Tag: indonesia

  • Jelajah Petak 9, Pecinan Tertua di Jakarta yang Penuh Cerita


    Jakarta

    Petak 9 di Glodok, Jakarta, adalah kawasan Pecinan tertua di Indonesia. Traveler bakal menemukan suasana autentik, kuliner, dan wihara megah di sini.

    Petak 9 terletak di Jalan Kemenangan Raya nomor 40, RT 5/RW 1, Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Kawasan ini dikenal sebagai bagian dari Pecinan Jakarta, yang disebut-sebut sebagai kawasan Pecinan terbesar sekaligus tertua di Indonesia.

    Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi bisa memarkir mobil di tepi jalan sekitar Petak 9 dengan tarif sekitar Rp 10 ribu.


    Petak 9 tidak memiliki papan nama resmi yang menandakan kawasan ini, sehingga traveler yang baru kali pertama berkunjung sebaiknya bertanya kepada warga sekitar agar tidak tersesat.

    Bagi detikers yang hobi membuat konten vlog atau fotografi, tempat ini bisa jadi spot seru untuk menangkap suasana khas Pecinan yang autentik. Deretan kios di sepanjang gang menjajakan berbagai kebutuhan, mulai dari buah, sayur, ikan segar, hingga jajanan tradisional Tionghoa. Beberapa toko juga menjual perlengkapan ibadah umat Tionghoa seperti dupa, angpau, dan lampion.

    “Toko biasanya ramai menjelang Imlek. Banyak warga Tionghoa datang untuk membeli kue keranjang dan perlengkapan sembahyang,” ujar Li Xau, pedagang di Toko Kuh Kok di Petak 9.

    Di kawasan ini juga banyak pedagang pakaian, perabot rumah tangga, buah, sayur, dan ikan. Traveler yang ingin membeli ikan segar, waktu terbaik datang adalah pagi hari karena stok ikan masih baru dan kualitasnya lebih baik.

    Jalanan sempit dengan genangan air dari kios ikan menjadi ciri khas Petak 9. Suasana ramai membuat pengunjung kadang harus bergantian lewat dengan pengendara motor yang melintas. Meski padat, atmosfernya justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan kehidupan khas Pecinan Jakarta.

    Kawasan Petak 9 juga dikenal dengan deretan wihara yang berdiri megah di antara bangunan tua. Dua wihara paling terkenal di area ini adalah:

    Wihara Dharma Bakti

    Vihara Petak 9 Glodok Jakarta BaratVihara Petak 9 Glodok Jakarta Barat (Qonita Hamidah/detikTravel)

    Terletak di pertigaan pertama Petak 9 sebelah kanan. Aroma dupa langsung menyambut begitu pengunjung masuk ke dalam area wihara. Jam operasional mulai pukul 06.00 hingga 16.00.

    Wihara Dharma Jaya Toasebio

    Vihara Petak 9 Glodok Jakarta BaratVihara Petak 9 Glodok Jakarta Barat (Qonita Hamidah/detikTravel)

    Berada di Jalan Kemenangan III nomor 48, Jakarta Barat, sekitar 450 meter dari Wihara Dharma Bakti. Vihara ini menjadi tempat sembahyang sekaligus destinasi religi yang sering dikunjungi wisatawan.

    Petak 9 yang kental dengan nuansa Tionghoa memang jadi destinasi pilihan bagi penyuka wisata budaya, sejarah, dan fotografi. Buat kamu yang mau jalan-jalan di sini, jangan lupa bawa payung atau sunscreen sehingga tetap nyaman traveling saat panas atau hujan.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Koleksi Brankas di Museum Mandiri, Ada yang Beratnya Setara Gajah!



    Jakarta

    Museum Mandiri menyimpan koleksi brankas lawas di ruang bawah tanahnya. Di sana tersimpan brankas seberat 5 ton hingga sistem keamanan ganda peninggalan era kolonial.

    Bagi traveler pencinta wisata sejarah, berkunjung ke Museum Mandiri di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat bisa menjadi pilihan. Salah satu spot yang paling unik di museum ini terletak di lantai bawah (souterrain). Di sini pengunjung disambut brankas-brankas lawas dengan beragam bentuk dan ukuran.

    Traveler pasti sudah familiar dengan istilah ‘Brandkast’ atau lemari besi. Dilansir dari akun resmi Instagram Museum Mandiri (@museum_mandiri), kata ‘Brandkast’ berasal dari bahasa Belanda ‘Branden’ berarti membakar, dan ‘Kast’ berarti lemari, yang jika digabung bermakna lemari tahan api. Dalam bahasa Indonesia, dikenal dengan sebutan lemari besi.


    Koleksi brankas di Museum Mandiri, Jakarta BaratKoleksi brankas di Museum Mandiri, Jakarta Barat (Qonita Hamidah/detikTravel)

    Saat menuruni tangga menuju basement, traveler akan melihat deretan benda antik yang tertata rapi. Di antara koleksi tersebut, yang paling mencuri perhatian adalah berbagai model brankas lengkap dengan kuncinya. Ukurannya bervariasi, mulai dari yang kecil hingga sebesar lemari.

    Koleksi brankas di museum ini merupakan peninggalan bank-bank pendahulu Bank Mandiri, seperti NHM (Nederlandsche Handel-Maatschappij) dan beberapa bank lain yang berdiri setelah masa kemerdekaan. Brankas-brankas itu berfungsi sebagai pelindung aset penting seperti uang dan dokumen berharga.

    Terbuat dari baja tebal, brankas didesain tahan terhadap berbagai ancaman. Bahkan, jika terjadi kebakaran atau banjir, isi di dalamnya tetap aman dan utuh.

    Koleksi brankas di Museum Mandiri, Jakarta BaratKoleksi brankas di Museum Mandiri, Jakarta Barat (Qonita Hamidah/detikTravel)

    Salah satu koleksi paling mencolok adalah pintu brankas raksasa seberat sekitar 5 ton, setara dengan berat seekor gajah asia. Pintu nitu dulu digunakan sebagai pengaman ruang deposit ketika gedung Museum Mandiri masih difungsikan sebagai kantor NHM, dengan dinding setebal 100 cm.

    Terletak di lantai bawah Museum Mandiri, ruang koleksi ini bisa diakses melalui pintu samping gedung atau menuruni tangga dari lantai dasar. Di sisi timur ruangan, pengunjung bisa menemukan berbagai merk brankas lawas seperti Fichet, De Haas, Lips Belanda, Hobs, Hart & Co, Milners, hingga Waltz Safe & Lock Co asal Prancis.

    Brankas terbesar memiliki ukuran panjang 170 cm, lebar 75 cm, dan tinggi 200 cm. Semua koleksi ini diperoleh dari berbagai cabang Bank Mandiri di Indonesia, seperti dari Bandung, Cirebon, Surabaya, dan Medan.

    Ruang Kluis

    Lantai bawah gedung De Factorij NHM atau Museum Mandiri ini memiliki Ruang Kluis dengan luas 924 meter persegi. Setiap pintu baja di ruangan ini dilengkapi dua sistem keamanan ganda. Pertama, pemutar dial system dengan kombinasi nomor rahasia. Kedua, sistem waktu berbasis tiga jam mekanik yang terhubung langsung ke pengunci pintu.

    Menariknya, konsep keamanan seperti ini juga diterapkan di kantor pusat NHM di Amsterdam. Berdasarkan kontrak tertanggal 24 Februari 1925, perusahaan tersebut memasok 13 pintu lemari besi dengan konstruksi baja berat dan lapisan tahan api ganda, sebuah teknologi keamanan canggih di zamannya.

    Suasana sejarah itulah yang menjadi magnet masyarakat untuk berkunjung ke Museum Mandiri.

    Koleksi brankas di Museum Mandiri, Jakarta BaratKoleksi brankas di Museum Mandiri, Jakarta Barat (Qonita Hamidah/detikTravel)

    “Alasan datang ke sini (Museum Mandiri) pengen nyari spot liburan yang murah dan antik sama teman-teman, karena kalau liburan di Depok paling ke Margonda sudah biasa, jadi lagi pengen nyari suasana yang berbeda aja,” kata Karina, pengunjung asal Depok, kepada detikTravel, Sabtu (25/10/2025).

    Ruangan yang wajib dikunjungi di museum ini tentu saja adalah ruang bawah tanah, tempat brankas-brankas antik itu disimpan. Beberapa di antaranya berasal dari Inggris, seperti Retner Safe London dan Milner’s Patent London buatan awal 1900-an.

    Uniknya, brankas-brankas ini tersimpan di dalam brankas besar berbentuk ruangan dengan pintu baja berlapis jeruji besi, brankas di dalam brankas. Di dalamnya, terdapat 12 ruang kecil yang dahulu digunakan sebagai ruang privat nasabah prioritas.

    Koleksi brankas di Museum Mandiri, Jakarta BaratKoleksi brankas di Museum Mandiri, Jakarta Barat (Qonita Hamidah/detikTravel)

    “Di sini (ruang brankas) ada 12 ruangan kecil atau privat room yang zaman dulu digunakan untuk nasabah prioritas untuk menyimpan uang biar lebih privasi,” kata Icha, petugas Museum Mandiri.

    “Museum Mandiri lebih bagus dari museum lain di Kota Tua, dari interior dan infografik yang disajikan mudah dipahami pengunjung.” kata Silvi, pengunjung ruang brankas Museum Mandiri.

    Dengan melihat koleksi brankas itu, traveler bisa mendapatkan gambaran betapa ketatnya sistem keamanan perbankan zaman kolonial. Jadi, kalau detikers ingin menyelami sejarah dan melihat teknologi pengamanan uang di masa lampau, ruang bawah tanah Museum Mandiri wajib masuk daftar kunjungan berikutnya.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menelusuri ‘Candi Prambanan’ yang Ada di Lampung


    Jakarta

    Tak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta untuk bisa menikmati kemegahan Candi Prambanan. Di Lampung, terdapat sebuah bangunan berupa replika Candi Prambanan yang didesain mirip dengan bentuk aslinya.

    Lokasinya berada di kawasan wisata Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Selain replika Candi Prambanan, kawasan wisata ini juga menampilkan replika bangunan dari berbagai suku dan daerah yang ada di Indonesia.

    Sejarah Cakat Raya

    Melansir situs traveling, Kabupaten Tulang Bawang dikenal sebagai daerah yang kaya akan keberagaman suku dan budaya. Sebagai salah satu daerah tujuan transmigrasi di Lampung, Tulang Bawang tumbuh menjadi kawasan yang dinamis dengan penduduk dari berbagai latar belakang.


    Seiring waktu, daerah ini berkembang pesat hingga akhirnya resmi berdiri secara administratif sebagai kabupaten pada tahun 1977. Wujud penghargaan dari keberagaam tersebut tercermin dari pembangunan kawasan wisata Cakat Raya.

    Dari tempat ini, wisatawan tidak hanya melihat keunikan arsitektur tradisional, tetapi juga menikmati panorama alam yang menakjubkan berupa hamparan rawa dan kebun hijau yang terbentang luas.

    Daya Tarik Cakat Raya

    Kawasan wisata Cakat Raya menampilkan replika bangunan bersejarah dari berbagai daerah di Indonesia sebagai lambang keberagaman yang terbentuk. Mulai dari rumah-rumah adat dari beberapa daerah, bangunan-bangunan bersejarah yang menjadi ikon wisata.

    Daya tarik utama kawasan ini adalah replika Candi Prambanan yang berdiri kokoh dengan luas 9×10 meter dengan tinggi mencapai 12 meter. Replika Candi Prambanan ini memiliki detail yang rapih dan tampak seperti bangunan aslinya.

    Replika Candi Prambanan berdiri menghadap langsung ke Way Tulang Bawang, sebuah sungai yang menjadi kebanggaan masyarakat Tulang Bawang. Pemandangan yang indah dan bangunan yang berdiri megah membuat replika candi ini menjadi spot favorit wisatawan.

    Dengan keunikannya inilah, kawasan wisata Cakat Raya menjadi destinasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Terlebih pada hari-hari libur, lebih banyak wisatawan datang ke tempat ini untuk mengabadikan momen atau berlibur bersama keluarga.

    “Tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama orang tersayang,” tulis akun google review An********** dalam ulasan yang dibaca detikTravel Rabu (5/11/2025).

    Tulisan serupa juga ditulis oleh beberapa akun lain, wisatawan merasa nyaman dan puas terhadap kebersihan di kawasan wisata Cakat Raya. “Kawasan wisata dikelola dengan baik walaupun tanpa tiket masuk. Penjaganya ramah, memberi informasi tentang tempat wisata dengan detail,” tulis akun Munah Mey dalam ulasan tersebut.

    Lokasi dan Harga Tiket Masuk Cakat Raya

    Kawasan wisata Cakat Raya berada di Jalan Lintas Sumatera, Desa Cakat Raya. Lokasinya 16 km dari pusat Kota Menggala. Jika wisatawan pergi dari Bandar Lampung, cukup melakukan perjalanan selama 3 jam setengah untuk sampai ke kawasan wisata ini.

    Untuk mengunjungi kawasan wisata Cakat Raya, wisatawan tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Tertarik untuk berkunjung ke kawasan wisata Cakat Raya?

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rasakan Kemewahan Italia di The Trans Luxury Hotel Bandung



    Bandung

    Liburan singkat kini bisa terasa mewah dan menyegarkan tanpa harus jauh-jauh dari kota. Saat rutinitas mulai terasa padat, kamu bisa melepas penat dengan menikmati pengalaman staycation eksklusif di The Trans Luxury Hotel Bandung, hotel bintang lima yang dikenal dengan kemewahan, pelayanan personal, dan fasilitas terbaik di kelasnya.

    Kabar baiknya, sekarang kamu bisa menikmati pengalaman menginap penuh kenyamanan dengan penawaran eksklusif khusus pembaca detikcom melalui laman transhotelgroup.com/detik.

    Sentuhan Kemewahan Italia dengan Amenities Acqua di Parma

    The Trans Luxury Hotel selalu berkomitmen memberikan pengalaman terbaik bagi setiap tamu. Salah satu yang membuatnya istimewa adalah kehadiran amenities mewah dari Acqua di Parma, merek legendaris asal Italia yang dikenal dengan wangi elegan dan kualitas perawatan tubuh premium.


    Mulai dari sampo, kondisioner, shower gel, hingga body lotion, semua produk Acqua di Parma hadir di kamar dan suite The Trans Luxury Hotel. Setiap detail menghadirkan sensasi relaksasi yang menenangkan sekaligus menyegarkan, membuat momen staycation kamu jadi lebih berkelas dan berkesan.

    Fasilitas Lengkap untuk Keluarga dan Relaksasi Total

    Sebagai destinasi yang ramah keluarga, The Trans Luxury Hotel menghadirkan pengalaman lengkap untuk semua usia. Anak-anak bisa bermain di White Sandy Beach Pool yang unik, lengkap dengan pasir putih layaknya di pantai sungguhan. Ada juga heated pool yang nyaman di udara sejuk Bandung, serta jacuzzi untuk kamu yang ingin bersantai sepenuhnya.

    Ingin relaksasi total? Nikmati perawatan di The Spa, di mana para terapis profesional yang didatangkan langsung dari Bali siap memanjakan tubuh dan pikiranmu.

    Liburan Seru dengan Stay & Play

    Bagi kamu yang ingin menambah keseruan liburan, The Trans Luxury Hotel juga menawarkan pengalaman Stay & Play yang memadukan kenyamanan menginap dengan keseruan bermain di Trans Studio Bandung, taman hiburan indoor terbesar di Indonesia. Satu paket yang menghadirkan momen tak terlupakan bersama keluarga atau orang tersayang.

    Penawaran eksklusif ini bisa kamu dapatkan hanya melalui laman transhotelgroup.com/detik, dengan periode pemesanan dan menginap hingga 30 November 2025, tergantung ketersediaan kamar.

    Nikmati kemewahan, ketenangan, dan pengalaman tak terlupakan di jantung Kota Bandung. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.thetranshotel.com!

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kampung Adat Lamahelan, Surga di Flores Timur yang Sarat Budaya



    Flores Timur

    Setiap kampung adat memiliki kekhasan adat istiadat yang mencerminkan kearifan lokal masyarakatnya. Salah satunya adalah Kampung Adat Lamahelan di Desa Helanlangowuyo, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Kampung ini memiliki pesona unik yang menarik minat wisatawan. Karena kampung ini menawarkan kesempatan untuk menjelajahi warisan budaya, arsitektur tradisional, dan aktivitas budaya masyarakat setempat.

    Saat sampai di depan pintu gerbang kampung adat, pengunjung akan disambut oleh patung Soba Ratu. Patung ini merupakan simbol penjaga kampung dan dipercaya dapat memberikan keseimbangan serta kerukunan bagi masyarakat. Patung ini berdiri kokoh di setiap pintu masuk, baik di sisi utara, selatan, timur, maupun barat kampung.


    Sebelum masuk ke Kampung Adat Lamahelan, kamu akan melewati tangga bebatuan atau masyarakat setempat menyebutnya Wato Merik. Tangga ini disusun rapi, menuntut pengunjung untuk masuk ke kampung adat. Ini merupakan tangga yang sudah ada sejak zaman leluhur masyarakat adat Lamahelan yang dibuat sebagai penanda jalan menuju Kampung Adat Lamahelan di puncak bukit.

    Tidak hanya Wato Merik dan patung Soba Ratu, Kampung Adat Lamahelan juga memiliki rumah adat atau dalam bahasa setempat disebut dengan Bale Adat. Ini merupakan tempat yang digunakan masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan seperti rapat penting, upacara adat, dan tradisi budaya. Berdirinya rumah adat ini menandakan bahwa masyarakat Kampung Adat Lamahelan masih menjaga dan melestarikan warisan leluhur mereka.

    Kampung Adat Lamahelan adalah desa wisata yang sudah terverifikasi dalam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Meskipun berada di Indonesia bagian timur, kampung adat ini sangatlah menarik untuk dikunjungi.

    Hal ini terbukti ketika rombongan wisatawan dari Amerika, Australia, Inggris, dan Kanada mengunjungi Kampung Adat Lamahelan. Tujuan utama mereka adalah melihat secara langsung rumah tenun (tur tekstil) di kampung ini.

    Tidak hanya itu, mereka juga mengamati kebudayaan di Kampung Adat Lamahelan yang masih dilestarikan. Para wisatawan mancanegara ini juga melihat situs budaya seperti gading-gading dan patung adat di Lamahelan.

    Masyarakat Lamahelan identik dengan keahliannya sebagai pengiris tuak dan pemasak arak terkenal. Di Flores, arak atau moke memiliki peran penting dalam ritus adat. Arak bukan sebuah simbol, melainkan menyatu dengan ritus itu sendiri. Setiap tegukan arak oleh para tetua adat dilakukan secara sadar dan bagi mereka ini merupakan minuman yang diinginkan leluhur.

    Untuk memasak arak, masyarakat Lamahelan memiliki cara tersendiri. Periuk tanah diletakkan di atas tungku, lalu sebuah bambu berbentuk semacam cerobong asap disambungkan pada periuk tanah tersebut.

    Di dalam rongga-rongga bambu inilah, uap dari tuak putih yang dimasak disuling menjadi butir-butir arak yang ditampung ke dalam botol kaca. Mereka akan menggunakan kayu bakar khusus dan hanya diketahui oleh masyarakat adat Lamahelan. Arak Lamahelan sangatlah terkenal, bahkan menjadi primadona di kalangan para pencintanya.

    Artikel ini sudah tayang di detikBali. Baca di sini selengkapnya.

    (nor/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Lamine Yamal Masuk Puskas Award, Real Betis Sindir Pakai Gol Antony


    Jakarta

    Lamine Yamal masuk dalam nominasi Puskas Award 2025 dengan gol cut inside. Real Betis menyindirnya pakai gol Antony, yang serupa!

    FIFA sudah umumkan 11 nominasi Puskas Award 2025 pada 14 November kemarin. Ada wakil dari Indonesia, yakni Rizky Ridho dengan gol dari tengah lapangan.


    Pemain Barcelona, Lamine Yamal pun masuk nominasinya. Yamal mencetak gol ke gawang Espanyol dengan gerakan khasnya cutinside.

    Yamal menggiring bola dari sisi kanan, lalu bergerak ke tengah. Dirinya kemudian lepas tembakan melengkung yang menusuk ke pojok atas gawang.

    Real Betis menyindir gol Lamine Yamal yang masuk Puskas Award 2025 itu. Sebabnya, pemainnya, Antony juga pernah mencetak gol serupa!

    Itu dilakukan Antony ketika hadapi tuan rumah Espanyol pada Maret 2025. Antony menusuk ke tengah dari sisi kanan, lalu menyepak bola melengkung ke dalam gawang. Gol itu pun dramatis karea dicetak pada menit ke-90 dan jadi penentu kemenangan 2-1.

    Lebih cakep mana, gol Yamal atau Antony?

    (aff/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Klub Divisi Dua Spanyol Ejek Gol Lamine Yamal yang Masuk Puskas Award


    Jakarta

    Real Betis sudah ejek Lamine Yamal yang masuk nominasi Puskas Award 2025 dengan gol Antony. Giliran klub klub divisi dua, Cadiz ikutan!

    FIFA sudah umumkan 11 nominasi Puskas Award 2025 pada 14 November kemarin. Ada wakil dari Indonesia, yakni Rizky Ridho dengan gol dari tengah lapangan.


    Lamine Yamal, pemain Barcelona turut masuk dalam nominasi tersebut. Yamal mencetak gol ke gawang Espanyol dengan gerakan khasnya cut inside.

    Yamal menggiring bola dari sisi kanan, lalu bergerak ke tengah. Dirinya kemudian lepas tembakan melengkung yang menusuk ke pojok atas gawang.

    Real Betis sudah mengejek Lamine Yamal dengan mem-posting video cuplikan gol Antony. Sama-sama lawan Espanyol, Antony melepas tembakan melengkung setelah cut inside.

    Kini giliran klub Divisi Segunda alias divisi kedua di Spanyol yang ikutan ejek Lamine Yamal. Itu adalah Cadiz!

    Cadiz mem-posting cuplikan gol Javier Ontiveros. Ontiveros lakukan cut inside dari sisi kiri, bergerak ke tengah, lalu menyepak bola persis seperti golnya Yamal, juga Antony.

    Lucunya, Cadiz turut bersimpati dengan Real Betis karena Antony tidak masuk nominasi Puskas Award 2025. Ada-ada saja…

    (aff/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Resep Diet Tanpa Menyiksa Chicco Jericho, Masih Doyan Makan Nasi


    Jakarta

    Chicco Jerikho menjadi salah satu aktor nasional yang dikenal dengan tubuh fitnya. Selain kerap berolahraga, pria 40 tahun itu juga menjaga pola makan.

    Alih-alih spesifik menghindari konsumsi makanan tertentu, Chicco memilih untuk mengatur porsi dan gizi seimbang setiap makan. Menurut Chicco, cara ini lebih efektif untuk memastikan kebutuhan gizi dalam tubuh.

    “Kalau makanan yang diutamakan itu pastinya aku melihat nutrisinya seperti apa, makronya seperti apa. Gitu proteinnya, fiber, karbonya, dan itu harus seimbang gizinya,” kata Chicco ketika ditemui di wondr Jakarta Running Festival 2024 di Istora Senayan, Sabtu (12/10/2024).


    “Jadi kita nggak makan hanya sebagai untuk mengenyangkan aja. Makan yang penting kenyang. Jadi kita makan itu harus bisa tetap memenuhi kebutuhan nutrisi,” sambungnya.

    Tidak perlu menyiksa, ia menekankan ‘menikmati’ makanan tetap menjadi faktor yang harus diutamakan. Masyarakat menurutnya bisa mencari makanan yang lezat, tetapi juga sehat.

    Oleh karena itu, meski diet, Chicco tetap mengonsumsi nasi putih dan tidak menghindarinya.

    “Kalau nasi, ya kita orang Indonesia terbiasa makan nasi, kalau nggak makan nasi kayaknya belum makan gitu. Masih makan nasi gitu,” sambungnya.

    Chicco Jerikho mengingatkan bahwa menjaga kesehatan tubuh adalah sebuah keharusan. Berolahraga rutin dan menjaga pola makan menjadi langkah yang harus dibiasakan sedini mungkin.

    “Setelah pandemi ini banyak banget virus-virus yang kayak sedikit kita lengah aja, kecapekan, bisa batuk, flu, demam, tiba sakit ini, sakit itu. Nah, salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan berolahraga,” ujar Chicco.

    “Berolahraga bisa di mana saja, bisa lari. Apapun jenisnya apapun di manapun. Salah satu yang paling simpel lari,” tandasnya.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Intermittent Fasting ala Rina Nose Biar Tetap Kurus, Ternyata Sesimpel Ini


    Jakarta

    Tubuh ramping dan sehat yang dimiliki Rina Nose tentu menjadi dambaan banyak wanita. Demi mendapatkan bentuk tubuh ramping itu, selebritis kenamaan Indonesia tersebut mengaku menjalani metode intermittent fasting atau diet dengan jam makan tertentu.

    Rina Nose mengaku tidak memiliki pantangan makanan pada metode diet intermittent fasting-nya. Hanya saja, dirinya disiplin untuk makan hanya antara pukul satu siang hingga tujuh malam.

    Di luar jam tersebut, Rina mengatakan hanya menjaga tubuhnya tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air putih.


    “Pokoknya makan tiap hari dimulai dari jam satu sampai jam tujuh. Nggak (makan) apapun (juga). Kalau nasi masih, sayur, makanan yang kayak gini kan dimasak semua,” ucap Rina Nose dikutip dari detikHot, Rabu (19/11/2024).

    Rina Nose mengatakan dirinya rutin mengonsumsi makanan tinggi protein untuk membantunya merasa kenyang lebih lama.

    Rekomendasi Makanan untuk Intermittent Fasting

    Demi memaksimalkan potensi manfaat kesehatan dari metode diet ini, penting untuk mengonsumsi makanan dan minuman utuh yang bergizi selama periode makan.

    Dikutip dari Healthline, mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi membantu melengkapi diet dan mendukung berat badan yang sehat. Cobalah untuk menyeimbangkan setiap waktu makan dengan berbagai macam makanan utuh seperti:

    • Buah-buahan: apel, pisang, beri, jeruk, persik, pir, dan tomat
    • Sayuran: brokoli, kubis brussel, kembang kol, mentimun, sayuran berdaun hijau.
    • Biji-bijian utuh: jelai, soba, quinoa, beras, gandum.
    • Lemak sehat: minyak zaitun dan alpukat
    • Sumber protein: telur, ikan, kacang-kacangan, daging, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian.

    Minuman bebas kalori seperti air putih dan teh serta kopi tanpa gula, bahkan saat berpuasa, juga membantu mengendalikan nafsu makan sekaligus menjaga tubuh tetap terhidrasi.

    Sebaiknya batasi makanan olahan seperti makanan ringan kemasan, makanan yang digoreng, minuman manis, dan sebagian besar makanan beku. Pasalnya, makanan jenis ini akan mengurangi efek positif dari diet yang telah dilakukan.

    NEXT: Manfaat Intermittent Fasting

    Dokter gizi dr Raissa E Djuanda SpGK mengatakan melalui beberapa penelitian, metode diet ini dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Seperti membantu menurunkan berat badan, hingga mencegah penyakit diabetes tipe 2.

    “Intermittent fasting juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Itu juga membantu merangsang autophagy yang membantu membersihkan sel-sel rusak,” kata dr Raissa ketika dihubungi detikcom, Selasa (19/11/2024).

    Idealnya menurut dr Raissa, satu porsi makanan berisi 55-65 persen berisi karbohidrat (termasuk sayur), 20-30 persen lemak, dan 15-35 persen protein.

    Ia menyebut masyarakat juga bisa mengikuti pedoman ‘Isi Piringku’ dari Kementerian Kesehatan yaitu 50 persen buah dan sayur (sayur 2/3 dan buah 1/3) dan 50 persen berisi karbohidrat dan protein (2/3 karbohidrat dan 1/3 protein).

    dr Raissa menegaskan meskipun metode diet ini terbilang cukup efektif, namun tidak semua orang dapat mencobanya. Saat dilakukan secara tidak tepat, intermittent fasting bisa saja memunculkan risiko penurunan energi, pusing, hingga muncul masalah pencernaan.

    Beberapa orang yang tidak cocok dengan metode intermittent fasting seperti ibu hamil dan menyusui, anak-anak, dan orang-orang dengan kondisi medis tertentu.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Menteri Pembangunan Keluarga Bicara Susahnya Turunkan Stunting RI, Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Stunting masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang disorot di Indonesia. Stunting merupakan sebuah kondisi gagal tumbuh pada anak disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dalam 1.000 hari pertama kehidupan.

    Tidak hanya berdampak pada berat, tinggi badan anak, serta risiko lebih rentan penyakit, stunting juga berefek buruk pada perkembangan kognitif. Kondisi ini yang akhirnya memengaruhi kemampuan belajar, berpikir, hingga kecerdasan anak. Hal ini yang akhirnya membuat stunting menjadi salah satu fokus kerja dari pemerintah.

    Prevalensi stunting di Indonesia sebenarnya menunjukkan tren penurunan. Tercatat pada tahun 2018 kasus stunting berada di angka 30,8 persen turun menjadi 24,4 persen pada tahun 2021, 21,6 persen pada tahun 2022, dan pada tahun 2023 menjadi 21,5 persen.


    Meski begitu, prevalensi stunting di Indonesia masih termasuk tinggi apabila dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Thailand di angka 10 persen dan Vietnam 19 persen.

    Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji menuturkan ada sejumlah faktor yang membuat persoalan stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Beberapa di antaranya adalah masih kurangnya asupan gizi, kurangnya air bersih di daerah tertentu, kurangnya edukasi, hingga masih banyak hunian tak layak huni dan belum memiliki sistem sanitasi.

    Wihaji berpendapat kebanyakan dari faktor tersebut sangat berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat pada saat ini.

    “Ekonomi itu faktor utamanya kenapa dia tidak punya jamban. Kenapa dia tidak punya air bersih, itu dari lingkungan, kemudian kenapa juga kurang mengerti, ya karena masih kurang edukasi juga,” ujar Wihaji ketika ditemui awak media di Kab Karawang, Jawa Barat, Rabu (4/12/2024).

    Wihaji menuturkan edukasi pada masyarakat juga masih menjadi PR (pekerjaan rumah) yang besar untuk segala pihak dalam mengatasi masalah stunting. Masih ada banyak kebiasaan ibu hamil yang sebenarnya dapat memengaruhi kesehatan janin, namun masih saja dilakukan.

    Salah satu yang disoroti misalnya adalah kebiasaan nyirih atau mengunyah sirih di beberapa daerah tertentu yang masih dilakukan oleh ibu hamil.

    Menurutnya kebiasaan ini dapat memengaruhi kondisi janin yang akhirnya dapat meningkatkan risiko stunting. Terlebih kebiasaan ini biasanya juga dilakukan dengan menambahkan zat-zat lain yang bisa saja berisiko pada janin.

    “Itu termasuk kultur yang perlu diedukasi, itu salah satu contohnya, beberapa daerah itu masih ada,” sambungnya.

    Wihaji lebih lanjut mengatakan pihaknya saat ini akan melakukan pendekatan berbasis data dalam penanganan stunting secara by name by address. Ia menuturkan saat ini tercatat ada sekitar 8,7 juta keluarga berisiko stunting di Indonesia.

    Menurutnya, kini pihak Kemendukbangga tinggal fokus bekerja bersama kementerian terkait untuk mencapai hal tersebut. Ia yakin secara bertahap nantinya angka stunting akan perlahan menurun sesuai dengan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto.

    “Kita mau cicil pelan-pelan. Perintah Pak Presiden, sudah jangan banyak diskusi, jangan banyak seminar, jangan banyak lokakarya, turun ke lapangan langsung selesaikan masalahnya,” ujar Wihaji.

    “Kerja sama antar kementerian juga akan lebih fokus karena perintah Pak Presiden. Jangan sampai nanti ada tumpang tindih program antar kementerian. Mulai saat ini dirapihkan, saya yakin nantinya akan tertangani dengan baik,” tandasnya.

    (avk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto