Tag: featured

  • Pasar Kripto Hari Ini 1 April 2026: Masih Bergerak Dinamis

    Memasuki 1 April 2026, pasar kripto hari ini, masih bergerak dinamis dengan kombinasi tekanan dan peluang. Sejumlah altcoin justru mencuri perhatian di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil. NOM melonjak 49% ke Rp84,21, STO naik 37% ke Rp3.315,82, dan KERNEL menguat 36% ke Rp1.736,86. Kenaikan ini mencerminkan adanya minat spekulatif yang kembali muncul, terutama pada aset dengan momentum jangka pendek.

    Di sisi lain, pergerakan Bitcoin masih dipengaruhi oleh dinamika pelaku besar. Meski aksi jual whale sempat menekan harga di sekitar $70.000 sepanjang kuartal pertama 2026, investor jangka panjang justru mulai melakukan akumulasi. Korporasi tercatat menyerap lebih dari 88.000 BTC saat harga melemah, menunjukkan kepercayaan terhadap prospek jangka panjang. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Pantauan Altcoin Potensial 1 April 2026

    • NOM catat lonjakan sebesar 49% dan kini berada di level Rp84,21.
    • STO menguat signifikan 37% dengan posisi harga terbaru Rp3.315,82.
    • KERNEL naik 36%, saat ini diperdagangkan di angka Rp1.736,86.

    Investor Jangka Panjang Mulai Borong BTC

    • Aksi jual whale tekan harga di level $70.000 hingga Q1 2026.
    • Korporasi serap 88.000+ BTC di tengah penurunan harga.
    • Rotasi ETF hambat arus masuk, sentimen institusi masih abu-abu.

    Absen aplikasi + Undang Teman Dapet Hadiah Rp60 Juta!

    Prediksi BTC & XRP Pasca Pengesahan RUU CLARITY

    • Harga fluktuatif di dekat level support kritis.
    • RUU CLARITY berpotensi definisikan ulang regulasi kripto AS.
    • ETF perkuat dominasi Bitcoin, namun tekan posisi XRP.

    3 Meme Coin pantauan April 2026

    • BONK hindari pola bearish imbas lonjakan volume DEX Solana.
    • Keyakinan PENGU melemah, open interest anjlok 23%.
    • Pasokan SIREN terpusat (90%), muncul sinyal bearish RSI.

    Baca juga: Riset Kripto 23-27 Mar 2026: Bitcoin Lesu, Krisis Minyak Global Ancam RI


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin RWA Siap Meledak di April: Whale Mulai Akumulasi Masif!

    Di tengah kondisi pasar altcoin yang masih tertekan, beberapa token berbasis Real World Assets (RWA) justru mulai menunjukkan sinyal positif. Kombinasi antara penguatan teknikal dan aktivitas whale membuat tiga token ini menjadi sorotan menjelang April 2026.

    Stellar (XLM) mulai bentuk pola bullish

    Dilaporkan BeInCrypto, Stellar menjadi salah satu token yang menarik perhatian setelah mencatat lebih dari $1,2 miliar nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi di jaringannya. Dukungan regulasi dari SEC dan CFTC serta peluncuran produk institusional turut memperkuat posisinya.

    Secara teknikal, XLM sedang membentuk pola inverse head and shoulders, yang sering dianggap sebagai sinyal pembalikan tren. Jika harga mampu menembus area $0,176 hingga $0,189, potensi kenaikan hingga sekitar 20% menuju $0,229 terbuka.

    Baca Juga: Tren RWA: Altcoin Utilitas Mulai Mandiri dari Bitcoin

    Zebec (ZBCN) didorong akumulasi whale

    Zebec Network menjadi salah satu token dengan performa terbaik dalam 30 hari terakhir, mencatat kenaikan sekitar 14%. Kenaikan ini didukung oleh akumulasi whale yang meningkat sebesar 3,52%, menunjukkan adanya keyakinan dari investor besar.

    Dari sisi teknikal, ZBCN juga menunjukkan sinyal bullish dengan potensi crossover pada indikator EMA. Jika harga mampu bertahan di atas level kunci, maka peluang kenaikan lanjutan masih terbuka.

    Quant (QNT) paling solid secara teknikal

    Quant menjadi token dengan struktur paling kuat di antara ketiganya. Selain mencatat kenaikan di berbagai timeframe, aktivitas whale juga menunjukkan akumulasi yang konsisten sejak akhir Maret.

    Secara teknikal, QNT menunjukkan bullish divergence pada RSI serta membentuk pola cup and handle. Jika harga menembus area $84, potensi kenaikan hingga sekitar $110 bisa terjadi.

    Analisa Tim Research Tokocrypto, ini setup onchain yang bersih: smart money menambah eksposur justru saat momentum bearish melemah.

    “Kalau akumulasi whale bertahan dan harga mampu menembus area kunci di atas US$75,65 lalu US$84,33, QNT punya jalur paling kredibel untuk memimpin rotasi RWA di awal April,” jelasnya.

    Pasar masih lemah, tapi peluang tetap ada

    Meskipun ketiga token ini menunjukkan sinyal positif, kondisi pasar secara keseluruhan masih belum stabil. Oleh karena itu, pergerakan harga tetap perlu dikonfirmasi oleh peningkatan volume dan sentimen pasar yang lebih luas.

    Namun, kombinasi antara adopsi aset dunia nyata, dukungan institusional, serta aktivitas whale menjadikan XLM, ZBCN, dan QNT sebagai aset yang patut diperhatikan di bulan April.

    Baca juga: Rekor Baru! Dana Tokenisasi Tembus $17 Miliar, RWA Jadi Perhatian


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana di Titik Nadir: Sanggupkah Bertahan di Atas $80?

    Solana (SOL) kembali berada di titik krusial setelah mengalami koreksi sekitar 11% usai gagal menembus level $93.

    Dilaporkan Cointelegraph, dalam beberapa hari terakhir, harga terus menguji area support $80, memicu kekhawatiran apakah level ini mampu bertahan atau justru akan ditembus menuju $75.

    Penurunan aktivitas DEX tekan sentimen pasar

    Salah satu faktor utama tekanan terhadap SOL adalah turunnya aktivitas di decentralized exchange (DEX). Volume DEX Solana tercatat turun ke $55,5 miliar, level terendah sejak September 2024.

    Dampaknya, pendapatan jaringan (network fees) juga ikut melemah, turun 42% dari $30 juta pada Januari menjadi sekitar $18,5 juta di Maret. Penurunan ini menunjukkan berkurangnya aktivitas trading di ekosistem Solana, yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan jaringan.

    Selain itu, dominasi Solana mulai tergerus oleh Ethereum, terutama setelah ekosistem layer-2 seperti Arbitrum, Base, dan Optimism semakin berkembang dan meningkatkan pangsa pasar Ethereum di sektor DEX.

    Tim Research Tokocrypto menilai setup onchain yang campuran tapi lebih condong rapuh: demand trading dan fee melemah jelas, namun monetisasi aplikasi inti masih bertahan lebih kuat dari narasi bearish murni.

    “Selama volume DEX belum pulih, SOL tetap rawan tes ulang area bawah, tetapi kualitas revenue DApps membuat skenario jatuh lurus ke US$75 tidak sebersih headline panik yang beredar,” jelasnya.

    Baca juga: Solana di Ambang April: Bertahan di $80 atau Terjun ke $67?

    Fundamental masih kuat, jadi penahan penurunan

    Meski tekanan terlihat dari sisi volume, Solana masih menunjukkan kekuatan dari sisi fundamental. Dalam 30 hari terakhir, Solana bahkan menghasilkan lebih banyak network fees dibanding Ethereum, meskipun total value locked (TVL) masih tertinggal jauh.

    Lebih penting lagi, Solana memimpin dalam jumlah DApps dengan pendapatan tinggi. Tercatat ada 13 DApps di jaringan Solana yang menghasilkan lebih dari $1 juta dalam 30 hari terakhir, lebih banyak dibandingkan Ethereum yang memiliki 11 DApps.

    Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem Solana masih aktif dan menarik bagi developer, sehingga memberikan dukungan terhadap harga di tengah tekanan jangka pendek.

    Level $80 jadi penentu arah selanjutnya

    Saat ini, level $80 menjadi batas penting bagi pergerakan SOL. Jika level ini bertahan, maka ada peluang bagi harga untuk stabil dan mencoba rebound.

    Namun, jika support ini ditembus, potensi penurunan ke area $75 semakin terbuka. Meski demikian, kekuatan fundamental dari ekosistem Solana menunjukkan bahwa tekanan harga tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi jaringan secara keseluruhan.

    Untuk saat ini, pasar berada dalam fase menunggu. Apakah penurunan volume akan berlanjut, atau justru fundamental kuat Solana mampu menahan tekanan dan menjaga harga tetap stabil.

    Baca Juga: ETF Solana Tetap Diburu Saat Harga Lesu, Dari Mana Permintaannya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aster Pangkas Suplai 97%: Strategi Baru Lawan Inflasi Token

    Aster mengambil langkah drastis dalam mengubah struktur tokenomics dengan memangkas emisi token hingga sekitar 97%.

    Keputusan ini diambil dengan menghentikan skema monthly ecosystem unlock yang sebelumnya mencapai 78,4 juta ASTER per bulan, dan menggantinya dengan model distribusi baru berbasis staking-only rewards.

    Langkah ini langsung menjadi perhatian pasar karena berpotensi menciptakan tekanan suplai yang jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

    Baca Juga: Aster vs Hyperliquid: Perbandingan Platform Perpetual DEX

    Emisi Turun Drastis

    Dalam struktur baru, distribusi token ASTER kini dibatasi hanya sekitar 450.000 ASTER per epoch mingguan.

    Menurut laporan Cryptobriefing, jika dihitung dalam skala bulanan, angka ini berkisar antara 1,8 juta hingga 2,25 juta ASTER.

    Bandingkan dengan model lama yang mencapai puluhan juta token per bulan, perubahan ini jelas sangat signifikan.

    Penurunan emisi sebesar ini mengindikasikan tekanan jual dari token unlock berkurang drastis, inflasi token menurun tajam, sehingga potensi kelangkaan meningkat

    Dalam bahasa sederhana, Aster mencoba menciptakan supply shock melalui kebijakan tokenomics yang lebih ketat.

    Peralihan ke Staking-Only Rewards

    Model baru ini juga menandai perubahan arah insentif dalam ekosistem Aster.

    Alih-alih mendistribusikan token secara luas melalui unlock rutin, proyek kini hanya memberikan reward kepada pengguna yang aktif melakukan staking.

    Pendekatan ini memiliki beberapa tujuan, seperti mendorong partisipasi jangka panjang, mengurangi spekulasi jangka pendek, dan menjaga stabilitas harga.

    Namun, model ini juga membawa tantangan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara partisipasi pengguna dan likuiditas pasar.

    Dampak ke Dinamika Pasar

    Pemangkasan emisi biasanya dianggap sebagai sinyal bullish karena mengurangi tekanan suplai. Dalam kasus Aster, dampaknya bisa cukup signifikan mengingat skala pemotongan yang mencapai 97%.

    Beberapa efek yang mungkin terjadi akibat perubahan tokenomics ini utamanya pada harga yang berpotensi menguat akibat berkurangnya suplai baru.

    Pasalnya, volatilitas menurun jika tekanan jual berkurang dan minat staking meningkat karena menjadi satu-satunya sumber reward

    Namun, penting untuk dicatat bahwa pengurangan suplai saja tidak cukup untuk menjamin kenaikan harga.

    Perspektif Industri: Bullish Tapi Perlu Validasi

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah ini jelas memberikan dampak positif dari sisi suplai, namun tetap membutuhkan validasi dari sisi permintaan.

    “Ini perubahan tokenomics yang jelas bullish ke sisi suplai karena tekanan inflasi bulanan dipotong brutal tanpa perlu narasi muluk-muluk. Tapi pasar tetap akan menilai apakah staking-only rewards cukup buat menjaga partisipasi dan likuiditas ASTER, karena supply shock yang sehat tidak otomatis berarti demand ikut muncul,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

    Secara tidak langsung, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada respons pasar.

    Tantangan: Likuiditas dan Partisipasi

    Salah satu risiko utama dari model staking-only adalah potensi penurunan likuiditas di pasar.

    Jika terlalu banyak token terkunci dalam staking, maka volume perdagangan bisa menurun, spread harga bisa melebar, dan akses keluar-masuk posisi menjadi lebih sulit.

    Selain itu, proyek juga harus memastikan bahwa reward staking cukup menarik untuk menjaga partisipasi pengguna.

    Jika tidak, ekosistem bisa mengalami penurunan aktivitas meskipun suplai berkurang.

    Supply Shock vs Demand Reality

    Konsep supply shock memang menarik secara teori, namun dalam praktiknya tetap harus diimbangi dengan pertumbuhan demand.

    Beberapa faktor yang akan menentukan keberhasilan strategi ini antara lain adalah adopsi proyek secara keseluruhan; penggunaan token dalam ekosistem; dan kepercayaan komunitas.

    Tanpa faktor-faktor tersebut, pengurangan suplai bisa jadi hanya memberikan dampak sementara.

    Baca Juga: ASTER di $0,70, Aster Umumkan 0% Maker Fee untuk Semua Market

    Langkah Aster memangkas emisi token hingga 97% menjadi salah satu perubahan tokenomics paling agresif dalam waktu terakhir.

    Dengan beralih ke model staking-only rewards, proyek ini berusaha menciptakan ekosistem yang lebih stabil dan berorientasi jangka panjang.

    Namun, seperti yang diingatkan pelaku industri, keberhasilan strategi ini tidak hanya ditentukan oleh pengurangan suplai, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan permintaan yang berkelanjutan.

    Ke depan, pasar akan memantau apakah kombinasi antara supply shock dan mekanisme staking ini mampu benar-benar meningkatkan nilai dan utilitas ASTER secara nyata.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 31 Maret 2026: Pergerakan Relatif Terbatas

    Pasar kripto hsri ini, Selasa (31/3) memasuki akhir Maret dengan pergerakan yang relatif terbatas, mencerminkan fase konsolidasi setelah periode volatilitas sebelumnya.

    Sepanjang bulan Maret, Bitcoin hanya mencatat kenaikan tipis sekitar 0,19%, sementara arus keluar dari ETF terus berlanjut di pekan terakhir. Di sisi lain, rasio kepemilikan oleh whale meningkat tajam, yang sering diartikan sebagai sinyal potensi aksi jual besar atau reposisi menjelang pergerakan pasar berikutnya.

    Meski demikian, beberapa altcoin justru menunjukkan performa yang cukup menarik. Token D naik 23% ke level Rp122,69, diikuti G yang menguat 22% ke Rp71,37. Sementara itu, GOAT juga mencatat kenaikan 15% dan diperdagangkan di kisaran Rp310,21. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Awal Bulan Maret

    • D melesat tajam 23% dan kini berada di level Rp122,69.
    • G menguat signifikan sebesar 22% ke posisi harga Rp71,37.
    • GOAT naik 15% dan saat ini diperdagangkan di angka Rp310,21.

    Prediksi Bitcoin April 2026: Ekspektasi Pasar Terkini

    • Maret stagnan, kenaikan BTC hanya tipis +0,19%.
    • Tren arus keluar ETF berlanjut di minggu terakhir Maret.
    • Rasio paus melonjak, indikasi aksi jual agresif jelang April.

    Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

    3 Altcoin Pantauan pekan pertama April 2026

    • DOGE ($0,09315) uji saluran bawah imbas penambangan Qubic.
    • CELO dekati dasar harga jelang Jovian Hardfork hari ini.
    • SUI hadapi unlock token 42,94 juta pada 1 April.

    Bitcoin Greed Terendah, Dekati 60 Hari Fase Fear

    • Indeks Greed capai angka 8, 59 hari Extreme Fear.
    • Tekanan makro 2026 picu penurunan pasar tanpa faktor tunggal.
    • Holder jangka panjang akumulasi BTC ke dompet pribadi.

    Baca juga: Riset Kripto 23-27 Mar 2026: Bitcoin Lesu, Krisis Minyak Global Ancam RI


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solusi Investasi Emas yang Fleksibel dan Modern

    Di tengah perkembangan pesat industri kripto dan kebutuhan investor akan aset lindung nilai, tokenized gold atau emas yang ditokenisasi muncul sebagai solusi inovatif yang menggabungkan kestabilan emas dengan fleksibilitas teknologi blockchain.

    Tokenized gold merupakan representasi digital dari emas fisik yang disimpan di brankas oleh kustodian terpercaya. Umumnya, satu token mewakili satu ons emas atau jumlah tertentu dari emas asli, sehingga nilainya tetap mengikuti harga emas di pasar global.

    Konsep ini menjadi bagian dari tren Real World Assets (RWA), di mana aset dunia nyata diubah menjadi bentuk digital agar lebih mudah diakses dan diperdagangkan.

    Akses Lebih Mudah dan Fleksibel

    Berbeda dengan emas fisik yang membutuhkan biaya besar dan penyimpanan khusus, tokenized gold memungkinkan investor memiliki emas dalam jumlah kecil (fractional ownership). Hal ini membuka akses investasi emas bagi lebih banyak kalangan, bahkan hanya dengan modal kecil.

    Selain itu, token ini dapat diperdagangkan 24 jam sehari di platform kripto, berbeda dengan pasar emas tradisional yang terbatas pada jam operasional tertentu. Proses transaksi pun menjadi lebih cepat dan efisien.

    Cara Kerja Tokenized Gold

    Secara umum, proses tokenisasi emas melibatkan tiga tahap utama, yaitu penyimpanan emas fisik oleh penerbit, pembuatan token digital melalui smart contract, serta audit berkala untuk memastikan jumlah token sesuai dengan cadangan emas yang dimiliki.

    Investor yang memiliki token juga dapat memperdagangkannya di bursa kripto atau, dalam beberapa kasus, menukarkannya kembali dengan emas fisik sesuai ketentuan yang berlaku.

    Transparansi dan Integrasi DeFi

    Keunggulan lain dari tokenized gold adalah transparansi melalui teknologi blockchain. Catatan kepemilikan tersimpan secara permanen dan dapat diverifikasi, terutama jika didukung oleh sistem proof of reserve.

    Tidak hanya itu, aset ini juga dapat dimanfaatkan dalam ekosistem decentralized finance (DeFi), seperti dijadikan jaminan pinjaman atau sumber likuiditas, sehingga memberikan nilai tambah dibandingkan emas fisik yang cenderung pasif.

    Contoh Produk dan Perkembangan Pasar

    Beberapa contoh tokenized gold yang populer di pasar adalah Tether Gold (XAUT) dan Paxos Gold (PAXG), yang masing-masing didukung oleh emas fisik yang disimpan di brankas di Swiss dan London.

    Seiring meningkatnya minat terhadap aset digital, tokenized gold diperkirakan akan terus berkembang sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan ekosistem kripto.

    Risiko yang Perlu Diperhatikan

    Meski menawarkan berbagai keunggulan, tokenized gold juga memiliki risiko, terutama terkait kepercayaan terhadap pihak kustodian yang menyimpan emas. Jika terjadi masalah pada penerbit, nilai token bisa terdampak.

    Selain itu, regulasi terkait aset digital masih terus berkembang di berbagai negara, sehingga dapat memengaruhi perdagangan dan penggunaan tokenized gold di masa depan.

    Likuiditas yang masih lebih rendah dibandingkan pasar emas global serta potensi biaya transaksi juga menjadi pertimbangan bagi investor.

    Penutup

    Tokenized gold menjadi salah satu inovasi penting dalam transformasi keuangan digital. Dengan menggabungkan keamanan emas dan kemudahan teknologi blockchain, instrumen ini menawarkan alternatif investasi yang lebih modern, fleksibel, dan inklusif di era digital.

    Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 30 Maret 2026: Cenderung Stabil, Ada Kenaikan?

    Pasar kripto di awal pekan ini, Senin (30/3) cenderung bergerak stabil di tengah ketidakpastian geopolitik. Bitcoin bertahan di kisaran $66.000–$66.500 setelah munculnya isu potensi serangan darat dari Iran. Meski sentimen sempat memanas, pasar memilih wait and see sambil menunggu pembukaan pasar tradisional dan perkembangan lanjutan dari jalur diplomasi. Kondisi ini membuat pergerakan harga relatif terbatas, dengan volatilitas yang masih bisa meningkat sewaktu-waktu.

    Di tengah kondisi tersebut, sejumlah altcoin justru mencatatkan kinerja positif. NOM memimpin dengan kenaikan 31% ke level Rp67,86. Ontology (ONT) turut menguat 21% ke Rp1.276,81, sementara STO naik 15% dan diperdagangkan di sekitar Rp2.504,08. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Awal Pekan Ini

    • NOM melesat tajam 31% dan kini berada di level Rp67,86.
    • ONT menguat signifikan sebesar 21% ke posisi harga Rp1.276,81.
    • STO naik 15% dan saat ini diperdagangkan di angka Rp2.504,08.

    Bitcoin Bertahan di $66.000 Imbas Isu Konflik Iran

    • Bitcoin $66.500 saat isu serangan darat Iran mencuat.
    • Bitcoin stabil menanti pembukaan pasar tradisional.
    • Fokus diplomasi berlanjut meski ada laporan potensi serangan.

    Absen aplikasi + Undang Teman Dapet Hadiah Rp60 Juta!

    Michael Saylor Jeda Beli Bitcoin Setelah Rutin Selama 13 Minggu

    • Absen unggah “Orange Dot” pertama kalinya dalam 13 minggu.
    • Fokus beralih ke saham STRC, bukan sinyal beli BTC baru.
    • Laporan 8-K Senin akan ungkap status pembelian perusahaan.

    YoungHoon Kim Rilis 5 Prediksi Kripto, Fokus pada XRP

    • Klaim “Putra XRP“, ramal harga tembus $100.
    • Prediksi altseason dan sebut Bitcoin sebagai meme coin.
    • Kredibilitas IQ 276 miliknya masih diperdebatkan para ahli.

    Baca juga: Riset Kripto 23-27 Mar 2026: Bitcoin Lesu, Krisis Minyak Global Ancam RI


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Lesu, Krisis Minyak Global Ancam RI

    Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.

    Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.

    Fokus Utama

    1. Makroekonomi Global
      • Donald Trump secara resmi mengirim proposal damai sebanyak 15 poin kepada Iran. Tetapi, Iran menolak dan menyatakan tidak akan bernegosiasi dengan pihak yang melanggar perjanjian.
      • Lebih dari 10 negara, termasuk FIlipina, Australia, dan India, mengalami kekurangan bahan bakar karena perang Iran dan US-Israel  mengganggu pasokan global.
      • Presiden Trump menjadwalkan ulang pertemuannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada tanggal 14-15 Mei yang telah lama ditunggu-tunggu.
    2. Makroekonomi Nasional
      • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya usulan efisiensi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun.
      • Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyatakan perjanjian dagang dengan Amerika Serikat tidak bisa ditawar, termasuk penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen dan pemberian tarif nol persen bagi 1.819 komoditas strategis Indonesia seperti kopi serta minyak sawit. 
      • Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mulai melambat, dengan laju 9,37 persen pada Februari 2026, turun dari 9,96 persen pada Januari.
    3. Performa Pasar Kripto
      • Market Cap & Volume mencatatkan kenaikan tipis ke angka $2.43 Triliun (+0.06%), sementara CoinMarketCap 100 Index sedikit melemah ke level $140.08 (-0.05%). Indikator Fear & Greed merangkak naik ke angka 36, menandakan kepanikan pasar mulai mereda meskipun masih tertahan di zona ‘Fear’ (Ketakutan).
      • Sementara itu, CMC Altcoin Season Index melesat naik ke skor 50/100. Angka netral ini menegaskan bahwa dominasi ‘Bitcoin Season’ mulai memudar dan pasar sedang berada di fase transisi keseimbangan. Di tengah fase konsolidasi ini, likuiditas tidak lagi hanya terpusat secara absolut pada aset-aset berkapitalisasi besar (Big Cap), melainkan sudah terlihat adanya rotasi modal yang jauh lebih merata dan agresif menuju berbagai aset altcoin.
      • Sektor DAO Maker (+89.29%) dan Bittensor Subnets (+58.28%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke narasi launchpad dan teknologi kecerdasan buatan (AI). Token SN4 mencatat kenaikan tertinggi sebesar (+84.88%), disusul oleh lonjakan pada SN3 (+70.69%) dan BANANAS31 (+41.91%).
    4. Aksi Pasar & Proyeksi Mingguan
      • Harga Bitcoin kembali sideways setelah gagal mempertahankan breakoutnya dari 72K.
      • Definitive (EDGE) → Risiko distribusi suplai sangat ekstrem (~50.2%).
      • Multi Exchange Reserve ➜ Cadangan bursa anjlok ekstrem ~77.000 BTC

    📌 Kesimpulan: Fokuskan portofolio pada sektor DAO Maker dan AI (Bittensor) yang sedang memimpin tren profit. Hindari token berisiko dump akibat unlock masif seperti EDGE (~50.2%) dan GUNZ (~25%). Sebaliknya, manfaatkan konsolidasi pasar untuk cicil beli (DCA) aset fundamental beremisi rendah seperti SUI dan OP. Dengan sentimen pasar yang mulai naik ke level ‘Fear’ (36) dan mulai bertransisi menuju Altcoin Season (50), tetap utamakan manajemen risiko: amankan profit secara berkala (scalping) dan pastikan cadangan uang tunai (cash) kalian aman.

    Makroekonomi Global

    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
    • Federal Reserve menambah US$8,07 miliar likuiditas ke sistem keuangan pada 25 Maret 2026 melalui operasi pembelian Treasury Bills. 
    • Donald Trump secara resmi mengirim proposal damai sebanyak 15 poin kepada Iran. Tetapi, Iran menolak dan menyatakan tidak akan bernegosiasi dengan pihak yang melanggar perjanjian.
    • Presiden Trump menjadwalkan ulang pertemuannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada tanggal 14-15 Mei yang telah lama ditunggu-tunggu.
    • Lebih dari 10 negara, termasuk FIlipina, Australia, dan India, mengalami kekurangan bahan bakar karena perang Iran dan US-Israel  mengganggu pasokan global.
    • Impor minyak mentah AS dari Venezuela mencapai ke tingkat tertinggi sejak 2019.

    Makroekonomi Nasional

    Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Bloomberg.
    Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Bloomberg.
    • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya usulan efisiensi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun.
    • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah belum berencana melakukan pembatasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi meski harga minyak dunia bergejolak di tengah konflik geopolitik.
    • Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyatakan perjanjian dagang dengan Amerika Serikat tidak bisa ditawar, termasuk penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen dan pemberian tarif nol persen bagi 1.819 komoditas strategis Indonesia seperti kopi serta minyak sawit. 
    • Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan mulai melambat, dengan laju 9,37 persen pada Februari 2026, turun dari 9,96 persen pada Januari.
    • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memproyeksikan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,5 persen tercapai pada kuartal I 2026. Hal itu ditopang oleh peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

    Kalender Makroekonomi

    Mar 24, 2026 U.S. Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) U.S. Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI)
    Actual: 52.4 
    Forecast: 51.5 
    Previous: 51.6
    → Indeks manufaktur AS (PMI) naik ke level 52,4, menunjukkan ekspansi sektor pabrik yang lebih kuat dari perkiraan pasar.

    Data ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto karena ekonomi yang terlalu tangguh memberi alasan bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (Higher for Longer), yang memperkuat Dolar AS dan menekan aset berisiko.

    Sebaliknya, jika angka ini rilis di bawah 50,0 (zona kontraksi), pasar akan melihatnya sebagai tanda pelambatan ekonomi yang bisa memicu pemangkasan suku bunga lebih cepat (Bullish).

    Mar 26, 2026 U.S. Initial Jobless Claims U.S. Initial Jobless Claims
    Actual: – (Akan dirilis malam ini, 26 Mar 2026)
    Forecast: 211.00K
    Previous: 205.00K
    → Klaim pengangguran mingguan AS diprediksi naik ke 211.000, menunjukkan sedikit pelonggaran di pasar tenaga kerja.

    Data ini menjadi sentimen Bullish bagi kripto jika angka Actual nanti dirilis lebih tinggi dari perkiraan (misal >215K), karena memperkuat alasan bagi The Fed untuk segera memangkas suku bunga.

    Sebaliknya, jika angka rilis di bawah 205K (Bearish), hal ini membuktikan pasar tenaga kerja masih terlalu kuat, sehingga memicu penguatan Dolar AS yang menekan harga aset berisiko.

    Mar 27, 2026 (Mar) U.S. Michigan 1-Year Inflation Expectations U.S. Michigan 1-Year Inflation Expectations
    Actual: – (Akan dirilis 27 Mar 2026)
    Forecast: –
    Previous: 3.4%
    → Ekspektasi inflasi satu tahun dari University of Michigan mencerminkan pandangan konsumen terhadap laju kenaikan harga di masa depan.

    Data ini menjadi sentimen Bullish bagi kripto jika angka Actual besok dirilis di bawah 3,4%, karena menunjukkan ekspektasi inflasi masyarakat mulai mendingin dan memberi ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter.

    Sebaliknya, jika angka tetap tinggi atau naik di atas 3,4% (Bearish), hal ini menandakan ketakutan akan inflasi masih kuat, sehingga memicu penguatan Dolar AS yang menekan harga aset berisiko.

    Kesimpulan Ekspansi sektor manufaktur yang kuat (52,4) memberikan tekanan Bearish karena ekonomi AS terbukti masih terlalu tangguh bagi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

    Saat ini pasar berada dalam posisi menunggu rilis klaim pengangguran malam ini dan ekspektasi inflasi besok sebagai penentu arah; jika kedua data tersebut menunjukkan pelemahan, barulah aset berisiko seperti kripto memiliki celah untuk kembali menguat.

    Perkembangan Regulasi Kripto

    • Delaware, negara bagian di Amerika Serikat, mengajukan paket regulasi yang memperkenalkan kerangka lisensi stablecoin dan aturan aset digital untuk bank serta perusahaan dalam mempermudah institusi mengelola aset digital secara legal.
    • CFTC membentuk Innovation Task Force untuk menyusun kerangka aturan yang lebih jelas bagi produk kripto, blockchain, AI, prediction market, dan event contracts di pasar derivatif AS. Unit ini berkoordinasi dengan SEC dan Innovation Advisory Committee agar batas yurisdiksi antar regulator menjadi lebih tegas.
    • Dua senator AS memperkenalkan Prediction Markets Are Gambling Act untuk melarang kontrak prediksi olahraga dan kasino di platform yang terdaftar di CFTC seperti Kalshi dan Polymarket.
    • Binance mengeluarkan regulasi baru yang mewajibkan proyek untuk mengungkap identitas market maker, badan hukum, dan syarat kontrak mereka, sambil melarang skema profit-sharing serta guaranteed return
    • Pemerintah Inggris memberlakukan moratorium donasi kripto ke partai politik. Larangan ini berlaku untuk donasi dalam jumlah berapa pun, memberi tenggat 30 hari untuk mengembalikan donasi kripto setelah legislasi disahkan, dan akan diikuti sanksi pidana bila dilanggar.

    Adopsi Kripto oleh Institusi

    Ilustrasi ETF Ethereum.
    Ilustrasi ETF Ethereum.
    • Hostplus, salah satu dana pensiun terbesar di Australia dengan aset lebih dari $150 miliar, sedang mempertimbangkan untuk menambahkan eksposur Bitcoin dan aset digital lain lewat opsi self-directed Choiceplus.
    • Bursa Saham New York (NYSE) bekerja sama dengan Securitize, platform tokenisasi yang didukung oleh BlackRock, untuk mengembangkan platform sekuritas tertokenisasi 24/7.
    • Franklin Templeton meluncurkan ETF tokenized yang bisa diperdagangkan 24/7  melalui Benji Technology Platform, serta integrasi penggunaan tokenized fund shares sebagai collateral institusional di Binance.
    • Bank Montreal Kanada memperkenalkan tokenized cash dan tokenized deposit bersama CME Group dan Google Cloud untuk institusional secara 24/7 yang direncanakan pada paruh kedua 2026 menunggu persetujuan regulator.
    • Bitpanda meluncurkan Vision Chain, jaringan blockchain baru untuk membantu bank Eropa menerbitkan aset tokenized di bawah kerangka regulasi seperti MiCA dan MiFID II. Dengan memakai stablecoin euro untuk biaya transaksi dan infrastruktur Optimism agar settlement dan scaling tetap efisien.

    Performa Pasar Kripto Mingguan

    Memasuki minggu terakhir, pasar kripto memperlihatkan perputaran arus modal (capital flow) yang berfokus pada inovasi teknologi masa depan dan platform inkubasi proyek baru. Jika sebelumnya pasar dibanjiri oleh tren permainan digital (GameFi), kali ini likuiditas terpantau mengalir deras ke sektor Kecerdasan Buatan (AI) serta platform Launchpad (pendanaan awal).

    📈 Highlights:

    • Dominasi Platform Peluncuran & Ekosistem AI 🤖🚀 Sektor DAO Maker melesat di posisi puncak dengan lonjakan sebesar +89.29%, menyusul kuat di belakangnya, narasi AI mendominasi aliran dana melalui sektor Bittensor Subnets (+58.28%), AI Agents (+37.74%), Robotics (+24.95%), dan Generative AI (+23.25%).
    • Spekulasi Meme & Utilitas Jaringan 🐶⛓️ Meskipun fokus bergeser ke AI, selera risiko (risk appetite) untuk aset spekulatif masih terjaga dengan baik, terlihat dari Four.Meme Ecosystem yang mencetak pertumbuhan +47.56%. Di sisi infrastruktur, pembaruan teknologi dan ekosistem spesifik juga terus memancing likuiditas; Binance Wallet IDO naik +35.58% dan standar token baru Solana Token-2022 tumbuh +28.23%.
    • Top Gainers (Pertumbuhan Agresif Terpusat) 📈 Di level aset individu, SN4 memimpin klasemen dengan kenaikan sangat agresif sebesar +84.88%, diikuti oleh “saudaranya” SN3 yang meroket +70.69%. Token BANANAS31 menempati posisi ketiga dengan kenaikan +41.91%, disusul oleh ZANO (+36.28%) dan KITE (+34.49%). Pertumbuhan harga yang terpusat pada beberapa token spesifik ini menunjukkan adanya aksi beli (akumulasi) yang sangat meyakinkan pada koin-koin berkapitalisasi menengah tersebut di tengah rotasi narasi pasar.

    Pergerakan Harga Bitcoin

    Daily Chart Bitcoin – TradingView

    Pertama-tama, tim research mengucapkan Minal Aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin apabila ada banyak kesalahan pada analisis. Semoga kita semua jadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

    Pada 2 minggu sebelumnya, apabila harga gagal dari mempertahankan resistance become support maka akan kembali menjadi Sideways. Hal tersebut terjadi hingga saat ini karena Trump tantrum dengan Iran. Lalu, selanjutnya kemana?

    Pada timeframe daily, harga menunjukkan masih dalam fase sideways yang tidak menentu akan ke mana, tidak seperti biasanya, tim research kali ini harus memakai Ichimoku untuk menentukan trendnya lebih jelas yang dapat diketahui masih downtren sangat kuat dengan resistance 72K nya di dalam Fibonacci 0.236. Hal ini menunjukkan tidak adanya penentuan akan sebullish apa harga Bitcoin sebelum adanya katalis yang kuat. RSI menunjukkan masih berada di bawah garis MA-nya, sehingga sewaktu-waktu harga bisa semakin melemah hingga Fibonacci Retracement 0.618 (66,154) – 0.786 (63,447).

    Pada timeframe weekly, secara garis besar harga mulai menunjukkan bounce back di atas garis MA 200 (warna hijau) yang didorong MA 7 (warna merah) dengan dukungan angka RSI di atas garis MA nya meski di bawah 50, hal ini bisa mendorong kuat Bitcoin secara bullish meski tetap membutuhkan katalis yang kuat seperti yang disinggung pada penjelasan timeframe daily. Artinya, Bitcoin secara jangka pendek masih sideways, tetapi secara jangka panjang ada peluang bullish.

    Daily:

    • Harga Bitcoin pada timeframe daily kembali sideways dari breakout sebelumnya

    Weekly:

    • Harga Bitcoin pada timeframe weekly bounce back di atas garis MA 200 (warna hijau) yang didorong MA 7 yang ada indikasi bullish.

    🔭 Short-Term Projection:

    Bullish Case:

    • Bitcoin dapat dikatakan Bullish apabila berhasil menembus Resistance angka 72K nya.

    ⚠️ Bearish Case:Bitcoin kembali Sideways dalam keadaan yang tidak menentu arahnya dan dapat diprediksi kembali menurun hingga liquidity bawahnya pada Fibonacci Retracement 0.618 (66,154) – 0.786 (63,447).

    Analisis Data On-Chain Bitcoin

    Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week

    Bitcoin saat ini berada dalam fase sideways setelah pergerakan volatilitas harga sebelumnya. Likuiditas memperlihatkan dengan jelas ke mana arah “magnet” harga selanjutnya yang sedang diincar oleh pasar:

    • Tembok Resistance ($72.000): Terlihat garis kuning yang sangat terang menumpuk tepat di level $72.000. Ini adalah kumpulan likuiditas posisi Short yang sangat tebal dan bertindak sebagai “magnet” utama terdekat untuk menarik harga kembali naik ke atas.
    • Support Bawah ($68.000 – $70.000): Di sisi bawah, bantalan likuiditas terlihat menebal di kisaran $68.000 hingga $70.000. Level $68.000 kini berfungsi sebagai lantai pijakan (support) yang krusial untuk menahan harga agar tidak jatuh lebih dalam jika tekanan jual kembali datang.

    🔍 Insight:Pasar cenderung mengejar kumpulan likuiditas yang paling tebal dan terdekat; dengan adanya ‘magnet’ kuning terang di $72.000, Bitcoin memiliki dorongan kuat untuk menguji resistance tersebut, selama bantalan pelindung di area $68.000-$70.000 tetap solid menjaga momentum bawah.

    Bitcoin: Cost Basis Comparison (Realized Price)

    Data on-chain terkait Cost-basis (rata-rata harga modal beli) menunjukkan gambaran psikologis yang sangat jelas mengenai posisi para pemegang modal besar di pasar saat ini:

    • Fondasi Kuat Pemain Lama: Harga Bitcoin masih kokoh di atas modal rata-rata Long-term Whales, Miner Whales, dan deposit pengguna Binance. Posisi mereka yang masih profit membuat kelompok ini enggan menjual dan menjaga kestabilan pasar.
    • Tekanan pada “Paus” Baru (New Whales): Di sisi lain, harga Bitcoin saat ini masih tertahan di bawah realized price (harga modal rata-rata) kelompok New Whales yang berada di level $83.365. Kondisi ini menempatkan para investor besar yang baru masuk ke pasar dalam posisi rugi tertahan (underwater), membuat psikologi kelompok ini berada di bawah tekanan.

    🔍 Insight: Fondasi pasar dijaga kuat oleh holder lama yang masih profit, namun Bitcoin butuh momentum menembus $83.365 agar whale baru lepas dari tekanan rugi dan kembali percaya diri mendorong harga naik.

    BTC: Multi Exchange Reserves

    Tren penarikan Bitcoin secara massal dari bursa kripto utama terpantau kembali terjadi dengan sangat agresif.

    • Penyusutan Cadangan Masif: Cadangan BTC di bursa besar seperti Bitfinex, Binance, dan Gemini anjlok total sekitar 77.000 BTC baru-baru ini. Penurunan ekstrem ini tercatat lebih besar dibandingkan pola historis serupa sebelum BTC reli tajam dari $84.000 ke $118.000 pada tahun 2025 lalu.
    • Suplai Jual Menipis: Merosotnya likuiditas lintas bursa (cross-exchange reserve) ini menegaskan bahwa mayoritas investor menarik asetnya untuk disimpan pribadi (hoarding). Akibatnya, jumlah koin yang siap dijual atau di-dump ke pasar menjadi semakin langka.

    🔍 Insight:Terkurasnya puluhan ribu BTC dari bursa memperkuat potensi kelangkaan pasokan (supply shock); pasokan jual yang menipis tajam ini adalah fondasi yang sangat kuat untuk memicu lonjakan harga ke atas ketika arus permintaan beli kembali masuk.

    Bitcoin: Coinbase Premium Index

    Data on-chain menunjukkan kekuatan beli dari kalangan institusi saat ini memperlihatkan ketidakseimbangan yang sangat mencolok

    • Dominasi Tunggal Kas Perusahaan (Treasury): Aksi borong Bitcoin oleh perusahaan publik kini dikuasai mutlak oleh satu raksasa (“Strategy”) yang menyapu bersih sekitar 45.000 BTC sebulan terakhir. Di sisi lain, daya beli perusahaan lain justru terjun bebas 99% ke angka ~1.000 BTC saja, menjadikan satu pemain ini penguasa atas 76% total BTC di kategori treasury.
    • Sinyal Lesu dari Coinbase Premium: Kondisi berat sebelah ini tercermin jelas pada grafik Coinbase Premium Index yang masih labil dan terperosok di zona negatif (-0.03). Bar berwarna merah pada indeks ini menjadi bukti bahwa arus modal dari mayoritas investor dan institusi Amerika Serikat masih tertahan dan belum ikut meramaikan pasar.

    🔍 Insight: 

    • Pergerakan harga saat ini cukup rentan karena hanya ditopang oleh daya beli satu entitas raksasa saja; untuk menciptakan tren kenaikan yang jauh lebih kuat dan sehat, Bitcoin sangat butuh aliran dana segar dari institusi AS lainnya agar indeks Coinbase Premium kembali menghijau.

    Altcoin Update

    Perkembangan Proyek Altcoin

    Ethereum Foundation meluncurkan situs Post-Quantum Ethereum yang merangkum roadmap, spesifikasi, riset, dan EIP untuk transisi keamanan pasca-kuantum, dengan target upgrade protokol layer-1 utama bisa selesai pada 2029. Lebih dari 10 tim client juga disebut sudah aktif membangun devnet pasca-kuantum tiap pekan melalui proses interop rutin.

    Mantle menjadwalkan upgrade Arsia v1.5.3 di Sepolia pada 25 Maret untuk membawa new fee model dan menyatukan beberapa fork OP Stack ke satu aktivasi yang lebih bersih. Karena ini terjadi di testnet Sepolia, dampaknya lebih terasa di sisi kesiapan developer, node operator, dan kualitas infrastruktur daripada perubahan langsung pada utilitas token di mainnet.

    Solana Foundation meluncurkan Solana Developer Platform (SDP), toolkit yang memudahkan institusi membangun aplikasi keuangan di Solana tanpa perlu keahlian infrastruktur kripto mendalam, dengan pengguna awal termasuk Mastercard, Western Union, dan Worldpay. Platform ini menggabungkan lebih dari 20 penyedia infrastruktur, mendukung pembuatan stablecoin, tokenized deposits, RWA, serta alur pembayaran fiat dan stablecoin, dengan modul trading menyusul akhir 2026.

    SOON mengumumkan soonBase L3 resmi dihentikan pada 26 Maret. Di saat yang sama, tim menegaskan perubahan ini adalah pergeseran fokus menuju pengembangan AI Capital Market, sementara SOON Mainnet dan svmBNB tetap berjalan normal tanpa terdampak shutdown tersebut.

    Ripple memanfaatkan Monetary Authority of Singapore untuk menguji penggunaan RLUSD dalam trade finance lintas negara bersama Unloq. Hal ini dirancang agar pembayaran perdagangan bisa dilepas otomatis ketika kondisi seperti verifikasi pengiriman terpenuhi, sehingga proses yang biasanya manual dan lambat bisa dipindahkan ke settlement berbasis XRP Ledger.

    Analisis On Chain Altcoin

    Data on-chain menunjukkan rasio staking ETH naik ke rekor tertinggi sekitar 31,4% dengan sekitar 38,31 juta ETH terkunci, sementara suplai ETH di Binance turun ke level terendah sejak 2020 dan suplai di seluruh bursa menyentuh titik terendah sejak 2016. Pergeseran ini menunjukkan makin banyak pasokan ETH keluar dari pasar likuid dan berpindah ke mode hold jangka panjang serta staking.

    HYPE masih naik lebih dari 60% sepanjang tahun. Data on-chain pasar derivatif menunjukkan posisi short justru menumpuk besar dengan potensi short liquidation hampir US$29 juta melawan sekitar US$22 juta long, sementara ekspansi Hyperliquid ke 24/7 TradFi perpetual trading dan kenaikan pangsa pasar DEX terus menjaga minat pasar.

    Data on-chain XRP menunjukkan Realized volatility 30 hari XRP di Binance turun ke sekitar 0,5266, level terendah sejak awal 2026, sementara Volatility Z-Score berada di -0,9048 dan harga bertahan dekat US$1,43. Kombinasi ini menunjukkan XRP sedang berada dalam fase volatility compression dengan pergerakan harga yang makin sempit.

    TAO naik 22% dalam sepekan setelah breakout pola cup and handle yang mendorong reli sekitar 58% sejak 13 Maret, didukung oleh data On-Chain  penurunan tekanan jual spot dan social dominance yang naik ke level tertinggi bulanan 0,40%. Namun, struktur ini dibayangi pasar derivatif yang sangat berat ke sisi long, dengan sekitar US$20,76 juta leverage long berhadapan dengan hanya US$5,36 juta short, serta muncul bearish RSI divergence di timeframe 8 jam.

    PUMP diperdagangkan di sekitar US$0,0018 setelah sempat anjlok 18% ke US$0,0016, tetapi pemulihannya masih tertahan karena data on-chain menunjukkan long-term holders terus mencatat arus keluar bersih sejak 18 Februari, MFI turun ke 49,93 dari puncak di atas 75, dan pertumbuhan alamat baru mulai melambat.

    Token Unlock (30 Maret – 03 April 2026)

    Memasuki akhir kuartal pertama menuju awal April 2026, pasar kripto akan kembali diuji oleh pelepasan token dengan skala dilusi yang cukup bervariasi. Sorotan utama minggu ini adalah adanya proyek yang akan melepas lebih dari separuh total suplainya ke pasar secara bersamaan. Ini adalah momen krusial di mana investor harus jeli membedakan mana aset yang aman untuk disimpan dan mana yang berpotensi terjun bebas karena inflasi suplai (penambahan koin baru) yang tak terbendung.

    🔍 Highlight Unlock

    • 🔺 Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Perhatian utama minggu ini tertuju pada status “Zona Bahaya” yang dipegang oleh Definitive (EDGE). Pada tanggal 2 April, EDGE akan melepas token setara 50.2% dari kapitalisasi pasarnya. Angka yang sangat masif ini menjadikannya aset paling rentan minggu ini. Selain itu, GUNZ (GUN) akan merilis 25% suplainya pada 31 Maret, disusul oleh PlaysOut (PLAY) sebesar 18.3% dan Audiera (BEAT) sebesar 15.3% pada 1 April. Proyek Treehouse (TREE) juga patut diwaspadai karena menyentuh ambang batas merah dengan rilis 10%.
    • 🟡 Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko sedang, waspadai StakeStone (STO) yang akan menambah suplai beredar sebesar 8.95% pada 3 April. Token lain yang perlu dipantau ketat antara lain ika (IKA) dengan rilis 7.22%, io.net (IO) sebesar 6.09%, serta Maverick Protocol (MAV) (5.89%) dan EigenCloud (EIGEN) (5.69%). Penambahan suplai di kisaran ini sering kali memicu volatilitas harga sesaat dan guncangan jangka pendek, terutama jika daya beli ritel sedang lesu.
    • 🟢 Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar tenang bagi para pemegang aset berkapitalisasi besar (blue-chip) dan ekosistem solid. Raksasa Layer-1 seperti Sui (SUI) sangat aman dengan rilis hanya 1.37%, begitu pula jaringan Layer-2 Optimism (OP) yang hanya mencatatkan penambahan 1.52%. Proyek populer lain seperti Ethena (ENA) juga hanya merilis emisi kecil sebesar 1.11%. Angka rilis di bawah 5% ini umumnya dianggap sebagai jadwal emisi rutin yang bisa diserap pasar dengan mudah tanpa merusak tren harga jangka panjang.

    💡 Analisis untuk Investor/Trader:

    • Hindari “Tsunami Suplai” (EDGE & GUN): Sangat disarankan untuk menjauh atau mengambil posisi wait and see pada aset seperti Definitive (EDGE) dan GUNZ (GUN). Melepas suplai 25% hingga 50% dalam satu hari adalah resep pasti untuk memicu tekanan jual ekstrem. Jangan mencoba “menangkap pisau jatuh”; biarkan pasar merespons dan menyerap supply shock tersebut terlebih dahulu.
    • Waspada Volatilitas Menengah (STO, IKA, IO): Dengan rilis di kisaran 6% hingga mendekati 9%, token-token seperti StakeStone, ika, dan io.net kemungkinan besar akan menghadapi aksi jual dari internal atau investor awal. Trader harian (scalper) bisa bersiap memanfaatkan volatilitas ini untuk perdagangan cepat, namun investor jangka panjang disarankan berhati-hati masuk di sekitar tanggal rilis.
    • Peluang Serok Bawah (SUI & OP): Bagi investor fundamental, periode unlock pada proyek berskala raksasa seperti Sui (SUI) atau Optimism (OP) sering kali tidak berdampak signifikan secara teknikal. Apabila terjadi “koreksi psikologis” (penurunan harga sesaat murni karena kepanikan ritel yang membaca berita unlock), ini justru bisa menjadi peluang emas untuk akumulasi aset (buy the dip) dengan harga diskon yang menguntungkan.

    Proyeksi & Analisis

    Pasar kripto minggu ini menunjukkan fase konsolidasi yang cenderung stabil. Market Cap & Volume mencatatkan sedikit kenaikan ke angka $2.43 Triliun (+0.06%), CoinMarketCap 100 Index terkoreksi sangat tipis ke level $140.08 (-0.05%). Fear & Greed, merangkak naik dan kini berada di angka 36.

    Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index melesat hingga mencapai titik tengah di skor 50/100. Angka yang netral ini merupakan sinyal krusial bahwa dominasi ‘Bitcoin Season’ mulai memudar dan pasar sedang berada tepat di fase transisi.

    Ini mengindikasikan bahwa likuiditas tidak lagi hanya terpusat pada aset-aset besar, melainkan rotasi modal ke berbagai altcoin sudah berjalan semakin agresif. Investor kini terlihat jauh lebih berani mendiversifikasi portofolio mereka untuk mencari peluang keuntungan yang lebih luas.

    🔮Outlook Minggu Depan:

    ✅Harga Bitcoin pada timeframe daily kembali sideways dari breakout sebelumnya

    • Bullish case: Bitcoin dapat dikatakan Bullish apabila berhasil menembus Resistance angka 72K.
    • Bearish case: Bitcoin kembali Sideways dalam keadaan yang tidak menentu arahnya dan dapat diprediksi kembali menurun hingga liquidity bawahnya pada Fibonacci Retracement 0.618 (66,154) – 0.786 (63,447).

    Zona likuidasi & teknikal:

    • Zona $72.000 ➜ Menjadi resistance terdekat sekaligus magnet utama; tumpukan likuiditas posisi Short di level ini sangat tebal (terlihat dari garis kuning terang) dan berpotensi menarik harga ke atas.
    • Zona $68.000 – $70.000 ➜ Area support (batas bawah) paling krusial yang kini berfungsi sebagai bantalan likuiditas terkuat untuk mencegah harga jatuh lebih dalam jika terjadi tekanan jual susulan.

    Narrative utama: 

    • Sektor DAO Maker (+89.29%) dan Bittensor Subnets (+58.28%) memimpin tren, menggeser fokus pasar ke narasi launchpad dan teknologi kecerdasan buatan (AI).
    • Token SN4 mencatat kenaikan tertinggi sebesar (+84.88%), disusul oleh lonjakan pada SN3 (+70.69%) dan BANANAS31 (+41.91%).

    On-chain Insight & Derivatif:

    • BTC: Cost-basis ComparisonWhale baru merugi dengan harga di bawah $83.365.
    • Multi Exchange Reserve ➜ Cadangan bursa anjlok ekstrem ~77.000 BTC
    • Bitcoin: Coinbase Premium Index ➜ Akumulasi didominasi Strategy.

    Fokuskan portofolio kalian pada sektor DAO Maker dan AI (Bittensor) yang sedang memimpin tren profit. Hindari token berisiko dump akibat unlock masif seperti EDGE (~50.2%) dan GUNZ (~25%).

    Sebaliknya, manfaatkan konsolidasi pasar untuk cicil beli (DCA) aset fundamental beremisi rendah seperti SUI dan OP. Dengan sentimen pasar yang mulai naik ke level ‘Fear’ (36) dan mulai bertransisi menuju Altcoin Season (50), tetap utamakan manajemen risiko: amankan profit secara berkala (scalping) dan pastikan cadangan uang tunai (cash) kalian aman.

    Edukasi Kripto

    Memahami “Rotasi Modal” – Bagaimana Altcoin Season Terjadi?

    Prediksi Harga Ripple

    Pernahkah Anda bingung mengapa saat Bitcoin naik tajam, koin lain (altcoin) yang Anda pegang malah diam saja atau bahkan turun? Jawabannya ada pada pola Rotasi Modal (Capital Flow). Dalam pasar kripto, uang tidak mengalir ke semua koin secara bersamaan. Ada hierarki atau urutan alami perpindahan likuiditas yang biasanya berulang dari waktu ke waktu.

    Berikut adalah 4 fase klasik perputaran uang di pasar kripto:

    • 👑 Fase 1: Dominasi Bitcoin (BTC Season): Uang segar dari institusi dan investor besar (smart money) pertama kali masuk ke Bitcoin sebagai aset kripto paling aman dan likuid. Harga BTC melesat menyerap mayoritas likuiditas pasar, sementara mayoritas altcoin biasanya tertinggal.
    • 🔷 Fase 2: Pergeseran ke Blue-Chips (Big Caps): Setelah harga Bitcoin mencapai puncak lokal dan mulai stabil (sideways), para investor mulai merealisasikan keuntungan mereka. Profit dari BTC ini kemudian diputar ke altcoin berkapitalisasi besar dengan fundamental paling solid (seperti Ethereum atau Solana).
    • 🚀 Fase 3: Masa Mekar Sektoral (Mid-Caps): Kepercayaan diri pasar semakin tinggi. Uang mengalir turun ke proyek-proyek kelas menengah yang memiliki narasi kuat. Di sinilah sektor spesifik seperti Kecerdasan Buatan (AI), GameFi, atau Real World Assets (RWA) mulai mengalami lonjakan harga yang agresif. Ini adalah fase ketika indikator Altcoin Season mulai menyentuh angka 50.
    • 🎰 Fase 4: Pesta Spekulasi (Micro-Caps & Memecoins): Ini adalah fase akhir euforia. Likuiditas meluber ke aset-aset berisiko ekstrem dengan kapitalisasi sangat kecil, termasuk koin meme baru. Kenaikan ratusan persen dalam hitungan jam menjadi hal biasa. Namun waspada, rotasi agresif ke koin “tanpa utilitas” ini sering kali menjadi penanda puncak pasar (market top) sebelum akhirnya terjadi koreksi besar-besaran (uang kembali ditarik menjadi cash atau stablecoin).

    🎯 Kesimpulan: Kunci meraup untung maksimal adalah mengikuti arah arus uang. Sabarlah mengakumulasi saat modal pasar masih fokus di Bitcoin, dan segera amankan profit (take profit) saat pasar sudah dikuasai euforia koin spekulatif.

    Pengumuman

    Promo Tokocrypto: Raih Hadiah Rp60 Juta & Cashback Menarik!

    Tokocrypto menghadirkan berbagai promo menarik untuk pengguna setianya, mulai dari program berhadiah hingga cashback spesial. Berikut rangkumannya:

    APEL x UTDC: Hadiah Total Rp60 Juta

    • Periode: 23 Maret – 16 April 2026
    • Lebih dari 500 pemenang berkesempatan mendapatkan hadiah
    • Cara ikut:
      • Login dan aktif di aplikasi setiap hari
      • Lakukan aktivitas seperti trading, deposit, staking, atau convert
      • Ajak teman sebanyak-banyaknya
    • Syarat penting:
      • Wajib KYC level 1
      • Tidak boleh absen aktivitas selama 24 jam
    • Bonus tambahan:
      • Welcome bonus Rp45.000 untuk 100 pengguna baru (acak)

    Promo ShopeePay: Cashback 50.000 Koin

    • Periode: 25 Maret – 3 April 2026
    • Berlaku untuk pengguna baru ShopeePay di Tokocrypto
    • Syarat:
      • Deposit minimal Rp1.000.000
      • Cashback hingga 50.000 Koin Shopee
    • Kuota terbatas setiap hari

    Promo OVO: Cashback hingga Rp25.000

    • Periode: 21 – 31 Maret 2026
    • Deposit minimal Rp1.000.000
    • Cashback 1% dalam bentuk OVO Points (maks. Rp25.000)
    • Berlaku hingga 2x transaksi selama periode promo

    Dengan berbagai promo ini, Tokocrypto memberikan peluang lebih besar untuk mendapatkan keuntungan tambahan sekaligus pengalaman trading yang lebih seru. Jangan sampai ketinggalan!

    Baca juga: Web4 Muncul: Era Baru Internet Saat AI Bisa Bertindak Sendiri


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 27 Maret 2026: Tekanan Kembali Bikin Koreksi

    Pasar kripto hari ini, Jumat (27/3) kembali berada dalam tekanan setelah munculnya sentimen negatif dari perkembangan geopolitik. Bitcoin turun di bawah level $69.000, melemah lebih dari 3% setelah Donald Trump menyatakan keraguannya terhadap kemungkinan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Bahkan, ancaman eskalasi konflik kembali mencuat setelah Iran menolak gencatan senjata, yang langsung memicu kekhawatiran investor dan mendorong aksi jual di pasar kripto.

    Meski pasar secara umum terkoreksi, beberapa altcoin justru menunjukkan performa yang cukup kuat. STG mencatat kenaikan 26% ke level Rp4.117,15, diikuti STO yang naik 25% ke Rp1.725,35. Sementara itu, PARTI juga menguat 13% dan diperdagangkan di kisaran Rp1.696,36. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Tengah Koreksi Pasar

    • STG melesat tajam 26% dan kini berada di level Rp4.117,15.
    • STO menguat signifikan sebesar 25% ke posisi harga Rp1.725,35.
    • PARTI naik 13% dan saat ini diperdagangkan di angka Rp1.696,36.

    Bitcoin Anjlok: Trump Ragukan Kesepakatan Damai Iran

    • Trump sangsi AS bersedia berdamai dengan Iran.
    • Trump ancam eskalasi konflik usai Iran tolak gencatan senjata.
    • Bitcoin anjlok di bawah $69.000, turun lebih dari 3%.

    Absen aplikasi + Undang Teman Dapet Hadiah Rp60 Juta!

    XAU₮ Rilis di BNB Chain, Pasar Emas Tokenisasi Tembus $4 Miliar

    • Token XAU₮ hadir di BNB Chain, perluas jangkauan ke 12 blockchain.
    • Pasar stablecoin emas capai $4 miliar; XAU₮ kuasai 60% pasokan.
    • BNB Chain semakin memperkuat investasinya pada aset dunia nyata.

    ETF XRP Melesat di Tengah Lesunya Pasar

    • Arus masuk ETF XRP capai $1,4 miliar meski harga jatuh.
    • ETF emas dan perak anjlok tertekan suku bunga & dolar.
    • JPMorgan: BTC lebih tangguh dibanding emas dalam lindung nilai.

    Baca juga: Strategi Dasar Crypto Futures yang Sering Digunakan Trader


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • OJK Tunjuk Adi Budiarso Pimpin Pengawasan Kripto dan Aset Digital

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melantik Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto sekaligus anggota Dewan Komisioner OJK.

    Pelantikan ini dilakukan melalui pengambilan sumpah jabatan oleh Ketua Mahkamah Agung RI Sunarto di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3), berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026.

    Adi Budiarso menjadi salah satu dari tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK yang resmi dilantik untuk menjalankan tugas pengawasan sektor jasa keuangan.

    Penunjukan ini menandai langkah strategis OJK dalam memperkuat pengawasan terhadap sektor inovasi keuangan digital dan kripto yang terus berkembang pesat di Indonesia. Dengan mandat tersebut, Adi akan berperan penting dalam memastikan tata kelola, stabilitas, serta perlindungan konsumen di sektor aset digital.

    Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Adi Budiarso. Sumber: OJK.
    Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Adi Budiarso. Sumber: OJK.

    Baca juga: Tokenisasi Emas dan Properti Disiapkan OJK, Jalan Baru Kripto Syariah?

    Pengucapan Sumpah Jabatan

    Selain Adi Budiarso, anggota lain yang turut dilantik antara lain Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua, Hasan Fawzi, Dicky Kartikoyono, serta dua anggota ex-officio dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia. Pelantikan ini merupakan hasil proses uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR RI yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna pada 12 Maret 2026.

    Dengan pengucapan sumpah jabatan ini, seluruh anggota Dewan Komisioner OJK resmi menjalankan tugas sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang PPSK. Kehadiran Adi Budiarso di posisi strategis ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap ekosistem kripto dan aset digital, sekaligus mendorong inovasi yang tetap berada dalam koridor regulasi.

    Pengucapan Sumpah Jabatan Anggota Dewan Komisioner OJK. Sumber: OJK.
    Pengucapan Sumpah Jabatan Anggota Dewan Komisioner OJK. Sumber: OJK.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa OJK akan terus menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat perlindungan konsumen, serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pengawasan terintegrasi.

    OJK juga berkomitmen mendorong sektor jasa keuangan menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk melalui pengembangan sektor digital dan kripto yang semakin relevan ke depan.

    “OJK akan tetap mengedepankan pelindungan kepada konsumen dan masyarakat serta akan terus melakukan penegakan hukum yang akan lebih kita giatkan,” kata Friderica dalam keterangan resminya

    Baca juga: Perlindungan Dana Nasabah Crypto di Indonesia: Apa Peran Regulator?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com