Tag: jakarta selatan

  • Rani Hatta Hadirkan Busana Modest yang Timeless di Jakarta Fashion Week 2025

    Jakarta

    Perancang busana Rani Hatta menyuguhkan koleksi terbaru lini brandnya Sabamodest di Jakarta Fashion Week (JFW) 2025, di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2024). Usai menggelar fashion show, Rani Hatta berbagi cerita soal koleksi Sabamodest teranyar.

    “Saba itu kan casual everyday banget. Yang paling penting dari Saba itu berkualitas, nyaman dipakai, long lasting dan gampang di mix and match,” kata Rani Hatta kepada Wolipop, usai show Fashionlink Present ‘Her Heart’, Desainer Saba Modest, Glaska dan Solo Putri.

    Desainer yang mempunyai ciri khas minimalis timeless dengan gaya streetwear style ini menjelaskan Sabamodest mengeluarkan 16 look di JFW 2025. Terdiri dari tiga item, tops, outer dan celana atau rok.


    “Lumayan banyak piecesnya. Bisa di mix and match. Bahannya sendiri aku pakai katun, ada polyester juga dan ada semi wool juga,” jelasnya.

    Alumnus sekolah desain Susan Budihardjo ini mengungkapkan cuttingan koleksi terbaru Sabamodest tak lepas dari konsep minimalis. Meski berkonsep simple minimalis, busana yang diproduksi Sabamodest bisa digunakan untuk semua tipe tubuh.

    “Setiap produksi itu masing-masing itemsnya dicobain sama anak-anak kantor aku karena badannya beda-beda. Adanya ukurannya besar, langsing, kecil, tinggi dan petite. Jadi, looksnya dicobain sama mereka bagus atau nggak? Aku baru produksi kalau di mereka cocok,” tutur Rani.

    Begitu juga ketika sedang produksi celana, ia mengukur dan menyesuaikan dengan berbagai bentuk tubuh. Rani ingin Sabamodest bisa dipakai oleh semua konsumen setianya dengan bentuk tubuh yang beragam.

    “Kalau aku rasa ukurannya kekecilan atau kegedean? Aku putuskan untuk membuat sesuai ukuran. Berdasarkan permintaan dari pelanggan, Sabamodest ada dua ukuran regular dan long. Bagi yang maksimal tinggi 165 cm bisa memakai regular. Yang tinggi 165 cm ke atas, pakai yang long,” lanjut Rani Hatta.

    Istri dari Fiki Hatta ini mengucapkan setiap kali menggelar fashion show, tak mengaplikasikan tema tertentu. Dia merilis koleksi sesuai kebutuhan konsumennya.

    “Kalau untuk Saba sendiri dari awal kalau fashion show nama koleksinya apa. Kita lebih melihat apa yang dibutuhkan oleh muslimah saat ini. Misalkan aku suka pakai outer dan layering tapi nggak mau panas. Aku bikin layering, bahan outer dengan bahan yang ringan dan nyaman dipakai,” lanjutnya lagi.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 15 Tahun Berkarya, Ria Miranda Nostalgia Lompat Tali di Koleksi Terbaru

    Jakarta

    Eksis di indutsri fashion Tanah Air selama 15 tahun, perancang busana Ria Miranda menghadirkan koleksi terbaru lewat RiaMiranda Annual Show 2025. Ria Miranda mengangkat tema Binar dalam fashion show yang menghadirkan dua lini brandnya yaitu RiaMiranda Signature dan RiaMiranda ready to wear (RTW).

    Melalui koleksi RiaMiranda Signature, desainer lulusan Esmod ini menghadirkan busana yang lebih eksklusif, mature, bold desain rumit, bahan lebih spesial dan mewah. Siluetnya berbeda dengan RiaMiranda ready to wear yang lebih dinamis, muda, berwarna dan colourful.

    Ria Miranda mulai merintis karier di dunia mode setelah menempuh pendidikan di ESMOD Jakarta, salah satu sekolah mode ternama. Ria memulai perjalanan profesionalnya pada 2009 dengan meluncurkan label, RiaMiranda, yang fokus pada busana modest dengan sentuhan feminin dan identik dengan inspirasi dari tanah Minang.


    Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.

    “Alhamdulillah annual show lagi dan persiapannya cukup panjang selama enam bulan yang lalu dan merencanakan koleksi ini bersama tim juga. RiaMiranda membawakan dua lini brandnya karena kita selama ini terlalu fokus dengan koleksi RiaMiranda aja. yang pertama RTW dan RiaMiranda Signature. Sequence pertama looks lebih playfulnya, bisa untuk remaja dan anak-anak muda. Dari printnya sangat pop up. Warnanya sedikit berbeda, selama ini kita kan hand painting dan looksnya kita tampilkan kali ini akan lebih berwarna dan menggunakan fabric yang jarang seperti nylon dengan detail v-neck dan juga rubber prints dengan logo yang fresh,” ungkap Ria Miranda saat konferensi pers RiaMiranda Annual Show 2025 di Hotel Intercontinental, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2024).

    RiaMiranda Signature dan RTW masing-masing hadir dalam 30 koleksi dengan total 60 koleksi pada fashion show tahunan ini. Siluet yang modern, serba sharp dan tailored kontras dengan bahan yang menggelembung untuk rok, lengan, dan celana harem. Koleksi terbaru Ria Miranda ini menggunakan bahan seperti cotton mashiro dan thobe yang diolah dengan teknik digital print. Memadukan structured loose cutting dengan pola vektor dan hiasan ilustrasi tangan.

    “Looksnya banyak outer, bahan denim, penggunakaan hijabnya pun dibikin lebih seru tapi tidak menghilangkan estetika berkerudung. Terlihat detail logo yang tersembunyi di setiap koleksinya,” jelas Ria Miranda.

    Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.

    Pada koleksi ready to wear, Ria Miranda terlihat lebih playfull. Ria menghadirkan siluet baloon skirt, dress, denim, nylon fabric, khit wear, dan outer oversized. Sedangkan untuk koleksi RiaMiranda Signature, bahan jaquard, satin silk lasercut dengan motif khas, chiffon silk dan shantung silk.

    Pada annual show kali ini Ria mengajak pecinta setia Ria Miranda bernostalgia. Dia membangkitkan memori tentang permainan lompat tali.

    “Zaman waktu kecil aku suka banget main lompat tali, petak umpet dan main karet. Ternyata permainan ini punya makna yang sangat dalam dan itu baru kita sadari sekarang. Kita gali lagi lompat tali ternyata mulai dari bawah tanah, lutut, pinggang, dada, pundak, hingga di atas kepala. Ternyata itu artinya perjalanan manusia melewati banyak hal,” tuturnya.

    Melalui fashion show dan koleksi yang terinspirasi permainan lompat tali, Ria Miranda menghadirkan koleksi signature cukup detail. Tali karetnya menggunakan beads warna merah dan permainan warna tak melulu pastel seperti koleksi Ria sebelum-sebelumnya.

    “Aku ingin menyampaikan semangat optimis untuk bisa melewati rintangan dengen didukung oleh support system kita. Koleksi signaturenya itu sisi idelisnya desainer, ternyata aku itu semakin ke sini semakin suka yang simple, aku mengurangi print dengan RTW. Akhirnya aku dan tim yuk kita bikin sesuatu yang baru,” ucapnya haru.

    Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.

    Koleksi RiaMiranda Signature pertama kali menggunakan teknik pola dengan cara lasercut pada bagian dress yang menjadi statement. Dipadukan dengan inner dress yang kontras yang sesuai dengan DNA RiaMiranda.

    Perancang busana kelahiran 15 Juli 1985 ini memilih model yang beragam untuk memperagakan koleksi terbarunya di RiaMiranda Annual Show 2025.

    “Tidak hanya ada model yang profesional, ada juga model yang lebih diversity. Semua beragam ada sosok mature woman, plus size model dan pelanggan kita sendiri yang kita bawa. Bahwa koleksi ini bisa lho dipakai sama semua orang. Ada yang petite juga, harapannya semua orang itu senang bisa melihat shownya ini,” harapnya.

    Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.

    Ria menuturkan tema besar dari RiaMiranda Annual Show 2025 bisa menyebarkan sinar lembut untuk orang sekitar tanpa menghilangkan identitas RiaMiranda.

    “Tahun lalu tema Selaras, Binar itu adalah sebuah cahaya tapi sebenarnya tidak terang, redup tapi bisa menerangi dengan lembut dan kita menjadi sinar untuk orang sekitar kita,” ucap Ria Miranda.

    “Setelah menggelar show itu kerja sama tim kalau tidak dikuatin dengan tim ini adalah bentuk konsisten untuk pelanggan dan media. Koleksi yang dibawakan mencoba explore terus dan desainer tim. Aku yakin sampai di sini pasti kerja sama semua. Tidak mungkin bisa kerja sendiri. Aku berharap koleksi ini memberikan kesan yang berbeda-beda,” pungkasnya.

    Koleksi yang sudah ditampilkan di RiaMiranda Annual Show 2025, sudah bisa kamu dapatkan melalui situs resmi RiaMiranda. Harga koleksi tersebut mulai dari Rp 800 Ribu.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Keindahan Laut dan Kasih Sayang Ibu Disatukan Jadi Koleksi Busana Ibu-Anak

    Jakarta

    Keindahan laut yang beraneka ragam, kerap menjadi inspirasi bagi para desainer dan pelaku usaha fashion Tanah Air dalam menciptakan karya. Seperti Swistya Ardiana sebagai pemilik brand Little Missmos yang baru saja mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari laut.

    Swistya membuat acara yang intim dan hangat lewat gathering peluncuran koleksi yang bertajuk The Tales of The Sea. Ia menceritakan kisah di balik koleksi teranyarnya tersebut.

    “Koleksi Tales of The Sea by Little Missmos, berbicara tentang keindahan laut, seolah tanpa batas. Sama halnya dengan perasaan seorang ibu yang begitu indah terhadap anaknya. Perasaan yang bernama cinta,” kata wanita yang akrab disapa Tya itu ketika ditemui di Lorong Kopi, Jakarta Selatan.


    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    Brand lokal yang berasal dari Depok, Jawa Barat ini dikenal lewat koleksi ready-to-wear untuk ibu dan anak bernuansa pastel yang feminin. Tya menuturkan kedalaman laut sama dengan makna sebuah cinta.

    “Cinta itu bisa jadi terlihat sederhana di permukaan, tetapi di dalamnya mengandung banyak lapisan dan emosi,” ujarnya.

    Wanita yang berusia 39 tahun ini menjelaskan koleksi terbaru Little Misssmos sekaligus menjadi kisah jatuh-bangunnya berbisnis. Koleksi dirilis menjelang akhir tahun sehingga bisa menjadi inspirasi busana liburan.

    “Ada juga ornamen laut di dalam koleksinya. Sengaja dibikin senyaman mungkin dan cuttingannya oke dipakai ibu dan anak-anak untuk liburan dan sehari-hari,” ungkp Tya.

    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    Tya mengucapkan peluncuran koleksi Tales of The Sea juga untuk memperingati Hari Ibu sedunia, pada 22 Desember 2024 mendatang. Menurutnya sosok ibu dan laut memiliki fungsi yang mirip.

    “Seperti halnya ekosistem laut yang saling melindungi dan menjaga, seorang ibu berperan sebagai pelindung dan pengasuh bagi anaknya. Tema Tales of The Sea bisa merefleksikan cinta dan perhatian yang diberikan oleh seorang ibu,” jelas Tya.

    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Kisah Pegawai BUMN Rintis Brand Hijab dan Modest Harga Terjangkau

    Jakarta

    Brand busana modest Tanah Air semakin berkembang dengan beragam koleksi yang diminati wanita. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Anindyascarf. Dikenal melalui koleksinya yang feminin dalam warna pastel, siapa sangka Anindyascarf didirikan oleh seorang wanita yang sehari-harinya bekerja sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    Ialah Depiwahyuni Yanti yang mendirikan brand hijab Anindyascarf dengan memproduksi hijab segi empat motif dengan bahan voal. Wanita yang akrab disapa Depi ini menceritakan awal mula merintis usahanya tersebut.

    “Saya seorang karyawan BUMN mulai rintis usaha ini dari tahun 2019 produksi hijab, kebetulan sebelum COVID-19 dan setahun berjalan kita produksi baju. Sesuai dengan temanya langkah lebih besar dan coba belajar lagi untuk bisa meningkatkan dulu desainnya dan koleksinya,” kata Depi saat ditemui usai trunk show Dare to Dream di Veranda Hotel, Jakarta Selatan baru-baru ini.


    Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025).Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025). Foto Fairuz Arafiq sebagai muse dan Depiwahyuni (kanan). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Depi mengatakan ingin memperluas pangsa pasar brandnya yang berasal dari Jambi ke Ibu Kota. Ia mengaku terus meningkatkan kualitas bahan dan desain.

    “Sudah lima tahun kita coba dare to dream tidak hanya di daerah, coba bersaing untuk bisa belajar berkembang di Ibu Kota. Dari awal launching dan buka brand seiring bertambahnya waktu semakin berkembang. Dari segi bahan, desain dan produksi. Kita ini lebih ke fashion muslimah,” ucapnya.

    Depi mengucapkan saat ini masih aktif bekerja sebagai pegawai bagian funding officer di Jambi. Ia membagi waktu antara bekerja dan juga mengurus bisnisnya di bidang modest fashion.

    “22 tahun masih betah menjadi karyawan BUMN. Harus fokus dulu kalau usaha Sabtu Minggu. Saat ini ada sekitar 14 karyawan dan lebih banyak online. Awalnya buka di Sungai Penuh itu jauhnya 10 jam dari kota Jambi,” tutur Depi.

    Koleksi Hari Raya

    Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025).Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Lima tahun berkarya, Anindyascarf menggelar trunk show dan intimate gathering di Veranda Hotel, Jakarta Selatan. Depi memperkenalkan koleksi Hari Raya bertajuk Dare to Dream yang artinya mengejar impian. Depi mengungkapkan perbedaan koleksi Hari Raya tahun ini dengan tahun lalu.

    “Tahun lalu bikin sarimbit. Tahun ini tidak bikin sarimbit, tahun ini padu padankan saja untuk anak, ibu dan bapak. Kita bikin beda dan dipilih sesuai dengan warnanya saja,” jelasnya.

    Selain itu, ia juga mencoba bermain dengan aksen payet pada koleksi Hari Raya agar menambah kesan glamour. Dia juga menghadirkan lebih banyak koleksi untuk baju Lebaran 2025.

    “Kalau tahun lalu kita bikinnya basic banget. Kalau Raya Seriesnya tidak banyak. Kita khasnya potongannya longgar. Tahun ini lebih banyak lagi series dan bermain payet. Tidak ada tema khusus, lebih kepada perjuangan yaitu mengejar impian,” lanjut Depi.

    Koleksi Dare to Dream terdiri dari 17 desain yang masing-masing terdiri dari blouse dan tunik. Koleksi Dare to Dream hadir dalam 50 koleksi.

    “Untuk dress lebih ke printing motif bunga. Polosan padukan dengan payet. Tahun ini warnanya pastel pink, peach dan biru cuttingannya dress dan blouse yang agak longgar,” lanjutnya lagi.

    Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025).Koleksi Hari Raya dari brand Anindyascarf di Veranda Hotel (4/1/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Perkembangan brand hijab dan busana muslim semakin pesat, tentu persaingan akan semakin ketat. Depi mengungkapkan target untuk terus eksis di tengah persaingan bisnis.

    “Membuka usaha ini sambil iseng hingga akhirnya bisa fokus dan sambil bekerja juga. Kita ikuti perkembangan trennya seperti apa. Apalagi saya backgroundnya bukan dari desainer. Desain kita lebih ke daily dan ada detail tidak terlalu rame dan beli satu bisa dipakai untuk banyak acara. Harganya juga affordable. Alhamdulillah tidak pernah merasa bersaing, mungkin yang lain laris dan kita perbaiki saja rezeki kan menggali,” ujarnya.

    Depi mengaku sengaja membuat koleksi dengan harga yang terjangkau untuk bisa dipakai semua kalangan. Harga koleksi Dare to Dream mulai dari Rp 250 Ribu.

    “Kita menyasar ibu muda usia 21-50 tahun. Karena di bawah itu mahasiswa kan lebih kasual. Harapannya kepengen berlanjut karena kalau mengembangkan usaha harus berlanjut,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Ria Miranda Rilis Koleksi Musim Panas Berhias Motif Playful Timun dan Akar

    Jakarta

    Desainer Ria Miranda memperkenalkan koleksi busana hijab terbaru bertajuk Floweria Summer. Koleksi musim panas ini merupakan perpaduan antara keanggunan dan kesegaran, dengan sentuhan bunga dan warna pastel.

    Floweria Summer merupakan koleksi spesial edisi terbatas dan masih menjadi rangkaian dari koleksi Binar yang ditampilkan di RiaMiranda Annual Show 2025.

    “Koleksi ini dari Binar Annual Show dengan print baju yang kemarin sudah kita tampilkan di Annual Show. Kalau koleksi itu tidak bisa digunakan oleh pelanggan dan kita mewujudkan keinginan RiaMiranda Women agar bisa dipakai sehari-hari. Koleksi ini hanya tersedia di musim panas kali ini dan tidak akan keluar lagi,” kata Sisy, Public Relation RiaMiranda kepada Wolipop pada Sabtu (17/5/2025) di Lomma Space, Jakarta Selatan.


    Sisy menuturkan koleksi ini terdiri dari tunik, dress, vest, jaket, jeans, hingga scarf dengan total 23 look. Motif tanaman seperti akar dan timun menjadi highlight yang mempermanis koleksi ini.

    Koleksi Floweria Summer.Koleksi Floweria Summer. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    “Tunik, dress, vest, jacket, jeans dan scarf dengan logo yang berbeda dengan monogram RiaMiranda dalam bentuk akar tanaman yang melambangkan musim panas. Ada motif timun juga yang dimodifikasi,” ucap Sisy.

    Sang desainer, Ria Miranda, terinspirasi oleh keindahan alam dan bunga-bunga yang bermekaran di musim panas. Dia ingin menciptakan koleksi yang dapat membawa kesegaran dan kebahagiaan bagi para wanita yang mengenakannya.

    Koleksi spesial ini menggunakan bahan silk doff dan katun. Tak hanya aneka busana, ada juga hijab segi empat polos bermotif.

    Ciri khas rancangan RiaMiranda yang serba pastel tetap diwujudkan dalam koleksi kali ini, dengan dominasi pink, biru, dan kuning. Koleksi terbaru ini dapat ditemukan di berbagai gerai fisik dan online resmi RiaMiranda.

    Harga busana mulai dari Rp 750 ribu, sementara hijab dibanderol mulai dari Rp 195 ribu.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Brand Merche Perdana Rilis Busana Sarimbit Serba Pastel untuk Lebaran 2025

    Jakarta

    Brand Merché dikenal lewat koleksi tasnya kini mulai menyediakan busana wanita. Tak hanya itu saja, Merche juga merilis koleksi sarimbit spesial untuk Lebaran 2025.

    Brand yang didirikan oleh Tari Puji Lestari ini ingin menyasar segmentasi zilenial, yaitu pertengahan antara milenial dan gen z. Fajar Fitrah sebagai Vice President Merché mengatakan alasan Merche kini tak hanya merilis tas tapi juga mengeluarkan koleksi busana.

    “Merche awalnya dari hobi dan imajinasi teh Tari awalnya dari tas. Ternyata kebutuhannya tak hanya tas dan mulai merambah dari dompet dan lainnya. Kita lihat lagi segmentasi kita tahun 26-35. Mereka adalah orang yang bekerja di wilayah urban. Dari situ kebutuhannya bagaimana kita kepengen banget memenuhi kebutuhannya,” ungkap Fajar saat ditemui Wolipop usai mini trunk show A Blooming Journey of 8 Blissful Years di Kopitagram Centang Biru, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2025).


    Merché mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup wanita. “Makanya Merché ini bukan hanya tas tapi lifestyle untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Di setiap koleksi kita mengeluarkan tambahan produk seperti kampanye awal Januari hingga Maret ulang tahun Merche sekaligus Ramadan. Makanya kita luncurkan koleksi Lebaran,” ujarnya.

    Merché merilis delapan koleksi spesial Lebaran yang bernuansa serba pastel. Koleksinya terdiri dari tunik, atasan hingga dress. Untuk koleksi baju Lebaran 2025, Merché memakai bahan katun embroidery dan satin silk print mix tile.

    Selain koleksi busana, Merché menghadirkan koleksi tas dengan bahan nilon dan kulit vegan sintetis. “Detail koleksinya tasnya vegan leather untuk tote bag. Ada juga bahan nilon. Ada juga tas yang bentuk anyaman,” lanjut Fajar.

    Sesuai dengan DNA Merché yang melekat dengan warna pastel. Fajar menuturkan koleksi Lebaran mengikuti permintaan pelanggan setia Merché.

    “Kita lihat dari warna Merche warna besarnya pink, hijau dan putih. Kita punya warna tersendiri dan warna navy, black dan cokelat cukup laku. Merche dikenal banyak warna. Warna pastel tentunya brand imagenya Merche dan kita lihat turunan warna yang lagi hits warna pastel. Kenapa feminin? Karena 90% konsumen kita perempuan. Segmentasi saat ini perempuan dan warnanya mengikuti zilenial antara gen z dan milenial,” tuturnya panjang lebar.

    Koleksi baju Lebaran 2025 dari Merche dijual mulai dari harga Rp 300 Ribu sampai Rp 600 Ribu untuk koleksi sarimbit.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Zaskia-Shireen Sungkar Rilis Koleksi Lebaran, Gurun dan Bunga Jadi Inspirasi

    Jakarta

    Kakak beradik Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar menggelar fashion show tahunan koleksi Lebaran 2025. Keduanya memiliki lini fashion masing-masing yaitu Zaskia Sungkar Jakarta dan Shi by Shireen Sungkar.

    Melalui dua lini busana tersebut, Zaskia dan Shireen menghadirkan fashion show koleksi Lebaran 2025 dengan tema Reflection. Tema tersebut dipilih karena sejalan dengan tema dua tahun sebelumnya. Pada 2023, keduanya mengangkat tema Return dan Journey pada 2024.

    Zaskia dan Shireen mengungkapkan tema Reflection kali dipilih untuk menyebarkan pesan positif. Keduanya ingin penonton fashion shownya menemukan cahaya dalam kegelapan dan merefleksikan perbuatan mereka.


    Koleksi Lebaran 2025 dari Shi by Shireen

    Koleksi Lebaran SHI by Shireen Sungkar.Koleksi Lebaran SHI by Shireen Sungkar. Foto: Dok. Instagram @shibyshireen.

    Shi by Shireen meluncurkan koleksi berjudul Harmony dalam fashion show yang digelar di Hall Pati Unus, Jakarta Selatan. Koleksi busana karya Shireen ini terinspirasi oleh keselarasan dan kedamaian yang sering terasa saat perayaan Lebaran. Harmony seolah menghubungkan tradisi Lebaran dengan keindahan berbagai hiasan khas Arab dan bunga kecil yang mekar.

    Shireen menghadirkan total 27 looks pada fashion show Reflection ini. Para rekan selebriti pun turut tampil sebagai model untuk fashion show koleksi Shi by Shireen di antaranya Fairuz A. Rafiq, Sonny Septian, King Faz (anak Sonfai), Queen Eijaz (anak Sonfai), Hamidah Rachmawati, Farhad, Shireen (anak Hamidah), Shakira (anak Hamidah), Cut Intan, Arie Kriting, Indah Permatasari, Aurel Hermansyah, Margin Wieherm, dan Guzele (anak Margin).

    Koleksi Lebaran 2025 dari Zaskia Sungkar

    Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Jakarta.Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Jakarta. Foto: Dok. Instagram @zaskiasungkarjakarta.

    Zaskia Sungkar mengusung koleksi Lebaran 2025 bernama Atacama yang diambil dari Gurun Atacama di Chile, yang indah dan tenang. Gurun tersebut memiliki kualitas mistis di mana flora di sana bermekaran hanya sekali dalam beberapa tahun. Nama ini menyiratkan bahwa, sama seperti gurun itu, butuh waktu untuk suatu hal dapat menampakkan keindahan yang memukau.

    Koleksi busana Atacama karya Zaskia hadir dalam sentuhan warna pastel lembut, dan jewel tones yang menyala, mewakili transisi gurun saat matahari terbit dan terbenam. Busana Lebaran ini menggunakan bahan crinkle, doff sutra, sutra premium, dan detail yang kompleks.

    Para muse yang tampil untuk fashion show Zaskia Sungkar adalah Indro Warkop, Hada (anak Indro), Indra Bekti, Aldila, Jelita, Rifky Balweel, Biby Alraen, Baim Cilik, Sintya Marisca, Ussiy Fauziyah, Acha Septriasa, Azizah Salsa, Nabila Syakieb, Raqeema (anak Nabila), Fitri Tropica, dan Irvan Hanafi.

    Koleksi Zaskia Sungkar Signature

    Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Signature.Koleksi Lebaran Zaskia Sungkar Signature. Foto: Dok. Instagram @zaskiasungkarsignature.

    Zaskia Sungkar juga merilis koleksi signature jelang Ramadhan dan Lebaran 2025. Koleksi Zaskia Sungkar Signature mengangkat keanggunan kuda (might) dan keindahan bunga (allure).

    Koleksi ini menampilkan tujuh look yang terwujud dalam lima desain busana. Zaskia menghadirkan gaun-gaun mewah panjang, abaya modern, dan setelan stylish di mana hiasan kuda dan bunga menciptakan paduan yang cantik. Kesan mewah semakin kuat dengan bordir rumit, payet berkilauan, dan hiasan lainnya.

    Muse yang tampil untuk Zaskia Sungkar Signature adalah Paula Verhoeven. Koleksi Mighty Allure akan tersedia pada Maret 2025 di butik Zaskia Sungkar di Jakarta.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 36 Brand Modest dan Hijab Lokal Rilis Baju Lebaran, Diskon Hingga 70%

    Jakarta

    Jelang Lebaran, brand modest fashion dan hijab memberikan penawaran harga yang menarik. Seperti di bazar brand lokal ini yang menawarkan potongan harga koleksi Lebaran hingga 70%.

    Kamu bisa menemukan 36 brand modest dan hijab yang menjual aneka koleksi Lebaran di Rendevous Modest Market. Acara ini digelar mulai dari 12 Maret hingga 23 Maret 2025 di AEON Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

    Eras Pragitha sebagai head creative Rendevous Modest Market mengatakan bazar ini untuk mempermudah pelanggan yang biasanya membeli online, untuk melihat langsung produknya.


    Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70%Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70% Foto: Gresnia Arela/Wolipop

    “Di sini modest fashion banyak di daerah Jakarta Selatan, Depok dan Bogor yang mencari pembelian secara offline. Di sini brand online yang bisa ditemui secara offline. Salah satunya Lozy yang cukup besar di online dan bisa lihat secara langsung,” kata Eras saat ditemui Wolipop.

    Eras menuturkan brand yang ikut serta dalam bazar Rendevous Modest Market memberikan potongan harga yang tidak ada di online.

    “Ada juga diskon yang tidak ada di online, mereka memberikan spesial price di sini. Eventnya 12-23 Maret 2025 karena menjelang ada pembagian THR sebelum Lebaran. Karena di atas 23 Maret sudah mudik. Ini tanggalnya pas,” ujarnya.

    Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70%Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70% Foto: Gresnia Arela/Wolipop

    Eras menuturkan Rendevous Modest Market sengaja digelar bagi masyarakat yang mau mencari baju Lebaran. Biasanya modest fashion mengalami peningkatan penjualan selama bulan Ramadan.

    “Namanya Rendevous yang artinya titik berkumpul teman-teman modest fashion yang mencari barang-barang busana muslim,” ujarnya.

    Ia menjelaskan di bazar Rendevous Modest Market rata-rata brand menyediakan koleksi Hari Raya. Misalnya saja ada outer bahan brokat dan organza laris manis untuk Lebaran.

    “Barang yang paling banyak dicari ada rilis koleksi Hari Raya. Produk outer, outer brokat dan organza. Orang-orang beli sekarang memang untuk Ramadan. Untuk beberapa bulan terakhir outer paling banyak dicari. Setelah Raya mereka bisa pakai produknya. Outer ini sebagai alternatif untuk Hari Raya,” ucap Eras.

    Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70%Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70% Foto: Gresnia Arela/Wolipop

    Bazar Rendevous Modest Market yang mempunyai kurasi bagi brand yang ingin ikut serta. Mulai dari jumlah pengikut hingga karakter brand.

    “Brand di sini ada kurasi mempunyai pengikut lebih dari 150 Ribu pengikut baru bisa bergabung. Seleksinya tentu saja dari produknya yang memang sesuai dengan target marketnya modest fashion di Aeon Tanjung Barat,” terangnya.

    Selain bazar, Rendevous Modest Market juga menyajikan kegiatan lain seperti personal color agar tidak salah dalam menentukan warna busana Lebaran. Eras menyebutkan 36 brand memberikan potongan harga hingga 70%.

    “Di sini up to 70 % mulai dari Rp 30 Ribu. Bazar ini yang membedakan dari harga spesial dibanding bazar tempat lain hanya untuk koleksi spesial Lebaran. Tidak ada aksesori karena fokusnya untuk baju Lebaran. Targetnya A sampai B dan gen z sampai 40%,” tutupnya.

    Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70%Brand Modest dan Hijab Lokal Jual Koleksi Lebaran Diskon 70% Foto: Gresnia Arela/Wolipop

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Jenahara, Desainer Putri Keenan Nasution yang Buka Suara Dukung Sang Ayah

    Jakarta

    Jenahara Nasution, anak Keenan Nasution, ikut menanggapi kisruh yang terjadi seputar lagu ‘Nuansa Bening’ yang melibatkan ayahnya dengan penyanyi Vidi Aldiano. Desainer hijab ternama ini menyatakan dukungan terhadap sang ayah untuk memperjuangkan hak cipta atas lagu karangannya.

    “Jadi Nuansa Bening itu adalah karya besar, mahakarya,” kata Jenahara di kawasan Cilandark, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025).

    Dia menegaskan bahwa Gugatan yang dilayangkan sang ayah dan rekannya, Rudi Pekerti kepada pihak Vidi punya tujuan untuk menyadarkan penyanyi agar menghormati karya cipta orang lain.


    Mudah-mudahan dari klarifikasi hari ini jadi pencerahan juga buat orang di luar sana bisa membedakan,” tegasnya.

    Di luar kasus tersebut, Jenahara dikenal sebagai desainer dan pelaku kreatif yang tak asing di dunia fashion muslim Indonesia. Lahir pada 27 Agustus 1985 dari pasangan musisi Keenan Nasution dan artis-desainer muslimah legendaris Ida Royani, ia tumbuh di lingkungan yang sarat akan seni.

    Jenahara Menyukai Dunia Fashion Sejak Kecil

    Jenahara dan Keenan NasutionJenahara dan Keenan Nasution. Foto: dok. Instagram Story Jenahara

    Ketertarikannya pada dunia fashion tumbuh sejak kecil, yang membawanya menempuh pendidikan di Susan Budihardjo Fashion Design School pada 2013. Sebelum ke pendidikan formal, wanita 40 tahun ini telah memulai karier sebagai desainer dengan mendirikan brand JENAHARA pada 2011.

    Jenahara bisa dibilang merupakan salah satu pionir modest fashion dengan garis rancang khas: simple, edgy, dan monokromatik. Karya-karyanya menampilkan gaya minimalis yang lugas, bersih, dan berkarakter dengan siluet tegas.

    Tak lama setelah rilis, label JENAHARA langsung mendapat tempat di hati para hijabers urban. Gaya rancangannya tidak hanya memadukan nilai modesty dan trendi, tetapi juga memberi ruang untuk ekspresi diri. Ia merancang busana bagi wanita berhijab yang aktif, percaya diri, dan ingin tampil beda.

    Salah Satu Pendiri Hijabers Community

    JENAHARA NASUTIONJENAHARA NASUTION. Foto: instagram @jenaharanasution

    Tahun 2011 juga menandai lahirnya gerakan Hijabers Community, yang menjadi titik balik besar dalam sejarah gaya berhijab di Indonesia. Dalam komunitas inilah Jenahara aktif sebagai salah satu pendiri sekaligus Presiden pertamanya, bersama sejumlah influencer dan desainer hijab lainnya.

    Dari sekadar komunitas sosial, Hijabers Community menjelma menjadi kekuatan budaya yang menginspirasi ribuan wanita muda untuk tampil dengan gaya berhijab yang kreatif dan ekspresif.

    Proyek Kolaborasi dan Kiprah Internasional

    gaya hijab ke kantor jenaharaJenahara Nasution. Foto: Instagram/JenaharaNasution

    Anak kelima dari tujuh bersaudara ini kerap berkolaborasi dengan berbagai brand untuk menghadirkan koleksi yang segar dan relevan. Salah satunya adalah koleksi ‘Velvet Flora’ bersama Ensemble The Label, yang menampilkan permainan tekstur dan siluet yang dreamy namun tetap tegas.

    Jenahara juga pernah menggandeng brand Suqma, dalam koleksi bertema Djellaba yang terinspirasi dari busana tradisional Maroko. Rancangannya yang longgar dan fungsional dibuat tetap ringan dan tropis, mencerminkan fleksibilitas serta inklusivitas busana modest.

    Koleksi JENAHARA rutin tampil di panggung Jakarta Fashion Week, di samping show tahunannya. Dia bahkan sempat ikut serta di beberapa showcase internasional. Karya-karyanya pernah ditampilkan di Seoul Fashion KODE F/W 2019, juga tembus ke Hongkong Fashion Week.

    (hst/hst)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Buttonscarves Rilis Koleksi Hijab Segi Empat Bertema Hutan Tropis Indonesia

    Jakarta

    Buttonscarves menghidupkan musim panas melalui acara tahunan Tropical Paradise Takeover yang digelar di Urban Forest Cipete, mulai 4 hingga 31 Agustus 2025. Pada momen ini, Buttonscarves menghadirkan koleksi hijab segi empat eksklusif bertajuk hutan tropis.

    Buttonscarves memilih tema tropical forest yang terinspirasi dari keindahan hutan tropis, sejalan dengan peluncuran koleksi terbarunya, Forestis Series. Pada peluncuran koleksi yang digelar di Urban Forest, pengunjung diajak menikmati suasana ala hutan tropis lewat dekorasi immersive dan spot-spot yang instagramable. Mulai dari instalasi kinetik bunga dan tanaman, Pop-Up Store bernuansa earthy, hingga area khusus untuk beraktivitas dan bersantai bersama orang terdekat.

    “Di sini seru banget ada pop up store kita berkolaborasi dengan Semasa Restaurant dan bikin menu khusus di take over paradise. Kita juga bikin kinetik forest backdrop untuk ambience keindanhan tanaman di koleksi kita kali ini. Akan ada kegiatan mingguan dan harian untuk beragam yang hanya setahun sekali. Ada juga area untuk anak-anak,” ujar Linda Anggrea, Creative Director Buttonscarves saat ditemui di peluncuran Buttonscarves Tropical Paradise di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (5/8/2025).


    Buttonscarves membuat acara tahunan Tropical Paradise Takeover yang digelar di Urban Forest Cipete, mulai 4 hingga 31 Agustus 2025. Sekaligus meluncurkan koleksi hijab eksklusif bertema hutan tropis.Buttonscarves membuat acara tahunan Tropical Paradise Takeover yang digelar di Urban Forest Cipete, mulai 4 hingga 31 Agustus 2025. Sekaligus meluncurkan koleksi hijab eksklusif bertema hutan tropis. Foto: Gresnia/Wolipop

    Koleksi Forestis Series sendiri menjadi daya tarik utama. Dengan dominasi warna mocha yang elegan dan bersifat timeless, rangkaian produk mulai dari scarf, travel prayer robe, hingga twilly hanya bisa ditemukan di Pop-Up Store ini.

    Selain hijab, ada juga koleksi home & living serta aksesori seperti tas, sepatu, dan scrunchie. Koleksi bertema hutan tropis dari Buttonscarves ini hadir lengkap dengan harga mulai dari Rp 495 ribu hingga Rp 5 juta.

    Buttonscarves membuat acara tahunan Tropical Paradise Takeover yang digelar di Urban Forest Cipete, mulai 4 hingga 31 Agustus 2025. Sekaligus meluncurkan koleksi hijab eksklusif bertema hutan tropis.Buttonscarves membuat acara tahunan Tropical Paradise Takeover yang digelar di Urban Forest Cipete, mulai 4 hingga 31 Agustus 2025. Sekaligus meluncurkan koleksi hijab eksklusif bertema hutan tropis. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Menurut Linda Anggrea, koleksi Buttonscarves kali ini merupakan hasil riset mendalam tim desain terhadap tanaman-tanaman liar yang tumbuh di hutan Indonesia.

    “Kami tidak hanya memilih bunga-bunga cantik secara visual, tapi juga mengeksplor keunikan tanaman liar seperti jamur dan tanaman tropis lainnya yang bentuknya unik dan bisa dituangkan ke dalam motif scarf,” ungkap Linda.

    Ia juga menambahkan bahwa warna mocha menjadi highlight tahun ini karena fleksibel dan mudah dipadukan. Warna mocha dianggap mewakili karakter warna-warna bumi yang elegan namun tetap abadi.

    Buttonscarves membuat acara tahunan Tropical Paradise Takeover yang digelar di Urban Forest Cipete, mulai 4 hingga 31 Agustus 2025. Sekaligus meluncurkan koleksi hijab eksklusif bertema hutan tropis.Buttonscarves membuat acara tahunan Tropical Paradise Takeover yang digelar di Urban Forest Cipete, mulai 4 hingga 31 Agustus 2025. Sekaligus meluncurkan koleksi hijab eksklusif bertema hutan tropis. Foto: Gresnia/Wolipop

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com