Tag: investasi

  • Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheets Gratis!

    Investasi dan trading bukan hanya soal membeli dan menjual. Kunci sukses jangka panjang terletak pada bagaimana kamu mengevaluasi dan belajar dari setiap transaksi yang dilakukan. Di sinilah peran penting jurnal investasi dan trading

    Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara membuat jurnal investasi dan trading crypto menggunakan Google Sheet, lengkap dengan template gratis untuk memudahkan proses pencatatan dan melacak portofolio investasi di Google Sheet atau Excel secara mudah.

    Apa Itu Jurnal Investasi dan Trading?

    Jurnal investasi dan trading adalah catatan terstruktur yang mencatat setiap transaksi yang kamu lakukan di pasar keuangan. Tujuannya adalah membantu kamu:

    • Melacak performa investasi dan trading.
    • Meninjau portofolio investasi dengan mudah.
    • Mengidentifikasi pola kebiasaan baik atau kesalahan.

    Dengan jurnal, kamu bisa lebih objektif dalam menilai strategi dan hasil yang sudah dicapai.

    Mengapa Jurnal Trading Penting?

    Mencatat setiap transaksi bukan hanya soal dokumentasi, tapi bagian dari strategi pengembangan diri sebagai trader/investor.

    • Memantau Performa: Melihat sejauh mana strategi yang diterapkan efektif.
    • Mengidentifikasi Pola: Mengenali kebiasaan trading/investasi yang membawa hasil baik maupun buruk.
    • Membantu Pengambilan Keputusan: Data historis membantu membuat keputusan lebih rasional dan terukur.

    Persiapan Membuat Jurnal Investasi dan Trading Crypto di Google Sheet

    Sebelum memulai, pastikan:

    • Memiliki akun Google untuk mengakses Google Sheet.
    • Menyiapkan struktur dasar jurnal (bisa mulai dari template kosong).
    • Memahami fitur dasar Google Sheet seperti rumus SUM, IF, dan pengaturan format sel.

    Dengan langkah ini, kamu siap membuat template investasi crypto di Google Sheet dan memulai pencatatan.

    Langkah-Langkah Membuat Jurnal Investasi & Trading di Google Sheet

    Buat File Baru

    Buka https://docs.google.com/spreadsheets/ → klik pada “Memulai spreadsheet baru”

    Agar harga kripto yang kamu masukan mengikuti harga pasar secara otomatis, ikut langkah di bawah ini:

    Cara Menambahkan Tracking Harga Crypto Realtime di Sheet

    Buka halaman platform untuk tracking harga seperti Coin Market Cap atau Coin Gecko, salin URL website contoh: https://coinmarketcap.com/currencies/bitcoin/ lalu simpan pada kolom sheet yang tidak terlihat. 

    Selanjutnya, copy XML dengan klik kanan dan pilih “inspect element” → klik harga aset → klik bagian yang highlight pada tab elements → klik kanan “copy” →  “Copy full XPath”.

    Simpan “Copy full XPath” tadi di sebelah kolom sheet yang berisi alamat website tadi.

    Contoh:

    Gambar contoh penempatan URL dan XML.

    Tentukan Struktur Pencatatan 

    Contoh kolom yang bisa kamu masukkan:

    Gambar contoh struktur pencatatan.

    Rumus yang Dibutuhkan

    Selanjutnya kamu bisa menambahkan nama aset dan memasukan rumus-rumus berikut:

    • Harga (Update Harga Otomatis):  =IMPORTXML(ISI URL,ISI XML)
    • Total Investasi Awal: =(Harga Beli*Total Aset)
    • Total Nilai Aset: =(Total Aset*Harga)
    • % Untung/Rugi: =(Harga-Harga Beli) / (Harga Beli)
    • $ Untung/Rugi: =(Total Aset*Harga) – (Total Investasi Awal)
    • % Untung/Rugi Terealisasi: =(Harga Jual-Harga Beli) / (Harga Beli)
    • $ Untung/Rugi Terealisasi: =(Harga Jual*Total Penjualan) – (Total Penjualan*Harga Beli)
    Gambar peringatan akses.

    Penting: Agar Google Sheet bisa update harga secara otomatis, jangan lupa izinkan akses data seperti di atas.

    Masukan Rumus ke Dalam Struktur Pencatatan

    Setelah kamu menentukan kolom, saatnya menambahkan rumus untuk mempermudah perhitungan otomatis. Misalnya, untuk menghitung keuntungan atau kerugian: =(Harga-Harga Beli) / (Harga Beli) dan buat format ke dalam bentuk %.

    Contoh: =(F3-C3)/(C3)

    Rumus ini akan otomatis menunjukkan profit atau loss. Kamu juga bisa menambahkan rumus lain seperti persentase keuntungan, rata-rata harga beli, dan sebagainya dari rumus yang diberikan di atas untuk memperkaya data yang kamu miliki.

    Berikan Warna Kolom Otomatis, Hijau untuk Profit dan Merah untuk Rugi

    Untuk memberikan warna kolom secara otomatis seperti hijau untuk profit dan merah untuk rugi ikut beberapa langkah berikut:

    Gambar cara membuat otomatisasi warna untuk untung atau rugi.

    Hijau untuk untung: Klik kanan pada kolom → “Lihat tindakan sel lainnya” → “Tambah aturan lain” → “Formal sel jika..” → “Lebih besar dari” → isi dengan “0” → ubah warna menjadi hijau.

    Merah untuk rugi: Klik kanan pada kolom → “Lihat tindakan sel lainnya” → “Tambah aturan lain” → “Formal sel jika..” → “Lebih kecil dari” → isi dengan “0” → ubah warna menjadi merah.

    Setelah berhasil kamu bisa melakukan drag ke sel atau kolom yang kamu inginkan untuk memberi efek yang sama.

    Contoh Format dan Template Jurnal Crypto Portofolio Tracking di Google Sheet

    Tampilan template jurnal investasi dan trading untuk tracking portofolio melalui Google Sheet.

    Berikut contoh template yang bisa kamu akses untuk tracking portofolio crypto melalui Google Sheet: Download Template Jurnal Investasi untuk Tracking Portofolio Crypto Gratis!

    Cara download: Klik menu “File” “Download” “Microsoft Excel (.xlsx)

    Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu kini memiliki jurnal investasi dan trading crypto yang rapi serta mudah digunakan melalui Google Sheet. Dengan pencatatan yang sistematis, kamu bisa melacak portofolio, mengevaluasi strategi, dan mengambil keputusan investasi dengan lebih percaya diri.

    Untuk pengalaman yang lebih praktis, kamu bisa memanfaatkan Tokocrypto. Tokocrypto menyediakan fitur unggulan seperti tracking portofolio, perhitungan P&L otomatis, dan rata-rata harga beli, yang membantu pengelolaan investasi secara lebih profesional dan aman.

    Yuk, mulai cari aset crypto favorit kamu sekarang dengan deposit cuman mulai dari Rp20.000!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 7 Keuntungan yang Bisa Kamu Dapatkan dari Tokocrypto

    Apakah kamu tertarik investasi Bitcoin atau kripto tapi masih ragu untuk mencoba? Jangan khawatir! Tokocrypto hadir untuk memudahkan kamu mengenal dan mulai berinvestasi di dunia kripto. Apa aja sih keuntungan yang bisa kamu dapatkan kalau bergabung dengan Tokocrypto? Mari baca di bawah ini:

    1. Tambah Penghasilan dengan Skill Trading Kamu

    Dengan kemampuan trading yang kamu miliki, Tokocrypto bisa menjadi ladang penghasilan sampingan. Melalui platform ini, kamu bisa membeli dan menjual berbagai aset kripto untuk mendapatkan keuntungan. Dengan terus belajar dan mengasah skill trading, kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang cukup signifikan.

    Baca juga: Cara Trading Crypto untuk Pemula

    2. Dapatkan Komisi 20% Selamanya dari Mengajak Teman

    Tokocrypto memberikan peluang untuk mendapatkan komisi sebesar 20% selamanya jika kamu mengajak teman-temanmu untuk bergabung dan trading di platform ini. Semakin banyak teman yang kamu ajak dan aktif trading, semakin besar pula komisi yang akan kamu terima.

    Untuk mendapatkan komisi ini, Anda hanya perlu menjadi referral Tokocrypto. Atau kalau Anda sudah punya komunitas sendiri, Anda bisa bergabung menjadi Angels Tokocrypto yang mendapatkan keuntungan lebih.

    3. Layanan Support 24 Jam, Siap Bantu Kapan Saja

    Layanan dukungan pelanggan Tokocrypto tersedia 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Jadi, kapan pun kamu mengalami masalah atau memiliki pertanyaan tentang trading, kamu bisa mendapatkan bantuan dengan cepat dan mudah. Layanan support ini memastikan pengalaman trading kamu berjalan lancar dan nyaman.

    4. Data Pribadi Aman dengan Sertifikasi Internasional

    Keamanan data merupakan prioritas utama di Tokocrypto. Platform ini telah meraih sertifikasi ISO 27017 dan 27001, yang menjamin bahwa data pribadi dan aktivitas trading kamu dilindungi dengan standar keamanan yang ketat. Dengan demikian, kamu bisa trading dengan tenang tanpa khawatir soal keamanan data.

    Baca juga: Tokocrypto Rilis Proof of Reserves Kuatkan Komitmen Transparansi

    5. Trading Nyaman dan Aman, Terdaftar Resmi di Bappebti

    Tokocrypto adalah platform trading kripto yang legal dan telah terdaftar resmi di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dengan No. Tanda Daftar 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019. Hal ini memastikan bahwa semua aktivitas trading di Tokocrypto diawasi oleh lembaga pemerintah yang berwenang, sehingga kamu bisa trading dengan rasa aman dan nyaman.

    6. Dapatkan Tips dan Insight Koin Potensial dari Ngobras

    Tokocrypto menyediakan Sinyal Ngobras yang memberikan insight mingguan tentang koin atau token yang potensial. Kamu juga bisa mendapatkan sinyal harian jika bergabung dengan grup Telegram official Tokocrypto.

    Dengan informasi ini, kamu bisa mengambil keputusan trading yang lebih baik dan memaksimalkan potensi keuntungan.

    7. Hemat Biaya dengan Diskon 25% Biaya Trading

    Mengurangi biaya trading adalah salah satu cara untuk meningkatkan keuntungan. Di Tokocrypto, kamu bisa mendapatkan diskon sebesar 25% untuk biaya trading. Dengan biaya yang lebih rendah, kamu bisa lebih sering melakukan transaksi tanpa khawatir biaya yang membengkak.

    8. Launchdrop, Cashback, Lucky Draw, dan Diskon Makan yang Menggiurkan

    Selain keuntungan dari trading, Tokocrypto juga menawarkan berbagai campaign menarik seperti launchdrop, cashback, lucky draw, dan diskon makan. Dengan berbagai promo ini, aktivitas trading kamu akan semakin menguntungkan.

    Cek Event Tokocrypto minggu ini.

    9. Nyicil Bitcoin untuk Kebahagian Masa Depan

    Tokocrypto menyediakan fitur pembelian berkala yang memungkinkan kamu untuk membeli Bitcoin secara rutin dan bertahap. Dengan fitur ini, kamu bisa mencicil Bitcoin sedikit demi sedikit tanpa harus mengeluarkan dana besar sekaligus.

    10. Pilihan Koin Terbanyak yang Sudah Disetujui Bappebti

    Tokocrypto menawarkan berbagai pilihan koin yang telah disortir berdasarkan standar internal dan disetujui oleh Bappebti. Dengan banyaknya pilihan ini, kamu bisa lebih leluasa dalam memilih aset kripto yang ingin kamu tradingkan, sesuai dengan strategi dan tujuan investasi kamu.

    11. Temukan Teman Baru di Komunitas Kripto

    Bergabung dengan Tokocrypto berarti kamu juga bisa menjadi bagian dari komunitas kripto yang aktif dan solid. Kamu bisa bertemu dengan teman-teman baru yang memiliki minat yang sama, berbagi informasi dan pengalaman, serta belajar bersama tentang dunia kripto. Komunitas ini akan membuat perjalanan trading kamu lebih seru dan penuh dukungan.

    Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, Tokocrypto bukan hanya sekedar platform trading, tapi juga tempat untuk belajar, berkembang, dan meraih keuntungan dalam dunia kripto. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo mulai trading di Tokocrypto sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Itu Dollar-Cost Averaging (DCA)?

    Dollar-Cost Averaging (DCA) adalah sebuah strategi investasi yang dirancang untuk mengurangi pengaruh fluktuasi harga saat membeli aset dengan cara membelanjakan jumlah uang yang sama secara berkala. Dengan membeli aset secara rutin, tidak peduli fluktuasi harga, strategi ini bertujuan untuk meratakan harga pembelian aset dalam jangka panjang, sehingga mengurangi risiko masuk ke pasar pada waktu yang tidak tepat.

    Manfaat Utama Dollar-Cost Averaging

    Manfaat utama dari strategi ini adalah mengurangi risiko memasuki pasar pada saat yang tidak menguntungkan. Menentukan waktu yang tepat untuk masuk pasar sering kali sulit dan risiko ini dapat diatasi dengan DCA. Strategi ini membagi investasi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil, membuatnya lebih mudah untuk mengelola dan mengurangi bias dalam pengambilan keputusan.

    Namun, perlu dicatat bahwa DCA tidak sepenuhnya mengeliminasi risiko dan tidak menjamin keberhasilan investasi. Penting juga untuk memiliki strategi keluar yang efektif, terutama jika berada dalam situasi pasar yang tidak stabil.

    Contoh Penerapan Dollar-Cost Averaging

    Misalnya, Anda memiliki $10.000 untuk diinvestasikan di Bitcoin. Anda bisa memecahnya menjadi 100 bagian $100 dan membeli Bitcoin setiap hari dengan jumlah tersebut. Jika pasar bergerak ke bear market, Anda bisa menyesuaikan strategi menjadi pembelian mingguan untuk memperpanjang jangka waktu investasi, membantu membangun posisi yang kuat selama downtrend dan memanfaatkan potensi uptrend berikutnya.

    Kalkulator dollar-cost averaging

    Anda dapat menemukan kalkulator dollar-cost averaging yang khusus untuk Bitcoin di dcabtc.com. Di sini dapat menentukan jumlah, jangka waktu, interval, dan melihat bagaimana strategi yang berbeda dilakukan dari waktu ke waktu. Anda juga akan melihat, bahwa terhadap Bitcoin, yang berada dalam uptrend berkelanjutan dalam jangka panjang, strategi ini kemungkinan secara konsisten bekerja dengan cukup baik.

    Kinerja pembelian BTC senilai $10 setiap minggu dalam lima tahun terakhir. Sumber: dcabtc.com.
    Kinerja pembelian BTC senilai $10 setiap minggu dalam lima tahun terakhir. Sumber: dcabtc.com.

    Di bawah ini, Anda dapat melihat kinerja investasi jika Anda telah membeli Bitcoin senilai hanya $10 setiap minggu selama lima tahun terakhir. $10 seminggu sepertinya tidak banyak, kan? Well, pada April 2020, Anda akan berinvestasi dengan total sekitar $2.600, dan tumpukan bitcoin Anda akan bernilai sekitar $20.000.

    Risiko dari Strategi Dollar-Cost Averaging

    Meskipun DCA dapat mengurangi beberapa risiko, strategi ini juga memiliki potensi kerugian, terutama jika terus berinvestasi selama downtrend yang panjang tanpa perencanaan yang tepat. Oleh karena itu, penting untuk menilai kondisi pasar dan mungkin menunda investasi hingga kondisi lebih stabil.

    Dollar-Cost Averaging vs Investasi Lump Sum

    Sementara DCA baik untuk mengurangi volatilitas, investasi lump sum (investasi sekaligus) bisa lebih menguntungkan dalam pasar yang terus-menerus bullish karena memberikan lebih banyak waktu bagi uang untuk tumbuh. Namun, banyak investor lebih memilih DCA karena memungkinkan mereka untuk masuk pasar tanpa perlu modal besar sekaligus.

    Penutup

    DCA adalah strategi yang praktis untuk investor yang tidak ingin terlalu sering memantau pasar atau bagi mereka yang ingin meminimalkan risiko masuk pada waktu yang tidak tepat. Meskipun memiliki beberapa keterbatasan dan tidak sepenuhnya bebas risiko, DCA tetap menjadi pilihan populer karena kemudahannya dan potensi untuk mengurangi kesalahan investasi yang biasa terjadi karena timing yang buruk.


    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Turun 26,62%, Terburuk Dalam Siklus Bull Market

    Kabar kurang menyenangkan datang dari Bitcoin yang tengah menghadapi penurunan terbesar dalam siklus Bull Market saat ini.

    Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan sebesar 26,62% dari puncaknya di $109.500, yang sekaligus menandai koreksi terdalam dalam siklus bull market.

    Meskipun signifikan, penurunan ini masih lebih rendah dibandingkan dengan koreksi pada siklus sebelumnya, seperti penurunan 83% pada 2018 dan 73% pada 2022.

    Analisis Korelasi dengan Nasdaq 100

    Menurut analisis dari ‘ecoinometrics’, terdapat korelasi antara kinerja Bitcoin dan Nasdaq 100.

    Ketika Nasdaq 100 berada di bawah rata-rata return tahunannya, pertumbuhan Bitcoin cenderung melambat dan berisiko mengalami koreksi lebih dalam.

    Saat ini, Nasdaq 100 sedang menunjukkan performa datar secara year-on-year, yang berpotensi menghambat pemulihan harga Bitcoin.

    Strategi Investasi Korporasi dan Dampaknya

    Perusahaan seperti Strategy, yang dikenal karena investasi besar mereka dalam Bitcoin, menghadapi tantangan akibat penurunan harga ini.

    Antara 31 Maret dan 6 April, Strategy tidak menambah kepemilikan BTC mereka. Data dari Strategytracker menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah menginvestasikan $35,65 miliar dalam Bitcoin, dengan return sekitar 17% selama lima tahun terakhir.

    Level Support dan Indikator Teknis

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknis, Bitcoin menguji rata-rata pergerakan eksponensial 50-minggu (50-W EMA) untuk pertama kalinya sejak September 2024.

    Penutupan mingguan di bawah indikator ini sebelumnya menandai awal dari pasar bearish. Level support penting saat ini berada di $74.000, dengan zona permintaan antara $65.000 dan $69.000, yang juga bertepatan dengan puncak harga pada 2021.

    Indeks Kekuatan Relatif (RSI) dan Prediksi Analis

    Di sisi lain, RSI mingguan Bitcoin mencapai nilai terendah 43 sejak Januari 2023. Dalam beberapa kasus sebelumnya, RSI pada level ini memicu pemulihan harga. Namun, pada 2022, ketika RSI turun di bawah 40, pasar bearish mendominasi.

    Analis anonim, Rekt Capital, memperkirakan bahwa harga Bitcoin mungkin mencapai titik terendah antara harga saat ini hingga sekitar $70.000 berdasarkan tren RSI harian.

    Dengan demikian, penurunan harga Bitcoin saat ini mencerminkan tantangan dalam siklus bull market, dengan faktor eksternal seperti kinerja Nasdaq 100 dan strategi investasi korporasi memainkan peran penting.

    Menghadapi situasi ini, investor disarankan untuk memantau indikator teknis dan level support utama guna membuat keputusan investasi yang tepat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin untuk Investasi Jangka Panjang Apakah Menguntungkan?

    Dari sekian banyaknya aset kripto yang tersedia di pasar kripto, Bitcoin menjadi satu-satunya koin kripto yang terbukti sebagai aset kripto yang cocok untuk investasi jangka panjang.

    Sebagai aset kripto pertama dan terbesar di dunia, Bitcoin sering dianggap sebagai “emas digital” karena kemampuan Bitcoin yang bisa menjadi aset yang melindungi nilai dari penurunan daya beli akibat inflasi sehingga Bitcoin menjadi pilihan investasi jangka panjang bagi para investor pasar kripto. 

    Namun, apakah Bitcoin benar-benar menguntungkan untuk investasi jangka panjang? Mari cari tahu lebih lanjut!

    Suplai Terbatas Bitcoin dan Potensi Jangka Panjang Menurut Bitcoin Logarithmic Regression Bands

    Bitcoin didesain untuk memiliki suplai maksimum yang beredar sebanyak 21 juta koin. Dengan suplai yang terbatas ini Bitcoin menjadi salah satu aset yang tidak mengenal inflasi, bahkan dapat menciptakan kelangkaan seiring waktu dan kelangkaan ini diharapkan bisa membuat Bitcoin lebih berharga dari waktu ke waktu.

    Sebagai contoh, dalam sepuluh tahun terakhir, nilai Bitcoin telah mengalami kenaikan yang signifikan meskipun ada fluktuasi harga jangka pendek. Investor yang memegang Bitcoin jangka panjang sering kali menargetkan return yang substansial dari investasi mereka.

    Sumber: TradingView

    Jika melihat pada chart di atas, terlihat bahwa Bitcoin masih terus bisa mengikuti pola Bitcoin Logarithmic Regression Bands. 

    Logarithmic Regression Bands sendiri adalah alat analisis teknikal yang menunjukkan pola pertumbuhan Bitcoin dalam skala logaritmik. Indikator ini terdiri dari dua band regresi yang membentuk channel, membantu investor memahami tren dan valuasi Bitcoin dalam perspektif jangka panjang.

    Bitcoin telah menunjukkan pola pertumbuhan yang konsisten sejak 2016, seperti terlihat dalam grafik Logarithmic Regression Bands. Pola ini membentuk dua band utama yang menggambarkan range pergerakan harga Bitcoin dalam jangka panjang.

    Band merah di bagian atas menandakan zona resistensi historis, sementara band hijau di bawah menunjukkan zona support. Kedua band ini membentuk channel yang semakin melebar, mencerminkan volatilitas dan potensi pertumbuhan Bitcoin yang terus meningkat seiring waktu.

    Potensi Kenaikan Harga Seiring Terjadinya Halving

    Bitcoin memiliki sistem halving dimana proses  ini mengurangi jumlah Bitcoin baru yang dihasilkan oleh penambang sebagai imbalan dari blok baru yang mereka tambahkan ke blockchain.

    Setiap kali halving terjadi, imbalan yang diterima penambang Bitcoin dikurangi setengahnya. Misalnya, halving di tahun 2016 mengurangi imbalan menjadi 12,5 BTC, dan pada tahun 2020, imbalan berkurang menjadi 6,25 BTC per blok.

    Secara historis, halving telah disertai oleh kenaikan harga Bitcoin, meskipun ada fluktuasi harga dalam jangka pendek. Peningkatan harga terjadi karena berkurangnya pasokan baru dan peningkatan permintaan.

    Sumber data: VanEck

    Berdasarkan data keuntungan Bitcoin setelah halving, periode halving (2012, 2016, dan 2020) di atas, terlihat pola return yang konsisten dan menarik untuk dianalisis.

    Dalam jangka pendek 90 hari setelah halving, Bitcoin rata-rata menghasilkan return 59%. Angka ini meningkat signifikan menjadi 373% dalam periode 180 hari, dan mencapai puncaknya dengan rata-rata return 2,908% setelah satu tahun penuh.

    Pola ini mengindikasikan bahwa dampak halving terhadap harga Bitcoin cenderung bersifat gradual dan membutuhkan waktu untuk sepenuhnya tercermin dalam harga pasar. Investor yang mempertahankan posisinya selama satu tahun penuh setelah halving secara historis mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan periode yang lebih pendek.

    Meski data historis tidak menjamin hasil yang sama di masa depan, pola ini memberikan perspektif berharga tentang potensi dampak halving pada dinamika harga Bitcoin. 

    Kedua data historis di atas menunjukkan Bitcoin berpotensi menguntungkan untuk investasi jangka panjang, terutama bagi investor yang memahami siklusnya dan memiliki kesabaran untuk menahan posisi dalam periode yang lebih panjang. 

    Perlu diingat, selain memahami siklus Bitcoin dan pasar kripto, memiliki strategi investasi yang tepat dan manajemen risiko yang baik menjadi kunci suksesnya investasi Bitcoin jangka panjang.

    Nah, gimana? Jika kamu melihat potensi Bitcoin dalam jangka panjang… Yuk, mulai investasi Bitcoin mulai dari Rp1.600 di Tokocrypto!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

    Sumber: VanEck, TradingView



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jangan Ketinggalan, Saat Bitcoin Terkoreksi Jadi Peluang Emas!

    Bitcoin baru-baru ini mengalami koreksi harga setelah sempat mendekati angka psikologis $100K, turun hingga $80K dalam sepekan terakhir, berdasarkan laporan terbaru dari Newsbtc.

    Kondisi ini memicu kepanikan di kalangan investor, tetapi bagi para penggemar kripto, koreksi ini justru menjadi peluang emas untuk membeli Bitcoin dengan harga lebih murah.

    Penyebab Turunnya Harga Bitcoin

    Penurunan harga Bitcoin tidak terjadi secara terisolasi, melainkan bersamaan dengan jatuhnya indeks saham utama di Amerika Serikat.

    Salah satu faktor utama yang mempengaruhi sentimen pasar adalah kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, terhadap Kanada dan Meksiko.

    Tarif ini memicu ketidakpastian pasar, memperkuat nilai dolar AS, dan akhirnya memberikan tekanan pada harga Bitcoin. Menurut analisis dari Matrixport, penguatan dolar AS menurunkan likuiditas yang tersedia untuk aset kripto, termasuk Bitcoin.

    Hal ini menyebabkan tekanan jual yang lebih besar, mendorong harga BTC ke bawah setelah bertahan dalam kisaran dua bulan sebelumnya.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saatnya Membeli di Harga Rendah

    Di tengah tren penurunan ini, investor melihat peluang untuk membeli Bitcoin dengan harga diskon.

    Menurut Santiment, jumlah percakapan mengenai “buy the dip” berada pada titik tertinggi sejak Juli 2024, yang sebelumnya diikuti oleh lonjakan harga Bitcoin ke level tertinggi baru.

    Tokoh-tokoh ternama seperti Michael Saylor juga menegaskan bahwa menjual Bitcoin di saat ini bukanlah pilihan terbaik.

    Sementara itu, Standard Chartered memprediksi bahwa harga Bitcoin bisa mencapai $500K di masa depan, menguatkan optimisme di kalangan investor jangka panjang.

    BTC Bull Token: Alternatif Investasi Menjanjikan

    Bagi investor yang ingin memanfaatkan koreksi ini dengan lebih cerdas, presale BTC Bull Token ($BTCBULL) bisa menjadi opsi menarik.

    Token ini menawarkan mekanisme unik di mana pemegangnya mendapatkan airdrop Bitcoin gratis setiap kali harga BTC melewati level tertentu, seperti $150K, $200K, hingga $250K.

    Selain itu, proyek ini menerapkan sistem deflasi dengan mekanisme pembakaran token setiap kali Bitcoin mencapai harga tertentu, yang dapat meningkatkan nilai $BTCBULL di masa depan.

    Dengan alokasi dana pemasaran yang besar, Token BTC Bull diprediksi akan tetap diminati oleh komunitas kripto.

    Koreksi harga Bitcoin saat ini bukanlah hal yang mengejutkan dan justru dapat menjadi peluang investasi bagi mereka yang ingin membeli di harga lebih rendah.

    Selain membeli Bitcoin langsung, berinvestasi dalam proyek yang berkaitan dengan Bitcoin, seperti Token BTC Bull, bisa menjadi strategi cerdas untuk mendiversifikasi portofolio.

    Namun, seperti halnya investasi lainnya, penting untuk melakukan riset dan menerapkan manajemen risiko yang baik sebelum mengambil keputusan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pecahkan Rekor, Strategy Beli $2 Miliar Bitcoin

    Perusahaan investasi global Strategy baru saja mengumumkan pembelian Bitcoin senilai $2 miliar (sekitar Rp 31 triliun) sebagai bagian dari alokasi aset reservanya.

    Pembelian ini tercatat sebagai investasi Bitcoin terbesar oleh institusi sepanjang 2025, sekaligus menegaskan kembali kepercayaan pasar terhadap aset kripto meski di tengah gejolak volatilitas.

    Berdasarkan laporan resmi Strategy, pembelian Bitcoin dilakukan secara bertahap selama Q3 2025 melalui kombinasi pembelian langsung di pasar spot dan kerja sama dengan platform over-the-counter (OTC).

    Perusahaan mengklaim dana ini berasal dari alokasi kas perusahaan yang sebelumnya diinvestasikan dalam instrumen tradisional seperti obligasi pemerintah dan emas.

    Akusisi Bitcoin Kembali

    Dengan pembelian ini, total kepemilikan Bitcoin dari Strategy mencapai 45.000 BTC, menempatkannya di peringkat ketiga institusi pemegang Bitcoin terbesar di dunia, di bawah MicroStrategy (190.000 BTC) dan Tesla (12.000 BTC).

    Dalam konferensi pers, Michael Saylor selaku CEO Strategy, menjelaskan motivasi di balik langkah besar ini.

    “Bitcoin bukan sekadar aset spekulatif, melainkan penyimpan nilai yang superior di era digital. Dengan inflasi global yang masih fluktuatif dan ketidakpastian pasar obligasi, kami yakin Bitcoin adalah solusi jangka panjang untuk melindungi kekayaan perusahaan,” ujar Saylor sebagaimana dikutip dari Coinpaprika pada Rabu (26/2).

    Sementara itu, analis menyoroti timing pembelian ini. Strategy membeli Bitcoin saat harganya terkoreksi ke level $43.000, turun 28% dari rekor tertinggi 2025 di kisaran $60.000.

    Reaksi Pasar Kripto

    Meskipun strategi agresif ini mencerminkan kepercayaan jangka panjang terhadap aset digital, saham perusahaan tersebut telah berkinerja buruk dalam beberapa bulan terakhir.

    Meskipun akumulasinya stabil, saham MSTR telah turun, meningkatkan kekhawatiran tentang risiko keuangan yang terkait dengan volatilitas harga Bitcoin .

    Strategi Saylor konsisten menggunakan modal dari penjualan saham untuk mendanai pembelian Bitcoin. Namun, kondisi pasar telah menghadirkan tantangan.

    Melemahnya harga Bitcoin telah memengaruhi mata uang kripto dan kinerja saham Strategy, membuat beberapa investor berhati-hati tentang stabilitas keuangan perusahaan.

    Produk Keuangan Baru

    Selain penawaran saham, Strategy telah memperkenalkan produk keuangan baru, seperti sekuritas berjangka, untuk mendiversifikasi pendekatan penggalangan modalnya.

    Investor institusional, termasuk BlackRock, sekarang memegang sebagian saham perusahaan, yang menggarisbawahi skala transaksi ini.

    Beberapa analis berspekulasi bahwa akuisisi Bitcoin yang besar ini dapat menciptakan kompleksitas pajak , tetapi Saylor tetap fokus pada pertumbuhan jangka panjang.

    Ke depannya, pasokan Bitcoin di bursa terus menurun, yang mengindikasikan adanya potensi guncangan pasokan di masa mendatang.

    Jika Bitcoin memasuki fase bullish lainnya, akumulasi agresif Strategy dapat membuahkan hasil.

    Namun, ketergantungan perusahaan pada penjualan saham menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan, terutama jika kondisi bearish terus berlanjut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tips Investasi Aman dan Terhindar Investasi Bodong

    Investasi bisa memberikan keuntungan bahkan membantu mencapai kebebasan finansial. Sebab, investasi memungkinkan uang yang kamu investasikan mengalami apresiasi nilai dan terhindar dari inflasi.

    Namun kamu juga harus tetap waspada dengan iming-iming investasi tidak realistis yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat alias investasi bodong.

    Berikut beberapa tips investasi aman dan terhindar dari investasi bodong.

    Gunakan Platform Terpercaya

    Dalam melakukan investasi tentunya kamu membutuhkan platform sebagai perantara untuk memfasilitasi transaksi dan melakukan pengelolaan aset yang kamu beli. Selalu perhatikan mulai dari regulasi, keamanan, transparansi, reputasi, dan layanan yang diberikan.

    Setiap instrumen investasi memiliki platformnya sendiri, dalam investasi kripto kamu bisa memilih platform resmi seperti Tokocrypto, yang telah memperoleh lisensi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan memiliki Proof of Reserve (PoR) sebagai bukti kalau aset kamu dikelola secara aman.

    Memilih platform yang terpercaya bisa membuat aktivitas investasi kamu jadi lebih aman dan tenang, karena sudah diawasi oleh lembaga yang berwajib. 

    Selau Bersikap Skeptis

    Sikap skeptis dalam investasi sangat diperlukan agar terhindar dari iming-iming yang tidak masuk akal. Dengan bersikap skeptis kamu terbiasa untuk melakukan riset lebih mendalam terhadap peluang investasi. 

    Banyaknya orang yang tergiur dengan investasi bodong biasanya karena terlalu percaya dengan keuntungan tinggi dalam waktu singkat, tanpa mendalami secara dalam bagaimana bisnis model yang dijadikan investasi.

    Jangan FOMO

    FOMO di saat akan melakukan investasi akan membuat keputusan yang kamu buat hanya berdasar pada emosi dan mengabaikan tanda-tanda peringatan investasi mencurigakan.

    Biasanya pendekatan dari investasi bodong mengedepankan pendekatan yang membuat kamu menjadi FOMO, seperti menunjukkan kesuksesan investor yang pernah berinvestasi pada mereka, atau orang-orang terdekat kamu yang ikut dengan investasi bodong tersebut. 

    Maka dari itu, menghindari Fear of Missing Out (FOMO) sangat penting agar investasi kamu aman, dan sesuai dengan strategi investasi yang kamu miliki.

    Pelajari Bisnis Model

    Sebelum berinvestasi, pelajari terlebih dahulu secara mendalam bagaimana produk investasi tersebut menghasilkan keuntungan, apakah memiliki sumber pendapatan yang jelas dan berkelanjutan, serta bagaimana strategi pertumbuhan bisnisnya.

    Jika investasi tersebut tidak memiliki model bisnis yang tidak sehat, tidak transparan, dan bergantung pada rekrutmen anggota baru, bisa jadi investasi tersebut merupakan investasi bodong atau MLM (Multi Level Markting).

    Tentukan Tujuan Investasi

    Sebelum kamu melakukan investasi ada baiknya jika kamu mengetahui tujuan finansial dari investasi yang akan kamu lakukan. Dengan begitu, kamu bisa menyusun strategi investasi yang sesuai dengan tujuan finansial.

    Mengetahui tujuan investasi juga bisa membantu kamu untuk menentukan profil risiko yang sesuai, jangka waktu investasi yang tepat, dan ekspektasi return yang realistis. 

    Itu dia tips investasi aman yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari investasi bodong. Semoga dengan tips ini kamu bisa lebih bijak dan cerdas dalam memilih investasi yang aman dan terpercaya. 

    Ingat, tidak ada investasi yang bisa memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Selalu lakukan riset mendalam, kenali tujuan investasi, dan pilih platform investasi yang resmi berizin resmi seperti Tokocrypto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Menentukan Profil Risiko Investasi

    Setiap orang memiliki tujuan investasinya masing-masing, perbedaan dalam tujuan investasi ini tentunya membawa profil risiko yang juga berbeda bagi setiap orang.

    Manajemen profil risiko ini sangat penting dalam melakukan investasi dapat membantu membuat keputusan investasi yang lebih bijak dan strategis.

    Lalu apa itu sebenarnya profil risiko investasi dan bagaimana cara menentukan profil risiko investasi? Simak selengkapnya pada penjelasan di bawah.

    Apa itu Profil Risiko dalam Investasi?

    Profil risiko adalah ukuran risiko yang dipakai untuk menilai seberapa besar risiko yang bisa seorang investor ambil untuk mencapai tujuan investasinya.

    Menurut OJK dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 44 /pojk.05/2020 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non bank, menyebutkan bahwa profil risiko merupakan gambaran secara menyeluruh atas besarnya potensi risiko yang melekat pada seluruh portofolio.

    Sehingga profil risiko dalam investasi bisa diartikan juga sebagai penilaian yang komprehensif terhadap semua risiko yang dapat mempengaruhi berbagai aset atau investasi dalam portofolio yang kamu miliki.

    Jenis-Jenis Profil Risiko

    Dalam investasi, termasuk investasi kripto ada beberapa jenis profil risiko, seperti:

    Konservatif

    Investor dengan profil risiko konservatif biasanya cenderung lebih berhati-hati dalam memilih aset yang diinvestasikan dan memilih menghindari fluktuasi harga di pasar.

    Contoh aset investasi untuk profil risiko konservatif: Stable Coin, Obligasi Pemerintah, Deposito, dan Reksa Dana Pasar Uang.

    Moderat

    Investor dengan profil risiko moderat biasanya sedikit memiliki toleransi terhadap fluktuasi harga yang terjadi di pasar, namun tetap menghindari aset yang memiliki risiko tinggi.

    Contoh aset investasi untuk profil risiko konservatif: Stable coin, PaxGold, Persentase Kecil dalam Bitcoin, Obligasi Korporasi, Reksa Dana Campuran, dan Portofolio Saham Berisiko Rendah.

    Balanced

    Seperti profil risiko moderat, profil risiko ini lebih mengacu pada pendekatan investasi yang benar-benar seimbang antara risiko dan stabilitas, tapi dengan penekanan yang lebih besar pada diversifikasi untuk mencapai keseimbangan yang optimal.

    Contoh aset investasi untuk profil risiko balanced: Campuran 50/50 antara antara aset berisiko rendah, seperti Stable Coin, dan Obligasi, dan aset berisiko seperti Bitcoin, dan Saham.

    Untuk mendapat potensi keuntungan dari investasi Bitcoin, kamu bisa gunakan aplikasi Tokocrypto dengan modal investasi mulai dari Rp1.600 aja, lho!

    Agresif

    Investor dengan profil risiko agresif biasanya tidak khawatir dengan aset yang memiliki fluktuasi harga dan bersedia untuk mengambil risiko tinggi guna mendapat keuntungan.

    Contoh aset investasi untuk profil risiko agresif: Bitcoin, Ethereum, SOL, dan Saham.

    Sangat Agresif

    Investor tipe ini biasanya ingin mendapatkan keuntungan dari pasar secara maksimal sehingga berani mengambil risiko meski aset tersebut memiliki fluktuasi harga tinggi.

    Contoh aset investasi untuk profil risiko sangat agresif: Alt Coin, Meme Coin, dan Derivatif.

    Cara Menentukan Profil Risiko Investasi

    Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menentukan profil risiko investasi kamu, seperti:

    Tentukan Tujuan

    Tentukan tujuan utama kamu saat melakukan investasi, memiliki tujuan investasi untuk uang pensiun tentu akan berbeda dengan tujuan investasi untuk sekedar mendapat keuntungan dalam jangka pendek.

    Pertimbangkan Jangka Waktu

    Tentukan berapa lama kamu berencana untuk menginvestasikan dana tersebut sebelum melakukan pengambilan keuntungan. Jangka waktu yang lebih lama biasanya memungkinkan toleransi risiko yang lebih tinggi.

    Lama Pengalaman dalam Investasi

    Pahami berapa lama pengalaman kamu dalam melakukan investasi, pasalnya tingkat pengalaman juga bisa mempengaruhi kamu dalam mengambil keputusan dalam investasi, semakin lama pengalaman kamu kemungkinan mengelola risiko dapat lebih baik.

    Konsultasi dengan Ahli Keuangan

    Jika kamu tidak yakin dengan profil risiko yang kamu miliki, cobalah berkonsultasi dengan ahli keuangan atau penasihat investasi untuk membantu kamu menilai  profil risiko kamu dan memberikan rekomendasi yang sesuai.

    Cari Tahu Profil Risiko Mandiri Dengan AI

    AI bisa kamu manfaatkan sebagai asisten dalam menilai profil risiko yang kamu miliki, cobalah mulai dengan menceritakan tujuan, jangka waktu, hingga kondisi keuangan kamu saat ini untuk mendapat penilaian mengenai profil risiko yang sekiranya tepat.

    Tapi, perlu diingat bahwa AI hanya bisa kamu jadikan saran karena bukan penasehat keuangan profesional. Selalu konsultasikan keputusan keuangan penting dengan seorang ahli keuangan yang terpercaya.

    Itu dia pengertian hingga cara menentukan profil risiko untuk investasi kamu.

    Jika kamu tertarik untuk melakukan investasi, gunakanlah platform resmi seperti Tokocrypto, yang telah memperoleh lisensi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Agar kegiatan investasi kamu tetap aman dan bisa mendapat lebih banyak keuntungan dari berbagai promo Tokocrypto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 7 Kesalahan Umum Investor Kripto yang Harus Dihindari di 2025

    Investasi kripto menjadi salah satu opsi investasi yang sering dipilih oleh banyak orang akhir-akhir ini, terutama anak muda yang melek dengan teknologi. 

    Dengan potensi keuntungan yang tinggi dan juga aksesibilitasnya yang mudah, banyak investor melihat kripto sebagai cara untuk meningkatkan nilai investasi mereka di luar instrumen tradisional seperti saham dan obligasi. 

    Namun, meskipun investasi kripto bisa memberikan keuntungan tinggi dalam waktu yang cukup singkat dibandingkan dengan instrumen tradisional, banyak investor kripto yang masih melakukan kesalahan dalam berinvestasi.

    Apa saja kesalahan-kesalahan umum yang sering dibuat oleh investor kripto tersebut? Yuk, simak baik-baik di bawah agar bisa jadi pembelajaran!

    FOMO

    Fear of Missing Out atau sering disebut dengan FOMO merupakan salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para investor kripto. 

    FOMO biasanya terjadi ketika investor kripto merasa takut tertinggal untuk mendapat keuntungan besar, sehingga membuat keputusan investasi yang terburu-buru tanpa melakukan analisis yang mendalam.

    FOMO bisa mengakibatkan kamu membeli aset kripto pada harga tinggi dan menyebabkan kerugian finansial jika harga aset tersebut turun.

    Untuk menghindari FOMO usahakan untuk tetap tenang dalam dalam berinvestasi dan susun strategi investasi yang jelas, seperti dengan melakukan Dollar Cost Averaging di aplikasi Tokocrypto hanya dengan beberapa langkah mudah.

    Over-Diversifikasi

    Melakukan diversifikasi aset investasi memang merupakan langkah yang bagus, namun jika kamu melakukan diversifikasi aset terlalu banyak atau over-diversifikasi, bisa menyebabkan portofolio kamu terlalu luas sehingga melemahkan potensi keuntungan dan mempersulit pemantauan kinerja masing-masing aset.

    Selain itu, dengan terlalu banyaknya aset yang kamu miliki akibat over-diversifikasi, keuntungan dari beberapa aset yang berkinerja baik bisa tertutupi oleh kinerja buruk dari aset lainnya. 

    Guna menghindari over-diversifikasi, penting bagi kamu untuk melakukan riset lebih dalam terhadap aset kripto yang kamu yakini akan memberikan potensi pertumbuhan, dan jangan lupa untuk selalu fokus pada kualitas daripada kuantitas.

    Tidak Memiliki Profil Risiko

    Salah satu yang sering dilakukan oleh investor kripto pemula adalah tidak memiliki profil risiko saat melakukan investasi. Tanpa profil risiko yang jelas, investor mungkin mengambil keputusan investasi yang tidak sesuai dengan toleransi risiko mereka, dan dapat mengakibatkan stres dan kerugian finansial yang signifikan.

    Profil risiko dalam dunia kripto biasanya bisa dikategorikan dalam beberapa kategori koin yang dimiliki, seperti:

    • Profil risiko rendah: Stable coin, seperti USDT, USDC, dan lain sebagainya.
    • Profil risiko rendah-sedang: Bitcoin dan Ethereum.
    • Profil risiko sedang-tinggi: Aset dengan kapitalisasi pasar besar sampai sedang, seperti: SOLANA, XRP, ONDO, dan lain sebagainya.
    • Profil risiko tinggi: Aset dengan kapitalisasi pasar kecil atau meme coin, seperti: Pepe, Popcat, Floki, Fartcoin, dan lain sebagainya.

    Untuk menghindari kesalahan ini, penting kamu untuk mengidentifikasi dan memahami profil risiko yang kamu miliki sebelum melakukan investasi. Termasuk mengevaluasi tujuan investasi, jangka waktu investasi, dan tingkat kenyamanan pada fluktuasi pasar.

    Menentukan Target yang Tidak Realistis

    Berinvestasi dengan target yang tidak realistis sering kali didasari oleh analisis yang kurang matang dan dapat membawa keputusan investasi yang buruk.

    Contohnya, mengharapkan keuntungan dengan hingga 10x dalam waktu singkat, tanpa memperhatikan kondisi pasar dan tokenomics aset kripto yang kamu investasikan.

    Agar terhindar dari kesalahan ini, penting bagi kamu untuk menetapkan target yang realistis dan dapat dicapai, baik berdasarkan teknikal analisis atau analisis fundamental.

    Menunda Investasi

    Menunda-nunda investasi sering kali dilakukan oleh para investor kripto, hal ini biasanya didasari karena mereka ingin memiliki uang dalam jumlah besar sebelum melakukan investasi. Padahal melakukan investasi khususnya aset kripto, bisa dilakukan dengan modal yang kecil.

    Ketika investor menunda untuk memulai investasi, mereka kehilangan potensi keuntungan yang bisa didapatkan dari pertumbuhan pasar seiring waktu.

    Untuk mendapat keuntungan dari pasar kripto yang terus bertumbuh, kamu bisa mulai berinvestasi hanya dengan mulai dari Rp1.600 menggunakan aplikasi Tokocrypto. Tidak apa jika kamu memulai dengan jumlah kecil, karena dengan memulai lebih awal, seorang investor dapat belajar dari pengalaman, mengembangkan strategi yang lebih baik, dan memaksimalkan potensi keuntungan dari waktu ke waktu.

    Terlalu Sering Memantau Potofolio

    Kebiasaan terus-menerus memantau portofolio bisa memberikan dampak emosional bagi diri kamu, seperti stres dan keputusan investasi yang impulsif.

    Kamu juga akan cenderung bereaksi berlebihan terhadap fluktuasi pasar jangka pendek, yang dapat mengakibatkan penjualan aset pada waktu yang tidak tepat atau pembelian aset berdasarkan emosi.

    Agar terhindar dari hal ini, penting bagi kamu untuk tetap berpatok pada strategi investasi yang telah kamu terapkan sebelumnya, dan jangan lupa untuk tetap disiplin. Ada baiknya jika kamu menetapkan jadwal tertentu untuk melihat portofolio kamu, seperti setiap minggu, bulan atau setiap kuartal.

    Tidak Melakukan Analisis Fundamental & Tokenomics

    Kesalahan yang sering dilakukan investor kripto yang terakhir adalah tidak melakukan analisis fundamental dan tokenomics. Kedua ini menjadi sangat penting karena tidak semua aset kripto cocok untuk kamu jadikan aset investasi jangka panjang, bisa dilihat bagaimana setiap siklus bullrun kripto memiliki koin yang berbeda tiap tahunnya.

    Tanpa analisis ini, investor mungkin membuat keputusan berdasarkan spekulasi atau tren pasar jangka pendek, yang dapat mengakibatkan kerugian finansial. Atau bahkan terjebak dalam aset kripto yang memiliki inflasi sehingga nilai aset akan terus menurun seiring waktu.

    Untuk menghindari kesalahan ini, penting bagi kamu untuk melakukan riset mendalam dan memahami faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi nilai aset kripto sebelum berinvestasi. 

    Itu dia 7 kesalahan umum yang investor kripto biasa lakukan dan harus kamu hindari di tahun 2025 ini.


    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com