Tag: jawa tengah

  • 5 Wisata Alam Semarang yang Terkenal, Enak untuk Liburan!


    Semarang menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang memukau Ibukota Jawa Tengah, ini memiliki daya tarik yang beragam, mulai dari pegunungan, curug, hingga pantai.

    Dengan udara yang segar dan pemandangan yang memukau, wisata alam di Semarang memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

    Wisata Alam Semarang

    1. Curug Gending Asmoro

    Curug Gending Asmoro, air terjun yang lagi ngehits di SemarangCurug Gending Asmoro, air terjun yang lagi ngehits di Semarang (Eko Susanto/detikTravel)

    Curug Gending Asmoro berlokasi di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.


    Untuk bisa menuju wisata alam Semarang, wisatawan perlu melewati rimbunan pohon bambu, sengon dan lainnya. Tak perlu khawatir, karena akses jalan di sana sudah dibeton jadi lumayan aman untuk dilewati.

    2. Rawa Pening

    Jalan Lingkar AmbarawaJalan Lingkar Ambarawa. (Aji Kusuma Admaja/detikTravel)

    Katanya Rawa berlokasi di tengah antara Semarang dan Yogyakarta dan di cekungan antara Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran.

    Ketika memasuki kawasan ini, kita disuguhkan dengan pemandangan padi dan danau yang membentang luas. Rawa Pening adalah danau alami seluas 2.670 hektar, yang hampir setengahnya dipenuhi dengan tumbuhan enceng gondhok.

    Dilansir laman Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, rawa ini menempati 4 kecamatan di Kabupaten Semarang, yakni Bawen, Ambarawa, Tuntang, dan Banyubiru.

    Selain melihat keindahan alam dengan perahu, di tempat ini kita juga bisa menikmati tempat makan apung dengan sajian seafood.

    Masuk ke Rawa Pening dikenakan biaya Rp 30.000. Dengan biaya segitu, pengunjung akan dibawa mengelilingi Rawa Pening selama 40 menit.

    3. Brown Canyon

    Brown Canyon di SemarangBrown Canyon di Semarang. (Aisa Marisa/d’Traveler)

    Brown Canyon adalah wisata alam Semarang menarik yang kerap disebut mirip Grand Canyon di Amerika Serikat. Ini adalah bekas kawasan pertambangan, yang menghasilkan batuan dan pasir bekas material bangunan.

    Brown Canyon beralamat di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

    4. Curug 7 Bidadari

    Salah satu destinasi wisata alam yang menakjubkan di Semarang selanjutnya ada Curug 7 Bidadari. Curug ini ada di kaki Gunung Ungaran, di Desa Keseneng, Semarang.

    Air terjun menawarkan aliran air yang memukau dan segar. Dikelilingi oleh hutan yang hijau dan alami, memberikan suasana yang sejuk dan damai bagi para pengunjung.

    5. Pantai Marina

    Pantai Marina Semarang.Pantai Marina Semarang. (dok. situs kemenparekraf.go.id)

    Pantai Marina berlokasi di Tawangsari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dilansir dari situs Kemenparekraf, ombak di Pantai Marina sangatlah tenang. Pas banget, buat healing dan nongkrong sambil memandang laut.

    Selain menikmati pantai, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini. Mulai dari naik perahu menikmati pemandangan hutan bakau, bermain jetski, joging di jalur, paving tepi pantai, melihat sunset hingga sunrise.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cepogo Cheese Park Boyolali, Wisata dengan View Gunung Merapi dan Merbabu


    Jakarta

    Cimory Group membuka tempat wisata edukasi ramah anak dan keluarga di Boyolali, Jawa Tengah nih traveler, yaitu Cepogo Cheese Park. Di sana kamu dapat berinteraksi dengan hewan hingga mencoba sejumlah wahana seru.

    Pesona alam yang disuguhkan destinasi wisata ini juga juara lho. Saat cuaca cerah, pengunjung bisa menikmati view Gunung Merapi dan Merbabu dari ketinggian. Selain itu, hawa dingin dan suasana sejuknya bikin betah bermain seharian di Cepogo Cheese Park.

    Penasaran dengan objek wisata di Boyolali satu ini? Cari tahu lebih lanjut tentang wahana, jam buka, hingga harga tiket Cepogo Cheese Park berikut.


    Ada Apa Saja di Cepogo Cheese Park Boyolali?

    Terdapat sejumlah spot dan aktivitas seru yang dapat dilakukan di Cepogo Cheese Park, yaitu:

    1. Mini Zoo

    Cepogo Cheese Park, tempat wisata baru di Boyolali. Foto diambil Senin (12/12/2022).Mini zoo di Cepogo Cheese Park Boyolali. (Jarmaji/detikcom)

    Traveler bakal menemukan mini zoo di tempat wisata Boyolali ini. Di sana kamu bisa melihat kandang domba, sapi, kelinci, kuda besar dan poni, angsa, bebek, burung, rusa, burung unta, iguana, berang-berang, hingga kura-kura.

    Selain melihat-lihat, kamu dapat berinteraksi dengan binatang-binatang tersebut lho. Pengunjung bisa menunggang kuda, menangkap ikan, serta memberi makan hewan-hewan yang ada.

    2. Wahana Seru

    Kamu juga bisa menjajal berbagai wahana seru di Cepogo Cheese Park. Ada Tractor Tour De Farm, Moo Moo Train, dan Fun Car yang cocok untuk anak. Atau bisa melempar bola di Shoot The Moo.

    Untuk orang dewasa bisa mencoba Rainbow Slide dan memanah. Wahana yang lebih menantang lainnya juga ada lho seperti menaiki ATV dan Go-kart di lintasan yang tersedia.

    3. Spot Foto

    De Windmills di Cepogo Cheese Park sempat viral karena menyuguhkan pesona ribuan kincir angin warna-warni yang menawan. Keindahannya bertambah saat kincir-kincir ini berputar ketika angin berhembus. Ada pula terowongan kincir angin yang jadi spot favorit berfoto.

    Di Magic Village-nya, kamu akan merasa seakan-akan berada di desa kurcaci. Beberapa bangunannya berukuran mini serta ada manusia kerdil yang melakukan sulap dan bisa diajak berfoto bersama. Pokoknya, setiap sudut Cepogo Cheese Park dapat traveler jadikan spot foto Instagramable lho.

    4. Restoran

    Kalau perut keroncongan usai seharian bermain di sana, tidak usah khawatir. Karena kamu bisa menyantap berbagai menu lezat di resto Cepogo Cheese Park. Pengunjung dapat mencicipi nasi goreng, steak, hingga ayam bakar.

    Untuk menghangatkan tubuh di udara sejuknya, traveler boleh memesan menu soto gurih dan camilan ringan seperti pisang goreng yang baru matang dimasak.

    Terdapat pula Snack Bar yang menawarkan es krim, kentang goreng, dan jajanan lainnya untuk mengganjal perut lapar saat mengelilingi tempat wisata di Boyolali satu ini.

    5. Toko Oleh-oleh

    Sebelum pulang, kamu boleh mampir ke toko oleh-oleh di Cepogo Cheese Park untuk membeli buah tangan. Terdapat banyak makanan yang dapat dibeli, seperti bolu Cimory lembut, pie, susu, yoghurt, serta camilan ringan lain. Ada juga berbagai boneka lucu yang siap dibawa pulang.

    Cepogo Cheese Park terletak di Dusun II, Genting, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah. Dari area pusat kotanya, tempat wisata ini hanya berjarak sekitar 14 km dengan waktu tempuh kisaran 25-30 menit.

    Traveler dapat mengambil Jl. Blabak-Boyolali untuk menuju Cepogo Cheese Park. Destinasi wisata ini bisa dijangkau dengan mobil atau motor. Gunakan online maps kalau kamu masih belum tahu rute menuju ke lokasinya ya.

    Waktu Operasional Cepogo Cheese Park Boyolali

    Cepogo Cheese Park Boyolali buka setiap harinya mulai jam 08.00-18.00 WIB. Kamu bisa datang pada pagi atau sore hari untuk waktu berkunjung paling nyaman di tempat wisata ini. Boleh banget datang ketika weekday untuk bermain yang lebih leluasa.

    Jika ingin mencicipi aneka menu lezat, restonya buka jam 10.00-18.00 pada weekday dan 09.00-18.00 saat weekend. Kalau hanya mau beli buah tangan, toko oleh-oleh Cepogo Cheese Park buka jam 09.00-18.00 di weekday dan 08.00-19.00 pada weekend.

    Tiket Masuk Cepogo Cheese Park Boyolali

    Harga tiket masuk Cepogo Cheese Park sangat terjangkau. Berikut daftar tiket masuknya:

    – Rp 20.000: Tiket masuk Cheese Park (weekday)
    – Rp 25.000: TIket masuk Cheese Park (weekend)
    – Rp 20.000: Tiket masuk De Windmills (weekday)
    – Rp 25.000: Tiket masuk De Windmills (weekend)
    – Rp 35.000: Tiket masuk Cheese Park dan De Windmills (weekday)
    – Rp 40.000: Tiket masuk Cheese Park dan De Windmills (weekend).

    Untuk menjajal sejumlah wahana, makan di resto, dan membeli oleh-oleh di tokonya, kamu perlu mengeluarkan biaya tambahan ya.

    Nah, itu tadi informasi wahana hingga harga tiket masuk Cepogo Cheese Park Boyolali. Jadi, apakah traveler tertarik berkunjung ke tempat wisata satu ini?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Harga Tiket, Daya Tarik, hingga Rute Lokasinya


    Umbul Ponggok adalah salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan tersembunyi. Lokasinya ada di Klaten, Jawa Tengah.

    Umbul Ponggok terkenal dengan airnya yang jernih dan pesona bawah air yang menakjubkan. Objek wisata ini bakal cocok banget buat penggemar fotografi bawah air.

    Daya Tarik Umbul Ponggok

    Umbul Ponggok merupakan destinasi wisata air tawar hits di Klaten. Kini Umbul Ponggok dikelola BUMDes Tirta Mandiri Ponggok.


    Kolam dengan mata air jernih merupakan daya tarik di objek wisata alam Umbul Ponggok, Klaten.

    Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten.Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten. (Achmad Hussein Syauqi/detikcom)

    Dilansir laman Desa Wisata Sidowayah, klaten, salah satu hal menarik dari Umbul Ponggok yaitu airnya yang langsung dari mata air alami, sehingga jernih dan segar.

    Dari catatan liputan detikJateng, kedalaman kolamnya berkisar 2-3 meter, dengan debit air sebesar 800 liter per detik dan terus mengalir.

    Foto Underwater di Umbul Ponggok.Foto Underwater di Umbul Ponggok. (Najhan Zulfahmi/detikcom)

    Saking jernihnya bahkan dalam segitu, dasar kolam bisa pengunjung lihat dari tepi kolam.

    Ditambah lagi, di kolam tersebut terdapat ikan warna-warni. Di sana, ada ikan koi, ikan nila, dan ikan hias pemakan lumut (yang membantu membuat kolam tetap jernih).

    Aktivitas Seru di Umbul Ponggok

    Aktivitas utama yang dapat dilakukan di Umbul Ponggok adalah foto underwater, snorkeling, scuba diving, hingga umbul ponggok walker.

    1. Berfoto-foto

    Selain bisa berfoto dengan ikan warna-warni, pengunjung bisa berfoto bersama aneka properti yang ditawarkan. Mulai dari, sepeda, motor trail, motor tua, vespa, laptop, hingga kursi.

    Umbul Ponggok di Polanharjo, Klaten.Umbul Ponggok di Polanharjo, Klaten. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Direktur BUMDes Tirta Mandiri Hendrik Vidianto, mengatakan bahwa bagi wisatawan yang tak bisa berenang. Tak perlu khawatir, karena di sana ada petugas terlatih yang akan membantu wisatawan mendapat foto semenarik mungkin.

    “Foto underwater ini sangat safety. Jadi nanti ada instruktur yang membimbing, untuk gaya maupun pose, nanti ada instruksi yang akan diberikan,” ujar Hendrik di Umbul Ponggok kepada detikJateng pada Minggu (11/8/2024) lalu.

    Kolam ini juga aman untuk anak-anak. Untuk bisa mendapat hasil foto ciamik di bawah air, mereka hanya perlu menahan nafas sekitar 5 detik saja.

    2. Menyelam untuk Eksplor keindahan Umbul Ponggok

    Di sana pengunjung bisa melakukan diving, dengan pendampingan dive guide dengan durasi menyelam selama 60 menit.

    Snorkeling juga termasuk aktivitas seru di Umbul Ponggok, untuk melihat pemandangan bawah air di yang cantik. Ini bakal cocok bagi traveler yang belum bisa berenang.

    Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten.Wisata air Umbul Ponggok, Polanharjo, Klaten. (Achmad Hussein Syauqi/detikcom)

    Jangan khawatir, karena per paketnya sudah disewakan pelampung dan berbagai perlengkapan snorkeling seperti snorkel mask, sepatu katak, dan lainnya.

    Selain itu, enaknya pengunjung juga bisa mendapatkan dokumentasi foto dan video selama menyelam atau snorkeling.

    3. Kuliner

    Setelah puas melihat dan melakukan aktivitas air yang ada, traveler yang ingin berkuliner juga bisa menikmati aneka kudapan lezat di sana.

    Umbul PonggokPengunjung sedang meinakmati makanan di area wisata Umbul Ponggok. (Achmad Syauqi/detikcom)

    Warung makan bisa kamu temukan di sana, dengan menu yang sangat beragam. Mulai dari ikan bakar, mie instan, hingga gado-gado. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 8.000 saja.

    Tersedia juga menu wedhang seger dan wedhang anget, dan berbagai jus segar dengan harga mulai dari Rp 4.000.

    Alamat dan Rute ke Umbul Ponggok

    Umbul Ponggok terletak di Jalan Delanggu- Polanharjo Desa Jeblogan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

    Akses jalannya sudah cukup bagus ditambah lokasinya juga strategis, yakni ada di tepi jalan raya Karanganom-Janti.

    Dari pusat kota Klaten, jarak ke Umbul Ponggok hanya sekitar 25 kilometer. sedangkan dari Jalan Jogja-Solo, ke objek wisata ini hanya sekitar 7 kilometer.

    Kamu juga bisa memanfaatkan Google Map dan cari kata kunci “Umbul Ponggok”, nantinya titik lokasi tempat ini akan dengan mudah ditemukan.

    Jam Operasional

    Umbul Ponggok buka setiap hari dengan jam buka sebagai berikut.

    • Senin-Jumat: 08.00 – 16.00 WIB
    • Sabtu-Minggu/Hari Libur: 07.00 – 17.00 WIB

    Harga Tiket Masuk Umbul Ponggok 2024

    Harga tiket masuk Umbul Ponggok adalah Rp 10.000 di weekday, sementara harga weekend Rp 15.000 per orang.

    Harga Wahana di Destinasi

    Berikut daftar harga tiket wahana di Umbul Ponggok:

    • Paket diving: Rp 250.000
    • Alat sewa snorkeling: life jacket Rp 10.000, sepatu katak (fins) Rp 15.000, snorkel mask Rp 15.000.
    • Umbul Ponggok walker: Rp 150.000 (WNI) dan Rp 200.000 (WNA)
    • Foto underwater Umbul Ponggok: Rp 60.000 untuk 30 menit atau Rp 100.000 untuk 60 menit.

    Jika pengunjung ingin berfoto bersama properti dan aksesoris foto, pengunjung perlu membayar tambahan yakni:

    • Motor = Rp 100.000
    • Kursi bentuk love = Rp 100.000
    • Set TV/laptop = Rp 60.000
    • Sepeda onthel = Rp 30.000.

    Fasilitas di Umbul Ponggok

    • Alat persewaan pelampung
    • Asuransi
    • Toilet umum
    • Warung makan (Pawone Umbul Ponggok).

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • 4 Daya Tarik Gunung Prau yang Mampu Memikat Hati para Pendaki


    Jakarta

    Gunung Prau merupakan salah satu gunung di Jawa Tengah yang terkenal. Selain ramah bagi pendaki pemula, pemandangan alam dari Gunung Prau juga sangat memukau. Maka tak heran jalur pendakian gunung ini selalu ramai, terutama saat weekend dan hari libur nasional.

    Selain itu, masih ada sejumlah daya tarik lainnya dari Gunung Prau. Daya tarik tersebut yang akhirnya membuat banyak pendaki datang kembali ke Gunung Prau.

    Lantas, apa saja daya tarik dari Gunung Prau yang mampu memikat hati banyak pendaki? Simak ulasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Daya Tarik Gunung Prau

    Gunung Prau memiliki sejumlah daya tarik tersendiri bagi para pendaki. Dilansir situs Visit Jawa Tengah, berikut daya tariknya:

    1. Menikmati Sunrise

    Daya tarik yang pertama dari Gunung Prau adalah dapat menikmati matahari terbit atau sunrise dari atas puncak. Bagi para pendaki, menikmati sunrise merupakan salah satu momen yang sangat ditunggu-tunggu ketika mendaki Gunung Prau.

    Saat berada di puncak, terdapat area bernama Sunrise Camp yang dikhususkan bagi pendaki untuk mendirikan tenda. Di tempat ini juga merupakan salah spot terbaik untuk menikmati matahari terbit.

    Pastikan detikers tidak ketinggalan detik-detik matahari terbit dari puncak Gunung Prau. Disarankan untuk bangun sejak pukul 05.00 WIB agar kamu bisa melihat sunrise sekaligus menikmati pemandangan alam yang begitu memukau.

    2. Melihat Keindahan Bunga Daisy

    Selain menikmati pemandangan alam yang memukau, para pendaki juga dapat melihat keindahan bunga daisy. Bisa dibilang, kehadiran bunga tersebut menjadi salah satu ciri khas dari Gunung Prau.

    Bunga daisy banyak tumbuh di sekitar puncak Gunung Prau. Alhasil, bunga ini sering menjadi penanda bagi para pendaki kalau sebentar lagi akan tiba di puncak.

    Selain terdapat di puncak Gunung Prau, bunga daisy juga banyak tersebar di Bukit Teletubbies. Menariknya, bunga itu ternyata sengaja ditanam oleh penduduk lokal dengan tujuan agar kawasan puncak Gunung Prau semakin hijau dan indah.

    Bunga daisy akan mekar sempurna pada musim penghujan. Nantinya, bunga tersebut akan mekar dengan warna kelopak putih dan pink, menjadikannya salah satu tanaman yang sangat indah di Gunung Prau.

    3. Melihat Pemandangan Alam

    Salah satu alasan pendakian Gunung Prau selalu ramai karena banyak pendaki yang ingin melihat pemandangan alam yang begitu memukau. Dari atas puncak, travelers dapat melihat view Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

    Suasana yang tenang, udara dingin, langit biru, dan pemandangan gunung yang indah membuat siapapun yang datang ke puncak Gunung Prau akan dibuat terpukau. So, tempat ini sangat cocok bagi travelers yang ingin healing sejenak dari hiruk-pikuk pekerjaan.

    4. Cocok untuk Pendaki Pemula

    Untuk bisa menikmati keindahan alam dan menyaksikan sunrise, detikers harus mendaki ke puncak Gunung Prau terlebih dahulu. Eits, tenang saja karena Gunung Prau termasuk salah satu gunung yang cocok untuk pendaki pemula.

    Soalnya, Gunung Prau memiliki trek yang tidak terlalu panjang. Gunung yang memiliki ketinggian 2.565 mdpl ini punya enam basecamp jalur pendakian, salah satu yang terkenal adalah basecamp via Patak Banteng.

    Basecamp pendakian ini terletak di Jalan Dieng Km 24, Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Alasan kenapa basecamp ini jadi favorit para pendaki karena rute pendakiannya lebih singkat daripada melalui jalur lain.

    Selain itu, jalur pendakian via Patak Banteng lebih dekat dengan puncak Gunung Prau, yakni hanya sekitar 4 kilometer. Kira-kira butuh waktu sekitar 2-3 jam pendakian dari basecamp Patak Banteng menuju puncak Gunung Prau.

    Mengutip akun Instagram @patakbanteng, tarif tiket untuk mendaki Gunung Prau via Patak Banteng sebesar Rp 15.000 per orang. Fasilitas di basecamp ini juga lengkap, mulai dari toilet, penginapan, persewaan alat pendakian, warung makan, sewa porter, tour guide, dan pusat oleh-oleh.

    Hal yang Dilarang di Gunung Prau

    Selain mempersiapkan bekal, peralatan, dan fisik yang kuat, detikers juga perlu tahu sejumlah hal yang dilarang selama berada di Gunung Prau. Apa saja? Simak selengkapnya di bawah ini:

    • Masuk tanpa izin
    • Membuang sampah sembarangan
    • Membuat api unggun
    • Tidak membawa sampah turun
    • Menebang pohon
    • Membawa tisu basah ke atas Gunung Prau
    • Membawa senjata tajam
    • Membawa dan menyalakan kembang api
    • Membawa dan mengkonsumsi minuman keras atau narkoba
    • Melakukan pencurian
    • Membawa alat musik dan musik box
    • Melakukan perzinahan
    • Melakukan vandalisme
    • Kencing di dalam botol.

    Demikian ulasan mengenai empat daya tarik Gunung Prau bagi para pendaki. Tertarik untuk mendaki Gunung Prau dalam waktu dekat?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • https://travel.detik.com/domestic-destination/d-7500245/pesona-pantai-klotok-di-wonogiri-daya-tarik-dan-harga-tiketnya?single=1

    https://travel.detik.com/domestic-destination/d-7500245/pesona-pantai-klotok-di-wonogiri-daya-tarik-dan-harga-tiketnya?single=1



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok Buat Anak dan Keluarga


    Jakarta

    Candi Prambanan menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta. Meski secara administrasi berada di Sleman, Yogyakarta, lokasi Prambanan berada juga berbatasan dengan Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Klaten.

    Candi ini tak kalah terkenal dari Candi Borobudur. Legenda tentang Candi Prambanan juga sudah dikenal sebagai cerita rakyat Nusantara, yakni dongeng Roro Jonggrang dan seribu candi.

    Selain jalan-jalan di Candi Prambanan, ada banyak tempat wisata menarik yang lokasinya tak begitu jauh. Simak artikel ini untuk mengenal daya tarik Candi Prambanan dan 10 wisata sekitar Candi Prambanan yang cocok buat anak dan keluarga.


    Sejarah Wisata Candi Prambanan

    Dikutip dari situs Pemkab Sleman, Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Indonesia. Dibangun pada abad ke-9 Masehi, Prambanan awalnya digunakan sebagai tempat persembahan tiga dewa Hindu (Trimurti) yaitu Brahma, Wishnu, dan Siwa.

    Candi dibangun pertama kali oleh Rakai Pikatan dari keluarga Sanjaya. Hal ini dilakukan untuk menandingi Candi Borobudur dan Candi Sewu yang merupakan candi Buddha.

    Sekitar tahun 930-an, candi ini ditinggalkan karena pusat pemerintahan berpindah ke Jawa Timur. Candi menjadi rusak karena tak terawat, dan runtuh diduga karena faktor alam seperti erupsi Gunung Merapi hingga gempa bumi hebat pada abad ke-16.

    Penduduk sekitar meskipun tahu keberadaan candi ini, tetapi tidak mengetahui latar belakang sejarahnya. Maka muncul cerita rakyat tentang Roro Jonggrang, bahwa pembuatan candi tersebut dilakukan oleh makhluk halus.

    Di masa penjajahan, sekitar 1700-an, candi ini ditemukan dan mulai dilakukan penelitian. Namun justru marak penyalahgunaan batu-batu ini yang dipakai hiasan rumah orang Belanda atau menjadi fondasi rumah warga lokal.

    Pemugaran baru dimulai pada 1918 dan dirampungkan pada era Sukarno tahun 1953. Sejak 1991, Prambanan termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Di dalam kompleks prambanan terdapat berbagai candi, antara lain Candi Siwa, Candi Brahma, Candi Wishnu, Candi Nandi, Candi Garuda (Candi A), Candi Angsa (Candi B), Cand Apit, Candi Kelir, dan Candi Sudut.

    Lokasi dan Harga Tiket

    Lokasi Candi Prambanan berada di Dusun Karangasem, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika traveler melewati Jalan Jogja-Solo pasti akan melihat kemegahan Candi Prambanan dari kejauhan.

    Dikutip dari akun Instagram Taman Wisata Candi Prambanan, harga tiketnya adalah sebagai berikut:

    • Tiket WNI atau warga dengan KITAS
      Dewasa (usia 10 tahun ke atas): Rp 50 ribu per orang
      Anak-anak (3-10 tahun): Rp 25 ribu per anak
    • Tiket WNA
      Dewasa (usia 10 tahun ke atas): Rp 400 ribu per orang
      Anak-anak (3-10 tahun): Rp 240 ribu per anak

    Wisata Sekitar Candi Prambanan

    Traveler mungkin tak cuma ingin berwisata di satu lokasi. Dari Candi Prambanan, kalian bisa berkunjung ke 10 tempat wisata lainnya, mulai dari tempat wisata pertunjukan, pemandangan asyik, hingga wisata dengan wahana seru.

    Berikut ini 10 tempat wisata sekitar Candi Prambanan yang cocok buat anak dan keluarga:

    1. Sendratari Ramayana

    Pertunjukan Sendratari Ramayana BalletPertunjukan Sendratari Ramayana Ballet (Niken Pratiwi)

    Lokasi: Jalan Taman Prambanan Kulon, Klurak, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY (sisi selatan kompleks Candi Prambanan).
    Jam buka: 19.30 WIB
    Harga tiket masuk: Rp 100 ribu hingga Rp 450 ribu

    Kalau sudah sampai di Candi Prambanan, tampaknya kurang lengkap jika nggak nonton Sendratari Ramayana atau Sendratari Roro Jonggrang. Traveler tinggal pilih mau nonton cerita Rama dan Sinta (Ramayana) atau dongeng 1.000 candi (Roro Jonggrang).

    Sendratari Ramayana digelar setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sementara Sendratari Roro Jonggrang digelar setiap Jumat. Keduanya dapat disaksikan pukul 19.30 WIB dengan durasi sekitar 1 jam.

    2. Candi Ratu Boko

    Ratu BokoRatu Boko (Putu Intan/detikcom)

    Lokasi: Jalan Raya Piyungan-Prambanan No 2, Gatak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Jam buka: 07.00 – 17.00 WIB.
    Harga tiket masuk:

    • Tiket dewasa (10 tahun ke atas): Rp 40 ribu.
    • Tiket anak (3-10 tahun): Rp 20 ribu.
    • Tiket terusan Ratu Boko-Prambanan dewasa: Rp 85 ribu.
    • Tiket terusan Ratu Boko-Prambanan anak: Rp 40 ribu.

    Dilansir dari situs borobudurpark.com, Candi Ratu Boko tidak berwujud seperti Prambanan atau Borobudur. Ratu Boko adalah reruntuhan sebuah kerajaan, maka juga sering disebut sebagai Kraton Ratu Boko.

    Situs Ratu Boko diperkirakan dibangun oleh Wangsa Syailendra yang beragama Buddha pada abad ke-8, namun diambil alih kerajaan Mataram Hindu, sehingga situs ini dipengaruhi Hindu-Buddha.

    Dari sini, detikers bisa melihat pemandangan beberapa tempat sekaligus. Menghadap ke selatan, kamu bisa melihat pemandangan Yogyakarta, jika ke arah barat maka akan terlihat Gunung Merapi dan Candi Prambanan.

    3. Candi Sewu

    Candi SewuCandi Sewu (Rudi Chandra/d’Traveler)

    Lokasi: Jalan Candi Sewu, Bener, Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
    Jam buka: 06.00-17.00 WIB
    Harga tiket masuk: sudah termasuk dalam tiket Candi Prambanan

    Satu lagi wisata sejarah di sekitar Candi Prambanan yang bisa detikers kunjungi, yaitu Candi Sewu yang berada di utara Prambanan. Dilansir dari situs Pemprov DIY, candi Buddha ini lebih tua dari Candi Prambanan karena dibangun sejak abad ke-8. Ada 249 candi di kompleks Candi Sewu ini.

    4. Tebing Breksi

    Sandiaga awalnya meninjau lokasi di Tebing Breksi yang memajang beberapa produk UMKM dari BUMDes Sambi Mulyo.Tebing Breksi. (Kemenparekraf)

    Lokasi: Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY.
    Jam buka: 08.00-21.00 WIB
    Harga tiket masuk: Rp 10.000

    Tebing Breksi dahulunya adalah perbukitan dari batuan breksi yang ditutup dari aktivitas tambang. Namun daripada tidak dimanfaatkan, masyarakat menyulapnya menjadi tempat wisata.

    Selain menyaksikan pemandangan menarik dari ketinggian, detikers juga bisa merasakan sensasi naik jip untuk menjelajahi bukit breksi.

    5. Kids Fun Park

    Lokasi: Jalan Jenderal Sudirman No 99-101, Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, DIY.
    Jam buka: 10.00-17.00 WIB
    Harga tiket masuk: mulai dari Rp 100.000

    Jika mengajak anak-anak, Kids Fun menjadi salah satu pilihan agar mereka tidak bosan. Di sini, anak-anak bisa bermain seharian hingga puas dengan menjajal aneka permainan, seperti komidi putar, mobil-mobilan, kereta mini, berkeliling di taman dinosaurus, naik pesawat mainan, perahu mainan, hingga menyaksikan pertunjukan seru di kastil.

    6. Waterboom Jogja

    Keseruan para pengunjung yang sedang berenang di Waterboom Jogjga.Waterboom Jogja. (Instagram @waterboomjogja)

    Lokasi: Jalan Utara Stadion Maguwoharjo, Jenengan, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Jam operasional: 09.00-16.00 WIB
    Harga tiket masuk: mulai Rp 45 ribu

    Masih di Kabupaten Sleman, traveler juga bisa seru-seruan bermain di Waterboom Jogja. Ada berbagai wahana air seru yang bisa dimainkan, misalnya brando boomeranggo, volcano coaster, donte wild river, dan kolam ombak.

    7. Obelix Hills

    Obelix HillsObelix Hills (dok. Obelix Hills)

    Lokasi: Dusun Klumprit I, II, Kelurahan Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY.
    Jam buka: 07.00-21.00 WIB
    Harga tiket masuk: Rp 30 ribu.

    Obelix Hills menawarkan banyak spot foto instagramable. Beberapa spot foto menarik ayunan langit, Eagle Nest, dan Sky Deck. Salah satu yang wajib dicoba adalah Pottery Cave, yang berkonsep warna-warni estetik dan cantik.

    Dari ketinggian, detikers juga bisa menikmati pemandangan Kota Yogyakarta sambil menikmati makanan.

    8. HeHa Skyview

    Objek wisata di Gunungkidul.HeHa Skyview Foto: (Instagram)

    Lokasi: Jalan Dlingo-Patuk No 2, Bukit, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Jam buka: 08.00-21.00 WIB
    Harga tiket masuk: Rp 35 ribu.

    HeHa Sky View adalah objek wisata di perbukitan yang menawarkan pemandangan Kota Yogyakarta. Pemandangan ini lebih indah ketika malam hari. Kamu juga bisa menyaksikan eloknya matahari terbenam dari sini.

    Ada juga sejumlah spot menarik seperti Sky Glass, Sky Balloon, serta tempat panjat tebing yang aman untuk anak-anak.

    9. Bukit Bintang

    Lokasi: Jalan Jogja-Wonosari, Kecamatan Piyungan, Bantul.
    Jam buka: 24 jam
    Harga tiket masuk: gratis

    Bukit Bintang menjadi salah satu tempat favorit untuk nongkrong di malam hari. Dari ketinggian, traveler bisa menyaksikan pemandangan lampu kota wilayah Yogyakarta yang berkelap-kelip seperti bintang.

    Traveler juga bisa menyaksikan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu, serta aktivitas pesawat di Bandara Internasional Yogyakarta.

    10. Gembira Loka Zoo

    Gembira Loka ZooGembira Loka Zoo Foto: dok Humas GL Zoo

    Lokasi: Jalan Kebun Raya No 2, Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Jam buka: 08.00-16.00 WIB
    Harga tiket masuk: mulai Rp 60 ribu.

    Gembira Loka Zoo adalah kebun binatang di Yogyakarta yang menarik untuk dikunjungi. Tempat ini cocok untuk mengedukasi anak tentang jenis-jenis hewan.

    Tempatnya sangat luas, tetapi ada kereta yang berkeliling sehingga detikers tidak perlu capek-capek. Pada waktu tertentu, ada pertunjukan satwa seperti beruang madu, burung merak dan orang utan.

    Nah, itulah tadi informasi mengenai Candi Prambanan, lengkap dengan 10 wisata sekitar Candi Prambanan yang bisa detikers kunjungi.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Waduk Cacaban di Tegal, Tempat Wisata Indah Berlatar Perbukitan Hijau


    Jakarta

    Waduk Cacaban di Tegal, Jawa Tengah, bisa jadi pilihan detikers yang ingin healing dan refreshing. Tempat wisata ini menawarkan pemandangan indah dengan latar perbukitan hijau.

    Tak heran jika udara sejuk dan panorama yang menyenangkan langsung ‘menyergap’ pengunjung di Waduk Cacaban, Tegal. Eloknya pemandangan makin lengkap dengan view air tenang dan pulau kecil di tengah waduk.

    Waduk Cacaban awalnya adalah sarana penunjang pertanian bagi warga setempat. Namun pemandangan alam yang memukau, telah menarik perhatian masyarakat Tegal dan sekitarnya untuk berwisata.


    Ngapain Aja di Waduk Cacaban?

    Sejumlah perahu nelayan bersandar di pinggir Waduk Cacaban yang airnya mulai menyusut di Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023). Volume air Waduk Cacaban untuk mengairi sekitar 7.000 hektar persawahan itu sejak lima bulan terakhir menyusut drastis dari normal 50 juta meter kubik menjadi 7,3 juta meter kubik sehingga dapat mengakibatkan berkurangnya pasokan air untuk mengairi areal persawahan di wilayah Pantura. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/tom.Waduk Cacaban. (Oky Lukmansyah/Antara)

    Selain pemandangan yang indah, Waduk Cacaban menyediakan berbagai fasilitas bagi para pengunjung. Aneka layanan ini bikin liburan terasa makin komplit.

    Berikut beberapa aktivitas dan pelayanan yang tersedia di Waduk Cacaban, Tegal, seperti dijelaskan laman Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal:

    1. Naik Perahu

    Di area Cacaban, ada Pulau Gendu yang tepat berada di tengah waduk. Wisatawan bisa naik perahu menuju pulau yang bikin pemandangan Waduk Cacaban terlihat unik tersebut.

    Berkendara dengan perahu memungkinkan pengunjung merasakan langsung segarnya udara di Waduk Cacaban. Sensasi inilah yang bikin Waduk Cacaban menjadi pilihan untuk refreshing.

    2. Mancing dan Kulineran

    Ingin makan mie rebus atau hidangan favorit lain sambil menikmati Waduk Cacaban? Tenang, wisatawan bisa mewujudkan agenda liburan ini lewat berbagai jenis kuliner yang tersedia di area waduk.

    Berbagai pilihan menu dan olahan udang, ikan mujair, ikan gabus, dan sebagainya bisa dinikmati pengunjung. Wisatawan bahkan bisa memancing sendiri ikan yang akan dikonsumsi.

    3. Joging atau Naik Kuda

    Bagi wisatawan yang ingin melihat dari dekat hijaunya perbukitan Waduk Cacaban, kegiatan joging dan naik kuda bisa jadi pilihan. Area ini disebut mirip Bukit Teletubbies karena warnanya yang hijau, naik turun, dan lebih dari satu bukit. Selain itu, tersedia sepeda listrik untuk menikmati dari dekat indahnya Waduk Cacaban.

    4. Arena Permainan Anak

    Tempat ini juga dilengkapi dengan area permainan anak atau playground gratis dengan beberapa permainan. Biar nggak bosan, anak-anak bisa diajak kemari untuk bermain.

    5. Fasilitas

    • Area parkir luas
    • Gardu panjang atas
    • Mushola
    • Warung makan
    • Playground
    • Dermaga apung
    • Jogging track
    • Wisata hutan
    • Perahu wisata.

    Lokasi dan Harga Tiket Masuk

    Bukit Teletubbies Waduk CacabanBukit Teletubbies Waduk Cacaban (detikTravel)

    Lokasi Waduk Cacaban berada di Desa Penujah, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dengan jarak sekitar 11 km dari pusat kota Kabupaten Tegal, lokasi Waduk Cacaban tidak terlalu jauh atau dekat.

    Jarak inilah yang memungkinkan Waduk Cacaban menjaga kondisi alam, sekaligus jadi pilihan wisata bagi warga Tegal dan sekitarnya. Waduk Cacaban bisa ditempuh dalam waktu 25 menit dari pusat kota.

    Bagi yang ingin piknik di Waduk Cacaban wajib datang pukul 06.00-20.00, sesuai aturan jam operasional tempat wisata. Jangan lupa membayar tiket masuk sebesar:

    • Dewasa: Rp 9.000 (weekday) dan Rp 10.000 (weekend & hari libur)
    • Anak-anak: Rp 8.000.

    Happy tamasya di Waduk Cacaban detikers, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di tempat umum saat datang hingga kembali pulang.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Wisata Alam Semarang Gratis: Pantai hingga Taman


    Jakarta

    Semarang, Jawa Tengah memiliki wilayah yang luas, mencakup Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Kondisi geografisnya yang beragam membuat daerah ini memiliki banyak wisata alam.

    Uniknya, masih ada sejumlah tempat wisata yang gratis. Simak artikel ini untuk mengetahui 7 tempat wisata alam Semarang gratis, mulai dari pantai hingga taman.

    Rekomendasi Wisata Alam Semarang Gratis

    Berikut ini rekomendasi 7 tempat wisata alam Semarang gratis yang bisa kamu kunjungi:


    1. Pantai Mangunharjo

    Pantai Mangunharjo SemarangPantai Mangunharjo Semarang (semarangkota.go.id)

    Lokasi: Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah.
    Jam buka: 24 jam

    Kota Semarang memiliki sejumlah pantai di sisi utara, salah satunya adalah Pantai Mangunharjo yang masih gratis. Pantai ini sering dikunjungi para pemancing dan nelayan.

    Pantai ini juga cocok buat detikers yang mencari tempat nongkrong sambil melihat pemandangan. Di sore hari, pemandangan di sini akan semakin menarik. Traveler juga bisa naik perahu untuk berkeliling di sekitar pantai.

    2. Brown Canyon

    Brown Canyon SemarangBrown Canyon Semarang (Dok. addy_addy13/Instagram)

    Lokasi: Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.
    Jam buka: 24 jam.

    Brown Canyon disebut-sebut mirip dengan Grand Canyon yang ada di Semarang. Tempat ini memiliki tebing-tebing yang tampak menarik. Sebetulnya Brown Canyon adalah bekas tempat pertambangan pasir dan batu yang tak digunakan lagi. Traveler biasa berfoto-foto dengan latar belakang tebing-tebing.

    3. Danau BSB

    Danau BSB SemarangDanau BSB Semarang (bsbcity.com)

    Lokasi: Jalan BSB Boulevard, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.
    Jam buka: 07.00-21.00 WIB

    Danau BSB adalah danau buatan yang letaknya di Bukit Semarang Baru atau BSB City, sebuah kawasan yang dikembangkan oleh Ciputra Group. Danau ini memiliki pemandangan elok dan suasana yang sejuk.

    Jika ingin masuk, ada tiket yang harus dibayar. Namun traveler tetap bisa menikmati pemandangan danau tanpa membeli tiket masuk. Caranya dengan datang ke kafe atau restoran di sekitar Danau BSB.

    4. Taman Tabanas Bukit Gombel

    Taman Tabanas di SemarangTaman Tabanas di Semarang (Twitter)

    Lokasi: Jalan Setia Budi, Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.
    Jam buka: 24 jam.

    Taman Tabanas Bukit Gombel merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan Kota Semarang dari ketinggian. Taman ini khas dengan Tugu Tabanas yang menjulang tinggi. Banyak juga pedagang yang menjajakan makanan di sini, sehingga tidak perlu takut kelaparan.

    5. Taman Willis

    Lokasi: Jl. Wilis No.3, Tegalsari, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah
    Jam buka: 24 jam.

    Alternatif lain melihat pemandangan Kota Semarang dari ketinggian adalah melalui Taman Wilis yang berudara segar. Selain itu, banyak orang memanfaatkan taman ini untuk bersantai atau berolahraga.

    Suasana Taman Wilis cukup nyaman karena cukup jauh dari pusat kota, sehingga lebih tenang. Traveler juga senang berburu momen matahari terbit di taman ini.

    6. Taman Bridge Fountain Semarang

    Pengunjung menyaksikan pertunjukan Semarang Bridge Fountain atau jembatan dengan air mancur menari jelang malam pergantian tahun baru di area Sungai Banjir Kanal Barat, Semarang, Jawa Tengah, Senin (31/12/2018). Pemkot Semarang secara resmi meluncurkan jembatan air mancur pertama yang ada di Indonesia senilai sekitar Rp17 miliar itu pada malam perayaan pergantian tahun baru sebagai destinasi wisata baru di kota tersebut. ANTARA FOTO/Aji Styawan/pras.Semarang Bridge Fountain di area Sungai Banjir Kanal Barat. (Aji Styawan?Antara)

    Lokasi: Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah
    Jam buka: 19.30-22.00 WIB

    Semarang memiliki Sungai Banjir Kanal Barat yang merupakan sistem drainase besar pertama di Semarang, yakni sejak 1879. Sungai ini pun menjadi tempat wisata karena disulap menjadi Taman Bridge Fountain. Di sini, traveler bisa menyaksikan air terjun menari dengan cahaya lampu yang menarik.

    7. Taman Tirto Agung

    Lokasi: Jalan Durian Raya Nomor 77, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.
    Jam buka: 24 jam.

    Jika ingin menikmati suasana sejuk dengan pepohonan rindang, traveler bisa berkunjung ke Taman Tirto Agung. Anak-anak juga cocok diajak ke sini, karena terdapat arena permainan anak. Beberapa wahananya seperti papan seluncuran dan jungkat-jungkit.

    Nah, itulah 7 wisata alam Semarang gratis yang bisa dikunjungi, mulai dari pantai hingga taman.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Masjid Unik di Sukabumi: Bentuknya Perahu, Warnanya Ungu



    Sukabumi

    Di Sukabumi, berdiri sebuah masjid unik dengan bangunan yang tidak lazim. Masjid itu berbentuk perahu dan warnanya serba ungu. Bagaimana kisahnya?

    Sebuah bangunan masjid nyentrik berdiri gagah di Kampung/Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Masjid itu berbentuk perahu dengan warna cat yang tak kalah nyentrik, serba berwarna ungu.

    Masjid tersebut dinamai sesuai dengan nama pemiliknya, Sri Soewarto. Masjid tersebut kemudian viral dan mencuri perhatian publik berkat desainnya yang unik dan fungsinya yang multifungsi.


    “Masjid ini didesain oleh Haji Soewarto, ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan wisata keluarga,” kata Lukman Hakim, manajer Masjid Perahu, Rabu (28/8/2024).

    Lukman menjelaskan, desain perahu itu berawal dari kecintaan sang pemilik kepada perahu dan dunia pelayaran.

    “Desainnya unik, di mana bagian atas masjid berbentuk perahu. Di dalam perahu tersebut terdapat masjid, ruang pertemuan, dan di lantai tiga serta empat, ada area panorama. Selain itu, di bawah masjid ini juga terdapat restoran,” jelas Lukman.

    Masjid Perahu di Sukabumi.Masjid Perahu di Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah

    Pembangunan Masjid Perahu dimulai lima tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2019. Setelah melalui berbagai tahap pembangunan, masjid ini mulai diuji coba pada Januari 2024 dan saat ini masih dalam tahap soft-opening.

    “Pembangunan seluruh area wahana ini memakan waktu lima tahun,” tambah Lukman.

    Lukman mengatakan, kehadiran Masjid Perahu mendapatkan perhatian dari masyarakat tidak hanya lingkungan sekitar tapi juga di Jawa Barat secara umum.

    “Alhamdulillah, tanggapan masyarakat sangat positif. Dengan adanya Masjid Perahu yang juga memiliki wahana air dan danau, banyak yang menyambut baik. Pak Haji Soewarto membangun masjid ini dengan niat mensejahterakan masjid dan masyarakat di sekitarnya,” tuturnya.

    Masjidnya Sejuk dan Menenangkan

    Rasa sejuk menyergap saat memasuki area masjid bernuansa megah tersebut. Sejumlah pengunjung terlihat khusyuk menjalankan salat sunah tahiyatul masjid. Bukan hanya menarik perhatian warga setempat, tetapi juga pengunjung dari berbagai daerah.

    “Saya pertama kali mendengar tentang Masjid Perahu dari teman-teman, dan begitu sampai di sini, saya benar-benar terkesan. Desainnya sangat unik, belum pernah saya lihat masjid yang bentuknya seperti perahu, apalagi ada restoran dan area panorama di dalamnya,” kata Warno, pengunjung asal Salatiga, Jawa Tengah.

    Masjid Perahu di Sukabumi.Masjid Perahu di Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah

    Menurut Warno, suasana di dalam masjid sangat tenang dan damai, membuatnya merasa nyaman beribadah.

    “Interiornya sangat rapi, dan pemandangan dari lantai atas sangat indah. Saya bisa melihat hamparan hijau yang menambah suasana spiritual. Ini pengalaman yang berbeda dari masjid-masjid lain,” ujarnya.

    Warno juga menambahkan bahwa fasilitas di sekitar masjid sangat lengkap, mulai dari tempat wudhu yang bersih, hingga area istirahat yang nyaman.

    “Bagi saya, Masjid Perahu bukan hanya tempat ibadah, tapi juga tempat untuk mencari ketenangan,” tutupnya.

    ——

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bukan di Swiss, Pemandangan Secantik Ini Ada di Banyumas



    Banyumas

    Percaya tidak, pemandangan secantik ini bukan di Swiss, tapi di Banyumas. Mari kita berkenalan lebih dekat dengan Menggala Ranch Banyumas.

    Destinasi wisata ini menawarkan pengalaman berlibur yang lebih dekat dengan alam, dengan pemandangan hijau yang menyegarkan dan udara yang bersih.

    Selain itu, terdapat berbagai aktivitas outdoor yang bisa dilakukan bersama keluarga, seperti berkuda, bersepeda, atau sekadar berjalan-jalan santai.


    Destinasi ini juga sangat menarik karena menawarkan keindahan alam yang mempesona seperti di Swiss. Berikut ulasan tentang Menggala Ranch Banyumas:

    Lokasi dan Rute Menuju ke Menggala Ranch Banyumas

    Menggala Ranch terletak di Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Untuk mencapai lokasi ini, kita bisa memulai dari Alun-Alun Kota Purwokerto.

    Dari sana, arahkan kendaraan ke selatan menuju Jl Pengadilan, lalu lanjutkan ke Jl Bumiayu-Purwokerto. Setelah itu, ikuti Jl Curug Cipendok hingga sampai di tujuan. Meskipun jalannya sedikit menanjak, pemandangan yang indah sepanjang perjalanan membuatnya terasa menyenangkan.

    Jam Buka Menggala Ranch

    Menggala Ranch buka setiap hari dengan jam operasional yang berbeda untuk weekday dan weekend. Pada hari kerja, kita dapat mengunjungi tempat ini mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan, waktu kunjung dimulai lebih awal, yaitu pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

    Harga Tiket Masuk

    Untuk menikmati semua fasilitas dan aktivitas di Menggala Ranch, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000, yang sudah termasuk pakan hewan.

    Fasilitas Menggala Ranch

    Tempat ini menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung. Terdapat toilet, area berteduh, tempat sampah, dan penjual jajan yang siap memenuhi kebutuhan kita selama berada di sana.

    Selain itu, ada pula kolam ikan, kandang kambing, serta area bermain anak yang cocok untuk keluarga. Kita juga bisa membeli pakan hewan seperti rumput untuk domba dengan harga terjangkau.

    Daya Tarik Menggala Ranch

    Menggala Ranch menawarkan sejumlah daya tarik bagi para wisatawan. Apa saja itu?

    1. Suasana Asri

    Menggala Ranch dikelilingi oleh pemandangan hijau yang menenangkan, memberikan pengalaman berlibur yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Udara segar dan lingkungan yang sejuk sangat cocok untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam.

    2. Interaksi dengan Hewan

    Menggala Ranch, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Kamis (6/6/2024).Menggala Ranch, Banyumas Foto: Anang Firmansyah/detikJateng

    Di sini, pengunjung, terutama anak-anak, dapat memberi makan domba, ikan, dan burung merpati. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga edukatif, memungkinkan anak-anak belajar tentang hewan dan cara merawatnya.

    3. Fasilitas Ramah Keluarga

    Tempat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti toilet, area berteduh, dan tempat bermain anak. Ini menjadikan Menggala Ranch pilihan ideal untuk liburan keluarga, memberikan kenyamanan bagi semua anggota keluarga.

    4. Kegiatan Edukatif

    Selain memberi makan hewan, anak-anak dapat belajar tentang berbagai spesies hewan seperti domba, unggas, dan marmut. Pengalaman ini bisa memperkaya pengetahuan mereka tentang alam dan lingkungan.

    5. Area Bermain Anak

    Terdapat area khusus untuk bermain yang dirancang bagi anak-anak, menjadikannya tempat yang aman dan menyenangkan bagi mereka untuk beraktivitas. Dengan berbagai permainan, anak-anak bisa bersosialisasi dan bermain sambil mengeksplorasi.

    6. Spot Foto yang Menarik

    Meskipun spot foto terbatas, suasana alami dan kehadiran berbagai hewan membuatnya menjadi latar belakang yang menarik untuk mengabadikan momen bersama keluarga. Foto-foto di sini akan membawa kenangan indah dari liburan keluarga.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com