85.

    Data On-Chain Cardano menunjukkan Whale Cardano (pemegang 100M-1B ADA) melepas 120 juta ADA tepat sebelum koreksi. Meskipun pembelian ritel melonjak 640% (outflow bursa naik), para whale belum menunjukkan tanda-tanda akumulasi kembali.

    Token Unlock (02–06 Maret 2026)

    Memasuki awal bulan Maret 2026, pasar kripto akan menghadapi serangkaian rilis suplai token baru. Fokus minggu ini tertuju pada proyek-proyek low-cap berbasis AI yang akan melepas suplai dalam jumlah ekstrem, sementara beberapa proyek lainnya mencatatkan inflasi suplai yang lebih sehat dan moderat. Kewaspadaan tinggi diperlukan bagi aset yang merilis lebih dari 30% suplainya sekaligus, karena ancaman dilusi harga sangat nyata.

    🔍 Highlight Unlock

    • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Status “Zona Bahaya” minggu ini dipegang mutlak oleh Capx AI (CAPX) yang akan melepaskan token setara 31.8% dari kapitalisasi pasarnya pada 5 Maret. Ini adalah “ledakan suplai” masif yang berisiko besar menciptakan tekanan jual ekstrem, terutama mengingat kapitalisasi pasarnya yang relatif kecil ($18.93M).
    • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko moderat, waspadai volatilitas pada Quack AI (Q) yang bersiap melepas 9.80% suplainya di awal pekan pada 2 Maret. Proyek lain yang perlu dipantau ketat adalah Lagrange L (LA) dengan rilis 5.94% dan Greyhunt (HUNT) sebesar 5.17%. Penambahan suplai di atas batas 5% ini cukup ampuh memicu koreksi harga jangka pendek jika tidak diimbangi oleh demand pasar yang kuat.
    • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar baik bagi pemegang token di zona hijau ini. Proyek dengan kapitalisasi menengah seperti Keeta (KTA) hanya mencatatkan inflasi suplai sebesar 3.64%. Aset lainnya seperti Surge (SURGE) (3.06%) dan StakeStone (STO) (2.85%) juga berada di zona aman. Rilis di bawah 5% seperti ini umumnya hanyalah emisi rutin untuk insentif ekosistem yang bisa diserap pasar dengan mudah tanpa merusak tren harga makronya.

    💡 Analisis untuk Investor/Trader:

    • Hindari “Tsunami Suplai” (CAPX): Sangat disarankan untuk wait and see atau menghindari posisi long pada Capx AI (CAPX) menjelang tanggal 5 Maret. Penambahan suplai beredar hingga hampir 32% dalam satu periode adalah sinyal bahaya untuk jatuhnya harga. Biarkan pasar merespons dan menyerap supply shock tersebut terlebih dahulu.
    • Waspada Volatilitas AI (Q): Dengan unlock yang nyaris menyentuh dua digit (9.80%), token Quack AI (Q) kemungkinan besar akan menghadapi tekanan jual dari pihak internal atau investor awal. Trader jangka pendek bisa bersiap menghadapi volatilitas ini, namun investor disarankan berhati-hati terhadap slippage saat tanggal rilis tiba.
    • Peluang Akumulasi (KTA & STO): Bagi investor fundamental, periode unlock ringan pada proyek seperti Keeta (KTA) atau StakeStone (STO) sering kali tidak berdampak signifikan. Apabila terjadi “koreksi psikologis” (penurunan harga karena kepanikan ritel sesaat), ini justru berpotensi menjadi peluang ideal untuk akumulasi aset (buy the dip) dengan harga diskon.

    Proyeksi & Analisis

    Pasar kripto minggu ini mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah tertekan pada pekan sebelumnya. Market Cap & Volume positif ke angka $2.35 Triliun (+2.91%), CoinMarketCap 100 Index menguat ke level $135.07 (+3.15%). Fear & Greed di angka 16, meski masih zona ‘Extreme Fear’ (Ketakutan Ekstrem).

    Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index juga perlahan naik ke skor 33/100. Angka ini menegaskan bahwa dominasi ‘Bitcoin Season’ masih memegang kendali pasar. Kondisi ini menandakan bahwa likuiditas baru mulai mengalir masuk, tetapi investor masih bersikap sangat selektif dan berhati-hati (risk-averse), memprioritaskan aset spesifik dengan narasi yang sedang tren ketimbang melakukan rotasi agresif ke seluruh altcoin berisiko tinggi.

    🔮Outlook Minggu Depan:

    ✅Harga Bitcoin pada timeframe daily menunjukkan adanya pemulihan, jika berhasil breakout maka diprediksi bisa lanjut hingga Fibonacci Extension 1.618 (78,253)

    • Bullish case: Meski harga memulih, Bitcoin perlu adanya konfirmasi breakout dari Resistance Fibonacci Retracement terkecilnya di 0.236 (69,874)
    • Bearish case: Bitcoin kemungkinan akan menuju MA 200(garis hijau) sekaligus liquidity sebelumnya.

    Zona likuidasi & teknikal:

    • Zona $68.500 ➜ Menjadi resistance terdekat; tumpukan likuiditas di level ini kini bertindak sebagai tembok tebal yang menghambat pemulihan harga. 
    • Zona $66.000 ➜ Area support (batas bawah) paling krusial yang berfungsi sebagai likuiditas terakhir untuk mencegah harga jatuh lebih dalam.

    Narrative utama: 

    • Sektor AI Memes (+128%) dan Tokenized Treasury Bills (+58.73%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke dua arah kecerdasan buatan dan produk aset dunia nyata (RWA).
    • Token DUCKY mencatat kenaikan anomali tertinggi sebesar (+750,647%), disusul oleh lonjakan ekstrem pada LIGHT (+11,939%) dan PEANUT (+4,923%).

    On-chain Insight & Derivatif:

    • Bitcoin: Accumulation by CohortWhales melakukan distribusi, ritel memborong.
    • Bitcoin: Whales Exchange Inflow ➜ Tekanan jual murni didominasi oleh kepanikan ‘Paus Baru’ 
    • Bitcoin: Korea Premium Index ➜ Asia mengambil alih kendali pasar.

    Fokuskan radar investasi pada sektor AI Memes dan narasi Tokenized Treasury Bills yang terbukti menjadi magnet profit di tengah dinamika pasar saat ini. Sangat krusial untuk menghindari aset yang akan menghadapi ‘tsunami’ token unlock seperti Capx AI (CAPX) (~31.8%), karena risiko harga hancur akibat dilusi kepemilikan sangatlah nyata. Sebaliknya, manfaatkan momentum ini untuk mengakumulasi (DCA) proyek dengan inflasi suplai yang sehat seperti Keeta (KTA) atau StakeStone (STO).

    Mengingat psikologi investor masih terjebak di zona ‘Extreme Fear’ (16) dan cengkeraman Bitcoin Season (33) masih sangat dominan, strategi terbaik adalah tetap bermain defensif. Batasi eksposur pada aset spekulatif, ambil keuntungan cepat (scalping), dan jaga porsi uang tunai (cash), karena dalam kondisi ketidakpastian tinggi, keamanan modal adalah raja (cash is king).

    Edukasi Kripto

    Kenapa Kebijakan “Tarif” Bisa Bikin Harga Bitcoin Goyang? 📉🌍

    Donald trump
    Donald trump

    Mengingat kepanikan investor besar (New Whales) minggu ini gara-gara isu tarif global 15%, kamu mungkin bertanya-tanya: “Apa hubungannya pajak ekspor-impor negara dengan harga Bitcoin di dompet saya?”

    Jawabannya bukan pada teknologi Bitcoin itu sendiri, melainkan pada efek domino ekonomi makro yang memengaruhi psikologi investor. Berikut adalah alur logikanya:

    • Tarif = Barang Jadi Mahal (Inflasi Naik) 🛒 Tarif pada dasarnya adalah pajak tambahan untuk barang impor. Jika sebuah negara menerapkan tarif tinggi, harga barang-barang dari luar negeri akan melonjak. Kenaikan harga barang secara massal ini akan memicu angka inflasi kembali naik.
    • Obat Inflasi = Suku Bunga Ditahan/Dinaikkan 🏦 Bank sentral (seperti The Fed di Amerika) sangat benci dengan inflasi. Kalau mereka melihat inflasi naik gara-gara tarif, mereka akan merespons dengan cara menahan atau bahkan menaikkan suku bunga acuan agar ekonomi sedikit “mendingin”.
    • Mode Risk-Off (Investor Kabur Cari Aman) 🏃‍♂️💨 Nah, di sinilah letak masalahnya bagi kripto. Saat suku bunga tinggi, menyimpan uang di bank atau membeli obligasi negara menjadi jauh lebih menguntungkan dan minim risiko. Akibatnya, investor besar (institusi/paus) akan menarik uang mereka dari aset berisiko tinggi seperti saham teknologi dan Bitcoin. Fenomena “kabur cari aman” ini disebut sentimen Risk-Off.

    Kesimpulan: Berita tarif global tidak merusak sistem atau kode Bitcoin sama sekali, melainkan hanya mengacaukan mood pasar jangka pendek. Investor memindahkan uangnya ke tempat yang lebih aman (risk-off) sampai badai ketidakpastian ekonomi makro mereda

    Pengumuman

    Ramadan Berkah Tokocrypto: Total Hadiah Hingga IDR250 Juta*

    Ramadan semakin seru bersama Tokocrypto. Tokocrypto menghadirkan promo spesial “Ramadan Berkah” dengan total hadiah hingga IDR250 juta* untuk para pengguna yang aktif mengajak teman melalui program referral. Semakin banyak referral yang berhasil, semakin besar peluang untuk mendapatkan reward.

    Program berlangsung mulai 19 Februari 2025 pukul 18.00 WIB hingga 18 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Pendaftaran dilakukan melalui Reward Hub di aplikasi Tokocrypto. Pastikan akun sudah menyelesaikan verifikasi identitas (KYC) Level 1 agar partisipasi dianggap valid.

    Reward Referral untuk Referrer (Hingga IDR85.000*)

    Setiap referrer berkesempatan mendapatkan total reward hingga IDR85.000* untuk setiap referral yang berhasil menyelesaikan tugas berikut dalam waktu maksimal 7 hari:

    • Referral menyelesaikan KYC: reward IDR10.000
    • Referral melakukan First Spot Trade minimal IDR100.000: reward IDR50.000
    • Jika trading pertama menggunakan fitur Convert: bonus tambahan IDR25.000

    Bonus Tambahan

    Selain reward utama, tersedia bonus tambahan bagi peserta yang aktif:

    • Top 20 referrer dengan jumlah first trader terbanyak akan mendapatkan bonus IDR500.000
      Extra IDR50.000 akan diberikan kepada 2.000 referral tercepat yang menyelesaikan KYC dan transaksi pertama minimal IDR100.000

    Reward diberikan dalam bentuk USDT dan kuota hadiah terbatas sesuai ketersediaan total hadiah.

    Peserta diimbau untuk selalu mengikuti informasi dan aktivitas hanya melalui channel resmi Tokocrypto seperti aplikasi Tokocrypto, Telegram official, serta media sosial resmi Tokocrypto.

    Segera daftar melalui Reward Hub dan mulai sebarkan referral untuk mengumpulkan berkah Ramadan bersama Tokocrypto.

    Baca juga: Whale Diam-Diam Borong 3 Altcoin Ini Jelang Maret 2026, Sinyal Reli?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Diam-Diam Borong 3 Altcoin Ini Jelang Maret 2026, Sinyal Reli?

    Menjelang akhir Februari, pergerakan whale kripto menunjukkan reposisi altcoin yang cukup agresif di tengah pasar yang masih dibayangi ketidakpastian. Data on-chain memperlihatkan akumulasi selektif pada tiga token utama: Uniswap (UNI), Bitcoin Cash (BCH), dan Chainlink (LINK).

    Meski harga belum sepenuhnya stabil, pola teknikal dan arus dana besar mengindikasikan potensi pergerakan signifikan pada Maret 2026.

    Uniswap (UNI): Akumulasi Diam-Diam di Tengah Pola Segitiga

    Dilaporkan BeInCrypto, UNI naik hampir 15,5% dalam 24 jam terakhir dan sempat menyentuh $4,29 sebelum terkoreksi. Di balik volatilitas tersebut, whale justru menambah kepemilikan.

    Dompet besar meningkatkan kepemilikan dari 639,06 juta menjadi 640 juta UNI hanya dalam satu hari. Dengan harga saat ini, akumulasi tersebut bernilai sekitar $1 juta.

    Secara teknikal, UNI sedang bergerak dalam pola symmetrical triangle, ditandai dengan lower highs dan higher lows yang semakin menyempit. Dua percobaan breakout sebelumnya gagal ditembus, namun Smart Money Index masih berada di atas garis sinyal, menjaga peluang breakout tetap terbuka.

    Jika UNI mampu ditutup di atas $4,21 pada timeframe 12 jam, peluang kenaikan ke $4,88 bahkan $5,95 terbuka. Sebaliknya, support kunci berada di $3,81.

    Bitcoin Cash (BCH): Whale Tambah $50 Juta Setelah Pola Bullish Terbentuk

    Bitcoin Cash mencatat akumulasi paling agresif. Wallet dengan kepemilikan 100.000 hingga 1 juta BCH meningkatkan saldo dari 4,3 juta menjadi 4,4 juta BCH—setara hampir $50 juta.

    Menariknya, sebelum 25 Februari kelompok whale ini justru mengurangi kepemilikan. Akumulasi dimulai setelah terbentuknya pola inverse head-and-shoulders, yang biasanya mengindikasikan pembalikan tren.

    Dalam 8 jam terakhir, BCH sempat naik sekitar 10% sebelum terkoreksi ringan. Saat ini harga mendekati neckline di sekitar $598. Jika level ini ditembus, target proyeksi teknikal mengarah ke $777.

    Namun, resistance kuat masih berada di $570. Kegagalan bertahan di atas $508 akan menjadi peringatan awal, sementara penutupan di bawah $423 akan membatalkan struktur bullish sepenuhnya.

    Chainlink (LINK): Breakout Terkonfirmasi, Whale Tambah $3,5 Juta

    Chainlink menunjukkan perubahan sentimen yang jelas. Setelah periode distribusi sepanjang Februari, whale kembali membeli pada 26 Februari.

    Kepemilikan meningkat dari 591,96 juta menjadi 592,33 juta LINK—tambahan sekitar 370.000 LINK atau senilai $3,5 juta.

    Akumulasi ini terjadi setelah LINK mengonfirmasi breakout inverse head-and-shoulders di timeframe 12 jam. Artinya, pembelian dilakukan setelah sinyal teknikal valid, bukan spekulasi awal.

    Harga saat ini tertahan di resistance $9,62 dan bertahan di support $9,28. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) telah menembus garis nol sejak 20 Februari dan kini berada di 0,13, mengindikasikan arus dana institusional masuk sebelum breakout terjadi.

    Jika harga menembus $9,62 dan $10,05, target berikutnya berada di sekitar $11,70. Namun, penurunan di bawah $8,04 akan melemahkan struktur bullish secara signifikan.

    Apa Artinya untuk Maret 2026?

    Menurut Tim Research Tokocrypto, pergerakan paus ini adalah sinyal ‘Smart Money’ yang sudah mulai mencuri start sebelum retail sadar.

    “Akumulasi agresif di BCH dan LINK setelah konfirmasi pola teknikal menunjukkan bahwa investor besar lebih mementingkan bukti breakout daripada sekadar spekulasi harga murah,” analisanya.

    Pergerakan whale pada UNI, BCH, dan LINK menunjukkan pendekatan yang terukur. Pada UNI, akumulasi terjadi sebelum potensi breakout. Pada BCH dan LINK, pembelian terjadi setelah pola teknikal mulai terkonfirmasi.

    Meski pasar masih dibayangi ketidakpastian makro, data on-chain memperlihatkan bahwa pemegang besar mulai membangun posisi lebih awal. Apakah ini awal rotasi altcoin di bulan Maret, akan sangat bergantung pada kemampuan masing-masing token menembus level resistance kunci dalam beberapa hari ke depan.

    Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 26 Februari 2026: Potensi Rebound Lanjutan

    Pergerakan pasar kripto hari ini, Kamis (26/2) fokus pada Bitcoin yang berhasil rebound ke area $68.000, naik lebih dari 5% setelah sentimen global membaik. Kenaikan ini dipicu keputusan AS yang tidak menaikkan tarif impor terhadap China, sehingga meredakan kekhawatiran pasar. Optimisme juga datang dari laporan laba Nvidia yang memperkuat sentimen risk-on di aset berisiko, termasuk kripto.

    Seiring penguatan Bitcoin, sejumlah altcoin mencatat lonjakan signifikan. DOT memimpin dengan kenaikan 29% ke level $1,665, diikuti DENT yang naik 21% ke $0,000224 dan NEAR yang menguat 15% ke $1,161. Reli ini menunjukkan rotasi modal ke altcoin ketika BTC kembali menunjukkan momentum positif. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Tengah Bitcoin Rebound ke $68K

    • DOT melonjak tajam 29% hari ini mencapai level $1,665.
    • DENT melesat sebesar 21% hingga menyentuh angka $0,000224.
    • NEAR catat kenaikan 15%, diperdagangkan pada harga $1,161.

    Bitcoin Naik: AS Pertahankan Tarif Trump Atas China

    • Bitcoin tembus $68.000, melonjak lebih dari 5%.
    • Pemicunya, AS batal naikkan tarif impor China.
    • BTC terdorong optimisme pasar terhadap laporan laba Nvidia.

    Cashback Spesial Beduk Ramadan Total Hadiah Rp 50 JUTA*

    3 Altcoin Melejit Usai Raksasa Wall Street Borong Infrastruktur DeFi

    • MORPHO, UNI & JUP melonjak berkat investasi Apollo, BlackRock, serta ParaFi.
    • Apollo akuisisi saham MORPHO; BlackRock integrasikan dana $2 Miliar ke UNI; ParaFi kucurkan $35 Juta ke JUP.
    • Sinyal Wall Street kini incar infrastruktur DeFi, bukan sekadar kripto.

    Meta Berencana Garap Ulang Stablecoin Lewat Mitra pada Akhir 2026

    • Jangkauan 3,2 miliar pengguna Meta mudahkan integrasi pembayaran global.
    • Solusi pihak ketiga minimalkan risiko regulasi yang hambat Libra/Diem.
    • Dompet digital Meta bakal pacu adopsi stablecoin di sektor sosial dan kreator.

    Baca juga: Riset Kripto 16-19 Feb 2026: Ketidakpastian Global: Kapan Berakhir?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 27 Februari 2026: Potensi Rebound Lanjutan

    Menjelang akhir pekan, pasar kripto hari ini, Jumat (27/2) kembali diwarnai lonjakan tajam pada sejumlah altcoin. DENT memimpin reli dengan kenaikan 67% ke $0,000368, disusul MIRA yang melonjak 35% ke $0,1156 dan DCR yang menguat 19% ke $34,19. Pergerakan ini menunjukkan minat spekulatif meningkat di tengah momentum pasar yang mulai membaik.

    Meski demikian, perjalanan Bitcoin menuju $70.000 dinilai masih penuh tantangan. Data Glassnode menyoroti likuiditas yang relatif tipis sehingga menahan laju BTC di bawah level psikologis tersebut. Cadangan USDT yang turun sekitar $9 miliar mengindikasikan pengetatan likuiditas di pasar kripto, sementara arus keluar ETF dan minimnya partisipasi investor aktif turut membebani potensi pemulihan jangka pendek. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial Menjelang Akhir Pekan

    • DENT melonjak tajam 67% hari ini mencapai level $0,000368.
    • MIRA melesat sebesar 35% hingga menyentuh angka $0,1156.
    • DCR catat kenaikan 19%, diperdagangkan pada harga $34,19.

    Sinyal Glassnode: Perjalanan Bitcoin ke $70.000 Penuh Tantangan

    • Likuiditas tipis tahan laju Bitcoin di bawah $70.000.
    • Cadangan USDT turun $9 miliar, likuiditas kripto mengetat.
    • Outflow ETF dan minimnya investor aktif lemahkan pemulihan.

    Spesial Ramadan, Kesempatan Dapat Total Hadiah Rp 250JUTA!*

    Prediksi Ethereum & Solana Jelang Tenggat Clarity Act 1 Maret

    • Gedung Putih tetapkan batas waktu Clarity Act pada 1 Maret.
    • Kesepakatan imbalan stablecoin diharapkan segera tercapai.
    • Harga ETH & SOL berpotensi menguat pasca kesepakatan.

    Ethereum Tembus $2.000: Akumulasi Investor Meningkat

    • ETH lewati $2.000 terdorong reli pasar kripto.
    • Whale borong ETH, termasuk transaksi senilai $14,5 Juta.
    • Coinbase Premium Index positif pertama kali sejak Januari.

    Baca juga: Riset Kripto 16-19 Feb 2026: Ketidakpastian Global: Kapan Berakhir?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tekanan Jual ETH Berlanjut, Zona $1.600–$2.000 Jadi Penentu

    Ethereum (ETH) mencatat enam minggu penurunan berturut-turut, menjadi rentetan pelemahan terpanjang sejak 2022. Di tengah tekanan ini, aktivitas whale di bursa utama justru menunjukkan perlambatan, sementara pasar derivatif membentuk klaster likuidasi besar di sekitar level psikologis US$2.000.

    Dikutip Cointelegraph, kombinasi pelemahan harga, penurunan partisipasi whale, dan kepadatan likuiditas di pasar futures kini menjadi faktor utama yang membentuk ekspektasi arah ETH selanjutnya.

    Order Whale Menyusut, Likuiditas Pasar Menipis

    Data CryptoQuant menunjukkan rata-rata ukuran order jual whale di Binance turun menjadi sekitar 1.350 ETH dalam beberapa pekan terakhir, dari sekitar 2.250 ETH pada awal Januari.

    Dengan estimasi 15 hingga 35 transaksi whale per hari, total eksekusi order besar sejak 8 Januari diperkirakan mencapai 1,8 hingga 2 juta ETH dalam 45 hari terakhir. Dengan asumsi harga rata-rata US$2.400, nilai transaksi kotor tersebut setara sekitar US$4,3 hingga US$4,8 miliar.

    Namun angka ini mencerminkan volume perdagangan bruto, bukan arus keluar bersih, karena sebagian transaksi bisa terkait aktivitas lindung nilai (hedging) atau penyediaan likuiditas di pasar derivatif.

    Penurunan ukuran order rata-rata ini dinilai sebagai sinyal “gradual disengagement” dari pelaku besar. Trader kecil tetap aktif, tetapi partisipasi whale dalam order book berkurang. Kondisi ini berpotensi menipiskan kedalaman pasar dan membuat ETH lebih rentan terhadap pergerakan harga tajam dalam jangka pendek.

    Baca Juga: Vitalik Buterin Bongkar Rahasia Besar Ethereum, Siap Guncang Pasar!

    Akumulasi Diam-diam di Tengah Penurunan

    Meski harga turun sekitar 20% pada Februari, alamat akumulasi ETH justru menambah lebih dari 2,5 juta ETH sepanjang bulan tersebut.

    Total kepemilikan alamat akumulasi naik dari 22 juta ETH di awal 2026 menjadi 26,7 juta ETH. Ini menunjukkan adanya permintaan laten di bawah permukaan, meskipun sentimen jangka pendek masih tertekan.

    Enam Minggu Merah, Zona Permintaan Mulai Terlihat

    ETH kini berada dalam fase pelemahan mingguan terpanjang sejak periode Maret–Juni 2022, ketika harga turun selama 10 minggu sebelum membentuk dasar siklus.

    Jika tren turun berlanjut, zona permintaan mingguan di kisaran US$1.384 hingga US$1.691 berpotensi menjadi area perhatian. Area ini sebelumnya menjadi zona akumulasi pada awal reli 2023.

    Klaster Likuidasi $2 Miliar di Sekitar $2.000

    Data pasar futures menunjukkan lebih dari US$2 miliar posisi short terkonsentrasi di sekitar level US$2.000. Zona ini menciptakan kantong likuiditas besar yang berpotensi menjadi “magnet harga” dalam jangka pendek.

    Di sisi bawah, sekitar US$682 juta posisi long terancam likuidasi jika ETH turun ke US$1.600. Dibandingkan sisi atas, likuiditas downside terlihat lebih tipis.

    Beberapa analis melihat potensi rebound berbentuk V dari level saat ini, dengan alasan adanya permintaan yang masih bertahan. Namun untuk saat ini, area US$2.000 menjadi resistensi kunci yang harus ditembus untuk memicu pergerakan lebih kuat.

    Dengan whale yang mulai mengurangi interaksi langsung di order book, akumulasi diam-diam di sisi lain, serta tekanan likuiditas di pasar derivatif, Ethereum kini berada di titik krusial. Apakah level US$2.000 akan memicu short squeeze, atau justru penurunan berlanjut menuju zona permintaan lebih rendah, akan menjadi penentu arah ETH berikutnya.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, pelemahan aktivitas paus di level harga saat ini mengindikasikan kurangnya kepercayaan institusional untuk memimpin pemulihan segera. Penipisan kedalaman pasar membuat ETH rentan terhadap volatilitas tajam.

    “Area akumulasi krusial kini berada di kisaran .384 – .691; jika dukungan di level .000 (zona likuidasi short miliar) gagal ditembus, target koreksi ke area .600 menjadi sangat realistis,”jelasnya.

    Baca Juga: Vitalik Jual ETH Rp100 Miliar Saat Harga Anjlok 30%, Sinyal Bahaya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin Terancam Likuidasi Massal Pekan Ini, Short Bisa Terjebak?

    Memasuki pekan terakhir Februari, tekanan jual kembali membayangi pasar kripto. Banyak trader jangka pendek memasang posisi short dengan ekspektasi harga altcoin akan terus melemah. Namun, ketimpangan besar antara potensi likuidasi short dan long justru meningkatkan risiko terjadinya short squeeze mendadak.

    Tiga altcoin berikut menunjukkan tekanan short yang dominan, membuka peluang likuidasi besar jika harga berbalik naik.

    1. Ethereum (ETH)

    Peta likuidasi tujuh hari Ethereum menunjukkan dominasi posisi short hingga akhir bulan. Jika ETH tiba-tiba rebound ke US$2.000, potensi likuidasi short bisa mencapai US$2 miliar.

    Jika harga naik lebih jauh ke US$2.160, nilai likuidasi short bahkan berpotensi menyentuh US$3,6 miliar.

    Dikutip BeInCrypto, sentimen bearish terhadap ETH didukung oleh sejumlah faktor. Vitalik Buterin dilaporkan menjual lebih dari 8.800 ETH sepanjang Februari 2026. Selain itu, inflow Ethereum ke Binance mencapai level tertinggi sejak November 2025.

    Namun, indikator bullish mulai muncul. Arus ETF ETH kembali positif setelah empat pekan outflow berturut-turut. Data CryptoQuant juga menunjukkan inflow ke alamat akumulasi ETH mencapai level tertinggi dalam enam bulan terakhir.

    Kombinasi ini membuat posisi short berisiko tinggi jika terjadi pembalikan mendadak.

    Baca juga: Rekor Buruk Altcoin Pecah: 13 Bulan Dijual Terus, Total -$209 Miliar

    2. Binance Coin (BNB)

    BNB mencatat enam candle mingguan merah berturut-turut, memperkuat keyakinan trader untuk mempertahankan posisi short.

    Jika BNB naik ke US$640 pekan ini, potensi likuidasi short bisa mencapai US$35 juta. Kenaikan ke US$680 berpotensi mendorong likuidasi hingga lebih dari US$60 juta.

    Meski tren masih lemah, BNB kini mendekati garis support jangka panjang yang terbentuk sejak 2024. Membuka short di dekat area support kuat meningkatkan risiko pembalikan.

    Selain itu, data menunjukkan BNB diperdagangkan sekitar 37% di bawah short-term holder realized price. Secara historis, level ini sering menjadi zona undervaluation yang memicu repricing tajam.

    Jika momentum berbalik, trader short yang terlalu agresif bisa menghadapi tekanan besar.

    3. Bitcoin Cash (BCH)

    Bitcoin Cash menjadi salah satu altcoin yang relatif lebih stabil dibanding pasar yang lebih luas. Namun, posisi short terhadap BCH meningkat signifikan menjelang akhir Februari.

    Jika BCH naik ke US$630, potensi likuidasi short diperkirakan mencapai US$45 juta.

    Data on-chain menunjukkan akumulasi besar oleh whale. Satu alamat dilaporkan mengumpulkan 400.000 BCH dalam dua bulan terakhir, menjadikannya pemegang terbesar ketiga di jaringan.

    Selain itu, rata-rata nilai transaksi di jaringan BCH melonjak hingga lebih dari US$2 juta, hampir 100 kali lipat dibanding tahun lalu.

    Kondisi ini memperbesar risiko short squeeze jika harga bergerak naik di tengah sentimen yang sangat negatif.

    Risiko Short Squeeze Meningkat

    Sentimen pasar kripto saat ini berada di level sangat pesimistis. Secara historis, kondisi seperti ini kerap menciptakan lingkungan ideal untuk short squeeze.

    Trader short masih bisa meraih keuntungan jika tren turun berlanjut. Namun tanpa manajemen risiko yang disiplin, pembalikan mendadak berpotensi menghapus profit dan berubah menjadi kerugian dalam waktu singkat.

    Pekan terakhir Februari bisa menjadi momen krusial bagi ETH, BNB, dan BCH, apakah tekanan jual berlanjut, atau justru short yang terpaksa keluar lebih dulu.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, pesaing pasar (short sellers) saat ini sedang bermain api dengan leverage tinggi di tengah sentimen negatif yang ekstrem. Data on-chain menunjukkan akumulasi Whale pada ETH dan BCH tetap aktif meskipun harga turun.

    “Ini adalah resep klasik untuk pembalikan harga yang keras; di mana keputusasaan ritel yang melakukan shorting akan menjadi bahan bakar likuiditas bagi reli harga berikutnya. Disiplin dalam manajemen risiko lebih krusial daripada sekadar mengikuti tren bearish harian,” analisannya.

    Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 24 Februari 2026: Koreksi Masih Dominan

    Pasar kripto hari ini, Selasa (24/2) masih bergerak dalam fase koreksi, namun sejumlah altcoin menunjukkan daya tahan yang cukup kuat. STEEM memimpin penguatan dengan kenaikan 18% ke level $0,0546, disusul SXT yang naik 17% ke $0,023499 dan UMA yang menguat 15% hingga $0,486. Lonjakan ini mencerminkan adanya rotasi jangka pendek ke aset berkapitalisasi menengah di tengah tekanan pasar yang lebih luas.

    Di sisi lain, pelaku pasar mulai mempertanyakan apakah reli Bitcoin dapat kembali terjadi selama Ramadan 2026. Secara historis, awal Ramadan kerap diwarnai volatilitas tinggi, dan tahun ini dibuka dengan pelemahan serta perlambatan tren kenaikan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Tengah Koreksi Pasar Hari Ini

    • STEEM melonjak tajam 18% hari ini mencapai level $0,0546.
    • SXT catat kenaikan 17%, diperdagangkan pada harga $0,023499.
    • UMA melesat sebesar 15% hingga menyentuh angka $0,486.

    Reli Bitcoin di Ramadan 2026 Bisakah Terjadi?

    • Bitcoin ulangi pola volatilitas tajam di awal Ramadan.
    • Ramadan 2026 dibuka melemah, tren kenaikan melambat.
    • Data on-chain berpotensi pulih, meski permintaan masih rapuh.

    Spesial Ramadan, Kesempatan Dapat Total Hadiah Rp 250JUTA!*

    3 Altcoin Patut Diperhatikan di Pekan Terakhir Februari 2026

    • HBAR uji support $0,0959 jelang upgrade node mirror.
    • Token unlock SUI $47 juta picu risiko volatilitas.
    • KITE cetak rekor ATH di tengah pelemahan pasar.

    Sentimen Ekonomi AS yang Pengaruhi Bitcoin Akhir Februari

    • Pidato Fed berpotensi picu volatilitas Bitcoin dan suku bunga.
    • Data konsumen dan pengangguran jadi indikator ketahanan ekonomi.
    • Data inflasi PPI tentukan arah dolar AS dan harga BTC.

    Baca juga: Riset Kripto 16-19 Feb 2026: Ketidakpastian Global: Kapan Berakhir?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 25 Februari 2026: Bitcoin Mulai Coba Rebound

    Pasar kripto hari ini, Rabu (25/2) mencoba rebound tipis setelah fase tekanan panjang, dengan sejumlah altcoin mencatat lonjakan signifikan. DENT memimpin penguatan dengan kenaikan 49% ke $0,000178, diikuti ENSO yang naik 33% ke $2,72 dan HOLO yang menguat 28% hingga $0,0677. Kenaikan ini mencerminkan respons spekulatif jangka pendek di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil.

    Namun, pertanyaan besar masih mengemuka: kapan Bitcoin benar-benar pulih? Dalam fase ketakutan ekstrem seperti saat ini, pemulihan cenderung berjalan lambat. Data Glassnode menunjukkan pasar berpotensi bergerak lesu hingga enam bulan sebelum menemukan momentum baru. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Tengah Pasar Rebound Tipis

    • DENT melonjak tajam 49% hari ini mencapai level $0,000178.
    • ENSO catat kenaikan 33%, diperdagangkan pada harga $2,72.
    • HOLO melesat sebesar 28% hingga menyentuh angka $0,0677.

    Kapan Bitcoin Pulih? Simak Petunjuk Kuncinya

    • ​Efek Ketakutan Ekstrem, pemulihan Bitcoin masih belum pasti.
    • ​Data Glassnode: Pasar mungkin lesu 6 bulan sebelum pulih.
    • ​Tren Historis: Penurunan panjang biasanya disusul lonjakan kuat.

    Setiap Transaksi U Token Dapatkan 100%!*

    Whale Borong 819 Juta ADA, Sinyal Cardano Bakal Rebound

    • ​Investor Besar Akumulasi 819 Juta ADA Saat Harga Turun.
    • ​Cardano Bertahan di $0,25, Target Berikutnya $0,30.
    • ​Tren Turun Masih Berlanjut Meski Ada Sinyal Pemulihan.

    ETF Spot Ketiga di Nasdaq, Harga SUI Berpotensi Rebound

    • ​ETF Baru Picu Lonjakan Permintaan Institusi pada SUI.
    • ​Tekanan Bearish Masih Membayangi Level Support SUI.
    • ​Rilis Token Baru Bakal Dongkrak Volatilitas dan Likuiditas.

    Baca juga: Riset Kripto 16-19 Feb 2026: Ketidakpastian Global: Kapan Berakhir?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?

    Ethereum (ETH) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah sempat menyentuh level terendah di sekitar US$1.840. Sejak titik tersebut, harga ETH telah naik hampir 4%, memicu spekulasi bahwa fase tekanan jual ekstrem mulai mereda.

    Dilaporkan BeInCrypto, pergerakan ini terjadi di tengah perubahan signifikan pada data on-chain dan pasar derivatif. Tekanan jual di bursa dilaporkan turun drastis, sementara investor jangka panjang mulai kembali melakukan akumulasi.

    Divergensi Bullish Muncul, Sinyal Awal Pembalikan?

    Pada grafik jangka pendek, Ethereum membentuk pola symmetrical triangle yang mencerminkan fase konsolidasi antara pembeli dan penjual. Di saat yang sama, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bullish divergence.

    Sejak awal Februari hingga 23 Februari, harga ETH mencetak lower low, tetapi RSI justru membentuk higher low. Pola ini umumnya menandakan pelemahan tekanan jual dan sering kali muncul sebelum terjadi rebound harga.

    Sinyal serupa sebelumnya sempat memicu kenaikan hampir 10% dan 6% dalam dua fase terpisah pada Februari.

    Baca Juga: Vitalik Buterin Bongkar Rahasia Besar Ethereum, Siap Guncang Pasar!

    Tekanan Jual Turun 90%, Tapi Derivatif Masih Bearish

    Perubahan paling mencolok terlihat pada arus masuk ETH ke bursa (exchange inflows). Pada 7 Februari, inflow sempat mencapai 1,06 juta ETH. Kini angka tersebut turun menjadi sekitar 126.000 ETH, atau menyusut hampir 90%.

    Biasanya, peningkatan inflow menandakan potensi aksi jual. Namun kali ini, harga turun sekitar 14% meski tekanan jual di pasar spot justru mereda. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pelemahan harga lebih dipengaruhi oleh pasar derivatif.

    Funding rate Ethereum berubah negatif ke sekitar -0,02%, menunjukkan dominasi posisi short. Meski demikian, open interest relatif stabil di kisaran US$8,8–9 miliar. Artinya, tidak ada lonjakan besar pembukaan posisi baru, melainkan perubahan sentimen dari pelaku pasar yang sudah ada.

    Kondisi ini membuka peluang terjadinya short squeeze jika harga terus naik dan memaksa trader short menutup posisi mereka.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, pelemahan tekanan jual sebesar 90% adalah katalis fundamental kuat yang mendasari rebound ETH saat ini. Kondisi pasar yang sangat bearish di sisi derivatif tanpa adanya penambahan posisi short baru menciptakan peluang short squeeze yang masif jika resistance .060 berhasil ditembus.

    “Akumulasi sunyi oleh long-term holders adalah validasi bahwa nilai ETH saat ini dianggap sudah cukup murah oleh investor berpengalaman,” ungkapnya.

    Holder Jangka Panjang Kembali Akumulasi

    Indikator Hodler Net Position Change menunjukkan perubahan penting. Setelah mencatat distribusi bersih lebih dari 41.000 ETH pada awal hingga pertengahan Februari, data terbaru menunjukkan pembalikan tren.

    Dalam dua hari terakhir, holder jangka panjang mencatat akumulasi bersih lebih dari 6.000 ETH. Pola ini kerap muncul mendekati fase dasar harga lokal, ketika investor berpengalaman mulai masuk kembali sebelum pemulihan yang lebih luas terjadi.

    Level Kunci yang Harus Ditembus

    Ethereum kini menghadapi sejumlah level resistensi penting. Area US$1.920 menjadi hambatan awal, disusul US$2.020. Level paling krusial berada di sekitar US$2.060.

    Jika ETH mampu menembus US$2.060, momentum kenaikan berpotensi berlanjut menuju US$2.200 hingga US$2.420.

    Namun, struktur bullish ini bergantung pada pertahanan support US$1.840. Jika level tersebut ditembus ke bawah, risiko penurunan lanjutan menuju US$1.740 kembali terbuka.

    Saat ini, kombinasi tekanan jual yang anjlok drastis, sentimen derivatif yang ekstrem, dan kembalinya akumulasi holder jangka panjang membuat rebound Ethereum terlihat lebih dari sekadar pantulan teknikal. Level breakout berikutnya akan menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya.

    Baca Juga: Vitalik Jual ETH Rp100 Miliar Saat Harga Anjlok 30%, Sinyal Bahaya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tim Trump Bahas Stablecoin Dolar untuk Gaza, Solusi Ekonomi?

    Sejumlah pejabat yang bekerja dengan “Board of Peace” bentukan Donald Trump dilaporkan tengah mengeksplorasi peluncuran stablecoin berbasis dolar AS untuk Gaza. Gagasan ini muncul sebagai bagian dari rencana pemulihan ekonomi pascaperang di wilayah yang infrastrukturnya mengalami kerusakan parah sejak konflik 2023.

    Menurut laporan Financial Times, proposal tersebut masih dalam tahap awal dan tidak dimaksudkan untuk menciptakan mata uang Palestina baru. Stablecoin ini dirancang sebagai mekanisme pembayaran digital di tengah terganggunya sistem perbankan dan terbatasnya akses terhadap uang tunai, termasuk shekel Israel.

    Stablecoin sebagai Infrastruktur Pembayaran Digital

    Rencana tersebut dikabarkan dipimpin oleh pengusaha teknologi Israel, Liran Tancman, yang kini menjadi penasihat badan rekonstruksi yang dipimpin Amerika Serikat. Pejabat dari pemerintahan teknokrat Gaza juga dilaporkan terlibat dalam pembahasan.

    Stablecoin yang diusulkan akan dipatok (pegged) terhadap dolar AS. Implementasinya berpotensi didukung oleh perusahaan aset digital dari negara-negara Teluk Arab dan Palestina.

    Pendukung inisiatif ini menilai sistem pembayaran digital dapat mengurangi ketergantungan pada uang tunai fisik yang langka dan membantu membatasi jalur pendanaan kelompok bersenjata seperti Hamas.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penggunaan stablecoin dalam diplomasi dan rekonstruksi ekonomi di Gaza menunjukkan utilitas kripto sebagai solusi keuangan di zona konflik yang krisis kas fisik.

    “Ini adalah bukti nyata adopsi teknologi blockchain untuk misi kemanusiaan dan stabilitas geopolitik. Namun, tantangan utama tetap pada kesiapan infrastruktur telekomunikasi (jaringan 2G) dan perlindungan privasi pengguna di wilayah dengan risiko pengawasan tinggi,” jelasnya.

    Baca juga: Binance Resmi Integrasi RLUSD, Stablecoin Ripple Makin Ekspansif!

    Tantangan Fragmentasi dan Infrastruktur

    Meski demikian, sejumlah pihak menyuarakan kekhawatiran. Stablecoin khusus Gaza dinilai berisiko semakin memisahkan ekonomi wilayah tersebut dari Tepi Barat dan memunculkan persoalan tata kelola.

    Selain itu, tantangan teknis juga menjadi perhatian. Gaza masih menghadapi pemadaman listrik berkepanjangan dan keterbatasan jaringan komunikasi yang sebagian besar bergantung pada jaringan 2G. Kondisi ini dinilai dapat membatasi efektivitas sistem pembayaran berbasis digital.

    Hingga saat ini, belum ada rincian resmi mengenai struktur penerbitan, pengawasan regulasi, maupun jadwal implementasi stablecoin tersebut. Proposal ini masih dalam tahap eksplorasi dan belum menjadi kebijakan final.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com