Tag: Investasi Kripto

  • Banyak Investor Muda, Edukasi Jadi Kunci Dorong Investasi Kripto

    Kementerian Perdagang (Kemendag) merilis laporan terbaru soal demografi investor aset kripto di Indonesia. Menariknya, usia muda mendominasi jumlah investor dari total 14,1 juta pelanggan per Mei 2022.

    Dalam laporan Kemendag, demografi investor kripto didominasi kelompok usia 18–24 tahun (32%); Kelompok 25–30 tahun (30%); Dan kelompok 31–35 tahun (16%).

    Adapun berdasarkan kelompok profesi, persentasi karyawan swasta mendominasi sebesar 28%, wiraswasta 23% dan pelajar/mahasiswa 18%.

    Menyikapi pertumbuhan investor muda yang mendominasi di instrumen aset kripto, butuh edukasi yang tepat untuk mendapatkan kualitas dan pertumbuhan industri yang sehat. VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, generasi muda lebih cenderung menjadi investor kripto dan investasi paling populer di kalangan milenium (usia 26-41 tahun).

    Investor kripto muda
    Ilustrasi investor kripto muda.

    Baca juga: Investasi Aset Kripto Sarana Pengembangan Ekonomi Anak Muda

    Adytia melihat dibandingkan dengan yang lain, investor yang lebih muda berpikir bahwa aset kripto akan memberikan pengembalian investasi terbaik selama dekade berikutnya. Maka, dari itu diperlukan memahami aset kripto secara menyeluruh sebelum berinvestasi.

    “Investor Milenial, Gen X dan Gen Z kemungkinan besar memiliki aset kripto. Namun, melihat secara umum mereka yang berusia muda masih sekadar ikuti-ikutan atau termakan FOMO untuk berinvestasi aset kripto. Jadi ada sebagian dari mereka yang kurang nyaman dengan volatilitas kripto. Sementara, sebagian besar lain bersikap optimis dan lebih agresif berinvestasi dalam aset berisiko daripada rekan-rekan mereka,” kata Adytia.

    Edukasi yang Inklusif dan Berkelanjutan

    Melihat pola perilaku investor muda di aset kripto tersebut, Adytia menekankan perlu edukasi yang inklusif dan berkelanjutan untuk memberikan gambaran luas terkait investasi aset berisiko ini. Padahal, memiliki pengetahuan yang baik bisa membuat perencanaan investasi yang jelas dan terukur.

    “Bagi investor muda, pahami profil risiko mereka dahulu. Pastikan hanya berinvestasi sebanyak yang mereka mampu dan tidak berharap dapat keuntungan yang cepat dengan mudah. Untuk membatasi risiko, tidak boleh menginvestasikan semua tabungan dalam kepemilikan kripto, sebagai gantinya, harus mendiversifikasi portofolio investasi,” jelasnya.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: Daftar Anak Muda yang Kaya Berkat Investasi Aset Kripto

    Kemudian, tidak disarankan untuk menginvestasikan semua dana hanya dalam satu jenis aset kripto. Investor muda memiliki lebih banyak waktu untuk mencoba aset baru dan mendapatkan pengalaman dalam berinvestasi. Kripto dapat membuat investasi alternatif untuk generasi muda dalam jangka panjang, karena cenderung tetap kuat dan melewati setiap krisis keuangan yang mungkin terjadi di masa depan.

    “Investasi aset kripto dinilai masih potensial meski sempat mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Oleh karena itu, edukasi kepada investor secara luas menjadi kunci guna menjaga kesinambungan industri kripto ke depannya,” pungkas Adytia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pahami Strategi Investasi Jangka Panjang Cryptocurrency

    Selain menjamin masa depan, investasi juga dapat meningkatkan nilai aset kekayaan. Dana investasi yang Anda miliki juga termasuk aset, termasuk barang properti yang bernilai tinggi. Seiring berjalannya waktu, aset yang diinvestasikan akan semakin meningkat. 

    Dengan investasi, Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik dan terhindar dari inflasi. Investasi jangka panjang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan di masa yang akan datang. Terutama untuk biaya pendidikan maupun pernikahan yang membutuhkan dana cukup tinggi. 

    Dengan adanya dana hasil investasi, Anda tidak perlu cemas dan khawatir karena semuanya sudah dicatat dengan baik. Anda hanya perlu mengatur dengan baik kondisi keuangan saat ini dan membaginya untuk berinvestasi supaya tidak terlalu membebani.

    Cryptocurrency Sebagai Aset Investasi Jangka Panjang:

    Ketika membicarakan tentang investasi jangka panjang yang menguntungkan, aset kripto dapat menjadi pilihan aset berinvestasi. Seperti halnya aset investasi lain, Anda perlu untuk menciptakan portofolio yang sejalan dengan toleransi risiko dan tujuan finansial.

    Untuk itu, Anda dapat memulai dengan memeriksa kriteria yang mendukung portofolio kripto; seperti manajemen risiko. Lalu manfaatkan untuk mengembangkan perencanaan dengan berbagai tipe aset kripto dalam bermacam-macam kategori. Setelah itu, Anda harus selalu mengingat untuk memanajemen portofolio Anda.

    Strategi-strategi jangka panjang:

    Anda harus mempertimbangkan berbagai isu yang luas ketika memanajemen portofolio dalam jangka waktu yang panjang. Faktor seperti memiliki risiko dan terjadi pengembalian adalah beberapa hal yang penting untuk dipertimbangkan. Ketika membicarakan risiko investasi jangka panjang, Anda harus mengambil langkah-langkah yang lebih maju dan tepat.

    Berbagai macam investasi dapat dirumuskan dalam satu kalimat: beli ketika di posisi rendah, jual ketika di posisi tinggi. Tentu tidak ada yang dapat menebaknya secara sempurna setiap waktu. Dengan strategi-strategi yang tepat, Anda tidak lagi perlu khawatir untuk melakukan investasi.

    Berikut strategi-strategi berdasarkan buku Cryptocurrency Investing for Dummies karya Kiana Danial:

    – Observasi Tingkatan Psikologisnya

    Harga pasar aset kripto saat ini masih dipengaruhi oleh psikologi massa ーyang mana perang antara penjual dan pembelinya.

    Pada tahun 2018, di pasar kripto masih belum begitu cukup matang untuk melakukan teknis analisis jangka panjang. Seiring berjalannya waktu, Fibonacci retracement sangat membantu untuk mengidentifikasi level-level bahkan untuk aset-aset kripto yang baru.

    Salah satu alasan psikologis memengaruhi pasar kripto dikarenakan banyaknya investor kripto yang menggunakan teknik analisis tradisional sebagai strategi investasi aset kripto. Dengan begitu, Anda dapat menebak psikologi massa untuk membentuk pola grafik yang serupa dengan pasar lain, seperti forex, dengan kerangka waktu yang lebih lama ーmingguan dan bulanan. 

    Tingkatan psikologis adalah hal yang sulit dipecahkan, karena kekuatan atau kelemahan dari kekuatan dan ketahan pasar. Setelah mengidentifikasi tingkatan psikologisnya, Anda dapat menggunakannya untuk mengembangkan berbagai jenis tipe strategi berdasarkan portofolio Anda, toleransi risiko, dan tujuan finansial.

    – Jual Ketika Mencapai Tujuan

    Harga aset kripto akan terus menanjak setelah mencapai tingkat resistensinya. Salah satu pendekatan yang dapat Anda lakukan adalah menjualnya ketika telah mencapai tujuan investasi. Kuncinya adalah Anda tidak perlu melihat ke belakang dan menyesali keputusan Anda setelah menjualnya, walaupun harganya akan naik setelah Anda menjualnya.

    Pasar akan terus berlanjut naik setelah penjualan Anda. Jangan biarkan emosi Anda mengontrol keputusan logika Anda untuk menjualnya. Jika Anda membutuhkan uang dan telah mencapai tujuan investasi, seharusnya Anda tidak perlu menyesal karena menjualnya terlalu cepat.

    – Selalu Perhitungkan Pajak

    Aturan pajak selalu berganti-ganti sesuai dengan negara masing-masing. Pelajari besaran jumlah pajak di Indonesia agar Anda dapat melakukan perhitungan jual-beli aset kripto dengan lebih bijak.

    – Selalu ingat batas dan stop-loss

    Selalu mengecek ulang ketentuan batas sebelum berinvestasi. Pastikan bahwa ketentuan batas pembelian Anda tidak berada di atas kondisi harga pasaran dan ketentuan batas penjualan Anda tidak di bawah kondisi harga pasaran.

    Broker tradisional sering memberikan peringatan jika kamu melakukan kesalahan ketika mengatur ketentuan batas jual-beli, tapi untuk bursa aset kripto tidak menawarkan hal-hal seperti itu. Sama halnya seperti pasar yang lain, batas pemesanan aset kripto berbeda-beda.

    Anda dapat menggunakan ketentuan stop-loss untuk membatasi dampak kerugian-kerugian investasi Anda. Stop-Loss biasanya berbentuk perintah batasan, di mana Anda dapat bertanya ke broker Anda ketika posisi Anda mendekati kerugian pada harga tertentu.

    Bagi beberapa investor, memotong kerugian dalam kasus penurunan yang sangat cepat di pasar adalah hal yang masuk diakal. Sama halnya ketentuan batas, perintah stop-loss juga memiliki ketentuan yang berbeda-beda.

    Tokocrypto adalah pilihan terbaik untuk Anda yang ingin melakukan investasi jangka panjang. Sistem layanan Tokocrypto yang terintegrasi menjamin kenyamanan Anda ketika berinvestasi, kini pengalaman investasi Anda akan terasa lebih cepat, aman, dan mudah!

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Aset Kripto di Indonesia Tembus Lebih dari 14 Juta Pelanggan

    Investasi aset kripto semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Walaupun saat ini market kripto global sedang mengalami tekanan di tengah tren bearish, industri kripto di dalam negeri perlahan terus tumbuh.

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan merilis laporan terbaru terkait jumlah investor aset kripto di Indonesia dan transaksi perdagangan yang dihimpun sampai bulan Mei 2022. Dalam laporan tersebut, Bappebti menyebutkan dari akhir Desember 2021 sampai Mei 2022, terdapat penambahan hampir 3 juta investor dari 11,2 juta sekarang mencapai 14,1 juta investor.

    Sementara, untuk jumlah transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia, selama periode Januari hingga Mei 2022 sudah mencapai Rp 192 triliun. Jika dibandingkan dengan jumlah transaksi pada tahun 2021 dengan masa periode yang sama, terjadi penurunan. Pada Mei 2021, jumlah transaksi aset kripto mencapai Rp 370 triliun.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, mengatakan laporan pertumbuhan yang dikeluarkan oleh Bappebti memberikan bukti nyata bahwa industri aset kripto di Indonesia masih bergerak ke arah positif, meski dihantam situasi bear market. Meski pertumbuhan tidak terlalu memuaskan, jumlah investor aset kripto masih jauh lebih besar dibanding saham.

    “Pertumbuhan jumlah investor aset kripto masih bergerak ke arah positif di saat situasi market yang mengalami banyak tekanan. Dampak dari kondisi market terlihat dari jumlah transaksi perdagangan, namun hal ini sudah diantisipasi sebelumnya, sehingga belum memberikan efek serius untuk pertumbuhan bisnis industri kripto di Indonesia,” kata Adytia.

    Baca juga: Giatkan Literasi Aset Kripto, Tokocrypto Gelar TokoInvasion di Surabaya

    Bear Market Kripto Bisa Jadi Peluang

    Lebih lanjut, Adytia mengatakan industri kripto dalam negeri masih terus bergeliat. Hal ini dilihat dari masih adanya sejumlah project aset kripto dan NFT baru dari pelaku industri lokal yang rilis. Mereka percaya bahwa bear market bisa menjadi peluang yang baik untuk menunjukkan project mereka. 

    Kondisi bear market bisa menjadi seperti seleksi alam di dunia aset kripto dan blockchain, di mana project kripto dan NFT akan diuji untuk bertahan dan mencari peluang. Pasar akan memperlihatkan mana project yang punya fundamental yang baik dan tidak, sehingga membuka potensi untuk yang lebih besar di masa mendatang.

    Cara Cuan Ketika Bearish Market
    Cuan Ketika Bearish Market.

    Dari segi bisnis Tokocrypto sendiri masih mengalami pertumbuhan. Perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan jumlah investor mencapai 2,7 juta investor per Mei 2022. Sementara, transaksi perdagangan atau weekly trading volume mencapai US$ 300-400 juta. 

    “Bisnis Tokocrypto masih mengalami pertumbuhan. Kami terus mengembangkan ekosistem blockchain, TokoVerse untuk meningkatkan revenue perusahaan. Sejauh ini kami juga masih mencari talenta-talenta terbaik untuk bergabung di perusahaan dan bersama untuk memajukan industri aset kripto dan blockchain di Indonesia,” jelas Adytia.

    Baca juga: Solana Luncurkan Smartphone Android, Langkah Baru Menuju Adopsi Global

    Tokocrypto Bangun Ekosistem Blockchain

    Ekosistem TokoVerse, yang terdiri dari TokoMall (NFT marketplace), TokoLabs (program akselerator startup blockchain), T-Hub (crypto hub), Kriptoversity (edutech), TKO (project kripto) dan lainnya bisa menjadi lini bisnis baru yang bisa memanfaatkan perkembangan blockchain, Web3, Metaverse, NFT, DeFi, GameFi dan lainnya. Revenue perusahaan tidak hanya bertumpu pada pendapatan dari exchange saja, sehingga sustainability tetap bertahan untuk jangka panjang.

    Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.
    Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.

    Untuk terus mendorong pertumbuhan, Tokocrypto juga fokus pada edukasi dan perlindungan investor. Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan rasa trust dan confidence untuk masuk ke dalam industri aset kripto. Salah satu cara edukasi yang dijalankan oleh Tokocrypto adalah membuat program TokoInvasion yang digelar di Surabaya pada tanggal 23 hingga 26 Juni 2022.
    “Dalam industri investasi dan layanan keuangan, perihal trust menjadi hal utama. Maka dari itu, kita ingin menciptakan rasa trust di masyarakat dalam memandang aset kripto dan blockchain. Kita sejak lama fokus di edukasi dan literasi. Kita ingin menciptakan pertumbuhan industri yang sehat dan menekan investasi ilegal dan stigma negatif dari aset kripto,” pungkas Adytia.

    Baca juga: Mengulik Ekspektasi Bitcoin Bakal Lampaui US$ 100.000 di Tahun 2025



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investasi Aset Kripto Sarana Pengembangan Ekonomi Anak Muda

    Investasi aset kripto kini telah menjadi salah salah satu pilihan anak muda untuk mengembangkan ekonomi mereka. Anak muda terutama Gen Z dan Milenial sudah banyak melirik aset kripto untuk menjadi pilihan instrumen investasi mereka.

    Beberapa waktu lalu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, mengatakan banyak kalangan anak muda yang mulai melihat aset kripto sebagai ruang baru yang menjanjikan untuk meningkatkan kondisi keuangan mereka.

    “Terjadi perubahan perilaku investor maupun pedagang khususnya di kalangan anak muda yang mulai melihat kripto sebagai ruang baru yang menjanjikan. Anak muda dan investor pada umumnya cara berpikirnya out of the box dan selalu mencari peluang baru. Jadi, selain alternatif bursa saham saat ini mereka juga melihat kripto bisa menjadi sarana pengembangan ekonomi,” kata Jerry dikutip situs resmi Kementerian Perdagangan RI.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.
    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo), Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

    Senada dengan Jerry, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan investasi aset kripto kini sudah didominasi oleh kalangan Gen Z dan Milenial. Volatilitas ekonomi dan pandemi COVID-19 mempercepat tren pertumbuhan anak muda yang memperdagangkan kripto dan NFT.

    “Salah satu hal yang menyebabkan peningkatan tersebut adalah kemudahan bagi investor Milenial dan Gen Z dalam melakukan pembukaan akun atau wallet secara online kripto melalui smartphone. Mereka termasuk generasi yang tech savvy sehingga lebih akrab dengan teknologi dan open minded dengan hal-hal yang baru, termasuk aset kripto dan blockchain,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Baca juga: Market Kripto Anjlok Berlarut: Investor Tak Perlu Panik

    Menurut data Bappebti, dari 12,4 juta investor per Februari 2022, mayoritas investor di aset kripto di Indonesia sebesar 40% didominasi oleh usia 25-34 tahun. Sedangkan data internal Tokocrypto, mengungkap secara keseluruhan 67% investor aset kripto di Indonesia berusia 18-34 tahun. Rinciannya, 36% 18-24 tahun dan 31% 25-34 tahun.

    Ilustrasi perempuan pandai investasi aset kripto.
    Ilustrasi generasi milenial investasi aset kripto.

    Aset kripto juga bisa menjadi investasi jangka panjang untuk para generasi muda. Meski memiliki volatilitas tinggi, kripto kini tengah populer sebagai bagian rencana dari tabungan pensiun investor muda. Para investor muda dapat mengambil lebih banyak risiko untuk strategi investasi mereka, karena memiliki waktu yang panjang. 

    Tantangan Ledakan Investor Muda di Kripto

    Pertumbuhan investor muda di industri aset kripto bisa menjadi berkah dan sekaligus tantangan. Seperti diketahui industri kripto masih tergolong baru dengan pertumbuhan yang cepat, banyak orang yang belum memahami tingkat risiko dari investasi mereka.

    “Tantangannya, anak muda punya rasa curiosity yang tinggi. Jadi kita harus siap memberikan edukasi dan pemahaman kepada mereka terkait investasi di aset kripto. Generasi Milenial dan Gen Z rentan terkena FOMO. Mereka bisa ikut investasi karena mengikuti tren dan termakan flexing di media sosial,” jelas Manda.

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.
    Ilustrasi generasi milenial investasi aset kripto.

    Baca juga: Tanah Cluster Metaverse Pertama di Indonesia Laku Terjual Rp 150 Juta

    Lebih lanjut Manda menambahkan dorongan ingin keuntungan yang cepat bisa membahayakan investor muda untuk mengambil langkah yang salah. Bahayanya, generasi Milenial dan Gen Z lebih berani berutang pakai paylater atau lainnya membeli produk investasi yang belum tentu akan memberikan imbal hasil yang diharapkan.

    “Kami di asosiasi bersama para pedagang aset kripto lain terus menggencarkan program edukasi untuk kalangan investor muda, antara lain mengedukasi tentang analisa fundamental, top to down analysis, analisa teknikal, manajemen portofolio, diversifikasi dan lainnya. Hal penting lannya, mereka harus memiliki pondasi literasi keuangan yang baik. Seperti dana untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan dan investasi,” pungkas Manda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investasi Aset Kripto Sudah Dipercaya Investor Ritel di Indonesia

    Perkembangan investasi aset kripto semakin hari terus menunjukkan hal positif. Sebuah riset terbaru mengungkap aset kripto sudah menjadi salah satu portofolio investasi dari banyak investor ritel di Asia, termasuk Indonesia.

    Penelitian Accenture menyebutkan setengah atau 52% dari investor asia memiliki aset digital dalam portofolio mereka, baik aset kripto, stablecoin, NFT maupun crypto funds selama kuartal I 2022.

    Accenture mengatakan survei dilakukan dengan lebih dari 3.200 klien di seluruh China, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Perusahaan mendefinisikan klien mereka sebagai investor kaya yang mengelola aset dapat diinvestasikan antara US$ 100.000 (Rp 1,4 miliar) hingga US$ 1 juta (Rp 14,5 miliar). 

    Rata-rata 7% dari portofolio koresponden yang disurvei, menjadikannya aset digital sebagai kelas aset terbesar kelima bagi investor di Asia. Menariknya, investor di Thailand dan Indonesia memiliki persentase aset digital terbesar dalam portofolio mereka dibandingkan dengan investor di negara lain.

    Alokasi investasi aset digital di Indonesia masih jauh unggul dibandingkan negara seperti India, Singapura, Jepang dan China. Di Indonesia, aset digital termasuk kripto memiliki porsi 9% dibandingkan dengan alokasi untuk mata uang asing (5%), komoditas (6%), barang koleksi (8%), properti (13%) hingga saham (15%). 

    Ilustrasi market aset kripto.
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Bitcoin Terpuruk di Bawah Tekanan Inflasi Tinggi

    Aset Kripto Bisa Jadi Pilihan Tepat Investasi

    VP Growth Tokocrypto, Cenmi Mulyanto, melihat hasil survei ini sebagai pembuktian bahwa para investor ritel sudah confidence dengan aset digital, seperti kripto, stablecoin, NFT dan lainnya sebagai portofolio mereka untuk mendapatkan keuntungan.

    “Kripto sebagai aset digital kini sudah dilihat sebagai aset yang menjanjikan. Meski, saham masih mendominasi portofolio investasi, lambat laun para investor diyakini akan mulai memperlajari aset kripto. Terjadi perubahan perilaku investor khususnya di kalangan anak muda yang mulai melihat kripto sebagai ruang baru yang menjanjikan,” kata Cenmi.

    Menurut Cenmi, faktor yang mendukung berkembangnya perdagangan aset kripto di Indonesia salah satunya adalah penawaran balik hasil tinggi yang tidak kalah dengan instrumen investasi lainnya. Namun, ia kembali mengingatkan investasi di sektor ini high risk, high return. Kondisi ekonomi yang kurang kondusif juga mendorong investor lokal untuk mencari peluang investasi tambahan.

    “Tingkat adopsi kripto yang tinggi dapat, dikaitkan dengan ancaman kenaikan inflasi, yang memaksa investor Indonesia untuk beralih ke kripto sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian. Tidak mengherankan jika orang Indonesia mencari solusi keuangan alternatif untuk mempertahankan nilai tabungan mereka, lewat kripto ini, walaupun mengandung risiko cukup tinggi,” jelasnya.

    Ilustrasi market kripto.
    Ilustrasi market kripto.

    Baca juga: Persib Luncurkan Fan Token Kripto Ikuti Jejak AC Milan dan Barcelona FC

    Investor Aset Kripto Terus Tumbuh

    Selain itu, penetrasi pasar terhadap tingginya penggunaan smartphone, banyaknya penduduk usia produktif yang menggunakan perangkat tersebut, serta tumbuhnya perhatian dan ketertarikan milenial terhadap inovasi teknologi. Munculnya, NFT turut meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap investasi aset kripto.

    “Pasar yang menjadi target investor aset kripto di Indonesia adalah penduduk usia produktif 23-44 tahun. Rentang usis tersebut sudah memiliki rencana keuangan yang baik hingga pendapatan yang tetap. Mereka juga tertarik dengan teknologi blockchain yang mendukung eksistensi kripto sebagai aset digital yang kini menjadi bagian dari gaya hidup anak muda, seperti NFT,” kata Cenmi.

    Peminat aset kripto terus meningkat di Indonesia. Menurut data Bappebti, transaksi tiga bulan pertama (Januari—Maret) pada 2022 yang telah mencapai Rp 130,2 triliun. Selain itu, rata-rata kenaikan pelanggan aset kripto mengalami penambahan sebesar 740.523 pelanggan tiap bulan. Hingga kuartal I 2022, aset kripto di Indonesia tercatat memiliki 12,8 juta investor.

    Perlu diketahui bahwa populasi investor kripto di Indonesia hanya terdiri dari sekitar 2,7 persen dari total populasi, 272 juta. Maka dari itu, masih sangat besar potensi yang belum dimanfaatkan di Indonesia dalam hal adopsi dan pertumbuhan aset kripto.

    Baca juga: Investor Kakap ini Prediksi Bitcoin akan Injak Harga $ 250 Ribu, Apa Alasannya?



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 52% Investor Kaya di Asia Memiliki Kripto, Indonesia Salah Satunya

    Meracik portofolio investasi tentu akan berbeda bagi setiap individu karena berkaitan dengan besaran risiko yang dapat diambil, dan juga mengikuti perkembangan dari sentimen ekonomi global.

    Dalam sebuah penelitian dari Accenture diketahui bahwa, ada 52% investor kaya di Asia yang memiliki aset digital dalam portofolio mereka, seperti aset kripto, NFT dan crypto fund, di kuartal pertama tahun ini.

    Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa ada 7% dari portofolio investor kaya tersebut yang berupa aset digital. Crypto pun menjadi kelas aset terbesar nomor lima di Asia, yang mengungguli mata uang asing (valas), komoditas dan barang koleksi.

    Riset Accenture.

    Baca juga: Riset: Investor Kaya di Indonesia Banyak yang Mulai Investasi Aset Kripto

    Di atas aset digital, investor kaya di Asia lebih banyak memegang saham, reksadana dan properti. Diketahui pula, penelitian tersebut melihat akan ada 21% investor kaya yang akan memegang aset crypto di akhir tahun 2022.

    Penelitian tersebut telah menarik 3.200 responden melalui sebuah survei, yang semuanya memiliki aset yang diinvestasikan antara $ 100.000 sampai dengan $ 5.000.000.

    Survei tersebut mencakup investor kaya di negara Asia seperti China, Hong Kong, Indonesia, India, Jepang, Singapura, Malaysia dan Thailand. Dan pada kuartal pertama 2022, Indonesia dan Thailand menjadi negara dengan kepemilikan aset digital terbesar di wilayah Asia.

    Riset seperti ini juga dilakukan oleh pialang kripto Gemini yang menunjukkan 40% dari pemilik kripto membelinya di tahun 2021. Tahun ini adalah tahun ketika semua kripto naik secara signifikan. Indonesia adalah salah satu negara yang membeli aset kripto secara masif.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 8 Juni 2022: Pasar Kripto Comeback ke Zona Hijau

    Meski begitu, investor institusi masih dalam mode mengamati saja, belum ramai untuk ingin masuk ke industri crypto karena urusan regulasi masih belum dirampungkan.

    “Kami harus dapat memberikan pandangan yang terinformasi tentang kripto, yang memerlukan riset khusus,” papar Sacha Walker, kepada strategi dan operasi bisnis untuk wilayah Asia-Pasifik di Julius Baer

    Regulasi yang diperkirakan akan memicu peningkatan aliran dana ke pasar crypto dari institusi, masih dinantikan karena eksposur ke crypto dapat meningkat dan meluas dengan adanya kejelasan regulasi, termasuk perlindungan dana para investor.

    Ini akan sangat dinantikan karena diperkirakan akan membawa dasar yang positif bagi industri crypto dalam jangka panjang.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Riset: Investor Kaya di Indonesia Banyak yang Mulai Investasi Aset Kripto

    Investasi aset kripto saat ini sudah menjadi pilihan yang penting untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Sebuah riset terbaru menemukan banyak dari investor kaya di Indonesia sudah masuk ke industri aset kripto untuk memperoleh keuntungan dari portofolionya.

    Menurut penelitian dari Accenture yang diterbitkan pada 6 Juni 2022, mengungkap investor kaya di Indonesia tidak malu memiliki beberapa bentuk aset digital selama kuartal I 2022. Riset itu bahkan menempatkan investor Indonesia paling banyak terjun ke dunia aset digital dibanding tujuh negara yang ditelitinya.

    Dibanding China, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia dan Singapura, investor dari Indonesia dan Thailand masing-masing sebesar 9% melakukan investasi di aset digital. Aset digital yang dimaksud meliputi aset kripto, stablecoin dan crypto funds.

    Riset Accenture temukan investor kaya di Indonesia banyak yang sudah investasi aset kripto.
    Riset Accenture temukan investor kaya di Indonesia banyak yang sudah investasi aset kripto. Sumber: Accenture.

    Aset investasi lainnya dalam riset tersebut adalah mata uang asing, komoditas dan barang koleksi, dan dalam beberapa kasus setara atau melebihi jumlah yang diinvestasikan dalam ekuitas swasta/modal ventura dan hedge funds atau dana lindung nilai.

    Baca juga: 5 Alasan Bitcoin Jadi Investasi Jangka Panjang yang Lebih Baik daripada Emas

    Rata-rata Investor Kaya di Asia, Investasi di Kripto

    Accenture mengatakan survei dilakukan dengan lebih dari 3.200 klien di seluruh China, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Perusahaan mendefinisikan investor kaya sebagai siapa saja yang mengelola aset yang dapat diinvestasikan antara US$ 100.000 hingga US$ 1 juta.

    52% investor kaya di Asia memiliki portofolio investasi di aset kripto. Setiap negara yang diteliti membentuk rata-rata 7% dari portofolio investor yang disurvei punya kripto dan menjadikannya kelas aset terbesar kelima bagi investor di Asia.

    Meskipun setengah dari investor di Asia sudah memegang aset digital pada kuartal I 2022, penelitian Accenture menunjukkan bahwa 21% lebih lanjut diharapkan untuk berinvestasi di dalamnya pada akhir tahun 2022, yang berarti sebanyak 73% investor kaya Asia dapat memiliki aset digital.

    Riset Accenture paparkan risiko dari berbagai instrumen investasi.
    Riset Accenture paparkan risiko dari berbagai instrumen investasi. Sumber: Accenture.

    Baca juga: Investor Bitcoin Jangka Panjang Mulai Serok, Tanda Apa?

    Hambatan Pertumbuhan Investasi Kripto

    Dalam riset juga menemukan bahwa perusahaan manajemen kekayaan, yang menyediakan perencanaan keuangan, pajak, saran investasi dan perencanaan perumahan kepada klien mereka, lambat untuk naik pertumbuhan aset kripto. 67% perusahaan manajemen kekayaan mengatakan mereka tidak memiliki rencana untuk menawarkan produk atau layanan aset digital.

    “Perusahaan manajemen kekayaan, aset digital adalah peluang pendapatan senilai US$ 54 miliar, namun sebagian besar diabaikan.”

    Riset Accenture

    Perusahaan manajemen kekayaan mengaku kurangnya kepercayaan dan pemahaman tentang aset digital, pola pikir wait and see dan kompleksitas operasional meluncurkan penawaran aset digital sebagai alasan utama untuk menahan, mengarahkan investor untuk memprioritaskan inisiatif lain sebagai gantinya.

    Baca juga: $750 Juta Posisi Short Rugi! Ethereum Kembali Pulih?

    Accenture mengatakan akibat langkah yang lambat dari perusahaan manajemen kekayaan tersebut, membuat investor dipaksa untuk mendapatkan nasihat keuangan mereka tentang aset kripto dari sumber yang tidak dapat diandalkan. Namun, Accenture telah menekankan pentingnya perusahaan manajemen kekayaan untuk maju ke ruang aset digital, atau berisiko tertinggal.

    Pada bulan April, sebuah laporan oleh exchange global, Gemini menemukan bahwa adopsi kripto meroket pada tahun 2021, terutama di negara-negara seperti Indoneisa, India dan Hong Kong. Sekitar 45% responden di Asia Pasifik membeli aset kripto pertama mereka pada tahun 2021.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Tips Cuan Maksimal Investasi Kripto saat Lebaran

    Momen lebaran biasanya membawa berkah bagi sisi keuangan karena adanya Tunjangan Hari Raya (THR). Pendapatan yang berlebih tersebut, jangan dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan saja, namun alangkah baiknya, jika disisihkan untuk investasi, termasuk aset kripto.

    Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kedatangan bulan Ramadhan akan disambut suka cita. Ada banyak keberkahan yang terjadi bagi umat Muslim, termasuk bagi karyawan yang merayakan Lebaran bisa dapat pendapatan tambahan melalui THR.

    Bonus di luar penghasilan bulanan ini menjadi hal paling ditunggu mendekati Hari Raya Idul Fitri. Saat punya dana atau uang berlebih inilah, kamu tetap harus berinvestasi, di samping memenuhi kebutuhan harian atau bayar utang.

    Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR). Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR). Foto: Shutterstock.

    Salah satu instrumen investasi yang bisa membawa keuntungan maksimal adalah aset kripto. Investasi aset kripto sudah legal di Indonesia sejak tahun 2019 di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian perdagangan. Kripto pun tergolong aset komoditi, bukan mata uang sebagai alat pembayaran.

    Momen lebaran yang mempererat silaturahmi dengan sanak saudara dan dengan adanya dana berlebih dari THR ternyata bisa memaksimalkan keuntungan atau cuan di investasi aset kripto. Bagaimana caranya? Simak tipsnya di bawah ini.

    Atur Dana Investasi

    Sebagaimana memulai investasi, biasanya dibutuhkan tujuan dan strategi agar pengelolaan keuangan bisa seimbang. Banyak ahli menyarankan alokasi dana yang bersumber dari gaji atau THR, bisa disisikan sedikitnya 10-20%.

    Jika THR kamu dapat Rp 5 juta, maka sisihkan Rp 1 juta-Rp 2 juta untuk investasi kripto. Pastikan kamu sudah menyisihkan dana THR untuk kebutuhan Lebaran, bayar utang, sedekah dan lain-lainnya

    Kamu bisa sisihkan dana investasi di awal, begitu menerima THR. Bijak dalam mengatur pengeluaran THR bisa menambah peluang kesejahteraan di masa depan.

    Pilih Aset Kripto yang Tepat

    Dalam investasi aset kripto, yang terpenting adalah meningkatkan skill kita sebagai investor. Dengan skill yang mumpuni, kita bisa mendapat keuntungan yang lebih banyak.

    Kamu harus mempelajari fundamental dari aset kripto yang ingin kamu beli. Jangan sembarang memilih karena aset kripto tersebut sedang hype dan atas rekomendasi orang lain.

    Kamu bisa jadikan sumber berita dan orang lain di komunitas sebagai referensi, untuk membuat keputusan yang tepat sebelum memulai investasi kripto. Jangan FOMO atau fear of missing out. Ingat, tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, dan tak ada saran yang lebih baik daripada melakukan penelitian sendiri.

    Ilustrasi market kripto.
    Ilustrasi market kripto.

    Baca juga: Webinar PPKM: Pelajari Potensi cuan Kripto dengan Maksimal

    Salah satu yang bisa dipelajari sebelum membeli aset adalah, pahami dulu utilitas dari kripto tersebut, bagaimana teknologinya, siapa pengembangnya, lihat roadmapnya, semua itu terangkum di whitepaper.

    Lakukan Diversifikasi

    Saran ini mungkin berlaku di semua instrumen investasi, tidak hanya kripto. Sebagai smart investor, kamu harus selalu melakukan diversifikasi aset dalam investasi.

    Diversifikasi ini jadi salah satu strategi untuk meminimalisir risiko dari investasi kita. Tujuannya adalah untuk meminimalisir kerugian dan memaksimalkan keuntungan. Itulah mengapa dalam dunia investasi dikenal dengan istilah don’t put your eggs in one basket.

    Gampangnya, kamu bisa investasikan uang kamu di beberapa aset kripto yang berbeda. Misalnya, kamu punya portofolio di salah satu portofolio di aset kripto big cap, stabelcoin hingga altcoin.

    Lihat Peluang di Market Kripto

    Investasi aset kripto kini sedang menarik perhatian banyak orang. Pertumbuhan jumlah investornya pun meningkat setiap tahunnya.

    Tercatat pertumbuhan investasi aset kripto telah mencapai 12,4 juta investor per Februari 2022. Padahal pada akhir tahun 2020, hanya ada sekitar 4 juta investor. Selain itu dari sisi nilai transaksinya tak main-main hingga Februari 2022 lalu, telah mencapai lebih dari sudah mencapai Rp 83,8 triliun.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi tips investasi aset kripto agar selalu cuan.

    Baca juga: Mendag Lutfi Apresiasi Program Akselerator Startup Blockchain, TSBA

    Pasar kripto memunculkan peluang baru untuk investor mencari cuan. Kamu harus pandai melihat peluang baru, pasti memanfaatkannya dengan baik. Seperti situasi market yang sedang bearish bisa dimanfaatkan untuk memulai invstasi, karena harga aset kripto yang cenderung turun.

    Untuk melihat peluang yang terjadi di market kripto setiap minggunya, sehingga meraih profit, kamu bisa simak Tokocrypto Market Signal yang terbit di TokoNews. Dalam ulasannya akan dibahas lima koin/token yang berpotensi bullish dan bearish selama satu pekan ke depan.

    Ajak Kerabat Investasi Kripto

    Lebaran identik dengan pulang kampung dan silaturahmi ke kerabat. Momen ini rupanya bisa membawa untung untuk kamu yang investasi aset kripto. Loh kok bisa? Ya, kamu bisa mengikuti program Rayakan Mudik Lebaran bersama Tokocrypto.

    Dalam program ini, kamu bisa ajak orang tua, mertua, kerabat, teman, pacar, gebetan dan lainnya untuk memulai investasi aset kripto. Berikan kode referral akun Tokocrypto kamu dan raih bonus senilai Rp 100.000 untuk setiap nasabah baru yang menggunakan kode dari kamu dan lolos KYC (Know Your Costumer).

    Ilustrasi cuan investasi kripto saat lebaran.
    Ilustrasi cuan investasi kripto saat lebaran.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Dapatkan ekstra bonus, jika nasabah yang menggunakan kode referral kamu melakukan trading minimal $ 25, maka kamu akan mendapatkan Rp. 50.000 dan yang dia akan mendapatkan Rp. 100.000.

    Program ini mulai berjalan dari 1 April 2022 00:00 WIB hingga 10 Mei 2022 23:59 WIB. Dan periode KYC mulai 25 April 2022 15:00 WIB sampai 10 Mei 2022 23:59 WIB. Untuk info selengkapnya bisa kunjungi link ini.

    Ayo tunggu apalagi ajak keluarga dan kerabat kamu gabung di Tokocrypto dan raih cuan di hari Lebaran!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Webinar: Kiat Jitu Investasi Kripto untuk Pemula Dapatkan Untung

    Investasi aset kripto kini sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Tak tanggung-tanggung pertumbuhan jumlah investornya meningkat secara eksponensial setiap tahunnya.

    Tercatat pertumbuhan investasi aset kripto telah mencapai 12,4 juta investor per Februari 2022. Padahal pada akhir tahun 2020, hanya ada sekitar 4 juta investor. Selain itu dari sisi nilai transaksinya tak main-main hingga Februari 2022 lalu, telah mencapai lebih dari sudah mencapai Rp 83,8 triliun.

    Perdagangan aset kripto sendiri sudah legal atau resmi di Indonesia sejak tahun 2019 lalu. Transaksi kripto berada bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian perdagangan. Kripto pun tergolong aset komoditi, bukan mata uang sebagai alat pembayaran.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi tips investasi aset kripto agar selalu cuan.

    Baca juga: Kecerdasan Buatan Bisa Digunakan untuk Investasi Aset Kripto

    Melihat pertumbuhan yang signifikan tersebut, terkadang masih saja ada sebagian masyarakat yang ragu untuk memulai investasi kripto. Mereka terjebak dengan stigma negatif, seperti kripto identik dengan penipuan dan banyak platform exchange yang ilegal.

    Di sisi lain, masyarakat pun masih perlu banyak belajar mengenai aspek aset kripto, mitigasi risiko, dan fungsinya sebagai produk investasi. Aset kripto memiliki tingkat volatilitas yang tinggi, sehingga menjadikannya instrumen investasi tergolong high risk, high return.

    Dalam investasi kripto sendiri, ada beberapa jenis koin/token yang diperdagangkan. Selain Bitcoin, ada pula Ethereum, Binance Coin, Cardano, Solana, Tether, XRP, Polkadot, Dogecoin dan beberapa jenis kripto lainnya.

    Baca juga: Penting! Gunakan Uang Dingin Ketika Berinvestasi Aset Kripto

    Cara Mudah Investasi dan Trading Kripto di Tokocrypto

    Masyarakat yang ingin memulai investasi aset kripto bisa menggunakan platform Tokocrypto. Di sana bisa memulainya dengan mulai dari Rp50 ribu saja. Trading fee yang dikenakan oleh platform tepercaya ini yaitu 0,1 persen dengan biaya tarikan dana yang tidak lebih dari Rp5.500 dan proses deposit yang dapat dilakukan melalui banyak e-wallet atau melalui sejumlah mitra bank.

    Untuk bisa meraih profit yang menguntungkan tentu harus lebih banyak belajar mengenai cara aman memulai investasi dan trading di aset kripto. Demi memberi edukasi menyeluruh kepada masyarakat, Tokocrypto bersama kumparan menghadirkan webinar “PPKM: Pelajari Potensi cuan Kripto dengan Maksimal”.

    Baca juga: Kiat Perempuan Memulai Investasi Aset Kripto agar Mandiri Finansial

    Webinar Tokocrypto x Kumparan

    Webinar ini akan dipandu oleh Melisa Lolindu dan hadir Dennis Adishwara (Aktor & Entrepreneur) yang akan berbagi pengetahuan dan pengalamannya berinvestasi di aset kripto. Webinar PPKM ini dilaksanakan pada Jumat, 22 April 2022 pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB melalui Zoom dan YouTube kumparan.

    Ada banyak topik yang dibahas di webinar ini. Mulai dari mengenal perbedaan aset kripto dengan investasi lain, memahami risiko dan regulasi perlindungan investor, tahapan memulai investasi kripto, tips berinvestasi dan mempelajari prospek aset kripto, hingga mempelajari tahapan memulai trading kripto.

    Jadi, jangan sampai ketinggalan, ya. Selain belajar banyak mengenai aset kripto, webinar ini juga memberikan hadiah berupa saldo digital untuk 3 orang penanya terpilih, masing-masing akan mendapatkan hadiah senilai Rp250.000. Untuk mendaftarkan diri Anda pada webinar PPKM melalui link ini.

    #SiapLebih mulai investasi aset kripto dengan aman bersama Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rekomendasi Cloud Mining Terpercaya Yang Bikin Kamu Auto Cuan!

    Manakah situs cloud mining terpercaya?

    Mining atau menambang merupakan salah satu cara untuk mendapatkan aset kripto. Metode mining sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu personal mining, pool mining, dan terakhir cloud mining.

    Hingga saat ini, cloud mining dianggap sebagai metode mining aset kripto yang paling efisien. Sebab, metode ini memungkinkan Anda melakukan penambangan tanpa harus membeli alat yang mahal.

    Untuk memahami tentang cloud mining dan keuntungannya, simak ulasan berikut ini. Di bagian akhir, Anda juga bisa menemukan rekomendasi beberapa situs cloud mining, lho! Terpercaya.

    Baca juga: Inilah 4 Cara Mining Bitcoin Paling Mudah dan Menguntungkan

    Pengertian Cloud Mining

    Seperti yang sudah disebutkan pada bagian pembuka, cloud mining merupakan salah satu metode mining atau menambang aset kripto.

    Bagaimana cara kerja cloud mining ini?

    Ketika memilih metode cloud mining untuk mendapatkan aset kripto, Anda tidak perlu membeli alat atau membangun mining rig berharga mahal untuk bisa mulai menambang.

    Sebagai gantinya, metode ini memungkinkan Anda untuk terhubung dengan penyedia hash power. Dengan hash power tersebut, Anda bisa tetap menambang tanpa harus memiliki alat sendiri. Anda pun cukup membuat sebuah akun untuk mulai menambang. Selain itu, cloud mining juga mendukung penambangan jarak jauh.

    Apa itu hash power?

    Untuk perolehan aset, penyedia hashpower memiliki ketentuan pembagiannya masing-masing. Semakin besar hash power yang Anda pilih, maka semakin besar pula potensi keuntungan yang akan didapat.

    Keuntungan Menambang dengan Cloud Mining

    Keuntungan Menambang dengan Cloud Mining

    Lalu, apa keuntungan cloud mining jika dibandingkan dengan metode mining lainnya? Mari kita bahas satu persatu:

    1. Efisien

    Keuntungan utama dari metode cloud mining tentu terletak pada efisiensinya. Dengan memilih metode ini, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membangun mining rig yang harganya cukup mahal.

    2. Praktis

    Selain itu, cloud mining juga mudah dioperasikan dan praktis. Ini karena seluruh peralatan untuk menambang, baik hardware maupun software, sudah disediakan oleh pihak penyedia hash power. Proses penambangannya pun bisa dikontrol dari jarak jauh. Maka, tidak mengherankan lagi jika metode ini cocok bagi pemula.

    3. Lebih Hemat Listrik

    Penggunaan listrik menjadi concern Anda saat melakukan mining? Tidak perlu khawatir, di cloud mining, daya listrik pun telah disediakan oleh penyedia hash power. Jadi, konsumsi listrik di tempat Anda tidak akan terganggu selama proses mining. Bukan hanya itu, Anda juga tidak perlu bingung dengan urusan perawatan hardware. Sebab, proses perawatan telah dilakukan oleh penyedia layanan.

    Situs Cloud Mining Terpercaya

    Situs Cloud Mining Terpercaya

    Masih bingung menentukan situs cloud mining terpercaya? Untuk membantu Anda memilih, berikut daftar situs cloud mining terpercaya yang bisa dipertimbangkan.

    1. Bitcoin Pool

    Bitcoin Pool merupakan layanan cloud mining yang disediakan oleh Bitcoin.com. Jika dibandingkan dengan situs lain, Bitcoin Pool memang memberikan penawaran yang paling kompetitif. Untuk PPS (Pay per Share), mereka berani memberikan gift block sebesar kurang lebih 98%.

    Bitcoin Pool menawarkan dua opsi cloud mining, yaitu BCH (Bitcoin Cash) dan BTC (Bitcoin Core). Selain itu, situs ini juga menyediakan fitur monitoring yang memudahkan Anda untuk mengamati proses mining. Fitur tersebut bahkan bisa diakses melalui gadget Android atau iOS.

    2. Bitcoinrain

    Berikutnya ada Bitcoinrain. Di situs ini, Anda bisa menemukan beberapa layanan yang berhubungan dengan aset kripto, termasuk opsi cloud mining. Jika dilihat dari kontrak yang ditawarkan, Bitcoinrain memang tergolong lama. Durasi kontraknya yang paling singkat adalah satu tahun. Meski begitu, untuk setoran awalnya, mereka menyediakan opsi pembayaran yang ringan.

    Untuk masalah profit, Bitcoinrain menawarkan profitability rate sebesar kurang lebih 0,5%. Bukan hanya itu, situs ini juga membebaskan Anda untuk menggunakan hash power sesuai keinginan.

    3. Hashnet

    Hashnet merupakan pionir penyedia layanan cloud mining tepercaya. Sebagai pionir, jumlah penggunanya merupakan salah satu yang terbanyak di dunia. Hingga saat ini, situs tersebut sudah memiliki lebih dari 400.000 pengguna yang tersebar di seluruh dunia.

    Kelebihan Hashnet terletak pada durasi kontrak. Hashnet menawarkan kontrak seumur hidup yang berlaku selama pasar aset kripto masih ada. Selain itu, Anda juga bisa menambang beberapa jenis mata uang kripto seperti Bitcoin, Dash, hingga Litecoin.

    4. Genesis Mining

    Genesis Mining dikenal karena kemudahannya dalam melakukan penyetoran dan penarikan saat menambang Bitcoin atau cryptocurrency lainnya. Apalagi sekarang cloud mining satu ini mendukung penambangan Bitcoin, Ethereum, Dash, Litecoin, dan lebih dari 7 cryptocurrency lainnya untuk ditambang di 6 algoritme penambangan utama.

    Keuntungan menggunakan cloud mining satu ini adalah penawaran dari berbagai kapasitas penambangan cryptocurrency, membuatnya cocok untuk semua jenis penambang — baik itu pendatang baru, penambang rumah, atau investor skala besar dan dengan cepat menjadikan salah satu pilihan situs cloud mining terpercaya dan legal.

    5. Mine Dollars

    MineDollars adalah cloud mining untuk smartphone anda yang memungkinkan siapa saja untuk menambang Bitcoin dari kenyamanan rumah mereka sendiri.

    Mine Dollars sendiri sudah memiliki lebih dari 320.000 pengguna dan lebih dari 1 juta transaksi sejak didirikan. Maka dari itu dengan cepat menjadi pilihan populer para cloud miners.

    Keuntungan dari Minedollars adalah Cloud mining ini menggunakan teknologi cloud mining yang sangat canggih dan dapat memberikan cloud miners biaya yang sangat kompetitif.

    Itulah beberapa rekomendasi situs cloud mining terpercaya yang bisa Anda pertimbangkan. Perlu diingat, selain mining, Anda juga bisa mendapatkan aset kripto melalui cara lain, salah satunya adalah trading mata uang kripto.

    Kini, Anda bisa trading mata uang kripto melalui Tokocrypto, platform jual beli aset kripto teregulasi pertama di Indonesia. Dengan fitur stop-limit, Anda bisa mendapatkan atau menjual aset kripto dalam harga yang paling menguntungkan. Jadi, Anda bisa trade mata uang yang didapat dari situs cloud mining terpercaya dan menjualnya di Tokocrypto. Daftar sekarang juga di sini!



    Sumber : news.tokocrypto.com