Tag: institusi

  • Fidelity: Institusi Semakin Mengadopsi Bitcoin

    Akibat kelesuan ekonomi global yang disebabkan pandemi COVID-19, Bitcoin dan aset kripto lain mendapat dorongan adopsi besar oleh investor institusi. Hal tersebut diutarakan Christine Sandler, Kepala Pemasaran dan Penjualan Fidelity Digital Assets.

    Sejak tahun 2014, Fidelity telah mulai mempelajari teknologi distributed ledger itu. Mereka menyadari ada sejumlah friksi yang dihadapi institusi dalam hal penyimpanan dan perdagangan aset kripto, serta kurangnya infrastruktur. Sebab itu, Fidelity memutuskan untuk menciptakan layanan dan produk bagi institusi.

    Perusahaan tersebut umumnya memiliki klien dari kalangan investor ritel, individu kaya, family office, penasihat investasi, dana lindung nilai dan hibah, sehingga memungkinkan Fidelity menghadirkan produk-produk baru serta memudahkan penggunaan bagi pelanggan yang belum mengenalnya.

    Kendati demikian, baru pada tahun 2020 terjadi pergeseran investasi Bitcoin oleh institusi. Faktor yang mendorongnya adalah pandemi dan regulasi produktif oleh organisasi seperti Komisi Pertukaran dan Sekuritas AS (SEC) serta Kantor Pengawas Mata Uang AS.

    Sandler menjelaskan, pada tahun ini terjadi adopsi narasi emas digital. Bitcoin mulai diminati oleh investor institusi, seperti dana lindung nilai, individu kaya dan family office. Terjadi perluasan jenis klien yang berinteraksi dengan ekosistem aset kripto.

    Pada Agustus 2020, presiden Fidelity, Peter Jubber, mengumumkan rencana untuk meluncurkan dana indeks Bitcoin.

    Dengan investasi minimal US$100 ribu, produk ini ditujukan bagi institusi serta investor terakreditasi yang tidak bisa membeli Bitcoin langsung.

    Sandler berkata dana indeks tersebut diperuntukkan pihak yang terkendala menyimpan Bitcoin spot dalam portofolio mereka.

    Soal Bitcoin exchange-traded funds (ETF), suatu inisiatif yang telah berulang kali diajukan berbagai perusahaan dan ditolak SEC, Sandler berkata hal tersebut akan fantastis.

    Jika terjadi, layanan tersebut akan memberikan akses instan terhadap Bitcoin bagi investor tradisional, dan mampu menggenjot permintaan.

    Kendati institusi mulai serius terhadap Bitcoin, sikap tersebut tidak diberikan kepada aset kripto lain seperti Ethereum. Sandler menjelaskan klien Fidelity menunjukkan minat terhadap Ethereum hanya sesekali, dan minat utama masih ditujukan kepada narasi Bitcoin. Narasi emas digital lebih tepat mengena investor tradisional.

    Tetapi, dukungan bagi Ethereum ada di rencana Fidelity Digital Assets. Dengan adanya fitur Proof-of-Stake sebagai bagian Ethereum 2.0, Fidelity berencana menambahkan dukungan bagi layanan terkait di masa depan.

    “Sebagai kustodian aset digital, kita harus menawarkan layanan staking. Saya pikir kami akan menciptakan layanan tersebut setelah kami resmi mendukung Ethereum, tapi saat ini yang kami dengar kebanyakan adalah Bitcoin,” tambah Sandler.

    Baca Juga: Filecoin Capai Kapasitas 1 Exabyte, Lebih Besar dari Netflix!

    Sandler juga menyoroti lembaga keuangan tradisional yang mulai menyusul masuk ke industri aset kripto, dan uang digital bank sentral akan hadir dalam beberapa tahun ke depan. Ekosistem kripto berkembang cepat, terutama dengan adanya kegunaan tokenisasi aset nyata serta kontrak pintar (smart contract).

    Ia berpikir bukan tidak mungkin dolar digital atau uang digital bank sentral akan digunakan untuk berinteraksi dengan ekosistem tersebut. Kripto dan uang fiattradisional akan hidup berdampingan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • GameSquare Alokasikan $100 Juta untuk Ethereum Treasury

    Perusahaan media digital yang terdaftar di Nasdaq, GameSquare Holdings, resmi mengumumkan strategi treasury berbasis Ethereum senilai $100 juta, menandai langkah besar perusahaan dalam mengadopsi teknologi keuangan terdesentralisasi (DeFi).

    Menurut laporan Coin Track Daily, langkah strategis ini diumumkan oleh CEO GameSquare, Justin Kenna, dalam pernyataan yang pertama kali dilaporkan oleh ACCESS Newswire. Ia menyatakan bahwa strategi ini ditujukan untuk menghasilkan imbal hasil on-chain sebesar 8–14%, jauh di atas rata-rata hasil dari staking Ethereum konvensional.

    Strategi ini dikembangkan bersama Dialectic melalui platform Medici milik perusahaan tersebut. Medici menggunakan pembelajaran mesin dan manajemen risiko tingkat lanjut untuk mengoptimalkan hasil investasi. GameSquare telah memulai inisiatif ini dengan pembelian Ethereum senilai $5 juta, setara dengan 1.818,84 ETH dengan harga rata-rata $2.749. Dana ini sebagian diperoleh dari penawaran saham publik senilai $8 juta yang dipimpin oleh Lucid Capital Markets.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 14 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Harga Saham GameSquare Naik!

    Pengumuman ini langsung disambut positif oleh pasar, dengan harga saham GameSquare melonjak 58%, mencerminkan kepercayaan investor terhadap pendekatan baru yang berfokus pada aset kripto. Langkah ini dinilai sejalan dengan tren adopsi kripto oleh korporasi, seperti yang dilakukan MicroStrategy dengan strategi treasury Bitcoin-nya.

    Selain Ethereum, GameSquare juga membuka kemungkinan untuk mengeksplorasi instrumen lain seperti stablecoin dan non-fungible token (NFT) guna memperluas sumber imbal hasil dan semakin mengintegrasikan teknologi blockchain dalam keuangan perusahaan.

    Dengan strategi ini, GameSquare menyusul perusahaan seperti SharpLink Gaming yang telah lebih dulu memegang cadangan Ethereum dalam jumlah besar. Namun, langkah ini juga berpotensi menarik perhatian regulator seiring dengan meningkatnya eksposur institusi tradisional terhadap aset digital.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gak Semua Orang Bisa Dapat Ini! Intip Fitur Tokocrypto Prestige

    Dalam dunia trading aset kripto, waktu, dukungan, dan efisiensi adalah faktor yang sangat menentukan pendapatan. Namun, tidak semua akun memberikan Anda kenyamanan dan keistimewaan untuk bergerak cepat saat dibutuhkan. Di sinilah Tokocrypto Prestige menunjukkan perbedaannya.

    Tokocrypto Prestige bukan hanya soal biaya trading lebih rendah namun sebuah layanan yang dirancang untuk memberikan pengalaman premium dan rasa aman penuh kendali—baik untuk trader individu (VIP) maupun institusi. Salah satu fitur unggulan yang paling terasa manfaatnyaAdalah Prioritas Customer Service.

    Prioritas Customer Service, Tak Perlu Lagi Menunggu Lama

    Bayangkan sedang mengalami kendala saat market sedang bergerak cepat—dan Anda harus menunggu giliran untuk mendapat balasan. Risiko kehilangan momentum atau peluang bisa sangat besar.

    Sebagai member Tokocrypto Prestige, Anda tidak perlu menghadapi hal itu.
    Anda akan mendapatkan:

    • Akses langsung ke dedicated layanan pelanggan
      Tak perlu masuk antrian umum. Pertanyaan dan masalah Anda akan langsung ditangani oleh tim yang sudah memahami kebutuhan Anda.
    • Respon lebih cepat & personal
      Tidak hanya cepat, tapi juga lebih tepat sasaran. Anda tidak perlu menjelaskan dari awal karena tim sudah dilatih untuk memahami konteks pengguna VIP.
    • Account Manager khusus
      Andaakan memiliki dedicated account manager yang bisa Anda hubungi langsung tanpa harus melewati banyak layer layanan pelanggan.

    Keuntungan Lain yang Tidak Didapatkan Akun Reguler

    Tokocrypto Prestige juga memberikan berbagai fitur eksklusif lain yang membuat pengalaman trading Anda naik kelas:

    1. Fee Trading Lebih Rendah

    Dengan biaya transaksi hingga 0,027% , Anda bisa menghemat signifikan—terutama jika aktif bertransaksi kripto dalam jumlah besar atau  investor dengan volume transaksi tinggi 

    2. Dua UID untuk User yang Sama

    Anda bisa memiliki satu akun personal dan satu akun perusahaan tanpa takut aset tercampur. Cocok untuk pengguna yang aktif secara individu sekaligus memiliki entitas bisnis.

    3. Akses Awal ke Market Insight

    Dapatkan informasi dan analisis pasar sebelum dirilis ke publik. Insight ini bisa menjadi pembeda antara aksi cepat dan ketinggalan momentum.

    4. Promosi dan Undangan Eksklusif

    Nikmati promosi khusus, cashback terbatas, dan kesempatan menghadiri event eksklusif bersama mitra Tokocrypto dari berbagai industri (F&B, kesehatan, hingga konsultasi pajak).

    5. Keamanan Standar Global

    Akun Prestige menerapkan sistem keamanan tingkat enterprise yang dirancang untuk melindungi aset dalam volume besar, dengan kontrol lebih detail.

    Kenapa Ini Penting?

    Banyak trader berpikir bahwa semua akun di platform kripto memberikan layanan yang sama. Namun, begitu volume trading dan eksposur bertambah, kebutuhan akan dukungan cepat, layanan personal, dan efisiensi operasional menjadi sangat penting 

    Tokocrypto Prestige hadir untuk mengisi celah tersebut. Dengan menjadi member, Anda bukan hanya melakukan trading—Anda menjalankan strategi dengan dukungan sistem dan tim yang mendukung keberhasilan Anda.

    Gabung Sekarang dan Rasakan Bedanya

    Jika Anda mulai merasa terbatas dengan akun reguler, ini saatnya mempertimbangkan Tokocrypto Prestige. Upgrade layanan, rasa aman, dan efisiensi yang Anda dapatkan bisa menjadi pembeda nyata dalam hasil trading Anda ke depan.

    Klik di sini untuk mulai proses pendaftaran Tokocrypto Prestige



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Institusi Kembali Serok Bitcoin, Harga BTC Nyaris Tembus $90.000

    Di tengah pasar kripto yang mulai pulih dari gejolak akibat ancaman tarif, banyak institusi kembali berani ambil posisi. Salah satu yang menonjol adalah Metaplanet, yang baru saja mengumumkan pembelian 330 BTC dengan nilai sekitar $28,2 juta, memperkuat portofolionya menjadi total 4.855 BTC.

    Dilaporkan BeInCrypto, langkah ini dilakukan saat harga Bitcoin bergerak mendekati level psikologis $90.000, mencerminkan optimisme yang mulai kembali tumbuh, meski kehati-hatian masih terasa kental di pasar.

    “Metaplanet telah mengakuisisi 330 BTC dengan harga rata-rata ~$85.605. Total kepemilikan kami kini mencapai 4.855 BTC, dengan rata-rata pembelian sekitar $85.386,” ujar Simon Gerovich, CEO Metaplanet.

    Meski begitu, saham Metaplanet masih menunjukkan volatilitas tinggi. Dalam lima hari terakhir, harga sahamnya terkoreksi hampir 2%, dan lebih dari 20% selama sebulan terakhir. Ini menunjukkan bahwa meskipun kepercayaan terhadap Bitcoin meningkat, pasar saham belum sepenuhnya mencerminkan sentimen tersebut.

    Bitcoin Rebound, Tapi Saham Kripto Masih Bergejolak

    Setelah sempat anjlok akibat kekhawatiran atas kebijakan tarif dari mantan Presiden AS Donald Trump, pasar kripto mulai menguat kembali sejak adanya sinyal jeda dari kebijakan tersebut.

    Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto. Sumber: Alternative.
    Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto. Sumber: Alternative.

    Baca juga: Tren Bitcoin 21-25 April 2025: Altcoin Time Not Alt Season By Hoteliercrypto

    Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto bahkan beranjak dari zona Fear menuju kondisi yang lebih netral — menandakan bahwa investor mulai kembali ke pasar, meski belum sepenuhnya percaya diri.

    Perusahaan seperti MicroStrategy juga menunjukkan tren serupa, dengan kenaikan saham lebih dari 4% dalam lima hari terakhir. Namun, tak semua saham terkait kripto mengalami nasib baik. Coinbase hanya menikmati reli singkat, sementara saham penambang seperti Marathon dan Riot menunjukkan pergerakan yang berlawanan.

    Keyakinan Jangka Panjang di Tengah Ketidakpastian

    Meski harga Bitcoin melesat dan semakin banyak perusahaan yang menambah kepemilikan, ketidakpastian makro seperti potensi resesi dan kebijakan fiskal tetap menjadi momok.

    Namun bagi Metaplanet, langkah besar ini menunjukkan satu hal: kepercayaan jangka panjang terhadap Bitcoin. Mungkin belum memberi hasil langsung dalam bentuk reli saham, tapi bisa menjadi fondasi kuat ketika pasar akhirnya benar-benar pulih.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Institusi Diproyeksikan Kuasai 20% Pasokan Bitcoin pada 2026

    Penerapan Bitcoin sebagai aset neraca diprediksi akan melonjak signifikan. Menurut laporan terbaru dari Bitwise dan UTXO Management yang dirilis pada 23 Mei 2025, hingga 20% dari total pasokan Bitcoin (BTC) dapat dimiliki oleh institusi pada akhir 2026.

    Laporan bertajuk “Exploring the Game Theory of Hyperbitcoinization” ini mengidentifikasi lima jalur utama yang dapat mendorong permintaan Bitcoin secara institusional.

    Dilaporkan Cryptoslate, Pemerintah negara menjadi pendorong terbesar, dengan proyeksi alokasi dana sebesar $161,7 miliar yang berasal dari konversi 5% cadangan emas global menjadi Bitcoin. Jumlah ini setara dengan 1,62 juta BTC, atau sekitar 7,7% dari total 21 juta BTC yang akan pernah beredar.

    Selain itu, platform manajemen kekayaan global dengan aset kelolaan sekitar $60 triliun berpotensi mengalokasikan $120 miliar ke ETF Bitcoin, hanya dengan asumsi alokasi 0,2% oleh klien mereka.

    Perusahaan publik, yang saat ini telah memegang lebih dari 600.000 BTC secara kolektif, diperkirakan akan menambah 1,18 juta BTC (senilai sekitar $117,8 miliar) sebagai respon terhadap dorongan aturan akuntansi nilai wajar dan persaingan korporat.

    Di sisi lain, investasi dari pemegang obligasi cadangan AS diantisipasi mencapai $19,6 miliar, sementara dana kekayaan negara berkontribusi sebesar $7,8 miliar. Jika digabungkan, total arus dana institusional diperkirakan mencapai $427 miliar atau sekitar 4,27 juta BTC—setara dengan 20% dari seluruh pasokan Bitcoin.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 4 Meme Coin Ini Berpotensi Kalahkan Kinerja Bitcoin di Siklus Bull Market

    Katalis: ETF Bitcoin dan Kebijakan AS

    Laporan tersebut juga menyoroti performa luar biasa ETF Bitcoin spot di AS dalam tahun pertamanya, dengan arus masuk bersih mencapai $36,2 miliar. Ini melampaui pencapaian ETF emas SPDR dalam waktu yang jauh lebih singkat, menjadi bukti meningkatnya minat investor terhadap aset kripto.

    Bitwise dan UTXO memperkirakan bahwa akses terhadap ETF Bitcoin akan semakin terbuka melalui perusahaan sekuritas dan bank-bank besar, yang dapat mengubah minat pasif menjadi arus modal nyata.

    Setelah institusi mengakumulasi BTC, laporan memprediksi transisi menuju sistem keuangan berbasis Bitcoin, termasuk pasar pinjaman on-chain dan perdagangan derivatif, dengan potensi pasar mencapai $100 miliar jika hanya 5% dari kapitalisasi pasar BTC yang terlibat.

    Perusahaan seperti Strategy dan Metaplanet disebut telah memanfaatkan pasar ini untuk memperbesar cadangan mereka tanpa perlu menerbitkan saham baru.

    Dorongan Kebijakan Pro-Bitcoin

    Kebijakan pemerintah juga menjadi pendorong penting. Senator Cynthia Lummis mengusulkan kembali BITCOIN Act pada Maret lalu, yang menganjurkan Departemen Keuangan AS untuk membeli 200.000 BTC setiap tahun selama lima tahun.

    Langkah ini diperkuat oleh kebijakan eksekutif Presiden Donald Trump, yang memerintahkan pembentukan Strategic Bitcoin Reserve dengan 198.000 BTC hasil sitaan.

    Beberapa negara bagian di AS juga telah mengesahkan undang-undang yang membatasi alokasi BTC hingga 10% dari dana darurat negara bagian, menciptakan tekanan kompetitif antar entitas untuk mengadopsi Bitcoin sebagai aset strategis.

    Menuju Era Hiperbitcoinisasi

    Bitwise dan UTXO menyimpulkan bahwa kombinasi antara tekanan kompetitif, inovasi korporat, dan dukungan kebijakan dapat mendorong Bitcoin melewati fase spekulatif menuju adopsi sistemik. Institusi yang mengakumulasi hingga seperlima dari total pasokan BTC pada 2026 dapat menandai awal dari fase hiperbitcoinisasi, di mana Bitcoin berperan penting dalam neraca keuangan dan kebijakan ekonomi global.

    Baca juga: Bitcoin Pizza Day ke-15: Apa yang Bisa Dibeli 10.000 BTC di Tahun 2025?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Emiten Hotel Mewah hingga Klub Bola di Indonesia Koleksi Kripto Miliaran

    Sejumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyimpan sebagian asetnya dalam bentuk mata uang kripto. Berdasarkan data IDNFinancials.com, terdapat tiga emiten yang mengalokasikan dana ke instrumen digital tersebut, yaitu PT Eastparc Hotel Tbk (EAST), PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH), dan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA).

    EAST Tambah Portofolio Bitcoin, Ethereum, Hingga Solana dan Ripple

    PT Eastparc Hotel Tbk (EAST), pemilik dan operator hotel bintang lima Eastparc Hotel di Yogyakarta, memperluas investasi kriptonya pada 2025. Pada kuartal II 2025, laporan keuangan perusahaan mencatat kepemilikan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) senilai total Rp4,20 miliar.

    Memasuki kuartal III 2025, EAST menambah dua aset kripto baru, yakni:

    • Solana (SOL) senilai Rp1,32 miliar
    • Ripple (XRP) senilai Rp1,47 miliar

    Dengan tambahan tersebut, total aset kripto EAST meningkat menjadi Rp6,72 miliar pada akhir kuartal III 2025.

    Baca juga: Tokocrypto Prestige: Solusi Eksklusif untuk VIP & Institusi

    WGSH Pegang Kripto Senilai Rp686 Juta

    PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH), emiten sektor teknologi yang melantai di BEI sejak 2021, juga tercatat memiliki aset kripto. Hingga 30 Juni 2025, WGSH memegang kripto senilai Rp686,22 juta, naik tipis 0,08% dibanding akhir tahun buku 2024. WGSH tidak merinci jenis kripto yang dimiliki.

    BOLA Koleksi Bitcoin dan Ethereum

    PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), pengelola klub sepak bola Bali United, memiliki aset tak berwujud berupa mata uang kripto dalam laporan keuangan semester I 2025.

    BOLA tercatat memegang:

    • 0,175447 BTC setara Rp1,53 miliar
    • 2,3756 ETH setara Rp54,67 juta

    Tidak ada perubahan nilai maupun jumlah kepemilikan kripto tersebut pada semester I 2025.

    Sejak awal tahun, sejumlah aset kripto mencatat penguatan harga, di antaranya bitcoin (BTC) yang naik lebih dari 30%, ethereum (ETH) yang menguat lebih dari 24%, serta solana (SOL) yang tumbuh lebih dari 3%. Meski demikian, tingkat volatilitas ketiganya masih tinggi. Hal ini terlihat dari price drawdown sejak awal tahun, di mana BTC turun hingga 30% dari level tertingginya, sementara ETH mengalami penurunan 69% dan SOL melemah hingga 64%.

    Baca juga: Token NFT Panas! DigiByte Pimpin Reli, Baby Shark Universe Ikut Meroket


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Standard Chartered Perluas Layanan Kripto, Mitra Likuiditas Institusi

    Standard Chartered dan B2C2 resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperluas akses investor institusional ke pasar kripto. Kolaborasi ini menggabungkan infrastruktur perbankan global milik Standard Chartered dengan likuiditas aset digital dari B2C2 di pasar spot dan opsi.

    Dilaporkan Bitcoin Magazine, dalam kerja sama tersebut, B2C2 akan memberikan klien institusionalnya, termasuk manajer aset, hedge fund, perusahaan korporasi, hingga family office—akses langsung ke jaringan perbankan dan layanan penyelesaian (settlement) milik Standard Chartered. Integrasi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih efisien dengan menggabungkan layanan perbankan teregulasi dan likuiditas kripto tingkat institusi.

    Langkah ini mencerminkan tren adopsi institusional terhadap aset digital yang semakin meningkat, khususnya di kawasan Asia. Seiring bertambahnya permintaan terhadap akses kripto yang teregulasi, kemitraan antara bank besar dan perusahaan aset digital dinilai mampu mengurangi hambatan transaksi fiat-ke-kripto serta mempercepat proses penyelesaian.

    Baca Juga: Standard Chartered Peringatkan Bitcoin Bisa Anjlok ke $50.000!

    Luke Boland, Head of Fintech Asia di Standard Chartered, menyebut kolaborasi ini memungkinkan konektivitas pasar yang teregulasi dan terukur tanpa mengorbankan eksekusi maupun manajemen risiko. Sementara itu, CEO Grup B2C2 Thomas Restout menilai jangkauan global dan kredibilitas regulasi Standard Chartered menjadikannya mitra strategis ideal untuk memperluas akses institusi ke pasar digital.

    Melalui kemitraan ini, investor institusional dapat mengelola transaksi fiat dan aset digital secara lebih efisien dalam satu ekosistem yang terintegrasi. B2C2 sendiri dikenal sebagai penyedia likuiditas kripto bagi institusi global, sedangkan Standard Chartered memiliki jaringan kuat di Asia, Eropa, dan Timur Tengah dalam layanan transaksi lintas negara dan akses pasar.

    Sebelumnya pada Mei 2025, Standard Chartered mengumumkan ekspansi layanan aset digital teregulasi untuk klien institusional. Bank tersebut kini telah meluncurkan perdagangan spot Bitcoin melalui cabang Inggrisnya, terintegrasi dengan platform FX yang ada serta menawarkan fleksibilitas dalam settlement dan kustodian.

    Kemitraan terbaru ini dinilai memperkuat jembatan antara keuangan tradisional dan pasar kripto, sekaligus menegaskan posisi aset digital yang semakin terintegrasi dalam sistem keuangan arus utama.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kolaborasi ini memperdalam jembatan antara perbankan tradisional (TradFi) dan pasar kripto, memberikan jalur masuk yang aman dan teregulasi (regulated on-ramp) bagi institusi besar yang sebelumnya ragu karena masalah likuiditas dan kepatuhan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • EDX Markets Incar Izin Bank Trust dari OCC demi Keamanan Aset Institusi

    Platform perdagangan kripto institusional EDX Markets mengambil langkah strategis dengan mengajukan charter bank perwalian nasional kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC).

    Jika disetujui, langkah ini akan melahirkan entitas baru bernama EDX Trust, yang dirancang untuk menangani custody aset kripto, manajemen aset, serta proses settlement perdagangan dalam kerangka bank yang teregulasi.

    Inisiatif ini mencerminkan evolusi penting dalam infrastruktur pasar kripto, khususnya dalam upaya mendekatkan standar operasional dengan sistem keuangan tradisional (TradFi).

    Nantinya, EDX Trust akan beroperasi sebagai entitas non-depository, yang berarti tidak menerima simpanan seperti bank pada umumnya, tetapi fokus pada layanan kustodian dan penyelesaian transaksi.

    Baca Juga: Sah! Citigroup Jadi Pelopor TradFi Dalam Adopsi Blockchain

    Memisahkan Fungsi Kritis dalam Ekosistem Kripto

    Salah satu poin utama dari pengajuan ini adalah pemisahan fungsi antara trading, custody, dan settlement.

    Selama ini, banyak platform kripto menggabungkan ketiga fungsi tersebut dalam satu entitas, yang sering kali menjadi perhatian regulator karena potensi konflik kepentingan dan risiko operasional.

    Dengan membentuk EDX Trust, EDX Markets berupaya menciptakan struktur yang lebih modular dan transparan.

    Custody dan settlement akan dipisahkan dari venue trading utama, sehingga menciptakan lapisan keamanan tambahan serta meningkatkan kepercayaan institusi.

    Pendekatan ini sejalan dengan praktik di pasar keuangan tradisional, di mana fungsi-fungsi tersebut biasanya dijalankan oleh entitas yang berbeda untuk meminimalkan risiko sistemik.

    Menargetkan Klien Institusional

    EDX Trust dirancang khusus untuk melayani klien institusional, termasuk broker-dealer, futures commission merchants (FCM), serta penasihat investasi terdaftar.

    Segmen ini menjadi fokus utama karena memiliki kebutuhan tinggi terhadap kepatuhan regulasi, keamanan aset, dan transparansi operasional.

    Dengan status sebagai bank trust nasional, EDX Trust diharapkan mampu memberikan jaminan tambahan bagi institusi yang selama ini masih ragu untuk masuk ke pasar kripto akibat keterbatasan infrastruktur yang sesuai standar regulasi.

    Langkah ini juga mencerminkan tren yang lebih luas, di mana pemain kripto mulai membangun layanan yang lebih kompatibel dengan kebutuhan institusi besar.

    Menunggu Persetujuan Regulator

    Meski ambisius, rencana ini masih bergantung pada persetujuan dari OCC. Proses evaluasi untuk charter bank trust nasional dikenal ketat, terutama karena melibatkan aspek manajemen risiko, kepatuhan, dan stabilitas operasional.

    Laporan dari Cointelegraph menyoroti bahwa pengajuan ini didukung oleh pemain besar seperti Citadel, yang semakin memperkuat kredibilitas EDX dalam membangun infrastruktur kripto institusional.

    Namun, tanpa persetujuan resmi, seluruh rencana ini masih berada dalam tahap awal. Keputusan OCC akan menjadi faktor penentu apakah EDX dapat merealisasikan visinya dalam waktu dekat.

    Implikasi bagi Adopsi Institusional

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa langkah ini memiliki signifikansi yang lebih besar dibanding sekadar ekspansi bisnis biasa.

    “Ini bukan sekadar ekspansi produk, tapi upaya membangun rel institusional yang lebih bersih dengan memisahkan fungsi trading, brokerage, dan custody yang selama ini sering numpuk dalam satu atap. Kalau disetujui, langkah ini bakal memperkuat narasi adopsi institusional kripto di bawah standar regulasi tradfi—meski efek bisnis nyatanya tetap bergantung pada approval OCC dan kecepatan onboarding klien besar,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa inisiatif seperti EDX Trust berperan penting dalam membentuk persepsi pasar terhadap kesiapan industri kripto dalam melayani institusi besar.

    Menuju Standar Baru Infrastruktur Kripto

    Jika disetujui, EDX Trust berpotensi menjadi model baru bagi infrastruktur kripto yang lebih terstruktur dan teregulasi.

    Pemisahan fungsi yang jelas tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga membantu menciptakan standar industri yang lebih tinggi.

    Dalam jangka panjang, pendekatan ini dapat mendorong lebih banyak institusi untuk masuk ke pasar kripto, karena risiko operasional dan kepatuhan dapat diminimalkan.

    Namun, keberhasilan strategi ini tetap akan bergantung pada dua faktor utama: persetujuan regulator dan kemampuan EDX dalam menarik serta mempertahankan klien institusional.

    Baca Juga: NYSE Siapkan Settlement Blockchain: Era Baru Wall Street?

    Pengajuan charter bank trust oleh EDX Markets menandai langkah penting dalam evolusi infrastruktur kripto menuju standar institusional.

    Dengan memisahkan fungsi trading, custody, dan settlement, EDX berupaya menciptakan ekosistem yang lebih aman dan transparan.

    Meski masih menunggu persetujuan regulator, inisiatif ini memperkuat narasi bahwa integrasi antara kripto dan keuangan tradisional semakin nyata.

    Jika berhasil, EDX Trust bisa menjadi salah satu fondasi penting dalam gelombang adopsi institusional berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sinyal Besar? Perusahaan Kesehatan Akumulasi Bitcoin

    Perusahaan kesehatan yang terdaftar di Nasdaq, Cosmos Health Inc. (COSM), kembali menambah kepemilikan Bitcoin dengan pembelian senilai 600.000 dolar AS. Langkah ini merupakan bagian dari strategi treasury aset digital yang terus dikembangkan perusahaan dalam beberapa waktu terakhir.

    Dengan pembelian terbaru ini, total investasi Cosmos Health di aset digital kini mencapai sekitar 3,1 juta dolar AS, yang mencakup Bitcoin serta aset kripto lainnya.

    Strategi Diversifikasi Lewat Aset Digital

    Dilaporkan Bitcoin Magazine, Chief Executive Officer Cosmos Health, Greg Siokas, menyatakan bahwa perusahaan melihat aset digital tertentu sebagai kelas aset yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat disiplin dan bertujuan untuk mendiversifikasi neraca keuangan perusahaan.

    Selain itu, kepemilikan kripto juga dinilai dapat memberikan fleksibilitas likuiditas tambahan. Dalam kondisi tertentu, aset digital dapat digunakan untuk mendukung berbagai inisiatif strategis guna meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

    Siokas juga menambahkan bahwa alokasi ke aset digital dilakukan sebagai pelengkap dari ekspansi bisnis inti perusahaan di sektor kesehatan.

    Total Investasi Kripto Terus Bertambah

    Langkah ini melanjutkan strategi yang telah dimulai sebelumnya. Pada Februari 2026, Cosmos Health telah membeli Bitcoin senilai 500.000 dolar AS, sehingga total investasi kripto saat itu mencapai sekitar 2,5 juta dolar AS, termasuk Bitcoin dan Ethereum.

    Perusahaan juga menyatakan tengah mengevaluasi kemungkinan menambah aset kripto lain sebagai bagian dari strategi diversifikasi treasury. Pendekatan ini mencerminkan upaya perusahaan untuk memperluas eksposur terhadap teknologi dan instrumen keuangan baru.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sisi adopsi, pembelian ini penting karena memperkuat narasi bahwa Bitcoin makin diterima sebagai aset strategis korporasi lintas skala.

    “Meski nominalnya relatif kecil, sinyalnya tetap relevan: semakin banyak perusahaan yang masuk, semakin luas pula legitimasi BTC sebagai instrumen treasury di sektor publik,” terangnya.

    Bitcoin Sebagai Lindung Nilai

    Sejak akhir 2024, Cosmos Health telah mulai memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadapi risiko inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

    Manajemen perusahaan juga melihat Bitcoin sebagai salah satu cara untuk mendapatkan eksposur terhadap aset dengan potensi pertumbuhan yang signifikan di masa depan. Selain itu, Cosmos Health tengah mengeksplorasi kemungkinan menerima pembayaran dalam bentuk kripto dari pelanggan.

    Kinerja Perusahaan dan Kondisi Pasar

    Cosmos Health saat ini diperdagangkan di harga sekitar 0,36 dolar AS per saham. Perusahaan menjalankan bisnis kesehatan terintegrasi yang mencakup manufaktur farmasi, produk nutraceutical, distribusi, layanan telehealth, serta riset untuk berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, dan kanker.

    Sementara itu, harga Bitcoin berada di kisaran 71.000 dolar AS setelah sempat menyentuh 73.000 dolar AS pada awal pekan. Langkah Cosmos Health dalam menambah kepemilikan Bitcoin menjadi salah satu indikasi meningkatnya minat perusahaan publik terhadap aset digital sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang.

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Retail Panik, Institusi Borong 610 Ribu Bitcoin

    Harga Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus level 73.810 dolar AS, seiring dibukanya pasar tradisional pada awal pekan. Kenaikan ini menegaskan bahwa lonjakan harga yang terjadi selama akhir pekan bukan sekadar pergerakan sementara, melainkan didukung oleh struktur pasar yang dinilai lebih sehat.

    Reli Didukung Modal Besar, Bukan Spekulasi

    Dilaporkan Crypto Quant, pergerakan harga terbaru terjadi setelah fase koreksi yang sebelumnya membersihkan kelebihan spekulasi di pasar, ditandai dengan penurunan signifikan pada Open Interest. Kondisi ini membuat reli saat ini lebih banyak ditopang oleh arus modal spot dan keyakinan jangka panjang investor besar, dibandingkan dorongan spekulatif jangka pendek.

    Data menunjukkan bahwa investor institusional dan korporasi besar mulai mendominasi akumulasi Bitcoin. Dalam 30 hari terakhir, kelompok investor besar tercatat mengakumulasi sekitar 610.516 BTC, jauh melampaui akumulasi investor ritel yang hanya sebesar 6.415 BTC.

    Fenomena “Great Wealth Transfer” dari Retail ke Institusi

    Analisis on-chain mengindikasikan terjadinya salah satu transfer kekayaan terbesar dalam siklus pasar saat ini. Investor ritel global, yang tercermin dari Korea Premium Index, menunjukkan tanda-tanda kapitulasi dengan nilai -0,555 di tengah sentimen pasar yang berada pada level Extreme Fear (23).

    Sebaliknya, institusi di Amerika Utara serta treasury perusahaan besar justru memanfaatkan kondisi ini untuk menyerap suplai Bitcoin. Sejumlah entitas besar tercatat melakukan pembelian signifikan, termasuk Strategy yang membeli 22.337 BTC senilai sekitar 1,57 miliar dolar AS, serta Metaplanet dengan tambahan investasi sekitar 255 juta dolar AS.

    Selain itu, kelompok Ultra Whale dengan kepemilikan di atas 10.000 BTC juga menunjukkan akumulasi agresif dengan penambahan sekitar 24.070 BTC. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa suplai yang dilepas oleh investor kecil secara konsisten diserap oleh pemain besar.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kalau pembacaan ini akurat, pasar Bitcoin sekarang sedang menjalani transfer kepemilikan besar dari tangan lemah ke institusi dan corporate treasury.

    “Itu bullish secara struktur karena reli jadi lebih ditopang akumulasi spot berkonviksi tinggi, tapi pasar tetap perlu konfirmasi lanjutan dari aliran ETF dan penyerapan berkelanjutan supaya narasi “great transfer” ini tidak berhenti jadi snapshot sesaat,” jelasnya.

    Baca juga: BlackRock Serok Bitcoin Rp600M, Tapi XRP Justru Ditinggal Investor

    Penurunan Cadangan Exchange dan Tekanan Jual Mereda

    Data kustodi memperlihatkan adanya perubahan struktur pasar yang cukup signifikan. Lebih dari 15.000 BTC telah ditarik dari exchange dalam sembilan hari terakhir, sementara para penambang cenderung menahan aset mereka, tercermin dari nilai Miner Position Index (MPI) negatif di -1,65.

    Kondisi ini menyebabkan terjadinya pengetatan suplai di order book. Di sisi lain, indikator Short-Term Holder SOPR (STH-SOPR) yang berada di level 1,01 menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda dan secara bertahap dapat diserap oleh pasar.

    Target Harga dan Arah Selanjutnya

    Dengan struktur pasar yang dinilai semakin solid, Bitcoin saat ini berada dalam fase transformasi di mana level resistensi tahun 2024 berpotensi menjadi area support baru. Fokus pasar kini tertuju pada pengujian level 75.600 dolar AS, yang merupakan titik impas bagi banyak treasury institusional.

    Pelaku pasar juga akan mencermati arus masuk dana ke ETF Bitcoin di Wall Street sebagai indikator lanjutan untuk mengonfirmasi kekuatan tren ini. Pergerakan institusi yang sudah lebih dahulu mengambil posisi menjadi sinyal penting yang terus diawasi dalam menentukan arah pasar ke depan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com