Tag: Grayscale

  • CEO Grayscale: 5 Tren Crypto yang Harus Diamati Tahun Ini

    Disetiap tahun, ada beberapa tren yang tentu berbeda dan berlanjut untuk tahun berikutnya karena perhatian investor sangat beragam, terutama dalam menyikapi peluang yang tersaji dari suatu tren.

    Belum lama ini, Michael Sonnenshein, kepala eksekutif Grayscale Investments, telah memaparkan tren yang harus diperhatikan saat pasar crypto menggeliat di tahun 2022.

    Sonnenshein mengatakan dalam sebuah surat baru kepada investor bahwa dia yakin ekonomi digital masih dalam tahap awal.

    Baca jugaPergerakan Harga Mingguan SOL, MANA dan DOT

    Ia pun berpikir bahwa, penting bagi investor untuk memantau perkembangan infrastruktur crypto di tahun baru.

    “Ketika ekonomi crypto dan pasar keuangan yang ada menjadi semakin terjalin, ini kemungkinan akan memberikan beberapa peluang investasi jangka panjang yang paling menarik, dan Grayscale berfokus pada mengidentifikasi dan menyediakan akses awal yang mulus ke protokol yang merupakan tulang punggung ekosistem ini.”

    Sonnenshein juga menambahkan bahwa telah menjadi tantangan untuk memilah-milah proliferasi protokol crypto baru.

    “Seperti yang telah kami lakukan sejak 2013, kami akan terus mengidentifikasi peluang yang paling menarik dan memperluas penawaran kami sesuai dengan itu, baik yang berfokus pada token tertentu, serta dana yang lebih beragam dan tematik.”

    Sang CEO tersebut juga memperkirakan bahwa Web3 akan melihat “eksplorasi dan adopsi arus utama yang kuat,” di sepanjang tahun ini, yang katanya menghadirkan peluang investasi yang menarik.

    Dia juga percaya token non-fungible (NFT) akan terus berkembang pada tahun 2022.

    “Kami berharap dapat melihat perpaduan dunia fisik dan digital lebih jauh, terutama seputar topik, seperti keaslian, asal usul, kepemilikan dan banyak lagi – dan lintas sektor, termasuk mode, musik, game, real estat dan tiket. Tim kami sangat memperhatikan evolusi NFT.”

    Baca juga6 Kripto Ini Bisa Kalahkan Dogecoin (DOGE) di Tahun 2022?

    Sonnenshein juga menyimpulkan bahwa regulator dan pembuat kebijakan lebih terlibat dengan crypto di saat ini daripada sebelumnya.

    “Ini memungkinkan percakapan untuk beralih ke bagaimana teknologi baru ini, ketika dilengkapi dengan kerangka peraturan yang sesuai dan dapat berkembang, menjaga perusahaan crypto di Amerika Serikat dan menetapkan standar global untuk regulasi crypto.”

    Tentu saja, ini semua telah menjadi dasar yang baik bagi pasar crypto untuk mencoba pulih dari koreksi hebatnya, yang tentu sangat ditunggu-tunggu oleh para investor. Kita lihat saja!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Masih di Bawah Level Kunci, Meskipun Ada Lonjakan Grayscale

    Harga Bitcoin melonjak kemarin, memantul dari level support kritis. Lonjakan tersebut terjadi menyusul berita Grayscale. Namun, kelanjutan bearish masih mungkin terjadi jika harga tetap berada di bawah rata-rata pergerakan 200-day.

    Tren penurunan harga BTC mungkin telah berakhir, didukung oleh gelombang berita regulasi yang positif, termasuk kemenangan Grayscale melawan SEC. Kejutan rebound Bitcoin ke US$ 28,000 telah meyakinkan para analis di pasar bahwa aksi jual hampir berakhir dan pemulihan ke pasar bullish sedang dalam tahap awal.

    Reli ini, meskipun singkat, mengubah aspek teknis harga BTC, menurunkan kemungkinan penurunan lagi di bawah support/resistance US$ 25.000.

    Lonjakan Volume

    Metrik Bitcoin Exchange Reserve, yang mengukur jumlah BTC yang disimpan di dompet bursa. Sumber: CryptoQuant.
    Metrik Bitcoin Exchange Reserve, yang mengukur jumlah BTC yang disimpan di dompet bursa. Sumber: CryptoQuant.

    Baca juga: SEBA Bank Dapat Restu Tawarkan Layanan Kripto di Hong Kong

    Kripto paling terkemuka mengalami lonjakan volume perdagangan karena investor dengan cepat bereaksi terhadap kemenangan Grayscale Investments yang banyak dipublikasikan melawan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC).

    Keputusan yang dibuat oleh pengadilan banding mengizinkan Grayscale untuk mengubah produk Bitcoin Trust (GBTC) menjadi dana yang diperdagangkan di bursa Bitcoin (ETF) setelah mendapat persetujuan dari SEC.

    Banyak analis, pemimpin opini, dan pakar di industri kripto percaya bahwa persetujuan ETF BTC spot dan halving yang akan datang akan memicu kenaikan berikutnya yang diantisipasi pada tahun 2024/2025.

    Namun, SEC terus menolak proposal dengan alasan volatilitas dan kemungkinan manipulasi pasar di antara alasan lain untuk tidak memberikan lampu hijau.

    Apakah Harga BTC Kembali Turun?

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Jumlah Investor Kripto RI Tembus 17,67 Juta hingga Juli 2023

    Pada grafik harian, harga akhirnya menunjukkan beberapa aksi harga bullish setelah menemukan support di level US$ 25.000. Rata-rata pergerakan 200-day, yang terletak di sekitar US$ 27.500, saat ini sedang diuji.

    Penembusan di atasnya kemungkinan akan menghasilkan reli lebih lanjut dan kemungkinan pengujian ulang level US$ 30.000. Namun, jika rata-rata pergerakan 200 hari menolak harga ke bawah, kemungkinan pergerakan bearish lainnya akan terjadi, berpotensi mendorong harga menuju level US$ 25.000 dalam beberapa minggu mendatang.

    Sementara, pada Grafik 4 jam menunjukkan pasar kembali berada di sekitar area utama. Harga sedang menguji level US$ 27.500 karena momentum bullish telah memudar.

    Jika BTC naik di atas level resistensi yang disebutkan, reli menuju US$ 30.000 dan seterusnya akan sangat mungkin terjadi. Namun, mengingat sinyal overbought yang ditunjukkan oleh RSI dan pergerakan harga saat ini, penolakan bearish tampaknya lebih mungkin terjadi. Dalam hal ini, penurunan lagi menuju level US$ 25.000 dapat diperkirakan terjadi dalam jangka pendek.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Naik ke US$ 27K Usai Grayscale Menangkan Gugatan Hukum

    Harga Bitcoin (BTC) terpantau naik lebih dari 5% pada Rabu (30/8) pagi dengan candle ke atas yang tajam dan mengirim harga ke level tertinggi dua minggu di atas US$ 27.000. Kenaikan tajam ini terjadi setelah Hakim Pengadilan Banding Amerika Serikat, Neomi Rao memihak Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) dalam kasusnya terhadap Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

    Dikutip Cointelegraph, keputusan tersebut berdampak positif terhadap Bitcoin yang melonjak di kisaran harga US$ 27.000-US$ 27.509. Harga Bitcoin memulai reli naik pada 29 Agustus setelah Rao membatalkan perintah SEC untuk menolak ETF GBTC spot karena kekhawatiran “penipuan.”

    Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan membawa SEC ke pengadilan banding untuk memperdebatkan kesehatan Bitcoin berjangka pada tanggal 30 Juni 2022. Meskipun perintah tersebut tidak menyetujui ETF spot, Rao memutuskan:

    “Permohonan peninjauan Grayscale dikabulkan dan perintah Komisi dikosongkan, sesuai dengan pendapat pengadilan.”

    Hakim yang membatalkan penolakan ETF Grayscale SEC juga memberikan dorongan pada ETF Grayscale. Diskonnya mendekati level tertinggi tahun 2023 di bawah 25%.

    Minat Institusi

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Volume Perdagangan Bitcoin Capai Titik Terendah, Ada Potensi Kenaikan?

    Perkembangan ini memperkuat minat institusional terhadap dunia kripto, terutama Bitcoin. Hingga saat ini, SEC telah menolak untuk menyetujui ETF Bitcoin spot, meskipun banyak pelamar — termasuk BlackRock , Fidelity, ARK Cathie Wood, dan 21Shares, yang telah mengajukan persetujuan tiga kali.

    BlackRock adalah manajer aset terbesar di dunia, dengan aset yang dikelola lebih dari US$ 8,5 triliun. Perusahaan juga akan menggunakan Coinbase untuk menyimpan BTC dalam kepercayaan tersebut, menurut pengajuan ke SEC. Mulai bulan September, SEC memiliki sejumlah keputusan ETF yang harus disetujui, ditolak, atau ditunda.

    Keputusan terhadap Grayscalke dapat berdampak pada perusahaan lain yang ingin membuat ETF Bitcoin, seperti BlackRock dan Fidelity.

    ETF Bitcoin spot akan diperdagangkan melalui bursa saham tradisional, meskipun Bitcoin akan dipegang oleh pialang, dan akan memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap aset kripto terbesar di dunia tanpa harus memiliki koin itu sendiri. Banyak crypto bulls percaya bahwa persetujuan ETF Bitcoin spot akan mengarah pada adopsi institusional yang lebih umum.

    Pasokan Bitcoin

    Saldo BTC di bursa. Sumber: Glassnode.
    Saldo BTC di bursa. Sumber: Glassnode.

    Baca juga: Potensi Kenaikan Harga Aset Kripto Ini Mencapai 16%, Simak Analisisnya

    Bertepatan dengan kenaikan harga Bitcoin pada 29 Agustus, pasokan BTC di bursa turun ke level terendah sejak Januari 2018. Pasar menganggap BTC yang meninggalkan bursa kripto sebagai sinyal bullish, mengingat trader biasanya menarik BTC mereka ketika mereka ingin menyimpannya dalam hak asuh dalam jangka panjang.

    Menariknya, data on-chain menunjukkan bahwa bursa telah melepaskan Bitcoin sejak 18 Mei 2023. Dengan kata lain, sebagian besar investor Bitcoin bersiap untuk kenaikan harga BTC, bahkan di tengah tren pasar bearish yang berkepanjangan pada tahun 2023.

    Dengan Bitcoin yang terus meninggalkan bursa, likuidasi memiliki lebih sedikit daya dukung, sehingga menyebabkan volatilitas. Dalam 24 jam terakhir saja, lebih dari US$ 46,5 juta short BTC telah dilikuidasi, dengan lebih dari US$ 100 juta short BTC dilikuidasi di seluruh pasar kripto.

    Sementara harga Bitcoin yang naik menunjukkan momentum bullish dalam jangka pendek setelah keputusan Grayscale dan likuidasi singkat, Bitcoin Fear & Greed Index menunjukkan pasar masih ketakutan atau Fear, turun lebih dari 13 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Spot Solana Diajukan oleh Grayscale, Harga Solana Naik 4,8%

    Grayscale Investments, perusahaan manajemen aset digital terkemuka, baru saja mengumumkan rencana besar untuk mengubah Solana Trust yang sudah ada menjadi Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis spot di NYSE Arca.

    Langkah ini bertujuan untuk membuat investasi dalam Solana lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan.

    Dalam upaya ini, Grayscale ingin menjadikan Solana Trust—yang saat ini mengelola aset senilai $134 juta—sebagai kendaraan investasi yang lebih fleksibel dan ramah untuk investor.

    Potensi ETF Solana ke Harga SOL

    Jika disetujui, ETF ini memungkinkan siapa saja untuk berinvestasi dalam Solana tanpa harus membeli mata uang kripto langsung.

    Dengan ETF, investor cukup membeli saham di bursa seperti membeli saham perusahaan biasa.

    Berita ini disambut positif oleh pasar kripto. Harga Solana (SOL) melonjak 4,8% dalam 24 jam terakhir setelah kabar tersebut beredar.

    Grafik pergerakan harga Solana 4 Desember 2024
    Grafik pergerakan harga Solana 4 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto.

    Kenaikan harga ini menunjukkan sentimen positif dari para investor yang percaya bahwa langkah Grayscale dapat meningkatkan popularitas dan adopsi Solana di masa depan.

    Mengapa ETF Solana Penting?

    Mengapa ini penting? ETF berbasis spot memungkinkan orang-orang yang mungkin merasa asing dengan kripto untuk ikut berinvestasi melalui mekanisme yang sudah mereka kenal, yaitu pasar saham.

    Selain itu, ETF cenderung lebih aman dan transparan karena diawasi oleh regulator, sehingga meningkatkan kepercayaan investor.

    Langkah ini juga mencerminkan bagaimana perusahaan besar seperti Grayscale terus berupaya mendorong adopsi kripto dalam format yang lebih ramah pengguna. Apakah ini awal dari langkah besar lainnya untuk ekosistem Solana? Kita tunggu perkembangannya.

    Informasi ini diambil dari artikel yang dibuat oleh Crypto Briefing.


    Ikuti terus berita terbaru seputar Solana dari Tokonews. Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    Sebagai contoh untuk menyicil Bitcoin kamu bisa menggunakan fitur DCA. Atau jika kamu mau langsung menukar aset kripto dengan aset kripto lain, fitur Beli/Jual sangat praktis untuk digunakan.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Catat! Grayscale Bidik 35 Altcoin untuk Investasi Masa Depan

    Grayscale, perusahaan pengelola aset digital terkemuka dengan nilai lebih dari $20 miliar, tengah meninjau 35 altcoin untuk dimasukkan ke dalam produk investasinya di masa depan. Altcoin yang tengah dipertimbangkan termasuk nama-nama baru seperti Optimism, SUI, dan Helium. Keputusan investasi dari Grayscale sering dijadikan acuan bagi para investor yang ingin membangun portofolio di dunia kripto.

    Dalam laporan terbaru untuk kuartal empat, Grayscale membagi altcoin yang dipantau ke dalam lima kategori: Currencies, Smart Contract Platforms, Financials, Consumer & Culture, serta Utilities & Services. Beberapa aset yang menonjol di antaranya adalah Kaspa (KAS) di kategori Currencies, serta Aptos (APT) dan Toncoin (TON) di kategori Platform Kontrak Cerdas.

    Pada kategori Financials, token yang menarik perhatian Grayscale adalah Injective Protocol (INJ) dan THORChain (RUNE). Di sisi Consumer & Culture, Dogecoin (DOGE) menjadi salah satu token yang turut ditinjau. Untuk kategori Utilities & Services, Helium (HNT) dan VeChain (VET) menjadi fokus utama.

    Daftar List Altcoin Grayscale

    Menurut pengumuman resmi , Grayscale sedang meninjau 35 altcoin untuk kemungkinan dimasukkan dalam produk investasi masa depannya. Altcoin ini dikategorikan ke dalam lima kelompok: Mata Uang, Platform Kontrak Cerdas , Keuangan, Konsumen & Budaya, dan Utilitas & Layanan.

    “Aset yang Dipertimbangkan mencantumkan aset digital yang saat ini tidak termasuk dalam produk investasi Grayscale tetapi diidentifikasi oleh tim kami sebagai kandidat yang mungkin untuk dimasukkan dalam produk masa depan,” jelas Grayscale.

    • Aptos (APT)
    • Arbitrum (ARB)
    • Celestia (TIA)
    • Celo (CELO)
    • Core (CORE)
    • Cosmos (ATOM)
    • Internet Computer (ICP)
    • Mantle (MNT)
    • Metis (METIS)
    • Neon (NEON)*
    • Optimism (OP)
    • Polygon (POL ex. MATIC)
    • Sei (SEI)
    • Starknet (STRK)
    • Toncoin (TON)
    • TRON (TRX)
    • Aerodrome (AERO)
    • Ethena (ENA)
    • Injective Protocol (INJ)
    • Jupiter (JUP)
    • Mantra (OM)
    • Ondo Finance (ONDO)
    • Pendle (PENDLE)
    • THORChain (RUNE)
    • Dogecoin (DOGE)
    • Immutable (IMX)
    • Utilities & Services Akash (AKT)
    • Arweave (AR)
    • Artificial Superintelligence Alliance (FET)
    • Helium (HNT)
    • Pyth (PYTH)
    • UMA Project (UMA)
    • VeChain (VET)
    • Worldcoin (WLD)

    Analsisi Grayscale

    Ilustrasi Grayscale. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi Grayscale. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: 3 Altcoin yang Patut Diperhatikan di Minggu Ketiga Oktober 2024

    Perlu dicatat bahwa daftar aset ini terus berubah setiap triwulan, sesuai dengan evaluasi Grayscale terhadap perkembangan proyek-proyek tersebut. Di kuartal empat ini, Grayscale juga memperkenalkan 20 altcoin potensial dengan enam token baru, termasuk SUI, Optimism (OP), Bittensor (TAO), Celo (CELO), UMA, dan Helium (HNT).

    Khususnya, SUI telah mencatat kenaikan harga hingga 300% sejak Agustus, bahkan mencapai $2,36 pada Oktober setelah peluncuran Grayscale SUI Trust di bulan Agustus.

    Grayscale semakin menunjukkan ketertarikannya pada sektor-sektor baru di dunia kripto, seperti kecerdasan buatan (AI), Decentralized Physical Infrastructure (DePIN), dan pasar prediksi. Dengan strategi ini, perusahaan yang berdiri sejak 2013 tersebut terus menjadi pemain dominan dalam manajemen aset digital, memberikan panduan penting bagi para investor untuk mengikuti tren terbaru di pasar kripto.

    Grayscale tetap berada di garis depan inovasi, dan laporan triwulanan mereka sangat dinantikan untuk melihat peluang investasi kripto yang berkembang pesat.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Grayscale Tambah BONK, Hyperliquid, dan 30 Altcoin Baru di Q3 2025

    Grayscale Research kembali merilis daftar terbaru “Aset yang Dipertimbangkan” (Assets Under Consideration) untuk kuartal ketiga 2025, termasuk BONK. Dalam pembaruan kali ini, perusahaan manajemen aset kripto tersebut memasukkan 31 altcoin, termasuk nama-nama baru seperti BONK dan Hyperliquid, sekaligus memangkas sejumlah besar token dari daftar sebelumnya.

    Penurunan Jumlah dan Perubahan Signifikan

    Menurut BeInCrypto, jumlah altcoin yang dipertimbangkan dalam Q3 2025 mengalami penurunan dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya. Jika pada Q2 Grayscale mencantumkan 40 aset, kini hanya tersisa 31, menandai langkah kurasi yang lebih selektif. Tak hanya memangkas jumlah, Grayscale juga merombak susunan kategori dan komposisi aset yang ada.

    Beberapa altcoin yang kini tidak lagi masuk dalam radar Grayscale antara lain TRON, VeChain, Immutable, Celestia, Arweave, hingga Helium. Di sisi lain, kategori “Kontrak Cerdas” dipersempit dari 12 menjadi hanya 7 aset, sementara kategori “Utilitas & Layanan” juga menyusut drastis dari 13 menjadi 4.

    Pergerakan harga Bonk (BONK/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bonk (BONK/USDT) pada Jumat, 11 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 3 Meme Coin Ekosistem Bonk yang Wajib Masuk Watchlist Pekan Ini

    Token AI dan Kejutan BONK

    Yang menarik, Grayscale memperkenalkan kategori baru untuk token AI, mencerminkan tren yang berkembang di sektor kripto. Beberapa token yang sebelumnya masuk dalam kategori umum kini dipindahkan ke kategori AI.

    Salah satu kejutan terbesar adalah masuknya BONK, meme coin berbasis Solana, yang dalam sepekan terakhir mencatatkan kenaikan harga signifikan. Meskipun performa pasar menjadi sorotan, Grayscale tidak memberikan alasan spesifik mengapa BONK maupun token-token lainnya dipilih dalam daftar.

    Token yang Belum Dikategorikan

    Beberapa nama baru seperti MegaETH, Monad, Lombard, Playtron, Prime Intellect, dan Story (IP) juga muncul dalam daftar, meskipun belum masuk ke dalam salah satu kategori utama Grayscale. Ini menunjukkan bahwa perusahaan masih mengevaluasi posisi mereka dalam kerangka produk investasinya.

    Transparansi Masih Minim

    Meskipun Grayscale merinci 20 aset teratas secara lebih jelas dalam laporan terpisah, daftar “Aset yang Dipertimbangkan” masih berupa data mentah tanpa narasi atau penjelasan strategis. Hal ini menyulitkan investor untuk memahami sepenuhnya logika di balik pemilihan dan penghapusan aset dalam daftar tersebut.

    Sebagai salah satu pelaku utama dalam industri aset digital dan penerbit ETF Bitcoin terbesar, setiap langkah Grayscale dipantau ketat oleh pasar. Daftar Aset Q3 2025 yang lebih ramping ini mengindikasikan pendekatan yang lebih hati-hati di tengah dinamika pasar yang cepat berubah, serta sinyal bahwa sektor AI dan meme coin mulai mendapat tempat di portofolio institusional.

    Baca juga: BONK Kalahkan SHIB dan DOGE Dalam Sepekan, Ini Rahasianya!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Grayscale Ungkap 40 Altcoin Pilihan yang Potensial di Q2 2025

    Grayscale, perusahaan manajemen aset digital terbesar di dunia, merilis pembaruan daftar altcoin potensial sebagai “Aset yang Dipertimbangkan” (Assets Under Consideration) untuk kuartal kedua (Q2) 2025. Dalam pembaruan ini, terdapat 40 altcoin yang berpotensi menjadi bagian dari produk investasi Grayscale di masa mendatang.

    Pembaruan tersebut menunjukkan perubahan signifikan dari daftar sebelumnya, dengan beberapa aset dihapus dan sejumlah nama baru ditambahkan, mencerminkan penyesuaian strategi perusahaan terhadap perkembangan terbaru di industri kripto.

    Aset yang Dihapus:

    • Kaspa
    • Sei
    • Sonic
    • Starknet
    • THORChain
    • Injective Protocol
    • Ai16z
    • Flock.io
    • Hyperbolic
    • Worldcoin

    Aset Baru yang Ditambahkan:

    • Berachain (BERA)
    • Plume Network (PLUME)
    • Maple Finance (SYRUP)
    • Monad
    • Movement (MOVE)
    • Lombard
    • Mantra (OM)
    • Eliza
    • DeepBook (DEEP)
    • Walrus (WAL)
    • Babylon
    • Sentient
    • Prime Intellect
    • Space and Time

    Daftar Lengkap 40 Altcoin yang Dipertimbangkan Q2 2025 (berdasarkan kategori Grayscale):

    Platform Kontrak Cerdas:

    • Aptos (APT)
    • Arbitrum (ARB)
    • Babylon*
    • Berachain (BERA)*
    • Celestia (TIA)
    • Hedera Hashgraph (HBAR)
    • Mantle (MNT)
    • Monad*
    • Movement (MOVE)*
    • Toncoin (TON)
    • TRON (TRX)
    • VeChain (VET)

    Sektor Keuangan:

    • Aerodrome (AERO)
    • Binance Coin (BNB)
    • Ethena (ENA)
    • Hyperliquid (HYPE)
    • Jupiter (JUP)
    • Lombard*
    • Mantra (OM)*
    • Maple Finance (SYRUP)*
    • Ondo Finance (ONDO)
    • Pendle (PENDLE)
    • Plume Network (PLUME)

    Konsumen & Budaya:

    • Aixbt by Virtuals (AIXBT)
    • Eliza (ELIZA)*
    • Immutable (IMX)
    • IP (Story)

    Utilitas & Layanan:

    • Akash Network (AKT)
    • Fetch.ai (FET)
    • Arweave (AR)
    • DeepBook (DEEP)*
    • EigenLayer (EIGEN)
    • Geodnet (GEOD)
    • Grass (GRASS)*
    • Helium (HNT)
    • Jito (JTO)
    • Prime Intellect*
    • Sentient*
    • Space and Time*
    • Walrus (WAL)*

    Grayscale menyatakan bahwa daftar ini akan terus diperbarui, dengan evaluasi dilakukan secara berkala setidaknya 15 hari setelah akhir setiap kuartal.

    “Daftar ini berlaku per 10 April 2025 dan dapat berubah dalam kuartal ini seiring evaluasi dan peluncuran produk-produk baru,” tulis perusahaan dalam pernyataannya.

    Sementara itu, dua aset yang sebelumnya berada dalam daftar pertimbangan, yaitu Dogecoin (DOGE) dan Pyth Network (PYTH), kini telah diluncurkan sebagai bagian dari lini produk Grayscale Trust.

    Baca juga: Dua Altcoin Menunjukkan Potensi Positif Pasca Penundaan Tarif Trump


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cardano (ADA) Diborong Whale 130 Juta Token, Sinyal Bullish?

    Berdasarkan laporan terbaru dari Thecoinrepublic pada Senin (17/3), investor besar atau “whale” telah membeli 130 juta token Cardano (ADA) dalam 72 jam terakhir.

    Pembelian besar-besaran ini terjadi saat harga Cardano memasuki fase konsolidasi, yang memicu spekulasi tentang potensi lonjakan harga di masa mendatang.

    Ali Martinez, seorang analis kripto, mengungkapkan di platform X bahwa akumulasi ini bernilai lebih dari $94 juta.

    Biasanya, aktivitas seperti ini menandakan kepercayaan tinggi dari investor besar, meskipun pasar sedang mengalami ketidakpastian.

    Cardano Masuk Fase Konsolidasi

    Saat ini, harga Cardano berada di kisaran $0,7000, mengalami penurunan 6,72% dalam 24 jam terakhir.

    Namun, tekanan beli dari whale menunjukkan minat yang terus meningkat terhadap aset digital yang satu ini.

    Dalam banyak kasus sebelumnya, akumulasi besar seperti ini sering kali menjadi tanda awal sebelum harga mengalami reli. Di sisi lain, Coinbase juga turut mempengaruhi pergerakan pasar Cardano.

    Bursa kripto ini berencana meluncurkan perdagangan berjangka (futures) untuk ADA pada 31 Maret, dengan persetujuan dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

    Jika disetujui, ini bisa meningkatkan likuiditas dan menarik lebih banyak investor institusional.

    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Regulasi dan Dampaknya pada Cardano

    Regulasi tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga ADA. Baru-baru ini, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) memperpanjang proses persetujuan untuk ETF Cardano dari Grayscale.

    Meskipun ini bukan sinyal negatif, keputusan ini menunjukkan pendekatan hati-hati SEC terhadap produk investasi kripto.

    Beberapa analis menilai bahwa regulasi yang lebih jelas bisa memberikan keuntungan bagi Cardano dalam jangka panjang.

    Jika aset ini terbukti mematuhi peraturan yang ada, kemungkinan ETF Cardano akan disetujui lebih cepat, yang bisa mendorong adopsi lebih luas.

    Prediksi Pergerakan Harga Cardano

    Para analis memantau level harga kunci untuk menentukan arah pergerakan ADA selanjutnya.

    Jika harga mampu menembus $0,75, ADA bisa menuju kisaran $0,80 hingga $1, yang menandakan potensi breakout bullish.

    Sebaliknya, jika harga turun di bawah $0,70, koreksi lebih lanjut bisa terjadi, yang meningkatkan volatilitas di pasar.

    Skenario bullish bergantung pada aktivitas whale, adopsi institusional, dan potensi perdagangan futures ADA.

    Namun, risiko penurunan tetap ada, terutama jika momentum pasar melemah atau terjadi hambatan regulasi lebih lanjut.

    Dengan fundamental yang kuat dan dukungan dari investor besar, Cardano tetap menjadi salah satu proyek kripto yang patut diperhatikan dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Grayscale Ajukan Proposal ETF untuk Hedera (HBAR) di Nasdaq

    Grayscale Investments, salah satu manajer aset kripto terbesar di dunia, mengajukan proposal baru untuk meluncurkan exchange-traded fund (ETF) bagi token asli Hedera Network, HBAR.

    Dailyhodl menyebutkan bahwa langkah ini terlihat dalam pengajuan dokumen 19b-4 oleh Nasdaq kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk mencatatkan dan memperdagangkan Grayscale Hedera Trust.

    Apa Itu ETF Kripto?

    ETF adalah instrumen investasi yang memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap aset seperti logam mulia dan kripto tanpa harus membelinya secara langsung.

    SEC telah menyetujui ETF berbasis Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pada tahun 2024, sekaligus membuka jalan bagi aset kripto lainnya untuk memasuki pasar ETF.

    Hedera (HBAR) Masuk dalam Daftar ETF Altcoin

    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sebagai pesaing Ethereum, Hedera menjadi salah satu aset kripto yang sedang diupayakan untuk masuk dalam ETF oleh Grayscale.

    Harga HBAR saat ini diperdagangkan di kisaran $0,24, mengalami kenaikan 7,4% dalam 24 jam terakhir.

    Ekspansi Grayscale ke Aset Kripto Lainnya

    Selain Hedera, Grayscale juga telah mengajukan ETF untuk Cardano (ADA), yang jika disetujui akan menjadi ETF pertama untuk pesaing Ethereum tersebut.

    Perusahaan ini juga sedang mengupayakan ETF untuk Solana (SOL) dan konversi Grayscale XRP Trust menjadi ETF berbasis spot.

    Dukungan Regulasi dari Pemerintah AS

    Aktivitas pengajuan ETF oleh Grayscale semakin meningkat seiring dengan janji Presiden AS Donald Trump untuk menciptakan lingkungan regulasi yang lebih ramah terhadap aset digital.

    Paul Atkins, yang dikenal sebagai pendukung industri kripto, telah ditunjuk untuk memimpin SEC menggantikan Gary Gensler yang sebelumnya dianggap anti-kripto.

    Dengan tren positif ini, pasar ETF kripto berpotensi semakin berkembang, memberikan investor lebih banyak pilihan untuk mendapatkan eksposur terhadap aset digital tanpa harus memilikinya secara langsung.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Grayscale Rilis Daftar 20 Altcoin Pilihan untuk Q1 2025

    Grayscale, salah satu perusahaan manajemen aset kripto terkemuka di dunia, kembali menarik perhatian pasar dengan pengumuman daftar altcoin terbarunya untuk kuartal pertama 2025. Dalam siaran pers yang dirilis pada 30 Desember 2024, perusahaan ini memperkenalkan enam mata uang kripto baru yang dianggap memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

    Penambahan daftar ini dilakukan di tengah meningkatnya minat terhadap aset digital, yang dipicu oleh pemilihan umum AS baru-baru ini, inovasi dalam teknologi AI terdesentralisasi, dan perkembangan ekosistem blockchain.

    Altcoin Pilihan Grayscale untuk Q1 2025

    Altcoin yang ditambahkan ke dalam daftar Grayscale adalah:

    1. Hyperliquid (HYPE)
    2. Ethena (ENA)
    3. Virtual Protocol (VIRTUAL)
    4. Jupiter (JUP)
    5. Jito (JTO)
    6. GRASS

    Grayscale menyoroti bahwa aset-aset ini memiliki potensi besar untuk memberikan keuntungan signifikan bagi para investor. Faktor-faktor seperti penguatan ekosistem Solana, perkembangan teknologi blockchain, dan tren pasar global menjadi dasar proyeksi bullish ini.

    Selain penambahan baru ini, beberapa mata uang kripto yang tetap menjadi fokus Grayscale adalah Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), Chainlink (LINK), dan Sui (SUI). Altcoin- altcoin ini telah lama dianggap sebagai aset berkapitalisasi besar dengan fundamental yang kuat.

    Altcoin pilihan Grayscale.
    Altcoin pilihan Grayscale.

    Performa Altcoin Terbaru

    Setelah pengumuman Grayscale, harga beberapa altcoin yang masuk dalam daftar terbarunya mengalami pergerakan signifikan:

    • HYPE: Mengalami kenaikan harga hampir 2% dalam perdagangan intraday, mencapai $27,83. Harga terendah dalam 24 jam terakhir adalah $26,62, sementara tertingginya mencapai $29,06.
    • ENA: Mencatat kenaikan lebih dari 4%, diperdagangkan di $0,9894. Rentang harga 24 jam terakhir adalah $0,9148 hingga $1,01.
    • JTO: Naik sekitar 1% dalam perdagangan harian, dengan harga saat ini di $3,34. Harga terendah dan tertinggi 24 jamnya masing-masing adalah $3,23 dan $3,38.

    Namun, tidak semua aset menunjukkan tren positif:

    • GRASS: Mengalami penurunan harga hampir 1%, saat ini diperdagangkan di $2,35.
    • VIRTUAL: Turun 4,5% dalam sehari terakhir, dengan harga bertahan di $3,49.
    • JUP: Juga mengalami penurunan 2% dalam perdagangan intraday, dengan harga saat ini di $0,82.

    Optimisme Terhadap Q1 2025

    Meskipun beberapa altcoin mengalami penurunan harga, para analis tetap optimis terhadap performa jangka panjang aset-aset ini. Proyeksi bullish Grayscale dianggap dapat mendorong minat pasar, terutama karena fundamental aset-aset tersebut yang kuat.

    Selain itu, Grayscale juga memperkuat posisinya di industri dengan meluncurkan SUI Trust untuk investor yang memenuhi syarat. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menyediakan akses ke aset-aset kripto yang berkualitas bagi para investor institusi dan ritel.

    Dengan dinamika pasar yang terus berkembang, daftar terbaru dari Grayscale ini memberikan wawasan penting bagi investor dalam menentukan strategi investasi mereka untuk tahun mendatang.

    Baca juga: Tren Bitcoin 27 Des 2024-3 Jan 2025: ATH lagi dan TP-TP By Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com