Tag: jawa barat

  • 12 Tempat Wisata Dulu Ramai dan Terkenal, Kini Tutup Jadi Kenangan


    Jakarta

    Seiring waktu, tempat wisata ada yang tutup dan berubah menjadi fasilitas lain sesuai kebutuhan masyarakat. Sayang beberapa di antaranya jadi terbengkalai dan menjadi tempat syuting konten horor.

    12 Tempat Wisata yang Dulu Ramai

    Berikut beberapa lokasi wisata yang sempat fenomenal dan sejarah singkatnya serta nasibnya kini, dikutip dari arsip berita detikcom dan situs traveling:

    1. Kampung Gajah Wonderland


    Kampung GajahKampung Gajah (Whisnu Pradana/detikJabar)
    • Buka/tutup: 2009-2018.
    • Alamat: Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

    Pada masanya, Kampung Gajah adalah destinasi wisata keluarga yang berdiri di lahan seluas 45-64 hektar. Kampung Gajah menyediakan berbagai atraksi dari hewan besar ini dan wahana permainan.

    Saat ini, jejak-jejek kejayaan Kampung Gajah masih bisa ditemui di lokasi tempatnya berdiri. Namun bangunan dan fasilitas yang tersedia tidak terawat menimbulkan kesan angker. Lahan Kampung Gajah dibiarkan begitu saja dipenuhi tanaman liar dan semak belukar.

    2. Teater Mobil Ancol

    • Buka/tutup: 1970an-1990an.
    • Alamat: Kompleks Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

    Indonesia sempat punya drive-in cinema yang memungkinkan pengunjung nonton bioskop dari mobilnya masing-masing. Drive-in cinema ini bahkan menjadi yang pertama di Asia Tenggara, seperti tertulis dalam laporan detik X.

    Sayang, stok film yang kebanyakan untuk dewasa dan tindakan tak senonoh pengunjung akhirnya berujung pada penutupan destinasi wisata legenda ini. Sekarang, arena teater mobil menjadi stasiun gandola bagi pengunjung kompleks hiburan Ancol.

    3. Snowbay Waterpark TMII

    Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII (Putu Intan/detikcom)
    • Buka/tutup: 2009-2022.
    • Alamat: Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

    Sesuai namanya, Snowbay Waterpark menyediakan wahana hiburan berkonsep salju seperti di negara subtropis. Konsep ini dipadukan dengan wahana permaianan air dan kolam renang yang bisa dinikmati bersama keluarga.

    Ketika Pandemi COVID-19 melanda tahun 2020-2022, Snowbay Waterpark terabaikan selama dua tahun hingga berhenti menyediakan alternatif hiburan. Saat ini arena Snowbay berubah menjadi arena parkir terpusat dan fasilitas lain bagi pengunjung TMII.

    4. Taman Remaja Surabaya (TRS)

    Taman Remaja Surabaya dan THRTaman Remaja Surabaya dan THR (Esti Widiyana)
    • Buka/tutup: 1971-2018.
    • Alamat: Jl. Kusuma Bangsa Nomor 110, RT 005/RW 04 Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.

    Dalam sejarahnya seperti ditulis detikJatim, TRS hadir sebagai sarana pemulihan warga yang trauma akibat G30S/PKI. Meski namanya menggunakan kaya remaja, semua penduduk bisa bersenang-senang di tempat hiburan ini.

    Seiring waktu, minat mengunjungi arena ini menurun dengan banyaknya alternatif wisata di Surabaya dan sekitarnya. Saat ini TRS menjadi arena konser dengan kapasitas 35-40 ribu penonton.

    5. Taman Festival Bali

    Taman Festival BaliTaman Festival Bali (dok denpasarkota.go.id)
    • Buka/tutup: 1997-2000an.
    • Alamat: Jl. Padang Galak Nomor 3, Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.

    Ketika masih beroperasi, destinasi wisata seluas 8,98 hektar ini mengundang rasa kagum pengunjung. Taman Festival Bali berdiri di lokasi yang sangat strategis dengan wahana megah dan mewah, misal bioskop 3D.

    Sayang setelah beroperasi dua tahun, Taman Festival Bali mengalami kebakaran hingga jatuh pailit. Saat ini lokasi Taman Festival Bali dibiarkan hingga menjadi kompleks angker. Sekarang, lokasinya menjadi tempat untuk konten horor dan misteri.

    6. Taman Ria Senayan

    • Buka/tutup: 1970an-2010.
    • Alamat: Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, RT 01/RW 03, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Taman Ria Senayan telah melewati empat dekade sebelum dibongkar tahun 2010. Komplek hiburan ini dibongkar tahun 1997 untuk modernisasi wahana permainan. Pada tahun 1999, sempat ada kejadian roller coaster berhenti mendadak akibat aliran listrik terputus. Para pengunjung tertahan di wahana itu selama dua jam sebelum diselamatkan petugas.

    Seiring waktu, pengunjung Taman Ria Senayan menurun dengan banyaknya pilihan wisata. Saat ini arena Taman Ria Senayan menjadi Senayan Park (SPARK) yang resmi dibuka pada 2021. Senayan Park adalah pusat perbelanjaan sekaligus hiburan dengan konsep lifestyle.

    7. Depok Fantasi Waterpark (Aladin Waterpark)

    Depok Fantasi WaterparkDepok Fantasi Waterpark (Depok Fantasi Waterpark)
    • Buka/tutup: 2008-2020.
    • Alamat: Jl. Boulevard Grand Depok City, Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

    Wahana ini dianggap sebagai pionir tempat hiburan bagi warga Depok dan sekitarnya. Hal ini tak berlebihan, karena wahana di arena permainan air ini tak pernah sepi pengunjung.

    Namun masa kejayaan Depok Fantasi Waterpark pudar saat pandemi COVID-19 melanda pada 2020-2022. Arena permainan ini ditutup dan perlahan berubah menjadi kompleks perumahan. Semua jejak bangunan dan fasilitas arena permainan berubah menjadi cluster Grand Depok City (GDC) serta fasilitas pendukungnya.

    8. Taman Wonderia Semarang

    Taman Wonderia SemarangTaman Wonderia Semarang (Google Street View)
    • Buka/tutup: 2004-2007.
    • Alamat: Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

    Destinasi wisata di tengah kota Semarang ini sempat jadi favorit warga yang tinggal di sekitarnya. Berdiri di lahan seluas 9 hektar milik Pemerintah Kota Semarang, pengunjung bisa mengunjungi aneka wahana atraksi dan permainan.

    Sayang di tahun 2007, Wonderia ditutup setelah adanya kecelakaan di wahana plane tower. Penutupan dilakukan dalam rangka penyelidikan bencana yang sempat terjadi juga di 2006. Di tahun 2024, lahan ini ditawarkan Pemkot Semarang pada investor dan sempat juga direncanakan menjadi hutan kota.

    9. Kafe Tenda Semanggi (KTS)

    • Buka/tutup: 1990an-2000an.
    • Alamat: Kompleks SCBD, Jakarta.

    Kafe Tenda Semanggi adalah tempat wisata bergengsi pada masanya dengan aneka kuliner dan hiburan. KTS juga ramai didatangi para selebriti yang juga pemilik kafe tenda di lokasi tersebut.

    Setelah 10 tahun, kafe tenda mulai ditinggal pengunjung seiring makin banyaknya pilihan hiburan dan kuliner. KTS akhirnya dibongkar menjadi bar dan resto yang menjadi alternatif hiburan bagi pengunjung.

    10. THR Sriwedari Solo

    THR SriwedariTHR Sriwedari (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Buka/tutup: 1985-2017.
    • Alamat: Jl. Slamet Riyadi, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

    Komplek Taman Hiburan Rakyat (THR) adalah destinasi wisata legendaris di Solo selama tiga dekade. THR Sriwedari semula direncanakan pindah tempat, namun urung dilakukan karena ketidaksepakatan harga sewa.

    Pemkot Surakarta rencananya hendak menjadikan Lahan THR Sriwedari masjid yang menjadi ikon kota. Namun pembangunan masjid belum selesai karena sengketa kepemilikan lahan dengan ahli waris.

    11. THR Lokasari

    • Buka/tutup: 1985-2017.
    • Alamat: Lokasari Square, Jakarta Barat.

    Selain wisata hiburan, lokasi yang dulu bernama Prinsen Park ini juga pas disebut destinasi sejarah. Pemprov Jakarta mengambil alih THR Lokasari pada tahun 1985an dan menyediakan aneka pertunjukan seni serta hiburan bagi warga.

    Di tahun 1990an THR Lokasari mulai menyediakan hiburan malam dan restoran. Tantangan ekonomi menjadikan THR Lokasari terbengkalai hingga akhirnya tutup pada 2017. Saat ini, jejak taman budaya THR Lokasari resmi menjadi Lokasari Square yang merupakan pusat perbelanjaan.

    12. Hotel Gantung Purwakarta

    Hotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran AnyarHotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran Anyar (Instagram @skylodge.indonesia)
    • Buka/tutup: 2017 dan dikabarkan tutup pada 2024.
    • Alamat: Tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat.

    Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar pernah digadang-gadang menjadi hotel tertinggi di dunia. Pengunjung bisa menikmati fasilitas skylodge setelah naik tebing dengan berbagai sarana yang disiapkan hotel.

    Kamar yang tergantung di sisi tebing dibangung dengan dinding tembus pandang, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan sekitar hotel dari ketinggian. Saat ini, pengunjung masih bisa naik Gunung Parang meski tak lagi dapat menikmati sensasi hotel gantung.

    Memori dan fenomena di tujuan wisata yang dulu sempat terkenal ini tentu layak untuk terus dikenang. Tentu akan lebih baik jika lahan dan jejaknya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 9 Tempat Wisata Hits di Bogor, Pilihan Tempat Liburan Bareng Keluarga


    Jakarta

    Bogor tak pernah kekurangan pilihan tempat wisata untuk keluarga dan orang-orang terdekat. Berbagai destinasi wisata bisa ditemukan di sini dengan beragam fasilitas, wahana, dan layanan bagi pengunjung.

    9 Pilihan Tempat Wisata Hits di Bogor Bareng Keluarga

    Berikut adalah pilihannya dikutip dari arsip berita detik travel dan media sosial tempat wisata terkait.

    1. Enchanting Valley

    Enchanting Valley PuncakEnchanting Valley Puncak Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom

    Tiket masuk

    • Regular dewasa weekday 135 ribu dan weekend 160 ribu.
    • Premium dewasa weekday 195 ribu dan weekend 225 ribu.

    Alamat

    • Jalan Raya Puncak KM 77, Cilember, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

    Destinasi seluas 22 hektar ini menggabungkan wahana permainan, spot foto, kuliner, dan pentas drama musikal. Dengan suhu yang relatif sejuk, Enchanting Valley menyediakan tempat healing yang asri, nyaman, dan rindang.


    2. The Nice Playland Gunung Geulis

    Tiket masuk

    Alamat

    • Jalan kampung, RT 02/RW 02, Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Destinasi wisata ini menggabungkan arena permainan, kebun binatang mini, dan kuliner enak. Area tempat bermain berada di luar ruangan dengan pilihan wahana dan rainbow slide. Pengunjung juga bisa main air di kolam yang menyediakan sarana permainan.

    3. Hidden Dragon Hill

    Tiket masuk

    • Rp 50 ribu per orang diutamakan bagi yang pesan lebih dulu.

    Alamat

    • Jalan Kadaka, Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Tempat healing ini cocok dinikmati bersama keluarga dan orang-orang terdekat sambil makan durian. Selain cuaca yang sejuk dan asri, pengunjung bisa menikmati ikon negeri Cina yang identik dengan naga dan warna merah. Jangan lupa pesan tempat dulu sebelum datang agar bisa menikmati semua layanan.

    4. Minimania Puncak Bogor

    Mini ManiaMini Mania (Mini Mania/instagram)

    Tiket masuk

    • Minimania: Rp 35 ribu
    • Sakura Park: Rp 35 ribu
    • Adventure Land: Rp 35 ribu.

    Alamat

    • Jl. Sentul Paradise Park, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Sesuai taglinenya, Minimania menyediakan aneka miniatur dunia dalam ukuran mini. Pengunjung bisa berfoto depan spot pilihan, dengan kostum favorit. Di sini juga tersedia skyride yang memungkinkan pengunjung melihat pemandangan area wisata dan sekitarnya dari atas.

    5. Goa Lalay

    Liburan ke Bogor tak lengkap tanpa menjelajahi keindahan wisata alamnya. Namun, pernahkah terpikir untuk mengunjungi bagian timur kota Bogor yang menyimpan surga tersembunyi?Goa Lalay (Amalia Novia Putri)

    Tiket masuk

    Alamat

    • Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat.

    Bekas tambang ilegal ini ditata sedemikian rupa hingga menjadi alternatif wisata warga Bogor dan sekitarnya. Selain arena permainan, Goa Lalay menyediakan banyak spot menarik untuk bahan update medsos. Sebagai informasi, lalay dalam bahasa Sunda artinya adalah kelelawar yang pernah menghuni wilayah tersebut.

    6. The Ranch Puncak

    The Ranch di BogorThe Ranch di Bogor (maureen/d’Tarveler)

    Tiket masuk

    • Rp 10.000 = tiket masuk
    • Rp 25.000 = tiket masuk + segelas susu sapi segar
    • Rp 25.000 = tiket masuk + kasih makan kelinci
    • Rp 30.000 = tiket masuk + kasih makan domba
    • Rp 35.000 = tiket masuk + menunggangi kuda poni
    • Rp 40.000 = tiket masuk + menunggangi kuda besar
    • Rp 40.000 = tiket masuk + sepeda listrik (20 menit).

    Alamat

    • Jl. Raya Puncak Gadog KM 77, Cisarua, Bogor.

    The Ranch Puncak cocok untuk healing dan liburan bareng teman dan keluarga dengan udara segar, sejuk, dan nyaman. Destinasi wisata ini menyediakan kebun binatang mini, aneka wahana permainan, dan tentunya berbagai kuliner lezat.

    7. Nicole’s River Park

    nicole's river park.Nicole’s River Park (Instagram @nicolesriverpark)

    Tiket masuk

    • Weekday Rp 35 ribu
    • Weekend Rp 40 ribu
    • WNA Rp 120 ribu.

    Alamat

    Jl. Raya Puncak, Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Tempat wisata bertema istana ini menyediakan spot foto menarik, misal replika bunga sakura dan jembatan merah shinkyo. Tentunya pengunjung bisa berwisata sambil mengenakan kimono. Selain berfoto, pengunjung juga bisa memberi makan hewan-hewan lucu di mini zoo dan naik aneka wahana.

    8. Melrimba Garden

    Sejumlah wisatawan mencoba menaiki wahana balon udara di Melrimba Garden, Puncak Bogor, Jawa Barat, Senin (5/5/2025).Balon udara di Melrimba Garden, Puncak Bogor, Jawa Barat (Agung Pambudhy)

    Tiket masuk

    • Dewasa Rp 20 ribu
    • Anak-anak Rp 15 ribu

    Alamat

    • Jalan Raya Puncak Km 87 Tugu Utara, Cisarua, Bogor.

    Destinasi wisata ini menyediakan wisata balon udara dengan tarif Rp 850 ribu per orang. Balon udara nantinya mengangkasa selama 15 menit dengan jarak kurang lebih 50 meter dari tanah. Jadwal wisata balon udara adalah pukul 06.00-09.00 WIB dan pukul 15.00-20.00 WIB sesuai cuaca serta arah angin.

    9. Kampung Tokyo Bogor

    Jauh dari hiruk pikuk keramaian, Desa Malasari menawarkan berbagai keindahan. Inilah salah satu destinasi wisata tersembunyi di Bogor.Rumah penduduk di Kampung Tokyo berlokasi di Desa Malasari, Bogor (Andhika Prasetia)

    Tiket masuk

    Alamat

    • Desa Malasari, Kecamata Nanggung, Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH).

    Kampung Tokyo sebetulnya adalah sebutan bagi Desa Malasari karena rumah penduduknya yang seperti perkampungan Jepang zaman dulu. Malasari dikelilingi perkebunan teh Nirmala yang punya hawa sejuk, asri, dan sangat nyaman.

    Buat detikers yang mau berkunjug ke tempat wisata hits di Bogor, jangan lupa update informasi di medsos atau situs wisata terkait. Info terkini memungkinkan pengunjung tahu ketersediaan layanan, harga tiket, program promo, dan rute terbaik.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bumi Aki yang Jadi Penglipur Lapar Traveler di Kawasan Sentul



    Sentul

    Di kawasan ramai pusat perbelanjaan di wilayah Bogor terdapat satu tempat kuliner yang bisa dicoba oleh traveler. Apalagi penikmat sajian khas Nusantara.

    Bumi Aki yang membawa sejarah panjang berawal dari warung kecil yang seadanya, kini dengan proses yang panjang menjelma menjadi satu restoran besar dengan ragam daya tarik. Tentu andalannya sajian khas Nusantara dengan balutan gaya modern yang ciamik.

    detikTravel berkesempatan mendatangi restoran yang berada di Citaringgul, Sentul, Bogor. Dari tampak bangunan depan yang rimbun dengan tumbuhan membuat kesan pertama yang menarik dan begitu masuk pun traveler akan disuguhkan dengan suasana mewah dari perabotan hingga pilihan musik yang disenandungkan.


    Masuk ke bagian utama, sajian khas Nusantara mulai diperkenalkan satu persatu. Datang dari sajian Jawa Barat yakni maranggi, bukan sate melainkan iga short ribs yang dibakar menggunakan bumbu manis berempah itu.

    Dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam daging, ditambah hint dari pembakaran yang menambah nafsu makan. Belum lagi pendamping sang daging yaitu ala-ala karedok yang rasanya pedas, asam, gurih membuat satu piring tersebut rasanya begitu lengkap.

    Seperti anekdot ‘kurang kenyang bila tanpa nasi’ Bumi Aki juga punya andalannya, berasal dari Bali, ayam betutu dengan bumbu rempah yang menohok sanggup menghabiskan sekepal nasi yang jadi pendampingnya. Tak luput pada sajian itu, sate lilit yang ikut ambil posisi untuk mengantre masuk ke dalam mulut.

    Restoran Bumi Aki Siganture SentulSajian khas Nusantara dengan tampilan modern ala Bumi Aki. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Tak cukup di panganan berat, bagi pecinta manis ada dua sajian yang menjadi highlight-nya yaitu ice kelapa harum manis dan juga asem tamarind cheese cake. Keduanya bak kutub selatan dan utara yang punya ceritanya masing-masing.

    Ice kelapa harum manis, bukan sekadar es kelapa dengan potongan buah-buahan biasa. Sajian ini naik level ke tingkat paling atas, rasa gurih dan manis yang pas membuat satu suapan lengkap mendarat sempurna di dalam mulut.

    Belum lagi ada atraksi kecil dalam sajian itu, terdapat cangkang coklat yang harus dipecahkan agar bisa menemukan kenikmatan dari sebuah ice kelapa harum manis.

    Dan untuk tamarind cheese cake, jika merasakan cheese cake mungkin sudah biasa dengan rasanya yang creamy serta manis yang tak berlebih. Gong-nya dari sajian ini adalah rasa tamarind yang menyatu dengan gurihnya cream keju.

    Restoran Bumi Aki Siganture SentulRestoran Bumi Aki Siganture Sentul. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Lalu minuman andalan yang bisa menyegarkan, Bumi Aki punya bir pletok sparkling. Sensasi berbeda akan terasa dalam tegukan demi tegukan di minuman ini.

    Rasa rempah yang kuat semakin dimeriahkan dengan sparkling dari bir pletok ini. Dari segi warna pun cukup menarik yang biasanya bir pletok berwarna coklat, Bumi Aki memberikan pembeda dengan bir pletok berwarna hijau.

    So, buat traveler yang berada di kawasan Sentul boleh coba pengalaman menarik merasakan sajian kuliner khas Nusantara yang naik level dengan suguhan nuansa restoran yang asri, Instagramable, dan mewah.

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ini Masjid Unik di Bandung, Bentuk Mirip Lumbung Padi dan Tanpa Kubah



    Bandung

    Masjid unik bisa ditemukan di beberapa kota di Indonesia, salah satunya di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bangunan masjid terinspirasi dari leuit (bahasa Sunda) atau lumbung padi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat agraris Jawa Barat.

    Konsep tersebut jelas berbeda dengan masjid pada umumnya yang menggunakan atap berkubah dan gaya bangunan ala Timur Tengah. Masjid Salman Rasidi ini merupakan bagian dari Rumah Sakit Salman yang bisa digunakan pasien dan penunggunya, serta masyarakat umum.

    “Alhamdulillah para pengunjung mereka nyaman. Jika mau ke arah Ciwidey bisa transit dulu di sini,” kata Ketua Harian DKM Masjid Salman Rasidi Andri Mulyadi seperti dikutip.dari detikJabar.


    Tampilan keseluruhan Masjid Salman Rasidi memang sekilas mirip bangunan lumbung padi, dengan atapnya yang runcing. Lengkap dengan tangga menuju pintu leuit yang berada agak jauh dari permukaan tanah. Pintu leuit sengaja tidak dibuat sejajar tanah untuk mencegah kebanjiran atau didatangi hewan.

    Di berbagai sisi, bangunan masjid dibuat miring sama halnya seperti bentuk asli dari lumbung padi. Dari luar, bangunan Masjid Salman Rasidi didominasi warna abu-abu dan banyak jendela.

    Adanya jendela memungkinkan cahaya matahari masuk bagian dalam masjid, sehingga ruangan tampak terang meski tak ada lampu. Beberapa jendela bisa dibuka yang memungkinkan sirkulasi udara. Hasilnya pengunjung betah berlama-lama untuk menunaikan ibadah atau berfoto di sudut-sudutnya yang estetis.

    Masjid Salman Rasidi juga terasa sejuk dengan langit-langit yang tinggi. Menurut Andri, masjid ini dilengkapi pendingin udara namun tidak diletakkan di atas dinding seperti penempatan AC umumnya. Posisi AC berada di bagian pinggir lantai.

    “Ini di bawah. Jadi seperti ada angin kan begitu. Ada fasilitas air minum juga dan tempat parkir nyaman, Alhamdulillah,” kata Andri.

    Secara keseluruhan, Masjid Salman Rasidi didesain memperhatikan keseimbangan lingkungan. Posisi kaca, jendela, dan ventilasi diatur agar jamaah merasa nyaman serta khusuk beribadah. Masjid tidak butuh banyak energi listrik untuk lampu dan AC karena sudah terang serta sejuk.

    Masjid Salman Rasidi,Soreang, Kabupaten BandungBagian dalam Masjid Salman Rasidi di Soreang, Kabupaten Bandung (Yuga Hassani/detikJabar)

    Artikel ini sudah naik di detikJabar. Baca selengkapnya di sini

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Masjid Bambu di Cirebon, Unik dan Sejuk untuk Healing sekaligus Ibadah


    Cirebon

    Masjid unik banyak tersebar di Indonesia dengan pesona dan ciri khasnya masing-masing. Tak terkecuali masjid bambu di Cirebon, Jawa Barat yang sangat unik. Masjid yang nyaman dan asri ini cocok sebagai tempat istirahat setelah beribadah.

    Dilihat dari pantauan google maps, masjid bambu dengan nama Ash-Shomad ini berada di tengah pemukiman. Masjid tidak berukuran besar, namun cukup luas untuk menampung jemaah yang ingin beribadah atau melepas lelah.

    Lingkungan sekitar tampak asri dan teduh dengan pohon rindang. Halaman masjid sudah dipasang lantai sehingga bisa digunakan jemaah. Hasil google review yang dilihat detikTravel pada Sabtu (24/5/2025) menyatakan, masjid ini jadi oase di tengah padatnya Cirebon.


    “Masjidnya bagus, arsitekturnya unik, hidden gem di tengah kota Cirebon. Ada kajian Islam ilmiah juga,” tulis akun Syahrul Mubarok.

    Masjid Bambu atau Masjid Ash-Shomad Cirebon.Masjid Bambu atau Masjid Ash-Shomad Cirebon (Fahmi Labibinajib/detikJabar)

    Komentar positif juga datang dari netizen yang menyoroti bahan penyusun bangunan. Masjid Ash-Shomad tersusun atas bahan ramah lingkungan mulai dari atap hingga rangka bangunan. Bahan pengikat juga ramah lingkungan sehingga baik untuk sustainability alam.

    “Masjid kecil dan unik yang bangunannya banyak dari bambu. Terletak di dalam rumah-rumah kampung penduduk,” tulis akun Mohd Rizky Nasution (Kiky).

    Sorotan lain adalah pada kebersihan masjid yang meliputi seluruh bagian, termasuk toilet wangi. Saking bagusnya masjid ini dan lingkungannya, akun Muhammad Rizal menyarankan warganet mengunjungi masjid ini saat subuh.

    Lokasi Masjid Bambu Cirebon

    masjid unikMasjid Ash-Shomad dari bambu. Foto: google maps

    Masjid Ash-Shomad berlokasi di Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Masjid tempat berada di Gang Sepakat, Jalan Suratno yang ditandai dengan plang penunjuk arah. Dengan plang ini, jemaah yang bukan warga sekitar tak perlu khawatir nyasar.

    Menurut Fauzi selaku takmir masjid bambu, tempat ibadah ini mulai dibangun pada 2014 dengan bahan utama bambu. Masjid menggunakan ijuk sebagai atap yang makin menegaskan bangunan ini sebagai ramah lingkungan.

    Dalam sejarahnya, keperluan masjid bambu Ash-Shomad dilengkapi perlahan. Awalnya, masjid belum punya menara sehingga pengeras suara ditempatkan di pohon. Pagar masjid juga dibangun setahap demi setahap hingga bisa berfungsi dengan baik. Kelengkapan sarana masjid memudahkan jemaah yang ingin ibadah atau mengikuti kajian.

    Menurut Fauzi, bangunan masjid sangat kuat meski tersusun dari bahan alami. Masjid dengan kapasitas total 150 orang ini selalu ramai didatangi jemaah dari berbagai wilayah. Masjid bambu Ash-Shomad diharapkan bisa terus memberi manfaat bagi semua orang.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata Gunung Bohong, Pilihan Saat Long Weekend Nggak Jauh dari Jakarta


    Jakarta

    Gunung Bohong bisa jadi pilihan warga Jabodetabek saat liburan tanpa harus jauh dari Jakarta. Lokasinya mudah diakses, murah, dan seru dengan trekking.

    Gunung Bohong berada di Kota Cimahi, Jawa Barat. Di sini tersedia jalur trekking yang tidak terlalu tinggi dan cukup nyaman serta anak tangga yang membantu pengunjung sampai ke puncak.

    Lokasi Gunung Bohong

    Gunung Bohong berada di Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat. Pengunjung bisa menikmati jalur pendakian yang sudah diberi paving blok, sehingga lebih aman dan nyaman. Namun tetap harus berhati-hati karena masih tetap terasa licin, apalagi saat basah.


    Gunung Bohong sebetulnya bukit namun punya tampilan mirip gunung dan memiliki puncak. Dikutip dari arsip berita detikcom, Gunung Bohong memiliki ketinggian 877 mdpl. Lokasinya dengan dengan permukiman penduduk.

    Di sini tersedia banyak alternatif penginapan dan wisata kuliner.

    Rute ke Gunung Bohong dari Jakarta

    Pengunjung yang ingin berwisata ke Gunung Bohong bisa naik kereta lalu turun di Stasiun Cimahi. Beberapa pilihan kereta yang tersedia dikutip dari KAI Access adalah

    • Papandayan: tiket Rp 145 ribu.
    • Parahyangan: tiket Rp 195 ribu.
    • Pangandaran: tiket Rp 145 ribu.
    • Serayu: Rp 63 ribu.

    Harga dan ketersediaan tiket bisa berubah tiap saat sesuai permintaan pengguna kereta.

    Pengunjung bisa melanjutkan dengan kendaraan umum, online, atau charter setelah turun di Stasiun Cimahi. Dalam kondisi lancar, Stasiun Cimahi-Gunung Bohong bisa ditempuh dalam waktu 10 menit sejauh 2,8 km.

    Ada Apa di Gunung Bohong?

    Gunung Bohong adalah lokasi tepat untuk detikers yang ingin healing tipis-tipis bersama teman dan keluarga. Beberapa hal yang ada di Gunung Bohong adalah:

    1. Monumen Kujang Pasangan

    Tugu ini berada di puncak Gunung Bohong dan sangat ikonik, sehingga kerap menjadi spot foto. Monumen tertanda Yonif 310/Kidang Kencana (KK) ini mencerminkan silih asah-silih asih-silih asuh yang merujuk pada perbuatan saling bantu dalam tujuan baik.

    2. Olahraga agar sehat

    Puncak Gunung Bohong bisa diakses setelah melalui jalur trekking. Perjalanan ini memungkinkan kamu olahraga sambil menikmati alam hijau dan udara sejuk. Jika merasa lelah, pengunjung bisa istirahat dan minum sebentar sambil menikmati pemandangan sekitar.

    3. Melihat lanskap Cimahi

    Gunung Bohong memungkinkan pengunjung melihat Cimahi dari ketinggian. Pengunjung juga bisa melihat KCIC sedang menempuh perjalanan, serta pemandangan tol Padalarang yang dipenuhi kendaraan menuju atau dari Bandung.

    4. Spot foto dan lihat sunset

    Kamu yang sempat ke Gunung Bohong, jangan sampai tidak berfoto di spot yang cocok untuk unggahan medsos. Setelah berfoto, pengunjung bisa lihat pemandangan indah matahari senja menjelang tenggelam di ufuk barat.

    5. Wisata kuliner

    Spot Gunung Bohong selalu ramai dikunjungi para wisatawan bersama teman dan keluarga. Pengunjung bisa menikmati aneka jajanan dan minuman yang disediakan pedagang sekitar.

    Gunung Bohong bisa menjadi pilihan bagi yang ingin liburan murah dan mudah tak jauh dari Jakarta. Bagi detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa update info lebih dulu untuk memastikan ketersediaan akses dan wajib jaga kebersihan selama di Gunung Bohong.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Sejarah Gedung Juang Majalengka, Pernah Jadi Tempat Orang Dihukum Gantung


    Jakarta

    Gedung Juang Majalengka adalah bukti sejarah masyarakat setempat sejak era penjajahan hingga sekarang. Sekaligus menjadi destinasi wisata saat liburan.

    Gedung itu menjadi saksi bisu kejamnya penjajah di masa pendudukan Belanda, Jepang. Hingga kemudian, Indonesia merdeka.

    Masyarakat Majalengka dan sekitar masih bisa menyaksikan Gedung Juang tanpa perlu membayar tiket masuk. Gedung Juang juga terletak di pusat kota sehingga tidak terlalu jauh diakses masyarakat atau pengunjung dari lain daerah.


    Lokasi Gedung Juang Majalengka

    Destinasi wisata sejarah ini berada di Jl. Letkol Abdul Gani Nomor 5, Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Bangunan ini berada di areal DPRD Kabupaten Majalengka dan tidak jauh dari kantor Dinas Pendidikan.

    Sejarah Gedung Majalengka

    Pemerhati sejarah sekaligus Ketua Yayasan Galur Rumpaka Majalengka Baheula (Grumala), Nana Rohmana yang akrab disapa Naro, menjelaskan perjalanan Gedung Majalengka dalam wawancaranya dengan detik jabar.

    1. Era Belanda

    Situs sejarah ini awalnya adalah kantor sekaligus rumah dinas Asisten Redaksi sehingga disebut Gedung AR. Asisten Redaksi adalah wakil dari karesidenan Cirebon yang ditempatkan di Majalengka. Pada 1860, Asisten Residen Majalengka pertama adalah JJ Meider.

    Gedung AR kala itu digunakan juga sebagai lokasi ekskusi hukuman mati. Warga Indonesia yang ditetapkan menerima sanki mati akan digantung di Gedung AR disaksikan publik. Pelaksanaan hukuman gantung menjadi peringatan bagi masyarakat umum.

    “Kata orang tua, Gedung AR itu dulunya landraad atau tempat melakukan eksekusi. Pengeksekusian itu hukum digantung. Orang-orang pribumi yang bersalah digantung di situ,” ujar Naro.

    2. Era Jepang

    Ketika Jepang masuk Indonesia di tahun 1942, Gedung AR menjadi lokasi penahanan para pejuang Indonesia. Pejuang yang tertangkap mengalami siksaan berat hingga meninggal di Gedung AR. Jasad dan kuburan para pejuang tersebut tidak diketahui hingga kini.

    Menurut Naro, Gedung AR hampir dihancurkan dengan bom di masa pendudukan Jepang. Namun bomnya dikabarkan mati sehingga rencana tersebut gagal. Sebagai hasilnya, Gedung AQ masih berdiri tegak hingga kini.

    3. Era kedatangan Belanda kembali

    Belanda kembali datang ke Indonesia pada 29 September 1945. Kedatangan Belanda dalam topeng Netherlands Indies Civil Administration (NICA) dan sekutu bertujuan melucuti senjata Jepang.

    Belanda bermaksud merebut kembali Indonesia yang saat itu sudah menyatakan kemerdekaannya. Saat itu, Belanda merebut kembali Gedung AR yang sudah diduduki pejuang Indonesia.

    4. Era merebut kemerdekaan pada 1945

    Selama perang kemerdekaan, Gedung AR menjadi saksi perjuangan masyarakat Majalengka. Pada 1945, Gedung AR menjadi Kantor Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID) yang berfungsi layaknya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

    KNID dulunya dikenal sebagai Regenscaftraad dan College van Gecomitterden. Lembaga ini dibentuk Bupati Majalengka RMAA Suriatanudibrata, yang menjabat dari tahun 1922-1944.

    5. Selepas meraih kemerdekaan

    Gedung AR menjadi basis penting pasukan gerilya yang kembali dari perang di pegunungan pada 1949. Kemudian, Gedung AR menjadi markas Komando Militer Distrik (KMD) yang dipimpin Lettu M. Challil. Gedung ini juga sempat menjadi kantor Pos Distrik Militer (PDM).

    Seiring waktu, Gedung AR menjadi Gedung Juang yang menjadi pengingat perjalanan dan keberanian masyarakat Majalengka. Gedung Juang sempat menjadi kantor PEPABRI, FKPPI, PP Polri, PPAD, PPM dan Grumala. Jika detikers jalan-jalan ke Majalengka, jangan lupa untuk mengungjungi Gedung Juang Majalengka.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Masjid Sejuta Pemuda, Ikhtiar Melayani Tamu 24 Jam


    Jakarta

    Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi, Jawa Barat bukan sekadar tempat menunaikan ibadah saat jam salat, namun dibuka 24 jam nonstop. Masjid ini menjadi jujugan banyak orang, mulai dari warga setempat hingga musafir.

    Rumah ibadah dengan nama lengkap Masjid Pemuda At-Tin itu mungkin tidak asing bagi pengguna media sosial. Konten pelayanan pada jemaah yang ketiduran, belum makan seharian, atau memberi seduhan kopi di sela kegiatan selalu banjir viewer.

    Netizen tak segan memuji program dan kegiatan Masjid Sejuta Pemuda. Para netizen berharap bisa mengunjunginya suatu hari dan merasakan hikmah masjid. Netizen juga berharap bisa menikmati masjid yang dikeliling pemandangan indah alam Sukabumi.


    “Saya belum pernah berkunjung ke Mesjid Sejuta Pemuda ingin sekali datang ke sana. Saya sangat kagum sekali dengan pengurus mesjidnya. Semoga para pengurus selalu diberikan kesehatan agar bisa berbuat kebaikan untuk semua orang,” tulis akun Nurjanah.

    Warganet yang sudah sempat berkunjung berharap jemaah lain bisa ikut datang ke Masjid Sejuta Pemuda. Hingga saat itu tiba, warganet berharap pengurus bisa terus melaksanakan tugasnya dengan baik. Sehingga, Masjid Sejuta Pemuda bisa terus menebarkan kebaikan pada semua orang.

    “Semoga lebih banyak orang yang hadir untuk beribadah di sini serta pengurusnya tetap istiqomah dalam kebaikan. Semoga Allah beri kesempatan saya dan anak-anak beribadah di sana saat ke Sukabumi,” tulis akun Sulistyowati 250514.

    Lokasi Masjid Sejuta Pemuda yang Nyaman dan Ramah

    Masjid Sejuta Pemuda berada di Jl. Lamping, Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Pendiri Masjid Sejuta Pemuda Anggy Firmansyah Sulaiman menjelaskan, masjid ini berkonsep open space yang memungkinkan jemaah melihat alam sekeliling.

    Konsep ini memungkinkan jemaah, pengurus, dan masyarakat sekitar berinteraksi dengan baik. Orang yang sekadar datang berkunjung juga bisa ikut merasakan manfaat masjid. Interaksi tidak hanya terjadi di ruang salat atau saat kegiatan ibadah dilakukan.

    “Masjid ini open space untuk kami dan masyarakat. Mereka punya peran di sini, dan kami ingin masjid ini benar-benar bermanfaat bagi semua,” ujar Anggy.

    Masyarakat dan pengurus berinteraksi dalam sejumlah kegiatan yang dilakukan Masjid Sejuta Pemuda. Hal yang sama dilakukan pada para tamu Allah. Semua arena indoor dan outdoor bisa dimanfaatkan untuk kajian, kegiatan sosial, atau rapat seputar memakmurkan masjid.

    Masjid Sejuta Pemuda berdiri di area seluas kurang lebih satu hektar. Di sini, fasilitas pendukung dibangun untuk kenyamanan para umat. Beberapa fasilitas tersebut adalah toilet wangi, tempat wudhu nyaman, dapur dan ruang makan cukup lega, serta balkon yang dilengkapi meja kursi.

    Di sini juga tersedia coffee bar tempat marbot barista meramu kopi untuk semua pengunjung. Tentu tersedia minuman dan camilan lain bagi pengunjung yang memilih suguhan lain.

    Sebagai informasi, Masjid Sejuta Pemuda tidak punya pagar. Hal ini sesuai konsep masjid sebagai yang terbuka 24 jam bagi semua umat. Para pengunjung bisa datang setiap saat untuk beribadah atau sekadar berteduh. Tentunya masjid dilengkapi tempat parkir luas dan pengurus yang siap menemani anak-anak.

    Program Masjid Sejuta Umat

    Dalam media sosialnya, Masjid Sejuta Umat menyediakan sejumlah program untuk umat antara lain:

    Masjid ramah musafir

    Di Masjid Sejuta Umat, para musafir yang bermalam diberi fasilitas menginap. Misalnya bantal dan alas kasur seingga bisa beristiraat dengan nyaman. Program ini diterapkan untuk jemaah laki-laki dan perempuan

    Coffee bar premium gratis

    Masjid menyediakan working space dan coffee ala cafe yang tersedia bagi para jemaah. Fasilitas ini tersedia pukul 09.00-21.00 untuk semua pengunjung yang berada di masjid. Minuman kopi disiapkan khusus marbot masjid yang merangkap barista.

    Bagi-bagi makan tiga kali sehari

    Makanan gratis disajikan tiga kali sehari untuk semua pengunjung masjid. Hidangan ini diolah di dapur masjid dari bahan-bahan berkualitas. Seluruh proses memasak dilakukan dengan bersih dan benar.

    Ramah anak

    Masjid Sejuta Pemuda tidak melarang atau menganggap anak-anak mengganggu kegiatan beribadah. Anak-anak diberikan ruang belajar khusus sehingga bisa tetap berkegiatan, tidak merasa bosan, dan tak mengganggu orang yang sedang ibadah

    Ramah kucing

    Masjid Sejuta Pemuda berada tidak jauh dari pasar dan tempat masyarakat umum beraktivitas. Lingkungan sekitar masjid sering dijadikan lokasi pembuangan kucing. Pengurus masjid lantas mengurus kucing-kucing tersebut dengan baik dan membuka adopsi. Program ini didasari keyakinan untuk saling menyayangi antar makhluk Tuhan.

    Buat detikers yang ingin mengunjungi Masjid Sejuta Pemuda, bisa menjadwalkan kedatangan tiap saat. Dengan lingkungan yang asri dan nyaman, jemaah bisa dipastikan betah berada di masjid. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan, kerapihan, dan taat aturan.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Dulu Miskin, Kini Kaya dan Mandiri Berkat Kearifan Lokal


    Garut

    Desa Saung Ciburial di Garut adalah destinasi tepat untuk kamu yang butuh healing dengan melihat pemandangan alam dan menghirup udara segar. Desa ini dianugerahi alam indah, subur, dan tradisi yang diolah menjadi destinasi wisata.

    “Bersih, nyaman dan pemandangannya bagus,” tulis akun Charles Aritonang dalam google review. Dalam keterangan review tertulis, pemilik akun mengunjungi Desa Saung Ciburial sekitar satu bulan sebelumnya saat hari libur nasional.

    Lokasi Desa Saung Ciburial

    Desa Wisata Saung Ciburial berlokasi di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kawasan ini sebelumnya adalah Desa Sukalaksana, namun mengganti namanya sejak memutuskan mengolah poteni wisata.


    Kepala Desa Sukalaksana saat itu Obon Sobana, bertekad membuat desanya sukses bertransformasi menjadi desa wisata. Desa ini menggunakan rumah palupuh yang merupakan tempat tinggal khas masyarakat setempat. Pemerintah desa juga menggunakan air Ciburial yang menghidupi masyarakat desa.

    Sejak saat itu, Desa Sukalaksana dikenal sebagai Desa Wisata Saung Ciburial. Desa ini kemudian memanfaatkan seluruh potensinya hingga siap menyambut kunjungan wisatawan. Keindahan desa pelayanan yang baik sukses menggaet wisatawan dan meningkatkan pendapatan desa.

    Desa Wisata Saung Ciburial saat ini dikelola BUMDesa Sukalaksana. Menurut Onon, potensi wisata pada akhirnya menjadikan desa lebih kaya dan mandiri. Desa Wisata Saung Ciburial atau Desa Sukalaksana tak lagi miskin serta tertinggal.

    Tiket Masuk Desa Saung Ciburial

    Pengunjung tak perlu bayar tiket masuk Desa Wisata Saung Ciburial yang terletak di kaki Gunung Cikuray. Namun, pengunjung dikenakan tarif untuk menikmati layanan di destinasi wisata tersebut.

    Berikut tarif fasilitas Desa Wisata Saung Ciburial dikutip dari akun media sosialnya:

    Paket wisata

    • Belajar pertanian: Rp 25 ribu minimal 40 orang
    • Kaulinan barudak lembur (Kabarulem): Rp 2 juta
    • Melukis di atas media: Rp 50 ribu minimal 40 orang
    • Pandai besi: Rp 20 ribu minimal 40 orang
    • Tracking kampung: Rp 30 ribu minimal 40 orang
    • Belajar pencak silat: Rp 25 ribu minimal 40 orang
    • Menangkap ikan (ngagogo): Rp 65 ribu per kg minimal 15 kg
    • Papalidan (river tubing): Rp 45 ribu minimal 40 orang
    • Belajar membuat kerajinan tenun: Rp 25 ribu minimal 40 orang
    • Atraksi domba Garut: Rp 3 juta
    • Pembuatan tas lipat: Rp 25 ribu minimal 40 orang
    • Fun games: Rp 30 ribu minimal 40 orang.

    Paket penginapan

    • Saung Cikalapa 1 dan 2: Rp 1,5 juta 3 kamar
    • Saung Cikalapa 2: Rp 1,5 juta 3 kamar
    • Saung Ciburial: Rp 1,5 juta 4 kamar
    • Saung Cikahuripan 1 dan 2: Rp 1,5 juta 2 kamar
    • Saung Ciliang: Rp 500 ribu 1 kamar
    • Saung Cigintung Rp 2 juta 4 kamar
    • Saung Cigembor Rp 1,5 juta 2 kamar
    • Homestay: Rp 50 ribu 1 orang
    • Meeting room: Rp 1,5 juta.

    Tersedia juga akomodasi lain yaitu paket makan dan sewa alat yang bisa dinikmati pengunjung. Detikers yang tertarik bisa melakukan pemesanan dulu dengan menghubungi langsung Instagram Desa Wisata Saung di @pesonasaungciburial.

    Detikers bisa menggunakan kereta lebih dulu menuju Stasiun Garut dengan pilihan sebagai berikut:

    • Papandayan: Rp 195 ribu
    • Papandayan Panoramic: Rp 675 ribu
    • Cikuray: Rp 45 ribu.

    Ketersediaan akses kereta bisa berubah setiap saat sesuai permintaan konsumen. Jadwal dan akses kereta bisa diakses di aplikasi KAI Access.

    Selanjutnya, detikers bisa naik transportasi roda dua menuju Desa Wisata Saung Ciburial dengan waktu tempuh 42 menit. Rute perjalanan melewati Jl. Raya Samarang-Garut dan Jl. Raya Kamojang yang makin lama semakin sempit. Karena itu, pengunjung sebaiknya tidak menggunakan mobil kecil atau besar.

    Pesona Tirta Setra Ciburial dan Wisata Lain di Desa Saung Ciburial

    Salah satu spot wisata populer di Saung Ciburial adalah Tirta Setra Ciburial yang punya air bersih, jernih, dan menyegarkan. Tirta Setra Ciburial berasal dari mata air Ciburial yang telah lama memberi manfaat bagi warga desa.

    Ciburial (bahasa Sunda) artinya adalah air yang memancar keluar dan tiap tetesnya selalu memberi manfaat. Sesuai filosofi Ciburial, warga desa berharap semua aktivitas yang dilakukan bermanfaat dan selalu berdampak baik pada pelestarian lingkungan.

    Air dari mata air Ciburial ini menjadi kolam renang dan wahana snorkeling. Selain Tirta Setra Ciburial, masih ada lagi pesona Desa Wisata Saung Ciburial yang terdiri dari:

    Teh kewer

    Teh kewer berasal dari olahan biji buah tanaman kewer yang banyak tumbuh sekitar desa. Minuman ini punya rasa dan aroma yang sangat khas.

    Domba Garut

    Di Desa Wisata Saung Ciburial, pengunjung bisa ikut memberi pakan, merawat, dan membantu domba olahraga. Pengunjung juga bisa menyaksikan adu ketangkasan domba Garut sebagai bagian dari tradisi.

    Kopi akar wangi

    Minuman ini adalah perpaduan bubuk kopi dan tanaman akar wangi yang menghasilkan aroma khas. Jenis minuman ini adalah salah satu hidangan khas di Desa Wisata Saung Ciburial.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata Kebun Melon di Pangandaran, Alternatif Long Weekend Dekat Jakarta


    Pangandaran

    Libur long weekend jelas menyenangkan dan selalu mengundang antusiasme. Sayang, harapan relaksasi dan healing kerap terbentur macet serta jarak destinasi wisata yang terlalu jauh. Akibatnya waktu liburan habis di perjalanan dan malah bikin lelah.

    Bagi warga Jakarta, wisata petik melon di Pangandaran mungkin bisa jadi alternatif liburan. Pangandaran bisa diakses dengan kereta dan transportasi lain dari Jakarta menuju destinasi wisata pilihan. Akomodasi dan biaya yang diperlukan bisa dirancang dengan baik.

    Lokasi Kebun Melon Milik Tuslam

    Destinasi wisata ini berada di Dusun Ciledug RT 42/11, Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Pantauan google maps menyatakan alamat itu terdata atas nama G_i Farm dengan visual terakhir diambil pada 2021.

    Ada Apa di Kebun Melon Milik Tuslam?

    Kebun ini menyediakan wisata petik melon yang dikelola Tuslam seorang warga setempat yang menimba ilmu di bidang pertanian. Pengunjung bisa memilih melon matang di pohon lalu memetiknya dengan alat yang telah disediakan.

    Selanjutnya, melon tersebut ditimbang dan dibayar dengan harga yang telah ditetapkan pengelola. Harga melon jenis inthanon adalah Rp 35 ribu per kilogram. Pengunjung wajib membayar melon yang telah dipetik.

    Dalam arsip detikcom dijelaskan, melon dibudidayakan dengan sistem hidroponik Nutritient Film Technique (NFT). Melon tidak menggunakan media tanam tanah sejak awal seperti pertanaman biasa.

    Dikutip dari situs Hydroplanner, NFT adalah sistem pertanaman yang memberikan nutrisi pada tanaman lewat aliran air. Aliran air yang menyentuh akar tanaman sangat tipis hingga mirip lapisan film.

    Air dialirkan lewat saluran sempit untuk menjamin semua akar tanaman mendapat nutrisi. Sirkulasi air diatur dengan sistem kelistrikan untuk menjamin tidak berhenti. Tanaman berisiko langsung mati jika aliran air dan nutrisi berhenti.

    Tuslam terbukti berhasil menerapkan sistem hidroponik NFT pada budidaya melon inthanon. Dengan luasan kebun 130 meter persegi, Tuslam bisa menghasilkan melon hingga 30 kg per hari di masa panen. Populasi dalam kebun tersebut mencapai 150 tanaman jenis ithanon.

    detikers bisa naik kereta menuju Stasiun Banjar dengan alternatif sebagai berikut dikutip dari KAI Access:

    • Pangandaran: Rp 275 ribu
    • Pangandaran panoramic: Rp 675 ribu
    • Serayu: Rp 63 ribu.

    Perjalanan selanjutnya bisa menggunakan transportasi online atau angkutan umum setempat. Jarak Stasiun Banjar hingga kebun melon di Dusun Ciledug adalah 39,3 kilometer yang bisa ditempuh dalam waktu 1 jam saat lancar.

    Pengunjung juga bisa menggunakan kendaraan pribadi dengan melewati jalan tol Cikopo-Palimanan. Sebelum berkunjung, pastikan telah update info untuk menjamin ketersediaan layanan petik buah di kebun melon milik Tuslam. Update info nisa memudahkan pengunjung menyusun itinerary menuju kebun melon.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com