BNB Chain, sebuah blockchain yang terkait erat dengan exchange kripto, Binance, menjalin kerja sama dengan Google Cloud untuk mendukung pertumbuhan Web3 dan startup blockchain.
Kolaborasi strategis ini berencana untuk menawarkan infrastruktur dasar, dukungan komputasi awan, dan akselerasi ke beberapa startup Web3 dan blockchain.
Ada sekitar 150 proyek Web3 dan blockchain di bawah program akselerator yang berfokus pada token BNB juga akan mendapatkan akselerasi dan dukungan ke program startup Google Cloud.
Ilustrasi Binance. Foto: Shutterstock.
“Google Cloud adalah pemain Web2 yang sangat bagus dan benar-benar telah melakukan banyak hal tentang Web3. Penting bagi kami untuk bekerja dengan pemain besar yang memiliki visi besar, dan kami memiliki DNA dan visi yang sama,” kata Gwendolyn Regina, Investment Director of BNB Chain.
Kerja sama terbaru dengan BNB Chain ini mengikuti langkah percepatan Google ke dunia Web3. Awal tahun ini, Google Cloud menambahkan layanan deteksi ancaman malware penambangan kripto dan meluncurkan Tim Aset Digital khusus yang baru.
Program Google for Startups Cloud Program memberikan kredit Google Cloud setiap tahun hingga 2 tahun untuk membantu bisnis tahap awal membangun dan mengembangkan proyek mereka.
Pembuat Web3 akan dapat terhubung dengan anggota tim Google Cloud Startup Success dan pakar materi pelajaran teknis perusahaan di seluruh manajemen data, analisis data, kecerdasan buatan, machine learning, dan zero trust security. Lokakarya pengembang Web3, serta pelatihan dan sertifikasi Google Cloud, juga akan tersedia bagi peserta.
Fakta unik baru ditemukan ketika Google ternyata diam-diam menjadi investor bagi banyak perusahaan di industri blockchain. Google memberikan modal melalui perusahaan induknya, Alphabet.
Dikutip Cointelegraph, Alphabet diketahui menuangkan modal paling banyak ke dalam industri blockchain dibandingkan dengan perusahaan publik lainnya, total dengan investasi lebih dari US$ 1,5 miliar antara September 2021 dan Juni 2022.
Dalam blog terbaru yang diterbitkan oleh Blockdata, Alphabet (Google) terungkap sebagai investor dengan kantong terdalam dibandingkan dengan 40 perusahaan publik teratas yang berinvestasi di perusahaan blockchain dan kripto selama periode tersebut.
Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.
Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke dalam ruang, berkonsentrasi pada empat perusahaan blockchain termasuk Fireblocks, platform penyimpanan aset digital; Dapper Labs, perusahaan game Web3; Bitcoin Voltage, kripto infrastruktur; Dan Digital Currency Group, perusahaan modal ventura.
Temuan ini sangat kontras dengan tahun lalu ketika Google mendiversifikasi upaya pendanaannya yang jauh lebih kecil senilai US$ 601,4 juta di 17 perusahaan berbasis blockchain, yang sekali lagi termasuk Dapper Labs, bersama dengan Alchemy, Blockchain.com, Celo, Helium, dan Ripple.
Peningkatan investasi Google ke dalam industri blockchain konsisten dengan 40 perusahaan publik teratas lainnya, dengan total US$ 6 miliar diinvestasikan selama kurung waktu tersebut. Dibandingkan Januari 2021 hingga September 2021 hanya ada total investasi US$ 1,9 miliar dan US$ 506 juta di seluruh tahun 2020.
Laporan Blockdata terkait berbagai perusahaan raksasa dunia investasi ke industri blockchain. Foto: Blockdata.
Investor korporat besar lainnya termasuk perusahaan manajemen aset BlackRock , yang menginvestasikan US$ 1,17 miliar, perusahaan perbankan investasi, Morgan Stanley, menginvestasikan US$ 1,11 miliar, dan perusahaan elektronik, Samsung, dengan investasi total US$ 979,2 juta.
Seperti Google, Morgan Stanley dan BlackRock mengadopsi pendekatan yang lebih terkonsentrasi untuk berinvestasi hanya di dua hingga tiga perusahaan selama periode tersebut. Namun, Samsung sejauh ini merupakan investor paling aktif yang berinvestasi di 13 perusahaan berbeda.
Data Blockdata tersebut juga menemukan bahwa perusahaan yang menawarkan beberapa bentuk solusi Non-fungible Token (NFT) telah menjadi investasi paling populer. Investasi yang tersisa telah dibagi antara perusahaan yang menyediakan Blockchain-as-a-Service (BaaS), infrastruktur, platform kontrak pintar, solusi penskalaan, dan platform penyimpanan aset digital.
Divisi komputasi awan Google mengumumkan bahwa mereka sedang membangun unit baru untuk menjajal pengembangan Web3 dan bersiap menjadi rival AWS Amazon dan Microsoft Azure yang lebih dulu masuk ke internet generasi ketiga tersebut.
Google memutuskan masuk ke Web3 untuk mendukung pengembangan blockchain dan aplikasi berbasis blockchain yang semakin meningkat di industri kripto. Kebutuhan ini berkembang bersamaan dengan aktivitas dan adopsi Web3 dalam sektor ekonomi tradisional.
Wakil Presiden Google Cloud, Amit Zavery, dalam email-nya menjelaskan sementara sebagian besar dunia masih dalam tahap menjajaki Web 3.0, bagi Google ini adalah pasar dengan potensi ekonomi luar biasa. Zevery menyatakan banyak pengguna Google yang memintanya agar Google meningkatkan dukungan untuk teknologi Web3 terkait kripto.
Dengan membawa unit Web3 ke front line-nya, Google ingin menjadikan Google Cloud sebagai pilihan platform nomor satu bagi pengembangan blockchain. Google Cloud adalah rangkaian layanan komputasi awan mesin pencari. Semua proyek terkait Google berjalan di Google Cloud.
Zavery menambahkan bahwa Google akan menempatkan dirinya sebagai penyedia teknologi untuk aplikasi atau entitas berbasis blockchain secara keseluruhan. Sedangkan search engine-nya belum menjadi peserta langsung di bidang kripto.
Sementara CEO Google, Sundar Pichai, menyebut industri blockchain sebagai sesuatu yang “menarik dan kuat”. Google percaya bahwa aplikasi blockchain akan menemukan jalannya ke dalam layanan dan industri keuangan tradisional seperti yang dapat dilakukan Web3.
Selain Bitcoin, ada ribuan altcoin yang diperdagangkan setiap hari, menarik perhatian banyak investor. Setelah diperkenalkannya Bitcoin pada tahun 2009, pasar kripto berkembang pesat hingga mencapai kapitalisasi pasar sebesar $2,24 triliun. Popularitas altcoin bisa dilihat dari frekuensi pencarian Google. Mari kita bahas beberapa altcoin paling banyak dicari dan apakah mereka layak dibeli.
Sebagai jaringan blockchain terbesar kedua setelah Bitcoin, Ethereum dikenal dengan fitur-fiturnya yang luar biasa. Meskipun harga Ethereum sedang turun, saat ini diperdagangkan pada US$3.307 dengan kapitalisasi pasar US$404 miliar dan volume perdagangan US$17,6 miliar, Ethereum tetap menarik. Persetujuan Ethereum ETF semakin memperkuat posisinya sebagai investasi yang layak.
Solana menempati posisi keempat sebagai altcoin paling populer setelah Ethereum, BNB, dan Tether. Dikenal karena koin meme yang diluncurkannya, Solana telah mencatat keuntungan besar tahun ini.
Namun, kinerja harga SOL sendiri masih berfluktuasi, saat ini berada di US$127,43 dengan kapitalisasi pasar US$58,8 miliar dan volume perdagangan US$2,4 miliar. Meskipun demikian, dengan harga tertinggi sebelumnya di US$260,06, Solana memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan.
XRP menarik perhatian banyak orang karena perselisihan hukum antara Ripple dan SEC. Akibatnya, harga XRP turun menjadi US$0,4794, jauh dari harga tertingginya di US$3,84 enam setengah tahun lalu. Karena perselisihan hukum masih berlangsung dan harga yang belum pulih, banyak analis ragu untuk merekomendasikan XRP sebagai investasi yang baik.
Toncoin (TON)
Toncoin semakin populer berkat kolaborasinya dengan Telegram. Tahun ini, Toncoin mencatat kenaikan harga 213%, meskipun belakangan ini ikut turun mengikuti pasar.
Saat ini, Toncoin bernilai US$7,37 dengan kapitalisasi pasar $18,1 miliar dan volume perdagangan US$401 juta, menjadikannya salah satu altcoin yang menarik untuk diperhatikan.
PEPE menarik perhatian besar setelah mencapai puncaknya di US$0,00000378 tahun lalu. Di bulan Mei tahun ini, harganya sempat naik tiga kali lipat hingga US$0,00001718.
Saat ini, PEPE diperdagangkan pada US$0,00001087 dengan kapitalisasi pasar US$4,5 miliar dan volume perdagangan US$739 juta. Dengan keuntungan 19,000%, PEPE menjadi salah satu altcoin yang layak dipertimbangkan.
Di tengah pasar kripto yang lesu, banyak altcoin mengalami penurunan harga, menawarkan kesempatan untuk membeli dengan harga rendah dan potensi keuntungan tinggi ketika pasar pulih. Ethereum, Solana, Toncoin, dan PEPE adalah beberapa altcoin yang sering dicari dan memiliki potensi investasi menarik, meskipun risiko tetap ada. Selalu lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Google tengah merancang langkah besar dalam dunia Web3 dengan menghadirkan akses Bitcoin yang lebih mudah bagi pengguna Web2.
Rencana ini diungkapkan oleh Kyle Song, Spesialis Web3 Google, yang menginginkan semua transaksi Bitcoin bisa dilakukan hanya dengan satu akun Google, cukup sekali klik.
Seperti yang telah diketahui, saat ini untuk mengakses Bitcoin membutuhkan dompet kripto, frasa pemulihan, dan manajemen kunci privat yang cukup rumit bagi pengguna awam.
Dilaporkan Altcoinbuzz pada Kamis (20/2), Google berusaha menyederhanakan proses ini dengan mengintegrasikan transaksi Bitcoin ke dalam layanan akunnya.
Dengan begitu, pengguna dapat membeli, menjual, dan mengirim BTC hanya dengan login menggunakan akun Google mereka.
Meskipun detail teknis masih dirahasiakan, Song menegaskan bahwa Google sedang mengembangkan cara untuk menghubungkan layanan tradisionalnya dengan teknologi blockchain.
Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan hambatan teknis dan menarik lebih banyak pengguna ke dunia kripto.
Dampak Besar bagi Adopsi Bitcoin
Adopsi massal Bitcoin masih menjadi tantangan besar. Meskipun jutaan orang telah memiliki aset kripto, banyak yang masih ragu karena kompleksitas penggunaannya.
Jika Google berhasil menerapkan fitur ini, maka transaksi Bitcoin bisa semudah mengirim email. Hal ini berpotensi membawa kripto ke pasar yang lebih luas.
Selain itu, dukungan dari tokoh besar juga meningkatkan kepercayaan terhadap Bitcoin. Howard Lutnick, mantan Menteri Perdagangan di era Trump jilid pertama, telah menginvestasikan ratusan juta dolar dalam Bitcoin dan memperkirakan nilainya akan terus meningkat hingga miliaran dolar.
Dukungan dari figur publik ini semakin memperkuat kepercayaan terhadap masa depan Bitcoin sebagai aset investasi utama. Upaya Google untuk mengintegrasikan Bitcoin ke dalam ekosistem Web2 bisa menjadi titik balik dalam adopsi kripto secara global.
Dengan menjadikan transaksi Bitcoin semudah login ke Gmail, Google berpotensi membuka gerbang bagi lebih banyak pengguna untuk memasuki dunia aset digital.
Jika berhasil, ini bisa menjadi langkah revolusioner dalam perjalanan Bitcoin menuju penggunaan yang lebih luas dan mainstream.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Foto profil bisa menjadi salah satu faktor penentu kesan pertama yang dilihat HRD sebelum mereka membaca headline atau ringkasanmu. Foto yang profesional bisa memberi kesan pertama yang kuat, bahkan menentukan apakah profilmu akan diklik lebih lanjut atau tidak.
Kalau kamu belum punya kesempatan foto di studio, kini ada cara mudah, yakni gunakan Gemini AI untuk membuat foto yang casual atau bahkan seadanya menjadi lebih profesional. Dengan prompt yang tepat, kamu bisa menghasilkan gambar yang terlihat rapi, elegan, dan cocok untuk LinkedIn lho! Berikut 6 ide prompt yang bisa kamu pakai.
1. Prompt Foto Resmi dengan Setelan Jas Hitam
“Buat potret resmi saya mengenakan setelan hitam dengan gaya yang konsisten dari foto awal. Pastikan fitur wajah terlihat tegas dan riasan tampak halus dari setiap sudut 360°. Hasilkan gambar HD bernuansa mewah dengan detail sangat tinggi dalam resolusi HD di atas latar belakang putih.”
2. Prompt Foto Resmi dengan Background Merah
“Edit foto diatas menjadi foto formal pas foto dengan background merah, hadap ke kamera, menggunakan jas hitam rapi, dalaman kemeja putih , rambut bondol. Tanpa merubah wajah sedikitpun”
3. Prompt Foto Resmi dengan Background Biru
“Edit foto diatas menjadi foto formal pas foto dengan background merah, hadap ke kamera, menggunakan jas hitam rapi, dalaman kemeja putih , rambut bondol. Tanpa merubah wajah sedikitpun”
4. Prompt Foto Profesional Estetik dengan background Merah
“Buat potret vertikal format 1080×1920 dengan pencahayaan sinematik kontras tinggi. Sudut kamera sedikit rendah menghadap ke atas, menonjolkan garis rahang dan leher. Latar merah pekat dramatis, berpadu dengan kulit bercahaya dan kemeja putih serta jas hitam yang dikenakan. Cahaya emas hangat menerangi satu sisi wajah, sisi lain tenggelam dalam bayangan lembut, menekankan struktur tulang. Ekspresi netral, mata setengah terpejam, bibir rileks. Tekstur kain jelas, kulit tetap natural dengan retouch minimal. Komposisi rapat, tanpa properti, menonjolkan cahaya, bayangan, warna, dan postur untuk nuansa high fashion kontemporer.”
5. Prompt Foto Hitam Putih Profesional Estetik
“Buat potret hitam putih resolusi tinggi dengan busana bergaya formal minimalis. Subjek berdiri percaya diri di studio sederhana, sedikit menyamping. Pencahayaan dramatis menciptakan bayangan geometris tegas di wajah dan latar, dengan sorotan cahaya silang yang kuat menembus gelap. Ekspresi tenang, introspektif, dan sedikit berjarak. Hasil akhir bernuansa sinematik dengan kontras tinggi, detail halus pada wajah dan tekstur busana, serta latar bokeh lembut yang memperkuat kesan elegan dan modern.”
6. Prompt Foto Profesional di Studio dengan Berbagai Gaya
“Buat potret studio hiper-realistis resolusi tinggi dengan nuansa profesional. Subjek duduk dalam pose percaya diri, mengenakan setelan camel yang tailored dengan kemeja putih di dalamnya. Latar belakang berupa beige halus dengan pencahayaan lembut yang menonjolkan kedalaman gambar dan kilau natural.
Wajah dipertahankan setia dengan detail asli, namun ekspresi disesuaikan menjadi senyum lembut alami dengan bibir tertutup (tanpa gigi terlihat). Pastikan pencahayaan dramatis tetap natural, bayangan wajah menyatu sempurna, tone kulit konsisten, serta detail tekstur busana dan wajah terlihat fotorealistik. Hasil akhir harus seamless, berkualitas majalah, dan memancarkan kesan serius namun tetap approachable.”
Tambahkan kalimat ini sesuai gaya yang kamu inginkan: “Posisi gaya tangan menyilang, duduk, atau berdiri”
Itu dia 6 prompt foto formal Gemini AI yang bisa kamu coba, jangan lupa untuk selalu gunakan AI dengan bijak dan bertanggung jawab ya!
Di tengah semakin gencarnya integrasi AI di berbagai industri, potensi kolaborasi dengan teknologi blockchain dan aset digital juga semakin terbuka lebar, mungkinkah ini jadi pintu awal untuk narasi AI crypto bangkit kembali?
Mulai investasi proyek crypto di sektor AI hanya dengan mulai dari Rp50.000 di Tokocrypto 👉 daftar di sini!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
TeraWulf, perusahaan penambang kripto yang kini memasuki ranah infrastruktur data center dan komputasi AI, dikabarkan berencana melakukan ekspansi besar dengan pembiayaan utang senilai sekitar $ 3 miliar.
Rencana ini mendapat dukungan penting dari Google, dan menunjukkan bagaimana pemain penambang kripto mencoba bertransformasi menghadapi permintaan AI global.
Berikut detail rencana, motivasi strategis, risiko, serta implikasi dari langkah ini.
Sumber pendanaan: TeraWulf tengah mempersiapkan issuance obligasi high-yield (high yield bonds) atau pinjaman leverage (leveraged loans) sebagai struktur utang untuk membiayai ekspansi pusat data.
Pihak arranger: Morgan Stanley telah ditunjuk sebagai arranger transaksi tersebut, dengan kemungkinan peluncuran pada Oktober mendatang.
Peringkat kredit: Lembaga pemeringkat sedang menilai transaksi ini, dengan proyeksi bahwa ratingnya bisa berada di rentang BB hingga CCC (rentang obligasi berisiko tinggi / “junk”). Namun, dukungan backstop dari Google dipercaya dapat membantu mendongkrak peringkat yang diberikan.
Belum final: Negosiasi masih berjalan dan belum ada kepastian 100% bahwa transaksi akan dieksekusi dalam bentuk persis seperti ini.
Sebelumnya, TeraWulf telah mengumumkan niat untuk menerbitkan $ 400 juta dalam convertible senior notes yang jatuh tempo 2031, sebagian digunakan untuk ekspansi data dan sebagian untuk kebutuhan korporasi lainnya.
Google & Integrasi Strategis
Google telah menaikkan dukungannya (backstop) terhadap TeraWulf senilai $ 1,4 miliar, menjadikan total dukungan Google kini $ 3,2 miliar.
Sebagai bentuk timbal balik, imbalan bagi Google berupa peningkatan kepemilikan ekuitas di TeraWulf, yang kini diperkirakan mencapai 14 % (dari sebelumnya 8 %) serta waran saham sebanyak 32,5 juta lembar.
Google turut mengamankan proyek pusat data “CB-5” di campus Lake Mariner, dengan beban (critical IT load) tambahan sebesar 160 MW yang ditargetkan aktif di pertengahan hingga akhir 2026.
Dalam kolaborasi lebih luas, TeraWulf bekerja sama dengan platform AI cloud Fluidstack dalam penggunaan fasilitas data center yang telah dikelola oleh TeraWulf di New York.
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Google tak hanya masuk sebagai investor pasif, melainkan turut “mem-backstop” pendanaan fisik infrastruktur komputasi.
Menembus AI & Infrastruktur Komputasi
Permintaan akan infrastruktur AI & komputasi performa tinggi (HPC) melonjak, melebihi kemampuan kapasitas yang tersedia, terutama untuk pusat data, chip GPU, dan pasokan listrik.
Penambang kripto secara tradisional sudah mengoperasikan fasilitas dengan kebutuhan listrik tinggi, sistem pendingin, dan jaringan ini menjadi aset dasar yang bisa dioptimalkan untuk beban AI.
Dengan memperluas bisnis ke AI / cloud, TeraWulf berharap mendapatkan aliran pendapatan yang lebih stabil (tidak hanya tergantung harga kripto) dan memperkecil risiko fluktuasi tambang kripto.
Langkah serupa dilakukan oleh Cipher Mining, yang juga meneken kolokasi dengan Fluidstack dan Google, serta berniat mencari utang tambahan — sebuah indikator tren bahwa penambang kripto mengincar transformasi ke infrastruktur cloud/AI.
Risiko & Tantangan
Beban Utang Besar Nilai US$ 3 miliar adalah angka substansial. Jika pendapatan tidak tumbuh sesuai harapan, risiko gagal bayar atau tekanan likuiditas bisa membebani kapabilitas operasional TeraWulf.
Kebutuhan Energi & Infrastruktur AI dan HPC memerlukan listrik dengan kestabilan tinggi, sistem pendingin canggih, serta latensi rendah antar data center — investasi teknis dan biaya operasionalnya tidak ringan.
Eksekusi Proyek & Regulasi Keterlambatan pembangunan, pembengkakan biaya, izin lokal, regulasi energi, dan permasalahan rantai pasokan bisa mengganggu timeline.
Pasar AI & Kompetisi Ketat Permintaan AI sangat cepat berkembang, tetapi persaingan dari perusahaan data center besar (Google, Amazon, Microsoft, Nvidia dsb) tetap sengit. TeraWulf harus bersaing dalam efisiensi, skala, dan inovasi.
Sentimen & Reputasi Jika proyek gagal atau utang bermasalah, reputasi TeraWulf dan Google sebagai penjamin bisa terkena dampak. Investor akan sangat mencermati realisasi dibanding janji.
Implikasi & Peluang Industri
Model baru untuk penambang kripto: Transformasi dari “hanya menambang kripto” ke “penyedia infrastruktur AI / cloud” bisa menjadi jalur evolusi bagi penambang yang memiliki keunggulan daya dan lokasi.
Keterlibatan Big Tech dalam Infrastruktur Fisik: Google bukan hanya pemain digital, tapi ikut membiayai fisik infrastruktur komputasi — strategi yang menggabungkan teknologi & aset keras.
Skala dan efisiensi menjadi kunci: Hanya yang punya akses listrik murah, lokasi strategis, dan modal besar bisa bersaing.
Pasar utang kripto & AI: Bila sukses, transaksi ini bisa menjadi salah satu pembiayaan terbesar yang menggabungkan kripto dan AI — membuka jalan bagi proyek infrastruktur lain di ekosistem kripto/AI.
Rencana TeraWulf untuk menggalang $ 3 miliar utang dengan dukungan Google adalah langkah ambisius dan strategis yang mencoba menjembatani dunia kripto dan AI.
Bila berhasil, TeraWulf bisa bertransformasi menjadi pemain infrastruktur AI penting, bukan sekadar penambang kripto.
Namun, risiko sangat besar: dari beban utang, tantangan teknis, hingga persaingan industri. Realisasi dan eksekusi adalah kunci.
Ke depan, publik dan investor akan sangat mengamati apakah visi ini bisa diwujudkan atau justru menjadi beban besar yang sulit ditanggung.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Kehadiran Gemini Veo 3, model AI video terbaru dari Google DeepMind, membuka peluang baru bagi kamu yang ingin mengekspresikan kreativitas.
Selain untuk kreativitas, dengan kemampuan mengubah teks menjadi video hanya dalam hitungan menit, Veo 3 bisa juga kamu manfaatkan untuk membuat konten konten video affiliator, brainstorming konsep video, hingga materi edukasi menarik.
Simak cara untuk membuat video AI lewat Gemini Veo 3 dengan gratis di bawah.
Apa Itu Gemini Veo 3?
Gemini Veo 3 adalah generasi terbaru dari model AI video yang dikembangkan oleh Google DeepMind di bawah keluarga Gemini AI. Versi ini dirancang untuk menghasilkan video berkualitas tinggi dengan detail sinematik, transisi halus, serta pengendalian gaya visual yang lebih baik dibanding pendahulunya.
Salah satu daya tarik utama Veo 3 adalah kemampuannya membaca prompt deskriptif dan menerjemahkannya menjadi video yang menyerupai hasil produksi profesional. Dengan kata lain, ia menjembatani ide kreatif dengan realisasi visual hanya dalam hitungan menit.
Sayangnya Veo 3 ini hanya bisa diakses oleh pengguna berbayar, tapi tidak perlu khawatir, kamu bisa memanfaatkan program gratis selama satu bulan untuk mengakses Veo 3 secara penuh.
Pilih opsi “Tools” pada bagian kotak prompt dan pilih opsi “Video”.
Deskripsikan langsung perintah sesuai dengan imajinasimu di kotak prompt.
Buat Prompt Detail Lebih Mudah dengan VEO3 Video Prompt Generator
Jika kamu masih merasa bingung untuk membuat prompt yang mendetail, kamu bisa gunakan tools seperti VEO3 Video Prompt Generator untuk mendapatkan prompt detail sebum kamu masukkan ke Gemini Veo3.
Caranya kamu cukup masuk ke laman https://generateprompt.ai/en/video-prompt dan deskripsikan video yang kamu inginkan, setelah itu kamu cukup klik “Generate Video Promp”
Prompt lebih detail akan muncul, dan kamu tinggal salin prompt tersebut ke Gemini Veo3.
Gemini Veo 3 adalah model AI terbaru dari Google yang mampu mengubah deskripsi teks menjadi video. Inovasi ini bisa kamu gunakan untuk membuat konten video affiliator, brainstorming konsep video, hingga materi edukasi menarik. Tapi tetap gunakan secara bijak ya!
Dengan semakin banyaknya integrasi AI di berbagai industri, termasuk potensi kolaborasi dengan teknologi blockchain dan aset digital, apakah ini jadi pertanda narasi AI crypto akan bangkit kembali? Jangan sampai ketinggalan gelombang berikutnya, investasi proyek crypto di sektor AI dengan mulai dari Rp50.000 di Tokocrypto 👉 daftar di sini!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Berkat kecerdasan buatan seperti Gemini AI, kini kamu bisa bisa menciptakan visual menawan hanya dengan mengetikkan deskripsi sederhana.
Bayangkan, cukup dengan menuliskan prompt seperti “potret dreamy dengan cahaya senja” atau “nuansa dengan latar padang bunga”, Gemini AI dapat langsung mengubah foto yang kamu miliki menjadi gambar dalam format baru sesuai imajinasi yang tertuang dalam prompt.
Lalu apa saja prompt yang harus diberikan kepada Gemini AI agar foto yang kamu miliki jadi lebih estetik? Berikut 7 prompt foto estetik Gemini AI yang bisa dicoba!
Prompt Foto Estetik di Padang Bunga Ala Vogue
“Buatlah sebuah foto dengan benar-benar menggunakan foto tersebut. Foto editorial bergaya Vogue high-fashion, diambil dari sela-sela rumpun bunga aster liar di latar depan, dengan batang dan kelopak yang buram membingkai lensa dalam komposisi artistik. Rambut hitam panjang dengan ujung bergelombang tertiup angin, beberapa helai lembut jatuh di dahi bercahaya. Ia mengenakan sweater pink bervolume yang imut sebagai statement piece, dipadukan dengan thigh-high stockings renda putih yang lembut, memadukan kelembutan romantis dengan sentuhan fesyen modern yang berani.
Di tangannya, ia memegang buket bunga aster segar, selaras dengan hamparan bunga di sekelilingnya. Padang rumput membentang di latar belakang — dipenuhi aster putih yang bergoyang di bawah langit biru cerah yang dihiasi awan bercahaya. Pencahayaan alami namun ditata agar terasa editorial: cahaya siang terang yang dilembutkan oleh bunga di latar depan, menghasilkan flare etereal, kabut ringan, dan bayangan terstruktur yang menyanjung bentuk tubuhnya.
Dengan pose model yang imut dan ceria, ia berdiri penuh ekspresi manis. Gambar terasa sengaja dan artistik, dengan pembingkaian elegan, detail tajam, dan nuansa warna seperti lukisan. Visual yang memadukan keindahan organik alam dengan gaya couture secara seimbang — dreamy namun tetap sophisticated.
Prompt Potret Studio Estetik dengan Sorotan Emas Senja
“Ini adalah foto saya. Buatlah potret studio bergaya moody dari orang pada foto yang diunggah, disinari sorotan lampu berwarna emas-oranye yang membentuk lingkaran cahaya (halo) bercahaya di dinding belakang. Cahaya hangat tersebut membentuk wajah dan tubuh bagian atas dengan nuansa lembut seperti cahaya matahari terbenam, sambil menciptakan bayangan kepala yang tegas ke arah kanan. Tata penampilan orang tersebut. Matanya terpejam dan dagu sedikit terangkat ke atas.”
Prompt Potret Estetik di Bangku Kayu dengan Cahaya Senja
“Ambil bidikan lebar (wide shot) fotorealistik dari karakter pada gambar, duduk di bangku kayu rustic di dekat jendela besar yang diterangi cahaya matahari, menatap seekor kupu-kupu yang melayang tepat di luar jendela. Ruangan yang nyaman mengelilinginya, dengan rak buku, karpet anyaman, dan partikel debu halus yang berkilau dalam cahaya emas hangat. Sebuah buku terbuka terletak di pangkuannya, halamannya diterangi sinar matahari.
Di luar jendela, hamparan hijau musim panas yang rimbun terlihat buram dengan efek soft bokeh. Diambil menggunakan lensa 35mm f/1.4 pada kamera full frame, adegan ini menonjolkan tekstur rambut karakter, bangku kayu, sayap kupu-kupu yang lembut, dan cahaya yang tersebar di atas halaman buku. Dibingkai dalam format 16:9 untuk menciptakan suasana sinematik yang tenang dan damai.”
Prompt Foto Studio Efek Cat Melayang
“Foto studio wide-angle hiper-realistis, 100% identik dengan foto referensi (tanpa perubahan wajah, ekspresi, rambut, atau janggut), berdiri contrapposto, satu tangan di saku, ekspresi netral. Memakai hoodie oversized teal biru cerah, sweatpants hitam, sneakers putih dengan aksen oranye & kuning. Latar belakang studio teal pekat gradasi gelap, lantai memantulkan warna. Percikan cat teal, oranye, kuning membeku di udara mengelilingi subjek, sebagian dekat kamera untuk efek kedalaman. Pencahayaan studio profesional (key light depan, rim light, accent light) menonjolkan tekstur kain, kilau cat, dan detail wajah. Komposisi off-center, nuansa editorial streetwear high-fashion, resolusi ultra-tinggi, warna kaya.”
Prompt Potret Artistik Hitam Putih
“Potret artistik hitam putih, menampilkan model modis (pria atau wanita) mengenakan setelan formal yang elegan, kaus kaki hitam, dan sepatu hitam. Model duduk di kursi dengan sedikit membungkuk, menunduk seolah tenggelam dalam pikiran. Fitur wajah sama persis dengan foto referensi, termasuk gaya rambut.
Aksesori minimalis digunakan untuk menonjolkan kesan elegan dan editorial. Pencahayaan studio yang bersih mempertegas tekstur dan kedalaman, menciptakan nuansa couture yang mewah. Gunakan foto yang diunggah sebagai referensi wajah.”
Prompt Potret Dramatis Pria Muda dengan Uang Berterbangan
“Potret hiper-realistis seorang pria muda duduk di kursi klasik di ruangan mewah. Uang kertas berterbangan di udara dan berserakan di lantai. Outfit serba hitam: blazer rapi, celana panjang, kemeja hitam. Tanpa kacamata, menatap dengan ekspresi keren dan penuh percaya diri. Latar belakang dinding hitam dengan lukisan klasik berbingkai emas. Pencahayaan dramatis low-key menonjolkan tekstur pakaian, detail wajah, dan kilau bingkai emas. Nuansa elegan, misterius, dan sinematik.”
Prompt Estetik Hitam Putih di Ruang Studi
“Ubah foto ini menjadi karya fotografi hitam putih berkualitas tinggi dari seorang pria muda tampan (gunakan wajah referensi dari foto yang diunggah) dengan rambut gelap, kepalanya sedikit terangkat ke belakang dalam momen penuh inspirasi kreatif atau ekstasi. Ia mengenakan kemeja putih berkerah yang longgar dan terbuka, berdiri di ruang studi remang-remang yang dipenuhi tumpukan buku dan kertas.
Foto diambil dengan kecepatan rana lambat, menciptakan efek blur horizontal dramatis yang membentang di latar belakang dan di tepi tubuhnya, memberikan kesan gerak dan kedalaman.”
Itu dia 7 prompt foto estetik Gemini AI yang bisa kamu coba, jangan lupa untuk selalu gunakan AI dengan bijak dan bertanggung jawab ya!
Di tengah semakin gencarnya integrasi AI di berbagai industri, potensi kolaborasi dengan teknologi blockchain dan aset digital juga semakin terbuka lebar, mungkinkah ini jadi pintu awal untuk narasi AI crypto bangkit kembali?
Mulai investasi proyek crypto di sektor AI hanya dengan mulai dari Rp50.000 di Tokocrypto 👉 daftar di sini!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Google baru saja merilis Agent Payments Protocol (AP2), sebuah “bahasa bersama” agar AI agent bisa melakukan pembayaran dengan aman.
Bayangkan AP2 seperti aturan main di jalan raya: meski ada mobil, motor, atau sepeda listrik, semuanya bisa berjalan rapi karena mengikuti rambu yang sama.
Kenapa perlu aturan ini?
Biasanya, pembayaran online diasumsikan dilakukan manusia yang klik tombol “beli”. Tapi sekarang, AI agent bisa belanja atau membayar sendiri.
Ini menimbulkan tiga pertanyaan penting:
apakah pengguna benar memberi izin?
apakah transaksi sesuai niat pengguna?
siapa yang bertanggung jawab jika ada kesalahan?
Nah, AP2 hadir untuk menjawab semua ini.
AP2 Agnostik Metode Bayar
Salah satu kekuatan utama AP2 adalah sifatnya yang agnostik metode bayar. Bayangkan sebuah gerbang tol yang bisa menerima semua jenis kartu: debit, kredit, dompet digital, hingga koin digital.
Artinya, AP2 tidak membatasi cara pembayaran, melainkan memberi satu standar aturan yang bisa dipakai oleh semua sistem—baik sistem lama maupun teknologi baru seperti stablecoin dan kripto.
Dengan aturan bersama ini, transaksi yang dilakukan AI agent tetap aman, dapat diaudit, dan sesuai dengan izin yang diberikan pengguna.
Prosesnya menggunakan Mandate, yaitu kontrak digital yang ditandatangani secara kriptografis untuk memastikan kejelasan niat, barang, dan harga sebelum pembayaran terjadi.
Sui is a launch partner for @Google’s new Agentic Payments Protocol (AP2) – a standard that lets AI agents transact on behalf of users.
Originally developed by Mysten Labs, @SuiNetwork brings fast, programmable payments and privacy-first identity to power the future of agentic… pic.twitter.com/YFfGfLUZvf
Teknologi ini memungkinkan AI agent mengeksekusi transaksi secara otomatis dengan memanfaatkan sistem identitas terdesentralisasi yang menjaga privasi pengguna.
Kehadiran Sui menegaskan bahwa protokol ini tidak hanya relevan untuk sistem pembayaran tradisional, tetapi juga membuka ruang besar bagi inovasi berbasis blockchain.
Selain Sui, MetaMask—dompet kripto populer dengan jutaan pengguna—juga ikut berperan dalam AP2.
Dengan integrasi ini, pengguna bisa memberi “surat kuasa digital” pada agent untuk melakukan pembayaran langsung menggunakan aset kripto yang tersimpan di MetaMask.
Pentingnya bagi Industri Kripto
AP2 memperkuat posisi kripto dalam arus utama pembayaran digital. Dukungan dari Sui, MetaMask, dan Coinbase menunjukkan bahwa ekosistem blockchain kini punya standar jelas untuk berinteraksi dengan merchant global.
Hasilnya, kripto semakin siap dipakai untuk belanja nyata, pembayaran lintas negara, hingga transaksi otomatis berbasis AI yang aman dan terpercaya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.